BAB I PENGANTAR

I.

LATAR BELAKANG’

Penelitian merupakan suatu bentuk kegiatan ilmiah untuk mendapatkan pengetahuan atau kebenaran. Ada dua teori kebenaran pengetahuan, yaitu teori koherensi dan korespondensi. Teori koherensi beranggapan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar apabila sesuai dan tidak bertentangan dengan pernyataan sebelumnya. Aturan yang dipakai adalah logika berpikir atau berpikir logis. Sementara itu teori korenspondensi berasumsi bahwa sebuah pernyataan dipandang benar apabila sesuai dengan kenyataan (fakta atau realita). Untuk menemukan kebenaran yang logis dan didukung oleh fakta, maka harus dilakukan penelitian terlebih dahulu. Inilah hakikat penelitian sebagai kegiatan ilmiah atau sebagai proses the acquisition of knowledge (Hughes dan Lavery, 2008). Dalam melaksanakan penelitian tentu harus dimulai dengan menyusun proposal. Selain berfungsi sebagai realisasi atau penuangan gagasan agar dapat dipahami oleh orang lain, proposal juga menjadi acuan dan arah dalam kegiatan penelitian. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting, memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dan isu-isu utama, dan metodologi yang sudah baik. Kualitas proposal riset tidak hanya tergantung pada kualitas proyek yang diusulkan, tetapi juga pada kualitas penulisan proposal. Sebuah proyek penelitian yang baik dapat melakukan risiko penolakan hanya karena usulan tersebut ditulis dengan buruk. Oleh karena itu, penulisan proposal penelitian harus baik, benar, jelas dan menarik.

II.

RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan sebelumnya,

permasalahan yang muncul adalah bagaimana cara menyusun dan menulis proposal penelitian?

1

Penyusunan Proposal Penelitian

Sc.. Ph. jurnal dan informasi dari internet serta melakukan konsultasi dengan Prof. IV.III. M. TUJUAN Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mempelajari cara menyusun proposal penelitian. HASIL YANG DICAPAI Hasil yang dapat dicapai dari penulisan makalah ini adalah mahasiswa mampu untuk memahami cara menyusun proposal penelitian dengan baik dan sistematis serta mampu mengaplikasikannya dalam penulisan proposal penelitian. CARA MENCAPAI TUJUAN Cara untuk memenuhi tujuan dari penulisan makalah ini adalah dengan melakukan kajian pustaka yang berasal dari buku. Langkah Sembiring. 2 Penyusunan Proposal Penelitian .D. Drs. V.

proses serta penyusunan laporan penelitian. lengkap dan tepat. yaitu: 1. Penelitian adalah proses yang sistematis. 1997.BAB II PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN I. memiliki kompetensi dan rencana kerja untuk menyelesaikannya. dan metodologi yang sudah baik. Sebuah proposal penelitian memiliki tiga poin utama. Jika proposal penelitian sudah disusun secara sistematis. Proposal penelitian adalah gambaran secara rinci tentang proses yang akan dilakukan oleh peneliti untuk dapat memecahkan permasalahan penelitian. Proposal penelitian harus dibuat sistematis dan logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang mudah dipahami dan diikuti. Proposal penelitian dapat membantu memberi arah pada peneliti agar mampu menekan kesalahan yang mungkin terjadi selama proses penelitian berlangsung. Kebaruan dan pentingnya penelitian (mengapa harus dilakukan) (Hailman dan Strier. Sebuah proposal penelitian dimaksudkan untuk meyakinkan orang lain bahwa peneliti memiliki sebuah proyek penelitian yang berharga. akan mempercepat pelaksanaan. memiliki pemahaman yang baik dari literatur yang relevan dari isu-isu utama. 3 Penyusunan Proposal Penelitian . Penelitian dilakukan dengan urutan dan prosedur tertentu.Para peneliti mengikuti cara seperti itu dalam penelitiannya. Proposal harus memiliki informasi yang cukup untuk meyakinkan pembaca bahwa peneliti memiliki sebuah gagasan penelitian yang penting. meningkatkan dan menjaga kualitas hasil penelitian.). Proposal mempunyai arti sangat penting bagi setiap peneliti dalam usaha mempercepat. Pada umumnya. Untuk itu diperlukan proposal sebagai bentuk perencanaan penelitian. Metode dan teknik untuk dipekerjakan (bagaimana hal itu akan dilakukan) 3. PROPOSAL PENELITIAN Penyusunan proposal atau usulan penelitian merupakan langkah awal yang harus dilakukan peneliti sebelum memulai kegiatan penelitian. Penjelasan dari penelitian yang diajukan (apa yang akan dilakukan) 2. proposal penelitian harus mengandung semua elemen kunci yang terlibat dalam proses penelitian dan mencakup informasi yang cukup bagi pembaca untuk mengevaluasi studi yang diusulkan.

kurang lebih 250-300 kata. abstrak.tujuan. 2001).keluaran yang diharapkan. ABSTRAK Abstrak merupakan uraian singkat dari latar belakang. desain penelitian. anggaran dan sumber daya yang akan diperlukan.2012).tujuan penelitian. singkat. metodologi. dan lampiran. pendahuluan. singkat dan jelas.ide-ide untuk dianalisis. merumuskan masalah. mengusulkan suatu pendekatan untuk analisis data. yang menggambarkan secara cepat dan tepat kepada pembaca ide dan gagasan dari penelitian yang akan dilaksanakan. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam pengembangan proposal penelitian yang akan dibuat menurut Roundtree dan Laing (1996) meliputi beberapa proses yaitu memilih topik. tinjauan pustaka.Penulisan abstrak harus padat.Keseluruhan isi yang dimuat dalam proposal penelitian pada dasarnya adalah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: Why What How Where When Who : Mengapa penelitian tersebut dilaksanakan? : Apa yang akan diteliti? : Bagaimana penelitian dilaksanakan? : Dimana penelitian dilaksanakan? : Kapan penelitian dilaksanakan? : Siapa yang terlibat dalam kegiatan penelitian? Sebelum mengungkap secara detail bagian-bagian (isi) sutau proposal perlu dikemukakan garis-garis besar proposal (McMilan. informatif dan dihindari kata – kata kabur (contoh : beberapa).mengembangkan timeline. daftar pustaka. 4 Penyusunan Proposal Penelitian .ruang lingkup penelitian. Garis besar penulisan proposal penelitian terdiri dari judul.format.cara kerja dan analisis data. metodologi penelitian. Judul harus dibuat sesuai dengan keseluruhan isi. I. Kata kunci harus dicantumkan yang biasanya terdiri atas 4–5 kata (Trihono.jelas. II. Judul ditetapkan setelah mengetahui permasalahan dengan tuntas. JUDUL/TEMA Judul mencerminkan topik dan tujuan penelitian.

Tujuan penelitian harus konsisten terhadap masalah penelitian. Hipotesis berfungsi memberikan batasan jangkauan penelitian. data atau koefisien dari penelitian tersebut.4 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian dapat berupa informasi.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah harus jelas yang berisi kerangka teori untuk perumusan hipotesis. II. 2. Contohnya : perkembangan ilmu dan pengetahuan serta kepentingan masyarakat pada umumnya. yang berkaitan dengan permasalahan dan penelitian yang dihadapi. II. sebagai panduan dalam pengujian dan memfokuskan fakta. II. 2008) 5 Penyusunan Proposal Penelitian . Latar belakang masalah diharapkan dapat memberikan wawasan kepada pembaca agar mengetahui. Asumsi yang diberikan bertujuan untuk melengkapi teori dan fakta empirik tersebut agar dapat menjawab permasalahan. berdasarkan landasan teori. dan pemilihan rancangan penelitian. Karena akan lebih mudah diperoleh sifat tajam dan spesifikasi inti yang diteliti.5 Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan. Perumusan masalah sebaiknya dalam kalimat tanya. Ada beberapa unsur yang mendasari hipotesis yaitu : 1. II.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian adalah pernyataan – pernyataan harapan yang ingin dicapai atau diketahui melalui penelitian.III. Hipotesis yang baik adalah hipotesis yang sesuai dengan permasalahan.Konsep atau teori imajinatif peneliti.Teori yang sudah pasti. 3. Fakta empirik atau informasi yang diketahui dari penelitian terdahulu. memahami fakta melalui prosedur ilmiah. PENDAHULUAN II.1 Latar Belakang Masalah Menjelaskan atau menguraikan beberapa alasan teoritis tentang pentingnya judul atau tema tersebut harus diteliti. ( Soedijiono. sederhana dan dapat diuji.

DAFTAR PUSTAKA Ada dua bentuk baku laporan atau jurnal yang dapat dimasukkan dalam daftar pustaka yaitu: 1. LAMPIRAN Lampiran data atau informasi yang menguatkan isi atau proposal penelitian yang diajukan.Buku-buku. tetapi sangat banyak mengilhami pola berpikir penulis dalam masalah yang diteliti. ( Soedijiono. 2008) V. pengumpulan data. majalah-majalah.IV. 2008) 6 Penyusunan Proposal Penelitian . laporan-laporan. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan philosofi dari proses penelitian. 2008) VII. ( Soedijiono.anggaran dana penelitian. penentuan jenis data dan sumber data yang digunakan. majalah-majalah dan jurnal-jurnal yang tidak langsung dikutip. 2008) VI. Lampiran merupakan pelengkap dari temuan-temuan hasil penelitian ( Soedijiono. laporan-laporan. seperti curriculum vitae. Kajian pustaka berfungsi sebagai hasil kerangka pemikiran.Buku-buku. pengolahan data dan analisis data.dan penataran yang berhubungan dengan masalah penelitian. Dalam metodologi penelitian terkandung alasan pemilihan metode tentang penentuan lokasi. ( Soedijiono. dan jurnal-jurnal yang dikutip langsung 2. pemilihan responden atau penarikan contoh sumber informasi . KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka merupakan penelusuran kepustakaan yang relevan menunjang penelitian. yaitu penjelasan hubungan – hubungan antar variable melalui model – model atau bagan (diagram).alokasi waktu penelitian. menjelaskan proses pengumpulan data yang dilakukan.

I PENDAHULUAN A. proposal penelitian kuantitatif dapat dikemas dalam sistematika penulisan sebagai berikut. belanja jasa profesi (untuk nara sumber paket meeting lintas sektor) VII. Latar Belakang Masalah B. MACAM-MACAM PROPOSAL Menurut McMillan dan Schumacher (2001) Proposal penelitian terbagi menjadi empat macam berdasarkan jenis penelitiannya.rasional.ataupun mingguan. pelaksanaan penelitian.bukan makna secara kultural. yang terdiri dari belanja honor output kegiatan. Penelitian kuantitatif memerlukan adanya hipotesis dan pengujiannya yang kemudian akan menentukan tahapan-tahapan berikutnya.2 Alokasi Waktu Penelitian Jadwal kegiatan biasanya disajikan dalam bentuk tabel yang berisi uraian kegiatan yang akan dilaksanakan.VII. Tujuan Penelitian F. Perumusan Masalah E.seperti penentuan teknik analisa dan formula statistik yang akan digunakan.pengadaan bahan dan alat.Rencana anggaran harus mencakup semua tahapan kerja seperti yang diuraikan dalam rincian prosedur kerja. KERANGKA BERPIKIR.dan transportasi.Jadwal disesuaikan dengan peneliti. Kegunaan/Manfaat Penelitian II DESKRIPSI TEORI.belanja perjalanan. II. Sebagai acuan.baik itu jadwal bulanan.alat-alat. Uraian kegiatan perlu dituliskan secara berurutan mulai dari persiapan. DAN HIPOTESIS PENELITIAN A. yaitu: 1. belanja bahan. Pembatasan Masalah D. pengolahan dan analisis data. persiapan lapangan. dan pembuatan laporan. Deskripsi Teoretik 7 Penyusunan Proposal Penelitian . PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF Proposal penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang lebih menekankan makna terhadap hubungannya dengan penafsiran angka-angka statistik. Identifikasi Masalah C. bahan. penyusunan kuesioner.1 Anggaran Dana Penelitian Rencana anggaran dapat disusun berdasarkan jenis pengeluaran yaitu gaji atau upah .

Sumber Data E. tujuan dan pengalaman sehingga terlihat adanya kesenjangan yang merupakan 8 Penyusunan Proposal Penelitian . perencanaan. Teknik Pengumpulan Data F. Teknik Analisis Data G. Hipotesis Penelitian III METODOLOGI PENELITIAN A. Dalam latar belakang masalah ini perlu dikemukakan gambaran keadaan yang sedang terjadi yang dikaitkan dengan kebijakan. PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF Penelitian kualitatif didasari oleh asumsi bahwa realitas adalah sesuatu yang kompleks.B. Tempat Penelitian C. Kegunaan/ Manfaat Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III PROSEDUR PENELITIAN A.Garis-garis besar isi proposal penelitian kualitatif menurut McMillan & Schumacher (2001) menjelaskan sebagai berikut: JUDUL PENELITIAN I PENDAHULUAN A. Instrumen Penelitian 2. Masalah merupakan penyimpangan antara yang diharapkan dengan apa yang terjadi. dan mengandung pola fikir induktif. Penelitian kuantitatif proposalnya spesifik dan sudah baku sedangkan proposal kualitatif masih bersifat umum dan sementara. dinamis. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah B. Metode Penelitian B. Latar Belakang Masalah Dalam penelitian kualitatif masalah ini bersifat sementara. penuh makna. Tempat dan Waktu Penelitian C. Kerangka Berpikir C. Populasi dan Sampel D. Pengujian Keabsahan Data JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGGARAN BIAYA PENELITIAN I. Fokus Penelitian C. Metode Penelitian B. Instrumen Penelitian D. Rumusan Masalah D. namun perlu dikemukakan dalam proposal penelitian. teori. Tujuan Penelitian E.

dipikirkan. mengapa. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan fokus masalah maka dibuatlah rumusan masalah. dan berupaya menemukan kebenaran. uraian dalam latar belakang masalah adalah menjawab pertanyaan mengapa penelitian ini dilakukan. Di dalam penelitian sebaiknya seorang peneliti melakukan identifikasi masalah dengan mengungkapkan semua permasalahan yang terkait dengan bidang yang akan ditelitinya. B. Rumusan masalah ini merupakan panduan awal bagi peneliti untuk melakukan penjelajahan pada obyektif yang diteliti. Rumusan masalah ini tidak berkenaan dengan variabel yang spesifik melainkan lebih bersifat makro. Dengan demikian. Secara umum suatu masalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang bertanya-tanya. dan ketidaklaziman. Pada penelitian kualitatif fokus masalah ini berdasarkan pada studi pendahuluan.masalah. Dari pertanyaan yang muncul tergambar subtansi masalah yang akan terkait dengan jenis penelitian tertentu. 9 Penyusunan Proposal Penelitian . C. salah satu tahapan yang dirasakan sulit dalam melakukan penelitian adalah mengidentifikasi masalah. ketidakcukupan. Fokus masalah dalam penelitian ini masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian dilapangan. Masalah yang berbentuk data dapat diperoleh melalui studi pendahuluan. Pada penelitian kuantitatif fokus masalah ini sama dengan pembatasan masalah. Fokus Masalah Seperti langkah penelitian pada umumnya. pencermatan dokumen laporan penelitian. referensi dan disarankan oleh orang yang dianggap ahli. ketimpangan. berpikir. masalah cenderung menggambarkan adanya suatu fenomena seperti kesenjangan. Jika suatu permasalahan belum dapat diatasi maka diperlukan suatu penelitian. dan dapat mengambil manfaatnya. Oleh karenanya. dalam mengidentifikasi masalah dapat muncul pertanyaan yang terkait dengan apa(kah). dirasakan. Fenomena masalah tersebut terjadi atau ada karena adanya sesuatu yang diharapkan. ketidaksesuaian. pengalaman. atau bagaimana. Atas dasar prinsip masalah tersebut. Rumusan masalah merupakan pertanyaan yang jawabannya akan dicari dalam penelitian. atau pernyataan orang-orang yang dianggap telah memiliki kredibilitas dalam bidangnya. tidak sama dengan kenyataan.

Dengan metode kualitatif peneliti dapat menemukan pemahaman yang luas dan mendalam terhadap situasi sosial yang kompleks. tujuan penelitian ini juga masih bersifat sementara dan akan terus berkembang selama penelitian dilakukan. Namun demikian. memprediksikan atau mengendalikan suatu gejala. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka pembahasannya lebih difokuskan pada informasi sekitar permasalahan penelitian yang hendak diteliti. Tujuan Penelitian Secara umum tujuan penelitian adalah menemukan. dinamis dan penuh makna sehingga tidak mungkin data pada situasi sosial tersebut disaring dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian dapat memahami interaksi dalam situasi tersebut sehingga ditemukan hipotesis dan pola hubungan yang akhirnya dapat dikembangkan menjadi suatu teori. Selain itu peneliti juga 10 Penyusunan Proposal Penelitian . E. Materi dapat diambil dari mulai yang sederhana menuju yang kompleks atau langsung berkaitan dengan kajian sosial budaya yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. Validasi awal bagi peneliti kualitatif adalah sejauh mana kemampuan peneliti mendeskripsikan teori-teori yang terkait dengan bidang serta konteks sosial yang diteliti. Semakin banyak fokus penelitian yang ditetapkan maka akan Semakin banyak teori yang dikemukakan. Bila peneliti dapat menemukan suatu teori maka akan berguna untuk menjelaskan. dan keaslian. Terdapat tiga kriteria terhadap teori yang digunakan sebagai landasan dalam penelitian yaitu relevansi. Manfaat Penelitian Dalam penelitian kualitatif manfaat penelitian lebih bersifat teoretis. mengembangkan dan membuktikan pengetahuan. teori yang dikembangkan masih bersifat sementara dan akan berkembang selama penelitian dilakukan. kompleks. holistik. kemutakhiran. Metode Penelitian Pada bagian ini perlu dijelaskan kenapa penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif. Dalam penelitian kualitatif. II. III. Pada umumnya peneliti menggunakan metode ini karena permasalahan belum jelas.D. PROSEDUR PENELITIAN A.

studi dokumentasi dan gabungan ketiganya (triagulasi). Pada tahap ini dijelaskan lebih spesifik strategi dari tahap-tahap observasi. menemukan pola. Penentuan sampel sumber data pada proposal masih bersifat sementara. E. membuat kategori dan mencari pola. Pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui pembuatan catatan lapangan. F. tabel. Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian kualitatif ada beberapa teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan. Hasil analisis disajikan dalam bentuk diagram. Instrumen Penelitian Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen kunci adalah peneliti itu sendiri atau anggota tim peneliti. bentuk format pencatatan. D. wawancara secara mendalam. Teknik Analisis Data Dalam penelitian kualitatif analisis data dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data. dokumen yang diharapkan bisa dikumpulkan. Proses analisis bersifat induktif yaitu mengumpulkan informasi-informasi khusus menjadi satu kesatuan. perkiraan lama waktu pengumpulan data. Tempat Penelitian Ketika menjelaskan tentang tempat penelitian. bentuk wawancara. peneliti mendeskripsikan kecocokan tempat penelitian dengan tujuan penelitian. C. Sumber Data Dalam penelitian kualitatif sampel sumber data dipilih secara purposive. Dalam penelitian ini sering sample diminta menunjukan orang lain yang bisa memberikan informasi tambahan. hipotesis dan teori.berusaha memahami situasi sosial secara mendalam. Disini perlu dijelaskan siapa yang akan menjadi instrumen penelitian dan instrumen tambahan setelah permasalahan dan fokus masalah jelas. B. Deskripsi tentang lokasi lebih menjelaskan tentang karakteristik khusus lokasi dibandingkan dengan lokasi lainnya. menggambarkan fenomena sosial dan proses yang terdapat dalam rumusan masalah. dan lain-lain. Pada tahap awal yang dijadikan sampel adalah sumber yang dapat memberikan informasi dan mampu menjembatani kemana saja peneliti akan melakukan pengumpulan data. pemberian kode pada topik-topik penting. grafik profil. dll. 11 Penyusunan Proposal Penelitian .

Dalam penelitian evaluatif peneliti terlebih dahulu menuliskan tujuan penelitian yang mengacu pada tujuan program. Pengujian Keabsahan Data Di bagian ini dijelaskan tentang uji keabsahan data yang meliputi uji kredibilitas data (validasi internal).Secara garis besar format penyusunan proposal penelitian evaluatif adalah sebagai berikut. Rumusan masalah E. Tujuan Program C. Latar Belakang Masalah B. dan uji komfirmabilitas (obyektiftivitas) 3. uji dependabilitas (reliabilitas). Manfaat Hasil Penelitian II KAJIAN PUSTAKA III METODE PENELITIAN JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGARAN BIAYA PENELITIAN 12 Penyusunan Proposal Penelitian . uji transferabilitas (validasi eksternal). Tujuan Penelitian D. PROPOSAL PENELITIAN EVALUATIF Proposal penelitian evaluatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi hasil suatu penelitian yang pernah ada sebelumnya.G. I PENDAHULUAN A.baru setelah itu merumuskan masalah.

lampiran yang berisi anggaran dana penelitian dan alokasi waktu penelitian.halaman pengesahan. pengantar. kajian pustaka. Setelah semua tahapan telah dilakukan baru kemudian menyusun proposal dengan format sebagai berikut : judul. metode penelitian. jenis penelitian.subyek penelitian dan metode penelitian.BAB III SIMPULAN Berdasarkan kajian pustaka yang telah ada dapat disimpulkan bahwa terlebih dahulu sebelum memulai menulis proposal kita harus menentukan judul penelitian. daftar isi. daftar pustaka. 13 Penyusunan Proposal Penelitian . intisari (abstrak). obyek penelitian.

2001. 2008. Plenum Press. Halaman : 1. Planning Proposing and Presenting Science Effectively: A Guide for Graduate Students and Researchers in the Behavioral Sciences and Biology.Protokol. S.Pp : 292 Trihono. MA. Hal.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Universitas Smith.H. 2012.44 Hailman. Suplemen Gunadarma. JP.Pp : 302 Soedijono. Jakarta Kuliah: “Metode Riset Bisnis”. Longman. Pp : 128 McMillan. J. and Schumacher.Jakarta.. Departemen Pendidikan Nasional. A Short Guide to Writing About Biology. Jakarta. Halaman : 6. Graduate Research: A Guide for Students in the Sciences. Penyusunan Proposal Penelitian. and KB Strier. Cambridge University Press. Inc. 1990. Penyusunan Proposal Penelitian. Cambridge.11. Research in Education. Pechenik.New York. 2004. 7-49 Dharma. Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta. 2008.S. dan Laporan Akhir Penelitian. UK. New York. Panduan Penyusunan Proposal. 2008. Boston. RV.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pearson Education Inc. 14 Penyusunan Proposal Penelitian . JA. 1997.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.