Character Building Pemimpin Via Kualitas Pendidikan

29 Juli 2012 21:30 Oleh: Osy Yostia Utami, S.Si *)

Bulan Mei ini tepat 14 tahun Indonesia memasuki era Reformasi, dimana cita-cita Reformasi yang di elu-elukan tahun 1988 yaitu menginginkan perubahan dan pembaharuan di semua aspek kehidupan bernegara. Kasus-kasus yang pada masa orde baru di tekan dan di tutup-tutupi kini mulai muncul ke permukaan atas nama keadilan dan sikap transparansi pemerintah terhadap rakyat. Banyak kasus-kasus kekerasan, korupsi, bahkan tindakan asusila muncul ke permukaan, namun bukanya berkurang tapi malah marak akhir-akhir ini media massa memberitakan hal tersebut setiap hari. Ada empat kesalahan mendasar dari bangsa ini, yang mungkin kalau kesalahan ini tidak cepat diperbaiki kondisi tersebut tidak akan pernah selesai bahkan akan lebih besar, yaitu: Pertama, Tidak meletakan Ahlak /karakter sebagai indikator tertinggi dalam dalam Sistem Pendidikan Nasional, tetapi nilai dan angka-angka; Kedua, Tidak mau belajar dari pengalaman; Ketiga, Segala sesuatu bersifat instan. Sistem pendidikan kita lebih sibuk mengurusi standarisasi berapa angka dan jumlah mata pelajaran yang akan diujiankan pada UAN daripada mencari solusi yang tepat untuk mencegah tawuran antar pelajar, perbuatan asusila, tindakan yang sudah menghinggapi dikalangan para remaja kita serta sikap-sikap yang sudah mengarah kepada perbuatan kriminal. Perbuatan kriminal tersebut tidak berhenti sampai di sana, tapi bagaikan efek domino yang terbawa sampai dewasa dan menjalar ke berbagai elemen di masyarakat, mulai dari kasus kekerasan oleh oknum aparat sampai korupsi di tingkat pemerintah. Peran pendidikan seharusnya menjadi problem solver untuk memutus efek tersebut. Tujuan pendidikan semestinya sama seperti tujuan penciptaan manusia, sebagaimana Allah SWT sampaikan dalam Surat Al-Anbiya ayat 107, ”Dan tidaklah kami mengutus kamu melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam”. Bercermin dari perjalanan Rasulullah SAW sebagai seorang pemimpin, dimana pendidikan semestinya berdasarkan pada ahlak yang berkarakter, memiliki falsafah keilmuan yang kuat, membangun jiwa kepemimpinan (leadership), dan membangun pribadi yang mandiri. Ahlak yang berkarakter Ahlak yang berkarakter haruslah menjadi fokus utama pendidikan karena Ahlak ini akan menjadi tolok ukur bagi komponen yang lain, “Dalam tubuh terdapat sepotong daging, apabila ia rusak, maka rusaklah badan itu seluruhnya, Sepotong daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadist lain Bukhori dan Muslim menjelaskan “Dan tidaklah aku diutus kecuali untuk memperbaiki ahlak manusia; „Sebaik-baiknya kamu adalah yang lebih berbudi pekerti luhur diantara kamu (HR. Bukhari dan Muslim). DANIEL GOLEMAN menyebutkan bahwa keberhasilan seseorang dimasyarakat, termasuk di dunia kerja sebagian besar ditentukan oleh kecerdasan emosi (80%) dan hanya 20% ditentukan oleh faktor kecerdasan kognitif (IQ).

Pembentukan ahlak tidak selesai dengan hanya teori, hafalan, atau bahkan dengan menulis pernyataan di lembar soal ujian bahwa ”saya berjanji untuk menjawab pertanyaan soal ujian dengan jujur”, tapi harus membentuk karakter. Pembentukan karakter ini tidak cukup secara instan dan dilakukan individu oleh seseorang. Karakter terbentuk dari teladan, pembiasaan yang terus-menerus sehingga membentuk kepribadian seseorang. Teladan ini penting, karena sifat anak pada usia bersifat meniru, dan pada usia remaja bersifat kritis, sehingga tujuan pembentukan karakter tersebut akan terganggu. Pembiasaan yang terus-menerus memerlukan lingkungan yang mendukung untuk mengingatkan dan membentuk budaya bersama, sehingga proses tersebut membentuk kepribadian yang menjadi budaya yang berkarakter. Analoginya sama seperti budaya Indonesia yang terkenal dengan batiknya, hal tersebut hanya akan menjadi sejarah belaka bila warga negaranya hanya sedikit yang mencintai dan mengenakan batik. Setiap perubahan perlu proses, dan setiap proses perlu ada indikator tingkat keberhasilan. Lalu apa indikator keberhasilan pendidikan ahlak yang berkarakter? Yaitu ketika seseorang melakukan sesuatu karena kesadaranya, bukan karena pengaruh lingkungan. Seorang anak membuang sampah bukan karena takut dimarahi orang tua, tapi karena sadar akan akibat dia membuang sampah sembarangan. Seseorang tidak menolak menerima uang sogokan bukan karena takut di periksa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), tapi karena dia tau akibat dari korupsi tersebut dapat merugikan orang lain. Siswa akan mengerjakan soal ujian dengan jujur dengan atau tanpa pengawasan guru. Ahlak yang berkarakter ini akan sangat menunjang proses selanjutnya, yaitu kognitif. Memiliki falsafah keilmuan yang kuat Sudah merupakan sunatullah bahwa siapa yang berusaha lebih keras maka dia akan memperoleh lebih setara dengan usahanya. Allah SWT menciptakan jagat raya ini dengan hamparan ilmu bagi manusia yang mau memikirkanya, oleh karena itu manusia yang mau maju dan memberi manfaat untuk orang lain harus memiliki falsafah keilmuan yang kuat, seperti yang di ungkapkan Alloh SWT pada surat Ar-Rahman ayat 33 ... ”Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah)”. Bila kita perhatikan negara-negara yang menjadi negara adikuasa di dunia adalah negara-negara yang menguasai IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Namun kembali lagi kepada karakter, ketika penguasaan IPTEK itu tidak diimbangi oleh karakter yang baik, maka bukan menjadikan manusia yang memberikan rahmat bagi semesta alam, tapi justru menimbulkan kehancuran bagi bumi ini, seperti firman Alloh SWT dalam surat Ar-Rum ayat 21 “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. Untuk mencegah kebinasaan bumi di mana kita hidup, kita harus bekerja sama untuk mengembangkan suatu metoda pendidikan yang baik, moralitas yang baik, nilai-nilai baik dan sikap baik. Cinta dan Kebijaksanaan adalah dasar untuk membangun hari depan kita bersama

dalam rangka mewujudkan gagasan untuk Kebaikan kepada bumi dan umat manusia untuk menciptakan perdamaian, kesejahteraan dan kelanjutan Alam semesta ini. Maka sangat penting bila penguasaan IPTEK itu beriringan ahlak yang berkarakter. Membangun jiwa kepemimpinan dan kemandirian Allah SWT menciptakan manusia untuk menjadi "pemimpin" di muka bumi dan memberi "rahmat" bagi sekalian alam. Pemimpin di sini di mulai dari menjadi pemimpin untuk diri sendiri. Seorang pemimpin harus mengenali potensi dirinya, dan mengembangkan diri serta menjadi pribadi yang mandiri. Sistem pendidikan harus mampu mengembangkan kemandirian siswa dan tidak bergantung pada keadaan tertentu. Setelah itu, seorang pemimpin harus peka terhadap lingkungan dan mengenali potensi lingkunganya. Oleh karena itu, institusi pendidikan hendaknya tidak memisahkan proses pembelajaran siswa dari lingkunganya, karena mereka adalah bagian dari lingkungan dan pendidikan adalah proses pembentukan calon-calon pemimpin yang akan menjadi pemberi solusi terhadap lingkungan (baik alam maupun sosial). Sehingga ahlak yang berkarakter dan falsafah keilmuan yang kaut harus dimiliki oleh manusia sebagai pemimpin, untuk menjadi problem solver atau memberi rahmat (menyebarkan kebaikan) bagi orang lain, lingkungan dan alam semesta. PKPU sebagai Lembaga Kemanusiaan Nasional yang juga konsentrasi pada bidang pendidikan merasa mempunyai tanggungjawab terhadap masa depan pendidikan bangsa ini. Program Pendayagunaan bidang pendidikan PKPU telah melakukan beberapa program yang menuju ke arah perubahan tersebut, diantaranya adalah program Sekolah Berbasis Komunitas (SBK). Sekolah Berbasis Komunitas adalah sekolah yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh komunitas, dimana sekolah dan masyarakat sinergi dalam proses pendidikan. Visi SBK ini bukanlah membangun dan mendidik anak, tetapi membangun dan mengembangkan karakter, leadership dan kemandirian melalui komunitas. Pola pembelajaran lebih diarahkan pada penyelesaian sebuah masalah, sehingga siswa dapat menerapkan dan mengkaji falsafah keilmuanya melalui proses tersebut (learning by doing). Di harapkan program pendidikan SBK menjadi alternatif solusi dalam membangun karakter pemimpin untuk masa depan bangsa ini.

Pemimpin Berkarakter
Oleh Yuswohady Rabu, 6 Juni 2012 Dicetak 30 kali

Dibaca 307 kali Tweet

Sementara Steve Jobs memiliki kepemimpinan yang unik karena ideidenya yang inovatif dan kemampuannya melihat tren masa depan. Tokoh kulit hitam ini juga memiliki keberanian luar biasa dalam menghadapi tantangan berat yang harus dihadapi. Karakter tak cukup dibentuk melalui ucapan-ucapan. Mother Teresa misalnya memiliki karakter yang kuat sebagai pemimpin yang peduli. Para pemimpin lembaga-lembaga keuangan bergengsi seperti AIG. pikiran. keterpercayaan. Bahkan saya berani mengatakan esensi dasar sukses kepemimpinan adalah karakter-karakter utama yang dimiliki si pemimpin. Lehman Brothers. dan kasih pada orang lain . tanggungjawab. Martin Luther King dikenal memiliki karakter kuat sebagai pemimpin yang memiliki keteguhan dalam memegang prinsip. Sebaliknya Richard Nixon gagal menjadi pemimpin yang baik karena tidak memiliki kejujuran pada rakyatnya yang berakibat dia dilengserkan dari kursi kepresidenan. Apa itu pemimpin yang memiliki kualitas karakter baik dan kuat? Yaitu pemimpin yang berpikir. Apa itu karakter kepemimpinan? Saya mendefinisikannya sebagai "kualitas personal dari seorang pemimpin yang terbentuk melalui akumulasi tindakan-tindakan yang mengacu kepada nilai-nilai moralitas dan etik" yang diyakini oleh seorang pemimpin. Sukses seorang pemimpin sangat diwarnai oleh karakter dari si pemimpin.Sukses seorang pemimpin ditentukan oleh pilihan-pilihan dan tindakan-tindakan yang ia ambil dalam menyikapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi organisasi. bersikap. dan tindakan riil yang akhirnya menentukan siapa si pemimpin itu sesungguhnya ("who he is"). dan bertindak mengikuti nilai-nilai inti universal yang baik seperti seperti kejujuran. Worldcom . dan lain-lain. Pilihan dan tindakan itu diambil berdasarkan nilai-nilai moral dan etis yang ia yakini. kepedulian kepada negara. empati. Karakter terbentuk melalui ucapan. Pemimpin hebat selalu memiliki kualitas karater yang baik dan kuat. Jack Welch adalah pemimpin berkarakter karena memiliki kemampuan dalam mengambil keputusankeputusan berat dan pelik. juga Enron. Character is the foundation for leader\'s all true success.

seorang psikolog mendefinisikan karakter sebagai: "a disposition to express behavior in consistent patterns of functions across a range of situations. ucapan. lasting. atau indelible mark. karakter adalah nilainilai yang mewujud dalam bentuk tindakan-tindakan riil sehari-hari. baik maupun buruk." Namanya konsistensi. Pemimpin berkarakter tak mengenal yang namanya aji mumpung. tak cukup hanya sampai di pola pikir atau ucapan-ucapan. Dimensi penting lain dari karakter kepemimpinan adalah konsistensi. Dalam kurun waktu yang panjang tindakan-tindakan itu membentuk kebiasaan yang kemudian menjadi ciri khas dan keunikan seorang pemimpin.gagal mengemban tanggung-jawab kepemimpinan karena tamak dan hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli kepentingan lingkungan di sekitarnya. Pemimpin berkarakter selalu punya identitas kuat dan mulia." Karakter dicerminkan oleh perilaku dan tindakan konsisten yang dilakukan seseorang tak peduli situasi seperti apa yang ia hadapi. Seorang pakar yang menyebutkan "character is values in action". Lawrence Pervin. Intinya. dan tindakan seorang pemimpin akhirnya akan membentuk ciri dan identitasnya di mata para followers. Karena itu karakter bisa juga diartikan sebagai ciri-ciri khusus yang membedakan seseorang dengan orang lain. even if no one else is doing it. Bahkan kata "character" berasal dari bahasa Yunani yang makna lugas "enduring. maka tak peduli bagaimana posisinya. pemimpin berkarakter akan selalu mempraktekkan nilai-nilai yang ia yakini. sekali saja memahami pikiran. ia tak akan melakukan korupsi. menggambarkan dengan sangat pas konsistensi ini dengan ungkapan: "What is wrong is wrong. Dalam situasi apapun. filsuf dan pendiri Negara Bagian Pennsylvania. Mungkin seseorang pemimpin bisa menyembunyikan karakternya dalam waktu seminggu atau sebulan di . Karakter pemimpin baru bisa dikenali setelah kita merasakan kepemimpinannya ratusan bahkan ribuan kali dalam kurun waktu yang panjang. atau sekali saja melihat tindakannya." Kata kuncinya adalah "mark" atau ciri. William Penn. Nilai-nilai. Ketika nilainilai kejujuran dan etika ia pegang. Ketika ia menempati posisi jabatan yang basah bukan berarti kemudian ia bisa melakukan korupsi seenaknya. even if everyone is doing it. Right is still right. Artinya. ungkapan ini ingin menegaskan bahwa karakter terbentuk hanya jika nilai-nilai yang diyakini si pemimpin "bermuara" pada tindakan-tindakan. maka kita tak akan bisa mengidentifikasi karakter seorang pemimpin dengan hanya sekali saja mendengar ucapannya. basah maupun kering. pikiran.

atau lima tahun. tidak bisa bohong. Kepemimpinan Ideal (II) ===========MILIS PUBLIKASI E-LEADERSHIP EDISI JUNI 2012=============== KEPEMIMPINAN IDEAL (II) e-Leadership 121 -. tiga tahun. Davida Welni Dana < http://lead. Namun. tak bisa dipalsukan.25/06/2012 DAFTAR ISI ARTIKEL: MENJADI PEMIMPIN KRISTEN JELAJAH BUKU: SELF IMPROVEMENT 101 Shalom.sabda. Idealnya. seorang pemimpin Kristen harus memiliki kualitas dan karakter seperti pribadi Kristus.org > . apakah betul demokratis atau justru sebaliknya. jika tidak lebih dahulu mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus dan mengalami proses pertumbuhan iman maupun karakter setelahnya. demokratis. Redaksi Tamu e-Leadership. Di awal kepemimpinan Anda bisa mengatakan bahwa Anda adalah pemimpin yang egaliter. maka keterampilanketerampilan teknis lainnya untuk menjadi pemimpin ideal dapat dipelajari lebih lanjut. pikiran.awal kepemimpinannya. Jangan lewatkan pula kolom Jelajah Buku yang akan memberikan informasi mengenai isi buku "Self Improvement 101". Redaksi mengajak Pembaca untuk menyimak uraian selengkapnya tentang bagaimana kita bisa menjadi pemimpin Kristen yang ideal dalam kolom Artikel. dari praktek kepemimpinan yang dijalankan) ujung-ujungnya akan ketahuan "potret" Anda yang sesungguhnya. Namun dari interaksi dengan anak buah (di rapat-rapat. tidak ada seorang pemimpin pun yang dapat memenuhi kualifikasi tersebut. dalam pidato-pidato. Karakter pemimpin tercermin dari akumulasi ucapan. dan selalu mendengar aspirasi dari anak buah. Jika secara rohani dan karakter ia telah mengalami transformasi. Potret itu adalah karakter Anda sebagai pemimpin. tidak bisa mengelabuhi. namun pada akhirnya karakter itu akan gamblang di mata anak buahnya setelah ia memimpin setahun. Selamat membaca dan kiranya menjadi berkat bagi kita semua. dan tindakan yang akan konsisten polanya dalam kurun waktu panjang. Potret itu jujur.

" (Ayub 11:17) < http://alkitab. masyarakat. Ia senantiasa menjadikan diri dan kehidupan-Nya sebagai teladan moralitas. Tidak ada kesalahan maupun kejahatan di dalam hidup-Nya. "kita ini bagaikan kawanan domba tanpa gembala". terutama bagi orang Kristen. . Gereja saat ini sedang mengalami masalah yang sangat serius. harus memiliki kuasa. namun dari tekanan masalah itu akan keluar kualitas kepemimpinan seseorang. dan penyertaan Tuhan.sabda. efektif dan kuat. dan kepribadian yang kuat sebagai bawaan. Berbicara kepemimpinan. yaitu kekurangan pemimpin berkualitas seperti pribadi Kristus." Buku-buku manajemen selalu berbicara tentang kualitas dasar pemimpin alami yang memiliki intelektual. keluarga. Dengan demikian. Dan terakhir ("Great Event Theory") mengatakan bahwa pemimpin itu terbentuk oleh situasi dan kondisi khusus yang menekan. Krisis kepemimpinan yang rohani. ada juga pemimpin yang digembleng serta dilatih Tuhan melalui proses kehidupan maupun pembelajaran. kita dapat mencapai kesuksesan di dalam memimpin. Hidup-Nya transparan. melemahkan potensi untuk bertahan melawan si jahat. atau dengan kata lain kepemimpinan Kristen adalah perpaduan antara bakat alami dan pemberian spiritual. semua orang dapat menilai dan menganalisis diri-Nya. Shakespeare pernah mengatakan. Hal ini sama dengan metafora Tuhan Yesus. Demikian juga kepemimpinan kristiani merupakan "perpaduan antara kualitas alami dan kualitas spiritual". Salah satu peranan utama dari seorang pemimpin adalah menunjukkan teladan yang baik dan kemudian melatih orang lain untuk mengikutinya. Menjadi seorang pemimpin. tapi ada juga yang besar karena dipaksa oleh keadaan. hikmat. Ada juga yang berpendapat bahwa pemimpin itu dibentuk. Hal inilah yang harus diperhatikan setiap orang yang ingin meniru teladan kepemimpinan Yesus. tetapi minim dalam hikmat dan kearifan. memberikan teladan kehidupan ketimbang memberikan perintah dan aturan-aturan yang memaksa. ada tiga pandangan yang secara umum mengatakan pemimpin itu dilahirkan. Teladan Kepemimpinan Tuhan Yesus dan Rasul Paulus Yesus menunjukkan teladan kepemimpinan dengan jalan menjadi panutan. dan lingkungan lainnya di mana kita berada. namun juga disertai dengan hikmat dan wibawa ilahi. gereja. "Ada yang besar karena dilahirkan besar. Saat ini kita dihadapkan kepada permasalahan yang berat. kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari. Kita memiliki keterampilan dan pengetahuan. baik dalam kehidupan diri sendiri. sementara para pemimpin sering kali tampil seperti "si buta yang memimpin orang buta". Kepemimpinan yang ditunjukkan Yesus juga bukan hanya sekadar melalui kata-kata."Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari.org/?Ayub+11:17 > ARTIKEL: MENJADI PEMIMPIN KRISTEN Pendahuluan John Stott mengatakan dunia masa kini ditandai kelangkaan pemimpin gereja yang berkualitas. Saya percaya. pemimpin ada yang dilahirkan dengan bakat yang luar biasa. ada yang besar karena usaha sendiri. watak.

mengingatkan saya akan pentingnya peranan para pemimpin dalam mencapai keberhasilan organisasi apa pun. "Jadilah pengikutku. Pada waktu itu Ted sedang mengalami frustrasi. Tidak mungkin untuk membina sebuah gereja yang kuat tanpa adanya para pemimpin. cara mengajar. Multiplikasi Pemimpin Pertumbuhan dan perluasan kekristenan terjadi sesuai dengan tersedianya para pemimpin yang berhasil guna. Ia mengatakan bahwa sejak perjumpaan dengan saya. Tanpa kepemimpinan yang tepat. Selama percakapan berlangsung Ted mengatakan. sebelum mengharapkan mereka mencalonkan diri dengan sukarela untuk memegang peranan sebagai pemimpin. Pertama kalinya saya menjumpai Ted beberapa tahun lalu. gerejanya menghadapi berbagai masalah. Melatih para pemimpin yang berhasil adalah rahasia keberhasilan mereka. saya memunyai kesempatan untuk berbicara lama dengan Ted dan menanyakan kunci keberhasilan pertumbuhan gerejanya itu. seorang pakar kepemimpinan Kristen terkemuka menceritakan pengalaman seorang rekan gembalanya. Ia menumpahkan isi hatinya kepada saya mengenai masalah untuk mendapatkan pemimpin-pemimpin yang memenuhi syarat di dalam gerejanya. Mereka baru saja menyelesaikan tempat kebaktian yang baru dan merencanakan sebuah bangunan untuk pendidikan. Timotius pun kemudian menghasilkan pemimpin-pemimpin baru di dalam gereja yang digembalakannya. gereja Ted akan bergumul untuk mempertahankan kelanjutan hidupnya. kecuali hanya duduk di kursi gereja dan menonton selagi beberapa orang dari kami melaksanakan seluruh pekerjaan." Tahun lalu. Mendengarkan pembicaraan Ted pada hari itu. "Tampaknya saya tak dapat menemukan seseorang yang ingin berbuat sesuatu.Paulus adalah seorang pemimpin besar dari gereja Tuhan di abad pertama. ia mulai mengadakan program pelatihan kepemimpinan di gereja. Kualifikasi Pemimpin . maka saya tidak memunyai masalah lagi menemukan orang-orang memenuhi syarat kepemimpinan yang diperlukan oleh gereja." Ia berhasil memultiplikasikan kepemimpinannya dengan mencetak pemimpin-pemimpin baru yang andal. Gereja itu telah jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Ia dan timnya mengajar orang-orang cara untuk menjadi pemimpin. termasuk bergumul untuk mempertahankan jumlah kehadiran jemaat sekitar dua ratus setiap kebaktian Minggu pagi. Ia mengatakan kepada saya mengalami kesukaran menerima calon-calon pemimpin baru untuk memimpin di dalam gerejanya. saya mendapat kehormatan untuk mengunjungi gereja yang dipimpin oleh Ted. Ted menjelaskan bahwa dengan melatih anggota-anggota gereja kami tentang cara memimpin. Setelah kebaktian berakhir. Ted Grant ialah seorang gembala jemaat dari sebuah gereja besar dan berkembang pesat di barat daya Amerika Serikat. Tetapi begitu mereka mulai membina para pemimpin yang efektif atau berhasil guna. Ia berhasil mendidik Timotius menjadi pemimpin dan gembala yang andal. sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus. maka gerejanya menjadi sebuah organisasi yang sangat berhasil. Lebih dari 3000 orang menghadiri dua kebaktian pagi setiap hari Minggu. Dalam kitab 1 Korintus 11:1 ia menulis. Myron Rush. dan cara mereproduksi diri mereka pada orang lain.

Karakter dan Integritas (Character and Integrity) Kepemimpinan Kristen merupakan kepemimpinan yang berpusatkan Kristus. Konsistensi berbicara tentang ketahanan. Konsistensi (Consistency) Konsistensi merupakan salah satu kualitas kepemimpinan yang paling utama. 3. Kepemimpinan mereka tidak hanya "sukses" di awal saja. bila ia tidak lebih dulu berjumpa secara pribadi dengan Yesus dan menjadi ciptaan baru (2 Korintus 5:17). Ia menggunakan pengetahuan yang didapatnya selama pendidikan di Mesir dan pengalaman bersama Tuhan untuk memimpin mereka melintasi gurun yang penuh bahaya dan kesukaran sebelum akhirnya mencapai tanah Kanaan. 4. Samaan dan Dunnam. Berkali-kali dalam hidupnya bangsa Israel "menggerutu" terhadap kepemimpinannya dan menentang wibawanya. Ia konsisten melakukan perintah Tuhan untuk membawa bangsa itu keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan. dan mengatur orang Israel menjadi suatu bangsa. Yosua merupakan teladan kehidupan lainnya berkenaan dengan faktor konsistensi. dan perilaku/perbuatan. gol. namun mereka konsisten mempertahankan kualitas kerja dan kepemimpinannya sampai akhir. mimpi yang hendak dicapai. dan fokus yang tidak pernah berkurang atau pudar dalam meraih tujuan kepemimpinan. mengarungi padang gurun selama puluhan tahun. 1. "Pemimpin Kristen menerima kehidupan Kristus dengan iman dan menerapkannya dalam komitmen. Musa merupakan salah satu pemimpin besar yang mengerti benar mengenai visi. di mana kehidupannya ." (Amsal 29:18) Visi adalah tujuan. Ia berusaha mewujudkannya. menjadi liarlah rakyat. Ketika seorang menghendaki untuk menjadi pemimpin yang efektif. Musa tidak menyerah. Tidak ada seorang manusia pun di muka bumi ini yang akan mampu menjadi pemimpin Kristen yang andal. Ia berjuang keras memimpin bangsanya melawan penindasan Mesir. ada beberapa faktor utama yang menentukan keberhasilan seorang pemimpin. John Stott mengatakan bahwa visi adalah suatu ihwal melihat. Daniel. Yohanes pembaptis. arah. disiplin. Akan tetapi. Lynn E. menyatukan.Dalam konsep kepemimpinan Kristiani. sasaran. Daud. Tidak cukup bagi Musa untuk memimpikan suatu negeri yang berlimpah-limpah madu dan susunya. wahyu. Ia tidak lupa akan panggilan Allah kepadanya untuk memimpin bangsa itu. pakar kepemimpinan mengatakan. Musa lagi-lagi merupakan teladan konsistensi yang luar biasa. Ia menghimpun. karena ia mendapat visi yang jelas tentang "Tanah Perjanjian". Visi (Sense of Mission) "Bila tidak ada wahyu. mendapat persepsi tentang sesuatu yang imajinatif. 2. ketekunan. yang memadu pemahaman yang mendasar tentang situasi masa kini dengan pandangan yang menjangkau jauh ke depan. ia harus bertumbuh secara karakter. Pengetahuan dan Keterampilan (Knowledge and Skill) Visi harus dibarengi dengan pengetahuan yang cukup dan keterampilan.

setiap waktu mengungkapkan Kristus yang hidup di dalamnya sebagai kesaksian kepada dunia. Panggilan kita adalah untuk melayani. dan bukannya iri atau takut tersaingi bila bawahannya sukses. melainkan pemimpin hamba. gereja. serta respons atau komitmen (sikap) terhadap peristiwa dan pengalaman hidup tersebut. bukan untuk dilayani dan menguasai. tetapi juga melakukan dengan tepat semua yang dikatakannya. . Otoritas memimpin dilakukan bukan dengan kekuasaan melainkan kasih. Dia tidak saja menjadi teladan dalam perkataan dan kepemimpinan. Kualitas hidup ini dipengaruhi oleh pekerjaan Roh Kudus dalam semua aspek dan peristiwa hidup. serta memiliki tujuan hidup yang jelas (sense of mission) yang memberi motivasi dan dinamika bagi hidup dan pelayanannya. pengikutnya. seorang pemimpin yang sukses adalah seseorang yang kehidupannya "transparan". inovatif. seperti Yesus yang mencukupi kesejahteraan murid-murid-Nya dengan menunjuk bendahara untuk mengelola keuangan. Kepemimpinan Kristen bukanlah mau memerintah." Tujuan utama pengembangan karakter adalah "kualitas hidup". Integritas berbicara tentang "apa yang dikatakan sama dengan perbuatan". minum.. Dengan kata lain. bukan kekerasan melainkan teladan. Pemimpin harus melayani dan memerhatikan kebutuhan bawahannya. Memiliki konsistensi dan integritas dalam hidup dan kepemimpinannya. Wujud serta kualitas pemimpin Kristen yang ideal diharapkan terlihat dalam kenyataan berikut: Memiliki karakter Kristus (Christlike). sementara buah daging makin terkikis. dan terus mengembangkan diri merupakan kualitas yang harus diperhatikan juga. Kesimpulan Umat membutuhkan pemimpin yang dapat diteladani dalam segala segi. Mereka hanya menjadi macan kertas atau macan panggung. Banyak kasus moralitas. akan membuat pelayanan pemimpin itu semakin efektif dan berhasil mencapai visi yang ingin diraihnya. Memberi kesejahteraan pada mereka. Dengan demikian. baik karakter. pelayanan. Pantang menyerah. baik kepada kepada Allah. namun ternyata ompong dalam melakukan perkataannya. Pemimpin Kristen bukanlah pemimpin-penguasa. akan tetapi menjadi teladan hidup. Salah satu karakter pemimpin Kristen yang diinginkan Yesus terlihat dalam Markus 10:42-45. pakaian. diri pribadi dan dunia. sehingga bawahan akan bersemangat menopang pemimpinnya. Mencukupi kebutuhan hidupnya. maupun mau bekerja keras untuk memimpin orang-orang. tanpa harus dipusingkan akan persoalan makan. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memerhatikan bawahannya. agar mereka dapat berkonsentrasi melakukan tugas pelayanan yang dibebankan. korupsi dsb. luar dalam sama. yaitu kualitas hidup rohani yang berpusatkan Kristus. Buah Roh akan makin terpancar dalam kehidupan. Pemimpin sukses adalah orang yang mampu mencetak pemimpin baru. memiliki pengetahuan yang komprehensif–kemampuan serta keterampilan (knowledge-skill) yang bersifat sosial (hubungan dengan orang) dan teknis (yang berhubungan dengan kerja). bukan paksaan melainkan persuasif. terjadi karena para pemimpin gagal melakukan prinsip-prinsip yang diajarkannya. manajemen.

Editor: Esther M. Menantang Kepemimpinan Kristiani. menangkap peran orang lain bagi pertumbuhan kita. Maxwell juga banyak menyebut dan mengutip perkataan orang- . Barksdale) JELAJAH BUKU: SELF IMPROVEMENT 101 Judul buku: Self Improvement 101 -Hal-Hal yang Harus Diketahui oleh Para Pemimpin Judul asli: Self Improvement 101 Penulis/Penyusun: John C. kesuksesan tidak mungkin datang secara instan dan ajaib tanpa ketekunan dan kerja keras. 5.Th Tanggal akses: 4 April 2012 KUTIPAN "Pujian tertinggi yang dapat diterima pemimpin adalah pujian yang diberikan oleh orang-orang yang bekerja baginya. tidak ada seorang pun yang ingin gagal. Untuk mendorong Anda mengembangkan potensi diri meraih sukses. akan menjadikan setiap kita pemimpin yang baik. Masing-masing bagian dipaparkan dengan urut dan terperinci. Akan tetapi. Yakob Tomatala. Bobby M. Isu-Isu Global. YTLF. serta menggunakan ilustrasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam buku ini.com/2008/04/24/menjadi-pemimpin-kristen/ Penulis: Ps. mengembangkan sikap mau belajar. 2. Padahal.Menjadi pemimpin yang baik sesungguhnya dapat dipelajari.wordpress. Kepemimpinan Kristen. 3. Yakob Tomatala. Diambil dan disunting seperlunya dari: Nama situs: psbobby. Kepemimpinan yang Dinamis. Ada harga yang harus dibayar. Pemimpin yang Handal. Dengan demikian. Referensi: 1. bagaimana mengatasi hambatan untuk mengembangkan diri." (James L. Maxwell bisa mendarat ke pemahaman pembaca dengan mudah. bagaimana peranan pengalaman. John C. Marilah menjadikan dunia ini lebih baik.com Alamat URL: http://psbobby. 4. Alkitab. Yakob Tomatala. John Stott. Menuju Insan Cemerlang. Mempelajari teknik kepemimpinan disertai hati dan karakter Kristus. bagaimana memfokuskan waktu dan energi. Semua orang pasti ingin sukses. pesan dari John C. dengan menjadi orang-orang yang memberi pengaruh positif kepada dunia. YTLF. Maxwell Penerjemah: Marlene T. YTLF.wordpress. bagaimana bertumbuh dalam karier. Tanuadji Penerbit: PT. hingga bagaimana memiliki kesediaan diri untuk terus bertumbuh. Maxwell menulis buku "Self Improvement 101". Apa saja yang bisa dipelajari dari buku "Self Improvement 101"? Mulai dari pelajaran tentang risiko yang diambil untuk mengembangkan diri. Surabaya 2009 Ukuran buku: 11 X 16 cm Tebal: 150 halaman Apakah Anda ingin menjadi orang sukses? Tentu jawabannya iya. Jakarta: YKBK. tidak semua orang bersedia mengembangkan diri dan memaksimalkan potensi untuk meraihnya.

Yakni sejak masa anak-anak.. dan lain-lain. dan masih banyak lagi. Ingin sukses? Kembangkanlah area kekuatan Anda dan kembangkan potensi yang Anda miliki! Buku ini bisa menolong Anda untuk mengambil tindakan. Pada banyaknya pengangguran. yang akan mempertajam sel-sel otaknya dan memberikan tradisi intelektual yang baik dalam diri anak seperti keingintahuan besar (curiosity) . Isi buku ini sangat praktis dan mudah dipahami. Published by Ervin Yulianita at 2:49 pm under myarticle Sebuah artikel bagus untuk bahan bacaan kita sebagai orangtua. yakni keinginan dan kemauan untuk memimpin atau berada di depan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Berikut beberapa karakter penting yang harus dipupuk dan disemai sehingga menjadi bagian inheren dari keperibadian anak:  Peduli: karakter kepemimpinan dimulai dari rasa peduli pada orang atau hal lain di luar dirinya. Untuk menuju ke arah ini. peduli pada orang miskin dan kemiskinan. Dan setiap penggembala bertanggung jawab atas gembalaannya. Rasulullah dalam sebuah hadits sahih bersabda. minimal ia dapat menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri dan keluarganya.orang yang berhasil di bidangnya. smga keturunan kita kelak bisa menjadi seorang pemimpin. Bob Buford. Allen Neuharth. setiap individu muslim diwajibkan untuk memiliki kualitas kepemimpinan. seperti Robert Browning. Pada anak-anak muda yang putus sekolah. dan lain-lain.” Penggembala adalah metafor dari pemimpin. Napoleon Hill. minimal bagi dirinya sendiri dan keluarganya. Salah satu yang terpenting yang harus dimiliki seorang calon pemimpin adalah kualitas intelektual. Pablo Casals. Kalau tidak lebih cerdas. Kualitas kepemimpinan tentu saja tidak datang begitu saja. Inilah esensi kepemimpinan. Dan di sinilah peran orang tua sangat vital. yuuk kita mulai didik dan bangun karakter anak kita sejak dini menjadi seorang pemimpin. Di samping itu. Jadi. Rick Warren. minimal lebih pintar dari yang dipimpin. Inisiatif: kepedulian membangkitkan inisiatif untuk memperbaiki situasi yang dianggapnya dapat diperbaiki.. Ia harus dibangun melalui proses yang panjang Penanaman karakter kepemimpinan idealnya dilakukan sejak dini. Ia harus cerdas dan pintar. kualitas karakter juga harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang dapat ditumbuhkembangkan sejak dini di samping kualitas intelektual di atas. Misalnya. “Setiap dari kalian adalah penggembala. Kalau toh ia tidak menjadi pemimpin besar. anak memerlukan stimulasi intelektual sejak balita.  .

Latar belakang . ia harus berani untuk mencapainya apapun yang terjadi.com/2010/11/01/membangun-karakter-kepemimpinan-anak/ Oleh A. Selain itu. Pemimpin Manajemen selalu bertindak proaktif yang bersifat preventif dan an-tisipatif. tanpa percaya diri. Orang tua boleh mensyukuri saat mencapai tujuan yang dicapai dengan tanpa berbangga yang berlebihan     sumber : http://afatih. Jelaskan soal ini pada anak sejak awal. Oleh karena itu hanya orang tua yang dapat memberi contoh hidup pada anak-anak mereka tentang karakter yang baik. Nyali: kita butuh nyali dan keberanian untuk mencapai target dan tujuan.com/seo) http://www. kita tidak akan dapat menyampaikan apapun pada orang lain.com/about/ Ditulis untuk Buletin SANTRI Pondok Pesantren Alkhoirot Karangsuko.wordpress.fatihsyuhud. Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. BAB I PENDAHULUAN A. Orang tua harus mengajarkan anak bahwa begitu dia memutuskan untuk melakukan sesuatu. melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. Fatih Syuhud (http://www. Pimpinan yang proaktif selalu bertindak untuk mencegah munculnya masa-lah dan kesulitan di masa yang akan datang. Percaya diri: siapapun harus percaya diri apabila ingin mencapai sesuatu dalam hidup. Malang (Jatim) Makalah Manajemen Kepemimpinan adalah makalah yang membahas tentang manajemen kepemimpinan dimana dalam makalah ini medefinisikan apa itu manajemen dn apa itu kepemimpinan serta definisi dari berbagai tokoh.fatihsyuhud. Integritas dan karakter: Anak selalu melihat dan meniru orang tua mereka. dia harus mengakui kesalahan itu. Pemimpin Manajemen tidak hanya bertindak reaktif yang mulai mengambil tindakan bila su-dah terjadi masalah. kejujuran dan integritas. Rasa tanggung jawab: Apabila orang tua melakukan kesalahan. Berakhlak: taat pada syariah Islam dan tunduk pada etika sosial yang disepakati bersama menjadi keharusan untuk mendapat respek dari lingkungan yang dipimpin. Untuk lebih jelasnya silakan anda simak baca makalahnya di bawah ini. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar.com/about/fatihsyuhud.

yang membawa bangsanya dari negara yang rasialis. Dia mengalami perubahan karakter dan memperoleh kedamaian dalam dirinya. dan visi serta misi yang jelas. Pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (encourager). menjadi negara yang demokratis dan merdeka. seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati. Justru kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati. Bahkan ketika misi atau tugas terselesaikan. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. bagaimana Nelson Mandela menceritakan bahwa selama penderitaan 27 tahun dalam penjara pemerintah Apartheid. pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. tanpa kerendahan hati. . ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya. Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal. Seorang pemimpin besar Afrika Selatan. bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Kepemimpinan lahir dari proses internal Justru seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui keberadaannya oleh mereka yang dipimpinnya. tanpa kedamaian diri. motivator. ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh. tanpa adanya integritas yang kokoh. maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang melakukannya sendiri. justru melahirkan perubahan dalam dirinya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya. Konsep pemikiran seperti ini adalah sesuatu yang baru dan mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (honor and praise) dari mereka yang dipimpinnya. Sehingga dia menjadi manusia yang rendah hati dan mau memaafkan mereka yang telah membuatnya menderita selama bertahun-tahun. Kenneth Blanchard. melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. inspirator. dan maximizer. daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan. semakin tinggi hati dan lupa dirilah seorang pemimpin. Semakin dipuji bahkan dikultuskan. Saya menyaksikan sendiri dalam sebuah acara talk show TV yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya. Tanpa perubahan dari dalam. Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang.Pelajaran mengenai kerendahan hati dan kepemimpinan sejati dapat kita peroleh dari kisah hidup Nelson Mandela. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar.

Visi ini merupakan sebuah daya atau kekuatan untuk melakukan perubahan. Karena hal ini tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah formal. baik pengetahuan. Pemimpin sejati senantiasa mau belajar dan bertumbuh dalam berbagai aspek. dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya C. yaitu: Kepemimpinan yang efektif dimulai dengan visi yang jelas. Dan dia lebih mengutamakan hubungan atau relasi yang penuh kasih dan penghargaan.B. Apapun yang dilakukan bukan untuk mendapat penghargaan. Jelas dalam artikel tersebut dibahas bahwa kepemimpinan (dalam hal ini metoda kepemimpinan) dapat diajarkan sehingga melengkapi mereka yang memiliki karakter kepemimpinan. Dalam salah satu artikel di economist. yang mendorong terjadinya proses ledakan kreatifitas yang dahsyat melalui integrasi maupun sinergi berbagai keahlian dari orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut. TUJUAN Membahas tentang    Seorang pemimpin yang sesuai dengan karaktenya Kepemimpinan Pengaruh kepada lingkungannya. relasi. dibandingkan dengan status dan kekuasaan semata. Pemimpin sejati fokus pada hal-hal spiritual dibandingkan dengan sekedar kesuksesan duniawi.com ada sebuah ulasan berjudul Can Leadership Be Taught. Rumusan Masalah Makalah ini membahas tentang    Bagaimanakah kepemimpinan itu Apasajakah Ruang lingkup kepemimpinan Bagai mana menjadi pemimpin BAB II PEMBAHASAN Banyak pemimpin yang memiliki kemampuan metoda kepemimpinan ini. keuangan. Bahkan dikatakan bahwa nothing motivates change more powerfully than a clear vision. dan sebagainya. Oleh karena itu seringkali kami dalam berbagai kesempatan mendorong institusi formal agar memperhatikan ketrampilan seperti ini yang kami sebut dengan softskill atau personal skill. tetapi untuk melayani sesamanya. . Ada tiga hal penting dalam metoda kepemimpinan. kesehatan. Baginya kekayaan dan kemakmuran adalah untuk dapat memberi dan beramal lebih banyak.

Kepala Yang Melayani (Metoda Kepemimpinan) Seorang pemimpin sejati tidak cukup hanya memiliki hati atau karakter semata. dan masih banyak lagi menjadi pemimpin yang tidak efektif ketika menjabat secara formal menjadi presiden. tetapi juga harus memiliki serangkaian metoda kepemimpinan agar dapat menjadi pemimpin yang efektif. terbuka. bahkan mungkin Mahatma Gandhi. penuh pengendalian diri dan tidak mudah emosi. Kepemimpinan secara sederhana adalah proses untuk membawa orang-orang atau organisasi yang dipimpinnya menuju suatu tujuan (goal) yang jelas. Banyak sekali pemimpin memiliki kualitas dari aspek yang pertama. rendah hati. justru tidak efektif sama sekali karena tidak memiliki metoda kepemimpinan yang baik. kepemimpinan tidak ada artinya sama sekali. yaitu visionary role dan implementation role. Artinya seorang pemimpin tidak hanya dapat membangun atau menciptakan visi bagi organisasinya tetapi . Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang dapat mengendalikan ego dan kepentingan pribadinya melebihi kepentingan publik atau mereka yang dipimpinnya. Nelson Mandela. Mereka biasanya adalah orang-orang yang memiliki integritas. tetapi ketika menjadi pemimpin formal. memiliki spiritualitas yang tinggi. mampu menerima kritik. mampu memahami orang lain dengan baik. Contoh adalah para pemimpin karismatik ataupun pemimpin yang menjadi simbol perjuangan rakyat. Ada dua aspek mengenai visi. Visi inilah yang mendorong sebuah organisasi untuk senantiasa tumbuh dan belajar. Tanpa visi. penulis buku Spiritual Intelligence: SQ the Ultimate Intelligence. mengenal dirinya sendiri dengan baik. Visi yang jelas dapat secara dahsyat mendorong terjadinya perubahan dalam organisasi. dan selalu mengupayakan yang terbaik bagi diri mereka sendiri maupun bagi orang lain. Bahkan dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Gay Hendrick dan Kate Luderman. menunjukkan bahwa pemimpin-pemimpin yang berhasil membawa perusahaannya ke puncak kesuksesan biasanya adalah pemimpin yang memiliki SQ yang tinggi. salah satu tolok ukur kecerdasan spiritual adalah kepemimpinan yang melayani (servant leadership).Setiap hari senantiasi menselaraskan (recalibrating) dirinya terhadap komitmen untuk melayani Tuhan dan sesama. yaitu memiliki visi yang jelas kemana organisasinya akan menuju. Melalui solitude (keheningan). Demikian kepemimpinan yang melayani menurut Ken Blanchard yang menurut kami sangat relevan dengan situasi krisis kepemimpinan yang dialami oleh bangsa Indonesia. Abdurrahman Wahid. seperti Corazon Aquino. serta berkembang dalam mempertahankan survivalnya sehingga bisa bertahan sampai beberapa generasi. Seorang pemimpin adalah inspirator perubahan dan visioner. terinspirasi oleh visi. Seorang pemimpin sejati selalu dalam keadaan tenang. Bahkan menurut Danah Zohar. yaitu karakter dan integritas seorang pemimpin. prayer (doa) dan scripture (membaca Firman Tuhan). Mengendalikan ego berarti dapat mengendalikan diri ketika tekanan maupun tantangan yang dihadapi menjadi begitu berat. Hal ini karena mereka tidak memiliki metoda kepemimpinan yang diperlukan untuk mengelola mereka yang dipimpinnya.

1957. masa “kepemimpinan” muncul pada abad 18. 1990. Kepemimpinan adalah sikap pribadi. Dalam kasus ini. Kepemimpinan adalah kemampuan seni atau tehnik untuk membuat sebuah kelompok atau orang mengikuti dan menaati segala keinginannya. Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang yang sangat responsive. dikatakan dan diperbuatnya. dengan sengaja mempengaruhi dari orang ke orang lain dalam susunan aktivitasnya dan hubungan dalam . target atau sasaran. Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang pelatih atau pendamping bagi orang-orang yang dipimpinnya (performance coach). Selain itu selalu aktif dan proaktif dalam mencari solusi dari setiap permasalahan ataupun tantangan yang dihadapi organisasinya. (Shared Goal. Weschler and Nassarik. Dia memiliki misi untuk senantiasa memuliakan Tuhan dalam setiap apa yang dipikirkan. Artinya dia memiliki kemampuan untuk menginspirasi. Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas kelompok yang diatur untuk mencapai tujuan bersama (Rauch & Behling. 7). harapan dan impian dari mereka yang dipimpinnya. Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi. kebutuhan. Dalam buku Ken Blanchard tersebut disebutkan ada empat perilaku seorang pemimpin. 2. 24). Artinya dia selalu tanggap terhadap setiap persoalan. melakukan kegiatan sehari-hari (monitoring dan pengendalian). 1961. yaitu: Pemimpin tidak hanya sekedar memuaskan mereka yang dipimpinnya. 1984. dan sebagainya). rencana kebutuhan sumber daya. 281). Artinya dia hidup dalam perilaku yang sejalan dengan Firman Tuhan. 5.memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan visi tersebut ke dalam suatu rangkaian tindakan atau kegiatan yang diperlukan untuk mencapai visi itu. 46) 4. serta memiliki kemampuan dalam metoda kepemimpinan. tetapi dia harus menunjukkan perilaku maupun kebiasaan seorang pemimpin. yang memimpin pelaksanaan aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Kepemimpinan adalah suatu proses yang memberi arti (penuh arti kepemimpinan) pada kerjasama dan dihasilkan dengan kemauan untuk memimpin dalam mencapai tujuan (Jacobs & Jacques. tetapi sungguh-sungguh memiliki kerinduan senantiasa untuk memuaskan Tuhan. antara lain: 1. mendorong dan memampukan anak buahnya dalam menyusun perencanaan (termasuk rencana kegiatan. Apakah arti kepemimpinan? Menurut sejarah. Banyak definisi kepemimpinan yang menggambarkan asumsi bahwa kepemimpinan dihubungkan dengan proses mempengaruhi orang baik individu maupun masyarakat. dalam situasi tertentu dan langsung melalui proses komunikasi untuk mencapai satu atau beberapa tujuan tertentu (Tannebaum. 3. Hemhiel & Coons. Ada beberapa pengertian kepemimpinan. dan mengevaluasi kinerja dari anak buahnya. Tangan Yang Melayani (Perilaku Kepemimpinan) Pemimpin sejati bukan sekedar memperlihatkan karakter dan integritas.

mentor konsultasi. realisasi dan konsekuensi. Oleh karena itu.kelompok atau organisasi. 2. berfungsi sebagai pengusaha. staf.dan menyelesaikan masalah secara efektif. prinsip adalah bagian dari suatu kondisi. . tugas utama seorang pemimpin adalah:  Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk bekerja dengan orang lain. penanganan gangguan. Pemimpin bertanggung jawab untuk kesuksesan stafnya tanpa kegagalan Proses kepemimpinan dibatasi sumber. seorang pemimpin harus dapat mewakili tim atau organisasinya. Fungsi Peran informal sebagai monitor. Konflik selalu terjadi pada setiap tim dan organisasi. pelatih. dan negosiator. untuk mencapai outcome yang terbaik. Sebagai seorang diplomat. Menurut Stephen R. mengadakan evaluasi. John C. Seorang pemimpin harus menjadi seorang pemikir yang analitis dan konseptual. sebagai paradigma terdiri dari beberapa ide utama berdasarkan motivasi pribadi dan sikap serta mempunyai pengaruh yang kuat untuk membangun dirinya atau organisasi.       Menurut Henry Mintzberg. direktur. 3. Peran hubungan antar perorangan. Prinsip. Kemudian pemimpin harus dapat mengatur waktu secara efektif. teman sekerja atau atasan lain dalam organisasi sebaik orang diluar organisasi. Pemimpin harus dapat menguraikan seluruh pekerjaan menjadi lebih jelas dan kaitannya dengan pekerjaan lain. penyebar informasi dan juru bicara. pembangun tim. salah satu dengan atasannya. Seorang pemimpin bertanggungjawab untuk menyusun tugas menjalankan tugas.F Stonen. Dalam upaya pencapaian tujuan pemimpin harus dapat mendelegasikan tugas-tugasnya kepada staf. Seorang pemimpin harus dapat memecahkan masalah. Peran Pemimpin adalah : 1. Covey (1997). pemimpin harus dapat menjadi seorang mediator (penengah) Seorang pemimpin harus mampu mengajak dan melakukan kompromi. jadi pemimpin harus dapat menyusun tugas dengan mendahulukan prioritas. sumber alokasi. Maxwell mengatakan bahwa inti kepemimpinan adalah mempengaruhi atau mendapatkan pengikut. Peran Pembuat keputusan. Menurut James A. dalam kasus ini fungsinya sebagai pemimpin yang dicontoh. Selanjutnya dapat mengidentifikasi masalah dengan akurat.

Hal ini sejalan dengan buku yang ditulis oleh John Maxwell berjudul Developing the Leaders Around You. ada sejumlah ciri-ciri dan nilai yang muncul dari seorang pemimpin yang memiliki hati yang melayani. Disinilah pentingnya karakter dan integritas seorang pemimpin untuk menjadi pemimpin sejati dan diterima oleh rakyat yang dipimpinnya. Kepemimpinan sejati dimulai dari dalam dan kemudian bergerak ke luar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. impian dan harapan dari mereka yang dipimpinnya. Paling tidak menurut Ken Blanchard dan kawan-kawan. impian dan harapan dari mereka yang dipimpinnya. Pemimpin yang melayani memiliki kasih dan perhatian kepada mereka yang dipimpinnya. Seorang pemimpin sejati justru memiliki kerinduan untuk membangun dan mengembangkan mereka yang dipimpinnya sehingga tumbuh banyak pemimpin dalam kelompoknya. Orientasinya adalah bukan untuk kepentingan diri pribadi maupun golongannya tetapi justru kepentingan publik yang dipimpinnya. Entah hal ini sebuah impian yang muluk atau memang kita tidak memiliki pemimpin seperti ini. keselamatan. karena keberhasilan sebuah organisasi sangat tergantung pada potensi sumber daya manusia dalam organisasi tersebut. Istilah akuntabilitas adalah berarti penuh tanggung jawab dan dapat diandalkan. Kembali betapa banyak kita saksikan para pemimpin yang mengaku wakil rakyat ataupun pejabat publik. dan kekuatan. Hati Yang Melayani (Karakter Kepemimpinan) Kepemimpinan yang melayani dimulai dari dalam diri kita.Mungkin prinsip menciptakan kepercayaan dan berjalan sebagai sebuah kompas/petunjuk yang tidak dapat dirubah. Prinsip merupakan suatu pusat atau sumber utama sistem pendukung kehidupan yang ditampilkan dengan 4 dimensi seperti. Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang mau mendengar. Artinya seluruh perkataan. sikap yang bijaksana. Keberhasilan seorang pemimpin sangat tergantung dari kemampuannya untuk membangun orang-orang di sekitarnya. kepentingan. Jika sebuah organisasi atau masyarakat mempunyai banyak anggota dengan kualitas pemimpin. yang jelas pemimpin yang mengutamakan kepentingan publik amat jarang kita temui di republik ini. Kasih itu mewujud dalam bentuk kepedulian akan kebutuhan. karena apa yang diucapkan dan dijanjikan ketika kampanye dalam Pemilu tidak sama dengan yang dilakukan ketika sudah duduk nyaman di kursinya. Mau mendengar setiap kebutuhan. Kepemimpinan menuntut suatu transformasi dari dalam hati dan perubahan karakter. . yaitu: Tujuan paling utama seorang pemimpin adalah melayani kepentingan mereka yang dipimpinnya. organisasi atau bangsa tersebut akan berkembang dan menjadi kuat. Ciri keempat seorang pemimpin yang memiliki hati yang melayani adalah akuntabilitas (accountable). bimbingan. justru tidak memiliki integritas sama sekali. pikiran dan tindakannya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik atau kepada setiap anggota organisasinya.

memberi pengarahan. Dalam hal motivasi ekstrinsik perlu ada faktor di luar diri orang tersebut yang mendorongnya untuk berperi-laku tertentu. Semua yang dilakukan pimpinan harus bisa dipersepsikan oleh orang lain dalam organisasinya sebagai bantuan kepada orang-orang itu untuk dapat meningkatkan mutu kinerjanya. Kepe-mimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya. dan mendengar. mengkoordinasi. Sedang motivasi intrinsik daya dorong untuk berperilaku tertentu itu berasal dari dalam diri orang itu sendiri. observasi. atau memberi pelayanan yang sebaik mungkin kepada pelanggan itu adalah suatu keharusan yang mulia. agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. Dengan nilai-nilai baru yang dimiliki itu orang akan tumbuh kesadarannya untuk berbuat yang lebih bermutu. dan lain sebagainya. Perasaan dan emosi orang perlu disentuh dengan tujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai baru. Pandangan Kepemimpinan  Seorang yang belajar seumur hidup Tidak hanya melalui pendidikan formal. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin. Motivasi orang untuk berperilaku ada dua macam. Dalam proses tersebut pimpinan membimbing. Dalam hal semacam itu kepemimpinan adalah faktor luar. . Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin. yaitu motivasi ekstrinsik dan motivasi intrinsik. tetapi juga diluar sekolah. Dalam hal ini usaha mempengaruhi perasaan mempunyai peran yang sangat penting. misalnya bekerja itu harus bermutu. Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasanalasannya. menulis. Dalam ilmu pendidikan ini masuk dalam kawasan affective. memfasilitasi serta menggerakkan orang lain untuk bekerja menuju sasaran yang diingini bersama. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuannya jika ada pemimpin. Kepemimpinan Pemimpin adalah inti dari manajemen. Mempunyai pengalaman yang baik maupun yang buruk sebagai sumber belajar. misalnya memperbaiki mutu kerjanya. belajar melalui membaca. Jadi semacam ada kesadaran kemauan sendiri untuk berbuat sesuatu. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama.ANALISA KEPEMIMPINAN A. Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. mempengaruhi perasaan dan perilaku orang lain. B. Definisi itu mengandung dua pengertian pokok yang sangat penting tentang kepemimpinan. Contohnya. yaitu Mempengaruhi perilaku orang lain.

Keseimbangan juga berarti seimbang antara kehidupan dunia dan akherat. keberanian. sebab prinsip pemimpin dengan prinsip melayani berdasarkan karir sebagai tujuan utama. seorang pemimpin harus dapat menunjukkan energi yang positif. Seorang pemimpin harus dapat dan mau bekerja untuk jangka waktu yang lama dan kondisi tidak ditentukan. Sinergi adalah kerja kelompok dan memberi keuntungan kedua belah pihak. Rasa aman tergantung pada inisiatif. .  Keseimbangan dalam kehidupan Seorang pemimpin harus dapat menyeimbangkan tugasnya. seperti . dinamisasi dan kebebasan. Berorientasi kepada prinsip kemanusiaan dan keseimbangan diri antara kerja dan olah raga. Sebab kehidupan adalah suatu tantangan yang dibutuhkan. Untuk itu dibutuhkan energi positif untuk membangun hubungan baik. Menggunakan energi yang positif didasarkan pada keikhlasan dan keinginan mendukung kesuksesan orang lain. kemauan. Dalam hal ini tantangan berarti kemampuan untuk menikmati hidup dan segala konsekuensinya. Oleh karena itu. mempunyai rasa aman yang datang dari dalam diri sendiri.  Percaya pada orang lain Seorang pemimpin mempercayai orang lain termasuk staf bawahannya.  Membawa energi yang positif Setiap orang mempunyai energi dan semangat. Menurut The New Brolier Webster International Dictionary. kepercayaan harus diikuti dengan kepedulian. pemimpin seharusnya lebih berprinsip pada pelayanan yang baik. sehingga mereka mempunyai motivasi dan mempertahankan pekerjaan yang baik. Dalam memberi pelayanan. kreatifitas. ketrampilan.  Sinergi Orang yang berprinsip senantiasa hidup dalam sinergi dan satu katalis perubahan. Oleh karena itu. istirahat dan rekreasi.  Melihat kehidupan sebagai tantangan Kata „tantangan‟ sering di interpretasikan negatif. Mereka selalu mengatasi kelemahannya sendiri dan lainnya. Berorientasi pada pelayanan Seorang pemimpin tidak dilayani tetapi melayani.

Latihan dan pengalaman sangat penting untuk mendapatkan perspektif baru yang dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Seorang pemimpin harus dapat bersinergis dengan setiap orang atasan. staf. Peningkatan diri dalam pengetahuan. Kekuatan dan kewenangan bertujuan untuk melegitimasi kepemimpinan dan seharusnya tidak untuk menciptakan ketakutan. Kebanggaan dan penolakan. Pelatihan emosional dimulai dari belajar mendengar. Hukum alam tidak dapat dihindari dalam proses pengembangan pribadi. Merefleksikan kepada hasil. dan Kembali menjadi diri sendiri lagi. memerlukan latihan dan pengalaman yang terus-menerus. misalnya: 1. Mengaplikasikan prinsip-prinsip. Proses daalam mengembangkan diri terdiri dari beberapa komponen yang berhubungan dengan:          Pemahaman materi. mengancam dan mendorong.Sinergi adalah satu kerja kelompok. Untuk mengatasi hal tersebut. Jadi dia tidak hanya berorientasi pada proses. teman sekerja. memberi alasan. Mencapai kepemimpinan yang berprinsip tidaklah mudah. Oleh karena itu. Langkah melatih pendengaran adalah bertanya. membuka diri. Ambisi pribadi. 2. dan 3. diikuti dengan memenuhi keinginan orang. Pemahaman baru. karena beberapa kendala dalam bentuk kebiasaan buruk. yang mana memberi hasil lebih efektif dari pada bekerja secara perorangan. Menambahkan pengetahuan baru yang diperlukan materi. Mengembangkan kekuatan pribadi akan lebih menguntungkan dari pada bergantung pada kekuatan dari luar. Latihan ini tidak dapat dipaksakan. Kemauan dan keinginan sepihak. Perkembangan intelektual seseorang seringkali lebih cepat dibanding perkembangan emosinya. Memperluas materi melalui belajar dan pengalaman Mengajar materi kepada orang lain. sangat disarankan untuk mencapai keseimbangan diantara keduanya. . seseorang memerlukan pengontrolan diri. Memonitoring hasil. Mendengarkan berarti sabar. dan berkeinginan memahami orang lain.  Latihan mengembangkan diri sendiri Seorang pemimpin harus dapat memperbaharui diri sendiri untuk mencapai keberhasilan yang tinggi. memberi penghargaan. sehingga akan menjadi faktor pengendali dalam kemampuan intelektual. Dalam proses melatih tersebut.

Kepemimpinan untuk MMT itu memerlukan modal dasar dalam bentuk penguasaan tujuh mendasar yang menyangkut kehidupan organisasinya. serta untuk dapat disajikan kepada siapa ? Visi ini seharusnya berjangka panjang. Organisasi : Mengapa organisasi yang dipimpinnya ini ada dan untuk apa ? Jawaban ter-hadap pertanyaan yang sangat mendasar ini perlu dikuasai secara baik oleh semua orang yang memegang tampuk kepemimpinan dari suatu organisasi. c. Tanpa menguasai jawabannya secara baik diragukan apakah mereka akan mampu mengarahkan orang-orang lain dalam organisasi itu ke tujuan yang seharusnya. a. EQ dan SQ). b. V i s i : Akan menjadi organisasi yang bagaimanakah organisasi itu di masa depan ? Orang-orang yang memegang kepemimpinan perlu memiliki pandangan jauh ke depan tentang organi-sasinya. apakah itu dalam bentuk produk atau jasa. yang mampu memproduksi benda dan jasa apa dan yang bagaimana. agar dapat memfasilitasi usaha-usaha perbaikan mutu kinerja yang berkelanjutan. Nilai-nilai . tetapi juga emosional (IQ. yang mampu berfungsi apa dan bagaimana. M i s i : Mengapa kita ada dalam organisasi ini ? Apa tugas yang harus kita lakukan ? Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini berkaitan dengan visi tersebut di atas.ketrampilan dan sikap sangat dibutuhkan untuk menciptakan seorang pemimpin yang berpinsip karena seorang pemimpin seharusnya tidak hanya cerdas secara intelektual. d. mereka ingin mengembangkan organisasinya itu menjadi organisasi yang bagaimana. Bagaimana visi itu akan dapat diwujudkan ? Tugas-tugas pokok apakah yang harus dilakukan oleh organisasi agar visi atau kondisi masa depan organisasi tadi dapat diwujudkan. Rumusan tentang misi organisasi ini juga seharusnya dapat dikuasai dengan baik dan jelas oleh orang-orang yang memegang kepemimpinan agar mereka dapat memberi arahan yang benar dan jelas kepada orang-orang lain. misalnya 10 tahun atau 25 tahun ke dapan. C Hal Mendasar Yang Perlu Untuk Kepemimpinan Manajemen dilaksanakan dalam suatu organisasi atau institusi tertentu yang pada tahap awal implementasinya organisasi itu digerakkan oleh kepemimpinan yang sangat peduli pada mutu dan bertekad kuat untuk membuat organisasinya itu selalu dan terus menerus meningkatkan mutu kiner-janya.

Manajemen Kepemimpinan Kepemimpinan lebih diarahkan kepada kelompok-kelompok kerja yang memiliki tugas atau fungsi masing-masing. maka ma-sing-masing kelompok akan berusaha memacu kerjasama yang sebaik-baiknya.Prinsip-prinsip apa yang diyakini sebagai kebenaran yang berfungsi sebagai pedoman dalam menjalankan tugas organisasi. bukan individu. g. kalau perlu dengan menarik-narik teman sekelompoknya yang kurang benar kerjanya. Sisanya diserahkan wewenangnya kepada ke-lompok-kelompok yang ada di bawah . fokus pada pelanggan. Tujuan-tujuan organisasi itu perlu dirumuskan secara kongkrit dan jelas. jadi kelompok kerja menjadi sumber motivasi bagi setiap anggota dalam kelompok. tidak memfokus kepada individu. dan ingin agar orang lain dalam organisasi juga mengadopsi prinsip-prinsip tersebut. Tanpa kemampuan merumuskan ketujuh hal itu secara spesifik dan mengkomunikasikannya kepada orang-orang dalam organisasi. Kebijakan Ialah rumusan-rumusan yang akan disampaikan kepada orang-orang dalam organisasi sebagai arahan agar mereka mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menyediakan pelayanan dan barang kepada para pelanggan. kepelayanan adalah nilai-nilai yang seharusnya dianut oleh orang-orang yang memegang kepemimpinan MMT. Motivasi individu akan menjadi tugas semua orang dalam kelompok. Orang-orang yang memegang kepemim-pinan harus mampu merumuskan kebijakan-kebijakan semacam itu agar orang-orang dapat menyajikan mutu seperti yang diinginkan oleh organisasi. Karena pimpinan selalu menilai kinerja kelompok. Metodologi : Adalah rumusan tentang cara-cara yang dipilih secara garis besar dalam bertindak menuju pewujudan visi dan pencapaian tujuan-tujuan organisasi. f. Kepemimpinan Manajemen tidak selalu membuat keputusan sendiri dalam segala hal. tetapi hanya melakukannya dalam hal-hal yang akan lebih baik kalau dia yang memutuskannya. Tujuan-tujuan Organisasi Ialah hal-hal yang perlu dicapai oleh organisasi dalam jangka panjang dan jangka pendek agar memungkinkan orang-orang dalam organisasi memenuhi misinya dan mewujudkan visi mereka. Hal ini akan berakibat tumbuh berkembangnya kerjasama dalam kelompok-kelompok. e. Misalnya mutu. D. Ketujuh hal yang sangat mendasar itu perlu dikuasai dan dalam implementasi MMT hal itu akan dituangkan dalam merumuskan rencana strategis untuk mutu. Metodologi ini terbatas pada garis-garis besar yang perlu dilakukan dan bukan detil-detil teknik kerja. sulit bagi orang-orang itu untuk mewujudkan mutu seperti yang diinginkan. disiplin.

Sebaliknya seo-rang pimpinan tidak sepatutnya mempertahankan kebiasaankebiasaan kerja lama yang sudah terbukti tidak menghasilkan mutu seperti yang diharapkan olah organisasi maupun oleh para pe-langgannya. Pemimpin Manajemen tidak hanya bertindak reaktif yang mulai mengambil tindakan bila su-dah terjadi masalah. Orang adalah aset terpenting dalam organisasi dan karena itu setiap orang yang ada harus dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan penca-paian tujuan organisasi. Tentu semua itu dilakukan melalui proses uji coba dan evaluasi secara ketat sebelum diadopsi secara luas dalam organisasi. Hal ini dilakukan terutama untuk hal-hal yang menyangkut cara melaksanakan pekerjaan secara teknis. Jadi kalu diinginkan adanya mutu yang lebih baik jangan takut menghadapi perubahan.pengawasannya. dan bukannya memungkinkan munculnya masalah-masalah secara me- . Perubahan bisa diciptakan oleh pemimpin. kelompok atau unit itu harus selalu menjadi pemikiran para pimpinan Manajemen. dan kemudian difikirkan bagaimana cara untuk mengeliminasi hal-hal yang bersifat negatif atau sekurang berusaha meminimalkannya. Orang-orang yang ada dalam kelompok-kelompok kerja yang sudah mendapatkan pelatihan dan sehari-hari melakukan pekerjaan itulah yang lebih tahu bagaimana melakukan pekerjaan dan karenanya menjadi lebih kompeten untuk membuat keputusan dari pada sang pimpinan. Dengan demikian kehidupan organisasi selalu dalam pengendalian pimpinan dalam arti semua sudah dapat diperhitungkan sebelumnya. Dasarnya adalah pengikut-sertaan semua orang dalam kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan ba-kat. atau dalam unit-unit organisasi. Manajemen selalu mengupayakan adanya kerjasama dalam tim. Oleh karena itu pemimpin justru perlu merangsang timbulnya kreativitas di kalangan orang-orang yang dipimpinnya guna menciptakan hal-hal baru yang sekiranya akan menghasilkan kinerja yang lebih bermutu. Orang-orang dalam organisasi harus dibuat tidak takut untuk berkreasi. Oleh karena itu dia harus selalu mendorong semua orang dalam organisasinya untuk berani melakukan inovasiinovasi. tetapi tidak perlu harus selalu berasal dari pimpinan. Seorang pemimpin tidak selayaknya memaksakan ideide lama yang sudah terbukti tidak dapat menghasilkan mutu kinerja seperti yang diharap-kan. Program-program mulai dari tahap peren-canaan sampai ke pelaksanaan dan evaluasinya dilaksanakan melalui kerjasama. Pemimpin Manajemen selalu bertindak proaktif yang bersifat preventif dan an-tisipatif. Adanya sistem kerja yang didasari oleh kerjasama dalam tim. Seorang pimpinan Manajemen selalu mendambakan pembaharuan. kelompok. se-bab tanpa perubahan tidak akan terjadi peningkatan mutu kinerja. sebab dia tahu bahwa hanya dengan pembaharuan akan dapat dihasilkan mutu yang lebih baik. dan bukan pro-gram sendiri-sendiri yang bersifat individual. dan orang yang terbukti menghasilkan ide yang bagus harus diberi pengakuan dan penghargaan. apakah itu dalam mengha-silkan barang atau menghasilkan jasa. minat dan kemampuan masingmasing orang. Setiap upaya meningkatkan mutu kinerja. baik itu menyangkut cara kerja maupun barang dan jasa yang dihasilkan. Pimpinan yang proaktif selalu bertindak untuk mencegah munculnya masa-lah dan kesulitan di masa yang akan datang. Setiap ide baru yang dimaksudkan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih bermutu dari manapun asalnya patut disambut baik. sebab kemampuan pemimpinpun terbatas. pada dasarnya selalu diperlukan adanya perubahan cara kerja. Setiap rencana tindakan sudah difikirkan akibat dan konsekuensi yang bakal muncul.

Usaha ini hanya akan berhasil kalau organisasi itu mampu berkinerja yang mutunya lebih tinggi dari organisasi lain.ngejutkan dan menimbulkan kepanikan dalam organisasi. Pimpinan Manajemen selalu berusaha menya-mai mutu kinerja organisasi lain dan kalau bisa bahkan berusaha melampaui mutu organisasi lain. Atau pimpinan yang selalu berusaha berperilaku sedemikian rupa hingga dapat menjadi model yang selalu dicontoh oleh orang-orang lain. Sikap dan perilaku organsasi yang cenderung menim-bulkan rasa senang dan puas pada fihak pelangganpelanggannya perlu dibina oleh pimpinan. dan hanya me-nyisakan pada dirinya . kejujuran. Pimpinan dalam Manajemen dianjurkan melakukan pem-bandingan dengan organisasi lain. pendidikan dan lain-lain kegiatan yang bersifat memberdayakan SDM harus dilembagakan dalam arti selalu direncanakan dan dilaksa-nakan bagi setiap orang secara bergiliran sesuai keperluan dan situasi Bila berbicara tentang mutu tentu akan terlintas adanya mutu yang tinggi dan mutu yang rendah. Misalnya dengan menciptakan dan melaksanakan sistem penghargaan yang mendorong orang untuk bekerja dan berprestasi lebih baik. dan sebagainya. Tindakan yang reaktif biasanya sudah terlambat atau setidaknya sudah sempat menimbulkan kerugian atau akibat negatif lainnya. Setidaknya begitulah pengertian mutu menurut Manajemen. Kegiatan ini disebut benchmarking. Misalnya dalam lembaga pendidikan perlu dikembangkan budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai belajar. Namun demikian ka-rakter dan budaya organisasi itu hanya akan tumbuh dan berkembang bila iklim organisasi itu menunjang. tetapi akan menyebarkan kepemimpinan itu pada orang-orang lain. Olah karena itu pimpinan juga harus selalu membina iklim organisasinya agar kon-dusif bagi tumbuh dan berkembangnya karakter dan budaya organisasi tadi. Sudah dikatakan sebelumnya bahwa orang adalah sumberdaya yang paling utama dan paling berharga dalam setiap organisasi. Artinya mutu tentang segala sesuatu itu sifatnya relatif. Setiap organisasi berusaha mendapatkan pelanggan yang lebih banyak dan yang berciri lebih baik. Pemimpin Manajemen tidak berusaha memusatkan kepemimpinan pada dirinya. kepelayanan. Bila dikatakan bahwa kinerja suatu organisasi itu tinggi tentu karena dibandingkan dengan mutu organisasi lain yang kenyataannya lebih rendah. Ini persaingan. Karakter suatu organisasi tercermin dari pola sikap dan perilaku orang-orangnya. Bila pimpinan berbicara tentang mutu organisasi lain dan kemudian ingin menyamai atau melebihi mutu organisasi lain itu. Demikian pula budaya organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai tertentu yang relevan dengan mutu yang diinginkan oleh organisasi itu juga perlu dibina. Programprogram pelatihan. bukan absolut. Dengan kemampuan yang meningkat itulah SDM itu dapat diharapkan untuk mening-katkan mutu kinerjanya. Manajemen dikembangkan untuk memenangkan persaingan. Oleh karena itu pimpinan Manajemen selalu harus menyadari adanya persaingan dan berbicara tentang itu dengan orangorang dalam organisasinya. berarti pmpinan itu berbicara tentang persaingan. Oleh karena itu SDM harus selalu mendapat perhatian yang besar dari pimpinan Manajemen dalam arti selalu diupa-yakan untuk lebih diberdayakan agar kemampuan-kemampuannya selalu meningkat dari waktu ke waktu. membandingkan mutu organisasinya dengan mutu organisasi lain yang sejenis. Nilai-nilai yang merupakan bagian dari budaya organisasi itu harus menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku dalam organisasi.

Dalam banyak hal bahkan pengambilan keputusan itu diserahkan kepada tim atau kelompok kerja tertentu. Cara Berfikir Kelompok Pimpinan tentang Mutu Dari pengalaman organisasi-organisasi yang telah menerapkan Manajemen dapat ditarik pelajaran bahwa agar organisasi itu berhasil dalam meningkatkan mutu kinerjanya secara terusmenerus diperlukan adanya kelompok pimpinan atau manajemen yang memiliki cara berfikir tentang mutu yang berbeda dengan cara berfikir pimpinan organisasi yang tidak menerapkan MMT. 1. dari yang tertinggi sampai yang terrendah. Berikut ini butir-butir yang menggambarkan cara berfikir pimpinan MMT tentang mutu. 2. dan setelah melalui proses pembinaan yang panjang. atau bekerja dengan biaya lebih rendah tetapi dengan hasil yang lebih baik. Pengambilan tentang kebijaksanaan organisasi tetap ditangan pimpinan-atas. tetapi sebagian besar dari orang-orang dalam organisasi itu memiliki kemandirian yang tinggi. Makin banyak dari kesepuluh ciri itu yang diterapkan oleh pimpinan Manajemen semakin baiklah mutu kepemimpinannya. dan perbaikan mutu tidak untuk sesaat tetapi untuk seterusnya dan selamanya. sebab untuk mencapai mutu yang lebih baik mungkin diperlukan pelatihan bagi orang-orang tertentu. Kondisi semacam ini tentu saja akan tercapai melalui penerapan Manajemen yang baik dan benar. Perbaikan mutu pada awalnya mungkin memerlukan dana. meski inipin tidak selalu harus demikian. . Perbaikan mutu menghemat waktu dan uang. Pekerjaan adalah sistem terpadu dari beberapa proses. dan makin kuatlah dorongan yang diberikan kepada orang-orang dalam orga. E. tetapi tidak selalu harus demikian. Dengan demikian ketergantungan organisasi pada pimpinan akan sangat kecil. dan lainnya yang bersifat operasional atau bersifat teknis disebarkan kepada orang-orang lain sesuai dengan kedudukan dan tugasnya. Kepemimpinan yang dimaksudkan adalah pengambilan keputusan dan pengaruh pada orang lain. Ini berarti penghematan dari cara-cara sebelumnya. Tujuan utama diterapkannya MMT selain memuaskan pelanggan adalah efisiensi. MMT diterapkan untuk jangka panjang.nisasinya untuk meningkatkan mutu kinerjanya. sehingga akhirnya akan menjelma menjadi pola tindak yang normatif dari semua unsur pimpinan. Sesudah investasi awal itu kemudian tidak diperlukan lagi penge-luaran ekstra. Kesepuluh hal tersebut perlu dihayati dan di-praktekkan oleh semua pimpinan . atau memerlukan perbaikan peralatan dan fasilitas kerja.yang memang harus dipegang oleh seorang pimpinan. bahkan dalam jangka yang agak panjang perbaikan mutu itu malah akan menghasilkan penghematan uang dan waktu. Cara berfikir semacam itu berbeda dengan cara berfikir konvensional yang biasa mengatakan bahwa perbaikan mutu selalu memerlukan uang dan waktu. dalam arti makin baiklah suasana kerja yang kondusif untuk terciptanya mutu.

memiliki banyak jenis pekerjaan dan kegiatan. melainkan menyatu dengan cara kerja dari awal hingga akhir. saling melayani. namun bagian-bagian itu tetap berkaitan satu dengan lainnya dan memiliki hubungan saling mempengaruhi dan saling bergantung (interdependent). Mutu menyatu dengan cara kerja dari awal. Mutu hasil kinerja yang berupa barang atau jasa adalah hasil dari cara kerja yang diterapkan dalam pekerjaan. 4. Jadi agar suatu perguruan tinggi bermutu. semua fungsi dan semua pekerjaan perlu diupayakan agar bermutu sebagai satu sistem. Ini berarti bahwa kualitas atau mutu pekerjaan lebih penting dari kuantitas atau jumlah. Salah satu kunci penting untuk keberhasilan meningkatkan mutu secara berkelanjutan adalah pelatihan yang relevan dan efektif. berinteraksi satu sama lain. 3. Dalam dunia pendidikan hal itu jelas sekali. Jelas mereka tidak cukup hanya dengan bekerja sendiri-sendiri secara terpisah. Semua karyawan dapat diharapkan meningkatkan mutu . Perguruan tinggi memiliki bagian-bagian atau unit-unit. serta memiliki banyak orang yang bekerja di dalam-nya. Tidak cukup bila hanya salah satu atau beberapa bagian saja yang bermutu. Mutu dapat dicapai melalui pelatihan yang lebih baik bagi karyawan yang telah ada plus kepemimpinan yang bermutu. Bahkan mutu pekerjaan satu bagian sering sangat tergantung pada mutu pekerjaan bagian lain yang merupakan masukan bagi bagian yang pertama. Pendidikan yang tidak bermutu betapapun banyaknya lulusan yang dikeluarkan kiranya tidak ada artinya bagi kemajuan suatu bangsa dan negara. semua bagian. yang dengan cermat dipilih jenis-jenis pekerjaan mana yang secara strategis perlu ditingkatkan mutunya lebih dahulu. tolong menolong. sebab hasil akhir dari perguruan tinggi itu adalah totalitas dari pekerjaan semua bagian dan semua orang itu. maka bisa ditempuh cara bertahap. tetapi mereka harus bekerjasama. Prosedur dan proses kerja sejak awal hingga akhir perlu dirancang dan ditentukan sedemikian rupa hingga menjamin tercapainya mutu kinerja yang baik seperti yang diinginkan untuk dapat memu-askan semau pelanggannya. Jika orang melihat pekerjaan sebagai suatu sistem yang terpadu berarti masih tetap mengakui adanya bagian-bagian dari pekerjaan yang terpisah.Persepsi semacam ini jelas sangat berbeda dengan cara berfikir kovensional yang melihat pekerjaan tidak sebagai suatu sistem yang terpadu tetapi sebagai rangkaian peristiwa. 5. Mutu barang atau jasa bukan sekedar hasil dari pemeriksaan pada akhir proses kerja. Namun dalam implementasinya bila tidak mungkin meningkatkan semua jenis pekerjaan secara simultan. Pekerjaan betapapun besar dan banyaknya bila tanpa kualitas tidak ada artinya. Suatu perguruan tinggi memiliki banyak dosen dan mahasiswa tetapi yang pada umumnya tidak bermutu sebenarnya tidak banyak artinya bagi perguruan yang mendambakan perguruan yang bermutu. Oleh karena itu cara kerja yang berupa prosedur dan proses kerja menjadi sangat penting untuk menghasilkan kinerja yang bermutu.

Ini berbeda dengan konsep management by objective yang mengartikan mutu sebagai pencapaian tujuan yang ditentukan sebelumnya. Kedua cara berfikir itu tidak perlu dianggap berbeda bila pekerjaan dibagi-bagi menjadi beberapa tahapan dan untuk setiap tahap ditentukan tujuannya yang selalu meningkat dari awal sampai akhir. yang dalam jangka yang agak panjang akan bisa mencapai mutu yang sempurna. Jadi tidak benar bahwa mutu kinerja itu tidak ada kaitannya dengan pemasok. Jadi para pelanggan (eksternal) itu sejak awal diharapkan memberi masukan kepada organisasi. Sudahkah perguruan tinggi memperlakukan sekolah-sekolah menengah itu sebagai mitra kerjanya? 9. Mutu se-macam itu memang tidak mungkin dicapai dengan sekali usaha tetapi melalui usaha yang terus menerus yang setiap kali diusahakan bisa mencapai perbaikan sedikit demi sedikit. selalu dapat ditingkatkan. Jadi jangan pernah berhenti berusaha meningkatkan mutu kinerja. Pekerjaan dalam suatu organisasi selalu bersifat mengolah atau memroses masukan (barang. Mutu berarti perbaikan yang berkelanjutan. Mutu kinerja organisasi itu dipengaruhi oleh mutu masukannya. Mengapa demikian ? Karena sejak awal pekerjaan organisasi itu direncanakan antara lain dengan mempertimbangkan kebutuhan-kebu-tuhan dan harapan-harapan pelanggan. mahasiswa adalah masukan yang dipasok oleh lembaga-lembaga pendidikan menengah. Para pemasok adalah mitra kerja. Dalam bidang pendidikan tinggi. ia dapat mengharap mendapatkan mutu pasokan (masukan) yang baik. 6.kinerjanya bila telah mendapatkan pelatihan yang tepat. Cara berfikir semacam itu berbeda dengan cara berfikir konvensional yang mengatakan bah-wa untuk mendapatkan mutu perlu (perekrutan) karyawan yang lebih baik. Tanpa memper-timbangkan . dan karena itulah mereka dikatakan merupakan bagian integral dari organisasi. Sebaliknya bila pemasok itu diperlakukan sebagai pesaingnya atau lawan usahanya. Mutu yang cukup hanyalah bila semua pekerjaan menghasilkan yang terbaik. maka para pemasok itu sulit diharapkan mau memasok masukan yang bermutu. 7. Di bidang pendidikan dan akademis standar mutu itu jelas selalu bergerak ke atas dan harus selalu dikejar. jasa dan/atau orang) yang dipasok oleh orang lain. Mutu memang tidak berbatas. Kalau organisasi itu memperlakukan para pemasok sebagai mitra kerjanya. demikian pula semua pemimpin dapat memimpin penyelenggaraan MMT dengan berhasil bila mendapatkan pelatihan un-tuk itu. Ini adalah cara berfikir sebagai kelanjutan dan konsekuensi pemikiran tersebut pada butir ke-6 di atas. Pelanggan adalah bagian integral dari organisasi. Inipun pada waktunya dapat disempurnakan lagi sehingga sebenarnya usaha perbaikan mutu tidak pernah ada akhirnya. 8. Pimpinan konvensional berfikir kalau 90% peker-jaan sudah baik adalah sudah cukup.

Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. dan bukan sebagai orang-orang luar yang akan ditawari produk kerja organisasi. Cara berfikir tentang mutu semacam itu akan menjadi bagian dari kepribadian pemimpin yang mendambakan mutu. SARAN . Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. Manajemen diterapkan dalam organisasi yang melihat tugas organisasinya tidak sekedar melaksanakan tugas rutin. Sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan mutu secara berkelanjutan. yang sama saja dari hari ke hari berikutnya. Untuk menerapkan Manajemen dalam suatu organisasi diperlukan adanya kepemimpinan yang ciri-cirinya berbeda dengan kepemimpinan yang tidak untuk meraih mutu. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin.kebutuhan dan harapan para pelanggan. mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasanalasannya. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin. yaitu Mempengaruhi perilaku orang lain. B. dan kalau kinerja sudah sesuai standar maka bereslah segalanya. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama. tidak pernah diketahui apakah hasil kerja itu akan bisa memuaskan pelanggan atau tidak. KESIMPULAN Pemimpin adalah inti dari manajemen. Semua sudah ditentukan standarnya. tetapi bedanya standar ini bersifat dinamis. mengkoordinasi. artinya standar itu selalu bisa ditingkatkan. Kepemimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya. Cara berfikir seperti digambarkan pada sembilan butir di atas sangat perlu untuk diadopsi oleh para pimpinan yang organisasinya menerapkan Manajemen untuk selalu bisa menggerakkan orang-orang dan organisasinya meningkatkan mutu kerjanya secara berkelanjutan. agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Jadi agar organisasi dapat merencanakan kerja yang bermutu perlu para pimpinan organisasi itu melihat para pelanggan sebagai bagian integral dari organisasi. Definisi itu mengandung dua pengertian pokok yang sangat penting tentang kepemimpinan. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuannya jika ada pemimpin. Manajemen juga mengenal standar kinerja. Untuk itu Manajemen memerlukan kepemimpinan yang mempu-nyai ciri-ciri yang agak khusus seperti yang akan dibahas berikut ini.

Jakarta: Profesional Books <p>Your browser does not support iframes. Yadi. dan lainnya yang bersifat operasional atau bersifat teknis disebarkan kepada orang-orang lain sesuai dengan kedudukan dan tugasnya DAFTAR PUSTAKA James K. Manajemen Kepemipinan. 2001.html W. Brown steven. makalah: Manajemen PT. berorientasi pada pelayanan dan membawa energi positif. tetapi akan menyebarkan kepemimpinan itu pada orang-orang lain.Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. 1973.com/2010/07/manajemen-kepemimpinan_6811. Maka untuk menjadi seorang pemimpin haruslah mempunyai pengetahuan dan jiwa pemimpin Pemimpin Manajemen tidak berusaha memusatkan kepemimpinan pada dirinya. Pengambilan tentang kebijaksanaan organisasi tetap ditangan pimpinan-atas. Kepemimpinan yang dimaksudkan adalah pengambilan keputusan dan pengaruh pada orang lain. Jakarta:Mitra Usaha Purwanto. mengkoordinasi.</p> Integritas Diri By Ahmad Dawamul Muthi Menurut saya integritas merupakan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama. Kualitas kepribadian seseorang berbanding lurus dengan integritas dirinya. dan hanya me-nyisakan pada dirinya yang memang harus dipegang oleh seorang pimpinan. 22 Manajemen Kepemimpinan. Cendekia Informatika. Jakarta http://artikelrande.blogspot. . 1998. Van Fleet. Karakteristik seorang pemimpin didasarkan pada prinsip-prinsip belajar seumur hidup.

Seorang guru atau motivator dalam setiap kata yang diucapkannya bisa terasa sangat hambar. di depan tv. Saya sangat setuju dengan konsep memperbaiki diri yang diutarakan AA Gym tersebut. tetapi fakta yang sering terjadi justru bawahan yang menunggu atasannya datang baru rapat dimulai. padahal dia sendiri makan sesuka hatinya terkadang di meja makan. maka jangan pernah membuat orang lain menunggu kita. Salah satu kegiatan yang paling membosankan adalah menunggu. Mulai dari Hal yang kecil. Oleh karenanya Allah berfirman dalam surat Al-Ahzab: 21 “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”. Jika kita tidak ingin mengalami kegiatan menunggu. karena hukum sebab akibat senantiasa terjadi. sedangkan dirinya sendiri tidak melakukannya. seperti: memberlakukan peraturan bawahan tidak boleh datang telat dalam rapat yang telah dijadwalkan bersama. tidak akan pernah tereksekusi untuk diwujudkan. Sekali saja diri ini merusak integritas. Anak akan melihat orang tua hanya bisa menyuruh saja. Maka anak memandang orang tuanya tidak berwibawa. Jika hal seperti ini terus terjadi. Teringat perkataan AA Gym yang menjadi sangat logis jika beliau mengatakan prinsip 3M: Mulai dari diri sendiri. dalam hal ini integritas dapat dikatakan juga sebagai wibawa. maka akan kita rasakan juga. Atasan kepada bawahan juga harus menjaga wibawanya dengan tidak serta merta memberikan instruksi yang ternyata dirinya sendiri belum melakukannya. mungkin permasalahannya ialah orang tua belum memberikan teladan terlebih dahulu kepada anak sehingga anak belum melihat teladan yang baik dari orang tua. tidak terasa pengaruhnya bagi yang mendengarkan jika semua yang dikatakannya ternyata belum pernah dilakukannya. Anda tetap memiliki integritas tetapi perlu diingat dalam hal ini Anda hanya “terlihat” memiliki integritas di mata orang lain tetapi tidak kepada diri sendiri. maka antara bawahan dengan atasan akan terjadi perasaan saling tidak percaya. maka visi tersebut hanya sekadar retorika belaka. Dikarenakan kita akan memberikan kompromi sedikit demi sedikit kepada diri yang akan berdampak semakin buruk kepada integritas diri kedepannya. Kita telah diberikan . Ketika terlambat sebenarnya kita sedang menghancurkan integritas diri kita sendiri. Sebagai contoh: orang tua berusaha mendidik anak agar dapat makan di meja makan. dan Mulai dari sekarang. Jika ternyata ketika telat bertepatan dengan diundurnya suatu agenda sehingga kita menjadi tidak terhitung telat bagaimana?Apakah kita bisa dikatakan tetap memiliki integritas? Jawabnya ya. Jika kita meyakini hukum sebab akibat maka dengan sendirinya kita terdorong untuk terus memperbaiki diri sendiri dahulu sebelum memimpin atau mendidik orang lain.Seseorang yang memiliki visi besar tanpa integritas. atau bahkan di kamar. maka godaan untuk terus melanjutkan praktik perusakan integritas diri akan terus berlanjut. Orang tua dalam mendidik anak sering mengalami kesulitan. Apa yang orang lain rasakan disebabkan oleh diri kita.

teladan yang terbaik dari panutan kita Rasulullah SAW, semoga kita termasuk dalam barisan umat beliau di akhirat kelak. Dapat disimpulkan dengan menjaga integritas diri dapat memberikan dampak bagi orang lain. Memperbaiki dari hal yang kecil, yaitu diri sendiri maka dapat memberikan teladan bagi lingkungan sekitar kita. Dimulai dari lingkungan yang kecil, yaitu keluarga akan dapat memberikan teladan bagi lingkungan yang lebih besar, yakni masyarakat. Lingkungan masyarakat dapat memberikan teladan bagi lingkungan aktivitas sehari-hari kita seperti tempat kita kerja. Sistem perbaikan terus bergerak seperti itu untuk saling memberikan teladan sampai kepada tataran yang terbesar, negara kita. Maka jika proses ini berjalan dengan baik, akan menjadi semakin nyata terlihat kebangkitan negara Indonesia ini. Mari kita menjaga integritas diri agar saling memberikan teladan yang baik kepada lingkungan sekitar kita, karena setiap kita adalah pemimpin minimal bagi diri kita sendiri. (3 Rajab 1431 H5 Juni 2011. Kelapa Dua, Depok) MEMBANGUN INTEGRITAS DIRI Kamis, 26 April 2012 MEMBANGUN INTEGRITAS DIRI Home next>>> Dalam kehidupan, sering kita mendengar apa yang di sebut integritas..... mudah sekali kalimat integritas itu di ucapkan dan dilontarkan namun untuk menjalankannya tidak semudah di ucapkan..... Kira-kira apa sebenarnya integritas itu, Menurut bahasa integritas merupakan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Kualitas kepribadian seseorang berbanding lurus dengan integritas dirinya. Seseorang yang memiliki visi besar tanpa integritas, maka visi tersebut hanya sekadar retorika belaka, tidak akan pernah tereksekusi untuk diwujudkan Seorang guru atau motivator dalam setiap kata yang diucapkannya bisa terasa sangat hambar, tidak terasa pengaruhnya bagi yang mendengarkan jika semua yang dikatakannya ternyata belum pernah dilakukannya. istilahnya kalo dalam bahasa jawa adalah " Jarkoni " ( iso ujar tapi ora iso nglakoni) Orang tua dalam mendidik anak-anaknya kadang mengalami kesulitan....., hal ini mungkin permasalahannya ialah orang tua tersebut belum pernah memberikan teladan terlebih dahulu kepada anak sehingga anak belum melihat teladan yang baik dari orang tua..... Anak akan melihat orang tua hanya bisa bicara saja, sedangkan dirinya sendiri tidak melakukannya. Maka ada kemungkinan anak tersebut memandang orang tuanya kurang berwibawa.......dalam hal ini integritas dapat dikatakan juga sebagai wibawa. Sebagai contoh: orang tua berusaha mendidik anak agar dapat makan di meja makan, padahal dia sendiri makan sesuka hatinya terkadang di meja makan, di depan tv, atau bahkan di kamar. Seorang motivator meminta kepada orang yang diberi motivasi untuk bertindak jujur, berperilaku yang baik, menjaga sikap, menjaga wibawa, menjaga ucapan dan harga dirinya, atau menjalankan pekerjaan dengan sepenuh hati tetap fokus pada pekerjaan, namun actualnya seorang motivator tersebut malah bertindak sebaliknya....maka motivasi yang diberikan tidak bisa mengenai sasaran. dan situasi menjadi kurang kondusif... muncul rasa saling tidak percaya sehingga motivasi yang diberikan menjadi sia-sia dan tidak mengenai sasaran....... Sekali saja diri kita merusak integritas maka godaan untuk terus melakukan praktik perusakan integritas akan terus berlanjut, dikarenakan kita akan memberikan kompromi sedikit demi sedikit kepada diri yang akan berdampak semakin buruk kepada integritas diri kedepannya.....memang melihat kelemahan orang lain lebih mudah dari pada melihat kelemahan dari diri sendiri. Didalam suatu organisasi

kecil misalnya apabila anggota komunitasnya sulit diatur atau diarahkan, biasanya pemimpinnya sudah memberikan contoh terlebih dahulu untuk sulit diatur dan diarahkan. Dalam mengarahkan sesuatu, kita bukan hanya sebagai pengamat, memberikan komentar saja namun perlu juga lepaskan baju sebagai pengamat untuk terjun membantu apa yang menjadi kesulitan dalam team. Jika kita meyakini hukum sebab akibat tersebut maka dengan sendirinya kita terdorong untuk terus-menerus memperbaiki diri sendiri dahulu sebelum memimpin, mendidik, mengarahkan ataupun memberikan motivasi kepada orang lain. Teringat perkataan seseorang tokoh yang menjadi sangat logis yaitu prinsip 3M: prinsip yang pertama adalah Mulai dari diri sendiri, prinsip yang kedua adalah Mulai dari Hal yang kecil, prinsip selanjutnya adalah Mulai dari sekarang. Dapat disimpulkan dengan menjaga integritas diri, maka kita akan dapat memberikan dampak bagi orang lain. Memperbaiki dari hal yang kecil, yaitu diri sendiri maka dapat memberikan teladan bagi lingkungan sekitar kita. Dimulai dari lingkungan yang kecil, yaitu keluarga akan dapat memberikan teladan bagi lingkungan yang lebih besar, yakni masyarakat. Lingkungan masyarakat dapat memberikan teladan bagi lingkungan aktivitas sehari-hari kita seperti tempat kita kerja. Sistem perbaikan akan terus bergerak seperti itu untuk saling memberikan teladan sampai kepada tataran yang terbesar dalam organisasi kita. Maka jika proses ini berjalan dengan baik, akan menjadi semakin nyata terlihat kemajuan. Mari kita bersama-sama saling menjaga integritas diri agar saling memberikan teladan yang baik kepada lingkungan sekitar kita, lingkungan pekerjaan kita, Lingkungan organisasi kita menuju tujuan ataupun goalgoal yang harus kita capai bersama-sama. Karena setiap dari kita adalah Pemimpin minimal bagi diri kita sendiri. Walaupun kita tidak harus punya jabatan. (The Leader who has no Tittle) Sumber: http://dianwisata.blogspot.com/2012/04/membangun-integritas-diridalam.html#.USIie1aWSF4 Konten adalah milik dan hak cipta dianwisata.blogspot.com

INTEGRITAS
Integritas dalam bahasa saya adalah jati diri. Integritas adalah cara kita memandang atau menilai diri kita sendiri. Siapakah saya menurut diri saya sendiri. Integritas inilah yang membuat tiap – tiap orang berbeda. Masing – masing mempunyai penilaian sendiri mengenai diri mereka. Ada yang menganggap dirinya baik, ada juga yang menganggap bahwa dirinya benar. Tetapi tidak ada yang menganggap bahwa dirinya jahat, kejam, penipu, sadis, atau raja tega. Yang ada adalah orang lain yang memandang mereka jahat, kejam, penipu, sadis dan raja tega.

Jadi, ada dua sudut pandang mengenai seorang manusia. Yang pertama adalah dari sudut pandang diri kita sendiri. Berikutnya dari sudut pandang orang lain, dan ini saya sebut sebagai imej. Bagaimana orang lain memandang kita, atau siapakah saya menurut pandangan orang lain. Lalu, mana yang benar. Integritas atau imej kita ? Manakah jati diri kita sebenarnya ? Mana yang lebih penting ? Susah sekali untuk menjawab pertanyaan ini. Karena kedua – duanya penting bagi kita. Tetapi integritas dan imej seringkali bertentangan, satu benar dan satu salah. Jika integritas benar, berarti orang lain salah menilai kita. Pertanyaan berikutnya yang muncul dalam kepala saya adalah mengapa orang bisa salah menilai kita ! Hmm...berarti saya harus tahu cara orang lain menilai kita. Atas dasar apa ? Dan bagaimana ? Fakta dan kata-kata Inilah pertamakali dinilai orang. Apakah omongan atau kata – kata kita sesuai dengan perbuatan kita. Jika kata – kata kita sesuai dengan realita yang terjadi, maka orang memberi kita nilai positif. Sebaliknya jika bertentangan maka nilanya adalah negatif. Waktu Manusia memang berubah. Berubah menjadi baik atau kebalikannya. Yang bisa menilai adalah waktu. Ming (rekan kerja saya di EO) yang saya kenal 8 tahun yang lalu tetap sama hingga hari ini. Berarti dia mempunyai integritas.

INTEGRITAS SEBAGAI MANUSIA Integritas adalah nilai – nilai yang kita percayai, kita yakini, kita perjuangan, kita pegang. Dan teman – teman kita mengenal kita berdasarkan integritas ini. Semakin kuat integritas kita,

semakin besar kepercayaan mereka kepada kita. Dan kepercayaan adalah syarat untuk hidup di dunia ini. Salah satu nilai yang saya pegang dalam hidup saya adalah kejujuran dan kesetiaan. Apa yang saya katakan itulah keadaan yang sebenarnya dan selengkapnya, dan teman – teman saya menilai diri saya sebagai orang yang jujur. 8 Tahun yang lalu, si Ming tahu kalau saya orangnya lurus...dan saat ini juga dia menilai saya sebagai orang yang sama seperti 8 tahun yang lalu. Imej Ming sesuai dengan integritas saya. Dan saya senang karena saya bisa mempertahankan integritas saya. Saya seorang manusia, dan saya dikenali karena saya mempunyai jati diri. Nama saya Wapan, ciri – ciri saya jujur dan setia. Jika orang lain membicarakan saya, maka mereka membicarakan ciri – ciri saya. Jika sama, berarti mereka membicarakan seorang manusia yang sama. Itulah integritas kita sebagai manusia. Jati diri kita.

INTEGRITAS YANG BERGOYANG Integritas tidak muncul dalam sehari. Integritas dibentuk oleh waktu, dan dimulai waktu kita mengenal benar dan salah. Kabar buruknya....integritas selalu bergoyang – goyang. Karena saya baru belajar mengenai online Forex, maka saya pingin menganalogikan kasus ini dengan Forex. Ha...ha...ha....sekalian mengingat – ingat kembali pelajaran dari guru saya.

TEORI SUPPORT DAN RESISTANCE Pergerakan mata uang, entah itu naik atau turun, selalu berada di kisaran titik support dan titik resistance. Titik support adalah titik terendah dari pergerakan mata uang hari itu. Titik resistance adalah titik tertinggi dari pergerakaan mata uang. Jika mata uang bergerak naik maka selalu berada di bawah titik resistance, sebaliknya jika bergerak turun maka selalu berada di atas titik support.

Lalu, teori berikutnya mengatakan bahwa jika pergerakan mata uang menembus titik support (S) atau titik resistance (R) maka dia akan bergerak menembus titik S & R level berikutnya. Lalu kemudian stabil tergantung kekuatan pasar. Titik support yang tertembus akan menjadi titik resistance berikutnya, demikian pula dengan titik resistance yang tertembus akan menjadi titik support level baru. Demikian pula dengan integritas kita! Tiap hari integritas kita naik dan turun. Yang menjadi titik support dan resistancenya adalah titik benar dan titik salah. Kadang kita bergerak melawan integritas kita, tetapi sering juga bergerak mengikuti integritas kita. Teori berikutnya mengatakan bahwa jika kita sudah menembus titik pertama maka kita juga akan menembus titik kedua, ketiga, dst. Lalu kemudian stabil sesuai dengan kekuatan pasar. Jika perjalanan atau keputusan kita sesuai dengan integritas kita, atau menembus titik benar, maka kita akan menembus titik benar berikutnya...sehingga semakin lama integritas kita akan semakin kuat. Sebaliknya jika titik salah yang kita tembus, maka kita akan menembus titik salah beriktunya....dan akhirnya kita kehilangan integritas atau jati diri kita. Sesuai dengan kekuatan pasar ? Kalau berhubungan dengan integritas, maka kekuatan pasar yang saya maksud di sini adalah konflik internal antara hati nurani dengan nafsu. Antara baik dan jahat, benar dan salah. Mana yang lebih dominan, yang lebih kuat ?

INTEGRITAS ADALAH PILIHAN Salah satu, atau mungkin bisa saya katakan hadiah terbesar Tuhan kepada kita adalah pilihan. Kita bisa memilih....iya saya katakan sekali lagi...kita bebas memilih, tanpa paksaan, tanpa tekanan, tanpa pertimbangan siapa – siapa selain diri kita sendiri untuk memilih yang terbaik

Yang saya ketahui (selain kemaha tahuan Tuhan) adalah keadilanNya. maka dia sangat berpotensi untuk bertindak dan bersikap tanpa integritas. Tuhan tidak tahu langkah mana yang akan kita pilih. stabilitas keuangan. Apakah anda memilih mempertahankan integritas anda atau membiarkan nafsu anda mengubah jati diri anda. Akan Memiliki Keselarasan Luar Dalam Untuk Menjalani Kehidupan Berkualitas Yang Etis. tetapi Tuhan tahu hasil akhir setiap langkah yang akan kita pilih. Tuhan yang tahu hal ini.. Mari saya perjelas pemikiran saya. suasana hati.”~Djajendra “Orang-Orang Dengan Integritas Pribadi Yang Tinggi Dan Kemampuan Moral Untuk Menjalankan Etika Dengan Sempurna.. Integritas yang kita pertahankan dengan hidup kita akan dibalas setimpal sesuai dengan perjuangan kita.. Jika kita mempunyai pilihan A dan B.. rasa syukur dengan keadaan keuangan. atau juga nilai-nilai kehidupan positif. persahabatan. maka hasil berikutnya adalah K Jika kita memilih A lalu D. maka dia sangat berpotensi untuk hidup dengan integritas pribadi yang tinggi. maka akan ada pilihan berikutnya. dan kemampuan dirinya hidup dalam keseimbangan pribadi dan sosial yang kuat. Artinya. Jati diri .. Saya tidak tahu pilihan anda. maka akan ada pilihan berikutnya. ucapan..untuk teman – teman yang berjuang untuk tetap berintegritas di tengah dunia ini.. tidak ada kepalsuan dari pikiran. Jadi. Integritas pribadi seseorang menyampaikan arti keutuhan dan kekuatan dari jati diri yang asli. Sesungguhnya Sedang Berkata Bahwa Diri Anda Sangat Lemah Dan Tidak Pantas Untuk Menerima Tanggung Jawab Yang Lebih Besar. nilai-nilai kehidupan positif sebagai sistem pendukung moral yang kuat. Jika kita memilih A. e.tetap maju.ada upahnya looh! Dan yang bayarin kita adalah Tuhan pencipta semesta ini INTEGRITAS ADALAH PILIHAN BUKAN KEWAJIBAN DAN ETIKA ADALAH KEWAJIBAN BUKAN PILIHAN INTEGRITAS ADALAH PILIHAN BUKAN KEWAJIBAN DAN ETIKA ADALAH KEWAJIBAN BUKAN PILIHAN “Anda Yang Suka Menyalahkan Sistem Dan Realitas Atas Kurang Berintegritasnya Diri Anda. d.. A atau B... dan sikap. yaitu C dan D Jika kita memilih B. tindakan. maka hasil berikutnya adalah L Demikian seterusnya. c. b.bagi diri kita sendiri. Dan sebaliknya. Yang diketahui Tuhan adalah: a. yaitu Y dan Z Jika kita memilih A lalu C. seseorang dengan harga diri yang tinggi.” ~ Djajendra Ketika seseorang tidak merasa memiliki harga diri. maka Tuhan tidak tahu mana yang akan kita pilih.

dan kebijaksanaan. akan menjadi dasar yang sangat kuat untuk menghasilkan kehidupan kerja yang harmonis dalam kinerja maksimal. Untuk training hubungi www. kesetiaan. kejujuran. yang lemah dan tak berdaya. yang selalu berpotensi untuk mentransfer prinsip-prinsip kehidupan yang penuh integritas. prinsip-prinsip inti dari integritas adalah nilai-nilai kehidupan yang membawa makna untuk kebajikan. anti korupsi. anti kekerasan. keadilan. Bila integritas dilengkapi dengan panduan etika yang unggul dan konsisten. kebaikan. maka kekuatan di luar diri bisa saja tidak memiliki integritas. untuk kehidupan profesional di tempat kerja.selalu konsisten bertindak dengan integritas diri untuk melakukan apa yang benar melalui kejujuran diri sendiri. Perilaku kerja yang etis akan mendorong kesempurnaan integritas pribadi. Anda yang mampu mengembangkan standar integritas pribadi yang tinggi pasti akan menjadi pribadi teladan. Dan pada umumnya. Etika itu sendiri adalah sebuah sistem eksternal melalui aturan. Sering sekali realitas kehidupan sosial. kasih sayang. haruslah diikuti dengan kemampuan untuk memperkuat integritas pribadi. maka orang-orang dengan integritas tinggi akan memiliki kepatuhan sempurna terhadap etika bisnis dan kode etik. menghormati pandangan yang berbeda dengan integritas pribadi untuk kemanusiaan dan cinta. saat panduan etika bisnis dan kode etik perilaku kerja diterapkan. anti nepotisme. Untuk itu. integritas pribadi yang kuat harus menjadi sangat bermoral dan berkualitas tinggi. maka saat ada ujian dari luar diri. dan ekonomi kepentingan. anti kolusi. Orang – orang yang hidup dengan integritas pribadi yang kuat adalah mereka yang dipandu oleh seperangkat prinsip inti. ketergantungan. kedermawanan.djajendra-motivator. Hubungan yang saling memperkuat antara integritas dan etika. Oleh karena itu.com About these ads . Mengingat integritas pribadi adalah sesuatu yang dihasilkan dari dalam diri. Jadi. kedewasaan. anti manipulasi. kepedulian. kemanusiaan. untuk berperilaku secara konsisten dengan standar nilai-nilai yang menjadi dasar dari integritas. Integritas adalah apa yang menyediakan nilai kehidupan dari dalam diri untuk mengubah kesadaran ke dalam tindakan. kepercayaan. diri akan memiliki kekuatan untuk membangkitkan keberanian agar memenangkan integritas pribadi dari ujian realitas sosial. Keberanian Anda untuk menerima tanggung jawab pribadi. dan Anda harus dapat menjadi pribadi yang dibutuhkan banyak orang untuk mengekspresikan kejujuran. ekonomi selalu mempersembahkan integritas yang sangat miskin dan lemah. Integritas pribadi selalu akan diuji oleh realitas sosial. dan kode etik. yang memberdayakan kepribadian dan karakter mereka. Integritas pribadi adalah dasar bagi implementasi etika perilaku dan etika bisnis yang sempurna. diri yang unggul dengan integritas pribadi adalah diri yang secara internal pribadi telah memiliki sebuah sistem kejujuran diri sendiri terhadap nilai-nilai yang diyakini. objektifitas. kehormatan. Dampaknya. Anda wajib memiliki keberanian agar dapat mengalahkan tantangan dari realitas integritas di luar diri. politik. politik. hukum.

Mereka bukan hanya banyak yang kalah.Menyoal Independensi Pemilu (2014) Oleh : Benget Silitonga. jelas bukanlah logika politik yang tepat dan cerdas. Dalam Pilkada kita menemukan kandidat perseorangan/independen lebih banyak yang kalah daripada menang. dan berintegritas menjalankan tugasnya. Itu misalnya terjadi kinerja independensi lembaga survey politik yang belakangan menuai kritik dan polemik. yakni tetap mengandalkan pendekatan mobilitatif daripada pendekatan transformatif. Dengan kata lain Independensi (politik) hanya . krisis independensi (politik) sedang menjadi fenomena dalam panggung politik kita dalam aneka bentuk. Sebagaimana telah disinggung di atas. kesepakatan tersebut dilatari dinamika politik kontemporer yang makin banyak mempertontonkan krisis Independensi (politik). Cara mereka (meraih kekuasaan) politiknya pun tidak berbeda dengan cara kandidat non independen yang dilawannya. Di bagian lain. kuatnya pragmatisme politik telah membuat independensi (politik) mengalami krisis akut. Independensi (politik) adalah sesuatu yang berdimensi relasional. Pemerintah dan DPR akhirnya menyepakati keterlibatan anggota Partai Politik dalam lembaga penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu). Hal itu misalnya bisa ditemukan pada sejumlah kinerja Hakim Konstitusi yang berlatar belakang parpol di Mahkamah Konstitusi (MK). Krisis independensi (politik) merujuk pada fenomena bahwa diffrensiasi (perbedaan khas) antara mereka yang menyebut diri independen dan non independen semakin tidak relevan lagi. Sementara sejumlah anggota penyelenggara Pemilu/KPU(D) yang berasal dari kalangan independen (non parpol) justru masuk bui dan terkena sanksi kode etik. yakni tetap eksploitatif dan koruptif. dalam berbagai bentuk. Sejumlah pejabat yang berlatar belakang Partai Politik (Parpol). Terjadinya krisis independensi (politik). bagaimanapun krisis independensi (politik) tidak bisa dilihat hanya dalam spektrum politik tunggal dan personal. Sebab. bukan semata karena independensi (politik) personal itu sendiri tidak relevan lagi. Independensi (politik) adalah sesuatu yang bersifat inter-personal. Dalam praktik kekuasaan kita menemukan sejumlah pejabat berlatar belakang independen yang watak dan perilaku politiknya ternyata juga tidak beda dengan pejabat non independen. Krisis Independensi (Politik) Sepintas kesepakatan tersebut memang terlihat rasional. Namun menjadikan fenomena yang faktual tersebut sebagai alibi dan justifikasi bagi Pemerintah dan DPR untuk „mengeliminasi‟ independensi (politik) personal dalam persyaratan anggota penyelenggara Pemilu. dan bahkan tak sedikit yang menghianati independensinya dengan bergabung menjadi anggota parpol tertentu. Hal itu tertuang dalam salah satu bagian revisi UU 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu yang baru saja disahkan. Singkatnya. Krisis Independensi (politik) terjadi karena memang ia (by design) dibuat tidak relevan. ternyata terbukti tetap bisa „independen‟. tak sedikit kalangan dan institusi yang seharusnya independen namun belakangan justru sangat dependen dan partisan ketika berinteraksi dengan ruang kekuasaan politik formal. Patut digarisbawahi independensi (politik) bukanlah sesuatu yang given hadir. kredibel. bahkan inter-relasional. Setelah menjadi polemik yang cukup lama. (Nyaris) tidak ada lagi perbedaan yang signifikan antara mereka yang „independen‟ dengan mereka yang „tidak independen‟. alias tidak independen. Sebagaimana diberitakan sejumlah media.

dalam perkembangan politik elektoral di banyak negara. Pemerintah dan DPR yang harusnya menghentikan permisifitas politik. Dengan kata lain. dan kekuatan asing yang berpotensi menciderai Pemilu. anggota penyelenggara Pemilu berlatar independen namun kemudian menciderai dan bahkan menghianati independensinya. atau lazim disebut struktur politik. bisa menjadi kandidat. permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini justru sudah menghunjam „jantung‟ Pemilu itu sendiri yakni. Celakanya. krisis independensi (politik) seharusnya menginspirasi Pemerintah dan DPR untuk memperkuat rancang bangun independensi struktural kelembagaan penyelenggara Pemilu. Deskripsi ini ingin menegaskan bahwa fenomena krisis independensi (politik) dalam panggung panggung politik kita tidak seharusnya bermuara dan berakhir pada kesimpulan simplistis. lembaga penyelenggara Pemilu. yang memfasilitasi tumbuh kembangnya independensi (politik) personal. bukan semata disebabkan independensi (personal)nya yang tidak relevan namun justru karena lemahnya independensi inter-relasi. mulai dari orang baik sampai dengan bandit. Pemisifitas penyelenggaraan Pemilu kini bukan hanya pada level kepesertaan Pemilu dimana semua orang. Patut dicatat. atau struktur lembaga penyelenggara Pemilu itu sendiri. Sebab (hanya) dengan kesimpulan salah tersebutlah mereka (akan) memiliki legitimasi membunuh independensi lembaga penyelenggara Pemilu secara prematur dan sistemik. struktur lembaga penyelenggara Pemilu harus didesain sedemikian rupa agar bisa memfasilitasi dan memproteksi independensi (politik) personilnya! Itu artinya. Lebih mengerikan. Sebaliknya. Seorang hakim konstitusi yang berlatar parpol namun bisa tetap independen bukan semata karena independensi (personal) yang dimilikinya namun justru karena ketersediaan independensi inter-personal. kesepakatan tersebut juga akan menciptakan sistem penyelenggara Pemilu kita yang makin permisif. mereka yang bersepakat di Senayan sepertinya (sengaja) mengambil kesimpulan yang salah menyikapi krisis independensi (politik) ini. dan bahkan inter-relasional dalam struktur MK itu sendiri. Argumennya jelas. yang membuatnya tidak bisa diinfiltrasi penguasa. Independensi (politik) hanya mungkin lahir pada ketersediaan inter-relasi politik. Permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini juga bukan lagi hanya pada nihilnya sanksi yang jelas dan berat bagi pelaku kejahatan Pemilu. sekaligus melegitimasi syahwat politik mereka untuk masuk ke lembaga penyelenggara Pemilu 2014. independensi (politik) bukan semata syarat adminsitratif bagi anggota penyelenggara Pemilu. Permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini juga bukan hanya pada rendahnya akuntabilitas dana kampanye peserta Pemilu.mungkin tumbuh bila ia dibuat relevan. Respon terhadap krisis independensi (politik) seharusnya bermuara pada kesimpulan akan pentingnya penguatan independensi (politik) personal dengan memfasilitasi dan memperkuat independensi inter-relasional penyelenggara Pemilu. Independensi (politik) adalah salah satu . Permisifitas Pemilu Selain berpotensi membunuh independensi (politik) secara prematur dan sistemik. fenomena krisis independensi (politik). harus dicermati secara kritis dan lebih mendalam. ironisnya justru menjadi promotor permisifitas politik. independensi (politik) personal tidak relevan lagi. dengan hanya memenuhi syarat administratif verbal. Dalam konteks itu. peserta.

Semoga masih ada „muzijat politik‟ untuk mengembalikan independensi Pemilu 2014 sehingga Pemilu 2014 terhindar dari petaka dan bencana politik!. jadi pemberdayaan perempuan Indonesia dapat terealisasi. Ini adalah salah satu jalan untuk menegakkan Pemerintahan Demokrasi Islam yang berdasarkan pada Pancasila. Isu gender berkaitan erat dengan persoalan universal di mana “pemberdayaan perempuan” sebagai inti (center of gravity) dari isu tersebut. dan politik (bahkan . Dalam konteks ini. politik. Adapun solusi yang dipilih oleh penulis adalah partisipasi perempuan dalam politik (indendensi politik). Kebebasan dapat terwujud dengan mengimplementasikan nilai-nilai Islam dan demokrasi. yakni kesadaran dalam pengembangan keluarga karena itu merupakan aspek inheren yang penting pada diri perempuan. termasuk Indonesia. Pada akhirnya.indikator tranparansi dan akuntabilitas lembaga penyelenggara Pemilu. Independensi Politik dan Kebebasan Perempuan Indonesia: Implikasi Logis dari Islam dan Demokrasi untuk Menegakkan Demokrasi Islam di Indonesia* Leave a comment January 23. kita harus menemukan solusi signifikan untuk menghadapi permasalahan tersebut. Anggota Perhimpunan Politica Institute di Medan. ekonomi. Politik. Kebebasan. *** Penulis adalah Analis Politik Perhimpunan BAKUMSU. Kata Kunci: Perempuan. pemberdayaan perempuan tidak hanya terbatas pada tataran psikologi dan moral. 2013 by zainabzilullah Oleh: Wa Ode Zainab Zilullah Toresano Independensi Politik dan Kebebasan Perempuan Indonesia: Implikasi Logis dari Islam dan Demokrasi untuk Menegakkan Demokrasi Islam di Indonesia* By: Wa Ode Zainab Zilullah Toresano ABSTRAKSI Hingga kini. dan budaya. Koordinator Kelompok Kerja Jaringan Demokrasi (KKJD) Sumut. perempuan Indonesia masih menghadapi berbagai masalah berkaitan dengan sosial. Pemberdayaan harus mengafirmasi fitrah perempuan. Islam dan Demokrasi. Itu diindikasikan dengan ditetapkannya isu gender sebagai salah satu dari delapan target “Sasaran Pembangunan Milenium” (Millennium Development Goals/ MDGs) yang disepakati oleh beberapa Negara di dunia. tetapi juga merambah pada sektor ekonomi. sosial. Dewasa ini. Dalam perspektif tersebut. Pengewajantahan independensi politik perempuan mengharuskan adanya “kebebasan”. partisipasi perempuan dalam ruang privat (keluarga) dan ruang publik (politik) berimplikasi pada penegakan dan penguatan Gerakan Kebangkitan Islam. upaya mengeliminasi independensi dan mem-permisif-kan Pemilu 2014 patut ditolak. Atas dasar itu. isu gender merupakan isu kontroversial yang terkemuka dalam kancah perkembangan global.

dan pertanggungjawaban. Dalam hal ini. Lalu. peran perempuan dalam pembuatan keputusan di parlemen (salah satu aspek dalam dunia politik) dapat berpengaruh besar pada kemajuan perempuan. Kemudian. Jadi. Dalam bidang sosial. persyaratan 30 persen kursi parlemen bagi perempuan belum terpenuhi. dalam bidang ekonomi. sebenarnya Indonesia sudah memulai partisipasi aktif perempuan dalam institusi/lembaga politik dan pembuat keputusan (pemangku kebijakan). Itu dapat terwujud karena dunia politik sangat strategis dalam pembuatan hukum-hukum. baik dari segi sumber daya. khususnya dalam dunia politik. perempuan Indonesia masih menghadapi banyak permasalahan. integritas atau komitmen. di mana semua itu dibalut dalam bingkai nilainilai keadilan dan hak asasi manusia. keadilan dan kesetaraan gender telah menjadi perhatian. Sayangnya. Terlebih lagi sistem upah/gaji yang berbeda antara laki-laki dan perempuan menunjukkan ketidakadilan pada sektor ekonomi. dan juga pengawasan implementasi hukum. kecil. Padahal. Selain itu. politik. kita masih menyaksikan rendahnya kualitas pendidikan Ibu (serta anak-anak. yaitu dalam sektor sosial. Diharapkan kehadiran perempuan dalam kancah politik dapat menjadikan dunia politik sebagai tempat untuk merealisasikan pemberdayaan perempuan. Itu tercermin dengan kelahiran Undang-Undang No. merebaknya perdagangan anak dan perempuan dewasa ini menambah deretan permasalahan perempuan. dan lainnya. terutama perempuan) dan juga berlaku pada kesehatan yang terkait dengan fungsi reproduksi perempuan. Dalam platform pembangunan Indonesia. 31 Tahun 2002 tentang Partai Politik yang mempertegas arahan partisipasi politik perempuan pada jalur-jalur lembaga politik. terutama dalam optimalisasi pemanfaatan aset . penulis memilih independensi politik sebagai jalan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Keterpurukan itu diperparah dengan pandangan kultural tertentu yang tidak memberikan ruang kondusif bagi peningkatan peran perempuan. keterwakilan perempuan dalam kancah politik berbanding terbalik. Di Indonesia. pengetahuan. Selanjutnya. Dari pemaparan di atas mengindikasikan bahwa perempuan harus menemukan solusi atau memilih salah satu jalan untuk menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi perempuan. Kesempatan dalam kiprah politik dan peran kepemimpinan perempuan sangat penting untuk ditingkatkan. pada faktanya. Tetapi sangat disayangkan. Itu karena perempuan tidak memiliki kesiapan untuk menyambut tawaran tersebut. kurangnya dukungan pemerintah dalam partisipasi perempuan dalam sektor usaha-usaha mikro. dalam bidang politik.kebudayaan. menurut hemat penulis. termasuk dalam sektor tradisional. ekonomi. dan menengah (UMKM). moralitas. pengetahuan para pemangku kebijakan tentang politik yang berkeadilan dan bermartabat masih rendah. menurut data statistik. baik dalam kualitas maupun kuantitas. serta pertahanan dan keamanan). secara facktual. juga menyempitnya kesempatan bagi perempuan untuk melakukan mobilitas horisontal dan vertikal Sementara itu. keterampilan. penetapan anggaranpembiayaan. partisipasi perempuan dalam aktivitas ekonomi masing rendah karena lebih dikonsentrasikan pada sektor konsumtif dan pelayanan jasa yang lebih mengandalkan otot dan keringat. Itu dapat berimplikasi pada rendahnya tingkat kesejahteraan rumah tangga. jumlah (kuantitas) populasi perempuan melebihi laki-laki.

Islam sangat concern terhadap perubahan sosial. Telah terbukti di berbagai Negara. Dalam perspektif Islam. yakni dengan memperbaiki dan menyediakan hak-hak bagi perempuan dalam ranah privat (keluarga) dan publik (masyarakat). Hal itu mengingat dasar Negara Indonesia (Pancasila) berdasarkan pada nilai-nilai Islam. perempuan sendiri yang . Jadi. salah satu implikasi kiprah perempuan Indonesia dalam ranah privat dan publik adalah perwujudan Pergerakan Kebangkitan Islam. hal itu dilakukan oleh perempuan. Selain itu. kita jangan melupakan unit terkecil dalam kelambagaan masyarakat adalah “keluarga”. Itu karena nilai-nilai Islam adalah nilainilai universal yang menekankan pada keadilan. Kesadaran pada akhirnya akan mengarahkan pada pemberdayaan perempuan karena mereka yang lebih mengetahui permasalahan yang berhubungan dengan dirinya. tapi membangun “kesadaran”. apabila perempuan menuntut hak berarti perempuan merasa ada hak yang dirampas oleh pihak lain di luar dirinya. seperti Iran. kebebasan perempuan. bahkan kedatangan Islam telah mangangkat harkat dan martabat perempuan Arab pada masa jahiliyah. agama. Kebebasan perempuan dalam kedua hal tersebut dapat merealisasikan Pemerintahan Demokrasi Islam dalam menyokong pemberdayaan perempuan. langkah paling bijaksana adalah mencoba untuk mensintesikan antara “nilai-nilai” Islam dan demokrasi (sistem politik yang digunakan di Indonesia). Karena penuntutan hak bertentangan dengan kaidah logika. Menurut hemat penulis. Oleh karena itu. Dalam pemberdayaan perempuan. akan mendorong peningkatan peran aktif perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. kepercayaan. “Perempuan itu ibarat tiang Negara. Jadi. kebebasan adalah unsur yang terkandung atas sintesis antara “demokrasi” dan “Islam”. titik temu antara demokrasi dan Islam adalah “kebebasan”. Adapun hal esensial yang harus diperjuangkan oleh perempuan sesungguhnya bukanlah menuntut hak perempuan. dan Kuba. Berdasarkan kaca mata penulis. Italia. maka maka baiklah negara itu. kualitas Ibu dalam memerankan “pembimbing” dan “pendidik” dalam keluarga akan memengaruhi kualitas rasa saling percaya dalam masyarakat yang kemudian akan melahirkan kemampuan pemberdayaan diri dan karya-karya konstruktif.masyarakat (modal sosial) yang dapat memberdayakan masyarakat. Manakala rusak kaum perempuannya. dan keragaman lainnya. peran perempuan itu ditempatkan sangat strategis. Dalam kaca mata penulis. bangsa. Dengan demikian. suku. terutama dalam ranah politik. baik disebabkan oleh sistem maupun individu. salah satunya Ketuhanan Yang Maha Esa (sila pertama). terutama yang berkiprah di dunia politik. di mana “Ibu” mengambil peranan penting di dalamnya. Namun. kondisi negeri ini tidak kondusif untuk menjadi Republik Islam karena Indonesia merupakan negara majemuk yang terdiri dari berbagai latar belakang. Seperti termaktub dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. manakala baik (berkualitas) perempuan di suatu negara. kebebasan perempuan Indonesia dalam dunia politik merupakan jalan untuk merealisasikan Pemerintahan yang bernafaskan “demokrasi” dan “nilai-nilai Islam”. Seperti dinyatakan oleh Imam Khomeini bahwa aksi yang terpenting untuk menolong perempuan untuk keluar dari sistem sosial dan ekonomi yang tidak berpihak kepada mereka. rusaklah Negara itu”. Hal ini mengindikasikan bahwa sejak awal perempuan mengafirmasi posisinya sebagai subordinat.

Sebagai syarat utama dari terciptanya sebuah tatanan demokrasi secara universal. Pemilu dan Proses Demokratisasi di Indonesia OPINI | 29 June 2012 | 15:44 Dibaca: 6710 Komentar: 0 Nihil Pemilu dalam negara demokrasi Indonesia merupakan suatu proses pergantian kekuasaan secara damai yang dilakukan secara berkala sesuai dengan prinsip-prinsip yang digariskan konstitusi. di Iran. Karena dengan pemilihan umum. Dari prinsip-prinsip pemilu tersebut dapat kita pahami bahwa pemilu merupakan kegiatan politik yang sangat penting dalam proses penyelenggaraan kekuasaan dalam sebuah negara yang menganut prinsip-prinsip demokrasi. bahwa pemilihan umum merupakan gambaran ideal dan maksimal bagi suatu pemerintahan demokrasi di zaman modern.seharusnya menentukan apakah mau “berdaya” atau “diperdaya”. pemilihan umum adalah lembaga sekaligus praktik politik yang memungkinkan terbentuknya sebuah pemerintahan perwakilan (representative government). *Artikel tersebut merupakan intisari dari makalah yang dikirim kepada panitia Konferensi Islamic Awakening Movement 2012. para perempuan Indonesia. Menurut Robert Dahl. Prinsip-prinsip dalam pemilihan umum yang sesuai dengan konstitusi antara lain prinsip kehidupan ketatanegaraan yang berkedaulatan rakyat (demokrasi) ditandai bahwa setiap warga negara berhak ikut aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan kenegaraan. Pemilihan umum dewasa ini menjadi suatu parameter dalam mengukur demokratis tidaknya suatu negara. bahkan pengertian demokrasi sendiri secara sedehana tidak lain adalah suatu system politik dimana para pembuat keputusan kolektif tertinggi didalam system itu dipilih . jawaban ada di tangan anda. masyarakat secara individu memiliki hak dipilih sebagai pemimpin atau wakil rakyat maupun memilih pemimpin dan wakilnya di lembaga legislatif.

Didalam negara demokrasi. Implementasi dari pemerintahan oleh rakyat adalah dengan memilih wakil rakyat atau pemimpin nasional melalui mekanisme yang dinamakan dengan pemilihan umum.melalui pemilihan umum yang adil. karena salah satu parameter mengukur demokratis tidaknya suatu negara adalah dari bagaimana perjalanan pemilihan umum yang dilaksanakan oleh negara tersebut. Menurut Ginsberg. pemilihan umum merupakan salah satu unsur yang sangat vital. fungsi legitimasi politik ini merupakan konsekuensi logis yang dimiliki oleh pemilu. Pemilihan umum mempunyai beberapa fungsi yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. berdasarkan hukum yang disepakati bersama. baik antara elit yang satu dengan yang lainnya. Di dalam studi politik. keabsahan pemerintahan ayng berkuasa dapat ditegakkan. Fungsi legitimasi ini terutama menjadi kebutuhan pemerintah dalam system politik yang mewadahi format pemilu yang berlaku. pemilihan umum dapat dikatakan sebagai sebuah aktivitas politik dimana pemilihan umum merupakan lembaga sekaligus juga praktis politik yang memungkinkan terbentuknya sebuah pemerintahan perwakilan. pemerintah. Pertama. . Dengan begitu. maupun pergantian dari kelas elit yang lebih rendah yang kemudian naik ke kelas elit yang lebih tinggi. Sikulasi ini akan berjalan dengan sukses dan tanpa kekerasan jika pemilu diadakan dengan adil dan demokratis. melainkan juga memberikan sanksi berupa hukuman dan ganjaran bagi siapapun yang melanggarnya. sebagai sarana legitimasi politik. yaitu untuk mengubah suatu keterlibatan poltik massa dari yang bersifat sporadic dan dapat membahayakan menjadi suatu sumber utama bagi otoritas dan kekuatan politik nasional. Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan oleh rakyat. jujur dan berkala. Jadi pemilihan umum adalah satu cara untuk memilih wakil rakyat. tidak hanya memiliki otoritas untuk berkuasa. begitu pula program dan kebijakan yang dihasilkannya. Melalui pemilu. Pemilu memfasilitasi sirkulasi elit.

Tak mengherankan apabila menurut beberapa ahli politik aliran fungsionalisme. Terkait dengan pentingnya pemilu dalam proses demokratisasi di suatu Negara. Shils 1962. maka penting untuk mewujudkan pemilu yang memang benar-benar mengarah pada nilai-nilai demokrasi dan mendukung demokrsi itu sendiri. Easton. pemilu bisa menjadi alat kooptasi bagi pemerintah untuk meningkatkan respon rakyat terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuatnya. Pemilu di Indonesia Perubahan politik besar yang terjadi pada tahun 1998 yang ditandai oleh lengsernya Presiden Soeharto mempunyai implikasi yang luas. dan pada saat yang sama memperkecil tingkat oposisi terhadapnya (Edelman. Dan ketiga. melainkan karena kondisi yang ada didalam masyarkat serta sejarah yang mempengaruhinya. melalui pemilu pemerintah sebenarnya bisa meyakinkan atau setidaknya memperbaharui kesepakatan-kesepakatan politik dengan rakyat.Paling tidak ada tiga alasan mengapa pemilu bisa menjadi sarana legitimasi politik bagi pemerintah yang berkuasa. 171. Pertama. Pemilihan akan system pemilu adalah salah satu yang sangat penting dalam setiap Negara demokrasi. dalam dunia modern para pengusa dituntut untuk mengandalkan kesepakatan dari rakyat ketimbang pemaksaan (coercion) untuk mempertahankan legitimasinya. Zolberg. salah satu diantaranya adalah kembalinya . pemerintah dapat pula mempengaruhi perilaku rakyat tau warganegara. kebanyakan dari system pemilu yang ada sebenarnya bukan tercipta karena dipilih. Kedua. 1966). melalui pemilu. Gramsci bahkan menunjukkan bahwa kesepakatan (consent) yang diperoleh melalui hegemoni oleh penguasa ternyata lebih efektif dan bertahan lama sebagai sarana control dan pelestarian legitimasi dan otoritasnya ketimbang penggunaan kekerasan dan dominasi. 1965.

demokrasi dalam kehidupan politik nasional. yakni berturut-turut dari tahun 1971. langkah awal Habiebie pada saat itu adalah membentuk Tim Tujuh yang bertugas untuk mempersiapkan pemilu secara segera. Disini dicoba dilansir suatu model atau format politik yang tidak lagi executive heavy ( atau bahkan dominan ) seperti pada masa Orde Baru. serta perpecahan PPP menjadi banyak partai pada saat itu merupakan langkah awal dari proses demokratisasi di Indonesia. tahun 1982. tahun 1977. diawali dari tahun 1966 hingga tahun 1997 telah diadakan 6 (enam) kali pemilihan umum secara berkala. Pemilu yang betul-betul LUBER berlangsung pada tahun 1999 dan diikuti oleh 48 parpol. Selama pemerintahan Orde Baru bangsa Indonesia telah menjalakan Pemilihan Umum. Selain itu juga. Demokratisasi ini membawa konsekuensi pola relasi antara Presiden dan DPR mengalami perubahan cukup mendasar. begitu pula pada era reformasi telah diselenggarakan pemilihan umum yang diikuti oleh multipartai tanggal 7 Juni 1999 dan pemilu berikutnya pada tanggal 5 April 2004. BJ Habiebie sebagai pengganti Soeharto secara konstitusional kemudian memiliki tugas utama yakni menyelenggarakan pemilu. masa kini mereka bertindak mengawasi presiden. Jika pada masa lalu DPR hanya menjadi tukang stempel. tahun 1992 dan tahun 1997. tetapi juga tidak terlalu legislative heavy seperti pada masa orde lama atau masa Demokrasi Parlementer yang sudah menjadi stigma negatif. Tidak adanya legitimasi dari para anggota legislative produk pemilu 1997 pada mas Orde Baru mengakibatkan banyaknya tuntutan untuk segera melaksanakan pemilu pada saat itu. tahun 1987. Golkar yang merupakan produk kekuasaan Orde Baru kemudian memepersiapkan diri menjadi partai politik baru. Jatuhnya rezim Soeharto pada tahun 1998 yang kemudian digantikan oleh Wakilnya BJ Habiebie memulai babak baru dalam proses demokratisasi di Indonesia. Terkait dengan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 1999 rakyat hanya memilih .

Munculnya banyak partai politik dengan segmen dan ideologi yang beragam membuktikan bahwa rakyat Indonesia sebenarnya tidak buta politik meskipun sistem pemilunya masih proporsional tanpa menyertakan nama calegnya dalam kartu suara. partai-partai yang sudah ada hanya mempertahankan status quo saja. karena mengingat sebelumnya yakni pada masa orde baru partai politik yang menjadi kontestan pemilu hanya 3 partai saja. dengan adanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang di dalamnya mempresentasikan golongan pemerintahan dan partai politik. .mereka di lembaga parlemen. System pemilu dan pelembagaan pemilu juga berlangsung transparan dan dapat mencerminkan langkah awal menuju Negara yang demokratis. Bergulirnya gerakan reformasi telah melahirkan beberapa perubahan. terdapat juga lembaga pengawas pemilu dan lembaga pemantau pemilu non partisan yang bertujuan untuk mengawasi pelaksanaan pemilu. akan tetapi pada tahun 1999 begitu banyak partai politik yang ikut serta. karena dalam perjalanannya partai politik yang sudah ada tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat. Selain itu. adil. Sistem multi partai pemilu 1999 ternyata benarbenar membuktikan bahwa rakyat Indonesia sebelumnya terbelenggu aspirasi politiknya. hal ini merupakan cerminan dari keinginan masyarakat akan terwujudnya pemilu yang jujur. Satu hal juga bahwa dalam pemilu 1999 terdapat lembaga pengawasan pemilu yang walaupun dengan kekurangannya. akuntabel serta memunculkan pemimpin sesaui dengan harapan masyarakat. tetapi pemilu pada masa reformasi menjadi ajang kompetisi yang cukup sehat bagi para kontestan pemilu. Dari pelaksanaan pemilu tahun 1999 ini dapat dikatakan merupakan langkah awal meunuju proses demokratisasi di Indonesia. Dari segi kelembagaan pelaksanaan pemilu 1999 mengawali sebuah pemilu yang mendekati demokratis. termasuk dalam soal penyelenggara pemilu tahun 1999. setelah itu barulah anggota MPR yang memilih Presiden dan Wakil Presiden.

calon Presiden dan Wakil Presidennya dapat menciptakan kontrol yang kuat dari rakyat terhadap wakilnya di lembaga legislatif maupun eksekutif. tegaknya pemerintahan yang bersih serta bebas korupsi. sistem pemilihan dengan memilih partai. tetapi secara umum sistem pemilu tahun 2004 lebih baik dibandingkan pemilu sebelumnya. calon legislatif. pemilu pada tahun 2004 dari segi kelembagaan pemilu ada perubahan. meskipun pemilu tahun 2004 diwarnai oleh berbagai kerumitan. Komisi Pemilihan Umum memiliki kewenangan yang sangat besar baik kewenangan menyiapkan dan melaksanakan pemilu dari segi prosedur juga harus menyediakan logistik pemilu.Pemilu selanjutnya dilaksanakan adalah pada tahun 2004. maka pemilu tahun 2004 diharapkan menjadi momentum pulihnya kedaulatan rakyat. sehingga nantinya wakil yang dipilih secara langsung oleh rakyat akan mampu menjalankan fungsi kekuasaan pemerintahan negara . Sistem kepartaian pada pemilu tahun 2004 memang menawarkan banyak pilihan pada rakyat dan rakyat cukup kritis dalam menjatuhkan pilihannya.Undang Nomor 12 Tahun 2003 tidak lagi menyertakan wakil-wakil dari partai politik dan pemerintah. Berbeda dengan pemilu pada tahun 1999. Komisi Pemilihan Umum berdasarkan Undang. komposisi Komisi Pemilihan Umum tidak lagi seperti pemilu 1999. Apabila pemilu sistem multipartai pada 1999 menandai berlangsungnya transisi demokrasi. dan berakhirnya krisis bersegi-banyak yang dialami bangsa Indonesia. kewenangan yang besar itu sebenarnya dalam praktiknya dapat berakibat pada terganggunya kinerja Komisi Pemilihan Umum. Pemilih dapat menentukan sendiri pilihannya baik pilihan partainya maupun pilihan wakil-wakilnya. Selain itu. selain juga tugas menyiapkan daftar pemilih yang tidak di dapatkan dari Departemen Dalam Negeri. Pemilu tahun 2004 ini mempunyai makna yang sangat strategis bagi masa depan bangsa Indonesia karena merupakan momentum ujian bagi kelanjutan agenda reformasi dan demokratisasi.

Dengan adanya pemilihan langsung oleh rakyat pasca pemilu tahun 2004. Pemilu tahun 2004 telah membawa Indonesia memasuki babak baru dalam perpolitikan nasional. Dengan suksesnya pelaksanaan pemilihan umum tahun 2004 dan terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden yang merupakan hasil dari pemilu yang dilaksanakan secara langsung oleh masyarakat.Pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 setelah perubahan maupun dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 merupakan masalah yang benar-benar baru bagi bangsa Indonesia. Aspek actor-aktor politik yang ada pada saat itu serta aspek kelembagaan pada pemilu 2004 yang oleh banyak pihak akan gagal menyelenggarakan pemilu pada saat itu terbantah dengan suksesnya pemilu 2004 dilaksanakan. Maka dapat dikatakan bahwa bangsa ini dalam konteks pemilu telah sukses berdemokrasi melalui pelaksanaan pemilu tahun 2004. Pelaksanaan pemilu tahun 2004 yang sangat sulit dan rumit. Secara kualitatif pilpres 2009 memang . yang bahkan mungkin saja tersulit yang pernah ada di dunia dapat dilaksanakan di Indonesia dengan tanpa ada konflik serta perpecahan. Pemilu 2004 lah menurut saya merupakan tonggak demokratisasi di Indonesia yang kemudian tinggal diteruskan melalui pemilu-pemilu selanjutnya dengan penyempurnaan disana-sini yang dianggap masih kurang. mengingat Indonesia pada saat itu masih berada dalam transisis demokrasi. merupakan wujud dari berhasilnya proses demokratisasi di Indonesia. Pemilihan umum tahun 2009 merupakan pemilihan umum kedua yang tetap menerapkan pemilihan langsung terhadap presiden dan wakil presiden. maka Presiden secara politik tidak akan bertanggungjawab lagi kepada MPR melainkan akan bertanggungjawab langsung kepada rakyat yang memilih Presiden. bahwa pemilihan langsung pada pemilu kali ini merupakan perkembangan politik yang sangat besar.

KPU sebagai penyelenggara pemilu presiden terlalu mudah dipengaruhi oleh tekanan publik. sehingga pengawasan tidak berjalan efektif. UU itu dinilai terlalu cepat mengakomodasi penggunaan Nomor Induk Kependudukan sebagai salah satu persyaratan penyusunan daftar pemilih. Kemudian kelemahan terakhir. Sementara administrasi kependudukan masih belum tertib. padahal sebenarnya DPT yang dipakai masih merupakan lanjuta data dari Pemilu 2004. Namun banyak pihak memandang bahwa dibanding . Kelemahan kedua. budaya „siap menang dan siap kalah‟ dalam pemilu secara elegan belum dihayati oleh peserta pemilu beserta para pendukungnya. yang tujuannya menurut KPU adalah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekacauan dalam DPT. terkesan kurang kompatibel dan kurang professional serta kurang menjaga citra independensi dan netralitasnya. Pertama. dan ketidaksempurnaan yang disebabkan oleh berbagai factor. Pemilihan umum tahun 2009 sebagai pemilu ke tiga setelah reformasi memang menjadi harapan terbesar masyarakat Indonesia untuk menyeleksi pemimpin yang memang benar-benar berkualitas dengan melibatkan seluruh kepentingan masyarakat. termasuk oleh peserta pemilu. kelemahan berada pada Undang-Undang Nomor 42 tahun 2008 yang mengatur Pilpres.masih banyak kelemahan. Selain itu. sehingga jumlah warga negara yang mempunyai hak pilih dan bahkan terdaftar dalam DPT namun tidak menggunakan hak pilihnya masih cukup banyak. datang dari kesadaran hukum warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. Kelemahan ketiga. UU Pilpres juga tidak mengakomodasi kemungkinan penggunaan Kartu Tanda Penduduk dan paspor bagi warga negara yang memenuhi persyaratan hak pilih.. UU Pilpres ini juga dinilai tidak memberikan kekuatan kepada Badan Pengawas Pemilu beserta jajarannya. kekurangan. Sehingga. termasuk mengurus terdaftar dan tidaknya dalam DPT dan DPS. Sehingga wajar jika semua pihak menaruh harapan bahwa pemilu 2009 akan jauh lebih berkualitas dan lebih baik daripada pemilu-pemilu sebelumnya.

. 076 orang atau 29. Jumlah tersebut di luar warga Negara yang terpaksa tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena kekacauan administratif DPT. Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat keberhasilan pemilu 2004 seharusnya dapat menjadi modal awal bagi suksesnya pelakasanaan pemilu 2009. Peran elit politik bangsa ini tentu sangat dibutuhkan dalam konteks yang positif untuk menjaga lancarnya proses demokratisasi di Indonesia melalui pemilu. Kemunduran ini dapat dilihat dari pelembagaan. Tercatat warga negara yang memiliki hak pilih tetapi tidak menggunakan haknya mencapai 49. bukan malah kemudian menjadikan pemilu serta pelembagaan pemilu itu sendiri tempat bertarung para elit politik yang dapat mengakibatkan kemunduran bagi proses demokratisasi di Indonesia. kebijakan. Padahal salah satu tujuan pendidikan politik dalam konteks pemilu yang lebih bersifat nyata dan rasional adalah meningkatnya partisipasi rakyat dalam pemilihan (electoral participation ).01% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap ( DPT). serta manajemen pemilu yang terlihat kirang professional. Indonesia sebagai sebuah bangsa yang telah melaksanakan pemilu yang didorong demokratis sebanyak 3 kali setelah bergulirnya reformasi ternyata dalam praktiknya mengalami kemunduran yang signifikan pada pemilu ketiga yang dilaksanakan pada tahun 2009. Jumlah kasus dalam pemilu legislatif 2009 meningkat 128% dibandingkan dengan tahun 2004 yang hanya tercatat 273 kasus. pemilu kali ini justru menurun kualitasnya baik dilihat dari banyaknya kasus maupun angka partisipasinya. Kesimpulan Pemilu sebagai sebuah lembaga dan praktik politik didalam Negara demokratis memang menjadi sebuah keharusan.penyelenggaraan pemilu tahun 1999 dan tahun 2004. 677.

1998) Goerge Sorensen. Hal 8 . Total Media. (Jakarta. syamsudin: “menggugat pemilihan umum orde baru”. yayasan obor Indonesia. 98. Perspektif konstitusi. 1992). Syamsudin Harris: “Menggugat Pemilihan Umum Orde Baru”. PT Raja Grafindo Persada. Yayasan Obor Indonesia dan PPW-LIPI. The Consequences of consent: Elections. (Jakarta: pustaka Utama Grafiti. Samuel. Semua ini tentu saja berdampak pada tertundanya kembali konsolidasi demokrasi. Ketatanegaraan Indonesia. Demokrasi dan Para Pengkritiknya. Dahlan Thaib. 1993) Benyamin Ginsberg. Dengan begitu transisi demokrasi masih akan berlangsung dalam tarik-menarik kepentingan pribadi. 2003) Mashudi. kepentingan elite politik dan kepentingan partai yang bersifat jangka pendek masih mendominasi arah transisi demokrasi di Indonesia. 1982) Harris. Gelombang Demokratisasi Ketiga. (Jakarta. (Bandung. melainkan juga melembaganya komitmen demokrasi pada partai-partai dan parlemen yang dihasilkannya. Citizen control and Popular Acquisecence. yayasan obor Indonesia. konsolidasi demokrasi tidak cukup hanya dengan terselenggaranya pemilu secara prosedural. (Mass: Addison-Wesley Publishing. (Jakarta. hlm. 1998). (Yogyakarta. (Jakarta. P Huntington. Mandar Maju. Robert A Dahl. cetakan pertama. Menggugat Pemilihan Umum Orde Baru: Sebuah Bunga Rampai. partai dan kelompok. 2004) Haris S. 1998). Pustaka Pelajar. Teori Perbandingan Politik: Penelusuran Paradigma. Yogyakarta 2009. Seperti dikemukakan oleh Larry Diamond (1999). Demokrasi dan Demokratisasi. Pengertian-pengertian Mendasar Tentang Kedudukan Hukum Pemilihan Umum di Indonesia Menurut UUD 1945.Pada tingkat aktor politik. 1995) Ronald H chilcote. (Jakarta. yayasan obor Indonesia. sehingga cenderung mengarah pada pelestarian status quo politik ketimbang menuju suatu demokrasi yang lebih baik serta pemerintahan yang bersih dan lebih bertanggung jawab.

Demokrasi Perwakilan tidak bisa dilepaskan dari penyelenggaraan Pemilu. 12 Agustus 2009. tanggal 4 Februari 2004 di Jakarta Op. Keikutsertaan rakyat dalam Pemilu. 1978) Benjamin Reilly. rakyat memunculkan para calon pemimpin dan menyaring calon-calon tersebut berdasarkan nilai yang berlaku. Ketatanegaraan Indonesia. Translation by Q Hoare and N Smith.I. (New York: International Publisher. No. Hal 101-102 Ibid. Hal 63 Josep M Colomer. Pallgrave Macmillan. dapat dipandang juga sebagai wujud partisipasi dalam proses Pemerintahan.AAN YOGYAKARTA 13 Juni 2009. (Cambridge: Cambridge University Press. 499 Dahlan Thaib. Melalui Pemilu. Perspektif konstitusi. Democracy in Divided Societies: Electoral Engineering for Conflict Management. 98 Syamsuddin Haris dalam Pengantar seri diskusi publik Propatria. (Hakim Konstitusi) dalam wawancara dengan Vivanews. 2004) Hal. sebab melalui lembaga masyarakat ikut menentukan kebijaksanaan . Rousseau Dimana untuk menjalankan roda pemerintahan perlu ditunjuk para penyelenggara pemerintahan Penunjukkan para penyelenggara pemerintahan inilah dalam demokrasi biasanya melalui sistem PEMILU (election) Pemilu merupakan salah satu prinsip demokrasi yang harus dijalankan. Hal. 2001) Hal.1. 2009) Hal . M. Pidato Ilmiah Disampaikan Dalam Rangka Dies Natalis XXX STIA . tanggal 4 Februari 2004 di Jakarta HUBUNGAN ERAT DEMOKRASI DENGAN PEMILU Sudah menjadi mafhum bahwa demokrasi yang berkembang sekarang ini adalah merupakan penyempurnaan konep demokrasi JJ. Selection from the Prison Notebook. Si. Rabu. Marita Ahdiyana. April 2010. Handbook Of Electoral System Choice.Rakyat dapat menyampaikan aspirasinya secara aktif dan keikutsertaannya dalam pemerintahan melalui mekanisme PEMILU Pemilu (Pemilihan Umum) sering disebut sebagai pesta Demokrasi yang dilakukan sebuah Negara.Antonio Gramsci. 14 Jurnal POLITIKA Vol. 116 Maruarar Siahaan. (New York. Syamsuddin Haris dalam Pengantar seri diskusi publik Propatria. SIP. Dahlan Thaib.Cit.( Yogyakarta Total Media.

Tetapi intinya adalah pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan asas kedaulatan di tangan rakyat sehingga pada akhirnya akan tercipta suatu hubungan kekuasaan dari rakyat. Ide demokrasi yang menyebutkan bahwa dasar penyelenggaraan Negara adalah kehendak rakyat merupakan dasar bagi penyelenggaraan pemilu. dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan. dan untuk rakyat. 2. Pemilu merupakan saran legitimasi bagi sebuah kekuasaan.dasar yang akan dilaksanakan pemimpin terpilih. Pemilu merupakan wujud yang paling nyata dari demokrasi. Peran pemerintah adalah mengatur pemilu dengan memperhatikan proses hukumnya. Tak ada demokrasi tanpa diikuti Pemilu. Pemilihan umum merupakan perwujudan nyata demokrasi dalam praktek bernegara masa kini (modern) karena menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyatakan kedaulatan rakyat atas Negara dan Pemerintah. bersamaan dengan perkembangan system “demokrasi” di berbagai Negara. Setiap penguasa betapapun otoriternya pasati membutuhkan dukungan rakyat secara formal untuk melegitimasi kekuasaanya. Tampak luarnya memang demokrasi. oleh rakyat. Maka selain teratur dan berkesinambungan. banyak pengertian mengenai Pemilihan Umum. Hakikat Pemilihan Umum dan Demokrasi Dari berbagai sudut pandang. Demokrasi permukaan (fade) merupakan gejala yang umum di dunia ketiga. Sehingga setiap pemerintahan suatu Negara yang hendak menyelenggarakan pemilu selalu menginginkan pelaksanaanya benar-benar mencerminkan proses demokrasi. Salah satu perwujudan keterlibatan rakyat dalam proses politik adalah Pemilihan Umum. masalah system atau mekanisme dalam penyelenggaraan pemilu adalah hal penting yang harus diperhatikan. tetapi sama sekali tidak memiliki substansi demokrasi. yaitu : 1. Namun. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. Sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat atau yang lebih dikenal sebagai pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Pemilu yang teratur dan berkesinambungan saja tidak cukup untuk menghasilkan kepemimpinan yang benar-benar menedekati kehendak rakyat. Karena itu. Pernyataan kedaulatan rakyat tersebut dapat diwujudkan dalam proses pelibatan masyarakat untuk menentukab siapa-siapa saja yang harus menjalankan dan di sisi lain mengawasi pemerintahan Negara. Demokrasi formal. Pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk ikut serta menentukan figure dan arah kepemimpinan Negara dalam periode waktu tertentu. Demokrasi sebuah bangsa hampir tidak terpahamkan tanpa Pemilu. Pemilu menjadi kunci terciptanya demokrasi. fungsi utama bagi rkayat adalah “untuk memilih dan melakukan pengawasan terhadap wakil-wakil mereka”. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata yaitu demos yang berarti rakyat. ditandai dengan adanya kesempatan untuk memilih pemerintahannya denga interval yang teratur dan ada aturan yang mengatur pemilu. Dalam sebuah Negara yang menganut paham Demokrasi. . Hakikat Demokrasi Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Menurut Jeff Hayness (2000) membagi pemberlakuan demokrasi ke dalam tiga model berdasarkan penerapannya.

Demokrasi substantive memberi tempat kepada rakyat jelata. Melalui pemilihan umum. umumnya yang harus diatasi adalah merubah lemabaga feodalistik (perilaku yang terpola feodal. lembagalembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan yudikatif dan lemabag-lembaga perwakilan rakyat (DPR untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. kaum muda. Pemilihan Umum Pemilihan umum dalam sebuah Negara yang demokratis menjadi kebutuhan yang tidak terelakan. yudikatif. Yaitu bagaimana menjadikan perilaku pengambilan keputusan untuk dan atas nama orang banyak bisa berjalan sesuai dengan norma-norma demokrasi. Persoalan utama dalam Negara yang tengah melalui proses transisi menuju demokrasi seperti Indonesia saat ini adalah pelembagaan demokrasi.Pemilu diadakan sekadar para os inglesses ver artinya “supaya dilihat oleh orang inggris”. Hal ini didasarkan pada prinsip bahwa dalam system demokrasi segala perbedaan atau pertentangan kepentingan di masyarakat tidak boleh diselesaikan caracara kekerasan atau ancaman kekerasan. bahwa ada kedudukan pasti bagi orang-orang berdasarkan kelahiran atau profesi sebagai bangsawan politik dan yang lain sebagai rakyat biasa) menjadi lembaga yang terbuka dan mencerminkan keinginan orang banyak untuk mendapatkan kesejahteraan. kaum miskin. Ketiga jenis lembaga-lembaga Negara tersebut (eksekutif. perempuan. Hasilnya adalah demokrasi dengan intensitas rendah yang dalam banyak hal tidak jauh dari sekadar polesan pernis demokrasi yang melapisi struktur politik. dan legislative) adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif. melainkan melalui musyawarah . saat setiap individu berhubungan dengan individu lain sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. Dalam tatanan demokrasi. rakyat yang berdaulat memilih wakil-wakilnya yang diharapakan dapat memperjuangkan aspirasi dan kepentingannya dalam suatu pemerintahan yang berkuasa.tugas para wakil pemerintahan yang berkuasa adalah melakukan control atau pengawasan terhadap pemerintah tersebut. demokrasi substantive menjalankan dengan sungguh-sungguh agenda kerakyatan bukan sekadar agenda demorasi atau agenda politik partai semata. Demokrasi substantive menempati ranking paling tinggi dalam penerapan demokrasi. Pemilu juga menjadi mekanisme atau cara untuk memindahkan konflik kepentingan dari tataran masyarakat ke tataran badan perwakilan agar dapat diselesaikan secara damai dan adil sehingga kesatuan masyarakat tetap terjamin. Untuk melembagakan demokrasi diperlukan hokum dan perundang-undangan dan perangkat structural yang akan terus mendorong terpolanya perilaku demokratis sampai bisa menjadi pandangan hidup. Pemerintahan yang berkuasa sendiri merupakan hasil dari pilihan maupun bentukan para wakil rakyat tadi untuk menjalankan kekuasaan Negara. Dengan demikian. Dengan kata lain. 3. golongan minoritas keagamaan dan etnik untuk dapat benar-benar menempatkan kepentingannya dalam agenda politik suatu Negara. Karena diyakini bahwa dengan demikian kesejahteraan yang sesungguhnya baru dapat dicapai saat individu terlindungi hak-haknya bahkan dibantu oleh Negara untuk dapat teraktualisasikan. melalui pemilihan umum rakyat akan dapat selalu terlibat dalam proses politik dan secara langsung maupun tidak langsung menyatakan kedaulatan atas kekuasaan Negara dan pemerintah melalui para wakil-wakilnya.

Panitia pemilu di tingkat Nasional maupun daerah harus bersifat mandiri dan independent. Untuk mewujudkan Pemilu yang LUBER dan JURDIL dibutuhkan persyaratan minimal. umum. Jujur berarti dalam menyelenggarakan pemilu. pengawas dan pemantau pemilu. Rahasia berarti dalam memberikan suaranya pemilih dijamin bahwa pemilihnya tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan jalan apapun. 3.bebas dari campur tangan pemerintah atau partai politik peserta pemilu baik dalam hal kebijakan maupun operasionalnya serta terdiri dari tokoh-tokoh yang . agama.(deliberation). serta bebas dari kecurangan pihak manapun. Jadi. pemerintah dan partai politik peserta pemilu. Adil berarti dalam menjalankan pemilu setiap pemilih dan partai politik peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama. bebas dan rahasia serta jujur dan adil:       Langsung berarti rakyat pemilih mempunyai hak untuk secara langsung memberikan suaranya sesuai dengan kehendak hati nuraninya tanpa perantara. Peraturan pelaksanaan pemilu yang memuat petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan pemilu harus tidak membuka peluang bagi terjadinya tindak kecurangan maupun menguntungkan satu atau beberapa pihak tertentu. 2. kedaerahan dan status social. bebas dari campur tangan pemerintah atau partai politik peserta pemilu baik dalam hal kebijakan maupun operasionalnya serta terdiri dari tokoh-tokoh yang kredibilitasnya tidak diragukan. Di dalam melaksanakan haknya setiap warganegara dijamin keamanannya. penyelenggaraan/pelaksana. 4. Serta semua pihak yang telibat secara tidak langsung harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. pemilihan yang bersifat umum mengandung makna menjamin kesempatan yang berlaku menyeluruh bagi semua warganegara yang telah memenuhi persyaratan tertentu tanpa diskriminasi (pengecualian) berdasar acuan suku. Umum berate pada dasarnya semua warganegara yang memenuhi persyaratan minimal dalam usia 17 tahun atau telah/pernah kawun berhak iktu memilih dalam pemilihan umum. Terdapat dalam Qs:Asy-syura:38: ”Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhan-nya dan mendirikan shalat. sehingga dapat memilih sesuai dengan kehendak hati nurani dan kepentingannya. golongan. jenis kelamin. Badan/lembaga penyelenggara pemilu harus bersifat mandiri dan independent. Warganegara yang sudah berumur 21 tahun berhak dipilih. diantaranya : 1. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”. Bebas berarti setiap warganegara berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapapun. ras. Peraturan perundangan yang mengatur Pemilu harus tidak membuka peluang terjadinya tindak kecurangan maupun menguntungkan satu atau beberapa pihak tertentu. Pemilu yang LUBER dan JURDIL mengandung pengertian bahwa pemilihan umum harus diselenggarakan secara demokratis dan transparan berdasarkan pada asas-asas pemilihan yang bersifat langsung.

Dalam tatanan demokrasi. Tapi. Kesimpulan Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan maka dapat ditarik beberpa kesimpulan. 3. Sesuai dengan perkulihan tanggal 12-02-2009 di R. mereka melakukan gol put (abstain) itu adalah salah satu cara mereka mempergunakan hak Demokrasi yang di berikan Pemerintah kepada seluruh warga Indonesia. Pemilihan umum merupakan perwujudan nyata demokrasi dalam praktek berbegeara masa kini (modern) karena menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyatakan kedaulatannya atas Negara dan pemerintah. Saya bertanya kepada mahasiswa jurusan ISP dan pendapatnya adalah “Sebenarnya system Demokrasi tidak salah tetapi pelaksanaannya belum maksimal di karenakan banyak pihak yang tidak sepadan dengan system ini. tetapi bagaimana pun pemilu memiliki arti yang sangat penting dalam proses demokrasi dalam dinamika ketatanegaraan.kredibilitasnya tidak diragukan. Hubungan Pemilu dengan Sistem Demokrasi Pemilu memang bukanlah segala-segalanya menyangkut demokrasi. Masalah Kontemporer Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia belum dapat berjalan maksimal karena pada kenyataannya lebih banyak rakyat untuk memilih gol put (abstain) dalam proses pemilihan pemimpin di Indonesia??????? Saya mencoba mencari jawaban yang belum sepenuhnya terjawab ketika presentasi. Khususnya yang berkaitan dengan kepanitiaan pemilu serta kemampuan mempersiapkan saksi-saksi ditempat-tempat pemungutan suara. Dan yang tidak boleh kita lupakan pemilu adalah peristiwa perhelatan rakyat yang paling akbar yang hanya terjadi lima tahun dan hanya pemilulah rakyat secara langsung tanpa kecuali benar-benar menunjukkan eksistensinya sebagai pemegang kedaulatan dalam Negara berdasarkan itulah agaknya tidak berlebihan bila ditegaskan bahwa pemilu sebagai wujud paling nyata dari demokrasi.K FIS UNJ yang di bawakan langsung oleh bu sari dalam materi Kepemimpinan. jika masih ada yang melakukan gol put sendiri itu adalah memang kepercayaan yang mereka lakukan.311C Ged. 5. pemilu juga menjadi mekanisme atau cara untuk memindahkan konflik kepentingan dari tataran masyarakat ke tataran badan perwakilan . Sudah jelas bahwa dalil tersebut mengatakan kita dapat memilih pemimpin yang menurut kita semua pilihannya kurang baik tapi kita pilih mana yang terbaik dari para calon pemimpin tersebut. yaitu : 1. Terdapat sebuah dalil yang berbunyi “Amtsal fa amtsal” (Memilih yang terbaik dari yang kurang baik). Pemilu adalah sarana pelaksanaan asas demokrasi (sarana bagi penjelmaan rakyat menjadi MPR) dan sendi-sendi demokrasi bukan hanya terletak pada pemilu. Salah jika orang menganggap ini adalah sebuah kegagalan dalam system Demokrasi. 2. Pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan asas kedaulatan di tangn rakyat sehingga pada akhirnya akan tercipta suatu hubungan kekuasaan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Keterlibatan aparat pemerintahan dalam kepanitiaan pmilu sebatas pada dukungan teknis operasional dan hanya bersifat administratif. Partai politik peserta pemilu memiliki kesiapan yang memadai untuk terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

istilah populernya. Golkar dipersepsikan sebagai memberikan semua legitimasi yang diperlukan oleh rezim Suharto untuk melakukan berbagai macam praktik penyimpangan konstitusi. dan kebijakan nasional pro-reform seringkali terbajak sehingga reformasi hampir di segala sektor hanya mampu dilakukan setengah hati atau setengah efektif. 2004 dan 2009 yang dianggap paling demokratis sedunia dan menjadi contoh bagi bangsa manapun untuk membangun kembali semua fondasi kelembagaan yang hancur karena penindasan rezim-rezim represif. Sejumlah pimpinan Golkar praktis juga ikut mendapatkan berbagai manfaat tidak sah itu.agar dapat diselesaikan secara damai dan adil sehingga kesatuan masyarakat tetap terjamin. ideologi politik. Pemilu juga karenanya tidak menjamin bahwa orang-orang terpilih itu akan menjalankan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN. melaksanakan amanat konstitusi dan bekerja untuk kepentingan publik tanpa membedakan latar belakang mereka. dan korupsi yang secara jahat memperkaya dan memberi manfaat bagi keluarga dan kroninya. Pemilu di sisi lain mengundang risiko bahwa yang terpilih menjadi pemenangnya adalah justru orang dan sekelompok orang yang jauh dari karakter. dan birokrasi serta kekuasaan kehakiman yang terlatih selama puluhan tahun di bawah rezim Suharto. budaya. sumber:http://andirafi92. pelanggaran HAM.com/2011/04/03/pemilu-demokrasi/#more-103 Sumber : http://wawasanfadhitya. dan warna kulit. Dengan uang. baik agama. etnis.com/2012/02/hubungan-erat-demokrasi-denganpemilu. suatu simbiose parasitis yang wajar diharapkan terjadi dalam situasi demikian. Negara dan bangsa ini menjadi bandul yang melayang dari ujung satu kutub ke ujung kutub lainnya tanpa henti. .blogspot. SBY tersandera olehnya dalam suatu koalisi yang mirip tonil. Ketika Golkar masih menjadi partai pendukung utama kekuasaan rezim Suharto selama sekitar 30 tahun.html#ixzz2LFuW2mHh Pemilihan umum (pemilu) yang bebas dan terbuka semula diharapkan menjadi satu fondasi penting yang menjamin kehidupan bernegara yang demokratis. sosial. sementara penantian rakyat akan peningkatan fasilitas infrastruktur. perilaku dan praktik harian sebagai mereka yang bersih dan punya integritas tinggi. Diakui bahwa pemilu merupakan salah satu prasyarat atau bahkan pilar sebelum suatu negara bisa dikatakan mempunyai sistem integritas nasional. di atas penderitaan bangsa ini. pengucilan kehidupan politik yang demokratis. Tidak lama. mereka mulai membangun kembali kekuatannya melalui Pemilu 1999. serta kehandalalan politisi mereka memainkan sejumlah isu nasional untuk di satu sisi mengguncang dan di sisi lain meningkatkan posisi tawar mereka. saat ini Golkar merupakan suatu kekuatan politik yang luar biasa besar pengaruhnya dalam setiap penentuan kebijakan nasional. mereka secara sengaja tiarap sambil menunggu angin baik berhembus ke arah mereka. infrastruktur politik sampai ke tingkat grass-root. gender. Golkar ikut terperosok sejenak. Ketika rezim Suharto jatuh pada tahun 1998.wordpress.

Kenapa? Apakah karena Faisal teman saya sejak lama. Ketiga. Calon independen sangat boleh jadi. kekuasaan dan uang. Artinya tanpa dukungan satu partai politikpun seseorang bisa memimpin negeri ini pada tingkat daerah. Pertama. kita sudah lelah karena dipaksa untuk menerima kenyataan bahwa selama ini hanya calon dari jalur politik yang bisa memenangi pilkada. adalah mereka yang bebas dari tekanan politik. dan tidak menyuap rakyat untuk memenangkan pilkada. Kalau kemudian Faisal bisa memenangkan pemilihan dan terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta. Ini bisa saja berarti bahwa reform di banyak sektor bisa berjalan di mayoritas daerah kita. Saya akan mencoba menjauhkan nuansa pribadi dan romantik demikian serta harapan-harapan yang masih harus dibuktikan. Bila Faisal berhasil mengikuti proses pemilihan sampai babak akhir dengan sedikit kandidat terunggul. kesejahteraan.pelayanan publik. atau karena saya percaya dia adalah tokoh yang tepat dan punya kemampuan sebagai administrator untuk memimpin dan memajukan Jakarta? Tidak juga. serta alhasil tingkat . atau semata karena pengaruh lingkungan dan budaya politiknya serta pembinaan kader banyak parpol yang menganggap bahwa korupsi adalah suatu hal yang bukan cela. kalau saja semua daerah mencontoh pola ini. karenanya sangat dimungkinkan memimpin suatu daerah. Kalau Faisal bisa berhasil mencalonkan diri dengan memenuhi semua prasyarat pemilihan bagi calon independen. hal ini memberikan harapan bahwa pencalonan kandidat independen dimungkinkan. serta terbebas dari beban masa lalu orde baru yang kelam. Lebih lagi. Kedua. pengelolaan APBD bisa efektif. maka bukan tidak mungkin mayoritas daerah bisa dipimpin oleh pemenang-pemenang dari calon independen. Hutang uang dan budi pada para pendukung dana banyak menyebabkan kegagalan pemimpin daerah untuk berlaku fair dan transparan dalam memimpin daerahnya atau menerapkan kebijakan publiknya. pencalonan calon independen memberi harapan besar perubahan struktur politik kita sebagaimana saya coba gambarkan di atas sebagai terbelenggu kekuatan-kekuatan lama. integritas tinggi dan didukung oleh publik adalah suatu fakta baru yang mengubah peta dan struktur politik kita. praktik pemerintahan di banyak daerah bisa bebas KKN. Ketika saya berjumpa Faisal Basri tahun lalu. maka ini mutlak memberi harapan bahwa calon independen yang mempunyai kualitas pemimpin. walaupun ada sedikit nuansa itu. begitu banyak contoh yang kita dapatkan bahwa calon dari jalur politik kemudian terlibat dalam berbagai kasus korupsi karena beban masa lalu atau karena ia harus membayar hutang budi dan uangnya kepada para pendukung dananya. dan memimpin suatu daerah. Saya ingin melihatnya dari kepentingan terbesar bangsa ini saja. Itukah harga sebuah demokrasi? Rupanya kita terpaksa musti menelannya mentah-mentah saat ini. serta merta saya menyatakan kesediaan untuk mendukungnya dengan sepenuh hati. dan dia menyatakan akan mengajukan diri dalam Pilkada Gubernur DKI Jakarta sebagai calon independen. transparan dan bebas korupsi. dimana pemimpin daerah bisa dipimpin oleh pemenang dari jalur independen. Calon independen yang tidak punya sumber dana kampanye yang berlimpah. maka harapan membesar bahwa kemenangan buat calon independen sangat dimungkinkan. pendidikan dan kesehatan masih terus berada di-awang-awang. dan secara bersih menggalang dana publik. walaupun tidak selalu begitu.

Jumat. sehingga publik bisa merasakan manfaat besar dari kepemimpinan para pemimpin daerah yang berasal dari jalur independen. maka tekanan tuntutan untuk mengubah konstitusi yang memungkinkan pemilihan calon presiden dan wakil presiden dari calon independen akan semakin membesar. . Husni Kamil Manik. KPU juga menetapkan Rabu. 9/6).idJumat (8/6) siang. mediacenter. Ganjar Pranowo. Komisi Pemilihan Umum (KPU) me-launching Tahapan Penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. penuh percaya diri dan terhormat. 08 Juni 2012 14:29 Jakarta. Kalau ini terjadi. Lebih dahsyat lagi. 9 April 2014. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam undang-undang. Amidhan. Mendukung Faisal dalam proses pemilihan Gubernur DKI Jakarta bukan semata mendukung secara emosional atau romantik teman atau calon yang bersih. tetapi merupakan suatu percobaan mengubah sejarah yang patut dilakukan oleh setiap warga negara yang betanggung jawab. kalau hal ini bisa bergulir terus. Ketua KPU. Komjen (Pol) Nanan Sukarna. Dirjen Kesbangpol Kemendagri.kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik dapat ditingkatkan. secara simbolis menekan sirine. perwakilan Bawaslu. dan membuka selubung kain bertuliskan “9 April 2014”. sehingga akan sangggup memimpin bangsa ini dengan kepala tegak. Wakil Ketua Komisi II DPR. dan bisa melakukan pendanaan kampanye dalam jumlah yang masuk akal dan dengan cara-cara yang bersih. Ketua MUI. dan tentunya tidak punya beban hutang politik dan finansial kepada siapapun juga. disaksikan oleh para tamu undangan yang hadir. sehingga putera-puteri terbaik bangsa ini bisa memimpin negara ini tanpa tergantung pada partai politik.go. Pada saat bersamaan. Tanribali Lamo. maka kita bisa membuat sejarah baru dan peta politik baru tingkat nasional. Penetapan 9 April 2014 sebagai hari pemungutan suara Pemilu 2014. sebagai hari-H pemungutan suara Pemilu 2014. dan sejumlah tokoh agama lainnya. Dengan ditetapkannya 9 April 2014 sebagai hari pemungutan suara. akan dimulai besok (Sabtu. menurut Ketua KPU.kpu. dan bukan tidak mungkin bisa direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Wakil Kepala POLRI. maka rangkaian tahapan Pemilu 2014. antara lain. telah dikonsultasikan sebelumnya dengan pihak DPR dan Pemerintah.

Dewan Perwakilan Daerah (DPD). sehingga nilai-nilai ke-Bhinneka-an tidak pupus dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. . dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. merupakan simbol. “Insya Allah. selanjutnya akan ditetapkan dikemudian hari dengan berkonsultasi dengan Pemerintah dan DPR. rahasia. Penetapan hari dan tanggal pemungutan suara Pemilu Legislatif (Pemilu Anggota DPR. DPD. Pemilu merupakan hak setiap warga Kabupaten/Kota yang telah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun pada saat hari pemungutan suara. serta melakukan penyusunan peraturan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu. bebas. program. pelaksanaan konsultasi tersebut lebih pada upaya untuk membangun sinergi memastikan pemilu yang berkualitas. Dengan di-launching-nya tahapan penyelenggaraan pemilu tersebut. DPD. sebagai penyalur aspirasi politik rakyat di wilayah Kabupaten/Kota bersangkutan. “Semoga Pemilu 2014 menjadi Pemilu yang paling berkualitas dan paling berhasil dalam sejarah Pemilu di Indonesia. Pengertian Pemilihan Umum Pemilihan umum secara langsung merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung. rahasia. umum. tertuang dalam Keputusan KPU Nomor: 111/Kpts/KPU/TAHUN 2012 .” harap Husni menutup sambutannya. Acara yang dilakukan di Ruang Sidang Utama KPU itu juga diisi dengan pemotongan tumpeng.” ujar Husni Kamil Manik dalam pidato sambutannya. (dd/red) A. Hal itu. dan DPRD) tahun 2014 tersebut. Pemilu dilaksanakan secara efektif dan efisien berdasarkan asas langsung. Selain karena amanat regulasi. umum. terang Husni. guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis. dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rakyat Daerah provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota. dan jadwal Pemilu 2014. untuk memilih secara langsung anggota Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). menurut Ketua KPU. dan DPRD. dan harus terdaftar sebagai pemilih.“Berdasarkan amanat Undang-Undang No. KPU secara resmi akan menyusun perencanaan program dan anggaran. dan adil. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR. Menyangkut berbagai regulasi penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. bahwa penyelenggaraan Pemilu 2014 juga menyertakan masyarakat Indonesia yang masih kukuh mempertahankan adatistiadat dan kebudayaan. atau sudah/pernah kawin mempunyai hak memilih. bebas. jujur. jujur. tahapan penyelenggaraan Pemilu dilaksanakan paling lambat 22 (dua puluh dua) bulan sebelum hari pemungutan suara (pasal 4 ayat (5)). lanjut Husni. minggu depan kita sudah bisa menyelesaikan penyusunan tahapan. dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

B. adalah panitia yang dibentuk oleh Bawaslu untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di provinsi dan kabupaten/kota. adalah bilangan yang diperoleh dari pembagian jumlah suara sah dengan jumlah kursi di suatu daerah pemilihan untuk menentukan jumlah perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dan terpilihnya anggota kabupaten/kota. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN). adalah lembaga penyelenggara Pemilu yang bersifat nasional. adalah panitia yang dibentuk oleh Panwaslu kabupaten/kota untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah kecamatan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). dan DPRD kabupaten/kota dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka. adalah badan yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota. Panitia Pemungutan Suara (PPS). yang selanjutnya disebut desa/kelurahan. DPRD provinsi. tetap. Lembaga Penyelenggara Pemilu dan Beberapa Pengertian Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU). Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). . Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah tempat dilaksanakannya pemungutan suara. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten/Kota. adalah kelompok yang dibentuk oleh PPS untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara. adalah kelompok yang dibentuk oleh PPLN untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara di luar negeri. adalah penyelenggara Pemiludi provinsi dan kabupaten/kota. Bilangan Pembagi Pemilihan (BPP) bagi kursi DPRD. adalah panitia yang dibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu di tingkat kecamatan atau sebutan lain. adalah panitia yang dibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu di tingkat desa atau sebutan lain/kelurahan. Pengawas Pemilu Lapangan adalah petugas yang dibentuk oleh Panwaslu kecamatan untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di desa/kelurahan.Pemilu untuk memilih anggota DPR. yang selanjutnya disebut kecamatan. Pemilu untuk memilih anggota DPD dilaksanakan dengan sistem distrik berwakil banyak. dan mandiri.

DPRD provinsi.2. 11. dan warga masyarakat. Masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu diterima PPS paling lama 14 (empat belas) hari . Daftar pemilih sekurang-kurangnya memuat nomor induk kependudukan. dan alamat Warga Negara Indonesia yang mempunyai hak memilih. dan Pengucapan sumpah/janji anggota DPR. 8. Dalam pemutakhiran data pemilih. 10. Penetapan hasil Pemilu. rukun warga. Tahapan penyelenggaraan Pemilu meliputi: Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih. rukun tetangga atau sebutan lain. Masa tenang. Hasil pemutakhiran data pemilih digunakan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih sementara. nama. jenis kelamin. 2. KPU kabupaten/kota dibantu oleh PPS dan PPK. 4. Petugas pemutakhiran data pemilih diangkat dan diberhentikan oleh PPS. Daftar pemilih sementara diumumkan selama 7 (tujuh) hari oleh PPS untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat. KPU kabupaten/kota menggunakan data kependudukan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih.C. Pemungutan dan penghitungan suara. 7. dan DPRD kabupaten/kota. 6. DPD. Penyusunan Data Pemilih Pemerintah dan pemerintah daerah menyediakan data kependudukan. Masa kampanye. 1. PPS dibantu oleh petugas pemutakhiran data pemilih yang terdiri atas perangkat desa/kelurahan. 5. tanggal lahir. dan DPRD kabupaten/kota. Salinan daftar pemilih sementara harus diberikan oleh PPS kepada yang mewakili Peserta Pemilu di tingkat desa/kelurahan sebagai bahan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan. 3. E. Pencalonan anggota DPR. Pendaftaran Peserta Pemilu. E. DPRD provinsi. Tahap Penyelenggaraan Pemilu 1. Penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan. dan sudah tersedia dan diserahkan kepada KPU paling lambat 12 (dua belas) bulan sebelum hari/tanggal pemungutan suara. E. Penetapan Peserta Pemilu. KPU kabupaten/kota dibantu oleh PPS. Dalam penyusunan daftar pemilih. 9. Dalam pemutakhiran data pemilih. dan diselesaikan paling lama 3 (tiga) bulan setelah diterimanya data kependudukan. DPD. Pemuktahiran Data Pemilih KPU kabupaten/kota melakukan pemutakhiran data pemilih berdasarkan data kependudukan dari Pemerintah dan pemerintah daerah. Penyusunan Daftar Pemilih Sementara Daftar pemilih sementara disusun oleh PPS berbasis rukun tetangga paling lambat 1 (satu) bulan sejak berakhirnya pemutakhiran data pemilih.

E. Penyusunan Daftar Pemilih Tetap KPU kabupaten/kota menetapkan daftar pemilih tetap berdasarkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan dari PPS. Dan PPS wajib memperbaiki daftar pemilih sementara berdasarkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu. tetapi karena keadaan tertentu tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar.3.sejak hari pertama daftar pemilih sementara diumumkan. Daftar pemilih tetap tersebut digunakan KPPS dalam melaksanakan pemungutan suara. Untuk dapat dimasukkan dalam daftar pemilih tambahan. Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap di kabupaten/kota. Peserta dan Persyaratan Mengikuti Pemilu Peserta Pemilu untuk memilih anggota DPR. PPS wajib melakukan perbaikan terhadap daftar pemilih sementara hasil perbaikan berdasarkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu paling lama 3 (tiga) hari setelah berakhirnya pengumuman. dan PPS. KPU provinsi. Partai politik dapat menjadi Peserta Pemilu setelah memenuhi persyaratan: .4. Daftar pemilih tetap dapat dilengkapi dengan daftar pemilih tambahan paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari/tanggal pemungutan suara. Daftar pemilih sementara hasil perbaikan diumumkan kembali oleh PPS selama 3 (tiga) hari untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu. E. PPS harus memberikan salinan daftar pemilih sementara hasil perbaikan kepada yang mewakili Peserta Pemilu di tingkat desa/kelurahan. dan disusun dalam besaran satuan TPS. Daftar pemilih tetap ditetapkan paling lama 20 (dua puluh) hari sejak diterimanya daftar pemilih sementara hasil perbaikan dari PPS. dan disampaikan oleh KPU kabupaten/kota kepada KPU. PPS mengumumkan daftar pemilih tetap sejak diterima dari KPU kabupaten/kota sampai hari/tanggal pemungutan suara. KPU kabupaten/kota harus memberikan salinan daftar pemilih tetap kepada Partai Politik Peserta Pemilu di tingkat kabupaten/kota. F. Daftar pemilih tambahan terdiri atas data pemilih yang telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap di suatu TPS. KPU provinsi melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap di provinsi. dan KPU melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap secara nasional. dan DPRD kabupaten/kota adalah partai politik. DPRD provinsi. PPK. Daftar pemilih sementara hasil perbaikan akhir disampaikan oleh PPS kepada KPU kabupaten/kota melalui PPK untuk menyusun daftar pemilih tetap. seseorang harus menunjukkan bukti identitas diri dan bukti yang bersangkutan telah terdaftar sebagai pemilih dalam daftar pemilih tetap di TPS asal.

bendera. 4. KPU melaksanakan penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat. nama. atau yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan nama. simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang. Surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang kantor dan alamat tetap pengurus tingkat pusat. Pendaftaran diajukan dengan surat yang ditandatangani oleh ketua umum dan sekretaris jenderal atau sebutan lain pada kepengurusan pusat partai politik. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat diatur dengan peraturan KPU. bendera. 2.1. Dokumen persyaratan :    Berita Negara Republik Indonesia yang memuat tanda terdaftar bahwa partai politik tersebut menjadi badan hukum. lambang. pengurus tingkat provinsi. Nama dan tanda gambar partai politik dilarang sama dengan:       bendera atau lambang negara Republik Indonesia. memiliki kepengurusan di 2/3 (dua pertiga) jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan. F.000 (seribu) orang atau 1/1. dan pengurus tingkat kabupaten/kota. mengajukan nama dan tanda gambar partai politik kepada KPU. dan dilengkapi dengan dokumen persyaratan. nama. nama atau gambar seseorang. dan 7. mempunyai kantor tetap untuk kepengurusan sebagaimana pada nomor 2 dan nomor 4. berstatus badan hukum sesuai dengan Undang-Undang tentang Partai Politik. . memiliki kepengurusan di 2/3 (dua pertiga) jumlah provinsi. 5. atau tanda gambar partai politik lain. lambang lembaga negara atau lambang pemerintah. Keputusan pengurus pusat partai politik tentang pengurus tingkat provinsi dan pengurus tingkat kabupaten/kota. 3. memiliki anggota sekurang-kurangnya 1. Jadwal waktu pendaftaran Partai Politik Peserta Pemilu ditetapkan oleh KPU. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat tersebut diatur dengan peraturan KPU. KPU melaksanakan penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat sebagaimana dimaksud di atas.1. menyertakan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) keterwakilan perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat.000 (satu perseribu) dari jumlah Penduduk pada setiap kepengurusan partai politik sebagaimana dimaksud pada nomor 2 dan nomor 3 yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu tanda anggota. lambang negara lain atau lembaga/badan internasional. Pendaftaran Partai Politik sebagai Calon Peserta Pemilu Partai politik dapat menjadi Peserta Pemilu dengan mengajukan pendaftaran untuk menjadi calon Peserta Pemilu kepada KPU. Partai Politik Peserta Pemilu pada Pemilu sebelumnya dapat menjadi Peserta Pemilu pada Pemilu berikutnya. 6.

1.2. Panwaslu provinsi. membaca. 2. Dalam hal Bawaslu. F. dan DPRD kabupaten/kota dari KPU. DPRD provinsi. lambang. Hasil penetapan diumumkan oleh KPU. maka Bawaslu. 3. F. Verifikasi harus selesai dilaksanakan paling lambat 9 (sembilan) bulan sebelum hari/tanggal pemungutan suara. F. Penetapan partai politik sebagai Peserta Pemilu dilakukan dalam sidang pleno KPU. Cakap berbicara. dan menulis dalam bahasa Indonesia. Surat keterangan tentang pendaftaran nama.1. KPU provinsi. dan KPU kabupaten/kota.2. Panwaslu provinsi.1. dan Panwaslu kabupaten/kotamenyampaikan temuan tersebut kepada KPU. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan Surat keterangan mengenai perolehan kursi partai politik di DPR. Pengawasan atas Pelaksanaan Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu Bawaslu. dan Panwaslu kabupaten/kota melakukan pengawasan atas pelaksanaan verifikasi partai politik calon Peserta Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU. dan KPU kabupaten/kota dalam melaksanakan verifikasi sehingga merugikan dan/atau menguntungkan partai politik calon Peserta Pemilu. Warga Negara Indonesia yang telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih. Peserta Pemilu Anggota DPD Peserta Pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. dan Panwaslu kabupaten/kota.3. KPU provinsi. dan KPU kabupaten/kota. Bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Persyaratan peserta Pemilu anggota DPD : 1. KPU provinsi. dan KPU kabupaten/kota wajib menindaklanjuti temuan Bawaslu. dan Panwaslu kabupaten/kota menemukan kesengajaan atau kelalaian yang dilakukan oleh anggota KPU. Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu KPU melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan kebenaran persyaratan.1. Penetapan nomor urut partai politik sebagai Peserta Pemilu dilakukan secara undi dalam sidang pleno KPU terbuka dan dihadiri oleh wakil seluruh Partai Politik Peserta Pemilu. KPU provinsi. 4. Panwaslu provinsi.   Surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang penyertaan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) sesuai dengan peraturan perundang-undangan. setelah memenuhi persyaratan. KPU. Penetapan Partai Politik sebagai Peserta Pemilu Partai politik calon Peserta Pemilu yang lulus verifikasi ditetapkan sebagai Peserta Pemilu oleh KPU. dan tanda gambar partai politik dari Departemen. F. Panwaslu provinsi. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan dan waktu verifikasi diatur dengan peraturan KPU. .

dan hak sebagai anggota DPD sesuai peraturan perundangundangan.000 (satu juta) sampai dengan 5. atau bentuk lain yang sederajat.000 (sepuluh juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 3. Bersedia bekerja penuh waktu.000. Dukungan yang diberikan kepada lebih dari satu orang calon anggota DPD dinyatakan batal. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. notaris.000. wewenang.000 (satu juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 1.000. yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri dan yang tidak dapat ditarik kembali.000 (dua ribu) pemilih. Tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.000 (lima belas juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 4. Bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik.000.000 (lima ribu) pemilih. Bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat-negara lainnya. Persyaratan dibuktikan dengan daftar dukungan yang dibubuhi tanda tangan atau cap jempol dan dilengkapi fotokopi kartu tanda penduduk setiap pendukung. advokat/pengacara.000. Madrasah Aliyah (MA). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. provinsi yang berpenduduk lebih dari 1. Dicalonkan hanya di 1 (satu) lembaga perwakilan. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. Terdaftar sebagai pemilih. Berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). 12. 13. dan p. Dicalonkan hanya di 1 (satu) daerah pemilihan. provinsi yang berpenduduk lebih dari 5. 14.000 (empat ribu) pemilih.5. anggota Tentara Nasional Indonesia. 6. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. Sehat jasmani dan rohani. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara.000 (tiga ribu) pemilih.000 (lima juta) sampai dengan 10.000. .000. atau provinsi yang berpenduduk lebih dari 15. 10. 9. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).000 (lima juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 2. dan badan usaha milik daerah. 11. Seorang pendukung tidak dibolehkan memberikan dukungan kepada lebih dari satu orang calon anggota DPD. mendapat dukungan minimal dari pemilih dari daerah pemilihan yang bersangkutan. Jadwal waktu pendaftaran Peserta Pemilu calon anggota DPD ditetapkan oleh KPU. pengurus pada badan usaha milik negara. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). provinsi yang berpenduduk lebih dari 10. Dukungan tersebar di paling sedikit 50% (lima puluh perseratus) dari jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan. 15. 8.000 (seribu) pemilih.000. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.000 (sepuluh juta) sampai dengan 15.000 (lima belas juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 5. 7.      provinsi yang berpenduduk sampai dengan 1. Mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil.

Daerah pemilihan anggota DPR adalah provinsi atau bagian provinsi. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 9.000 (tiga juta) jiwa memperoleh alokasi 45 (empat puluh lima) kursi.000.000 (sembilan juta) sampai dengan 11. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 3. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPR Jumlah kursi anggota DPR ditetapkan sebanyak 560 (lima ratus enam puluh). Penentuan daerah pemilihan anggota DPR dilakukan dengan mengubah ketentuan daerah pemilihan pada Pemilu 2004. 7. 5.000.000. Provinsi dengan jumlah Penduduk sampai dengan 1.000 (sebelas juta) jiwa memperoleh alokasi 85 (delapan puluh lima) kursi.000 (sebelas juta) jiwa memperoleh alokasi 100 (seratus) kursi. Jumlah kursi anggota DPRD provinsi yang dibentuk setelah Pemilu ditetapkan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ini.000.000 (sembilan juta) jiwa memperoleh alokasi 75 (tujuh puluh lima) kursi. . Ketentuan lebih lanjut mengenai alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan dalam peraturan KPU.000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 35 (tiga puluh lima) kursi.000. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPR paling sedikit 3 (tiga) kursi dan paling banyak 10 (sepuluh) kursi. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 11. 6.000. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 7.000.000. 4. Penataan daerah pemilihan di provinsi induk dan pembentukan daerah pemilihan di provinsi baru dilakukan untuk Pemilu berikutnya. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 5. Alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas). Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 1. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Provinsi Jumlah kursi DPRD provinsi ditetapkan paling sedikit 35 (tiga puluh lima) dan paling banyak 100 (seratus).000 (lima juta) jiwa memperoleh alokasi 55 (lima puluh lima) kursi. Dalam hal terjadi pembentukan provinsi baru setelah Pemilu. 3. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya. H.000 (satu juta) sampai dengan 3.000. Daerah pemilihan anggota DPRD provinsi adalah kabupaten/kota atau gabungan kabupaten/kota. dilakukan penataan daerah pemilihan di provinsi induk sesuai dengan jumlah penduduk berdasarkan alokasi kursi.000 (lima juta) sampai dengan 7.000 (tiga juta) sampai dengan 5.G.000.000. 2. Jumlah kursi DPRD provinsi didasarkan pada jumlah Penduduk provinsi yang bersangkutan dengan ketentuan: 1.000.000 (tujuh juta) sampai dengan 9.000 (tujuh juta) jiwa memperoleh alokasi 65 (enam puluh lima) kursi.

. 7. 6. 2.000 (empat ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 35 (tiga puluh lima) kursi. Dalam hal terjadi pembentukan kabupaten/kota baru setelah Pemilu.000 (seratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 20 (dua puluh) kursi. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 300.000 (seratus ribu) sampai dengan 200.000 (dua ratus ribu) sampai dengan 300. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 500.000 (dua ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 25 (dua puluh lima) kursi. 4. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten/Kota Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota ditetapkan paling sedikit 20 (dua puluh) dan paling banyak 50 (lima puluh).H. daerah pemilihan tersebut dihapuskan. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 1. Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota didasarkan pada jumlah Penduduk kabupaten/kota yang bersangkutan dengan ketentuan: 1. Penambahan jumlah kursi diberikan kepada daerah pemilihan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak secara berurutan. Daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota adalah kecamatan atau gabungan kecamatan. Alokasi kursi akibat hilangnya daerah pemilihan diperhitungkan kembali sesuai dengan jumlah Penduduk. 3.000 (lima ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 40 (empat puluh) kursi.000 (lima ratus ribu) sampai dengan 1. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 200. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk sampai dengan 100. Penataan daerah pemilihan di kabupaten/kota induk dan pembentukan daerah pemilihan di kabupaten/kota baru dilakukan untuk Pemilu berikutnya. Dalam hal terjadi bencana yang mengakibatkan hilangnya daerah pemilihan. dilakukan penataan daerah pemilihan di kabupaten/kota induk sesuai dengan jumlah penduduk berdasarkan alokasi kursi ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas).000 (empat ratus ribu) sampai dengan 500.000 (tiga ratus ribu) sampai dengan 400.000. 5.000 (tiga ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 30 (tiga puluh) kursi.000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 50 (lima puluh) kursi. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 100.000. Ketentuan lebih lanjut mengenai alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan dalam peraturan KPU. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 400. Alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas).000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 45 (empat puluh lima) kursi. Jumlah kursi anggota DPRD kabupaten/kota yang dibentuk setelah Pemilu ditetapkan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ini.

setia kepada Pancasila sebagai dasar negara. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). advokat/pengacara. 3. 2. 10. dan DPRD kabupaten/kota sesuai peraturan perundang-undangan. 8. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. DPRD provinsi. Persyaratan Bakal Calon Anggota DPR. notaris. 15. pengurus pada badan usaha milik negara. bersedia bekerja penuh waktu. terdaftar sebagai pemilih. bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). 13. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPD Jumlah kursi anggota DPD untuk setiap provinsi ditetapkan 4 (empat). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. dan menulis dalam bahasa Indonesia. dicalonkan hanya di 1 (satu) lembaga perwakilan. bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat-negara lainnya. Madrasah Aliyah (MA). serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. 9. Warga Negara Indonesia yang telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dibuktikan dengan: . bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 14. dan DPRD Kabupaten/Kota Bakal calon anggota DPR. menjadi anggota Partai Politik Peserta Pemilu. anggota Tentara Nasional Indonesia. DPRD provinsi. 4. 6. 5. cakap berbicara. anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. dan hak sebagai anggota DPR. DPRD Provinsi. J. 16. 12. Kelengkapan administrasi bakal calon anggota DPR. membaca. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). 11.I. dan badan usaha milik daerah. mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. wewenang. dan DPRD kabupaten/kota harus memenuhi persyaratan: 1. atau bentuk lain yang sederajat. 7. sehat jasmani dan rohani. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri dan yang tidak dapat ditarik kembali. bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih. dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. dan dicalonkan hanya di 1 (satu) daerah pemilihan. Daerah pemilihan untuk anggota DPD adalah provinsi.

surat penyataan tentang kesediaan hanya dicalonkan oleh 1 (satu) partai politik untuk 1 (satu) lembaga perwakilan yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. kartu tanda anggota Partai Politik Peserta Pemilu. Daftar bakal calon anggota DPR ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat pusat. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). wewenang. sertifikat. DPRD Provinsi. surat tanda bukti telah terdaftar sebagai pemilih. dalam setiap 3 (tiga) orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu) orang perempuan bakal calon. dan hak sebagai anggota DPR. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. syahadah. DPRD provinsi. notaris. atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. K. dan DPRD kabupaten/kota yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. surat pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali sebagai pegawai negeri sipil.           kartu tanda Penduduk Warga Negara Indonesia. surat penyataan tentang kesediaan hanya dicalonkan oleh 1 (satu) daerah pemilihan yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. dan DPRD Kabupaten/Kota Partai Politik Peserta Pemilu melakukan seleksi bakal calon anggota DPR. surat pernyataan tentang kesediaan untuk bekerja penuh waktu yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. Daftar bakal calon memuat paling banyak 120% (seratus dua puluh perseratus) jumlah kursi pada setiap daerah pemilihan. Bakal calon disusun dalam daftar bakal calon oleh partai politik masing-masing. Daftar bakal calon disertai dengan pas foto diri terbaru. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. Daftar bakal calon memuat paling sedikit 30% (tiga puluh perseratus) keterwakilan perempuan. Nama-nama calon dalam daftar bakal calon disusun berdasarkan nomor urut. anggota Tentara Nasional Indonesia. surat keterangan tidak tersangkut perkara pidana dari Kepolisian Negara Republik Indonesia setempat. Daftar bakal calon anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat kabupaten/kota. atau surat keterangan lain yang dilegalisasi oleh satuan pendidikan atau program pendidikan menengah. STTB. bukti kelulusan berupa fotokopi ijazah. . Tata Cara Pengajuan Bakal Calon Anggota DPR. pengurus pada badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. surat pernyataan kesediaan untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. surat keterangan berbadan sehat jasmani dan rohani. Seleksi bakal calon dilakukan secara demokratis dan terbuka sesuai dengan mekanisme internal partai politik. advokat/pengacara. Daftar bakal calon anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat provinsi. Di dalam daftar. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota.

orang-seorang. DPRD provinsi. menghina seseorang. . calon anggota DPR. Pelaksana kampanye Pemilu anggota DPD terdiri atas calon anggota DPD. KPU provinsi. merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye Peserta Pemilu. dan KPU kabupaten/kota. 7. sekelompok anggota masyarakat. 3. mengganggu ketertiban umum. juru kampanye. calon dan/atau Peserta Pemilu yang lain. Kampanye Pemilu dilaksanakan sejak 3 (tiga) hari setelah calon Peserta Pemilu ditetapkan sebagai Peserta Pemilu sampai dengan dimulainya masa tenang. DPRD provinsi. dan DPRD Kabupaten/kota terdiri atas pengurus partai politik. penyebaran bahan kampanye kepada umum. Kampanye Pemilu dilaksanakan selama 21 (dua puluh satu) hari dan berakhir sampai dengan dimulainya masa tenang. suku. Larangan dalam Kampanye Pelaksana. dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan petugas kampanye dilarang: 1. golongan. DPRD kabupaten/kota. dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan peraturan perundang-undangan. Masa tenang berlangsung selama 3 (tiga) hari sebelum hari/tanggal pemungutan suara. dan DPRD kabupaten/kota. Panwaslu provinsi. Pelaksana kampanye Pemilu anggota DPR. melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan organisasi yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu anggota DPD. pertemuan tatap muka. ras. menggunakan fasilitas pemerintah. mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang. 4. menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye.1. 6. mempersoalkan dasar negara Pancasila. dan diikuti oleh peserta kampanye. menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat. membawa atau menggunakan tanda gambar dan/atau atribut lain selain dari tanda gambar dan/atau atribut Peserta Pemilu yang bersangkutan. 9. dan organisasi yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu anggota DPR. tempat ibadah. 8. dan tempat pendidikan. agama. Pendaftaran pelaksana kampanye ditembuskan kepada Bawaslu. L.L. dan Panwaslu kabupaten/kota. Kampanye Pemilu Kampanye Pemilu dilaksanakan oleh pelaksana kampanye. serta didukung oleh petugas kampanye. rapat umum. DPRD provinsi. pemasangan alat peraga di tempat umum. dan 10. Kampanye Pemilu dilakukan dengan prinsip bertanggung jawab dan merupakan bagian dari pendidikan politik masyarakat. Pelaksana kampanye didaftarkan pada KPU. 2. media massa cetak dan media massa elektronik. Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. dan/atau Peserta Pemilu yang lain. 5. peserta. Kampanye Pemilu dapat dilakukan melalui: pertemuan terbatas. orang-seorang.

Penghitungan Suara di TPS Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. pejabat BUMN/BUMD. dan pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tambahan. perangkat desa. dan hakim pada semua badan peradilan di bawahnya. dan DPRD kabupaten/kota di TPS diawasi oleh Pengawas Pemilu Lapangan. dan DPRD kabupaten/kota untuk semua daerah pemilihan ditetapkan dengan keputusan KPU. dan DPRD kabupaten/kota di TPS disaksikan oleh saksi Peserta Pemilu.Pelaksana kampanye dalam kegiatan kampanye dilarang mengikutsertakan:           Ketua. M. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. Ketua. dan hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi. tanggal. DPRD provinsi. dan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Hari. dan Warga Negara Indonesia yang tidak memiliki hak memilih. KPPS melakukan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota di TPS dipantau oleh pemantau Pemilu dan masyarakat. anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. DPD. Pemungutan Suara Pemungutan suara Pemilu anggota DPR. pegawai negeri sipil. Gubernur. dan DPRD kabupaten/kota diselenggarakan secara serentak. dan waktu pemungutan suara pemilihan anggota DPR. Pemilih dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS lain/TPSLN dengan menunjukkan surat pemberitahuan dari PPS untuk memberikan suara di TPS lain/TPSLN. kepala desa. Saksi menyaksikan dan mencatat pelaksanaan penghitungan suara Partai . Wakil Ketua. DPRD provinsi.1. Wakil Ketua. ketua muda. DPRD provinsi. anggota badan permusyaratan desa. N. Perhitungan Suara N. DPRD provinsi. DPD. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPD. dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. DPD.    Pemilih yang berhak mengikuti pemungutan suara di TPS meliputi: pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tetap pada TPS yang bersangkutan. DPD. DPRD provinsi. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPD. DPRD provinsi. Deputi Gubernur Senior. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. hakim agung pada Mahkamah Agung. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota di TPS dilaksanakan oleh KPPS.

Pengawas Pemilu Lapangan mengawasi pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. dan KPU kabupaten/kota. DPD. DPD. PPK menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR.2. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kecamatan. DPRD provinsi. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. N. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kabupaten/kota. DPD. dan DPRD kabupaten/kota dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tersebut kepada saksi Peserta Pemilu. DPD. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di PPK dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara di Kabupaten/Kota KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR.Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di luar TPS. Panwaslu kecamatan. DPRD provinsi. Warga masyarakat menyaksikan pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota di tempat umum. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU kabupaten/kota dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota PPK dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. DPD. DPRD provinsi. DPRD provinsi. DPD. DPD. DPRD provinsi. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di luar TPS. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS.3. PPK mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. DPRD provinsi. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan . dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. Rekapitulasi Perhitungan Suara PPK melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. N. DPD. DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. DPRD provinsi. Pemantau Pemilu memantau pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi.

DPRD provinsi. DPRD provinsi. . DPD. DPD. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. KPU provinsi mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara di Provinsi KPU provinsi melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD provinsi. DPRD provinsi. DPD. DPRD provinsi. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Secara Nasional KPU melakukan rekapitulasi hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu. DPD. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU provinsi dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. N.5. KPU kabupaten/kota menyimpan. KPU kabupaten/kota mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan KPU. dan KPU provinsi. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD kabupaten/kota.4. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. dan DPRD kabupaten/kota. Panwaslu provinsi. N. DPRD provinsi. DPD. DPD. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU provinsi dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Panwaslu kabupaten/kota.perolehan suara calon anggota DPR. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. menjaga dan mengamankan keutuhan kotak suara setelah pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. DPRD. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu. DPD. dan DPRD kabupaten/kota. DPD. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. provinsi dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU kabupaten/kota dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu. DPRD provinsi. DPD.

Penetapan Hasil Perolehan Suara Pemilu Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPR dan perolehan suara untuk calon anggota DPD ditetapkan oleh KPU dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. Suara untuk penghitungan perolehan kursi DPR di suatu daerah pemilihan ialah jumlah suara sah . Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. KPU menetapkan hasil Pemilu secara nasional dan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPR dan perolehan suara untuk calon anggota DPD paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara.Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kabupaten/kota. tidak disertakan pada penghitungan perolehan kursi DPR di masing-masing daerah pemilihan. Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara. Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu provinsi. O. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR dan DPD. DPD. KPU kabupaten/kota menetapkan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota paling lambat 12 (dua belas) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara.5% (dua koma lima perseratus) dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi DPR. DPD. DPRD provinsi. DPRD provinsi. Partai Politik Peserta Pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara sekurangkurangnya 2. KPU provinsi menetapkan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD provinsi paling lambat 15 (lima belas) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara. KPU mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR dan DPD. DPD. Ketentuan tidak berlaku dalam penentuan perolehan kursi DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU.

Dari hasil penghitungan seluruh suara sah ditetapkan angka BPP DPR. Setelah ditetapkan angka BPP DPR dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap pertama dengan membagi jumlah suara sah yang diperoleh suatu Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan dengan BPP DPR. Dari hasil penghitungan suara sah yang diperoleh partai politik peserta pemilu di suatu daerah pemilihan ditetapkan angka BPP DPR dengan cara membagi jumlah suara sah Partai Politik Peserta Pemilu dengan jumlah kursi di satu daerah pemilihan. P. maka dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap ketiga dengan cara seluruh sisa suara Partai Politik Peserta Pemilu dikumpulkan di provinsi untuk menentukan BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan. P. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dialokasikan berdasarkan BPP DPRD. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dilakukan penghitungan tahap kedua. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPR Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPR Partai Politik Peserta Pemilu didasarkan atas hasil penghitungan seluruh suara sah dari setiap Partai Politik Peserta Pemilu di daerah pemilihan yang bersangkutan. . Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota. P. Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi.2. Penetapan perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dilakukan dengan cara memberikan kursi kepada partai politik yang mencapai BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan. BPP DPRD ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah Partai Politik Peserta Pemilu untuk`anggota DPRD provinsi dengan jumlah kursi anggota DPRD provinsi di daerah pemilihan masing-masing.seluruh Partai Politik Peserta Pemilu dikurangi jumlah suara sah Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara. Dalam hal masih terdapat sisa kursi dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap kedua dengan cara membagikan jumlah sisa kursi yang belum terbagi kepada Partai Politik Peserta Pemilu yang memperoleh suara sekurangkurangnya 50% (lima puluh perseratus) dari BPP DPR. Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilu Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPR ditetapkan oleh KPU. maka perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dilakukan dengan cara membagikan sisa kursi berdasarkan sisa suara terbanyak satu persatu sampai habis. BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan ditetapkan dengan membagi jumlah sisa suara sah seluruh Partai Politik Peserta Pemilu dengan jumlah sisa kursi.1. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPRD Provinsi Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD provinsi ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah yang telah ditetapkan oleh KPU provinsi dengan angka BPP DPRD di daerah pemilihan masing-masing.

Calon terpilih anggota DPR dan anggota DPD ditetapkan oleh KPU. 3. Calon terpilih anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi. DPRD Provinsi. dalam hal calon yang memenuhi ketentuan huruf a jumlahnya lebih banyak daripada jumlah kursi yang diperoleh partai politik peserta pemilu. maka penentuan calon terpilih diberikan kepada calon yang memiliki nomor urut lebih kecil di antara calon yang memenuhi ketentuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. Penetapan Calon Terpilih 1. 2. dalam hal tidak ada calon yang memperoleh suara sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. maka calon terpilih ditetapkan berdasarkan nomor urut. keenam. KPU menetapkan calon pengganti antar waktu anggota DPD dari nama calon yang memperoleh suara terbanyak kelima. dan DPRD kabupaten/kota dari Partai Politik Peserta Pemilu didasarkan pada perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan. Penetapan calon terpilih anggota DPD didasarkan pada nama calon yang memperoleh suara terbanyak pertama. ketujuh. dan kedelapan di provinsi yang bersangkutan. maka kursi yang belum terbagi diberikan kepada calon berdasarkan nomor urut. Q. ketiga. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dialokasikan berdasarkan BPP DPRD. calon yang memperoleh dukungan pemilih yang lebih merata penyebarannya di seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut ditetapkan sebagai calon terpilih.3. kedua. maka kursi diberikan kepada calon yang memiliki nomor urut lebih kecil di antara calon yang memenuhi ketentuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. dan keempat di provinsi yang bersangkutan. dan DPRD kabupaten/kota ditetapkan berdasarkan calon yang memperoleh suara sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. maka perolehan kursi partai politik peserta pemilu dilakukan dengan cara membagikan sisa kursi berdasarkan sisa suara terbanyak satu persatu sampai habis. dengan ketentuan:       calon terpilih anggota DPR. . BPP DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah Partai Politik Peserta Pemilu untuk pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota dengan jumlah kursi anggota DPRD kabupaten/kota di daerah pemilihan masing-masing. Calon terpilih anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU Penetapan calon terpilih anggota DPR. kecuali bagi calon yang memperoleh suara 100% (seratus perseratus) dari BPP. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPRDKabupaten/Kota Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah yang telah ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota dengan angka BPP DPRD di daerah pemilihan masing-masing. Dalam hal perolehan suara calon terpilih keempat terdapat jumlah suara yang sama.P. dalam hal terdapat dua calon atau lebih yang memenuhi ketentuan poin 1 dengan perolehan suara yang sama. DPRD provinsi. dalam hal calon yang memenuhi ketentuan poin 1 jumlahnya kurang dari jumlah kursi yang diperoleh partai politik peserta pemilu.

. Read more .Sidang Pembunuhan Mahasiswa IAIN Ditunda Surabaya..Sidang perdana perkara pembunuhan mahasiswa IAIN Sunan Ampel dengan agenda pembacaan dakwaan harus ditunda. Majelis hakim meminta agar terdakwa mencari penasihat hukum atau didampingi .

.

AMBANG Turun Jalan Wednesday.       1 2 3 4 5 6 7 Demi Menciptakan Pemilu Yang Berkualitas. 26 September 2012 14:49 .

bukan tidak mungkin. namun seharusnya juga menjadi agenda partai dan masyarakat sipil. Pemilu Berkualitas Adalah Agenda Bersama Rabu. 23 Mei 2012 Oleh: Humas Pemilihan umum (pemilu) 2014 harus menjadi agenda bersama. Setelah berdemo di PN Bangkalan. mereka terus melanjutkan aksinya menuju ke KPUD Bangkalan.Penjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bangkalan. “ Kami mendesak PN Bangkalan agar mengkroscek kembali surat tesebut .” ungkap Slamet Riyadi Koordinator Aksi. Harus ada sinergi antara penyelenggara pemilu yang jurdil (jujur adil). serta pertautan publik yang kuat. Dalam Aksinya mereka memberika seekor bebek kepada pihak pengadilan sebagai symbol lambanya proses hokum di Kota ini.dan mengajak semua msyarakat bangkalan untuk bersama-sama mengawal Pilkada ini. demi terciptanya pemilu yang berkualitas. Ia menambahkan Seharusnya Pengadilan lebih tanggap menyikapi berita yang sudah meluas di masyarkat. bahwasanya ada salah satu bakal calon Bupati yang terindikasi korupsi. Guna menciptakan Pesta Demokrasi dan mampu menghasilkan seorang pemimpin Kepala Daerah yang berkualitas serta mampu membangun Bangkalan dan mampu mensejahterakan Rakyat. . demi tercapainya pemilu yang berkualitas. kegagalan pemilu di 2014 akan menimbulkan banyak dampak yang negatif di masyarakat. “ kimi akan terus menekan Pengadilan Bangkalan untuk segera menyelesaikan masalah tersebu.” tambah Slamet. Pencapaian pemilu 2014 yang berkualitas ini penting. Menciptakan pemilu yang berkualitas bukan hanya menjadi agenda KPU (Komisi Pemilihan Umum) saja. karena melihat pemilu 2009 yang banyak memiliki catatan kurang memuaskan. partai politik yang berkualitas. yang sempat tersandung kasus Korupsi. masa juga mendorong KPUD Bangkalan agar jangan segan-segan untuk tidak meloloskan nama bakal calon yang bermasalah.Bangkalan . Masa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Bangkalan (AMBANG) mengelar aksi unjuk rasa menuntut sekaligus menggugat Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan terkait kebijakannya menguluarkan keterangan bebas tunggaan Negara Terhadap salah satu bakal calon Bupati Bangkalan.

“Bila pemilu nantinya tidak berkualitas. MA. maka pemilu yang seharusnya meredakan konflik justru akan menjadi pemicu konflik.” terangnya. Msi (Ketua Bawaslu 2010-2012) serta Dr. (Anggota Komisi Pemilihan Umum 2012-2017) dalam Seminar Nasional bertajuk “Menyongsong Pemilu 2014 Yang Berkualitas” (Sosialisasi UU No 8 Tahun 2012 Tentang Pemilihan Anggota DPR. Kalau sampaipemilu 2014 gagal lagi. media massa dengan berbagai kepentingannya. kandidat dengan rekam jejak yang positif. Selasa (22/5). Selain itu. serta pemerintah baik pusat mau pun daerah.” ungkapnya. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Korps Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (Komap) ini juga hadir Bambang Eka Cahya Widodo. Untuk mengatasi hal tersebut. Inu Kencana Syafei (Rektor Universitas Pandanaran sekaligus Dosen Ilmu Pemerintahan UMY). Bambang Eka Cahya.PARTAI POLITIK .Hal tersebut disampaikan oleh Sigit Pamungkas. yang ke semuanya harus bersinergi dan saling mendukung. Independen artinya penyelenggara mampu menjaga jarak yang sama dengan berbagai aktor politik. serta kompetisi yang fair. Tahapan PDF | Print | Pemilu Wednesday. Menutur Sigit. independen. dan DPRD. “Antara lain dengan dilaksanakannya pemilu tersebut oleh penyelenggara yang profesional. SIP. Pemilu yang berkualitas juga penting agar dapat menjadi legitimasi kemenangan aktor-aktor politik pemenang pemilu. dampak yang mungkin terjadi bila pemilu 2014 mendatang tidak berkualitas cukup mengkhawatirkan. peradilan pemilu yang cepat dan independen. lanjut Sigit. masyarakat pemilih. dan akhirnya berpotensi menurunkan partisipasi pemilih di pemilu. tingkat literasi (melek) politik masyarakat yang baik. baik yang sedang berkuasa mau pun yang tidak. Pembicara yang lain. partai dengan program yang kuat. 28 January 2009 07:14 1 TAHAP PENDAFTARAN PEMILIH Penyerahan Data Kependudukan 5 April 2008 Pemuktahiran Data Pemilih 6 April – 6 Juli 2008 Penyusunan dan Pengesahan DPS 7 Juli 7 Agustus 2008 Pengumuman DPS 8 -14 Agustus 2008 Penyusunan dan Penetapan DPT 11 – 30 September 2008 2 TAHAP PENCALONAN . menambahkan bahwa sebuah pemilihan umum selalu memiliki stakeholder yang harus bersinergi satu sama lain agar semua berjalan dengan baik. beberapa indikator yang lainny adalah hak pilih bagi setiap warga negara yang memenuhi syarat. maka rakyat akan semakin sentimentil terhadap demokrasi yang sedang terjadi di Indonesia. dan kredibel. SIP. “Stakeholder pemilu yaitu peserta pemilu baik pasangan calon mau pun perseorangan. di Ruang Seminar Gedung AR.” terangnya. Fachruddin B Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. DPD. konversi suara yang tepat. harus ada indikator-indikator sebagai panduan agar pemilu berjalan secara berkualitas.

DPD Pendaftaran Calon Anggota DPD 27 Juni . Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas. tatap muka.Pengumuman Pendaftaran Peserta Pemilu 5 – 6 April 2008 Pendaftran Parpol Peserta Pemilu 7 April – 12 Mei 2008 Penelitian Administrasi dan Pengumuman 10 April – 30 Mei 2008 Verifikasi Faktual 3 Juni – 2 Juli 2008 Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2009 29 Juni – 3 Juli 2008 Pengumuman Parpol Peserta Pemilu 2009 5 Juli 2008 . Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum. Penyerahan Tim Pelaksana Kampanye (Pemilu anggota DPR. KPU Provinsi dan KPU Kabupaten:   Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas. 13 Juli 2008-5 April 2009 3. 1-10 Maret 2009 2. penyebaran bahan kampanye kepada umum.10 Juli 2008 Penelitian Administratif 2 – 15 Juli 2008 Verifikasi Faktual 18 Juli – 18 Agustus 2008 Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008 Pengumuman DCT anggota DPD 27 Oktober 2008 3 TAHAP KAMPANYE Persiapan Kampanye 2 Januari 2008 – 28 Feb 2009 Pelaksanaan Kampanye 12 Juli 2008 . media massa cetak atau elektronik.DPR/DPRD Pengambilan Formulir Calon Anggota DPR. tatap muka. 10-12 Juli 2008 Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum. DPRD 5 – 9 Agustus 2008 Pengajuan Bakal Calon oleh Parpol 10 – 15 Agustus 2008 Verifikasi kelengkapan Administratif 11 Agustus -3 Sept 2008 Penyampaian hasil verifikasi kepada Parpol 12 Agustus – 5 Sept 2008 Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008 Pengumuman DCT anggota DPR/DPRD 27 Oktober 2008 . penyebaran bahan kampanye kepada umum. 16 Maret-5 April 2009 Masa Tenang 6 – 8 April 2009 . media massa cetak atau elektronik. DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota) serta anggota DPD kepada KPU.5 April 2009 1.

DPRD Kabupaten/Kota secara nasional. 9 Mei 2009 4. 19 Maret-8 April 2009 6. KPU Menetapkan hasil pemilu DPR. 11 Okt-10 Des 2008 4./Kota. 19 April 2009 2. KPU Provinsi Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Provinsi. 31 Maret-7 April 2009 10. 19 Maret-8 Maret 2009 8. Pidato Ketua KPU menjelang pemungutan suara. Monitoring persiapan pemungutan suara di Daerah./Kota.4 TAHAP PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA Persiapan menjelang Pemungutan Suara: 1. 1 Jan-18 Maret 2009 5. Pengumuman dan pemberitahuan tempat & waktu pemungutan suara kepada pemilih & saksi oleh KPPS/KPPSLN. 1 Nov 2008-29 Maret 2009 3. DPRD Provinsi. DPRD Provinsi dan DPRD Kab. 8 April 2009 Pemungutan Suara 9 April 2009 PPS mengumumkan salinan hasil dari TPS 10 – 11 April 2009 Rekapitulasi di PPK 11 – 15 April 2009 Rekapitulasi di KPU Kab./Kota. KPU Kabupaten/Kota Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota. Distribusi DPT Luar Negeri dan Daftar Pemilih Tambahan Luar Negeri untuk TPSLN oleh PPLN. Peserta Pemilu dapat mengajukan permohonan pembatalan penetapan hasil perhitungan perolehan suara oleh KPU kepada MK paling lama 3x24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil Pemilu secara nasional oleh KPU./Kota 15 – 19 April 2009 Rekapitulasi di KPU Provinsi 11 – 15 April 2009 Rekapitulasi di KPU Pusat 26 April – 9 Mei 2009 5 TAHAP PENETAPAN HASIL Penetapan Hasil Pemilu 1. Simulasi penyampaian hasil perhitungan suara dengan menggunakan sistem informasi/elekttronik. 10-12 Mei 2009 . 15-21 Januari 2009 2. 8 April 2009 11. 19 Maret-8 April 2009 7. DPRD Provinsi dan DPRD Kab. Distribusi DCT Anggota DPR dan DPD. Penyiapan TPS/TPSLN. Distribusi DPT dan Daftar Pemilih Tambahan. DPRD Provinsi dan DPRD Kab. 24 April 2009 3. DPD. Pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD. Proses pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD. Pengadaan dan distribusi surat suara. 14 Maret-4 April 2009 9.

DPRD Kab. Harapannya adalah nota kesepahaman itu bisa digunakan membangun pola tindakan dan pencegahan keberulangan karut-marut Pemilu 2009 yang tidak berkualitas. Juli 2009 2. dan Bawaslu./Kota. Kejaksaan Agung (Kejakgung) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Polri. Anggota DPR dan DPD. KPU. DPRD Kabupaten/Kota. Pemilu 2004 diikuti 24 parpol dan 16 parpol melenggang ke Senayan. Pemilu 2009 diikuti 38 parpol dan 6 parpol lokal Aceh. Anggota DPRD Kabupaten/Kota 17 – 18 Mei 2008 2. DPRD Provinsi. DPRD Provinsi. Penandatanganan MoU itu diperlukan guna menyamakan persepsi dalam menyikapi persoalan yang mungkin timbul berkaitan dengan Pemilu 2014. Lantas seperti apa dan bagaimana supaya Pemilu 2014 lebih berkualitas? Pemilu Berkualitas . DPRD Kab. 15-17 Mei 2009 2. Kemudian. September 2009 Pengucapan sumpah/janji Juli – 1 Oktober 2009 1. Perjalanan pemilu pascareformasi membawa pasang surut partai politik di parlemen. 1 Oktober 2009 Pemilu 2014 yang Berkualitas o Oleh FS Swantoro 0 0 SESUDAH Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 10 partai politik menjadi peserta Pemilu 2014. 21-24 Mei 2009 Penetapan dan pengumuman calon terpilih 1. DPR dan DPD. Anggota DPRD Provinsi 17-18 Mei 2008 3. DPR dan DPD. Keempat institusi itu akan mengawal pesta demokrasi tersebut supaya bisa terselenggara secara berkualitas. 17-18 Mei 2009 3.Penetapan Perolehan kursi dan Calon terpilih 1. Juni 2009 2. Pemilu 1999 diikuti 48 parpol dan 21 parpol lolos ke parlemen. Juli-Agustus 2009 3. Agustus 2009 3. DPRD Provinsi. Anggota DPR dan DPD 19-20 Mei Peresmian keanggotaan 1. 9 parpol meraih kursi di parlemen./Kota.

terkait kampanye pemilu. proses dan tahapan pemilu harus berjalan sesuai jadwal yang disiapkan KPU. terkait perekrutan caleg. akan banyak godaan bagi peserta pemilu yang berisiko pada pelanggaran. Ada sejumah aturan (UU) yang harus ditaati semua pihak. yang tak kalah penting adalah KPU harus mengelola anggaran pemilu secara transparan dan akuntabel. kegaduhan ketika kampanye pilkada. ataupun kampanye pilpres. Ada kesan sejumlah politikus di DPR lebih senang kegaduhan ketimbang menyuarakan nilai-nilai demokrasi atau nilai keutamaan (more noise than voice). Salah satu kegaduhan politik yang sulit dihindari dan pasti muncul adalah ketika kampanye pemilu berlangsung. Pasalnya. Bisa diprediksi bahwa Bawaslu akan menemukan bermacam pelanggaran seputar Pemilu 2014. Kedua. seluruh penyelenggara dan ‟‟wasit‟‟ pemilu harus siap bekerja ekstrakeras dan solid supaya pesta demokrasi itu lebih berkualitas. Bawaslu. maupun pemerintah yang diwakili Kemendagri. baik data untuk DPS maupun DPT. Seluruh institusi itu harus . Dalam negara demokrasi. serta menjamin kelancaran pencairannya. Kelima. Di sini pentingnya MoU antarinstitusi penegak hukum agar penegakan hukum bisa berjalan terpadu. dan institusi penegak hukum seperti Kejagung dan Polri. Pertama. partai politik. partai-partai politik peserta pemilu. Jadwal dan tahapan pemilu tidak boleh molor supaya tidak terjadi kegaduhan politik. Intinya. Bawaslu. Terkait dengan hal itu. seperti praktik politik uang. tahapan pemilu yang tepat waktu menjadi unsur penting. Padahal sekarang ini masyarakat telah sadar berdemokrasi dan melek politik. Ketiga. kata kuncinya ada pada KPU. dan Polri. Karena itu. banyak pelanggaran pemilu tidak diproses secara tuntas. Lihat saja. Salah satu sumber tidak berkualitasnya Pemilu 2009 adalah DPT yang bermasalah secara masif hampir pada semua provinsi. Pengalaman selama ini. Berbagai kegaduhan itu berisiko menimbulkan gesekan politik yang adakalanya menimbulkan korban jiwa. suara rakyat adalah suara Tuhan? Kata Kunci Keempat. dan rasanya sulit menghindari kemunculan semua itu. Rakyat akan menyeleksi partai politik atau kader partai yang menjadi caleg. baik KPU. keberpihakan pejabat pemerintah. Kejagung. pemilu. kegaduhan politik sulit dihindari. Bukankah berlaku adagium dalam politik. pentingnya data pemilu yang valid. partai-partai harus lebih selektif dan mau mendengarkan aspirasi rakyat. partai yang akan berlaga dalam Pemilu 2014 harus menciptakan suasana politik yang kondusif. keprofesionalan dan independensi KPU dan Bawaslu menjadi penentu kualitas Pemilu 2014. Karena itu. dapat dipastikan muncul kegaduhan yang bisa membuat cacat hukum penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut. dan berkualitas. jual beli suara.Keterjaminan Pemilu 2014 bisa berlangsung tertib. manipulasi data. damai. Karena itu. Sekali tahapan pemilu molor. baik di parlemen maupun di luar parlemen. berbagai pelanggaran pemilu akan sulit dihindari. Karena itu. dan serangan fajar. membutuhkan beberapa komitmen.

dan Polri menjadi penting dan harus bisa menjadi garansi supaya Pemilu 2014 lebih berkualitas.suaramerdeka. Kelima hal itu hanya contoh kecil.com/bb/bblauncher . dan korup.komit agar Pemilu 2014 bisa lebih berkualitas. serakah. yaitu rakus. peneliti dari Soegeng Sarjadi Syndicate Jakarta (/) Untuk berita terbaru. Ini penting mengingat bila pemilu mendatang masih amburadul seperti Pemilu 2009. ikuti kami di Twitter dan Facebook Bagi Anda pengguna ponsel. Itu harapan kita semua. (10) – FS Swantoro. Kejagung. nota kesepahaman antara KPU. Karena itu. Masyarakat telah lama merindukan pemilu yang berkualitas dan lebih sedikit kegaduhannya. nikmati berita terkini lewat http://m.com Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m. Bawaslu. hasilnya mudah ditebak: kualitas parlemen sama seperti periode sekarang.suaramerdeka. tapi perlu diwaspadai dan ditempuh komponen penyelenggara pemilu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful