Makalah PEMBANGUNAN EKONOMI

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah PENGANTAR EKONOMI PEMBANGUNAN D I S U S U N Oleh :

M. SALIM SEPTIADI

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI TAHUN 2009 / 2010

BAB I PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG MASALAH

Selama hampir setengah abad, perhatian utama masyarakat perekonomian dunia tertuju pada cara-cara untuk mempercepat tingkat pertumbuhan pendapatan nasional. Para ekonom dan politisi dari semua negara, baik negara-negara kaya maupun miskin, yang menganut sistem kapitalis, sosialis maupun campuran, semuanya sangat mendambakan dan menomorsatukan pertumbuhan ekonomi (economic growth). Pada setiap akhir tahun, masing-masing negara selalu mengumpulkan data-data statistiknya yang berkenaan dengan tingkat

pertumbuhan GNP relatifnya, dan dengan penuh harap mereka menantikan munculnya angka-angka pertumbuhan yang membesarkan hati. “Pengejaran pertumbuhan” merupakan tema sentral dalam kehidupan ekonomi semua negara di dunia dewasa ini. Seperti kita telah ketahui, berhasil-tidaknya program-program pembangunan di negara-negara dunia ketiga sering dinilai berdasarkan tinggirendahnya tingkat pertumbuhan output dan pendapatan nasional. Mengingat konsep pertumbuhan ekonomi sebagai tolok ukur penilaian pertumbuhan ekonomi nasional sudah terlanjur diyakini serta diterapkan secara luas, maka kita tidak boleh ketinggalan dan mau tidak mau juga harus berusaha mempelajari hakekat dan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi tersebut. Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi memiliki definisi yang berbeda, yaitu

pertumbuhan ekonomi ialah proses kenaikan output per kapita yang terus menerus dalam jangka panjang. penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen. peningkatan ketrampilan. ternyata memang beda antara pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan ekonomi. Hal yang akan dibahas di sini adalah apa sajakah yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara dan upaya apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut. . penggunaan teknologi. Sedangkan pembangunan ekonomi ialah usaha meningkatkan pendapatan per kapita dengan jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi riil melalui penanaman modal. PERUMUSAN MASALAH Beradasarkan latar belakang di atas. Dengan demikian makin tingginya pertumbuhan ekonomi biasanya makin tinggi pula kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. meskipun terdapat indikator yang lain yaitu distribusi pendapatan. penambahan pengetahuan. B.

UKURAN PERTUMBUHAN EKONOMI Apakah alat yang bisa digunakan untuk mengetahui adanya pertumbuhan ekonomi suatu negara? Menurut M. Menurut Boediono : Pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan output per kapita yang terus-menerus dalam jangka panjang. Suparko dan Maria R. PENGERTIAN PERTUMBUHAN EKONOMI Pengertian pertumbuhan ekonomi harus dibedakan dengan pembangunan ekonomi. . Produk Domestik Bruto PDB adalah jumlah barang dan jasa akhir yang dihasilkan dalam harga pasar. B. Kelemahan PDB sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi adalah sifatnya yang global dan tidak mencerminkan kesejahteraan penduduk. pertumbuhan ekonomi hanyalah merupakan salah satu aspek saja dari pembangunan ekonomi yang lebih menekankan pada peningkatan output agregat khususnya output agregat per kapita. Suparko ada beberapa macam alat yang dapat digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi yaitu : 1.BAB II PEMBAHASAN A.

2. model itu merupakan perkembangan langsung teori ekonomi makro Keynes yang merupakan teori jangka pendek yang menjadi teori jangka panjang. Di satu sisi . Pada model Harrod-Domar investasi diberikan peranan yang sangat penting. Dalam jangka panjang investasi mempunyai pengaruh kembar. 3. C. Pendapatan Per jam Kerja Suatu negara dapat dikatakan lebih maju dibandingkan negara lain bila mempunyai tingkat pendapatan atau upah per jam kerja yang lebih tinggi daripada upah per jam kerja di negara lain untuk jenis pekerjaan yang sama. Jadi ukuran pendapatn perkapita dapat diketahui dengan membagi PDB dengan jumlah penduduk. PDB PDB per Kapita atau Pendapatan Perkapita per kapita merupakan ukuran yang elbih tepat karean telah memperhitungkan jumlah penduduk. MODEL – MODEL PERTUMBUHAN EKONOMI Harrord Domar Keadaan “ Steady – State Growth Model pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar adalah model pertumbuhan yang mengacu pada pertumbuhan ekonomi negara-negara maju.

investasi mempengaruhi permintaan agregat di sisi lain investasi mempengaruhi kapasitas produksi nasional dengan menambah stok modal yang tersedia. maka gangguan itu akan mendorong ekonomi nasional menuju ke arah depresi atau inflasi sekular. karena itu keseimbangan ekonomi jangka panjang yang mantap hanya dapat dicapai secara mantap pula apabila pengharapan para pengusaha stabil dan kemungkinan terjadinya hal itu sangat kecil. Harrod menyimpulkan agar suatu ekonomi nasional selalu tumbuh dengan kapasitas produksi penuh (kesempatan kerja penuh) yang disebutnya sebagai “ Pertumbuhan ekonomi yang mantap (steady-state growth) “ efek permintaan yang ditimbulkan dari penambahan investasi harus selalu diimbangi oleh efek penawarannya tanpa terkecuali. Di samping itu Harrod mengemukakan bahwa sekali keseimbangan itu terganggu. Tetapi investasi dilakukan oleh pengusaha yang mempunyai pengharapan yang tidak selalu sama dari waktu ke waktu. Model pertumbuhan ekonomi Domar hampir mirip dengan model Harrod walaupun ada beberapa perbedaan yang esensial pula antara kedua model itu. sehingga investasi yang sebenarnya tidak ditentukan di dalam . Karena itu Harrod melambangkan keseimbangan ekonomi tersebut sebagai keseimbangan mata pisau. seperti yang dikemukakan oleh Joan Robinson (golden age). Perbedaan itu khususnya menyangkut mengenai tiadanya fungsi investasi pada model Domar. mudah sekali tergelincir dan sekali tergelincir semuanya akan menjadi hancur (jadi keseimbangan yang tidak stabil).

Kelemahan pokok teori Neo-Klasik adalah dihilangkannya peranan pengharapan para pengusaha yang dalam teori Keynes menduduki peranan sentral. disebabkan oleh sulitnya kesamaan v dan vr atau laju pertumbuhan yang disyaratkan dengan laju pertumbuhan natural. HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI A. namun pada hakikatnya faktor-faktor tersebut dapat dikelompokan menjadi dua. sedang bagi Domar kesulitan itu timbul karena adanya kecenderungan masyarakat untuk melakukan investasi yang relatif terlalu rendah (underinvestment). D. Model Neo-Klasik sebagaimana dikemukakan oleh Solow (juga Swan) mencoba memperbaiki kelemahan model Harrod-Domar dengan mengolah asumsi yang mengenai fungsi produksi yang digunakan. yaitu faktor ekonomi dan faktor nonekonomi. Faktor ekonomi yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi diantaranya adalah . Faktor – factor Yang Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. menjadi fungsi produksi dengan proporsi yang variabel. Berbeda dengan visi Harrod-Domar yang suram dan menakutkan visi teori Neo-Klasik adalah visi yang menggembirakan dan serasi dengan proses ekonomi yang otomatik dan mekanistik. dari fungsi produksi dengan proporsi tetap.modelnya. Karena itu kesulitan pencapaian keseimbangan ekonomi jangka panjang yang mantap bagi Harrod.

Sementara itu. Sumber daya alam. Akumulasi Modal Akumulasi modal (capital accumulation) terjadi apabila sebagian dari pendapatan ditabung dan diinvestasikan kembali dengan tujuan memperbesar . dan sistem yang berkembang dan berlaku. keahlian dan kewirausahaan dibutuhkan untuk mengolah bahan mentah dari alam. sementara kualitas penduduk menentukan seberapa besar produktivitas yang ada. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas. Pembentukan modal dan investasi ditujukan untuk menggali dan mengolah kekayaan. sumber daya manusia. tambang. dan keahlian atau kewirausahaan. sumber daya modal. Sumber daya manusia juga menentukan keberhasilan pembangunan nasional melalui jumlah dan kualitas penduduk. menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi (disebut juga sebagai proses produksi). terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi. Faktor nonekonomi mencakup kondisi sosial kultur yang ada di masyarakat. 1. sangat mempengaruhi pertumbuhan industri suatu negara. hasil hutan.sumber daya alam. Jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi. keadaan iklim/cuaca. yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah. sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah tersebut. dan hasil laut. Sementara itu. keadaan politik.

Pertumbuhan Penduduk dan Angkatan Kerja Pertumbuhan penduduk da pertumbuhan angkatan kerja (yang terjadi beberapa tahun kemudian setelah pertumbuhan pendududuk) secara tradisional dianggap sebagai salah satu factor positif yang memacu pertumbuhan ekonomi. Segenap kegiatan yang dijelaskan di atas merupakan bentuk-bentuk investasi yang menjurus ke akumulasi modal. Pengadaan pabrik baru. sedangkan pertumbuhan penduduk yang lebih besar berarti meningkatkan ukuran pasar domesticnya. Meskipun demikian. Investasi produktif yang bersifat langsung tersebut harus dilengkapi dengan berbagai investasi penunjang yang disebut investasi “infrastuktur” ekonomi dan social. dan bahan baku meningkatkan stock modal (capital stock) fisik suatu negara (yakni. Jumlah tenaga kerja yang lebih besar berarti akan menambah jumlah tenaga produktif. sehingga pada akhirnya akan membawa dampak posiyif yang sama terhadap manusia. kita masih mempertanyakan apakah begitu cepatnya pertumbuhan penawaran angkatan kerja . 2. Di samping itu ada juga Investasi dalam pembinaan sumber daya manusia dapat meningkatkan kualitas modal manusia. total nilai riil “neto” atas seluruh barangmodal produktif secara fisik) dan hal itu jelas memungkinkan terjadinya peningkatan output di masa-masa mendatang. peralatan. mesin-mesin. Di samping investasi yang bersifat langsung banyak cara yang bersifat tidak langsung untuk menginvestasikan dana dalam berbagai jenis sumber daya.output dan pendapatan di kemudian hari.

kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja ( labor-saving technological progress). Adapun kemampuan itu sendiri lebih lanjut dipengaruhi oleh tingkat jenis akumulasi modal dan tersedianya input atau factor_faktor penunjang. membuat pakaian. Dalam pengertiannya yang paling sederhana.di Negara-negara berkembang (sehingga banyak diantara mereka yang mengalami kelebihan tenaga kerja) benar-benar akan memberikan dampak positif. Kita mengenal tiga klasifikasi kemajuan teknologi. 3. Kemajuan teknologi yang netral (neutral technolohical progress) terjadi apabila teknologi tersebut memungkinkan kita mencapai tingkat produksi . atau justru negatif. hal tersebut (positif atau negativenya pertambahan penduduk bagi upaya pembangunan ekonomi) sepenuhnya tergantung pada kemampuan sistem perekonimian yang bersangkutan untuk menyerap dan secara produktif memanfaatkan tambahan tenaga kerja tersebut. dan kemajuan teknologi yang hemat modal (capitalsaving technological progress). seperti kecakapan manajerial dan administrasi. Kemajuan Teknologi Kemajuan teknologi (technological progress) bagi kebanyakan ekonom merupakan sumber pertumbuhan ekonomi yang paling penting. atau membangun rumah. terhadap pembangunan ekonominya. kemajuan teknologi terjadi karena ditemukannya cara baru atau perbaikan atas cara-cara lamadalam menangani pekerjaan-pekerjaan tradisional seperti kegiatan menanam jagung. yaitu: kemajuan teknologi yang bersifat netral ( neutral technological progress). Sebenarnya.

Penggunaan komputer. dan banyak lagi jenios mesin serta peralatan modern lainnya.yang lebih tinggi dengan menggunakan jumlah dan kombinasi faktor input yang sama. seperti pembagian tenaga kerja (semacam spesialisasi) yang dapat mendorong peningkatan output dan kenaikan konsumsi masyarakat adalah contohnya. bor listrik berkecepatan tinggi. Sedangkan kemajuan teknologi hemat modal (capital-saving technological progress) merupakan fenomena yang langka. kemajuan teknologi hemat modal merupakan sesuatu yang paling diperlukan. Hal ini dikarenakan hamper semua penelitian dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukan di Negara-negara maju dengan tujuan utama menghemat pekerja. penggunaan teknologi tersebut memungkinkan kita memperoleh output yang lebih tinggi dari jumlah input tenaga kerja atau modal yang sama). Inovasi yang sederhana. Di Negara-negara dunia ketiga yang berlimpah tenaga kerja tetapi langka modal. dan bukan menghemat modal. Kemajuan teknologi juga dapat meningkatkan modal atau tenaga kerja. dengan menggunakan . Kemajaun teknologi yang meningkatkan pekerja (labor-augmenting technological progress) terjadi apabila penerapan teknologi tersebut mampu meningkatkan mutu atau ketrampilan angkatan kerja secara umum. dapat diklasifikasikan sebagai kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (labor-saving technological progress). mesin tekstil otomatis. Misalnya. traktor dan mesin pembajak tanah. kemajuan teknologi dapat berlangsung sedemikian rupa sehingga menghemat pemakaian modal atau tenaga kerja (artinya. Sementara itu.

3. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Posisi Negara-negara berkembang dewasa ini dalam banyak hal berbeda dengan yang dimiliki oleh Negara-negara maju pada saat lepas landas ke arah era pertumbuhan ekonomi modern. Misalnya. proses belajar bias lebih lancar sehingga tingkat penyerapan bahan pelajaran juga menjadi lebih baik. televise. 2. Kedelapan butir perbedaan yang utama dan yang perlu dianalisis lebih lanjut itu adalah sebagai berikut : 1. B. modal manusia. paling tidak terdapat delapan perbedaan penting yang mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi dan syarat-syarat terlaksanya pembangunan ekonomi modern. Perbedaan kekayaan sumber daya alam dan kualitas . penggunaan bajak kayu dengan bajak baja dalam produksi pertanian. Perbedaan pendapatan per kapita dan tingkat GNP dibandingkan negara –negara lainnya di dunia. Perbedaan iklim.videotape. Demikian pula halnya dengan kemajuan teknologi yang meningkatkan modal (capital-augmenting technological progress). dan media komunikasi elektronik lainnya di dalam kelas. Dalam kondisi awal tersebut. jenis kemajuan ini terjadi jika penggunaan teknologi tersebut memungkinkan kita memanfaatkan barang modal yang ada secara lebih produktif.

Stabilitas dan fleksibilitas lembaga-lembaga politik Oleh karena itu agar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara maka dapat dilakukan upaya perbaikan di segala bidang dan mengeluarkan berbagai macam kebijakan yang pro terhadap pertumbuhan ekonomi itu sendiri. serta laju Peranan sejarah migrasi internasional.4. 6. 8. distribusi. Perbedaan jumlah penduduk. 7. Kemampuan melakukan penelitian dan pengembangan dalam bidang ilmiah dan teknologi dasar. dan sosial. pertumbuhannya. . 5. Perbedaan dalam memperoleh keuntungan dari perdagangan internasional.

pemakaian tekonologi modern dan hasil / output. Beberapa ahli ekonomi mengemukakan pertumbuhan ekonomi dengan persepsi yang berbeda – beda. Seperti pada alitan klasik an Neo klasik. Oleh karena itu negara terus memajukan pendapatan negara dengan menaikkan harga – harga kebutuhan pokok seperti minyak yang katanya bisa menjadikan lebih baik tingkat perekonomian kita. Semuanya ini berpengaruh pada kesejahteran rakyat banyak. Jika pendapatan Negara itu tinggi maka pertumbuhan ekonominya juga cepat tetapi sebaliknya jika pendapatan suatu negara itu di bawah rata – rata maka pertumbuhna ekonominya juga rendah. Kesimpulan Pertumbuhan Ekonomi di setiap negara berbeda .beda tergantung dari tingkat pendapatan per kapita suatu negara tersebut dan tergantung dari berapa besar pendapatan / penghasilan dari penduudknya.BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Pertumbuhan ekonomi pada zaman sekarang ini berdampak pada kehidupan penduduk suatu negara. Sebagai contoh nya : Robert Solow mengemukakan pertumbuhan ekonomi merupakan rangkaian kegiatan yang bersumber pada manusia. . akumulasi modal. Dan masih banyak lagi tokoh – tokoh yang mengemukakan pertumbuhan ekonomi dalam arti yang berbeda – beda.

Adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam negeri. pendidikan. 2. program-program latihan dan keterampilan.B. 3. Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian. Hal ini tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasr masyarakat. . dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat. dan ekonomi. irigasi. penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi. Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial. Ini sangat diperlukan bagi terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi. Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan fungsi entreprenurial yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatif mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan. politik. Saran Dengan demikian dapat kita sarankan kepada pemerintah dengan penjelasan sebagai berikut : 1. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi.

yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat. dan teknologi. Program pemerintahlah yang mampu secara intensif menurunkan laju pertambahan penduduk yang cepat lewat program keluarga berencana dan melaksanakan program-program pembangunan pertanian atau daerah pedesaan yang bisa mengerem atau memperlambat arus urbanisasi penduduk pedesaan menuju ke kota-kota besar dan mengakibatkan masalah-masalah social. politis. kapital. Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja. yaitu sumber-sumber alam dan manusia. Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sekor swasta) merupakan pusat atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan. 6. Seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat pendapatan dan karena adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di negara-negara maju olah kelompok kaya yang sesungguhnya bias menabung. dan ekonomi. Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat cepat.tetapi juga faktor permintaan luar negeri.4. 5. .

Arif. Anwar.6. dalam Prisma. 1988. Teori dan Kebijaksanaan Pembangunan. 1993. 10/Desember. “Kesehatan. Edisi XIX. Arief. Menolak Pembangunanisme.DAFTAR PUSTAKA Ananta. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota No. 2000. Aris dan Ismail Budhiarso. Jakarta: Cides. 1990. Sritua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Sumberdaya Manusia dan Pembangunan Ekonomi”. No. Effendi. . Saiful. “Dampak Alih Fungsi Lahan Sawah menjadi Lahan Non Pertanian di Sektor Wilayah Perkotaan”.

saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Pembangunan Ekonomi ” tepat pada waktunya. Pangkalpinang.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen atas bimbingan dan pengarahannya selama penyusunan makalah ini serta pihak-pihak yang telah membantu dan tidak dapat disebutkan satu per satu. oleh karena itu saya sangat membutuhkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dan pada intinya untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan agar dimasa yang akan datang lebih baik lagi. Saya juga menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Makalah ini merupakan inovasi pembelajaran untuk memahami penelitian secara mendalam. semoga makalah ini dapat berguna untuk siswa pada umumnya. Makalah ini merupakan tugas Mata Kuliah “ Pengantar Ekonomi Pembangunan ”. 26 April 2010 Penulis .

2.. Ukuran Pertumbuhan Ekonomi……. b. Daftar isi……………………………………………………………………… …. BAB II PEMBAHASAN 1. Produk Domestik Bruto……………………………………………... Pengertian Pembangunan Ekonomi …………………………………… 2. D. Model – Model Pertumbuhan Ekonomi……………………………. Kesimpulan ……………………………………………………………… Pertumbuhan ..DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL Hal Kata Pengantar…………………………………………………………………….. Meningkatkan Ekonomi…………………………… BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 1. A. Latar Belakang Masalah………………………………………………. BAB I PENDAHULUAN 1. Perumusan Masalah…………………………………………………….Faktor – factor Yang Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi….…………………………………. Pendapatan Per jam Kerja…………………………………………. Hal – hal Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi…………… a. E. B. PDB per Kapita atau Pendapatan Perkapita………………………… C.

2. Saran……………………………………………………………………… DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………… .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful