Unsur Tanah, Air, Api, Angin Oleh : Marah Halim Harahap, BA.

Sebelum manusia diciptakan, bumi dan seluruh isi didalamnya baik itu di darat seperti; hewan, tumbuh-tumbuhan dan lain-lain, dan di laut seperti ; ikan, dan lain-lain sudah tersedia, kesemuanya ini diberikan untuk manusia sebagai ciptaan Allah SWT yang terakhir dan paling sempurna. Di dalam proses penciptaannya manusia terdiri dari 4 unsur yaitu : Tanah, Air, Api, Angin. Tanah Allah SWT berfirman QS.Shaad (71): "(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah." Yang dimaksud manusia pada ayat diatas adalah Nabi Adam as. Selanjutnya unsur tanah tersebut di turunkan ke anak cucu Nabi Adam as. Selain itu makanan yang kita makan sebetulnya adalah berasal dari tanah (saripati tanah). Dengan demikian berarti bahwa badan/jasad kita mengandung unsur tanah. Air Allah SWT berfirman QS.Al Furqaan 54: "Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa". Yang dimaksud air tersebut adalah nutfah yang mana nutfah itu salah satunya mengandung unsur air. Selain itu badan kita juga mengandung 60 persen air, darah mengandung 90 persen air, makanan kita juga mengandung air. Itu semua artinya bahwa jasad kita mengandung unsur air. Api Allah berfirman QS. Al Baqarah 24 : "Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya)- dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir". Dari ayat diatas dapat diambil kesimpulan bahwa jasad manusia mengandung unsur api, karena isi neraka adalah serba panas (serba api) yang bahan bakarnya dari batu dan orang kafir. Udara/Angin Allah berfirman QS. Shaad 71-72 : Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat : "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.". Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya." Sebagian ayat diatas terdapat kalimat "...dan Kutiupkan kepadanya roh ciptaan Ku. Dari ayat diatas terdapat sebuah kata yang perlu digaris bawahi, yaitu kata "tiup" . Tiup biasanya ada hubungannya dengan angin. Jikalau empat unsur diatas dikaitkan dengan gerakan sholat yang kita lakukan, dan dilakukan oleh badan kasar ketika kita sholat ialah berupa empat macam gerakan yaitu berdiri tegak sempurna, rukuk, sujud dan duduk di antara dua sujud. Empat macam gerakan tubuh tersebut pada hakekatnya melambangkan sifat-sifat dasar dari empat macam unsur yang membentuk badan kasar manusia. 1. Gerakan pertama dalam sholat adalah berdiri. Ini adalah sama dengan sifat nafsu amarah dimana nafsu ini tercipta dari unsur api. Sifat api salah satunya adalah selalu berdiri. Disinilah nafsu amarah yang ada pada diri manusia

Dalam gerakan rukuk sholat inilah nafsu lawwamah/kebinatangan yang ada pada diri manusia disempurnakan (dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu ke anasir angin) dengan bacaan-bacaan ketika rukuknya sholat yaitu bacaannya adalah ALLAHU AKBAR. 4. dalam arti bahwa kita harus bisa menundukkan dan menyempurnakan terlebih dulu 4 nafsu atau 4 jiwa yang merupakan jelmaan dari 4 unsur (api. Hanya dengan ilmu sajalah seseorang baru dapat memahami hakekat makna dari kata-kata susunan tubuh manusia terdiri dari unsur-unsur tersebut. ingin menang sendiri dan lain-lain. Oleh karena itu jika ingin mengurangi rasa amarah pada diri kita sebaiknya kurangi makanan-makanan yang dimasak menggunakan api. SUBHANA RABBIAL ADZIMI WA BIHAMDIHI 3x. sehingga menjadi beton yang kokoh. Insya Allah setelah selesai sholat bisa lebih mengontrol sifat-sifat yang kurang terpuji yang telah disebutkan diatas. Lihatlah air. 2. semen.Lihatlah bagaimana unsur tanah yang sifatnya tenang dan diam. air. Namun jangan menggunakan unsur api yang membakar dan menghancurkan. Jadi sebenarnya untuk melakukan mi’raj. Saat sholat kepala/muka berada di bawah selevel dengan telapak kaki. dendam. Rukuk dalam sholat jika digambarkan badan kita dari pinggul sampai ke kepala akan membentuk sebuah garis horizontal. rasa ingin marah-marah dan lain-lain. kita dapat meniru bagaimana unsur air dapat menyatukan batu. malas dan sebagainya. Jika proses penyempurnaannya berhasil. atau lebih tepatnya sering-seringlah berpuasa. masuk ke dalam tubuh kita bersamaan dengan makanan yang kita makan jika makanan tersebut proses masaknya dengan menggunakan api. Sifat marah-marah.disempurnakan (dikembalikan ke kejadian asalnya yaitu anasir api) dengan bacaan-bacaan ketika berdirinya sholat. dia selalu mencari dataran yang lebih rendah. dan unsur angin yang membawa berita yang baik kepada saudaranya. Jika proses penyempurnaannya berhasil. Gerakan kedua dalam sholat adalah rukuk. contohnya memasak nasi. Gerakan ketiga dalam sholat adalah sujud Sujud merupakan simbol dari sifat rendah diri dihadapan sang Pencipta. sayur. Ini sama dengan sifat air yang selalu mencari tempat yang terendah. selalu menyesali diri. Amin*** . 3. Ini sama dengan sifat angin yang biasanya bergerak secara horizontal dan nafsu lawwamah tercipta dari unsur saripati angin ini. angin. perjalanan spiritual dalam sholat saat tahiyat adalah dengan syarat melaksanakan perintah terlebih dulu ayat 45 Alqur’an surat Al ‘Ankabuut diatas. pasir disatukan. dimana sifatnya adalah cenderung tidak punya pendirian. Didalam menyelesaikan berbagai macam masalah kehidupan yang kita hadapi. tanah) yang ada pada diri manusia. Insya Allah setelah selesai sholat tidak ada lagi rasa dendam. Gerakan keempat dalam sholat adalah duduk diantara dua sujud Duduk diantara dua sujud disini artinya badan atau jasmani kita mendekat ke arah tanah dan memang salah satu unsur penciptaan manusia adalah dari tanah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful