NanLimo » Makalah » MAKALAH KELAHIRAN (FERTILITAS), KEMATIAN (MORTALITAS) DAN KOMPOSISI PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2010

MAKALAH KELAHIRAN (FERTILITAS), KEMATIAN (MORTALITAS) DAN KOMPOSISI PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2010
KELAHIRAN (FERTILITAS), KEMATIAN (MORTALITAS) DAN KOMPOSISI PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2010 (Tugas Mandiri Demografi)

Nama : Arif Sobarudin NPM : 1116011014 MK : Demografi

JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS LAMPUNG T.A 2012

KATA PENGANTAR Segala puji kepada Allah SWT yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan-Nya mungkin saya tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. Yang akan memberikan manfaat di kemudian hari guna kemajuan ilmu pengetahuan Berdasarkan Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 237,6 juta jiwa atau bertambah 32,5 juta jiwa sejak tahun 2000, dengan 58% hidup di pulau Jawa, pulau terpadat di dunia. Artinya, setiap tahun selama periode 2000-2010, jumlah penduduk bertambah 3,25 juta jiwa. Jika di alokasikan ke setiap bulan maka setiap bulannya penduduk Indonesia bertambah sebanyak 270.833 jiwa atau sebesar 0,27 juta jiwa. Berdasarkan jumlah tersebut, maka setiap harinya penduduk Indonesia bertambah sebesar 9.027 jiwa. Dan setiap jam terjadi pertambahan penduduk sebanyak 377 jiwa. Bahkan setiap detik jumlah pertambahan penduduk masih tergolong tinggi yaitu sebanyak 1,04 (1-2 jiwa). Pertambahan penduduk di Indonesia umumnya (bahkan bisa dikatakan 99,9 persen) disebabkan oleh kelahiran, sisanya berupa migrasi masuk. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa dalam 1 detik di Indonesia terjadi kelahiran bayi sebanyak 1-2 jiwa. Meskipun cukup efektif keluarga berencana program yang telah ada sejak tahun 1960, populasi diperkirakan akan tumbuh menjadi sekitar 254 juta tahun 2020 dan 288 juta pada tahun 2050, jatuh ke urutan keenam di belakang Pakistan dan Brasil beberapa waktu sebelum 2050.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia termasuk kelompok etnis, budaya dan bahasa banyak, beberapa di antaranya berhubungan satu sama lain. Sejak kemerdekaan, bahasa Indonesia (suatu bentuk Melayu

dan bisnis. Banyak bahasa etnik lokal merupakan bahasa pertama orang Indonesia yang paling dan masih penting. setiap tahun selama periode 2000-2010. Namun. pemerintah. Suatu hal yang sangat penting adalah kurangnya cocok untuk memperkirakan indikator fertilitas dan mortalitas orang dewasa tersedia data. Bagaimana karekter Komposisi Penduduk Indonesia BAB II PEMBAHASAN A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas data dan ketepatan waktu kelahiran dan kematian orang dewasa pengukuran harus mungkin dengan sepenuhnya menggunakan dataset yang ada dan menerapkan standar analisis strategis. tahun 2005 Inter-Survei Antar Sensus (Supas). demografis Data koleksi telah membaik dari waktu ke waktu. Ini kertas menjajahi pembuatan pengumpulan data bahasa Indonesia pada kelahiran dan kematian. populasi sensus dan survei cakupan nasional demografi telah dilakukan dalam waktu yang teratur. PENGANTAR Berdasarkan Sensus Penduduk 2010. tidak cukup sumber daya atau prioritas telah diberikan kepada analisis. Studi ini meneliti seberapa baik koleksi data capture nasional Indonesia dan sub-regional fertilitas dan mortalitas pengalaman. Jika di alokasikan ke setiap bulan . Apa yang di maksud Mortalitas (kematian) 3. B. KELAHIRAN (FERTILITAS) 1. Apa yang di maksud Komposisi Penduduk 4. Di Indonesia dan di negara-negara Asia lainnya. Untuk analisis empiris.bahasa nasional dan resmi) adalah bahasa komunikasi yang paling tertulis.6 juta jiwa atau bertambah 32. ini berfokus pada data kematian orang dewasa berasal dari sumber data yang berbeda termasuk Sensus 2000. jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 237. pendidikan. dan Survei Sosial dan 1998 Ekonomi Nasional (Susenas).5 juta jiwa sejak tahun 2000. Hidup meja dan metode penyesuaian data yang telah diterapkan. Bagaimana cara menghitung Fertilitas 5. Bagaimana cara menghitung Mortalitas 6. Rumusan masalah 1. jumlah penduduk bertambah 3. Apa yang di maksud Fertilitas (kelahiran) 2. Artinya.25 juta jiwa. Saat ini.

Berdasarkan jumlah tersebut. c. b. Pengertian ini digunakan untuk menunjukkan pertambahan jumlah penduduk. Pertambahan penduduk di Indonesia umumnya (bahkan bisa dikatakan 99. PENGERTIAN Kelahiran dapat diartikan sebagai hasil reproduksi yang nyata dari seorang wanita atau kelompok wanita. Lahir mati (still birth) adalah kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan.833 jiwa atau sebesar 0. f. Dan setiap jam terjadi pertambahan penduduk sebanyak 377 jiwa. Natalitas adalah kelahiran yang merupakan komponen dari perubahan penduduk. walaupun akhirnya meninggal dunia. 2.027 jiwa. Tidak dihitung sebagai kelahiran. Fertilitas merupakan taraf kelahiran penduduk yang sesungguhnya berdasarkan jumlah kelahiran yang terjadi. tanpa memperhatikan lamanya di kandungan. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa dalam 1 detik di Indonesia terjadi kelahiran bayi sebanyak 1-2 jiwa. Fertilitas disebut juga dengan natalitas. Lahir hidup (live birth) adalah anak yang dilahirkan hidup (menunjukkan tanda-tanda kehidupan) pada saat dilahirkan. d. Konsep-konsep lain yang terkait dengan pengertian fertilitas yang penting untuk diketahui adalah: a. Abortus adalah kematian bayi dalam kandungan dengan umur kehamilan kurang dari 28 minggu.maka setiap bulannya penduduk Indonesia bertambah sebanyak 270.9 persen) disebabkan oleh kelahiran.04 (1-2 jiwa). e. maka setiap harinya penduduk Indonesia bertambah sebesar 9. sisanya berupa migrasi masuk.27 juta jiwa. 3. Bahkan setiap detik jumlah pertambahan penduduk masih tergolong tinggi yaitu sebanyak 1. FAKTOR PENGARUH . Sterilisasi adalah ketidakmampuan seorang pria atau wanita untuk menghasilkan suatu kelahiran. Fecunditas adalah kemampuan secara potensial seorang wanita untuk melahirkan anak.

Crude Birth Rate (CBR) Tingkat Kelahiran Kasar atau CBR merupakan jumlah kelahiran setiap 1000 penduduk per tahun.000=bilangan konstanta . General Fertility Rate (GFR) Tingkat kelahiran umum atau GFR adalah banyaknya kelahiran setiap 1000 penduduk wanita yang berada dalam periode usia produktif (15-49 tahun) dalam kurun waktu setahun.000 Keterangan : B= jumlah seluruh kelahiran P= jumlah penduduk pada pertengahan tahun 1.000 = bilangan konstanta Tingkat kelahiran ini dapat digolongkan dalam tiga tingkat kriteria sebagai berikut: Tingkat kelahiran Golongan > 30 Tinggi 20-30 Sedang < 20 Rendah b. Rumus:CBR=B/Px1. Usia produktif adalah usia reproduksi atau usia subur yang memungkinkan wanita untuk melahirkan. aborsi (pengguguran). perubahan keadaan perkawinan (perceraian dll). b. kontrasepsi (pencegahan pembuahan). c. mandul (tidak bisa punya anak).Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kelahiran. d. pertengahan tahun 1. 4. yaitu: a. CARA MENGUKUR KELAHIRAN a. Rumus: GFR=B/Pfx1000 Keterangan : B=jumlah kelahiran selama setahun Pf=jumlah penduduk wanita (berumur 15-49 tahun).

Gross Reproduction Rate (GRR) adalah banyaknya wanita yang dilahirkan oleh suatu kelompok wanita. Rumus : ASFR=Bi/Pfix1000 Keterangan: Bi=banyaknya kelahiran dari wanita dalam kelompok umur tertentu selama setahun Pfi=banyaknya penduduk wanita dalam kelompok umur tertentu yang sama pada pertengahan tahun. a. 20-24. dst) 5. Total Fertility Rate (TFR) Tingkat kelahiran total atau TFR adalah rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang wanita selama masa hidupnya (sampai akhir masa reproduksinya). sehingga yang diperhatikan adalah bayi wanita saja. Age Spesific Fertility Rate (ASFR) Tingkat kelahiran menurut kelompok umur tertentu atau ASFR adalah banyaknya kelahiran yang terjadi pada wanita dalam kelompok umur tertentu dalam unsur reproduksi per 1000 wanita.c. Net Reproduction Rate (NRR) . Rumus: GRR=100/203TFR Keterangan: Dengan asumsi bahwa ratio jenis kelamin waktu lahir adalah 103.000=bilangan konstanta d. b. UKURAN-UKURAN REPRODUKSI Ukuran reproduksi adalah ukuran yang berkenaan dengan kemampuan suatu penduduk untuk menggantikan dirinya. Rumus: TFR=5x7/i=1 ASFR Keterangan: i=kelompok umur 5 tahunan (15-19. 1.

Harapan Hidup Manusia Di Indonesia adalah 71. hal ini karena pemerintah Norwegia sangat mementingkan kesehatan warganya terbukti pengeluaran pemerintah untuk kesehatan adalah 7. Besar kecilnya tingkat kematian ini dapat merupakan petunjuk atau indikator bagi tingkat kesehatan dan tingkat kehidupan penduduk di suatu wilayah. Pada tahun 2010 CIA World Factbook menggolongkan Indonesia mempunyai urutan kematian ke 73 di dunia yang masuk pada negara-negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi akibat dari masih tingginya tinggkat kelahiran dan walaupun di Indonesia sudah mulai menurunnya tingkat kematian. sangat kecil.000 kelahiran adalaha 7 orang 2. sehingga penanggulangan dan pencegahan penyakit di Indonesia sangat rendah hal ini dibuktikan dengan tingkat keselamatan ibu dari 100. B. b. .000 kelahiran adalah 420 ibu meninggal saat melahirkan. Bandingkan dengan peringkat 1 yaitu Norwegia.dengan tingkat keselamatan ibu pada saat melahirkan per 100.5 % dari GDPnya.2% dari GDP Indonesia. kematian adalah hilangnya semua tanda-tanda kehidupan secara permanen yang bisa terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup. Lahir mati (still birth) atau yang sering disebut kematian janin (fetal death) adalah kematian sebelum dikeluarkannya secara lengkap bayi dari ibunya pada saat dilahurkan tanpa melihat lamanya dalam kandungan. pengeluaran untuk kesehatan di Indonesia adalah 1. Still birth dan keguguran tidak termasuk dalam pengertian kematian. yang diperhatikan adalah anak wanita saja yang diperkirakan akan mencapai atau bisa mencapai usia reproduksi. Perubahan jumlah kematian (naik turunnya) di tiap daerah tidaklah sama. PENGERTIAN Menurut PBB dan WHO.5 tahun. tergantung pada berbagai macam faktor keadaan. Neo-natal death adalah kematian yang terjadi pada bayi yang belum berumur satu bulan. KEMATIAN (MORTALITAS) 1. PENGANTAR Indonesia mempunyai angka kelahiran dan angka kematian lumayan tinggi. Konsep-konsep lain yang terkait dengan pengertian mortalitas adalah: a. yang harapan hidupnya mencapai 81 tahun lebih lama 10 tahun dari Indonesia.adalah jumlah anak wanita yang masih hidup sampai ia dapat melahirkan (menduduki tempat sebagai ibunya).

bunuh diri. Penyakit. Jenis kelamin. Tempat tinggal dan lingkungan. FAKTOR PENGARUH Faktor-faktor yang mempengaruhi kematian dibagi menjadi dua yaitu: 1. Faktor tidak langsung (faktor dari luar) a. Pekerjaan. Tingkat pencemaran lingkungan. c. Rumus: CDR=D/Px1. Post neo-natal adalah kematian anak yang berumur antara satu bulan sampai dengan kurang dari satu tahun.c. Crude Death Rate (CDR) Tingkat kematian kasar atau CDR adalah jumlah kematian penduduk tiap 1000 orang dalam waktu setahun. Beban anak yang dilahirkan. f. Kedudukan dalam perkawinan. 2. g. kekerasan. 1. i. Infant death (kematian bayi) adalah kematian anak sebelum mencapai umur satu tahun. b. c.000=bilangan konstanta Tingkat kematian ini dapat digolongkan dalam kriteria sebagai berikut: .000 Keterangan : D=jumlah seluruh kematian P=jumlah penduduk pada pertengahan tahun 1. Kedudukan sosial-ekonomi. Kecelakaan. 3. d. Fasilitas kesehatan dan kemampuan mencegah penyakit. d. Tekanan. Politik dan bencana alam. Tingkat pendidikan. b. CARA MENGUKUR KEMATIAN a. baik psikis maupun fisik. h. d. Faktor langsung (faktor dari dalam) a. Umur. e. j.

000 Keterangan : D=jumlah kematian bayi sebelum umur satu tahun P=jumlah kelahiran hidup dalam waktu yang sama Kriteria penggolongan tingkat kematian bayi: Tingkat kematian bayi Golongan > 125 Sangat Tinggi 75-125 Tinggi 35-75 Sedang <35 Rendah . Rumus: IMR=Db/Pbx1.000=bilangan konstanta c. IMR biasanya dijadikan indikator dalam pengukuran kesejahteraan penduduk. Infant Mortality Rate ( IMR) Tingkat kematian bayi adalah banyaknya kematian bayi (sebelum umur satu tahun) yang terjadi pada kelahiran per 1000 bayi. Age Spesific Death Rate (ASDR) Tingkat kematian menurut kelompok umur tertentu atau ASDR adalah banyaknya kematian yang terjadi pada penduduk dalam kelompok umur tertentu per 1000 penduduk.Tingkat kematian Golongan > 18 Tinggi 14-18 Sedang 9-13 Rendah b. 1. Merupakan cara pengukuran yang dipergunakan khusus untuk menentukan tingkat kematian bayi. Rumus: ASDR=Di/Pix1000 Keterangan: Bi=banyaknya kematian dalam kelompok umur tertentu selama setahun Pfi=banyaknya penduduk dalam kelompok umur tertentu yang sama pada pertengahan tahun.

4 2.8 43.0 19.8 8.1 13.7 2.6 38. CDR = angka kematian kasar (per 1000).73 83.0 31.7 41.57 117.5 24.4 10.1 14. Tinggak Periode kelahiran tahun 19503 347 000 1955 19553 897 000 1960 19604 280 000 1965 19654 628 000 1970 19704 842 000 1975 19754 985 000 1980 19805 065 000 1985 19854 853 000 1990 19904 702 000 1995 19954 518 000 2000 20004 638 000 2005 20054 464 000 2010 1 Kematian per per tahun 1 933 000 1 888 000 1 820 000 1 768 000 1 691 000 1 630 000 1 590 000 1 555 000 1 547 000 1 564 000 1 620 000 1 692 000 Alam CBR CDR NC TFR AKB perubahan per 1 1 1 1 1 tahun 1 414 000 2 009 000 2 461 000 2 860 000 3 151 000 3 356 000 3 475 000 3 298 000 3 155 000 2 954 000 3 018 000 2 772 000 42.40 58.8 18. KOMPOSISI PENDUDUK .1 5.67 163.0 5. Perubahan Alam.0 8.7 3.3 2.8 CBR = angka kelahiran kasar (per 1000).5 11. IMR = angka kematian bayi per 1000 kelahiran C.3 25.4 25.49 191.Bila tingkat kelahiran kasar sama dengan tingkat kematian kasar akan tercapai pertambahan penduduk sebesar 0 % atau zero population growth.4 7. Statistik Vital PBB memperkirakan Fertilitas.38 34. Mortalitas.1 5.5 16.7 44.9 21.7 5.8 4.7 21.8 25.19 28.1 7.9 2.8 27.30 98.6 15.0 5.6 7.2 18.6 4.4 35. NC = perubahan alam (per 1000).5 21. Yang berarti keadaan kependudukan di daerah tersebut tercapai sebuah keseimbangan.4 11.1 24.90 49.9 23. Tingkat kesuburan total dan angka kematian Bayi .2 21. TFR = tingkat kesuburan total (jumlah anak per perempuan).11 69.9 13.62 139.9 23.55 41.7 18.

agama. tua) atau menurut skala usia (0-4.9 tahun laki-laki: 27.370.054) 15-64 tahun: 66. mata pencaharian.2 tahun laki-laki: 27.4 tahun perempuan: 28. pendapatan. karena sebagian besar penduduk Indonesia masih berada dalam kelompok umur muda. 1. muda.7 tahun (2011 est) Statistik demografis berikut diatas dari CIA World Factbook pada tahun 2010 BPS Pusat menentukan bahwa penduduk Indonesia mempunyai Piramida penduduk Expansife.3% (67. dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi akibat dari masih .691) 65 tahun ke atas: 6.367.298) (2011 est) Median usia : total: 27.872.725. suku dan lain-lain sesuai kebutuhan. Komposisi penduduk dan berbagai perubahannya dari waktu ke waktu dapat ditarik kesimpulan yang dapat digunakan untuk menentukan atau menerapkan sebuah kebijakan.1%(14.264) 65 tahun ke atas: 6.2% (160. dewasa.982) 15-64 tahun: 66.101.1% (15. Komposisi Penduduk menurut Umur Adalah pengelompokan menurut usia.144. 10-14 tahun dan seterusnya). misalnya komposisi menurut umur. Struktur umur : 0-14 tahun: 27.4 tahun (2010 est) Perbandingan 2010 dan 2011 total: 28. 5-9. seperti usia produktif (15-64 tahun) atau menurut tingkatan umur (bayi.5% (163.Penduduk suatu wilayah dapat dibagi menurut susunan atau komposisi tertentu. Jenis-Jenis Komposisi Penduduk a.7 tahun perempuan: 28.096) (2010 est) Perbandingan 2010 dan 2011 0-14 tahun: 27. jenis kelamin.7% (67.

094. Hindu 1.276.504.tingginya tinggkat kelahiran dan walaupun di Indonesia sudah mulai menurunnya tingkat kematian. c.1%.228.114 Wanita 121. Islam 207.641.381.php b. pengacara. nelayan. seperti petani. d. Kurva yang menunjukan perbedaan antara laki-laki dan wanita diatas .537 Total laki-laki 121. Komposisi Penduduk menurut Agama Dari data tahun 2000 Indonesia hanya mengakui 5 agama yaitu. pedagang dan lain-lain.065.855 3. Komposisi Penduduk menurut Jenis Kelamin Penduduk dibedakan menurut jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan. Budha dan lainya 3.go.8%.836 2. 0-14 laki-laki 34.220. 4.587. Sumber : http://sp2010.381.587.228 Jadi selisih banyaknya penduduk antara laki-laki dan perempuan yaitu.176. Perbedaan antara jumlah jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan bisa dilihat dibawah in yang telah dihitung tahun 2010 0leh BPS pusat: 1. Islam 86. 1.806. Katolik Roma 3%. 3.162 penganut .409 / wanita 80.bps. pengusaha.886 dengan jumlah laki-laki yang lebih banyak yaitu 121. dokter. 15-64 laki-laki 80.326 sebagai berikut.7%. lain atau 5.114 dibandingkan dengan wanita yang mempunyai selisih yang relative sedikit yaitu dengan jumlah 121.146 / wanita 33. 2. 65 keatas laki-laki 6.id/index. 1. 205. Komposisi Penduduk menurut Mata Pencaharian Penduduk dibagi dalam jenis-jenis pekerjaan atau profesi yang digeluti.4% Sedangkan dari data tahun 2010 BPS mendapatkan data dengan penduduk sebesar 237.559 / perempuan 8. Protestan 5.

Komposisi Penduduk menurut Suku Indonesia memiliki beraneka-ragam suku yang tersebar di berbagai pulau.091 Lainya 299.528.254 penganut penganut penganut penganut penganut penganut zonk zonk Khong hu chu 117. lain atau tidak ditentukan 29.4%. 5. karakteristik penduduk suatu negara atau wilayah dapat dibedakan menjadi tiga kelompok. bugis. Penggolongan umur dibagi menjadi tiga macam yaitu: a. e. Betawi 2. Setidaknya 300 kelompok etnis yang berbeda telah dihitung di Indonesia.118 Dengan kurva senagai berikut. 3.7%. seperti suku melayu. Madura 3. Banjar 1.3%. Banten 2%.9% 2. 9. 6. jawa dan lainnya. 3. 2.513 6.7%. Piramida Penduduk Piramida penduduk merupakan gambaran komponen atau susunan penduduk. 7.617 Tidak terjawab 139. Minangkabau 2. Expansive Constrictive Stationary . batak.2.873 4.703. Golongan tua/jompo (>64 tahun).907.116 1.6%.582 Tidak ditanyakan 757. yaitu golongan yang tidak mampu lagi bekerja dalam lapangan produksi Macam Macam Piramida Penduduk Berdasarkan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin. Dari data sensus tahun 2000 indonesia memiliki Suku bangsa: Jawa 40.012. Kristen Katolik Hindu Budha 16. Sunda 15%. Bugis 2. Golongan muda (0-14 tahun) b. Golongan dewasa (15-64 tahun) c. 4. 8. minang. yaitu: 1.4%. Piramida penduduk adalah grafik susunan penduduk menurut umur dan jenis kelamin pada saat tertentu yang berbentuk piramida.

Constrictive: Jika penduduk yang berada dalam kolompok umur termuda jumlahnya sedikit. dewasa.8 juta jiwa lebih penduduk di Indonesia. Pengelompokan penduduk berguna untuk tujuan-tujuan sbb: • Untuk mengetahui “Human Resources” yang ada. baik menurut umur maupun jenis kelamin. Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk yang sangat padat.Expansive: Jika sebagian besar penduduk berada dalam kelompok umur muda.516. Stationary: Jika banyaknya penduduk yang berada dalam tiap kelompok umur hampir sama jumlahnya. Tipe ini umumnya terdapat pada negara-negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi akibat dari masih tingginya tinggkat kelahiran dan sudah mulai menurunnya tingkat kematian. lalu bagaimana kualitas SDM indonesia di mata dunia. misalnya pada umur tua. Indonesia berada pada peringkat 108 di dunia dari segi Kualitas SDM. golongan tenaga produktif (muda. kecuali pada kelompok umur tertentu. Tipe ini umumnya terdapat pada negara-negara atau wilayah yang mempunyai angka kelahiran dan angka kematian tinggi. . jompo). Indonesia memliki potensi SDM yang sangat besar dari segi kuantitas. 3. Selain berguna untuk mengetahui maju mundurnya jumlah penduduk. Menurut data dari Human Development Indeks. kira-kira terdapat 232. Tipe ini terdapat pada negaranegara atau wilayah yang mempunyai tingkat kelahiran dan kematian rendah. Tipe ini terdapat pada negara-negara atau wilayah dimana tingkat kelahiran turun dengan cepat dan tingkat kematiannya rendah. Mari kita liat dari kualitas baca tulis penduduk Indonesia . piramida penduduk juga berfungsi untuk mengetahui perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan (jumlah tenaga kerja tersedia). dengan jumlah penduduk yang sangat besar.

Untuk membandingkan keadaan kependudukan di suatu wilayah dengan keadaan kependudukan di wilayah yang lainnya.117 214. Diploma IV/Universitas 10.075.9% laki-laki: 92.128 36. persentase yang jauh lebih kecil hadir penuh waktu. SM Kejuruan 7.216 2. Sekitar 44% dari sekunder anak usia sekolah bersekolah SMP.007 1.552 65.587. Meskipun sekitar 92% dari anak yang memenuhi syarat terdaftar di sekolah dasar.861.478.962. dan beberapa orang lain dari kelompok usia ini menghadiri sekolah kejuruan.653. Tidak/Belum Pernah Sekolah 19.314 36. Tidak/Belum Tamat SD 3. SLTA/MA/Sederajat 6. Diploma I/II 8. SD/MI/Sederajat 4.bps.php .101 512.661. Daftar Pustaka 1.4% (2005 est) Pendidikan tidak gratis.420 6. Tidak Terjawab Jumlah • • 41. namun adalah wajib bagi anak-anak sampai kelas 9.id/index.375. SLTP/MTs/Sederajat 5.380 4. • Melalui penggambaran piramida penduduk.451. akan dapat diketahui “proses demografi” yang telah terjadi pada penduduk tersebut. S2/S3 11.Baca Tulis definisi: usia 15 dan lebih dan dapat membaca dan menulis total populasi: 87. 1. Berikut daftar tingkat pendidikan yang diterbitkan oleh BPS pada tahun 2010 . http://sp2010.022 3. Diploma III 9.go.624 Untuk penentuan kebijakan yang berkaitan dengan aspek-aspek kependudukan.367 2.5% perempuan: 83.304.

(Makalah ini disampaikan kepada Komite Ilmiah Penduduk Asosiasi Asia (APA) untuk khusus sesi tentang "Kekuatan dan Kelemahan Data Demografi Asia" (Sesi No 63) pada 2010 Rapat Population Association of America (PAA). takwa RT 34.org/InfantMortality. di Dallas-Texas. http://amirbuton. LAMSEL.2010. Salut Muhidin. Kec. Natar. http://wikipedia.bymap. Follow by Email . Australia: The University of Queensland. Diberdayakan oleh Blogger. Des. RW 13.2.com/2010/08/17/jumlah-penduduk-hasil-sensus-penduduk-tahun2010 Label: Makalah 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Followers Ads 468x60px About Arif Sobarudin Lihat profil lengkapku ARSIP BLOG Featured Posts Arif Sobarudin (AS) Jl.wordpress. 15-17 April 2010) Online (Terjemahan) 5.id/Demogafi-indonesia 4.html (Terjemahan) 3. DUSUN MUHAJIRUN. Negararatu. INDONESIA DATA DEMOGRAFI Tantangan dan Peluang di Menganalisis Kematian Dewasa (Makalah). http://world.co.

Indonesia (3) Bisnis (4) .Translate Powered by Translate Social Icons            Home BERITA EKONOMI POLITIK HUKUM GEOGRAFI MAKALAH PENDIDIKAN SOSIOLOGI RAGAM o WAWASAN o MOTIVASI o KISAH SUKSES o BEASISWA o KESEHATAN o TIPS TRIK o IBADAH KONTAK   Beranda Salam Redaksi  Kontak  Info Subscribe Follow Us! Be Our Fan Categories      Anak (3) Artis (2) Beasiswa (12) Bhs.

                                                  Cermin (3) Cerpen (3) Cinta (3) Dibalik Sejarah (13) Dongeng (3) Ekonomi (259) Filsafat (26) FISIP (11) Geografi (104) Herbal (3) Hikmah (6) Humor (5) IBADAH (24) Ilmu Hukum (40) Ilmu Politik (154) Info Sehat (9) Internasional (3) Internet (3) IPTEK (10) KABAR (9) Kesehatan (16) Khazanah (14) Khutbah Juma'at (18) Kisah Islami (2) Kisah Sukses (11) Makalah (63) Misteri (2) Motivasi Hari Ini (1) Motivasi Mario Teguh (14) Nasional (5) Non Sosial (47) Oase (4) Pendidikan (17) Penemu (26) Puisi (6) Resep Dapur (4) Sahabat Nabi (10) Sejarah (2) Seks (1) Sirah Nabi (3) Software Hardware (5) Sosiologi (300) Sosok (5) Taukah Anda (7) Teknologi (3) Tips N Trik (12) Tips sehat (5) Tokoh (35) Usaha (3) Wawasan (27) .

Artinya. KEMATIAN (MORTALITAS) DAN KOMPOSISI PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2010 20. jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 237.Pengikut MAKALAH KELAHIRAN (FERTILITAS). pulau terpadat di dunia.6 juta jiwa atau bertambah 32. Tanpa pertolongan-Nya mungkin saya tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. setiap tahun selama periode 2000-2010. jumlah penduduk .56 Arif Sobarudin No comments KELAHIRAN (FERTILITAS).A 2012 KATA PENGANTAR Segala puji kepada Allah SWT yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. dengan 58% hidup di pulau Jawa. KEMATIAN (MORTALITAS) DAN KOMPOSISI PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2010 (Tugas Mandiri Demografi) Nama : Arif Sobarudin NPM : 1116011014 MK : Demografi JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS LAMPUNG T.5 juta jiwa sejak tahun 2000. Yang akan memberikan manfaat di kemudian hari guna kemajuan ilmu pengetahuan Berdasarkan Sensus Penduduk 2010.

Saat ini. Di Indonesia dan di negara-negara Asia lainnya. budaya dan bahasa banyak. bahasa Indonesia (suatu bentuk Melayu bahasa nasional dan resmi) adalah bahasa komunikasi yang paling tertulis.bertambah 3. Suatu hal yang sangat penting adalah kurangnya cocok untuk . demografis Data koleksi telah membaik dari waktu ke waktu. sisanya berupa migrasi masuk. populasi sensus dan survei cakupan nasional demografi telah dilakukan dalam waktu yang teratur. dan bisnis.25 juta jiwa. Jika di alokasikan ke setiap bulan maka setiap bulannya penduduk Indonesia bertambah sebanyak 270. pendidikan. Banyak bahasa etnik lokal merupakan bahasa pertama orang Indonesia yang paling dan masih penting. maka setiap harinya penduduk Indonesia bertambah sebesar 9. Meskipun cukup efektif keluarga berencana program yang telah ada sejak tahun 1960.27 juta jiwa. jatuh ke urutan keenam di belakang Pakistan dan Brasil beberapa waktu sebelum 2050. tidak cukup sumber daya atau prioritas telah diberikan kepada analisis. Latar Belakang Indonesia termasuk kelompok etnis. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa dalam 1 detik di Indonesia terjadi kelahiran bayi sebanyak 1-2 jiwa.9 persen) disebabkan oleh kelahiran. beberapa di antaranya berhubungan satu sama lain. Namun. Pertambahan penduduk di Indonesia umumnya (bahkan bisa dikatakan 99. populasi diperkirakan akan tumbuh menjadi sekitar 254 juta tahun 2020 dan 288 juta pada tahun 2050. pemerintah.833 jiwa atau sebesar 0. Dan setiap jam terjadi pertambahan penduduk sebanyak 377 jiwa. Berdasarkan jumlah tersebut. BAB I PENDAHULUAN A.04 (1-2 jiwa).027 jiwa. Sejak kemerdekaan. Bahkan setiap detik jumlah pertambahan penduduk masih tergolong tinggi yaitu sebanyak 1.

memperkirakan indikator fertilitas dan mortalitas orang dewasa tersedia data. Pertambahan penduduk di Indonesia umumnya (bahkan bisa dikatakan 99.027 jiwa. Ini kertas menjajahi pembuatan pengumpulan data bahasa Indonesia pada kelahiran dan kematian. ini berfokus pada data kematian orang dewasa berasal dari sumber data yang berbeda termasuk Sensus 2000. Bagaimana cara menghitung Fertilitas 5. jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 237.04 (1-2 jiwa). jumlah penduduk bertambah 3. Studi ini meneliti seberapa baik koleksi data capture nasional Indonesia dan sub-regional fertilitas dan mortalitas pengalaman. KELAHIRAN (FERTILITAS) 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas data dan ketepatan waktu kelahiran dan kematian orang dewasa pengukuran harus mungkin dengan sepenuhnya menggunakan dataset yang ada dan menerapkan standar analisis strategis. Apa yang di maksud Mortalitas (kematian) 3. PENGANTAR Berdasarkan Sensus Penduduk 2010. . Bagaimana cara menghitung Mortalitas 6. Berdasarkan jumlah tersebut.27 juta jiwa. B.833 jiwa atau sebesar 0.6 juta jiwa atau bertambah 32. Rumusan masalah 1.9 persen) disebabkan oleh kelahiran. Bagaimana karekter Komposisi Penduduk Indonesia BAB II PEMBAHASAN A.5 juta jiwa sejak tahun 2000. Apa yang di maksud Komposisi Penduduk 4. Jika di alokasikan ke setiap bulan maka setiap bulannya penduduk Indonesia bertambah sebanyak 270. tahun 2005 Inter-Survei Antar Sensus (Supas). Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa dalam 1 detik di Indonesia terjadi kelahiran bayi sebanyak 1-2 jiwa. Dan setiap jam terjadi pertambahan penduduk sebanyak 377 jiwa. sisanya berupa migrasi masuk. maka setiap harinya penduduk Indonesia bertambah sebesar 9. Apa yang di maksud Fertilitas (kelahiran) 2. dan Survei Sosial dan 1998 Ekonomi Nasional (Susenas). Hidup meja dan metode penyesuaian data yang telah diterapkan. Bahkan setiap detik jumlah pertambahan penduduk masih tergolong tinggi yaitu sebanyak 1. Untuk analisis empiris.25 juta jiwa. setiap tahun selama periode 2000-2010. Artinya.

CARA MENGUKUR KELAHIRAN a. mandul (tidak bisa punya anak). Crude Birth Rate (CBR) . FAKTOR PENGARUH Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kelahiran. c. Tidak dihitung sebagai kelahiran. Pengertian ini digunakan untuk menunjukkan pertambahan jumlah penduduk. PENGERTIAN Kelahiran dapat diartikan sebagai hasil reproduksi yang nyata dari seorang wanita atau kelompok wanita. f. b. Fertilitas disebut juga dengan natalitas. c. aborsi (pengguguran). d. yaitu: a. Natalitas adalah kelahiran yang merupakan komponen dari perubahan penduduk. Fecunditas adalah kemampuan secara potensial seorang wanita untuk melahirkan anak. Abortus adalah kematian bayi dalam kandungan dengan umur kehamilan kurang dari 28 minggu. b. walaupun akhirnya meninggal dunia. tanpa memperhatikan lamanya di kandungan. Sterilisasi adalah ketidakmampuan seorang pria atau wanita untuk menghasilkan suatu kelahiran. kontrasepsi (pencegahan pembuahan). perubahan keadaan perkawinan (perceraian dll). Konsep-konsep lain yang terkait dengan pengertian fertilitas yang penting untuk diketahui adalah: a. e. 3. d. Lahir hidup (live birth) adalah anak yang dilahirkan hidup (menunjukkan tanda-tanda kehidupan) pada saat dilahirkan.2. Fertilitas merupakan taraf kelahiran penduduk yang sesungguhnya berdasarkan jumlah kelahiran yang terjadi. Lahir mati (still birth) adalah kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan. 4.

General Fertility Rate (GFR) Tingkat kelahiran umum atau GFR adalah banyaknya kelahiran setiap 1000 penduduk wanita yang berada dalam periode usia produktif (15-49 tahun) dalam kurun waktu setahun. Rumus : ASFR=Bi/Pfix1000 Keterangan: Bi=banyaknya kelahiran dari wanita dalam kelompok umur tertentu selama setahun .000 Keterangan : B= jumlah seluruh kelahiran P= jumlah penduduk pada pertengahan tahun 1. pertengahan tahun 1.000 = bilangan konstanta Tingkat kelahiran ini dapat digolongkan dalam tiga tingkat kriteria sebagai berikut: Tingkat kelahiran Golongan > 30 Tinggi 20-30 Sedang < 20 Rendah b.Tingkat Kelahiran Kasar atau CBR merupakan jumlah kelahiran setiap 1000 penduduk per tahun. Rumus:CBR=B/Px1.000=bilangan konstanta c. Usia produktif adalah usia reproduksi atau usia subur yang memungkinkan wanita untuk melahirkan. Rumus: GFR=B/Pfx1000 Keterangan : B=jumlah kelahiran selama setahun Pf=jumlah penduduk wanita (berumur 15-49 tahun). Age Spesific Fertility Rate (ASFR) Tingkat kelahiran menurut kelompok umur tertentu atau ASFR adalah banyaknya kelahiran yang terjadi pada wanita dalam kelompok umur tertentu dalam unsur reproduksi per 1000 wanita.

Pfi=banyaknya penduduk wanita dalam kelompok umur tertentu yang sama pada pertengahan tahun. 1. b. Total Fertility Rate (TFR) Tingkat kelahiran total atau TFR adalah rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang wanita selama masa hidupnya (sampai akhir masa reproduksinya). 20-24. sehingga yang diperhatikan adalah bayi wanita saja. KEMATIAN (MORTALITAS) 1. PENGANTAR Indonesia mempunyai angka kelahiran dan angka kematian lumayan tinggi. yang diperhatikan adalah anak wanita saja yang diperkirakan akan mencapai atau bisa mencapai usia reproduksi. UKURAN-UKURAN REPRODUKSI Ukuran reproduksi adalah ukuran yang berkenaan dengan kemampuan suatu penduduk untuk menggantikan dirinya. Pada tahun 2010 CIA World Factbook menggolongkan Indonesia mempunyai urutan kematian ke 73 di dunia yang masuk pada negara-negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi akibat . Rumus: TFR=5x7/i=1 ASFR Keterangan: i=kelompok umur 5 tahunan (15-19. Gross Reproduction Rate (GRR) adalah banyaknya wanita yang dilahirkan oleh suatu kelompok wanita. a. dst) 5.000=bilangan konstanta d. Net Reproduction Rate (NRR) adalah jumlah anak wanita yang masih hidup sampai ia dapat melahirkan (menduduki tempat sebagai ibunya). B. Rumus: GRR=100/203TFR Keterangan: Dengan asumsi bahwa ratio jenis kelamin waktu lahir adalah 103.

5 tahun.dengan tingkat keselamatan ibu pada saat melahirkan per 100. pengeluaran untuk kesehatan di Indonesia adalah 1. Faktor langsung (faktor dari dalam) a. kematian adalah hilangnya semua tanda-tanda kehidupan secara permanen yang bisa terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup. c. Neo-natal death adalah kematian yang terjadi pada bayi yang belum berumur satu bulan. Bandingkan dengan peringkat 1 yaitu Norwegia. Jenis kelamin.5 % dari GDPnya. . b. Infant death (kematian bayi) adalah kematian anak sebelum mencapai umur satu tahun. Harapan Hidup Manusia Di Indonesia adalah 71. Perubahan jumlah kematian (naik turunnya) di tiap daerah tidaklah sama.dari masih tingginya tinggkat kelahiran dan walaupun di Indonesia sudah mulai menurunnya tingkat kematian. Konsep-konsep lain yang terkait dengan pengertian mortalitas adalah: a. sangat kecil. sehingga penanggulangan dan pencegahan penyakit di Indonesia sangat rendah hal ini dibuktikan dengan tingkat keselamatan ibu dari 100. 1. PENGERTIAN Menurut PBB dan WHO. Still birth dan keguguran tidak termasuk dalam pengertian kematian. FAKTOR PENGARUH Faktor-faktor yang mempengaruhi kematian dibagi menjadi dua yaitu: 1.000 kelahiran adalah 420 ibu meninggal saat melahirkan. tergantung pada berbagai macam faktor keadaan. Besar kecilnya tingkat kematian ini dapat merupakan petunjuk atau indikator bagi tingkat kesehatan dan tingkat kehidupan penduduk di suatu wilayah. b. yang harapan hidupnya mencapai 81 tahun lebih lama 10 tahun dari Indonesia. hal ini karena pemerintah Norwegia sangat mementingkan kesehatan warganya terbukti pengeluaran pemerintah untuk kesehatan adalah 7.000 kelahiran adalaha 7 orang 2. Penyakit. Umur. Lahir mati (still birth) atau yang sering disebut kematian janin (fetal death) adalah kematian sebelum dikeluarkannya secara lengkap bayi dari ibunya pada saat dilahurkan tanpa melihat lamanya dalam kandungan. Post neo-natal adalah kematian anak yang berumur antara satu bulan sampai dengan kurang dari satu tahun.2% dari GDP Indonesia. c. d.

i. Kecelakaan. 2. Tingkat pendidikan. bunuh diri. c. Beban anak yang dilahirkan. CARA MENGUKUR KEMATIAN a. Tingkat pencemaran lingkungan. 3.000=bilangan konstanta Tingkat kematian ini dapat digolongkan dalam kriteria sebagai berikut: Tingkat kematian Golongan > 18 Tinggi 14-18 Sedang 9-13 Rendah b. . Tekanan. baik psikis maupun fisik. d. Age Spesific Death Rate (ASDR) Tingkat kematian menurut kelompok umur tertentu atau ASDR adalah banyaknya kematian yang terjadi pada penduduk dalam kelompok umur tertentu per 1000 penduduk. Crude Death Rate (CDR) Tingkat kematian kasar atau CDR adalah jumlah kematian penduduk tiap 1000 orang dalam waktu setahun. Faktor tidak langsung (faktor dari luar) a. Fasilitas kesehatan dan kemampuan mencegah penyakit.d. e. j.000 Keterangan : D=jumlah seluruh kematian P=jumlah penduduk pada pertengahan tahun 1. Kedudukan dalam perkawinan. b. Rumus: CDR=D/Px1. Pekerjaan. f. kekerasan. g. Politik dan bencana alam. Tempat tinggal dan lingkungan. h. Kedudukan sosial-ekonomi.

IMR biasanya dijadikan indikator dalam pengukuran kesejahteraan penduduk.000=bilangan konstanta c. Mortalitas. . Infant Mortality Rate ( IMR) Tingkat kematian bayi adalah banyaknya kematian bayi (sebelum umur satu tahun) yang terjadi pada kelahiran per 1000 bayi. Rumus: IMR=Db/Pbx1.000 Keterangan : D=jumlah kematian bayi sebelum umur satu tahun P=jumlah kelahiran hidup dalam waktu yang sama Kriteria penggolongan tingkat kematian bayi: Tingkat kematian bayi Golongan > 125 Sangat Tinggi 75-125 Tinggi 35-75 Sedang <35 Rendah Bila tingkat kelahiran kasar sama dengan tingkat kematian kasar akan tercapai pertambahan penduduk sebesar 0 % atau zero population growth. Tingkat kesuburan total dan angka kematian Bayi .Rumus: ASDR=Di/Pix1000 Keterangan: Bi=banyaknya kematian dalam kelompok umur tertentu selama setahun Pfi=banyaknya penduduk dalam kelompok umur tertentu yang sama pada pertengahan tahun. Perubahan Alam. 1. Merupakan cara pengukuran yang dipergunakan khusus untuk menentukan tingkat kematian bayi. Yang berarti keadaan kependudukan di daerah tersebut tercapai sebuah keseimbangan. Statistik Vital PBB memperkirakan Fertilitas.

7 5. CDR = angka kematian kasar (per 1000).30 98.55 41.0 31. Jenis-Jenis Komposisi Penduduk a.8 25.19 28.49 191.3 2.7 21.8 CBR = angka kelahiran kasar (per 1000).8 43.9 21.8 8.4 2. Komposisi Penduduk menurut Umur .4 7.6 38.0 5.0 5.1 5.1 7.8 4.2 18.6 15.8 18.3 25. TFR = tingkat kesuburan total (jumlah anak per perempuan).7 3.2 21.0 19.1 14.9 13.5 21.6 4.Tinggak Periode kelahiran tahun 19503 347 000 1955 19553 897 000 1960 19604 280 000 1965 19654 628 000 1970 19704 842 000 1975 19754 985 000 1980 19805 065 000 1985 19854 853 000 1990 19904 702 000 1995 19954 518 000 2000 20004 638 000 2005 20054 464 000 2010 1 Kematian per per tahun 1 933 000 1 888 000 1 820 000 1 768 000 1 691 000 1 630 000 1 590 000 1 555 000 1 547 000 1 564 000 1 620 000 1 692 000 Alam CBR CDR NC TFR AKB perubahan per 1 1 1 1 1 tahun 1 414 000 2 009 000 2 461 000 2 860 000 3 151 000 3 356 000 3 475 000 3 298 000 3 155 000 2 954 000 3 018 000 2 772 000 42. Komposisi penduduk dan berbagai perubahannya dari waktu ke waktu dapat ditarik kesimpulan yang dapat digunakan untuk menentukan atau menerapkan sebuah kebijakan.7 44.62 139.1 5.11 69. KOMPOSISI PENDUDUK Penduduk suatu wilayah dapat dibagi menurut susunan atau komposisi tertentu.9 23. misalnya komposisi menurut umur. pendapatan.4 10.73 83.9 23.8 27.67 163.7 18.7 2.90 49. jenis kelamin.4 11. 1. mata pencaharian. agama.1 13.1 24. suku dan lain-lain sesuai kebutuhan.57 117.40 58.4 25.9 2.6 7.7 41.0 8. NC = perubahan alam (per 1000).4 35. IMR = angka kematian bayi per 1000 kelahiran C.38 34.5 16.5 24.5 11.

4 tahun (2010 est) Perbandingan 2010 dan 2011 total: 28.298) (2011 est) Median usia : total: 27.7% (67.144.264) 65 tahun ke atas: 6.725. 5-9.982) 15-64 tahun: 66.1% (15.Adalah pengelompokan menurut usia.4 tahun perempuan: 28.370. . Struktur umur : 0-14 tahun: 27. seperti usia produktif (15-64 tahun) atau menurut tingkatan umur (bayi.872.691) 65 tahun ke atas: 6.2 tahun laki-laki: 27.101.2% (160. karena sebagian besar penduduk Indonesia masih berada dalam kelompok umur muda.1%(14.367.5% (163. dewasa.7 tahun (2011 est) Statistik demografis berikut diatas dari CIA World Factbook pada tahun 2010 BPS Pusat menentukan bahwa penduduk Indonesia mempunyai Piramida penduduk Expansife. tua) atau menurut skala usia (0-4. 10-14 tahun dan seterusnya).096) (2010 est) Perbandingan 2010 dan 2011 0-14 tahun: 27.3% (67.9 tahun laki-laki: 27.054) 15-64 tahun: 66. dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi akibat dari masih tingginya tinggkat kelahiran dan walaupun di Indonesia sudah mulai menurunnya tingkat kematian. muda.7 tahun perempuan: 28.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful