P. 1
Tujuan Sosialisasi

Tujuan Sosialisasi

|Views: 47|Likes:
Published by Dede Juanda

More info:

Published by: Dede Juanda on Apr 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2013

pdf

text

original

Tujuan Sosialisasi Setiap proses sosial pasti memiliki tujuan. Demikian juga sosialisasi.

Berikut ini akan diuraikan beberapa tujuan sosialisasi. 1. Memberi keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan seseorang untuk melangsungkan kehidupannya kelak di tengah-tengah masyarakat di mana dia akan menjadi salah satu anggotanya. 2. Mengembangkan kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara efektif dan efisien, serta mengembangkan kemampuannya untuk membaca, menulis, dan bercerita. Dengan melakukan komunikasi, berbagai informasi mengenai masyarakat akan diperoleh untuk kelangsungan hidup seseorang sebagai anggota masyarakat. 3. Mengembangkan kemampuan seseorang mengendalikan fungsi-fungsi organik melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat. Artinya, dengan sosialisasi seseorang akan dapat memahami hal-hal yang baik dan dianjurkan dalam masyarakat untuk dilakukan. Selain itu juga dapat mengetahui dan memahami hal-hal buruk yang sebaiknya dihindari dan tidak dilakukan. 4. Menanamkan kepada seseorang nilai-nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat. Diri yang berkembang melalui interaksi dengan orang lain terbentuk melalui tiga tahap, yaitu sebagai berikut. 1. Tahap memahami diri kita dari pandangan orang lain. Seorang anak merasa dirinya sebagai anak yang paling hebat dan yang paling pintar karena sang anak memiliki prestasi di kelas yang melebihi teman-temanya. 2. Tahap merasakan adanya penilaian dari orang lain . Dengan pandangan bahwa si anak adalah yang paling hebat, ia merasa orang lain selalu memuji dia dan selalu percaya pada tindakannya. 3. Tahap dampak dari penilaian tersebut terhadap dirinya . Dari pandangan dan penilaian bahwa ia adalah anak yang hebat, timbul perasaan bangga dan penuh percaya diri.
Faktor Yang Mempengaruhi Lingkungan : Interaksi dengan sesama : dalam interaksi diperlukan pertumbuhan kecerdasan, pertumbuhan sosial dan emosional, mempelajari pola-pola kebudayaan dan berpartisipasi dalam masyarakat. Melalui interaksi orang dapat belajar tentang pola perilaku yang tepat serta belajar hak, kewajiban dan tanggung jawab. 2. Bahasa : bahasa digunakan untuk mempelajari simbol - simbol kebudayaan, merumuskan dan memahami kebudayaan, memahami gagasan yang kompleks dan menyatakan pandangan maupun nilai seseorang. 3. Cinta / kasih sayang : cinta sangat diperlukan untuk kesehatan mental dan fisik seseorang. Lingkungan dimana ia tinggal sangat berpengaruh pada sosialisasi. Lingkungan yang “buruk” akan mempengaruhi perkembangan pribadinya. 1.

individu hanya yang memiliki salah satu karakteristik cara belajar tertentu sehingga tidak memiliki karakteristik cara belajar yang lain. menyukai kegiatan yang menyibukkan (secara fisik). biasanya tidak mudah terganggu oleh keributan atau suara berisik ketika sedang belajar. lebih senang mendengarkan daripada membaca. 3. berdiskusi dan menjelaskan sesuatu panjang lebar. Ini ditandai ciri-ciri perilaku mudah terganggu oleh keributan. memiliki kemampuan mengeja huruf dengan sangat baik.Contoh : Dari keluarga “Broken Home” akan berpengaruh negatif pada perkembangan pribadi anak seperti rendah diri. kursus atau les privat intensif tidak diperlukan lagi. Ciri-ciri perilaku individu dengan karakteristik cara belajar adalah sebagai berikut. jika membaca lebih senang membaca dengan suara keras. jika sang individu menemukan metode belajar sesuai karakteristik dirinya. Karakteristik Cara Belajar Berdasarkan kemampuan otak. Karakteristik perilaku individu dengan cara belajar auditorial individu yang memiliki kemampuan belajar auditorial yang baik. lebih menyukai seni musik dibandingkan seni yang lainnya. auditorial. Karakteristik perilaku individu dengan cara belajar kinestetik individu yang memiliki kemampuan belajar kinestetik yang baik. akan cepat ia menjadi "pintar". 2. sulit membaca peta. Karakteristik perilaku individu dengan cara belajar visual individu. banyak menggunakan bahasa tubuh (nonverbal). Pengategorian ini tidak berarti. Dengan kata lain. tidak dapat duduk diam di suatu tempat. dan lebih suka mendemonstrasikan sesuatu daripada berpidato/berceramah. merupakan pembaca yang cepat dan tekun. cara belajar individu dapat dibagi dalam tiga kategori. Dengan melihat cara belajar yang paling menonjol dari diri seseorang. belajar mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada apa yang dilihat. ditandai ciri-ciri perilaku berdiri dekat ketika sedang berbicara dengan orang lain. Ketiga kategori itu cara belajar visual. Dengan demikian. Hal tersebut ditandai ciri-ciri berdasarkan asosiasi visual. nakal dan sebagainya. belajar melalui praktik langsung atau manipulasi menghafalkan sesuatu dengan cara berjalan atau melihat langsung. membutuhkan penjelasan menyeluruh tentang tujuan dan berbagai hal lain yang berkaitan. menggunakan jari untuk menunjuk kata yang dibaca ketika membaca. lebih suka membaca daripada dibacakan. suka berontak. 1. berbicara fasih. yang memiliki kemampuan belajar visual yang baik. orang tua yang bersangkutan (yang sudah memiliki pemahaman yang cukup tentang karakter cara . dan kinestetik yang ditandai dengan ciri-ciri perilaku tertentu.

cobalah mulai merenungkan dan mengingat-ingat apa karakteristik belajar Anda yang paling efektif. sehingga dapat mendukung agar kemampuan dapat dikembangkan. diharapkan ini dapat bertindak secara arif dan bijaksana dalam memilih metode belajar yang sesuai. Bagi remaja yang sulit belajar. cobalah membuat rencana atau persiapan yang merupakan kiat belajar Anda. Salah satu cara yang bisa digunakan dengan memanfaatkan berbagai media pendidikan seperti tape recorder. Setelah itu. . video.belajar dirinya). atau gambar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->