P. 1
Bahan Melda

Bahan Melda

|Views: 21|Likes:
Published by Imron Iim

More info:

Published by: Imron Iim on Apr 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2013

pdf

text

original

Character Building Pemimpin Via Kualitas Pendidikan

29 Juli 2012 21:30 Oleh: Osy Yostia Utami, S.Si *)

Bulan Mei ini tepat 14 tahun Indonesia memasuki era Reformasi, dimana cita-cita Reformasi yang di elu-elukan tahun 1988 yaitu menginginkan perubahan dan pembaharuan di semua aspek kehidupan bernegara. Kasus-kasus yang pada masa orde baru di tekan dan di tutup-tutupi kini mulai muncul ke permukaan atas nama keadilan dan sikap transparansi pemerintah terhadap rakyat. Banyak kasus-kasus kekerasan, korupsi, bahkan tindakan asusila muncul ke permukaan, namun bukanya berkurang tapi malah marak akhir-akhir ini media massa memberitakan hal tersebut setiap hari. Ada empat kesalahan mendasar dari bangsa ini, yang mungkin kalau kesalahan ini tidak cepat diperbaiki kondisi tersebut tidak akan pernah selesai bahkan akan lebih besar, yaitu: Pertama, Tidak meletakan Ahlak /karakter sebagai indikator tertinggi dalam dalam Sistem Pendidikan Nasional, tetapi nilai dan angka-angka; Kedua, Tidak mau belajar dari pengalaman; Ketiga, Segala sesuatu bersifat instan. Sistem pendidikan kita lebih sibuk mengurusi standarisasi berapa angka dan jumlah mata pelajaran yang akan diujiankan pada UAN daripada mencari solusi yang tepat untuk mencegah tawuran antar pelajar, perbuatan asusila, tindakan yang sudah menghinggapi dikalangan para remaja kita serta sikap-sikap yang sudah mengarah kepada perbuatan kriminal. Perbuatan kriminal tersebut tidak berhenti sampai di sana, tapi bagaikan efek domino yang terbawa sampai dewasa dan menjalar ke berbagai elemen di masyarakat, mulai dari kasus kekerasan oleh oknum aparat sampai korupsi di tingkat pemerintah. Peran pendidikan seharusnya menjadi problem solver untuk memutus efek tersebut. Tujuan pendidikan semestinya sama seperti tujuan penciptaan manusia, sebagaimana Allah SWT sampaikan dalam Surat Al-Anbiya ayat 107, ”Dan tidaklah kami mengutus kamu melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam”. Bercermin dari perjalanan Rasulullah SAW sebagai seorang pemimpin, dimana pendidikan semestinya berdasarkan pada ahlak yang berkarakter, memiliki falsafah keilmuan yang kuat, membangun jiwa kepemimpinan (leadership), dan membangun pribadi yang mandiri. Ahlak yang berkarakter Ahlak yang berkarakter haruslah menjadi fokus utama pendidikan karena Ahlak ini akan menjadi tolok ukur bagi komponen yang lain, “Dalam tubuh terdapat sepotong daging, apabila ia rusak, maka rusaklah badan itu seluruhnya, Sepotong daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadist lain Bukhori dan Muslim menjelaskan “Dan tidaklah aku diutus kecuali untuk memperbaiki ahlak manusia; „Sebaik-baiknya kamu adalah yang lebih berbudi pekerti luhur diantara kamu (HR. Bukhari dan Muslim). DANIEL GOLEMAN menyebutkan bahwa keberhasilan seseorang dimasyarakat, termasuk di dunia kerja sebagian besar ditentukan oleh kecerdasan emosi (80%) dan hanya 20% ditentukan oleh faktor kecerdasan kognitif (IQ).

Pembentukan ahlak tidak selesai dengan hanya teori, hafalan, atau bahkan dengan menulis pernyataan di lembar soal ujian bahwa ”saya berjanji untuk menjawab pertanyaan soal ujian dengan jujur”, tapi harus membentuk karakter. Pembentukan karakter ini tidak cukup secara instan dan dilakukan individu oleh seseorang. Karakter terbentuk dari teladan, pembiasaan yang terus-menerus sehingga membentuk kepribadian seseorang. Teladan ini penting, karena sifat anak pada usia bersifat meniru, dan pada usia remaja bersifat kritis, sehingga tujuan pembentukan karakter tersebut akan terganggu. Pembiasaan yang terus-menerus memerlukan lingkungan yang mendukung untuk mengingatkan dan membentuk budaya bersama, sehingga proses tersebut membentuk kepribadian yang menjadi budaya yang berkarakter. Analoginya sama seperti budaya Indonesia yang terkenal dengan batiknya, hal tersebut hanya akan menjadi sejarah belaka bila warga negaranya hanya sedikit yang mencintai dan mengenakan batik. Setiap perubahan perlu proses, dan setiap proses perlu ada indikator tingkat keberhasilan. Lalu apa indikator keberhasilan pendidikan ahlak yang berkarakter? Yaitu ketika seseorang melakukan sesuatu karena kesadaranya, bukan karena pengaruh lingkungan. Seorang anak membuang sampah bukan karena takut dimarahi orang tua, tapi karena sadar akan akibat dia membuang sampah sembarangan. Seseorang tidak menolak menerima uang sogokan bukan karena takut di periksa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), tapi karena dia tau akibat dari korupsi tersebut dapat merugikan orang lain. Siswa akan mengerjakan soal ujian dengan jujur dengan atau tanpa pengawasan guru. Ahlak yang berkarakter ini akan sangat menunjang proses selanjutnya, yaitu kognitif. Memiliki falsafah keilmuan yang kuat Sudah merupakan sunatullah bahwa siapa yang berusaha lebih keras maka dia akan memperoleh lebih setara dengan usahanya. Allah SWT menciptakan jagat raya ini dengan hamparan ilmu bagi manusia yang mau memikirkanya, oleh karena itu manusia yang mau maju dan memberi manfaat untuk orang lain harus memiliki falsafah keilmuan yang kuat, seperti yang di ungkapkan Alloh SWT pada surat Ar-Rahman ayat 33 ... ”Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah)”. Bila kita perhatikan negara-negara yang menjadi negara adikuasa di dunia adalah negara-negara yang menguasai IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Namun kembali lagi kepada karakter, ketika penguasaan IPTEK itu tidak diimbangi oleh karakter yang baik, maka bukan menjadikan manusia yang memberikan rahmat bagi semesta alam, tapi justru menimbulkan kehancuran bagi bumi ini, seperti firman Alloh SWT dalam surat Ar-Rum ayat 21 “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. Untuk mencegah kebinasaan bumi di mana kita hidup, kita harus bekerja sama untuk mengembangkan suatu metoda pendidikan yang baik, moralitas yang baik, nilai-nilai baik dan sikap baik. Cinta dan Kebijaksanaan adalah dasar untuk membangun hari depan kita bersama

dalam rangka mewujudkan gagasan untuk Kebaikan kepada bumi dan umat manusia untuk menciptakan perdamaian, kesejahteraan dan kelanjutan Alam semesta ini. Maka sangat penting bila penguasaan IPTEK itu beriringan ahlak yang berkarakter. Membangun jiwa kepemimpinan dan kemandirian Allah SWT menciptakan manusia untuk menjadi "pemimpin" di muka bumi dan memberi "rahmat" bagi sekalian alam. Pemimpin di sini di mulai dari menjadi pemimpin untuk diri sendiri. Seorang pemimpin harus mengenali potensi dirinya, dan mengembangkan diri serta menjadi pribadi yang mandiri. Sistem pendidikan harus mampu mengembangkan kemandirian siswa dan tidak bergantung pada keadaan tertentu. Setelah itu, seorang pemimpin harus peka terhadap lingkungan dan mengenali potensi lingkunganya. Oleh karena itu, institusi pendidikan hendaknya tidak memisahkan proses pembelajaran siswa dari lingkunganya, karena mereka adalah bagian dari lingkungan dan pendidikan adalah proses pembentukan calon-calon pemimpin yang akan menjadi pemberi solusi terhadap lingkungan (baik alam maupun sosial). Sehingga ahlak yang berkarakter dan falsafah keilmuan yang kaut harus dimiliki oleh manusia sebagai pemimpin, untuk menjadi problem solver atau memberi rahmat (menyebarkan kebaikan) bagi orang lain, lingkungan dan alam semesta. PKPU sebagai Lembaga Kemanusiaan Nasional yang juga konsentrasi pada bidang pendidikan merasa mempunyai tanggungjawab terhadap masa depan pendidikan bangsa ini. Program Pendayagunaan bidang pendidikan PKPU telah melakukan beberapa program yang menuju ke arah perubahan tersebut, diantaranya adalah program Sekolah Berbasis Komunitas (SBK). Sekolah Berbasis Komunitas adalah sekolah yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh komunitas, dimana sekolah dan masyarakat sinergi dalam proses pendidikan. Visi SBK ini bukanlah membangun dan mendidik anak, tetapi membangun dan mengembangkan karakter, leadership dan kemandirian melalui komunitas. Pola pembelajaran lebih diarahkan pada penyelesaian sebuah masalah, sehingga siswa dapat menerapkan dan mengkaji falsafah keilmuanya melalui proses tersebut (learning by doing). Di harapkan program pendidikan SBK menjadi alternatif solusi dalam membangun karakter pemimpin untuk masa depan bangsa ini.

Pemimpin Berkarakter
Oleh Yuswohady Rabu, 6 Juni 2012 Dicetak 30 kali

Dibaca 307 kali Tweet

Sebaliknya Richard Nixon gagal menjadi pemimpin yang baik karena tidak memiliki kejujuran pada rakyatnya yang berakibat dia dilengserkan dari kursi kepresidenan. Jack Welch adalah pemimpin berkarakter karena memiliki kemampuan dalam mengambil keputusankeputusan berat dan pelik. Martin Luther King dikenal memiliki karakter kuat sebagai pemimpin yang memiliki keteguhan dalam memegang prinsip. pikiran. Tokoh kulit hitam ini juga memiliki keberanian luar biasa dalam menghadapi tantangan berat yang harus dihadapi. juga Enron. kepedulian kepada negara.Sukses seorang pemimpin ditentukan oleh pilihan-pilihan dan tindakan-tindakan yang ia ambil dalam menyikapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi organisasi. Character is the foundation for leader\'s all true success. dan bertindak mengikuti nilai-nilai inti universal yang baik seperti seperti kejujuran. Lehman Brothers. Karakter tak cukup dibentuk melalui ucapan-ucapan. tanggungjawab. Pemimpin hebat selalu memiliki kualitas karater yang baik dan kuat. Worldcom . Pilihan dan tindakan itu diambil berdasarkan nilai-nilai moral dan etis yang ia yakini. dan lain-lain. Sementara Steve Jobs memiliki kepemimpinan yang unik karena ideidenya yang inovatif dan kemampuannya melihat tren masa depan. keterpercayaan. Mother Teresa misalnya memiliki karakter yang kuat sebagai pemimpin yang peduli. dan tindakan riil yang akhirnya menentukan siapa si pemimpin itu sesungguhnya ("who he is"). Bahkan saya berani mengatakan esensi dasar sukses kepemimpinan adalah karakter-karakter utama yang dimiliki si pemimpin. Apa itu pemimpin yang memiliki kualitas karakter baik dan kuat? Yaitu pemimpin yang berpikir. Apa itu karakter kepemimpinan? Saya mendefinisikannya sebagai "kualitas personal dari seorang pemimpin yang terbentuk melalui akumulasi tindakan-tindakan yang mengacu kepada nilai-nilai moralitas dan etik" yang diyakini oleh seorang pemimpin. dan kasih pada orang lain . bersikap. empati. Para pemimpin lembaga-lembaga keuangan bergengsi seperti AIG. Karakter terbentuk melalui ucapan. Sukses seorang pemimpin sangat diwarnai oleh karakter dari si pemimpin.

ia tak akan melakukan korupsi. karakter adalah nilainilai yang mewujud dalam bentuk tindakan-tindakan riil sehari-hari. seorang psikolog mendefinisikan karakter sebagai: "a disposition to express behavior in consistent patterns of functions across a range of situations. Nilai-nilai. maka kita tak akan bisa mengidentifikasi karakter seorang pemimpin dengan hanya sekali saja mendengar ucapannya. Karena itu karakter bisa juga diartikan sebagai ciri-ciri khusus yang membedakan seseorang dengan orang lain. sekali saja memahami pikiran. Karakter pemimpin baru bisa dikenali setelah kita merasakan kepemimpinannya ratusan bahkan ribuan kali dalam kurun waktu yang panjang. Mungkin seseorang pemimpin bisa menyembunyikan karakternya dalam waktu seminggu atau sebulan di . basah maupun kering. baik maupun buruk. even if no one else is doing it. ungkapan ini ingin menegaskan bahwa karakter terbentuk hanya jika nilai-nilai yang diyakini si pemimpin "bermuara" pada tindakan-tindakan. menggambarkan dengan sangat pas konsistensi ini dengan ungkapan: "What is wrong is wrong. Dalam situasi apapun. Artinya. Lawrence Pervin. lasting.gagal mengemban tanggung-jawab kepemimpinan karena tamak dan hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli kepentingan lingkungan di sekitarnya. Intinya. William Penn. Dalam kurun waktu yang panjang tindakan-tindakan itu membentuk kebiasaan yang kemudian menjadi ciri khas dan keunikan seorang pemimpin." Kata kuncinya adalah "mark" atau ciri. filsuf dan pendiri Negara Bagian Pennsylvania. pikiran. maka tak peduli bagaimana posisinya. atau sekali saja melihat tindakannya." Karakter dicerminkan oleh perilaku dan tindakan konsisten yang dilakukan seseorang tak peduli situasi seperti apa yang ia hadapi. tak cukup hanya sampai di pola pikir atau ucapan-ucapan. Pemimpin berkarakter selalu punya identitas kuat dan mulia. dan tindakan seorang pemimpin akhirnya akan membentuk ciri dan identitasnya di mata para followers. atau indelible mark. Ketika nilainilai kejujuran dan etika ia pegang. Bahkan kata "character" berasal dari bahasa Yunani yang makna lugas "enduring. pemimpin berkarakter akan selalu mempraktekkan nilai-nilai yang ia yakini. Ketika ia menempati posisi jabatan yang basah bukan berarti kemudian ia bisa melakukan korupsi seenaknya. Seorang pakar yang menyebutkan "character is values in action". even if everyone is doing it. Pemimpin berkarakter tak mengenal yang namanya aji mumpung. ucapan." Namanya konsistensi. Dimensi penting lain dari karakter kepemimpinan adalah konsistensi. Right is still right.

Jangan lewatkan pula kolom Jelajah Buku yang akan memberikan informasi mengenai isi buku "Self Improvement 101". tidak ada seorang pemimpin pun yang dapat memenuhi kualifikasi tersebut.org > . demokratis. Namun. tak bisa dipalsukan. tidak bisa bohong. apakah betul demokratis atau justru sebaliknya. atau lima tahun. dalam pidato-pidato. dari praktek kepemimpinan yang dijalankan) ujung-ujungnya akan ketahuan "potret" Anda yang sesungguhnya. Namun dari interaksi dengan anak buah (di rapat-rapat.sabda. Redaksi Tamu e-Leadership. Kepemimpinan Ideal (II) ===========MILIS PUBLIKASI E-LEADERSHIP EDISI JUNI 2012=============== KEPEMIMPINAN IDEAL (II) e-Leadership 121 -. tidak bisa mengelabuhi. Davida Welni Dana < http://lead.25/06/2012 DAFTAR ISI ARTIKEL: MENJADI PEMIMPIN KRISTEN JELAJAH BUKU: SELF IMPROVEMENT 101 Shalom.awal kepemimpinannya. dan tindakan yang akan konsisten polanya dalam kurun waktu panjang. tiga tahun. Potret itu adalah karakter Anda sebagai pemimpin. namun pada akhirnya karakter itu akan gamblang di mata anak buahnya setelah ia memimpin setahun. pikiran. Selamat membaca dan kiranya menjadi berkat bagi kita semua. jika tidak lebih dahulu mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus dan mengalami proses pertumbuhan iman maupun karakter setelahnya. maka keterampilanketerampilan teknis lainnya untuk menjadi pemimpin ideal dapat dipelajari lebih lanjut. Redaksi mengajak Pembaca untuk menyimak uraian selengkapnya tentang bagaimana kita bisa menjadi pemimpin Kristen yang ideal dalam kolom Artikel. Idealnya. Di awal kepemimpinan Anda bisa mengatakan bahwa Anda adalah pemimpin yang egaliter. seorang pemimpin Kristen harus memiliki kualitas dan karakter seperti pribadi Kristus. Karakter pemimpin tercermin dari akumulasi ucapan. Potret itu jujur. dan selalu mendengar aspirasi dari anak buah. Jika secara rohani dan karakter ia telah mengalami transformasi.

"Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari. Salah satu peranan utama dari seorang pemimpin adalah menunjukkan teladan yang baik dan kemudian melatih orang lain untuk mengikutinya. Saat ini kita dihadapkan kepada permasalahan yang berat. Demikian juga kepemimpinan kristiani merupakan "perpaduan antara kualitas alami dan kualitas spiritual". Ada juga yang berpendapat bahwa pemimpin itu dibentuk. Ia senantiasa menjadikan diri dan kehidupan-Nya sebagai teladan moralitas. Kita memiliki keterampilan dan pengetahuan. "kita ini bagaikan kawanan domba tanpa gembala". . Kepemimpinan yang ditunjukkan Yesus juga bukan hanya sekadar melalui kata-kata. dan penyertaan Tuhan. dan lingkungan lainnya di mana kita berada. Gereja saat ini sedang mengalami masalah yang sangat serius. Tidak ada kesalahan maupun kejahatan di dalam hidup-Nya. sementara para pemimpin sering kali tampil seperti "si buta yang memimpin orang buta". terutama bagi orang Kristen. ada juga pemimpin yang digembleng serta dilatih Tuhan melalui proses kehidupan maupun pembelajaran. melemahkan potensi untuk bertahan melawan si jahat. yaitu kekurangan pemimpin berkualitas seperti pribadi Kristus. hikmat. Dengan demikian. dan kepribadian yang kuat sebagai bawaan. masyarakat. Shakespeare pernah mengatakan. Berbicara kepemimpinan. Dan terakhir ("Great Event Theory") mengatakan bahwa pemimpin itu terbentuk oleh situasi dan kondisi khusus yang menekan. efektif dan kuat. kita dapat mencapai kesuksesan di dalam memimpin. Hidup-Nya transparan. kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari. keluarga." Buku-buku manajemen selalu berbicara tentang kualitas dasar pemimpin alami yang memiliki intelektual. pemimpin ada yang dilahirkan dengan bakat yang luar biasa. Saya percaya. "Ada yang besar karena dilahirkan besar. ada tiga pandangan yang secara umum mengatakan pemimpin itu dilahirkan. Menjadi seorang pemimpin. atau dengan kata lain kepemimpinan Kristen adalah perpaduan antara bakat alami dan pemberian spiritual. baik dalam kehidupan diri sendiri. tapi ada juga yang besar karena dipaksa oleh keadaan.sabda. Krisis kepemimpinan yang rohani." (Ayub 11:17) < http://alkitab. Hal ini sama dengan metafora Tuhan Yesus. tetapi minim dalam hikmat dan kearifan. watak. semua orang dapat menilai dan menganalisis diri-Nya. namun juga disertai dengan hikmat dan wibawa ilahi.org/?Ayub+11:17 > ARTIKEL: MENJADI PEMIMPIN KRISTEN Pendahuluan John Stott mengatakan dunia masa kini ditandai kelangkaan pemimpin gereja yang berkualitas. Hal inilah yang harus diperhatikan setiap orang yang ingin meniru teladan kepemimpinan Yesus. harus memiliki kuasa. memberikan teladan kehidupan ketimbang memberikan perintah dan aturan-aturan yang memaksa. ada yang besar karena usaha sendiri. Teladan Kepemimpinan Tuhan Yesus dan Rasul Paulus Yesus menunjukkan teladan kepemimpinan dengan jalan menjadi panutan. gereja. namun dari tekanan masalah itu akan keluar kualitas kepemimpinan seseorang.

Ia menumpahkan isi hatinya kepada saya mengenai masalah untuk mendapatkan pemimpin-pemimpin yang memenuhi syarat di dalam gerejanya. Gereja itu telah jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Selama percakapan berlangsung Ted mengatakan. ia mulai mengadakan program pelatihan kepemimpinan di gereja. Ted menjelaskan bahwa dengan melatih anggota-anggota gereja kami tentang cara memimpin. gereja Ted akan bergumul untuk mempertahankan kelanjutan hidupnya. maka saya tidak memunyai masalah lagi menemukan orang-orang memenuhi syarat kepemimpinan yang diperlukan oleh gereja. Setelah kebaktian berakhir. Ia mengatakan bahwa sejak perjumpaan dengan saya. "Jadilah pengikutku. Pada waktu itu Ted sedang mengalami frustrasi. Kualifikasi Pemimpin . "Tampaknya saya tak dapat menemukan seseorang yang ingin berbuat sesuatu. sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus. dan cara mereproduksi diri mereka pada orang lain. Mereka baru saja menyelesaikan tempat kebaktian yang baru dan merencanakan sebuah bangunan untuk pendidikan. maka gerejanya menjadi sebuah organisasi yang sangat berhasil. Tidak mungkin untuk membina sebuah gereja yang kuat tanpa adanya para pemimpin. saya mendapat kehormatan untuk mengunjungi gereja yang dipimpin oleh Ted." Ia berhasil memultiplikasikan kepemimpinannya dengan mencetak pemimpin-pemimpin baru yang andal. Myron Rush.Paulus adalah seorang pemimpin besar dari gereja Tuhan di abad pertama. Lebih dari 3000 orang menghadiri dua kebaktian pagi setiap hari Minggu. Mendengarkan pembicaraan Ted pada hari itu. Ia berhasil mendidik Timotius menjadi pemimpin dan gembala yang andal. Dalam kitab 1 Korintus 11:1 ia menulis. Ia mengatakan kepada saya mengalami kesukaran menerima calon-calon pemimpin baru untuk memimpin di dalam gerejanya. mengingatkan saya akan pentingnya peranan para pemimpin dalam mencapai keberhasilan organisasi apa pun. Ia dan timnya mengajar orang-orang cara untuk menjadi pemimpin. cara mengajar. Tetapi begitu mereka mulai membina para pemimpin yang efektif atau berhasil guna." Tahun lalu. Tanpa kepemimpinan yang tepat. Pertama kalinya saya menjumpai Ted beberapa tahun lalu. seorang pakar kepemimpinan Kristen terkemuka menceritakan pengalaman seorang rekan gembalanya. kecuali hanya duduk di kursi gereja dan menonton selagi beberapa orang dari kami melaksanakan seluruh pekerjaan. termasuk bergumul untuk mempertahankan jumlah kehadiran jemaat sekitar dua ratus setiap kebaktian Minggu pagi. gerejanya menghadapi berbagai masalah. Multiplikasi Pemimpin Pertumbuhan dan perluasan kekristenan terjadi sesuai dengan tersedianya para pemimpin yang berhasil guna. sebelum mengharapkan mereka mencalonkan diri dengan sukarela untuk memegang peranan sebagai pemimpin. Timotius pun kemudian menghasilkan pemimpin-pemimpin baru di dalam gereja yang digembalakannya. Ted Grant ialah seorang gembala jemaat dari sebuah gereja besar dan berkembang pesat di barat daya Amerika Serikat. Melatih para pemimpin yang berhasil adalah rahasia keberhasilan mereka. saya memunyai kesempatan untuk berbicara lama dengan Ted dan menanyakan kunci keberhasilan pertumbuhan gerejanya itu.

pakar kepemimpinan mengatakan. Akan tetapi. Lynn E. menjadi liarlah rakyat. Ia konsisten melakukan perintah Tuhan untuk membawa bangsa itu keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan. 1. mendapat persepsi tentang sesuatu yang imajinatif. 3. Pengetahuan dan Keterampilan (Knowledge and Skill) Visi harus dibarengi dengan pengetahuan yang cukup dan keterampilan. di mana kehidupannya . Ia berusaha mewujudkannya. gol. wahyu. mengarungi padang gurun selama puluhan tahun. Berkali-kali dalam hidupnya bangsa Israel "menggerutu" terhadap kepemimpinannya dan menentang wibawanya.Dalam konsep kepemimpinan Kristiani. Daniel. bila ia tidak lebih dulu berjumpa secara pribadi dengan Yesus dan menjadi ciptaan baru (2 Korintus 5:17). Karakter dan Integritas (Character and Integrity) Kepemimpinan Kristen merupakan kepemimpinan yang berpusatkan Kristus. Kepemimpinan mereka tidak hanya "sukses" di awal saja. Musa tidak menyerah. 4. Tidak cukup bagi Musa untuk memimpikan suatu negeri yang berlimpah-limpah madu dan susunya. namun mereka konsisten mempertahankan kualitas kerja dan kepemimpinannya sampai akhir. menyatukan. Yosua merupakan teladan kehidupan lainnya berkenaan dengan faktor konsistensi. ketekunan. 2. Ketika seorang menghendaki untuk menjadi pemimpin yang efektif. John Stott mengatakan bahwa visi adalah suatu ihwal melihat. dan perilaku/perbuatan. Musa lagi-lagi merupakan teladan konsistensi yang luar biasa. ia harus bertumbuh secara karakter. dan mengatur orang Israel menjadi suatu bangsa. karena ia mendapat visi yang jelas tentang "Tanah Perjanjian". Samaan dan Dunnam. yang memadu pemahaman yang mendasar tentang situasi masa kini dengan pandangan yang menjangkau jauh ke depan. Ia menghimpun. mimpi yang hendak dicapai. Ia berjuang keras memimpin bangsanya melawan penindasan Mesir. dan fokus yang tidak pernah berkurang atau pudar dalam meraih tujuan kepemimpinan. Yohanes pembaptis. Konsistensi (Consistency) Konsistensi merupakan salah satu kualitas kepemimpinan yang paling utama. sasaran. ada beberapa faktor utama yang menentukan keberhasilan seorang pemimpin. Ia tidak lupa akan panggilan Allah kepadanya untuk memimpin bangsa itu. Musa merupakan salah satu pemimpin besar yang mengerti benar mengenai visi. Tidak ada seorang manusia pun di muka bumi ini yang akan mampu menjadi pemimpin Kristen yang andal." (Amsal 29:18) Visi adalah tujuan. Daud. arah. Ia menggunakan pengetahuan yang didapatnya selama pendidikan di Mesir dan pengalaman bersama Tuhan untuk memimpin mereka melintasi gurun yang penuh bahaya dan kesukaran sebelum akhirnya mencapai tanah Kanaan. "Pemimpin Kristen menerima kehidupan Kristus dengan iman dan menerapkannya dalam komitmen. Konsistensi berbicara tentang ketahanan. Visi (Sense of Mission) "Bila tidak ada wahyu. disiplin.

Memberi kesejahteraan pada mereka. Mencukupi kebutuhan hidupnya. bukan kekerasan melainkan teladan. seperti Yesus yang mencukupi kesejahteraan murid-murid-Nya dengan menunjuk bendahara untuk mengelola keuangan. . Memiliki konsistensi dan integritas dalam hidup dan kepemimpinannya. baik kepada kepada Allah. diri pribadi dan dunia. bukan untuk dilayani dan menguasai. Banyak kasus moralitas. bukan paksaan melainkan persuasif. Dengan kata lain. agar mereka dapat berkonsentrasi melakukan tugas pelayanan yang dibebankan. Kesimpulan Umat membutuhkan pemimpin yang dapat diteladani dalam segala segi. Wujud serta kualitas pemimpin Kristen yang ideal diharapkan terlihat dalam kenyataan berikut: Memiliki karakter Kristus (Christlike). maupun mau bekerja keras untuk memimpin orang-orang. korupsi dsb. melainkan pemimpin hamba. akan tetapi menjadi teladan hidup. Otoritas memimpin dilakukan bukan dengan kekuasaan melainkan kasih. sementara buah daging makin terkikis. pengikutnya. gereja. manajemen. sehingga bawahan akan bersemangat menopang pemimpinnya. serta respons atau komitmen (sikap) terhadap peristiwa dan pengalaman hidup tersebut. Salah satu karakter pemimpin Kristen yang diinginkan Yesus terlihat dalam Markus 10:42-45. Buah Roh akan makin terpancar dalam kehidupan. tanpa harus dipusingkan akan persoalan makan. seorang pemimpin yang sukses adalah seseorang yang kehidupannya "transparan". dan bukannya iri atau takut tersaingi bila bawahannya sukses.. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memerhatikan bawahannya. Kualitas hidup ini dipengaruhi oleh pekerjaan Roh Kudus dalam semua aspek dan peristiwa hidup. Dia tidak saja menjadi teladan dalam perkataan dan kepemimpinan. memiliki pengetahuan yang komprehensif–kemampuan serta keterampilan (knowledge-skill) yang bersifat sosial (hubungan dengan orang) dan teknis (yang berhubungan dengan kerja). terjadi karena para pemimpin gagal melakukan prinsip-prinsip yang diajarkannya. Mereka hanya menjadi macan kertas atau macan panggung. Integritas berbicara tentang "apa yang dikatakan sama dengan perbuatan".setiap waktu mengungkapkan Kristus yang hidup di dalamnya sebagai kesaksian kepada dunia. inovatif. Pemimpin sukses adalah orang yang mampu mencetak pemimpin baru. serta memiliki tujuan hidup yang jelas (sense of mission) yang memberi motivasi dan dinamika bagi hidup dan pelayanannya. pelayanan. dan terus mengembangkan diri merupakan kualitas yang harus diperhatikan juga. baik karakter. minum. yaitu kualitas hidup rohani yang berpusatkan Kristus. luar dalam sama. Pemimpin harus melayani dan memerhatikan kebutuhan bawahannya." Tujuan utama pengembangan karakter adalah "kualitas hidup". pakaian. Kepemimpinan Kristen bukanlah mau memerintah. tetapi juga melakukan dengan tepat semua yang dikatakannya. namun ternyata ompong dalam melakukan perkataannya. Pemimpin Kristen bukanlah pemimpin-penguasa. Pantang menyerah. Dengan demikian. Panggilan kita adalah untuk melayani. akan membuat pelayanan pemimpin itu semakin efektif dan berhasil mencapai visi yang ingin diraihnya.

kesuksesan tidak mungkin datang secara instan dan ajaib tanpa ketekunan dan kerja keras. YTLF. Untuk mendorong Anda mengembangkan potensi diri meraih sukses. Semua orang pasti ingin sukses. Menantang Kepemimpinan Kristiani. YTLF. Tanuadji Penerbit: PT. pesan dari John C. Marilah menjadikan dunia ini lebih baik. tidak semua orang bersedia mengembangkan diri dan memaksimalkan potensi untuk meraihnya. bagaimana mengatasi hambatan untuk mengembangkan diri. Padahal. YTLF. Yakob Tomatala. 3. John C. Masing-masing bagian dipaparkan dengan urut dan terperinci. Surabaya 2009 Ukuran buku: 11 X 16 cm Tebal: 150 halaman Apakah Anda ingin menjadi orang sukses? Tentu jawabannya iya. Maxwell bisa mendarat ke pemahaman pembaca dengan mudah.com/2008/04/24/menjadi-pemimpin-kristen/ Penulis: Ps. bagaimana peranan pengalaman. Kepemimpinan Kristen. John Stott. Apa saja yang bisa dipelajari dari buku "Self Improvement 101"? Mulai dari pelajaran tentang risiko yang diambil untuk mengembangkan diri. bagaimana bertumbuh dalam karier. Referensi: 1. Editor: Esther M. Dalam buku ini. hingga bagaimana memiliki kesediaan diri untuk terus bertumbuh. Menuju Insan Cemerlang. 2. 4. Isu-Isu Global. Maxwell juga banyak menyebut dan mengutip perkataan orang- . bagaimana memfokuskan waktu dan energi. mengembangkan sikap mau belajar. Barksdale) JELAJAH BUKU: SELF IMPROVEMENT 101 Judul buku: Self Improvement 101 -Hal-Hal yang Harus Diketahui oleh Para Pemimpin Judul asli: Self Improvement 101 Penulis/Penyusun: John C. Akan tetapi. 5.Menjadi pemimpin yang baik sesungguhnya dapat dipelajari. Bobby M. tidak ada seorang pun yang ingin gagal. Mempelajari teknik kepemimpinan disertai hati dan karakter Kristus. dengan menjadi orang-orang yang memberi pengaruh positif kepada dunia." (James L. Alkitab. Maxwell Penerjemah: Marlene T. Yakob Tomatala. menangkap peran orang lain bagi pertumbuhan kita. Kepemimpinan yang Dinamis. Jakarta: YKBK. akan menjadikan setiap kita pemimpin yang baik. Yakob Tomatala. Diambil dan disunting seperlunya dari: Nama situs: psbobby. Maxwell menulis buku "Self Improvement 101". serta menggunakan ilustrasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.com Alamat URL: http://psbobby.wordpress.Th Tanggal akses: 4 April 2012 KUTIPAN "Pujian tertinggi yang dapat diterima pemimpin adalah pujian yang diberikan oleh orang-orang yang bekerja baginya.wordpress. Dengan demikian. Ada harga yang harus dibayar. Pemimpin yang Handal.

anak memerlukan stimulasi intelektual sejak balita. Dan setiap penggembala bertanggung jawab atas gembalaannya. Kalau toh ia tidak menjadi pemimpin besar. Ia harus dibangun melalui proses yang panjang Penanaman karakter kepemimpinan idealnya dilakukan sejak dini. Bob Buford. dan lain-lain. Dan di sinilah peran orang tua sangat vital. setiap individu muslim diwajibkan untuk memiliki kualitas kepemimpinan. Inilah esensi kepemimpinan. Isi buku ini sangat praktis dan mudah dipahami. minimal ia dapat menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Published by Ervin Yulianita at 2:49 pm under myarticle Sebuah artikel bagus untuk bahan bacaan kita sebagai orangtua. “Setiap dari kalian adalah penggembala.  . Ia harus cerdas dan pintar. Rasulullah dalam sebuah hadits sahih bersabda.. yakni keinginan dan kemauan untuk memimpin atau berada di depan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Salah satu yang terpenting yang harus dimiliki seorang calon pemimpin adalah kualitas intelektual. peduli pada orang miskin dan kemiskinan. smga keturunan kita kelak bisa menjadi seorang pemimpin. Napoleon Hill. yuuk kita mulai didik dan bangun karakter anak kita sejak dini menjadi seorang pemimpin. Jadi. Inisiatif: kepedulian membangkitkan inisiatif untuk memperbaiki situasi yang dianggapnya dapat diperbaiki. dan lain-lain. Rick Warren. Ingin sukses? Kembangkanlah area kekuatan Anda dan kembangkan potensi yang Anda miliki! Buku ini bisa menolong Anda untuk mengambil tindakan. dan masih banyak lagi. kualitas karakter juga harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang dapat ditumbuhkembangkan sejak dini di samping kualitas intelektual di atas.” Penggembala adalah metafor dari pemimpin. minimal lebih pintar dari yang dipimpin. yang akan mempertajam sel-sel otaknya dan memberikan tradisi intelektual yang baik dalam diri anak seperti keingintahuan besar (curiosity) . Yakni sejak masa anak-anak. Pablo Casals. Misalnya. minimal bagi dirinya sendiri dan keluarganya. Allen Neuharth. Pada anak-anak muda yang putus sekolah. Di samping itu. Untuk menuju ke arah ini.. Pada banyaknya pengangguran.orang yang berhasil di bidangnya. Kalau tidak lebih cerdas. seperti Robert Browning. Kualitas kepemimpinan tentu saja tidak datang begitu saja. Berikut beberapa karakter penting yang harus dipupuk dan disemai sehingga menjadi bagian inheren dari keperibadian anak:  Peduli: karakter kepemimpinan dimulai dari rasa peduli pada orang atau hal lain di luar dirinya.

Latar belakang . Jelaskan soal ini pada anak sejak awal. Pimpinan yang proaktif selalu bertindak untuk mencegah munculnya masa-lah dan kesulitan di masa yang akan datang. Pemimpin Manajemen tidak hanya bertindak reaktif yang mulai mengambil tindakan bila su-dah terjadi masalah. BAB I PENDAHULUAN A. dia harus mengakui kesalahan itu. Selain itu. kita tidak akan dapat menyampaikan apapun pada orang lain. Rasa tanggung jawab: Apabila orang tua melakukan kesalahan. Percaya diri: siapapun harus percaya diri apabila ingin mencapai sesuatu dalam hidup.wordpress. Integritas dan karakter: Anak selalu melihat dan meniru orang tua mereka. Oleh karena itu hanya orang tua yang dapat memberi contoh hidup pada anak-anak mereka tentang karakter yang baik. kejujuran dan integritas. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar.fatihsyuhud. Nyali: kita butuh nyali dan keberanian untuk mencapai target dan tujuan. Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang.com/seo) http://www.com/2010/11/01/membangun-karakter-kepemimpinan-anak/ Oleh A.fatihsyuhud. Berakhlak: taat pada syariah Islam dan tunduk pada etika sosial yang disepakati bersama menjadi keharusan untuk mendapat respek dari lingkungan yang dipimpin. Fatih Syuhud (http://www. Untuk lebih jelasnya silakan anda simak baca makalahnya di bawah ini.com/about/fatihsyuhud. ia harus berani untuk mencapainya apapun yang terjadi. tanpa percaya diri. Orang tua harus mengajarkan anak bahwa begitu dia memutuskan untuk melakukan sesuatu.com/about/ Ditulis untuk Buletin SANTRI Pondok Pesantren Alkhoirot Karangsuko. Orang tua boleh mensyukuri saat mencapai tujuan yang dicapai dengan tanpa berbangga yang berlebihan     sumber : http://afatih. Malang (Jatim) Makalah Manajemen Kepemimpinan adalah makalah yang membahas tentang manajemen kepemimpinan dimana dalam makalah ini medefinisikan apa itu manajemen dn apa itu kepemimpinan serta definisi dari berbagai tokoh. Pemimpin Manajemen selalu bertindak proaktif yang bersifat preventif dan an-tisipatif. melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang.

dan maximizer. Konsep pemikiran seperti ini adalah sesuatu yang baru dan mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (honor and praise) dari mereka yang dipimpinnya. daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan. pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Sehingga dia menjadi manusia yang rendah hati dan mau memaafkan mereka yang telah membuatnya menderita selama bertahun-tahun. justru melahirkan perubahan dalam dirinya.Pelajaran mengenai kerendahan hati dan kepemimpinan sejati dapat kita peroleh dari kisah hidup Nelson Mandela. . Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (encourager). Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya. Saya menyaksikan sendiri dalam sebuah acara talk show TV yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey. motivator. dan visi serta misi yang jelas. tanpa adanya integritas yang kokoh. Kenneth Blanchard. tanpa kerendahan hati. Justru kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati. Seorang pemimpin besar Afrika Selatan. ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh. Semakin dipuji bahkan dikultuskan. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya. semakin tinggi hati dan lupa dirilah seorang pemimpin. maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang melakukannya sendiri. melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. yang membawa bangsanya dari negara yang rasialis. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar. bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya. Dia mengalami perubahan karakter dan memperoleh kedamaian dalam dirinya. tanpa kedamaian diri. Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal. Tanpa perubahan dari dalam. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Bahkan ketika misi atau tugas terselesaikan. inspirator. seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati. Kepemimpinan lahir dari proses internal Justru seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui keberadaannya oleh mereka yang dipimpinnya. bagaimana Nelson Mandela menceritakan bahwa selama penderitaan 27 tahun dalam penjara pemerintah Apartheid. menjadi negara yang demokratis dan merdeka.

Dalam salah satu artikel di economist. Apapun yang dilakukan bukan untuk mendapat penghargaan. Pemimpin sejati fokus pada hal-hal spiritual dibandingkan dengan sekedar kesuksesan duniawi. Rumusan Masalah Makalah ini membahas tentang    Bagaimanakah kepemimpinan itu Apasajakah Ruang lingkup kepemimpinan Bagai mana menjadi pemimpin BAB II PEMBAHASAN Banyak pemimpin yang memiliki kemampuan metoda kepemimpinan ini.com ada sebuah ulasan berjudul Can Leadership Be Taught. Ada tiga hal penting dalam metoda kepemimpinan. relasi.Visi ini merupakan sebuah daya atau kekuatan untuk melakukan perubahan. . TUJUAN Membahas tentang    Seorang pemimpin yang sesuai dengan karaktenya Kepemimpinan Pengaruh kepada lingkungannya. yaitu: Kepemimpinan yang efektif dimulai dengan visi yang jelas. Dan dia lebih mengutamakan hubungan atau relasi yang penuh kasih dan penghargaan. Baginya kekayaan dan kemakmuran adalah untuk dapat memberi dan beramal lebih banyak. tetapi untuk melayani sesamanya. kesehatan. yang mendorong terjadinya proses ledakan kreatifitas yang dahsyat melalui integrasi maupun sinergi berbagai keahlian dari orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut.B. Jelas dalam artikel tersebut dibahas bahwa kepemimpinan (dalam hal ini metoda kepemimpinan) dapat diajarkan sehingga melengkapi mereka yang memiliki karakter kepemimpinan. dan sebagainya. baik pengetahuan. dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya C. keuangan. dibandingkan dengan status dan kekuasaan semata. Karena hal ini tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah formal. Pemimpin sejati senantiasa mau belajar dan bertumbuh dalam berbagai aspek. Bahkan dikatakan bahwa nothing motivates change more powerfully than a clear vision. Oleh karena itu seringkali kami dalam berbagai kesempatan mendorong institusi formal agar memperhatikan ketrampilan seperti ini yang kami sebut dengan softskill atau personal skill.

Kepemimpinan secara sederhana adalah proses untuk membawa orang-orang atau organisasi yang dipimpinnya menuju suatu tujuan (goal) yang jelas. kepemimpinan tidak ada artinya sama sekali. justru tidak efektif sama sekali karena tidak memiliki metoda kepemimpinan yang baik. Banyak sekali pemimpin memiliki kualitas dari aspek yang pertama. Ada dua aspek mengenai visi. yaitu visionary role dan implementation role. Artinya seorang pemimpin tidak hanya dapat membangun atau menciptakan visi bagi organisasinya tetapi . Demikian kepemimpinan yang melayani menurut Ken Blanchard yang menurut kami sangat relevan dengan situasi krisis kepemimpinan yang dialami oleh bangsa Indonesia. salah satu tolok ukur kecerdasan spiritual adalah kepemimpinan yang melayani (servant leadership). penulis buku Spiritual Intelligence: SQ the Ultimate Intelligence. dan selalu mengupayakan yang terbaik bagi diri mereka sendiri maupun bagi orang lain. Seorang pemimpin sejati selalu dalam keadaan tenang. Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang dapat mengendalikan ego dan kepentingan pribadinya melebihi kepentingan publik atau mereka yang dipimpinnya. tetapi ketika menjadi pemimpin formal. terinspirasi oleh visi. Hal ini karena mereka tidak memiliki metoda kepemimpinan yang diperlukan untuk mengelola mereka yang dipimpinnya. Mengendalikan ego berarti dapat mengendalikan diri ketika tekanan maupun tantangan yang dihadapi menjadi begitu berat. bahkan mungkin Mahatma Gandhi. Kepala Yang Melayani (Metoda Kepemimpinan) Seorang pemimpin sejati tidak cukup hanya memiliki hati atau karakter semata. seperti Corazon Aquino. Mereka biasanya adalah orang-orang yang memiliki integritas. Bahkan menurut Danah Zohar. dan masih banyak lagi menjadi pemimpin yang tidak efektif ketika menjabat secara formal menjadi presiden. memiliki spiritualitas yang tinggi. yaitu memiliki visi yang jelas kemana organisasinya akan menuju. Visi inilah yang mendorong sebuah organisasi untuk senantiasa tumbuh dan belajar. Abdurrahman Wahid.Setiap hari senantiasi menselaraskan (recalibrating) dirinya terhadap komitmen untuk melayani Tuhan dan sesama. prayer (doa) dan scripture (membaca Firman Tuhan). mengenal dirinya sendiri dengan baik. mampu memahami orang lain dengan baik. rendah hati. Contoh adalah para pemimpin karismatik ataupun pemimpin yang menjadi simbol perjuangan rakyat. yaitu karakter dan integritas seorang pemimpin. Melalui solitude (keheningan). penuh pengendalian diri dan tidak mudah emosi. Visi yang jelas dapat secara dahsyat mendorong terjadinya perubahan dalam organisasi. Tanpa visi. terbuka. mampu menerima kritik. menunjukkan bahwa pemimpin-pemimpin yang berhasil membawa perusahaannya ke puncak kesuksesan biasanya adalah pemimpin yang memiliki SQ yang tinggi. Nelson Mandela. serta berkembang dalam mempertahankan survivalnya sehingga bisa bertahan sampai beberapa generasi. Seorang pemimpin adalah inspirator perubahan dan visioner. Bahkan dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Gay Hendrick dan Kate Luderman. tetapi juga harus memiliki serangkaian metoda kepemimpinan agar dapat menjadi pemimpin yang efektif.

Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi. 5. 7). yang memimpin pelaksanaan aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang pelatih atau pendamping bagi orang-orang yang dipimpinnya (performance coach). dalam situasi tertentu dan langsung melalui proses komunikasi untuk mencapai satu atau beberapa tujuan tertentu (Tannebaum. tetapi sungguh-sungguh memiliki kerinduan senantiasa untuk memuaskan Tuhan. Dia memiliki misi untuk senantiasa memuliakan Tuhan dalam setiap apa yang dipikirkan. melakukan kegiatan sehari-hari (monitoring dan pengendalian). antara lain: 1. 46) 4. 24). yaitu: Pemimpin tidak hanya sekedar memuaskan mereka yang dipimpinnya. Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas kelompok yang diatur untuk mencapai tujuan bersama (Rauch & Behling. Ada beberapa pengertian kepemimpinan. Kepemimpinan adalah sikap pribadi. Apakah arti kepemimpinan? Menurut sejarah. (Shared Goal. Dalam kasus ini. 1961. Weschler and Nassarik. serta memiliki kemampuan dalam metoda kepemimpinan. harapan dan impian dari mereka yang dipimpinnya. Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang yang sangat responsive. Artinya dia selalu tanggap terhadap setiap persoalan. Selain itu selalu aktif dan proaktif dalam mencari solusi dari setiap permasalahan ataupun tantangan yang dihadapi organisasinya. Dalam buku Ken Blanchard tersebut disebutkan ada empat perilaku seorang pemimpin. 2. rencana kebutuhan sumber daya. Tangan Yang Melayani (Perilaku Kepemimpinan) Pemimpin sejati bukan sekedar memperlihatkan karakter dan integritas. masa “kepemimpinan” muncul pada abad 18. Banyak definisi kepemimpinan yang menggambarkan asumsi bahwa kepemimpinan dihubungkan dengan proses mempengaruhi orang baik individu maupun masyarakat. tetapi dia harus menunjukkan perilaku maupun kebiasaan seorang pemimpin. 1984. 3. dan sebagainya). target atau sasaran. 1990. dengan sengaja mempengaruhi dari orang ke orang lain dalam susunan aktivitasnya dan hubungan dalam . Kepemimpinan adalah suatu proses yang memberi arti (penuh arti kepemimpinan) pada kerjasama dan dihasilkan dengan kemauan untuk memimpin dalam mencapai tujuan (Jacobs & Jacques. Hemhiel & Coons. Artinya dia memiliki kemampuan untuk menginspirasi. 281). dan mengevaluasi kinerja dari anak buahnya.memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan visi tersebut ke dalam suatu rangkaian tindakan atau kegiatan yang diperlukan untuk mencapai visi itu. mendorong dan memampukan anak buahnya dalam menyusun perencanaan (termasuk rencana kegiatan. Artinya dia hidup dalam perilaku yang sejalan dengan Firman Tuhan. 1957. dikatakan dan diperbuatnya. Kepemimpinan adalah kemampuan seni atau tehnik untuk membuat sebuah kelompok atau orang mengikuti dan menaati segala keinginannya. kebutuhan.

