KULIT

Pitiriasis Versicolor (Panu) 1. Definisi Pitiriasis versikolor yang disebabkan Malassezia furfur Robin (BAILLON 1889) adalah penyakit jamur superfisial yang berupa bercak berskuama halus yang bewarna putih sampai coklat hitam, terutama meliputi badan dan kadang-kadang menyerang ketiak, lipat paha, lengan, tungkai atas, leher muka dan kulit kepala yang berambut. 2. Etiologi a. Infeksi Malassezia furfur (Pityrosporum orbiculare, Pityrosporum ovale) merupakan jamur lipofilik yang normalnya hidup di keratin kulit dan folikel rambut manusia saat masa pubertas & menimbulkan gangguan pada keadaan-keadaan tertentu. b. Faktor kausatif lainnya yang juga signifikan adalah sistem kekebalan tubuh/imun penderita. Singkatnya, kekebalan tubuh yang diperantarai oleh sel (cell-mediated immunity) berperan pada penyebab timbulnya penyakit. 3. Manifestasi klinis Biasanya timbul makula dalam berbagai ukuran dan warna, terlihat sebagai bercakbercak berwarna-warni, berbentuk tidak teratur sampai teratur, berbatas jelas sampai difus, ditutupi sisik halus dengan rasa gatal (ringan), atau asimtomatik (tanpa gejala atau tanpa keluhan) sehingga ada kalanya penderita tidak mengetahui bahwa ia berpenyakit tersebut. Pseudoakromia, akibat tidak terkena sinar matahari atau kemungkinan pengaruh toksis jamur terhadap pembentukan pigmen. Keluhan gatal ringan dan bercak hipopigmentasi, merupakan salah satu alasan penderita datang berobat. Kasus Tn. M berprofesi sebagai kuli bangunan datang ke poli kulit RS Dr. Soetomo dengan keluhan gatal-gatal. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, terdapat bercak-bercak putih terutama di bagian lipatan kulit dan leher. Klien mengatakan mandi 2 kali sehari, mengganti baju 1 kali sehari. Klien sebelumnya menggunakan obat panu yang dijual bebas di pasar namun, setelah satu minggu pemakaian belum ada perubahan. Dx.medis : Pitiriasis versikolor (panu) Dx.keperawatan : Gangguan rasa nyaman: gatal

4. Penanganan Pitiriasis Versicolor (Panu) Health Education: a. Keringkan handuk setelah dipakai dan ganti sesering mungkin b. Mandi rutin (minimal 2 kali sehari), memakai sabun dan bersih c. Simpan atau gantung pakaian di tempat kering d. Pola hidup sehat. Hal-hal yang mempengaruhi tumbuhnya jamur adanya udara yang panas, lembab, kebersihan diri yang kurang, kegemukan, sosial ekonomi rendah, pemakaian obat-obatan yang lama, adanya penyakit kronis seperti TBC atau keganasan, dan penyakit endokrin (diabetes mellitus). e. Pada kehidupan sehari-hari, sebaiknya bila udara terasa panas, maka kita harus rajin menyeka keringat yang menempel di badan.

f. Selain itu, setelah terkena air, maka sebaiknya segera mengeringkannya, karena jamur senang dengan tempat yang lembab. Dianjurkan pula untuk menggunakan pakaian, ataupun handuk secara terpisah antar keluarga. g. Sebaiknya pula menjaga keseimbangan berat badan. Sebab, pada orang yang mengalami kegemukan (obesitas), umumnya lebih banyak mengeluarkan keringat. h. Pada pagi hari hingga siang membuka ventilasi jendela kamar, agar sirkulasi udara dapat berjalan baik dan terkena sinar matahari. i. Rajin menjemur kasur, agar bila ada jamur ataupun mikroorganisme patologi bisa mati terkena terik matahari. Kolaborasi: 1. Profilaksis Kekambuhan penyakit ini biasanya terjadi namun dapat ditangani dengan pengobatan profilaksis. 2. Agen Topikal Agen topikal yang efektif untuk mengobati panu misalnya, (Rekomendasi dari Craig G Burkhart, MD, MPH, seorang profesor klinis di Medical College of Ohio at Toledo, Ohio University School of Medicine) : a. selenium sulfide lotion, diberikan pada kulit yang terkena panu setiap hari selama 2 minggu. Biarkan obat ini di kulit selama setidaknya 10 menit sebelum dicuci. Pada kasus yang resisten, pemberian malam hari dapat membantu. b. sodium sulfacetamide, c. ciclopiroxolamine, d. Topical azole antifungals dapat diaplikasikan setiap malam selama 2 minggu e. Topical allylamines efektif secara mikologis dan klinis. 3. Terapi Oral a. Ketoconazole. Dosis: 200-mg setiap hari selama 10 hari dan sebagai dosis tunggal 400 mg. b. Fluconazole. Dosis: dosis tunggal 150-300 mg setiap minggu selama 2 - 4 minggu. c. Itraconazole. Dosis: 200 mg/hari selama 7 hari. Terapi Tradisional Berikut beberapa ramuan tradisional untuk menyembuhkan panu: a. Potong satu ujung lengkuas yang masih segar, lalu celupkan pada bubuk belerang kemudian digosokan pada kulit yang terkena panu atau kudas. Lakukan rutin dua kali sehari b. Tumbuk halus satu lembar daun tembakau, kemudia dioleskan pada kulit yang terserang panu atau kudas. Lakukan secara teratur dua kali dalam satu hari. c. Ambil tiga butir bawang putih dan lima lembar daun jinten, lala ditumbuk halus. Beri minyak kelapa secukupnya, aduk hingga merata. Oleskan pada kulit yang terkena panu dan atau kudas. Oleskan dua kali sehari REFERENSI 1. Harahap Marwali. Ilmu Penyakit Kulit. 2000. Jakarta. EGC 2. Djuanda, adhi. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. 2007. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2. Mansjoer Arif.dkk. Kapita Selekta Kedokteran. 2000. Media Aesculapius. : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 3. Brooks.F.Geo.dkk. Mikrobiologi Kedokteran. 2006. Jakarta. EGC 4. www.tipsehat.net/ramuan-tradisional/ Diakses tanggal 16 Juni 2011 jam 09.00 WIB

Akan melancarkan peredaran darah. ROS (Review of System) Breathing (B1) : irama nafas teratur. catat a.Soetomo. 2. novalgin 3x1 ampul.5. suhu : 380 C. luas : 35%. ekstra agar-agar. dan skala nyeri (0-10) dan dapat mengalihkan perhatian b. intake cairan oral : 7000cc/hari. 1. tingkat II: dibagi menjadi superfisial dan dalam. nafsu makan menurun. Pasien mendapatkan terapi infuse Tutofusin 1000 cc/24 jam. Mengajarkan tehnik relaksasi nyerinya ke hal-hal yang dan metode distraksi menyenangkan. Bone (B6) : pergerakan sendi terbatas. dulcolax 1x1 bila perlu. tidakada lagi sisa elemen epitelial. Z (26 tahun) datang ke RS. suara jantung normal. karateristik. arus listrik. Analisis kasus Ny. meropenom 3x1 mg. lokasi. c. Bladder (B4) : produksi urine ± 8500 cc/hari.30 WIB LUKA BAKAR 1. Analgesik memblok lintasan nyeri. pasien memmakai alat bantu kateter sejak 20 Mei 2011. Jurnal Medscape reference. irama jantung regular. 2. Kaji tingkat nyeri. Rasa nyaman : Nyeri b. nyeri pada bagian tubuh yang terbakar. 2001). Bowel (B5) : mukosa mulut bersih. Kolaborasi analgesik c. bahan kimia dan petir yang mengenai kulit. sudah 7 hari pasien belum BAB. Pasien didiagnosa dengan Combutio grade II AB 35%+fraktur humerus sinistra 1/3 distal. durasi. N : 120 x/m. b. www. skala nyeri 0-1 Intervensi Rasional a. konjunctiva anemis. . ekstra jus buah.d terputusnya kontinuitas jaringan sekunder terhadap luka bakar.com Diakses tanggal 6 Juni 2011 jam 10. susu 4x250cc. suara nafas vesikuler. vitamin C 2x2 ampul. parenteral : 2100 cc/hari. Definisi Luka bakar adalah suatu trauma yang disebabkan oleh panas. infuse kalbamin. Klasifikasi luka bakar meliputi tingkat I: Hanya mengenai epidermis. mukosa dan jaringan yang lebih dalam (Irna Bedah RSUD Dr. AP min 1000. ondancentron 2x1 ampul. luka bakar grade II AB.Klien mengungkapkan nyeri berkurang atau dapat diadaptasi. Gresik. menunjukan ekspresi wajah rileks. diet lunak. Tujuan : Nyeri yang dirasakan berkurang atau dapat diadaptasi oleh klien Kriteria hasil : . Intervensi keperawatan 1) Dx : Gg. RR:22x/m Blood (B2) : TD : 124/67 mmHg. transamin 3x1 ampul. bubur kasar TKTP. Sebagai pengukur intervensi. omeprazole 1x40 mg.medscape. Brain (B3) : GCS : 4-5-6. abdomen tegang. Dr. tingkat III: Mengenai seluhur tebal kulit. CRT <2 detik. Soetomo dengan keluhan luka bakar pada perut dan kedua kaki (tibia-pedis) akibat kecelakaan angkot yang terguling dan terbakar. fraktur humerus sinistra 1/3 distal.emedicine. Pasien rujukan dari RS. sehingga nyeri berkurang.

Pencucian luka di kamar operasi dalam keadaan pembiusan umum. lalu pada hari kelima kasa dibuka dan penderita dimandikan dengan air dicampur Savlon 1:30. Bila diperlukan. NSAID. Tujuan : dalam perawatan 2x24 jam Px menunjukkan regenerasi jaringan. seperti pada penderita traumatrauma lainnya. dilakukan pemeriksaan derajat dan luas luka bakar. Obat yang umum dipergunakan pada nyeri luka bakar ialah golongan opioid. kadar 4. Penatalaksanaan Sebagian kasus luka bakar dapat dicegah. Rawat tertutup dengan kasa steril yang tebal. Menyiapkan jaringan untuk penanaman yang tepat dan tindakan kontrol dan menurunkan resiko infeksi. tetanus toksoid dapat diberikan. Pada penanganan penderita dengan trauma luka bakar. Lakukan perawatan luka bakar a. Penderita harus dijauhkan dari sumber panas. Kriteria hasil : . termasuk melepas pakaiannya bila terbakar. maka perlu dicurigai kemungkinan trauma inhalasi. harus ditangani secara teliti dan sistematik. Kain nilon mengandung kolagen porcine nilon/membrane silikon) pada peptida yang melekat pada permukaan seluruh area luka luka 3. Dilakukan pemasangan kateter Foley untuk memonitor jumlah urin yang diproduksi serta pemasangan pipa nasogastrik untuk dekompresi gastrik. Misalnya. asam amino. Penggunaan bahan-bahan isolator juga bermanfaat untuk mengurangi risiko kejadian luka bakar.1 % air. terutama dengan memberi pengertian serta memberi edukasi perilaku untuk orang-orang yang berkecimpung dengan berbagai penyebab luka bakar. 82. madu memiliki 4 karakteristik yang efektif melawan pertumbuhan bakteri. Setelah bersih dioles dengan sulfadiazin perak topikal sampai tebal. Selanjutnya. proses bernapas. dan perfusi sistemik. Bila diperlukan. b. dan 0.2) Dx : Kerusakan integritas kulit b. Apabila memerlukan resusitasi.5% protein. Karakteristik itu itu adalah tinggi kandungan gula. Prioritas pertama pada penderita luka bakar yang harus diperhatikan ialah jalan napas. Manajemen Luka Bakar Dgn Madu Khan et al (2007). Integritas kulit pasien pulih. Pemeriksa wajib memakai sarung tangan steril bila akan melakukan pemeriksaan.pasien menunjukkan turgor kulit normal. infeksi/kegagalan kulit. . Berdasarkan penelitian. Sebagai agen penyembuh luka. vitamin dan mineral. madu tersusun atas 17. Pada evaluasi pemberian propanolol jangka panjang belum ditemukan efek samping. Setelah itu. Rata-rata. Untuk menghilangkan nyeri hebat dapat diberikan morfin intravena. dan obat anestesi. Intervensi Rasional a. harus segera dilakukan intubasi endotrakeal atau pemasangan infus untuk mempertahankan volume sirkulasi. pemberian propanolol dapat menghambat proses metabolisme sehingga memberikan kesempatan tubuh mengadakan respon anabolic untuk proses penyembuhan pasien. Pasang balutan (kain b. mendeskripsikan fakta nutrisional dari madu.4% karbohidrat total.d trauma sekunder terhadap kerusakan jaringan karena destruksi lapisan kulit (partial). dapat diberikan cairan Ringer Laktat dengan jumlah 30-50 cc/ jam. Untuk membebaskan jalan napas dapat dipasang pipa endotrakea. anamnesis untuk mengetahui penyebab dan memperkirakan perjalanan penyakit serta pemeriksaan fisik untuk memperoleh kelainan pada pasien mutlak diperlukan. apabila penderita terjebak pada ruang tertutup.

Tanggal 16 Juni 2011 Moore et al.id/admin/jurnal/22091720.2-4.pdii. Molan. 2010. mengurangi inflamasi dan meningkatkan epitelialisasi (Oryan. Journal of The International Society for Burn Injuries.ac.wordpress.J. 16 Juni 2011 Doenges M.A.kelembapan rendah.0rg/artikel-medis/manajemen-luka-bakar.pdf.york. Volume 24. Rosadi Siswandana. Referensi Anonim. Ishandono dan M.crd. 1998. madu dapat menstimulasi pertumbuhan jaringan. Manajemen Luka Bakar. http://jurnal. Kartini.uk/CRDWeb/ShowRecord. Kadar gula yang tinggi dan kadar kelembapan yang rendah akan membuat madu memiliki osmolaritas yang tinggi. 1998 cit.ac. meskipun mungkin ada respon alergi terhadap polen atau protein lebah yang terkandung didalam madu.1989. 2001. Jurnal Kesehatan. 1999. 2. Jakarta: EGC Dahlan. Rencana Asuhan Dan Dokumentasi Keperawatan. International Journal of Clinical Practice. 2006). Volume 61. yang akan menghambat pertumbuhan bakteri. 2009. 2007. 84% pasien yang dirawat menggunakan madu menunjukkan epitelialisasi yang memuaskan.lipi. F.id/jurnal/tipejurnal. Volume 2 No. dan pada luka-luka yang dirawat dengan SSD 72% epitelialisasi dengan sel inflamasi. 16 Juni 2011 Khan et al.ugm. Secara makroskopis riset juga menunjukkan fungsi debridement dari madu. 16 Juni 2011 Anonim. sedangkan luka yang dirawat dengan SSD 84% nya mengalami epitelialisasi. pH 3. Efek Penggunaan Madu dalam Manajemen Luka Bakar. menunjukkan kontrol infeksi yang lebih baik dibandingkan dengan luka yang dirawat dengan SSD. http://www. http://bedahumum.E. 16 Juni 2011 Carpenito. tetapi kepercayaan diri untuk menggunakan madu dalam lingkup klinis masih rendah. Number 10. Perawatan Luka Bakar. Systematic Review of The Use of Honey as a wound Dressing. Davis Company. 2002.go.com/2008/12/06/perawatan-luka-bakar/. Volume 1:2. Issue 2. Review Article: Honey: Nutritional and Medicinal Value. Subrahmanyam (1998) membandingkan keefektifan madu dan silver sulphadiazine (SSD) pada luka bakar superficial. Edisi 2 (terjemahan).blackwell-synergy. Beliau menemukan bahwa pada hari ketujuh observasi.php/. Monica. Nursing Care Plan. Jurnal Berkala Ilmu Kedokteran XXXVI (1) UGM. M. Moore et al (2001) mengidentifikasi bahwa waktu penyembuhan luka lebih singkat secara signifikan pada madu. ACNE 1. http://www. 100% epitelialisasi dicapai oelh luka yang dirawat dengan madu. Pada luka yang dirawat dengan madu. Database of Abstrac of Review of Effect (DARE). Kejadian alergi terhadap madu sangat jarang. 2008.asp?ID=12001008179. Penggunaan Propanolol Untuk Menghambat Proses Katabolisme Pada Pasien Luka Bakar. BMCComplementary and Alternative Medicine. Secara histologis. Philadelpia. A Prospective Randomised Clinical and Histological Study of Superficial Burn Wound Healing with Honey and Silver Sulfadiazine. Definisi . http://tbm110. Pada hari keduapuluh satu.5) dan hidrogen peroksida.L.com. Tanggal 16 Juni 2011 Subrahmanyam. asam glukonik (yang menciptakan lingkungan asam. Guidlines for Planning Patient Care (2 nd ed ). http://i-lib.

Lesi terutama timbul di daerah yang banyak mempunyai kelenjar palit. Kombinasi ini cukup meyakinkan untuk membuat kulit jauh dari masalah akibat bakteri. seperti muka. Bila terjadi peradangan akan terbentuk papula. c. Acne merupakan gangguan dari suatu kelenjar yang dinamakan kelenjar talg yang terutama terdapat di kulit muka dan juga punggung dan dada (Drs. Retinoid Topikal. b. b. Gatal. Acne tampaknya berasal dari interaksi faktor genetik. 118 mg chloride. membantu membunuh bakteri pada kulit yang menginfeksi folikel rambut. dan kista pada tempat predileksinya. Berdasarkan penelitian.Acne adalah penyakit kulit yang terjadi akibat peradangan menahun folikel pilosebasea yang ditandai dengan adanya komedo. kulit terbakar. 100ml air kelapa mengandung 294 mg potassium. Lesi yang khas adalah komedo. dan kulit mengelupas. pustula.com ) 2. Asam Azelat. tekanan. air kelapa juga mengandung sitokinin. Efek sampingnya meliputi kulit kering dan tegang. ( sidudut. yakni membantu mencegah kulit mati dan membunuh bakteri pada kulit yang dapat menyebabkan folikel terinfeksi. bahkan dapat terbentuk sikatrik seperti cetakan es yang atrofik dan keloid. kemerahan dan Pengelupasan kulit. Efek sampingnya yaitu iritasi kecil pada kulit. nodul. 5 mg gula. Efek samping yang paling umum retinoid topikal adalah iritasi ringan dan menyengat kulit. atau sensasi menyengat. pustul.Kirana Admaja. hormonal. Menggunakan air kelapa Secara umum. Dan bila sembuh lesi dapat meninggalkan eritema dan hiperpigmentasi pascainflamasi. (Sjarif M. seperti jerawat. menggesek. kemudian ditumbuk halus setelah itu bahan di remas dengan air garam secukupnya. papul. Etiologi Belum diketahui dengan jelas. Pada sebagian kasus terdapat riwayat acne dalam keluarga. dan bakterial. dkk) 2. dan meregangkan kulit yang kaya akan kelenjar sebasea dapat memperburuk acne yang sudah ada. 4. bekerja dengan mengurangi produksi sebum dan mencegah sel-sel kulit mati penyumbatan folikel rambut. sitokinin mampu membantu pertumbuhan dan regenerasi sel kulit sehingga sangat baik untuk menyembuhkan bekas luka karena jerwat Pemkaian : bersihkan luka kemudian oleskan air kelapa pada kulit yang bermasalah atau gunakan sebagai masker di malam hari sebelum tidur. kemerahan. dan dada. bila terkena infeksi bisa menjadi bisul dan bernanah. nodus. Penatalaksanan Acne 1. Menggunakan buah belimbing wuluh dan air garam Pemakaian : Buah belimbing wuluh dicuci. Diduga karena sumbatan kelenjar minyak oleh keratin dan peningkatan sekresi sebum yang dirangsang hormon androgen pada kulit.blogspot. MEDIS Jerawat ditatalaksanai dengan menggunakan gel atau krim (perawatan topikal) seperti: a. Benzoil Peroksida. punggung. Wasiaatmadja). d. Manifestasi klinis Bentuk lesi akne vulgaris adalah polimorf. digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk jerawat jika efek samping dari benzoil peroksida atau retinoid topikal sangat mengganggu atau menyakitkan. Acne juga disebabkan oleh kosmestik dan pelembab yang bahan dasarnya dari minyak dan menimbulakan komedo. Asam . dan kista. Selain itu. Antibiotik Topikal. TRADISONAL a. Agen komedogenik seperti petrolatum dan komestik yang mengandung minyak juga dapat meransang acne. Faktor-faktor mekanik. 25mg sodium. 3. seperti mengusap. Gosokkan ramuan ini di muka yang berjerawat.

Setelah alat mikrodermabrasi ini digunakan. mengurangi resiko terakumulasinya kotoran di kulit 3. dipergunakan semacam bahan berlian pada ujung hand piece-nya. Bintik. menyerupai sebuah logam dengan kekasaran yang merata. tidak menimbulkan efek samping dan tanpa rasa sakit. Motivasi pasien untuk tetap mengkonsumsi Untuk memperlancar proses obat dan makanan yang mengandung cukup penyembuhan. menggaruk dengan dapat memperparah infeksi pada lesi tangan) pada kulit kulit 2. melakukan abrasi sampai lapisan kulit terluar yang sudah mati terkikis habis. efektif. INTERVENSI 1. Sedangkan proses mikrodermabrasi dengan kristal menggunakan micro-crystals alumunium oksida yang telah steril langsung diabrasikan pada kulit wajah dengan menggunakan sebuah selang kecil. Dorong klien untuk menghindari semua Mencegah penularan bakteri yang bentuk friksi (menyentuh.azelat bekerja dengan menyingkirkan kulit mati dan membunuh bakteri. Proses pengobatan laser ada dua cara.bintik di wajahnya ini sudah dialami klien sejak 1 bulan yang lalu dan klien merasa malu. Cara kedua adalah dengan memberhentikan produksi minyak yang dikeluarkan kelenjar sebasea. S datang ke RS dengan keluhan adanya bintik-bintik di wajahnya dengan ukuran bervariasi yang menyebabkan kulitnya rusak dan nyeri. Pada alat mikrodermabrasi menggunakan Geometric matrix point. bersamaan dengan itu digunakan pula semacam alat vacuum untuk menyedot kembali butiran-butiran kristal alumunium tadi yang telah bercampur dengan kulit yang telah mati selama proses pengikisan.pustul. Laser Jerawat adalah salah satu bentuk pengobatan yang aman. gizi . Anjurkan pasien untuk dapat merawat kulit Perawatan kulit yang benar dengan bersih dan benar. sehingga mampu mengabrasi kulit secara efektif. Ada 3 macam alat mikrodermabrasi. 2. nodus dan kista pada tempat-tempat predileksi. Asam azelat tidak membuat kulit sensitif terhadap sinar matahari sehingga tidak harus menghindari paparan sinar matahari. STUDY KASUS Ny. diantaranya adalah Diamond tip. efisien. Mata berlian ini akan bersentuhan langsung dengan kulit pasien. hendaknya ada suatu proses sterilisasi. cara pertama adalah membunuh langsung bakteri penyebab jerawat dan merangsang produksi kolagen yang dapat menghilangkan noda/scar bekas jerawat. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan adanya destruksi jaringan kulit ditandai dengan adanya papul. 3. pengelupasan kulit serta tanpa pengeluaran darah. Proses mikrodermabrasi Alat khusus untuk mengikis lapisan kulit terluar kita. tampak adanya pus dan kemerahan. Penggunaan alat mikrodermabrasi dengan Diamond tip. Kristal aluminium dan Geometric matrix point. alat kecil yang berupa metalic rim. Dengan menggunakan laser. pustul. Juga tanpa pengelupasan kulit. PENATALAKSANAAN TERBARU 1. nodus dan lesi No Intervensi Rasional 1. agar terhindar dari resiko penularan penyakit terhadap pasien lainnya. Dari pemeriksaan didapatkan adanya papul.

Demonstrasikan perawatan kulit dan tekankan pentingnya tehnik aseptik. Dorong klien untuk mengungkapkan Dengan mengungkapkan perasaan. baru yang bermanfaat bagi kesembuhannya 3. . Tekankan pentingnya diet nutrisi yang bergizi untuk meningkatkan pemulihan 3. Dorong individu untuk bertanya masalah. Anjurkan untuk berbagi dengan individu tentang nilai-nilai dan hal-hal yang penting untuk mereka Meningkatkan pengetahuan pasien. saling berbagi. Berikan informasi yang dapat dipercaya dan diperkuat informasi yang telah diberikan. Observasi terhadap eritema dan palpasi area sekitar terhadap kehangatan Kolaborasi pemberian antibiotik topical Kehangatan merupakan tanda adanya infeksi. perkembangan dan dan dapat memberikan masukan-masukan prognosa kesehatan. Untuk menilai tingkat pengetahuan pasien penanganan. agar pasien dapat melakukan pengobatan secepat mungkin ketika terjadi perubahan pada kulitnya Perawatan kulit yang benar (aseptic) mencegah infeksi yang berkelanjutan Nutrisi yang bagus meningkatkan imunitas tubuh terhadap perkembangan bakteri 2. dapat mengurangi beban secara psikologis 4. Memandirikan pasien terhadap tandatanda infeksi. 2. Gangguan konsep diri berhubungan dengan adanya lesi pada kulit yang mempengaruhi penampilan No Intervensi Rasional 1. agar berperilaku sehat dan mencegah perkembangan penyakit yang lebih parah lagi Dengan mengungkapkan. 3. Ajarkan pasien agar dapat mengidentifikasikan perubahan yang terjadi pada kulit sedini mungkin. Resiko infeksi berhubungan dengan terbentuknya pus pada pustul No Intervensi Rasional 1. Untuk menghambat pertumbuhan bakteri 5.4. dapat perasaan dan persepsi tentang efek mengurangi beban secara psikologis penyakitnya 2.

Jelaskan hal-hal yang dapat menimbulkan infeksi lain Meningkatkan pngetahuan pasien agar berperilaku sehat yang mencegah mencegah infeksi yang lebih parah lagi .4.

demikian juga sebaliknya. Available From: http://jhon-asuhan-keperawatan. diujungnya terdapat papul atau vesikel) dan ditemukan tungau.812 Resep Untuk Mengobati 236 Penyakit. Jakarta . H. yaitu kakak pasien. ordo ackarima. .Jakarta:Penebar Swadaya Mcclockey C. Pasien tinggal bersama orang tua dan riwayat orang sekitar mengalami keluhan yang sama dengan pasien.Louis. Untuk mengurangi keluhan. Kinkin S.ketiak dan pantat.30 Gangguan Kesehatan Pada Anak Usia Sekolah. Mosby Year Book. ketiak dan pantat.blogspot. Kasus An. Kirana Rahardja. maka diagnosis klinis dapat ditegakkan. Dimana tanda cardinal yang ditemukan adalah pruritus nokturna dan adanya orang sekitar pasien yang mengalami keluhan yang sama.Drs. didapatkan pasien dengan keluhan : gatal-gatal dan timbul kemerahan pada kaki.co. Gatal dirasa makin hebat pada malam hari. St. T dan Drs. sejak 3 bulan yang lalu terutama pada malam hari dan disertai demam.html diakses tanggal 16 Juni 2011 Webmaster.Jakart:Pustaka populer Ober. Sarcoptes scabiei yang lain seperti pada kambing dan babi. terowongan pada tempat predileksi (garis lurus atau berkelok kurang lebih 1cm. Riwayat penyakit yang sama sebelumnya disangkal ibu pasien.2010.2005. 2008. Faisal. Penerbit Buku Kedokteran EGC. putih keabu-abuan.Drs. Jakarta: Gramedia pustaka utama Hariana. Gloria M Bulechek 1996. Riwayat alergi dan penyakit atopi disangkal.Jaakarta:Elex media Komputindo. bila diobati dengan benar dan juga dihindari faktor pencetus dan predisposisi. Dr. Terdapat tanda dan gejala (4 tanda kardinal) yaitu Pruritus nokturna. Riwayat pengobatan : ini merupakan kunjungan pasien yang kedua. 2. Pembahasan Berdasarkan anamnesa kasus di atas. Nursing Intervention Classification (NIC). Available From: http://acnesolutionsjournal.2008.com/ diakses tanggal 16 Juni 2011 Webmaster. Buku Ajar Ilmu Bedah. Tan.570-579. Prognosis dari scabies yang diderita pasien pada umumnya baik. 3.masrie.com/2010/01/aknevulgaris-part-2. Edisi 2.H. Webmaster.html diakses tanggal 16 Juni 2011 Yatim. p. de Jong W 2005.2010. ibu menaburi tubuh pasien dengan bedak bayi dan terkadang dengan minyak kelapa dan keluhan dinyatakan dapat berkurang. superfamili sarcoptes. (Dasar diagnosis 2 dari 4 tanda kardinal).cc/2010/09/askep-acne-dengan-klienacne-vulgaris. Sjamsuhidajat R.Obat-obat Sederhna Untuk Gangguan Seharihari.2010. Pasien dapat didiagnosis menderita penyakit scabies dimana hal ini sesuai dengan teori yang ada bahwa ditemukan 2 dari 4 tanda cardinal scabies. menyerang manusia secara kelompok. Pasien juga tinggal bersama orang tua di rumah dan riwayat orang sekiktar yang mengalami keluhan sama dengan pasien.2010.DAFTAR PUSTAKA Basuki. Definisi Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei yang termasuk filum arthropoda. SCABIES 1. A (13 tahun) diantar ibu ke poli kulit-kelamin tanggal 15 Mei 2011 dengan keluhan gatal dan kemerahan pada kaki. Available From: http://www. Joanne. Arif. kelas arachnida. Tampil Cantik Dengan Perawatan Sendiri.

Mempunyai 2 efek sebagai antiskabies dan antigatal. dan tidak dianjurkan pada anak < 6 tahun dan wanita hamil karena bersifat toksik terhadap system syaraf pusat. bersifat anthelmintica. Balurkan ke tempat yang sakit. seperti bubur. Daun salam Kandungan daun salam terdapat antipruritus yang dapat mengobati penyakit scabies. Pengobatan tradisional Ada beberapa tanaman yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengobati penyakit scabies. antiradang. Bila dalam perjalanan scabies tidak diobati dengan baik dan adekuat maka Sarcoptes scabiei akan tetap hidup dalam tubuh manusia karena manusia merupakan host definitive dari Sarcoptes scabiei. Permetrin 5% krim. kemudian di balut. Biji Pinang Pinang mempunyai beberapa sifat yang adapat menyembuhkan penyakit diantaranya.Klien tidak mengeluh gatal-gatal . antheimetik. Gamabenzenheksaklorida atau gameksan (GBH) 1% krim atau lotion. atau akar salam seperlunya sampai bersih.Selain itu juga perlu dilakukan pengobatan kepada keluarga pasien yang mengalami keluhan yang sama. 2. jika terkena pakaian akan menimbulkan noda. Syarat pengobatan adalah seluruh anggota keluarga harus diobati (termasuk yang tanpa gejala) Jenis-jenis obat : 1. Toksisitas lebih rendah daripada gameksan dan digunakan satu kali pemakaian selama 10 jam. Diagnosa : Gangguan rasa nyaman (gatal) berhubungan dengan respon alergi Tujuan : Setelah dilakukan perawatan selama 1x24 jam klien merasa nyaman dan tidak merasa gatal-gatal Kriteria Hasil: . Daun buah srikaya Kandungan : daun buah terdapat astringen. b. 2. a. lalu giling halus sampai menjad adonan. Cara pemakaian : Cuci daun. Sulfur presipitatum 4-20% salep atau krim. jarang menimbulkan iritasi. serta mempercepat pemasakan bisul dan abses. sifatnya sedikit dingin. Pengobatan Medis Pada pasien ini penatalaksanaan yang dilakukan adalah dengan memberikan obat secara topical dan sistemik. .Klien tidak menggaruk kulitnya Intervensi Rasional Mandiri Jelaskan gejala gatal berhubungan dengan mengetahui proses fisiologis dengan penyebabnya (misal keringnya dan psikologis dan prinsip gatal serta kulit) dan prinsip terapinya (misal penangannya akan meningkatkan rasa hidrasi) dan siklus gatal-garuk-gatal. 4. 4. Efektif terhadap stadium dewasa (> 3 hari). diantaranya : 1. Efektif terhadapa semua stadium. batang. 3. Akan tetapi obat ini tidak dianjurkan untuk bayi < 2 bulan. terkadang menimbulkan iritasi namun masih dalam batas normal serta aman digunakan pada bayi. kulit. namun salep ini sedikit berbau. 3. Intervensi 1.kooperatif. Krotamiton 10% krim atau lotion.

pakaian yang kasar Monitor kulit akan adanya kemerahan Untuk mendeteksi dini adanya resiko kerusakan integritas kulit Jaga kebersihan kulit agar tetap bersih Mengurangi kerusakan integritas kulit dan kering yang lebih parah Kolaborasi pemberian kortikosteroid / antibiotik mengurangi rasa gatal & mencegah topical infeksi 3. kualitas tidur klien meningkat Kriteria Hasil : Klien mengatakan ada peningkatan rasa sehat dan merasa dapat beristirahat Intervensi Rasional Kaji kebutuhan istirahat klien Mengetahui tingkat kebutuhan klien untuk dilakukan tindakan Anjurkan keluarga klien untuk Memberantas habitat Sarcoptes scabiei membersihkan tempat tidur (mengganti yang bersarang di tempat tidur. elastisitas. Diagnosa : Gangguan pola tidur berhubungan dengan rasa tidak nyaman (gatal) Tujuan : setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan 2x24jam.garuk.Integritas kulit yang bak dapat dipetahankan (sensasi. Kolaborasi pemberian anti-histamin antihistamin dapat mengurangi alergi 2.Tidak ada luka atau lesi pada kulit .menggunakanhanduk. Diagnosa Tujuan : Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan gigitan Sarcoptes scabiei : Setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan elama 1X24jam diharapkan lapisan kulit klien terlihat normal Kriteria Hasil : .Mampu melindungi kulit dan mempertahankan kelembapan kulit serta perawatan alami . Cuci semua pakaian sebelum gatal sering disebabkan oleh dampak digunakan untuk menghilangkan iritan atau allergen dari bahan kimia formaldehid dan bahan kimia lain serta atau komponen pelembut pakaian hindari menggunakan pelembut pakaian buatan pabrik. Tempat .dan jaringan kulit. temperatur) .Perfusi jaringan baik Intervensi Rasional Mandiri hindari manipulasi kulit Agar tidak merusak kontinuitas (menggaruk.

Manifestasi klinis Biasanya timbul makula dalam berbagai ukuran dan warna. setelah satu minggu pemakaian belum ada perubahan. Definisi Pitiriasis versikolor yang disebabkan Malassezia furfur Robin (BAILLON 1889) adalah penyakit jamur superfisial yang berupa bercak berskuama halus yang bewarna putih sampai coklat hitam. Klien mengatakan mandi 2 kali sehari. atau asimtomatik (tanpa gejala atau tanpa keluhan) sehingga ada kalanya penderita tidak mengetahui bahwa ia berpenyakit tersebut. merupakan salah satu alasan penderita datang berobat. Klien sebelumnya menggunakan obat panu yang dijual bebas di pasar namun. 2. lengan. Infeksi Malassezia furfur (Pityrosporum orbiculare. kekebalan tubuh yang diperantarai oleh sel (cell-mediated immunity) berperan pada penyebab timbulnya penyakit.medis : Pitiriasis versikolor (panu) Dx. Singkatnya. Kasus Tn. mengganti baju 1 kali sehari. ditutupi sisik halus dengan rasa gatal (ringan). Soetomo dengan keluhan gatal-gatal. menjemur kasur. Pityrosporum ovale) merupakan jamur lipofilik yang normalnya hidup di keratin kulit dan folikel rambut manusia saat masa pubertas & menimbulkan gangguan pada keadaan-keadaan tertentu. terlihat sebagai bercakbercak berwarna-warni. terdapat bercak-bercak putih terutama di bagian lipatan kulit dan leher. berbatas jelas sampai difus. leher muka dan kulit kepala yang berambut. dsb) Teknik relaksasi yang bersih menurunkan resiko dihuni oleh kuman-kuman penyebab gangguan kulit Keadaan rileks dapat mengurangi ketegangan klien. lipat paha. akibat tidak terkena sinar matahari atau kemungkinan pengaruh toksis jamur terhadap pembentukan pigmen. d. 3. tungkai atas. Etiologi c. Faktor kausatif lainnya yang juga signifikan adalah sistem kekebalan tubuh/imun penderita.sprei. Lingkungan yang tenang merupakan salah satu hal yang mendukung terpenuhinya kebutuhan istirahat klien KULIT Pitiriasis Versicolor (Panu) 1. terutama meliputi badan dan kadang-kadang menyerang ketiak. Pseudoakromia. Keluhan gatal ringan dan bercak hipopigmentasi.keperawatan : Gangguan rasa nyaman: gatal . Setelah dilakukan pemeriksaan fisik. berbentuk tidak teratur sampai teratur. M berprofesi sebagai kuli bangunan datang ke poli kulit RS Dr. Dx.

MPH. Pada kehidupan sehari-hari. c.4 minggu. kebersihan diri yang kurang. dan penyakit endokrin (diabetes mellitus). MD. sosial ekonomi rendah. kemudia dioleskan pada kulit yang terserang panu atau kudas. maka sebaiknya segera mengeringkannya. Topical azole antifungals dapat diaplikasikan setiap malam selama 2 minggu e. agar sirkulasi udara dapat berjalan baik dan terkena sinar matahari. Keringkan handuk setelah dipakai dan ganti sesering mungkin k. Ohio University School of Medicine) : a. Lakukan rutin dua kali sehari b. kegemukan. o. Rajin menjemur kasur. memakai sabun dan bersih l. Hal-hal yang mempengaruhi tumbuhnya jamur adanya udara yang panas. karena jamur senang dengan tempat yang lembab. 2. Lakukan secara teratur dua kali dalam satu hari. r. Tumbuk halus satu lembar daun tembakau. Dosis: 200-mg setiap hari selama 10 hari dan sebagai dosis tunggal 400 mg. seorang profesor klinis di Medical College of Ohio at Toledo. Dosis: dosis tunggal 150-300 mg setiap minggu selama 2 . sodium sulfacetamide. pemberian malam hari dapat membantu. Potong satu ujung lengkuas yang masih segar. Penanganan Pitiriasis Versicolor (Panu) Health Education: j. Kolaborasi: 1. Mandi rutin (minimal 2 kali sehari). b. d. Pola hidup sehat. Pada pagi hari hingga siang membuka ventilasi jendela kamar. agar bila ada jamur ataupun mikroorganisme patologi bisa mati terkena terik matahari. Itraconazole. q. pemakaian obat-obatan yang lama. b. ataupun handuk secara terpisah antar keluarga. Pada kasus yang resisten. (Rekomendasi dari Craig G Burkhart. pada orang yang mengalami kegemukan (obesitas). . Fluconazole. lembab. Sebaiknya pula menjaga keseimbangan berat badan. Topical allylamines efektif secara mikologis dan klinis. maka kita harus rajin menyeka keringat yang menempel di badan. 3. Terapi Tradisional Berikut beberapa ramuan tradisional untuk menyembuhkan panu: a. Dianjurkan pula untuk menggunakan pakaian. diberikan pada kulit yang terkena panu setiap hari selama 2 minggu. Dosis: 200 mg/hari selama 7 hari. n. Simpan atau gantung pakaian di tempat kering m. umumnya lebih banyak mengeluarkan keringat. sebaiknya bila udara terasa panas. selenium sulfide lotion. Selain itu.4. Ketoconazole. Sebab. setelah terkena air. Biarkan obat ini di kulit selama setidaknya 10 menit sebelum dicuci. adanya penyakit kronis seperti TBC atau keganasan. Agen Topikal Agen topikal yang efektif untuk mengobati panu misalnya. p. c. ciclopiroxolamine. lalu celupkan pada bubuk belerang kemudian digosokan pada kulit yang terkena panu atau kudas. Terapi Oral b. Profilaksis Kekambuhan penyakit ini biasanya terjadi namun dapat ditangani dengan pengobatan profilaksis.

Analisis kasus Ny. 2007. Brain (B3) : GCS : 4-5-6. Jakarta. Pasien rujukan dari RS. : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. www. intake cairan oral : 7000cc/hari.tipsehat. www. Bladder (B4) : produksi urine ± 8500 cc/hari.dkk. Dr.Geo. konjunctiva anemis. CRT <2 detik. ekstra jus buah. mukosa dan jaringan yang lebih dalam (Irna Bedah RSUD Dr. arus listrik. lala ditumbuk halus. Bone (B6) : pergerakan sendi terbatas.emedicine. Harahap Marwali. Rasa nyaman : Nyeri b. fraktur humerus sinistra 1/3 distal. 2000.dkk. aduk hingga merata. novalgin 3x1 ampul. susu 4x250cc. Jurnal Medscape reference. luka bakar grade II AB. bahan kimia dan petir yang mengenai kulit. suara nafas vesikuler. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 5.medscape. tingkat III: Mengenai seluhur tebal kulit. suhu : 380 C. 7. abdomen tegang. Ilmu Penyakit Kulit. Klasifikasi luka bakar meliputi tingkat I: Hanya mengenai epidermis. Tujuan : Nyeri yang dirasakan berkurang atau dapat diadaptasi oleh klien .net/ramuan-tradisional/ Diakses tanggal 16 Juni 2011 jam 09. Ambil tiga butir bawang putih dan lima lembar daun jinten. nyeri pada bagian tubuh yang terbakar. omeprazole 1x40 mg. Gresik. Mikrobiologi Kedokteran.c. luas : 35%. Bowel (B5) : mukosa mulut bersih. Oleskan dua kali sehari REFERENSI 3. 2. RR:22x/m Blood (B2) : TD : 124/67 mmHg. dulcolax 1x1 bila perlu. Beri minyak kelapa secukupnya. diet lunak.00 WIB 9. Jakarta. Pasien didiagnosa dengan Combutio grade II AB 35%+fraktur humerus sinistra 1/3 distal. ekstra agar-agar. parenteral : 2100 cc/hari. EGC 4. vitamin C 2x2 ampul. ROS (Review of System) Breathing (B1) : irama nafas teratur. 2000.d terputusnya kontinuitas jaringan sekunder terhadap luka bakar. transamin 3x1 ampul. Mansjoer Arif. adhi. AP min 1000. 2. suara jantung normal. sudah 7 hari pasien belum BAB.com Diakses tanggal 6 Juni 2011 jam 10. tingkat II: dibagi menjadi superfisial dan dalam. meropenom 3x1 mg. N : 120 x/m. Pasien mendapatkan terapi infuse Tutofusin 1000 cc/24 jam.30 WIB LUKA BAKAR 1. 6. pasien memmakai alat bantu kateter sejak 20 Mei 2011. 2006. EGC 8. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. irama jantung regular. ondancentron 2x1 ampul. Oleskan pada kulit yang terkena panu dan atau kudas. tidakada lagi sisa elemen epitelial. Definisi Luka bakar adalah suatu trauma yang disebabkan oleh panas. infuse kalbamin. Brooks. 2001). Intervensi keperawatan 3) Dx : Gg.Soetomo. Soetomo dengan keluhan luka bakar pada perut dan kedua kaki (tibia-pedis) akibat kecelakaan angkot yang terguling dan terbakar. Media Aesculapius. bubur kasar TKTP. Kapita Selekta Kedokteran.F. Z (26 tahun) datang ke RS. nafsu makan menurun. Djuanda.

d. Kolaborasi analgesik f. e. dan skala nyeri (0-10) dan dapat mengalihkan perhatian e. dilakukan pemeriksaan derajat dan luas luka bakar. skala nyeri 0-1 Intervensi Rasional d. durasi. Penatalaksanaan Sebagian kasus luka bakar dapat dicegah. anamnesis untuk mengetahui penyebab dan memperkirakan perjalanan penyakit serta pemeriksaan fisik untuk memperoleh kelainan pada pasien mutlak diperlukan. terutama dengan memberi pengertian serta memberi edukasi perilaku untuk orang-orang yang berkecimpung dengan berbagai penyebab luka bakar. Obat yang umum dipergunakan pada nyeri luka bakar ialah golongan opioid. karateristik. Penggunaan bahan-bahan isolator juga bermanfaat untuk mengurangi risiko kejadian luka bakar. Pemeriksa wajib memakai sarung tangan steril bila akan melakukan pemeriksaan. Apabila memerlukan resusitasi.Klien mengungkapkan nyeri berkurang atau dapat diadaptasi. tetanus toksoid dapat diberikan. menunjukan ekspresi wajah rileks. Bila diperlukan. 4) Dx : Kerusakan integritas kulit b.Kriteria hasil : . proses bernapas. maka perlu dicurigai kemungkinan trauma inhalasi. Integritas kulit pasien pulih. harus ditangani secara teliti dan sistematik. Prioritas pertama pada penderita luka bakar yang harus diperhatikan ialah jalan napas. dan perfusi sistemik. NSAID. Pasang balutan (kain d. Lakukan perawatan luka bakar c. Analgesik memblok lintasan nyeri. Setelah itu. Mengajarkan tehnik relaksasi nyerinya ke hal-hal yang dan metode distraksi menyenangkan. Setelah bersih dioles dengan sulfadiazin perak topikal sampai . infeksi/kegagalan kulit. Sebagai pengukur intervensi. harus segera dilakukan intubasi endotrakeal atau pemasangan infus untuk mempertahankan volume sirkulasi. Kain nilon mengandung kolagen porcine nilon/membrane silikon) pada peptida yang melekat pada permukaan seluruh area luka luka 3. catat d. Menyiapkan jaringan untuk penanaman yang tepat dan tindakan kontrol dan menurunkan resiko infeksi. Selanjutnya. apabila penderita terjebak pada ruang tertutup. Untuk menghilangkan nyeri hebat dapat diberikan morfin intravena. dapat diberikan cairan Ringer Laktat dengan jumlah 30-50 cc/ jam. Dilakukan pemasangan kateter Foley untuk memonitor jumlah urin yang diproduksi serta pemasangan pipa nasogastrik untuk dekompresi gastrik. Intervensi Rasional c. sehingga nyeri berkurang. Tujuan : dalam perawatan 2x24 jam Px menunjukkan regenerasi jaringan. Bila diperlukan. Kaji tingkat nyeri. dan obat anestesi. Pencucian luka di kamar operasi dalam keadaan pembiusan umum. seperti pada penderita traumatrauma lainnya. Pada penanganan penderita dengan trauma luka bakar. Penderita harus dijauhkan dari sumber panas.pasien menunjukkan turgor kulit normal. Akan melancarkan peredaran darah. Untuk membebaskan jalan napas dapat dipasang pipa endotrakea. Kriteria hasil : . f. Misalnya. lokasi.d trauma sekunder terhadap kerusakan jaringan karena destruksi lapisan kulit (partial). termasuk melepas pakaiannya bila terbakar.

menunjukkan kontrol infeksi yang lebih baik dibandingkan dengan luka yang dirawat dengan SSD. 16 Juni 2011 . Karakteristik itu itu adalah tinggi kandungan gula. Jurnal Kesehatan. Guidlines for Planning Patient Care (2 nd ed ). http://i-lib. 2008. Subrahmanyam (1998) membandingkan keefektifan madu dan silver sulphadiazine (SSD) pada luka bakar superficial. Pada luka yang dirawat dengan madu.wordpress. madu tersusun atas 17. Sebagai agen penyembuh luka. madu dapat menstimulasi pertumbuhan jaringan.id/admin/jurnal/22091720.ugm. Efek Penggunaan Madu dalam Manajemen Luka Bakar. 16 Juni 2011 Doenges M. Kejadian alergi terhadap madu sangat jarang. Kadar gula yang tinggi dan kadar kelembapan yang rendah akan membuat madu memiliki osmolaritas yang tinggi.lipi. 100% epitelialisasi dicapai oelh luka yang dirawat dengan madu. Rawat tertutup dengan kasa steril yang tebal. vitamin dan mineral.5) dan hidrogen peroksida. Manajemen Luka Bakar. kadar kelembapan rendah. Rencana Asuhan Dan Dokumentasi Keperawatan. Rata-rata.1 % air. mendeskripsikan fakta nutrisional dari madu. 4. Secara histologis. Rosadi Siswandana.A.4% karbohidrat total.1989. http://jurnal.5% protein. http://bedahumum. madu memiliki 4 karakteristik yang efektif melawan pertumbuhan bakteri.pdii. lalu pada hari kelima kasa dibuka dan penderita dimandikan dengan air dicampur Savlon 1:30.2-4. 16 Juni 2011 Carpenito.com/2008/12/06/perawatan-luka-bakar/. dan 0.go. 16 Juni 2011 Anonim. 2006). Jakarta: EGC Dahlan. pemberian propanolol dapat menghambat proses metabolisme sehingga memberikan kesempatan tubuh mengadakan respon anabolic untuk proses penyembuhan pasien. Monica. pH 3. Molan. asam glukonik (yang menciptakan lingkungan asam. Kartini. Edisi 2 (terjemahan). mengurangi inflamasi dan meningkatkan epitelialisasi (Oryan.pdf. Jurnal Berkala Ilmu Kedokteran XXXVI (1) UGM. 2002.php/. Pada hari keduapuluh satu. 82. 2010. 2. F. Ishandono dan M. Philadelpia. Moore et al (2001) mengidentifikasi bahwa waktu penyembuhan luka lebih singkat secara signifikan pada madu. 1999.0rg/artikel-medis/manajemen-luka-bakar.E. yang akan menghambat pertumbuhan bakteri.ac. Nursing Care Plan. Beliau menemukan bahwa pada hari ketujuh observasi. meskipun mungkin ada respon alergi terhadap polen atau protein lebah yang terkandung didalam madu. Secara makroskopis riset juga menunjukkan fungsi debridement dari madu. dan pada luka-luka yang dirawat dengan SSD 72% epitelialisasi dengan sel inflamasi. http://tbm110. Davis Company.J. 2009. Berdasarkan penelitian. sedangkan luka yang dirawat dengan SSD 84% nya mengalami epitelialisasi.tebal. Pada evaluasi pemberian propanolol jangka panjang belum ditemukan efek samping. Referensi Anonim. 84% pasien yang dirawat menggunakan madu menunjukkan epitelialisasi yang memuaskan. Perawatan Luka Bakar. 1998 cit. asam amino.L. Penggunaan Propanolol Untuk Menghambat Proses Katabolisme Pada Pasien Luka Bakar. Manajemen Luka Bakar Dgn Madu Khan et al (2007). Volume 2 No.id/jurnal/tipejurnal. tetapi kepercayaan diri untuk menggunakan madu dalam lingkup klinis masih rendah.

dan meregangkan kulit yang kaya akan kelenjar sebasea dapat memperburuk acne yang sudah ada. Pada sebagian kasus terdapat riwayat acne dalam keluarga. Berdasarkan penelitian. http://www. nodul. Acne merupakan gangguan dari suatu kelenjar yang dinamakan kelenjar talg yang terutama terdapat di kulit muka dan juga punggung dan dada (Drs. hormonal. Issue 2. Acne tampaknya berasal dari interaksi faktor genetik. Systematic Review of The Use of Honey as a wound Dressing. dan bakterial.blackwell-synergy. Etiologi Belum diketahui dengan jelas.ac. Definisi Acne adalah penyakit kulit yang terjadi akibat peradangan menahun folikel pilosebasea yang ditandai dengan adanya komedo. (Sjarif M. air kelapa juga mengandung sitokinin. 100ml air kelapa mengandung 294 mg potassium. Menggunakan air kelapa Secara umum. dkk) 2. 2001.com ) . dan kista pada tempat predileksinya. Gosokkan ramuan ini di muka yang berjerawat. ACNE 1. Tanggal 16 Juni 2011 Subrahmanyam. punggung. ( sidudut. bahkan dapat terbentuk sikatrik seperti cetakan es yang atrofik dan keloid.uk/CRDWeb/ShowRecord. 5 mg gula. papul. d. Lesi yang khas adalah komedo.Kirana Admaja. Volume 1:2. TRADISONAL c.york. tekanan. dan dada. Acne juga disebabkan oleh kosmestik dan pelembab yang bahan dasarnya dari minyak dan menimbulakan komedo.com. dan kista. bila terkena infeksi bisa menjadi bisul dan bernanah.Khan et al. Lesi terutama timbul di daerah yang banyak mempunyai kelenjar palit. 25mg sodium. seperti jerawat. kemudian ditumbuk halus setelah itu bahan di remas dengan air garam secukupnya. seperti muka. Diduga karena sumbatan kelenjar minyak oleh keratin dan peningkatan sekresi sebum yang dirangsang hormon androgen pada kulit. 6. nodus. Journal of The International Society for Burn Injuries.blogspot. 7. Wasiaatmadja). A Prospective Randomised Clinical and Histological Study of Superficial Burn Wound Healing with Honey and Silver Sulfadiazine. pustula. Volume 61. Menggunakan buah belimbing wuluh dan air garam Pemakaian : Buah belimbing wuluh dicuci. Selain itu. Bila terjadi peradangan akan terbentuk papula. Manifestasi klinis Bentuk lesi akne vulgaris adalah polimorf. International Journal of Clinical Practice. M. Penatalaksanan Acne 4. sitokinin mampu membantu pertumbuhan dan regenerasi sel kulit sehingga sangat baik untuk menyembuhkan bekas luka karena jerwat Pemkaian : bersihkan luka kemudian oleskan air kelapa pada kulit yang bermasalah atau gunakan sebagai masker di malam hari sebelum tidur. Review Article: Honey: Nutritional and Medicinal Value. 118 mg chloride. 2007. Dan bila sembuh lesi dapat meninggalkan eritema dan hiperpigmentasi pascainflamasi. Database of Abstrac of Review of Effect (DARE). Faktor-faktor mekanik. http://www. Volume 24. seperti mengusap. Tanggal 16 Juni 2011 Moore et al. menggesek. Number 10.crd.asp?ID=12001008179. pustul. Agen komedogenik seperti petrolatum dan komestik yang mengandung minyak juga dapat meransang acne. 1998. Kombinasi ini cukup meyakinkan untuk membuat kulit jauh dari masalah akibat bakteri. BMCComplementary and Alternative Medicine.

membantu membunuh bakteri pada kulit yang menginfeksi folikel rambut. atau sensasi menyengat. Gatal. Kristal aluminium dan Geometric matrix point. melakukan abrasi sampai lapisan kulit terluar yang sudah mati terkikis habis. Dari pemeriksaan didapatkan adanya papul. MEDIS Jerawat ditatalaksanai dengan menggunakan gel atau krim (perawatan topikal) seperti: e. dan kulit mengelupas. sehingga mampu mengabrasi kulit secara efektif. Mata berlian ini akan bersentuhan langsung dengan kulit pasien. Laser Jerawat adalah salah satu bentuk pengobatan yang aman. tampak adanya pus dan kemerahan. tidak menimbulkan efek samping dan tanpa rasa sakit. Cara kedua adalah dengan memberhentikan produksi minyak yang dikeluarkan kelenjar sebasea. f. Dengan menggunakan laser.5. hendaknya ada suatu proses sterilisasi. diantaranya adalah Diamond tip. h. kulit terbakar. kemerahan. Proses mikrodermabrasi Alat khusus untuk mengikis lapisan kulit terluar kita. efektif. Bintik. digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk jerawat jika efek samping dari benzoil peroksida atau retinoid topikal sangat mengganggu atau menyakitkan. bekerja dengan mengurangi produksi sebum dan mencegah sel-sel kulit mati penyumbatan folikel rambut. Sedangkan proses mikrodermabrasi dengan kristal menggunakan micro-crystals alumunium oksida yang telah steril langsung diabrasikan pada kulit wajah dengan menggunakan sebuah selang kecil. dipergunakan semacam bahan berlian pada ujung hand piece-nya. Efek samping yang paling umum retinoid topikal adalah iritasi ringan dan menyengat kulit. pengelupasan kulit serta tanpa pengeluaran darah. PENATALAKSANAAN TERBARU 3. Retinoid Topikal. yakni membantu mencegah kulit mati dan membunuh bakteri pada kulit yang dapat menyebabkan folikel terinfeksi. Antibiotik Topikal. Asam Azelat. Juga tanpa pengelupasan kulit. bersamaan dengan itu digunakan pula semacam alat vacuum untuk menyedot kembali butiran-butiran kristal alumunium tadi yang telah bercampur dengan kulit yang telah mati selama proses pengikisan. kemerahan dan Pengelupasan kulit. Benzoil Peroksida.bintik di wajahnya ini sudah dialami klien sejak 1 bulan yang lalu dan klien merasa malu. cara pertama adalah membunuh langsung bakteri penyebab jerawat dan merangsang produksi kolagen yang dapat menghilangkan noda/scar bekas jerawat. pustul. Efek sampingnya meliputi kulit kering dan tegang. g. agar terhindar dari resiko penularan penyakit terhadap pasien lainnya. alat kecil yang berupa metalic rim. Ada 3 macam alat mikrodermabrasi. 4. Penggunaan alat mikrodermabrasi dengan Diamond tip. . Pada alat mikrodermabrasi menggunakan Geometric matrix point. efisien. S datang ke RS dengan keluhan adanya bintik-bintik di wajahnya dengan ukuran bervariasi yang menyebabkan kulitnya rusak dan nyeri. 6. nodus dan kista pada tempat-tempat predileksi. Efek sampingnya yaitu iritasi kecil pada kulit. STUDY KASUS Ny. Asam azelat tidak membuat kulit sensitif terhadap sinar matahari sehingga tidak harus menghindari paparan sinar matahari. menyerupai sebuah logam dengan kekasaran yang merata. Proses pengobatan laser ada dua cara. Asam azelat bekerja dengan menyingkirkan kulit mati dan membunuh bakteri. Setelah alat mikrodermabrasi ini digunakan.

perkembangan dan dan dapat memberikan masukan-masukan prognosa kesehatan. Resiko infeksi berhubungan dengan terbentuknya pus pada pustul No Intervensi Rasional . Motivasi pasien untuk tetap mengkonsumsi Untuk memperlancar proses obat dan makanan yang mengandung cukup penyembuhan. Anjurkan untuk berbagi dengan individu tentang nilai-nilai dan hal-hal yang penting untuk mereka Meningkatkan pengetahuan pasien. dapat mengurangi beban secara psikologis 4. menggaruk dengan dapat memperparah infeksi pada lesi tangan) pada kulit kulit 2. nodus dan lesi No Intervensi Rasional 1. Dorong individu untuk bertanya masalah. agar berperilaku sehat dan mencegah perkembangan penyakit yang lebih parah lagi Dengan mengungkapkan. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan adanya destruksi jaringan kulit ditandai dengan adanya papul.INTERVENSI 4. dapat perasaan dan persepsi tentang efek mengurangi beban secara psikologis penyakitnya 2. Gangguan konsep diri berhubungan dengan adanya lesi pada kulit yang mempengaruhi penampilan No Intervensi Rasional 1. baru yang bermanfaat bagi kesembuhannya 3. 5.pustul. Kolaborasi pemberian antibiotik topical Untuk menghambat pertumbuhan bakteri 5. Observasi terhadap eritema dan palpasi area Kehangatan merupakan tanda adanya sekitar terhadap kehangatan infeksi. Anjurkan pasien untuk dapat merawat kulit Perawatan kulit yang benar dengan bersih dan benar. Dorong klien untuk mengungkapkan Dengan mengungkapkan perasaan. mengurangi resiko terakumulasinya kotoran di kulit 3. Dorong klien untuk menghindari semua Mencegah penularan bakteri yang bentuk friksi (menyentuh. 6. Untuk menilai tingkat pengetahuan pasien penanganan. gizi 4. Berikan informasi yang dapat dipercaya dan diperkuat informasi yang telah diberikan. saling berbagi.

Memandirikan pasien terhadap tandatanda infeksi.1. Demonstrasikan perawatan kulit dan tekankan pentingnya tehnik aseptik. . 4. agar pasien dapat melakukan pengobatan secepat mungkin ketika terjadi perubahan pada kulitnya Perawatan kulit yang benar (aseptic) mencegah infeksi yang berkelanjutan Nutrisi yang bagus meningkatkan imunitas tubuh terhadap perkembangan bakteri Meningkatkan pngetahuan pasien agar berperilaku sehat yang mencegah mencegah infeksi yang lebih parah lagi 2. Tekankan pentingnya diet nutrisi yang bergizi untuk meningkatkan pemulihan Jelaskan hal-hal yang dapat menimbulkan infeksi lain 3. Ajarkan pasien agar dapat mengidentifikasikan perubahan yang terjadi pada kulit sedini mungkin.

ketiak dan pantat. Pembahasan Berdasarkan anamnesa kasus di atas.812 Resep Untuk Mengobati 236 Penyakit. Webmaster. Jakarta . ketiak dan pantat. Kasus An. Dr. Kinkin S.Jakart:Pustaka populer Ober.30 Gangguan Kesehatan Pada Anak Usia Sekolah. Available From: http://jhon-asuhan-keperawatan. Buku Ajar Ilmu Bedah.Drs. terowongan pada tempat predileksi (garis lurus atau berkelok kurang lebih 1cm. kelas arachnida. superfamili sarcoptes. Prognosis dari scabies yang diderita pasien pada umumnya baik.Jaakarta:Elex media Komputindo.cc/2010/09/askep-acne-dengan-klienacne-vulgaris. Gloria M Bulechek 1996. Sarcoptes scabiei yang lain seperti pada kambing dan babi. p. 2008.Obat-obat Sederhna Untuk Gangguan Seharihari. putih keabu-abuan.2005. yaitu kakak pasien. (Dasar diagnosis 2 dari 4 tanda kardinal). Joanne. ordo ackarima.2010. Riwayat alergi dan penyakit atopi disangkal. Untuk mengurangi keluhan.570-579.masrie. Sjamsuhidajat R. Gatal dirasa makin hebat pada malam hari. Riwayat pengobatan : ini merupakan kunjungan pasien yang kedua. diujungnya terdapat papul atau vesikel) dan ditemukan tungau. bila diobati dengan benar dan juga dihindari faktor pencetus dan predisposisi.Jakarta:Penebar Swadaya Mcclockey C.H. Definisi Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei yang termasuk filum arthropoda. Pasien dapat didiagnosis menderita penyakit scabies dimana hal ini sesuai dengan teori yang ada bahwa ditemukan 2 dari 4 tanda cardinal scabies. Jakarta: Gramedia pustaka utama Hariana. H. T dan Drs. Tan. Nursing Intervention Classification (NIC). Tampil Cantik Dengan Perawatan Sendiri. ibu menaburi tubuh pasien dengan bedak bayi dan terkadang dengan minyak kelapa dan keluhan dinyatakan dapat berkurang. SCABIES 4. Pasien juga tinggal bersama orang tua di rumah dan riwayat orang sekiktar yang mengalami keluhan sama dengan pasien.2010.DAFTAR PUSTAKA Basuki. de Jong W 2005.html diakses tanggal 16 Juni 2011 Webmaster. Kirana Rahardja.blogspot. Riwayat penyakit yang sama sebelumnya disangkal ibu pasien. sejak 3 bulan yang lalu terutama pada malam hari dan disertai demam. Pasien tinggal bersama orang tua dan riwayat orang sekitar mengalami keluhan yang sama dengan pasien. menyerang manusia secara kelompok. Terdapat tanda dan gejala (4 tanda kardinal) yaitu Pruritus nokturna. St. didapatkan pasien dengan keluhan : gatal-gatal dan timbul kemerahan pada kaki.co.2010. Faisal.2010. Mosby Year Book. demikian juga sebaliknya.com/2010/01/aknevulgaris-part-2. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 5.Drs. Dimana tanda cardinal yang ditemukan adalah pruritus nokturna dan adanya orang sekitar pasien yang mengalami keluhan yang sama. . 6.2008. Edisi 2. Arif. Available From: http://www.com/ diakses tanggal 16 Juni 2011 Webmaster.html diakses tanggal 16 Juni 2011 Yatim.Louis. Available From: http://acnesolutionsjournal. A (13 tahun) diantar ibu ke poli kulit-kelamin tanggal 15 Mei 2011 dengan keluhan gatal dan kemerahan pada kaki. maka diagnosis klinis dapat ditegakkan.

serta mempercepat pemasakan bisul dan abses. Pengobatan tradisional Ada beberapa tanaman yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengobati penyakit scabies. jika terkena pakaian akan menimbulkan noda. Efektif terhadap stadium dewasa (> 3 hari). 8. . Akan tetapi obat ini tidak dianjurkan untuk bayi < 2 bulan. sifatnya sedikit dingin. 7. Cara pemakaian : Cuci daun. kulit. batang. Syarat pengobatan adalah seluruh anggota keluarga harus diobati (termasuk yang tanpa gejala) Jenis-jenis obat : 5.Klien tidak menggaruk kulitnya Intervensi Rasional Mandiri Jelaskan gejala gatal berhubungan dengan mengetahui proses fisiologis dengan penyebabnya (misal keringnya dan psikologis dan prinsip gatal serta kulit) dan prinsip terapinya (misal penangannya akan meningkatkan rasa hidrasi) dan siklus gatal-garuk-gatal. seperti bubur. Sulfur presipitatum 4-20% salep atau krim. Daun buah srikaya Kandungan : daun buah terdapat astringen. Diagnosa : Gangguan rasa nyaman (gatal) berhubungan dengan respon alergi Tujuan : Setelah dilakukan perawatan selama 1x24 jam klien merasa nyaman dan tidak merasa gatal-gatal Kriteria Hasil: .Klien tidak mengeluh gatal-gatal . Mempunyai 2 efek sebagai antiskabies dan antigatal.kooperatif. Krotamiton 10% krim atau lotion. Permetrin 5% krim. lalu giling halus sampai menjad adonan. 6. dan tidak dianjurkan pada anak < 6 tahun dan wanita hamil karena bersifat toksik terhadap system syaraf pusat. 6. terkadang menimbulkan iritasi namun masih dalam batas normal serta aman digunakan pada bayi. diantaranya : 5. jarang menimbulkan iritasi. atau akar salam seperlunya sampai bersih. Daun salam Kandungan daun salam terdapat antipruritus yang dapat mengobati penyakit scabies. c. kemudian di balut. Gamabenzenheksaklorida atau gameksan (GBH) 1% krim atau lotion.Selain itu juga perlu dilakukan pengobatan kepada keluarga pasien yang mengalami keluhan yang sama. antheimetik. Balurkan ke tempat yang sakit. antiradang. Biji Pinang Pinang mempunyai beberapa sifat yang adapat menyembuhkan penyakit diantaranya. bersifat anthelmintica. Bila dalam perjalanan scabies tidak diobati dengan baik dan adekuat maka Sarcoptes scabiei akan tetap hidup dalam tubuh manusia karena manusia merupakan host definitive dari Sarcoptes scabiei. Toksisitas lebih rendah daripada gameksan dan digunakan satu kali pemakaian selama 10 jam. Pengobatan Medis Pada pasien ini penatalaksanaan yang dilakukan adalah dengan memberikan obat secara topical dan sistemik. namun salep ini sedikit berbau. 8. 7. d. Intervensi 4. Efektif terhadapa semua stadium.

Kolaborasi pemberian anti-histamin antihistamin dapat mengurangi alergi 5. Diagnosa : Gangguan pola tidur berhubungan dengan rasa tidak nyaman (gatal) Tujuan : setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan 2x24jam.Tidak ada luka atau lesi pada kulit . Diagnosa Tujuan : Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan gigitan Sarcoptes scabiei : Setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan elama 1X24jam diharapkan lapisan kulit klien terlihat normal Kriteria Hasil : . Cuci semua pakaian sebelum gatal sering disebabkan oleh dampak digunakan untuk menghilangkan iritan atau allergen dari bahan kimia formaldehid dan bahan kimia lain serta atau komponen pelembut pakaian hindari menggunakan pelembut pakaian buatan pabrik.garuk. pakaian yang kasar Monitor kulit akan adanya kemerahan Untuk mendeteksi dini adanya resiko kerusakan integritas kulit Jaga kebersihan kulit agar tetap bersih Mengurangi kerusakan integritas kulit dan kering yang lebih parah Kolaborasi pemberian kortikosteroid / antibiotik mengurangi rasa gatal & mencegah topical infeksi 6. kualitas tidur klien meningkat Kriteria Hasil : Klien mengatakan ada peningkatan rasa sehat dan merasa dapat beristirahat Intervensi Rasional Kaji kebutuhan istirahat klien Mengetahui tingkat kebutuhan klien untuk dilakukan tindakan Anjurkan keluarga klien untuk Memberantas habitat Sarcoptes scabiei membersihkan tempat tidur (mengganti yang bersarang di tempat tidur.Integritas kulit yang bak dapat dipetahankan (sensasi.Perfusi jaringan baik Intervensi Rasional Mandiri hindari manipulasi kulit Agar tidak merusak kontinuitas (menggaruk. Tempat .Mampu melindungi kulit dan mempertahankan kelembapan kulit serta perawatan alami . temperatur) . elastisitas.dan jaringan kulit.menggunakanhanduk.

Lingkungan yang tenang merupakan salah satu hal yang mendukung terpenuhinya kebutuhan istirahat klien . menjemur kasur. dsb) Teknik relaksasi yang bersih menurunkan resiko dihuni oleh kuman-kuman penyebab gangguan kulit Keadaan rileks dapat mengurangi ketegangan klien.sprei.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful