BAB I PENGANTAR

I.

LATAR BELAKANG’

Penelitian merupakan suatu bentuk kegiatan ilmiah untuk mendapatkan pengetahuan atau kebenaran. Ada dua teori kebenaran pengetahuan, yaitu teori koherensi dan korespondensi. Teori koherensi beranggapan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar apabila sesuai dan tidak bertentangan dengan pernyataan sebelumnya. Aturan yang dipakai adalah logika berpikir atau berpikir logis. Sementara itu teori korenspondensi berasumsi bahwa sebuah pernyataan dipandang benar apabila sesuai dengan kenyataan (fakta atau realita). Untuk menemukan kebenaran yang logis dan didukung oleh fakta, maka harus dilakukan penelitian terlebih dahulu. Inilah hakikat penelitian sebagai kegiatan ilmiah atau sebagai proses the acquisition of knowledge (Hughes dan Lavery, 2008). Dalam melaksanakan penelitian tentu harus dimulai dengan menyusun proposal. Selain berfungsi sebagai realisasi atau penuangan gagasan agar dapat dipahami oleh orang lain, proposal juga menjadi acuan dan arah dalam kegiatan penelitian. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting, memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dan isu-isu utama, dan metodologi yang sudah baik. Kualitas proposal riset tidak hanya tergantung pada kualitas proyek yang diusulkan, tetapi juga pada kualitas penulisan proposal. Sebuah proyek penelitian yang baik dapat melakukan risiko penolakan hanya karena usulan tersebut ditulis dengan buruk. Oleh karena itu, penulisan proposal penelitian harus baik, benar, jelas dan menarik.

II.

RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan sebelumnya,

permasalahan yang muncul adalah bagaimana cara menyusun dan menulis proposal penelitian?

1

Penyusunan Proposal Penelitian

M. TUJUAN Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mempelajari cara menyusun proposal penelitian. V.III.Sc. Drs. Ph.. Langkah Sembiring.D. 2 Penyusunan Proposal Penelitian . HASIL YANG DICAPAI Hasil yang dapat dicapai dari penulisan makalah ini adalah mahasiswa mampu untuk memahami cara menyusun proposal penelitian dengan baik dan sistematis serta mampu mengaplikasikannya dalam penulisan proposal penelitian. IV. jurnal dan informasi dari internet serta melakukan konsultasi dengan Prof. CARA MENCAPAI TUJUAN Cara untuk memenuhi tujuan dari penulisan makalah ini adalah dengan melakukan kajian pustaka yang berasal dari buku.

Jika proposal penelitian sudah disusun secara sistematis. Penjelasan dari penelitian yang diajukan (apa yang akan dilakukan) 2. 1997. Kebaruan dan pentingnya penelitian (mengapa harus dilakukan) (Hailman dan Strier. Penelitian dilakukan dengan urutan dan prosedur tertentu. PROPOSAL PENELITIAN Penyusunan proposal atau usulan penelitian merupakan langkah awal yang harus dilakukan peneliti sebelum memulai kegiatan penelitian.).BAB II PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN I. memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dari isu-isu utama. Proposal mempunyai arti sangat penting bagi setiap peneliti dalam usaha mempercepat. Pada umumnya. Untuk itu diperlukan proposal sebagai bentuk perencanaan penelitian. Proposal penelitian dapat membantu memberi arah pada peneliti agar mampu menekan kesalahan yang mungkin terjadi selama proses penelitian berlangsung. meningkatkan dan menjaga kualitas hasil penelitian. memiliki kompetensi dan rencana kerja untuk menyelesaikannya. akan mempercepat pelaksanaan. Penelitian adalah proses yang sistematis. Metode dan teknik untuk dipekerjakan (bagaimana hal itu akan dilakukan) 3. Sebuah proposal penelitian dimaksudkan untuk meyakinkan orang lain bahwa peneliti memiliki sebuah proyek penelitian yang berharga. proses serta penyusunan laporan penelitian. lengkap dan tepat.Para peneliti mengikuti cara seperti itu dalam penelitiannya. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. dan metodologi yang sudah baik. Proposal penelitian harus dibuat sistematis dan logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang mudah dipahami dan diikuti. Sebuah proposal penelitian memiliki tiga poin utama. proposal penelitian harus mengandung semua elemen kunci yang terlibat dalam proses penelitian dan mencakup informasi yang cukup bagi pembaca untuk mengevaluasi studi yang diusulkan. yaitu: 1. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting. 3 Penyusunan Proposal Penelitian .

anggaran dan sumber daya yang akan diperlukan.mengembangkan timeline.format. informatif dan dihindari kata – kata kabur (contoh : beberapa).tujuan. pendahuluan. singkat. II.2012).ide-ide untuk dianalisis. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam pengembangan proposal penelitian yang akan dibuat menurut Roundtree dan Laing (1996) meliputi beberapa proses yaitu memilih topik. Judul ditetapkan setelah mengetahui permasalahan dengan tuntas. Kata kunci harus dicantumkan yang biasanya terdiri atas 4–5 kata (Trihono. ABSTRAK Abstrak merupakan uraian singkat dari latar belakang. desain penelitian.tujuan penelitian. abstrak. 2001). 4 Penyusunan Proposal Penelitian . metodologi. JUDUL/TEMA Judul mencerminkan topik dan tujuan penelitian.jelas. daftar pustaka. kurang lebih 250-300 kata. metodologi penelitian.ruang lingkup penelitian. mengusulkan suatu pendekatan untuk analisis data. Garis besar penulisan proposal penelitian terdiri dari judul. Judul harus dibuat sesuai dengan keseluruhan isi.Keseluruhan isi yang dimuat dalam proposal penelitian pada dasarnya adalah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: Why What How Where When Who : Mengapa penelitian tersebut dilaksanakan? : Apa yang akan diteliti? : Bagaimana penelitian dilaksanakan? : Dimana penelitian dilaksanakan? : Kapan penelitian dilaksanakan? : Siapa yang terlibat dalam kegiatan penelitian? Sebelum mengungkap secara detail bagian-bagian (isi) sutau proposal perlu dikemukakan garis-garis besar proposal (McMilan. I. merumuskan masalah. dan lampiran.keluaran yang diharapkan. singkat dan jelas. tinjauan pustaka. yang menggambarkan secara cepat dan tepat kepada pembaca ide dan gagasan dari penelitian yang akan dilaksanakan.cara kerja dan analisis data.Penulisan abstrak harus padat.

Teori yang sudah pasti.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian adalah pernyataan – pernyataan harapan yang ingin dicapai atau diketahui melalui penelitian. dan pemilihan rancangan penelitian. PENDAHULUAN II. 3. 2008) 5 Penyusunan Proposal Penelitian . memahami fakta melalui prosedur ilmiah. II.III. Tujuan penelitian harus konsisten terhadap masalah penelitian.Konsep atau teori imajinatif peneliti. II. Hipotesis berfungsi memberikan batasan jangkauan penelitian. sederhana dan dapat diuji. Karena akan lebih mudah diperoleh sifat tajam dan spesifikasi inti yang diteliti. Hipotesis yang baik adalah hipotesis yang sesuai dengan permasalahan. data atau koefisien dari penelitian tersebut. II. Ada beberapa unsur yang mendasari hipotesis yaitu : 1. Asumsi yang diberikan bertujuan untuk melengkapi teori dan fakta empirik tersebut agar dapat menjawab permasalahan. sebagai panduan dalam pengujian dan memfokuskan fakta. Fakta empirik atau informasi yang diketahui dari penelitian terdahulu. Latar belakang masalah diharapkan dapat memberikan wawasan kepada pembaca agar mengetahui.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah harus jelas yang berisi kerangka teori untuk perumusan hipotesis.4 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian dapat berupa informasi. 2. ( Soedijiono.1 Latar Belakang Masalah Menjelaskan atau menguraikan beberapa alasan teoritis tentang pentingnya judul atau tema tersebut harus diteliti. Contohnya : perkembangan ilmu dan pengetahuan serta kepentingan masyarakat pada umumnya. berdasarkan landasan teori.5 Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan. Perumusan masalah sebaiknya dalam kalimat tanya. yang berkaitan dengan permasalahan dan penelitian yang dihadapi. II.

( Soedijiono.IV. LAMPIRAN Lampiran data atau informasi yang menguatkan isi atau proposal penelitian yang diajukan.alokasi waktu penelitian. seperti curriculum vitae. ( Soedijiono. pengolahan data dan analisis data. menjelaskan proses pengumpulan data yang dilakukan. tetapi sangat banyak mengilhami pola berpikir penulis dalam masalah yang diteliti. pemilihan responden atau penarikan contoh sumber informasi .dan penataran yang berhubungan dengan masalah penelitian. dan jurnal-jurnal yang dikutip langsung 2. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan philosofi dari proses penelitian. 2008) V. laporan-laporan. DAFTAR PUSTAKA Ada dua bentuk baku laporan atau jurnal yang dapat dimasukkan dalam daftar pustaka yaitu: 1. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka merupakan penelusuran kepustakaan yang relevan menunjang penelitian. Lampiran merupakan pelengkap dari temuan-temuan hasil penelitian ( Soedijiono. yaitu penjelasan hubungan – hubungan antar variable melalui model – model atau bagan (diagram). ( Soedijiono. penentuan jenis data dan sumber data yang digunakan. majalah-majalah. 2008) VI. Kajian pustaka berfungsi sebagai hasil kerangka pemikiran. laporan-laporan.Buku-buku. Dalam metodologi penelitian terkandung alasan pemilihan metode tentang penentuan lokasi. pengumpulan data. 2008) VII.Buku-buku. majalah-majalah dan jurnal-jurnal yang tidak langsung dikutip.anggaran dana penelitian. 2008) 6 Penyusunan Proposal Penelitian .

dan pembuatan laporan. belanja bahan. Tujuan Penelitian F.baik itu jadwal bulanan. penyusunan kuesioner. pengolahan dan analisis data. I PENDAHULUAN A.bukan makna secara kultural. belanja jasa profesi (untuk nara sumber paket meeting lintas sektor) VII. PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF Proposal penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang lebih menekankan makna terhadap hubungannya dengan penafsiran angka-angka statistik. Identifikasi Masalah C. Sebagai acuan. KERANGKA BERPIKIR.dan transportasi.pengadaan bahan dan alat. Kegunaan/Manfaat Penelitian II DESKRIPSI TEORI. pelaksanaan penelitian. proposal penelitian kuantitatif dapat dikemas dalam sistematika penulisan sebagai berikut.VII.Rencana anggaran harus mencakup semua tahapan kerja seperti yang diuraikan dalam rincian prosedur kerja. Pembatasan Masalah D.1 Anggaran Dana Penelitian Rencana anggaran dapat disusun berdasarkan jenis pengeluaran yaitu gaji atau upah .seperti penentuan teknik analisa dan formula statistik yang akan digunakan. Deskripsi Teoretik 7 Penyusunan Proposal Penelitian .Jadwal disesuaikan dengan peneliti. II. yaitu: 1. MACAM-MACAM PROPOSAL Menurut McMillan dan Schumacher (2001) Proposal penelitian terbagi menjadi empat macam berdasarkan jenis penelitiannya.belanja perjalanan. Uraian kegiatan perlu dituliskan secara berurutan mulai dari persiapan. Penelitian kuantitatif memerlukan adanya hipotesis dan pengujiannya yang kemudian akan menentukan tahapan-tahapan berikutnya.alat-alat. yang terdiri dari belanja honor output kegiatan. bahan. Latar Belakang Masalah B. Perumusan Masalah E.ataupun mingguan. persiapan lapangan.2 Alokasi Waktu Penelitian Jadwal kegiatan biasanya disajikan dalam bentuk tabel yang berisi uraian kegiatan yang akan dilaksanakan.rasional. DAN HIPOTESIS PENELITIAN A.

Fokus Penelitian C. Penelitian kuantitatif proposalnya spesifik dan sudah baku sedangkan proposal kualitatif masih bersifat umum dan sementara. teori. penuh makna. Kerangka Berpikir C. namun perlu dikemukakan dalam proposal penelitian. Teknik Pengumpulan Data F. Latar Belakang Masalah B. Sumber Data E. PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF Penelitian kualitatif didasari oleh asumsi bahwa realitas adalah sesuatu yang kompleks. Dalam latar belakang masalah ini perlu dikemukakan gambaran keadaan yang sedang terjadi yang dikaitkan dengan kebijakan. Tempat Penelitian C.B. Instrumen Penelitian D. Metode Penelitian B.Garis-garis besar isi proposal penelitian kualitatif menurut McMillan & Schumacher (2001) menjelaskan sebagai berikut: JUDUL PENELITIAN I PENDAHULUAN A. dan mengandung pola fikir induktif. PENDAHULUAN A. Hipotesis Penelitian III METODOLOGI PENELITIAN A. Instrumen Penelitian 2. dinamis. Metode Penelitian B. perencanaan. Rumusan Masalah D. Teknik Analisis Data G. Kegunaan/ Manfaat Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III PROSEDUR PENELITIAN A. Masalah merupakan penyimpangan antara yang diharapkan dengan apa yang terjadi. tujuan dan pengalaman sehingga terlihat adanya kesenjangan yang merupakan 8 Penyusunan Proposal Penelitian . Pengujian Keabsahan Data JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGGARAN BIAYA PENELITIAN I. Tujuan Penelitian E. Latar Belakang Masalah Dalam penelitian kualitatif masalah ini bersifat sementara. Populasi dan Sampel D. Tempat dan Waktu Penelitian C.

berpikir. Rumusan masalah merupakan pertanyaan yang jawabannya akan dicari dalam penelitian. ketimpangan. Secara umum suatu masalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang bertanya-tanya. Dari pertanyaan yang muncul tergambar subtansi masalah yang akan terkait dengan jenis penelitian tertentu. Pada penelitian kuantitatif fokus masalah ini sama dengan pembatasan masalah. dirasakan. pencermatan dokumen laporan penelitian. pengalaman. atau pernyataan orang-orang yang dianggap telah memiliki kredibilitas dalam bidangnya. salah satu tahapan yang dirasakan sulit dalam melakukan penelitian adalah mengidentifikasi masalah. Rumusan masalah ini tidak berkenaan dengan variabel yang spesifik melainkan lebih bersifat makro. dipikirkan. Pada penelitian kualitatif fokus masalah ini berdasarkan pada studi pendahuluan. referensi dan disarankan oleh orang yang dianggap ahli.masalah. B. ketidakcukupan. ketidaksesuaian. Jika suatu permasalahan belum dapat diatasi maka diperlukan suatu penelitian. 9 Penyusunan Proposal Penelitian . Oleh karenanya. dan ketidaklaziman. Fokus masalah dalam penelitian ini masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian dilapangan. Di dalam penelitian sebaiknya seorang peneliti melakukan identifikasi masalah dengan mengungkapkan semua permasalahan yang terkait dengan bidang yang akan ditelitinya. Masalah yang berbentuk data dapat diperoleh melalui studi pendahuluan. uraian dalam latar belakang masalah adalah menjawab pertanyaan mengapa penelitian ini dilakukan. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan fokus masalah maka dibuatlah rumusan masalah. masalah cenderung menggambarkan adanya suatu fenomena seperti kesenjangan. Dengan demikian. Fokus Masalah Seperti langkah penelitian pada umumnya. dan berupaya menemukan kebenaran. Atas dasar prinsip masalah tersebut. C. dan dapat mengambil manfaatnya. Fenomena masalah tersebut terjadi atau ada karena adanya sesuatu yang diharapkan. tidak sama dengan kenyataan. dalam mengidentifikasi masalah dapat muncul pertanyaan yang terkait dengan apa(kah). Rumusan masalah ini merupakan panduan awal bagi peneliti untuk melakukan penjelajahan pada obyektif yang diteliti. mengapa. atau bagaimana.

kompleks. E. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka pembahasannya lebih difokuskan pada informasi sekitar permasalahan penelitian yang hendak diteliti. Pada umumnya peneliti menggunakan metode ini karena permasalahan belum jelas. holistik. Dengan metode kualitatif peneliti dapat menemukan pemahaman yang luas dan mendalam terhadap situasi sosial yang kompleks. memprediksikan atau mengendalikan suatu gejala. Namun demikian. dan keaslian. Bila peneliti dapat menemukan suatu teori maka akan berguna untuk menjelaskan. Selain itu peneliti juga 10 Penyusunan Proposal Penelitian . III. dinamis dan penuh makna sehingga tidak mungkin data pada situasi sosial tersebut disaring dengan menggunakan metode kuantitatif. kemutakhiran. Validasi awal bagi peneliti kualitatif adalah sejauh mana kemampuan peneliti mendeskripsikan teori-teori yang terkait dengan bidang serta konteks sosial yang diteliti. Dalam penelitian kualitatif. Materi dapat diambil dari mulai yang sederhana menuju yang kompleks atau langsung berkaitan dengan kajian sosial budaya yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. teori yang dikembangkan masih bersifat sementara dan akan berkembang selama penelitian dilakukan. Semakin banyak fokus penelitian yang ditetapkan maka akan Semakin banyak teori yang dikemukakan. tujuan penelitian ini juga masih bersifat sementara dan akan terus berkembang selama penelitian dilakukan. Manfaat Penelitian Dalam penelitian kualitatif manfaat penelitian lebih bersifat teoretis. Tujuan Penelitian Secara umum tujuan penelitian adalah menemukan. Penelitian dapat memahami interaksi dalam situasi tersebut sehingga ditemukan hipotesis dan pola hubungan yang akhirnya dapat dikembangkan menjadi suatu teori. mengembangkan dan membuktikan pengetahuan.D. Metode Penelitian Pada bagian ini perlu dijelaskan kenapa penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif. Terdapat tiga kriteria terhadap teori yang digunakan sebagai landasan dalam penelitian yaitu relevansi. PROSEDUR PENELITIAN A. II.

F. pemberian kode pada topik-topik penting. hipotesis dan teori. C. Instrumen Penelitian Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen kunci adalah peneliti itu sendiri atau anggota tim peneliti. bentuk wawancara. membuat kategori dan mencari pola. Pada tahap awal yang dijadikan sampel adalah sumber yang dapat memberikan informasi dan mampu menjembatani kemana saja peneliti akan melakukan pengumpulan data. perkiraan lama waktu pengumpulan data. peneliti mendeskripsikan kecocokan tempat penelitian dengan tujuan penelitian. Sumber Data Dalam penelitian kualitatif sampel sumber data dipilih secara purposive. Penentuan sampel sumber data pada proposal masih bersifat sementara. B. Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian kualitatif ada beberapa teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan. dll. Tempat Penelitian Ketika menjelaskan tentang tempat penelitian. Pada tahap ini dijelaskan lebih spesifik strategi dari tahap-tahap observasi. grafik profil. Teknik Analisis Data Dalam penelitian kualitatif analisis data dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data. dokumen yang diharapkan bisa dikumpulkan. wawancara secara mendalam. E. Dalam penelitian ini sering sample diminta menunjukan orang lain yang bisa memberikan informasi tambahan. studi dokumentasi dan gabungan ketiganya (triagulasi). Proses analisis bersifat induktif yaitu mengumpulkan informasi-informasi khusus menjadi satu kesatuan. bentuk format pencatatan. D. Pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui pembuatan catatan lapangan. Hasil analisis disajikan dalam bentuk diagram. menemukan pola.berusaha memahami situasi sosial secara mendalam. 11 Penyusunan Proposal Penelitian . Deskripsi tentang lokasi lebih menjelaskan tentang karakteristik khusus lokasi dibandingkan dengan lokasi lainnya. tabel. menggambarkan fenomena sosial dan proses yang terdapat dalam rumusan masalah. Disini perlu dijelaskan siapa yang akan menjadi instrumen penelitian dan instrumen tambahan setelah permasalahan dan fokus masalah jelas. dan lain-lain.

Tujuan Penelitian D. Pengujian Keabsahan Data Di bagian ini dijelaskan tentang uji keabsahan data yang meliputi uji kredibilitas data (validasi internal). uji transferabilitas (validasi eksternal). I PENDAHULUAN A. Rumusan masalah E. PROPOSAL PENELITIAN EVALUATIF Proposal penelitian evaluatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi hasil suatu penelitian yang pernah ada sebelumnya.baru setelah itu merumuskan masalah. Manfaat Hasil Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III METODE PENELITIAN JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGARAN BIAYA PENELITIAN 12 Penyusunan Proposal Penelitian .G.Secara garis besar format penyusunan proposal penelitian evaluatif adalah sebagai berikut. uji dependabilitas (reliabilitas). Latar Belakang Masalah B. Tujuan Program C.Dalam penelitian evaluatif peneliti terlebih dahulu menuliskan tujuan penelitian yang mengacu pada tujuan program. dan uji komfirmabilitas (obyektiftivitas) 3.

lampiran yang berisi anggaran dana penelitian dan alokasi waktu penelitian. metode penelitian. kajian pustaka.subyek penelitian dan metode penelitian. Setelah semua tahapan telah dilakukan baru kemudian menyusun proposal dengan format sebagai berikut : judul. daftar pustaka. obyek penelitian. intisari (abstrak). jenis penelitian. 13 Penyusunan Proposal Penelitian . pengantar.BAB III SIMPULAN Berdasarkan kajian pustaka yang telah ada dapat disimpulkan bahwa terlebih dahulu sebelum memulai menulis proposal kita harus menentukan judul penelitian.halaman pengesahan. daftar isi.

New York. Halaman : 6. 2001. Longman. 2008.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.11. Pearson Education Inc. Panduan Penyusunan Proposal. 1990.44 Hailman. Suplemen Gunadarma. 2004. dan Laporan Akhir Penelitian. Planning Proposing and Presenting Science Effectively: A Guide for Graduate Students and Researchers in the Behavioral Sciences and Biology. Research in Education. JA..Pp : 302 Soedijono. Inc. 2008. Cambridge University Press.Protokol.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Pp : 128 McMillan. Jakarta Kuliah: “Metode Riset Bisnis”. UK. Halaman : 1. Boston. Jakarta. 7-49 Dharma.S. Penyusunan Proposal Penelitian. 14 Penyusunan Proposal Penelitian . Universitas Smith. JP. RV. 1997. Pechenik. Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional. Cambridge. New York.H. MA.Pp : 292 Trihono. Graduate Research: A Guide for Students in the Sciences. S. Hal. J. 2012. Penyusunan Proposal Penelitian. 2008. Plenum Press. A Short Guide to Writing About Biology. and KB Strier. Jakarta. Departemen Pendidikan Nasional.Jakarta. and Schumacher.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.