Character Building Pemimpin Via Kualitas Pendidikan

29 Juli 2012 21:30 Oleh: Osy Yostia Utami, S.Si *)

Bulan Mei ini tepat 14 tahun Indonesia memasuki era Reformasi, dimana cita-cita Reformasi yang di elu-elukan tahun 1988 yaitu menginginkan perubahan dan pembaharuan di semua aspek kehidupan bernegara. Kasus-kasus yang pada masa orde baru di tekan dan di tutup-tutupi kini mulai muncul ke permukaan atas nama keadilan dan sikap transparansi pemerintah terhadap rakyat. Banyak kasus-kasus kekerasan, korupsi, bahkan tindakan asusila muncul ke permukaan, namun bukanya berkurang tapi malah marak akhir-akhir ini media massa memberitakan hal tersebut setiap hari. Ada empat kesalahan mendasar dari bangsa ini, yang mungkin kalau kesalahan ini tidak cepat diperbaiki kondisi tersebut tidak akan pernah selesai bahkan akan lebih besar, yaitu: Pertama, Tidak meletakan Ahlak /karakter sebagai indikator tertinggi dalam dalam Sistem Pendidikan Nasional, tetapi nilai dan angka-angka; Kedua, Tidak mau belajar dari pengalaman; Ketiga, Segala sesuatu bersifat instan. Sistem pendidikan kita lebih sibuk mengurusi standarisasi berapa angka dan jumlah mata pelajaran yang akan diujiankan pada UAN daripada mencari solusi yang tepat untuk mencegah tawuran antar pelajar, perbuatan asusila, tindakan yang sudah menghinggapi dikalangan para remaja kita serta sikap-sikap yang sudah mengarah kepada perbuatan kriminal. Perbuatan kriminal tersebut tidak berhenti sampai di sana, tapi bagaikan efek domino yang terbawa sampai dewasa dan menjalar ke berbagai elemen di masyarakat, mulai dari kasus kekerasan oleh oknum aparat sampai korupsi di tingkat pemerintah. Peran pendidikan seharusnya menjadi problem solver untuk memutus efek tersebut. Tujuan pendidikan semestinya sama seperti tujuan penciptaan manusia, sebagaimana Allah SWT sampaikan dalam Surat Al-Anbiya ayat 107, ”Dan tidaklah kami mengutus kamu melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam”. Bercermin dari perjalanan Rasulullah SAW sebagai seorang pemimpin, dimana pendidikan semestinya berdasarkan pada ahlak yang berkarakter, memiliki falsafah keilmuan yang kuat, membangun jiwa kepemimpinan (leadership), dan membangun pribadi yang mandiri. Ahlak yang berkarakter Ahlak yang berkarakter haruslah menjadi fokus utama pendidikan karena Ahlak ini akan menjadi tolok ukur bagi komponen yang lain, “Dalam tubuh terdapat sepotong daging, apabila ia rusak, maka rusaklah badan itu seluruhnya, Sepotong daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadist lain Bukhori dan Muslim menjelaskan “Dan tidaklah aku diutus kecuali untuk memperbaiki ahlak manusia; „Sebaik-baiknya kamu adalah yang lebih berbudi pekerti luhur diantara kamu (HR. Bukhari dan Muslim). DANIEL GOLEMAN menyebutkan bahwa keberhasilan seseorang dimasyarakat, termasuk di dunia kerja sebagian besar ditentukan oleh kecerdasan emosi (80%) dan hanya 20% ditentukan oleh faktor kecerdasan kognitif (IQ).

Pembentukan ahlak tidak selesai dengan hanya teori, hafalan, atau bahkan dengan menulis pernyataan di lembar soal ujian bahwa ”saya berjanji untuk menjawab pertanyaan soal ujian dengan jujur”, tapi harus membentuk karakter. Pembentukan karakter ini tidak cukup secara instan dan dilakukan individu oleh seseorang. Karakter terbentuk dari teladan, pembiasaan yang terus-menerus sehingga membentuk kepribadian seseorang. Teladan ini penting, karena sifat anak pada usia bersifat meniru, dan pada usia remaja bersifat kritis, sehingga tujuan pembentukan karakter tersebut akan terganggu. Pembiasaan yang terus-menerus memerlukan lingkungan yang mendukung untuk mengingatkan dan membentuk budaya bersama, sehingga proses tersebut membentuk kepribadian yang menjadi budaya yang berkarakter. Analoginya sama seperti budaya Indonesia yang terkenal dengan batiknya, hal tersebut hanya akan menjadi sejarah belaka bila warga negaranya hanya sedikit yang mencintai dan mengenakan batik. Setiap perubahan perlu proses, dan setiap proses perlu ada indikator tingkat keberhasilan. Lalu apa indikator keberhasilan pendidikan ahlak yang berkarakter? Yaitu ketika seseorang melakukan sesuatu karena kesadaranya, bukan karena pengaruh lingkungan. Seorang anak membuang sampah bukan karena takut dimarahi orang tua, tapi karena sadar akan akibat dia membuang sampah sembarangan. Seseorang tidak menolak menerima uang sogokan bukan karena takut di periksa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), tapi karena dia tau akibat dari korupsi tersebut dapat merugikan orang lain. Siswa akan mengerjakan soal ujian dengan jujur dengan atau tanpa pengawasan guru. Ahlak yang berkarakter ini akan sangat menunjang proses selanjutnya, yaitu kognitif. Memiliki falsafah keilmuan yang kuat Sudah merupakan sunatullah bahwa siapa yang berusaha lebih keras maka dia akan memperoleh lebih setara dengan usahanya. Allah SWT menciptakan jagat raya ini dengan hamparan ilmu bagi manusia yang mau memikirkanya, oleh karena itu manusia yang mau maju dan memberi manfaat untuk orang lain harus memiliki falsafah keilmuan yang kuat, seperti yang di ungkapkan Alloh SWT pada surat Ar-Rahman ayat 33 ... ”Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah)”. Bila kita perhatikan negara-negara yang menjadi negara adikuasa di dunia adalah negara-negara yang menguasai IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Namun kembali lagi kepada karakter, ketika penguasaan IPTEK itu tidak diimbangi oleh karakter yang baik, maka bukan menjadikan manusia yang memberikan rahmat bagi semesta alam, tapi justru menimbulkan kehancuran bagi bumi ini, seperti firman Alloh SWT dalam surat Ar-Rum ayat 21 “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. Untuk mencegah kebinasaan bumi di mana kita hidup, kita harus bekerja sama untuk mengembangkan suatu metoda pendidikan yang baik, moralitas yang baik, nilai-nilai baik dan sikap baik. Cinta dan Kebijaksanaan adalah dasar untuk membangun hari depan kita bersama

dalam rangka mewujudkan gagasan untuk Kebaikan kepada bumi dan umat manusia untuk menciptakan perdamaian, kesejahteraan dan kelanjutan Alam semesta ini. Maka sangat penting bila penguasaan IPTEK itu beriringan ahlak yang berkarakter. Membangun jiwa kepemimpinan dan kemandirian Allah SWT menciptakan manusia untuk menjadi "pemimpin" di muka bumi dan memberi "rahmat" bagi sekalian alam. Pemimpin di sini di mulai dari menjadi pemimpin untuk diri sendiri. Seorang pemimpin harus mengenali potensi dirinya, dan mengembangkan diri serta menjadi pribadi yang mandiri. Sistem pendidikan harus mampu mengembangkan kemandirian siswa dan tidak bergantung pada keadaan tertentu. Setelah itu, seorang pemimpin harus peka terhadap lingkungan dan mengenali potensi lingkunganya. Oleh karena itu, institusi pendidikan hendaknya tidak memisahkan proses pembelajaran siswa dari lingkunganya, karena mereka adalah bagian dari lingkungan dan pendidikan adalah proses pembentukan calon-calon pemimpin yang akan menjadi pemberi solusi terhadap lingkungan (baik alam maupun sosial). Sehingga ahlak yang berkarakter dan falsafah keilmuan yang kaut harus dimiliki oleh manusia sebagai pemimpin, untuk menjadi problem solver atau memberi rahmat (menyebarkan kebaikan) bagi orang lain, lingkungan dan alam semesta. PKPU sebagai Lembaga Kemanusiaan Nasional yang juga konsentrasi pada bidang pendidikan merasa mempunyai tanggungjawab terhadap masa depan pendidikan bangsa ini. Program Pendayagunaan bidang pendidikan PKPU telah melakukan beberapa program yang menuju ke arah perubahan tersebut, diantaranya adalah program Sekolah Berbasis Komunitas (SBK). Sekolah Berbasis Komunitas adalah sekolah yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh komunitas, dimana sekolah dan masyarakat sinergi dalam proses pendidikan. Visi SBK ini bukanlah membangun dan mendidik anak, tetapi membangun dan mengembangkan karakter, leadership dan kemandirian melalui komunitas. Pola pembelajaran lebih diarahkan pada penyelesaian sebuah masalah, sehingga siswa dapat menerapkan dan mengkaji falsafah keilmuanya melalui proses tersebut (learning by doing). Di harapkan program pendidikan SBK menjadi alternatif solusi dalam membangun karakter pemimpin untuk masa depan bangsa ini.

Pemimpin Berkarakter
Oleh Yuswohady Rabu, 6 Juni 2012 Dicetak 30 kali

Dibaca 307 kali Tweet

Mother Teresa misalnya memiliki karakter yang kuat sebagai pemimpin yang peduli. Pilihan dan tindakan itu diambil berdasarkan nilai-nilai moral dan etis yang ia yakini. dan kasih pada orang lain . keterpercayaan. Martin Luther King dikenal memiliki karakter kuat sebagai pemimpin yang memiliki keteguhan dalam memegang prinsip. Bahkan saya berani mengatakan esensi dasar sukses kepemimpinan adalah karakter-karakter utama yang dimiliki si pemimpin. Pemimpin hebat selalu memiliki kualitas karater yang baik dan kuat. Sebaliknya Richard Nixon gagal menjadi pemimpin yang baik karena tidak memiliki kejujuran pada rakyatnya yang berakibat dia dilengserkan dari kursi kepresidenan. Para pemimpin lembaga-lembaga keuangan bergengsi seperti AIG. Sukses seorang pemimpin sangat diwarnai oleh karakter dari si pemimpin. tanggungjawab. dan bertindak mengikuti nilai-nilai inti universal yang baik seperti seperti kejujuran. bersikap. empati. kepedulian kepada negara. Karakter terbentuk melalui ucapan. Apa itu pemimpin yang memiliki kualitas karakter baik dan kuat? Yaitu pemimpin yang berpikir. Tokoh kulit hitam ini juga memiliki keberanian luar biasa dalam menghadapi tantangan berat yang harus dihadapi. Lehman Brothers. dan tindakan riil yang akhirnya menentukan siapa si pemimpin itu sesungguhnya ("who he is"). Character is the foundation for leader\'s all true success. Sementara Steve Jobs memiliki kepemimpinan yang unik karena ideidenya yang inovatif dan kemampuannya melihat tren masa depan. Apa itu karakter kepemimpinan? Saya mendefinisikannya sebagai "kualitas personal dari seorang pemimpin yang terbentuk melalui akumulasi tindakan-tindakan yang mengacu kepada nilai-nilai moralitas dan etik" yang diyakini oleh seorang pemimpin. dan lain-lain. Jack Welch adalah pemimpin berkarakter karena memiliki kemampuan dalam mengambil keputusankeputusan berat dan pelik. Karakter tak cukup dibentuk melalui ucapan-ucapan. juga Enron. pikiran.Sukses seorang pemimpin ditentukan oleh pilihan-pilihan dan tindakan-tindakan yang ia ambil dalam menyikapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi organisasi. Worldcom .

Seorang pakar yang menyebutkan "character is values in action". even if no one else is doing it. even if everyone is doing it. Pemimpin berkarakter selalu punya identitas kuat dan mulia. tak cukup hanya sampai di pola pikir atau ucapan-ucapan. William Penn. basah maupun kering. Dalam situasi apapun. dan tindakan seorang pemimpin akhirnya akan membentuk ciri dan identitasnya di mata para followers. lasting. Karena itu karakter bisa juga diartikan sebagai ciri-ciri khusus yang membedakan seseorang dengan orang lain. menggambarkan dengan sangat pas konsistensi ini dengan ungkapan: "What is wrong is wrong. Right is still right. atau indelible mark. seorang psikolog mendefinisikan karakter sebagai: "a disposition to express behavior in consistent patterns of functions across a range of situations. maka tak peduli bagaimana posisinya. ia tak akan melakukan korupsi. Dimensi penting lain dari karakter kepemimpinan adalah konsistensi. pikiran. sekali saja memahami pikiran. Lawrence Pervin. karakter adalah nilainilai yang mewujud dalam bentuk tindakan-tindakan riil sehari-hari.gagal mengemban tanggung-jawab kepemimpinan karena tamak dan hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli kepentingan lingkungan di sekitarnya. atau sekali saja melihat tindakannya. Ketika ia menempati posisi jabatan yang basah bukan berarti kemudian ia bisa melakukan korupsi seenaknya. Artinya. ungkapan ini ingin menegaskan bahwa karakter terbentuk hanya jika nilai-nilai yang diyakini si pemimpin "bermuara" pada tindakan-tindakan. Ketika nilainilai kejujuran dan etika ia pegang. Intinya. baik maupun buruk. pemimpin berkarakter akan selalu mempraktekkan nilai-nilai yang ia yakini." Namanya konsistensi. ucapan. Pemimpin berkarakter tak mengenal yang namanya aji mumpung. Dalam kurun waktu yang panjang tindakan-tindakan itu membentuk kebiasaan yang kemudian menjadi ciri khas dan keunikan seorang pemimpin. Mungkin seseorang pemimpin bisa menyembunyikan karakternya dalam waktu seminggu atau sebulan di . Nilai-nilai." Kata kuncinya adalah "mark" atau ciri. Karakter pemimpin baru bisa dikenali setelah kita merasakan kepemimpinannya ratusan bahkan ribuan kali dalam kurun waktu yang panjang. filsuf dan pendiri Negara Bagian Pennsylvania." Karakter dicerminkan oleh perilaku dan tindakan konsisten yang dilakukan seseorang tak peduli situasi seperti apa yang ia hadapi. Bahkan kata "character" berasal dari bahasa Yunani yang makna lugas "enduring. maka kita tak akan bisa mengidentifikasi karakter seorang pemimpin dengan hanya sekali saja mendengar ucapannya.

Potret itu adalah karakter Anda sebagai pemimpin. jika tidak lebih dahulu mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus dan mengalami proses pertumbuhan iman maupun karakter setelahnya. tidak bisa mengelabuhi. dan tindakan yang akan konsisten polanya dalam kurun waktu panjang. Karakter pemimpin tercermin dari akumulasi ucapan. Redaksi mengajak Pembaca untuk menyimak uraian selengkapnya tentang bagaimana kita bisa menjadi pemimpin Kristen yang ideal dalam kolom Artikel. tidak ada seorang pemimpin pun yang dapat memenuhi kualifikasi tersebut. Redaksi Tamu e-Leadership. Jika secara rohani dan karakter ia telah mengalami transformasi. Jangan lewatkan pula kolom Jelajah Buku yang akan memberikan informasi mengenai isi buku "Self Improvement 101". Idealnya.sabda. tiga tahun. namun pada akhirnya karakter itu akan gamblang di mata anak buahnya setelah ia memimpin setahun. atau lima tahun. Di awal kepemimpinan Anda bisa mengatakan bahwa Anda adalah pemimpin yang egaliter. dari praktek kepemimpinan yang dijalankan) ujung-ujungnya akan ketahuan "potret" Anda yang sesungguhnya. Davida Welni Dana < http://lead. apakah betul demokratis atau justru sebaliknya. dan selalu mendengar aspirasi dari anak buah. tidak bisa bohong.org > . tak bisa dipalsukan. maka keterampilanketerampilan teknis lainnya untuk menjadi pemimpin ideal dapat dipelajari lebih lanjut.awal kepemimpinannya.25/06/2012 DAFTAR ISI ARTIKEL: MENJADI PEMIMPIN KRISTEN JELAJAH BUKU: SELF IMPROVEMENT 101 Shalom. demokratis. Namun. dalam pidato-pidato. Kepemimpinan Ideal (II) ===========MILIS PUBLIKASI E-LEADERSHIP EDISI JUNI 2012=============== KEPEMIMPINAN IDEAL (II) e-Leadership 121 -. Namun dari interaksi dengan anak buah (di rapat-rapat. Selamat membaca dan kiranya menjadi berkat bagi kita semua. seorang pemimpin Kristen harus memiliki kualitas dan karakter seperti pribadi Kristus. pikiran. Potret itu jujur.

"kita ini bagaikan kawanan domba tanpa gembala". melemahkan potensi untuk bertahan melawan si jahat. sementara para pemimpin sering kali tampil seperti "si buta yang memimpin orang buta". dan kepribadian yang kuat sebagai bawaan. harus memiliki kuasa. Hal ini sama dengan metafora Tuhan Yesus. Saat ini kita dihadapkan kepada permasalahan yang berat. efektif dan kuat. Krisis kepemimpinan yang rohani. Demikian juga kepemimpinan kristiani merupakan "perpaduan antara kualitas alami dan kualitas spiritual". Dan terakhir ("Great Event Theory") mengatakan bahwa pemimpin itu terbentuk oleh situasi dan kondisi khusus yang menekan. Gereja saat ini sedang mengalami masalah yang sangat serius. tetapi minim dalam hikmat dan kearifan."Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari. "Ada yang besar karena dilahirkan besar. atau dengan kata lain kepemimpinan Kristen adalah perpaduan antara bakat alami dan pemberian spiritual. Kepemimpinan yang ditunjukkan Yesus juga bukan hanya sekadar melalui kata-kata. Ada juga yang berpendapat bahwa pemimpin itu dibentuk." Buku-buku manajemen selalu berbicara tentang kualitas dasar pemimpin alami yang memiliki intelektual. Saya percaya. dan lingkungan lainnya di mana kita berada. Ia senantiasa menjadikan diri dan kehidupan-Nya sebagai teladan moralitas. kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari." (Ayub 11:17) < http://alkitab. keluarga. namun dari tekanan masalah itu akan keluar kualitas kepemimpinan seseorang. watak. terutama bagi orang Kristen. pemimpin ada yang dilahirkan dengan bakat yang luar biasa. ada juga pemimpin yang digembleng serta dilatih Tuhan melalui proses kehidupan maupun pembelajaran. hikmat. dan penyertaan Tuhan. ada tiga pandangan yang secara umum mengatakan pemimpin itu dilahirkan. tapi ada juga yang besar karena dipaksa oleh keadaan. ada yang besar karena usaha sendiri. namun juga disertai dengan hikmat dan wibawa ilahi. Dengan demikian. semua orang dapat menilai dan menganalisis diri-Nya. Tidak ada kesalahan maupun kejahatan di dalam hidup-Nya. Berbicara kepemimpinan. kita dapat mencapai kesuksesan di dalam memimpin. baik dalam kehidupan diri sendiri. Salah satu peranan utama dari seorang pemimpin adalah menunjukkan teladan yang baik dan kemudian melatih orang lain untuk mengikutinya. Menjadi seorang pemimpin.sabda. Shakespeare pernah mengatakan. yaitu kekurangan pemimpin berkualitas seperti pribadi Kristus. Hidup-Nya transparan. .org/?Ayub+11:17 > ARTIKEL: MENJADI PEMIMPIN KRISTEN Pendahuluan John Stott mengatakan dunia masa kini ditandai kelangkaan pemimpin gereja yang berkualitas. Teladan Kepemimpinan Tuhan Yesus dan Rasul Paulus Yesus menunjukkan teladan kepemimpinan dengan jalan menjadi panutan. Kita memiliki keterampilan dan pengetahuan. memberikan teladan kehidupan ketimbang memberikan perintah dan aturan-aturan yang memaksa. Hal inilah yang harus diperhatikan setiap orang yang ingin meniru teladan kepemimpinan Yesus. masyarakat. gereja.

Myron Rush. Mendengarkan pembicaraan Ted pada hari itu. Ia mengatakan bahwa sejak perjumpaan dengan saya." Ia berhasil memultiplikasikan kepemimpinannya dengan mencetak pemimpin-pemimpin baru yang andal. Pada waktu itu Ted sedang mengalami frustrasi. saya mendapat kehormatan untuk mengunjungi gereja yang dipimpin oleh Ted. Gereja itu telah jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Ia berhasil mendidik Timotius menjadi pemimpin dan gembala yang andal. mengingatkan saya akan pentingnya peranan para pemimpin dalam mencapai keberhasilan organisasi apa pun. Mereka baru saja menyelesaikan tempat kebaktian yang baru dan merencanakan sebuah bangunan untuk pendidikan. Tidak mungkin untuk membina sebuah gereja yang kuat tanpa adanya para pemimpin. gereja Ted akan bergumul untuk mempertahankan kelanjutan hidupnya. Timotius pun kemudian menghasilkan pemimpin-pemimpin baru di dalam gereja yang digembalakannya. maka saya tidak memunyai masalah lagi menemukan orang-orang memenuhi syarat kepemimpinan yang diperlukan oleh gereja. termasuk bergumul untuk mempertahankan jumlah kehadiran jemaat sekitar dua ratus setiap kebaktian Minggu pagi.Paulus adalah seorang pemimpin besar dari gereja Tuhan di abad pertama. Tetapi begitu mereka mulai membina para pemimpin yang efektif atau berhasil guna. Dalam kitab 1 Korintus 11:1 ia menulis. Ted menjelaskan bahwa dengan melatih anggota-anggota gereja kami tentang cara memimpin. dan cara mereproduksi diri mereka pada orang lain. maka gerejanya menjadi sebuah organisasi yang sangat berhasil. Kualifikasi Pemimpin . kecuali hanya duduk di kursi gereja dan menonton selagi beberapa orang dari kami melaksanakan seluruh pekerjaan. Selama percakapan berlangsung Ted mengatakan. Multiplikasi Pemimpin Pertumbuhan dan perluasan kekristenan terjadi sesuai dengan tersedianya para pemimpin yang berhasil guna. Setelah kebaktian berakhir. "Jadilah pengikutku. Tanpa kepemimpinan yang tepat. ia mulai mengadakan program pelatihan kepemimpinan di gereja. gerejanya menghadapi berbagai masalah. Lebih dari 3000 orang menghadiri dua kebaktian pagi setiap hari Minggu. Ia menumpahkan isi hatinya kepada saya mengenai masalah untuk mendapatkan pemimpin-pemimpin yang memenuhi syarat di dalam gerejanya. Ia dan timnya mengajar orang-orang cara untuk menjadi pemimpin. Melatih para pemimpin yang berhasil adalah rahasia keberhasilan mereka. Pertama kalinya saya menjumpai Ted beberapa tahun lalu. seorang pakar kepemimpinan Kristen terkemuka menceritakan pengalaman seorang rekan gembalanya. Ted Grant ialah seorang gembala jemaat dari sebuah gereja besar dan berkembang pesat di barat daya Amerika Serikat. sebelum mengharapkan mereka mencalonkan diri dengan sukarela untuk memegang peranan sebagai pemimpin." Tahun lalu. "Tampaknya saya tak dapat menemukan seseorang yang ingin berbuat sesuatu. saya memunyai kesempatan untuk berbicara lama dengan Ted dan menanyakan kunci keberhasilan pertumbuhan gerejanya itu. Ia mengatakan kepada saya mengalami kesukaran menerima calon-calon pemimpin baru untuk memimpin di dalam gerejanya. cara mengajar. sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.

pakar kepemimpinan mengatakan. Yosua merupakan teladan kehidupan lainnya berkenaan dengan faktor konsistensi. sasaran. yang memadu pemahaman yang mendasar tentang situasi masa kini dengan pandangan yang menjangkau jauh ke depan. "Pemimpin Kristen menerima kehidupan Kristus dengan iman dan menerapkannya dalam komitmen. namun mereka konsisten mempertahankan kualitas kerja dan kepemimpinannya sampai akhir. Ia konsisten melakukan perintah Tuhan untuk membawa bangsa itu keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan. ia harus bertumbuh secara karakter. Yohanes pembaptis. dan fokus yang tidak pernah berkurang atau pudar dalam meraih tujuan kepemimpinan. Musa tidak menyerah. Ia menggunakan pengetahuan yang didapatnya selama pendidikan di Mesir dan pengalaman bersama Tuhan untuk memimpin mereka melintasi gurun yang penuh bahaya dan kesukaran sebelum akhirnya mencapai tanah Kanaan. 3. Lynn E. menyatukan. menjadi liarlah rakyat. Kepemimpinan mereka tidak hanya "sukses" di awal saja. wahyu. dan mengatur orang Israel menjadi suatu bangsa. Musa merupakan salah satu pemimpin besar yang mengerti benar mengenai visi. Berkali-kali dalam hidupnya bangsa Israel "menggerutu" terhadap kepemimpinannya dan menentang wibawanya. Karakter dan Integritas (Character and Integrity) Kepemimpinan Kristen merupakan kepemimpinan yang berpusatkan Kristus. ada beberapa faktor utama yang menentukan keberhasilan seorang pemimpin. Akan tetapi. arah. Ia berjuang keras memimpin bangsanya melawan penindasan Mesir. Samaan dan Dunnam. 4. ketekunan. 1. bila ia tidak lebih dulu berjumpa secara pribadi dengan Yesus dan menjadi ciptaan baru (2 Korintus 5:17). mengarungi padang gurun selama puluhan tahun.Dalam konsep kepemimpinan Kristiani. Tidak cukup bagi Musa untuk memimpikan suatu negeri yang berlimpah-limpah madu dan susunya." (Amsal 29:18) Visi adalah tujuan. karena ia mendapat visi yang jelas tentang "Tanah Perjanjian". dan perilaku/perbuatan. gol. disiplin. mimpi yang hendak dicapai. Pengetahuan dan Keterampilan (Knowledge and Skill) Visi harus dibarengi dengan pengetahuan yang cukup dan keterampilan. Daniel. Ia berusaha mewujudkannya. Konsistensi (Consistency) Konsistensi merupakan salah satu kualitas kepemimpinan yang paling utama. Ia menghimpun. John Stott mengatakan bahwa visi adalah suatu ihwal melihat. Ia tidak lupa akan panggilan Allah kepadanya untuk memimpin bangsa itu. Daud. Ketika seorang menghendaki untuk menjadi pemimpin yang efektif. Tidak ada seorang manusia pun di muka bumi ini yang akan mampu menjadi pemimpin Kristen yang andal. 2. mendapat persepsi tentang sesuatu yang imajinatif. Musa lagi-lagi merupakan teladan konsistensi yang luar biasa. Konsistensi berbicara tentang ketahanan. di mana kehidupannya . Visi (Sense of Mission) "Bila tidak ada wahyu.

maupun mau bekerja keras untuk memimpin orang-orang. minum. Kesimpulan Umat membutuhkan pemimpin yang dapat diteladani dalam segala segi. Banyak kasus moralitas. Mereka hanya menjadi macan kertas atau macan panggung. seorang pemimpin yang sukses adalah seseorang yang kehidupannya "transparan". Dengan kata lain. Pemimpin harus melayani dan memerhatikan kebutuhan bawahannya. manajemen. Mencukupi kebutuhan hidupnya.setiap waktu mengungkapkan Kristus yang hidup di dalamnya sebagai kesaksian kepada dunia. bukan paksaan melainkan persuasif. . namun ternyata ompong dalam melakukan perkataannya. diri pribadi dan dunia. inovatif. Memberi kesejahteraan pada mereka. sementara buah daging makin terkikis. akan membuat pelayanan pemimpin itu semakin efektif dan berhasil mencapai visi yang ingin diraihnya. Pemimpin Kristen bukanlah pemimpin-penguasa. akan tetapi menjadi teladan hidup. baik kepada kepada Allah. pelayanan. dan terus mengembangkan diri merupakan kualitas yang harus diperhatikan juga. luar dalam sama. Kualitas hidup ini dipengaruhi oleh pekerjaan Roh Kudus dalam semua aspek dan peristiwa hidup. terjadi karena para pemimpin gagal melakukan prinsip-prinsip yang diajarkannya. tetapi juga melakukan dengan tepat semua yang dikatakannya. Dengan demikian. pakaian. memiliki pengetahuan yang komprehensif–kemampuan serta keterampilan (knowledge-skill) yang bersifat sosial (hubungan dengan orang) dan teknis (yang berhubungan dengan kerja). agar mereka dapat berkonsentrasi melakukan tugas pelayanan yang dibebankan. serta memiliki tujuan hidup yang jelas (sense of mission) yang memberi motivasi dan dinamika bagi hidup dan pelayanannya. melainkan pemimpin hamba. Integritas berbicara tentang "apa yang dikatakan sama dengan perbuatan". Buah Roh akan makin terpancar dalam kehidupan. Kepemimpinan Kristen bukanlah mau memerintah. Salah satu karakter pemimpin Kristen yang diinginkan Yesus terlihat dalam Markus 10:42-45. sehingga bawahan akan bersemangat menopang pemimpinnya. seperti Yesus yang mencukupi kesejahteraan murid-murid-Nya dengan menunjuk bendahara untuk mengelola keuangan. korupsi dsb. Wujud serta kualitas pemimpin Kristen yang ideal diharapkan terlihat dalam kenyataan berikut: Memiliki karakter Kristus (Christlike). gereja. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memerhatikan bawahannya. bukan untuk dilayani dan menguasai. baik karakter. Pantang menyerah." Tujuan utama pengembangan karakter adalah "kualitas hidup". bukan kekerasan melainkan teladan. Dia tidak saja menjadi teladan dalam perkataan dan kepemimpinan. Panggilan kita adalah untuk melayani. pengikutnya. serta respons atau komitmen (sikap) terhadap peristiwa dan pengalaman hidup tersebut. Pemimpin sukses adalah orang yang mampu mencetak pemimpin baru. yaitu kualitas hidup rohani yang berpusatkan Kristus. dan bukannya iri atau takut tersaingi bila bawahannya sukses. Otoritas memimpin dilakukan bukan dengan kekuasaan melainkan kasih. tanpa harus dipusingkan akan persoalan makan.. Memiliki konsistensi dan integritas dalam hidup dan kepemimpinannya.

Masing-masing bagian dipaparkan dengan urut dan terperinci. Dalam buku ini. bagaimana memfokuskan waktu dan energi. mengembangkan sikap mau belajar. 4. Padahal. tidak ada seorang pun yang ingin gagal. serta menggunakan ilustrasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Maxwell Penerjemah: Marlene T. Isu-Isu Global. Untuk mendorong Anda mengembangkan potensi diri meraih sukses. Yakob Tomatala. YTLF. menangkap peran orang lain bagi pertumbuhan kita. Editor: Esther M. 2. Surabaya 2009 Ukuran buku: 11 X 16 cm Tebal: 150 halaman Apakah Anda ingin menjadi orang sukses? Tentu jawabannya iya. Menantang Kepemimpinan Kristiani. Marilah menjadikan dunia ini lebih baik." (James L. Maxwell bisa mendarat ke pemahaman pembaca dengan mudah. akan menjadikan setiap kita pemimpin yang baik. Dengan demikian. Barksdale) JELAJAH BUKU: SELF IMPROVEMENT 101 Judul buku: Self Improvement 101 -Hal-Hal yang Harus Diketahui oleh Para Pemimpin Judul asli: Self Improvement 101 Penulis/Penyusun: John C. Bobby M. Maxwell menulis buku "Self Improvement 101". Diambil dan disunting seperlunya dari: Nama situs: psbobby. Jakarta: YKBK. Yakob Tomatala. Pemimpin yang Handal. Akan tetapi.com Alamat URL: http://psbobby. kesuksesan tidak mungkin datang secara instan dan ajaib tanpa ketekunan dan kerja keras. Maxwell juga banyak menyebut dan mengutip perkataan orang- . bagaimana bertumbuh dalam karier. YTLF. pesan dari John C.Th Tanggal akses: 4 April 2012 KUTIPAN "Pujian tertinggi yang dapat diterima pemimpin adalah pujian yang diberikan oleh orang-orang yang bekerja baginya. hingga bagaimana memiliki kesediaan diri untuk terus bertumbuh. YTLF. Alkitab. Semua orang pasti ingin sukses. tidak semua orang bersedia mengembangkan diri dan memaksimalkan potensi untuk meraihnya. bagaimana peranan pengalaman. Yakob Tomatala. dengan menjadi orang-orang yang memberi pengaruh positif kepada dunia. Kepemimpinan Kristen. bagaimana mengatasi hambatan untuk mengembangkan diri. John Stott.wordpress.com/2008/04/24/menjadi-pemimpin-kristen/ Penulis: Ps. Mempelajari teknik kepemimpinan disertai hati dan karakter Kristus. 3. Tanuadji Penerbit: PT. Apa saja yang bisa dipelajari dari buku "Self Improvement 101"? Mulai dari pelajaran tentang risiko yang diambil untuk mengembangkan diri. Referensi: 1. Menuju Insan Cemerlang. Ada harga yang harus dibayar. John C. 5.wordpress. Kepemimpinan yang Dinamis.Menjadi pemimpin yang baik sesungguhnya dapat dipelajari.

dan lain-lain. yang akan mempertajam sel-sel otaknya dan memberikan tradisi intelektual yang baik dalam diri anak seperti keingintahuan besar (curiosity) . Pada anak-anak muda yang putus sekolah. Allen Neuharth. Rick Warren. Isi buku ini sangat praktis dan mudah dipahami. minimal bagi dirinya sendiri dan keluarganya. Kalau tidak lebih cerdas. dan lain-lain. Ia harus dibangun melalui proses yang panjang Penanaman karakter kepemimpinan idealnya dilakukan sejak dini. Misalnya. Ia harus cerdas dan pintar. Kualitas kepemimpinan tentu saja tidak datang begitu saja.. minimal lebih pintar dari yang dipimpin. peduli pada orang miskin dan kemiskinan. yakni keinginan dan kemauan untuk memimpin atau berada di depan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.” Penggembala adalah metafor dari pemimpin. Kalau toh ia tidak menjadi pemimpin besar. dan masih banyak lagi. minimal ia dapat menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri dan keluarganya. seperti Robert Browning. Ingin sukses? Kembangkanlah area kekuatan Anda dan kembangkan potensi yang Anda miliki! Buku ini bisa menolong Anda untuk mengambil tindakan. Jadi. Pada banyaknya pengangguran. Rasulullah dalam sebuah hadits sahih bersabda. Untuk menuju ke arah ini. Bob Buford. Yakni sejak masa anak-anak.. setiap individu muslim diwajibkan untuk memiliki kualitas kepemimpinan.  . Salah satu yang terpenting yang harus dimiliki seorang calon pemimpin adalah kualitas intelektual. Dan setiap penggembala bertanggung jawab atas gembalaannya. Inisiatif: kepedulian membangkitkan inisiatif untuk memperbaiki situasi yang dianggapnya dapat diperbaiki. “Setiap dari kalian adalah penggembala. kualitas karakter juga harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang dapat ditumbuhkembangkan sejak dini di samping kualitas intelektual di atas. Berikut beberapa karakter penting yang harus dipupuk dan disemai sehingga menjadi bagian inheren dari keperibadian anak:  Peduli: karakter kepemimpinan dimulai dari rasa peduli pada orang atau hal lain di luar dirinya. Di samping itu. Napoleon Hill. Published by Ervin Yulianita at 2:49 pm under myarticle Sebuah artikel bagus untuk bahan bacaan kita sebagai orangtua.orang yang berhasil di bidangnya. Dan di sinilah peran orang tua sangat vital. Pablo Casals. smga keturunan kita kelak bisa menjadi seorang pemimpin. yuuk kita mulai didik dan bangun karakter anak kita sejak dini menjadi seorang pemimpin. anak memerlukan stimulasi intelektual sejak balita. Inilah esensi kepemimpinan.

Jelaskan soal ini pada anak sejak awal. Selain itu. Berakhlak: taat pada syariah Islam dan tunduk pada etika sosial yang disepakati bersama menjadi keharusan untuk mendapat respek dari lingkungan yang dipimpin. Pemimpin Manajemen selalu bertindak proaktif yang bersifat preventif dan an-tisipatif.com/2010/11/01/membangun-karakter-kepemimpinan-anak/ Oleh A. Nyali: kita butuh nyali dan keberanian untuk mencapai target dan tujuan. kita tidak akan dapat menyampaikan apapun pada orang lain. Integritas dan karakter: Anak selalu melihat dan meniru orang tua mereka. ia harus berani untuk mencapainya apapun yang terjadi.fatihsyuhud.com/seo) http://www. Fatih Syuhud (http://www.com/about/ Ditulis untuk Buletin SANTRI Pondok Pesantren Alkhoirot Karangsuko. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar. tanpa percaya diri. Pemimpin Manajemen tidak hanya bertindak reaktif yang mulai mengambil tindakan bila su-dah terjadi masalah. Oleh karena itu hanya orang tua yang dapat memberi contoh hidup pada anak-anak mereka tentang karakter yang baik. Latar belakang . BAB I PENDAHULUAN A. dia harus mengakui kesalahan itu.fatihsyuhud. Rasa tanggung jawab: Apabila orang tua melakukan kesalahan. Untuk lebih jelasnya silakan anda simak baca makalahnya di bawah ini.com/about/fatihsyuhud. Malang (Jatim) Makalah Manajemen Kepemimpinan adalah makalah yang membahas tentang manajemen kepemimpinan dimana dalam makalah ini medefinisikan apa itu manajemen dn apa itu kepemimpinan serta definisi dari berbagai tokoh. Percaya diri: siapapun harus percaya diri apabila ingin mencapai sesuatu dalam hidup. Orang tua boleh mensyukuri saat mencapai tujuan yang dicapai dengan tanpa berbangga yang berlebihan     sumber : http://afatih. Pimpinan yang proaktif selalu bertindak untuk mencegah munculnya masa-lah dan kesulitan di masa yang akan datang. kejujuran dan integritas. Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang.wordpress. Orang tua harus mengajarkan anak bahwa begitu dia memutuskan untuk melakukan sesuatu. melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang.

justru melahirkan perubahan dalam dirinya. tanpa kerendahan hati. Pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (encourager). Saya menyaksikan sendiri dalam sebuah acara talk show TV yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey. Semakin dipuji bahkan dikultuskan. bagaimana Nelson Mandela menceritakan bahwa selama penderitaan 27 tahun dalam penjara pemerintah Apartheid. Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. dan visi serta misi yang jelas. Konsep pemikiran seperti ini adalah sesuatu yang baru dan mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (honor and praise) dari mereka yang dipimpinnya. ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh. inspirator. Sehingga dia menjadi manusia yang rendah hati dan mau memaafkan mereka yang telah membuatnya menderita selama bertahun-tahun. Tanpa perubahan dari dalam. Justru kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. . dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya. yang membawa bangsanya dari negara yang rasialis. menjadi negara yang demokratis dan merdeka. bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati. Kenneth Blanchard. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. motivator. Bahkan ketika misi atau tugas terselesaikan.Pelajaran mengenai kerendahan hati dan kepemimpinan sejati dapat kita peroleh dari kisah hidup Nelson Mandela. Kepemimpinan lahir dari proses internal Justru seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui keberadaannya oleh mereka yang dipimpinnya. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar. daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan. tanpa adanya integritas yang kokoh. tanpa kedamaian diri. pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal. melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. semakin tinggi hati dan lupa dirilah seorang pemimpin. ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya. maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang melakukannya sendiri. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya. Seorang pemimpin besar Afrika Selatan. Dia mengalami perubahan karakter dan memperoleh kedamaian dalam dirinya. dan maximizer.

Oleh karena itu seringkali kami dalam berbagai kesempatan mendorong institusi formal agar memperhatikan ketrampilan seperti ini yang kami sebut dengan softskill atau personal skill. Rumusan Masalah Makalah ini membahas tentang    Bagaimanakah kepemimpinan itu Apasajakah Ruang lingkup kepemimpinan Bagai mana menjadi pemimpin BAB II PEMBAHASAN Banyak pemimpin yang memiliki kemampuan metoda kepemimpinan ini. Pemimpin sejati fokus pada hal-hal spiritual dibandingkan dengan sekedar kesuksesan duniawi. Baginya kekayaan dan kemakmuran adalah untuk dapat memberi dan beramal lebih banyak. yaitu: Kepemimpinan yang efektif dimulai dengan visi yang jelas. kesehatan. Bahkan dikatakan bahwa nothing motivates change more powerfully than a clear vision. . Jelas dalam artikel tersebut dibahas bahwa kepemimpinan (dalam hal ini metoda kepemimpinan) dapat diajarkan sehingga melengkapi mereka yang memiliki karakter kepemimpinan. baik pengetahuan. relasi. Pemimpin sejati senantiasa mau belajar dan bertumbuh dalam berbagai aspek.Visi ini merupakan sebuah daya atau kekuatan untuk melakukan perubahan. Karena hal ini tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah formal. keuangan. Dan dia lebih mengutamakan hubungan atau relasi yang penuh kasih dan penghargaan. dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya C.B.com ada sebuah ulasan berjudul Can Leadership Be Taught. yang mendorong terjadinya proses ledakan kreatifitas yang dahsyat melalui integrasi maupun sinergi berbagai keahlian dari orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut. dan sebagainya. dibandingkan dengan status dan kekuasaan semata. Ada tiga hal penting dalam metoda kepemimpinan. Dalam salah satu artikel di economist. Apapun yang dilakukan bukan untuk mendapat penghargaan. TUJUAN Membahas tentang    Seorang pemimpin yang sesuai dengan karaktenya Kepemimpinan Pengaruh kepada lingkungannya. tetapi untuk melayani sesamanya.

Kepemimpinan secara sederhana adalah proses untuk membawa orang-orang atau organisasi yang dipimpinnya menuju suatu tujuan (goal) yang jelas. bahkan mungkin Mahatma Gandhi. tetapi juga harus memiliki serangkaian metoda kepemimpinan agar dapat menjadi pemimpin yang efektif. Visi yang jelas dapat secara dahsyat mendorong terjadinya perubahan dalam organisasi. Seorang pemimpin adalah inspirator perubahan dan visioner. salah satu tolok ukur kecerdasan spiritual adalah kepemimpinan yang melayani (servant leadership). Tanpa visi. Nelson Mandela. Bahkan dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Gay Hendrick dan Kate Luderman. mampu memahami orang lain dengan baik. yaitu memiliki visi yang jelas kemana organisasinya akan menuju. memiliki spiritualitas yang tinggi. menunjukkan bahwa pemimpin-pemimpin yang berhasil membawa perusahaannya ke puncak kesuksesan biasanya adalah pemimpin yang memiliki SQ yang tinggi. Hal ini karena mereka tidak memiliki metoda kepemimpinan yang diperlukan untuk mengelola mereka yang dipimpinnya. prayer (doa) dan scripture (membaca Firman Tuhan). kepemimpinan tidak ada artinya sama sekali. Demikian kepemimpinan yang melayani menurut Ken Blanchard yang menurut kami sangat relevan dengan situasi krisis kepemimpinan yang dialami oleh bangsa Indonesia. Kepala Yang Melayani (Metoda Kepemimpinan) Seorang pemimpin sejati tidak cukup hanya memiliki hati atau karakter semata. penuh pengendalian diri dan tidak mudah emosi. Mereka biasanya adalah orang-orang yang memiliki integritas. yaitu karakter dan integritas seorang pemimpin. seperti Corazon Aquino. Artinya seorang pemimpin tidak hanya dapat membangun atau menciptakan visi bagi organisasinya tetapi . Visi inilah yang mendorong sebuah organisasi untuk senantiasa tumbuh dan belajar. rendah hati. Mengendalikan ego berarti dapat mengendalikan diri ketika tekanan maupun tantangan yang dihadapi menjadi begitu berat. mampu menerima kritik. Bahkan menurut Danah Zohar. Banyak sekali pemimpin memiliki kualitas dari aspek yang pertama. justru tidak efektif sama sekali karena tidak memiliki metoda kepemimpinan yang baik. mengenal dirinya sendiri dengan baik. serta berkembang dalam mempertahankan survivalnya sehingga bisa bertahan sampai beberapa generasi. tetapi ketika menjadi pemimpin formal. Contoh adalah para pemimpin karismatik ataupun pemimpin yang menjadi simbol perjuangan rakyat. dan selalu mengupayakan yang terbaik bagi diri mereka sendiri maupun bagi orang lain. Seorang pemimpin sejati selalu dalam keadaan tenang. Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang dapat mengendalikan ego dan kepentingan pribadinya melebihi kepentingan publik atau mereka yang dipimpinnya. terinspirasi oleh visi. Melalui solitude (keheningan). dan masih banyak lagi menjadi pemimpin yang tidak efektif ketika menjabat secara formal menjadi presiden. Abdurrahman Wahid. penulis buku Spiritual Intelligence: SQ the Ultimate Intelligence. yaitu visionary role dan implementation role.Setiap hari senantiasi menselaraskan (recalibrating) dirinya terhadap komitmen untuk melayani Tuhan dan sesama. terbuka. Ada dua aspek mengenai visi.

24). masa “kepemimpinan” muncul pada abad 18. rencana kebutuhan sumber daya. antara lain: 1. 7). dalam situasi tertentu dan langsung melalui proses komunikasi untuk mencapai satu atau beberapa tujuan tertentu (Tannebaum. Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas kelompok yang diatur untuk mencapai tujuan bersama (Rauch & Behling. 1984. tetapi sungguh-sungguh memiliki kerinduan senantiasa untuk memuaskan Tuhan. 1990. dan mengevaluasi kinerja dari anak buahnya. serta memiliki kemampuan dalam metoda kepemimpinan. 1961. Artinya dia memiliki kemampuan untuk menginspirasi. Dia memiliki misi untuk senantiasa memuliakan Tuhan dalam setiap apa yang dipikirkan. Weschler and Nassarik. Artinya dia hidup dalam perilaku yang sejalan dengan Firman Tuhan. Banyak definisi kepemimpinan yang menggambarkan asumsi bahwa kepemimpinan dihubungkan dengan proses mempengaruhi orang baik individu maupun masyarakat. Tangan Yang Melayani (Perilaku Kepemimpinan) Pemimpin sejati bukan sekedar memperlihatkan karakter dan integritas. melakukan kegiatan sehari-hari (monitoring dan pengendalian). dikatakan dan diperbuatnya. 5. yaitu: Pemimpin tidak hanya sekedar memuaskan mereka yang dipimpinnya. Dalam kasus ini. dengan sengaja mempengaruhi dari orang ke orang lain dalam susunan aktivitasnya dan hubungan dalam . 3. 46) 4. 2. 1957. 281). Hemhiel & Coons. Dalam buku Ken Blanchard tersebut disebutkan ada empat perilaku seorang pemimpin. Ada beberapa pengertian kepemimpinan. Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang pelatih atau pendamping bagi orang-orang yang dipimpinnya (performance coach). Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi.memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan visi tersebut ke dalam suatu rangkaian tindakan atau kegiatan yang diperlukan untuk mencapai visi itu. Apakah arti kepemimpinan? Menurut sejarah. Kepemimpinan adalah sikap pribadi. Kepemimpinan adalah suatu proses yang memberi arti (penuh arti kepemimpinan) pada kerjasama dan dihasilkan dengan kemauan untuk memimpin dalam mencapai tujuan (Jacobs & Jacques. Selain itu selalu aktif dan proaktif dalam mencari solusi dari setiap permasalahan ataupun tantangan yang dihadapi organisasinya. Artinya dia selalu tanggap terhadap setiap persoalan. Kepemimpinan adalah kemampuan seni atau tehnik untuk membuat sebuah kelompok atau orang mengikuti dan menaati segala keinginannya. Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang yang sangat responsive. yang memimpin pelaksanaan aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. mendorong dan memampukan anak buahnya dalam menyusun perencanaan (termasuk rencana kegiatan. harapan dan impian dari mereka yang dipimpinnya. kebutuhan. target atau sasaran. dan sebagainya). tetapi dia harus menunjukkan perilaku maupun kebiasaan seorang pemimpin. (Shared Goal.

sumber alokasi. salah satu dengan atasannya. Maxwell mengatakan bahwa inti kepemimpinan adalah mempengaruhi atau mendapatkan pengikut. dalam kasus ini fungsinya sebagai pemimpin yang dicontoh. Fungsi Peran informal sebagai monitor. Peran Pemimpin adalah : 1. sebagai paradigma terdiri dari beberapa ide utama berdasarkan motivasi pribadi dan sikap serta mempunyai pengaruh yang kuat untuk membangun dirinya atau organisasi. tugas utama seorang pemimpin adalah:  Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk bekerja dengan orang lain. Seorang pemimpin bertanggungjawab untuk menyusun tugas menjalankan tugas. pemimpin harus dapat menjadi seorang mediator (penengah) Seorang pemimpin harus mampu mengajak dan melakukan kompromi. mengadakan evaluasi. teman sekerja atau atasan lain dalam organisasi sebaik orang diluar organisasi. 3. Seorang pemimpin harus dapat memecahkan masalah. mentor konsultasi.F Stonen. dan negosiator. untuk mencapai outcome yang terbaik. Peran Pembuat keputusan. staf. Prinsip. Kemudian pemimpin harus dapat mengatur waktu secara efektif. Covey (1997). John C. pelatih. Pemimpin bertanggung jawab untuk kesuksesan stafnya tanpa kegagalan Proses kepemimpinan dibatasi sumber.dan menyelesaikan masalah secara efektif. realisasi dan konsekuensi. Seorang pemimpin harus menjadi seorang pemikir yang analitis dan konseptual. 2. penanganan gangguan. . berfungsi sebagai pengusaha.       Menurut Henry Mintzberg. Oleh karena itu. Peran hubungan antar perorangan. prinsip adalah bagian dari suatu kondisi. Dalam upaya pencapaian tujuan pemimpin harus dapat mendelegasikan tugas-tugasnya kepada staf. Sebagai seorang diplomat. penyebar informasi dan juru bicara. Pemimpin harus dapat menguraikan seluruh pekerjaan menjadi lebih jelas dan kaitannya dengan pekerjaan lain. pembangun tim. jadi pemimpin harus dapat menyusun tugas dengan mendahulukan prioritas. Konflik selalu terjadi pada setiap tim dan organisasi. Menurut Stephen R. seorang pemimpin harus dapat mewakili tim atau organisasinya.kelompok atau organisasi. Menurut James A. direktur. Selanjutnya dapat mengidentifikasi masalah dengan akurat.

Mau mendengar setiap kebutuhan. Artinya seluruh perkataan. sikap yang bijaksana. . Pemimpin yang melayani memiliki kasih dan perhatian kepada mereka yang dipimpinnya. Orientasinya adalah bukan untuk kepentingan diri pribadi maupun golongannya tetapi justru kepentingan publik yang dipimpinnya. Kembali betapa banyak kita saksikan para pemimpin yang mengaku wakil rakyat ataupun pejabat publik.Mungkin prinsip menciptakan kepercayaan dan berjalan sebagai sebuah kompas/petunjuk yang tidak dapat dirubah. Hal ini sejalan dengan buku yang ditulis oleh John Maxwell berjudul Developing the Leaders Around You. Hati Yang Melayani (Karakter Kepemimpinan) Kepemimpinan yang melayani dimulai dari dalam diri kita. bimbingan. Jika sebuah organisasi atau masyarakat mempunyai banyak anggota dengan kualitas pemimpin. keselamatan. karena apa yang diucapkan dan dijanjikan ketika kampanye dalam Pemilu tidak sama dengan yang dilakukan ketika sudah duduk nyaman di kursinya. Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang mau mendengar. yaitu: Tujuan paling utama seorang pemimpin adalah melayani kepentingan mereka yang dipimpinnya. dan kekuatan. Entah hal ini sebuah impian yang muluk atau memang kita tidak memiliki pemimpin seperti ini. impian dan harapan dari mereka yang dipimpinnya. Kepemimpinan sejati dimulai dari dalam dan kemudian bergerak ke luar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Istilah akuntabilitas adalah berarti penuh tanggung jawab dan dapat diandalkan. yang jelas pemimpin yang mengutamakan kepentingan publik amat jarang kita temui di republik ini. justru tidak memiliki integritas sama sekali. Paling tidak menurut Ken Blanchard dan kawan-kawan. organisasi atau bangsa tersebut akan berkembang dan menjadi kuat. karena keberhasilan sebuah organisasi sangat tergantung pada potensi sumber daya manusia dalam organisasi tersebut. Kepemimpinan menuntut suatu transformasi dari dalam hati dan perubahan karakter. impian dan harapan dari mereka yang dipimpinnya. pikiran dan tindakannya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik atau kepada setiap anggota organisasinya. Disinilah pentingnya karakter dan integritas seorang pemimpin untuk menjadi pemimpin sejati dan diterima oleh rakyat yang dipimpinnya. ada sejumlah ciri-ciri dan nilai yang muncul dari seorang pemimpin yang memiliki hati yang melayani. kepentingan. Keberhasilan seorang pemimpin sangat tergantung dari kemampuannya untuk membangun orang-orang di sekitarnya. Prinsip merupakan suatu pusat atau sumber utama sistem pendukung kehidupan yang ditampilkan dengan 4 dimensi seperti. Ciri keempat seorang pemimpin yang memiliki hati yang melayani adalah akuntabilitas (accountable). Seorang pemimpin sejati justru memiliki kerinduan untuk membangun dan mengembangkan mereka yang dipimpinnya sehingga tumbuh banyak pemimpin dalam kelompoknya. Kasih itu mewujud dalam bentuk kepedulian akan kebutuhan.

Sedang motivasi intrinsik daya dorong untuk berperilaku tertentu itu berasal dari dalam diri orang itu sendiri. Dalam hal ini usaha mempengaruhi perasaan mempunyai peran yang sangat penting. Semua yang dilakukan pimpinan harus bisa dipersepsikan oleh orang lain dalam organisasinya sebagai bantuan kepada orang-orang itu untuk dapat meningkatkan mutu kinerjanya. Dalam ilmu pendidikan ini masuk dalam kawasan affective. atau memberi pelayanan yang sebaik mungkin kepada pelanggan itu adalah suatu keharusan yang mulia. memberi pengarahan. Definisi itu mengandung dua pengertian pokok yang sangat penting tentang kepemimpinan. mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasanalasannya. Dalam proses tersebut pimpinan membimbing. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin. mengkoordinasi. memfasilitasi serta menggerakkan orang lain untuk bekerja menuju sasaran yang diingini bersama. tetapi juga diluar sekolah. yaitu Mempengaruhi perilaku orang lain. agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. observasi. Jadi semacam ada kesadaran kemauan sendiri untuk berbuat sesuatu. Dalam hal motivasi ekstrinsik perlu ada faktor di luar diri orang tersebut yang mendorongnya untuk berperi-laku tertentu. Pandangan Kepemimpinan  Seorang yang belajar seumur hidup Tidak hanya melalui pendidikan formal. misalnya bekerja itu harus bermutu. Motivasi orang untuk berperilaku ada dua macam. yaitu motivasi ekstrinsik dan motivasi intrinsik. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuannya jika ada pemimpin. menulis. Perasaan dan emosi orang perlu disentuh dengan tujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai baru. Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. misalnya memperbaiki mutu kerjanya. Kepe-mimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya.ANALISA KEPEMIMPINAN A. Contohnya. Dalam hal semacam itu kepemimpinan adalah faktor luar. . belajar melalui membaca. mempengaruhi perasaan dan perilaku orang lain. Mempunyai pengalaman yang baik maupun yang buruk sebagai sumber belajar. dan mendengar. B. Dengan nilai-nilai baru yang dimiliki itu orang akan tumbuh kesadarannya untuk berbuat yang lebih bermutu. Kepemimpinan Pemimpin adalah inti dari manajemen. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin. dan lain sebagainya. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama.

seperti . pemimpin seharusnya lebih berprinsip pada pelayanan yang baik. Dalam memberi pelayanan. Berorientasi kepada prinsip kemanusiaan dan keseimbangan diri antara kerja dan olah raga. sebab prinsip pemimpin dengan prinsip melayani berdasarkan karir sebagai tujuan utama. Sebab kehidupan adalah suatu tantangan yang dibutuhkan. kreatifitas. Oleh karena itu. Oleh karena itu. sehingga mereka mempunyai motivasi dan mempertahankan pekerjaan yang baik. . kepercayaan harus diikuti dengan kepedulian. ketrampilan. dinamisasi dan kebebasan. seorang pemimpin harus dapat menunjukkan energi yang positif. istirahat dan rekreasi.  Sinergi Orang yang berprinsip senantiasa hidup dalam sinergi dan satu katalis perubahan. Menurut The New Brolier Webster International Dictionary. Untuk itu dibutuhkan energi positif untuk membangun hubungan baik. Dalam hal ini tantangan berarti kemampuan untuk menikmati hidup dan segala konsekuensinya.  Membawa energi yang positif Setiap orang mempunyai energi dan semangat. Keseimbangan juga berarti seimbang antara kehidupan dunia dan akherat.  Percaya pada orang lain Seorang pemimpin mempercayai orang lain termasuk staf bawahannya. Berorientasi pada pelayanan Seorang pemimpin tidak dilayani tetapi melayani.  Keseimbangan dalam kehidupan Seorang pemimpin harus dapat menyeimbangkan tugasnya. Rasa aman tergantung pada inisiatif. Sinergi adalah kerja kelompok dan memberi keuntungan kedua belah pihak. kemauan. Menggunakan energi yang positif didasarkan pada keikhlasan dan keinginan mendukung kesuksesan orang lain. mempunyai rasa aman yang datang dari dalam diri sendiri. Seorang pemimpin harus dapat dan mau bekerja untuk jangka waktu yang lama dan kondisi tidak ditentukan.  Melihat kehidupan sebagai tantangan Kata „tantangan‟ sering di interpretasikan negatif. keberanian. Mereka selalu mengatasi kelemahannya sendiri dan lainnya.

Kemauan dan keinginan sepihak. misalnya: 1. Kebanggaan dan penolakan. Menambahkan pengetahuan baru yang diperlukan materi. Dalam proses melatih tersebut. memberi penghargaan. dan berkeinginan memahami orang lain. Kekuatan dan kewenangan bertujuan untuk melegitimasi kepemimpinan dan seharusnya tidak untuk menciptakan ketakutan. dan 3. Mengaplikasikan prinsip-prinsip. sangat disarankan untuk mencapai keseimbangan diantara keduanya. yang mana memberi hasil lebih efektif dari pada bekerja secara perorangan. Mendengarkan berarti sabar. Mengembangkan kekuatan pribadi akan lebih menguntungkan dari pada bergantung pada kekuatan dari luar. Jadi dia tidak hanya berorientasi pada proses. seseorang memerlukan pengontrolan diri. . Mencapai kepemimpinan yang berprinsip tidaklah mudah. teman sekerja. memberi alasan. Seorang pemimpin harus dapat bersinergis dengan setiap orang atasan. Memonitoring hasil. karena beberapa kendala dalam bentuk kebiasaan buruk. staf. Peningkatan diri dalam pengetahuan. Pemahaman baru. mengancam dan mendorong.Sinergi adalah satu kerja kelompok. Perkembangan intelektual seseorang seringkali lebih cepat dibanding perkembangan emosinya. membuka diri. Memperluas materi melalui belajar dan pengalaman Mengajar materi kepada orang lain. Pelatihan emosional dimulai dari belajar mendengar. diikuti dengan memenuhi keinginan orang. Merefleksikan kepada hasil. Untuk mengatasi hal tersebut. Ambisi pribadi. Hukum alam tidak dapat dihindari dalam proses pengembangan pribadi. dan Kembali menjadi diri sendiri lagi. Proses daalam mengembangkan diri terdiri dari beberapa komponen yang berhubungan dengan:          Pemahaman materi. Latihan dan pengalaman sangat penting untuk mendapatkan perspektif baru yang dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.  Latihan mengembangkan diri sendiri Seorang pemimpin harus dapat memperbaharui diri sendiri untuk mencapai keberhasilan yang tinggi. sehingga akan menjadi faktor pengendali dalam kemampuan intelektual. Oleh karena itu. Langkah melatih pendengaran adalah bertanya. 2. memerlukan latihan dan pengalaman yang terus-menerus. Latihan ini tidak dapat dipaksakan.

tetapi juga emosional (IQ. Nilai-nilai . V i s i : Akan menjadi organisasi yang bagaimanakah organisasi itu di masa depan ? Orang-orang yang memegang kepemimpinan perlu memiliki pandangan jauh ke depan tentang organi-sasinya. b. agar dapat memfasilitasi usaha-usaha perbaikan mutu kinerja yang berkelanjutan. serta untuk dapat disajikan kepada siapa ? Visi ini seharusnya berjangka panjang.ketrampilan dan sikap sangat dibutuhkan untuk menciptakan seorang pemimpin yang berpinsip karena seorang pemimpin seharusnya tidak hanya cerdas secara intelektual. d. yang mampu memproduksi benda dan jasa apa dan yang bagaimana. Tanpa menguasai jawabannya secara baik diragukan apakah mereka akan mampu mengarahkan orang-orang lain dalam organisasi itu ke tujuan yang seharusnya. mereka ingin mengembangkan organisasinya itu menjadi organisasi yang bagaimana. a. Rumusan tentang misi organisasi ini juga seharusnya dapat dikuasai dengan baik dan jelas oleh orang-orang yang memegang kepemimpinan agar mereka dapat memberi arahan yang benar dan jelas kepada orang-orang lain. M i s i : Mengapa kita ada dalam organisasi ini ? Apa tugas yang harus kita lakukan ? Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini berkaitan dengan visi tersebut di atas. misalnya 10 tahun atau 25 tahun ke dapan. apakah itu dalam bentuk produk atau jasa. Organisasi : Mengapa organisasi yang dipimpinnya ini ada dan untuk apa ? Jawaban ter-hadap pertanyaan yang sangat mendasar ini perlu dikuasai secara baik oleh semua orang yang memegang tampuk kepemimpinan dari suatu organisasi. Kepemimpinan untuk MMT itu memerlukan modal dasar dalam bentuk penguasaan tujuh mendasar yang menyangkut kehidupan organisasinya. yang mampu berfungsi apa dan bagaimana. EQ dan SQ). c. Bagaimana visi itu akan dapat diwujudkan ? Tugas-tugas pokok apakah yang harus dilakukan oleh organisasi agar visi atau kondisi masa depan organisasi tadi dapat diwujudkan. C Hal Mendasar Yang Perlu Untuk Kepemimpinan Manajemen dilaksanakan dalam suatu organisasi atau institusi tertentu yang pada tahap awal implementasinya organisasi itu digerakkan oleh kepemimpinan yang sangat peduli pada mutu dan bertekad kuat untuk membuat organisasinya itu selalu dan terus menerus meningkatkan mutu kiner-janya.

Prinsip-prinsip apa yang diyakini sebagai kebenaran yang berfungsi sebagai pedoman dalam menjalankan tugas organisasi. kepelayanan adalah nilai-nilai yang seharusnya dianut oleh orang-orang yang memegang kepemimpinan MMT. Orang-orang yang memegang kepemim-pinan harus mampu merumuskan kebijakan-kebijakan semacam itu agar orang-orang dapat menyajikan mutu seperti yang diinginkan oleh organisasi. Hal ini akan berakibat tumbuh berkembangnya kerjasama dalam kelompok-kelompok. Karena pimpinan selalu menilai kinerja kelompok. Ketujuh hal yang sangat mendasar itu perlu dikuasai dan dalam implementasi MMT hal itu akan dituangkan dalam merumuskan rencana strategis untuk mutu. g. Motivasi individu akan menjadi tugas semua orang dalam kelompok. tidak memfokus kepada individu. Tujuan-tujuan Organisasi Ialah hal-hal yang perlu dicapai oleh organisasi dalam jangka panjang dan jangka pendek agar memungkinkan orang-orang dalam organisasi memenuhi misinya dan mewujudkan visi mereka. D. fokus pada pelanggan. bukan individu. maka ma-sing-masing kelompok akan berusaha memacu kerjasama yang sebaik-baiknya. Misalnya mutu. disiplin. kalau perlu dengan menarik-narik teman sekelompoknya yang kurang benar kerjanya. Sisanya diserahkan wewenangnya kepada ke-lompok-kelompok yang ada di bawah . dan ingin agar orang lain dalam organisasi juga mengadopsi prinsip-prinsip tersebut. sulit bagi orang-orang itu untuk mewujudkan mutu seperti yang diinginkan. Manajemen Kepemimpinan Kepemimpinan lebih diarahkan kepada kelompok-kelompok kerja yang memiliki tugas atau fungsi masing-masing. jadi kelompok kerja menjadi sumber motivasi bagi setiap anggota dalam kelompok. Tanpa kemampuan merumuskan ketujuh hal itu secara spesifik dan mengkomunikasikannya kepada orang-orang dalam organisasi. f. Metodologi : Adalah rumusan tentang cara-cara yang dipilih secara garis besar dalam bertindak menuju pewujudan visi dan pencapaian tujuan-tujuan organisasi. tetapi hanya melakukannya dalam hal-hal yang akan lebih baik kalau dia yang memutuskannya. Tujuan-tujuan organisasi itu perlu dirumuskan secara kongkrit dan jelas. Metodologi ini terbatas pada garis-garis besar yang perlu dilakukan dan bukan detil-detil teknik kerja. Kebijakan Ialah rumusan-rumusan yang akan disampaikan kepada orang-orang dalam organisasi sebagai arahan agar mereka mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menyediakan pelayanan dan barang kepada para pelanggan. e. Kepemimpinan Manajemen tidak selalu membuat keputusan sendiri dalam segala hal.

Setiap upaya meningkatkan mutu kinerja. Pimpinan yang proaktif selalu bertindak untuk mencegah munculnya masa-lah dan kesulitan di masa yang akan datang.pengawasannya. Dasarnya adalah pengikut-sertaan semua orang dalam kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan ba-kat. Seorang pemimpin tidak selayaknya memaksakan ideide lama yang sudah terbukti tidak dapat menghasilkan mutu kinerja seperti yang diharap-kan. Setiap ide baru yang dimaksudkan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih bermutu dari manapun asalnya patut disambut baik. kelompok. kelompok atau unit itu harus selalu menjadi pemikiran para pimpinan Manajemen. sebab kemampuan pemimpinpun terbatas. Orang-orang dalam organisasi harus dibuat tidak takut untuk berkreasi. dan bukan pro-gram sendiri-sendiri yang bersifat individual. tetapi tidak perlu harus selalu berasal dari pimpinan. Pemimpin Manajemen selalu bertindak proaktif yang bersifat preventif dan an-tisipatif. apakah itu dalam mengha-silkan barang atau menghasilkan jasa. dan kemudian difikirkan bagaimana cara untuk mengeliminasi hal-hal yang bersifat negatif atau sekurang berusaha meminimalkannya. se-bab tanpa perubahan tidak akan terjadi peningkatan mutu kinerja. minat dan kemampuan masingmasing orang. Tentu semua itu dilakukan melalui proses uji coba dan evaluasi secara ketat sebelum diadopsi secara luas dalam organisasi. Setiap rencana tindakan sudah difikirkan akibat dan konsekuensi yang bakal muncul. Orang adalah aset terpenting dalam organisasi dan karena itu setiap orang yang ada harus dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan penca-paian tujuan organisasi. baik itu menyangkut cara kerja maupun barang dan jasa yang dihasilkan. sebab dia tahu bahwa hanya dengan pembaharuan akan dapat dihasilkan mutu yang lebih baik. Oleh karena itu pemimpin justru perlu merangsang timbulnya kreativitas di kalangan orang-orang yang dipimpinnya guna menciptakan hal-hal baru yang sekiranya akan menghasilkan kinerja yang lebih bermutu. Program-program mulai dari tahap peren-canaan sampai ke pelaksanaan dan evaluasinya dilaksanakan melalui kerjasama. Hal ini dilakukan terutama untuk hal-hal yang menyangkut cara melaksanakan pekerjaan secara teknis. atau dalam unit-unit organisasi. Pemimpin Manajemen tidak hanya bertindak reaktif yang mulai mengambil tindakan bila su-dah terjadi masalah. Orang-orang yang ada dalam kelompok-kelompok kerja yang sudah mendapatkan pelatihan dan sehari-hari melakukan pekerjaan itulah yang lebih tahu bagaimana melakukan pekerjaan dan karenanya menjadi lebih kompeten untuk membuat keputusan dari pada sang pimpinan. Oleh karena itu dia harus selalu mendorong semua orang dalam organisasinya untuk berani melakukan inovasiinovasi. Manajemen selalu mengupayakan adanya kerjasama dalam tim. Jadi kalu diinginkan adanya mutu yang lebih baik jangan takut menghadapi perubahan. pada dasarnya selalu diperlukan adanya perubahan cara kerja. dan orang yang terbukti menghasilkan ide yang bagus harus diberi pengakuan dan penghargaan. dan bukannya memungkinkan munculnya masalah-masalah secara me- . Sebaliknya seo-rang pimpinan tidak sepatutnya mempertahankan kebiasaankebiasaan kerja lama yang sudah terbukti tidak menghasilkan mutu seperti yang diharapkan olah organisasi maupun oleh para pe-langgannya. Perubahan bisa diciptakan oleh pemimpin. Adanya sistem kerja yang didasari oleh kerjasama dalam tim. Seorang pimpinan Manajemen selalu mendambakan pembaharuan. Dengan demikian kehidupan organisasi selalu dalam pengendalian pimpinan dalam arti semua sudah dapat diperhitungkan sebelumnya.

kejujuran.ngejutkan dan menimbulkan kepanikan dalam organisasi. Namun demikian ka-rakter dan budaya organisasi itu hanya akan tumbuh dan berkembang bila iklim organisasi itu menunjang. dan sebagainya. Pimpinan dalam Manajemen dianjurkan melakukan pem-bandingan dengan organisasi lain. Pemimpin Manajemen tidak berusaha memusatkan kepemimpinan pada dirinya. kepelayanan. Nilai-nilai yang merupakan bagian dari budaya organisasi itu harus menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku dalam organisasi. Sikap dan perilaku organsasi yang cenderung menim-bulkan rasa senang dan puas pada fihak pelangganpelanggannya perlu dibina oleh pimpinan. Programprogram pelatihan. Atau pimpinan yang selalu berusaha berperilaku sedemikian rupa hingga dapat menjadi model yang selalu dicontoh oleh orang-orang lain. Oleh karena itu SDM harus selalu mendapat perhatian yang besar dari pimpinan Manajemen dalam arti selalu diupa-yakan untuk lebih diberdayakan agar kemampuan-kemampuannya selalu meningkat dari waktu ke waktu. Tindakan yang reaktif biasanya sudah terlambat atau setidaknya sudah sempat menimbulkan kerugian atau akibat negatif lainnya. tetapi akan menyebarkan kepemimpinan itu pada orang-orang lain. Artinya mutu tentang segala sesuatu itu sifatnya relatif. Karakter suatu organisasi tercermin dari pola sikap dan perilaku orang-orangnya. dan hanya me-nyisakan pada dirinya . Oleh karena itu pimpinan Manajemen selalu harus menyadari adanya persaingan dan berbicara tentang itu dengan orangorang dalam organisasinya. pendidikan dan lain-lain kegiatan yang bersifat memberdayakan SDM harus dilembagakan dalam arti selalu direncanakan dan dilaksa-nakan bagi setiap orang secara bergiliran sesuai keperluan dan situasi Bila berbicara tentang mutu tentu akan terlintas adanya mutu yang tinggi dan mutu yang rendah. Manajemen dikembangkan untuk memenangkan persaingan. Usaha ini hanya akan berhasil kalau organisasi itu mampu berkinerja yang mutunya lebih tinggi dari organisasi lain. Misalnya dalam lembaga pendidikan perlu dikembangkan budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai belajar. Ini persaingan. Setiap organisasi berusaha mendapatkan pelanggan yang lebih banyak dan yang berciri lebih baik. Demikian pula budaya organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai tertentu yang relevan dengan mutu yang diinginkan oleh organisasi itu juga perlu dibina. Sudah dikatakan sebelumnya bahwa orang adalah sumberdaya yang paling utama dan paling berharga dalam setiap organisasi. Kegiatan ini disebut benchmarking. Pimpinan Manajemen selalu berusaha menya-mai mutu kinerja organisasi lain dan kalau bisa bahkan berusaha melampaui mutu organisasi lain. berarti pmpinan itu berbicara tentang persaingan. Misalnya dengan menciptakan dan melaksanakan sistem penghargaan yang mendorong orang untuk bekerja dan berprestasi lebih baik. Setidaknya begitulah pengertian mutu menurut Manajemen. bukan absolut. Bila dikatakan bahwa kinerja suatu organisasi itu tinggi tentu karena dibandingkan dengan mutu organisasi lain yang kenyataannya lebih rendah. Bila pimpinan berbicara tentang mutu organisasi lain dan kemudian ingin menyamai atau melebihi mutu organisasi lain itu. Olah karena itu pimpinan juga harus selalu membina iklim organisasinya agar kon-dusif bagi tumbuh dan berkembangnya karakter dan budaya organisasi tadi. Dengan kemampuan yang meningkat itulah SDM itu dapat diharapkan untuk mening-katkan mutu kinerjanya. membandingkan mutu organisasinya dengan mutu organisasi lain yang sejenis.

Kondisi semacam ini tentu saja akan tercapai melalui penerapan Manajemen yang baik dan benar. atau bekerja dengan biaya lebih rendah tetapi dengan hasil yang lebih baik. 1. 2. Perbaikan mutu pada awalnya mungkin memerlukan dana. Kepemimpinan yang dimaksudkan adalah pengambilan keputusan dan pengaruh pada orang lain. meski inipin tidak selalu harus demikian.nisasinya untuk meningkatkan mutu kinerjanya. Dengan demikian ketergantungan organisasi pada pimpinan akan sangat kecil. dan makin kuatlah dorongan yang diberikan kepada orang-orang dalam orga. Ini berarti penghematan dari cara-cara sebelumnya. dan setelah melalui proses pembinaan yang panjang. Cara Berfikir Kelompok Pimpinan tentang Mutu Dari pengalaman organisasi-organisasi yang telah menerapkan Manajemen dapat ditarik pelajaran bahwa agar organisasi itu berhasil dalam meningkatkan mutu kinerjanya secara terusmenerus diperlukan adanya kelompok pimpinan atau manajemen yang memiliki cara berfikir tentang mutu yang berbeda dengan cara berfikir pimpinan organisasi yang tidak menerapkan MMT. dan lainnya yang bersifat operasional atau bersifat teknis disebarkan kepada orang-orang lain sesuai dengan kedudukan dan tugasnya. dalam arti makin baiklah suasana kerja yang kondusif untuk terciptanya mutu. Pekerjaan adalah sistem terpadu dari beberapa proses. Cara berfikir semacam itu berbeda dengan cara berfikir konvensional yang biasa mengatakan bahwa perbaikan mutu selalu memerlukan uang dan waktu. sebab untuk mencapai mutu yang lebih baik mungkin diperlukan pelatihan bagi orang-orang tertentu. Sesudah investasi awal itu kemudian tidak diperlukan lagi penge-luaran ekstra. sehingga akhirnya akan menjelma menjadi pola tindak yang normatif dari semua unsur pimpinan. Kesepuluh hal tersebut perlu dihayati dan di-praktekkan oleh semua pimpinan . Pengambilan tentang kebijaksanaan organisasi tetap ditangan pimpinan-atas. MMT diterapkan untuk jangka panjang. . Makin banyak dari kesepuluh ciri itu yang diterapkan oleh pimpinan Manajemen semakin baiklah mutu kepemimpinannya. dan perbaikan mutu tidak untuk sesaat tetapi untuk seterusnya dan selamanya. Perbaikan mutu menghemat waktu dan uang. tetapi sebagian besar dari orang-orang dalam organisasi itu memiliki kemandirian yang tinggi. atau memerlukan perbaikan peralatan dan fasilitas kerja. tetapi tidak selalu harus demikian. bahkan dalam jangka yang agak panjang perbaikan mutu itu malah akan menghasilkan penghematan uang dan waktu. E. Tujuan utama diterapkannya MMT selain memuaskan pelanggan adalah efisiensi. Dalam banyak hal bahkan pengambilan keputusan itu diserahkan kepada tim atau kelompok kerja tertentu. dari yang tertinggi sampai yang terrendah.yang memang harus dipegang oleh seorang pimpinan. Berikut ini butir-butir yang menggambarkan cara berfikir pimpinan MMT tentang mutu.

Oleh karena itu cara kerja yang berupa prosedur dan proses kerja menjadi sangat penting untuk menghasilkan kinerja yang bermutu. Mutu menyatu dengan cara kerja dari awal. tetapi mereka harus bekerjasama. Pekerjaan betapapun besar dan banyaknya bila tanpa kualitas tidak ada artinya. serta memiliki banyak orang yang bekerja di dalam-nya. Jadi agar suatu perguruan tinggi bermutu. maka bisa ditempuh cara bertahap. semua bagian.Persepsi semacam ini jelas sangat berbeda dengan cara berfikir kovensional yang melihat pekerjaan tidak sebagai suatu sistem yang terpadu tetapi sebagai rangkaian peristiwa. 4. Mutu dapat dicapai melalui pelatihan yang lebih baik bagi karyawan yang telah ada plus kepemimpinan yang bermutu. semua fungsi dan semua pekerjaan perlu diupayakan agar bermutu sebagai satu sistem. yang dengan cermat dipilih jenis-jenis pekerjaan mana yang secara strategis perlu ditingkatkan mutunya lebih dahulu. 3. Mutu hasil kinerja yang berupa barang atau jasa adalah hasil dari cara kerja yang diterapkan dalam pekerjaan. Tidak cukup bila hanya salah satu atau beberapa bagian saja yang bermutu. 5. sebab hasil akhir dari perguruan tinggi itu adalah totalitas dari pekerjaan semua bagian dan semua orang itu. Jika orang melihat pekerjaan sebagai suatu sistem yang terpadu berarti masih tetap mengakui adanya bagian-bagian dari pekerjaan yang terpisah. Mutu barang atau jasa bukan sekedar hasil dari pemeriksaan pada akhir proses kerja. namun bagian-bagian itu tetap berkaitan satu dengan lainnya dan memiliki hubungan saling mempengaruhi dan saling bergantung (interdependent). saling melayani. Ini berarti bahwa kualitas atau mutu pekerjaan lebih penting dari kuantitas atau jumlah. Dalam dunia pendidikan hal itu jelas sekali. Jelas mereka tidak cukup hanya dengan bekerja sendiri-sendiri secara terpisah. Semua karyawan dapat diharapkan meningkatkan mutu . Bahkan mutu pekerjaan satu bagian sering sangat tergantung pada mutu pekerjaan bagian lain yang merupakan masukan bagi bagian yang pertama. Salah satu kunci penting untuk keberhasilan meningkatkan mutu secara berkelanjutan adalah pelatihan yang relevan dan efektif. Suatu perguruan tinggi memiliki banyak dosen dan mahasiswa tetapi yang pada umumnya tidak bermutu sebenarnya tidak banyak artinya bagi perguruan yang mendambakan perguruan yang bermutu. Namun dalam implementasinya bila tidak mungkin meningkatkan semua jenis pekerjaan secara simultan. Prosedur dan proses kerja sejak awal hingga akhir perlu dirancang dan ditentukan sedemikian rupa hingga menjamin tercapainya mutu kinerja yang baik seperti yang diinginkan untuk dapat memu-askan semau pelanggannya. Pendidikan yang tidak bermutu betapapun banyaknya lulusan yang dikeluarkan kiranya tidak ada artinya bagi kemajuan suatu bangsa dan negara. tolong menolong. memiliki banyak jenis pekerjaan dan kegiatan. berinteraksi satu sama lain. Perguruan tinggi memiliki bagian-bagian atau unit-unit. melainkan menyatu dengan cara kerja dari awal hingga akhir.

jasa dan/atau orang) yang dipasok oleh orang lain. Jadi jangan pernah berhenti berusaha meningkatkan mutu kinerja. Dalam bidang pendidikan tinggi. Tanpa memper-timbangkan . mahasiswa adalah masukan yang dipasok oleh lembaga-lembaga pendidikan menengah. Mutu kinerja organisasi itu dipengaruhi oleh mutu masukannya. yang dalam jangka yang agak panjang akan bisa mencapai mutu yang sempurna.kinerjanya bila telah mendapatkan pelatihan yang tepat. Inipun pada waktunya dapat disempurnakan lagi sehingga sebenarnya usaha perbaikan mutu tidak pernah ada akhirnya. maka para pemasok itu sulit diharapkan mau memasok masukan yang bermutu. Sudahkah perguruan tinggi memperlakukan sekolah-sekolah menengah itu sebagai mitra kerjanya? 9. 7. dan karena itulah mereka dikatakan merupakan bagian integral dari organisasi. demikian pula semua pemimpin dapat memimpin penyelenggaraan MMT dengan berhasil bila mendapatkan pelatihan un-tuk itu. Jadi para pelanggan (eksternal) itu sejak awal diharapkan memberi masukan kepada organisasi. Mutu berarti perbaikan yang berkelanjutan. 8. Mutu yang cukup hanyalah bila semua pekerjaan menghasilkan yang terbaik. Mengapa demikian ? Karena sejak awal pekerjaan organisasi itu direncanakan antara lain dengan mempertimbangkan kebutuhan-kebu-tuhan dan harapan-harapan pelanggan. Para pemasok adalah mitra kerja. Jadi tidak benar bahwa mutu kinerja itu tidak ada kaitannya dengan pemasok. Di bidang pendidikan dan akademis standar mutu itu jelas selalu bergerak ke atas dan harus selalu dikejar. Pimpinan konvensional berfikir kalau 90% peker-jaan sudah baik adalah sudah cukup. selalu dapat ditingkatkan. Kedua cara berfikir itu tidak perlu dianggap berbeda bila pekerjaan dibagi-bagi menjadi beberapa tahapan dan untuk setiap tahap ditentukan tujuannya yang selalu meningkat dari awal sampai akhir. Kalau organisasi itu memperlakukan para pemasok sebagai mitra kerjanya. Cara berfikir semacam itu berbeda dengan cara berfikir konvensional yang mengatakan bah-wa untuk mendapatkan mutu perlu (perekrutan) karyawan yang lebih baik. 6. Mutu se-macam itu memang tidak mungkin dicapai dengan sekali usaha tetapi melalui usaha yang terus menerus yang setiap kali diusahakan bisa mencapai perbaikan sedikit demi sedikit. Sebaliknya bila pemasok itu diperlakukan sebagai pesaingnya atau lawan usahanya. Pekerjaan dalam suatu organisasi selalu bersifat mengolah atau memroses masukan (barang. Pelanggan adalah bagian integral dari organisasi. Ini adalah cara berfikir sebagai kelanjutan dan konsekuensi pemikiran tersebut pada butir ke-6 di atas. Ini berbeda dengan konsep management by objective yang mengartikan mutu sebagai pencapaian tujuan yang ditentukan sebelumnya. Mutu memang tidak berbatas. ia dapat mengharap mendapatkan mutu pasokan (masukan) yang baik.

dan kalau kinerja sudah sesuai standar maka bereslah segalanya. Manajemen diterapkan dalam organisasi yang melihat tugas organisasinya tidak sekedar melaksanakan tugas rutin. Cara berfikir seperti digambarkan pada sembilan butir di atas sangat perlu untuk diadopsi oleh para pimpinan yang organisasinya menerapkan Manajemen untuk selalu bisa menggerakkan orang-orang dan organisasinya meningkatkan mutu kerjanya secara berkelanjutan. KESIMPULAN Pemimpin adalah inti dari manajemen. Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin. tetapi bedanya standar ini bersifat dinamis. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuannya jika ada pemimpin. mengkoordinasi. Definisi itu mengandung dua pengertian pokok yang sangat penting tentang kepemimpinan. Manajemen juga mengenal standar kinerja. mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasanalasannya.kebutuhan dan harapan para pelanggan. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama. dan bukan sebagai orang-orang luar yang akan ditawari produk kerja organisasi. agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. SARAN . B. tidak pernah diketahui apakah hasil kerja itu akan bisa memuaskan pelanggan atau tidak. Sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan mutu secara berkelanjutan. Jadi agar organisasi dapat merencanakan kerja yang bermutu perlu para pimpinan organisasi itu melihat para pelanggan sebagai bagian integral dari organisasi. Kepemimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya. Untuk menerapkan Manajemen dalam suatu organisasi diperlukan adanya kepemimpinan yang ciri-cirinya berbeda dengan kepemimpinan yang tidak untuk meraih mutu. yang sama saja dari hari ke hari berikutnya. Cara berfikir tentang mutu semacam itu akan menjadi bagian dari kepribadian pemimpin yang mendambakan mutu. BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin. artinya standar itu selalu bisa ditingkatkan. Semua sudah ditentukan standarnya. Untuk itu Manajemen memerlukan kepemimpinan yang mempu-nyai ciri-ciri yang agak khusus seperti yang akan dibahas berikut ini. yaitu Mempengaruhi perilaku orang lain. Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.

2001.Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. Pengambilan tentang kebijaksanaan organisasi tetap ditangan pimpinan-atas. tetapi akan menyebarkan kepemimpinan itu pada orang-orang lain. Brown steven. Van Fleet. Jakarta http://artikelrande. Kualitas kepribadian seseorang berbanding lurus dengan integritas dirinya. Karakteristik seorang pemimpin didasarkan pada prinsip-prinsip belajar seumur hidup. 1998. 1973. Yadi. Kepemimpinan yang dimaksudkan adalah pengambilan keputusan dan pengaruh pada orang lain. dan lainnya yang bersifat operasional atau bersifat teknis disebarkan kepada orang-orang lain sesuai dengan kedudukan dan tugasnya DAFTAR PUSTAKA James K. Cendekia Informatika. mengkoordinasi. 22 Manajemen Kepemimpinan.blogspot. Jakarta:Mitra Usaha Purwanto.</p> Integritas Diri By Ahmad Dawamul Muthi Menurut saya integritas merupakan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. dan hanya me-nyisakan pada dirinya yang memang harus dipegang oleh seorang pimpinan.com/2010/07/manajemen-kepemimpinan_6811. Maka untuk menjadi seorang pemimpin haruslah mempunyai pengetahuan dan jiwa pemimpin Pemimpin Manajemen tidak berusaha memusatkan kepemimpinan pada dirinya. berorientasi pada pelayanan dan membawa energi positif. Manajemen Kepemipinan. Jakarta: Profesional Books <p>Your browser does not support iframes. . makalah: Manajemen PT.html W. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama.

maka godaan untuk terus melanjutkan praktik perusakan integritas diri akan terus berlanjut. sedangkan dirinya sendiri tidak melakukannya. dan Mulai dari sekarang. Teringat perkataan AA Gym yang menjadi sangat logis jika beliau mengatakan prinsip 3M: Mulai dari diri sendiri. Atasan kepada bawahan juga harus menjaga wibawanya dengan tidak serta merta memberikan instruksi yang ternyata dirinya sendiri belum melakukannya. Jika kita meyakini hukum sebab akibat maka dengan sendirinya kita terdorong untuk terus memperbaiki diri sendiri dahulu sebelum memimpin atau mendidik orang lain. Sekali saja diri ini merusak integritas. Saya sangat setuju dengan konsep memperbaiki diri yang diutarakan AA Gym tersebut. maka antara bawahan dengan atasan akan terjadi perasaan saling tidak percaya. Jika ternyata ketika telat bertepatan dengan diundurnya suatu agenda sehingga kita menjadi tidak terhitung telat bagaimana?Apakah kita bisa dikatakan tetap memiliki integritas? Jawabnya ya. Orang tua dalam mendidik anak sering mengalami kesulitan. Kita telah diberikan . dalam hal ini integritas dapat dikatakan juga sebagai wibawa. Mulai dari Hal yang kecil. Anda tetap memiliki integritas tetapi perlu diingat dalam hal ini Anda hanya “terlihat” memiliki integritas di mata orang lain tetapi tidak kepada diri sendiri. Dikarenakan kita akan memberikan kompromi sedikit demi sedikit kepada diri yang akan berdampak semakin buruk kepada integritas diri kedepannya. Jika hal seperti ini terus terjadi. tidak akan pernah tereksekusi untuk diwujudkan. di depan tv.Seseorang yang memiliki visi besar tanpa integritas. Ketika terlambat sebenarnya kita sedang menghancurkan integritas diri kita sendiri. Anak akan melihat orang tua hanya bisa menyuruh saja. Sebagai contoh: orang tua berusaha mendidik anak agar dapat makan di meja makan. mungkin permasalahannya ialah orang tua belum memberikan teladan terlebih dahulu kepada anak sehingga anak belum melihat teladan yang baik dari orang tua. atau bahkan di kamar. tetapi fakta yang sering terjadi justru bawahan yang menunggu atasannya datang baru rapat dimulai. seperti: memberlakukan peraturan bawahan tidak boleh datang telat dalam rapat yang telah dijadwalkan bersama. karena hukum sebab akibat senantiasa terjadi. Maka anak memandang orang tuanya tidak berwibawa. Jika kita tidak ingin mengalami kegiatan menunggu. Salah satu kegiatan yang paling membosankan adalah menunggu. maka jangan pernah membuat orang lain menunggu kita. maka akan kita rasakan juga. Seorang guru atau motivator dalam setiap kata yang diucapkannya bisa terasa sangat hambar. Oleh karenanya Allah berfirman dalam surat Al-Ahzab: 21 “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”. padahal dia sendiri makan sesuka hatinya terkadang di meja makan. maka visi tersebut hanya sekadar retorika belaka. tidak terasa pengaruhnya bagi yang mendengarkan jika semua yang dikatakannya ternyata belum pernah dilakukannya. Apa yang orang lain rasakan disebabkan oleh diri kita.

teladan yang terbaik dari panutan kita Rasulullah SAW, semoga kita termasuk dalam barisan umat beliau di akhirat kelak. Dapat disimpulkan dengan menjaga integritas diri dapat memberikan dampak bagi orang lain. Memperbaiki dari hal yang kecil, yaitu diri sendiri maka dapat memberikan teladan bagi lingkungan sekitar kita. Dimulai dari lingkungan yang kecil, yaitu keluarga akan dapat memberikan teladan bagi lingkungan yang lebih besar, yakni masyarakat. Lingkungan masyarakat dapat memberikan teladan bagi lingkungan aktivitas sehari-hari kita seperti tempat kita kerja. Sistem perbaikan terus bergerak seperti itu untuk saling memberikan teladan sampai kepada tataran yang terbesar, negara kita. Maka jika proses ini berjalan dengan baik, akan menjadi semakin nyata terlihat kebangkitan negara Indonesia ini. Mari kita menjaga integritas diri agar saling memberikan teladan yang baik kepada lingkungan sekitar kita, karena setiap kita adalah pemimpin minimal bagi diri kita sendiri. (3 Rajab 1431 H5 Juni 2011. Kelapa Dua, Depok) MEMBANGUN INTEGRITAS DIRI Kamis, 26 April 2012 MEMBANGUN INTEGRITAS DIRI Home next>>> Dalam kehidupan, sering kita mendengar apa yang di sebut integritas..... mudah sekali kalimat integritas itu di ucapkan dan dilontarkan namun untuk menjalankannya tidak semudah di ucapkan..... Kira-kira apa sebenarnya integritas itu, Menurut bahasa integritas merupakan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Kualitas kepribadian seseorang berbanding lurus dengan integritas dirinya. Seseorang yang memiliki visi besar tanpa integritas, maka visi tersebut hanya sekadar retorika belaka, tidak akan pernah tereksekusi untuk diwujudkan Seorang guru atau motivator dalam setiap kata yang diucapkannya bisa terasa sangat hambar, tidak terasa pengaruhnya bagi yang mendengarkan jika semua yang dikatakannya ternyata belum pernah dilakukannya. istilahnya kalo dalam bahasa jawa adalah " Jarkoni " ( iso ujar tapi ora iso nglakoni) Orang tua dalam mendidik anak-anaknya kadang mengalami kesulitan....., hal ini mungkin permasalahannya ialah orang tua tersebut belum pernah memberikan teladan terlebih dahulu kepada anak sehingga anak belum melihat teladan yang baik dari orang tua..... Anak akan melihat orang tua hanya bisa bicara saja, sedangkan dirinya sendiri tidak melakukannya. Maka ada kemungkinan anak tersebut memandang orang tuanya kurang berwibawa.......dalam hal ini integritas dapat dikatakan juga sebagai wibawa. Sebagai contoh: orang tua berusaha mendidik anak agar dapat makan di meja makan, padahal dia sendiri makan sesuka hatinya terkadang di meja makan, di depan tv, atau bahkan di kamar. Seorang motivator meminta kepada orang yang diberi motivasi untuk bertindak jujur, berperilaku yang baik, menjaga sikap, menjaga wibawa, menjaga ucapan dan harga dirinya, atau menjalankan pekerjaan dengan sepenuh hati tetap fokus pada pekerjaan, namun actualnya seorang motivator tersebut malah bertindak sebaliknya....maka motivasi yang diberikan tidak bisa mengenai sasaran. dan situasi menjadi kurang kondusif... muncul rasa saling tidak percaya sehingga motivasi yang diberikan menjadi sia-sia dan tidak mengenai sasaran....... Sekali saja diri kita merusak integritas maka godaan untuk terus melakukan praktik perusakan integritas akan terus berlanjut, dikarenakan kita akan memberikan kompromi sedikit demi sedikit kepada diri yang akan berdampak semakin buruk kepada integritas diri kedepannya.....memang melihat kelemahan orang lain lebih mudah dari pada melihat kelemahan dari diri sendiri. Didalam suatu organisasi

kecil misalnya apabila anggota komunitasnya sulit diatur atau diarahkan, biasanya pemimpinnya sudah memberikan contoh terlebih dahulu untuk sulit diatur dan diarahkan. Dalam mengarahkan sesuatu, kita bukan hanya sebagai pengamat, memberikan komentar saja namun perlu juga lepaskan baju sebagai pengamat untuk terjun membantu apa yang menjadi kesulitan dalam team. Jika kita meyakini hukum sebab akibat tersebut maka dengan sendirinya kita terdorong untuk terus-menerus memperbaiki diri sendiri dahulu sebelum memimpin, mendidik, mengarahkan ataupun memberikan motivasi kepada orang lain. Teringat perkataan seseorang tokoh yang menjadi sangat logis yaitu prinsip 3M: prinsip yang pertama adalah Mulai dari diri sendiri, prinsip yang kedua adalah Mulai dari Hal yang kecil, prinsip selanjutnya adalah Mulai dari sekarang. Dapat disimpulkan dengan menjaga integritas diri, maka kita akan dapat memberikan dampak bagi orang lain. Memperbaiki dari hal yang kecil, yaitu diri sendiri maka dapat memberikan teladan bagi lingkungan sekitar kita. Dimulai dari lingkungan yang kecil, yaitu keluarga akan dapat memberikan teladan bagi lingkungan yang lebih besar, yakni masyarakat. Lingkungan masyarakat dapat memberikan teladan bagi lingkungan aktivitas sehari-hari kita seperti tempat kita kerja. Sistem perbaikan akan terus bergerak seperti itu untuk saling memberikan teladan sampai kepada tataran yang terbesar dalam organisasi kita. Maka jika proses ini berjalan dengan baik, akan menjadi semakin nyata terlihat kemajuan. Mari kita bersama-sama saling menjaga integritas diri agar saling memberikan teladan yang baik kepada lingkungan sekitar kita, lingkungan pekerjaan kita, Lingkungan organisasi kita menuju tujuan ataupun goalgoal yang harus kita capai bersama-sama. Karena setiap dari kita adalah Pemimpin minimal bagi diri kita sendiri. Walaupun kita tidak harus punya jabatan. (The Leader who has no Tittle) Sumber: http://dianwisata.blogspot.com/2012/04/membangun-integritas-diridalam.html#.USIie1aWSF4 Konten adalah milik dan hak cipta dianwisata.blogspot.com

INTEGRITAS
Integritas dalam bahasa saya adalah jati diri. Integritas adalah cara kita memandang atau menilai diri kita sendiri. Siapakah saya menurut diri saya sendiri. Integritas inilah yang membuat tiap – tiap orang berbeda. Masing – masing mempunyai penilaian sendiri mengenai diri mereka. Ada yang menganggap dirinya baik, ada juga yang menganggap bahwa dirinya benar. Tetapi tidak ada yang menganggap bahwa dirinya jahat, kejam, penipu, sadis, atau raja tega. Yang ada adalah orang lain yang memandang mereka jahat, kejam, penipu, sadis dan raja tega.

Jadi, ada dua sudut pandang mengenai seorang manusia. Yang pertama adalah dari sudut pandang diri kita sendiri. Berikutnya dari sudut pandang orang lain, dan ini saya sebut sebagai imej. Bagaimana orang lain memandang kita, atau siapakah saya menurut pandangan orang lain. Lalu, mana yang benar. Integritas atau imej kita ? Manakah jati diri kita sebenarnya ? Mana yang lebih penting ? Susah sekali untuk menjawab pertanyaan ini. Karena kedua – duanya penting bagi kita. Tetapi integritas dan imej seringkali bertentangan, satu benar dan satu salah. Jika integritas benar, berarti orang lain salah menilai kita. Pertanyaan berikutnya yang muncul dalam kepala saya adalah mengapa orang bisa salah menilai kita ! Hmm...berarti saya harus tahu cara orang lain menilai kita. Atas dasar apa ? Dan bagaimana ? Fakta dan kata-kata Inilah pertamakali dinilai orang. Apakah omongan atau kata – kata kita sesuai dengan perbuatan kita. Jika kata – kata kita sesuai dengan realita yang terjadi, maka orang memberi kita nilai positif. Sebaliknya jika bertentangan maka nilanya adalah negatif. Waktu Manusia memang berubah. Berubah menjadi baik atau kebalikannya. Yang bisa menilai adalah waktu. Ming (rekan kerja saya di EO) yang saya kenal 8 tahun yang lalu tetap sama hingga hari ini. Berarti dia mempunyai integritas.

INTEGRITAS SEBAGAI MANUSIA Integritas adalah nilai – nilai yang kita percayai, kita yakini, kita perjuangan, kita pegang. Dan teman – teman kita mengenal kita berdasarkan integritas ini. Semakin kuat integritas kita,

semakin besar kepercayaan mereka kepada kita. Dan kepercayaan adalah syarat untuk hidup di dunia ini. Salah satu nilai yang saya pegang dalam hidup saya adalah kejujuran dan kesetiaan. Apa yang saya katakan itulah keadaan yang sebenarnya dan selengkapnya, dan teman – teman saya menilai diri saya sebagai orang yang jujur. 8 Tahun yang lalu, si Ming tahu kalau saya orangnya lurus...dan saat ini juga dia menilai saya sebagai orang yang sama seperti 8 tahun yang lalu. Imej Ming sesuai dengan integritas saya. Dan saya senang karena saya bisa mempertahankan integritas saya. Saya seorang manusia, dan saya dikenali karena saya mempunyai jati diri. Nama saya Wapan, ciri – ciri saya jujur dan setia. Jika orang lain membicarakan saya, maka mereka membicarakan ciri – ciri saya. Jika sama, berarti mereka membicarakan seorang manusia yang sama. Itulah integritas kita sebagai manusia. Jati diri kita.

INTEGRITAS YANG BERGOYANG Integritas tidak muncul dalam sehari. Integritas dibentuk oleh waktu, dan dimulai waktu kita mengenal benar dan salah. Kabar buruknya....integritas selalu bergoyang – goyang. Karena saya baru belajar mengenai online Forex, maka saya pingin menganalogikan kasus ini dengan Forex. Ha...ha...ha....sekalian mengingat – ingat kembali pelajaran dari guru saya.

TEORI SUPPORT DAN RESISTANCE Pergerakan mata uang, entah itu naik atau turun, selalu berada di kisaran titik support dan titik resistance. Titik support adalah titik terendah dari pergerakan mata uang hari itu. Titik resistance adalah titik tertinggi dari pergerakaan mata uang. Jika mata uang bergerak naik maka selalu berada di bawah titik resistance, sebaliknya jika bergerak turun maka selalu berada di atas titik support.

Lalu, teori berikutnya mengatakan bahwa jika pergerakan mata uang menembus titik support (S) atau titik resistance (R) maka dia akan bergerak menembus titik S & R level berikutnya. Lalu kemudian stabil tergantung kekuatan pasar. Titik support yang tertembus akan menjadi titik resistance berikutnya, demikian pula dengan titik resistance yang tertembus akan menjadi titik support level baru. Demikian pula dengan integritas kita! Tiap hari integritas kita naik dan turun. Yang menjadi titik support dan resistancenya adalah titik benar dan titik salah. Kadang kita bergerak melawan integritas kita, tetapi sering juga bergerak mengikuti integritas kita. Teori berikutnya mengatakan bahwa jika kita sudah menembus titik pertama maka kita juga akan menembus titik kedua, ketiga, dst. Lalu kemudian stabil sesuai dengan kekuatan pasar. Jika perjalanan atau keputusan kita sesuai dengan integritas kita, atau menembus titik benar, maka kita akan menembus titik benar berikutnya...sehingga semakin lama integritas kita akan semakin kuat. Sebaliknya jika titik salah yang kita tembus, maka kita akan menembus titik salah beriktunya....dan akhirnya kita kehilangan integritas atau jati diri kita. Sesuai dengan kekuatan pasar ? Kalau berhubungan dengan integritas, maka kekuatan pasar yang saya maksud di sini adalah konflik internal antara hati nurani dengan nafsu. Antara baik dan jahat, benar dan salah. Mana yang lebih dominan, yang lebih kuat ?

INTEGRITAS ADALAH PILIHAN Salah satu, atau mungkin bisa saya katakan hadiah terbesar Tuhan kepada kita adalah pilihan. Kita bisa memilih....iya saya katakan sekali lagi...kita bebas memilih, tanpa paksaan, tanpa tekanan, tanpa pertimbangan siapa – siapa selain diri kita sendiri untuk memilih yang terbaik

Tuhan yang tahu hal ini. suasana hati. Sesungguhnya Sedang Berkata Bahwa Diri Anda Sangat Lemah Dan Tidak Pantas Untuk Menerima Tanggung Jawab Yang Lebih Besar.”~Djajendra “Orang-Orang Dengan Integritas Pribadi Yang Tinggi Dan Kemampuan Moral Untuk Menjalankan Etika Dengan Sempurna. nilai-nilai kehidupan positif sebagai sistem pendukung moral yang kuat.. Jika kita memilih A. Yang diketahui Tuhan adalah: a. d.. Jadi.” ~ Djajendra Ketika seseorang tidak merasa memiliki harga diri. maka dia sangat berpotensi untuk hidup dengan integritas pribadi yang tinggi. Yang saya ketahui (selain kemaha tahuan Tuhan) adalah keadilanNya.ada upahnya looh! Dan yang bayarin kita adalah Tuhan pencipta semesta ini INTEGRITAS ADALAH PILIHAN BUKAN KEWAJIBAN DAN ETIKA ADALAH KEWAJIBAN BUKAN PILIHAN INTEGRITAS ADALAH PILIHAN BUKAN KEWAJIBAN DAN ETIKA ADALAH KEWAJIBAN BUKAN PILIHAN “Anda Yang Suka Menyalahkan Sistem Dan Realitas Atas Kurang Berintegritasnya Diri Anda.. Dan sebaliknya.tetap maju. Tuhan tidak tahu langkah mana yang akan kita pilih. Akan Memiliki Keselarasan Luar Dalam Untuk Menjalani Kehidupan Berkualitas Yang Etis. Jati diri . A atau B. ucapan. c. maka hasil berikutnya adalah L Demikian seterusnya. atau juga nilai-nilai kehidupan positif. Integritas pribadi seseorang menyampaikan arti keutuhan dan kekuatan dari jati diri yang asli. e.bagi diri kita sendiri.untuk teman – teman yang berjuang untuk tetap berintegritas di tengah dunia ini. yaitu C dan D Jika kita memilih B... Artinya.. seseorang dengan harga diri yang tinggi. dan kemampuan dirinya hidup dalam keseimbangan pribadi dan sosial yang kuat. tindakan. yaitu Y dan Z Jika kita memilih A lalu C. tetapi Tuhan tahu hasil akhir setiap langkah yang akan kita pilih.. dan sikap. Jika kita mempunyai pilihan A dan B.. maka akan ada pilihan berikutnya. maka akan ada pilihan berikutnya... rasa syukur dengan keadaan keuangan. maka hasil berikutnya adalah K Jika kita memilih A lalu D. maka Tuhan tidak tahu mana yang akan kita pilih. Saya tidak tahu pilihan anda. Apakah anda memilih mempertahankan integritas anda atau membiarkan nafsu anda mengubah jati diri anda. b. Integritas yang kita pertahankan dengan hidup kita akan dibalas setimpal sesuai dengan perjuangan kita. maka dia sangat berpotensi untuk bertindak dan bersikap tanpa integritas. tidak ada kepalsuan dari pikiran. persahabatan. stabilitas keuangan. Mari saya perjelas pemikiran saya.

djajendra-motivator. untuk kehidupan profesional di tempat kerja. Untuk itu. Anda yang mampu mengembangkan standar integritas pribadi yang tinggi pasti akan menjadi pribadi teladan. Dan pada umumnya. objektifitas. ketergantungan. politik. untuk berperilaku secara konsisten dengan standar nilai-nilai yang menjadi dasar dari integritas. Jadi. Sering sekali realitas kehidupan sosial. kedermawanan. kehormatan. yang memberdayakan kepribadian dan karakter mereka. kemanusiaan. kepedulian. Perilaku kerja yang etis akan mendorong kesempurnaan integritas pribadi. yang selalu berpotensi untuk mentransfer prinsip-prinsip kehidupan yang penuh integritas. Integritas pribadi adalah dasar bagi implementasi etika perilaku dan etika bisnis yang sempurna. politik. kesetiaan. maka kekuatan di luar diri bisa saja tidak memiliki integritas. Integritas pribadi selalu akan diuji oleh realitas sosial. dan kebijaksanaan. hukum. anti manipulasi. haruslah diikuti dengan kemampuan untuk memperkuat integritas pribadi. dan ekonomi kepentingan. kebaikan. Oleh karena itu.com About these ads . menghormati pandangan yang berbeda dengan integritas pribadi untuk kemanusiaan dan cinta. kejujuran. ekonomi selalu mempersembahkan integritas yang sangat miskin dan lemah. Mengingat integritas pribadi adalah sesuatu yang dihasilkan dari dalam diri. Anda wajib memiliki keberanian agar dapat mengalahkan tantangan dari realitas integritas di luar diri. Hubungan yang saling memperkuat antara integritas dan etika. Dampaknya. Etika itu sendiri adalah sebuah sistem eksternal melalui aturan. anti kolusi. prinsip-prinsip inti dari integritas adalah nilai-nilai kehidupan yang membawa makna untuk kebajikan. integritas pribadi yang kuat harus menjadi sangat bermoral dan berkualitas tinggi. diri yang unggul dengan integritas pribadi adalah diri yang secara internal pribadi telah memiliki sebuah sistem kejujuran diri sendiri terhadap nilai-nilai yang diyakini. kedewasaan. dan kode etik. dan Anda harus dapat menjadi pribadi yang dibutuhkan banyak orang untuk mengekspresikan kejujuran. maka orang-orang dengan integritas tinggi akan memiliki kepatuhan sempurna terhadap etika bisnis dan kode etik. yang lemah dan tak berdaya.selalu konsisten bertindak dengan integritas diri untuk melakukan apa yang benar melalui kejujuran diri sendiri. maka saat ada ujian dari luar diri. anti korupsi. anti kekerasan. Orang – orang yang hidup dengan integritas pribadi yang kuat adalah mereka yang dipandu oleh seperangkat prinsip inti. akan menjadi dasar yang sangat kuat untuk menghasilkan kehidupan kerja yang harmonis dalam kinerja maksimal. Untuk training hubungi www. kasih sayang. Bila integritas dilengkapi dengan panduan etika yang unggul dan konsisten. Integritas adalah apa yang menyediakan nilai kehidupan dari dalam diri untuk mengubah kesadaran ke dalam tindakan. saat panduan etika bisnis dan kode etik perilaku kerja diterapkan. keadilan. kepercayaan. diri akan memiliki kekuatan untuk membangkitkan keberanian agar memenangkan integritas pribadi dari ujian realitas sosial. anti nepotisme. Keberanian Anda untuk menerima tanggung jawab pribadi.

bahkan inter-relasional. Patut digarisbawahi independensi (politik) bukanlah sesuatu yang given hadir. bukan semata karena independensi (politik) personal itu sendiri tidak relevan lagi. Sejumlah pejabat yang berlatar belakang Partai Politik (Parpol). Dalam Pilkada kita menemukan kandidat perseorangan/independen lebih banyak yang kalah daripada menang. Hal itu tertuang dalam salah satu bagian revisi UU 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu yang baru saja disahkan. dan berintegritas menjalankan tugasnya. kuatnya pragmatisme politik telah membuat independensi (politik) mengalami krisis akut. yakni tetap eksploitatif dan koruptif. dalam berbagai bentuk. tak sedikit kalangan dan institusi yang seharusnya independen namun belakangan justru sangat dependen dan partisan ketika berinteraksi dengan ruang kekuasaan politik formal. (Nyaris) tidak ada lagi perbedaan yang signifikan antara mereka yang „independen‟ dengan mereka yang „tidak independen‟. jelas bukanlah logika politik yang tepat dan cerdas. Namun menjadikan fenomena yang faktual tersebut sebagai alibi dan justifikasi bagi Pemerintah dan DPR untuk „mengeliminasi‟ independensi (politik) personal dalam persyaratan anggota penyelenggara Pemilu. Terjadinya krisis independensi (politik). Krisis Independensi (politik) terjadi karena memang ia (by design) dibuat tidak relevan. Independensi (politik) adalah sesuatu yang bersifat inter-personal. Sebagaimana telah disinggung di atas. ternyata terbukti tetap bisa „independen‟.Menyoal Independensi Pemilu (2014) Oleh : Benget Silitonga. dan bahkan tak sedikit yang menghianati independensinya dengan bergabung menjadi anggota parpol tertentu. Independensi (politik) adalah sesuatu yang berdimensi relasional. alias tidak independen. Mereka bukan hanya banyak yang kalah. Pemerintah dan DPR akhirnya menyepakati keterlibatan anggota Partai Politik dalam lembaga penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu). Sebagaimana diberitakan sejumlah media. Dalam praktik kekuasaan kita menemukan sejumlah pejabat berlatar belakang independen yang watak dan perilaku politiknya ternyata juga tidak beda dengan pejabat non independen. yakni tetap mengandalkan pendekatan mobilitatif daripada pendekatan transformatif. Di bagian lain. kredibel. Dengan kata lain Independensi (politik) hanya . krisis independensi (politik) sedang menjadi fenomena dalam panggung politik kita dalam aneka bentuk. bagaimanapun krisis independensi (politik) tidak bisa dilihat hanya dalam spektrum politik tunggal dan personal. Itu misalnya terjadi kinerja independensi lembaga survey politik yang belakangan menuai kritik dan polemik. Sementara sejumlah anggota penyelenggara Pemilu/KPU(D) yang berasal dari kalangan independen (non parpol) justru masuk bui dan terkena sanksi kode etik. Cara mereka (meraih kekuasaan) politiknya pun tidak berbeda dengan cara kandidat non independen yang dilawannya. Krisis independensi (politik) merujuk pada fenomena bahwa diffrensiasi (perbedaan khas) antara mereka yang menyebut diri independen dan non independen semakin tidak relevan lagi. Hal itu misalnya bisa ditemukan pada sejumlah kinerja Hakim Konstitusi yang berlatar belakang parpol di Mahkamah Konstitusi (MK). kesepakatan tersebut dilatari dinamika politik kontemporer yang makin banyak mempertontonkan krisis Independensi (politik). Setelah menjadi polemik yang cukup lama. Krisis Independensi (Politik) Sepintas kesepakatan tersebut memang terlihat rasional. Singkatnya. Sebab.

Independensi (politik) adalah salah satu . dan bahkan inter-relasional dalam struktur MK itu sendiri. Patut dicatat. anggota penyelenggara Pemilu berlatar independen namun kemudian menciderai dan bahkan menghianati independensinya. Permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini juga bukan lagi hanya pada nihilnya sanksi yang jelas dan berat bagi pelaku kejahatan Pemilu. struktur lembaga penyelenggara Pemilu harus didesain sedemikian rupa agar bisa memfasilitasi dan memproteksi independensi (politik) personilnya! Itu artinya. Dalam konteks itu. ironisnya justru menjadi promotor permisifitas politik. permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini justru sudah menghunjam „jantung‟ Pemilu itu sendiri yakni. Pemisifitas penyelenggaraan Pemilu kini bukan hanya pada level kepesertaan Pemilu dimana semua orang. Pemerintah dan DPR yang harusnya menghentikan permisifitas politik. peserta. yang memfasilitasi tumbuh kembangnya independensi (politik) personal. harus dicermati secara kritis dan lebih mendalam. Sebaliknya. Dengan kata lain. dan kekuatan asing yang berpotensi menciderai Pemilu. Respon terhadap krisis independensi (politik) seharusnya bermuara pada kesimpulan akan pentingnya penguatan independensi (politik) personal dengan memfasilitasi dan memperkuat independensi inter-relasional penyelenggara Pemilu. dengan hanya memenuhi syarat administratif verbal. fenomena krisis independensi (politik). atau struktur lembaga penyelenggara Pemilu itu sendiri. sekaligus melegitimasi syahwat politik mereka untuk masuk ke lembaga penyelenggara Pemilu 2014. mulai dari orang baik sampai dengan bandit. yang membuatnya tidak bisa diinfiltrasi penguasa. Sebab (hanya) dengan kesimpulan salah tersebutlah mereka (akan) memiliki legitimasi membunuh independensi lembaga penyelenggara Pemilu secara prematur dan sistemik. Celakanya. Seorang hakim konstitusi yang berlatar parpol namun bisa tetap independen bukan semata karena independensi (personal) yang dimilikinya namun justru karena ketersediaan independensi inter-personal. Independensi (politik) hanya mungkin lahir pada ketersediaan inter-relasi politik. bukan semata disebabkan independensi (personal)nya yang tidak relevan namun justru karena lemahnya independensi inter-relasi. Permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini juga bukan hanya pada rendahnya akuntabilitas dana kampanye peserta Pemilu. bisa menjadi kandidat. krisis independensi (politik) seharusnya menginspirasi Pemerintah dan DPR untuk memperkuat rancang bangun independensi struktural kelembagaan penyelenggara Pemilu. atau lazim disebut struktur politik.mungkin tumbuh bila ia dibuat relevan. lembaga penyelenggara Pemilu. independensi (politik) personal tidak relevan lagi. mereka yang bersepakat di Senayan sepertinya (sengaja) mengambil kesimpulan yang salah menyikapi krisis independensi (politik) ini. Argumennya jelas. kesepakatan tersebut juga akan menciptakan sistem penyelenggara Pemilu kita yang makin permisif. independensi (politik) bukan semata syarat adminsitratif bagi anggota penyelenggara Pemilu. Lebih mengerikan. Deskripsi ini ingin menegaskan bahwa fenomena krisis independensi (politik) dalam panggung panggung politik kita tidak seharusnya bermuara dan berakhir pada kesimpulan simplistis. dalam perkembangan politik elektoral di banyak negara. Permisifitas Pemilu Selain berpotensi membunuh independensi (politik) secara prematur dan sistemik.

Koordinator Kelompok Kerja Jaringan Demokrasi (KKJD) Sumut. Pemberdayaan harus mengafirmasi fitrah perempuan. Semoga masih ada „muzijat politik‟ untuk mengembalikan independensi Pemilu 2014 sehingga Pemilu 2014 terhindar dari petaka dan bencana politik!. Atas dasar itu. upaya mengeliminasi independensi dan mem-permisif-kan Pemilu 2014 patut ditolak. isu gender merupakan isu kontroversial yang terkemuka dalam kancah perkembangan global. Isu gender berkaitan erat dengan persoalan universal di mana “pemberdayaan perempuan” sebagai inti (center of gravity) dari isu tersebut. politik. yakni kesadaran dalam pengembangan keluarga karena itu merupakan aspek inheren yang penting pada diri perempuan. sosial. *** Penulis adalah Analis Politik Perhimpunan BAKUMSU. tetapi juga merambah pada sektor ekonomi. pemberdayaan perempuan tidak hanya terbatas pada tataran psikologi dan moral. jadi pemberdayaan perempuan Indonesia dapat terealisasi. Dewasa ini. ekonomi. dan politik (bahkan . Itu diindikasikan dengan ditetapkannya isu gender sebagai salah satu dari delapan target “Sasaran Pembangunan Milenium” (Millennium Development Goals/ MDGs) yang disepakati oleh beberapa Negara di dunia. perempuan Indonesia masih menghadapi berbagai masalah berkaitan dengan sosial. Islam dan Demokrasi. 2013 by zainabzilullah Oleh: Wa Ode Zainab Zilullah Toresano Independensi Politik dan Kebebasan Perempuan Indonesia: Implikasi Logis dari Islam dan Demokrasi untuk Menegakkan Demokrasi Islam di Indonesia* By: Wa Ode Zainab Zilullah Toresano ABSTRAKSI Hingga kini. Adapun solusi yang dipilih oleh penulis adalah partisipasi perempuan dalam politik (indendensi politik). Kata Kunci: Perempuan. dan budaya. termasuk Indonesia. Ini adalah salah satu jalan untuk menegakkan Pemerintahan Demokrasi Islam yang berdasarkan pada Pancasila. Independensi Politik dan Kebebasan Perempuan Indonesia: Implikasi Logis dari Islam dan Demokrasi untuk Menegakkan Demokrasi Islam di Indonesia* Leave a comment January 23. Kebebasan. Politik. Anggota Perhimpunan Politica Institute di Medan.indikator tranparansi dan akuntabilitas lembaga penyelenggara Pemilu. kita harus menemukan solusi signifikan untuk menghadapi permasalahan tersebut. Dalam perspektif tersebut. Dalam konteks ini. Pengewajantahan independensi politik perempuan mengharuskan adanya “kebebasan”. Kebebasan dapat terwujud dengan mengimplementasikan nilai-nilai Islam dan demokrasi. Pada akhirnya. partisipasi perempuan dalam ruang privat (keluarga) dan ruang publik (politik) berimplikasi pada penegakan dan penguatan Gerakan Kebangkitan Islam.

ekonomi. Dalam bidang sosial. terutama perempuan) dan juga berlaku pada kesehatan yang terkait dengan fungsi reproduksi perempuan. partisipasi perempuan dalam aktivitas ekonomi masing rendah karena lebih dikonsentrasikan pada sektor konsumtif dan pelayanan jasa yang lebih mengandalkan otot dan keringat. Di Indonesia. keadilan dan kesetaraan gender telah menjadi perhatian. pengetahuan para pemangku kebijakan tentang politik yang berkeadilan dan bermartabat masih rendah. Selain itu. Selanjutnya. baik dalam kualitas maupun kuantitas. Dalam hal ini. penetapan anggaranpembiayaan. baik dari segi sumber daya. Dari pemaparan di atas mengindikasikan bahwa perempuan harus menemukan solusi atau memilih salah satu jalan untuk menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi perempuan.kebudayaan. dan menengah (UMKM). sebenarnya Indonesia sudah memulai partisipasi aktif perempuan dalam institusi/lembaga politik dan pembuat keputusan (pemangku kebijakan). Padahal. peran perempuan dalam pembuatan keputusan di parlemen (salah satu aspek dalam dunia politik) dapat berpengaruh besar pada kemajuan perempuan. Lalu. moralitas. Sayangnya. menurut hemat penulis. Dalam platform pembangunan Indonesia. dan juga pengawasan implementasi hukum. di mana semua itu dibalut dalam bingkai nilainilai keadilan dan hak asasi manusia. juga menyempitnya kesempatan bagi perempuan untuk melakukan mobilitas horisontal dan vertikal Sementara itu. Itu karena perempuan tidak memiliki kesiapan untuk menyambut tawaran tersebut. termasuk dalam sektor tradisional. Itu dapat terwujud karena dunia politik sangat strategis dalam pembuatan hukum-hukum. pada faktanya. politik. dalam bidang politik. perempuan Indonesia masih menghadapi banyak permasalahan. Itu dapat berimplikasi pada rendahnya tingkat kesejahteraan rumah tangga. Diharapkan kehadiran perempuan dalam kancah politik dapat menjadikan dunia politik sebagai tempat untuk merealisasikan pemberdayaan perempuan. yaitu dalam sektor sosial. kurangnya dukungan pemerintah dalam partisipasi perempuan dalam sektor usaha-usaha mikro. terutama dalam optimalisasi pemanfaatan aset . pengetahuan. jumlah (kuantitas) populasi perempuan melebihi laki-laki. dan pertanggungjawaban. khususnya dalam dunia politik. Keterpurukan itu diperparah dengan pandangan kultural tertentu yang tidak memberikan ruang kondusif bagi peningkatan peran perempuan. secara facktual. dan lainnya. Tetapi sangat disayangkan. merebaknya perdagangan anak dan perempuan dewasa ini menambah deretan permasalahan perempuan. Jadi. keterwakilan perempuan dalam kancah politik berbanding terbalik. integritas atau komitmen. menurut data statistik. 31 Tahun 2002 tentang Partai Politik yang mempertegas arahan partisipasi politik perempuan pada jalur-jalur lembaga politik. serta pertahanan dan keamanan). keterampilan. Itu tercermin dengan kelahiran Undang-Undang No. persyaratan 30 persen kursi parlemen bagi perempuan belum terpenuhi. dalam bidang ekonomi. Kemudian. kita masih menyaksikan rendahnya kualitas pendidikan Ibu (serta anak-anak. kecil. Kesempatan dalam kiprah politik dan peran kepemimpinan perempuan sangat penting untuk ditingkatkan. Terlebih lagi sistem upah/gaji yang berbeda antara laki-laki dan perempuan menunjukkan ketidakadilan pada sektor ekonomi. penulis memilih independensi politik sebagai jalan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

dan keragaman lainnya. Selain itu. suku. terutama yang berkiprah di dunia politik. agama. Jadi. kebebasan perempuan Indonesia dalam dunia politik merupakan jalan untuk merealisasikan Pemerintahan yang bernafaskan “demokrasi” dan “nilai-nilai Islam”. Kesadaran pada akhirnya akan mengarahkan pada pemberdayaan perempuan karena mereka yang lebih mengetahui permasalahan yang berhubungan dengan dirinya. Namun. kebebasan perempuan. rusaklah Negara itu”. baik disebabkan oleh sistem maupun individu. salah satunya Ketuhanan Yang Maha Esa (sila pertama). Oleh karena itu. perempuan sendiri yang . Islam sangat concern terhadap perubahan sosial. Seperti termaktub dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. bangsa. Manakala rusak kaum perempuannya. apabila perempuan menuntut hak berarti perempuan merasa ada hak yang dirampas oleh pihak lain di luar dirinya. Berdasarkan kaca mata penulis. kebebasan adalah unsur yang terkandung atas sintesis antara “demokrasi” dan “Islam”. maka maka baiklah negara itu. Menurut hemat penulis. dan Kuba. akan mendorong peningkatan peran aktif perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.masyarakat (modal sosial) yang dapat memberdayakan masyarakat. hal itu dilakukan oleh perempuan. “Perempuan itu ibarat tiang Negara. di mana “Ibu” mengambil peranan penting di dalamnya. tapi membangun “kesadaran”. bahkan kedatangan Islam telah mangangkat harkat dan martabat perempuan Arab pada masa jahiliyah. salah satu implikasi kiprah perempuan Indonesia dalam ranah privat dan publik adalah perwujudan Pergerakan Kebangkitan Islam. Hal ini mengindikasikan bahwa sejak awal perempuan mengafirmasi posisinya sebagai subordinat. Jadi. kepercayaan. Dalam pemberdayaan perempuan. Italia. kita jangan melupakan unit terkecil dalam kelambagaan masyarakat adalah “keluarga”. Dalam perspektif Islam. Adapun hal esensial yang harus diperjuangkan oleh perempuan sesungguhnya bukanlah menuntut hak perempuan. kualitas Ibu dalam memerankan “pembimbing” dan “pendidik” dalam keluarga akan memengaruhi kualitas rasa saling percaya dalam masyarakat yang kemudian akan melahirkan kemampuan pemberdayaan diri dan karya-karya konstruktif. Telah terbukti di berbagai Negara. kondisi negeri ini tidak kondusif untuk menjadi Republik Islam karena Indonesia merupakan negara majemuk yang terdiri dari berbagai latar belakang. terutama dalam ranah politik. titik temu antara demokrasi dan Islam adalah “kebebasan”. Dengan demikian. seperti Iran. Karena penuntutan hak bertentangan dengan kaidah logika. yakni dengan memperbaiki dan menyediakan hak-hak bagi perempuan dalam ranah privat (keluarga) dan publik (masyarakat). peran perempuan itu ditempatkan sangat strategis. langkah paling bijaksana adalah mencoba untuk mensintesikan antara “nilai-nilai” Islam dan demokrasi (sistem politik yang digunakan di Indonesia). Itu karena nilai-nilai Islam adalah nilainilai universal yang menekankan pada keadilan. Hal itu mengingat dasar Negara Indonesia (Pancasila) berdasarkan pada nilai-nilai Islam. Kebebasan perempuan dalam kedua hal tersebut dapat merealisasikan Pemerintahan Demokrasi Islam dalam menyokong pemberdayaan perempuan. manakala baik (berkualitas) perempuan di suatu negara. Seperti dinyatakan oleh Imam Khomeini bahwa aksi yang terpenting untuk menolong perempuan untuk keluar dari sistem sosial dan ekonomi yang tidak berpihak kepada mereka. Dalam kaca mata penulis.

Pemilu dan Proses Demokratisasi di Indonesia OPINI | 29 June 2012 | 15:44 Dibaca: 6710 Komentar: 0 Nihil Pemilu dalam negara demokrasi Indonesia merupakan suatu proses pergantian kekuasaan secara damai yang dilakukan secara berkala sesuai dengan prinsip-prinsip yang digariskan konstitusi. Prinsip-prinsip dalam pemilihan umum yang sesuai dengan konstitusi antara lain prinsip kehidupan ketatanegaraan yang berkedaulatan rakyat (demokrasi) ditandai bahwa setiap warga negara berhak ikut aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan kenegaraan. bahwa pemilihan umum merupakan gambaran ideal dan maksimal bagi suatu pemerintahan demokrasi di zaman modern. *Artikel tersebut merupakan intisari dari makalah yang dikirim kepada panitia Konferensi Islamic Awakening Movement 2012. bahkan pengertian demokrasi sendiri secara sedehana tidak lain adalah suatu system politik dimana para pembuat keputusan kolektif tertinggi didalam system itu dipilih . jawaban ada di tangan anda. Dari prinsip-prinsip pemilu tersebut dapat kita pahami bahwa pemilu merupakan kegiatan politik yang sangat penting dalam proses penyelenggaraan kekuasaan dalam sebuah negara yang menganut prinsip-prinsip demokrasi. pemilihan umum adalah lembaga sekaligus praktik politik yang memungkinkan terbentuknya sebuah pemerintahan perwakilan (representative government). Sebagai syarat utama dari terciptanya sebuah tatanan demokrasi secara universal. Pemilihan umum dewasa ini menjadi suatu parameter dalam mengukur demokratis tidaknya suatu negara. di Iran. Karena dengan pemilihan umum. para perempuan Indonesia. masyarakat secara individu memiliki hak dipilih sebagai pemimpin atau wakil rakyat maupun memilih pemimpin dan wakilnya di lembaga legislatif. Menurut Robert Dahl.seharusnya menentukan apakah mau “berdaya” atau “diperdaya”.

Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan oleh rakyat. karena salah satu parameter mengukur demokratis tidaknya suatu negara adalah dari bagaimana perjalanan pemilihan umum yang dilaksanakan oleh negara tersebut. Sikulasi ini akan berjalan dengan sukses dan tanpa kekerasan jika pemilu diadakan dengan adil dan demokratis. Fungsi legitimasi ini terutama menjadi kebutuhan pemerintah dalam system politik yang mewadahi format pemilu yang berlaku. melainkan juga memberikan sanksi berupa hukuman dan ganjaran bagi siapapun yang melanggarnya. begitu pula program dan kebijakan yang dihasilkannya. yaitu untuk mengubah suatu keterlibatan poltik massa dari yang bersifat sporadic dan dapat membahayakan menjadi suatu sumber utama bagi otoritas dan kekuatan politik nasional. Pemilu memfasilitasi sirkulasi elit. Di dalam studi politik. Menurut Ginsberg. Melalui pemilu. jujur dan berkala. Didalam negara demokrasi. Jadi pemilihan umum adalah satu cara untuk memilih wakil rakyat. berdasarkan hukum yang disepakati bersama. pemilihan umum merupakan salah satu unsur yang sangat vital. tidak hanya memiliki otoritas untuk berkuasa.melalui pemilihan umum yang adil. fungsi legitimasi politik ini merupakan konsekuensi logis yang dimiliki oleh pemilu. . sebagai sarana legitimasi politik. pemilihan umum dapat dikatakan sebagai sebuah aktivitas politik dimana pemilihan umum merupakan lembaga sekaligus juga praktis politik yang memungkinkan terbentuknya sebuah pemerintahan perwakilan. Implementasi dari pemerintahan oleh rakyat adalah dengan memilih wakil rakyat atau pemimpin nasional melalui mekanisme yang dinamakan dengan pemilihan umum. Pertama. Dengan begitu. baik antara elit yang satu dengan yang lainnya. pemerintah. maupun pergantian dari kelas elit yang lebih rendah yang kemudian naik ke kelas elit yang lebih tinggi. keabsahan pemerintahan ayng berkuasa dapat ditegakkan. Pemilihan umum mempunyai beberapa fungsi yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Tak mengherankan apabila menurut beberapa ahli politik aliran fungsionalisme. Dan ketiga. melalui pemilu pemerintah sebenarnya bisa meyakinkan atau setidaknya memperbaharui kesepakatan-kesepakatan politik dengan rakyat. 171. kebanyakan dari system pemilu yang ada sebenarnya bukan tercipta karena dipilih. pemilu bisa menjadi alat kooptasi bagi pemerintah untuk meningkatkan respon rakyat terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuatnya. Pemilihan akan system pemilu adalah salah satu yang sangat penting dalam setiap Negara demokrasi.Paling tidak ada tiga alasan mengapa pemilu bisa menjadi sarana legitimasi politik bagi pemerintah yang berkuasa. Pertama. Shils 1962. Easton. Pemilu di Indonesia Perubahan politik besar yang terjadi pada tahun 1998 yang ditandai oleh lengsernya Presiden Soeharto mempunyai implikasi yang luas. dan pada saat yang sama memperkecil tingkat oposisi terhadapnya (Edelman. pemerintah dapat pula mempengaruhi perilaku rakyat tau warganegara. Kedua. dalam dunia modern para pengusa dituntut untuk mengandalkan kesepakatan dari rakyat ketimbang pemaksaan (coercion) untuk mempertahankan legitimasinya. 1966). 1965. salah satu diantaranya adalah kembalinya . maka penting untuk mewujudkan pemilu yang memang benar-benar mengarah pada nilai-nilai demokrasi dan mendukung demokrsi itu sendiri. melainkan karena kondisi yang ada didalam masyarkat serta sejarah yang mempengaruhinya. Zolberg. Terkait dengan pentingnya pemilu dalam proses demokratisasi di suatu Negara. melalui pemilu. Gramsci bahkan menunjukkan bahwa kesepakatan (consent) yang diperoleh melalui hegemoni oleh penguasa ternyata lebih efektif dan bertahan lama sebagai sarana control dan pelestarian legitimasi dan otoritasnya ketimbang penggunaan kekerasan dan dominasi.

tetapi juga tidak terlalu legislative heavy seperti pada masa orde lama atau masa Demokrasi Parlementer yang sudah menjadi stigma negatif. Pemilu yang betul-betul LUBER berlangsung pada tahun 1999 dan diikuti oleh 48 parpol. Tidak adanya legitimasi dari para anggota legislative produk pemilu 1997 pada mas Orde Baru mengakibatkan banyaknya tuntutan untuk segera melaksanakan pemilu pada saat itu. tahun 1982. serta perpecahan PPP menjadi banyak partai pada saat itu merupakan langkah awal dari proses demokratisasi di Indonesia. Jatuhnya rezim Soeharto pada tahun 1998 yang kemudian digantikan oleh Wakilnya BJ Habiebie memulai babak baru dalam proses demokratisasi di Indonesia. tahun 1992 dan tahun 1997. Demokratisasi ini membawa konsekuensi pola relasi antara Presiden dan DPR mengalami perubahan cukup mendasar. masa kini mereka bertindak mengawasi presiden. langkah awal Habiebie pada saat itu adalah membentuk Tim Tujuh yang bertugas untuk mempersiapkan pemilu secara segera. Disini dicoba dilansir suatu model atau format politik yang tidak lagi executive heavy ( atau bahkan dominan ) seperti pada masa Orde Baru. Selain itu juga. Terkait dengan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 1999 rakyat hanya memilih . tahun 1987. Jika pada masa lalu DPR hanya menjadi tukang stempel. diawali dari tahun 1966 hingga tahun 1997 telah diadakan 6 (enam) kali pemilihan umum secara berkala. BJ Habiebie sebagai pengganti Soeharto secara konstitusional kemudian memiliki tugas utama yakni menyelenggarakan pemilu. Selama pemerintahan Orde Baru bangsa Indonesia telah menjalakan Pemilihan Umum.demokrasi dalam kehidupan politik nasional. begitu pula pada era reformasi telah diselenggarakan pemilihan umum yang diikuti oleh multipartai tanggal 7 Juni 1999 dan pemilu berikutnya pada tanggal 5 April 2004. Golkar yang merupakan produk kekuasaan Orde Baru kemudian memepersiapkan diri menjadi partai politik baru. yakni berturut-turut dari tahun 1971. tahun 1977.

Dari segi kelembagaan pelaksanaan pemilu 1999 mengawali sebuah pemilu yang mendekati demokratis. dengan adanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang di dalamnya mempresentasikan golongan pemerintahan dan partai politik. partai-partai yang sudah ada hanya mempertahankan status quo saja. Dari pelaksanaan pemilu tahun 1999 ini dapat dikatakan merupakan langkah awal meunuju proses demokratisasi di Indonesia. akan tetapi pada tahun 1999 begitu banyak partai politik yang ikut serta. Munculnya banyak partai politik dengan segmen dan ideologi yang beragam membuktikan bahwa rakyat Indonesia sebenarnya tidak buta politik meskipun sistem pemilunya masih proporsional tanpa menyertakan nama calegnya dalam kartu suara. terdapat juga lembaga pengawas pemilu dan lembaga pemantau pemilu non partisan yang bertujuan untuk mengawasi pelaksanaan pemilu.mereka di lembaga parlemen. Selain itu. setelah itu barulah anggota MPR yang memilih Presiden dan Wakil Presiden. Bergulirnya gerakan reformasi telah melahirkan beberapa perubahan. adil. System pemilu dan pelembagaan pemilu juga berlangsung transparan dan dapat mencerminkan langkah awal menuju Negara yang demokratis. hal ini merupakan cerminan dari keinginan masyarakat akan terwujudnya pemilu yang jujur. karena mengingat sebelumnya yakni pada masa orde baru partai politik yang menjadi kontestan pemilu hanya 3 partai saja. tetapi pemilu pada masa reformasi menjadi ajang kompetisi yang cukup sehat bagi para kontestan pemilu. Sistem multi partai pemilu 1999 ternyata benarbenar membuktikan bahwa rakyat Indonesia sebelumnya terbelenggu aspirasi politiknya. Satu hal juga bahwa dalam pemilu 1999 terdapat lembaga pengawasan pemilu yang walaupun dengan kekurangannya. . termasuk dalam soal penyelenggara pemilu tahun 1999. akuntabel serta memunculkan pemimpin sesaui dengan harapan masyarakat. karena dalam perjalanannya partai politik yang sudah ada tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat.

sehingga nantinya wakil yang dipilih secara langsung oleh rakyat akan mampu menjalankan fungsi kekuasaan pemerintahan negara . calon Presiden dan Wakil Presidennya dapat menciptakan kontrol yang kuat dari rakyat terhadap wakilnya di lembaga legislatif maupun eksekutif. meskipun pemilu tahun 2004 diwarnai oleh berbagai kerumitan. selain juga tugas menyiapkan daftar pemilih yang tidak di dapatkan dari Departemen Dalam Negeri. calon legislatif. maka pemilu tahun 2004 diharapkan menjadi momentum pulihnya kedaulatan rakyat. Sistem kepartaian pada pemilu tahun 2004 memang menawarkan banyak pilihan pada rakyat dan rakyat cukup kritis dalam menjatuhkan pilihannya. komposisi Komisi Pemilihan Umum tidak lagi seperti pemilu 1999.Pemilu selanjutnya dilaksanakan adalah pada tahun 2004. Komisi Pemilihan Umum memiliki kewenangan yang sangat besar baik kewenangan menyiapkan dan melaksanakan pemilu dari segi prosedur juga harus menyediakan logistik pemilu. tegaknya pemerintahan yang bersih serta bebas korupsi. dan berakhirnya krisis bersegi-banyak yang dialami bangsa Indonesia.Undang Nomor 12 Tahun 2003 tidak lagi menyertakan wakil-wakil dari partai politik dan pemerintah. kewenangan yang besar itu sebenarnya dalam praktiknya dapat berakibat pada terganggunya kinerja Komisi Pemilihan Umum. Pemilu tahun 2004 ini mempunyai makna yang sangat strategis bagi masa depan bangsa Indonesia karena merupakan momentum ujian bagi kelanjutan agenda reformasi dan demokratisasi. Berbeda dengan pemilu pada tahun 1999. tetapi secara umum sistem pemilu tahun 2004 lebih baik dibandingkan pemilu sebelumnya. sistem pemilihan dengan memilih partai. Selain itu. Komisi Pemilihan Umum berdasarkan Undang. Apabila pemilu sistem multipartai pada 1999 menandai berlangsungnya transisi demokrasi. pemilu pada tahun 2004 dari segi kelembagaan pemilu ada perubahan. Pemilih dapat menentukan sendiri pilihannya baik pilihan partainya maupun pilihan wakil-wakilnya.

Pemilihan umum tahun 2009 merupakan pemilihan umum kedua yang tetap menerapkan pemilihan langsung terhadap presiden dan wakil presiden. mengingat Indonesia pada saat itu masih berada dalam transisis demokrasi. Pemilu 2004 lah menurut saya merupakan tonggak demokratisasi di Indonesia yang kemudian tinggal diteruskan melalui pemilu-pemilu selanjutnya dengan penyempurnaan disana-sini yang dianggap masih kurang.Pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 setelah perubahan maupun dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 merupakan masalah yang benar-benar baru bagi bangsa Indonesia. Aspek actor-aktor politik yang ada pada saat itu serta aspek kelembagaan pada pemilu 2004 yang oleh banyak pihak akan gagal menyelenggarakan pemilu pada saat itu terbantah dengan suksesnya pemilu 2004 dilaksanakan. maka Presiden secara politik tidak akan bertanggungjawab lagi kepada MPR melainkan akan bertanggungjawab langsung kepada rakyat yang memilih Presiden. yang bahkan mungkin saja tersulit yang pernah ada di dunia dapat dilaksanakan di Indonesia dengan tanpa ada konflik serta perpecahan. merupakan wujud dari berhasilnya proses demokratisasi di Indonesia. Pemilu tahun 2004 telah membawa Indonesia memasuki babak baru dalam perpolitikan nasional. Secara kualitatif pilpres 2009 memang . Dengan adanya pemilihan langsung oleh rakyat pasca pemilu tahun 2004. bahwa pemilihan langsung pada pemilu kali ini merupakan perkembangan politik yang sangat besar. Dengan suksesnya pelaksanaan pemilihan umum tahun 2004 dan terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden yang merupakan hasil dari pemilu yang dilaksanakan secara langsung oleh masyarakat. Pelaksanaan pemilu tahun 2004 yang sangat sulit dan rumit. Maka dapat dikatakan bahwa bangsa ini dalam konteks pemilu telah sukses berdemokrasi melalui pelaksanaan pemilu tahun 2004.

Selain itu. Pertama. dan ketidaksempurnaan yang disebabkan oleh berbagai factor. Kelemahan ketiga. kelemahan berada pada Undang-Undang Nomor 42 tahun 2008 yang mengatur Pilpres. termasuk oleh peserta pemilu.. KPU sebagai penyelenggara pemilu presiden terlalu mudah dipengaruhi oleh tekanan publik. Sehingga wajar jika semua pihak menaruh harapan bahwa pemilu 2009 akan jauh lebih berkualitas dan lebih baik daripada pemilu-pemilu sebelumnya. terkesan kurang kompatibel dan kurang professional serta kurang menjaga citra independensi dan netralitasnya. termasuk mengurus terdaftar dan tidaknya dalam DPT dan DPS. Pemilihan umum tahun 2009 sebagai pemilu ke tiga setelah reformasi memang menjadi harapan terbesar masyarakat Indonesia untuk menyeleksi pemimpin yang memang benar-benar berkualitas dengan melibatkan seluruh kepentingan masyarakat.masih banyak kelemahan. padahal sebenarnya DPT yang dipakai masih merupakan lanjuta data dari Pemilu 2004. Kelemahan kedua. Kemudian kelemahan terakhir. Sementara administrasi kependudukan masih belum tertib. UU Pilpres ini juga dinilai tidak memberikan kekuatan kepada Badan Pengawas Pemilu beserta jajarannya. UU Pilpres juga tidak mengakomodasi kemungkinan penggunaan Kartu Tanda Penduduk dan paspor bagi warga negara yang memenuhi persyaratan hak pilih. UU itu dinilai terlalu cepat mengakomodasi penggunaan Nomor Induk Kependudukan sebagai salah satu persyaratan penyusunan daftar pemilih. Sehingga. budaya „siap menang dan siap kalah‟ dalam pemilu secara elegan belum dihayati oleh peserta pemilu beserta para pendukungnya. sehingga pengawasan tidak berjalan efektif. sehingga jumlah warga negara yang mempunyai hak pilih dan bahkan terdaftar dalam DPT namun tidak menggunakan hak pilihnya masih cukup banyak. datang dari kesadaran hukum warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. Namun banyak pihak memandang bahwa dibanding . yang tujuannya menurut KPU adalah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekacauan dalam DPT. kekurangan.

Jumlah kasus dalam pemilu legislatif 2009 meningkat 128% dibandingkan dengan tahun 2004 yang hanya tercatat 273 kasus. 076 orang atau 29. Jumlah tersebut di luar warga Negara yang terpaksa tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena kekacauan administratif DPT. Tercatat warga negara yang memiliki hak pilih tetapi tidak menggunakan haknya mencapai 49. bukan malah kemudian menjadikan pemilu serta pelembagaan pemilu itu sendiri tempat bertarung para elit politik yang dapat mengakibatkan kemunduran bagi proses demokratisasi di Indonesia. Kemunduran ini dapat dilihat dari pelembagaan. Padahal salah satu tujuan pendidikan politik dalam konteks pemilu yang lebih bersifat nyata dan rasional adalah meningkatnya partisipasi rakyat dalam pemilihan (electoral participation ). Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat keberhasilan pemilu 2004 seharusnya dapat menjadi modal awal bagi suksesnya pelakasanaan pemilu 2009. Peran elit politik bangsa ini tentu sangat dibutuhkan dalam konteks yang positif untuk menjaga lancarnya proses demokratisasi di Indonesia melalui pemilu.penyelenggaraan pemilu tahun 1999 dan tahun 2004. Kesimpulan Pemilu sebagai sebuah lembaga dan praktik politik didalam Negara demokratis memang menjadi sebuah keharusan.01% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap ( DPT). Indonesia sebagai sebuah bangsa yang telah melaksanakan pemilu yang didorong demokratis sebanyak 3 kali setelah bergulirnya reformasi ternyata dalam praktiknya mengalami kemunduran yang signifikan pada pemilu ketiga yang dilaksanakan pada tahun 2009. 677. pemilu kali ini justru menurun kualitasnya baik dilihat dari banyaknya kasus maupun angka partisipasinya. kebijakan. serta manajemen pemilu yang terlihat kirang professional. .

P Huntington. Pustaka Pelajar. 1998). 1998) Goerge Sorensen. (Yogyakarta. (Jakarta. kepentingan elite politik dan kepentingan partai yang bersifat jangka pendek masih mendominasi arah transisi demokrasi di Indonesia. sehingga cenderung mengarah pada pelestarian status quo politik ketimbang menuju suatu demokrasi yang lebih baik serta pemerintahan yang bersih dan lebih bertanggung jawab. Syamsudin Harris: “Menggugat Pemilihan Umum Orde Baru”. Yayasan Obor Indonesia dan PPW-LIPI. Seperti dikemukakan oleh Larry Diamond (1999). Dahlan Thaib. The Consequences of consent: Elections. Demokrasi dan Demokratisasi. (Bandung. Gelombang Demokratisasi Ketiga. (Mass: Addison-Wesley Publishing. 1995) Ronald H chilcote. 1993) Benyamin Ginsberg. yayasan obor Indonesia. Menggugat Pemilihan Umum Orde Baru: Sebuah Bunga Rampai. 1982) Harris. 1992). hlm. melainkan juga melembaganya komitmen demokrasi pada partai-partai dan parlemen yang dihasilkannya. (Jakarta. cetakan pertama. PT Raja Grafindo Persada. yayasan obor Indonesia. Ketatanegaraan Indonesia. Hal 8 . Demokrasi dan Para Pengkritiknya. 2003) Mashudi. 1998). (Jakarta: pustaka Utama Grafiti. Perspektif konstitusi. (Jakarta. Teori Perbandingan Politik: Penelusuran Paradigma. syamsudin: “menggugat pemilihan umum orde baru”. Dengan begitu transisi demokrasi masih akan berlangsung dalam tarik-menarik kepentingan pribadi. partai dan kelompok. Mandar Maju. Samuel. Yogyakarta 2009. Pengertian-pengertian Mendasar Tentang Kedudukan Hukum Pemilihan Umum di Indonesia Menurut UUD 1945. Semua ini tentu saja berdampak pada tertundanya kembali konsolidasi demokrasi. 98. (Jakarta. Total Media. (Jakarta. 2004) Haris S. Robert A Dahl. yayasan obor Indonesia.Pada tingkat aktor politik. Citizen control and Popular Acquisecence. konsolidasi demokrasi tidak cukup hanya dengan terselenggaranya pemilu secara prosedural.

SIP. Hal 63 Josep M Colomer. Ketatanegaraan Indonesia. Si. 116 Maruarar Siahaan. Hal.AAN YOGYAKARTA 13 Juni 2009. 2009) Hal .Rakyat dapat menyampaikan aspirasinya secara aktif dan keikutsertaannya dalam pemerintahan melalui mekanisme PEMILU Pemilu (Pemilihan Umum) sering disebut sebagai pesta Demokrasi yang dilakukan sebuah Negara. 1978) Benjamin Reilly. April 2010. Rousseau Dimana untuk menjalankan roda pemerintahan perlu ditunjuk para penyelenggara pemerintahan Penunjukkan para penyelenggara pemerintahan inilah dalam demokrasi biasanya melalui sistem PEMILU (election) Pemilu merupakan salah satu prinsip demokrasi yang harus dijalankan.1. (New York: International Publisher. 98 Syamsuddin Haris dalam Pengantar seri diskusi publik Propatria. Pallgrave Macmillan.Demokrasi Perwakilan tidak bisa dilepaskan dari penyelenggaraan Pemilu. M. Selection from the Prison Notebook. Melalui Pemilu. 499 Dahlan Thaib. Translation by Q Hoare and N Smith. 2004) Hal. Keikutsertaan rakyat dalam Pemilu. Handbook Of Electoral System Choice. (New York. tanggal 4 Februari 2004 di Jakarta Op.( Yogyakarta Total Media. Rabu. 12 Agustus 2009. tanggal 4 Februari 2004 di Jakarta HUBUNGAN ERAT DEMOKRASI DENGAN PEMILU Sudah menjadi mafhum bahwa demokrasi yang berkembang sekarang ini adalah merupakan penyempurnaan konep demokrasi JJ.Cit. rakyat memunculkan para calon pemimpin dan menyaring calon-calon tersebut berdasarkan nilai yang berlaku. Democracy in Divided Societies: Electoral Engineering for Conflict Management. Dahlan Thaib. Marita Ahdiyana.I. Pidato Ilmiah Disampaikan Dalam Rangka Dies Natalis XXX STIA . Syamsuddin Haris dalam Pengantar seri diskusi publik Propatria. 2001) Hal. Hal 101-102 Ibid.Antonio Gramsci. dapat dipandang juga sebagai wujud partisipasi dalam proses Pemerintahan. (Hakim Konstitusi) dalam wawancara dengan Vivanews. 14 Jurnal POLITIKA Vol. Perspektif konstitusi. sebab melalui lembaga masyarakat ikut menentukan kebijaksanaan . No. (Cambridge: Cambridge University Press.

dan untuk rakyat. masalah system atau mekanisme dalam penyelenggaraan pemilu adalah hal penting yang harus diperhatikan. Karena itu. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. Pemilu merupakan wujud yang paling nyata dari demokrasi. Peran pemerintah adalah mengatur pemilu dengan memperhatikan proses hukumnya. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata yaitu demos yang berarti rakyat. tetapi sama sekali tidak memiliki substansi demokrasi. Sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat atau yang lebih dikenal sebagai pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Tetapi intinya adalah pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan asas kedaulatan di tangan rakyat sehingga pada akhirnya akan tercipta suatu hubungan kekuasaan dari rakyat. banyak pengertian mengenai Pemilihan Umum. Pemilihan umum merupakan perwujudan nyata demokrasi dalam praktek bernegara masa kini (modern) karena menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyatakan kedaulatan rakyat atas Negara dan Pemerintah. Pemilu menjadi kunci terciptanya demokrasi. Ide demokrasi yang menyebutkan bahwa dasar penyelenggaraan Negara adalah kehendak rakyat merupakan dasar bagi penyelenggaraan pemilu. Pernyataan kedaulatan rakyat tersebut dapat diwujudkan dalam proses pelibatan masyarakat untuk menentukab siapa-siapa saja yang harus menjalankan dan di sisi lain mengawasi pemerintahan Negara. Tampak luarnya memang demokrasi. Pemilu yang teratur dan berkesinambungan saja tidak cukup untuk menghasilkan kepemimpinan yang benar-benar menedekati kehendak rakyat. Dalam sebuah Negara yang menganut paham Demokrasi. Tak ada demokrasi tanpa diikuti Pemilu. fungsi utama bagi rkayat adalah “untuk memilih dan melakukan pengawasan terhadap wakil-wakil mereka”. Demokrasi permukaan (fade) merupakan gejala yang umum di dunia ketiga. 2. ditandai dengan adanya kesempatan untuk memilih pemerintahannya denga interval yang teratur dan ada aturan yang mengatur pemilu. Menurut Jeff Hayness (2000) membagi pemberlakuan demokrasi ke dalam tiga model berdasarkan penerapannya. oleh rakyat. Hakikat Pemilihan Umum dan Demokrasi Dari berbagai sudut pandang. Setiap penguasa betapapun otoriternya pasati membutuhkan dukungan rakyat secara formal untuk melegitimasi kekuasaanya. Pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk ikut serta menentukan figure dan arah kepemimpinan Negara dalam periode waktu tertentu. yaitu : 1. dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan. Demokrasi formal. bersamaan dengan perkembangan system “demokrasi” di berbagai Negara. . Maka selain teratur dan berkesinambungan.dasar yang akan dilaksanakan pemimpin terpilih. Hakikat Demokrasi Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Demokrasi sebuah bangsa hampir tidak terpahamkan tanpa Pemilu. Salah satu perwujudan keterlibatan rakyat dalam proses politik adalah Pemilihan Umum. Sehingga setiap pemerintahan suatu Negara yang hendak menyelenggarakan pemilu selalu menginginkan pelaksanaanya benar-benar mencerminkan proses demokrasi. Pemilu merupakan saran legitimasi bagi sebuah kekuasaan. Namun.

perempuan.tugas para wakil pemerintahan yang berkuasa adalah melakukan control atau pengawasan terhadap pemerintah tersebut. Ketiga jenis lembaga-lembaga Negara tersebut (eksekutif. Hasilnya adalah demokrasi dengan intensitas rendah yang dalam banyak hal tidak jauh dari sekadar polesan pernis demokrasi yang melapisi struktur politik. yudikatif. demokrasi substantive menjalankan dengan sungguh-sungguh agenda kerakyatan bukan sekadar agenda demorasi atau agenda politik partai semata. Hal ini didasarkan pada prinsip bahwa dalam system demokrasi segala perbedaan atau pertentangan kepentingan di masyarakat tidak boleh diselesaikan caracara kekerasan atau ancaman kekerasan. Melalui pemilihan umum. bahwa ada kedudukan pasti bagi orang-orang berdasarkan kelahiran atau profesi sebagai bangsawan politik dan yang lain sebagai rakyat biasa) menjadi lembaga yang terbuka dan mencerminkan keinginan orang banyak untuk mendapatkan kesejahteraan. Untuk melembagakan demokrasi diperlukan hokum dan perundang-undangan dan perangkat structural yang akan terus mendorong terpolanya perilaku demokratis sampai bisa menjadi pandangan hidup. rakyat yang berdaulat memilih wakil-wakilnya yang diharapakan dapat memperjuangkan aspirasi dan kepentingannya dalam suatu pemerintahan yang berkuasa. saat setiap individu berhubungan dengan individu lain sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. Dengan demikian. lembagalembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan yudikatif dan lemabag-lembaga perwakilan rakyat (DPR untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. dan legislative) adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif. golongan minoritas keagamaan dan etnik untuk dapat benar-benar menempatkan kepentingannya dalam agenda politik suatu Negara. Persoalan utama dalam Negara yang tengah melalui proses transisi menuju demokrasi seperti Indonesia saat ini adalah pelembagaan demokrasi. Karena diyakini bahwa dengan demikian kesejahteraan yang sesungguhnya baru dapat dicapai saat individu terlindungi hak-haknya bahkan dibantu oleh Negara untuk dapat teraktualisasikan.Pemilu diadakan sekadar para os inglesses ver artinya “supaya dilihat oleh orang inggris”. melalui pemilihan umum rakyat akan dapat selalu terlibat dalam proses politik dan secara langsung maupun tidak langsung menyatakan kedaulatan atas kekuasaan Negara dan pemerintah melalui para wakil-wakilnya. Demokrasi substantive menempati ranking paling tinggi dalam penerapan demokrasi. Pemilu juga menjadi mekanisme atau cara untuk memindahkan konflik kepentingan dari tataran masyarakat ke tataran badan perwakilan agar dapat diselesaikan secara damai dan adil sehingga kesatuan masyarakat tetap terjamin. Pemerintahan yang berkuasa sendiri merupakan hasil dari pilihan maupun bentukan para wakil rakyat tadi untuk menjalankan kekuasaan Negara. Dengan kata lain. 3. kaum miskin. Yaitu bagaimana menjadikan perilaku pengambilan keputusan untuk dan atas nama orang banyak bisa berjalan sesuai dengan norma-norma demokrasi. Demokrasi substantive memberi tempat kepada rakyat jelata. Pemilihan Umum Pemilihan umum dalam sebuah Negara yang demokratis menjadi kebutuhan yang tidak terelakan. melainkan melalui musyawarah . Dalam tatanan demokrasi. umumnya yang harus diatasi adalah merubah lemabaga feodalistik (perilaku yang terpola feodal. kaum muda.

Adil berarti dalam menjalankan pemilu setiap pemilih dan partai politik peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama. jenis kelamin. serta bebas dari kecurangan pihak manapun. Badan/lembaga penyelenggara pemilu harus bersifat mandiri dan independent. pengawas dan pemantau pemilu. Di dalam melaksanakan haknya setiap warganegara dijamin keamanannya. golongan. 4. diantaranya : 1. penyelenggaraan/pelaksana. Serta semua pihak yang telibat secara tidak langsung harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. sehingga dapat memilih sesuai dengan kehendak hati nurani dan kepentingannya.(deliberation). pemerintah dan partai politik peserta pemilu. Untuk mewujudkan Pemilu yang LUBER dan JURDIL dibutuhkan persyaratan minimal. agama. Jadi. Peraturan perundangan yang mengatur Pemilu harus tidak membuka peluang terjadinya tindak kecurangan maupun menguntungkan satu atau beberapa pihak tertentu.bebas dari campur tangan pemerintah atau partai politik peserta pemilu baik dalam hal kebijakan maupun operasionalnya serta terdiri dari tokoh-tokoh yang . pemilihan yang bersifat umum mengandung makna menjamin kesempatan yang berlaku menyeluruh bagi semua warganegara yang telah memenuhi persyaratan tertentu tanpa diskriminasi (pengecualian) berdasar acuan suku. bebas dari campur tangan pemerintah atau partai politik peserta pemilu baik dalam hal kebijakan maupun operasionalnya serta terdiri dari tokoh-tokoh yang kredibilitasnya tidak diragukan. kedaerahan dan status social. Pemilu yang LUBER dan JURDIL mengandung pengertian bahwa pemilihan umum harus diselenggarakan secara demokratis dan transparan berdasarkan pada asas-asas pemilihan yang bersifat langsung. bebas dan rahasia serta jujur dan adil:       Langsung berarti rakyat pemilih mempunyai hak untuk secara langsung memberikan suaranya sesuai dengan kehendak hati nuraninya tanpa perantara. Terdapat dalam Qs:Asy-syura:38: ”Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhan-nya dan mendirikan shalat. Warganegara yang sudah berumur 21 tahun berhak dipilih. Jujur berarti dalam menyelenggarakan pemilu. 3. 2. Panitia pemilu di tingkat Nasional maupun daerah harus bersifat mandiri dan independent. Rahasia berarti dalam memberikan suaranya pemilih dijamin bahwa pemilihnya tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan jalan apapun. ras. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”. umum. Umum berate pada dasarnya semua warganegara yang memenuhi persyaratan minimal dalam usia 17 tahun atau telah/pernah kawun berhak iktu memilih dalam pemilihan umum. Peraturan pelaksanaan pemilu yang memuat petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan pemilu harus tidak membuka peluang bagi terjadinya tindak kecurangan maupun menguntungkan satu atau beberapa pihak tertentu. Bebas berarti setiap warganegara berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapapun.

mereka melakukan gol put (abstain) itu adalah salah satu cara mereka mempergunakan hak Demokrasi yang di berikan Pemerintah kepada seluruh warga Indonesia. Masalah Kontemporer Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia belum dapat berjalan maksimal karena pada kenyataannya lebih banyak rakyat untuk memilih gol put (abstain) dalam proses pemilihan pemimpin di Indonesia??????? Saya mencoba mencari jawaban yang belum sepenuhnya terjawab ketika presentasi. Pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan asas kedaulatan di tangn rakyat sehingga pada akhirnya akan tercipta suatu hubungan kekuasaan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Sesuai dengan perkulihan tanggal 12-02-2009 di R. Hubungan Pemilu dengan Sistem Demokrasi Pemilu memang bukanlah segala-segalanya menyangkut demokrasi. tetapi bagaimana pun pemilu memiliki arti yang sangat penting dalam proses demokrasi dalam dinamika ketatanegaraan. Khususnya yang berkaitan dengan kepanitiaan pemilu serta kemampuan mempersiapkan saksi-saksi ditempat-tempat pemungutan suara. Pemilu adalah sarana pelaksanaan asas demokrasi (sarana bagi penjelmaan rakyat menjadi MPR) dan sendi-sendi demokrasi bukan hanya terletak pada pemilu. yaitu : 1. 2. Saya bertanya kepada mahasiswa jurusan ISP dan pendapatnya adalah “Sebenarnya system Demokrasi tidak salah tetapi pelaksanaannya belum maksimal di karenakan banyak pihak yang tidak sepadan dengan system ini. Dan yang tidak boleh kita lupakan pemilu adalah peristiwa perhelatan rakyat yang paling akbar yang hanya terjadi lima tahun dan hanya pemilulah rakyat secara langsung tanpa kecuali benar-benar menunjukkan eksistensinya sebagai pemegang kedaulatan dalam Negara berdasarkan itulah agaknya tidak berlebihan bila ditegaskan bahwa pemilu sebagai wujud paling nyata dari demokrasi.K FIS UNJ yang di bawakan langsung oleh bu sari dalam materi Kepemimpinan. Terdapat sebuah dalil yang berbunyi “Amtsal fa amtsal” (Memilih yang terbaik dari yang kurang baik).kredibilitasnya tidak diragukan. Kesimpulan Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan maka dapat ditarik beberpa kesimpulan. jika masih ada yang melakukan gol put sendiri itu adalah memang kepercayaan yang mereka lakukan. Pemilihan umum merupakan perwujudan nyata demokrasi dalam praktek berbegeara masa kini (modern) karena menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyatakan kedaulatannya atas Negara dan pemerintah. Salah jika orang menganggap ini adalah sebuah kegagalan dalam system Demokrasi. Keterlibatan aparat pemerintahan dalam kepanitiaan pmilu sebatas pada dukungan teknis operasional dan hanya bersifat administratif. 3. Sudah jelas bahwa dalil tersebut mengatakan kita dapat memilih pemimpin yang menurut kita semua pilihannya kurang baik tapi kita pilih mana yang terbaik dari para calon pemimpin tersebut. 5. Dalam tatanan demokrasi. Tapi. pemilu juga menjadi mekanisme atau cara untuk memindahkan konflik kepentingan dari tataran masyarakat ke tataran badan perwakilan . Partai politik peserta pemilu memiliki kesiapan yang memadai untuk terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.311C Ged.

dan kebijakan nasional pro-reform seringkali terbajak sehingga reformasi hampir di segala sektor hanya mampu dilakukan setengah hati atau setengah efektif. Golkar ikut terperosok sejenak. Tidak lama. saat ini Golkar merupakan suatu kekuatan politik yang luar biasa besar pengaruhnya dalam setiap penentuan kebijakan nasional.com/2011/04/03/pemilu-demokrasi/#more-103 Sumber : http://wawasanfadhitya. Diakui bahwa pemilu merupakan salah satu prasyarat atau bahkan pilar sebelum suatu negara bisa dikatakan mempunyai sistem integritas nasional. Negara dan bangsa ini menjadi bandul yang melayang dari ujung satu kutub ke ujung kutub lainnya tanpa henti. di atas penderitaan bangsa ini. sumber:http://andirafi92. . 2004 dan 2009 yang dianggap paling demokratis sedunia dan menjadi contoh bagi bangsa manapun untuk membangun kembali semua fondasi kelembagaan yang hancur karena penindasan rezim-rezim represif. etnis. infrastruktur politik sampai ke tingkat grass-root.blogspot. ideologi politik. dan warna kulit. pelanggaran HAM. Dengan uang. serta kehandalalan politisi mereka memainkan sejumlah isu nasional untuk di satu sisi mengguncang dan di sisi lain meningkatkan posisi tawar mereka. dan korupsi yang secara jahat memperkaya dan memberi manfaat bagi keluarga dan kroninya.wordpress. SBY tersandera olehnya dalam suatu koalisi yang mirip tonil. sementara penantian rakyat akan peningkatan fasilitas infrastruktur. suatu simbiose parasitis yang wajar diharapkan terjadi dalam situasi demikian. perilaku dan praktik harian sebagai mereka yang bersih dan punya integritas tinggi. mereka mulai membangun kembali kekuatannya melalui Pemilu 1999.com/2012/02/hubungan-erat-demokrasi-denganpemilu. Pemilu di sisi lain mengundang risiko bahwa yang terpilih menjadi pemenangnya adalah justru orang dan sekelompok orang yang jauh dari karakter. gender. dan birokrasi serta kekuasaan kehakiman yang terlatih selama puluhan tahun di bawah rezim Suharto. melaksanakan amanat konstitusi dan bekerja untuk kepentingan publik tanpa membedakan latar belakang mereka. istilah populernya. baik agama. Golkar dipersepsikan sebagai memberikan semua legitimasi yang diperlukan oleh rezim Suharto untuk melakukan berbagai macam praktik penyimpangan konstitusi. pengucilan kehidupan politik yang demokratis. Ketika rezim Suharto jatuh pada tahun 1998.html#ixzz2LFuW2mHh Pemilihan umum (pemilu) yang bebas dan terbuka semula diharapkan menjadi satu fondasi penting yang menjamin kehidupan bernegara yang demokratis. budaya. mereka secara sengaja tiarap sambil menunggu angin baik berhembus ke arah mereka. Pemilu juga karenanya tidak menjamin bahwa orang-orang terpilih itu akan menjalankan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN. sosial. Ketika Golkar masih menjadi partai pendukung utama kekuasaan rezim Suharto selama sekitar 30 tahun. Sejumlah pimpinan Golkar praktis juga ikut mendapatkan berbagai manfaat tidak sah itu.agar dapat diselesaikan secara damai dan adil sehingga kesatuan masyarakat tetap terjamin.

kita sudah lelah karena dipaksa untuk menerima kenyataan bahwa selama ini hanya calon dari jalur politik yang bisa memenangi pilkada. integritas tinggi dan didukung oleh publik adalah suatu fakta baru yang mengubah peta dan struktur politik kita. Kenapa? Apakah karena Faisal teman saya sejak lama. atau karena saya percaya dia adalah tokoh yang tepat dan punya kemampuan sebagai administrator untuk memimpin dan memajukan Jakarta? Tidak juga. dan tidak menyuap rakyat untuk memenangkan pilkada. Artinya tanpa dukungan satu partai politikpun seseorang bisa memimpin negeri ini pada tingkat daerah. kekuasaan dan uang. begitu banyak contoh yang kita dapatkan bahwa calon dari jalur politik kemudian terlibat dalam berbagai kasus korupsi karena beban masa lalu atau karena ia harus membayar hutang budi dan uangnya kepada para pendukung dananya. dan memimpin suatu daerah. Kalau Faisal bisa berhasil mencalonkan diri dengan memenuhi semua prasyarat pemilihan bagi calon independen. Pertama. adalah mereka yang bebas dari tekanan politik. Saya ingin melihatnya dari kepentingan terbesar bangsa ini saja. praktik pemerintahan di banyak daerah bisa bebas KKN. Saya akan mencoba menjauhkan nuansa pribadi dan romantik demikian serta harapan-harapan yang masih harus dibuktikan. kesejahteraan. dan secara bersih menggalang dana publik. serta alhasil tingkat .pelayanan publik. pendidikan dan kesehatan masih terus berada di-awang-awang. Itukah harga sebuah demokrasi? Rupanya kita terpaksa musti menelannya mentah-mentah saat ini. serta terbebas dari beban masa lalu orde baru yang kelam. walaupun tidak selalu begitu. Ketiga. dan dia menyatakan akan mengajukan diri dalam Pilkada Gubernur DKI Jakarta sebagai calon independen. transparan dan bebas korupsi. karenanya sangat dimungkinkan memimpin suatu daerah. Hutang uang dan budi pada para pendukung dana banyak menyebabkan kegagalan pemimpin daerah untuk berlaku fair dan transparan dalam memimpin daerahnya atau menerapkan kebijakan publiknya. hal ini memberikan harapan bahwa pencalonan kandidat independen dimungkinkan. pengelolaan APBD bisa efektif. Lebih lagi. atau semata karena pengaruh lingkungan dan budaya politiknya serta pembinaan kader banyak parpol yang menganggap bahwa korupsi adalah suatu hal yang bukan cela. serta merta saya menyatakan kesediaan untuk mendukungnya dengan sepenuh hati. Kedua. maka bukan tidak mungkin mayoritas daerah bisa dipimpin oleh pemenang-pemenang dari calon independen. Ini bisa saja berarti bahwa reform di banyak sektor bisa berjalan di mayoritas daerah kita. dimana pemimpin daerah bisa dipimpin oleh pemenang dari jalur independen. Kalau kemudian Faisal bisa memenangkan pemilihan dan terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta. Calon independen sangat boleh jadi. maka harapan membesar bahwa kemenangan buat calon independen sangat dimungkinkan. maka ini mutlak memberi harapan bahwa calon independen yang mempunyai kualitas pemimpin. Ketika saya berjumpa Faisal Basri tahun lalu. pencalonan calon independen memberi harapan besar perubahan struktur politik kita sebagaimana saya coba gambarkan di atas sebagai terbelenggu kekuatan-kekuatan lama. Bila Faisal berhasil mengikuti proses pemilihan sampai babak akhir dengan sedikit kandidat terunggul. Calon independen yang tidak punya sumber dana kampanye yang berlimpah. walaupun ada sedikit nuansa itu. kalau saja semua daerah mencontoh pola ini.

Husni Kamil Manik. Dengan ditetapkannya 9 April 2014 sebagai hari pemungutan suara. Wakil Kepala POLRI. telah dikonsultasikan sebelumnya dengan pihak DPR dan Pemerintah. kalau hal ini bisa bergulir terus. 08 Juni 2012 14:29 Jakarta. maka tekanan tuntutan untuk mengubah konstitusi yang memungkinkan pemilihan calon presiden dan wakil presiden dari calon independen akan semakin membesar. KPU juga menetapkan Rabu. perwakilan Bawaslu. 9 April 2014. sebagai hari-H pemungutan suara Pemilu 2014. sehingga publik bisa merasakan manfaat besar dari kepemimpinan para pemimpin daerah yang berasal dari jalur independen. antara lain. Wakil Ketua Komisi II DPR. Ganjar Pranowo. Mendukung Faisal dalam proses pemilihan Gubernur DKI Jakarta bukan semata mendukung secara emosional atau romantik teman atau calon yang bersih. Komjen (Pol) Nanan Sukarna. secara simbolis menekan sirine. Jumat. Ketua KPU.go. Lebih dahsyat lagi. disaksikan oleh para tamu undangan yang hadir. dan bisa melakukan pendanaan kampanye dalam jumlah yang masuk akal dan dengan cara-cara yang bersih. dan sejumlah tokoh agama lainnya. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam undang-undang. Dirjen Kesbangpol Kemendagri. dan membuka selubung kain bertuliskan “9 April 2014”.kpu. 9/6). Tanribali Lamo. maka kita bisa membuat sejarah baru dan peta politik baru tingkat nasional. Penetapan 9 April 2014 sebagai hari pemungutan suara Pemilu 2014. dan bukan tidak mungkin bisa direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Komisi Pemilihan Umum (KPU) me-launching Tahapan Penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. sehingga putera-puteri terbaik bangsa ini bisa memimpin negara ini tanpa tergantung pada partai politik. dan tentunya tidak punya beban hutang politik dan finansial kepada siapapun juga.kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik dapat ditingkatkan. menurut Ketua KPU. maka rangkaian tahapan Pemilu 2014.idJumat (8/6) siang. tetapi merupakan suatu percobaan mengubah sejarah yang patut dilakukan oleh setiap warga negara yang betanggung jawab. . penuh percaya diri dan terhormat. Ketua MUI. Kalau ini terjadi. Amidhan. sehingga akan sangggup memimpin bangsa ini dengan kepala tegak. Pada saat bersamaan. akan dimulai besok (Sabtu. mediacenter.

Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Penetapan hari dan tanggal pemungutan suara Pemilu Legislatif (Pemilu Anggota DPR. jujur. jujur. minggu depan kita sudah bisa menyelesaikan penyusunan tahapan. Acara yang dilakukan di Ruang Sidang Utama KPU itu juga diisi dengan pemotongan tumpeng. guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis. umum. sehingga nilai-nilai ke-Bhinneka-an tidak pupus dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. menurut Ketua KPU. tahapan penyelenggaraan Pemilu dilaksanakan paling lambat 22 (dua puluh dua) bulan sebelum hari pemungutan suara (pasal 4 ayat (5)). rahasia. dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rakyat Daerah provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota. dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. terang Husni.” harap Husni menutup sambutannya.” ujar Husni Kamil Manik dalam pidato sambutannya. Pengertian Pemilihan Umum Pemilihan umum secara langsung merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung. umum. lanjut Husni. DPD. tertuang dalam Keputusan KPU Nomor: 111/Kpts/KPU/TAHUN 2012 . “Semoga Pemilu 2014 menjadi Pemilu yang paling berkualitas dan paling berhasil dalam sejarah Pemilu di Indonesia. dan harus terdaftar sebagai pemilih. merupakan simbol. dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Menyangkut berbagai regulasi penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. serta melakukan penyusunan peraturan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR. dan DPRD) tahun 2014 tersebut. Hal itu. dan jadwal Pemilu 2014. program. Pemilu dilaksanakan secara efektif dan efisien berdasarkan asas langsung. bebas. bahwa penyelenggaraan Pemilu 2014 juga menyertakan masyarakat Indonesia yang masih kukuh mempertahankan adatistiadat dan kebudayaan. dan DPRD. . “Insya Allah. bebas. DPD. KPU secara resmi akan menyusun perencanaan program dan anggaran. selanjutnya akan ditetapkan dikemudian hari dengan berkonsultasi dengan Pemerintah dan DPR. atau sudah/pernah kawin mempunyai hak memilih. pelaksanaan konsultasi tersebut lebih pada upaya untuk membangun sinergi memastikan pemilu yang berkualitas. dan adil. rahasia. (dd/red) A. untuk memilih secara langsung anggota Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pemilu merupakan hak setiap warga Kabupaten/Kota yang telah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun pada saat hari pemungutan suara. Selain karena amanat regulasi. Dengan di-launching-nya tahapan penyelenggaraan pemilu tersebut.“Berdasarkan amanat Undang-Undang No. sebagai penyalur aspirasi politik rakyat di wilayah Kabupaten/Kota bersangkutan.

adalah badan yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bilangan Pembagi Pemilihan (BPP) bagi kursi DPRD. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan. adalah panitia yang dibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu di tingkat kecamatan atau sebutan lain. Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah tempat dilaksanakannya pemungutan suara. tetap. adalah kelompok yang dibentuk oleh PPS untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten/Kota. adalah kelompok yang dibentuk oleh PPLN untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara di luar negeri. yang selanjutnya disebut desa/kelurahan. DPRD provinsi. Pemilu untuk memilih anggota DPD dilaksanakan dengan sistem distrik berwakil banyak. . Lembaga Penyelenggara Pemilu dan Beberapa Pengertian Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU). dan DPRD kabupaten/kota dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka.Pemilu untuk memilih anggota DPR. adalah lembaga penyelenggara Pemilu yang bersifat nasional. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pengawas Pemilu Lapangan adalah petugas yang dibentuk oleh Panwaslu kecamatan untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di desa/kelurahan. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN). Panitia Pemungutan Suara (PPS). adalah bilangan yang diperoleh dari pembagian jumlah suara sah dengan jumlah kursi di suatu daerah pemilihan untuk menentukan jumlah perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dan terpilihnya anggota kabupaten/kota. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). adalah penyelenggara Pemiludi provinsi dan kabupaten/kota. adalah panitia yang dibentuk oleh Bawaslu untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di provinsi dan kabupaten/kota. yang selanjutnya disebut kecamatan. adalah panitia yang dibentuk oleh Panwaslu kabupaten/kota untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah kecamatan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota. dan mandiri. adalah panitia yang dibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu di tingkat desa atau sebutan lain/kelurahan. B. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

dan Pengucapan sumpah/janji anggota DPR. dan warga masyarakat. 11. Pemuktahiran Data Pemilih KPU kabupaten/kota melakukan pemutakhiran data pemilih berdasarkan data kependudukan dari Pemerintah dan pemerintah daerah. Petugas pemutakhiran data pemilih diangkat dan diberhentikan oleh PPS. Penetapan Peserta Pemilu. 1. 5. Pencalonan anggota DPR. PPS dibantu oleh petugas pemutakhiran data pemilih yang terdiri atas perangkat desa/kelurahan. DPRD provinsi. 10. dan DPRD kabupaten/kota. 2. E. Hasil pemutakhiran data pemilih digunakan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih sementara. 8. Dalam penyusunan daftar pemilih. Daftar pemilih sementara diumumkan selama 7 (tujuh) hari oleh PPS untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat. jenis kelamin. Pendaftaran Peserta Pemilu. E. Masa tenang. Dalam pemutakhiran data pemilih.C. Penetapan hasil Pemilu. nama. 3. KPU kabupaten/kota dibantu oleh PPS. Dalam pemutakhiran data pemilih. Penyusunan Daftar Pemilih Sementara Daftar pemilih sementara disusun oleh PPS berbasis rukun tetangga paling lambat 1 (satu) bulan sejak berakhirnya pemutakhiran data pemilih. 6. KPU kabupaten/kota dibantu oleh PPS dan PPK. rukun tetangga atau sebutan lain. dan DPRD kabupaten/kota. 4. KPU kabupaten/kota menggunakan data kependudukan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih. dan diselesaikan paling lama 3 (tiga) bulan setelah diterimanya data kependudukan. rukun warga. E. dan sudah tersedia dan diserahkan kepada KPU paling lambat 12 (dua belas) bulan sebelum hari/tanggal pemungutan suara. dan alamat Warga Negara Indonesia yang mempunyai hak memilih. 7. Masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu diterima PPS paling lama 14 (empat belas) hari . DPRD provinsi. Pemungutan dan penghitungan suara. Daftar pemilih sekurang-kurangnya memuat nomor induk kependudukan. Masa kampanye. Penyusunan Data Pemilih Pemerintah dan pemerintah daerah menyediakan data kependudukan. 9.2. Tahap Penyelenggaraan Pemilu 1. tanggal lahir. DPD. DPD. Tahapan penyelenggaraan Pemilu meliputi: Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih. Salinan daftar pemilih sementara harus diberikan oleh PPS kepada yang mewakili Peserta Pemilu di tingkat desa/kelurahan sebagai bahan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan. Penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan.

PPS wajib melakukan perbaikan terhadap daftar pemilih sementara hasil perbaikan berdasarkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu paling lama 3 (tiga) hari setelah berakhirnya pengumuman. Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap di kabupaten/kota. dan DPRD kabupaten/kota adalah partai politik. E. PPS mengumumkan daftar pemilih tetap sejak diterima dari KPU kabupaten/kota sampai hari/tanggal pemungutan suara. PPK.3. seseorang harus menunjukkan bukti identitas diri dan bukti yang bersangkutan telah terdaftar sebagai pemilih dalam daftar pemilih tetap di TPS asal. Untuk dapat dimasukkan dalam daftar pemilih tambahan. Penyusunan Daftar Pemilih Tetap KPU kabupaten/kota menetapkan daftar pemilih tetap berdasarkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan dari PPS. dan disampaikan oleh KPU kabupaten/kota kepada KPU. Partai politik dapat menjadi Peserta Pemilu setelah memenuhi persyaratan: . Daftar pemilih tambahan terdiri atas data pemilih yang telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap di suatu TPS. DPRD provinsi. dan disusun dalam besaran satuan TPS. dan PPS. Daftar pemilih sementara hasil perbaikan diumumkan kembali oleh PPS selama 3 (tiga) hari untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu. Daftar pemilih tetap ditetapkan paling lama 20 (dua puluh) hari sejak diterimanya daftar pemilih sementara hasil perbaikan dari PPS. Daftar pemilih tetap tersebut digunakan KPPS dalam melaksanakan pemungutan suara. PPS harus memberikan salinan daftar pemilih sementara hasil perbaikan kepada yang mewakili Peserta Pemilu di tingkat desa/kelurahan. Dan PPS wajib memperbaiki daftar pemilih sementara berdasarkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu.sejak hari pertama daftar pemilih sementara diumumkan. KPU provinsi. KPU kabupaten/kota harus memberikan salinan daftar pemilih tetap kepada Partai Politik Peserta Pemilu di tingkat kabupaten/kota. Daftar pemilih tetap dapat dilengkapi dengan daftar pemilih tambahan paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari/tanggal pemungutan suara. tetapi karena keadaan tertentu tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar. dan KPU melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap secara nasional. KPU provinsi melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap di provinsi. Daftar pemilih sementara hasil perbaikan akhir disampaikan oleh PPS kepada KPU kabupaten/kota melalui PPK untuk menyusun daftar pemilih tetap. Peserta dan Persyaratan Mengikuti Pemilu Peserta Pemilu untuk memilih anggota DPR.4. F. E.

nama. Dokumen persyaratan :    Berita Negara Republik Indonesia yang memuat tanda terdaftar bahwa partai politik tersebut menjadi badan hukum. 3. Pendaftaran Partai Politik sebagai Calon Peserta Pemilu Partai politik dapat menjadi Peserta Pemilu dengan mengajukan pendaftaran untuk menjadi calon Peserta Pemilu kepada KPU. lambang. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat tersebut diatur dengan peraturan KPU. nama. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat diatur dengan peraturan KPU. KPU melaksanakan penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat. F.1. mempunyai kantor tetap untuk kepengurusan sebagaimana pada nomor 2 dan nomor 4. memiliki kepengurusan di 2/3 (dua pertiga) jumlah provinsi. dan 7. 6. nama atau gambar seseorang. 2. KPU melaksanakan penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat sebagaimana dimaksud di atas. . dan pengurus tingkat kabupaten/kota. bendera. 4. lambang negara lain atau lembaga/badan internasional. memiliki anggota sekurang-kurangnya 1. Keputusan pengurus pusat partai politik tentang pengurus tingkat provinsi dan pengurus tingkat kabupaten/kota. dan dilengkapi dengan dokumen persyaratan. menyertakan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) keterwakilan perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat. Jadwal waktu pendaftaran Partai Politik Peserta Pemilu ditetapkan oleh KPU. atau yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan nama. 5. Nama dan tanda gambar partai politik dilarang sama dengan:       bendera atau lambang negara Republik Indonesia. pengurus tingkat provinsi. bendera. Surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang kantor dan alamat tetap pengurus tingkat pusat. lambang lembaga negara atau lambang pemerintah. mengajukan nama dan tanda gambar partai politik kepada KPU. Partai Politik Peserta Pemilu pada Pemilu sebelumnya dapat menjadi Peserta Pemilu pada Pemilu berikutnya.000 (seribu) orang atau 1/1. berstatus badan hukum sesuai dengan Undang-Undang tentang Partai Politik.000 (satu perseribu) dari jumlah Penduduk pada setiap kepengurusan partai politik sebagaimana dimaksud pada nomor 2 dan nomor 3 yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu tanda anggota. memiliki kepengurusan di 2/3 (dua pertiga) jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan. Pendaftaran diajukan dengan surat yang ditandatangani oleh ketua umum dan sekretaris jenderal atau sebutan lain pada kepengurusan pusat partai politik. atau tanda gambar partai politik lain.1. simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang.

lambang. dan KPU kabupaten/kota. dan DPRD kabupaten/kota dari KPU. Peserta Pemilu Anggota DPD Peserta Pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. maka Bawaslu. DPRD provinsi. F. membaca.1.1. Warga Negara Indonesia yang telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih. KPU provinsi. . Bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.1. dan Panwaslu kabupaten/kota menemukan kesengajaan atau kelalaian yang dilakukan oleh anggota KPU. KPU provinsi. Panwaslu provinsi. Surat keterangan tentang pendaftaran nama. F. KPU provinsi. dan KPU kabupaten/kota dalam melaksanakan verifikasi sehingga merugikan dan/atau menguntungkan partai politik calon Peserta Pemilu. dan Panwaslu kabupaten/kota. Pengawasan atas Pelaksanaan Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu Bawaslu.3. Dalam hal Bawaslu. Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu KPU melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan kebenaran persyaratan. dan menulis dalam bahasa Indonesia. dan KPU kabupaten/kota. dan tanda gambar partai politik dari Departemen. 4. dan Panwaslu kabupaten/kota melakukan pengawasan atas pelaksanaan verifikasi partai politik calon Peserta Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU. 2.1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.2. Panwaslu provinsi. Hasil penetapan diumumkan oleh KPU. F. Persyaratan peserta Pemilu anggota DPD : 1. dan KPU kabupaten/kota wajib menindaklanjuti temuan Bawaslu. 3. setelah memenuhi persyaratan. Cakap berbicara. KPU provinsi. Panwaslu provinsi. dan Surat keterangan mengenai perolehan kursi partai politik di DPR. Verifikasi harus selesai dilaksanakan paling lambat 9 (sembilan) bulan sebelum hari/tanggal pemungutan suara. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan dan waktu verifikasi diatur dengan peraturan KPU. dan Panwaslu kabupaten/kotamenyampaikan temuan tersebut kepada KPU.   Surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang penyertaan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Penetapan Partai Politik sebagai Peserta Pemilu Partai politik calon Peserta Pemilu yang lulus verifikasi ditetapkan sebagai Peserta Pemilu oleh KPU. Penetapan nomor urut partai politik sebagai Peserta Pemilu dilakukan secara undi dalam sidang pleno KPU terbuka dan dihadiri oleh wakil seluruh Partai Politik Peserta Pemilu. Panwaslu provinsi. Penetapan partai politik sebagai Peserta Pemilu dilakukan dalam sidang pleno KPU.2. KPU. F.

6.000 (lima belas juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 5. provinsi yang berpenduduk lebih dari 10.000 (dua ribu) pemilih. 9.000 (seribu) pemilih. anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. 10.000. Jadwal waktu pendaftaran Peserta Pemilu calon anggota DPD ditetapkan oleh KPU.000 (lima juta) sampai dengan 10.000 (sepuluh juta) sampai dengan 15.000 (empat ribu) pemilih. Bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. pengurus pada badan usaha milik negara. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). 12. pejabat pembuat akta tanah (PPAT).000. Bersedia bekerja penuh waktu. advokat/pengacara. Seorang pendukung tidak dibolehkan memberikan dukungan kepada lebih dari satu orang calon anggota DPD. . Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara. dan hak sebagai anggota DPD sesuai peraturan perundangundangan. Mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil. wewenang. 13. notaris.000 (satu juta) sampai dengan 5. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. atau bentuk lain yang sederajat. anggota Tentara Nasional Indonesia.      provinsi yang berpenduduk sampai dengan 1.000 (tiga ribu) pemilih. Dicalonkan hanya di 1 (satu) lembaga perwakilan.000 (lima belas juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 4. Dicalonkan hanya di 1 (satu) daerah pemilihan. 14. dan p. Persyaratan dibuktikan dengan daftar dukungan yang dibubuhi tanda tangan atau cap jempol dan dilengkapi fotokopi kartu tanda penduduk setiap pendukung.000 (lima juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 2.000. Dukungan tersebar di paling sedikit 50% (lima puluh perseratus) dari jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan.000.5. yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri dan yang tidak dapat ditarik kembali. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. Tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih. provinsi yang berpenduduk lebih dari 1.000.000 (satu juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 1.000 (lima ribu) pemilih.000 (sepuluh juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 3.000. provinsi yang berpenduduk lebih dari 5.000. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. Terdaftar sebagai pemilih. atau provinsi yang berpenduduk lebih dari 15. Bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat-negara lainnya. dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. Sehat jasmani dan rohani. mendapat dukungan minimal dari pemilih dari daerah pemilihan yang bersangkutan.000. 7. Madrasah Aliyah (MA). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 11. 8. dan badan usaha milik daerah. 15. Berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). Dukungan yang diberikan kepada lebih dari satu orang calon anggota DPD dinyatakan batal. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas.

000.000 (tujuh juta) jiwa memperoleh alokasi 65 (enam puluh lima) kursi.000 (sembilan juta) jiwa memperoleh alokasi 75 (tujuh puluh lima) kursi.000. dilakukan penataan daerah pemilihan di provinsi induk sesuai dengan jumlah penduduk berdasarkan alokasi kursi.000.000.000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 35 (tiga puluh lima) kursi.000 (tiga juta) sampai dengan 5. Dalam hal terjadi pembentukan provinsi baru setelah Pemilu. . Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPR paling sedikit 3 (tiga) kursi dan paling banyak 10 (sepuluh) kursi. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 7. Daerah pemilihan anggota DPRD provinsi adalah kabupaten/kota atau gabungan kabupaten/kota. H. 5.000 (satu juta) sampai dengan 3. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Provinsi Jumlah kursi DPRD provinsi ditetapkan paling sedikit 35 (tiga puluh lima) dan paling banyak 100 (seratus).000 (tujuh juta) sampai dengan 9. 4.000 (sebelas juta) jiwa memperoleh alokasi 100 (seratus) kursi. Penataan daerah pemilihan di provinsi induk dan pembentukan daerah pemilihan di provinsi baru dilakukan untuk Pemilu berikutnya. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 9. 3.000. Penentuan daerah pemilihan anggota DPR dilakukan dengan mengubah ketentuan daerah pemilihan pada Pemilu 2004. Ketentuan lebih lanjut mengenai alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan dalam peraturan KPU.G.000 (tiga juta) jiwa memperoleh alokasi 45 (empat puluh lima) kursi.000. Provinsi dengan jumlah Penduduk sampai dengan 1.000 (sembilan juta) sampai dengan 11. Daerah pemilihan anggota DPR adalah provinsi atau bagian provinsi. 6.000.000. Jumlah kursi anggota DPRD provinsi yang dibentuk setelah Pemilu ditetapkan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ini. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 1.000.000. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 11.000.000 (lima juta) jiwa memperoleh alokasi 55 (lima puluh lima) kursi.000 (lima juta) sampai dengan 7. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 5.000 (sebelas juta) jiwa memperoleh alokasi 85 (delapan puluh lima) kursi. 7. 2. Alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas). Jumlah kursi DPRD provinsi didasarkan pada jumlah Penduduk provinsi yang bersangkutan dengan ketentuan: 1. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPR Jumlah kursi anggota DPR ditetapkan sebanyak 560 (lima ratus enam puluh). Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 3.000.

.000. Dalam hal terjadi bencana yang mengakibatkan hilangnya daerah pemilihan. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya. Ketentuan lebih lanjut mengenai alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan dalam peraturan KPU.H.000 (dua ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 25 (dua puluh lima) kursi. Dalam hal terjadi pembentukan kabupaten/kota baru setelah Pemilu.000 (lima ratus ribu) sampai dengan 1. Alokasi kursi akibat hilangnya daerah pemilihan diperhitungkan kembali sesuai dengan jumlah Penduduk. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 500. 5. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 200. daerah pemilihan tersebut dihapuskan.000 (empat ratus ribu) sampai dengan 500.000 (seratus ribu) sampai dengan 200.000 (tiga ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 30 (tiga puluh) kursi. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk sampai dengan 100. 3.000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 45 (empat puluh lima) kursi. dilakukan penataan daerah pemilihan di kabupaten/kota induk sesuai dengan jumlah penduduk berdasarkan alokasi kursi ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas).000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 50 (lima puluh) kursi. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 100. 2. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 400. Penataan daerah pemilihan di kabupaten/kota induk dan pembentukan daerah pemilihan di kabupaten/kota baru dilakukan untuk Pemilu berikutnya. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten/Kota Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota ditetapkan paling sedikit 20 (dua puluh) dan paling banyak 50 (lima puluh). 4. Jumlah kursi anggota DPRD kabupaten/kota yang dibentuk setelah Pemilu ditetapkan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ini.000 (dua ratus ribu) sampai dengan 300. Penambahan jumlah kursi diberikan kepada daerah pemilihan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak secara berurutan.000 (empat ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 35 (tiga puluh lima) kursi.000 (lima ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 40 (empat puluh) kursi. Alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas). Daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota adalah kecamatan atau gabungan kecamatan. 6.000 (seratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 20 (dua puluh) kursi. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 1. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 300.000.000 (tiga ratus ribu) sampai dengan 400. Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota didasarkan pada jumlah Penduduk kabupaten/kota yang bersangkutan dengan ketentuan: 1. 7.

advokat/pengacara. dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 13. dan dicalonkan hanya di 1 (satu) daerah pemilihan. 4. 9. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. notaris. 7. sehat jasmani dan rohani. Warga Negara Indonesia yang telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih. dan badan usaha milik daerah. dan DPRD kabupaten/kota dibuktikan dengan: . serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. menjadi anggota Partai Politik Peserta Pemilu. dan DPRD kabupaten/kota sesuai peraturan perundang-undangan. bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). Kelengkapan administrasi bakal calon anggota DPR. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. 2. DPRD provinsi. 5. 8. terdaftar sebagai pemilih. DPRD provinsi. atau bentuk lain yang sederajat. Daerah pemilihan untuk anggota DPD adalah provinsi. Madrasah Aliyah (MA). dicalonkan hanya di 1 (satu) lembaga perwakilan. membaca. 6.I. bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. anggota Tentara Nasional Indonesia. 12. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). wewenang. DPRD Provinsi. setia kepada Pancasila sebagai dasar negara. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. cakap berbicara. mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. DPRD provinsi. dan DPRD Kabupaten/Kota Bakal calon anggota DPR. J. dan DPRD kabupaten/kota harus memenuhi persyaratan: 1. 3. 16. bersedia bekerja penuh waktu. berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). dan hak sebagai anggota DPR. dan menulis dalam bahasa Indonesia. tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih. pengurus pada badan usaha milik negara. Persyaratan Bakal Calon Anggota DPR. 11. 10. 14. bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat-negara lainnya. yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri dan yang tidak dapat ditarik kembali. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPD Jumlah kursi anggota DPD untuk setiap provinsi ditetapkan 4 (empat). 15. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).

atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. surat pernyataan kesediaan untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. dan DPRD kabupaten/kota yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. surat pernyataan tentang kesediaan untuk bekerja penuh waktu yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. kartu tanda anggota Partai Politik Peserta Pemilu. notaris. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. Bakal calon disusun dalam daftar bakal calon oleh partai politik masing-masing. dan DPRD kabupaten/kota. advokat/pengacara. pengurus pada badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. dan hak sebagai anggota DPR. atau surat keterangan lain yang dilegalisasi oleh satuan pendidikan atau program pendidikan menengah. Tata Cara Pengajuan Bakal Calon Anggota DPR. surat keterangan berbadan sehat jasmani dan rohani. syahadah. surat tanda bukti telah terdaftar sebagai pemilih. . surat pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali sebagai pegawai negeri sipil. Daftar bakal calon memuat paling banyak 120% (seratus dua puluh perseratus) jumlah kursi pada setiap daerah pemilihan. dan DPRD Kabupaten/Kota Partai Politik Peserta Pemilu melakukan seleksi bakal calon anggota DPR.           kartu tanda Penduduk Warga Negara Indonesia. Daftar bakal calon anggota DPR ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat pusat. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). Seleksi bakal calon dilakukan secara demokratis dan terbuka sesuai dengan mekanisme internal partai politik. surat penyataan tentang kesediaan hanya dicalonkan oleh 1 (satu) partai politik untuk 1 (satu) lembaga perwakilan yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. Di dalam daftar. Daftar bakal calon memuat paling sedikit 30% (tiga puluh perseratus) keterwakilan perempuan. Daftar bakal calon anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat provinsi. dalam setiap 3 (tiga) orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu) orang perempuan bakal calon. anggota Tentara Nasional Indonesia. DPRD provinsi. surat keterangan tidak tersangkut perkara pidana dari Kepolisian Negara Republik Indonesia setempat. STTB. sertifikat. K. bukti kelulusan berupa fotokopi ijazah. Daftar bakal calon disertai dengan pas foto diri terbaru. wewenang. Nama-nama calon dalam daftar bakal calon disusun berdasarkan nomor urut. surat penyataan tentang kesediaan hanya dicalonkan oleh 1 (satu) daerah pemilihan yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. DPRD Provinsi. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. Daftar bakal calon anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat kabupaten/kota. DPRD provinsi.

mengganggu ketertiban umum. tempat ibadah. 8. orang-seorang. Panwaslu provinsi. dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan peraturan perundang-undangan. media massa cetak dan media massa elektronik. dan KPU kabupaten/kota. pemasangan alat peraga di tempat umum. 3. Larangan dalam Kampanye Pelaksana. golongan. dan DPRD Kabupaten/kota terdiri atas pengurus partai politik. mempersoalkan dasar negara Pancasila. KPU provinsi. menghina seseorang. 6. juru kampanye. Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. . 5. Kampanye Pemilu dilaksanakan selama 21 (dua puluh satu) hari dan berakhir sampai dengan dimulainya masa tenang. calon dan/atau Peserta Pemilu yang lain. dan 10. Masa tenang berlangsung selama 3 (tiga) hari sebelum hari/tanggal pemungutan suara. merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye Peserta Pemilu. orang-seorang. 9. sekelompok anggota masyarakat. dan diikuti oleh peserta kampanye. suku. melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan organisasi yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu anggota DPD. Pelaksana kampanye Pemilu anggota DPD terdiri atas calon anggota DPD. membawa atau menggunakan tanda gambar dan/atau atribut lain selain dari tanda gambar dan/atau atribut Peserta Pemilu yang bersangkutan. menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye. penyebaran bahan kampanye kepada umum. DPRD kabupaten/kota. menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat. Kampanye Pemilu Kampanye Pemilu dilaksanakan oleh pelaksana kampanye. L. 2. agama. calon anggota DPR. Pelaksana kampanye didaftarkan pada KPU. Pendaftaran pelaksana kampanye ditembuskan kepada Bawaslu. ras. 7.1. Kampanye Pemilu dapat dilakukan melalui: pertemuan terbatas. Kampanye Pemilu dilakukan dengan prinsip bertanggung jawab dan merupakan bagian dari pendidikan politik masyarakat. serta didukung oleh petugas kampanye. DPRD provinsi. dan tempat pendidikan. Kampanye Pemilu dilaksanakan sejak 3 (tiga) hari setelah calon Peserta Pemilu ditetapkan sebagai Peserta Pemilu sampai dengan dimulainya masa tenang. DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. menggunakan fasilitas pemerintah.L. 4. dan organisasi yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu anggota DPR. dan petugas kampanye dilarang: 1. rapat umum. pertemuan tatap muka. dan/atau Peserta Pemilu yang lain. dan Panwaslu kabupaten/kota. dan DPRD kabupaten/kota. Pelaksana kampanye Pemilu anggota DPR. mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang. peserta.

dan DPRD kabupaten/kota di TPS diawasi oleh Pengawas Pemilu Lapangan. dan DPRD kabupaten/kota diselenggarakan secara serentak. Pemungutan Suara Pemungutan suara Pemilu anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota di TPS dilaksanakan oleh KPPS. pegawai negeri sipil. DPD. hakim agung pada Mahkamah Agung. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. Gubernur. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. perangkat desa. dan DPRD kabupaten/kota untuk semua daerah pemilihan ditetapkan dengan keputusan KPU. dan DPRD kabupaten/kota di TPS disaksikan oleh saksi Peserta Pemilu. Ketua. Wakil Ketua. dan hakim pada semua badan peradilan di bawahnya. Hari. Pemilih dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS lain/TPSLN dengan menunjukkan surat pemberitahuan dari PPS untuk memberikan suara di TPS lain/TPSLN. DPD. Saksi menyaksikan dan mencatat pelaksanaan penghitungan suara Partai . dan DPRD kabupaten/kota di TPS dipantau oleh pemantau Pemilu dan masyarakat. DPD. DPD. dan hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi. DPRD provinsi. anggota badan permusyaratan desa. Deputi Gubernur Senior. Wakil Ketua. DPD. ketua muda. Penghitungan Suara di TPS Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. N. anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Perhitungan Suara N. DPRD provinsi. DPD. DPRD provinsi. dan Warga Negara Indonesia yang tidak memiliki hak memilih.1. dan Deputi Gubernur Bank Indonesia.    Pemilih yang berhak mengikuti pemungutan suara di TPS meliputi: pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tetap pada TPS yang bersangkutan.Pelaksana kampanye dalam kegiatan kampanye dilarang mengikutsertakan:           Ketua. KPPS melakukan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan waktu pemungutan suara pemilihan anggota DPR. DPD. kepala desa. DPRD provinsi. M. tanggal. pejabat BUMN/BUMD. dan pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tambahan.

3. N. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota di tempat umum. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kabupaten/kota. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU.2. DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tersebut kepada saksi Peserta Pemilu. Panwaslu kecamatan. Warga masyarakat menyaksikan pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara di Kabupaten/Kota KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. DPRD provinsi. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan . DPD. DPD. DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan KPU kabupaten/kota. DPD. Pemantau Pemilu memantau pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi.Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPD. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Pengawas Pemilu Lapangan mengawasi pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. DPRD provinsi. Rekapitulasi Perhitungan Suara PPK melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di PPK dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. N. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU kabupaten/kota dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. PPK menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. DPD. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota PPK dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di luar TPS. dan DPRD kabupaten/kota di luar TPS. DPD. PPK mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kecamatan. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. DPD. DPRD provinsi. DPD.

N. DPD. DPRD provinsi. DPD. DPRD. DPD. dan KPU provinsi. DPRD provinsi.perolehan suara calon anggota DPR. KPU kabupaten/kota menyimpan. KPU provinsi mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU provinsi dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. . dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu. DPD. Panwaslu provinsi.5. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara di Provinsi KPU provinsi melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. KPU kabupaten/kota mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota. DPRD provinsi. DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu.4. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. N. DPRD provinsi. menjaga dan mengamankan keutuhan kotak suara setelah pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. DPRD provinsi. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD provinsi. Panwaslu kabupaten/kota. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. DPD. DPD. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan KPU. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU provinsi dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Secara Nasional KPU melakukan rekapitulasi hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD kabupaten/kota. DPD. DPRD provinsi. provinsi dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU kabupaten/kota dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu.

KPU mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR dan DPD. DPRD provinsi. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kabupaten/kota. KPU menetapkan hasil Pemilu secara nasional dan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPR dan perolehan suara untuk calon anggota DPD paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. Partai Politik Peserta Pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara sekurangkurangnya 2. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu provinsi. DPD.Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Suara untuk penghitungan perolehan kursi DPR di suatu daerah pemilihan ialah jumlah suara sah . dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR dan DPD. O. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. KPU provinsi menetapkan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD provinsi paling lambat 15 (lima belas) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara. Ketentuan tidak berlaku dalam penentuan perolehan kursi DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. DPD. tidak disertakan pada penghitungan perolehan kursi DPR di masing-masing daerah pemilihan. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. DPRD provinsi. DPD. KPU kabupaten/kota menetapkan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota paling lambat 12 (dua belas) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara. Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara. DPRD provinsi. Penetapan Hasil Perolehan Suara Pemilu Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPR dan perolehan suara untuk calon anggota DPD ditetapkan oleh KPU dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu.5% (dua koma lima perseratus) dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi DPR.

1. Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilu Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPR ditetapkan oleh KPU. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPRD Provinsi Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD provinsi ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah yang telah ditetapkan oleh KPU provinsi dengan angka BPP DPRD di daerah pemilihan masing-masing.seluruh Partai Politik Peserta Pemilu dikurangi jumlah suara sah Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara. Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPR Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPR Partai Politik Peserta Pemilu didasarkan atas hasil penghitungan seluruh suara sah dari setiap Partai Politik Peserta Pemilu di daerah pemilihan yang bersangkutan. P. Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi. Dari hasil penghitungan suara sah yang diperoleh partai politik peserta pemilu di suatu daerah pemilihan ditetapkan angka BPP DPR dengan cara membagi jumlah suara sah Partai Politik Peserta Pemilu dengan jumlah kursi di satu daerah pemilihan. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dilakukan penghitungan tahap kedua. maka perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dilakukan dengan cara membagikan sisa kursi berdasarkan sisa suara terbanyak satu persatu sampai habis. BPP DPRD ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah Partai Politik Peserta Pemilu untuk`anggota DPRD provinsi dengan jumlah kursi anggota DPRD provinsi di daerah pemilihan masing-masing. P.2. Dari hasil penghitungan seluruh suara sah ditetapkan angka BPP DPR. . Setelah ditetapkan angka BPP DPR dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap pertama dengan membagi jumlah suara sah yang diperoleh suatu Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan dengan BPP DPR. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dialokasikan berdasarkan BPP DPRD. Penetapan perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dilakukan dengan cara memberikan kursi kepada partai politik yang mencapai BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan. BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan ditetapkan dengan membagi jumlah sisa suara sah seluruh Partai Politik Peserta Pemilu dengan jumlah sisa kursi. P. Dalam hal masih terdapat sisa kursi dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap kedua dengan cara membagikan jumlah sisa kursi yang belum terbagi kepada Partai Politik Peserta Pemilu yang memperoleh suara sekurangkurangnya 50% (lima puluh perseratus) dari BPP DPR. maka dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap ketiga dengan cara seluruh sisa suara Partai Politik Peserta Pemilu dikumpulkan di provinsi untuk menentukan BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan.

KPU menetapkan calon pengganti antar waktu anggota DPD dari nama calon yang memperoleh suara terbanyak kelima. Penetapan Calon Terpilih 1. Dalam hal perolehan suara calon terpilih keempat terdapat jumlah suara yang sama. kedua. Calon terpilih anggota DPR dan anggota DPD ditetapkan oleh KPU. Calon terpilih anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi. kecuali bagi calon yang memperoleh suara 100% (seratus perseratus) dari BPP. 2. dalam hal calon yang memenuhi ketentuan poin 1 jumlahnya kurang dari jumlah kursi yang diperoleh partai politik peserta pemilu. dengan ketentuan:       calon terpilih anggota DPR. dalam hal terdapat dua calon atau lebih yang memenuhi ketentuan poin 1 dengan perolehan suara yang sama. maka calon terpilih ditetapkan berdasarkan nomor urut. Q. maka kursi diberikan kepada calon yang memiliki nomor urut lebih kecil di antara calon yang memenuhi ketentuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP.P. maka penentuan calon terpilih diberikan kepada calon yang memiliki nomor urut lebih kecil di antara calon yang memenuhi ketentuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. dalam hal tidak ada calon yang memperoleh suara sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. dalam hal calon yang memenuhi ketentuan huruf a jumlahnya lebih banyak daripada jumlah kursi yang diperoleh partai politik peserta pemilu. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dialokasikan berdasarkan BPP DPRD. Penetapan calon terpilih anggota DPD didasarkan pada nama calon yang memperoleh suara terbanyak pertama. ketujuh. calon yang memperoleh dukungan pemilih yang lebih merata penyebarannya di seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut ditetapkan sebagai calon terpilih. 3. .3. maka kursi yang belum terbagi diberikan kepada calon berdasarkan nomor urut. dan kedelapan di provinsi yang bersangkutan. DPRD provinsi. keenam. maka perolehan kursi partai politik peserta pemilu dilakukan dengan cara membagikan sisa kursi berdasarkan sisa suara terbanyak satu persatu sampai habis. ketiga. DPRD Provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dari Partai Politik Peserta Pemilu didasarkan pada perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan. Calon terpilih anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU Penetapan calon terpilih anggota DPR. dan keempat di provinsi yang bersangkutan. dan DPRD kabupaten/kota ditetapkan berdasarkan calon yang memperoleh suara sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. BPP DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah Partai Politik Peserta Pemilu untuk pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota dengan jumlah kursi anggota DPRD kabupaten/kota di daerah pemilihan masing-masing. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPRDKabupaten/Kota Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah yang telah ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota dengan angka BPP DPRD di daerah pemilihan masing-masing.

Sidang Pembunuhan Mahasiswa IAIN Ditunda Surabaya.. Read more . Majelis hakim meminta agar terdakwa mencari penasihat hukum atau didampingi ..Sidang perdana perkara pembunuhan mahasiswa IAIN Sunan Ampel dengan agenda pembacaan dakwaan harus ditunda.

.

26 September 2012 14:49 .       1 2 3 4 5 6 7 Demi Menciptakan Pemilu Yang Berkualitas. AMBANG Turun Jalan Wednesday.

namun seharusnya juga menjadi agenda partai dan masyarakat sipil. bahwasanya ada salah satu bakal calon Bupati yang terindikasi korupsi. masa juga mendorong KPUD Bangkalan agar jangan segan-segan untuk tidak meloloskan nama bakal calon yang bermasalah. kegagalan pemilu di 2014 akan menimbulkan banyak dampak yang negatif di masyarakat. “ Kami mendesak PN Bangkalan agar mengkroscek kembali surat tesebut . Guna menciptakan Pesta Demokrasi dan mampu menghasilkan seorang pemimpin Kepala Daerah yang berkualitas serta mampu membangun Bangkalan dan mampu mensejahterakan Rakyat.dan mengajak semua msyarakat bangkalan untuk bersama-sama mengawal Pilkada ini. karena melihat pemilu 2009 yang banyak memiliki catatan kurang memuaskan. partai politik yang berkualitas. 23 Mei 2012 Oleh: Humas Pemilihan umum (pemilu) 2014 harus menjadi agenda bersama. Dalam Aksinya mereka memberika seekor bebek kepada pihak pengadilan sebagai symbol lambanya proses hokum di Kota ini. demi tercapainya pemilu yang berkualitas.” tambah Slamet. “ kimi akan terus menekan Pengadilan Bangkalan untuk segera menyelesaikan masalah tersebu. demi terciptanya pemilu yang berkualitas. Setelah berdemo di PN Bangkalan. Ia menambahkan Seharusnya Pengadilan lebih tanggap menyikapi berita yang sudah meluas di masyarkat.Bangkalan . . yang sempat tersandung kasus Korupsi. Menciptakan pemilu yang berkualitas bukan hanya menjadi agenda KPU (Komisi Pemilihan Umum) saja. Pemilu Berkualitas Adalah Agenda Bersama Rabu. Harus ada sinergi antara penyelenggara pemilu yang jurdil (jujur adil). Masa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Bangkalan (AMBANG) mengelar aksi unjuk rasa menuntut sekaligus menggugat Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan terkait kebijakannya menguluarkan keterangan bebas tunggaan Negara Terhadap salah satu bakal calon Bupati Bangkalan.Penjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bangkalan. mereka terus melanjutkan aksinya menuju ke KPUD Bangkalan. Pencapaian pemilu 2014 yang berkualitas ini penting.” ungkap Slamet Riyadi Koordinator Aksi. serta pertautan publik yang kuat. bukan tidak mungkin.

PARTAI POLITIK . independen. serta kompetisi yang fair.” terangnya. “Stakeholder pemilu yaitu peserta pemilu baik pasangan calon mau pun perseorangan. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Korps Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (Komap) ini juga hadir Bambang Eka Cahya Widodo.Hal tersebut disampaikan oleh Sigit Pamungkas. maka rakyat akan semakin sentimentil terhadap demokrasi yang sedang terjadi di Indonesia. “Antara lain dengan dilaksanakannya pemilu tersebut oleh penyelenggara yang profesional. harus ada indikator-indikator sebagai panduan agar pemilu berjalan secara berkualitas. Inu Kencana Syafei (Rektor Universitas Pandanaran sekaligus Dosen Ilmu Pemerintahan UMY). maka pemilu yang seharusnya meredakan konflik justru akan menjadi pemicu konflik. Selain itu. Kalau sampaipemilu 2014 gagal lagi. menambahkan bahwa sebuah pemilihan umum selalu memiliki stakeholder yang harus bersinergi satu sama lain agar semua berjalan dengan baik. media massa dengan berbagai kepentingannya. SIP. dan akhirnya berpotensi menurunkan partisipasi pemilih di pemilu. Tahapan PDF | Print | Pemilu Wednesday. Menutur Sigit. Pembicara yang lain. masyarakat pemilih. dan kredibel. di Ruang Seminar Gedung AR. Pemilu yang berkualitas juga penting agar dapat menjadi legitimasi kemenangan aktor-aktor politik pemenang pemilu. DPD. kandidat dengan rekam jejak yang positif. MA. Selasa (22/5). baik yang sedang berkuasa mau pun yang tidak. Fachruddin B Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. konversi suara yang tepat. (Anggota Komisi Pemilihan Umum 2012-2017) dalam Seminar Nasional bertajuk “Menyongsong Pemilu 2014 Yang Berkualitas” (Sosialisasi UU No 8 Tahun 2012 Tentang Pemilihan Anggota DPR. beberapa indikator yang lainny adalah hak pilih bagi setiap warga negara yang memenuhi syarat. “Bila pemilu nantinya tidak berkualitas.” ungkapnya. tingkat literasi (melek) politik masyarakat yang baik.” terangnya. Bambang Eka Cahya. Untuk mengatasi hal tersebut. lanjut Sigit. dampak yang mungkin terjadi bila pemilu 2014 mendatang tidak berkualitas cukup mengkhawatirkan. SIP. Independen artinya penyelenggara mampu menjaga jarak yang sama dengan berbagai aktor politik. Msi (Ketua Bawaslu 2010-2012) serta Dr. serta pemerintah baik pusat mau pun daerah. 28 January 2009 07:14 1 TAHAP PENDAFTARAN PEMILIH Penyerahan Data Kependudukan 5 April 2008 Pemuktahiran Data Pemilih 6 April – 6 Juli 2008 Penyusunan dan Pengesahan DPS 7 Juli 7 Agustus 2008 Pengumuman DPS 8 -14 Agustus 2008 Penyusunan dan Penetapan DPT 11 – 30 September 2008 2 TAHAP PENCALONAN . partai dengan program yang kuat. dan DPRD. peradilan pemilu yang cepat dan independen. yang ke semuanya harus bersinergi dan saling mendukung.

KPU Provinsi dan KPU Kabupaten:   Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas. DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota) serta anggota DPD kepada KPU.DPD Pendaftaran Calon Anggota DPD 27 Juni . Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas. 16 Maret-5 April 2009 Masa Tenang 6 – 8 April 2009 . tatap muka.10 Juli 2008 Penelitian Administratif 2 – 15 Juli 2008 Verifikasi Faktual 18 Juli – 18 Agustus 2008 Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008 Pengumuman DCT anggota DPD 27 Oktober 2008 3 TAHAP KAMPANYE Persiapan Kampanye 2 Januari 2008 – 28 Feb 2009 Pelaksanaan Kampanye 12 Juli 2008 . media massa cetak atau elektronik.5 April 2009 1. 1-10 Maret 2009 2. media massa cetak atau elektronik. penyebaran bahan kampanye kepada umum. tatap muka.DPR/DPRD Pengambilan Formulir Calon Anggota DPR. penyebaran bahan kampanye kepada umum. 10-12 Juli 2008 Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum. Penyerahan Tim Pelaksana Kampanye (Pemilu anggota DPR. Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum.Pengumuman Pendaftaran Peserta Pemilu 5 – 6 April 2008 Pendaftran Parpol Peserta Pemilu 7 April – 12 Mei 2008 Penelitian Administrasi dan Pengumuman 10 April – 30 Mei 2008 Verifikasi Faktual 3 Juni – 2 Juli 2008 Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2009 29 Juni – 3 Juli 2008 Pengumuman Parpol Peserta Pemilu 2009 5 Juli 2008 . 13 Juli 2008-5 April 2009 3. DPRD 5 – 9 Agustus 2008 Pengajuan Bakal Calon oleh Parpol 10 – 15 Agustus 2008 Verifikasi kelengkapan Administratif 11 Agustus -3 Sept 2008 Penyampaian hasil verifikasi kepada Parpol 12 Agustus – 5 Sept 2008 Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008 Pengumuman DCT anggota DPR/DPRD 27 Oktober 2008 .

19 Maret-8 Maret 2009 8. Pengadaan dan distribusi surat suara. 15-21 Januari 2009 2. Peserta Pemilu dapat mengajukan permohonan pembatalan penetapan hasil perhitungan perolehan suara oleh KPU kepada MK paling lama 3x24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil Pemilu secara nasional oleh KPU. Monitoring persiapan pemungutan suara di Daerah. 10-12 Mei 2009 . DPRD Provinsi dan DPRD Kab. Penyiapan TPS/TPSLN. 8 April 2009 Pemungutan Suara 9 April 2009 PPS mengumumkan salinan hasil dari TPS 10 – 11 April 2009 Rekapitulasi di PPK 11 – 15 April 2009 Rekapitulasi di KPU Kab. 11 Okt-10 Des 2008 4. 31 Maret-7 April 2009 10. 14 Maret-4 April 2009 9. 24 April 2009 3. 1 Nov 2008-29 Maret 2009 3.4 TAHAP PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA Persiapan menjelang Pemungutan Suara: 1. Pengumuman dan pemberitahuan tempat & waktu pemungutan suara kepada pemilih & saksi oleh KPPS/KPPSLN. DPRD Provinsi dan DPRD Kab. DPRD Kabupaten/Kota secara nasional. 8 April 2009 11./Kota. Proses pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD. Pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD. Pidato Ketua KPU menjelang pemungutan suara. 19 Maret-8 April 2009 6./Kota. KPU Menetapkan hasil pemilu DPR. 19 April 2009 2. 1 Jan-18 Maret 2009 5. Distribusi DCT Anggota DPR dan DPD. DPRD Provinsi dan DPRD Kab. 9 Mei 2009 4. KPU Kabupaten/Kota Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota. DPRD Provinsi. KPU Provinsi Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Provinsi. Distribusi DPT dan Daftar Pemilih Tambahan. 19 Maret-8 April 2009 7. Simulasi penyampaian hasil perhitungan suara dengan menggunakan sistem informasi/elekttronik. Distribusi DPT Luar Negeri dan Daftar Pemilih Tambahan Luar Negeri untuk TPSLN oleh PPLN. DPD./Kota 15 – 19 April 2009 Rekapitulasi di KPU Provinsi 11 – 15 April 2009 Rekapitulasi di KPU Pusat 26 April – 9 Mei 2009 5 TAHAP PENETAPAN HASIL Penetapan Hasil Pemilu 1./Kota.

DPRD Kab. Anggota DPRD Kabupaten/Kota 17 – 18 Mei 2008 2. DPRD Provinsi. Harapannya adalah nota kesepahaman itu bisa digunakan membangun pola tindakan dan pencegahan keberulangan karut-marut Pemilu 2009 yang tidak berkualitas. Juli 2009 2. Juni 2009 2. Perjalanan pemilu pascareformasi membawa pasang surut partai politik di parlemen. DPR dan DPD. Anggota DPRD Provinsi 17-18 Mei 2008 3. Penandatanganan MoU itu diperlukan guna menyamakan persepsi dalam menyikapi persoalan yang mungkin timbul berkaitan dengan Pemilu 2014. DPRD Provinsi. 21-24 Mei 2009 Penetapan dan pengumuman calon terpilih 1.Penetapan Perolehan kursi dan Calon terpilih 1. 1 Oktober 2009 Pemilu 2014 yang Berkualitas o Oleh FS Swantoro 0 0 SESUDAH Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 10 partai politik menjadi peserta Pemilu 2014. DPRD Kabupaten/Kota. 15-17 Mei 2009 2. September 2009 Pengucapan sumpah/janji Juli – 1 Oktober 2009 1. 9 parpol meraih kursi di parlemen. DPR dan DPD. Anggota DPR dan DPD. Pemilu 2009 diikuti 38 parpol dan 6 parpol lokal Aceh./Kota. Keempat institusi itu akan mengawal pesta demokrasi tersebut supaya bisa terselenggara secara berkualitas. DPRD Kab. Juli-Agustus 2009 3. Kejaksaan Agung (Kejakgung) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Polri. Anggota DPR dan DPD 19-20 Mei Peresmian keanggotaan 1. dan Bawaslu. Lantas seperti apa dan bagaimana supaya Pemilu 2014 lebih berkualitas? Pemilu Berkualitas . Agustus 2009 3. Kemudian. KPU. DPRD Provinsi. Pemilu 2004 diikuti 24 parpol dan 16 parpol melenggang ke Senayan. Pemilu 1999 diikuti 48 parpol dan 21 parpol lolos ke parlemen. 17-18 Mei 2009 3./Kota.

proses dan tahapan pemilu harus berjalan sesuai jadwal yang disiapkan KPU. Jadwal dan tahapan pemilu tidak boleh molor supaya tidak terjadi kegaduhan politik. membutuhkan beberapa komitmen. dan institusi penegak hukum seperti Kejagung dan Polri. Padahal sekarang ini masyarakat telah sadar berdemokrasi dan melek politik. keprofesionalan dan independensi KPU dan Bawaslu menjadi penentu kualitas Pemilu 2014. Sekali tahapan pemilu molor. Kelima. Karena itu. partai yang akan berlaga dalam Pemilu 2014 harus menciptakan suasana politik yang kondusif. seluruh penyelenggara dan ‟‟wasit‟‟ pemilu harus siap bekerja ekstrakeras dan solid supaya pesta demokrasi itu lebih berkualitas. Kedua. jual beli suara. damai. pentingnya data pemilu yang valid. dapat dipastikan muncul kegaduhan yang bisa membuat cacat hukum penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut. suara rakyat adalah suara Tuhan? Kata Kunci Keempat. yang tak kalah penting adalah KPU harus mengelola anggaran pemilu secara transparan dan akuntabel. Rakyat akan menyeleksi partai politik atau kader partai yang menjadi caleg. terkait kampanye pemilu. dan serangan fajar. Ada sejumah aturan (UU) yang harus ditaati semua pihak. Ketiga. tahapan pemilu yang tepat waktu menjadi unsur penting. Bawaslu. partai politik. Dalam negara demokrasi. berbagai pelanggaran pemilu akan sulit dihindari. dan rasanya sulit menghindari kemunculan semua itu. ataupun kampanye pilpres. Karena itu. terkait perekrutan caleg. kegaduhan ketika kampanye pilkada. Kejagung. Seluruh institusi itu harus . partai-partai harus lebih selektif dan mau mendengarkan aspirasi rakyat. Berbagai kegaduhan itu berisiko menimbulkan gesekan politik yang adakalanya menimbulkan korban jiwa. baik di parlemen maupun di luar parlemen. Pasalnya. Bisa diprediksi bahwa Bawaslu akan menemukan bermacam pelanggaran seputar Pemilu 2014. kegaduhan politik sulit dihindari. dan berkualitas. seperti praktik politik uang. baik data untuk DPS maupun DPT. Pengalaman selama ini. Salah satu sumber tidak berkualitasnya Pemilu 2009 adalah DPT yang bermasalah secara masif hampir pada semua provinsi. Karena itu. Ada kesan sejumlah politikus di DPR lebih senang kegaduhan ketimbang menyuarakan nilai-nilai demokrasi atau nilai keutamaan (more noise than voice). pemilu. baik KPU. Bukankah berlaku adagium dalam politik. manipulasi data. akan banyak godaan bagi peserta pemilu yang berisiko pada pelanggaran. Pertama. Karena itu. Salah satu kegaduhan politik yang sulit dihindari dan pasti muncul adalah ketika kampanye pemilu berlangsung. Intinya. partai-partai politik peserta pemilu. keberpihakan pejabat pemerintah. Terkait dengan hal itu. dan Polri.Keterjaminan Pemilu 2014 bisa berlangsung tertib. banyak pelanggaran pemilu tidak diproses secara tuntas. maupun pemerintah yang diwakili Kemendagri. serta menjamin kelancaran pencairannya. Di sini pentingnya MoU antarinstitusi penegak hukum agar penegakan hukum bisa berjalan terpadu. Bawaslu. Lihat saja. kata kuncinya ada pada KPU.

Bawaslu.com Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka. peneliti dari Soegeng Sarjadi Syndicate Jakarta (/) Untuk berita terbaru. dan korup. tapi perlu diwaspadai dan ditempuh komponen penyelenggara pemilu. Kejagung. yaitu rakus. Masyarakat telah lama merindukan pemilu yang berkualitas dan lebih sedikit kegaduhannya. dan Polri menjadi penting dan harus bisa menjadi garansi supaya Pemilu 2014 lebih berkualitas. (10) – FS Swantoro.suaramerdeka.com/bb/bblauncher . Ini penting mengingat bila pemilu mendatang masih amburadul seperti Pemilu 2009. nota kesepahaman antara KPU. Karena itu. Itu harapan kita semua. nikmati berita terkini lewat http://m. hasilnya mudah ditebak: kualitas parlemen sama seperti periode sekarang. serakah.komit agar Pemilu 2014 bisa lebih berkualitas. ikuti kami di Twitter dan Facebook Bagi Anda pengguna ponsel. Kelima hal itu hanya contoh kecil.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful