BAB I PENGANTAR

I.

LATAR BELAKANG’

Penelitian merupakan suatu bentuk kegiatan ilmiah untuk mendapatkan pengetahuan atau kebenaran. Ada dua teori kebenaran pengetahuan, yaitu teori koherensi dan korespondensi. Teori koherensi beranggapan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar apabila sesuai dan tidak bertentangan dengan pernyataan sebelumnya. Aturan yang dipakai adalah logika berpikir atau berpikir logis. Sementara itu teori korenspondensi berasumsi bahwa sebuah pernyataan dipandang benar apabila sesuai dengan kenyataan (fakta atau realita). Untuk menemukan kebenaran yang logis dan didukung oleh fakta, maka harus dilakukan penelitian terlebih dahulu. Inilah hakikat penelitian sebagai kegiatan ilmiah atau sebagai proses the acquisition of knowledge (Hughes dan Lavery, 2008). Dalam melaksanakan penelitian tentu harus dimulai dengan menyusun proposal. Selain berfungsi sebagai realisasi atau penuangan gagasan agar dapat dipahami oleh orang lain, proposal juga menjadi acuan dan arah dalam kegiatan penelitian. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting, memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dan isu-isu utama, dan metodologi yang sudah baik. Kualitas proposal riset tidak hanya tergantung pada kualitas proyek yang diusulkan, tetapi juga pada kualitas penulisan proposal. Sebuah proyek penelitian yang baik dapat melakukan risiko penolakan hanya karena usulan tersebut ditulis dengan buruk. Oleh karena itu, penulisan proposal penelitian harus baik, benar, jelas dan menarik.

II.

RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan sebelumnya,

permasalahan yang muncul adalah bagaimana cara menyusun dan menulis proposal penelitian?

1

Penyusunan Proposal Penelitian

Ph. jurnal dan informasi dari internet serta melakukan konsultasi dengan Prof.Sc. V. IV.D.. TUJUAN Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mempelajari cara menyusun proposal penelitian. M. 2 Penyusunan Proposal Penelitian .III. Langkah Sembiring. CARA MENCAPAI TUJUAN Cara untuk memenuhi tujuan dari penulisan makalah ini adalah dengan melakukan kajian pustaka yang berasal dari buku. Drs. HASIL YANG DICAPAI Hasil yang dapat dicapai dari penulisan makalah ini adalah mahasiswa mampu untuk memahami cara menyusun proposal penelitian dengan baik dan sistematis serta mampu mengaplikasikannya dalam penulisan proposal penelitian.

Metode dan teknik untuk dipekerjakan (bagaimana hal itu akan dilakukan) 3. 1997. dan metodologi yang sudah baik. akan mempercepat pelaksanaan. Jika proposal penelitian sudah disusun secara sistematis. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting. lengkap dan tepat. yaitu: 1. Sebuah proposal penelitian memiliki tiga poin utama.). meningkatkan dan menjaga kualitas hasil penelitian. Penelitian adalah proses yang sistematis. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. PROPOSAL PENELITIAN Penyusunan proposal atau usulan penelitian merupakan langkah awal yang harus dilakukan peneliti sebelum memulai kegiatan penelitian. memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dari isu-isu utama. Proposal penelitian dapat membantu memberi arah pada peneliti agar mampu menekan kesalahan yang mungkin terjadi selama proses penelitian berlangsung.Para peneliti mengikuti cara seperti itu dalam penelitiannya. Pada umumnya. proses serta penyusunan laporan penelitian. Proposal penelitian harus dibuat sistematis dan logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang mudah dipahami dan diikuti. Sebuah proposal penelitian dimaksudkan untuk meyakinkan orang lain bahwa peneliti memiliki sebuah proyek penelitian yang berharga. Kebaruan dan pentingnya penelitian (mengapa harus dilakukan) (Hailman dan Strier.BAB II PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN I. memiliki kompetensi dan rencana kerja untuk menyelesaikannya. Penjelasan dari penelitian yang diajukan (apa yang akan dilakukan) 2. Penelitian dilakukan dengan urutan dan prosedur tertentu. proposal penelitian harus mengandung semua elemen kunci yang terlibat dalam proses penelitian dan mencakup informasi yang cukup bagi pembaca untuk mengevaluasi studi yang diusulkan. Untuk itu diperlukan proposal sebagai bentuk perencanaan penelitian. Proposal mempunyai arti sangat penting bagi setiap peneliti dalam usaha mempercepat. 3 Penyusunan Proposal Penelitian .

II.jelas. yang menggambarkan secara cepat dan tepat kepada pembaca ide dan gagasan dari penelitian yang akan dilaksanakan. desain penelitian. kurang lebih 250-300 kata. ABSTRAK Abstrak merupakan uraian singkat dari latar belakang.tujuan. merumuskan masalah. Kata kunci harus dicantumkan yang biasanya terdiri atas 4–5 kata (Trihono.format. anggaran dan sumber daya yang akan diperlukan. 4 Penyusunan Proposal Penelitian . singkat dan jelas.Penulisan abstrak harus padat. metodologi.keluaran yang diharapkan.ruang lingkup penelitian. 2001). tinjauan pustaka.2012).mengembangkan timeline. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam pengembangan proposal penelitian yang akan dibuat menurut Roundtree dan Laing (1996) meliputi beberapa proses yaitu memilih topik. Garis besar penulisan proposal penelitian terdiri dari judul. I. pendahuluan. singkat. Judul ditetapkan setelah mengetahui permasalahan dengan tuntas. daftar pustaka. abstrak. JUDUL/TEMA Judul mencerminkan topik dan tujuan penelitian.ide-ide untuk dianalisis. Judul harus dibuat sesuai dengan keseluruhan isi.Keseluruhan isi yang dimuat dalam proposal penelitian pada dasarnya adalah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: Why What How Where When Who : Mengapa penelitian tersebut dilaksanakan? : Apa yang akan diteliti? : Bagaimana penelitian dilaksanakan? : Dimana penelitian dilaksanakan? : Kapan penelitian dilaksanakan? : Siapa yang terlibat dalam kegiatan penelitian? Sebelum mengungkap secara detail bagian-bagian (isi) sutau proposal perlu dikemukakan garis-garis besar proposal (McMilan. dan lampiran. metodologi penelitian.tujuan penelitian. informatif dan dihindari kata – kata kabur (contoh : beberapa). mengusulkan suatu pendekatan untuk analisis data.cara kerja dan analisis data.

Latar belakang masalah diharapkan dapat memberikan wawasan kepada pembaca agar mengetahui. Hipotesis berfungsi memberikan batasan jangkauan penelitian.5 Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan. memahami fakta melalui prosedur ilmiah. II. II.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian adalah pernyataan – pernyataan harapan yang ingin dicapai atau diketahui melalui penelitian.4 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian dapat berupa informasi. sebagai panduan dalam pengujian dan memfokuskan fakta. Contohnya : perkembangan ilmu dan pengetahuan serta kepentingan masyarakat pada umumnya. II. yang berkaitan dengan permasalahan dan penelitian yang dihadapi. sederhana dan dapat diuji. ( Soedijiono. 3. Tujuan penelitian harus konsisten terhadap masalah penelitian.Teori yang sudah pasti.III. Perumusan masalah sebaiknya dalam kalimat tanya.Konsep atau teori imajinatif peneliti.1 Latar Belakang Masalah Menjelaskan atau menguraikan beberapa alasan teoritis tentang pentingnya judul atau tema tersebut harus diteliti. data atau koefisien dari penelitian tersebut. Karena akan lebih mudah diperoleh sifat tajam dan spesifikasi inti yang diteliti. 2.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah harus jelas yang berisi kerangka teori untuk perumusan hipotesis. berdasarkan landasan teori. II. Ada beberapa unsur yang mendasari hipotesis yaitu : 1. Fakta empirik atau informasi yang diketahui dari penelitian terdahulu. Hipotesis yang baik adalah hipotesis yang sesuai dengan permasalahan. dan pemilihan rancangan penelitian. Asumsi yang diberikan bertujuan untuk melengkapi teori dan fakta empirik tersebut agar dapat menjawab permasalahan. PENDAHULUAN II. 2008) 5 Penyusunan Proposal Penelitian .

laporan-laporan.IV. 2008) VII. dan jurnal-jurnal yang dikutip langsung 2.Buku-buku. menjelaskan proses pengumpulan data yang dilakukan. 2008) V. penentuan jenis data dan sumber data yang digunakan.Buku-buku. ( Soedijiono. ( Soedijiono. Dalam metodologi penelitian terkandung alasan pemilihan metode tentang penentuan lokasi. LAMPIRAN Lampiran data atau informasi yang menguatkan isi atau proposal penelitian yang diajukan. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka merupakan penelusuran kepustakaan yang relevan menunjang penelitian. majalah-majalah.dan penataran yang berhubungan dengan masalah penelitian.alokasi waktu penelitian. pemilihan responden atau penarikan contoh sumber informasi . 2008) VI. Lampiran merupakan pelengkap dari temuan-temuan hasil penelitian ( Soedijiono. yaitu penjelasan hubungan – hubungan antar variable melalui model – model atau bagan (diagram). ( Soedijiono. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan philosofi dari proses penelitian. 2008) 6 Penyusunan Proposal Penelitian .anggaran dana penelitian. DAFTAR PUSTAKA Ada dua bentuk baku laporan atau jurnal yang dapat dimasukkan dalam daftar pustaka yaitu: 1. Kajian pustaka berfungsi sebagai hasil kerangka pemikiran. pengolahan data dan analisis data. majalah-majalah dan jurnal-jurnal yang tidak langsung dikutip. tetapi sangat banyak mengilhami pola berpikir penulis dalam masalah yang diteliti. pengumpulan data. laporan-laporan. seperti curriculum vitae.

seperti penentuan teknik analisa dan formula statistik yang akan digunakan. Uraian kegiatan perlu dituliskan secara berurutan mulai dari persiapan. Identifikasi Masalah C. penyusunan kuesioner. MACAM-MACAM PROPOSAL Menurut McMillan dan Schumacher (2001) Proposal penelitian terbagi menjadi empat macam berdasarkan jenis penelitiannya.belanja perjalanan. belanja jasa profesi (untuk nara sumber paket meeting lintas sektor) VII. dan pembuatan laporan. I PENDAHULUAN A.dan transportasi.rasional. Deskripsi Teoretik 7 Penyusunan Proposal Penelitian . Tujuan Penelitian F.baik itu jadwal bulanan. KERANGKA BERPIKIR.VII. proposal penelitian kuantitatif dapat dikemas dalam sistematika penulisan sebagai berikut. persiapan lapangan. Latar Belakang Masalah B. bahan. DAN HIPOTESIS PENELITIAN A. Kegunaan/Manfaat Penelitian II DESKRIPSI TEORI.bukan makna secara kultural.Jadwal disesuaikan dengan peneliti. pengolahan dan analisis data. Penelitian kuantitatif memerlukan adanya hipotesis dan pengujiannya yang kemudian akan menentukan tahapan-tahapan berikutnya. PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF Proposal penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang lebih menekankan makna terhadap hubungannya dengan penafsiran angka-angka statistik. belanja bahan.ataupun mingguan. Pembatasan Masalah D.alat-alat. yaitu: 1. Sebagai acuan.pengadaan bahan dan alat.2 Alokasi Waktu Penelitian Jadwal kegiatan biasanya disajikan dalam bentuk tabel yang berisi uraian kegiatan yang akan dilaksanakan. yang terdiri dari belanja honor output kegiatan. Perumusan Masalah E. pelaksanaan penelitian. II.1 Anggaran Dana Penelitian Rencana anggaran dapat disusun berdasarkan jenis pengeluaran yaitu gaji atau upah .Rencana anggaran harus mencakup semua tahapan kerja seperti yang diuraikan dalam rincian prosedur kerja.

Latar Belakang Masalah Dalam penelitian kualitatif masalah ini bersifat sementara. PENDAHULUAN A. Teknik Analisis Data G. dan mengandung pola fikir induktif. Latar Belakang Masalah B. Tempat dan Waktu Penelitian C. namun perlu dikemukakan dalam proposal penelitian. Metode Penelitian B. teori. PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF Penelitian kualitatif didasari oleh asumsi bahwa realitas adalah sesuatu yang kompleks. Masalah merupakan penyimpangan antara yang diharapkan dengan apa yang terjadi. Fokus Penelitian C. Penelitian kuantitatif proposalnya spesifik dan sudah baku sedangkan proposal kualitatif masih bersifat umum dan sementara. penuh makna. Sumber Data E. Hipotesis Penelitian III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat Penelitian C. Kegunaan/ Manfaat Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III PROSEDUR PENELITIAN A. Dalam latar belakang masalah ini perlu dikemukakan gambaran keadaan yang sedang terjadi yang dikaitkan dengan kebijakan. Pengujian Keabsahan Data JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGGARAN BIAYA PENELITIAN I. tujuan dan pengalaman sehingga terlihat adanya kesenjangan yang merupakan 8 Penyusunan Proposal Penelitian . dinamis.B. Instrumen Penelitian D. Rumusan Masalah D.Garis-garis besar isi proposal penelitian kualitatif menurut McMillan & Schumacher (2001) menjelaskan sebagai berikut: JUDUL PENELITIAN I PENDAHULUAN A. Teknik Pengumpulan Data F. Kerangka Berpikir C. Instrumen Penelitian 2. Tujuan Penelitian E. perencanaan. Metode Penelitian B. Populasi dan Sampel D.

Pada penelitian kualitatif fokus masalah ini berdasarkan pada studi pendahuluan. 9 Penyusunan Proposal Penelitian . Rumusan masalah merupakan pertanyaan yang jawabannya akan dicari dalam penelitian. Fenomena masalah tersebut terjadi atau ada karena adanya sesuatu yang diharapkan. dalam mengidentifikasi masalah dapat muncul pertanyaan yang terkait dengan apa(kah).masalah. Fokus masalah dalam penelitian ini masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian dilapangan. Oleh karenanya. pencermatan dokumen laporan penelitian. dan dapat mengambil manfaatnya. dan berupaya menemukan kebenaran. Fokus Masalah Seperti langkah penelitian pada umumnya. uraian dalam latar belakang masalah adalah menjawab pertanyaan mengapa penelitian ini dilakukan. pengalaman. ketimpangan. atau pernyataan orang-orang yang dianggap telah memiliki kredibilitas dalam bidangnya. Atas dasar prinsip masalah tersebut. dirasakan. Secara umum suatu masalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang bertanya-tanya. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan fokus masalah maka dibuatlah rumusan masalah. Dengan demikian. atau bagaimana. salah satu tahapan yang dirasakan sulit dalam melakukan penelitian adalah mengidentifikasi masalah. Masalah yang berbentuk data dapat diperoleh melalui studi pendahuluan. Pada penelitian kuantitatif fokus masalah ini sama dengan pembatasan masalah. Di dalam penelitian sebaiknya seorang peneliti melakukan identifikasi masalah dengan mengungkapkan semua permasalahan yang terkait dengan bidang yang akan ditelitinya. Dari pertanyaan yang muncul tergambar subtansi masalah yang akan terkait dengan jenis penelitian tertentu. tidak sama dengan kenyataan. Rumusan masalah ini merupakan panduan awal bagi peneliti untuk melakukan penjelajahan pada obyektif yang diteliti. ketidaksesuaian. Rumusan masalah ini tidak berkenaan dengan variabel yang spesifik melainkan lebih bersifat makro. ketidakcukupan. dan ketidaklaziman. Jika suatu permasalahan belum dapat diatasi maka diperlukan suatu penelitian. C. berpikir. dipikirkan. referensi dan disarankan oleh orang yang dianggap ahli. masalah cenderung menggambarkan adanya suatu fenomena seperti kesenjangan. B. mengapa.

Terdapat tiga kriteria terhadap teori yang digunakan sebagai landasan dalam penelitian yaitu relevansi. Bila peneliti dapat menemukan suatu teori maka akan berguna untuk menjelaskan.D. Penelitian dapat memahami interaksi dalam situasi tersebut sehingga ditemukan hipotesis dan pola hubungan yang akhirnya dapat dikembangkan menjadi suatu teori. Semakin banyak fokus penelitian yang ditetapkan maka akan Semakin banyak teori yang dikemukakan. PROSEDUR PENELITIAN A. kompleks. memprediksikan atau mengendalikan suatu gejala. Pada umumnya peneliti menggunakan metode ini karena permasalahan belum jelas. Namun demikian. dinamis dan penuh makna sehingga tidak mungkin data pada situasi sosial tersebut disaring dengan menggunakan metode kuantitatif. II. Metode Penelitian Pada bagian ini perlu dijelaskan kenapa penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif. tujuan penelitian ini juga masih bersifat sementara dan akan terus berkembang selama penelitian dilakukan. kemutakhiran. Dengan metode kualitatif peneliti dapat menemukan pemahaman yang luas dan mendalam terhadap situasi sosial yang kompleks. Validasi awal bagi peneliti kualitatif adalah sejauh mana kemampuan peneliti mendeskripsikan teori-teori yang terkait dengan bidang serta konteks sosial yang diteliti. Materi dapat diambil dari mulai yang sederhana menuju yang kompleks atau langsung berkaitan dengan kajian sosial budaya yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. E. Selain itu peneliti juga 10 Penyusunan Proposal Penelitian . Manfaat Penelitian Dalam penelitian kualitatif manfaat penelitian lebih bersifat teoretis. holistik. Dalam penelitian kualitatif. teori yang dikembangkan masih bersifat sementara dan akan berkembang selama penelitian dilakukan. dan keaslian. III. Tujuan Penelitian Secara umum tujuan penelitian adalah menemukan. mengembangkan dan membuktikan pengetahuan. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka pembahasannya lebih difokuskan pada informasi sekitar permasalahan penelitian yang hendak diteliti.

Tempat Penelitian Ketika menjelaskan tentang tempat penelitian. peneliti mendeskripsikan kecocokan tempat penelitian dengan tujuan penelitian. dll. Penentuan sampel sumber data pada proposal masih bersifat sementara. Sumber Data Dalam penelitian kualitatif sampel sumber data dipilih secara purposive. menggambarkan fenomena sosial dan proses yang terdapat dalam rumusan masalah. hipotesis dan teori. bentuk format pencatatan. menemukan pola. E. membuat kategori dan mencari pola. pemberian kode pada topik-topik penting. B. Pada tahap ini dijelaskan lebih spesifik strategi dari tahap-tahap observasi. C. Disini perlu dijelaskan siapa yang akan menjadi instrumen penelitian dan instrumen tambahan setelah permasalahan dan fokus masalah jelas. D. Pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui pembuatan catatan lapangan. Hasil analisis disajikan dalam bentuk diagram. Teknik Analisis Data Dalam penelitian kualitatif analisis data dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data. tabel. Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian kualitatif ada beberapa teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan. Pada tahap awal yang dijadikan sampel adalah sumber yang dapat memberikan informasi dan mampu menjembatani kemana saja peneliti akan melakukan pengumpulan data. Dalam penelitian ini sering sample diminta menunjukan orang lain yang bisa memberikan informasi tambahan.berusaha memahami situasi sosial secara mendalam. Deskripsi tentang lokasi lebih menjelaskan tentang karakteristik khusus lokasi dibandingkan dengan lokasi lainnya. 11 Penyusunan Proposal Penelitian . bentuk wawancara. Instrumen Penelitian Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen kunci adalah peneliti itu sendiri atau anggota tim peneliti. perkiraan lama waktu pengumpulan data. grafik profil. Proses analisis bersifat induktif yaitu mengumpulkan informasi-informasi khusus menjadi satu kesatuan. F. dan lain-lain. studi dokumentasi dan gabungan ketiganya (triagulasi). wawancara secara mendalam. dokumen yang diharapkan bisa dikumpulkan.

Pengujian Keabsahan Data Di bagian ini dijelaskan tentang uji keabsahan data yang meliputi uji kredibilitas data (validasi internal).Dalam penelitian evaluatif peneliti terlebih dahulu menuliskan tujuan penelitian yang mengacu pada tujuan program. I PENDAHULUAN A.baru setelah itu merumuskan masalah. Rumusan masalah E. uji dependabilitas (reliabilitas). dan uji komfirmabilitas (obyektiftivitas) 3. uji transferabilitas (validasi eksternal).G. Latar Belakang Masalah B. Manfaat Hasil Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III METODE PENELITIAN JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGARAN BIAYA PENELITIAN 12 Penyusunan Proposal Penelitian .Secara garis besar format penyusunan proposal penelitian evaluatif adalah sebagai berikut. PROPOSAL PENELITIAN EVALUATIF Proposal penelitian evaluatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi hasil suatu penelitian yang pernah ada sebelumnya. Tujuan Program C. Tujuan Penelitian D.

lampiran yang berisi anggaran dana penelitian dan alokasi waktu penelitian. metode penelitian. pengantar.BAB III SIMPULAN Berdasarkan kajian pustaka yang telah ada dapat disimpulkan bahwa terlebih dahulu sebelum memulai menulis proposal kita harus menentukan judul penelitian.subyek penelitian dan metode penelitian. Setelah semua tahapan telah dilakukan baru kemudian menyusun proposal dengan format sebagai berikut : judul. 13 Penyusunan Proposal Penelitian . intisari (abstrak).halaman pengesahan. kajian pustaka. jenis penelitian. daftar isi. obyek penelitian. daftar pustaka.

Inc.. A Short Guide to Writing About Biology. RV. 1990. Jakarta. 2008. Penyusunan Proposal Penelitian.Pp : 292 Trihono.S. Jakarta.44 Hailman.Jakarta. Penyusunan Proposal Penelitian. and Schumacher. Hal. Halaman : 6. Pechenik. Universitas Smith. S. Longman. 2001.Protokol.Pp : 302 Soedijono. Research in Education. JA. Cambridge.11. Pp : 128 McMillan. 2008. MA. Halaman : 1. New York. Panduan Penyusunan Proposal. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta Kuliah: “Metode Riset Bisnis”. Planning Proposing and Presenting Science Effectively: A Guide for Graduate Students and Researchers in the Behavioral Sciences and Biology. J. 7-49 Dharma. Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional. 1997.DAFTAR PUSTAKA Anonim.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2012. JP. Graduate Research: A Guide for Students in the Sciences. Suplemen Gunadarma. dan Laporan Akhir Penelitian. Plenum Press. 2008.New York. and KB Strier. Boston. Pearson Education Inc. UK.H. Cambridge University Press. 14 Penyusunan Proposal Penelitian . 2004.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful