STATEGI BELAJAR MENGAJAR

LEMBAR KERJA SISWA TENTENG USAHA DAN ENERGI
D I S U S U N

OLEH
KELOMPOK I ALLWINE HUTABARAT BELLINA SIBURIAN MARIANA LUMBANTOBING SARTIKA SARI RAMBE MAYA WULANDARI TAUFIK KELAS : DIK FISIKA B ‘09 (409121014) (409121011) (409121053) (409121075) (409421012) (409421039)

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

T.A 2011

digambarkan sebagai sesuatu yang dihasilkan oleh Gaya (F) ketika Gaya bekerja pada benda hingga benda bergerak dalam jarak tertentu. Hal yang paling sederhana adalah apabila Gaya (F) bernilai konstan (baik besar maupun arahnya) dan benda yang dikenai Gaya bergerak pada lintasan lurus dan searah dengan arah Gaya tersebut. Menyelidiki gaya-gaya mekanis pada bidang miring 2. usaha yang dilakukan oleh gaya yang konstan didefinisikan sebagai hasil kali perpindahan dengan gaya yang searah dengan perpindahan. Secara matematis. terampil menyelesaikan soal-soal mengenai usaha ALAT DAN BAHAN : N0 ALAT DAN BAHAN JUMLAH 1 Dasar statif 1 buah 2 Batang statif panjang 1 buah 3 Jepit penahan 1 buah 4 Balok penahan 1 buah 5 Katrol kecil 2 buah 6 Steker perangkai 1 buah 7 Bidang miring 1 buah 8 Dynamometer 1 buah TINJAUAN TEORI Usaha alias Kerja yang dilambangkan dengan huruf W (Work-bahasa inggris). perubahan energy dengan hukum kekekalan energy mekanik TUJUAN PERCOBAAN :1.LEMBAR KERJA SISWA USAHA DAN ENERGI STANDAR KOMPETENSI :Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik KOMPETENSI DASAR :Menganalisis hubungan antara usaha. Persamaan matematisnya adalah : W = Fs cos 0 = Fs (1) = Fs .

Tentukan berat kedua katrol + steker perangkai (w=m. cata hasil pengamatan dalam table 4. Kaitkan katrol pada dynamometer dan taruh diatas bidang miring 5.2 0. Amati gaya yang terjadi (FR) pada dynamometer dan catat hasilnya pada table 7.19 0. Usaha yang dilakukan gaya FR=FR.g).160 FR(N) 0.128 0. 1 pada table pengamatan dan lengkapi pula harga w. Tuliskan kesimpulan dari percobaan? .2 0. Rakit bidang miring pada balok penahan menggunakan jepit penahan 3. 1 (joule) 0.25 TUGAS 1. Lepaskanlah dynamometer dari katrol diatas bidang miring yang paling atas (ketinggian atas bidang horizontal h=10 cm).1 (1=panjang bidang miring =100 cm) 8. Ulangi percobaan mulai langkah 4 sampai 8 dengan mengubah ketinggian (h) bidang miring sesuai table TABEL HASIL PENGAMATAN Tinggi (h) W (N) m 0. Adakah perbedaan usaha yang didapat dari rumus w.5 0.3 0.W adalah usaha alias kerja.32 W. PROSEDUR PERCOBAAN 1. Isikan nilai usaha = FR .32 0.h(joule) 0. Atur ketinggian bidang miring (h=10 cm) 6. 1? 3.25 Usaha =FR. Faktor apa saja yang mempengaruhi besar usaha pada percobaan tersebut? 2.h dan FR .19 0.4 0. F adalah besar gaya yang searah dengan perpindahan dan s adalah besar perpindahan. h 9.32 0. lepaskan katrol agar menggelincir pada bidang miring hingga sampai pada bidang horizontal (dititik B pada gambar 2).096 0. Rakit statif 2.

