P. 1
Teh Botol Sosro

Teh Botol Sosro

|Views: 751|Likes:
Published by yedwin_1
karwis
karwis

More info:

Published by: yedwin_1 on Apr 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/24/2014

pdf

text

original

MAKALAH FIELD TRIP TEH BOTOL SOSRO

DISUSUN OLEH: Kevin Christy XI IPS 1 21

SMA KEMURNIAN 2 JAKARTA 2013
BAB 1

Fanta. 1. Sprite. Apalagi konsumen pun semakin kritis dalam memilih suatu produk atau jasa yang hendak dibeli. Hal ini dapat dilihat dari semakin beragamnya jenis minuman ringan. Seperti yang diketahui. b. Bagaimana sejarah dan perkembangan PT Sinar Sosro? Bagaimana segmen marketing yang dilakukan PT Sinar Sosro? Apa saja Produk PT Sinar Sosro? BAB II . jasa atau campuran antara produk dan jasa. selain faktor persaingan yang semakin meningkat. dan Coca cola. Sinar Sosro. Green Tea. Salah satu produk minuman dengan rasa teh yang telah lama dikenal di Indonesia adalah Teh Botol Sosro. Tetapi dalam kenyataannya tidaklah mudah untuk memasarkan suatu produk. Dengan semakin banyaknya perusahaan atau produsen yang ikut berperan dalam siklus bisnis ini. Dewasa ini salah satu jenis industri yang mengalami perkembangan industri yaitu yang menawarkan produk makanan dan minuman. juga banyak merek-merek minuman ringan yang dijual dipasaran seperti Fresh Tea. Tekita. seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Konsumen yang merupakan orientasi dalam suatu bisnis merupakan kunci utama dalam memenangkan persaingan ini. yang di produksi oleh PT.1 Latar Belakang Penelitian Pada masa sekarang ini.2 Permasalahan a. Demi memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam. Teh Kotak. Produk-produk baru tersebut mendorong timbulnya usaha baru diberbagai bidang untuk memasarkan produk yang tepat. Untuk mengimbangi perekonomian global yang cepat berubah ini setiap pelaku bisnis dituntut untuk dapat meningkatkan daya saing dengan para pesaingpesaingnya. Lipton Ice Tea. baik itu pelaku bisnis yang menawarkan produk. dan jenis minuman bersoda. c. bahwa dalam suatu sistem perekonomian terdapat banyak suatu industri. tentu akan memancing tingkat persaingan kearah yang lebih tinggi dan ketat untuk memenangkan konsumen dan memuaskan selera mereka. Hal ini menyebabkan kompetisi dalam dunia bisnis menjadi semakin tajam. seperti jenis minuman dengan rasa teh. pertumbuhan dan perkembangan perekonomian telah memasuki era globalisasi.PENDAHULUAN 1. perkembangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat dewasa ini cenderung membawa perilaku konsumen. Teh Tjong Dji. buah-buahan.

Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke ibukota Jakarta untuk memperkenalkan produk Teh Cap Botol yang sudah sangat terkenal di daerah Jawa Tengah. Perjalanan memperkenalkan produk Teh Cap Botol ini dimulai dengan melakukan strategi CICIP RASA (product sampling) ke beberapa pasar di kota Jakarta. Bapak Soemarsono Sosrodjojo (Alm. Awalnya. bisnis ini telah mulai dikelola oleh cucu Bapak Sosrodjojo atau dapat juga disebut denganGenerasi Ketiga. Nama SOSRO diambil dari nama keluarga pendirinya yakni SOSRODJOJO. Bapak Soetjipto Sosrodjojo 4. Setelah seduhan tersebut siap. Bapak Surjanto Sosrodjojo Sejak awal tahun 1990.) 2. Akhirnya muncul ide untuk membawa teh yang telah diseduh di kantor. Hal ini disebabkan pada saat tersebut jalanan di kota Jakarta masih berlubang dan belum sebagus sekarang. tetapi dimasukkan kedalam panci-panci besar untuk selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Tahun 1953. produk yang dijual adalah teh kering dengan merek Teh Cap Botol dimana daerah penyebarannya masih di seputar wilayah Jawa Tengah. Bapak Soegiharto Sosrodjojo 3.GAMBARAN ORGANISASI 2. teh tersebut dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar. Lagi-lagi cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa. Bapak Sosrodjojo (Alm. Bisnis SOSRO sampai dengan saat ini sudah dijalankan oleh tiga Generasi SOSRODJOJO yakni : Generasi Pertama (Pendiri Grup Sosro) : 1. dikemas kedalam botol yang sudah dibersihkan. Pada saat memulai bisnisnya. datang ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Teh Cap Botol dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat. Cara kedua. Ternyata cara ini cukup menarik minat .) Generasi Kedua 1. Keluarga Sosrodjojo memulai usahanya di sebuah kota kecil bernama Slawi di Jawa Tengah. Tahun 1940. teh tidak lagi diseduh langsung di pasar. sebagian besar tumpah dalam perjalanan dari kantor ke pasar. Tetapi cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan proses penyajiannya terlampau lama sehingga pengunjung di pasar yang ingin mencicipinya tidak sabar menunggu.1 SEJARAH DAN PERKEMBANGAN PT SINAR SOSRO SOSRO merupakan pelopor produk teh siap minum dalam kemasan yang pertama di Indonesia.

SINAR SOSRO yang pertama di daerah Cakung. sehingga orang lebih membaca TEH BOTOL). GUNUNG SLAMAT mendapatkan penghargaan sebagai Top Brand Award 2008 untuk kategori Teh Celup. Jakarta. Secara singkat Berikut perjalanan PT Sinar Sosro hingga sekarang : 1940 : Sosrodjojo mulai merintis the wangi cap botol 1953 : PT. PT. dan pada tahun 1974 didirikan PT SINAR SOSRO yang merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia. 3. Teh Poci. Botol Versi III Pada tahun 1974. Design botolnya tidak seperti botol versi I & II. PT. GUNUNG SLAMAT. TEBS. Botol Versi I Dikeluarkan pada tahun 1970 dengan merek TEHCAP BOTOL SOFT DRINK SOSRODJOJO 1. Gunung Slamat didirikan . Teh Sadel. terjadi perubahan design botol yang ke-III. Teh Cap Botol. 2. Pada tahun 1969 muncul gagasan untuk menjual teh siap minum (ready to drink tea) dalam kemasan botol. SINAR SOSRO. selain itu Penulisan Soft Drink dihilangkan. 1.pengunjung karena selain praktis juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak seperti cara sebelumnya. Teh Sepatu dan Teh Berko. Happy Jus. Model botol untuk kemasan Tehbotol Sosro mengalami tiga kali perubahan yakni : 1. PT. Dengan bentuk botol yang baru dan perubahan pada penulisan merk TEHBOTOL SOSRO pada kemasannya. Botol Versi II Dikeluarkan pada tahun 1972 dengan merek TEH CAP BOTOL (dengan penulisan ”CAP” lebih kecil. 14240. Joy Tea Green Sosro. Fruit Tea Sosro. Produk-produknya adalah Teh Celup Sosro. dan tulisan TEH BOTOL diganti dengan warna merah putih yang menggambarkan produk asli Indonesia. Sentra Bisnis Artha Gading – Kelapa Gading – Jakarta Utara. Design botol ke-III ini diperkenalkan seiring dengan didirikannya pabrik PT. Teh Terompet. perusahan yang memproduksi Teh Siap Minum Dalam Kemasan. Ø Perkembangan Bisnis PT Sinar Sosro dari awal berdiri hingga sekarang Seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan. 2. maka sejak Tanggal 27 November 2004. perusahaan yang memproduksi Teh Kering Siap Saji. PT SINAR SOSRO dan PT GUNUNG SLAMAT bernaung dibawah perusahaan induk (holding company) yakni PT ANGGADA PUTRA REKSO MULIA (Grup Rekso) yang berkantor Pusat di : Gedung Graha Rekso Jl. Ø Pengembangan bisnis minuman teh selanjutnya dilakukan oleh dua perusahaan 1. Boulevard Artha Gading Kav A1. Produk-produknya adalah Tehbotol Sosro. dan Air Minum Prim-A. 1. Penulisan Sosrodjojo juga disingkat menjadi SOSRO dalam logo bulat merah.

PT.3 FILOSOFI PT SINAR SOSRO “Apapun makannya. Teh dalam kemasan botol yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat umum. telah merebut hati masyarakat. Produk – produk SOSRO berhasil menjangkau konsumen diseluruh pelosok propinsi di Indonesia. PT. minumnya teh botol sosro” di munculkan. 2. Dalam era globalisasi ini.1965 1969 1974 2000 2004 2011 : Promosi cicip rasa : muncul gagasan menjual the dalam kemasan botol : mendirikan PT.SINAR SOSRO merupakan perusahaan pertama Indonesia dan di dunia yang berani mengolah dan menjual teh dalam kemasan untuk dijual kepada masyarakat.2 VISI & MISI PT SINAR SOSRO Ø VISI : Mengutamakan agar produk-produknya dapat sampai pada konsumen dimanapun mereka berada Ø MISI : Meningkatkan jaringan distribusi (baik Nasional atau Internasional) dengan memasarkan produk baru dibidang minuman. Kelebihan : . Slogan ini tidak saja mengguncang sesama produk teh namun juga produk minuman secara keseluruhan. Sinar Sosro : Pabrik ke 7 di Bali mulai beroperasi : Mendirikan PT. Kerjasama Negara – Negara baik bilateral maupun multilateral semakin marak dan terus berkembang dari segala bidang. Sinar Sosro adalah perusahaan yang mempromosikan minuman ringan dengan ciri khas teh asli. Puri Tirta Kencana : Sosro mulai melebarkan sayap ke bidang makanan 2. Dasar atau Filosofi PT. pembangunan ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi Negara lain. Dengan Iklan “Apapun Makananya Minumnya Teh Botol Sosro”. karena sebagai minuman teh tanpa bahan pengawet. Sinar Sosro adalah Niat Baik yang di jabarkan dalam 3K dan RL yakni :  Peduli terhadap KUALITAS  Peduli terhadap KEAMANAN  Peduli terhadap KESEHATAN  Serta RAMAH LINGKUNGAN Mayoritas Indonesia memiliki dataran tinggi cocok ditanami teh & itu semua sebagai peluang bisnis industri minuman yang dikembangkan oleh anak negeri hingga saat ini maju dan pesat. PT. Sinar Sosro mengembangkan produk minuman teh rasa asli yaitu Teh Botol Sosro. Karena Teh Botol minuman untuk semua orang. Karena produk teh ini merupakan salah satu produk yang menawarkan kualitas produknya dalam menarik minat beli konsumen.

sedangkan bahan baku teh tersebut dikelolah oleh PT. Untuk memenuhi kebutuhan pencintanya dimanapun berada. Untuk Produk Teh Botol SOSRO misalnya. yang dipetik dari perkebunan milik sendiri. dengan menggunakan mesin paling modern dari Jerman yang dilakukan untuk menghasilkan produk terbaik dengan standar kualitas terjaga. Sinar Sosro :  Teh botol Sosro menggunakan bahan baku : air. rasa dan ukuran yang dikontrol ketat. bahan baku yang digunakan adalah daun Teh Hijau terbaik kualitas Peko yang dicampur dengan bunga melati ( atau lebih dikenal dengan Jasmine Tea ). dan campuran gula pasir terbaik yang memilik standar warna.200ml.Bahan baku Teh SOSRO dipilih hanya dari pucuk daun Teh terpilih dan terbaik.  Fruit Tea menggunakan bahan baku yakni : air. AGRO PANGAN selaku sister company.  Joy Tea Green menggunakan bahan baku : air. gula industri dan teh hijau.4 PRODUK-PRODUK SOSRO Keterangan untuk produk PT. gula industri.Tehbotol Sosro dengan inovasinya sampai dengan saat ini telah memiliki banyak pilihan kemasan produk yaitu :  Kemasan botol beling ( Returnable Glass Bottle ) dengan volume 220ml  Kemasan kotak (Tetra Pak ) dengan volume 1 Liter.  Kemasan pouch dengan volume 150ml  Kemasan PET dengan volume 500ml . teh hitam dan konsentrat sari buah asli. Sinar Sosro berasal dari:  Perkebunan Teh Gunung Rosa di Cianjur  Perkebunan Teh Gunung Manik di Cianjur  Perkebunan Teh Gunung Cempaka di Cianjur  Perkebunan Teh Gunung Satria di Garut  Perkebunan Teh Daerah Neglasari di Garut  Perkebunan Teh Daerah Cukul di Pangalengan  Perkebunan Teh Daerah Sambawa di Tasikmalaya 1. GUNUNG SLAMAT. Adapun pengolahannya. SINAR SOSRO disuplai oleh PT. Tehbotol Sosro kemasan botol beling merupakan produk teh siap minum yang pertama di Indonesia dan di Dunia yang sudah diluncurkan sejak Tahun 1974. gula industri dan teh hijau yang dicampur dengan bunga melati dan bunga gambir (dikenal dengan teh wangi). 2. Bahan baku teh untuk produk-produk PT.250 ml. SINAR SOSRO adalah Tehbotol Sosro kemasan botol beling atau sering disebut RGB (Returnable Glass Bottle). Bahan baku teh untuk PT. TEH BOTOL SOSRO Salah satu produk unggulan PT.

Produk ini cukup sukses dipasar sehingga pada tahun 2004 memperoleh Indonesia Best Brand Award sebagai Most Potential Brand In Non-Carbonated Drink Category.  Joy Green Tea kemasan PET 300 ml rasa Jasmine dan jasmine less sugar. SOSRO JOY GREEN TEA Sosro Joy Green Tea adalah produk terbaru dari PT. Produk ini lebih banyak diminati oleh anak-anak. Saat ini Happy Jus hadir dalam kemasan yaitu :  Happy Jus dalam kemasan genggam ( Tetra Pack ) volume 200ml dengan varian rasa: Apel.SINAR SOSRO juga menghadirkan produk COUNTRY CHOICE dalam kategori jus pada akhir tahun 2008. 2. 30. Salah satu bahan dasar produk ini adalah Teh Hijau atau Green Tea. SINAR SOSRO pada Tahun 1997 mengeluarkan produk minuman teh berbasis buah-buahan yaitu Fruit Tea Sosro dengan target segmen REMAJA. dan Teh Melati (Jasmine Tea) 5. Dan untuk Tehbotol Sosro regular kini hadir dalam kemasan baru yaitu kemasan PET 500ml.COUNTRY CHOICE merupakan real juice . COUNTRY CHOICE PT. Jeruk dan Anggur. Sinar Sosro) dengan varian produknya antara lain adalah:  Teh Celup Sosro isi 5. FRUIT TEA SOSRO Dengan bertujuan untuk pengembangan produk. Saat ini Sosro Joy Green Tea hadir dalam kemasan yaitu :  Joy Green Tea kemasan botol beling (Returnable Glass Bottle) dengan volume 234ml. SINAR SOSRO menghadirkan produk HAPPY JUS yang launching pada awal tahun 2005. 10. Cherry-B. 3. PT. dimana Teh Hijau juga mengandung Antioksidan yang berguna untuk kesehatan. Teh Hijau (Green Tea). GUNUNG SLAMAT (sister company dari PT. 6. HAPPY JUS Untuk kategori minuman Jus. maka PT.Produk ini tersedia dalam kemasan PET volume 500ml dan kemasan kotak ( Tetra Pak ) volume 250ml. TEH CELUP SOSRO Teh Celup Sosro merupakan produk teh siap saji yang dihasilkan oleh PT.  Joy Green Tea kemasan PET 500 ml Rasa Jasmine. 4. 15.  Happy Jus kemasan PET 300 ml dengan varian rasa Apel berry dan Anggur. Honey Lemon dan Jasmine less sugar.Inovasi terbaru dari produk Tehbotol Sosro adalah Tehbotol Sosro Less Sugar yang telah diluncurkan pada tanggal 20 Agustus 2008. 50 dan 100 sachet  Teh Celup Sosro kemasan Batik isi 25 sachet dengan pilihan Teh Hitam (Black Tea). Apel berry. SINAR SOSRO yang diluncurkan pada tanggal 26 Oktober 2007.

Merknya pada saat pertama kali dikeluarkan adalah Air SOSRO. namunmelebarkan sayap ke bidang produksi makanan. Favorit Flavor Guava : High Antioksidan. Apple : High Fiber. 600ml dan 1. Air minum Prim-A hadir dalam kemasan cup 240ml. 9. SINAR SOSRO juga memproduksi air minum dalam kemasan. Air Minum PRIM-A Pada tahun 90-an.C. STEE Pada tahun 90-an. Gold Fruit Goji berry : Rich Antioxidant (Jus Goji pertama di Indonesia ). Dan hingga sekarang sejak tahun 2011 PT Sinar Sosro tidak hanya menghasilkan produk minuman kemasan saja. 7. botol plastik 330ml. Air SOSRO berganti nama dengan Prim-A. untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap produk teh dengan harga lebih terjangkau dan volume yang lebih banyak. Apple pulp: High folat. dan dalam kemasan galon. SINAR SOSRO meluncurkan produk teh dalam kemasan botol beling (Returnable Glass Bottle) dengan merk S-TEE bervolume 318 ml.kaya manfaat untuk kecukupan gizi dan nutrisi setiap hari dengan cara praktis dan hemat. PT. maka PT. . SINAR SOSRO telah mendapatkan penghargaan The Best Client dari JC&K Advertising sebagai hasil kerjasamanya yang telah terjalin dengan baik dengan pihak agency. Orange : High vit C & Calcium. Pada Tahun 1999. Dengan varian Rasa : 1.E 2. 8. TEBS TEBS Adalah kategori Minuman Teh berkarbonasi yang Launching pada bulan November tahun 2004 dengan kemasan botol beling (Returnable Glass Bottle) dalam volume 230 ml yang kemudian disusul dengan kemasan kaleng (Can) dengan volume 318 ml. Mango : High Vit A. PT.5 liter.

sebelum sosro hadir. Sosro memandang bahwa ketika orang sedang melakukan perjalanan dan ia kehausan pasti membutuhkan sebuah penghilang dahaga yang praktis dan mudah di dapat. Awalnya ide kemasan botol berasal dari pengalaman tes cicip (on place test) di pasar-pasar tradisional terhadap teh tubruk cap botol. Pada demonstrasi pertama teh langsung diseduh di tempat dan disajikan pada calon konsumen yang menyaksikan. ada sebuah perusahaan asing yang ingin mengeluarkan produk teh dalam botol sepert i yang dilakukan sosro saat ini. Namun cara tersebut memakan waktu lama sehingga calon konsumen cenderung meninggalkan tempat. Sinar Sosro pada awalnya memperkenalkan minuman siap saji dalam kemasan botol. berangkat dari pengalaman ketika melakukan promo. Sosro juga memiliki keunggulan dan keunikan dalam pemasaran. Atribut kepuasan ini dicoba untuk dipenuhi dengan menghadirkan . pendiri perusahaan sosro. Akhirnya sosro mencoba untuk memasukkannya pada kemasan-kemasan botol limun agar mudah dibawa. dengan target orang yang sedang melakukan perjalanan . PT. Dari awal produk ini ditargetkan untuk konsumen yang sering melakukan perjalanan seperti supir dan pejalan kaki sosro . Akan tetapu cara ini ternyata membuat banyak teh tumpah selama perjalanan karena saat itu struktur jalan belum sebaik sekarang. Sosro menyadari bahwa segmen konsumen ini memiliki keinginan hadirnya minuman yang dapat menghilangkan dahaga di tengah kelelahan dan kondisi panas selama perjalanan. justru berpikir sebaliknya. Setelah meneliti dan mengamati kebiasaan minum teh di masyarakat sang biro pun menyimpulkan bahwa produk ini tidak memiliki prospek bagus untuk dipasarkan di Indonesia. Sosro memiliki target pasar yang jelas. Berangkat dari itu merekaberpikir bahwa penggunaan kemasan botol adalah alternatif yang paling praktis dalam menghadirkan kenikmatan teh lansung ke konsumen. Kemudian pada uji berikutnya teh telah diseduh dari pabrik dan kemudian dimasukkan ke dalam tong-tong dan dibawa dengan mobil. tempat yang praktis dan aman untuk digunakan sebagai wadah teh adalah botol.BAB III IMPLEMENTASI STRATEGI MARKET DRIVEN STRATEGY SOSRO Dasar pemikiran utama yang penting dalam market driven strategy adalah menjadikan pasar dan konsumen sebagai titik awal dalam memformulasikan strategi. Kala itu sang perusahaan menyewa jasa sebuah biro riset pemasaran untuk menguji kelayakan dan prospek produk tersebut di Indonesia. Biro itu beralasan bahwa budaya minum teh pada bangsa Indonesia umumnya dilakukan pagi hari dalam cangkir dan disajikan hangat sehingga kehadiran teh dalam kemasan botol justru akan dianggap sebuah keanehan. Sosrodjojo.

namun juga pesaing asing. Segmentasi Produk PT. dengan cerdas sosro justru melakukan counter branding dengan mengeluarkan produk S-tee dengan volume yang lebih besar. Sinar Sosro pada saat ini dihadapkan pada berbagai saingan produk minuman ringan yang tidak hanya dari pesaing lokal. Teh Botol Sosro merupakan produk teh siap minum pertama di Indonesia yang di kemas dalam botol dan telah dikenal oleh masyarakat luas. kedua perusahaan multinasional itu pun tak berhasil berbuat banyak untuk merebut hati konsumen Indonesia. Berdasarkan data pada PT. Semenjak diluncurkan pada tahun 1970. persis seperti aqua menjadi brand pada air putih. . Frestea. Persaingan berbagai merek teh dalam kemasan botol membuat perusahaan lebih berhati – hati dalam merancang strategi pemasarannya. karena sosro memiliki perkebunan teh sendiri. Strategi ini ternyata lebih tepat. SOSRO selalu menjaga kualitas produknya dan selalu menjaga ketersediaan produknya dipasaran. TEBS. karena menganggap lalu ide air teh masuk dalam botol. Alih-alih merubah produknya. Bahan bakunya pun dari teh yang berkualitas pilihan. Untuk menambah nilai kepuasan teh botol ini disajikan dingin dengan menyediakan boks-boks es pada titik-titik penjualannya (penggunaan kulkas pada saat itu belum lazim). Tekita. produk teh botol sosro baik rasa. pemain lain terlambat masuk di segmen teh dalam botol. Persis seperti Aqua dengan air putihnya. yaitu Teh Botol Sosro. Persaingan yang begitu ketat dari banyaknya teh dalam kemasan botol yang beredar di pasaran. Bahkan ketika perusahaan multinational Pepsi dan Coca cola masuk melalui produk teh Tekita dan Frestea. Sinar Sosro merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang agro industri yang memproduksi berbagai macam produk dengan menggunakan pucuk daun teh sebagai salah satu bahan baku utamanya.1 STRATEGI INTERNAL 1. dimana salah satu produknya adalah Teh Botol Sosro. kemasan logo maupun penampilan tidak mengalami perubahan sama sekali. Berikutnya Sosro semakin kuat karena jaringan distribusi Teh Botol yang sangat kuat sampai di titik akhir pelosok. Fruit Tea. Sosro tetap tak bergeming. S-tee. PT. 3. Keberhasilan Sosro tidak lepas dari brand “teh botol” yang didapatkannya. Terciptanya citra baik dalam benak konsumen akan menumbuhkan kepuasan pelanggan yang dapat memberikan beberapa manfaat. Perusahaan akan berhasil memperoleh pelanggan dalam jumlah yang banyak apabila dinilai memiliki citra baik dalam benak konsumen. Sinar Sosro terdapat tujuh merek teh dalam kemasan botol yang beredar di Indonesia.minuman teh dalam kemasan botol yang praktis dan tersedia di kios-kios sepanjang jalan.

sehingga Sosro dikenal sebagai minuman teh dalam kemasan botol yang dapat memberikan kesegaran. para supir atau pejalan kaki. Pada waktu itu. Konsumen menjadi tidak sulit membeli teh botol sosro karena mudah di cari dan harganya terjangkau. Jadi jika ada yang haus. event. Targetting Identifikasi target pasar adalah merupakan langkah awal yang dibutuhkan dalam perencanaan dan pengembangan strategi pemasaran.00. Sosro juga memiliki keunggulan kompetitif karena merupakan teh siap minum dalam kemasan botol yang dipasarkan pertama kali di Indonesia. minimarket bahkan warung kecil dan gerobak.  Harga : antara Rp 3000. Target dari teh botol ini adalah yang menyukai rasa asli teh (non fruity) dan praktis. dengan target orang yang sedang melakukan perjalanan. ya tinggal minum sosro.Yang masih kurang dari Teh Botol adalah upaya – upaya mempertahankan image secara above the line. untuk bersaing dengan competitor Sosro mulai melakukan kampanye bahwa dengan mengkonsumsi teh akan membuat tubuh menjadi sehat. Terkesan Teh Botol merasa sudah besar dan yakin dengan penetrasi produk yang telah dilakukannya sehingga tidak perlu lagi melakukan promosi above the line secara intensif. maka kesuksesan pemasaran produk akan banyak ditentukan oleh kesesuaian produk. karena teh mengandung anti oksidan. masyarakat Indonesia masih terbiasa untuk minum teh yang disajikan panas. Pada waktu pengenalan produk. Hal ini menambah keunggulan kompetitif dari Sosro. Dalam situasi dimana konsumen menghadapi banyak pilihan. 3. Upaya iklan di media massa. strategi promosi yang dilakukan juga baik dengan menetapkan harga tidak lebih dari biaya parker pada waktu itu (mengingat target adalah orang yang sedang melakukan perjalanan). Karena pada awal kemunculan produk. Plus ditempatkan dalam boks es. sehingga menjadi dingin. Ø Marketing Mix  Product : rasa teh asli yang kini bervariasi dengan ditambahkan aroma buah – buahan dan daun teh melati.00 hingga Rp 5000. Diberikanlah kemasan botol yang praktis dan disediakan di kios – kios yang ada di pinggir jalan. maupun promosi yang akan terus membuat teh botol tertancap di kepala konsumen masih jarang dilakukan. Ternyata proses diferensiasi yang dilakukan Sosro membuahkan hasil baik.  Place : Supermarket. 2. Positioning Sosro melakukan positioning dengan mengedukasi masyarakat agar tidak merasa aneh untuk meminum teh dalam kemasan botol dan dengan diasajikan dingin. Sosro memiliki target pasar yang jelas. 3. Selling Teh Botol Sosro didistribusikan ke pelosok – pelosok daerah. . Dalam perkembangannya.2 STRATEGI BERSAING 1.

Beberapa hal yang dapat dicermati dalam pembentukan brand equity ini adalah : .Ø Karakteristik Konsumen 1. Hal ini ditunjukan dari integrasi yang baik dari komponen-komponen 4P. Deferensiasi : Produk Teh Botol Sosro berbeda dari yang lain karena teh ini di kemas dalam botol dan rasa khas tehnya sangat kuat. sehingga dengan menentukan positioning brand yang baik membantu strategi marketing dalam hal mengklarifikasi esensi merek . masyarakat Indonesia masih terbiasa untuk minum teh yang disajikan panas. Contoh adalah bahwa pengembangan produk berasal dari strategi promosi. Psikografis. Dalam perkembangannya. dll. hubungan antara penentuan harga (price) dengan saluran distribusi (place). Karena pada awal kemunculan produk. POSITIONING STRATEGY “DEVELOPING THE POSITIONING STRATEGY” Menurut Kotler Positioning diartikan sebagai tindakan merancang tawaran dan citra perusahaan sehingga menempati posisi yang khas (dibandingkan dengan para Kompetitor) didalam benak pelanggan yang menjadi targetnya yang tujuannya adalah menempatkan Brand dalam pikiran konsumen untuk memaksimalkan potensi manfaat perusahaan. wilayah pemasaran untuk konsumen adalah seluruh wilayah Indonesia baik di kota – kota besar maupun daerah – daerah. Remaja (usia 13 sampai 18 tahun) dan Dewasa. Brand Sosro telah terbentuk melalui proses yang panjang. Demografi  Usia : Anak – anak (usia 9 sampai 12 tahun). orang yang menyukai minuman teh yang mempunyai rasa alami dan berkualitas. karena teh mengandung anti oksidan. Ternyata proses diferensiasi yang dilakukan Sosro membuahkan hasil baik. Hal ini menambah keunggulan kompetitif dari Sosro. PRODUCT STRATEGY / BRAND STRATEGY Sosro melakukan positioning dengan mengedukasi masyarakat agar tidak merasa aneh untuk meminum teh dalam kemasan botol dan dengan diasajikan dingin. Geografis. sehingga Sosro dikenal sebagai minuman teh dalam kemasan botol yang dapat memberikan kesegaran. tujuan. Positioning yang dilakukan oleh Sosro juga didukung oleh marketing mix yang baik. yang hasil akhirnya adalah penciptaan Proporsi nilai yang berfokus pada pelanggan . Sosro telah berhasil mengembangkan merek Teh Botol Sosro menjadi merek dengan brand equity yang kuat. 3.  Jenis Kelamin : Pria dan Wanita  Pekerjaan : Semua orang yang mempunyai pekerjaan  Pendidikan : Semua golongan masyarakat 2. untuk bersaing dengan competitor Sosro mulai melakukan kampanye bahwa dengan mengkonsumsi teh akan membuat tubuh menjadi sehat. Ditambah lagi dengan aroma buah-buahan dan melati. 1. 1.

dan dengan produk Fruit Tea dan Tebs sekali lagi PT. 2. Dalam melakukan pengembangan brand PT. dan strategi promosi yang dilakukan dengan jargon “apapun makanannya minumannya teh botol sosro”. PT. Ada Hal menarik untuk brand Teh Botol Sosro karena dengan penggunaan kata “Teh Botol” kemudian memberikan asosiasi pada Sosro sendiri. Selain itu kekuatan brand equity harus dijaga agar tetap bisa menghadapi kompetisi yang semakin ketat. yang terlihat dari profit margin antara agen dan distributornya . dan juga peluncuran produk Tebs untuk menarik minat pelanggan yang mengkonsumsi minuman berkarbonasi. Ini merupakan hasil dari pengembangan saluran distribusi. Kedua produk ini dapat meraih sukses di pasar. 2. Hal ini dapat dilihat dari Teh Botol Sosro dapat menjadi pemimpin pasar dalam kategori teh siap minum dalam kemasan botol. Walaupun dengan dukungan . yang menjadi keunggulan dari brand ini. terutama untuk produk Fruit Tea yang kemudian mulai menggerogoti pasar dari minuman berkarbonasi. Sinar Sosro untuk melakukan pengembangan pasar dengan mengenalkan produk Fruit Tea untuk kalangan muda dan Tebs untuk pengkonsumsi minuman berkarbonasi. Brand Association dari Teh Botol Sosro kuat.1. Hasil dari brand equity yang kuat ini telah dirasakan oleh Sosro yaitu memudahkan PT. 4. Brand Awareness yang dimiliki Teh Botol Sosro dapat dikatakan telah memasuki tingkatan top of mind. dapat dilihat bahwa ketika orang menyebut teh botol kemudian yang menjadi maksud dari teh botol itu sendiri adalah Teh Botol Sosro. menjaga kualitas. selain itu PT. Line Exten s ion dengan mengeluarkan produk Fruit Tea dengan pangsa pasar generasi muda. maka kemudian produk ini diikuti oleh Coca Cola yang merasa terancam dengan mengeluarkan produk Fruitcy. Brand Loyalty dari Teh Botol Sosro juga kuat. Diantaranya adalah : 1. 3. Brand Exten s ion dengan meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan merek PRIMA. sehingga tidak menjadi merek biasa. Perceived Quality dari Teh Botol Sosro telah terbukti selama puluhan tahun. Sinar Sosro menghadirkan inovasi dan menjadi pioneer dengan menyajikan produk teh dengan rasa buah dan produk teh yang mengandung soda. Sinar Sosro juga menikmati profit margin yang lebih besar. Sinar Sosro menerapkan beberapa strategi. Kesuksesan produk ini adalah karena kekuatan saluran distribusi dari PT. SInar Sosro. Akibat dari itu. Hal ini terjadi pada munculnya teh dalam botol dari bermacam-macam produsen seperti tekita dan frestea yang di produksi oleh coca cola dan pepsi . karena ketika sebuah poduk dari sebuah produsen berhasil maka kemudian produsen lain akan mengeluarkan produk serupa. Sinar Sosro telah berhasil menjaga kualitas produk ini sehingga mendapat anggapan baik dari konsumen.

saluran distribusi yang baik namun PRIMA tidak dapat merebut pasar AMDK yang sudah dikuasai oleh AQUA. Keputusan mengenai pergudangan dan pengendalian persediaan juga merupakan keputusan distribusi. PRICING STRATEGY . Vietnam. seperti memiliki kebun teh sendiri. 1. 3. PT Sinar Sosro merupakan salah satu contoh perusahaan terbaik yang sukses mengolah minuman ringan (soft drink) teh. Strategi penjualan yang dilakukan Sosro adalah dengan mengembangkan saluran distribusi secara luas dan terus menerus. Jabotabek. Jabar. Maka menarik melihat persaingan di antara kedua pemain besar ini. DISTRIBUTION STRATEGY Distribusi (penempatan) adalah bagian dari bauran pemasaran yang mempertimbangkan cara menyampaikan produk-produk dari produsen ke konsumen. Pengembangan proses yang dilakukan oleh Sosro adalah dengan mengintegrasikan supply chain. Distribusi Sosro mencakup hampir seluruh wilayah nasional mulai dari Batam. hingga Kalimantan dan Sulawesi. berbeda dengan proses distribusi produk dilakukan dengan bekerja sama dengan banyak agen penjualan untuk memperluas cakupan distribusi dari Sosro Bahan baku teh untuk PT. Kini Coca Cola bersaing head to head dengan Sosro yang mengusung teh botol dan Fruit Tea. Bahkan teh dalam kemasan botol Sosro diekspor ke Australia. salah satu produk yang dihasilkan adalah teh dalam kemasan botol dengan merek Teh Botol Sosro. Sukses pemasaran produk dan besarnya keuntungan yang diraih perusahaan tidak terlepas dari strategi distribusi yang jitu dalam menjangkau pasar. Namun Coca-Cola juga tidak kalah kuat dalam saluran distribusi. Mengutamakan availability dan kualitas produk sehingga berbuah pada kesetiaan pelanggan. Database Coca-Cola diketahui memiliki ratusan ribu warung pinggir jalan yang siap menjajakan produk Coca-Cola termasuk Freshtea. Sinar Sosro berasal dari:  Perkebunan Teh Gunung Rosa di Cianjur  Perkebunan Teh Gunung Manik di Cianjur  Perkebunan Teh Gunung Cempaka di Cianjur  Perkebunan Teh Gunung Satria di Garut  Perkebunan Teh Daerah Neglasari di Garut  Perkebunan Teh Daerah Cukul di Pangalengan  Perkebunan Teh Daerah Sambawa di Tasikmalaya 1. Jatim. Brunei Darussalam dan Amerika Serikat. 2. Sosro dikenal memiliki jaringan distribusi yang sangat mengakar. Perusahaan harus membuat keputusan mengenai saluran (channel) yang akan digunakan dalam mendistribusikan produk-produk mereka. Survei AC Nielsen beberapa waktu lalu menemukan availability Sosro mencapai 100 persen. Ketersediaan (availability) menjadi kunci sukses pemasaran. Pihak Sosro selalu memantau outlet-outlet Sosro dari pengaruh pesaing (competitor) yang berniat menggantikan Teh Botol Sosro.

Akan tetapu cara ini ternyata membuat banyak teh tumpah selama perjalanan karena saat itu struktur jalan belum sebaik sekarang. 1. justru berpikir sebaliknya. Misalnya saja mengenai perlunya riset pasar sebelum meluncurkan produk. ada sebuah perusahaan asing yang ingin mengeluarkan produk teh dalam botol sepert i yang dilakukan sosro saat ini. Akhirnya sosro mencoba untuk memasukkannya pada kemasan-kemasan botol limun agar mudah dibawa. telah mengabaikan hukum-hukum umum yang terdapat di ilmu pemasaran. Dari awal produk ini ditargetkan untuk konsumen yang sering melakukan perjalanan seperti supir dan pejalan kaki sosro .dalam beberapa hal. Pada demonstrasi pertama teh langsung diseduh di tempat dan disajikan pada calon konsumen yang menyaksikan. Pada waktu pengenalan produk. Sosro juga memiliki keunggulan kompetitif karena merupakan teh siap minum dalam kemasan botol yang dipasarkan pertama kali di Indonesia. dengan target orang yang sedang melakukan perjalanan. 4.Pertama kali mengenalkan teh siap minum dalam kemasan botol. Sosro memiliki target pasar yang jelas. Atribut kepuasan ini dicoba untuk dipenuhi dengan menghadirkan minuman teh dalam kemasan botol yang praktis dan tersedia di kios-kios sepanjang jalan. Sosro menyadari bahwa segmen konsumen ini memiliki keinginan hadirnya minuman yang dapat menghilangkan dahaga di tengah kelelahan dan kondisi panas selama perjalanan. strategi promosi yang dilakukan juga baik dengan menetapkan harga tidak lebih dari biaya parkir pada waktu itu (mengingat target adalah orang yang sedang melakukan perjalanan). Sosrodjojo. pendiri perusahaan sosro. Awalnya ide kemasan botol berasal dari pengalaman tes cicip (on place test) di pasar-pasar tradisional terhadap teh tubruk cap botol. Setelah meneliti dan mengamati kebiasaan minum teh di masyarakat sang biro pun menyimpulkan bahwa produk ini tidak memiliki prospek bagus untuk dipasarkan di Indonesia. Beranglkat dari itu merekaberpikir bahwa penggunaan kemasan botol adalah alternatif yang paling praktis dalam menghadirkan kenikmatan teh lansung ke konsumen. Kala itu sang perusahaan menyewa jasa sebuah biro riset pemasaran untuk menguji kelayakan dan prospek produk tersebut di Indonesia. Biro itu beralasan bahwa budaya minum teh pada bangsa Indonesia umumnya dilakukan pagi hari dalam cangkir dan disajikan hangat sehingga kehadiran teh dalam kemasan botol justru akan dianggap sebuah keanehan. Pada waktu itu. Untuk menambah nilai kepuasan teh botol ini disajikan dingin . Kemudian pada uji berikutnya teh telah diseduh dari pabrik dan kemudian dimasukkan ke dalam tong-tong dan dibawa dengan mobil. PROMOTION STRATEGY Kesuksesesan sosro dalam merebut hati konsumen Indonesia sesungguhnya dilihat dari aspek pemasaran cukup unik. Konon kabarnya sebelum sosro hadir. Sosro. Namun cara tersebut memakan waktu lama sehingga calon konsumen cenderung meninggalkan tempat.

Semenjak diluncurkan pada tahun 1970.dengan menyediakan boks-boks es pada titik-titik penjualannya (penggunaan kulkas pada saat itu belum lazim). Dalam hal ini SOSRO mampu menjaga kualitas produknya dan selalu menjaga ketersediaan produknya dipasaran dengan melakukan strategi-strategi yang tepat untuk dapat bersaing. Bahan bakunya pun dari teh yang berkualitas pilihan. Promosinya kini bukan menggunakan metode cicip rasa tetapi kini banyak iklan-iklan sosro yang terlihat di berbagai stasiun televisi. Bahkan ketika perusahaan multinational Pepsi dan Coca cola. Kini SOSRO telah menjadi perusahaan minuman yang besar dan otomatis strategi pemasaran yang dipakai pun semakin besar pula. Inilah yang kami bahasakan strategi agresif yaitu. BAB IV KESIMPULAN Pada masa sekarang ini. Apalagi konsumen pun semakin kritis dalam memilih suatu produk atau jasa yang hendak dibeli. 3. dan berbagai acara-acara besar maupun kecil. seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. surat kabar. kemasan logo maupun penampilan tidak mengalami perubahan sama sekali. pertumbuhan dan perkembangan perekonomian telah memasuki era globalisasi. produk teh botol sosro baik rasa. internet.3 ANALISIS SWOT PT SINAR SOSRO Faktor Internal Faktor Eksternal Strenghs (Kekuatan) Weaknesses (Kelemahan) Opportunities (Kesempatan) Strategi SO : Memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluangsebesar-besarnya. . Hal ini menyebabkan kompetisi dalam dunia bisnis menjadi semakin tajam. majalah. Konsumen yang merupakan orientasi dalam suatu bisnis merupakan kunci utama dalam memenangkan persaingan ini. karena sosro memiliki perkebunan teh sendiri. Strategi WO : Strategi yang ditetapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada. Threats (Ancaman) Strategi ST : Strategi yang ditetapkan berdasarkan kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi ancaman Strategi WO : Strategi yang ditetapkan berdasarkan kegiatan bersifat defensive dan berusaha meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman. radio.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->