P. 1
Definisi

Definisi

|Views: 161|Likes:
Published by Fatahany Fadhila
belum tau
belum tau

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Fatahany Fadhila on Apr 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/04/2015

pdf

text

original

Definisi Hipospadia adalah suatu kelainan bawaan dimana meatus uretra eksterna berada di bagian permukaan ventral penis

dan lebih ke proksimal dari tempatnya yang normal (ujung glanss penis).1

Epidemiologi Hipospadia terjadi kurang lebih pada 1 dari 250 kelahiran bayi laki-laki di Amerika Serikat. Pada beberapa negara insidensi hipospadia semakin meningkat. Laporan saat ini, terdapat peningkatan kejadian hipospadia pada bayi laki-laki yang lahir premature, kecil untuk usia kehamilan, dan bayi dengan berat badan rendah. Hipospadia lebih sering terjadi pada kulit hitam daripada kulit putih, dan pada keturunan Yahudi dan Italia.1,2 Etiologi Pembesaran tuberkulum kelamin dan perkembangan selanjutnya dari penis dan uretra tergantung pada tingkat testosteron selama embriogenesis. Jika testis gagal untuk menghasilkan jumlah yang cukup dari testosteron atau jika sel-sel struktur genital kekurangan reseptor androgen yang memadai yaitu enzim konversi androgen-5 alphareductase dapat menyebabkan hipospadia. Genetik dan faktor nongenetik terlibat dalam penyebab hipospadia dimana angka kejadian keluarga dari hipospadia ditemukan pada sekitar 28% pasien.5,6 Mekanisme genetik yang tepat mungkin rumit dan variabel. Penelitian lain adalah turunan autosomal resesif dengan manifestasi tidak lengkap. Kelainan kromosom ditemukan secara sporadis pada pasien dengan hipospadia. Faktor nongenetik utama yang terkait dengan hipospadia adalah pemberian hormon seks. Peningkatan insiden hipospadia ditemukan di antara bayi yang lahir dari ibu dengan terapi estrogen selama kehamilan. Prematuritas juga lebih sering dikaitkan dengan hipospadia.2

Embriologi Pada embrio berumur 2 minggu, baru terdapat dua lapisan ektoderm dan entoderm. Baru kemudian terbentuk lekukan di tengah-tengah yaitu mesoderm yang kemudian bermigrasi ke perifer, yang memisahkan ektoderm dan entoderm.6 Di bagian kaudal ektoderm dan entoderm tetap bersatu membentuk membrana kloaka. Pada permulaan minggu ke 6, terbentuk tonjolan antara umbilical cord dan tail yang disebut genital tuberkel. Dibawahnya pada garis tengah terbentuk lekukan dimana bagian lateralnya ada dua lipatan memanjang yang disebut genital fold. Selama minggu ke 7, genital tuberkel akan memanjang dan membentuk glans. Ini adalah bentuk primordial dari penis bila embrio adalah laki-laki. Bila wanita akan menjadi klitoris.6

Bila agenesis dari mesoderm, maka genital tuberkel tak terbentuk, sehingga penis juga tidak terbentuk. Bagian anterior dari membran kloaka, yaitu membrana urogenitalia akan ruptur dan membentuk sinus. Sementara itu, sepasang lipatan yang disebut genital fold akan membentuk sisi dari sinus urogenitalia.6 Bila genital fold gagal bersatu diatas sinus urogenitalia maka akan timbul hipospadia. Selama periode ini juga, akan terbentuk genital swelling di bagian lateral kanan dan kiri. Hipospadia yang terberat yaitu jenis penoskrotal skrotal dan perineal, terjadi karena kegagalan fold dan genital swelling untuk bersatu di tengah – tengah.6 Anatomi Penis Anatomi normal penis terdiri dari sepasang korpora kavernosa yang dibungkus oleh tunika albugenia yang tebal dan fibrous dengan septum dibagian tengahnya. Uretra melintasi penis di dalam korpus spongiosum yang terletak dalam posisi ventral pada alur diantara kedua korpora kavernosa. Uretra muncul pada ujung distal dari glan penis yang berbentuk konus. Fascia spermatika atau tunika dartos adalah suatu lapisan longgar penis yang terletak pada fascia tersebut. Dibawah tunika dartos terdapat fascia Bucks yang mengelilingi korpora kavernosa dan kemudian memisah untuk menutupi korpus spongiosum secara terpisah. Berkas neurovaskuler dorsal terletak dalam fascia Bucks diantara kedua kavernosa.4,5,6

Klasifikasi Barcat(1973) berdasarkan letak ostium uretra eksterna maka hipospadia dibagi 5 tipe, yaitu :6

Anterior (60-70%) Hipospadia tipe glans Hipospadia tipe coronal

Midle (10-15%) Hipospadia tipe penil

-

Posterior (20%) Hipospadia tipe penoscrotal Hipospadia tipe perineal

-

Semakin ke proksimal letak meatus, semakin berat kelainan yang diderita dan semakin rendah frekuensinya.4 Pada kasus ini, 90% terletak di distal, dimana meatus terletak di ujung batang penis atau pada glans penis. Sisanya yang 10% terletak lebih proksimal yaitu ditengah batang penis, skrotum, atau perineum. Kebanyakan komplikasinya kecil, fistula, skin tag, divertikulum, stenosis meatal atau aliran kencang yang menyebar. Komplikasi ini dapat dikoreksi dengan mudah melalui prosedur minor.2,4

Persiapan Operasi Evaluasi preoperatif yang diperlukan termasuk ultrasonografi (untuk meyakinkan sistem urinari atas normal) dan standar prosedur pemeriksaan darah dan urin lengkap. Sebelum dilakukan operasi pasien diberikan antibiotik profilaksis. Sebelum dioperasi dilakukan uretroskopi untuk memastikan tidak ada anomali urinary tract seperti veromontanum, valve uretra atau striktur uretra. Jahitan traksi diletakkan di dorsal glans sehingga tekanan yang konstan ditempatkan pada penis sehingga mengurangi perdarahan.2,6

2. tipe hipospadia. Penutupan luka operasi dilakukan dengan menggunakan prepusium bagian dorsal dari kulit penis. Di sini sebaiknya mempergunakan satu flap untuk membentuk permukaan dibagian belakang garis tengah. Chordectomi.2.6 Ujung dari flap ini biasanya berlebih dan harus dipotong. Multiple stenosis berganda dan striktur dapat terjadi dengan teknik ini. yang merekomendasikan stent yang dibiarkan di tempat selama 6 sampai 12 bulan untuk mengatasi kecenderungan untuk kontraktur. sayatan kemudian dibuat di skrotum.6 Teknik Hipospadia bagian Distal Reparasi hipospadia jenis ini dilakukan jika v – flap dari jadingan glans mencapai uretra normal setelah koreksi cordae. Hal yang harus diperhatikan dalam operasi hipospadia yaitu usia. kulit penis ditutup. Permukaan ventral penis ditutup dengan suatu prepusium. membuat osteum uretra eksterna diujung glans penis sehingga pancaran urin dan semen bisa lurus ke depan Apabila chordectomi dan urethroplasty dilakukan dalam satu waktu operasi yang sama disebut satu tahap. Penis ditinggalkan di posisi ini selama 6 sampai 8 minggu selama uretra yang baru terbentuk dijahit.2 Oleh karena itu setelah cordae dirilis dan meluruskan penis. bila dilakukan dalam waktu berbeda disebut dua tahap. dibuat uretra dari “flip – flop” kulit.6 Tujuan repair hipospadia yaitu untuk memperbaiki kelainan anatomi baik bentuk penis yang bengkok karena pengaruh adanya chordae maupun letak osteum uretra eksterna. Flap ini akan membentuk sisi ventral dan lateral uretra dan dijahit pada flap yang berbentuk v pada jaringan glans. Teknik ini memiliki banyak komplikasi dan tidak digunakan untuk kasus-kasus rutin. yang mana akan melengkapi bagian atas dan bagian sisi uretra yang baru. Setelah eksisi cordae maka penis akan menjadi lurus. dan sudah ditinggalkan. yang dianggap sebagai fakta bahwa kulit penis yang cukup sulit untuk didapatkan dalam kasus-kasus. besarnya penis dan ada tidaknya cordae.Penatalaksanaan Cangkok kulit pertama pada uretroplasti ditemukan oleh Nove-Joserand.2 Kekurangan dari operasi ini adalah tidak adekuat memperpanjang uretra ke ujung dari glans penis.5 tahun – 2 tahun bila ukuran penis sesuai untuk usianya.4 Tahap pertama ini dilakukan pada usia 1.2 Dimana teknik ini membutuhkan stenting selama berbulan-bulan karena kontraktur melekat pada graft split-thickness. melepaskan chordae sehingga penis bisa lurus kedepan saat ereksi. Pada tahap kedua dilakukan uretroplasti yang dikerjakan 6 bulan setelah tahap pertama. penjahitan kulit skrotum untuk tutupi penis lateral. Sehingga dua hal pokok dalam repair hipospadia yaitu :6 1. dan bulan kemudian urethra dibangun dengan membuat insisi longitudinal bawah permukaan ventral saluran penis ke uretra.2 Suatu teknik untuk perbaikan hipospadia diperkenalkan oleh Cecil selama pertengahan tahun 1940.6 Pada semua teknik operasi tersebut tahap pertama adalah dilakukannya eksisi chordae. Sayap lateral dari jaringan glans ini dibawah kearah ventral dan didekatkan pada garis tengah. Urethroplasty. meninggalkan normal vaskularisasi dari kulit skrotum pada permukaan ventral penis untuk menutup neurouretra.2 Thiersche dan Duplay memberikan hasil yang memuaskan untuk perbaikan hipospadia pertama yang berhasil yang diikuti oleh orang lain.6 .6 Pada tahap ketiga skrotum dibebaskan dari penis. dan penis itu dijahit ke dasar skrotum. Teknik ini terdiri dalam penggunaan splitthickness graft untuk mengisi saluran di penis untuk membangun uretra. Thiersche dan Duplay melakukan perbaikan dua tahap di mana mereka pertama reseksi jaringan yang menyebabkan chordae dan meluruskan penis. pada tahap kedua (6 bulan kemudian) uretra itu dibuat dari kulit saluran ventral penis dengan membuat sayatan memanjang paralel. Meskipun JP Mettauer dari Virginia melaporkan perbaikan pertama yang berhasil hipospadia dan pembebasan dari jaringan menyebabkan chordae. merusak kulit flaps lateral dan menutupi salurannya. tapi meatus masih pada tempat yang abnormal.2 Ia tidak memiliki penggunaan kateter untuk diversi urin dan tekniknya tidak diikuti oleh orang lain.2. Itu kemudian dipopulerkan oleh McIndoe.6 Beberapa jahitan ditempatkan dibalik v flap granular dipasangkan pada irisan permukaan dorsal uretra untuk membuka meatus aslinya.

tahapan operasi. sedangkan kegunaannya untuk terus diversi lebih lama dari dua minggu. operasi sekunder diperlukan. pasien diberikan kompres dingin pada area operasi untuk dua hari pertama. Untuk mentransposisikan uretra baru. Metode ini digunakan untuk mengurangi edema dan nyeri dan menjaga bekas luka operasi tetap bersih.6 Untuk itu kateter harus dipakai selama 2 minggu setelah fistulanya sembuh.6 Segmen kulit yang sesuai diambil dari ujung distal prepusium. Setelah melepaskan cordae.Desain granular flap berbentuk Z dapat dilakukan untuk memperoleh meatus yang baik secara kosmetik dan fungsional pemotongan berbentuk 2 dilaksanakan pada ujung glans dalam posisi tengah keatas. ketelitian teknik operasi. Sedang untuk penyempitan yang panjang uretra harus dibuka disepanjang daerah penyempitan dan ketebalan penug dari graft kulit yang dipakaiuntuk menyusun kembali ukuran uretra. yaitu :      Perdarahan Infeksi Fistel urethrokutan Striktur uretra. sebuah flap dua sisi dipakai untuk membentuk uretra baru dan untuk menutup permukaan ventral penis. Suatu kateter dapat dipakai untuk mendukung skin graft. divertikulum. Bagian distal dari uretra dipotong pada bagian anterior dan posterior dengan arah vertikal kedua flap Trianggular dimasukkan ke dalam fisura dan dijahit dengan menggunakan benang 6 – 0 poli glatin. Fistula itu dapat dibiarkan sembuh spontan dengan reparasi sekunder 6 bulan sesudahnya. satu saluran dibentuk diatas tunika albuginea sampai pada glans. penyempitan uretral. stenosis uretra Divertikel uretra Komplikasi paling sering dari reparasi hipospadia adalah fistula.4 Macam komplikasi yang terjadi.5.2.6 Penyebab paling sering dari fistula adalah nekrosis dari flap yang disebabkan oleh terkumpulnya darah dibawah flap. Urethrotomy internal akan memadai untuk penyempitan yang pendek.6 Perawatan Pasca Operasi Setelah operasi. dua flap ini ditempatkan secara horisontal pada posisi yang berlawanan.6 Permukaan bagian dalam prepusium dipersiapkan untuk perpanjangan uretra. dengan harapan tepi-tepinya akan menyatu kembali. Graft selanjutnya dijahit dengan permukaan kasar menghadap keluar.6 Komplikasi Komplikasi yang timbul paska repair hipospadia sangat dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain faktor usia pasien. tipe hipospadia. Setelah kedua flap dimasukkan dan dijahit selanjutnya anastomosis uretra pada glans bisa diselesaikan.6 Teknik Hipospadia bagian Proksimal Bila flap granular tidak bisa mencapai uretra yang ada. Bila penyempitan ini padat.6 Penyempitan uretra adalah suatu masalah.6 . maka dilatasi uretra akan efektif. maka suatu graft kulit dapat dipakai untuk memperpanjang uretra. dan stenosis meatus. Selanjutnya uretra normal dikalibrasi untuk menentukan ukurannya (biasanya 12 french anak umur 2 tahun). Sayap lateral dari jaringan granular selanjutnya dimobilisasi kearah distal untuk menutup saluran uretra dan untuk membentuk glans kembali diatas uretra yang baru yang akan bertemu pada ujung glans. Pada penyempitan yang hebat. Pasien dengan kateter suprapubic dilepas pada hari ke lima post operatif dan di evaluasi ada tidaknya fistula.6 Rasio dimensi dari Z terhadap dimensi glanss adalah 1 : 3. serta perawatan pasca repair hipospadia. diatas kateter pipa atau tube ini dibuat dimana pada ujung proksimalnya harus sesuai dengan celah meatus uretra yang lama dan flap granular dengan jahitan tak terputus benang kromic gut 6 – 0.6 Meatus uretra eksternus dibawa mwnuju glans melalui saluran ini. Pada pasien dengan repair “flip – flop” diversi urinari dilakukan dengan menggunakan kateter paling kecil dan steril yang melewati uretra sampai ke kandung kemih.5.3.5.2.

• Prevalensi juga dipengaruhi oleh faktor ras dan geografis dimana ras kaukasoid lebih tinggi dari pada orang afrika. Hipospadia terjadi karena kekurangna androgen (testosteron ) atau kelebihan estrogen pada proses maskulinisasi masa embrio.http://gdwgdw. Akibat defisiensi androgen dan testosteron terjadi penurunan produksi dehidrotestosteron ( DHT ) yang dipengaruhi oleh enzim 5α reductase. Derajat II : OUE terletak pada permukaan ventral corpus penis 3.wordpress. Hipospadia tipe coronal 60-70% kasus 3. Hipospadia tipe glans letak anterior 2. Tipe hipospadia semakin kecil penis dan semakin ke proksimal letak OUE semkain 3. defisiensi androgen dapat disebabkan oleh involusi selsel interstisial pada testis yang sedang tumbuh. 2. rasio hipospadia ± 1:300-350. Biasanya derajat II/III diikuti oleh melengkungnya penis ke ventral karena terdapat cordae akibat terlalu pendeknya kulit pada permukaan ventral penis sehingga akan mengganggu aliran normal urin dan fungsi reproduksi.com/2011/05/05/hipospadia/ HIPOSPADIA Suatu kelainan bawaan dimana meatus uretra eksterni terletak di permukaan ventral penis dan lebih ke proksimal dari tempatnya yang normal pada ujung glands penis. Besarnya penis sukar tekniknya 4. Epidemiologi : • Di US rata-rata hipospadia 1:350 kelahiran bayi laki-laki • Di Kolumbia 1:225 kelahiran bayi laki-laki • Di Indonesia. Androgen dihasilkan oleh testis dan plasenta. berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik tahun 2000. DHT dibutuhkan dalam jumlah cukup untuk pembentukan genitalia eksterna sehingga defisiensi DHT akan menyebabkan kegagalan pembentukan bumbung uretra sehingga menimbulkan hipospadia. Hipospadia tipe penoskrotal letak posterior 5. Derajat III : OUE terletak pada permukaan ventral skrotum atau perineum. Berdasarkan letak OUE ( orifisium uretra ekasterna ) maka di temukan : 1. Etiopatogenesis Hipospadia terjadi karena gangguan perkembangan uretra anterior yang tidak sempurna sehingga uretra dapat terletak di sepanjang batang penis sampai perineum. Semakin proksimal letak meatus uretra eksterna semakin besar kemungkinan ventral penis memendek dan melengkung karena adanya cordea ( jaringan ikat ). Derajat I : OUE terletak pada permukaan ventral glans penis dan atau korona galns. Hipospadia tipe perineal 20% kasus MCDP ( Metropolitan Congenital Defectus Program ) membagi hiposapdia atas 3 derajat : 1. Ada tidaknya cordea Prinsip repair hipospadia : . Usia ( usia ideal untuk repair hipospadia adalah usia 6 bulan sampai usai prasekolah memprtimbangkan faktor psikologis anak terhadap tindakan operasi dan kelainannya itu sendiri ) 2. Hipospadia tipe penil letak midle ( 10-15 % ) 4. Penatalaksanaan Ada 4 hal yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan repair hipospadia yaitu : 1.

biasanya dilakukan pada usia bayi. Uretra . Pada tahap ini neouretra biasanya dibuta dari kulit preputium penis atau skrotum karena kulit preputium merupakan bahan terbaik untuk uretroplasty sehingga pada hipospadia sirkumsisinya dilakukan sambil melakukan rekontruksi uretranya.com/2011/04/hipospadia. Genetalia dan Penis Normal  Genetalia ekstrena pria terdiri dari penis dan skrotum. 2. Korpus penis dibentuk terutama oleh jaringan erektil. Uretroplasty untuk membuat OUE di ujung glans penis sehingga pancaran urine dan semen bisa liris kedepan. http://imilirsalimran. Korona adalah area seperti mahkota dimana glans menonjol dari korpus penis. Chordectomi untuk meluruskan penis kedepan. Untuk mengetahui kelainan hipasdia diperlukan pemahaman untuk mengetahui keadaan anatomi normal genitalia dan penis. Waktunya saat anak uisa 2-4 tahun. Biasanya dilakukan sebagai tahap dua setelah chordectomi. Glans penis adalah struktur yang terbentuk seperti kerucut pada ujung penis dan mengandung jaringan sensori dan jaringan erektil. Kulit ini dipotong pada saat sirkumsisi. Penis terdiri dari glans dan korpus.html Membedakan Penis Normal atau Hipospadia dan Penanganannya Hipospadia adalah suatu kelainan bawaan dimana meatus uretra eksterna berada di bagian permukaan ventral penis dan lebih ke proksimal dari tempatnya yang normal (ujung glanss penis).1.blogspot. Kelainan kongenital ini menunjukkan kelainan letak meatus uretra terletak di bagian bawah dekat pangkal penis.

Uretra muncul pada ujung distal dari glan penis yang berbentuk konus. pendulans uretra dan bulbus uretra. testis kiri agak lebih rendah dari pada testis kanan. .5 cm. Uretra anterior dibagi menjadi meatus uretra pendulare uretra dan bulbus uretra. Kemudian testis membesar secara bertahap panjang testis orang dewasa. panjang testis ini tetap tidak berubah secara nyata sampai masa pubertas. Sfingter ini bersifat volunter sehingga kita dapat menahan kemih dan berhenti pada waktu berkemih. sehingga kalau memerlukan operasi atau reparasi relatif mudah. Skrotum merupakan kantung yang longgar dan berkerut yang terletak di dasar penis. Lebih dari 300 jenis perbaikan telah dijelaskan dalam literatur medis. yang telah berkontribusi dalam pengembangan perbaikan hipospadia modern. terletak bebas diluar tubuh. pengobatan utama untuk hipospadia adalah amputasi penis distal ke meatus. dan kemudian ke dalam vas deferens sebelum melewati uretra. Selama milenium pertama. sehingga trauma pada simpisis pubis dapat mencederai uretra membransea Hipospadia Laporan medis awal menggambarkan hipospadia sudah dikenal sejak abad kedua Masehi dan Galen adalah orang pertama menggunakan istilah itu. Uretra pria dibagi menjadi dua bagian. Uretra adalah saluran yang dimulai dari orifisium uretra interna dibagian buli-buli sampai orifisium uretra eksterna glans penis. Uretra bagian anterior Uretra anterior memiliki panjang 18-25 cm (9-10 inchi). Fungsi utama dari testis adalah menghasilkan sperma dan hormone. Dibawah tunika dartos terdapat fascia Bucks yang mengelilingi korpora kavernosa dan kemudian memisah untuk menutupi korpus spongiosum secara terpisah. Berkas neurovaskuler dorsal terletak dalam fascia Bucks diantara kedua kavernosa. diperbolehkan perawatan bedah dengan perbaikan satu tahap dalam tahun pertama kehidupan secara rawat jalan. Skrotum mempunyai dua kompartemen. Sejak saat itu. yaitu 4-5 cm. Uretra bagian posterior Uretra posterior memiliki panjang 3-6 cm (1-2 inchi). dengan meatus uretra yang terletak ditengah ujung glans       Penis Anatomi normal penis terdiri dari sepasang korpora kavernosa yang dibungkus oleh tunika albugenia yang tebal dan fibrous dengan septum dibagian tengahnya. perkembangan peralatan bedah. Uretra anterior ini berupa tabung yang lurus. Uretra yang dkelilingi kelenjar prostate dinamakan prostatika. dengan panjang yang bervariasi. setiap kompartemen berisi testis. Meskipun laporan sebagian besar telah dalam 60 tahun terakhir. dan penemuan antibiotik telah meningkatkan hasil klinis dan telah banyak kasus. Testis berbentuk seperti telur dan seperti karet. Fascia spermatika atau tunika dartos adalah suatu lapisan longgar penis yang terletak pada fascia tersebut. Panjang testis pada bayi adalah1. teknik yang paling dasar digambarkan lebih dari satu abad yang lalu. sukar untuk dilatasi dan pada bagian ini terdapat otot yang membentuk sfingter. Bagian selanjutnya adalah uretra membransea yang memiliki panjang terpendek dari semua bagian uretra. Uretra melintasi penis di dalam korpus spongiosum yang terletak dalam posisi ventral pada alur diantara kedua korpora kavernosa. dan bagian vas deferens merupakan organ-organ seks internal pria. Selama ejakulasi sperma mengalir ke dalam epididimis. Uretra membransea terdapat dibawah dan dibelakang simpisis pubis. Tehnik anestesi modern. Saluran ini dimulai dari meatus uretra. kemajuan pengetahuan ilmu kedokteran modern khususnya tehnik bedah.terletak didalam korpus penis. Uretra posterior dibagi uretra pars prostatika dan uretra pars membranasea. yaitu bagian anterior dan bagian posterior. epididimis.

sehingga penis juga tak terbentuk. dan pada keturunan Yahudi dan Italia. dalam kenyataannya. Ini adalah bentuk primordial dari penis bila embrio adalah laki-laki. dan lebih umum pada mereka dari keturunan Yahudi dan Italia. Hipospadia umumnya diperbaiki untuk alasan fungsional dan kosmetik. Jika testis gagal untuk menghasilkan jumlah yang cukup dari testosteron atau jika sel-sel struktur genital kekurangan reseptor androgen yang memadai yaitu enzim konversi androgen-5 alphareductase dapat menyebabkan hipospadia. Pada permulaan minggu ke-6. Defleksi abnormal ejakulasi dapat mencegah inseminasi efektif. Meskipun bentuk yang paling kecil dari hipospadia secara fisiologis tidak signifikan. Kesuburan mungkin akan terpengaruh. Di beberapa negara. Sebuah komponen genetik mungkin ada dalam keluarga tertentu. Baru kemudian terbentuk lekukan di tengah-tengah yaitu mesoderm. Peningkatan insiden hipospadia ditemukan di antara bayi yang lahir dari ibu dengan terapi estrogen selama kehamilan. Kejadian hipospadia lebih besar dalam putih daripada orang kulit hitam. Bagian anterior dari membrane kloaka. genital tubercle akan memanjang dan membentuk glans. Di beberapa negara. Meskipun beberapa telah menyarankan bahwa kejadian meningkat. tingkat keluarga dari hipospadia adalah sekitar 7% Penyebab Hipospadia terjadi karena gangguan perkembangan uretra anterior yang tidak sempurna sehingga uretra terletak dimana saja sepanjang batang penis sampai perenium. Di Amerika Serikat. . Dibawahnya pada garis tengah terbentuk lekukan dimana di bagian lateralnya ada 2 lipatan memanjang yang disebut genital fold. Semakin proksimal muara meatus maka semakin besar kemungkinan ventral penis memendek dan melengkung karena adanya chordee. Pada beberapa negara insidensi hipospadia semakin meningkat. Ada banyak faktor penyebab hipospadia dan banyak teori yang menyatakan tentang penyebab hipospadia antara lain :    Pembesaran tuberkulum kelamin dan perkembangan selanjutnya dari penis dan uretra tergantung pada tingkat testosteron selama embriogenesis. Laporan saat ini. terdapat peningkatan kejadian hipospadia pada bayi laki-laki yang lahir prematur. Posisi yang lebih proksimal ektopik dari meatus uretra. Perawatan untuk hipospadia adalah dengan koreksi bedah. Faktor nongenetik utama yang terkait dengan hipospadia adalah pemberian hormon seks. peningkatan hipospadia berat juga telah dicatat. semakin besar kemungkinan aliran kemih adalah untuk dibelokkan ke bawah. maka genital tubercle tak terbentuk. Penelitian lain adalah turunan autosomal resesif dengan manifestasi tidak lengkap. Selama minggu ke-7. Namun. Meningkatkan sensitivitas sistem surveilans saja tidak dapat menjelaskan hal ini peningkatan dua kali lipat. yang mungkin memerlukan buang air kecil dalam posisi duduk. Mekanisme genetik yang tepat mungkin rumit dan variabel. bila wanita akan menjadi klitoris. mereka juga mungkin merit memperbaiki berdasarkan potensi stres psikologis memiliki anomali kelamin. Hipospadia lebih sering terjadi pada kulit hitam daripada kulit putih. kejadian hipospadia dapat naik tetapi tampaknya agak konstan yaitu sekitar 0. dan chordee signifikan dapat mencegah penyisipan vagina penis atau dapat dikaitkan dengan ereksi inheren menyakitkan. yaitu membrane urogenitalia akan rupture dan membentuk sinus. Bila terjadi agenesis dari mesoderm. kecil untuk usia kehamilan. laporan terbaru mengaitkan tingkat peningkatan hipospadia pada anak laki lahir prematur dan kecil untuk usia kehamilan dan anak laki-laki dengan berat lahir rendah. Prematuritas juga lebih sering dikaitkan dengan hipospadia. dan bayi dengan berat badan rendah.Hipospadia terjadi pada sekitar 1 dari setiap 250 kelahiran laki-laki. Setiap unsur chordee bisa memperburuk kelainan ini. terbentuk tonjolan antara umbilical cord dan tail yang disebut genital tubercle. sedangkan di bagian kaudalnya tetap bersatu membentuk membrane kloaka. tingkat hipospadia dua kali lipat 1970-1993. Kelainan kromosom ditemukan secara sporadis pada pasien dengan hipospadia. Embriologi Hipospadi Pada embrio yang berumur 2 minggu baru terdapat 2 lapisan yaitu eksoderm dan endoderm.26 per 1000 kelahiran hidup di Meksiko dan Skandinavia dan 2.11 per 1000 kelahiran hidup di Hongaria. peningkatan pelaporan nilai kecil dari hipospadia. Genetik dan faktor nongenetik terlibat dalam penyebab hipospadia dimana angka kejadian keluarga dari hipospadia ditemukan pada sekitar 28% pasien. kejadian hipospadia dapat naik.

