P. 1
Galih Satrio Nugroho 21050112083001

Galih Satrio Nugroho 21050112083001

|Views: 15|Likes:
Published by Debz Anantanur

More info:

Published by: Debz Anantanur on Apr 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2013

pdf

text

original

Pengertian Entalpy dan Perubahan Entalpi Pembakaran Standar

Pengertian Entalpi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja. Dari tinjauan, entalpi tidak bisa diukur, namun yang bisa dihitung adalah nilai perubahannya. Secara matematis, perubahan entalpi dapat dirumuskan sebagai berikut: ΔH = ΔU + PΔV di mana: H = entalpi sistem ( joule ) U = energi internal ( joule ) P = tekanan dari sistem ( Pa ) V = volume sistem ( m3 ) Entalpi = H = Kalor reaksi pada tekanan tetap = Qp Perubahan entalpi adalah perubahan energi yang menyertai peristiwa perubahan kimia pada tekanan tetap. a. Pemutusan ikatan membutuhkan energi (= endoterm) Contoh: H2 ® 2H - a kJ ; DH= +akJ b. Pembentukan ikatan memberikan energi (= eksoterm) Contoh: 2H ® H2 + a kJ ; DH = -a kJ

Bentuk standar dari suatu unsur adalah bentuk yang paling stabil dari unsur itu pada keadaan standar ( 298 K. Hampir semua reaksi pembakaran akan menghasilkan nilai perubahan entalpi negatif (ΔHcomb < 0). JENIS-JENIS PERUBAHAN ENTALPI Jenis-Jenis Perubahan Entalpi     Perubahan entalpi yang diukur pada suhu 25 oC dan tekanan 1 atm ( keadaan standar) disebut perubahan entalpi standar ( dinyatakan dengan tanda DHo atau DH298 ). meliputi : o 1. . Entalpi molar = perubahan entalpi tiap mol zat ( kJ / mol ). a. 1 atm ). Perubahan entalpi. Umumnya. Perubahan entalpi yang tidak merujuk pada kondisi pengukurannya dinyatakan dengan lambang DH saja. Satuannya adalah kJ / mol. nilai entalpi pembakaran dinyatakan dalam joule atau kilojoule per satu mol reaktan yang berekasi sempurna dengan oksigen.Perubahan entalpi pembakaran standar adalah perubahan entalpi total pada suatu sistem reaksi ( dimana rekatan dan produk reaksi dinyatakan sebagai sistem termodinamik ) yang terjadi ketika satu molekul bereaksi sempurna dengan oksigen yang terjadi pada 298K dan tekanan atmosfer 1 atm. 1 atm ). Perubahan Entalpi Pembentukan Standar ( DHf ) = kalor pembentukan Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pembentukan 1 mol senyawa dari unsurunsurnya pada suhu dan tekanan standar ( 25oC. Entalpinya bisa dilepaskan maupun diserap.

maka dinotasikan dengan DHd. maka entalpi penguraian H2O(l) menjadi gas hidrogen dan gas oksigen adalah +286 kJ/mol. o 1. d. c. maka nilainya pun akan berlawanan tanda. b.Jika perubahan entalpi pembentukan tidak diukur pada keadaan standar maka dinotasikan dengan DHf Contoh : Catatan :    DHf unsur bebas = nol Dalam entalpi pembentukan. 1. Satuannya = kJ / mol. Perubahan Entalpi Penguraian Standar ( DHd ) Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada penguraian 1 mol senyawa menjadi unsur-unsur penyusunnya pada keadaan standar. jumlah zat yang dihasilkan adalah1 mol. Perubahan Entalpi Netralisasi Standar ( DHn o ) Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada penetralan 1 mol asam oleh basa atau 1 mol basa oleh asam pada keadaan standar. Contoh : Diketahui DHf o H2O(l) = -286 kJ/mol. Contoh : 1. maka dinotasikan dengan DHn. Menurut Marquis de Laplace. Perubahan entalpi penguraian standar merupakan kebalikan dari perubahan entalpi pembentukan standar. Dibentuk dari unsur-unsurnya dalam bentuk standar. “ Pernyataan ini disebut Hukum Laplace. Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar. maka dinotasikan dengan DHc. “ jumlah kalor yang dilepaskan pada pembentukan senyawa dari unsur-unsur penyusunnya = jumlah kalor yang diperlukan pada penguraian senyawa tersebut menjadi unsur-unsur penyusunnya. Satuannya = kJ / mol. Perubahan Entalpi Pembakaran Standar ( DHc o ) Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pembakaran 1 mol suatu zat secara sempurna pada keadaan standar. Contoh : DHn reaksi = -200 kJ DHn NaOH = -200 kJ / 2 mol = -100 kJ/mol DHn H2SO4 = -200 kJ / 1 mol = -200 kJ/mol . Satuannya = kJ / mol. Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar. Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar.

f. . Perubahan Entalpi Penguapan Standar ( DHovap) Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada penguapan 1 mol zat dalam fase cair menjadi fase gas pada keadaan standar. Satuannya = kJ / mol. maka dinotasikan dengan DHsub. h. Pemutusan ikatan kimia menyebabkan zat-zat pereaksi terpisah menjadi atom-atom penyusunnya.1. Satuannya = kJ / mol. Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar. Energi Ikatan Suatu reaksi kimia melibatkan pemutusan dan pembentukan ikatan kimia. e. Contoh : 1. Contoh : 1. maka dinotasikan dengan DHsol. Perubahan Entalpi Peleburan Standar ( DHofus ) Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pencairan / peleburan 1 mol zat dalam fase padat menjadi zat dalam fase cair pada keadaan standar. 2012 Bantu sebarkan Materi Kimia dengan mengklik salah satu icon di bawah ini. Perubahan Entalpi Pelarutan Standar ( DHosol ) Adalah perubahan entalpi yang terjadi ketika 1 mol zat melarut dalam suatu pelarut ( umumnya air ) pada keadaan standar. Atom-atom ini akan . Menghitung Perubahan Entalpi (∆H) reaksi Menggunakan Energi Ikatan September 22. Satuannya = kJ / mol. Cekidot gan . Terima Kasih Materi Menarik hari ini: Mudah Belajar Kimia dengan Aplikasi ChemMobile. Perubahan Entalpi Sublimasi Standar ( DHosub ) Adalah perubahan entalpi yang terjadi pada sublimasi 1 mol zat dalam fase padat menjadi zat dalam fase gas pada keadaan standar. maka dinotasikan dengan DHvap. Satuannya = kJ / mol. . Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar. g. maka dinotasikan dengan DHfus. Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar. Jika pengukuran tidak dilakukan pada keadaan standar. Contoh : 1.

Reaksi Peruraian H2O H2O dapat terurai menjadi gas H2 dan gas O2. Gambar 1. Selisih antara energi untuk pemutusan dan pembentukan ikatan ini adalah ∆H. reaksi kimia akan melibatkan energi untuk pemutusan ikatan antar atom pereaksi dan pembentukan ikatan antar atom produk reaksi. 1. Sedangkan energi kisi terkait dengan energi yang dilepas untuk pembentukan ikatan senyawa ion. Sebaliknya. Energi Ikatan Entalpi Reaksi untuk Menghitung Perubahan Seperti yang dijelaskan di atas. dan energi kisi untuk senyawa ion. Dapat dirumuskan sebagai berikut: ∆Hreaksi = ∑ (Energi ikatan pereaksi) .disusun ulang dan bergabung kembali membentuk ikatan kimia dalam zat-zat produk reaksinya. Pada bahasan berikutknya lebih difokuskan pada energi disosiasi. suatu pembentukan ikatan akan melepaskan sejumlah energi. Energi ikatan dibedakan menjadi energi disosiasi untuk senyawa molekul. dengan bantuan energi yang diperoleh dari arus listrik. Reaksi peruraian Air . Pemutusan suatu ikatan memerlukan energi. Energi yang terkait dengan pemutusan atau pembentukan ikatan kimia ini disebut energi ikatan. Energi disosiasi (D) terkait dengan energi yang diperlukan untuk memutuskan ikatan senyawa molekul/kovalen.∑ (Energi ikatan produk reaksi) Simak contoh reaksi peruraian H2O (reaksi endoterm) dan pembentukan CH 4 (reaksi eksoterm) berikut ini.

maka diperoleh ∆H reaksi adalah positif (+) atau reaksi bersifat endoterm. energi yang diperlukan adalah sebesar ∑ (energi ikatan pereaksi) 2.Gambar 2. Reaksi pembakaran gas metana . Dengan menggunakan rumus ∆H di atas. terlihat bahwa ∑ (energi ikatan pereaksi) < ∑ (energi ikatan produk reaksi).H dan 1 ikatan O = O dari atom H dan O. Reaksi pembentukan CH4 Reaksi pembakaran CH4 dengan O2. raeksinya adalah sebagai berikut: Gambar 3.O menjadi atom-atom H dan O. dihasilkan gas CO2 dan gas H2O. energi yang dilepas adalah sebesar ∑ (energi ikatan produk reaksi). Dari diagram. Pembentukan 2 ikatan H . Diagram tingkat energi peruraian air Ada 2 tahapan dalam reaksi seperti yang ditunjukkan pada diagram entalpi pada gambar 2: 1. Pemutusan 2 ikatan H .

Secara umum. maka diperoleh ∆Hreaksi adalah negatif ( -) . hubungan antara ∆H reaksi dengan ∑ (energi ikatan pereaksi) dan ∑ (energi ikatan produk reaksi) untuk reaksi endoterm dan reaksi eksterm dapat dilihat pada gambar berikut.Gambar 4. H. terlihat bahwa ∑ (energi ikatan pereaksi) > ∑ (energi ikatan produk reaksi). pada gambar 4: 1. dan O. Diagram tingkat energi pembakaran gas metana Ada 2 tahapan dalam reaksi seperti yang ditunjukkan pada diagram entalpi atau reaksi bersifat eksoterm. Pemutusan 4 ikatan C . Pembentukan 2 ikatan C = O dan 2 ikatan H .O dari atom-atom C. Energi yang diperlukan adalah sebesar ∑ (energi ikatan pereaksi) 2.H dan ikatan rangkap O = O menjadi menjadi atom-atom C. Dengan menggunakan rumus ∆H di atas. Energi yang dilepas adalah sebesar ∑ (energi ikatan produk reaksi). H dan O. Dari diagram.

Perubahan Entalpi Pembentukan Standar (DHf0) Perubahan entalpi pembentukan standar. wujud zat. dan perubahan entalpi netralisasi (DHn0). misalnya: b. maka perubahan entalpi dihitung berdasarkan keadaan standar yaitu keadaan pada suhu dan tekanan standar pada suhu 250C (2980 K) dan tekanan 1 atm. DHf0 unsur = 0 pada semua temperatur. Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Laplace. Berdasarkan perjanjian. . a. dan tekanan. perubahan entalpi pembakaran (DHc0). Perubahan Entalpi Penguraian Standar DHd0 Perubahan entalpi penguraian standar merupakan kebalikan dari perubahan entalpi pembentukan. Contoh: Marquis de Laplace dari Prancis dalam penelitiannya menemukan bahwa jumlah kalor yang dibebaskan pada pembentukan senyawa dari unsur-unsurnya sama dengan jumlah kalor yang diperlukan pada penguraian senyawa tersebut menjadi unsur-unsurnya. DHd0 suatu zat adalah perubahan entalpi yang terjadi pada reaksi penguraian 1 mol zat menjadi unsur-unsur pada keadaan standar. Perubahan entalpi reaksi ada yang berupa perubahan entalpi pembentukan (DHf0). perubahan entalpi penguraian (DHd0). Contoh: 1) Perubahan entalpi pembentukan AgCl adalah perubahan entalpi dari reaksi: 2) entalpi pembentukan KMnO4 adalah perubahan entalpi dari reaksi: Perubahan DHf0 bergantung pada wujud zat yang dihasilkan. misalnya: DHf0 air dalam wujud cair berbeda dengan DHf0 air dalam wujud padat.Macam – macam Perubahan Entalpi Besarnya perubahan entalpi suatu reaksi bergantung pada jumlah zat yang bereaksi. (DHf0) suatu zat adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pembentukan 1 mol zat dari unsur-unsurnya diukur pada keadaan standar. suhu.

Perubahan entalpi (ΔH) reaksi yang diukur pada kondisi standar .85 kJ 2 C (s) + H 2 (g) 5. 2. Hc adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pembakaran 1 mol unsur atau senyawa pada keadaan standar.Contoh: c. Perubahan 0 Entalpi Pembakaran DHc Perubahan entalpi pembakaran. TERMOKIMIA Jenis Jenis Entalpi Reaksi Arsyi Nurani Ismayawati 08303241007  simbol : ∆H Entalpi tidak dapat diukur.  definisi : jumlah energi yang dimiliki sistem pada tekanan tetap. Entalpi  Perubahan entalpi standar ( Δ H° )3. Perubahan Entalpi Netralisasi Perubahan entalpi netralisasi adalah perubahan entalpi yang terjadi pada saat reaksi antara asam dengan basa baik tiap mol asam atau tiap mol basa. yaitu pada suhu 298 K dan tekanan 1 atm  4. Contoh: DHn0 d. H 2 O (l) Δ Hf ° = –285. Contoh:  1. ENTALPI REAKSI Entalpi pembentukan Entalpi penetralan Entalpi pembakaran Entalpi penguraian  C 2 H 2 (g) Δ Hf ° = + 227 kJ Definisi : Δ H untuk membentuk 1 mol persenyawaan langsung dari unsur-unsurnya yang diukur pada keadaan standar. # Entalpi Pembentukan Standar Simbolnya : Δ Hf ° Contoh : H 2 (g) + ½ O 2 (g)  2 C 3 H 8 (s) Δ H = –225 kJ/mol Tentukan besarnya entalpi pembentukan standar ( Δ Hf° ) C 3 H 8 ! 6. Latihan soal Δ Hf ° . hanya perubahannya yang dapat diukur.

2. Sebagai contoh. Dengan demikian. Perubahan entalpi pembakaran standar (ΔH° c) Merupakan kalor yang terlibat dalam proses pembakaran satu mol unsur atau satu mol senyawa dengan oksigen.Tuliskan persamaan termokimia untuk reaksi pembentukan NH 4 Cl bila diketahui Δ Hf ° NH 4 Cl = –120 kJ/mol! Tuliskan persamaan termokimia pembentukan CaCO 3 . kalor berpindah dari lingkungan ke sistem. SO2(g) + ½ O2(g) SO3(g). FeCl 3 (s) = – 214 kJ/mol Tulislah persamaan termokimia reaksi peruraian zat-zat tersebut! Latihan soal Δ Hd °      Berdasarkan jenis reaksi yang terjadi. Na 2 SO 4 (s) = –334 kJ/mol c. Sebagai contoh. 3. tetapi tandanya berlawanan . Perpindahan kalor yang terjadi saat reaktan berubah menjadi produk disebutperubahan entalpi reaksi (ΔH) dan dapat dituliskan dalam persamaan berikut:  ΔH = Hproduk . Perubahan entalpi netralisasi standar (ΔH°n) Merupakan kalor yang terlibat dalam proses reaksi satu mol senyawa asam (H+) dengan satu mol senyawa basa (OH-). reaksi pembakaran belerang dioksida. Nilai entalpi penguraian sama dengan entalpi pembentukannya. reaksi HI(g) ½ H2(g) + ½ I2(s) merupakan reaksi penguraian 1 mol senyawa HI. Perubahan entalpi pembentukan standar (ΔH°f) Merupakan kalor yang terlibat dalam proses pembentukan satu mol senyawa melalui unsur-unsurnya. reaksi ½ H2(g) + ½ I2(s) HI(g) merupakan reaksi pembentukan 1 mol senyawa HI. Kalor yang terlibat dalam reaksi ini disebut ΔH°n. Kalor yang terlibat dalam reaksi ini disebut ΔH°f HI. a. H 2 CO 3 (l) = –125 kJ/mol b. reaksi HCl(aq) + NaOH(aq) NaCl(aq) + H2O(l) merupakan reaksi netralisasi satu mol asam terhadap satu mol basa. Perubahan entalpi penguraian standar (ΔH°d) Merupakan kalor yang terlibat dalam proses penguraian satu mol senyawa menjadi unsurunsur pembentuknya. Kalor yang terlibat dalam reaksi ini disebut ΔH°c C. Tuliskan persamaan termokimia penguraian H 2 O apabila diketahui Δ Hf° H 2 O = –285. tanda ΔH°d berkebalikan dengan tanda ΔH°f. yang membebaskan kalor sebesar 224 kJ! Diketahui persamaan termokimia: 2 C (s) + 8 H 2 (g)  7.  8. reaksi C(s) + O2(g) CO2(g) merupakan reaksi pembakaran 1 mol unsur C. Reaksi penguraian merupakan kebalikan dari reaksi pembentukan. tuliskan persamaan termokimia penguraian SO 3 ! Diketahui entalpi pembentukan standar ( Δ Hf° ) dari berbagai zat sebagai berikut. Simbolnya : Δ Hd ° Δ Hd ° adalah kebalikan dari Δ Hf ° # Entalpi Penguraian Standar Definisi : Δ H untuk menguraikan 1 mol persenyawaan menjadi unsur-unsur penyusunnya yang diukur pada keadaan standar.Hreaktan Entalpi reaksi (ΔH) dapat bertanda positif maupun negatif. antara lain: 1. menyebabkan entalpi       . Reaksi kimia umumnya berlangsung pada tekanan tetap. perubahan entalpi (ΔH) reaksidapat dikelompokkan menjadi empat jenis. 4. Sebagai contoh.85kJ/mol! Diketahui Δ Hf ° SO 3 = –78 kJ/mol. Pada reaksi endoterm. Kalor yang terlibat dalam reaksi ini disebut ΔH°c SO2. Kalor yang terlibat dalam reaksi ini disebut ΔH°d HI. tergantung proses yang terjadi. Contoh lain. Sebagai contoh.

Sesuai kesepakatan. Sebaliknya. Melalui persamaan termokimia.01 kJ/mol H2O(l) –> H2O(s) ΔH = -6. Volume (khusus untuk larutan) Satuan ΔH adalah joule per mol atau kilojoule per mol. maka nilai ΔH juga ikut dikalikan dengan faktor n. Keadaan standar (subskrip °) menunjukkan bahwa pengukuran entalpi dilakukan pada keadaan standar. selain mengetahui perubahan yang terjadi dari reaktan menjadi produk. Sifat ekstensif materi bergantung pada kuantitas (jumlah) materi tersebut.1 kJ/mol Entalpi merupakan salah satu sifat ekstensif materi. perubahan kalor yang terjadi akibat proses fisika maupun kimia dapat diukur dengan kalorimeter. nilai ΔH akan tetap dipertahankan. sedangkan ΔH°f senyawa tidak sama dengan nol (ΔH°f unsur maupun senyawa dapat dilihat pada Tabel Termokimia). c . menyebabkan entalpi produk lebih rendah dibandingkan entalpi reaktan.01 kJ/mol (untuk melelehkan satu mol es diperlukan kalor sebesar 6. posisi reaktan dan produk akan saling tertukar satu sama lainnya. akan tetapi tandanya berubah [dari (+) menjadi (–) atau sebaliknya dari (– )menjadi( +)]. sehingga ΔH bertanda negatif (ΔH<0). Kita dapat menghitung entalpi suatu reaksi kimia apabila ΔH°f unsur maupun senyawa yang terlibat dalam reaksi tersebut diberikan. ΔT Q = kalor reaksi (J) m =massa zat yang bereaksi (g) c = kalor jenis zat (J/g. Berikut ini diberikan beberapa persamaan termokimia: CH4(g) + 2 O2(g) –> CO2(g) + 2 H2O(l) ΔH = -890. Prinsip perhitungan entalpi reaksi melalui metode kalorimeter memanfaatkan Azas Black. Hubungan kalor reaksi (Q). Sebagai contoh: H2O(s) –> H2O(l) ΔH = +6. entalpi reaksi dapat pula ditentukan melalui beberapa metode lainnya. berikut ini diberikan suatu reaksi hipotetis:  aA+bB —————> c C + d D Jika diberikan data: ΔH°f A = p kJ/mol ΔH°f B = q kJ/mol ΔH°f C = r kJ/mol ΔH°f D = s kJ/mol . ΔH°f unsur bebas bernilai 0. Secara matematis. Sebagai contoh. sehingga ΔH bertanda positif (ΔH>0). Dengan demikian. jumlah mol zat yang bereaksi (n).4 kJ/mol SO2(g) + ½ O2(g) –> SO3(g) ΔH = -99.°C) ΔT = perubahan temperatur (°C) Jumlah mol zat yang bereaksi dapat dihitung dengan salah satu dari persamaan berikut: n = massa zat yang bereaksi / massa molar (Mr) zat tersebut atau n = Molaritas . yaitu pada tekanan 1 atm dan suhu 25°C.01 kJ) 2 H2O(s) –> 2 H2O(l) ΔH = 2(+6. kalor jenis zat yang bereaksi. dan entalpi reaksi (ΔH) dapat dinyatakan dalam persamaan berikut:  ΔH = Q / n Selain menggunakan metode kalorimeter.                           produk lebih tinggi dibandingkan entalpi reaktan.01 kJ/mol) = +12. yaitu kalor reaksi sebanding dengan massa zat yang bereaksi. Persamaan Termokimia merupakan persamaan reaksi kimia yang dilengkapi dengan nilai entalpi reaksinya. kita juga sekaligus dapat mengetahui apakah proses ini membutuhkan kalor (endoterm) atau melepaskan panas (eksoterm).01 kJ/mol Dalam laboratorium. dan perubahan temperatur yang diakibatkan oleh reaksi tersebut. pada reaksi eksoterm. bila suatu persamaan termokimia dikalikan dengan faktor n. Oleh karena itu.02 kJ/mol (untuk melelehkan dua mol es diperlukan kalor sebesar dua kali kalor pelelehan satu mol es) Ketika suatu persamaan reaksi dibalik. kalor berpindah dari sistem ke lingkungan. Salah satu metode yang sering digunakan para kimiawan untuk mempelajari entalpi suatu reaksi kimia adalah melalui kombinasi data-data ΔH°f. Azas Black dapat dinyatakan dalam persamaan berikut:  Q = m . Sebagai contoh: H2O(s) –> H2O(l) ΔH = +6.

kita ingin menentukan entalpi pembentukan gas karbon monoksida (CO). menghasilkan atom-atom yang akan bergabung kembali membentuk produk dengan sejumlah ikatan baru. Kestabilan suatu molekul ditentukan oleh besarnya energi (entalpi) ikatan. dan D. Jika kalor yang dibutuhkan untuk memutuskan ikatan lebih tinggi dibandingkan kalor yang dilepaskan pada saat pembentukan ikatan.0 kJ/mol Untuk mendapatkan reaksi pembentukan CO. Oleh sebab itu. Oleh karena pemutusan ikatan kimia selalu membutuhkan sejumlah kalor dan sebaliknya pembentukan ikatan kimia baru selalu disertai dengan pelepasan kalor. entalpi suatu reaksi adalah penjumlahan entalpi produk yand dikurangi dengan penjumlahan entalpi reaktan. Hal ini berarti. sebab pembakaran grafit akan menghasilkan sejumlah gas CO2. masing-masing adalah sebagai berikut: (1) C(grafit) + O2(g) –> CO2(g) ΔH = -393. tetapi hanya bergantung pada kondisi awal (reaktan) dan kondisi akhir (produk)reaksi. Selanjutnya jumlahkan kedua reaksi tersebut. Hukum Hess menyatakan bahwa entalpi reaksi tidak bergantung pada jalannya reaksi. reaktan akan mengalami pemutusan ikatan. Reaksi kimia pada dasarnya merupakan peristiwa pemutusan-penggabungan ikatan.5 kJ/mol. maka selisihnya dapat berupa pelepasan (eksoterm) maupun penyerapan (endoterm) kalor. reaksi-reaksi yang akan dijumlahkan harus disusun sedemikian rupa.r + d. kita telah memperoleh reaksi pembentukan CO dengan ΔH reaksi sebesar -110. reaksi (1) dipertahankan (tetap). Dengan mengetahui nilai entalpi masing-masing ikatan. sementara reaksi (2) dibalik (jangan lupa mengubah tanda pada ΔH). seorang ilmuwan berkebangsaan Swiss. sehingga spesi yang tidak diharapkan dapat dihilangkan dan hanya tersisa reaktan dan produk yang diinginkan dalam reaksi kimia. (1) C(grafit) + O2(g) –> CO2(g) ΔH = -393.5 kJ/mol (2) CO2(g) –> CO(g) + ½ o2(g) ΔH = +283. Diberikan dua persamaan reaksi termokimia yang berkaitan dengan gas CO. nilai ΔH akan sama. Untuk menentukan entalpi reaksinya. maka reaksi tersebut membutuhkan kalor (endoterm) Jika kalor yang dibutuhkan untuk memutuskan ikatan lebih rendah dibandingkan kalor yang dilepaskan pada saat pembentukan ikatan. Ini merupakan konsekuensi dari sifatfungsi keadaan yang dimilki oleh entalpi. kita dapat menggunakan hukum penjumlahan entalpi reaksi yang dikembangkan oleh Germain Hess. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut: C(grafit) + ½ o2(g) –> CO(g) Kita tidak dapat menentukan ΔH°f CO secara langsung.p + b. b. kita dapat menghitung entalpi suatu reaksi kimia.q] Dengan demikian. semakin stabil ikatan bersangkutan. Singkat kata. maka reaksi tersebut melepaskan kalor (eksoterm) Persamaan yang dapat digunakan untuk menghitung entalpi reaksi dari data energi ikatan adalah sebagai berikut:  ΔH = Σenergi ikatan reaktan – Σenergi ikatan produk .                   a.s] – [a. Sebagai contoh. Saat reaksi kimia berlangsung.5 kJ/mol Dengan menjumlahkan kedua reaksi tersebut. Metode ini lebih dikenal dengan istilah Hukum Hess. kita dapat menggunakan cara tidak langsung dengan Hukum Hess. yaitu perubahan entalpi yang terjadi saat pemutusan satu mol molekul dalam wujud gas. C. baik reaksi berlangsung dalam satu tahap maupun beberapa tahap. Maka ΔH reaksi dapat dihitung dengan persamaan berikut:  ΔHreaksi = [c(ΔH°f C )+ d(ΔH°f D)] – [a(ΔH°f A) + b(ΔH°f B)]  ΔHreaksi = [c. dan d adalah koefisien reaksi untuk masing-masing zat A. c. B.  ΔHreaksi = ΣΔH°f produk – ΣΔH°f reaktan  (jangan lupa masing-masing dikalikan terlebih dahulu dengan koefisien reaksinya) Beberapa senyawa tidak dapat dihasilkan langsung dari unsur-unsurnya. Dengan demikian. Besarnya entalpi ikatan dapat dilihat padaTabel Termokimia. Semakin besar energi ikatan.0 kJ/mol + C(grafit) + ½ o2(g) –> CO(g) ΔH = -110. Reaksi semacam ini melibatkan beberapa tahapan reaksi.5 kJ/mol (2) CO(g) + ½ o2(g) –> CO2(g) ΔH = -283. Spesi CO2 di ruas kiri dan kanan saling meniadakan.

5 kJ/mol Afinitas Elektron Sep.energi ikatan O=O] – [4. ion negatif yang terbentuk semakin stabil. afinitas elektron Semakin besar energi yang dilepas.4) + 1(498. Karena energi dilepas. maka harga afinitas elektron diberi tanda minus. Harga afinitas elektronnya positif. diberikan data energi ikatan sebagai berikut: H-H = 436.7 kJ/mol O-H = 460 kJ/mol Dengan menggunakan data-data tersebut.4 kJ/mol O=O = 498. 2009 in Kelas X. Afinitas elektron adalah energi yang dilepaskan oleh suatu atom (dalam wujud gas) ketika menangkap satu elektron membentuk ion negatif.04.energi ikatan O-H] ΔH = [2(436.7)] – [4(460)] ΔH = 1371.energi ikatan H-H + 1. . Kimia Dasar Afinitas elektron merupakan salah satu sifat keperiodikan unsur.5 – 1840 = -468. maka entalpi reaksi 2 H2(g)+ O2(g) –> 2 H2O(g) dapat dihitung dengan cara sebagai berikut: ΔH = Σenergi ikatan reaktan – Σenergi ikatan produk ΔH = [2. Kelas XI.          ΔH = Σenergi yang dibutuhkan – Σenergi yang dilepaskan Sebagai contoh. Unsur golongan IIA dan VIIIA tidak membentuk ion negatif yang stabil.

Energi ikatan rata-rata merupakan besaran yang cukup berarti untuk meramalkan besarnya energi dari suatu reaksi yang sukar ditentukan melalui .tabel afinitas elektron Dalam satu periode. dari atas ke bawah. Dalam satu golongan. Contoh : CH4(g) ----> CH3(g) + H(g) ΔH = +425 kJ/mol CH3(g) ----> CH2(g) + H(g) ΔH = +480 kJ/mol CH2(g) ----> CH (g) + H(g) ΔH = +425 kJ/mol ΔH = +335 kJ/mol CH (g) ----> C (g) + H(g) Jika keempat reaksi tersebut dijumlahkan maka akan diperlukan energi 1664 kJ/mol sehingga dapat dirata-ratakan untuk setiap ikatan sebesar +416 kJ/mol. Jadi energi ikatan rata-rata dari ikatan C-H adalah 416 kJ/mol. nilai afinitas elektron cenderung menurun. nilai afinitas elektron cenderung meningkat. dari kiri ke kanan. Energi Ikatan Rata-Rata Energi ikatan rata-rata merupakan energi rata-rata yang diperlukan untuk memutus sebuah ikatan dari seluruh ikatan suatu molekul gas menjadi atomatom gas.

orbital atom Ditulis oleh Zulfikar pada 19-04-2010 Energi ionisasi didefinisikan sebagai energi terendah yang dibutuhkan sebuah atom untuk dapat melepaskan elektron valensinya. Perubahan entalpi merupakan selisih dari energi yang digunakan untuk memutuskan ikatan dengan energi yang terjadi dari penggabungan ikatan. ΣH = ΣEnergi ikatan pereaksi – ΣEnergi ikatan hasil reaksi Energi Ionisasi Kata Kunci: energi ionisasi. Tabel Energi Ikatan Rata-rata Beberapa Ikatan (kJ/mol) Ikatan Energi Ikatan Rata-rata (kJ/mol) C-H +413 C-C +348 C-O +358 H-H +432 H-O +463 H-F +565 Cl-Cl +242 F-F +154 I-I +151 C=C +614 C=O +799 Selain dapat digunakan sebagai informasi kestabilan suatu molekul. Sedangkan energi ionisasi dari unsur-unsur dalam satu periode. meskipun terdapat penyimpanganpenyimpangan.pengukuran langsung dengan kalorimeter. Trend peningkatan dan penurunan energi ionisasi dalam Tabel periodik ditunjukkan pada Gambar 4. Hasil eksperimen untuk energi ionisasi yang dilakukan pada unsur-unsur golongan IA menunjukkan bahwa energi ionisasi dari logam Litium (Li) sampai dengan Cesium (Cs) menurun. . ditunjukkan pada periode ke tiga yaitu dari unsur Boron (B) sampai dengan Flor (F) menunjukkan adanya peningkatan. harga energi ikatan rata-rata atau energi disosiasi ikatan dapat digunakan untuk memperkirakan harga perubahan entalpi suatu reaksi.5.

sifat kelogaman meningkat dari atas ke bawah. dan dapat disimpulkan bahwa energi ionisasi dalam satu golongan semakin kecil dari atas ke bawah. Hal ini menyebabkan elektron semakin mudah dilepaskan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa energi ionisasi dalam satu periode dari kiri kekanan semakin besar. Kemudahan sebuah elektron dilepaskan oleh sebuah unsur merupakan ciri khas sifat logam dari sebuah unsur. yang berlawanan dengan energi ionisasinya. Unsur-unsur dalam tabel periodik disusun berdasarkan kenaikan nomor atom sehingga jumlah elektron semakin besar dari kiri ke kanan dan semakin sulit melepaskan karena memerlukan energi yang cukup besar. sehingga sifat kelogaman sangat dipengaruhi oleh besar kecilnya energi ionisasi. Jari-jari atom meningkat dalam satu Golongan IA. sehingga unsur-unsur yang berada disebelah kanan khususnya yang memiliki orbital p bersifat sebagai non logam.Untuk unsur dalam satu golongan. Demikianpula sifat kelogaman dalam satu periode semakin kecil dari kiri kekanan. Gambar 4.5. semakin ke bawah jumlah kulit semakin banyak dan elektron semakin jauh dari inti. dan periode unsur non-logam periode tiga Dalam satu golongan. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->