BAB I PENGANTAR

I.

LATAR BELAKANG’

Penelitian merupakan suatu bentuk kegiatan ilmiah untuk mendapatkan pengetahuan atau kebenaran. Ada dua teori kebenaran pengetahuan, yaitu teori koherensi dan korespondensi. Teori koherensi beranggapan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar apabila sesuai dan tidak bertentangan dengan pernyataan sebelumnya. Aturan yang dipakai adalah logika berpikir atau berpikir logis. Sementara itu teori korenspondensi berasumsi bahwa sebuah pernyataan dipandang benar apabila sesuai dengan kenyataan (fakta atau realita). Untuk menemukan kebenaran yang logis dan didukung oleh fakta, maka harus dilakukan penelitian terlebih dahulu. Inilah hakikat penelitian sebagai kegiatan ilmiah atau sebagai proses the acquisition of knowledge (Hughes dan Lavery, 2008). Dalam melaksanakan penelitian tentu harus dimulai dengan menyusun proposal. Selain berfungsi sebagai realisasi atau penuangan gagasan agar dapat dipahami oleh orang lain, proposal juga menjadi acuan dan arah dalam kegiatan penelitian. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting, memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dan isu-isu utama, dan metodologi yang sudah baik. Kualitas proposal riset tidak hanya tergantung pada kualitas proyek yang diusulkan, tetapi juga pada kualitas penulisan proposal. Sebuah proyek penelitian yang baik dapat melakukan risiko penolakan hanya karena usulan tersebut ditulis dengan buruk. Oleh karena itu, penulisan proposal penelitian harus baik, benar, jelas dan menarik.

II.

RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan sebelumnya,

permasalahan yang muncul adalah bagaimana cara menyusun dan menulis proposal penelitian?

1

Penyusunan Proposal Penelitian

III. 2 Penyusunan Proposal Penelitian . HASIL YANG DICAPAI Hasil yang dapat dicapai dari penulisan makalah ini adalah mahasiswa mampu untuk memahami cara menyusun proposal penelitian dengan baik dan sistematis serta mampu mengaplikasikannya dalam penulisan proposal penelitian.. Drs. V. jurnal dan informasi dari internet serta melakukan konsultasi dengan Prof.D. TUJUAN Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mempelajari cara menyusun proposal penelitian. IV. CARA MENCAPAI TUJUAN Cara untuk memenuhi tujuan dari penulisan makalah ini adalah dengan melakukan kajian pustaka yang berasal dari buku.Sc. Ph. Langkah Sembiring. M.

proposal penelitian harus mengandung semua elemen kunci yang terlibat dalam proses penelitian dan mencakup informasi yang cukup bagi pembaca untuk mengevaluasi studi yang diusulkan. Pada umumnya. Penelitian dilakukan dengan urutan dan prosedur tertentu. dan metodologi yang sudah baik. memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dari isu-isu utama. Jika proposal penelitian sudah disusun secara sistematis. Proposal penelitian harus dibuat sistematis dan logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang mudah dipahami dan diikuti. Proposal mempunyai arti sangat penting bagi setiap peneliti dalam usaha mempercepat. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. Metode dan teknik untuk dipekerjakan (bagaimana hal itu akan dilakukan) 3. proses serta penyusunan laporan penelitian. Penjelasan dari penelitian yang diajukan (apa yang akan dilakukan) 2. akan mempercepat pelaksanaan. Penelitian adalah proses yang sistematis.).BAB II PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN I. memiliki kompetensi dan rencana kerja untuk menyelesaikannya. Kebaruan dan pentingnya penelitian (mengapa harus dilakukan) (Hailman dan Strier. yaitu: 1. 3 Penyusunan Proposal Penelitian . Proposal penelitian dapat membantu memberi arah pada peneliti agar mampu menekan kesalahan yang mungkin terjadi selama proses penelitian berlangsung. Untuk itu diperlukan proposal sebagai bentuk perencanaan penelitian. 1997. Sebuah proposal penelitian memiliki tiga poin utama. Sebuah proposal penelitian dimaksudkan untuk meyakinkan orang lain bahwa peneliti memiliki sebuah proyek penelitian yang berharga. PROPOSAL PENELITIAN Penyusunan proposal atau usulan penelitian merupakan langkah awal yang harus dilakukan peneliti sebelum memulai kegiatan penelitian.Para peneliti mengikuti cara seperti itu dalam penelitiannya. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting. lengkap dan tepat. meningkatkan dan menjaga kualitas hasil penelitian.

yang menggambarkan secara cepat dan tepat kepada pembaca ide dan gagasan dari penelitian yang akan dilaksanakan. 4 Penyusunan Proposal Penelitian . metodologi penelitian. pendahuluan.format. kurang lebih 250-300 kata. I. 2001). singkat.tujuan.ide-ide untuk dianalisis. II. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam pengembangan proposal penelitian yang akan dibuat menurut Roundtree dan Laing (1996) meliputi beberapa proses yaitu memilih topik.ruang lingkup penelitian.jelas. anggaran dan sumber daya yang akan diperlukan. Garis besar penulisan proposal penelitian terdiri dari judul. merumuskan masalah. metodologi.Penulisan abstrak harus padat. mengusulkan suatu pendekatan untuk analisis data. daftar pustaka.tujuan penelitian. Judul harus dibuat sesuai dengan keseluruhan isi. dan lampiran.Keseluruhan isi yang dimuat dalam proposal penelitian pada dasarnya adalah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: Why What How Where When Who : Mengapa penelitian tersebut dilaksanakan? : Apa yang akan diteliti? : Bagaimana penelitian dilaksanakan? : Dimana penelitian dilaksanakan? : Kapan penelitian dilaksanakan? : Siapa yang terlibat dalam kegiatan penelitian? Sebelum mengungkap secara detail bagian-bagian (isi) sutau proposal perlu dikemukakan garis-garis besar proposal (McMilan.mengembangkan timeline. desain penelitian. informatif dan dihindari kata – kata kabur (contoh : beberapa).keluaran yang diharapkan. tinjauan pustaka. Judul ditetapkan setelah mengetahui permasalahan dengan tuntas. Kata kunci harus dicantumkan yang biasanya terdiri atas 4–5 kata (Trihono. JUDUL/TEMA Judul mencerminkan topik dan tujuan penelitian.2012). singkat dan jelas. abstrak. ABSTRAK Abstrak merupakan uraian singkat dari latar belakang.cara kerja dan analisis data.

Latar belakang masalah diharapkan dapat memberikan wawasan kepada pembaca agar mengetahui. Hipotesis berfungsi memberikan batasan jangkauan penelitian. 2008) 5 Penyusunan Proposal Penelitian .4 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian dapat berupa informasi. Tujuan penelitian harus konsisten terhadap masalah penelitian. sederhana dan dapat diuji. Contohnya : perkembangan ilmu dan pengetahuan serta kepentingan masyarakat pada umumnya. II.1 Latar Belakang Masalah Menjelaskan atau menguraikan beberapa alasan teoritis tentang pentingnya judul atau tema tersebut harus diteliti. Karena akan lebih mudah diperoleh sifat tajam dan spesifikasi inti yang diteliti. II. yang berkaitan dengan permasalahan dan penelitian yang dihadapi. Fakta empirik atau informasi yang diketahui dari penelitian terdahulu. Ada beberapa unsur yang mendasari hipotesis yaitu : 1. 2. dan pemilihan rancangan penelitian. 3. II. Perumusan masalah sebaiknya dalam kalimat tanya.5 Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan. ( Soedijiono. II.Konsep atau teori imajinatif peneliti. Hipotesis yang baik adalah hipotesis yang sesuai dengan permasalahan.III. Asumsi yang diberikan bertujuan untuk melengkapi teori dan fakta empirik tersebut agar dapat menjawab permasalahan. data atau koefisien dari penelitian tersebut.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah harus jelas yang berisi kerangka teori untuk perumusan hipotesis. memahami fakta melalui prosedur ilmiah. PENDAHULUAN II. sebagai panduan dalam pengujian dan memfokuskan fakta. berdasarkan landasan teori.Teori yang sudah pasti.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian adalah pernyataan – pernyataan harapan yang ingin dicapai atau diketahui melalui penelitian.

pengumpulan data. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan philosofi dari proses penelitian. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka merupakan penelusuran kepustakaan yang relevan menunjang penelitian. LAMPIRAN Lampiran data atau informasi yang menguatkan isi atau proposal penelitian yang diajukan. seperti curriculum vitae.Buku-buku.IV. 2008) VII. DAFTAR PUSTAKA Ada dua bentuk baku laporan atau jurnal yang dapat dimasukkan dalam daftar pustaka yaitu: 1.Buku-buku. Lampiran merupakan pelengkap dari temuan-temuan hasil penelitian ( Soedijiono. ( Soedijiono. menjelaskan proses pengumpulan data yang dilakukan. Kajian pustaka berfungsi sebagai hasil kerangka pemikiran. yaitu penjelasan hubungan – hubungan antar variable melalui model – model atau bagan (diagram). 2008) VI.dan penataran yang berhubungan dengan masalah penelitian.alokasi waktu penelitian. ( Soedijiono.anggaran dana penelitian. pemilihan responden atau penarikan contoh sumber informasi . Dalam metodologi penelitian terkandung alasan pemilihan metode tentang penentuan lokasi. 2008) V. laporan-laporan. laporan-laporan. 2008) 6 Penyusunan Proposal Penelitian . majalah-majalah. pengolahan data dan analisis data. majalah-majalah dan jurnal-jurnal yang tidak langsung dikutip. ( Soedijiono. tetapi sangat banyak mengilhami pola berpikir penulis dalam masalah yang diteliti. penentuan jenis data dan sumber data yang digunakan. dan jurnal-jurnal yang dikutip langsung 2.

VII.ataupun mingguan.Rencana anggaran harus mencakup semua tahapan kerja seperti yang diuraikan dalam rincian prosedur kerja.seperti penentuan teknik analisa dan formula statistik yang akan digunakan. Latar Belakang Masalah B. MACAM-MACAM PROPOSAL Menurut McMillan dan Schumacher (2001) Proposal penelitian terbagi menjadi empat macam berdasarkan jenis penelitiannya. I PENDAHULUAN A. pelaksanaan penelitian. dan pembuatan laporan.alat-alat.rasional. Kegunaan/Manfaat Penelitian II DESKRIPSI TEORI. belanja jasa profesi (untuk nara sumber paket meeting lintas sektor) VII. KERANGKA BERPIKIR. Perumusan Masalah E.Jadwal disesuaikan dengan peneliti. DAN HIPOTESIS PENELITIAN A. yang terdiri dari belanja honor output kegiatan. persiapan lapangan.1 Anggaran Dana Penelitian Rencana anggaran dapat disusun berdasarkan jenis pengeluaran yaitu gaji atau upah . bahan. belanja bahan.dan transportasi. pengolahan dan analisis data. yaitu: 1.bukan makna secara kultural.baik itu jadwal bulanan. PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF Proposal penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang lebih menekankan makna terhadap hubungannya dengan penafsiran angka-angka statistik. penyusunan kuesioner. Penelitian kuantitatif memerlukan adanya hipotesis dan pengujiannya yang kemudian akan menentukan tahapan-tahapan berikutnya.pengadaan bahan dan alat. Uraian kegiatan perlu dituliskan secara berurutan mulai dari persiapan.2 Alokasi Waktu Penelitian Jadwal kegiatan biasanya disajikan dalam bentuk tabel yang berisi uraian kegiatan yang akan dilaksanakan. II. Pembatasan Masalah D. Identifikasi Masalah C. Tujuan Penelitian F. proposal penelitian kuantitatif dapat dikemas dalam sistematika penulisan sebagai berikut.belanja perjalanan. Deskripsi Teoretik 7 Penyusunan Proposal Penelitian . Sebagai acuan.

Tempat Penelitian C. penuh makna. Teknik Analisis Data G. Instrumen Penelitian 2. Rumusan Masalah D.Garis-garis besar isi proposal penelitian kualitatif menurut McMillan & Schumacher (2001) menjelaskan sebagai berikut: JUDUL PENELITIAN I PENDAHULUAN A. Masalah merupakan penyimpangan antara yang diharapkan dengan apa yang terjadi. Teknik Pengumpulan Data F. PENDAHULUAN A. Kerangka Berpikir C. perencanaan. Kegunaan/ Manfaat Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III PROSEDUR PENELITIAN A. PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF Penelitian kualitatif didasari oleh asumsi bahwa realitas adalah sesuatu yang kompleks. Instrumen Penelitian D. teori. Populasi dan Sampel D. Hipotesis Penelitian III METODOLOGI PENELITIAN A. Dalam latar belakang masalah ini perlu dikemukakan gambaran keadaan yang sedang terjadi yang dikaitkan dengan kebijakan. namun perlu dikemukakan dalam proposal penelitian. Penelitian kuantitatif proposalnya spesifik dan sudah baku sedangkan proposal kualitatif masih bersifat umum dan sementara. Sumber Data E. Tempat dan Waktu Penelitian C. Metode Penelitian B. dan mengandung pola fikir induktif. tujuan dan pengalaman sehingga terlihat adanya kesenjangan yang merupakan 8 Penyusunan Proposal Penelitian . dinamis. Metode Penelitian B. Latar Belakang Masalah B. Pengujian Keabsahan Data JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGGARAN BIAYA PENELITIAN I. Tujuan Penelitian E. Fokus Penelitian C. Latar Belakang Masalah Dalam penelitian kualitatif masalah ini bersifat sementara.B.

B. pengalaman. Pada penelitian kualitatif fokus masalah ini berdasarkan pada studi pendahuluan. Di dalam penelitian sebaiknya seorang peneliti melakukan identifikasi masalah dengan mengungkapkan semua permasalahan yang terkait dengan bidang yang akan ditelitinya. Fokus masalah dalam penelitian ini masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian dilapangan. Rumusan masalah ini tidak berkenaan dengan variabel yang spesifik melainkan lebih bersifat makro. 9 Penyusunan Proposal Penelitian . dipikirkan.masalah. uraian dalam latar belakang masalah adalah menjawab pertanyaan mengapa penelitian ini dilakukan. ketidakcukupan. atau bagaimana. dan ketidaklaziman. masalah cenderung menggambarkan adanya suatu fenomena seperti kesenjangan. ketidaksesuaian. pencermatan dokumen laporan penelitian. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan fokus masalah maka dibuatlah rumusan masalah. Oleh karenanya. tidak sama dengan kenyataan. salah satu tahapan yang dirasakan sulit dalam melakukan penelitian adalah mengidentifikasi masalah. Masalah yang berbentuk data dapat diperoleh melalui studi pendahuluan. dan dapat mengambil manfaatnya. C. Pada penelitian kuantitatif fokus masalah ini sama dengan pembatasan masalah. Rumusan masalah merupakan pertanyaan yang jawabannya akan dicari dalam penelitian. Fokus Masalah Seperti langkah penelitian pada umumnya. atau pernyataan orang-orang yang dianggap telah memiliki kredibilitas dalam bidangnya. dan berupaya menemukan kebenaran. Atas dasar prinsip masalah tersebut. dirasakan. berpikir. Secara umum suatu masalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang bertanya-tanya. Dari pertanyaan yang muncul tergambar subtansi masalah yang akan terkait dengan jenis penelitian tertentu. Fenomena masalah tersebut terjadi atau ada karena adanya sesuatu yang diharapkan. ketimpangan. Dengan demikian. dalam mengidentifikasi masalah dapat muncul pertanyaan yang terkait dengan apa(kah). mengapa. Jika suatu permasalahan belum dapat diatasi maka diperlukan suatu penelitian. referensi dan disarankan oleh orang yang dianggap ahli. Rumusan masalah ini merupakan panduan awal bagi peneliti untuk melakukan penjelajahan pada obyektif yang diteliti.

kompleks. Penelitian dapat memahami interaksi dalam situasi tersebut sehingga ditemukan hipotesis dan pola hubungan yang akhirnya dapat dikembangkan menjadi suatu teori. Terdapat tiga kriteria terhadap teori yang digunakan sebagai landasan dalam penelitian yaitu relevansi. PROSEDUR PENELITIAN A. dinamis dan penuh makna sehingga tidak mungkin data pada situasi sosial tersebut disaring dengan menggunakan metode kuantitatif. Dengan metode kualitatif peneliti dapat menemukan pemahaman yang luas dan mendalam terhadap situasi sosial yang kompleks. Bila peneliti dapat menemukan suatu teori maka akan berguna untuk menjelaskan. Tujuan Penelitian Secara umum tujuan penelitian adalah menemukan. Pada umumnya peneliti menggunakan metode ini karena permasalahan belum jelas. Semakin banyak fokus penelitian yang ditetapkan maka akan Semakin banyak teori yang dikemukakan. Metode Penelitian Pada bagian ini perlu dijelaskan kenapa penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif. mengembangkan dan membuktikan pengetahuan. teori yang dikembangkan masih bersifat sementara dan akan berkembang selama penelitian dilakukan. Namun demikian. dan keaslian. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka pembahasannya lebih difokuskan pada informasi sekitar permasalahan penelitian yang hendak diteliti. Dalam penelitian kualitatif. III. kemutakhiran. Selain itu peneliti juga 10 Penyusunan Proposal Penelitian . E. Materi dapat diambil dari mulai yang sederhana menuju yang kompleks atau langsung berkaitan dengan kajian sosial budaya yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. Manfaat Penelitian Dalam penelitian kualitatif manfaat penelitian lebih bersifat teoretis.D. tujuan penelitian ini juga masih bersifat sementara dan akan terus berkembang selama penelitian dilakukan. holistik. II. Validasi awal bagi peneliti kualitatif adalah sejauh mana kemampuan peneliti mendeskripsikan teori-teori yang terkait dengan bidang serta konteks sosial yang diteliti. memprediksikan atau mengendalikan suatu gejala.

berusaha memahami situasi sosial secara mendalam. 11 Penyusunan Proposal Penelitian . peneliti mendeskripsikan kecocokan tempat penelitian dengan tujuan penelitian. dll. perkiraan lama waktu pengumpulan data. tabel. Pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui pembuatan catatan lapangan. B. dan lain-lain. Proses analisis bersifat induktif yaitu mengumpulkan informasi-informasi khusus menjadi satu kesatuan. Pada tahap awal yang dijadikan sampel adalah sumber yang dapat memberikan informasi dan mampu menjembatani kemana saja peneliti akan melakukan pengumpulan data. studi dokumentasi dan gabungan ketiganya (triagulasi). bentuk wawancara. Hasil analisis disajikan dalam bentuk diagram. menemukan pola. Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian kualitatif ada beberapa teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan. D. Disini perlu dijelaskan siapa yang akan menjadi instrumen penelitian dan instrumen tambahan setelah permasalahan dan fokus masalah jelas. grafik profil. dokumen yang diharapkan bisa dikumpulkan. hipotesis dan teori. Pada tahap ini dijelaskan lebih spesifik strategi dari tahap-tahap observasi. Dalam penelitian ini sering sample diminta menunjukan orang lain yang bisa memberikan informasi tambahan. wawancara secara mendalam. F. Deskripsi tentang lokasi lebih menjelaskan tentang karakteristik khusus lokasi dibandingkan dengan lokasi lainnya. pemberian kode pada topik-topik penting. Instrumen Penelitian Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen kunci adalah peneliti itu sendiri atau anggota tim peneliti. menggambarkan fenomena sosial dan proses yang terdapat dalam rumusan masalah. C. bentuk format pencatatan. Tempat Penelitian Ketika menjelaskan tentang tempat penelitian. E. Teknik Analisis Data Dalam penelitian kualitatif analisis data dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data. Sumber Data Dalam penelitian kualitatif sampel sumber data dipilih secara purposive. Penentuan sampel sumber data pada proposal masih bersifat sementara. membuat kategori dan mencari pola.

Dalam penelitian evaluatif peneliti terlebih dahulu menuliskan tujuan penelitian yang mengacu pada tujuan program. I PENDAHULUAN A. Pengujian Keabsahan Data Di bagian ini dijelaskan tentang uji keabsahan data yang meliputi uji kredibilitas data (validasi internal). PROPOSAL PENELITIAN EVALUATIF Proposal penelitian evaluatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi hasil suatu penelitian yang pernah ada sebelumnya. Rumusan masalah E.G. Manfaat Hasil Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III METODE PENELITIAN JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGARAN BIAYA PENELITIAN 12 Penyusunan Proposal Penelitian . dan uji komfirmabilitas (obyektiftivitas) 3.Secara garis besar format penyusunan proposal penelitian evaluatif adalah sebagai berikut. uji dependabilitas (reliabilitas). uji transferabilitas (validasi eksternal).baru setelah itu merumuskan masalah. Latar Belakang Masalah B. Tujuan Penelitian D. Tujuan Program C.

subyek penelitian dan metode penelitian.BAB III SIMPULAN Berdasarkan kajian pustaka yang telah ada dapat disimpulkan bahwa terlebih dahulu sebelum memulai menulis proposal kita harus menentukan judul penelitian. lampiran yang berisi anggaran dana penelitian dan alokasi waktu penelitian. daftar isi.halaman pengesahan. intisari (abstrak). kajian pustaka. daftar pustaka. metode penelitian. jenis penelitian. obyek penelitian. pengantar. Setelah semua tahapan telah dilakukan baru kemudian menyusun proposal dengan format sebagai berikut : judul. 13 Penyusunan Proposal Penelitian .

2004. 1997. Jakarta.New York. Pp : 128 McMillan.11. and KB Strier. Hal. Jakarta Kuliah: “Metode Riset Bisnis”. J. Universitas Smith. 2008.Jakarta. Planning Proposing and Presenting Science Effectively: A Guide for Graduate Students and Researchers in the Behavioral Sciences and Biology. and Schumacher. Jakarta.. Plenum Press. Halaman : 6.44 Hailman.S. Graduate Research: A Guide for Students in the Sciences.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Panduan Penyusunan Proposal. JP. A Short Guide to Writing About Biology. 2008. Boston. JA. 2001.Pp : 302 Soedijono. 2012. Longman.H. Pearson Education Inc. Research in Education. Suplemen Gunadarma.Pp : 292 Trihono.Protokol. 1990. S. Departemen Pendidikan Nasional. UK. Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional. Inc. Cambridge University Press. New York. Penyusunan Proposal Penelitian. Pechenik. 14 Penyusunan Proposal Penelitian . RV. MA. dan Laporan Akhir Penelitian. 2008. Halaman : 1. 7-49 Dharma.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Cambridge. Penyusunan Proposal Penelitian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful