P. 1
pembuatan proposal

pembuatan proposal

|Views: 32|Likes:
Published by Ummi Mahmudah
cara pembuatan proposal
cara pembuatan proposal

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Ummi Mahmudah on Apr 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2013

pdf

text

original

BAB I PENGANTAR

I.

LATAR BELAKANG’

Penelitian merupakan suatu bentuk kegiatan ilmiah untuk mendapatkan pengetahuan atau kebenaran. Ada dua teori kebenaran pengetahuan, yaitu teori koherensi dan korespondensi. Teori koherensi beranggapan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar apabila sesuai dan tidak bertentangan dengan pernyataan sebelumnya. Aturan yang dipakai adalah logika berpikir atau berpikir logis. Sementara itu teori korenspondensi berasumsi bahwa sebuah pernyataan dipandang benar apabila sesuai dengan kenyataan (fakta atau realita). Untuk menemukan kebenaran yang logis dan didukung oleh fakta, maka harus dilakukan penelitian terlebih dahulu. Inilah hakikat penelitian sebagai kegiatan ilmiah atau sebagai proses the acquisition of knowledge (Hughes dan Lavery, 2008). Dalam melaksanakan penelitian tentu harus dimulai dengan menyusun proposal. Selain berfungsi sebagai realisasi atau penuangan gagasan agar dapat dipahami oleh orang lain, proposal juga menjadi acuan dan arah dalam kegiatan penelitian. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting, memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dan isu-isu utama, dan metodologi yang sudah baik. Kualitas proposal riset tidak hanya tergantung pada kualitas proyek yang diusulkan, tetapi juga pada kualitas penulisan proposal. Sebuah proyek penelitian yang baik dapat melakukan risiko penolakan hanya karena usulan tersebut ditulis dengan buruk. Oleh karena itu, penulisan proposal penelitian harus baik, benar, jelas dan menarik.

II.

RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan sebelumnya,

permasalahan yang muncul adalah bagaimana cara menyusun dan menulis proposal penelitian?

1

Penyusunan Proposal Penelitian

HASIL YANG DICAPAI Hasil yang dapat dicapai dari penulisan makalah ini adalah mahasiswa mampu untuk memahami cara menyusun proposal penelitian dengan baik dan sistematis serta mampu mengaplikasikannya dalam penulisan proposal penelitian. IV. Langkah Sembiring..D. Ph. jurnal dan informasi dari internet serta melakukan konsultasi dengan Prof.III.Sc. CARA MENCAPAI TUJUAN Cara untuk memenuhi tujuan dari penulisan makalah ini adalah dengan melakukan kajian pustaka yang berasal dari buku. Drs. V. 2 Penyusunan Proposal Penelitian . TUJUAN Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mempelajari cara menyusun proposal penelitian. M.

Sebuah proposal penelitian dimaksudkan untuk meyakinkan orang lain bahwa peneliti memiliki sebuah proyek penelitian yang berharga. Proposal penelitian harus dibuat sistematis dan logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang mudah dipahami dan diikuti. lengkap dan tepat. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting. proses serta penyusunan laporan penelitian.). Jika proposal penelitian sudah disusun secara sistematis. yaitu: 1. akan mempercepat pelaksanaan. 1997. Proposal mempunyai arti sangat penting bagi setiap peneliti dalam usaha mempercepat. Pada umumnya. PROPOSAL PENELITIAN Penyusunan proposal atau usulan penelitian merupakan langkah awal yang harus dilakukan peneliti sebelum memulai kegiatan penelitian. Metode dan teknik untuk dipekerjakan (bagaimana hal itu akan dilakukan) 3. meningkatkan dan menjaga kualitas hasil penelitian. Penjelasan dari penelitian yang diajukan (apa yang akan dilakukan) 2. Penelitian adalah proses yang sistematis.Para peneliti mengikuti cara seperti itu dalam penelitiannya. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. memiliki kompetensi dan rencana kerja untuk menyelesaikannya. Untuk itu diperlukan proposal sebagai bentuk perencanaan penelitian. Penelitian dilakukan dengan urutan dan prosedur tertentu. Sebuah proposal penelitian memiliki tiga poin utama. memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dari isu-isu utama. Proposal penelitian dapat membantu memberi arah pada peneliti agar mampu menekan kesalahan yang mungkin terjadi selama proses penelitian berlangsung. proposal penelitian harus mengandung semua elemen kunci yang terlibat dalam proses penelitian dan mencakup informasi yang cukup bagi pembaca untuk mengevaluasi studi yang diusulkan. Kebaruan dan pentingnya penelitian (mengapa harus dilakukan) (Hailman dan Strier.BAB II PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN I. dan metodologi yang sudah baik. 3 Penyusunan Proposal Penelitian .

ABSTRAK Abstrak merupakan uraian singkat dari latar belakang.ide-ide untuk dianalisis. yang menggambarkan secara cepat dan tepat kepada pembaca ide dan gagasan dari penelitian yang akan dilaksanakan.Penulisan abstrak harus padat.tujuan.Keseluruhan isi yang dimuat dalam proposal penelitian pada dasarnya adalah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: Why What How Where When Who : Mengapa penelitian tersebut dilaksanakan? : Apa yang akan diteliti? : Bagaimana penelitian dilaksanakan? : Dimana penelitian dilaksanakan? : Kapan penelitian dilaksanakan? : Siapa yang terlibat dalam kegiatan penelitian? Sebelum mengungkap secara detail bagian-bagian (isi) sutau proposal perlu dikemukakan garis-garis besar proposal (McMilan. anggaran dan sumber daya yang akan diperlukan. Judul harus dibuat sesuai dengan keseluruhan isi.format. informatif dan dihindari kata – kata kabur (contoh : beberapa). metodologi. mengusulkan suatu pendekatan untuk analisis data.keluaran yang diharapkan. Garis besar penulisan proposal penelitian terdiri dari judul.ruang lingkup penelitian. 2001). pendahuluan. abstrak. Judul ditetapkan setelah mengetahui permasalahan dengan tuntas.mengembangkan timeline. dan lampiran.cara kerja dan analisis data. kurang lebih 250-300 kata. I. tinjauan pustaka. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam pengembangan proposal penelitian yang akan dibuat menurut Roundtree dan Laing (1996) meliputi beberapa proses yaitu memilih topik. daftar pustaka. singkat. desain penelitian. metodologi penelitian. 4 Penyusunan Proposal Penelitian . Kata kunci harus dicantumkan yang biasanya terdiri atas 4–5 kata (Trihono. merumuskan masalah.2012). JUDUL/TEMA Judul mencerminkan topik dan tujuan penelitian. II.tujuan penelitian. singkat dan jelas.jelas.

II.4 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian dapat berupa informasi.III. PENDAHULUAN II.Konsep atau teori imajinatif peneliti.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah harus jelas yang berisi kerangka teori untuk perumusan hipotesis. Contohnya : perkembangan ilmu dan pengetahuan serta kepentingan masyarakat pada umumnya.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian adalah pernyataan – pernyataan harapan yang ingin dicapai atau diketahui melalui penelitian. 2008) 5 Penyusunan Proposal Penelitian . Hipotesis yang baik adalah hipotesis yang sesuai dengan permasalahan. berdasarkan landasan teori.Teori yang sudah pasti.5 Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan. Perumusan masalah sebaiknya dalam kalimat tanya. ( Soedijiono.1 Latar Belakang Masalah Menjelaskan atau menguraikan beberapa alasan teoritis tentang pentingnya judul atau tema tersebut harus diteliti. memahami fakta melalui prosedur ilmiah. dan pemilihan rancangan penelitian. Ada beberapa unsur yang mendasari hipotesis yaitu : 1. Fakta empirik atau informasi yang diketahui dari penelitian terdahulu. 2. sederhana dan dapat diuji. II. Tujuan penelitian harus konsisten terhadap masalah penelitian. II. sebagai panduan dalam pengujian dan memfokuskan fakta. Latar belakang masalah diharapkan dapat memberikan wawasan kepada pembaca agar mengetahui. yang berkaitan dengan permasalahan dan penelitian yang dihadapi. Karena akan lebih mudah diperoleh sifat tajam dan spesifikasi inti yang diteliti. 3. data atau koefisien dari penelitian tersebut. Asumsi yang diberikan bertujuan untuk melengkapi teori dan fakta empirik tersebut agar dapat menjawab permasalahan. Hipotesis berfungsi memberikan batasan jangkauan penelitian. II.

KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka merupakan penelusuran kepustakaan yang relevan menunjang penelitian. DAFTAR PUSTAKA Ada dua bentuk baku laporan atau jurnal yang dapat dimasukkan dalam daftar pustaka yaitu: 1. ( Soedijiono. ( Soedijiono. Kajian pustaka berfungsi sebagai hasil kerangka pemikiran. pemilihan responden atau penarikan contoh sumber informasi . Lampiran merupakan pelengkap dari temuan-temuan hasil penelitian ( Soedijiono. pengolahan data dan analisis data. majalah-majalah. ( Soedijiono. laporan-laporan. laporan-laporan.IV. 2008) V. 2008) VII. 2008) 6 Penyusunan Proposal Penelitian . 2008) VI. tetapi sangat banyak mengilhami pola berpikir penulis dalam masalah yang diteliti. penentuan jenis data dan sumber data yang digunakan.Buku-buku. majalah-majalah dan jurnal-jurnal yang tidak langsung dikutip.dan penataran yang berhubungan dengan masalah penelitian. menjelaskan proses pengumpulan data yang dilakukan.anggaran dana penelitian. pengumpulan data. yaitu penjelasan hubungan – hubungan antar variable melalui model – model atau bagan (diagram). seperti curriculum vitae. LAMPIRAN Lampiran data atau informasi yang menguatkan isi atau proposal penelitian yang diajukan. dan jurnal-jurnal yang dikutip langsung 2. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan philosofi dari proses penelitian.alokasi waktu penelitian. Dalam metodologi penelitian terkandung alasan pemilihan metode tentang penentuan lokasi.Buku-buku.

pelaksanaan penelitian. yang terdiri dari belanja honor output kegiatan.Rencana anggaran harus mencakup semua tahapan kerja seperti yang diuraikan dalam rincian prosedur kerja.baik itu jadwal bulanan. bahan.ataupun mingguan. belanja bahan. Identifikasi Masalah C.rasional. Kegunaan/Manfaat Penelitian II DESKRIPSI TEORI. I PENDAHULUAN A. pengolahan dan analisis data.VII. II.dan transportasi. Perumusan Masalah E. Penelitian kuantitatif memerlukan adanya hipotesis dan pengujiannya yang kemudian akan menentukan tahapan-tahapan berikutnya.bukan makna secara kultural.seperti penentuan teknik analisa dan formula statistik yang akan digunakan. persiapan lapangan.alat-alat.1 Anggaran Dana Penelitian Rencana anggaran dapat disusun berdasarkan jenis pengeluaran yaitu gaji atau upah .Jadwal disesuaikan dengan peneliti. Pembatasan Masalah D.pengadaan bahan dan alat.belanja perjalanan. yaitu: 1. MACAM-MACAM PROPOSAL Menurut McMillan dan Schumacher (2001) Proposal penelitian terbagi menjadi empat macam berdasarkan jenis penelitiannya. dan pembuatan laporan. Deskripsi Teoretik 7 Penyusunan Proposal Penelitian . Tujuan Penelitian F. Uraian kegiatan perlu dituliskan secara berurutan mulai dari persiapan. proposal penelitian kuantitatif dapat dikemas dalam sistematika penulisan sebagai berikut. Sebagai acuan.2 Alokasi Waktu Penelitian Jadwal kegiatan biasanya disajikan dalam bentuk tabel yang berisi uraian kegiatan yang akan dilaksanakan. Latar Belakang Masalah B. PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF Proposal penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang lebih menekankan makna terhadap hubungannya dengan penafsiran angka-angka statistik. penyusunan kuesioner. DAN HIPOTESIS PENELITIAN A. belanja jasa profesi (untuk nara sumber paket meeting lintas sektor) VII. KERANGKA BERPIKIR.

PENDAHULUAN A. Tempat dan Waktu Penelitian C. dinamis. teori. penuh makna. Tujuan Penelitian E. Rumusan Masalah D. Metode Penelitian B. Instrumen Penelitian D. Latar Belakang Masalah Dalam penelitian kualitatif masalah ini bersifat sementara. Kegunaan/ Manfaat Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III PROSEDUR PENELITIAN A. Kerangka Berpikir C. Masalah merupakan penyimpangan antara yang diharapkan dengan apa yang terjadi. Populasi dan Sampel D. perencanaan. Dalam latar belakang masalah ini perlu dikemukakan gambaran keadaan yang sedang terjadi yang dikaitkan dengan kebijakan. Hipotesis Penelitian III METODOLOGI PENELITIAN A. Teknik Pengumpulan Data F.Garis-garis besar isi proposal penelitian kualitatif menurut McMillan & Schumacher (2001) menjelaskan sebagai berikut: JUDUL PENELITIAN I PENDAHULUAN A. Teknik Analisis Data G. Pengujian Keabsahan Data JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGGARAN BIAYA PENELITIAN I. namun perlu dikemukakan dalam proposal penelitian. Instrumen Penelitian 2. Metode Penelitian B. Sumber Data E. Latar Belakang Masalah B. Fokus Penelitian C. dan mengandung pola fikir induktif. Penelitian kuantitatif proposalnya spesifik dan sudah baku sedangkan proposal kualitatif masih bersifat umum dan sementara. Tempat Penelitian C. PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF Penelitian kualitatif didasari oleh asumsi bahwa realitas adalah sesuatu yang kompleks.B. tujuan dan pengalaman sehingga terlihat adanya kesenjangan yang merupakan 8 Penyusunan Proposal Penelitian .

masalah. Fenomena masalah tersebut terjadi atau ada karena adanya sesuatu yang diharapkan. atau pernyataan orang-orang yang dianggap telah memiliki kredibilitas dalam bidangnya. C. dan dapat mengambil manfaatnya. Pada penelitian kualitatif fokus masalah ini berdasarkan pada studi pendahuluan. dirasakan. tidak sama dengan kenyataan. Oleh karenanya. masalah cenderung menggambarkan adanya suatu fenomena seperti kesenjangan. Fokus masalah dalam penelitian ini masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian dilapangan. dan ketidaklaziman. referensi dan disarankan oleh orang yang dianggap ahli. dipikirkan. 9 Penyusunan Proposal Penelitian . Atas dasar prinsip masalah tersebut. Di dalam penelitian sebaiknya seorang peneliti melakukan identifikasi masalah dengan mengungkapkan semua permasalahan yang terkait dengan bidang yang akan ditelitinya. dalam mengidentifikasi masalah dapat muncul pertanyaan yang terkait dengan apa(kah). Fokus Masalah Seperti langkah penelitian pada umumnya. mengapa. atau bagaimana. B. Dari pertanyaan yang muncul tergambar subtansi masalah yang akan terkait dengan jenis penelitian tertentu. Rumusan masalah merupakan pertanyaan yang jawabannya akan dicari dalam penelitian. dan berupaya menemukan kebenaran. Rumusan masalah ini tidak berkenaan dengan variabel yang spesifik melainkan lebih bersifat makro. Dengan demikian. ketidakcukupan. Jika suatu permasalahan belum dapat diatasi maka diperlukan suatu penelitian. ketimpangan. Masalah yang berbentuk data dapat diperoleh melalui studi pendahuluan. salah satu tahapan yang dirasakan sulit dalam melakukan penelitian adalah mengidentifikasi masalah. Pada penelitian kuantitatif fokus masalah ini sama dengan pembatasan masalah. pencermatan dokumen laporan penelitian. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan fokus masalah maka dibuatlah rumusan masalah. Rumusan masalah ini merupakan panduan awal bagi peneliti untuk melakukan penjelajahan pada obyektif yang diteliti. ketidaksesuaian. berpikir. uraian dalam latar belakang masalah adalah menjawab pertanyaan mengapa penelitian ini dilakukan. Secara umum suatu masalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang bertanya-tanya. pengalaman.

II. dan keaslian. Namun demikian. E. dinamis dan penuh makna sehingga tidak mungkin data pada situasi sosial tersebut disaring dengan menggunakan metode kuantitatif. III. Dengan metode kualitatif peneliti dapat menemukan pemahaman yang luas dan mendalam terhadap situasi sosial yang kompleks. Dalam penelitian kualitatif. Metode Penelitian Pada bagian ini perlu dijelaskan kenapa penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif. Manfaat Penelitian Dalam penelitian kualitatif manfaat penelitian lebih bersifat teoretis. kemutakhiran. Pada umumnya peneliti menggunakan metode ini karena permasalahan belum jelas. Terdapat tiga kriteria terhadap teori yang digunakan sebagai landasan dalam penelitian yaitu relevansi. tujuan penelitian ini juga masih bersifat sementara dan akan terus berkembang selama penelitian dilakukan. holistik. Semakin banyak fokus penelitian yang ditetapkan maka akan Semakin banyak teori yang dikemukakan. mengembangkan dan membuktikan pengetahuan. Validasi awal bagi peneliti kualitatif adalah sejauh mana kemampuan peneliti mendeskripsikan teori-teori yang terkait dengan bidang serta konteks sosial yang diteliti. Bila peneliti dapat menemukan suatu teori maka akan berguna untuk menjelaskan. Selain itu peneliti juga 10 Penyusunan Proposal Penelitian . memprediksikan atau mengendalikan suatu gejala. Materi dapat diambil dari mulai yang sederhana menuju yang kompleks atau langsung berkaitan dengan kajian sosial budaya yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. kompleks. Tujuan Penelitian Secara umum tujuan penelitian adalah menemukan. PROSEDUR PENELITIAN A. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka pembahasannya lebih difokuskan pada informasi sekitar permasalahan penelitian yang hendak diteliti. teori yang dikembangkan masih bersifat sementara dan akan berkembang selama penelitian dilakukan.D. Penelitian dapat memahami interaksi dalam situasi tersebut sehingga ditemukan hipotesis dan pola hubungan yang akhirnya dapat dikembangkan menjadi suatu teori.

Pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui pembuatan catatan lapangan. B. bentuk format pencatatan. Penentuan sampel sumber data pada proposal masih bersifat sementara. wawancara secara mendalam. menggambarkan fenomena sosial dan proses yang terdapat dalam rumusan masalah. F. Sumber Data Dalam penelitian kualitatif sampel sumber data dipilih secara purposive. C. studi dokumentasi dan gabungan ketiganya (triagulasi). dokumen yang diharapkan bisa dikumpulkan. peneliti mendeskripsikan kecocokan tempat penelitian dengan tujuan penelitian. dll. hipotesis dan teori. Pada tahap ini dijelaskan lebih spesifik strategi dari tahap-tahap observasi. Instrumen Penelitian Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen kunci adalah peneliti itu sendiri atau anggota tim peneliti. dan lain-lain. Proses analisis bersifat induktif yaitu mengumpulkan informasi-informasi khusus menjadi satu kesatuan. 11 Penyusunan Proposal Penelitian . D. Teknik Analisis Data Dalam penelitian kualitatif analisis data dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data. E. pemberian kode pada topik-topik penting. Tempat Penelitian Ketika menjelaskan tentang tempat penelitian. menemukan pola. membuat kategori dan mencari pola. Deskripsi tentang lokasi lebih menjelaskan tentang karakteristik khusus lokasi dibandingkan dengan lokasi lainnya. Pada tahap awal yang dijadikan sampel adalah sumber yang dapat memberikan informasi dan mampu menjembatani kemana saja peneliti akan melakukan pengumpulan data. Dalam penelitian ini sering sample diminta menunjukan orang lain yang bisa memberikan informasi tambahan. grafik profil. Disini perlu dijelaskan siapa yang akan menjadi instrumen penelitian dan instrumen tambahan setelah permasalahan dan fokus masalah jelas. bentuk wawancara. tabel. perkiraan lama waktu pengumpulan data. Hasil analisis disajikan dalam bentuk diagram.berusaha memahami situasi sosial secara mendalam. Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian kualitatif ada beberapa teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan.

Manfaat Hasil Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III METODE PENELITIAN JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGARAN BIAYA PENELITIAN 12 Penyusunan Proposal Penelitian . I PENDAHULUAN A.G. Tujuan Penelitian D. uji transferabilitas (validasi eksternal). Tujuan Program C. PROPOSAL PENELITIAN EVALUATIF Proposal penelitian evaluatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi hasil suatu penelitian yang pernah ada sebelumnya. Rumusan masalah E.Dalam penelitian evaluatif peneliti terlebih dahulu menuliskan tujuan penelitian yang mengacu pada tujuan program.Secara garis besar format penyusunan proposal penelitian evaluatif adalah sebagai berikut.baru setelah itu merumuskan masalah. uji dependabilitas (reliabilitas). Pengujian Keabsahan Data Di bagian ini dijelaskan tentang uji keabsahan data yang meliputi uji kredibilitas data (validasi internal). Latar Belakang Masalah B. dan uji komfirmabilitas (obyektiftivitas) 3.

intisari (abstrak). daftar pustaka.subyek penelitian dan metode penelitian.halaman pengesahan. pengantar. daftar isi. Setelah semua tahapan telah dilakukan baru kemudian menyusun proposal dengan format sebagai berikut : judul.BAB III SIMPULAN Berdasarkan kajian pustaka yang telah ada dapat disimpulkan bahwa terlebih dahulu sebelum memulai menulis proposal kita harus menentukan judul penelitian. lampiran yang berisi anggaran dana penelitian dan alokasi waktu penelitian. kajian pustaka. 13 Penyusunan Proposal Penelitian . obyek penelitian. jenis penelitian. metode penelitian.

dan Laporan Akhir Penelitian. Research in Education. Hal. Departemen Pendidikan Nasional. JA. Cambridge. Boston.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. and Schumacher.44 Hailman. J. Planning Proposing and Presenting Science Effectively: A Guide for Graduate Students and Researchers in the Behavioral Sciences and Biology. Inc.Protokol. Jakarta Kuliah: “Metode Riset Bisnis”. 2008. Jakarta. 2004. Halaman : 6. S. 1997. MA. 2001. JP. 2008.. 7-49 Dharma. Panduan Penyusunan Proposal. and KB Strier.DAFTAR PUSTAKA Anonim. 2012.Pp : 302 Soedijono. Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.H. Jakarta. Halaman : 1. Suplemen Gunadarma. Plenum Press. Penyusunan Proposal Penelitian.Pp : 292 Trihono. Cambridge University Press. Pearson Education Inc.Jakarta. 1990. 14 Penyusunan Proposal Penelitian . Pechenik. Pp : 128 McMillan. New York. 2008. Graduate Research: A Guide for Students in the Sciences.11. A Short Guide to Writing About Biology. UK.S. Universitas Smith.New York. Longman. RV. Penyusunan Proposal Penelitian.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->