BAB I PENGANTAR

I.

LATAR BELAKANG’

Penelitian merupakan suatu bentuk kegiatan ilmiah untuk mendapatkan pengetahuan atau kebenaran. Ada dua teori kebenaran pengetahuan, yaitu teori koherensi dan korespondensi. Teori koherensi beranggapan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar apabila sesuai dan tidak bertentangan dengan pernyataan sebelumnya. Aturan yang dipakai adalah logika berpikir atau berpikir logis. Sementara itu teori korenspondensi berasumsi bahwa sebuah pernyataan dipandang benar apabila sesuai dengan kenyataan (fakta atau realita). Untuk menemukan kebenaran yang logis dan didukung oleh fakta, maka harus dilakukan penelitian terlebih dahulu. Inilah hakikat penelitian sebagai kegiatan ilmiah atau sebagai proses the acquisition of knowledge (Hughes dan Lavery, 2008). Dalam melaksanakan penelitian tentu harus dimulai dengan menyusun proposal. Selain berfungsi sebagai realisasi atau penuangan gagasan agar dapat dipahami oleh orang lain, proposal juga menjadi acuan dan arah dalam kegiatan penelitian. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting, memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dan isu-isu utama, dan metodologi yang sudah baik. Kualitas proposal riset tidak hanya tergantung pada kualitas proyek yang diusulkan, tetapi juga pada kualitas penulisan proposal. Sebuah proyek penelitian yang baik dapat melakukan risiko penolakan hanya karena usulan tersebut ditulis dengan buruk. Oleh karena itu, penulisan proposal penelitian harus baik, benar, jelas dan menarik.

II.

RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan sebelumnya,

permasalahan yang muncul adalah bagaimana cara menyusun dan menulis proposal penelitian?

1

Penyusunan Proposal Penelitian

Drs. Ph. Langkah Sembiring. HASIL YANG DICAPAI Hasil yang dapat dicapai dari penulisan makalah ini adalah mahasiswa mampu untuk memahami cara menyusun proposal penelitian dengan baik dan sistematis serta mampu mengaplikasikannya dalam penulisan proposal penelitian. V. 2 Penyusunan Proposal Penelitian . IV. TUJUAN Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mempelajari cara menyusun proposal penelitian. CARA MENCAPAI TUJUAN Cara untuk memenuhi tujuan dari penulisan makalah ini adalah dengan melakukan kajian pustaka yang berasal dari buku.III. M. jurnal dan informasi dari internet serta melakukan konsultasi dengan Prof.Sc.D..

Proposal penelitian dapat membantu memberi arah pada peneliti agar mampu menekan kesalahan yang mungkin terjadi selama proses penelitian berlangsung.BAB II PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN I. 1997. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. Penelitian dilakukan dengan urutan dan prosedur tertentu. Untuk itu diperlukan proposal sebagai bentuk perencanaan penelitian. memiliki kompetensi dan rencana kerja untuk menyelesaikannya. Kebaruan dan pentingnya penelitian (mengapa harus dilakukan) (Hailman dan Strier. proposal penelitian harus mengandung semua elemen kunci yang terlibat dalam proses penelitian dan mencakup informasi yang cukup bagi pembaca untuk mengevaluasi studi yang diusulkan. Metode dan teknik untuk dipekerjakan (bagaimana hal itu akan dilakukan) 3. Sebuah proposal penelitian memiliki tiga poin utama.Para peneliti mengikuti cara seperti itu dalam penelitiannya. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting. Penelitian adalah proses yang sistematis. Penjelasan dari penelitian yang diajukan (apa yang akan dilakukan) 2. Sebuah proposal penelitian dimaksudkan untuk meyakinkan orang lain bahwa peneliti memiliki sebuah proyek penelitian yang berharga. Proposal mempunyai arti sangat penting bagi setiap peneliti dalam usaha mempercepat. lengkap dan tepat. yaitu: 1. memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dari isu-isu utama. proses serta penyusunan laporan penelitian. 3 Penyusunan Proposal Penelitian . Proposal penelitian harus dibuat sistematis dan logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang mudah dipahami dan diikuti.). meningkatkan dan menjaga kualitas hasil penelitian. akan mempercepat pelaksanaan. dan metodologi yang sudah baik. Pada umumnya. Jika proposal penelitian sudah disusun secara sistematis. PROPOSAL PENELITIAN Penyusunan proposal atau usulan penelitian merupakan langkah awal yang harus dilakukan peneliti sebelum memulai kegiatan penelitian.

Keseluruhan isi yang dimuat dalam proposal penelitian pada dasarnya adalah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: Why What How Where When Who : Mengapa penelitian tersebut dilaksanakan? : Apa yang akan diteliti? : Bagaimana penelitian dilaksanakan? : Dimana penelitian dilaksanakan? : Kapan penelitian dilaksanakan? : Siapa yang terlibat dalam kegiatan penelitian? Sebelum mengungkap secara detail bagian-bagian (isi) sutau proposal perlu dikemukakan garis-garis besar proposal (McMilan. singkat.jelas.mengembangkan timeline. anggaran dan sumber daya yang akan diperlukan. I. metodologi.tujuan. tinjauan pustaka.ide-ide untuk dianalisis. 4 Penyusunan Proposal Penelitian . abstrak. merumuskan masalah. dan lampiran. JUDUL/TEMA Judul mencerminkan topik dan tujuan penelitian. II. 2001).Penulisan abstrak harus padat.2012).format. Garis besar penulisan proposal penelitian terdiri dari judul. desain penelitian. daftar pustaka. Judul harus dibuat sesuai dengan keseluruhan isi.cara kerja dan analisis data.ruang lingkup penelitian. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam pengembangan proposal penelitian yang akan dibuat menurut Roundtree dan Laing (1996) meliputi beberapa proses yaitu memilih topik. ABSTRAK Abstrak merupakan uraian singkat dari latar belakang.keluaran yang diharapkan.tujuan penelitian. pendahuluan. Kata kunci harus dicantumkan yang biasanya terdiri atas 4–5 kata (Trihono. metodologi penelitian. mengusulkan suatu pendekatan untuk analisis data. informatif dan dihindari kata – kata kabur (contoh : beberapa). kurang lebih 250-300 kata. yang menggambarkan secara cepat dan tepat kepada pembaca ide dan gagasan dari penelitian yang akan dilaksanakan. singkat dan jelas. Judul ditetapkan setelah mengetahui permasalahan dengan tuntas.

Latar belakang masalah diharapkan dapat memberikan wawasan kepada pembaca agar mengetahui. II.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian adalah pernyataan – pernyataan harapan yang ingin dicapai atau diketahui melalui penelitian. Hipotesis berfungsi memberikan batasan jangkauan penelitian. 3. Asumsi yang diberikan bertujuan untuk melengkapi teori dan fakta empirik tersebut agar dapat menjawab permasalahan.Teori yang sudah pasti. II. Hipotesis yang baik adalah hipotesis yang sesuai dengan permasalahan.4 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian dapat berupa informasi. sederhana dan dapat diuji. ( Soedijiono. sebagai panduan dalam pengujian dan memfokuskan fakta. dan pemilihan rancangan penelitian. Fakta empirik atau informasi yang diketahui dari penelitian terdahulu. Tujuan penelitian harus konsisten terhadap masalah penelitian.III.Konsep atau teori imajinatif peneliti. 2008) 5 Penyusunan Proposal Penelitian . Karena akan lebih mudah diperoleh sifat tajam dan spesifikasi inti yang diteliti. PENDAHULUAN II. data atau koefisien dari penelitian tersebut.1 Latar Belakang Masalah Menjelaskan atau menguraikan beberapa alasan teoritis tentang pentingnya judul atau tema tersebut harus diteliti.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah harus jelas yang berisi kerangka teori untuk perumusan hipotesis. II.5 Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan. memahami fakta melalui prosedur ilmiah. 2. yang berkaitan dengan permasalahan dan penelitian yang dihadapi. berdasarkan landasan teori. II. Contohnya : perkembangan ilmu dan pengetahuan serta kepentingan masyarakat pada umumnya. Ada beberapa unsur yang mendasari hipotesis yaitu : 1. Perumusan masalah sebaiknya dalam kalimat tanya.

seperti curriculum vitae. 2008) VII. dan jurnal-jurnal yang dikutip langsung 2. pengumpulan data. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan philosofi dari proses penelitian.Buku-buku. Kajian pustaka berfungsi sebagai hasil kerangka pemikiran. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka merupakan penelusuran kepustakaan yang relevan menunjang penelitian. majalah-majalah dan jurnal-jurnal yang tidak langsung dikutip. penentuan jenis data dan sumber data yang digunakan. majalah-majalah. 2008) 6 Penyusunan Proposal Penelitian .IV. Lampiran merupakan pelengkap dari temuan-temuan hasil penelitian ( Soedijiono. menjelaskan proses pengumpulan data yang dilakukan. Dalam metodologi penelitian terkandung alasan pemilihan metode tentang penentuan lokasi. ( Soedijiono. pengolahan data dan analisis data. tetapi sangat banyak mengilhami pola berpikir penulis dalam masalah yang diteliti. LAMPIRAN Lampiran data atau informasi yang menguatkan isi atau proposal penelitian yang diajukan.alokasi waktu penelitian. laporan-laporan. laporan-laporan.anggaran dana penelitian.dan penataran yang berhubungan dengan masalah penelitian. DAFTAR PUSTAKA Ada dua bentuk baku laporan atau jurnal yang dapat dimasukkan dalam daftar pustaka yaitu: 1. ( Soedijiono. pemilihan responden atau penarikan contoh sumber informasi . 2008) V. ( Soedijiono. yaitu penjelasan hubungan – hubungan antar variable melalui model – model atau bagan (diagram).Buku-buku. 2008) VI.

belanja perjalanan. Deskripsi Teoretik 7 Penyusunan Proposal Penelitian . penyusunan kuesioner.1 Anggaran Dana Penelitian Rencana anggaran dapat disusun berdasarkan jenis pengeluaran yaitu gaji atau upah . pelaksanaan penelitian. I PENDAHULUAN A. yaitu: 1.Jadwal disesuaikan dengan peneliti. bahan. Uraian kegiatan perlu dituliskan secara berurutan mulai dari persiapan.alat-alat. pengolahan dan analisis data.Rencana anggaran harus mencakup semua tahapan kerja seperti yang diuraikan dalam rincian prosedur kerja. PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF Proposal penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang lebih menekankan makna terhadap hubungannya dengan penafsiran angka-angka statistik. belanja jasa profesi (untuk nara sumber paket meeting lintas sektor) VII. Perumusan Masalah E. KERANGKA BERPIKIR.bukan makna secara kultural.VII. Penelitian kuantitatif memerlukan adanya hipotesis dan pengujiannya yang kemudian akan menentukan tahapan-tahapan berikutnya. Latar Belakang Masalah B.baik itu jadwal bulanan. Pembatasan Masalah D.seperti penentuan teknik analisa dan formula statistik yang akan digunakan.ataupun mingguan.pengadaan bahan dan alat. II. persiapan lapangan. Kegunaan/Manfaat Penelitian II DESKRIPSI TEORI. Identifikasi Masalah C. proposal penelitian kuantitatif dapat dikemas dalam sistematika penulisan sebagai berikut. Tujuan Penelitian F.dan transportasi. dan pembuatan laporan. MACAM-MACAM PROPOSAL Menurut McMillan dan Schumacher (2001) Proposal penelitian terbagi menjadi empat macam berdasarkan jenis penelitiannya. yang terdiri dari belanja honor output kegiatan. Sebagai acuan.2 Alokasi Waktu Penelitian Jadwal kegiatan biasanya disajikan dalam bentuk tabel yang berisi uraian kegiatan yang akan dilaksanakan. belanja bahan.rasional. DAN HIPOTESIS PENELITIAN A.

Penelitian kuantitatif proposalnya spesifik dan sudah baku sedangkan proposal kualitatif masih bersifat umum dan sementara. perencanaan. tujuan dan pengalaman sehingga terlihat adanya kesenjangan yang merupakan 8 Penyusunan Proposal Penelitian .B. Sumber Data E. Teknik Pengumpulan Data F. Latar Belakang Masalah Dalam penelitian kualitatif masalah ini bersifat sementara. Metode Penelitian B. namun perlu dikemukakan dalam proposal penelitian. Tujuan Penelitian E. Fokus Penelitian C. Tempat Penelitian C. dan mengandung pola fikir induktif. Hipotesis Penelitian III METODOLOGI PENELITIAN A. Kerangka Berpikir C. penuh makna. Teknik Analisis Data G. Populasi dan Sampel D. PENDAHULUAN A. Kegunaan/ Manfaat Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III PROSEDUR PENELITIAN A. Pengujian Keabsahan Data JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGGARAN BIAYA PENELITIAN I.Garis-garis besar isi proposal penelitian kualitatif menurut McMillan & Schumacher (2001) menjelaskan sebagai berikut: JUDUL PENELITIAN I PENDAHULUAN A. Instrumen Penelitian 2. Latar Belakang Masalah B. Masalah merupakan penyimpangan antara yang diharapkan dengan apa yang terjadi. Instrumen Penelitian D. Tempat dan Waktu Penelitian C. PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF Penelitian kualitatif didasari oleh asumsi bahwa realitas adalah sesuatu yang kompleks. Rumusan Masalah D. dinamis. Dalam latar belakang masalah ini perlu dikemukakan gambaran keadaan yang sedang terjadi yang dikaitkan dengan kebijakan. teori. Metode Penelitian B.

Dengan demikian. Fokus masalah dalam penelitian ini masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian dilapangan. atau bagaimana. Dari pertanyaan yang muncul tergambar subtansi masalah yang akan terkait dengan jenis penelitian tertentu.masalah. dan ketidaklaziman. dalam mengidentifikasi masalah dapat muncul pertanyaan yang terkait dengan apa(kah). ketidakcukupan. tidak sama dengan kenyataan. Oleh karenanya. Fokus Masalah Seperti langkah penelitian pada umumnya. salah satu tahapan yang dirasakan sulit dalam melakukan penelitian adalah mengidentifikasi masalah. Masalah yang berbentuk data dapat diperoleh melalui studi pendahuluan. dirasakan. Rumusan masalah merupakan pertanyaan yang jawabannya akan dicari dalam penelitian. Atas dasar prinsip masalah tersebut. Jika suatu permasalahan belum dapat diatasi maka diperlukan suatu penelitian. pengalaman. C. ketidaksesuaian. referensi dan disarankan oleh orang yang dianggap ahli. dipikirkan. Rumusan masalah ini tidak berkenaan dengan variabel yang spesifik melainkan lebih bersifat makro. uraian dalam latar belakang masalah adalah menjawab pertanyaan mengapa penelitian ini dilakukan. mengapa. atau pernyataan orang-orang yang dianggap telah memiliki kredibilitas dalam bidangnya. Pada penelitian kuantitatif fokus masalah ini sama dengan pembatasan masalah. Di dalam penelitian sebaiknya seorang peneliti melakukan identifikasi masalah dengan mengungkapkan semua permasalahan yang terkait dengan bidang yang akan ditelitinya. 9 Penyusunan Proposal Penelitian . Pada penelitian kualitatif fokus masalah ini berdasarkan pada studi pendahuluan. berpikir. Fenomena masalah tersebut terjadi atau ada karena adanya sesuatu yang diharapkan. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan fokus masalah maka dibuatlah rumusan masalah. Secara umum suatu masalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang bertanya-tanya. pencermatan dokumen laporan penelitian. B. ketimpangan. dan berupaya menemukan kebenaran. masalah cenderung menggambarkan adanya suatu fenomena seperti kesenjangan. dan dapat mengambil manfaatnya. Rumusan masalah ini merupakan panduan awal bagi peneliti untuk melakukan penjelajahan pada obyektif yang diteliti.

tujuan penelitian ini juga masih bersifat sementara dan akan terus berkembang selama penelitian dilakukan. Tujuan Penelitian Secara umum tujuan penelitian adalah menemukan. kemutakhiran. kompleks. Semakin banyak fokus penelitian yang ditetapkan maka akan Semakin banyak teori yang dikemukakan. memprediksikan atau mengendalikan suatu gejala. Selain itu peneliti juga 10 Penyusunan Proposal Penelitian . II. Materi dapat diambil dari mulai yang sederhana menuju yang kompleks atau langsung berkaitan dengan kajian sosial budaya yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. holistik. dinamis dan penuh makna sehingga tidak mungkin data pada situasi sosial tersebut disaring dengan menggunakan metode kuantitatif. PROSEDUR PENELITIAN A. E. Metode Penelitian Pada bagian ini perlu dijelaskan kenapa penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif. Pada umumnya peneliti menggunakan metode ini karena permasalahan belum jelas. Validasi awal bagi peneliti kualitatif adalah sejauh mana kemampuan peneliti mendeskripsikan teori-teori yang terkait dengan bidang serta konteks sosial yang diteliti. Dengan metode kualitatif peneliti dapat menemukan pemahaman yang luas dan mendalam terhadap situasi sosial yang kompleks. Dalam penelitian kualitatif. Terdapat tiga kriteria terhadap teori yang digunakan sebagai landasan dalam penelitian yaitu relevansi. dan keaslian. teori yang dikembangkan masih bersifat sementara dan akan berkembang selama penelitian dilakukan. mengembangkan dan membuktikan pengetahuan.D. Penelitian dapat memahami interaksi dalam situasi tersebut sehingga ditemukan hipotesis dan pola hubungan yang akhirnya dapat dikembangkan menjadi suatu teori. Namun demikian. Bila peneliti dapat menemukan suatu teori maka akan berguna untuk menjelaskan. Manfaat Penelitian Dalam penelitian kualitatif manfaat penelitian lebih bersifat teoretis. III. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka pembahasannya lebih difokuskan pada informasi sekitar permasalahan penelitian yang hendak diteliti.

berusaha memahami situasi sosial secara mendalam. Proses analisis bersifat induktif yaitu mengumpulkan informasi-informasi khusus menjadi satu kesatuan. Hasil analisis disajikan dalam bentuk diagram. Deskripsi tentang lokasi lebih menjelaskan tentang karakteristik khusus lokasi dibandingkan dengan lokasi lainnya. Penentuan sampel sumber data pada proposal masih bersifat sementara. Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian kualitatif ada beberapa teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan. dan lain-lain. Sumber Data Dalam penelitian kualitatif sampel sumber data dipilih secara purposive. bentuk format pencatatan. dll. dokumen yang diharapkan bisa dikumpulkan. perkiraan lama waktu pengumpulan data. Instrumen Penelitian Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen kunci adalah peneliti itu sendiri atau anggota tim peneliti. C. pemberian kode pada topik-topik penting. menemukan pola. membuat kategori dan mencari pola. Dalam penelitian ini sering sample diminta menunjukan orang lain yang bisa memberikan informasi tambahan. menggambarkan fenomena sosial dan proses yang terdapat dalam rumusan masalah. Pada tahap ini dijelaskan lebih spesifik strategi dari tahap-tahap observasi. bentuk wawancara. Pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui pembuatan catatan lapangan. Disini perlu dijelaskan siapa yang akan menjadi instrumen penelitian dan instrumen tambahan setelah permasalahan dan fokus masalah jelas. tabel. D. 11 Penyusunan Proposal Penelitian . hipotesis dan teori. Pada tahap awal yang dijadikan sampel adalah sumber yang dapat memberikan informasi dan mampu menjembatani kemana saja peneliti akan melakukan pengumpulan data. studi dokumentasi dan gabungan ketiganya (triagulasi). wawancara secara mendalam. F. peneliti mendeskripsikan kecocokan tempat penelitian dengan tujuan penelitian. grafik profil. B. Tempat Penelitian Ketika menjelaskan tentang tempat penelitian. Teknik Analisis Data Dalam penelitian kualitatif analisis data dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data. E.

uji transferabilitas (validasi eksternal).baru setelah itu merumuskan masalah.Dalam penelitian evaluatif peneliti terlebih dahulu menuliskan tujuan penelitian yang mengacu pada tujuan program.Secara garis besar format penyusunan proposal penelitian evaluatif adalah sebagai berikut. uji dependabilitas (reliabilitas). Pengujian Keabsahan Data Di bagian ini dijelaskan tentang uji keabsahan data yang meliputi uji kredibilitas data (validasi internal). PROPOSAL PENELITIAN EVALUATIF Proposal penelitian evaluatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi hasil suatu penelitian yang pernah ada sebelumnya. Manfaat Hasil Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III METODE PENELITIAN JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGARAN BIAYA PENELITIAN 12 Penyusunan Proposal Penelitian . Tujuan Penelitian D. I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah B. Rumusan masalah E. dan uji komfirmabilitas (obyektiftivitas) 3. Tujuan Program C.G.

intisari (abstrak). lampiran yang berisi anggaran dana penelitian dan alokasi waktu penelitian. Setelah semua tahapan telah dilakukan baru kemudian menyusun proposal dengan format sebagai berikut : judul. metode penelitian. jenis penelitian. daftar pustaka. daftar isi.halaman pengesahan. pengantar. kajian pustaka.BAB III SIMPULAN Berdasarkan kajian pustaka yang telah ada dapat disimpulkan bahwa terlebih dahulu sebelum memulai menulis proposal kita harus menentukan judul penelitian. 13 Penyusunan Proposal Penelitian .subyek penelitian dan metode penelitian. obyek penelitian.

DAFTAR PUSTAKA Anonim. 2004. Jakarta Kuliah: “Metode Riset Bisnis”. and Schumacher. UK. Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional. Planning Proposing and Presenting Science Effectively: A Guide for Graduate Students and Researchers in the Behavioral Sciences and Biology. J. 2001. Boston.Protokol. Departemen Pendidikan Nasional.New York.Pp : 302 Soedijono.44 Hailman. 7-49 Dharma. Halaman : 1. S.Pp : 292 Trihono. 14 Penyusunan Proposal Penelitian . Halaman : 6. Penyusunan Proposal Penelitian. Panduan Penyusunan Proposal. Pp : 128 McMillan. 1990. New York. A Short Guide to Writing About Biology. Suplemen Gunadarma. Plenum Press. Inc.H.S. Jakarta. Cambridge. MA. 2008. Hal. Universitas Smith. JP. 2008.. Graduate Research: A Guide for Students in the Sciences. RV. Pechenik. Penyusunan Proposal Penelitian. JA.11. dan Laporan Akhir Penelitian. Jakarta.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2012. Cambridge University Press.Jakarta. Longman. and KB Strier. Research in Education. 1997. Pearson Education Inc. 2008.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.