Androgen dihasilkan oleh testis dan placenta karena terjadi defisiensi androgen akan menyebabkan penurunan produksi dehidrotestosterone (DHT) yang dipengaruhi oleh 5 ɑ reduktase. dan uretra memanjang sampai meatus benar pada tingkat poros proksimal. Patofisiologi Hypospadia Hipospadia terjadi dari pengembangan tidak lengkap uretra dalam rahim. organochlorin. Sehingga walaupun hormone androgen sendiri telah terbentuk cukup akan tetapi apabila reseptornya tidak ada tetap saja tidak akan memberikan suatu efek yang semestinya. Keadaan gangguan perkembangan embriologi tersebut mengakibatkan terjadi hipospadia. 1992). penempatan ventral pembukaan urethral bisa mengganggu kesuburan pada pria dewasa. lubang uretra salah posisi di tingkat glanular. yang akan menimbulkan obstruksi parsial outflowing urin. Atau biasa juga karena reseptor hormone androgennya sendiri di dalam tubuh yang kurang atau tidak ada. peptisida. 50 % berpengaruh terhadap kejadian hipospadia bila bapaknya menderita hipospadia. Perpindahan dari meatus uretra biasanya tidak mengganggu kontinensia kemih. 1995). Selanjutnya. dioxin. 12 % berpengaruh terhadap kejadian hipospadia bila punya riwayat keluarga yang menderita hipospadia. Perhatikan chordee ventral terkait dan meatus uretra sejati terletak pada tingkat skrotum. Atau enzim yang berperan dalam sintesis hormon androgen tidak mencukupi pun akan berdampak sama. . yang akhirnya prepisium tidak ada pada sisi ventral dan terjadi kurvatura (lengkungan) ventral dari penis.    Sementara itu genital fold akan membentuk sisi-sisi dari sinus urogenitalia. Suatu hipotesis mengemukakan bahwa kekurangan estrogen atau terdapat anti androgen akan mempengaruhi pembentukan genetalia eksterna laki-laki. Sudah diketahui bahwa setelah tingkat indefenden maka perkembangan genital eksterna laki-laki selanjutnya dipengaruhi oleh estrogen yang dihasilkan testis primitif. stenosis pembukaan dapat terjadi. Faktor hormon Faktor hormon androgen sangat berpengaruh terhadap kejadian hipospadia karena berpengaruh terhadap proses maskulinisasi masa embrional. Penyebab pasti cacat di tidak tahu tetapi diperkirakan terkait dengan pengaruh lingkungan dan hormonal genetik (sugar. Faktor Lingkungan Biasanya faktor lingkungan yang menjadi penyebab adalah polutan dan zat yang bersifat teratogenik yang dapat mengakibatkan mutasi. Perhatikan kap punggung khas kulup dan defisiensi kulit ventral penis. Namun. Adanya fusi digaris tengah dari lipatan uretra tidak lengkap sehingga lewat meatus uretra terbuka pada sisi ventral dari penis dan kelainan letak pada meatus ini menyebabkan sedikit pergeseran pada glans diperinium. Hal ini dapat mengakibatkan ISK atau hidronefrosis (kumor. Bila genital fold gagal bersatu diatas sinus urogenitalia. Pencemaran limbah industri berperan sebagai Endocrin discrupting chemicals baik bersifat eksogenik maupun anti androgenik seperti polychorobiphenyls. ini berperan dalam pembentukan penis sehingga bila terjadi defisiensi androgen akan menyebabkan kegagalan pembentukan bumbung uretra yang disebut hipospadia. Faktor Genetika Terjadi karena gagalnya sintesis androgen. Hormon yang dimaksud di sini adalah hormone androgen yang mengatur organogenesis kelamin (pria). alkiphenol polyethoxsylates dan phtalites. Perhatikan kekurangan kulup ventral . jika dibiarkan tidak terkoreksi Pemeriksaan Fisik Penampilan Hipospadia proksimal. Hal ini biasanya terjadi karena mutasi pada gen yang mengode sintesis androgen tersebut sehingga ekspresi dari gen tersebut tidak terjadi. furan.

Pada kasus ini. divertikulum. atau perineum. skrotum. skin tag. untuk membuat uretra dengan meatus tersebut pada ujung penis (urethroplasty).Diagnosis Banding    Ambiguous Genitalia and Intersexuality Circumcision Genital Anomalies Klasifikasi Barcat(1973) berdasarkan letak ostium uretra eksterna maka hipospadia dibagi 5 tipe. Sisanya yang 10% terletak lebih proksimal yaitu ditengah batang penis. yaitu : Anterior (60-70%)     Hipospadia tipe glans Hipospadia tipe coronal Midle (10-15%) Hipospadia tipe penil Posterior (20%)   Hipospadia tipe penoscrotal Hipospadia tipe perineal Semakin ke proksimal letak meatus. dan untuk menciptakan skrotum . Tujuan mengobati hipospadia adalah untuk membuat penis yang lurus dengan memperbaiki setiap lengkungan (orthoplasty). dimana meatus terletak di ujung batang penis atau pada glans penis. untuk mencapai cakupan kulit kosmetik diterima penis. di mana meatus terletak ke arah ujung glans. 90% terletak di distal. stenosis meatal atau aliran kencang yang menyebar. untuk membentuk kembali kelenjar ke dalam konfigurasi berbentuk kerucut lebih alami (glansplasty ). Kebanyakan komplikasinya kecil. fistula. mungkin tidak memerlukan operasi perbaikan dan hanya dapat ditangani dengan observasi. Penanganan Bedah Kasus-kasus hipospadia ringan . semakin berat kelainan yang diderita dan semakin rendah frekuensinya. Komplikasi ini dapat dikoreksi dengan mudah melalui prosedur minor.

atau prosedur kemajuan meatus. menunjukkan bahwa perbaikan sebelumnya umumnya lebih baik Jenis Tehnik Tindakan bedah Teknik-teknik khusus untuk perbaikan hipospadia dapat dikelompokkan secara umum. termasuk perilaku abnormal. Prosedur ini telah terbukti mudah beradaptasi dengan berbagai pengaturan. Stent uretra biasanya digunakan untuk drainase kandung kemih sementara penyembuhan terjadi pada semua tapi yang paling distal hipospadia perbaikan. atau autologous (tunika vaginalis atau cangkok kulit) untuk menghindari pemendekan berlebihan panjang penis. Hal ini menciptakan lumen diameter lebih besar dari yang akan mungkin. dalam hampir setengah dari pasien. dan pendekatan untuk memperbaiki relatif standar. tren ke arah intervensi sebelumnya. Laporan terbaru menunjukkan tingkat yang lebih tinggi komplikasi dalam 5 tahun dari pasien dalam 1 tahun pasien.     Setelah sepenuhnya menilai anatomi penis. hewan (subunit usus kecil). lokal flaps kulit pedicled. memperluas lebar piring dan memungkinkan untuk bergantung ke depan untuk tubularization. kulit batang penis degloved untuk menghilangkan penarikan kulit. Satu manfaat dalam penyembuhan luka dengan perbaikan sebelumnya juga telah dirasakan dan mungkin memiliki dasar dalam produksi sitokin proinflamasi mencatat penurunan pada usia lebih muda. lempeng uretra dapat ditambatkan dan transeksi piring mungkin diperlukan. Pada kesempatan langka. teknik grafting jaringan. perbaikan hipospadia dilakukan pada anak-anak lebih dari 3 tahun karena ukuran yang lebih besar dari lingga dan prosedur yang secara teknis lebih mudah. karakteristik yang mendukung keberhasilan cangkok. Langkah perbaikan Glans . dan kebingungan identitas gender. Pelat uretra diincisi di garis tengah punggung. kompensasi untuk setiap disproporsi ventral ke punggung. terutama fistula urethrocutaneous. rasa bersalah. mukosa bukal telah digunakan untuk mencangkok uretra. dan harus menyajikan penampilan kosmetik diterima. dan survei saat ini menunjukkan bahwa ini adalah prosedur pilihan untuk perbaikan oleh urolog. pada periode pubertas dan pascapubertas. Berbagai tabung drainase yang berbeda telah digunakan untuk tujuan ini. kebanyakan dokter mencoba untuk memperbaiki hipospadia ketika anak berusia 4-18 bulan. Untuk perbaikan berulang setelah operasi berhasil untuk hipospadia ketika jaringan lokal tidak tersedia. dan ketahanan terhadap lingkungan yang lembab.terlihat normal. [15] stent uretra Sementara adalah tambahan umum untuk perbaikan hipospadia dan dirasakan mengurangi kemungkinan pembentukan fistula. Saat ini. Teknik ini umumnya dikategorikan sebagai tubularizations primer. Teknik Tubularized incised plate (TIP) .◦ Urethra dapat diperpanjang dengan menggunakan berbagai teknik. Ini telah dikaitkan dengan hasil yang emosional dan psikologis yang bisa diintervensi. operasi kelamin pada usia ini (kesadaran genital terjadi pada sekitar usia 18 bulan) dapat berhubungan dengan morbiditas psikologis yang signifikan. kadaver. Ringan sampai sedang chordee dapat diperbaiki oleh excising setiap jaringan fibrosa penarikan ventral atau dengan plicating dengan tunik dorsal tubuh fisik. Penis yang dihasilkan harus sesuai untuk melakukan hubungan seksual di masa depan. terkait dengan komplikasi. yang memungkinkan untuk bergantung ke depan . dengan sayatan pada dinding posterior dari pelat. Teknik ini merupakan tubularization utama dari pelat uretra. Jaringan ini cocok untuk tujuan ini karena ketersediaan. Akhir perbaikan hipospadia. harus memungkinkan pasien untuk membatalkan sambil berdiri. Lebih chordee parah mungkin memerlukan grafting tubuh kopral ventral menggunakan jaringan sintetis. onsep umum bahwa peningkatan lapisan jaringan antara uretra dan atasnya hasil liputan di kulit kemungkinan lebih rendah dari perkembangan selanjutnya dari fistula urethrocutaneous telah didukung oleh studi terbaru. Pelat tubularized menorehkan (TIP) perbaikan telah menjadi perbaikan yang paling umum digunakan untuk hipospadia kedua distal dan midshaft. dan ereksi buatan dilakukan untuk menyingkirkan kelengkungan apapun. namun. menghindarkan penggunaan rutin flap atau graft untuk menjembatani segmen sempit singkat piring uretra. Waktu operasi     Sebelum tahun 1980. menghalangi penggunaan jaringan uretra asli untuk urethroplasty.

Oleh karena itu setelah cordae dirilis dan meluruskan penis.Pada tahap ketiga skrotum dibebaskan dari penis. dan ukuran phallic kecil mungkin lebih baik didekati dengan cara bertahap. Terapi hormonal adjuvant: Meskipun ada terapi medis untuk koreksi hipospadia diketahui.    flaps umumnya dikerahkan untuk menutupi perbaikan uretra distal. Chordee tersebut diperbaiki dan kulit digerakkan ke ventral batang penis selama tahap pertama. Sebelum dilakukan operasi pasien diberikan antibiotik profilaksis. kulit penis ditutup. terapi hormonal telah digunakan sebagai pengobatan ajuvan untuk bayi dengan ukuran phallic yang sangat kecil. telah digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan penis. merusak kulit flaps lateral dan menutupi salurannya. pada tahap kedua (6 bulan kemudian) uretra itu dibuat dari kulit saluran ventral penis dengan membuat sayatan memanjang paralel. Teknik ini membutuhkan stenting selama berbulan-bulan karena kontraktur melekat pada graft split-thickness. Suatu teknik untuk perbaikan hipospadia diperkenalkan oleh Cecil selama pertengahan tahun 1940. Jahitan traksi diletakkan di dorsal glans sehingga tekanan yang konstan ditempatkan pada penis sehingga mengurangi perdarahan. Kulit punggung kelebihan dimobilisasi untuk aspek ventral kekurangan dari penis untuk cakupan kulit akhir. Multiple stenosis berganda dan striktur dapat terjadi dengan teknik ini. Penatalaksanaan Cangkok kulit pertama pada uretroplasti ditemukan oleh Nove-Joserand. Thiersche dan Duplay memberikan hasil yang memuaskan untuk perbaikan hipospadia pertama yang berhasil yang diikuti oleh orang lain. Teknik ini terdiri dalam penggunaan splitthickness graft untuk mengisi saluran di penis untuk membangun uretra. dan urethroplasty dan glansplasty diperbaiki setelah tahap pertama telah sembuh sepenuhnya. dan bulan kemudian urethra dibangun dengan membuat insisi longitudinal bawah permukaan ventral saluran penis ke uretra. sayatan kemudian dibuat di skrotum. Fakta bahwa sebelum pubertas androgen terapi dapat membatasi pertumbuhan kelamin normal pada pubertas adalah kekhawatiran tetapi belum dikonfirmasi secara klinis. ketersediaan kulit miskin. valve uretra atau striktur uretra. Perbaikan transposisi penoscrotal sering dilakukan sebagai prosedur dipentaskan karena sayatan yang diperlukan dapat mengganggu gagang bunga vaskular untuk flaps kulit yang digunakan dalam urethroplasty primer. tetapi chordee berlebihan (terutama jika transeksi dari pelat uretra diperlukan). Thiersche dan Duplay melakukan perbaikan dua tahap di mana mereka pertama reseksi jaringan yang menyebabkan chordae dan meluruskan penis. Teknik ini kemudian dipopulerkan oleh McIndoe. Perbaikan transposisi penoscrotal biasanya ditunda minimal 6 bulan untuk memungkinkan pembentukan memadai pasokan jaminan darah. dan sudah ditinggalkan. yang merekomendasikan stent yang dibiarkan di tempat selama 6 sampai 12 bulan untuk mengatasi kecenderungan untuk kontraktur. Sebelum dioperasi dilakukan uretroskopi untuk memastikan tidak ada anomali urinary tract seperti veromontanum. Pengobatan dengan suntikan testosteron presurgical atau krim. dan penis itu dijahit ke dasar skrotum. penjahitan kulit skrotum untuk tutupi penis lateral.2 Ia tidak memiliki penggunaan kateter untuk diversi urin dan tekniknya tidak diikuti oleh orang lain. yang dianggap sebagai fakta bahwa kulit penis yang cukup sulit untuk didapatkan dalam kasus-kasus. meninggalkan normal vaskularisasi dari kulit skrotum pada permukaan ventral penis untuk menutup neurouretra. sehingga komponen ventral berbeda untuk garis tengah dan menciptakan konfigurasi yang lebih berbentuk kerucut. Penis ditinggalkan di posisi ini selama 6 sampai 8 minggu selama uretra yang baru terbentuk dijahit. Teknik ini memiliki banyak komplikasi dan tidak digunakan untuk kasus-kasus rutin. Meskipun JP Mettauer dari Virginia melaporkan perbaikan pertama yang berhasil hipospadia dan pembebasan dari jaringan menyebabkan chordae. dan beberapa telah melaporkan perbaikan dalam chordee dengan mengurangi tingkat keparahan dari hipospadia. Persiapan Operasi Evaluasi preoperatif yang diperlukan termasuk ultrasonografi (untuk meyakinkan sistem urinari atas normal) dan standar prosedur pemeriksaan darah dan urin lengkap. Perbaikan hipospadia umumnya direncanakan sebagai prosedur satu tahap. serta suntikan HCG. .Kekurangan dari operasi ini adalah tidak adekuat memperpanjang uretra ke ujung dari glans penis.

Teknik Hipospadia bagian Proksimal Bila flap granular tidak bisa mencapai uretra yang ada. membuat osteum uretra eksterna diujung glans penis sehingga pancaran urin dan semen bisa lurus ke depan Apabila chordectomi dan urethroplasty dilakukan dalam satu waktu operasi yang sama disebut satu tahap. Chordectomi. 2. Penutupan luka operasi dilakukan dengan menggunakan prepusium bagian dorsal dari kulit penis. Selanjutnya uretra normal dikalibrasi untuk menentukan ukurannya (biasanya 12 french anak umur 2 tahun). tapi meatus masih pada tempat yang abnormal.Tujuan repair hipospadia yaitu untuk memperbaiki kelainan anatomi baik bentuk penis yang bengkok karena pengaruh adanya chordae maupun letak osteum uretra eksterna. tahapan operasi.Meatus uretra eksternus dibawa mwnuju glans melalui saluran ini. sebuah flap dua sisi dipakai untuk membentuk uretra baru dan untuk menutup permukaan ventral penis. tipe hipospadia.6 Beberapa jahitan ditempatkan dibalik v flap granular dipasangkan pada irisan permukaan dorsal uretra untuk membuka meatus aslinya.Pada semua teknik operasi tersebut tahap pertama adalah dilakukannya eksisi chordae. ketelitian teknik operasi. tipe hipospadia. maka suatu graft kulit dapat dipakai untuk memperpanjang uretra. Teknik Hipospadia bagian Distal Reparasi hipospadia jenis ini dilakukan jika v – flap dari jadingan glans mencapai uretra normal setelah koreksi cordae. Flap ini akan membentuk sisi ventral dan lateral uretra dan dijahit pada flap yang berbentuk v pada jaringan glans. Setelah eksisi cordae maka penis akan menjadi lurus.Macam komplikasi yang terjadi. dua flap ini ditempatkan secara horisontal pada posisi yang berlawanan. Untuk mentransposisikan uretra baru. melepaskan chordae sehingga penis bisa lurus kedepan saat ereksi. diatas kateter pipa atau tube ini dibuat dimana pada ujung proksimalnya harus sesuai dengan celah meatus uretra yang lama dan flap granular dengan jahitan tak terputus benang kromic gut 6 – 0. Pada tahap kedua dilakukan uretroplasti yang dikerjakan 6 bulan setelah tahap pertama. besarnya penis dan ada tidaknya cordae.5 tahun – 2 tahun bila ukuran penis sesuai untuk usianya. Sayap lateral dari jaringan glans ini dibawah kearah ventral dan didekatkan pada garis tengah. Urethroplasty. bila dilakukan dalam waktu berbeda disebut dua tahap. Sayap lateral dari jaringan granular selanjutnya dimobilisasi kearah distal untuk menutup saluran uretra dan untuk membentuk glans kembali diatas uretra yang baru yang akan bertemu pada ujung glans. dibuat uretra dari “flip – flop” kulit.4 Tahap pertama ini dilakukan pada usia 1.6 Segmen kulit yang sesuai diambil dari ujung distal prepusium.Rasio dimensi dari Z terhadap dimensi glanss adalah 1 : 3. serta perawatan pasca repair hipospadia. Hal yang harus diperhatikan dalam operasi hipospadia yaitu usia. Di sini sebaiknya mempergunakan satu flap untuk membentuk permukaan dibagian belakang garis tengah Desain granular flap berbentuk Z dapat dilakukan untuk memperoleh meatus yang baik secara kosmetik dan fungsional pemotongan berbentuk 2 dilaksanakan pada ujung glans dalam posisi tengah keatas. Graft selanjutnya dijahit dengan permukaan kasar menghadap keluar. Permukaan ventral penis ditutup dengan suatu prepusium.Permukaan bagian dalam prepusium dipersiapkan untuk perpanjangan uretra.6 Komplikasi Komplikasi yang timbul paska repair hipospadia sangat dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain faktor usia pasien. Setelah kedua flap dimasukkan dan dijahit selanjutnya anastomosis uretra pada glans bisa diselesaikan. Sehingga dua hal pokok dalam repair hipospadia yaitu : 1. yang mana akan melengkapi bagian atas dan bagian sisi uretra yang baru. satu saluran dibentuk diatas tunika albuginea sampai pada glans.Ujung dari flap ini biasanya berlebih dan harus dipotong. Bagian distal dari uretra dipotong pada bagian anterior dan posterior dengan arah vertikal kedua flap Trianggular dimasukkan ke dalam fisura dan dijahit dengan menggunakan benang 6 – 0 poli glatin. Setelah melepaskan cordae. yaitu : .

Hipospadia terjadi 1:300 kelahiran bayi laki-laki hidup di Amerika Serikat. pertama-tama yang melakukan penanggulangan untuk hipospadia. Pada pasien dengan repair “flip – flop” diversi urinari dilakukan dengan menggunakan kateter paling kecil dan steril yang melewati uretra sampai ke kandung kemih. Sedang untuk penyempitan yang panjang uretra harus dibuka disepanjang daerah penyempitan dan ketebalan penug dari graft kulit yang dipakaiuntuk menyusun kembali ukuran uretra. Bila penyempitan ini padat. sedangkan kegunaannya untuk terus diversi lebih lama dari dua minggu. Perawatan Pasca Operasi Setelah operasi. Pada penyempitan yang hebat. operasi sekunder diperlukan. Jika ada anak yang hipospadia maka . http://childrengrowup. Penyempitan uretra adalah suatu masalah. Semakin ke proksimal defek uretra maka penis akan semakin mengalami pemendekan dan membentuk kurvatur yang disebut “chordee” (Djakovick.HIPOSPADIA PENDAHULUAN Hipospadia merupakan kelainan abnormal dari perkembangan uretra anterior dimana muara dari uretra terletak ektopik pada bagian ventral dari penis proksimal hingga glands penis. dengan harapan tepi-tepinya akan menyatu kembali. Pada abad pertama. 2008). Metode ini digunakan untuk mengurangi edema dan nyeri dan menjaga bekas luka operasi tetap bersih.com/2012/06/26/membedakan-penis-normal-atau-hipospadia-dan-penanganannya/ BEDAH PLASTIK .Penyebab paling sering dari fistula adalah nekrosis dari flap yang disebabkan oleh terkumpulnya darah dibawah flap. Pemberian estrogen dan progestin selama kehamilan diduga meningkatkan insidensinya. Muara dari uretra dapat pula terletak pada skrotum atau perineum. Kelainan ini terbatas pada uretra anterior.6 Untuk itu kateter harus dipakai selama 2 minggu setelah fistulanya sembuh. Urethrotomy internal akan memadai untuk penyempitan yang pendek. Dilakukan amputasi dari bagian penis distal dari meatus. Pasien dengan kateter suprapubic dilepas pada hari ke lima post operatif dan di evaluasi ada tidaknya fistula.     Perdarahan Infeksi Fistel urethrokutan Striktur uretra. ahli bedah dari Yunani Heliodorus dan Antilius. Fistula itu dapat dibiarkan sembuh spontan dengan reparasi sekunder 6 bulan sesudahnya. penyempitan uretral. Suatu kateter dapat dipakai untuk mendukung skin graft. Selanjutnya cara ini diikuti oleh Galen dan Paulus dari Agentia pada tahun 200 dan tahun 400 (Djakovick. maka dilatasi uretra akan efektif. 2008). divertikulum.BEDAH ANAK . dan stenosis meatus. stenosis uretra Divertikel uretra Komplikasi paling sering dari reparasi hipospadia adalah fistula.wordpress. pasien diberikan kompres dingin pada area operasi untuk dua hari pertama.

Meskipun ada riwayat familial namun tidak ditemukan ciri genetik yang spesifik (Djakovick. 1.7 per 10. Berdasarkan data yang dicatat oleh Metropolitan Atlanta Congenital Defects Program (MACDP) dan Birth Defects Monitoring Program (BDMP) insidensi hipospadia mengalami dua kali peningkatan antara 1970-1990. Scrotum berisi testis. Kajian populasi yang dilakukan di empat kota Denmark tahun 1989-2003 tercatat 65.970-39. a. Insidensinya 3:1000 atau 3 dari 1000 kelahiran (Sadler.000 kelahiran.2 per 10.2 per 10. Pada . Dinding scrotum memiliki lapisan 1) Cutis 2) Fascia superficialis. musculus dartos (otot polos) menggantikan panniculus adiposus.8% sejak tahun 1970an. dari hasil survei tersebut diketahui bahwa kasus hipospadia mengalami peningkatan menjadi 20. 2006.970-39. Sjamsuhidajat. diketahui bahwa hipospadia hanya terjadi pada laki-laki yang dibawa sejak lahir.kemungkinan ditemukan 20% anggota keluarga yang lainnya juga menderita hipospadia.000 kelahiran hidup pada 1. Pada saat dingin. Tunika dartos akan mengadakan kontraksi sehingga testis akan mendekati tubuh yang temperaturnya lebih tinggi sehingga temperatur dalam testis akan sama dengan temperatur tubuh. 2008). epididymis. . 2006). Musculus dartos dipersarafi oleh serabut saraf simpatis dan berfungsi untuk pengerutan kulit di atasnya. e t all. Scrotum Scrotum merupakan kantong yang menonjol keluar dari bagian bawah dinding anterior abdomen. Tahun 1993 BDMP melakukan survey mengenai insidensi hipospadia.000 kelahiran hidup pada 1. Prevalensi yang dilaporkan antara 0. 2008). BDMP menyatakan bahwa insdensi hipospadia meningkat menjadi 20. dan ujung bawah funiculus spermaticus (Snell. Insidensi kasus hipospadia terbanyak adalah Eropa. 2006.7 per 10 000 kelahiran hidup pada tahun 1993.3% menjadi 0. 2008). Berdasarkan hasil survei. ANATOMI ORGANA GENETALIA EKSTERNA MASKULINA Organa genetalia maskulina eksterna terdiri dari skrotum dan penis.383 angka kelahiran bayi laki-laki dengan jumlah kelainan alat kelamin (hipospadia) sebanyak 319 bayi (Djakovick.Djakovic.

2006) 1) Rr. Fascia spermatica interna berasal dari fascia transversalis (Snell. Scrotales anterior 2) N pudendus externa 3) Rr. 2006). Sedangkan musculus obliquus internus abdominis akan membentuk fascia cremasterica. media. cutaneus femoris posterior 2. Aliran limfe Cairan limfe dari tunica vaginalis akan dialirkan ke nodi lymphoidei inguinales superficialis (Snell. Scrotalis posterior 4) N. 4) Tunica vaginalis Terletak dalam fascia spermatica dan meliputi permukaan anterior. 2006). cremasterica dan spermatica interna Fascia spermatica externa berasal dari aponeurosis musculus obliquus externus abdominis. 2006). 3) Fascia spermatica externa. Tunika dartos mengalami relaxasi sehingga testis akan menjauhi tubuh. scrotalis anterior 2) A. Penis a. b. Definisi . Vaskularisasi scrotum (Snell. Merupakan bagian bawah processus vaginalis dan biasanya sesaat sebelum lahir menutup dan memisahkan diri dari bagian atas processus vaginalis dan cavitas peritonealis  kantung tertutup.spermatica externa 3) R. c. Inervasi (Snell. dan lateralis masing-masing testis. diinvaginasi dari belakang oleh testis (Snell. 2006). 2006) 1) R. scrotalis posterior d.saat panas. scrotum menjadi turun (Snell.

Jaringan erektil dibentuk dari dua corpora cavernosa penis yang terletak di dorsal dan satu corpus spongiosum penis yang terletak pada permukaan ventralnya. pudenda interna. 2006).Merupakan organ genetalia laki-laki yang berfungsi sebagai alat kopulasi. 2006). Preputium dihubungkan dengan glans penis oleh lipatan yang terdapat tepat di bawah muara urethra dan dinamakan frenulum preputii (Snell. b. Bulbus penis ditembus oleh urethra dan permukaan luarnya dibungkus oleh musculus bulbospongiosus (Snell. Dibedakan atas pars fixa dan pars libera. Bagian penis 1) Radix penis. Di anterior kedua crus saling mendekat dan di bagian dorsal corpus penis terletak berdampingan membentuk corpus cavernosum penis (Snell. . 2006). 2006) a) Corpora cavernosa : a. Pars libera atau batang penis terdiri dari 2 corpora cavernosum penis. Masing-masing crus penis melekat pada pinggir arcus pubis dan diliputi oleh musculus ischiocavernosus pada permukaan luarnya. Bulbus penis terletak di garis tengah dan melekat pada permukaan bawah diaphragma urogenital. 1 corpus cavernosum urethra dan 1 glands penis (Snell. 2006). Bulbus melanjutkan diri ke depan sebagai corpus penis dan membentuk corpus spongiosum penis. Dibentuk dari tiga massa jaringan erektil : bulbus penis dan crus penis dextra et sinistra. Pars fixa terdiri dari radix penis (crus penis dan bulbus penis). pudenda interna b) Corpus spongiosum penis : a. 2) Corpus penis Terdiri dari tiga jaringan erektil yang diliputi sarung fascia berbentuk tubular (fascia buck). 2006). bulbi penis cabang a. c. dorsalis penis cabang a. Vaskularisasi 1) Arteri (Snell. profunda penis cabang a. pudenda interna dan a. Pada ujung glans penis terdapat celah yang merupakan muara urethra disebut meatus urethra externus. Pada bagian distal corpus spongiosum penis melebar  glans penis yang meliputi ujung distal corpora cavernosa penis (Snell. Preputium penis merupakan lipatan kulit seperti kerudung yang menutupi glans penis.

ada beberapa faktor yang oleh para ahli dianggap paling berpengaruh antara lain : 1. 4) Persarafan Persarafan berasal dari nervus pudendus dan plexus pelvicus (Snell. Sehingga walaupun hormone androgen sendiri telah terbentuk cukup akan tetapi apabila reseptornya tidak ada tetap saja tidak akan memberikan suatu efek yang semestinya. Struktur profunda penis mengalirkan cairan life ke nodi iliaci interni (Snell. . Lingkungan. 2006) Vena bermuara ke vena pudenda interna 3) Limfe Cairan limfe dialirkan ke nodi superomedialis dan nodi inguinalis superfisicales. Biasanya faktor lingkungan yang menjadi penyebab adalah polutan dan zat yang bersifat teratogenik yang dapat mengakibatkan mutasi.2) Vena (Snell. 3. 2. 2006). ETIOLOGI Penyebabnya sebenarnya sangat multifaktor dan sampai sekarang belum diketahui penyebab pasti dari hipospadia. Hal ini biasanya terjadi karena mutasi pada gen yang mengode sintesis androgen tersebut sehingga ekspresi dari gen tersebut tidak terjadi. Gangguan dan ketidakseimbangan hormon Hormon yang dimaksud di sini adalah hormon androgen yang mengatur organogenesis kelamin (pria) atau bisa juga karena reseptor hormone androgennya sendiri di dalam tubuh yang kurang atau tidak ada. Genetika. 2006). Atau enzim yang berperan dalam sintesis hormon androgen tidak mencukupi pun akan berdampak sama. Terjadi karena gagalnya sintesis androgen. Namun.

atau di skrotum dan perineum. Lekukan urethra akan bergabung dengan urethral groove. 1996). Adanya kemungkinan dari penurunan gen autosomal dominan sedang diperdebatkan. peningkatan insiden hipospadia ditemukan pada bayi ang lahir yang ibunya terpapar terapi estrogen selama kehamilan. hipotesis ain adalah penurunan gen autosomal resesif dengan manifestasi inkomplit. Preputium kemudian terbentuk pada akhir dari proses perkembangan (Sadler. Jika testis gagal dalam menghasilkan testosteron dalam jumlah yang mencukui atau sel dari struktur genitalia tidak memiliki reseptor androgen yang mencukupi atau androgen-converting enzyme 5 alpha-reductase. . dengan terjadinya hipospadia familial terjadi pada 28% kasus Mekanisme genetik yang sebenarnya sangat rumit dan bervariasi. Prematuritas juga memiliki kejadian yang lebih besar dengan hipospadia dibandingkan dengan populasi umum (Fabio dan Grippaudo. Penis akan terbentuk sekitar minggu kelima kehamilan dalam pengaruh testosteron. 2010) Faktor genetik dan non genetik berpengaruh dalam terjadinya hipospadia. Aberasi kromosomal ditemukan secara sporadic (Santanelli. PATOFISIOLOGI Lokasi abnormal dari hipospadia terletak pada daerah ventral dari penis. Faktor non-genetik utama yang dihubungkan dengan hipospadia adalah pemberia hormon sexual. dan ketika minggu ke-14 proses ini akan selesai (lihat gambar dibawah).Pembesaran dari tuberkel genitalis dan perkembangan yang mengikutinya dari phallus dan urethra tergantung dari tingkat testosteron selama embriogenesis. Pertumbuhan ke dalam dari ujung glans akan berlanjut kedalam untuk bertemu dengan urethral tube pada fossa navicularis. 2010). 2010). akan menghambat proses virilisasi dan akan menimbulkan hipospadia (Santanelli.

Gambar 1.TENGAH. Potongan melintang pada area genital selama perkembangan dari saluran urethra. 2010). Keterangan Gambar: KIRI. Deformitas yang terjadi memiliki tingkat keparahan yang berbeda tergantung dengan perkembangan embriologis yag terganggu. Meatus dapat berjenis glanular (60%). yang dinamakan chordee (Fabio dan Grippaudo. Hipospadia terjadi etika penggabungan dari leukan urethra terhenti pada ujung proximal dari glans penis dan dapat terjadi di mana saja sepanjang urethral groove. Genitalia externa laki-laki pada minggu ke-9. yang akan menimbulkan terikatnya penis. penile (35%). . atau scrotoperineal (5%) dan secara klinis inadekuat pada 75% pasien dan sering stenotik. Bentuk hipospadia yang paling parah disertai dengan pemendekan urethral groove. Genitalia external pada stadium belum terdifferensiasi. Dari Atas ke Bawah.

Gambar 2. Lokasi kelainan pada hipospadia .

Hipospadia Distal: glans spatula. Pada orang dewasa yang menderita hipospadia dapat mengeluhkan kesulitan untuk mengarahkan pancaran urine. Hipospadia tipe perineal dan penoscrotal menyebabkan penderita harus miksi dalam posisi duduk. Kadang-kadang hipospadia dapat didiagnosis pada pemeriksaan ultrasound prenatal. DIAGNOSIS Diagnosis hipospadia biasanya jelas pada pemeriksaan inspeksi. dan hipospadia jenis ini dapat menyebabkan infertilitas. maka biasanya dapat teridentifikasi pada pemeriksaan setelah bayi lahir. Excretory urography dilakukan untuk mendeteksi ada tidaknya abnormalitas kongenital pada ginjal dan ureter. DIAGNOSIS BANDING 1. Chordee dapat menyebabkan batang penis melengkung ke ventral yang dapat mengganggu hubungan seksual. Ambiguous Genitalia .Gambar 3. Beberapa pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan yaitu urethtroscopy dan cystoscopy untuk memastikan organ-organ seks internal terbentuk secara normal. preputium dengan cleft ventral. Jika tidak teridentifikasi sebelum kelahiran.

Lubang penis tidak terdapat di ujung penis. .Memperlebar meatus . Anomali Genitalia Gejalanya adalah : . MANAJEMEN Manajemen Hipospadia Tujuan dilakukan manajemen dari hipospadia adalah antara lain untuk memperbaiki tampilan kosmetik dan fungsional. anak harus duduk. untuk memperlancar aktivitas berkemih dan aktivitas seksual. Flip Flap. antara lain: .Rekonstruksi bagian yang hilang dari uretra .Memperbaiki kurvatura .Penis melengkung ke bawah . Dalam hal fungsional. tetapi berada di bawah atau di dasar penis . misalnya teknik Santanelli procedure. antara lain: . maka manjemen yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan flap lokal dengan basis meatus (meatotomi) .Cara yang akan ditunjukkan berikut ini adalah meatotomi.2.Jika berkemih.Restorasi aspek normal genitalia eksterna Ada beberapa cara yang digunakan untuk manajemen hipospadia.Jika tidak ditemukan uretra distal pada hipospadia tipe glanular (atau hipospadia tipe glanular distal). . Secara umum.Penis tampak seperti berkerudung karena adanya kelainan pada kulit depan penis . Prosedur meatotomi diperlukan jika ukuran meatus uretra eksternal lebih rendah daripada normalnya sesuai dengan usia pasien. langkah operasi yang dilakukan untuk manajemen pasien hipospadia. MAGPI (Meatal Advancement and Glanuloplasty).

garis insisi pada hipospadia tipe distal Gambar 5. spatulated flap dibalik dan dijahitkan ke glans penis Gambar 6.Gambar 4. uretra direkonstruksi dan dijahit di antara flap glanular .

maka manajemen yang bisa dilakukan adalah dengan reseksi chordee dan rekonstruksi bagian yang hilang dari uretra.Gambar 7. preputium-plasty. rekonstruksi lapisan dalam Gambar 8. Standoli. Bisa dilakukan dengan jalan satu tahap atau dua tahap. Scuderi.Jika hipospadia bentuk penil dan penoskrotal. . rekonstruksi bagian luar Gambar 9. preputium-plasty. letak preputium normal setelah rekonstruksi . misalnya teknik Duckett. biasanya dilakukan operasi dua tahap. Untuk hasil yang lebih baik. modified Koyanagi.

Jika uretra sudah terbentuk akan ditutup menggunakan bagian lateral flap kulit preputium ke ventral bertemu di median.Tahap pertama adalah setelah insisi dari hipospadia telah dilakukan dan flap telah diangkat. dibuang secara vertikal sepanjang aksis vaskular (teknik Skuderi). Pertama dilakukan insisi sirkumsisi secara paralel tiap sisi uretra sampai glans. Setelah itu dilakukan tes ereksi artificial. . flap preputium vertikal dielevasikan ke dorsal penis. Pada tahap kedua bisa digunakan suatu teknik MAGPI seperti pada hipospadia tipe glanular distal. Bila korde tetap ada. Tahap ini dilakukan jika penis sudah terlihat lurus menggunakan tes ereksi artifisial. tes ereksi artifisial (injeksi salin secara intrakarvenosa dengan mengontrol aliran balik) Gambar 11. kenudian dibuatlah uretra di bagian tengah. Flap ini berpindah dengan pedikel subkutan.maka diperlukan reseksi lanjutan. Tahap kedua adalah rekonstruksi uretra atau urethroplasty. Gambar 10. maka seluruh jaringan yang dapat mengakibatkan bengkok diangkat dari sekitar meatus dan dibawah glans.

flap dipindah ke ventral melalui insisi buttonhole tanpa menarik atau memutar pedikel Gambar 14. insisi buttonhole sepanjang garis median pedikel Gambar 13. bagian bawah lipatan flap dijahit di sekeliling orifisium uretra .Gambar 12.

Gambar 15. glans penis dipisahkan untuk menutup neo-meatus. garis vertical glans penis dibuang. dua buah bagian triangular tebal dari glans penis dikatupkan untuk menutup bagian distal neo-uretra Gambar 17. potong kelebihan sisa preputium . flap dimasuki kateter urin Gambar 16.

Biasanya untuk mengatasinya digunakan laser atau kauter.Edema lokal dan bintik-bintik perdarahan dapat terjadi segera setelah operasi dan biasanya tidak menimbulkan masalah yang berarti . bahkan bila . . hal ini dapat menimbulkan masalah berupa infeksi saluran kemih dan pembentukan batu saat pubertas. Tidak jarang hal ini membutuhkan eksplorasi ulang untuk mengeluarkan hematoma dan untuk mengidentifikasi dan mengatasi sumber perdarahan.Infeksi merupakan komplikasi yang cukup jarang dari hipospadia. Hal ini dapat terjadi berhubungan dengan adanya graft atau flap pada operasi hipospadia.Stenosis meatus : Stenosis atau menyempitnya meatus uretra dapat terjadi. yang disangga dari otot maupun subkutan dari jaringan uretra asal.Fistula jarang menutup spontan dan dapat diperbaiki dengna penutupan berlapis dari flap kulit lokal. hasil akhir Komplikasi Hipospadia Jangka pendek . .Keadaan ini dapat diatasi dengan pembedahan. Adanya aliran air seni yang mengecil dapat menimbulkan kewaspadaan atas adanya stenosis meatus. . dan dapat membutuhkan insisi.Gambar 18.Perdarahan postoperasi jarang terjadi dan biasanya dapat dikontrol dengna balut tekan.Striktur : Keadaan ini dapat berkembang sebagai komplikasi jangka panjang dari operasi hipospadia.Terdapatnya rambut pada uretra : Kulit yang mengandung folikel rambut dihindari digunakan dalam rekonstruksi hipospadia.Fistula : Fistula uretrokutan merupakan masalah utama yang sering muncul pada operasi hpospadia. Divertikula dapat terbentuk walaupun tidak terdapat obstruksi pada bagian distal. .Divertikula : Divertikula uretra dapat juga terbentuk ditandai dengan adanya pengembangan uretra saat berkemih. Dengan persiapan kulit dan pemberian antibiotika perioperatif hal ini dapat dicegah. Bila kulit ini berhubungan dngan uretra. Striktur pada distal dapat mengakibatkan obstruksi aliran dan berakhir pada divertikula uretra. . Jangka panjang . eksisi atau reanastomosis.

Lingkungan http://ahimztdoctorwannabe.blogspot. ( Purnomo. Gangguan dan ketidakseimbangan hormon 2. beberapa faktor yang oleh para ahli dianggap paling berpengaruh antara lain : 1.cukup banyak dilakukan eksisi pada kulit yang mengandung folikel rambut lalu kemudian diulang perbaikan hipospadia.2003). B. Hipospadia adalah kelainan congenital berupa muara uretra yang terletak di sebelah ventral penis dan sebelah proksimal ujung penis. Genetika. Letak meatus uretra bisa terletak pada glandular hingga perineal.html Konsep dasar penyakit hipospadia Home > Keperawatan Medikal Bedah > Konsep dasar penyakit hipospadia a. Penyebabnya sebenarnya sangat multifactor. 2005). Dari kedua pengertian diatas. KESIMPULAN Hipospadia merupakan kelainan abnormal dari perkembangan uretra anterior dimana muara dari uretra terletak ektopik pada bagian ventral dari penis proksimal hingga glands penis. Anatomi Fisiologi . 3. Definisi Hypospadia adalah kelainan bawaan berupa lubang urethra yang terletak di bagian bawah dekat pangkal penis (Ngastiyah. Basuki. dapat disimpulkan bahwa hipospadia adalah kelainan kongenital dimana letak meatus uretra terletak di bagian bawah dekat pangkal penis.com/2011/12/bedah-plastik-bedah-anak-hipospadia.

Panjang testis pada bayi adalah1. . dengan meatus uretra yang terletak ditengah ujung glans.2000) Skrotum merupakan kantung yang longgar dan berkerut yang terletak di dasar penis. Skrotum mempunyai dua kompartemen.5 cm. Fungsi utama dari testis adalah menghasilkan sperma dan hormone. Korona adalah area seperti mahkota dimana glans menonjol dari korpus penis. epididimis. dengan panjang yang bervariasi. yaitu 4-5 cm. Korpus penis dibentuk terutama oleh jaringan erektil. Testis berbentuk seperti telur dan seperti karet.Genetalia ekstrena pria terdiri dari penis dan skrotum. testis kiri agak lebih rendah dari pada testis kanan. panjang testis ini tetap tidak berubah secara nyata sampai masa pubertas. Glans penis adalah struktur yang terbentuk seperti kerucut pada ujung penis dan mengandung jaringan sensori dan jaringan erektil. dan bagian vas deferens merupakan organ-organ seks internal pria. yaitu bagian anterior dan bagian posterior.(Mansjoer Arif. Uretra posterior dibagi uretra pars prostatika dan uretra pars membranasea.wikipedia. Uretra anterior dibagi menjadi meatus uretra pendulare uretra dan bulbus uretra. Kemudian testis membesar secara bertahap panjang testis orang dewasa. Penis terdiri dari glans dan korpus. Uretra terletak didalam korpus penis. Uretra pria dibagi menjadi dua bagian.1 Anatomi Genetalia Laki-laki Sumber: http://id.org/wiki/Laki-laki Uretra dalah saluran yang dimulai dari orifisium uretra interna dibagian buli-buli sampai orifisium uretra eksterna glans penis. setiap kompartemen berisi testis. dan kemudian ke dalam vas deferens sebelum melewati uretra. Selama ejakulasi sperma mengalir ke dalam epididimis. Gambar 2. Kulit ini dipotong pada saat sirkumsisi.

wordpress. Gambar 2. Sfingter ini bersifat volunter sehingga kita dapat menahan kemih dan berhenti pada waktu berkemih. Saluran ini dimulai dari meatus uretra. Uretra yang dkelilingi kelenjar prostate dinamakan prostatika. pendulans uretra dan bulbus uretra. 2) Uretra bagian posterior Uretra posterior memiliki panjang 3-6 cm (1-2 inchi). sukar untuk dilatasi dan pada bagian ini terdapat otot yang membentuk sfingter.com ogi Hipospadia terjadi karena gangguan perkembangan uretra anterior yang tidak sempurna sehingga uretra terletak dimana saja sepanjang batang penis sampai perenium. sehingga kalau memerlukan operasi atau reparasi relatif mudah.1) Uretra bagian anterior Uretra anterior memiliki panjang 18-25 cm (9-10 inchi). sehingga trauma pada simpisis pubis dapat mencederai uretra membransea. terletak bebas diluar tubuh. Uretra membransea terdapat dibawah dan dibelakang simpisis pubis. Uretra anterior ini berupa tabung yang lurus. Semakin proksimal muara meatus maka semakin besar kemungkinan .2 Garis Besar Uretra Sumber: puskesmassimpangempat. Bagian selanjutnya adalah uretra membransea yang memiliki panjang terpendek dari semua bagian uretra.

Dibawahnya pada garis tengah terbentuk lekukan dimana di bagian lateralnya ada 2 lipatan memanjang yang disebut genital fold. genital tubercle akan memanjang dan membentuk glans. Bila terjadi agenesis dari mesoderm. 2) Faktor hormon Faktor hormon androgen sangat berpengaruh terhadap kejadian hipospadia karena berpengaruh terhadap proses maskulinisasi masa embrional. . Sudah diketahui bahwa setelah tingkat indefenden maka perkembangan genital eksterna laki-laki selanjutnya dipengaruhi oleh estrogen yang dihasilkan testis primitif. furan. sedangkan di bagian kaudalnya tetap bersatu membentuk membrane kloaka. Ini adalah bentuk primordial dari penis bila embrio adalah laki-laki. Suatu hipotesis mengemukakan bahwa kekurangan estrogen atau terdapat anti androgen akan mempengaruhi pembentukan genetalia eksterna laki-laki. Sehingga walaupun hormone androgen sendiri telah terbentuk cukup akan tetapi apabila reseptornya tidak ada tetap saja tidak akan memberikan suatu efek yang semestinya. terbentuk tonjolan antara umbilical cord dan tail yang disebut genital tubercle.Hormone yang dimaksud di sini adalah hormone androgen yang mengatur organogenesis kelamin (pria). Selama minggu ke-7. organochlorin. sehingga penis juga tak terbentuk. Baru kemudian terbentuk lekukan di tengah-tengah yaitu mesoderm. peptisida. Ada banyak faktor penyebab hipospadia dan banyak teori yang menyatakan tentang penyebab hipospadia antara lain : 1) Faktor Genetika Terjadi karena gagalnya sintesis androgen. Pencemaran limbah industri berperan sebagai Endocrin discrupting chemicals baik bersifat eksogenik maupun anti androgenik seperti polychorobiphenyls. ini berperan dalam pembentukan penis sehingga bila terjadi defisiensi androgen akan menyebabkan kegagalan pembentukan bumbung uretra yang disebut hipospadia. alkiphenol polyethoxsylates dan phtalites. Embriologi Hipospadi Pada embrio yang berumur 2 minggu baru terdapat 2 lapisan yaitu eksoderm dan endoderm. 3) Faktor Lingkungan Biasanya faktor lingkungan yang menjadi penyebab adalah polutan dan zat yang bersifat teratogenik yang dapat mengakibatkan mutasi. bila wanita akan menjadi klitoris. 50 % berpengaruh terhadap kejadian hipospadia bila bapaknya menderita hipospadia. Atau enzim yang berperan dalam sintesis hormone androgen tidak mencukupi pun akan berdampak sama. Androgen dihasilkan oleh testis dan placenta karena terjadi defisiensi androgen akan menyebabkan penurunan produksi dehidrotestosterone (DHT) yang dipengaruhi oleh 5 ɑ reduktase. Atau biasa juga karena reseptor hormone androgennya sendiri di dalam tubuh yang kurang atau tidak ada. Pada permulaan minggu ke-6. d.ventral penis memendek dan melengkung karena adanya chordee. dioxin. maka genital tubercle tak terbentuk. Hal ini biasanya terjadi karena mutasi pada gen yang mengode sintesis androgen tersebut sehingga ekspresi dari gen tersebut tidak terjadi. 12 % berpengaruh terhadap kejadian hipospadia bila punya riwayat keluarga yang menderita hipospadia.

blogspot. Penyebab pasti cacat di tidak tahu tetapi diperkirakan terkait dengan pengaruh lingkungan dan hormonal genetik (sugar. Sementara itu genital fold akan membentuk sisi-sisi dari sinus urogenitalia. Patofisiologi Hypospadia Hipospadia terjadi dari pengembangan tidak lengkap uretra dalam rahim. yaitu membrane urogenitalia akan rupture dan membentuk sinus. p.html . stenosis pembukaan dapat terjadi. 1995). Selanjutnya. penempatan ventral pembukaan urethral bisa mengganggu kesuburan pada pria dewasa. yang akan menimbulkan obstruksi parsial outflowing urin. yang akhirnya prepisium tidak ada pada sisi ventral dan terjadi kurvatura (lengkungan) ventral dari penis. Bila genital fold gagal bersatu diatas sinus urogenitalia. jika dibiarkan tidak terkoreksi (Jean Weiler Ashwill. Adanya fusi digaris tengah dari lipatan uretra tidak lengkap sehingga lewat meatus uretra terbuka pada sisi ventral dari penis dan kelainan letak pada meatus ini menyebabkan sedikit pergeseran pada glans diperinium. Sehingga terjadi hipospadia. Perpindahan dari meatus uretra biasanya tidak mengganggu kontinensia kemih. 1997.com/2012/03/konsep-dasar-penyakit-hipospadia.Bagian anterior dari membrane kloaka. e. 1) http://matasiswa. Namun. 1992). Hal ini dapat mengakibatkan ISK atau hidronefrosis (kumor.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->