P. 1
Rpp Bentuk Pangkat Sma

Rpp Bentuk Pangkat Sma

|Views: 22|Likes:
tugas teori belajar
tugas teori belajar

More info:

Published by: Nurwahidah Hasanuddin on Apr 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

1. IDENTITAS MATA PELAJARAN
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Bajeng
Kelas : X
Semester : 1
Program : Umum
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 2 x 45 menit (1 x Pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2012 /2013

2. STANDAR KOMPETENSI
1. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan bentuk pangkat, akar, dan
logaritma.

3. KOMPETENSI DASAR
1.1 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang melibatkan pangkat, akar,
dan logaritma.

4. INDIKATOR
a. Kognitif
1) Produk
 Menyederhanakan bentuk aljabar yang memuat bentuk akar.
2) Proses
 Menyederhanakan bentuk aljabar yang memuat bentuk akar dengan
menggunakan perkalian faktor-faktor bilangan prima.
b. Afektif
1) Karakter yang diharapkan
Kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, tanggung jawab.
2) Keterampilan Sosial
Bertanya, menyumbangkan ide atau pendapat, menjadi pendengar yang baik,
komunikatif.

5. TUJUAN PEMBELAJARAN
 Dengan menggunakan perkalian faktor-faktor bilangan prima, peserta didik dapat
menyederhanakan bentuk aljabar yang memuat bentuk akar.

6. MATERI PEMBELAJARAN
A. OPERASI BENTUK AKAR
Sifat-sifat bentuk akar:
1) Penjumlahan dan pengurangan bentuk akar
Penjumlahan dan pengurangan dapat dilakukan pada bentuk akar yang sama.
Bentuk umum: Jika a, b, ceR dan 0 > a , maka:
( )
( ) a c b a c a b
a c b a c a b
÷ = ÷
+ = +

Contoh: Hitunglah!
 ( ) 2 7 2 4 3 2 4 2 3 = + = +
 ( ) 5 6 5 1 2 7 5 5 2 5 7 = + ÷ = + ÷
2) Perkalian bentuk akar
Jika a, beR dan 0 > a , 0 > b maka berlaku sifat:
b a b a
b a b a
a a a a
× = ×
= ×
= = ×
2
2


n n
a a =
1

Bukti : Misalkan
x n
a a =

( ) ( )
) ( ,
1
1
) (
1
Terbukti a a jadi
n
x nx a a
n an dipangkatk ruas kedua a a
n n nx
n
x
n
n
= = ÷ = ÷ =
=



n m
n
m
a a =
Bukti : Misalkan
x n m
a a =

( ) ( )
) ( ,
) (
Terbukti a a jadi
n
m
x nx m a a
n an dipangkatk ruas kedua a a
n
m
n m nx m
n
x
n
n m
= = ÷ = ÷ =
=



a a
n n
=

Bukti : ) (
1
Terbukti a a a a a a
n n
n
n
n n
= = = = 


 0 , , > × = b a b a ab
n n n

Bukti : ( ) ) (
1 1
1
Terbukti b a b b a b a ab ab
n n n n n n n
n
n
× = × = × = = 

Contoh: Hitunglah!
 ( ) 6 21 3 2 7 3 3 7 2 3 = × × = ×
 200 20 10 20 10 = × = ×

3) Pembagian bentuk akar
Jika a, beR dan 0 > a , 0 > b maka berlaku sifat:
b
a
b
a
=
Bukti : ) (
1
1
1
Terbukti
b
a
b
a
b
a
b
a
b
a
b
a
n
n
n
n
n
n
n
n
n
= = =
|
.
|

\
|
= 

Contoh: Hitunglah!
 8
3
24
3
24
= =
 2 5
3
6
2
10
3 2
6 10
= =

B. MENYEDERHANAKAN BENTUK AKAR
Suatu bentuk akar dikatakan sederhana jika memenuhi kriteria berikut:
1) Pangkat yang bilangan pokoknya tidak lebih dari satu.
Contoh: -
3 5 7
, , a a a , bukan bentuk akar yang sederhana.
- prima bilangan x x x , 0 , > , bentuk akar sederhana.
2) Penyebutnya tidak berbentuk akar
Contoh: -
a
1
, bukan bentuk akar yang sederhana.
-
a
a
, bentuk akar sederhana.
-
2
3
, bentuk akar sederhana.
3) Bilangan pokoknya bukan pecahan.
Contoh: -
2
3
, bukan bentuk akar yang sederhana.
-
2
3
, bentuk akar sederhana.
Penyederhanaan bentuk akar dapat dilakukan dengan membuat bilangan yang di
dalam tanda akar menjadi perkalian faktor-faktor bilangan prima kuadrat.

Contoh:
Sederhanakanlah!

2 3 2 72
3
9
3
18
2
36
2
72
2 2 6 2 9 4 2 3 2 72
2 2 2 2
× × = = × × = × × =


3 2 48
3
6
2
12
2
24
2
48
2 3 2 3 2 3 2 48
4 4 4 4 4 4 4 4
× = = × = × =

 3 13 3 3 2 3 12 3 3 4 3 12 3 12 3 12 = ÷ + = ÷ + = ÷ +
 2 10 2 100 200 20 10 20 10 = = = × = ×


7. MODEL PEMBELAJARAN
o Model : Course Review Horay.
o Pendekatan : Konstruktivis
o Metode : Ekspositori, Demonstrasi, Diskusi, Tanya Jawab dan pemberian
tugas.
o Strategi : Pembelajaran Interaktif

8. KEGIATAN PEMBELAJARAN

No
Kegiatan Pembelajaran Waktu
Aktivitas Guru Aktivitas Peserta didik
1 Kegiatan Awal
- Salam dan berdoa sebelum
belajar.


- Mengecek kehadiran dan
mempersiapkan peserta
didik.
- Menyampaikan kepada
peserta didik materi yang
akan dipelajari dan indikator
yang ingin dicapai setelah
pembelajaran ini.
- Memotivasi peserta didik
agar mengikuti pelajaran
dengan baik dan melakukan
tanya jawab untuk
mengetahui pengetahuan
prasayarat peserta didik.

- Peserta didik menjawab
salam guru dan berdoa
bersama sebelum belajar.
(religius)
- Peserta didik yang disebut
namanya mengacungan
tangan.
- Peserta didik menyimak
sajian materi dari guru.
(rasa ingin tahu, kerja keras)


Peserta didik memperhatikan
penjelasan dari guru dan
merespon pertanyaan
tentang materi prasyarat
yang harus dikuasai. (rasa
ingin tahu, kerja keras)

15’
2



Kegiatan Inti
a. Eksplorasi
- Mengingatkan kembali
bilangan prima.




b. Elaborasi
- Dengan metode
ekspositori, guru
mempresentasekan
bagaimana
menyederhanakan
bentuk aljabar yang
memuat akar disertai
contoh

c. Konfirmasi
- Memberikan kesempatan
kepada peserta didik
untuk berdiskusi dan
bertanya serta menjawab
pertanyaan peserta didik.


- Untuk menguji
pemahaman, peserta
didik disuruh membuat
kotak 9/16/25 sesuai
dengan kebutuhan dan
tiap kotak diisi angka
sesuai dengan selera
masing-masing peserta
didik
- Guru membaca soal
secara acak dan peserta
didik yang benar diisi
tanda benar (\) dan
salah diisi tanda silang
(x)



- Guru mengecek peserta
didik apakah sudah ada
yang mendapat tanda \
vertikal atau horisontal,
atau diagonal?


- Nilai peserta didik
dihitung oleh guru dari
jawaban benar jumlah
horay yang diperoleh


- Memberikan
penghargaan kepada
peserta didik yang
berprestasi dan
meluruskan jawaban
peserta didik.


- Peserta didik berupaya
menmangil kembali
memorinya tentang bilangan
prima. (rasa ingin tahu, kerja
keras)


- Peserta didik berupaya
memahami presentase guru
mengenai bagaimana
menyederhanakan bentuk
aljabar melalui contoh yang
diberikan oleh guru. . (rasa
ingin tahu, kerja keras)



- Peserta didik mendiskusikan
tentang contoh yang
diberikan oleh guru serta
bertanya ke guru jika ada
yang kurang dipahami.
(demokratis, mandiri,
kreatif)
- Peserta didik membuat kotak
9/16/25.. (sesuai kebutuhan)
dan mengisi tiap kotak
dengan angka sesuai selera
masing-masing. (mandiri)




- Peserta didik menyimak soal
yang dibacakan oleh guru
dan menuliskan jawaban dari
soal tersebut dii dalam kotak
yang disebutkan oleh guru
serta mendiskusikannya.
(kreatif, mandiri, tanggung
jawab)

- Peserta didik yang sudah
mendapat tanda \ vertikal
atau horisontal, atau
diagonal harus berteriak
horay … atau yel-yel lainnya.
(demokratis, kerja keras)

- Peserta didik bersama-sama
dengan guru menghitung
jumlah horay yang diperoleh.
(demokratis, tanggung
jawab)

- Peserta didik yang
berprestasi menerima
penghargaan dan bersama-
sama peserta didik lainnya
menyimak penjelasan guru.
(demokratis, rasa ingin tahu)
65’

- Memberikan soal latihan
dan memantau serta
membimbing peserta
didik yang kesulitan
menyelesaikan soal
latihan.


- Peserta didik memngerjakan
soal latihan yang diberikan
oleh guru. (mandiri, kreatif)
3

Penutup
- Mengarahkan peserta didik
untuk membuat kesimpulan.


- Menutup pembelajaran dan
meminta peserta didik
berlatih di rumah
(mengerjakan PR).

- Menginformasikan materi
untuk pertemuan berikutnya
(merasionalkan Penyebut).
- Salam dan berdoa setelah
belajar.

- Peserta didik membuat
kesimpulan. (mandiri,
tanggun jawab)

- Peserta didik mencatat PR
yang diberikan oleh guru.
(tanggung jawab)

- Peserta mempersiapkan diri.
(rasa ingin tahu, mandiri)


- Mengucapkan salam dan
bersoa bersama. (religius)
10’


9. SUMBER/BAHAN/ALAT BANTU
- Sumber :
- Buku Paket Matematka SMA Kelas X, B.K. Noormandiri. 2007. Erlangga.
- Bahan Ajar (Materi Pembelajaran)

10. PENILAIAN
Prosedur Penilaian
- Penilaian Kognitif
Jenis : Tugas individu (PR).
Bentuk : Uraian.
- Penilaian Afektif
Karakter : Etika, partisipasi, kehadiran, tanggung jawab.
Keterampilan Proses : Keterampilan bertanya, mengemukakan pendapat,
dan menyelesaikan masalah dengan tuntas.

KISI-KISI PENILAIAN KOGNITIF
No.
KD
Kompetensi Dasar/
Indikator
Kelas
/Smt
Materi Indikator Soal
Bentu
k Tes
No
Soal
1.2  Menyederhanakan
bentuk aljabar yang
memuat bentuk
akar.

X/1 Operasi
Pangkat,
Akar,
dan
Logaritm
a
 Menyederhana
kan bentuk
aljabar yang
memuat
bentuk akar.

Uraian
1 (a - e)















PEDOMAN PENSKORAN
No Soal Kunci Skor Rubrik
1. Sederhanakanlah!
a.
3
3
1
3
2
64
2
1
27 8 ÷ +
b. 108 50 3 18 27 2 + ÷ ÷
c. ( )( ) 2 8 2 3 8 ÷ +

d.
6
729
64

e.
b a ab ab b a
2 2 2 2
6 5 9 4 ÷ + +
a.
3
3
1
3
2
64
2
1
27 8 ÷ +
                  
bentuk konversi
3 3 3 3 3 3 2
64
2
1
27 64 64
2
1
27 8 ÷ + = ÷ + =
        
prima bilangan pencarian
3 6 3 3 3 6
2
2
1
3 2 ÷ + =
          
aljabar operasi proses
2 3 4 2 .
2
1
3 2
2 2
÷ + = ÷ + = ÷

hasil
5 =

b. 108 50 3 18 27 2 + ÷ ÷

              
kuadrat bilangan pencarian
3 36 2 25 3 2 9 3 9 2 + ÷ ÷ =

          
akar bentuk kurang tambah operasi ÷
+ ÷ ÷ =
+ ÷ ÷ =
3 6 2 15 2 3 3 6
3 6 2 5 . 3 2 3 3 3 . 2

    
akhir hasil
2 18 3 12 ÷ =
c. ( )( ) 2 8 2 3 8 ÷ +

          
akar bentuk perkalian
4 3 16 3 16 64
2 2 3 8 2 3 2 8 8 8
÷ + ÷ =
÷ + ÷ =
    
akar bentuk penarikan
6 12 4 8
2 . 3 4 . 3 4 8
÷ + ÷ =
÷ + ÷ =
÷

akhir hasil
10 =

d.
6
729
64

      
prima bil pencarian .
6
1
6
6
6
6
3
2
3
2
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
= =
÷

akhir hasil
3
2
=

e. b a ab ab b a
2 2 2 2
6 5 9 4 ÷ + +

            
akar bentuk penarikan
b a a b a b b a
b a b a b a b a
6 5 3 2
6 5 9 4
2 2 2 2
÷ + + =
÷ + + =
      
akhir hasil
a b b a 8 4 + ÷ =


8









6







6






4




4
2 jika

benar
1 jika
<

benar
0 jika

kosong
SKOR MAKSIMAL

28
NILAI PEROLEHAN PESERTA DIDIK = (JPS/28)x100

……






Limbung, April 2013
Mengetahui,
Kepala SMA Negeri 1 Bajeng Guru Mata Pelajaran



....................................... NURWAHIDAH, S.Pd







You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->