03125% BAB =1-Log (∆w/w) =1.0001/0.05/0.0001 kg ∆w = ( l ∆m l/ l m l + l ∆g l/ g )m = ( (0.PENGOLAHAN DATA UNTUK PERCOBAAN PERTAMA m=0.05 .032 =0.5) =4.log 0.7 ∆l=0.00071) 0.3200± 0.32) x 100% =0.0006} ∆FR=0.003125 + 0 ) 0.0005/0.7) =3.0005/0.7 =4 angka berarti HP = 0.(-3.032 kg ∆m=0.0001} h=0.19) + 0.19 L=0.032) + (0/10) )0.263 + 0.001875 =1.19 =(0.log 0.(-2.0006 KTPR =(∆w/w) x 100 % =(0.032 =(0.3200± 0.0001/0.7}0.32 =(0.0003125 + 0.32) + 0.0005 m ∆w=0.1875% BAB =1-Log (∆w/w) =1.05 cm= 0.32 =0.0003125 =1.5 =5 angka berarti HP = 0.1 gr = 0.32) x 100% =0.0001 / 0.0001 W=0.0005 ∆FR = ( l ∆ FR l/ l FR l + l ∆l l/ l ) FR ={ (0.3 ∆h=0.3}0.05 FR=0.0001 KTPR =(∆w/w) x 100 % =(0.32 ∆w = ( l ∆w l/ l w l + l ∆h l/ h )w ={ (0.0015625) 0.19 =0.0006 / 0.

19± 0.3% BAB =1-Log (∆FR / FR) =1.05/ 0.6 =2 angka berarti HP = 0.19) x 100% =26.KTPR =(∆ FR / FR) x 100 % =(0.log 0.263 =1.05} .(-0.6) =1.

Apakah ada perbedaan usaha yang didapat dari rumus w. nilai usaha yang didapat ari rumusw.Tinggi lintasan nya 2. 1: Ada.JAWABAN TUGAS 1. kesimpulan dari percobaan adalah .semakin besar gaya dan panjang lintasan semakin besar juga usaha dan sebaliknya semakin kecil ghaya dan panjang lintasan maka usaha akan semakin kecil juga.h lebih besar dari usaha yang didapat dari rumus FR.h dan FR . Faktor yang mempengaruhi besar usaha pada percobaan tersebut adalah .Gaya yang bekerja pada bidang miring tersebut .usaha berbanding lurus dengan gaya dan panjang lintasan. . 1 karena mungkin saja terjadi kesalahan dalam pengukuran baik oleh alat maupun oleh praktikan karena kesalahan penggunaan alat atau kesalahan pembacaan nilai alat( kesalahan paralaks) 3.Panjang lintasannya .

Hal yang paling sederhana adalah apabila Gaya (F) bernilai konstan (baik besar maupun arahnya) dan benda yang dikenai Gaya bergerak pada lintasan lurus dan searah dengan arah Gaya tersebut. terampil menyelesaikan soal-soal mengenai usaha ALAT DAN BAHAN : N0 ALAT DAN BAHAN JUMLAH 1 Dasar statif 1 buah 2 Batang statif panjang 1 buah 3 Jepit penahan 1 buah 4 Balok penahan 1 buah 5 Katrol kecil 2 buah 6 Steker perangkai 1 buah 7 Bidang miring 1 buah 8 Dynamometer 1 buah TINJAUAN TEORI Usaha alias Kerja yang dilambangkan dengan huruf W (Work-bahasa inggris). digambarkan sebagai sesuatu yang dihasilkan oleh Gaya (F) ketika Gaya bekerja pada benda hingga benda bergerak dalam jarak tertentu. Secara matematis. Menyelidiki gaya-gaya mekanis pada bidang miring 2. usaha yang dilakukan oleh gaya yang konstan didefinisikan sebagai hasil kali perpindahan dengan gaya yang searah dengan perpindahan. Persamaan matematisnya adalah : W = Fs cos 0 = Fs (1) = Fs . perubahan energy dengan hukum kekekalan energy mekanik TUJUAN PERCOBAAN :1.LEMBAR KERJA SISWA USAHA DAN ENERGI STANDAR KOMPETENSI :Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik KOMPETENSI DASAR :Menganalisis hubungan antara usaha.

Adakah perbedaan usaha yang didapat dari rumus w. Faktor apa saja yang mempengaruhi besar usaha pada percobaan tersebut? 2. 1 (joule) TUGAS 1.h dan FR .g). PROSEDUR PERCOBAAN 10.h(joule) FR(N) Usaha =FR. Rakit statif 11. cata hasil pengamatan dalam table 13. Ulangi percobaan mulai langkah 4 sampai 8 dengan mengubah ketinggian (h) bidang miring sesuai table TABEL HASIL PENGAMATAN Tinggi (h) ( m) W (N) W. F adalah besar gaya yang searah dengan perpindahan dan s adalah besar perpindahan.W adalah usaha alias kerja. 1 pada table pengamatan dan lengkapi pula harga w. Atur ketinggian bidang miring (h=10 cm) 15. Kaitkan katrol pada dynamometer dan taruh diatas bidang miring 14. Isikan nilai usaha = FR . Tentukan berat kedua katrol + steker perangkai (w=m. Rakit bidang miring pada balok penahan menggunakan jepit penahan 12.1 (1=panjang bidang miring =100 cm) 17. Usaha yang dilakukan gaya FR=FR. Tuliskan kesimpulan dari percobaan? . Lepaskanlah dynamometer dari katrol diatas bidang miring yang paling atas (ketinggian atas bidang horizontal h=10 cm). lepaskan katrol agar menggelincir pada bidang miring hingga sampai pada bidang horizontal (dititik B pada gambar 2). h 18. 1? 3. Amati gaya yang terjadi (FR) pada dynamometer dan catat hasilnya pada table 16.

lampu 1 buah 2. Menyelidiki perubahan energi B. Apang yang terjadi pada lampu setelah dirangkai? 2.LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Materi Pokok : Usaha dan Energi A. Sambungkan kabel dengan batubaterai 3. Jika ada perubahan energi apa yang terjadi! E. kabel secukupnya C. Kesimpulan . Langkah-langkah kegiatan 1. baterai 2 buah 3. Seperti gambar di bawah ini D. Tiap-tiap kelompok mengambil alat dan bahan yang telah disediakan 2. Apakah ada perubahan energi?. Ujung kabel yang telah disambungkan dengan baterai disambungkan jugadengan lampu. Tujuan 1. Pertanyaan 1. Alat dan bahan 1.

orang sering menanyakan apakah buah kelapa yang berada di pohon memiliki energi? B. Alat dan bahan 1. Berbedakah besar gaya yang diperlukan pada kegiatan 1 dengan gaya yang diperlukan pada kegiatan 2. C. atlet sudah mengerahkan seluruh tenaganya tetapi barbel tidak terangkat dari lantai. tetapi sekarang diangkat sampai dua kali. tingginya semula. Kesimpulan . Apakah atlet ini telah melakukan usaha? Pada kasus yang lain. Angkatlah sebuah benda perlahan-lahan dengan menggunakan neraca pegas.LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Materi Pokok : Usaha dan Energi Fenomena/Masalah Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar kata usaha dan energi. E. 2. Pegas 1 buah 3. Mistar (100 cm) D. Pertanyaan 1. sering muncul pertanyaan seperti: apakah orang yang mendorong tembok kokoh dapat dikatakan melakukan usaha? Seorang pramusaji yang sedang berjalan mengantarkan makanan ke meja pelanggannya. amati dan baca besar gaya yang diperlukan untuk mengangkat itu. Apakah besarnya sama? 3. dari lantai sampai ke atas meja. Lakukan seperti kegiatan 1. Pada angkatan pertama. Bagaimana dengan energi yang digunakan. berbedakah besar energi yang diperlukan pada kegiatan 1 dan kegiatan 2. Tujuan 1. Amati juga gaya yang diperlukan untuk mengangkat itu. Balok 1 buah 2. Apakah pramusaji ini dikatakan melakukan usaha? Apakah seorang anak yang berjalan sambil menjunjung tas di atas kepalanya dapat dikatakan melakukan usaha? Demikian pula seorang atlet angkat besi mengangkat barbel dari lantai. apakah sama? F. Langkah-langkah kegiatan 1. Menyelidiki besarnya usaha yang dilakukan oleh suatu gaya. Bagaimanakah besar gaya dalam kedua hal di atas? 2. Berkaitan dengan kata usaha dan energi ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful