P. 1
ISI (Menganalisis Pasar Konsumen

ISI (Menganalisis Pasar Konsumen

|Views: 34|Likes:
Published by ernatalias

More info:

Published by: ernatalias on Apr 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/29/2013

pdf

text

original

Pasar Konsumen

Pasar Konsumenadalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan barang atau jasa untuk konsumsi pribadi. Perilaku konsumen adalah studi tentang bagaimana individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan bagaimana barang, jasa, ide, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka.(philip kotler, kevin lane keller edisi 13 jilid1 2009 :erlangga)

a. Karakteristik yang Mempengaruhi Perilaku konsumen
Perilaku pembelian konsumen dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, dan pribadi. (faktor budaya lebih) 1. Faktor budaya Budaya adalah determinan dasar keinginan dan perilaku seseorang. Nilai nilai yang memaparkan nilai budaya dari keluarga: 1. Pencapaian dan keberhasilan 6. Individualisme 2. Aktivitas 7. Kebebasan 3. Efisiensi dan kepraktisan 8. Kenyamanan eksternal 4. Proses 9. Humanitarianisme 5. Kenyamanan materi 10. Jiwa muda Setiap budaya memiliki subbudaya (kebangsaan, agama, kelompok ras, dan wilayah geografis) ketika hal ini tumbuh besar dan kaya perusahaan sering merancang program pemasaran khusus untuk melayani mereka. Pemasaran muultikultural tumbuh dari riset pemasaran yang teliti yang mengungkapkan bahwa ceruk etnik dan demografis yang berbeda tidak selalu memberi respon positif terhadap iklan pasar massal. 1. Faktor sosial Kelompok referensi (reference group) seseorang adalah semua kelompok yang mempunyai pengeruh langsung (tatap muka) atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku orang tersebut. Kelompok yang mempunyai pengaruh langsung disebut kelompok kelompok keanggotaan. Beberapa dari kelompok ini merupakan kelompok primer (primary group) : seseorang yang berinteraksi dengan apa adanya secara terus menerus dan tidak resmi, seperti keluarga, teman, tetangga, dan rekan kerja. Masyarakat juga menjadi kelompok sekunder (secondary group), seperti agama profesional, dan kelompok persatuan perdagangan, yang cenderung lebih resmi dan memerlukan interaksi yang kurang berkelanjutan. Tiga cara kelompok referensi mempengaruhi anggota : 1. Memperkenalkan perilaku dan gaya hidup baru terhadap anggota. 2. Mempengaruhi sikap dan konsep diri 3. Menciptakan tekanan kenyamanan yang dapat mempengaruhi pilihan produk dan merek. Kelompok aspirasional (aspirational group) adalah kelompok yang ingin diikuti oleh orang itu. Kelompok disosiatif (dissociative group) adalah kelompok yang nilai dan perilakunya di tolak oleh orang tersebut.
1|Manajemen Pemasaran

Gaya hidup dan nilai Yang dimaksud dengan kepribadian adalah sekumpulan sifat psikologis manusia yang menyebabkan respon yang relatif konsisten dan tahan lama terhadap rangsangan lingkungan. bersemangat.Pemimpin opini adalah orang yang menawarkan nasihat atau informasi informal tentang produk atau kategori produk tertentu (memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Keluarga Prokreasi : pasangan dan anak-anak Peran : terdiri dari kegiatan yang diharapkan dapat dilakukan seseorang. Faktor pribadi Meliputi : 1. dan sukses) Kesempurnaan / sophisticated (kelas atas dan menarik) Ketahanan / ruggedness (petualang dan tangguh) Konsumen yang mengalami keterbatasan waktu cenderung multitugas (multitasking) yaitu melakukan dua atau lebih pekerjaan dalam waktu yang sama. 2|Manajemen Pemasaran . Usia dan tahap dalam siklus hidup pembeli 2. Pekerjaan dan keadaan ekonomi 3. Kepribadian merek (brand personality) adalah bauran tertentu dari sifat manusia yang dapat kita kaitkan pada merek tertentu. dan ceria) Kegembiraan / excitement (berani. 1. Keluarga Orientasi : orang tua saudara kandung 2. 3. Sifat sifat kepribadian merek (Jennifer Aaker dari Stanford ) 1. 4. Ada 3 cara: 1. Ketulusan / sincerity (membumi. 2. 5. jujur. Mengarahkan pesan pada mereka Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat. Keputusan konsumen juga dipengaruhi oleh nilai inti (core value) sistem kepercayaan yang mendasari sikap dan perilaku. imajinatif. Mengidentifikasi media yang mereka baca 3. Kepribadian dan konsep diri. aktif secara sosial dan terlibat dalam kategori produk) Pemasar harus menentukan cara menjangkau dan mempengaruhi pemimpin opini kelompok. serta 4. dan modern) Kompetensi / competence (dapat diandalkan. Peran mnyandang status 3. Mengidentifikasi karakteristik demografis dan psikografis 2. cerdik. dan anggota keluarga merepresentasikan kelompok referensi utama yang paling berpengaruh. sehat.

penjual seharusnya melakukan yang terbaik untuk menghindari ketidakpuasan.  Retensi selektif : Kita akan mengingat poin bagus tentang sbuah produk yang kita sukai dan melupakan poin bagus tentang produk pesaing. dan memori mempengaruhi respon konsumen secara fundamental.  Persepsi :proses dimana kita memilih mengatur dan menerjemahkan masukan informasi untuk menciptakan gambaran dunia yang berarti  Atensi (perhatian) adalah alokasi pemrosesan kapasitas terhadap beberapa rangsangan Atensi sukarela : Sesuatu yang bermakna Atensi Tak sukarela : Disebabkan oleh seseorang atau sesuatu.  Teori MASLOW : kebutuhan manusia diatur dalam hierarki dari yang paling menekan sampai yang paling tidak menekan kebutuhan psikologis. kebutuhan keamanan.  Distorsi selektif : Kecenderungan untuk menerjemahkan informasi dengan cara yang sesuai dengan konsepsi awal. MASLOW. pembelajaran. 2. Orang cenderung memperhatikan rangsangan yang berhubungan dengan kebutuhannya saat ini. Empat proses psikologis kunci: motivasi.  Persepsi bawah sadar : Sebuah topik yang telah mempesona seorang pemasar selama berabad-abad 3|Manajemen Pemasaran . kebutuhan sosial. Orang cenderung memperhatikan rangsangan yang mereka antisipasi 3. HERZBERG  Teori FREUD : mengasumsikan bahwa kekuatan psikologis yang membentuk perilaku seseorang sebagian besar adalah ketidaksadaran. kebutuhan akan penghargaan. Orang cenderung lebih memperhatikan rangsangan yang deviasinya besar dalam hubungannya dengan ukuran normal rangsangan. penjual jarus mengidentifikasi setiap kepuasan atau motivator utama pembelian di pasar dan kemudian memasok mereka. dan kebutuhan akan aktualisasi diri. persepsi.  Teori HERZBERG : Pertama.  Motivasi: FREUD.b. dam bahwaseseorang tidak dapat memahami secara penuh motivasinya sendiri. PROSES PSIKOLOGIS KUNCI Tugas pemasar adalah memahami apa yang terjadi dalam kesadaran konsumen antara kedatangan rangsangan pemasaran dari luar dan keputusan pembelian akhir. Kedua. Atensi selektif : Pemasar harus bekerja keras untuk menarik atensi konsumen.  Tantangan : 1.

Perilaku Pembelian Pencarian Variasi. Perilaku Pembelian Kebiasaan Suatu situasi dimana konsumen mempunyai keterlibatan rendah dan perbedaan yang tidak jauh antar merek. perasaan. Perilaku Pembelian Kompleks Perilaku pembelian konsumen dalam situasi yang bercirikan adanya keterlibatan konsumen yang sangat tinggi dalam membeli dan adanya persepsi yang signifikan mengenai perbedaan diantara merek. Pribadi( keluarga. penyalur. Proses Keputusan Pembelian : Model 5 Tahap 1. 4. organisasi pemeringkat konsumen) 4. rekan) 2.  MEMORI  Memori jangka pendek : Penyimpanan memori temporer dan terbatas. pemeriksaan. wiraniaga. pengalaman. Situs web.kepercayaan. Perilaku pembelian konsumen dalam situasi dimana konsumen mempunyai tingkat keterlibatan yang rendah tetapi mempersepsikan adanya perbedaan merek yang signifikan. Pembelajaran  Pembelajaran : Mendorong perubahan terhadap perilaku yang timbul dari pengalaman. Publik(media massa. sikap. citra.  Proses memori : Proses yang sangat konstruktif karena tidak mengingat informasi dan kejadian secara lengkap. 3.  Pengambilan memori : cara informasi diambil dari memori. dan sebagainya yang berkaitan dengan merek dan berhubungan dengan node merek. dimana.  Memori jangkan penjang: Penyimpanan yang lebih permanen dan pada dasarnya tidak terbatas. Komersial (iklan. d. penggunaan produk) 4|Manajemen Pemasaran .  Pemrograman memori : Menggambarkan bagaimana dan dimana informasi masuk kedalam memori. Perilaku pembelian dalam situasi dimana pembeli mempunyai keterlibatan yang tinggi tetapi melihat hanya sedikit perbedaan antar merek. tetangga. Tipe Perilaku Pembelian Konsumen 1. Perilaku Pembelian Pengurangan Disonansi. c.  Diskriminasi : Belajar mempelajari perbedaan dalam sekumpulan rangsangan yang sama dan dapat menyesuaikan respons menurut perbedaan itu. teman.  Bias hedonis (hedonic bias) : Mengatakan orang mempunyai kecenderungan umum yang mengaitkan keberhasilan pada diri mereka kegagalan pada penyebab eksternal. dan bagaimana seseorang merespon. 2.  Pertanda : Rangsangan minor yang menentukan kapan. tampilan) 3. Pencarian informasi Empat kelompok sumber informasi: 1. Pengenalan masalah 2.  Asosiasi merek: Terdiri dari semua pikiran. kemasan. persepsi. Eksperimental (penanganan.  Dorongan : Rangsangan internal kuat yang mendorong sebuah tindakan.

Konsumen cenderung mengintegrasikan yang lebih kecil dengan keuntungan yang lebih besar. mengkategorikan. Keputusan pembelian Model nonkompensatoris Tiga heuristik pilihan : 1. Penggunaan dan penyingkiran pasca pembelian e. Metode preskriptif 5|Manajemen Pemasaran .3. perasaan emosional. Konsumen cenderung mengintegrasikan kerugian 3. Evaluasi alternatif Keyakinan : Pemikiran deskriptive yang dipegang seseorang tentang sesuatu Sikap : Evaluasi dalam waktu lama tentang yang disukai atau tidak disukai seseorang. Konsumen cenderung memisahkan keuntungan kecil dari kerugian besar. dan kecenderungan tindakan terhadap objek atau ide. 4. Tindakan pasca pembelian 3. Heuristik representative 3. Kepuasan pasca pembelian 2. Heuristik konjungtiv 2. Metode retrospektif 2. Konsumen cenderung memisahkan keuntungan 2. Heuristik ketersediaan 2.  Menentukan profil proses keputusan pembelian pelanggan 1. Teori Lain Mengenai Pengambilan Keputusan  Tingkat keterlibatan konsumen Model kemungkinan elaborasi Strategi pemasaran keterlibatan rendah Perilaku pembelian pencari keragaman  Heuristik dan bias keputusan 1. Model ekspektansi nilai : Pembentukan sikap menduga bahwa konsumen mengevaluasi produk dan jasa dengan menggabungkan keyakinanmerek mereka positive atau negative berdasarkan arti pentingnya. Menurut ricard thaler dari chicago 4 dasar kelompok prinsip utama akuntansi mental 1. Heuristik penjangkaran dan penyesuaian  Akuntansi mental Mengacu pada cara konsumen mengkodekan. Metode prospektif 3.. Heuristik leksikografis 3. Heuristik eliminasi berdasarkan aspek Faktor pengintervensi 5. 4. dan mengevaluasi finansial dari pilihan. Perilaku pasca pembelian 1.

Jasa atau Ide yang dianggap oleh sebagian calon konsumen sebagai hal yang baru. Pembelinya lebih besar Beberapa perusahaan besar melakukan hampir seluruh pembelian dalam industri-industri seperti mesin pesawat terbang dan alat pertahanan. Kompatibilitas. 5. 3. konsumen mencoba produk dalam skala yang kecil untuk meningkakan perkiraan besarnya nilai produk tersebut. Ciri-ciri Pasar Bisnis 1. Tahap-tahap Proses Adopsi 1. 2. konsumen mempertimbang kan apakah mencoba produk baru adalah masuk akal. 4. Tingkat kesulitan inovasi untuk dimengerti atau digunakan. Proses Keputusan Pembelian Produk Baru Produk Baru Barang. Hubungan pemasok-pembeli bisnis erat Karena jumlah pembeli bisnisnya lebih sedikit dan tingkat kepentingan serta kekuatan pembeli bisnisnya lebih besar. Tingkat kesesuaian inovasi dengan nilai dan pengalaman calon konsumen. konsumen menentukan apakah akan menjadi pemakai tetap atau tidak dari produk baru tersebut. 3. Pasar bisnis Pasar bisnis merupakan suatu tempat dimana produsen-produsen melakukan penawaran barang dan jasa kepada para konsumen denggan strategi-strategi pemasaran yang handal untuk mempengaruhi konsumen agar dapat memiliki barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen tersebut. Proses Adopsi Proses mental yang dijalani oleh individu melewati dari pertama mempelajari inovasi tertentu hingga ke adaopsi akhir. 1. Kompleksitas. para pemasok sering diharapkan 6|Manajemen Pemasaran 2. Tingkat kemampuan hasil penggunaan inovasi dapat diobservasi atau dijelaskan kepada orang lain. 5. konsumen tahu akan produk baru tetapi kekurangan informasi tentangnya. Komunikabilitas. konsumen mencari informasi tentang produk baru tersebut. a. Divisibilitas. 4. Kesadaran (awareness). Ketertarikan (interest). Pengadopsian ( adoption). 3. Keunggulan relative Tingkat yang menunjukan keunggulan inovasi terhadap produk yang telah ada. 2. Pembeli lebih sedikit Pemasar bisnis biasanya menangani jau lebih sedikit pembeli daripada yang dilakukan pemasar konsumen. Pengevaluasian (evaluation). Pengaruh Karakteristik Produk terhadap Tingkat Pengadopsian. . Seperti nasib yang dialami oleh Goodyear Tire Company sangat bergantung pada perolehan kontrak dari beberapa pabrik pembuat mobil utama. Tingkat inovasi dapat dicoba sedikit demi sedikit.f. Percobaan (trial).

8. Patric Robinson dan rekan-rekannya membedakan tiga jenis situasi pembelian : 1. dapat menyesuaikan tawaran mereka dengan kebutuhan masing-masing pembeli bisnis bisnis. New Jersey danMichigan. Permintaannya tidak elastis Permintaan total atas berbagai barang dan jasa bisnis bersifat tidak elastis – yaitu. Kelompok ini terdiri dari : 1. Ohio. Situasi pembelian pasar bisnis Pembeli bisnis menghadapi banyak keputusan dalam melakukan pembelian. Permintaannya berfluktuasi Permintaan atas barang dan jasa bisnis cenderung lebih mudah diubah-ubah dibandingkan permintaan atas barang dan jasa konsumsi. yang harus mengikuti kebijakan. dan karena itu semakin lama waktu yang digunakan untuk penyelesaian keputusan. para pemasar bisnis harus secara dekat memantau pola pembelian konsumen akhir. 2. batasan. atau syarat lain.4. system pengaman baru). Konsentrasi geografis produsen itu membantu menurunkan biaya penjualan. para pemasar bisnis perlu memantau perpindahan tri-industri tertentu ke wilayah lain. Pembelian profesional Barang bisnis dibeli oleh agen (petugas) pembelian yang terlatih. Pennsylvania. b. Karena alasan itu. Pengguna (users) Anggota organisasi pembelian yang benar-benar menggunakan produk atau jasa yang dibeli 2. 7|Manajemen Pemasaran . 7. semakin besar jumlah peserta pengambil keputusan dan semakin besar pula pengumpulan informasi mereka. 6. harga. bahan kimia dalam jumlah besar). syarat pengiriman. Peserta Dalam Proses Pembelian Bisnis Peserta dalam proses pembelian bisnis Adalah semua individu dan unit yang memainkan peran dalam proses pengambilan keputusan pembelian. California. 3. Pembelian ulang modifikasi : Pembelian ulang modifikasi adalah situasi di mana pembeli ingin memodifikasi spesifikasi produk. Orang yang mempengaruhi (influencers) Orang-orang di dalam pusat pembelian organisasi yang mempengaruhi keputusan pembelian. Pembelian ulang langsung : Pembelian ulang langsung adalah situasi pembelian di mana departemen pembelian yang memesan ulang secara rutin (contoh : perlengkapan kantor. dan persyaratan pembelian organisasi. Illinois. 5. Semakin besar biaya atau risiko. tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan harga. c. Jumlah keputusan tersebut bergantung pada situasi pembelian. Tugas baru : Tugas baru adalah situasi pembelian di mana pembeli membeli produk atau jasa untuk pertama kalinya (contoh : gedung kantor. Para pembeli terkonsentrasi geografisnya Lebih dari setengah pembeli bisnis terkonsentrasi di tujuh Negara bagian : New York. Pada saat yang sama. Permintaan turunan Permintaan atas barang bisnis benar-benar berasal dari permintaan atas barang konsumsi. Pembelian ulan modifikasi biasanya melibatkan tambahan peserta pembuat keputusan di pihak pembeli dan penjual.

Pemilihan pemasok (supplier selection) Tahap dimana pembeli bisnis meninjau proposal dan memilih pemasok. Pembeli tentu akan mengevaluasi kinerja pemasok dan pasokannya. dan reputasi pemasok. seperti banyaknya pesanan. garansi. kualitas produk. Penilaian kinerja (performance review) Setelah kerjasama berlangsung. 8|Manajemen Pemasaran . Caranya dengan melihat kualitas output ataupun menganalisa kepuasan pemakai. e. 4. dimana pembeli menetapkan dan menggambarkan spesifikasi teknis produk yang paling baik. Spesifikasi order rutin (routine – order specification) Setelah meleawati tahap-tahap diatas. Tahap dalam proses pembelian bisnis.3. waktu pengiriman. Pemasar Bisnis Kesadaran akan keharusan berfokus pada pembeli bisnis mendorong berbagai pemasar bisnis terus berbenah diri. Pencarian pemasok (supplier search). 2. 5. Permintaan proposal (proposal solicitation) Tahap dimana pembeli bisnis meminta proposal dan memilih pemasok 6. 5. kebijakan pengembalian produk (return policies) dan lain-lain. Yaitu tahap pertama dalam organisasi dimana terdapat masalah yang bisa diatasi dengan membeli suatu produk. people. 8. bukan berarti proses pembelian telah berhenti. Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam tahap ini adalah harga. 4. dan physical evidencemenjadi kecenderungan saat ini. 7. sekaranglah saat kedua perusahaan membicarakan hal-hal yang bersifat teknis dalam pemesanan. Spesifikasi produk (product specification). Proses Pembelian Bisnis 1. Kesadaran terhadap masalah (problem recognition). Deskripsi kebutuhan secara umum (general need description) Tahap dalam proses pembelian bisnis dimana perusahaan mendeskripsikan karakteristik dan kuantitas produk yang dibutuhkan secara umum. 3. Pembeli (buyers) Orang-orang di dalam pusat pembelian organisasi yang melakukan pembelian sesungguhnya Pengambil keputusan (deciders) Orang-orang di dalam pusat pembelian organisasi yang mempunya kekuatan resmi atau tidak resmi untuk memilih atau menyetujui pemasok akhir Penjaga gerbang (gate keepers) Orang-orang di dalam pusat pembelian organisasi yang mengendalikan aliran informasi kepada pihak lain d. jaminan layanan. Tahap dimana pembeli bisnis berusaha untuk menemukan pemasok paling baik. Pembenahan dari sisi 3p process.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->