F Stonen. Konflik selalu terjadi pada setiap tim dan organisasi. Peran hubungan antar perorangan. salah satu dengan atasannya. teman sekerja atau atasan lain dalam organisasi sebaik orang diluar organisasi. Kemudian pemimpin harus dapat mengatur waktu secara efektif. mengadakan evaluasi. direktur. seorang pemimpin harus dapat mewakili tim atau organisasinya. jadi pemimpin harus dapat menyusun tugas dengan mendahulukan prioritas. Peran Pembuat keputusan. 2.kelompok atau organisasi. pembangun tim. Seorang pemimpin harus menjadi seorang pemikir yang analitis dan konseptual. Prinsip. prinsip adalah bagian dari suatu kondisi. berfungsi sebagai pengusaha. Pemimpin bertanggung jawab untuk kesuksesan stafnya tanpa kegagalan Proses kepemimpinan dibatasi sumber. penanganan gangguan. Covey (1997). John C. dan negosiator. Fungsi Peran informal sebagai monitor. Dalam upaya pencapaian tujuan pemimpin harus dapat mendelegasikan tugas-tugasnya kepada staf. Maxwell mengatakan bahwa inti kepemimpinan adalah mempengaruhi atau mendapatkan pengikut. pemimpin harus dapat menjadi seorang mediator (penengah) Seorang pemimpin harus mampu mengajak dan melakukan kompromi. realisasi dan konsekuensi. Menurut James A. Sebagai seorang diplomat. 3. Menurut Stephen R. Oleh karena itu. Seorang pemimpin harus dapat memecahkan masalah. . sebagai paradigma terdiri dari beberapa ide utama berdasarkan motivasi pribadi dan sikap serta mempunyai pengaruh yang kuat untuk membangun dirinya atau organisasi. dalam kasus ini fungsinya sebagai pemimpin yang dicontoh. Seorang pemimpin bertanggungjawab untuk menyusun tugas menjalankan tugas.dan menyelesaikan masalah secara efektif. penyebar informasi dan juru bicara. Pemimpin harus dapat menguraikan seluruh pekerjaan menjadi lebih jelas dan kaitannya dengan pekerjaan lain.       Menurut Henry Mintzberg. mentor konsultasi. Peran Pemimpin adalah : 1. tugas utama seorang pemimpin adalah:  Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk bekerja dengan orang lain. staf. pelatih. Selanjutnya dapat mengidentifikasi masalah dengan akurat. untuk mencapai outcome yang terbaik. sumber alokasi.

yang jelas pemimpin yang mengutamakan kepentingan publik amat jarang kita temui di republik ini. Mau mendengar setiap kebutuhan. Keberhasilan seorang pemimpin sangat tergantung dari kemampuannya untuk membangun orang-orang di sekitarnya. kepentingan. Hal ini sejalan dengan buku yang ditulis oleh John Maxwell berjudul Developing the Leaders Around You. bimbingan. impian dan harapan dari mereka yang dipimpinnya. keselamatan. Pemimpin yang melayani memiliki kasih dan perhatian kepada mereka yang dipimpinnya.Mungkin prinsip menciptakan kepercayaan dan berjalan sebagai sebuah kompas/petunjuk yang tidak dapat dirubah. Hati Yang Melayani (Karakter Kepemimpinan) Kepemimpinan yang melayani dimulai dari dalam diri kita. pikiran dan tindakannya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik atau kepada setiap anggota organisasinya. Ciri keempat seorang pemimpin yang memiliki hati yang melayani adalah akuntabilitas (accountable). dan kekuatan. Entah hal ini sebuah impian yang muluk atau memang kita tidak memiliki pemimpin seperti ini. Kasih itu mewujud dalam bentuk kepedulian akan kebutuhan. karena keberhasilan sebuah organisasi sangat tergantung pada potensi sumber daya manusia dalam organisasi tersebut. Kepemimpinan menuntut suatu transformasi dari dalam hati dan perubahan karakter. Artinya seluruh perkataan. Kepemimpinan sejati dimulai dari dalam dan kemudian bergerak ke luar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Seorang pemimpin sejati justru memiliki kerinduan untuk membangun dan mengembangkan mereka yang dipimpinnya sehingga tumbuh banyak pemimpin dalam kelompoknya. Jika sebuah organisasi atau masyarakat mempunyai banyak anggota dengan kualitas pemimpin. Orientasinya adalah bukan untuk kepentingan diri pribadi maupun golongannya tetapi justru kepentingan publik yang dipimpinnya. Paling tidak menurut Ken Blanchard dan kawan-kawan. Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang mau mendengar. impian dan harapan dari mereka yang dipimpinnya. Disinilah pentingnya karakter dan integritas seorang pemimpin untuk menjadi pemimpin sejati dan diterima oleh rakyat yang dipimpinnya. justru tidak memiliki integritas sama sekali. organisasi atau bangsa tersebut akan berkembang dan menjadi kuat. Istilah akuntabilitas adalah berarti penuh tanggung jawab dan dapat diandalkan. ada sejumlah ciri-ciri dan nilai yang muncul dari seorang pemimpin yang memiliki hati yang melayani. yaitu: Tujuan paling utama seorang pemimpin adalah melayani kepentingan mereka yang dipimpinnya. sikap yang bijaksana. Kembali betapa banyak kita saksikan para pemimpin yang mengaku wakil rakyat ataupun pejabat publik. . karena apa yang diucapkan dan dijanjikan ketika kampanye dalam Pemilu tidak sama dengan yang dilakukan ketika sudah duduk nyaman di kursinya. Prinsip merupakan suatu pusat atau sumber utama sistem pendukung kehidupan yang ditampilkan dengan 4 dimensi seperti.

memfasilitasi serta menggerakkan orang lain untuk bekerja menuju sasaran yang diingini bersama.ANALISA KEPEMIMPINAN A. Mempunyai pengalaman yang baik maupun yang buruk sebagai sumber belajar. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama. Dalam hal motivasi ekstrinsik perlu ada faktor di luar diri orang tersebut yang mendorongnya untuk berperi-laku tertentu. Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. memberi pengarahan. Jadi semacam ada kesadaran kemauan sendiri untuk berbuat sesuatu. Perasaan dan emosi orang perlu disentuh dengan tujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai baru. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuannya jika ada pemimpin. Kepemimpinan Pemimpin adalah inti dari manajemen. Dalam hal ini usaha mempengaruhi perasaan mempunyai peran yang sangat penting. dan mendengar. Dalam hal semacam itu kepemimpinan adalah faktor luar. misalnya memperbaiki mutu kerjanya. Pandangan Kepemimpinan  Seorang yang belajar seumur hidup Tidak hanya melalui pendidikan formal. Kepe-mimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya. dan lain sebagainya. menulis. mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasanalasannya. Dalam proses tersebut pimpinan membimbing. observasi. Definisi itu mengandung dua pengertian pokok yang sangat penting tentang kepemimpinan. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin. Motivasi orang untuk berperilaku ada dua macam. Dengan nilai-nilai baru yang dimiliki itu orang akan tumbuh kesadarannya untuk berbuat yang lebih bermutu. belajar melalui membaca. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin. misalnya bekerja itu harus bermutu. Semua yang dilakukan pimpinan harus bisa dipersepsikan oleh orang lain dalam organisasinya sebagai bantuan kepada orang-orang itu untuk dapat meningkatkan mutu kinerjanya. agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. mempengaruhi perasaan dan perilaku orang lain. atau memberi pelayanan yang sebaik mungkin kepada pelanggan itu adalah suatu keharusan yang mulia. . Sedang motivasi intrinsik daya dorong untuk berperilaku tertentu itu berasal dari dalam diri orang itu sendiri. B. Contohnya. yaitu Mempengaruhi perilaku orang lain. Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. Dalam ilmu pendidikan ini masuk dalam kawasan affective. yaitu motivasi ekstrinsik dan motivasi intrinsik. tetapi juga diluar sekolah. mengkoordinasi.

Dalam hal ini tantangan berarti kemampuan untuk menikmati hidup dan segala konsekuensinya. sebab prinsip pemimpin dengan prinsip melayani berdasarkan karir sebagai tujuan utama. Menurut The New Brolier Webster International Dictionary. ketrampilan. Keseimbangan juga berarti seimbang antara kehidupan dunia dan akherat.  Melihat kehidupan sebagai tantangan Kata „tantangan‟ sering di interpretasikan negatif. seorang pemimpin harus dapat menunjukkan energi yang positif. seperti . Oleh karena itu. Dalam memberi pelayanan. Berorientasi pada pelayanan Seorang pemimpin tidak dilayani tetapi melayani.  Sinergi Orang yang berprinsip senantiasa hidup dalam sinergi dan satu katalis perubahan. keberanian. . Rasa aman tergantung pada inisiatif. Oleh karena itu. Mereka selalu mengatasi kelemahannya sendiri dan lainnya. Menggunakan energi yang positif didasarkan pada keikhlasan dan keinginan mendukung kesuksesan orang lain. kemauan. kepercayaan harus diikuti dengan kepedulian.  Membawa energi yang positif Setiap orang mempunyai energi dan semangat. pemimpin seharusnya lebih berprinsip pada pelayanan yang baik. Sebab kehidupan adalah suatu tantangan yang dibutuhkan. Sinergi adalah kerja kelompok dan memberi keuntungan kedua belah pihak. istirahat dan rekreasi.  Keseimbangan dalam kehidupan Seorang pemimpin harus dapat menyeimbangkan tugasnya.  Percaya pada orang lain Seorang pemimpin mempercayai orang lain termasuk staf bawahannya. sehingga mereka mempunyai motivasi dan mempertahankan pekerjaan yang baik. kreatifitas. Untuk itu dibutuhkan energi positif untuk membangun hubungan baik. mempunyai rasa aman yang datang dari dalam diri sendiri. dinamisasi dan kebebasan. Seorang pemimpin harus dapat dan mau bekerja untuk jangka waktu yang lama dan kondisi tidak ditentukan. Berorientasi kepada prinsip kemanusiaan dan keseimbangan diri antara kerja dan olah raga.

yang mana memberi hasil lebih efektif dari pada bekerja secara perorangan. memberi penghargaan. Mengembangkan kekuatan pribadi akan lebih menguntungkan dari pada bergantung pada kekuatan dari luar. Ambisi pribadi. teman sekerja. Dalam proses melatih tersebut. karena beberapa kendala dalam bentuk kebiasaan buruk. Oleh karena itu. memberi alasan. Latihan dan pengalaman sangat penting untuk mendapatkan perspektif baru yang dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. sangat disarankan untuk mencapai keseimbangan diantara keduanya.Sinergi adalah satu kerja kelompok. mengancam dan mendorong. Mencapai kepemimpinan yang berprinsip tidaklah mudah. membuka diri. Peningkatan diri dalam pengetahuan. Proses daalam mengembangkan diri terdiri dari beberapa komponen yang berhubungan dengan:          Pemahaman materi. Mengaplikasikan prinsip-prinsip. memerlukan latihan dan pengalaman yang terus-menerus. diikuti dengan memenuhi keinginan orang. Pemahaman baru. Kemauan dan keinginan sepihak. Untuk mengatasi hal tersebut. . Memonitoring hasil. Menambahkan pengetahuan baru yang diperlukan materi. Merefleksikan kepada hasil. 2. Perkembangan intelektual seseorang seringkali lebih cepat dibanding perkembangan emosinya. Hukum alam tidak dapat dihindari dalam proses pengembangan pribadi. Pelatihan emosional dimulai dari belajar mendengar. misalnya: 1. Memperluas materi melalui belajar dan pengalaman Mengajar materi kepada orang lain. dan Kembali menjadi diri sendiri lagi. Kebanggaan dan penolakan.  Latihan mengembangkan diri sendiri Seorang pemimpin harus dapat memperbaharui diri sendiri untuk mencapai keberhasilan yang tinggi. Seorang pemimpin harus dapat bersinergis dengan setiap orang atasan. Kekuatan dan kewenangan bertujuan untuk melegitimasi kepemimpinan dan seharusnya tidak untuk menciptakan ketakutan. sehingga akan menjadi faktor pengendali dalam kemampuan intelektual. Langkah melatih pendengaran adalah bertanya. dan 3. Jadi dia tidak hanya berorientasi pada proses. Mendengarkan berarti sabar. Latihan ini tidak dapat dipaksakan. dan berkeinginan memahami orang lain. staf. seseorang memerlukan pengontrolan diri.

tetapi juga emosional (IQ. misalnya 10 tahun atau 25 tahun ke dapan. yang mampu berfungsi apa dan bagaimana.ketrampilan dan sikap sangat dibutuhkan untuk menciptakan seorang pemimpin yang berpinsip karena seorang pemimpin seharusnya tidak hanya cerdas secara intelektual. agar dapat memfasilitasi usaha-usaha perbaikan mutu kinerja yang berkelanjutan. Kepemimpinan untuk MMT itu memerlukan modal dasar dalam bentuk penguasaan tujuh mendasar yang menyangkut kehidupan organisasinya. b. Organisasi : Mengapa organisasi yang dipimpinnya ini ada dan untuk apa ? Jawaban ter-hadap pertanyaan yang sangat mendasar ini perlu dikuasai secara baik oleh semua orang yang memegang tampuk kepemimpinan dari suatu organisasi. serta untuk dapat disajikan kepada siapa ? Visi ini seharusnya berjangka panjang. Rumusan tentang misi organisasi ini juga seharusnya dapat dikuasai dengan baik dan jelas oleh orang-orang yang memegang kepemimpinan agar mereka dapat memberi arahan yang benar dan jelas kepada orang-orang lain. a. c. V i s i : Akan menjadi organisasi yang bagaimanakah organisasi itu di masa depan ? Orang-orang yang memegang kepemimpinan perlu memiliki pandangan jauh ke depan tentang organi-sasinya. M i s i : Mengapa kita ada dalam organisasi ini ? Apa tugas yang harus kita lakukan ? Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini berkaitan dengan visi tersebut di atas. Nilai-nilai . d. yang mampu memproduksi benda dan jasa apa dan yang bagaimana. mereka ingin mengembangkan organisasinya itu menjadi organisasi yang bagaimana. Tanpa menguasai jawabannya secara baik diragukan apakah mereka akan mampu mengarahkan orang-orang lain dalam organisasi itu ke tujuan yang seharusnya. EQ dan SQ). apakah itu dalam bentuk produk atau jasa. Bagaimana visi itu akan dapat diwujudkan ? Tugas-tugas pokok apakah yang harus dilakukan oleh organisasi agar visi atau kondisi masa depan organisasi tadi dapat diwujudkan. C Hal Mendasar Yang Perlu Untuk Kepemimpinan Manajemen dilaksanakan dalam suatu organisasi atau institusi tertentu yang pada tahap awal implementasinya organisasi itu digerakkan oleh kepemimpinan yang sangat peduli pada mutu dan bertekad kuat untuk membuat organisasinya itu selalu dan terus menerus meningkatkan mutu kiner-janya.

Misalnya mutu. Metodologi : Adalah rumusan tentang cara-cara yang dipilih secara garis besar dalam bertindak menuju pewujudan visi dan pencapaian tujuan-tujuan organisasi. D. Karena pimpinan selalu menilai kinerja kelompok. Tanpa kemampuan merumuskan ketujuh hal itu secara spesifik dan mengkomunikasikannya kepada orang-orang dalam organisasi. kalau perlu dengan menarik-narik teman sekelompoknya yang kurang benar kerjanya. disiplin. Hal ini akan berakibat tumbuh berkembangnya kerjasama dalam kelompok-kelompok. Tujuan-tujuan organisasi itu perlu dirumuskan secara kongkrit dan jelas. Manajemen Kepemimpinan Kepemimpinan lebih diarahkan kepada kelompok-kelompok kerja yang memiliki tugas atau fungsi masing-masing. Metodologi ini terbatas pada garis-garis besar yang perlu dilakukan dan bukan detil-detil teknik kerja. Orang-orang yang memegang kepemim-pinan harus mampu merumuskan kebijakan-kebijakan semacam itu agar orang-orang dapat menyajikan mutu seperti yang diinginkan oleh organisasi. sulit bagi orang-orang itu untuk mewujudkan mutu seperti yang diinginkan. bukan individu. tetapi hanya melakukannya dalam hal-hal yang akan lebih baik kalau dia yang memutuskannya. e. maka ma-sing-masing kelompok akan berusaha memacu kerjasama yang sebaik-baiknya. tidak memfokus kepada individu. Motivasi individu akan menjadi tugas semua orang dalam kelompok. Kepemimpinan Manajemen tidak selalu membuat keputusan sendiri dalam segala hal.Prinsip-prinsip apa yang diyakini sebagai kebenaran yang berfungsi sebagai pedoman dalam menjalankan tugas organisasi. g. Ketujuh hal yang sangat mendasar itu perlu dikuasai dan dalam implementasi MMT hal itu akan dituangkan dalam merumuskan rencana strategis untuk mutu. jadi kelompok kerja menjadi sumber motivasi bagi setiap anggota dalam kelompok. Tujuan-tujuan Organisasi Ialah hal-hal yang perlu dicapai oleh organisasi dalam jangka panjang dan jangka pendek agar memungkinkan orang-orang dalam organisasi memenuhi misinya dan mewujudkan visi mereka. Sisanya diserahkan wewenangnya kepada ke-lompok-kelompok yang ada di bawah . f. kepelayanan adalah nilai-nilai yang seharusnya dianut oleh orang-orang yang memegang kepemimpinan MMT. fokus pada pelanggan. dan ingin agar orang lain dalam organisasi juga mengadopsi prinsip-prinsip tersebut. Kebijakan Ialah rumusan-rumusan yang akan disampaikan kepada orang-orang dalam organisasi sebagai arahan agar mereka mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menyediakan pelayanan dan barang kepada para pelanggan.

Seorang pemimpin tidak selayaknya memaksakan ideide lama yang sudah terbukti tidak dapat menghasilkan mutu kinerja seperti yang diharap-kan. Orang adalah aset terpenting dalam organisasi dan karena itu setiap orang yang ada harus dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan penca-paian tujuan organisasi. Dasarnya adalah pengikut-sertaan semua orang dalam kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan ba-kat. Orang-orang yang ada dalam kelompok-kelompok kerja yang sudah mendapatkan pelatihan dan sehari-hari melakukan pekerjaan itulah yang lebih tahu bagaimana melakukan pekerjaan dan karenanya menjadi lebih kompeten untuk membuat keputusan dari pada sang pimpinan. sebab kemampuan pemimpinpun terbatas. Program-program mulai dari tahap peren-canaan sampai ke pelaksanaan dan evaluasinya dilaksanakan melalui kerjasama. Oleh karena itu dia harus selalu mendorong semua orang dalam organisasinya untuk berani melakukan inovasiinovasi. Oleh karena itu pemimpin justru perlu merangsang timbulnya kreativitas di kalangan orang-orang yang dipimpinnya guna menciptakan hal-hal baru yang sekiranya akan menghasilkan kinerja yang lebih bermutu. kelompok. Pemimpin Manajemen tidak hanya bertindak reaktif yang mulai mengambil tindakan bila su-dah terjadi masalah.pengawasannya. Manajemen selalu mengupayakan adanya kerjasama dalam tim. dan kemudian difikirkan bagaimana cara untuk mengeliminasi hal-hal yang bersifat negatif atau sekurang berusaha meminimalkannya. sebab dia tahu bahwa hanya dengan pembaharuan akan dapat dihasilkan mutu yang lebih baik. Setiap rencana tindakan sudah difikirkan akibat dan konsekuensi yang bakal muncul. Dengan demikian kehidupan organisasi selalu dalam pengendalian pimpinan dalam arti semua sudah dapat diperhitungkan sebelumnya. dan orang yang terbukti menghasilkan ide yang bagus harus diberi pengakuan dan penghargaan. Jadi kalu diinginkan adanya mutu yang lebih baik jangan takut menghadapi perubahan. Hal ini dilakukan terutama untuk hal-hal yang menyangkut cara melaksanakan pekerjaan secara teknis. minat dan kemampuan masingmasing orang. Perubahan bisa diciptakan oleh pemimpin. Orang-orang dalam organisasi harus dibuat tidak takut untuk berkreasi. Setiap ide baru yang dimaksudkan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih bermutu dari manapun asalnya patut disambut baik. Pemimpin Manajemen selalu bertindak proaktif yang bersifat preventif dan an-tisipatif. Adanya sistem kerja yang didasari oleh kerjasama dalam tim. kelompok atau unit itu harus selalu menjadi pemikiran para pimpinan Manajemen. se-bab tanpa perubahan tidak akan terjadi peningkatan mutu kinerja. Sebaliknya seo-rang pimpinan tidak sepatutnya mempertahankan kebiasaankebiasaan kerja lama yang sudah terbukti tidak menghasilkan mutu seperti yang diharapkan olah organisasi maupun oleh para pe-langgannya. Seorang pimpinan Manajemen selalu mendambakan pembaharuan. dan bukannya memungkinkan munculnya masalah-masalah secara me- . atau dalam unit-unit organisasi. Pimpinan yang proaktif selalu bertindak untuk mencegah munculnya masa-lah dan kesulitan di masa yang akan datang. Setiap upaya meningkatkan mutu kinerja. tetapi tidak perlu harus selalu berasal dari pimpinan. apakah itu dalam mengha-silkan barang atau menghasilkan jasa. pada dasarnya selalu diperlukan adanya perubahan cara kerja. dan bukan pro-gram sendiri-sendiri yang bersifat individual. baik itu menyangkut cara kerja maupun barang dan jasa yang dihasilkan. Tentu semua itu dilakukan melalui proses uji coba dan evaluasi secara ketat sebelum diadopsi secara luas dalam organisasi.

Setiap organisasi berusaha mendapatkan pelanggan yang lebih banyak dan yang berciri lebih baik. dan hanya me-nyisakan pada dirinya . kepelayanan. Karakter suatu organisasi tercermin dari pola sikap dan perilaku orang-orangnya. Tindakan yang reaktif biasanya sudah terlambat atau setidaknya sudah sempat menimbulkan kerugian atau akibat negatif lainnya. Demikian pula budaya organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai tertentu yang relevan dengan mutu yang diinginkan oleh organisasi itu juga perlu dibina. berarti pmpinan itu berbicara tentang persaingan. pendidikan dan lain-lain kegiatan yang bersifat memberdayakan SDM harus dilembagakan dalam arti selalu direncanakan dan dilaksa-nakan bagi setiap orang secara bergiliran sesuai keperluan dan situasi Bila berbicara tentang mutu tentu akan terlintas adanya mutu yang tinggi dan mutu yang rendah. Manajemen dikembangkan untuk memenangkan persaingan. Nilai-nilai yang merupakan bagian dari budaya organisasi itu harus menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku dalam organisasi. Oleh karena itu pimpinan Manajemen selalu harus menyadari adanya persaingan dan berbicara tentang itu dengan orangorang dalam organisasinya. Sudah dikatakan sebelumnya bahwa orang adalah sumberdaya yang paling utama dan paling berharga dalam setiap organisasi. Oleh karena itu SDM harus selalu mendapat perhatian yang besar dari pimpinan Manajemen dalam arti selalu diupa-yakan untuk lebih diberdayakan agar kemampuan-kemampuannya selalu meningkat dari waktu ke waktu. kejujuran. Olah karena itu pimpinan juga harus selalu membina iklim organisasinya agar kon-dusif bagi tumbuh dan berkembangnya karakter dan budaya organisasi tadi. bukan absolut. Pimpinan Manajemen selalu berusaha menya-mai mutu kinerja organisasi lain dan kalau bisa bahkan berusaha melampaui mutu organisasi lain. membandingkan mutu organisasinya dengan mutu organisasi lain yang sejenis. Atau pimpinan yang selalu berusaha berperilaku sedemikian rupa hingga dapat menjadi model yang selalu dicontoh oleh orang-orang lain. Setidaknya begitulah pengertian mutu menurut Manajemen. Pemimpin Manajemen tidak berusaha memusatkan kepemimpinan pada dirinya. Bila dikatakan bahwa kinerja suatu organisasi itu tinggi tentu karena dibandingkan dengan mutu organisasi lain yang kenyataannya lebih rendah.ngejutkan dan menimbulkan kepanikan dalam organisasi. Usaha ini hanya akan berhasil kalau organisasi itu mampu berkinerja yang mutunya lebih tinggi dari organisasi lain. Ini persaingan. Sikap dan perilaku organsasi yang cenderung menim-bulkan rasa senang dan puas pada fihak pelangganpelanggannya perlu dibina oleh pimpinan. Misalnya dengan menciptakan dan melaksanakan sistem penghargaan yang mendorong orang untuk bekerja dan berprestasi lebih baik. Programprogram pelatihan. Misalnya dalam lembaga pendidikan perlu dikembangkan budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai belajar. Pimpinan dalam Manajemen dianjurkan melakukan pem-bandingan dengan organisasi lain. Kegiatan ini disebut benchmarking. tetapi akan menyebarkan kepemimpinan itu pada orang-orang lain. Namun demikian ka-rakter dan budaya organisasi itu hanya akan tumbuh dan berkembang bila iklim organisasi itu menunjang. Artinya mutu tentang segala sesuatu itu sifatnya relatif. Dengan kemampuan yang meningkat itulah SDM itu dapat diharapkan untuk mening-katkan mutu kinerjanya. Bila pimpinan berbicara tentang mutu organisasi lain dan kemudian ingin menyamai atau melebihi mutu organisasi lain itu. dan sebagainya.

tetapi sebagian besar dari orang-orang dalam organisasi itu memiliki kemandirian yang tinggi. dan makin kuatlah dorongan yang diberikan kepada orang-orang dalam orga. Makin banyak dari kesepuluh ciri itu yang diterapkan oleh pimpinan Manajemen semakin baiklah mutu kepemimpinannya. sehingga akhirnya akan menjelma menjadi pola tindak yang normatif dari semua unsur pimpinan. sebab untuk mencapai mutu yang lebih baik mungkin diperlukan pelatihan bagi orang-orang tertentu.nisasinya untuk meningkatkan mutu kinerjanya. . Tujuan utama diterapkannya MMT selain memuaskan pelanggan adalah efisiensi. atau memerlukan perbaikan peralatan dan fasilitas kerja. dan lainnya yang bersifat operasional atau bersifat teknis disebarkan kepada orang-orang lain sesuai dengan kedudukan dan tugasnya. Sesudah investasi awal itu kemudian tidak diperlukan lagi penge-luaran ekstra. Ini berarti penghematan dari cara-cara sebelumnya. Pekerjaan adalah sistem terpadu dari beberapa proses. Perbaikan mutu menghemat waktu dan uang. dalam arti makin baiklah suasana kerja yang kondusif untuk terciptanya mutu. bahkan dalam jangka yang agak panjang perbaikan mutu itu malah akan menghasilkan penghematan uang dan waktu. E. dan perbaikan mutu tidak untuk sesaat tetapi untuk seterusnya dan selamanya. Pengambilan tentang kebijaksanaan organisasi tetap ditangan pimpinan-atas.yang memang harus dipegang oleh seorang pimpinan. Kepemimpinan yang dimaksudkan adalah pengambilan keputusan dan pengaruh pada orang lain. meski inipin tidak selalu harus demikian. Cara Berfikir Kelompok Pimpinan tentang Mutu Dari pengalaman organisasi-organisasi yang telah menerapkan Manajemen dapat ditarik pelajaran bahwa agar organisasi itu berhasil dalam meningkatkan mutu kinerjanya secara terusmenerus diperlukan adanya kelompok pimpinan atau manajemen yang memiliki cara berfikir tentang mutu yang berbeda dengan cara berfikir pimpinan organisasi yang tidak menerapkan MMT. Dalam banyak hal bahkan pengambilan keputusan itu diserahkan kepada tim atau kelompok kerja tertentu. dari yang tertinggi sampai yang terrendah. dan setelah melalui proses pembinaan yang panjang. Cara berfikir semacam itu berbeda dengan cara berfikir konvensional yang biasa mengatakan bahwa perbaikan mutu selalu memerlukan uang dan waktu. Kondisi semacam ini tentu saja akan tercapai melalui penerapan Manajemen yang baik dan benar. 2. 1. MMT diterapkan untuk jangka panjang. atau bekerja dengan biaya lebih rendah tetapi dengan hasil yang lebih baik. Berikut ini butir-butir yang menggambarkan cara berfikir pimpinan MMT tentang mutu. Kesepuluh hal tersebut perlu dihayati dan di-praktekkan oleh semua pimpinan . tetapi tidak selalu harus demikian. Dengan demikian ketergantungan organisasi pada pimpinan akan sangat kecil. Perbaikan mutu pada awalnya mungkin memerlukan dana.

memiliki banyak jenis pekerjaan dan kegiatan. Mutu hasil kinerja yang berupa barang atau jasa adalah hasil dari cara kerja yang diterapkan dalam pekerjaan. Pendidikan yang tidak bermutu betapapun banyaknya lulusan yang dikeluarkan kiranya tidak ada artinya bagi kemajuan suatu bangsa dan negara. saling melayani. yang dengan cermat dipilih jenis-jenis pekerjaan mana yang secara strategis perlu ditingkatkan mutunya lebih dahulu. Tidak cukup bila hanya salah satu atau beberapa bagian saja yang bermutu. 3. Pekerjaan betapapun besar dan banyaknya bila tanpa kualitas tidak ada artinya. semua bagian. Ini berarti bahwa kualitas atau mutu pekerjaan lebih penting dari kuantitas atau jumlah. tetapi mereka harus bekerjasama. sebab hasil akhir dari perguruan tinggi itu adalah totalitas dari pekerjaan semua bagian dan semua orang itu. Mutu dapat dicapai melalui pelatihan yang lebih baik bagi karyawan yang telah ada plus kepemimpinan yang bermutu. Mutu barang atau jasa bukan sekedar hasil dari pemeriksaan pada akhir proses kerja. Salah satu kunci penting untuk keberhasilan meningkatkan mutu secara berkelanjutan adalah pelatihan yang relevan dan efektif. maka bisa ditempuh cara bertahap. Oleh karena itu cara kerja yang berupa prosedur dan proses kerja menjadi sangat penting untuk menghasilkan kinerja yang bermutu. Jadi agar suatu perguruan tinggi bermutu. Suatu perguruan tinggi memiliki banyak dosen dan mahasiswa tetapi yang pada umumnya tidak bermutu sebenarnya tidak banyak artinya bagi perguruan yang mendambakan perguruan yang bermutu. Bahkan mutu pekerjaan satu bagian sering sangat tergantung pada mutu pekerjaan bagian lain yang merupakan masukan bagi bagian yang pertama. Dalam dunia pendidikan hal itu jelas sekali. Semua karyawan dapat diharapkan meningkatkan mutu . serta memiliki banyak orang yang bekerja di dalam-nya. Jelas mereka tidak cukup hanya dengan bekerja sendiri-sendiri secara terpisah.Persepsi semacam ini jelas sangat berbeda dengan cara berfikir kovensional yang melihat pekerjaan tidak sebagai suatu sistem yang terpadu tetapi sebagai rangkaian peristiwa. Jika orang melihat pekerjaan sebagai suatu sistem yang terpadu berarti masih tetap mengakui adanya bagian-bagian dari pekerjaan yang terpisah. semua fungsi dan semua pekerjaan perlu diupayakan agar bermutu sebagai satu sistem. melainkan menyatu dengan cara kerja dari awal hingga akhir. Mutu menyatu dengan cara kerja dari awal. 5. Perguruan tinggi memiliki bagian-bagian atau unit-unit. 4. Prosedur dan proses kerja sejak awal hingga akhir perlu dirancang dan ditentukan sedemikian rupa hingga menjamin tercapainya mutu kinerja yang baik seperti yang diinginkan untuk dapat memu-askan semau pelanggannya. namun bagian-bagian itu tetap berkaitan satu dengan lainnya dan memiliki hubungan saling mempengaruhi dan saling bergantung (interdependent). Namun dalam implementasinya bila tidak mungkin meningkatkan semua jenis pekerjaan secara simultan. tolong menolong. berinteraksi satu sama lain.

Pimpinan konvensional berfikir kalau 90% peker-jaan sudah baik adalah sudah cukup. selalu dapat ditingkatkan. Para pemasok adalah mitra kerja. yang dalam jangka yang agak panjang akan bisa mencapai mutu yang sempurna. Pekerjaan dalam suatu organisasi selalu bersifat mengolah atau memroses masukan (barang. Inipun pada waktunya dapat disempurnakan lagi sehingga sebenarnya usaha perbaikan mutu tidak pernah ada akhirnya. Kalau organisasi itu memperlakukan para pemasok sebagai mitra kerjanya. 8. maka para pemasok itu sulit diharapkan mau memasok masukan yang bermutu. Jadi jangan pernah berhenti berusaha meningkatkan mutu kinerja. Mutu yang cukup hanyalah bila semua pekerjaan menghasilkan yang terbaik. Sudahkah perguruan tinggi memperlakukan sekolah-sekolah menengah itu sebagai mitra kerjanya? 9. Mutu berarti perbaikan yang berkelanjutan. Pelanggan adalah bagian integral dari organisasi. ia dapat mengharap mendapatkan mutu pasokan (masukan) yang baik. Mutu se-macam itu memang tidak mungkin dicapai dengan sekali usaha tetapi melalui usaha yang terus menerus yang setiap kali diusahakan bisa mencapai perbaikan sedikit demi sedikit. Ini adalah cara berfikir sebagai kelanjutan dan konsekuensi pemikiran tersebut pada butir ke-6 di atas. Tanpa memper-timbangkan . Sebaliknya bila pemasok itu diperlakukan sebagai pesaingnya atau lawan usahanya. Mutu memang tidak berbatas. 6. Mutu kinerja organisasi itu dipengaruhi oleh mutu masukannya. Cara berfikir semacam itu berbeda dengan cara berfikir konvensional yang mengatakan bah-wa untuk mendapatkan mutu perlu (perekrutan) karyawan yang lebih baik. Di bidang pendidikan dan akademis standar mutu itu jelas selalu bergerak ke atas dan harus selalu dikejar. Jadi tidak benar bahwa mutu kinerja itu tidak ada kaitannya dengan pemasok. jasa dan/atau orang) yang dipasok oleh orang lain. Ini berbeda dengan konsep management by objective yang mengartikan mutu sebagai pencapaian tujuan yang ditentukan sebelumnya. Mengapa demikian ? Karena sejak awal pekerjaan organisasi itu direncanakan antara lain dengan mempertimbangkan kebutuhan-kebu-tuhan dan harapan-harapan pelanggan. Jadi para pelanggan (eksternal) itu sejak awal diharapkan memberi masukan kepada organisasi. Dalam bidang pendidikan tinggi. 7. demikian pula semua pemimpin dapat memimpin penyelenggaraan MMT dengan berhasil bila mendapatkan pelatihan un-tuk itu. dan karena itulah mereka dikatakan merupakan bagian integral dari organisasi.kinerjanya bila telah mendapatkan pelatihan yang tepat. Kedua cara berfikir itu tidak perlu dianggap berbeda bila pekerjaan dibagi-bagi menjadi beberapa tahapan dan untuk setiap tahap ditentukan tujuannya yang selalu meningkat dari awal sampai akhir. mahasiswa adalah masukan yang dipasok oleh lembaga-lembaga pendidikan menengah.

Manajemen juga mengenal standar kinerja. Manajemen diterapkan dalam organisasi yang melihat tugas organisasinya tidak sekedar melaksanakan tugas rutin. tidak pernah diketahui apakah hasil kerja itu akan bisa memuaskan pelanggan atau tidak. tetapi bedanya standar ini bersifat dinamis. dan bukan sebagai orang-orang luar yang akan ditawari produk kerja organisasi. BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Jadi agar organisasi dapat merencanakan kerja yang bermutu perlu para pimpinan organisasi itu melihat para pelanggan sebagai bagian integral dari organisasi. SARAN .kebutuhan dan harapan para pelanggan. Semua sudah ditentukan standarnya. Sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan mutu secara berkelanjutan. Cara berfikir tentang mutu semacam itu akan menjadi bagian dari kepribadian pemimpin yang mendambakan mutu. dan kalau kinerja sudah sesuai standar maka bereslah segalanya. yaitu Mempengaruhi perilaku orang lain. Cara berfikir seperti digambarkan pada sembilan butir di atas sangat perlu untuk diadopsi oleh para pimpinan yang organisasinya menerapkan Manajemen untuk selalu bisa menggerakkan orang-orang dan organisasinya meningkatkan mutu kerjanya secara berkelanjutan. Untuk itu Manajemen memerlukan kepemimpinan yang mempu-nyai ciri-ciri yang agak khusus seperti yang akan dibahas berikut ini. yang sama saja dari hari ke hari berikutnya. Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. artinya standar itu selalu bisa ditingkatkan. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin. mengkoordinasi. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama. Definisi itu mengandung dua pengertian pokok yang sangat penting tentang kepemimpinan. Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Kepemimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya. mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasanalasannya. agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuannya jika ada pemimpin. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin. Untuk menerapkan Manajemen dalam suatu organisasi diperlukan adanya kepemimpinan yang ciri-cirinya berbeda dengan kepemimpinan yang tidak untuk meraih mutu. KESIMPULAN Pemimpin adalah inti dari manajemen. B.

22 Manajemen Kepemimpinan.html W. Yadi.</p> Integritas Diri By Ahmad Dawamul Muthi Menurut saya integritas merupakan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. tetapi akan menyebarkan kepemimpinan itu pada orang-orang lain. makalah: Manajemen PT. Kepemimpinan yang dimaksudkan adalah pengambilan keputusan dan pengaruh pada orang lain.Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. Cendekia Informatika. Karakteristik seorang pemimpin didasarkan pada prinsip-prinsip belajar seumur hidup. . Jakarta:Mitra Usaha Purwanto. 2001. Brown steven. Jakarta: Profesional Books <p>Your browser does not support iframes. mengkoordinasi. 1973.blogspot. Jakarta http://artikelrande. Manajemen Kepemipinan. Van Fleet. dan hanya me-nyisakan pada dirinya yang memang harus dipegang oleh seorang pimpinan. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama. Kualitas kepribadian seseorang berbanding lurus dengan integritas dirinya.com/2010/07/manajemen-kepemimpinan_6811. 1998. Pengambilan tentang kebijaksanaan organisasi tetap ditangan pimpinan-atas. Maka untuk menjadi seorang pemimpin haruslah mempunyai pengetahuan dan jiwa pemimpin Pemimpin Manajemen tidak berusaha memusatkan kepemimpinan pada dirinya. berorientasi pada pelayanan dan membawa energi positif. dan lainnya yang bersifat operasional atau bersifat teknis disebarkan kepada orang-orang lain sesuai dengan kedudukan dan tugasnya DAFTAR PUSTAKA James K.

Seorang guru atau motivator dalam setiap kata yang diucapkannya bisa terasa sangat hambar. mungkin permasalahannya ialah orang tua belum memberikan teladan terlebih dahulu kepada anak sehingga anak belum melihat teladan yang baik dari orang tua. atau bahkan di kamar. Sekali saja diri ini merusak integritas. Saya sangat setuju dengan konsep memperbaiki diri yang diutarakan AA Gym tersebut. maka jangan pernah membuat orang lain menunggu kita. Oleh karenanya Allah berfirman dalam surat Al-Ahzab: 21 “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”. Anda tetap memiliki integritas tetapi perlu diingat dalam hal ini Anda hanya “terlihat” memiliki integritas di mata orang lain tetapi tidak kepada diri sendiri.Seseorang yang memiliki visi besar tanpa integritas. di depan tv. karena hukum sebab akibat senantiasa terjadi. Mulai dari Hal yang kecil. seperti: memberlakukan peraturan bawahan tidak boleh datang telat dalam rapat yang telah dijadwalkan bersama. tetapi fakta yang sering terjadi justru bawahan yang menunggu atasannya datang baru rapat dimulai. Salah satu kegiatan yang paling membosankan adalah menunggu. Sebagai contoh: orang tua berusaha mendidik anak agar dapat makan di meja makan. Teringat perkataan AA Gym yang menjadi sangat logis jika beliau mengatakan prinsip 3M: Mulai dari diri sendiri. Jika kita meyakini hukum sebab akibat maka dengan sendirinya kita terdorong untuk terus memperbaiki diri sendiri dahulu sebelum memimpin atau mendidik orang lain. maka akan kita rasakan juga. Maka anak memandang orang tuanya tidak berwibawa. Jika ternyata ketika telat bertepatan dengan diundurnya suatu agenda sehingga kita menjadi tidak terhitung telat bagaimana?Apakah kita bisa dikatakan tetap memiliki integritas? Jawabnya ya. padahal dia sendiri makan sesuka hatinya terkadang di meja makan. Kita telah diberikan . tidak terasa pengaruhnya bagi yang mendengarkan jika semua yang dikatakannya ternyata belum pernah dilakukannya. maka godaan untuk terus melanjutkan praktik perusakan integritas diri akan terus berlanjut. Jika kita tidak ingin mengalami kegiatan menunggu. Atasan kepada bawahan juga harus menjaga wibawanya dengan tidak serta merta memberikan instruksi yang ternyata dirinya sendiri belum melakukannya. Anak akan melihat orang tua hanya bisa menyuruh saja. dalam hal ini integritas dapat dikatakan juga sebagai wibawa. maka visi tersebut hanya sekadar retorika belaka. Jika hal seperti ini terus terjadi. Dikarenakan kita akan memberikan kompromi sedikit demi sedikit kepada diri yang akan berdampak semakin buruk kepada integritas diri kedepannya. maka antara bawahan dengan atasan akan terjadi perasaan saling tidak percaya. Apa yang orang lain rasakan disebabkan oleh diri kita. Orang tua dalam mendidik anak sering mengalami kesulitan. Ketika terlambat sebenarnya kita sedang menghancurkan integritas diri kita sendiri. dan Mulai dari sekarang. tidak akan pernah tereksekusi untuk diwujudkan. sedangkan dirinya sendiri tidak melakukannya.

teladan yang terbaik dari panutan kita Rasulullah SAW, semoga kita termasuk dalam barisan umat beliau di akhirat kelak. Dapat disimpulkan dengan menjaga integritas diri dapat memberikan dampak bagi orang lain. Memperbaiki dari hal yang kecil, yaitu diri sendiri maka dapat memberikan teladan bagi lingkungan sekitar kita. Dimulai dari lingkungan yang kecil, yaitu keluarga akan dapat memberikan teladan bagi lingkungan yang lebih besar, yakni masyarakat. Lingkungan masyarakat dapat memberikan teladan bagi lingkungan aktivitas sehari-hari kita seperti tempat kita kerja. Sistem perbaikan terus bergerak seperti itu untuk saling memberikan teladan sampai kepada tataran yang terbesar, negara kita. Maka jika proses ini berjalan dengan baik, akan menjadi semakin nyata terlihat kebangkitan negara Indonesia ini. Mari kita menjaga integritas diri agar saling memberikan teladan yang baik kepada lingkungan sekitar kita, karena setiap kita adalah pemimpin minimal bagi diri kita sendiri. (3 Rajab 1431 H5 Juni 2011. Kelapa Dua, Depok) MEMBANGUN INTEGRITAS DIRI Kamis, 26 April 2012 MEMBANGUN INTEGRITAS DIRI Home next>>> Dalam kehidupan, sering kita mendengar apa yang di sebut integritas..... mudah sekali kalimat integritas itu di ucapkan dan dilontarkan namun untuk menjalankannya tidak semudah di ucapkan..... Kira-kira apa sebenarnya integritas itu, Menurut bahasa integritas merupakan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Kualitas kepribadian seseorang berbanding lurus dengan integritas dirinya. Seseorang yang memiliki visi besar tanpa integritas, maka visi tersebut hanya sekadar retorika belaka, tidak akan pernah tereksekusi untuk diwujudkan Seorang guru atau motivator dalam setiap kata yang diucapkannya bisa terasa sangat hambar, tidak terasa pengaruhnya bagi yang mendengarkan jika semua yang dikatakannya ternyata belum pernah dilakukannya. istilahnya kalo dalam bahasa jawa adalah " Jarkoni " ( iso ujar tapi ora iso nglakoni) Orang tua dalam mendidik anak-anaknya kadang mengalami kesulitan....., hal ini mungkin permasalahannya ialah orang tua tersebut belum pernah memberikan teladan terlebih dahulu kepada anak sehingga anak belum melihat teladan yang baik dari orang tua..... Anak akan melihat orang tua hanya bisa bicara saja, sedangkan dirinya sendiri tidak melakukannya. Maka ada kemungkinan anak tersebut memandang orang tuanya kurang berwibawa.......dalam hal ini integritas dapat dikatakan juga sebagai wibawa. Sebagai contoh: orang tua berusaha mendidik anak agar dapat makan di meja makan, padahal dia sendiri makan sesuka hatinya terkadang di meja makan, di depan tv, atau bahkan di kamar. Seorang motivator meminta kepada orang yang diberi motivasi untuk bertindak jujur, berperilaku yang baik, menjaga sikap, menjaga wibawa, menjaga ucapan dan harga dirinya, atau menjalankan pekerjaan dengan sepenuh hati tetap fokus pada pekerjaan, namun actualnya seorang motivator tersebut malah bertindak sebaliknya....maka motivasi yang diberikan tidak bisa mengenai sasaran. dan situasi menjadi kurang kondusif... muncul rasa saling tidak percaya sehingga motivasi yang diberikan menjadi sia-sia dan tidak mengenai sasaran....... Sekali saja diri kita merusak integritas maka godaan untuk terus melakukan praktik perusakan integritas akan terus berlanjut, dikarenakan kita akan memberikan kompromi sedikit demi sedikit kepada diri yang akan berdampak semakin buruk kepada integritas diri kedepannya.....memang melihat kelemahan orang lain lebih mudah dari pada melihat kelemahan dari diri sendiri. Didalam suatu organisasi

kecil misalnya apabila anggota komunitasnya sulit diatur atau diarahkan, biasanya pemimpinnya sudah memberikan contoh terlebih dahulu untuk sulit diatur dan diarahkan. Dalam mengarahkan sesuatu, kita bukan hanya sebagai pengamat, memberikan komentar saja namun perlu juga lepaskan baju sebagai pengamat untuk terjun membantu apa yang menjadi kesulitan dalam team. Jika kita meyakini hukum sebab akibat tersebut maka dengan sendirinya kita terdorong untuk terus-menerus memperbaiki diri sendiri dahulu sebelum memimpin, mendidik, mengarahkan ataupun memberikan motivasi kepada orang lain. Teringat perkataan seseorang tokoh yang menjadi sangat logis yaitu prinsip 3M: prinsip yang pertama adalah Mulai dari diri sendiri, prinsip yang kedua adalah Mulai dari Hal yang kecil, prinsip selanjutnya adalah Mulai dari sekarang. Dapat disimpulkan dengan menjaga integritas diri, maka kita akan dapat memberikan dampak bagi orang lain. Memperbaiki dari hal yang kecil, yaitu diri sendiri maka dapat memberikan teladan bagi lingkungan sekitar kita. Dimulai dari lingkungan yang kecil, yaitu keluarga akan dapat memberikan teladan bagi lingkungan yang lebih besar, yakni masyarakat. Lingkungan masyarakat dapat memberikan teladan bagi lingkungan aktivitas sehari-hari kita seperti tempat kita kerja. Sistem perbaikan akan terus bergerak seperti itu untuk saling memberikan teladan sampai kepada tataran yang terbesar dalam organisasi kita. Maka jika proses ini berjalan dengan baik, akan menjadi semakin nyata terlihat kemajuan. Mari kita bersama-sama saling menjaga integritas diri agar saling memberikan teladan yang baik kepada lingkungan sekitar kita, lingkungan pekerjaan kita, Lingkungan organisasi kita menuju tujuan ataupun goalgoal yang harus kita capai bersama-sama. Karena setiap dari kita adalah Pemimpin minimal bagi diri kita sendiri. Walaupun kita tidak harus punya jabatan. (The Leader who has no Tittle) Sumber: http://dianwisata.blogspot.com/2012/04/membangun-integritas-diridalam.html#.USIie1aWSF4 Konten adalah milik dan hak cipta dianwisata.blogspot.com

INTEGRITAS
Integritas dalam bahasa saya adalah jati diri. Integritas adalah cara kita memandang atau menilai diri kita sendiri. Siapakah saya menurut diri saya sendiri. Integritas inilah yang membuat tiap – tiap orang berbeda. Masing – masing mempunyai penilaian sendiri mengenai diri mereka. Ada yang menganggap dirinya baik, ada juga yang menganggap bahwa dirinya benar. Tetapi tidak ada yang menganggap bahwa dirinya jahat, kejam, penipu, sadis, atau raja tega. Yang ada adalah orang lain yang memandang mereka jahat, kejam, penipu, sadis dan raja tega.

Jadi, ada dua sudut pandang mengenai seorang manusia. Yang pertama adalah dari sudut pandang diri kita sendiri. Berikutnya dari sudut pandang orang lain, dan ini saya sebut sebagai imej. Bagaimana orang lain memandang kita, atau siapakah saya menurut pandangan orang lain. Lalu, mana yang benar. Integritas atau imej kita ? Manakah jati diri kita sebenarnya ? Mana yang lebih penting ? Susah sekali untuk menjawab pertanyaan ini. Karena kedua – duanya penting bagi kita. Tetapi integritas dan imej seringkali bertentangan, satu benar dan satu salah. Jika integritas benar, berarti orang lain salah menilai kita. Pertanyaan berikutnya yang muncul dalam kepala saya adalah mengapa orang bisa salah menilai kita ! Hmm...berarti saya harus tahu cara orang lain menilai kita. Atas dasar apa ? Dan bagaimana ? Fakta dan kata-kata Inilah pertamakali dinilai orang. Apakah omongan atau kata – kata kita sesuai dengan perbuatan kita. Jika kata – kata kita sesuai dengan realita yang terjadi, maka orang memberi kita nilai positif. Sebaliknya jika bertentangan maka nilanya adalah negatif. Waktu Manusia memang berubah. Berubah menjadi baik atau kebalikannya. Yang bisa menilai adalah waktu. Ming (rekan kerja saya di EO) yang saya kenal 8 tahun yang lalu tetap sama hingga hari ini. Berarti dia mempunyai integritas.

INTEGRITAS SEBAGAI MANUSIA Integritas adalah nilai – nilai yang kita percayai, kita yakini, kita perjuangan, kita pegang. Dan teman – teman kita mengenal kita berdasarkan integritas ini. Semakin kuat integritas kita,

semakin besar kepercayaan mereka kepada kita. Dan kepercayaan adalah syarat untuk hidup di dunia ini. Salah satu nilai yang saya pegang dalam hidup saya adalah kejujuran dan kesetiaan. Apa yang saya katakan itulah keadaan yang sebenarnya dan selengkapnya, dan teman – teman saya menilai diri saya sebagai orang yang jujur. 8 Tahun yang lalu, si Ming tahu kalau saya orangnya lurus...dan saat ini juga dia menilai saya sebagai orang yang sama seperti 8 tahun yang lalu. Imej Ming sesuai dengan integritas saya. Dan saya senang karena saya bisa mempertahankan integritas saya. Saya seorang manusia, dan saya dikenali karena saya mempunyai jati diri. Nama saya Wapan, ciri – ciri saya jujur dan setia. Jika orang lain membicarakan saya, maka mereka membicarakan ciri – ciri saya. Jika sama, berarti mereka membicarakan seorang manusia yang sama. Itulah integritas kita sebagai manusia. Jati diri kita.

INTEGRITAS YANG BERGOYANG Integritas tidak muncul dalam sehari. Integritas dibentuk oleh waktu, dan dimulai waktu kita mengenal benar dan salah. Kabar buruknya....integritas selalu bergoyang – goyang. Karena saya baru belajar mengenai online Forex, maka saya pingin menganalogikan kasus ini dengan Forex. Ha...ha...ha....sekalian mengingat – ingat kembali pelajaran dari guru saya.

TEORI SUPPORT DAN RESISTANCE Pergerakan mata uang, entah itu naik atau turun, selalu berada di kisaran titik support dan titik resistance. Titik support adalah titik terendah dari pergerakan mata uang hari itu. Titik resistance adalah titik tertinggi dari pergerakaan mata uang. Jika mata uang bergerak naik maka selalu berada di bawah titik resistance, sebaliknya jika bergerak turun maka selalu berada di atas titik support.

Lalu, teori berikutnya mengatakan bahwa jika pergerakan mata uang menembus titik support (S) atau titik resistance (R) maka dia akan bergerak menembus titik S & R level berikutnya. Lalu kemudian stabil tergantung kekuatan pasar. Titik support yang tertembus akan menjadi titik resistance berikutnya, demikian pula dengan titik resistance yang tertembus akan menjadi titik support level baru. Demikian pula dengan integritas kita! Tiap hari integritas kita naik dan turun. Yang menjadi titik support dan resistancenya adalah titik benar dan titik salah. Kadang kita bergerak melawan integritas kita, tetapi sering juga bergerak mengikuti integritas kita. Teori berikutnya mengatakan bahwa jika kita sudah menembus titik pertama maka kita juga akan menembus titik kedua, ketiga, dst. Lalu kemudian stabil sesuai dengan kekuatan pasar. Jika perjalanan atau keputusan kita sesuai dengan integritas kita, atau menembus titik benar, maka kita akan menembus titik benar berikutnya...sehingga semakin lama integritas kita akan semakin kuat. Sebaliknya jika titik salah yang kita tembus, maka kita akan menembus titik salah beriktunya....dan akhirnya kita kehilangan integritas atau jati diri kita. Sesuai dengan kekuatan pasar ? Kalau berhubungan dengan integritas, maka kekuatan pasar yang saya maksud di sini adalah konflik internal antara hati nurani dengan nafsu. Antara baik dan jahat, benar dan salah. Mana yang lebih dominan, yang lebih kuat ?

INTEGRITAS ADALAH PILIHAN Salah satu, atau mungkin bisa saya katakan hadiah terbesar Tuhan kepada kita adalah pilihan. Kita bisa memilih....iya saya katakan sekali lagi...kita bebas memilih, tanpa paksaan, tanpa tekanan, tanpa pertimbangan siapa – siapa selain diri kita sendiri untuk memilih yang terbaik

Integritas yang kita pertahankan dengan hidup kita akan dibalas setimpal sesuai dengan perjuangan kita. maka dia sangat berpotensi untuk bertindak dan bersikap tanpa integritas.” ~ Djajendra Ketika seseorang tidak merasa memiliki harga diri. Jika kita memilih A.ada upahnya looh! Dan yang bayarin kita adalah Tuhan pencipta semesta ini INTEGRITAS ADALAH PILIHAN BUKAN KEWAJIBAN DAN ETIKA ADALAH KEWAJIBAN BUKAN PILIHAN INTEGRITAS ADALAH PILIHAN BUKAN KEWAJIBAN DAN ETIKA ADALAH KEWAJIBAN BUKAN PILIHAN “Anda Yang Suka Menyalahkan Sistem Dan Realitas Atas Kurang Berintegritasnya Diri Anda. Apakah anda memilih mempertahankan integritas anda atau membiarkan nafsu anda mengubah jati diri anda. Saya tidak tahu pilihan anda.tetap maju.”~Djajendra “Orang-Orang Dengan Integritas Pribadi Yang Tinggi Dan Kemampuan Moral Untuk Menjalankan Etika Dengan Sempurna. suasana hati. Jika kita mempunyai pilihan A dan B.. Akan Memiliki Keselarasan Luar Dalam Untuk Menjalani Kehidupan Berkualitas Yang Etis. Dan sebaliknya. seseorang dengan harga diri yang tinggi. maka hasil berikutnya adalah L Demikian seterusnya.. tidak ada kepalsuan dari pikiran. c. dan kemampuan dirinya hidup dalam keseimbangan pribadi dan sosial yang kuat.. yaitu C dan D Jika kita memilih B. tetapi Tuhan tahu hasil akhir setiap langkah yang akan kita pilih. ucapan.untuk teman – teman yang berjuang untuk tetap berintegritas di tengah dunia ini. Artinya. Jadi. e. stabilitas keuangan. persahabatan. rasa syukur dengan keadaan keuangan... tindakan. Integritas pribadi seseorang menyampaikan arti keutuhan dan kekuatan dari jati diri yang asli. dan sikap. Tuhan yang tahu hal ini. atau juga nilai-nilai kehidupan positif. Sesungguhnya Sedang Berkata Bahwa Diri Anda Sangat Lemah Dan Tidak Pantas Untuk Menerima Tanggung Jawab Yang Lebih Besar. maka akan ada pilihan berikutnya. Yang diketahui Tuhan adalah: a. yaitu Y dan Z Jika kita memilih A lalu C. Jati diri . maka hasil berikutnya adalah K Jika kita memilih A lalu D. b... Tuhan tidak tahu langkah mana yang akan kita pilih..bagi diri kita sendiri. Mari saya perjelas pemikiran saya. maka akan ada pilihan berikutnya... Yang saya ketahui (selain kemaha tahuan Tuhan) adalah keadilanNya. A atau B. maka Tuhan tidak tahu mana yang akan kita pilih. d. maka dia sangat berpotensi untuk hidup dengan integritas pribadi yang tinggi. nilai-nilai kehidupan positif sebagai sistem pendukung moral yang kuat.

kejujuran. maka saat ada ujian dari luar diri. kebaikan. maka kekuatan di luar diri bisa saja tidak memiliki integritas. Integritas pribadi adalah dasar bagi implementasi etika perilaku dan etika bisnis yang sempurna. hukum. Jadi. kedewasaan. dan ekonomi kepentingan. Orang – orang yang hidup dengan integritas pribadi yang kuat adalah mereka yang dipandu oleh seperangkat prinsip inti. diri yang unggul dengan integritas pribadi adalah diri yang secara internal pribadi telah memiliki sebuah sistem kejujuran diri sendiri terhadap nilai-nilai yang diyakini. objektifitas. dan Anda harus dapat menjadi pribadi yang dibutuhkan banyak orang untuk mengekspresikan kejujuran. yang memberdayakan kepribadian dan karakter mereka. Sering sekali realitas kehidupan sosial. diri akan memiliki kekuatan untuk membangkitkan keberanian agar memenangkan integritas pribadi dari ujian realitas sosial. dan kode etik.selalu konsisten bertindak dengan integritas diri untuk melakukan apa yang benar melalui kejujuran diri sendiri. Untuk itu. anti nepotisme. haruslah diikuti dengan kemampuan untuk memperkuat integritas pribadi. anti kolusi. Hubungan yang saling memperkuat antara integritas dan etika. ekonomi selalu mempersembahkan integritas yang sangat miskin dan lemah. kasih sayang. keadilan. saat panduan etika bisnis dan kode etik perilaku kerja diterapkan. Integritas pribadi selalu akan diuji oleh realitas sosial. anti korupsi. anti kekerasan. Mengingat integritas pribadi adalah sesuatu yang dihasilkan dari dalam diri. yang selalu berpotensi untuk mentransfer prinsip-prinsip kehidupan yang penuh integritas. politik. Anda yang mampu mengembangkan standar integritas pribadi yang tinggi pasti akan menjadi pribadi teladan. kesetiaan. untuk berperilaku secara konsisten dengan standar nilai-nilai yang menjadi dasar dari integritas. kepedulian. kehormatan. kepercayaan.djajendra-motivator. Perilaku kerja yang etis akan mendorong kesempurnaan integritas pribadi. anti manipulasi. prinsip-prinsip inti dari integritas adalah nilai-nilai kehidupan yang membawa makna untuk kebajikan. menghormati pandangan yang berbeda dengan integritas pribadi untuk kemanusiaan dan cinta. Keberanian Anda untuk menerima tanggung jawab pribadi. ketergantungan. Dan pada umumnya. yang lemah dan tak berdaya. Untuk training hubungi www.com About these ads . integritas pribadi yang kuat harus menjadi sangat bermoral dan berkualitas tinggi. dan kebijaksanaan. Dampaknya. Anda wajib memiliki keberanian agar dapat mengalahkan tantangan dari realitas integritas di luar diri. maka orang-orang dengan integritas tinggi akan memiliki kepatuhan sempurna terhadap etika bisnis dan kode etik. kemanusiaan. Oleh karena itu. Bila integritas dilengkapi dengan panduan etika yang unggul dan konsisten. untuk kehidupan profesional di tempat kerja. Etika itu sendiri adalah sebuah sistem eksternal melalui aturan. politik. kedermawanan. Integritas adalah apa yang menyediakan nilai kehidupan dari dalam diri untuk mengubah kesadaran ke dalam tindakan. akan menjadi dasar yang sangat kuat untuk menghasilkan kehidupan kerja yang harmonis dalam kinerja maksimal.

Dalam praktik kekuasaan kita menemukan sejumlah pejabat berlatar belakang independen yang watak dan perilaku politiknya ternyata juga tidak beda dengan pejabat non independen. Hal itu misalnya bisa ditemukan pada sejumlah kinerja Hakim Konstitusi yang berlatar belakang parpol di Mahkamah Konstitusi (MK). yakni tetap eksploitatif dan koruptif. Independensi (politik) adalah sesuatu yang bersifat inter-personal. alias tidak independen. dalam berbagai bentuk. Krisis independensi (politik) merujuk pada fenomena bahwa diffrensiasi (perbedaan khas) antara mereka yang menyebut diri independen dan non independen semakin tidak relevan lagi. Sementara sejumlah anggota penyelenggara Pemilu/KPU(D) yang berasal dari kalangan independen (non parpol) justru masuk bui dan terkena sanksi kode etik. tak sedikit kalangan dan institusi yang seharusnya independen namun belakangan justru sangat dependen dan partisan ketika berinteraksi dengan ruang kekuasaan politik formal. Itu misalnya terjadi kinerja independensi lembaga survey politik yang belakangan menuai kritik dan polemik. Pemerintah dan DPR akhirnya menyepakati keterlibatan anggota Partai Politik dalam lembaga penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu). kuatnya pragmatisme politik telah membuat independensi (politik) mengalami krisis akut. Sebab. Sejumlah pejabat yang berlatar belakang Partai Politik (Parpol). Singkatnya. Terjadinya krisis independensi (politik). bukan semata karena independensi (politik) personal itu sendiri tidak relevan lagi. Cara mereka (meraih kekuasaan) politiknya pun tidak berbeda dengan cara kandidat non independen yang dilawannya. dan bahkan tak sedikit yang menghianati independensinya dengan bergabung menjadi anggota parpol tertentu. Hal itu tertuang dalam salah satu bagian revisi UU 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu yang baru saja disahkan. bagaimanapun krisis independensi (politik) tidak bisa dilihat hanya dalam spektrum politik tunggal dan personal. (Nyaris) tidak ada lagi perbedaan yang signifikan antara mereka yang „independen‟ dengan mereka yang „tidak independen‟. Krisis Independensi (Politik) Sepintas kesepakatan tersebut memang terlihat rasional. Dalam Pilkada kita menemukan kandidat perseorangan/independen lebih banyak yang kalah daripada menang. Namun menjadikan fenomena yang faktual tersebut sebagai alibi dan justifikasi bagi Pemerintah dan DPR untuk „mengeliminasi‟ independensi (politik) personal dalam persyaratan anggota penyelenggara Pemilu. Independensi (politik) adalah sesuatu yang berdimensi relasional. ternyata terbukti tetap bisa „independen‟. krisis independensi (politik) sedang menjadi fenomena dalam panggung politik kita dalam aneka bentuk. Sebagaimana diberitakan sejumlah media. kesepakatan tersebut dilatari dinamika politik kontemporer yang makin banyak mempertontonkan krisis Independensi (politik). Dengan kata lain Independensi (politik) hanya . Setelah menjadi polemik yang cukup lama. Mereka bukan hanya banyak yang kalah. bahkan inter-relasional. yakni tetap mengandalkan pendekatan mobilitatif daripada pendekatan transformatif. Patut digarisbawahi independensi (politik) bukanlah sesuatu yang given hadir. Krisis Independensi (politik) terjadi karena memang ia (by design) dibuat tidak relevan. dan berintegritas menjalankan tugasnya. Sebagaimana telah disinggung di atas. Di bagian lain. jelas bukanlah logika politik yang tepat dan cerdas. kredibel.Menyoal Independensi Pemilu (2014) Oleh : Benget Silitonga.

permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini justru sudah menghunjam „jantung‟ Pemilu itu sendiri yakni. Argumennya jelas. Dalam konteks itu. Permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini juga bukan lagi hanya pada nihilnya sanksi yang jelas dan berat bagi pelaku kejahatan Pemilu. Respon terhadap krisis independensi (politik) seharusnya bermuara pada kesimpulan akan pentingnya penguatan independensi (politik) personal dengan memfasilitasi dan memperkuat independensi inter-relasional penyelenggara Pemilu. Lebih mengerikan. Seorang hakim konstitusi yang berlatar parpol namun bisa tetap independen bukan semata karena independensi (personal) yang dimilikinya namun justru karena ketersediaan independensi inter-personal. Permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini juga bukan hanya pada rendahnya akuntabilitas dana kampanye peserta Pemilu. Dengan kata lain. krisis independensi (politik) seharusnya menginspirasi Pemerintah dan DPR untuk memperkuat rancang bangun independensi struktural kelembagaan penyelenggara Pemilu. bukan semata disebabkan independensi (personal)nya yang tidak relevan namun justru karena lemahnya independensi inter-relasi. Independensi (politik) adalah salah satu . Sebaliknya. dalam perkembangan politik elektoral di banyak negara. mulai dari orang baik sampai dengan bandit. harus dicermati secara kritis dan lebih mendalam. Deskripsi ini ingin menegaskan bahwa fenomena krisis independensi (politik) dalam panggung panggung politik kita tidak seharusnya bermuara dan berakhir pada kesimpulan simplistis. Celakanya. mereka yang bersepakat di Senayan sepertinya (sengaja) mengambil kesimpulan yang salah menyikapi krisis independensi (politik) ini. struktur lembaga penyelenggara Pemilu harus didesain sedemikian rupa agar bisa memfasilitasi dan memproteksi independensi (politik) personilnya! Itu artinya. peserta. atau struktur lembaga penyelenggara Pemilu itu sendiri. yang membuatnya tidak bisa diinfiltrasi penguasa. yang memfasilitasi tumbuh kembangnya independensi (politik) personal. fenomena krisis independensi (politik). sekaligus melegitimasi syahwat politik mereka untuk masuk ke lembaga penyelenggara Pemilu 2014. Independensi (politik) hanya mungkin lahir pada ketersediaan inter-relasi politik. anggota penyelenggara Pemilu berlatar independen namun kemudian menciderai dan bahkan menghianati independensinya. Permisifitas Pemilu Selain berpotensi membunuh independensi (politik) secara prematur dan sistemik. independensi (politik) bukan semata syarat adminsitratif bagi anggota penyelenggara Pemilu. Patut dicatat. dan kekuatan asing yang berpotensi menciderai Pemilu. ironisnya justru menjadi promotor permisifitas politik. Pemerintah dan DPR yang harusnya menghentikan permisifitas politik. Pemisifitas penyelenggaraan Pemilu kini bukan hanya pada level kepesertaan Pemilu dimana semua orang.mungkin tumbuh bila ia dibuat relevan. kesepakatan tersebut juga akan menciptakan sistem penyelenggara Pemilu kita yang makin permisif. dan bahkan inter-relasional dalam struktur MK itu sendiri. Sebab (hanya) dengan kesimpulan salah tersebutlah mereka (akan) memiliki legitimasi membunuh independensi lembaga penyelenggara Pemilu secara prematur dan sistemik. dengan hanya memenuhi syarat administratif verbal. bisa menjadi kandidat. atau lazim disebut struktur politik. lembaga penyelenggara Pemilu. independensi (politik) personal tidak relevan lagi.

dan politik (bahkan . Dalam konteks ini. Dalam perspektif tersebut.indikator tranparansi dan akuntabilitas lembaga penyelenggara Pemilu. Isu gender berkaitan erat dengan persoalan universal di mana “pemberdayaan perempuan” sebagai inti (center of gravity) dari isu tersebut. Dewasa ini. jadi pemberdayaan perempuan Indonesia dapat terealisasi. Atas dasar itu. Kata Kunci: Perempuan. Pengewajantahan independensi politik perempuan mengharuskan adanya “kebebasan”. isu gender merupakan isu kontroversial yang terkemuka dalam kancah perkembangan global. Semoga masih ada „muzijat politik‟ untuk mengembalikan independensi Pemilu 2014 sehingga Pemilu 2014 terhindar dari petaka dan bencana politik!. Koordinator Kelompok Kerja Jaringan Demokrasi (KKJD) Sumut. Pemberdayaan harus mengafirmasi fitrah perempuan. Pada akhirnya. tetapi juga merambah pada sektor ekonomi. perempuan Indonesia masih menghadapi berbagai masalah berkaitan dengan sosial. 2013 by zainabzilullah Oleh: Wa Ode Zainab Zilullah Toresano Independensi Politik dan Kebebasan Perempuan Indonesia: Implikasi Logis dari Islam dan Demokrasi untuk Menegakkan Demokrasi Islam di Indonesia* By: Wa Ode Zainab Zilullah Toresano ABSTRAKSI Hingga kini. sosial. Itu diindikasikan dengan ditetapkannya isu gender sebagai salah satu dari delapan target “Sasaran Pembangunan Milenium” (Millennium Development Goals/ MDGs) yang disepakati oleh beberapa Negara di dunia. ekonomi. termasuk Indonesia. Politik. Kebebasan. Independensi Politik dan Kebebasan Perempuan Indonesia: Implikasi Logis dari Islam dan Demokrasi untuk Menegakkan Demokrasi Islam di Indonesia* Leave a comment January 23. politik. *** Penulis adalah Analis Politik Perhimpunan BAKUMSU. partisipasi perempuan dalam ruang privat (keluarga) dan ruang publik (politik) berimplikasi pada penegakan dan penguatan Gerakan Kebangkitan Islam. kita harus menemukan solusi signifikan untuk menghadapi permasalahan tersebut. pemberdayaan perempuan tidak hanya terbatas pada tataran psikologi dan moral. Anggota Perhimpunan Politica Institute di Medan. upaya mengeliminasi independensi dan mem-permisif-kan Pemilu 2014 patut ditolak. Ini adalah salah satu jalan untuk menegakkan Pemerintahan Demokrasi Islam yang berdasarkan pada Pancasila. yakni kesadaran dalam pengembangan keluarga karena itu merupakan aspek inheren yang penting pada diri perempuan. Islam dan Demokrasi. Kebebasan dapat terwujud dengan mengimplementasikan nilai-nilai Islam dan demokrasi. dan budaya. Adapun solusi yang dipilih oleh penulis adalah partisipasi perempuan dalam politik (indendensi politik).

Jadi. Keterpurukan itu diperparah dengan pandangan kultural tertentu yang tidak memberikan ruang kondusif bagi peningkatan peran perempuan. politik. keterampilan. dan pertanggungjawaban. dalam bidang ekonomi. Itu dapat berimplikasi pada rendahnya tingkat kesejahteraan rumah tangga. Diharapkan kehadiran perempuan dalam kancah politik dapat menjadikan dunia politik sebagai tempat untuk merealisasikan pemberdayaan perempuan. keterwakilan perempuan dalam kancah politik berbanding terbalik. sebenarnya Indonesia sudah memulai partisipasi aktif perempuan dalam institusi/lembaga politik dan pembuat keputusan (pemangku kebijakan). kurangnya dukungan pemerintah dalam partisipasi perempuan dalam sektor usaha-usaha mikro. perempuan Indonesia masih menghadapi banyak permasalahan. penetapan anggaranpembiayaan. Terlebih lagi sistem upah/gaji yang berbeda antara laki-laki dan perempuan menunjukkan ketidakadilan pada sektor ekonomi. integritas atau komitmen. ekonomi. Itu karena perempuan tidak memiliki kesiapan untuk menyambut tawaran tersebut. terutama perempuan) dan juga berlaku pada kesehatan yang terkait dengan fungsi reproduksi perempuan. dan lainnya. 31 Tahun 2002 tentang Partai Politik yang mempertegas arahan partisipasi politik perempuan pada jalur-jalur lembaga politik. menurut hemat penulis. Dalam bidang sosial. dan juga pengawasan implementasi hukum. jumlah (kuantitas) populasi perempuan melebihi laki-laki. Dari pemaparan di atas mengindikasikan bahwa perempuan harus menemukan solusi atau memilih salah satu jalan untuk menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi perempuan. secara facktual. baik dalam kualitas maupun kuantitas. Padahal. terutama dalam optimalisasi pemanfaatan aset . pengetahuan para pemangku kebijakan tentang politik yang berkeadilan dan bermartabat masih rendah. Sayangnya. dan menengah (UMKM). Selain itu. peran perempuan dalam pembuatan keputusan di parlemen (salah satu aspek dalam dunia politik) dapat berpengaruh besar pada kemajuan perempuan. Itu tercermin dengan kelahiran Undang-Undang No. juga menyempitnya kesempatan bagi perempuan untuk melakukan mobilitas horisontal dan vertikal Sementara itu.kebudayaan. pada faktanya. persyaratan 30 persen kursi parlemen bagi perempuan belum terpenuhi. Itu dapat terwujud karena dunia politik sangat strategis dalam pembuatan hukum-hukum. menurut data statistik. Dalam platform pembangunan Indonesia. kecil. moralitas. Lalu. Di Indonesia. khususnya dalam dunia politik. Dalam hal ini. Kesempatan dalam kiprah politik dan peran kepemimpinan perempuan sangat penting untuk ditingkatkan. partisipasi perempuan dalam aktivitas ekonomi masing rendah karena lebih dikonsentrasikan pada sektor konsumtif dan pelayanan jasa yang lebih mengandalkan otot dan keringat. termasuk dalam sektor tradisional. kita masih menyaksikan rendahnya kualitas pendidikan Ibu (serta anak-anak. serta pertahanan dan keamanan). di mana semua itu dibalut dalam bingkai nilainilai keadilan dan hak asasi manusia. baik dari segi sumber daya. Kemudian. yaitu dalam sektor sosial. Selanjutnya. penulis memilih independensi politik sebagai jalan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. dalam bidang politik. keadilan dan kesetaraan gender telah menjadi perhatian. merebaknya perdagangan anak dan perempuan dewasa ini menambah deretan permasalahan perempuan. pengetahuan. Tetapi sangat disayangkan.

suku. kita jangan melupakan unit terkecil dalam kelambagaan masyarakat adalah “keluarga”. terutama dalam ranah politik. Hal ini mengindikasikan bahwa sejak awal perempuan mengafirmasi posisinya sebagai subordinat. Oleh karena itu. yakni dengan memperbaiki dan menyediakan hak-hak bagi perempuan dalam ranah privat (keluarga) dan publik (masyarakat). Kebebasan perempuan dalam kedua hal tersebut dapat merealisasikan Pemerintahan Demokrasi Islam dalam menyokong pemberdayaan perempuan. di mana “Ibu” mengambil peranan penting di dalamnya. salah satu implikasi kiprah perempuan Indonesia dalam ranah privat dan publik adalah perwujudan Pergerakan Kebangkitan Islam. Karena penuntutan hak bertentangan dengan kaidah logika. Jadi. Dalam kaca mata penulis. dan Kuba. Menurut hemat penulis. terutama yang berkiprah di dunia politik. akan mendorong peningkatan peran aktif perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. kondisi negeri ini tidak kondusif untuk menjadi Republik Islam karena Indonesia merupakan negara majemuk yang terdiri dari berbagai latar belakang. rusaklah Negara itu”. Seperti dinyatakan oleh Imam Khomeini bahwa aksi yang terpenting untuk menolong perempuan untuk keluar dari sistem sosial dan ekonomi yang tidak berpihak kepada mereka. kepercayaan.masyarakat (modal sosial) yang dapat memberdayakan masyarakat. langkah paling bijaksana adalah mencoba untuk mensintesikan antara “nilai-nilai” Islam dan demokrasi (sistem politik yang digunakan di Indonesia). Namun. Kesadaran pada akhirnya akan mengarahkan pada pemberdayaan perempuan karena mereka yang lebih mengetahui permasalahan yang berhubungan dengan dirinya. Islam sangat concern terhadap perubahan sosial. Telah terbukti di berbagai Negara. Hal itu mengingat dasar Negara Indonesia (Pancasila) berdasarkan pada nilai-nilai Islam. tapi membangun “kesadaran”. Seperti termaktub dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. Manakala rusak kaum perempuannya. maka maka baiklah negara itu. agama. Italia. Berdasarkan kaca mata penulis. titik temu antara demokrasi dan Islam adalah “kebebasan”. manakala baik (berkualitas) perempuan di suatu negara. “Perempuan itu ibarat tiang Negara. Itu karena nilai-nilai Islam adalah nilainilai universal yang menekankan pada keadilan. perempuan sendiri yang . dan keragaman lainnya. Dalam perspektif Islam. baik disebabkan oleh sistem maupun individu. kebebasan perempuan Indonesia dalam dunia politik merupakan jalan untuk merealisasikan Pemerintahan yang bernafaskan “demokrasi” dan “nilai-nilai Islam”. kebebasan adalah unsur yang terkandung atas sintesis antara “demokrasi” dan “Islam”. hal itu dilakukan oleh perempuan. Dalam pemberdayaan perempuan. seperti Iran. Dengan demikian. salah satunya Ketuhanan Yang Maha Esa (sila pertama). Selain itu. peran perempuan itu ditempatkan sangat strategis. Jadi. kualitas Ibu dalam memerankan “pembimbing” dan “pendidik” dalam keluarga akan memengaruhi kualitas rasa saling percaya dalam masyarakat yang kemudian akan melahirkan kemampuan pemberdayaan diri dan karya-karya konstruktif. kebebasan perempuan. bangsa. Adapun hal esensial yang harus diperjuangkan oleh perempuan sesungguhnya bukanlah menuntut hak perempuan. bahkan kedatangan Islam telah mangangkat harkat dan martabat perempuan Arab pada masa jahiliyah. apabila perempuan menuntut hak berarti perempuan merasa ada hak yang dirampas oleh pihak lain di luar dirinya.

Pemilu dan Proses Demokratisasi di Indonesia OPINI | 29 June 2012 | 15:44 Dibaca: 6710 Komentar: 0 Nihil Pemilu dalam negara demokrasi Indonesia merupakan suatu proses pergantian kekuasaan secara damai yang dilakukan secara berkala sesuai dengan prinsip-prinsip yang digariskan konstitusi.seharusnya menentukan apakah mau “berdaya” atau “diperdaya”. para perempuan Indonesia. Prinsip-prinsip dalam pemilihan umum yang sesuai dengan konstitusi antara lain prinsip kehidupan ketatanegaraan yang berkedaulatan rakyat (demokrasi) ditandai bahwa setiap warga negara berhak ikut aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan kenegaraan. di Iran. Pemilihan umum dewasa ini menjadi suatu parameter dalam mengukur demokratis tidaknya suatu negara. masyarakat secara individu memiliki hak dipilih sebagai pemimpin atau wakil rakyat maupun memilih pemimpin dan wakilnya di lembaga legislatif. Karena dengan pemilihan umum. bahwa pemilihan umum merupakan gambaran ideal dan maksimal bagi suatu pemerintahan demokrasi di zaman modern. Sebagai syarat utama dari terciptanya sebuah tatanan demokrasi secara universal. pemilihan umum adalah lembaga sekaligus praktik politik yang memungkinkan terbentuknya sebuah pemerintahan perwakilan (representative government). *Artikel tersebut merupakan intisari dari makalah yang dikirim kepada panitia Konferensi Islamic Awakening Movement 2012. Menurut Robert Dahl. jawaban ada di tangan anda. Dari prinsip-prinsip pemilu tersebut dapat kita pahami bahwa pemilu merupakan kegiatan politik yang sangat penting dalam proses penyelenggaraan kekuasaan dalam sebuah negara yang menganut prinsip-prinsip demokrasi. bahkan pengertian demokrasi sendiri secara sedehana tidak lain adalah suatu system politik dimana para pembuat keputusan kolektif tertinggi didalam system itu dipilih .

berdasarkan hukum yang disepakati bersama. sebagai sarana legitimasi politik. Di dalam studi politik. baik antara elit yang satu dengan yang lainnya. Pemilu memfasilitasi sirkulasi elit. begitu pula program dan kebijakan yang dihasilkannya. pemilihan umum dapat dikatakan sebagai sebuah aktivitas politik dimana pemilihan umum merupakan lembaga sekaligus juga praktis politik yang memungkinkan terbentuknya sebuah pemerintahan perwakilan. Sikulasi ini akan berjalan dengan sukses dan tanpa kekerasan jika pemilu diadakan dengan adil dan demokratis. Implementasi dari pemerintahan oleh rakyat adalah dengan memilih wakil rakyat atau pemimpin nasional melalui mekanisme yang dinamakan dengan pemilihan umum. Jadi pemilihan umum adalah satu cara untuk memilih wakil rakyat. keabsahan pemerintahan ayng berkuasa dapat ditegakkan. fungsi legitimasi politik ini merupakan konsekuensi logis yang dimiliki oleh pemilu. Melalui pemilu. Didalam negara demokrasi. melainkan juga memberikan sanksi berupa hukuman dan ganjaran bagi siapapun yang melanggarnya. tidak hanya memiliki otoritas untuk berkuasa. Pemilihan umum mempunyai beberapa fungsi yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Dengan begitu. jujur dan berkala. Menurut Ginsberg. yaitu untuk mengubah suatu keterlibatan poltik massa dari yang bersifat sporadic dan dapat membahayakan menjadi suatu sumber utama bagi otoritas dan kekuatan politik nasional. Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan oleh rakyat.melalui pemilihan umum yang adil. . Pertama. pemerintah. karena salah satu parameter mengukur demokratis tidaknya suatu negara adalah dari bagaimana perjalanan pemilihan umum yang dilaksanakan oleh negara tersebut. maupun pergantian dari kelas elit yang lebih rendah yang kemudian naik ke kelas elit yang lebih tinggi. Fungsi legitimasi ini terutama menjadi kebutuhan pemerintah dalam system politik yang mewadahi format pemilu yang berlaku. pemilihan umum merupakan salah satu unsur yang sangat vital.

melainkan karena kondisi yang ada didalam masyarkat serta sejarah yang mempengaruhinya. pemerintah dapat pula mempengaruhi perilaku rakyat tau warganegara. Easton. Pemilu di Indonesia Perubahan politik besar yang terjadi pada tahun 1998 yang ditandai oleh lengsernya Presiden Soeharto mempunyai implikasi yang luas. Tak mengherankan apabila menurut beberapa ahli politik aliran fungsionalisme. 1965. melalui pemilu. Pemilihan akan system pemilu adalah salah satu yang sangat penting dalam setiap Negara demokrasi. 171. Dan ketiga. Terkait dengan pentingnya pemilu dalam proses demokratisasi di suatu Negara. Kedua. Zolberg. kebanyakan dari system pemilu yang ada sebenarnya bukan tercipta karena dipilih. Pertama. Shils 1962.Paling tidak ada tiga alasan mengapa pemilu bisa menjadi sarana legitimasi politik bagi pemerintah yang berkuasa. dalam dunia modern para pengusa dituntut untuk mengandalkan kesepakatan dari rakyat ketimbang pemaksaan (coercion) untuk mempertahankan legitimasinya. pemilu bisa menjadi alat kooptasi bagi pemerintah untuk meningkatkan respon rakyat terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuatnya. salah satu diantaranya adalah kembalinya . dan pada saat yang sama memperkecil tingkat oposisi terhadapnya (Edelman. maka penting untuk mewujudkan pemilu yang memang benar-benar mengarah pada nilai-nilai demokrasi dan mendukung demokrsi itu sendiri. Gramsci bahkan menunjukkan bahwa kesepakatan (consent) yang diperoleh melalui hegemoni oleh penguasa ternyata lebih efektif dan bertahan lama sebagai sarana control dan pelestarian legitimasi dan otoritasnya ketimbang penggunaan kekerasan dan dominasi. 1966). melalui pemilu pemerintah sebenarnya bisa meyakinkan atau setidaknya memperbaharui kesepakatan-kesepakatan politik dengan rakyat.

tahun 1977. begitu pula pada era reformasi telah diselenggarakan pemilihan umum yang diikuti oleh multipartai tanggal 7 Juni 1999 dan pemilu berikutnya pada tanggal 5 April 2004. tetapi juga tidak terlalu legislative heavy seperti pada masa orde lama atau masa Demokrasi Parlementer yang sudah menjadi stigma negatif. tahun 1982. Tidak adanya legitimasi dari para anggota legislative produk pemilu 1997 pada mas Orde Baru mengakibatkan banyaknya tuntutan untuk segera melaksanakan pemilu pada saat itu. Demokratisasi ini membawa konsekuensi pola relasi antara Presiden dan DPR mengalami perubahan cukup mendasar. Terkait dengan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 1999 rakyat hanya memilih . Pemilu yang betul-betul LUBER berlangsung pada tahun 1999 dan diikuti oleh 48 parpol. Disini dicoba dilansir suatu model atau format politik yang tidak lagi executive heavy ( atau bahkan dominan ) seperti pada masa Orde Baru. masa kini mereka bertindak mengawasi presiden. Selama pemerintahan Orde Baru bangsa Indonesia telah menjalakan Pemilihan Umum. langkah awal Habiebie pada saat itu adalah membentuk Tim Tujuh yang bertugas untuk mempersiapkan pemilu secara segera. BJ Habiebie sebagai pengganti Soeharto secara konstitusional kemudian memiliki tugas utama yakni menyelenggarakan pemilu. Jika pada masa lalu DPR hanya menjadi tukang stempel. Golkar yang merupakan produk kekuasaan Orde Baru kemudian memepersiapkan diri menjadi partai politik baru. tahun 1987. Selain itu juga. serta perpecahan PPP menjadi banyak partai pada saat itu merupakan langkah awal dari proses demokratisasi di Indonesia. yakni berturut-turut dari tahun 1971.demokrasi dalam kehidupan politik nasional. Jatuhnya rezim Soeharto pada tahun 1998 yang kemudian digantikan oleh Wakilnya BJ Habiebie memulai babak baru dalam proses demokratisasi di Indonesia. tahun 1992 dan tahun 1997. diawali dari tahun 1966 hingga tahun 1997 telah diadakan 6 (enam) kali pemilihan umum secara berkala.

Dari pelaksanaan pemilu tahun 1999 ini dapat dikatakan merupakan langkah awal meunuju proses demokratisasi di Indonesia. tetapi pemilu pada masa reformasi menjadi ajang kompetisi yang cukup sehat bagi para kontestan pemilu. karena dalam perjalanannya partai politik yang sudah ada tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat. akan tetapi pada tahun 1999 begitu banyak partai politik yang ikut serta. dengan adanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang di dalamnya mempresentasikan golongan pemerintahan dan partai politik. hal ini merupakan cerminan dari keinginan masyarakat akan terwujudnya pemilu yang jujur. Satu hal juga bahwa dalam pemilu 1999 terdapat lembaga pengawasan pemilu yang walaupun dengan kekurangannya. Dari segi kelembagaan pelaksanaan pemilu 1999 mengawali sebuah pemilu yang mendekati demokratis. Munculnya banyak partai politik dengan segmen dan ideologi yang beragam membuktikan bahwa rakyat Indonesia sebenarnya tidak buta politik meskipun sistem pemilunya masih proporsional tanpa menyertakan nama calegnya dalam kartu suara.mereka di lembaga parlemen. akuntabel serta memunculkan pemimpin sesaui dengan harapan masyarakat. adil. terdapat juga lembaga pengawas pemilu dan lembaga pemantau pemilu non partisan yang bertujuan untuk mengawasi pelaksanaan pemilu. partai-partai yang sudah ada hanya mempertahankan status quo saja. setelah itu barulah anggota MPR yang memilih Presiden dan Wakil Presiden. Sistem multi partai pemilu 1999 ternyata benarbenar membuktikan bahwa rakyat Indonesia sebelumnya terbelenggu aspirasi politiknya. termasuk dalam soal penyelenggara pemilu tahun 1999. Bergulirnya gerakan reformasi telah melahirkan beberapa perubahan. System pemilu dan pelembagaan pemilu juga berlangsung transparan dan dapat mencerminkan langkah awal menuju Negara yang demokratis. Selain itu. . karena mengingat sebelumnya yakni pada masa orde baru partai politik yang menjadi kontestan pemilu hanya 3 partai saja.

calon legislatif. komposisi Komisi Pemilihan Umum tidak lagi seperti pemilu 1999. tegaknya pemerintahan yang bersih serta bebas korupsi. calon Presiden dan Wakil Presidennya dapat menciptakan kontrol yang kuat dari rakyat terhadap wakilnya di lembaga legislatif maupun eksekutif. Komisi Pemilihan Umum berdasarkan Undang. selain juga tugas menyiapkan daftar pemilih yang tidak di dapatkan dari Departemen Dalam Negeri. Komisi Pemilihan Umum memiliki kewenangan yang sangat besar baik kewenangan menyiapkan dan melaksanakan pemilu dari segi prosedur juga harus menyediakan logistik pemilu. Selain itu.Undang Nomor 12 Tahun 2003 tidak lagi menyertakan wakil-wakil dari partai politik dan pemerintah. kewenangan yang besar itu sebenarnya dalam praktiknya dapat berakibat pada terganggunya kinerja Komisi Pemilihan Umum. pemilu pada tahun 2004 dari segi kelembagaan pemilu ada perubahan. Pemilu tahun 2004 ini mempunyai makna yang sangat strategis bagi masa depan bangsa Indonesia karena merupakan momentum ujian bagi kelanjutan agenda reformasi dan demokratisasi. Sistem kepartaian pada pemilu tahun 2004 memang menawarkan banyak pilihan pada rakyat dan rakyat cukup kritis dalam menjatuhkan pilihannya. Berbeda dengan pemilu pada tahun 1999.Pemilu selanjutnya dilaksanakan adalah pada tahun 2004. tetapi secara umum sistem pemilu tahun 2004 lebih baik dibandingkan pemilu sebelumnya. sehingga nantinya wakil yang dipilih secara langsung oleh rakyat akan mampu menjalankan fungsi kekuasaan pemerintahan negara . dan berakhirnya krisis bersegi-banyak yang dialami bangsa Indonesia. meskipun pemilu tahun 2004 diwarnai oleh berbagai kerumitan. maka pemilu tahun 2004 diharapkan menjadi momentum pulihnya kedaulatan rakyat. Apabila pemilu sistem multipartai pada 1999 menandai berlangsungnya transisi demokrasi. Pemilih dapat menentukan sendiri pilihannya baik pilihan partainya maupun pilihan wakil-wakilnya. sistem pemilihan dengan memilih partai.

mengingat Indonesia pada saat itu masih berada dalam transisis demokrasi. Pemilu tahun 2004 telah membawa Indonesia memasuki babak baru dalam perpolitikan nasional. maka Presiden secara politik tidak akan bertanggungjawab lagi kepada MPR melainkan akan bertanggungjawab langsung kepada rakyat yang memilih Presiden. Secara kualitatif pilpres 2009 memang . Aspek actor-aktor politik yang ada pada saat itu serta aspek kelembagaan pada pemilu 2004 yang oleh banyak pihak akan gagal menyelenggarakan pemilu pada saat itu terbantah dengan suksesnya pemilu 2004 dilaksanakan. Dengan suksesnya pelaksanaan pemilihan umum tahun 2004 dan terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden yang merupakan hasil dari pemilu yang dilaksanakan secara langsung oleh masyarakat. merupakan wujud dari berhasilnya proses demokratisasi di Indonesia. Maka dapat dikatakan bahwa bangsa ini dalam konteks pemilu telah sukses berdemokrasi melalui pelaksanaan pemilu tahun 2004. yang bahkan mungkin saja tersulit yang pernah ada di dunia dapat dilaksanakan di Indonesia dengan tanpa ada konflik serta perpecahan. Dengan adanya pemilihan langsung oleh rakyat pasca pemilu tahun 2004. Pemilihan umum tahun 2009 merupakan pemilihan umum kedua yang tetap menerapkan pemilihan langsung terhadap presiden dan wakil presiden.Pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 setelah perubahan maupun dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 merupakan masalah yang benar-benar baru bagi bangsa Indonesia. Pemilu 2004 lah menurut saya merupakan tonggak demokratisasi di Indonesia yang kemudian tinggal diteruskan melalui pemilu-pemilu selanjutnya dengan penyempurnaan disana-sini yang dianggap masih kurang. Pelaksanaan pemilu tahun 2004 yang sangat sulit dan rumit. bahwa pemilihan langsung pada pemilu kali ini merupakan perkembangan politik yang sangat besar.

kelemahan berada pada Undang-Undang Nomor 42 tahun 2008 yang mengatur Pilpres. termasuk mengurus terdaftar dan tidaknya dalam DPT dan DPS. Sementara administrasi kependudukan masih belum tertib. Pertama. Sehingga wajar jika semua pihak menaruh harapan bahwa pemilu 2009 akan jauh lebih berkualitas dan lebih baik daripada pemilu-pemilu sebelumnya. padahal sebenarnya DPT yang dipakai masih merupakan lanjuta data dari Pemilu 2004. UU itu dinilai terlalu cepat mengakomodasi penggunaan Nomor Induk Kependudukan sebagai salah satu persyaratan penyusunan daftar pemilih. Kelemahan kedua.. kekurangan. UU Pilpres juga tidak mengakomodasi kemungkinan penggunaan Kartu Tanda Penduduk dan paspor bagi warga negara yang memenuhi persyaratan hak pilih. yang tujuannya menurut KPU adalah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekacauan dalam DPT. sehingga jumlah warga negara yang mempunyai hak pilih dan bahkan terdaftar dalam DPT namun tidak menggunakan hak pilihnya masih cukup banyak. datang dari kesadaran hukum warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. terkesan kurang kompatibel dan kurang professional serta kurang menjaga citra independensi dan netralitasnya. Kelemahan ketiga. sehingga pengawasan tidak berjalan efektif. termasuk oleh peserta pemilu. KPU sebagai penyelenggara pemilu presiden terlalu mudah dipengaruhi oleh tekanan publik. Namun banyak pihak memandang bahwa dibanding . Selain itu.masih banyak kelemahan. Kemudian kelemahan terakhir. Pemilihan umum tahun 2009 sebagai pemilu ke tiga setelah reformasi memang menjadi harapan terbesar masyarakat Indonesia untuk menyeleksi pemimpin yang memang benar-benar berkualitas dengan melibatkan seluruh kepentingan masyarakat. Sehingga. UU Pilpres ini juga dinilai tidak memberikan kekuatan kepada Badan Pengawas Pemilu beserta jajarannya. dan ketidaksempurnaan yang disebabkan oleh berbagai factor. budaya „siap menang dan siap kalah‟ dalam pemilu secara elegan belum dihayati oleh peserta pemilu beserta para pendukungnya.

kebijakan. Jumlah kasus dalam pemilu legislatif 2009 meningkat 128% dibandingkan dengan tahun 2004 yang hanya tercatat 273 kasus.01% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap ( DPT). Padahal salah satu tujuan pendidikan politik dalam konteks pemilu yang lebih bersifat nyata dan rasional adalah meningkatnya partisipasi rakyat dalam pemilihan (electoral participation ). pemilu kali ini justru menurun kualitasnya baik dilihat dari banyaknya kasus maupun angka partisipasinya. Kemunduran ini dapat dilihat dari pelembagaan. Kesimpulan Pemilu sebagai sebuah lembaga dan praktik politik didalam Negara demokratis memang menjadi sebuah keharusan.penyelenggaraan pemilu tahun 1999 dan tahun 2004. 677. Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat keberhasilan pemilu 2004 seharusnya dapat menjadi modal awal bagi suksesnya pelakasanaan pemilu 2009. . serta manajemen pemilu yang terlihat kirang professional. Peran elit politik bangsa ini tentu sangat dibutuhkan dalam konteks yang positif untuk menjaga lancarnya proses demokratisasi di Indonesia melalui pemilu. Indonesia sebagai sebuah bangsa yang telah melaksanakan pemilu yang didorong demokratis sebanyak 3 kali setelah bergulirnya reformasi ternyata dalam praktiknya mengalami kemunduran yang signifikan pada pemilu ketiga yang dilaksanakan pada tahun 2009. bukan malah kemudian menjadikan pemilu serta pelembagaan pemilu itu sendiri tempat bertarung para elit politik yang dapat mengakibatkan kemunduran bagi proses demokratisasi di Indonesia. Jumlah tersebut di luar warga Negara yang terpaksa tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena kekacauan administratif DPT. 076 orang atau 29. Tercatat warga negara yang memiliki hak pilih tetapi tidak menggunakan haknya mencapai 49.

(Jakarta. Citizen control and Popular Acquisecence. Pustaka Pelajar. (Jakarta. 2003) Mashudi. cetakan pertama. melainkan juga melembaganya komitmen demokrasi pada partai-partai dan parlemen yang dihasilkannya. 1998) Goerge Sorensen. (Jakarta: pustaka Utama Grafiti. Teori Perbandingan Politik: Penelusuran Paradigma. 1993) Benyamin Ginsberg. 1998). 1998). PT Raja Grafindo Persada. Menggugat Pemilihan Umum Orde Baru: Sebuah Bunga Rampai. partai dan kelompok. (Mass: Addison-Wesley Publishing. hlm. Yayasan Obor Indonesia dan PPW-LIPI. (Bandung. 2004) Haris S. The Consequences of consent: Elections. Demokrasi dan Demokratisasi. Syamsudin Harris: “Menggugat Pemilihan Umum Orde Baru”. 1995) Ronald H chilcote. konsolidasi demokrasi tidak cukup hanya dengan terselenggaranya pemilu secara prosedural. 1992). (Jakarta. yayasan obor Indonesia. P Huntington. Semua ini tentu saja berdampak pada tertundanya kembali konsolidasi demokrasi. 98. (Jakarta. 1982) Harris. yayasan obor Indonesia. Yogyakarta 2009. Robert A Dahl. yayasan obor Indonesia. Dahlan Thaib. Demokrasi dan Para Pengkritiknya. Hal 8 . Samuel. Mandar Maju. Pengertian-pengertian Mendasar Tentang Kedudukan Hukum Pemilihan Umum di Indonesia Menurut UUD 1945. syamsudin: “menggugat pemilihan umum orde baru”. (Yogyakarta. kepentingan elite politik dan kepentingan partai yang bersifat jangka pendek masih mendominasi arah transisi demokrasi di Indonesia. Seperti dikemukakan oleh Larry Diamond (1999). Total Media. Ketatanegaraan Indonesia. Dengan begitu transisi demokrasi masih akan berlangsung dalam tarik-menarik kepentingan pribadi. Perspektif konstitusi.Pada tingkat aktor politik. (Jakarta. Gelombang Demokratisasi Ketiga. sehingga cenderung mengarah pada pelestarian status quo politik ketimbang menuju suatu demokrasi yang lebih baik serta pemerintahan yang bersih dan lebih bertanggung jawab.

2009) Hal . 12 Agustus 2009. rakyat memunculkan para calon pemimpin dan menyaring calon-calon tersebut berdasarkan nilai yang berlaku.1.Demokrasi Perwakilan tidak bisa dilepaskan dari penyelenggaraan Pemilu. tanggal 4 Februari 2004 di Jakarta HUBUNGAN ERAT DEMOKRASI DENGAN PEMILU Sudah menjadi mafhum bahwa demokrasi yang berkembang sekarang ini adalah merupakan penyempurnaan konep demokrasi JJ. 14 Jurnal POLITIKA Vol. April 2010. 499 Dahlan Thaib. sebab melalui lembaga masyarakat ikut menentukan kebijaksanaan . Ketatanegaraan Indonesia. Democracy in Divided Societies: Electoral Engineering for Conflict Management. tanggal 4 Februari 2004 di Jakarta Op. Keikutsertaan rakyat dalam Pemilu.I. dapat dipandang juga sebagai wujud partisipasi dalam proses Pemerintahan. SIP. Hal 101-102 Ibid. Rousseau Dimana untuk menjalankan roda pemerintahan perlu ditunjuk para penyelenggara pemerintahan Penunjukkan para penyelenggara pemerintahan inilah dalam demokrasi biasanya melalui sistem PEMILU (election) Pemilu merupakan salah satu prinsip demokrasi yang harus dijalankan. 98 Syamsuddin Haris dalam Pengantar seri diskusi publik Propatria. 116 Maruarar Siahaan. Selection from the Prison Notebook. M. Perspektif konstitusi. Marita Ahdiyana. Si.AAN YOGYAKARTA 13 Juni 2009. Pallgrave Macmillan. Handbook Of Electoral System Choice.Antonio Gramsci. 1978) Benjamin Reilly. No. Pidato Ilmiah Disampaikan Dalam Rangka Dies Natalis XXX STIA . 2001) Hal. Hal. Dahlan Thaib. Syamsuddin Haris dalam Pengantar seri diskusi publik Propatria.Cit. Translation by Q Hoare and N Smith.Rakyat dapat menyampaikan aspirasinya secara aktif dan keikutsertaannya dalam pemerintahan melalui mekanisme PEMILU Pemilu (Pemilihan Umum) sering disebut sebagai pesta Demokrasi yang dilakukan sebuah Negara. (Hakim Konstitusi) dalam wawancara dengan Vivanews. Melalui Pemilu. 2004) Hal. Hal 63 Josep M Colomer.( Yogyakarta Total Media. Rabu. (Cambridge: Cambridge University Press. (New York. (New York: International Publisher.

. Karena itu. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. tetapi sama sekali tidak memiliki substansi demokrasi. Pemilu yang teratur dan berkesinambungan saja tidak cukup untuk menghasilkan kepemimpinan yang benar-benar menedekati kehendak rakyat. ditandai dengan adanya kesempatan untuk memilih pemerintahannya denga interval yang teratur dan ada aturan yang mengatur pemilu. Pemilu merupakan wujud yang paling nyata dari demokrasi. dan untuk rakyat. Hakikat Demokrasi Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata yaitu demos yang berarti rakyat. bersamaan dengan perkembangan system “demokrasi” di berbagai Negara. Maka selain teratur dan berkesinambungan. masalah system atau mekanisme dalam penyelenggaraan pemilu adalah hal penting yang harus diperhatikan. fungsi utama bagi rkayat adalah “untuk memilih dan melakukan pengawasan terhadap wakil-wakil mereka”. 2. dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan.dasar yang akan dilaksanakan pemimpin terpilih. Pemilihan umum merupakan perwujudan nyata demokrasi dalam praktek bernegara masa kini (modern) karena menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyatakan kedaulatan rakyat atas Negara dan Pemerintah. Demokrasi formal. Demokrasi permukaan (fade) merupakan gejala yang umum di dunia ketiga. Pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk ikut serta menentukan figure dan arah kepemimpinan Negara dalam periode waktu tertentu. banyak pengertian mengenai Pemilihan Umum. Sehingga setiap pemerintahan suatu Negara yang hendak menyelenggarakan pemilu selalu menginginkan pelaksanaanya benar-benar mencerminkan proses demokrasi. Demokrasi sebuah bangsa hampir tidak terpahamkan tanpa Pemilu. Pernyataan kedaulatan rakyat tersebut dapat diwujudkan dalam proses pelibatan masyarakat untuk menentukab siapa-siapa saja yang harus menjalankan dan di sisi lain mengawasi pemerintahan Negara. Tetapi intinya adalah pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan asas kedaulatan di tangan rakyat sehingga pada akhirnya akan tercipta suatu hubungan kekuasaan dari rakyat. Sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat atau yang lebih dikenal sebagai pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Tak ada demokrasi tanpa diikuti Pemilu. Pemilu merupakan saran legitimasi bagi sebuah kekuasaan. Hakikat Pemilihan Umum dan Demokrasi Dari berbagai sudut pandang. Namun. Salah satu perwujudan keterlibatan rakyat dalam proses politik adalah Pemilihan Umum. yaitu : 1. Ide demokrasi yang menyebutkan bahwa dasar penyelenggaraan Negara adalah kehendak rakyat merupakan dasar bagi penyelenggaraan pemilu. Setiap penguasa betapapun otoriternya pasati membutuhkan dukungan rakyat secara formal untuk melegitimasi kekuasaanya. Dalam sebuah Negara yang menganut paham Demokrasi. Tampak luarnya memang demokrasi. Menurut Jeff Hayness (2000) membagi pemberlakuan demokrasi ke dalam tiga model berdasarkan penerapannya. oleh rakyat. Peran pemerintah adalah mengatur pemilu dengan memperhatikan proses hukumnya. Pemilu menjadi kunci terciptanya demokrasi.

Demokrasi substantive menempati ranking paling tinggi dalam penerapan demokrasi. Pemilu juga menjadi mekanisme atau cara untuk memindahkan konflik kepentingan dari tataran masyarakat ke tataran badan perwakilan agar dapat diselesaikan secara damai dan adil sehingga kesatuan masyarakat tetap terjamin. Hasilnya adalah demokrasi dengan intensitas rendah yang dalam banyak hal tidak jauh dari sekadar polesan pernis demokrasi yang melapisi struktur politik. Demokrasi substantive memberi tempat kepada rakyat jelata. Ketiga jenis lembaga-lembaga Negara tersebut (eksekutif. Karena diyakini bahwa dengan demikian kesejahteraan yang sesungguhnya baru dapat dicapai saat individu terlindungi hak-haknya bahkan dibantu oleh Negara untuk dapat teraktualisasikan. golongan minoritas keagamaan dan etnik untuk dapat benar-benar menempatkan kepentingannya dalam agenda politik suatu Negara. lembagalembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan yudikatif dan lemabag-lembaga perwakilan rakyat (DPR untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Melalui pemilihan umum. 3. yudikatif. kaum muda. Hal ini didasarkan pada prinsip bahwa dalam system demokrasi segala perbedaan atau pertentangan kepentingan di masyarakat tidak boleh diselesaikan caracara kekerasan atau ancaman kekerasan. Pemilihan Umum Pemilihan umum dalam sebuah Negara yang demokratis menjadi kebutuhan yang tidak terelakan. Yaitu bagaimana menjadikan perilaku pengambilan keputusan untuk dan atas nama orang banyak bisa berjalan sesuai dengan norma-norma demokrasi. rakyat yang berdaulat memilih wakil-wakilnya yang diharapakan dapat memperjuangkan aspirasi dan kepentingannya dalam suatu pemerintahan yang berkuasa. Untuk melembagakan demokrasi diperlukan hokum dan perundang-undangan dan perangkat structural yang akan terus mendorong terpolanya perilaku demokratis sampai bisa menjadi pandangan hidup. Dengan demikian.Pemilu diadakan sekadar para os inglesses ver artinya “supaya dilihat oleh orang inggris”. dan legislative) adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif. melalui pemilihan umum rakyat akan dapat selalu terlibat dalam proses politik dan secara langsung maupun tidak langsung menyatakan kedaulatan atas kekuasaan Negara dan pemerintah melalui para wakil-wakilnya.tugas para wakil pemerintahan yang berkuasa adalah melakukan control atau pengawasan terhadap pemerintah tersebut. Dengan kata lain. Pemerintahan yang berkuasa sendiri merupakan hasil dari pilihan maupun bentukan para wakil rakyat tadi untuk menjalankan kekuasaan Negara. saat setiap individu berhubungan dengan individu lain sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. bahwa ada kedudukan pasti bagi orang-orang berdasarkan kelahiran atau profesi sebagai bangsawan politik dan yang lain sebagai rakyat biasa) menjadi lembaga yang terbuka dan mencerminkan keinginan orang banyak untuk mendapatkan kesejahteraan. melainkan melalui musyawarah . Dalam tatanan demokrasi. demokrasi substantive menjalankan dengan sungguh-sungguh agenda kerakyatan bukan sekadar agenda demorasi atau agenda politik partai semata. perempuan. kaum miskin. Persoalan utama dalam Negara yang tengah melalui proses transisi menuju demokrasi seperti Indonesia saat ini adalah pelembagaan demokrasi. umumnya yang harus diatasi adalah merubah lemabaga feodalistik (perilaku yang terpola feodal.

bebas dan rahasia serta jujur dan adil:       Langsung berarti rakyat pemilih mempunyai hak untuk secara langsung memberikan suaranya sesuai dengan kehendak hati nuraninya tanpa perantara. pemerintah dan partai politik peserta pemilu. 2. 4. ras. pemilihan yang bersifat umum mengandung makna menjamin kesempatan yang berlaku menyeluruh bagi semua warganegara yang telah memenuhi persyaratan tertentu tanpa diskriminasi (pengecualian) berdasar acuan suku. golongan. Peraturan perundangan yang mengatur Pemilu harus tidak membuka peluang terjadinya tindak kecurangan maupun menguntungkan satu atau beberapa pihak tertentu. Serta semua pihak yang telibat secara tidak langsung harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. pengawas dan pemantau pemilu. serta bebas dari kecurangan pihak manapun.bebas dari campur tangan pemerintah atau partai politik peserta pemilu baik dalam hal kebijakan maupun operasionalnya serta terdiri dari tokoh-tokoh yang . Panitia pemilu di tingkat Nasional maupun daerah harus bersifat mandiri dan independent. diantaranya : 1. Jadi. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”. Badan/lembaga penyelenggara pemilu harus bersifat mandiri dan independent. sehingga dapat memilih sesuai dengan kehendak hati nurani dan kepentingannya. Terdapat dalam Qs:Asy-syura:38: ”Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhan-nya dan mendirikan shalat. kedaerahan dan status social. Umum berate pada dasarnya semua warganegara yang memenuhi persyaratan minimal dalam usia 17 tahun atau telah/pernah kawun berhak iktu memilih dalam pemilihan umum. Pemilu yang LUBER dan JURDIL mengandung pengertian bahwa pemilihan umum harus diselenggarakan secara demokratis dan transparan berdasarkan pada asas-asas pemilihan yang bersifat langsung. Peraturan pelaksanaan pemilu yang memuat petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan pemilu harus tidak membuka peluang bagi terjadinya tindak kecurangan maupun menguntungkan satu atau beberapa pihak tertentu. Adil berarti dalam menjalankan pemilu setiap pemilih dan partai politik peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama. Jujur berarti dalam menyelenggarakan pemilu. Bebas berarti setiap warganegara berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapapun. penyelenggaraan/pelaksana. Warganegara yang sudah berumur 21 tahun berhak dipilih. Di dalam melaksanakan haknya setiap warganegara dijamin keamanannya. Rahasia berarti dalam memberikan suaranya pemilih dijamin bahwa pemilihnya tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan jalan apapun.(deliberation). jenis kelamin. 3. bebas dari campur tangan pemerintah atau partai politik peserta pemilu baik dalam hal kebijakan maupun operasionalnya serta terdiri dari tokoh-tokoh yang kredibilitasnya tidak diragukan. umum. agama. Untuk mewujudkan Pemilu yang LUBER dan JURDIL dibutuhkan persyaratan minimal.

Salah jika orang menganggap ini adalah sebuah kegagalan dalam system Demokrasi. Partai politik peserta pemilu memiliki kesiapan yang memadai untuk terlibat dalam penyelenggaraan pemilu. Tapi. Sudah jelas bahwa dalil tersebut mengatakan kita dapat memilih pemimpin yang menurut kita semua pilihannya kurang baik tapi kita pilih mana yang terbaik dari para calon pemimpin tersebut. 2. Pemilihan umum merupakan perwujudan nyata demokrasi dalam praktek berbegeara masa kini (modern) karena menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyatakan kedaulatannya atas Negara dan pemerintah. mereka melakukan gol put (abstain) itu adalah salah satu cara mereka mempergunakan hak Demokrasi yang di berikan Pemerintah kepada seluruh warga Indonesia.311C Ged. tetapi bagaimana pun pemilu memiliki arti yang sangat penting dalam proses demokrasi dalam dinamika ketatanegaraan. Khususnya yang berkaitan dengan kepanitiaan pemilu serta kemampuan mempersiapkan saksi-saksi ditempat-tempat pemungutan suara. Dan yang tidak boleh kita lupakan pemilu adalah peristiwa perhelatan rakyat yang paling akbar yang hanya terjadi lima tahun dan hanya pemilulah rakyat secara langsung tanpa kecuali benar-benar menunjukkan eksistensinya sebagai pemegang kedaulatan dalam Negara berdasarkan itulah agaknya tidak berlebihan bila ditegaskan bahwa pemilu sebagai wujud paling nyata dari demokrasi. Kesimpulan Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan maka dapat ditarik beberpa kesimpulan. Dalam tatanan demokrasi. yaitu : 1. Pemilu adalah sarana pelaksanaan asas demokrasi (sarana bagi penjelmaan rakyat menjadi MPR) dan sendi-sendi demokrasi bukan hanya terletak pada pemilu. Keterlibatan aparat pemerintahan dalam kepanitiaan pmilu sebatas pada dukungan teknis operasional dan hanya bersifat administratif.kredibilitasnya tidak diragukan. 3. Sesuai dengan perkulihan tanggal 12-02-2009 di R. Terdapat sebuah dalil yang berbunyi “Amtsal fa amtsal” (Memilih yang terbaik dari yang kurang baik). Pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan asas kedaulatan di tangn rakyat sehingga pada akhirnya akan tercipta suatu hubungan kekuasaan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Saya bertanya kepada mahasiswa jurusan ISP dan pendapatnya adalah “Sebenarnya system Demokrasi tidak salah tetapi pelaksanaannya belum maksimal di karenakan banyak pihak yang tidak sepadan dengan system ini. jika masih ada yang melakukan gol put sendiri itu adalah memang kepercayaan yang mereka lakukan. 5. Masalah Kontemporer Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia belum dapat berjalan maksimal karena pada kenyataannya lebih banyak rakyat untuk memilih gol put (abstain) dalam proses pemilihan pemimpin di Indonesia??????? Saya mencoba mencari jawaban yang belum sepenuhnya terjawab ketika presentasi. Hubungan Pemilu dengan Sistem Demokrasi Pemilu memang bukanlah segala-segalanya menyangkut demokrasi.K FIS UNJ yang di bawakan langsung oleh bu sari dalam materi Kepemimpinan. pemilu juga menjadi mekanisme atau cara untuk memindahkan konflik kepentingan dari tataran masyarakat ke tataran badan perwakilan .

Dengan uang. gender. ideologi politik. Pemilu di sisi lain mengundang risiko bahwa yang terpilih menjadi pemenangnya adalah justru orang dan sekelompok orang yang jauh dari karakter. melaksanakan amanat konstitusi dan bekerja untuk kepentingan publik tanpa membedakan latar belakang mereka. budaya. mereka secara sengaja tiarap sambil menunggu angin baik berhembus ke arah mereka. dan kebijakan nasional pro-reform seringkali terbajak sehingga reformasi hampir di segala sektor hanya mampu dilakukan setengah hati atau setengah efektif. pelanggaran HAM. Ketika Golkar masih menjadi partai pendukung utama kekuasaan rezim Suharto selama sekitar 30 tahun. serta kehandalalan politisi mereka memainkan sejumlah isu nasional untuk di satu sisi mengguncang dan di sisi lain meningkatkan posisi tawar mereka. dan korupsi yang secara jahat memperkaya dan memberi manfaat bagi keluarga dan kroninya. sementara penantian rakyat akan peningkatan fasilitas infrastruktur. SBY tersandera olehnya dalam suatu koalisi yang mirip tonil.agar dapat diselesaikan secara damai dan adil sehingga kesatuan masyarakat tetap terjamin. pengucilan kehidupan politik yang demokratis. Pemilu juga karenanya tidak menjamin bahwa orang-orang terpilih itu akan menjalankan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN. mereka mulai membangun kembali kekuatannya melalui Pemilu 1999. Diakui bahwa pemilu merupakan salah satu prasyarat atau bahkan pilar sebelum suatu negara bisa dikatakan mempunyai sistem integritas nasional. dan warna kulit. Sejumlah pimpinan Golkar praktis juga ikut mendapatkan berbagai manfaat tidak sah itu.wordpress.html#ixzz2LFuW2mHh Pemilihan umum (pemilu) yang bebas dan terbuka semula diharapkan menjadi satu fondasi penting yang menjamin kehidupan bernegara yang demokratis. dan birokrasi serta kekuasaan kehakiman yang terlatih selama puluhan tahun di bawah rezim Suharto. baik agama. sosial. Negara dan bangsa ini menjadi bandul yang melayang dari ujung satu kutub ke ujung kutub lainnya tanpa henti. istilah populernya. Tidak lama. etnis. Golkar ikut terperosok sejenak. . sumber:http://andirafi92. di atas penderitaan bangsa ini. Golkar dipersepsikan sebagai memberikan semua legitimasi yang diperlukan oleh rezim Suharto untuk melakukan berbagai macam praktik penyimpangan konstitusi. 2004 dan 2009 yang dianggap paling demokratis sedunia dan menjadi contoh bagi bangsa manapun untuk membangun kembali semua fondasi kelembagaan yang hancur karena penindasan rezim-rezim represif. infrastruktur politik sampai ke tingkat grass-root.blogspot. perilaku dan praktik harian sebagai mereka yang bersih dan punya integritas tinggi. saat ini Golkar merupakan suatu kekuatan politik yang luar biasa besar pengaruhnya dalam setiap penentuan kebijakan nasional. Ketika rezim Suharto jatuh pada tahun 1998. suatu simbiose parasitis yang wajar diharapkan terjadi dalam situasi demikian.com/2012/02/hubungan-erat-demokrasi-denganpemilu.com/2011/04/03/pemilu-demokrasi/#more-103 Sumber : http://wawasanfadhitya.

Ketika saya berjumpa Faisal Basri tahun lalu. dan secara bersih menggalang dana publik. dan dia menyatakan akan mengajukan diri dalam Pilkada Gubernur DKI Jakarta sebagai calon independen. hal ini memberikan harapan bahwa pencalonan kandidat independen dimungkinkan. pencalonan calon independen memberi harapan besar perubahan struktur politik kita sebagaimana saya coba gambarkan di atas sebagai terbelenggu kekuatan-kekuatan lama. pendidikan dan kesehatan masih terus berada di-awang-awang. walaupun ada sedikit nuansa itu. karenanya sangat dimungkinkan memimpin suatu daerah. serta merta saya menyatakan kesediaan untuk mendukungnya dengan sepenuh hati. Ini bisa saja berarti bahwa reform di banyak sektor bisa berjalan di mayoritas daerah kita. kalau saja semua daerah mencontoh pola ini. pengelolaan APBD bisa efektif. Artinya tanpa dukungan satu partai politikpun seseorang bisa memimpin negeri ini pada tingkat daerah. dan memimpin suatu daerah. Hutang uang dan budi pada para pendukung dana banyak menyebabkan kegagalan pemimpin daerah untuk berlaku fair dan transparan dalam memimpin daerahnya atau menerapkan kebijakan publiknya. dan tidak menyuap rakyat untuk memenangkan pilkada. walaupun tidak selalu begitu. integritas tinggi dan didukung oleh publik adalah suatu fakta baru yang mengubah peta dan struktur politik kita. maka ini mutlak memberi harapan bahwa calon independen yang mempunyai kualitas pemimpin. Kalau kemudian Faisal bisa memenangkan pemilihan dan terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta. Calon independen yang tidak punya sumber dana kampanye yang berlimpah. Bila Faisal berhasil mengikuti proses pemilihan sampai babak akhir dengan sedikit kandidat terunggul. Saya ingin melihatnya dari kepentingan terbesar bangsa ini saja. maka harapan membesar bahwa kemenangan buat calon independen sangat dimungkinkan.pelayanan publik. kesejahteraan. Lebih lagi. Kalau Faisal bisa berhasil mencalonkan diri dengan memenuhi semua prasyarat pemilihan bagi calon independen. adalah mereka yang bebas dari tekanan politik. transparan dan bebas korupsi. begitu banyak contoh yang kita dapatkan bahwa calon dari jalur politik kemudian terlibat dalam berbagai kasus korupsi karena beban masa lalu atau karena ia harus membayar hutang budi dan uangnya kepada para pendukung dananya. atau semata karena pengaruh lingkungan dan budaya politiknya serta pembinaan kader banyak parpol yang menganggap bahwa korupsi adalah suatu hal yang bukan cela. Calon independen sangat boleh jadi. serta terbebas dari beban masa lalu orde baru yang kelam. maka bukan tidak mungkin mayoritas daerah bisa dipimpin oleh pemenang-pemenang dari calon independen. Itukah harga sebuah demokrasi? Rupanya kita terpaksa musti menelannya mentah-mentah saat ini. Kenapa? Apakah karena Faisal teman saya sejak lama. Pertama. kita sudah lelah karena dipaksa untuk menerima kenyataan bahwa selama ini hanya calon dari jalur politik yang bisa memenangi pilkada. praktik pemerintahan di banyak daerah bisa bebas KKN. kekuasaan dan uang. Kedua. Ketiga. Saya akan mencoba menjauhkan nuansa pribadi dan romantik demikian serta harapan-harapan yang masih harus dibuktikan. serta alhasil tingkat . atau karena saya percaya dia adalah tokoh yang tepat dan punya kemampuan sebagai administrator untuk memimpin dan memajukan Jakarta? Tidak juga. dimana pemimpin daerah bisa dipimpin oleh pemenang dari jalur independen.

mediacenter. 9 April 2014. KPU juga menetapkan Rabu. Wakil Ketua Komisi II DPR. Pada saat bersamaan. akan dimulai besok (Sabtu. maka rangkaian tahapan Pemilu 2014. kalau hal ini bisa bergulir terus. sehingga publik bisa merasakan manfaat besar dari kepemimpinan para pemimpin daerah yang berasal dari jalur independen. penuh percaya diri dan terhormat. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam undang-undang. Mendukung Faisal dalam proses pemilihan Gubernur DKI Jakarta bukan semata mendukung secara emosional atau romantik teman atau calon yang bersih. menurut Ketua KPU.kpu. telah dikonsultasikan sebelumnya dengan pihak DPR dan Pemerintah. 9/6).go. dan bisa melakukan pendanaan kampanye dalam jumlah yang masuk akal dan dengan cara-cara yang bersih. 08 Juni 2012 14:29 Jakarta. sehingga akan sangggup memimpin bangsa ini dengan kepala tegak. perwakilan Bawaslu. secara simbolis menekan sirine.kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik dapat ditingkatkan. antara lain. disaksikan oleh para tamu undangan yang hadir. Tanribali Lamo. sebagai hari-H pemungutan suara Pemilu 2014.idJumat (8/6) siang. maka tekanan tuntutan untuk mengubah konstitusi yang memungkinkan pemilihan calon presiden dan wakil presiden dari calon independen akan semakin membesar. Ketua MUI. Penetapan 9 April 2014 sebagai hari pemungutan suara Pemilu 2014. Komisi Pemilihan Umum (KPU) me-launching Tahapan Penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. Jumat. Amidhan. Ganjar Pranowo. dan tentunya tidak punya beban hutang politik dan finansial kepada siapapun juga. . Komjen (Pol) Nanan Sukarna. Ketua KPU. sehingga putera-puteri terbaik bangsa ini bisa memimpin negara ini tanpa tergantung pada partai politik. Lebih dahsyat lagi. tetapi merupakan suatu percobaan mengubah sejarah yang patut dilakukan oleh setiap warga negara yang betanggung jawab. Dirjen Kesbangpol Kemendagri. Dengan ditetapkannya 9 April 2014 sebagai hari pemungutan suara. maka kita bisa membuat sejarah baru dan peta politik baru tingkat nasional. Wakil Kepala POLRI. Kalau ini terjadi. Husni Kamil Manik. dan bukan tidak mungkin bisa direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. dan membuka selubung kain bertuliskan “9 April 2014”. dan sejumlah tokoh agama lainnya.

jujur. Selain karena amanat regulasi. program. lanjut Husni. (dd/red) A. Pengertian Pemilihan Umum Pemilihan umum secara langsung merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung. “Semoga Pemilu 2014 menjadi Pemilu yang paling berkualitas dan paling berhasil dalam sejarah Pemilu di Indonesia. dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Menyangkut berbagai regulasi penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. untuk memilih secara langsung anggota Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). rahasia. menurut Ketua KPU.” harap Husni menutup sambutannya.“Berdasarkan amanat Undang-Undang No. dan DPRD) tahun 2014 tersebut. umum.” ujar Husni Kamil Manik dalam pidato sambutannya. dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rakyat Daerah provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota. merupakan simbol. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR. dan harus terdaftar sebagai pemilih. Dengan di-launching-nya tahapan penyelenggaraan pemilu tersebut. bebas. bahwa penyelenggaraan Pemilu 2014 juga menyertakan masyarakat Indonesia yang masih kukuh mempertahankan adatistiadat dan kebudayaan. Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Pemilu dilaksanakan secara efektif dan efisien berdasarkan asas langsung. umum. dan adil. tertuang dalam Keputusan KPU Nomor: 111/Kpts/KPU/TAHUN 2012 . minggu depan kita sudah bisa menyelesaikan penyusunan tahapan. bebas. Acara yang dilakukan di Ruang Sidang Utama KPU itu juga diisi dengan pemotongan tumpeng. dan DPRD. atau sudah/pernah kawin mempunyai hak memilih. guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis. “Insya Allah. Hal itu. sehingga nilai-nilai ke-Bhinneka-an tidak pupus dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. jujur. sebagai penyalur aspirasi politik rakyat di wilayah Kabupaten/Kota bersangkutan. DPD. serta melakukan penyusunan peraturan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu. DPD. rahasia. terang Husni. dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Pemilu merupakan hak setiap warga Kabupaten/Kota yang telah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun pada saat hari pemungutan suara. pelaksanaan konsultasi tersebut lebih pada upaya untuk membangun sinergi memastikan pemilu yang berkualitas. KPU secara resmi akan menyusun perencanaan program dan anggaran. Penetapan hari dan tanggal pemungutan suara Pemilu Legislatif (Pemilu Anggota DPR. tahapan penyelenggaraan Pemilu dilaksanakan paling lambat 22 (dua puluh dua) bulan sebelum hari pemungutan suara (pasal 4 ayat (5)). . dan jadwal Pemilu 2014. selanjutnya akan ditetapkan dikemudian hari dengan berkonsultasi dengan Pemerintah dan DPR.

. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN). yang selanjutnya disebut desa/kelurahan.Pemilu untuk memilih anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota. adalah panitia yang dibentuk oleh Bawaslu untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di provinsi dan kabupaten/kota. tetap. DPRD provinsi. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). dan mandiri. Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah tempat dilaksanakannya pemungutan suara. adalah penyelenggara Pemiludi provinsi dan kabupaten/kota. Panitia Pemungutan Suara (PPS). Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten/Kota. Bilangan Pembagi Pemilihan (BPP) bagi kursi DPRD. yang selanjutnya disebut kecamatan. adalah panitia yang dibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu di tingkat desa atau sebutan lain/kelurahan. adalah badan yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lembaga Penyelenggara Pemilu dan Beberapa Pengertian Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). adalah panitia yang dibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu di tingkat kecamatan atau sebutan lain. adalah panitia yang dibentuk oleh Panwaslu kabupaten/kota untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah kecamatan. adalah kelompok yang dibentuk oleh PPS untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan. adalah bilangan yang diperoleh dari pembagian jumlah suara sah dengan jumlah kursi di suatu daerah pemilihan untuk menentukan jumlah perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dan terpilihnya anggota kabupaten/kota. adalah lembaga penyelenggara Pemilu yang bersifat nasional. Pemilu untuk memilih anggota DPD dilaksanakan dengan sistem distrik berwakil banyak. Pengawas Pemilu Lapangan adalah petugas yang dibentuk oleh Panwaslu kecamatan untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di desa/kelurahan. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). adalah kelompok yang dibentuk oleh PPLN untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara di luar negeri. B.

KPU kabupaten/kota dibantu oleh PPS. Tahapan penyelenggaraan Pemilu meliputi: Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih. E.2. Hasil pemutakhiran data pemilih digunakan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih sementara. DPRD provinsi. 5. Tahap Penyelenggaraan Pemilu 1. Masa tenang. 7. 6. dan Pengucapan sumpah/janji anggota DPR. Dalam penyusunan daftar pemilih. Penetapan Peserta Pemilu. Pendaftaran Peserta Pemilu. tanggal lahir. dan diselesaikan paling lama 3 (tiga) bulan setelah diterimanya data kependudukan. rukun warga. 9. PPS dibantu oleh petugas pemutakhiran data pemilih yang terdiri atas perangkat desa/kelurahan. KPU kabupaten/kota dibantu oleh PPS dan PPK. 4. Penetapan hasil Pemilu. dan sudah tersedia dan diserahkan kepada KPU paling lambat 12 (dua belas) bulan sebelum hari/tanggal pemungutan suara. KPU kabupaten/kota menggunakan data kependudukan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih. dan alamat Warga Negara Indonesia yang mempunyai hak memilih. Pencalonan anggota DPR. DPRD provinsi. 8. DPD. Daftar pemilih sementara diumumkan selama 7 (tujuh) hari oleh PPS untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat. DPD. 1. Penyusunan Data Pemilih Pemerintah dan pemerintah daerah menyediakan data kependudukan. jenis kelamin. Penyusunan Daftar Pemilih Sementara Daftar pemilih sementara disusun oleh PPS berbasis rukun tetangga paling lambat 1 (satu) bulan sejak berakhirnya pemutakhiran data pemilih. E. dan warga masyarakat. E. Pemuktahiran Data Pemilih KPU kabupaten/kota melakukan pemutakhiran data pemilih berdasarkan data kependudukan dari Pemerintah dan pemerintah daerah. Pemungutan dan penghitungan suara. Penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan. dan DPRD kabupaten/kota. Salinan daftar pemilih sementara harus diberikan oleh PPS kepada yang mewakili Peserta Pemilu di tingkat desa/kelurahan sebagai bahan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan. Masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu diterima PPS paling lama 14 (empat belas) hari . nama. Dalam pemutakhiran data pemilih. Masa kampanye. 10. 2. 11. Dalam pemutakhiran data pemilih. Daftar pemilih sekurang-kurangnya memuat nomor induk kependudukan. rukun tetangga atau sebutan lain. 3.C. dan DPRD kabupaten/kota. Petugas pemutakhiran data pemilih diangkat dan diberhentikan oleh PPS.

E. Penyusunan Daftar Pemilih Tetap KPU kabupaten/kota menetapkan daftar pemilih tetap berdasarkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan dari PPS. dan DPRD kabupaten/kota adalah partai politik. F. tetapi karena keadaan tertentu tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar. Daftar pemilih tetap dapat dilengkapi dengan daftar pemilih tambahan paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari/tanggal pemungutan suara. DPRD provinsi. Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap di kabupaten/kota. Daftar pemilih sementara hasil perbaikan akhir disampaikan oleh PPS kepada KPU kabupaten/kota melalui PPK untuk menyusun daftar pemilih tetap. Dan PPS wajib memperbaiki daftar pemilih sementara berdasarkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu. PPS wajib melakukan perbaikan terhadap daftar pemilih sementara hasil perbaikan berdasarkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu paling lama 3 (tiga) hari setelah berakhirnya pengumuman. Daftar pemilih tetap tersebut digunakan KPPS dalam melaksanakan pemungutan suara. dan disusun dalam besaran satuan TPS. KPU kabupaten/kota harus memberikan salinan daftar pemilih tetap kepada Partai Politik Peserta Pemilu di tingkat kabupaten/kota. dan disampaikan oleh KPU kabupaten/kota kepada KPU.3. Untuk dapat dimasukkan dalam daftar pemilih tambahan. KPU provinsi. E. dan KPU melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap secara nasional. PPS mengumumkan daftar pemilih tetap sejak diterima dari KPU kabupaten/kota sampai hari/tanggal pemungutan suara. Peserta dan Persyaratan Mengikuti Pemilu Peserta Pemilu untuk memilih anggota DPR. Daftar pemilih tetap ditetapkan paling lama 20 (dua puluh) hari sejak diterimanya daftar pemilih sementara hasil perbaikan dari PPS. seseorang harus menunjukkan bukti identitas diri dan bukti yang bersangkutan telah terdaftar sebagai pemilih dalam daftar pemilih tetap di TPS asal. Daftar pemilih tambahan terdiri atas data pemilih yang telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap di suatu TPS. dan PPS. Daftar pemilih sementara hasil perbaikan diumumkan kembali oleh PPS selama 3 (tiga) hari untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu. Partai politik dapat menjadi Peserta Pemilu setelah memenuhi persyaratan: .4.sejak hari pertama daftar pemilih sementara diumumkan. PPS harus memberikan salinan daftar pemilih sementara hasil perbaikan kepada yang mewakili Peserta Pemilu di tingkat desa/kelurahan. KPU provinsi melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap di provinsi. PPK.

1. KPU melaksanakan penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat sebagaimana dimaksud di atas. menyertakan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) keterwakilan perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat. Nama dan tanda gambar partai politik dilarang sama dengan:       bendera atau lambang negara Republik Indonesia. lambang negara lain atau lembaga/badan internasional. dan 7. berstatus badan hukum sesuai dengan Undang-Undang tentang Partai Politik. memiliki kepengurusan di 2/3 (dua pertiga) jumlah provinsi. 5. mempunyai kantor tetap untuk kepengurusan sebagaimana pada nomor 2 dan nomor 4. atau yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan nama. 2. atau tanda gambar partai politik lain. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat diatur dengan peraturan KPU. nama atau gambar seseorang. Partai Politik Peserta Pemilu pada Pemilu sebelumnya dapat menjadi Peserta Pemilu pada Pemilu berikutnya. memiliki anggota sekurang-kurangnya 1. 3. F. Dokumen persyaratan :    Berita Negara Republik Indonesia yang memuat tanda terdaftar bahwa partai politik tersebut menjadi badan hukum. 4.1. dan pengurus tingkat kabupaten/kota. Keputusan pengurus pusat partai politik tentang pengurus tingkat provinsi dan pengurus tingkat kabupaten/kota.000 (satu perseribu) dari jumlah Penduduk pada setiap kepengurusan partai politik sebagaimana dimaksud pada nomor 2 dan nomor 3 yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu tanda anggota. pengurus tingkat provinsi. Pendaftaran Partai Politik sebagai Calon Peserta Pemilu Partai politik dapat menjadi Peserta Pemilu dengan mengajukan pendaftaran untuk menjadi calon Peserta Pemilu kepada KPU. nama. Pendaftaran diajukan dengan surat yang ditandatangani oleh ketua umum dan sekretaris jenderal atau sebutan lain pada kepengurusan pusat partai politik. dan dilengkapi dengan dokumen persyaratan. Surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang kantor dan alamat tetap pengurus tingkat pusat. . Jadwal waktu pendaftaran Partai Politik Peserta Pemilu ditetapkan oleh KPU.000 (seribu) orang atau 1/1. nama. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat tersebut diatur dengan peraturan KPU. bendera. mengajukan nama dan tanda gambar partai politik kepada KPU. bendera. 6. KPU melaksanakan penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat. memiliki kepengurusan di 2/3 (dua pertiga) jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan. lambang lembaga negara atau lambang pemerintah. simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang. lambang.

dan Panwaslu kabupaten/kotamenyampaikan temuan tersebut kepada KPU.1. Bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. F.3. F. F. Penetapan partai politik sebagai Peserta Pemilu dilakukan dalam sidang pleno KPU. 2. lambang. dan menulis dalam bahasa Indonesia. setelah memenuhi persyaratan. Panwaslu provinsi.1. KPU provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dari KPU. dan Panwaslu kabupaten/kota melakukan pengawasan atas pelaksanaan verifikasi partai politik calon Peserta Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU.1.1. 4. Surat keterangan tentang pendaftaran nama.2. KPU provinsi. Pengawasan atas Pelaksanaan Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu Bawaslu. Hasil penetapan diumumkan oleh KPU. Peserta Pemilu Anggota DPD Peserta Pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. maka Bawaslu. Dalam hal Bawaslu. KPU provinsi. F. Persyaratan peserta Pemilu anggota DPD : 1. Panwaslu provinsi. dan Panwaslu kabupaten/kota menemukan kesengajaan atau kelalaian yang dilakukan oleh anggota KPU. Panwaslu provinsi. Penetapan nomor urut partai politik sebagai Peserta Pemilu dilakukan secara undi dalam sidang pleno KPU terbuka dan dihadiri oleh wakil seluruh Partai Politik Peserta Pemilu. Panwaslu provinsi. membaca. dan Panwaslu kabupaten/kota. DPRD provinsi. 3. dan KPU kabupaten/kota. KPU provinsi. Cakap berbicara. Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu KPU melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan kebenaran persyaratan. dan KPU kabupaten/kota wajib menindaklanjuti temuan Bawaslu. Warga Negara Indonesia yang telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih. dan Surat keterangan mengenai perolehan kursi partai politik di DPR.2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Verifikasi harus selesai dilaksanakan paling lambat 9 (sembilan) bulan sebelum hari/tanggal pemungutan suara.   Surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang penyertaan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) sesuai dengan peraturan perundang-undangan. KPU. dan KPU kabupaten/kota. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan dan waktu verifikasi diatur dengan peraturan KPU. dan KPU kabupaten/kota dalam melaksanakan verifikasi sehingga merugikan dan/atau menguntungkan partai politik calon Peserta Pemilu. . dan tanda gambar partai politik dari Departemen. Penetapan Partai Politik sebagai Peserta Pemilu Partai politik calon Peserta Pemilu yang lulus verifikasi ditetapkan sebagai Peserta Pemilu oleh KPU.

000 (tiga ribu) pemilih. Bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat-negara lainnya. Berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). 14. Mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil. Dicalonkan hanya di 1 (satu) lembaga perwakilan. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.000 (sepuluh juta) sampai dengan 15.000 (dua ribu) pemilih. Persyaratan dibuktikan dengan daftar dukungan yang dibubuhi tanda tangan atau cap jempol dan dilengkapi fotokopi kartu tanda penduduk setiap pendukung.000 (lima juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 2.000 (empat ribu) pemilih. dan badan usaha milik daerah.000. anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dukungan yang diberikan kepada lebih dari satu orang calon anggota DPD dinyatakan batal.000. Tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih. dan p.000.000 (satu juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 1. 10. Madrasah Aliyah (MA). Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). atau bentuk lain yang sederajat. Sehat jasmani dan rohani. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. Jadwal waktu pendaftaran Peserta Pemilu calon anggota DPD ditetapkan oleh KPU. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. 15. Dukungan tersebar di paling sedikit 50% (lima puluh perseratus) dari jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan.000.000. mendapat dukungan minimal dari pemilih dari daerah pemilihan yang bersangkutan. atau provinsi yang berpenduduk lebih dari 15. advokat/pengacara.000. 6. 13. 11. provinsi yang berpenduduk lebih dari 5.000 (seribu) pemilih. Terdaftar sebagai pemilih. dan hak sebagai anggota DPD sesuai peraturan perundangundangan. anggota Tentara Nasional Indonesia. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara. Seorang pendukung tidak dibolehkan memberikan dukungan kepada lebih dari satu orang calon anggota DPD. pengurus pada badan usaha milik negara. 9. 7. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). Bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik.000 (lima belas juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 4. Dicalonkan hanya di 1 (satu) daerah pemilihan. yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri dan yang tidak dapat ditarik kembali.000 (satu juta) sampai dengan 5.000 (lima belas juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 5. .      provinsi yang berpenduduk sampai dengan 1. provinsi yang berpenduduk lebih dari 10.000 (sepuluh juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 3. 12. Bersedia bekerja penuh waktu. provinsi yang berpenduduk lebih dari 1.000. 8. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah.5. notaris.000 (lima juta) sampai dengan 10.000. dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.000 (lima ribu) pemilih. wewenang. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.

Jumlah kursi DPRD provinsi didasarkan pada jumlah Penduduk provinsi yang bersangkutan dengan ketentuan: 1. Penentuan daerah pemilihan anggota DPR dilakukan dengan mengubah ketentuan daerah pemilihan pada Pemilu 2004.000.000.000. 6. Ketentuan lebih lanjut mengenai alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan dalam peraturan KPU. 3.000.000. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 7.000 (sembilan juta) sampai dengan 11.000.000 (satu juta) sampai dengan 3. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 3. Jumlah kursi anggota DPRD provinsi yang dibentuk setelah Pemilu ditetapkan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ini. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPR paling sedikit 3 (tiga) kursi dan paling banyak 10 (sepuluh) kursi. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 11.000 (sembilan juta) jiwa memperoleh alokasi 75 (tujuh puluh lima) kursi.000.000 (tiga juta) sampai dengan 5.000. Provinsi dengan jumlah Penduduk sampai dengan 1. 5. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya.000.000.000 (lima juta) sampai dengan 7. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Provinsi Jumlah kursi DPRD provinsi ditetapkan paling sedikit 35 (tiga puluh lima) dan paling banyak 100 (seratus). Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 5. . Penataan daerah pemilihan di provinsi induk dan pembentukan daerah pemilihan di provinsi baru dilakukan untuk Pemilu berikutnya.000 (sebelas juta) jiwa memperoleh alokasi 100 (seratus) kursi. 2.000 (lima juta) jiwa memperoleh alokasi 55 (lima puluh lima) kursi. H.000. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 1. 4. Dalam hal terjadi pembentukan provinsi baru setelah Pemilu. Daerah pemilihan anggota DPR adalah provinsi atau bagian provinsi. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 9.000. 7.G.000 (tujuh juta) sampai dengan 9.000 (tujuh juta) jiwa memperoleh alokasi 65 (enam puluh lima) kursi.000 (sebelas juta) jiwa memperoleh alokasi 85 (delapan puluh lima) kursi.000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 35 (tiga puluh lima) kursi. dilakukan penataan daerah pemilihan di provinsi induk sesuai dengan jumlah penduduk berdasarkan alokasi kursi. Daerah pemilihan anggota DPRD provinsi adalah kabupaten/kota atau gabungan kabupaten/kota.000 (tiga juta) jiwa memperoleh alokasi 45 (empat puluh lima) kursi. Alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas). Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPR Jumlah kursi anggota DPR ditetapkan sebanyak 560 (lima ratus enam puluh).

kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 1. Ketentuan lebih lanjut mengenai alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan dalam peraturan KPU.000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 50 (lima puluh) kursi. Daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota adalah kecamatan atau gabungan kecamatan. 4. Penataan daerah pemilihan di kabupaten/kota induk dan pembentukan daerah pemilihan di kabupaten/kota baru dilakukan untuk Pemilu berikutnya. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten/Kota Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota ditetapkan paling sedikit 20 (dua puluh) dan paling banyak 50 (lima puluh).H. daerah pemilihan tersebut dihapuskan. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 200. 6. 2. Dalam hal terjadi pembentukan kabupaten/kota baru setelah Pemilu.000.000 (dua ratus ribu) sampai dengan 300. Penambahan jumlah kursi diberikan kepada daerah pemilihan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak secara berurutan. Dalam hal terjadi bencana yang mengakibatkan hilangnya daerah pemilihan.000 (lima ratus ribu) sampai dengan 1.000 (empat ratus ribu) sampai dengan 500. dilakukan penataan daerah pemilihan di kabupaten/kota induk sesuai dengan jumlah penduduk berdasarkan alokasi kursi ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas). Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya.000 (tiga ratus ribu) sampai dengan 400.000 (seratus ribu) sampai dengan 200.000 (lima ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 40 (empat puluh) kursi. 5.000 (seratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 20 (dua puluh) kursi.000 (empat ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 35 (tiga puluh lima) kursi. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 500.000 (tiga ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 30 (tiga puluh) kursi. Alokasi kursi akibat hilangnya daerah pemilihan diperhitungkan kembali sesuai dengan jumlah Penduduk. Jumlah kursi anggota DPRD kabupaten/kota yang dibentuk setelah Pemilu ditetapkan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ini. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk sampai dengan 100. Alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas).000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 45 (empat puluh lima) kursi. .000 (dua ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 25 (dua puluh lima) kursi. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 100. 3.000. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 400. 7. Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota didasarkan pada jumlah Penduduk kabupaten/kota yang bersangkutan dengan ketentuan: 1. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 300.

DPRD provinsi. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). wewenang. DPRD provinsi. bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat-negara lainnya. 2. dicalonkan hanya di 1 (satu) lembaga perwakilan. setia kepada Pancasila sebagai dasar negara. 16. J. anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. membaca. terdaftar sebagai pemilih. 3. 6. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kelengkapan administrasi bakal calon anggota DPR. yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri dan yang tidak dapat ditarik kembali. Daerah pemilihan untuk anggota DPD adalah provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dibuktikan dengan: . tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih. dan DPRD kabupaten/kota sesuai peraturan perundang-undangan. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil. 5. dan DPRD Kabupaten/Kota Bakal calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota harus memenuhi persyaratan: 1. atau bentuk lain yang sederajat. berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). 13. 8. anggota Tentara Nasional Indonesia. bersedia bekerja penuh waktu. 14. 15. Madrasah Aliyah (MA). DPRD provinsi. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPD Jumlah kursi anggota DPD untuk setiap provinsi ditetapkan 4 (empat). dan menulis dalam bahasa Indonesia. 11. sehat jasmani dan rohani. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. advokat/pengacara. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. cakap berbicara. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. notaris. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. pengurus pada badan usaha milik negara. dan dicalonkan hanya di 1 (satu) daerah pemilihan. 10. menjadi anggota Partai Politik Peserta Pemilu. 12. 9. Persyaratan Bakal Calon Anggota DPR. 7. 4. dan hak sebagai anggota DPR. Warga Negara Indonesia yang telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih. dan badan usaha milik daerah. DPRD Provinsi.I.

advokat/pengacara. wewenang. atau surat keterangan lain yang dilegalisasi oleh satuan pendidikan atau program pendidikan menengah. Di dalam daftar. DPRD provinsi. atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. notaris. Daftar bakal calon anggota DPR ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat pusat. DPRD Provinsi. STTB. dan DPRD kabupaten/kota.           kartu tanda Penduduk Warga Negara Indonesia. Daftar bakal calon disertai dengan pas foto diri terbaru. pengurus pada badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. DPRD provinsi. dalam setiap 3 (tiga) orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu) orang perempuan bakal calon. surat pernyataan tentang kesediaan untuk bekerja penuh waktu yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. Daftar bakal calon memuat paling banyak 120% (seratus dua puluh perseratus) jumlah kursi pada setiap daerah pemilihan. dan DPRD kabupaten/kota yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. surat penyataan tentang kesediaan hanya dicalonkan oleh 1 (satu) daerah pemilihan yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. dan DPRD Kabupaten/Kota Partai Politik Peserta Pemilu melakukan seleksi bakal calon anggota DPR. kartu tanda anggota Partai Politik Peserta Pemilu. surat keterangan berbadan sehat jasmani dan rohani. bukti kelulusan berupa fotokopi ijazah. . pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. K. anggota Tentara Nasional Indonesia. Daftar bakal calon anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat provinsi. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. sertifikat. Bakal calon disusun dalam daftar bakal calon oleh partai politik masing-masing. syahadah. surat tanda bukti telah terdaftar sebagai pemilih. surat pernyataan kesediaan untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. surat keterangan tidak tersangkut perkara pidana dari Kepolisian Negara Republik Indonesia setempat. surat penyataan tentang kesediaan hanya dicalonkan oleh 1 (satu) partai politik untuk 1 (satu) lembaga perwakilan yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. Daftar bakal calon anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat kabupaten/kota. surat pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali sebagai pegawai negeri sipil. Seleksi bakal calon dilakukan secara demokratis dan terbuka sesuai dengan mekanisme internal partai politik. Nama-nama calon dalam daftar bakal calon disusun berdasarkan nomor urut. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). dan hak sebagai anggota DPR. Daftar bakal calon memuat paling sedikit 30% (tiga puluh perseratus) keterwakilan perempuan. Tata Cara Pengajuan Bakal Calon Anggota DPR.

KPU provinsi. serta didukung oleh petugas kampanye. Pelaksana kampanye Pemilu anggota DPD terdiri atas calon anggota DPD. Kampanye Pemilu dilaksanakan sejak 3 (tiga) hari setelah calon Peserta Pemilu ditetapkan sebagai Peserta Pemilu sampai dengan dimulainya masa tenang. mengganggu ketertiban umum. Kampanye Pemilu Kampanye Pemilu dilaksanakan oleh pelaksana kampanye.L. dan petugas kampanye dilarang: 1. rapat umum. agama. menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat. Pelaksana kampanye Pemilu anggota DPR. pertemuan tatap muka. dan/atau Peserta Pemilu yang lain. 5. dan Panwaslu kabupaten/kota. Kampanye Pemilu dilakukan dengan prinsip bertanggung jawab dan merupakan bagian dari pendidikan politik masyarakat. menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye. mempersoalkan dasar negara Pancasila. orang-seorang. 9. 6. menggunakan fasilitas pemerintah. dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan peraturan perundang-undangan. dan organisasi yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu anggota DPR. 2. penyebaran bahan kampanye kepada umum. sekelompok anggota masyarakat. dan tempat pendidikan. L. . melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. ras. Masa tenang berlangsung selama 3 (tiga) hari sebelum hari/tanggal pemungutan suara. 7. 4. mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang. merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye Peserta Pemilu. dan DPRD Kabupaten/kota terdiri atas pengurus partai politik. pemasangan alat peraga di tempat umum. tempat ibadah. Kampanye Pemilu dilaksanakan selama 21 (dua puluh satu) hari dan berakhir sampai dengan dimulainya masa tenang. juru kampanye. dan DPRD kabupaten/kota. suku. Pelaksana kampanye didaftarkan pada KPU. DPRD provinsi. 8. calon anggota DPR. media massa cetak dan media massa elektronik. dan 10. Pendaftaran pelaksana kampanye ditembuskan kepada Bawaslu. dan organisasi yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu anggota DPD. dan diikuti oleh peserta kampanye. Larangan dalam Kampanye Pelaksana. dan KPU kabupaten/kota. Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. DPRD provinsi. orang-seorang. calon dan/atau Peserta Pemilu yang lain. 3. dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.1. peserta. DPRD provinsi. Kampanye Pemilu dapat dilakukan melalui: pertemuan terbatas. DPRD kabupaten/kota. menghina seseorang. Panwaslu provinsi. membawa atau menggunakan tanda gambar dan/atau atribut lain selain dari tanda gambar dan/atau atribut Peserta Pemilu yang bersangkutan. golongan.

perangkat desa. Penghitungan Suara di TPS Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. dan waktu pemungutan suara pemilihan anggota DPR. dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. dan pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tambahan. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di TPS disaksikan oleh saksi Peserta Pemilu. N.1. DPD. kepala desa. dan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Gubernur. tanggal. DPRD provinsi. anggota badan permusyaratan desa. DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota untuk semua daerah pemilihan ditetapkan dengan keputusan KPU. DPRD provinsi. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. pejabat BUMN/BUMD. dan DPRD kabupaten/kota diselenggarakan secara serentak. pegawai negeri sipil. DPD. DPD. DPRD provinsi. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di TPS dipantau oleh pemantau Pemilu dan masyarakat. M. Saksi menyaksikan dan mencatat pelaksanaan penghitungan suara Partai . ketua muda. dan Warga Negara Indonesia yang tidak memiliki hak memilih. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR.Pelaksana kampanye dalam kegiatan kampanye dilarang mengikutsertakan:           Ketua.    Pemilih yang berhak mengikuti pemungutan suara di TPS meliputi: pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tetap pada TPS yang bersangkutan. hakim agung pada Mahkamah Agung. Deputi Gubernur Senior. DPD. DPRD provinsi. Perhitungan Suara N. Wakil Ketua. DPD. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. Pemungutan Suara Pemungutan suara Pemilu anggota DPR. KPPS melakukan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. dan DPRD kabupaten/kota di TPS diawasi oleh Pengawas Pemilu Lapangan. dan hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi. dan hakim pada semua badan peradilan di bawahnya. Hari. dan DPRD kabupaten/kota di TPS dilaksanakan oleh KPPS. Wakil Ketua. DPRD provinsi. Pemilih dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS lain/TPSLN dengan menunjukkan surat pemberitahuan dari PPS untuk memberikan suara di TPS lain/TPSLN. Ketua.

dan DPRD kabupaten/kota di tempat umum. DPRD provinsi. N. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. Warga masyarakat menyaksikan pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di PPK dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Rekapitulasi Perhitungan Suara PPK melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPD. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota PPK dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kabupaten/kota. Pengawas Pemilu Lapangan mengawasi pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR.3. DPRD provinsi. DPD. dan DPRD kabupaten/kota dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tersebut kepada saksi Peserta Pemilu. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. DPRD provinsi. DPD.2. Pemantau Pemilu memantau pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. DPD. DPD. DPD. DPD. PPK menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara di Kabupaten/Kota KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. DPRD provinsi. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di luar TPS. DPD. DPRD provinsi. PPK mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kecamatan. DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan KPU kabupaten/kota.Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. Panwaslu kecamatan. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. N. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan . dan DPRD kabupaten/kota di luar TPS. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU kabupaten/kota dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR.

dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD provinsi. DPD. DPRD provinsi. DPRD. DPRD provinsi. .perolehan suara calon anggota DPR. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU provinsi dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. menjaga dan mengamankan keutuhan kotak suara setelah pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Panwaslu provinsi.5. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD kabupaten/kota. DPD. DPD. KPU provinsi mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Panwaslu kabupaten/kota. dan KPU. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota. DPRD provinsi. DPD. DPD.4. dan KPU provinsi. DPD. dan DPRD kabupaten/kota. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. KPU kabupaten/kota mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. DPRD provinsi. DPD. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. N. N. KPU kabupaten/kota menyimpan. DPRD provinsi. DPRD provinsi. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Secara Nasional KPU melakukan rekapitulasi hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. DPRD provinsi. DPD. provinsi dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU kabupaten/kota dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara di Provinsi KPU provinsi melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU provinsi dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. DPD.

KPU mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR dan DPD. DPRD provinsi. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu provinsi. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. O. DPRD provinsi. KPU menetapkan hasil Pemilu secara nasional dan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPR dan perolehan suara untuk calon anggota DPD paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara. Penetapan Hasil Perolehan Suara Pemilu Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPR dan perolehan suara untuk calon anggota DPD ditetapkan oleh KPU dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. tidak disertakan pada penghitungan perolehan kursi DPR di masing-masing daerah pemilihan. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR dan DPD.Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. DPD. KPU kabupaten/kota menetapkan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota paling lambat 12 (dua belas) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara.5% (dua koma lima perseratus) dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi DPR. Partai Politik Peserta Pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara sekurangkurangnya 2. DPD. Suara untuk penghitungan perolehan kursi DPR di suatu daerah pemilihan ialah jumlah suara sah . Ketentuan tidak berlaku dalam penentuan perolehan kursi DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. DPD. KPU provinsi menetapkan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD provinsi paling lambat 15 (lima belas) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara. Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kabupaten/kota.

Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi. P. P. . Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dialokasikan berdasarkan BPP DPRD. Dari hasil penghitungan suara sah yang diperoleh partai politik peserta pemilu di suatu daerah pemilihan ditetapkan angka BPP DPR dengan cara membagi jumlah suara sah Partai Politik Peserta Pemilu dengan jumlah kursi di satu daerah pemilihan. BPP DPRD ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah Partai Politik Peserta Pemilu untuk`anggota DPRD provinsi dengan jumlah kursi anggota DPRD provinsi di daerah pemilihan masing-masing. Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilu Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPR ditetapkan oleh KPU. Dari hasil penghitungan seluruh suara sah ditetapkan angka BPP DPR.2. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dilakukan penghitungan tahap kedua. maka perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dilakukan dengan cara membagikan sisa kursi berdasarkan sisa suara terbanyak satu persatu sampai habis.seluruh Partai Politik Peserta Pemilu dikurangi jumlah suara sah Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPR Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPR Partai Politik Peserta Pemilu didasarkan atas hasil penghitungan seluruh suara sah dari setiap Partai Politik Peserta Pemilu di daerah pemilihan yang bersangkutan. Setelah ditetapkan angka BPP DPR dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap pertama dengan membagi jumlah suara sah yang diperoleh suatu Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan dengan BPP DPR. BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan ditetapkan dengan membagi jumlah sisa suara sah seluruh Partai Politik Peserta Pemilu dengan jumlah sisa kursi. P. maka dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap ketiga dengan cara seluruh sisa suara Partai Politik Peserta Pemilu dikumpulkan di provinsi untuk menentukan BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan.1. Dalam hal masih terdapat sisa kursi dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap kedua dengan cara membagikan jumlah sisa kursi yang belum terbagi kepada Partai Politik Peserta Pemilu yang memperoleh suara sekurangkurangnya 50% (lima puluh perseratus) dari BPP DPR. Penetapan perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dilakukan dengan cara memberikan kursi kepada partai politik yang mencapai BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan. Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPRD Provinsi Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD provinsi ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah yang telah ditetapkan oleh KPU provinsi dengan angka BPP DPRD di daerah pemilihan masing-masing.

3. Penetapan calon terpilih anggota DPD didasarkan pada nama calon yang memperoleh suara terbanyak pertama. Calon terpilih anggota DPR dan anggota DPD ditetapkan oleh KPU. dalam hal calon yang memenuhi ketentuan huruf a jumlahnya lebih banyak daripada jumlah kursi yang diperoleh partai politik peserta pemilu. maka kursi diberikan kepada calon yang memiliki nomor urut lebih kecil di antara calon yang memenuhi ketentuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. KPU menetapkan calon pengganti antar waktu anggota DPD dari nama calon yang memperoleh suara terbanyak kelima. BPP DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah Partai Politik Peserta Pemilu untuk pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota dengan jumlah kursi anggota DPRD kabupaten/kota di daerah pemilihan masing-masing. dalam hal tidak ada calon yang memperoleh suara sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota ditetapkan berdasarkan calon yang memperoleh suara sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. ketujuh. ketiga. Penetapan Calon Terpilih 1. dan kedelapan di provinsi yang bersangkutan. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPRDKabupaten/Kota Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah yang telah ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota dengan angka BPP DPRD di daerah pemilihan masing-masing. dalam hal terdapat dua calon atau lebih yang memenuhi ketentuan poin 1 dengan perolehan suara yang sama. maka kursi yang belum terbagi diberikan kepada calon berdasarkan nomor urut. maka perolehan kursi partai politik peserta pemilu dilakukan dengan cara membagikan sisa kursi berdasarkan sisa suara terbanyak satu persatu sampai habis. 2. Dalam hal perolehan suara calon terpilih keempat terdapat jumlah suara yang sama. Calon terpilih anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi. maka calon terpilih ditetapkan berdasarkan nomor urut. kedua. keenam. dengan ketentuan:       calon terpilih anggota DPR. maka penentuan calon terpilih diberikan kepada calon yang memiliki nomor urut lebih kecil di antara calon yang memenuhi ketentuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dialokasikan berdasarkan BPP DPRD. Calon terpilih anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU Penetapan calon terpilih anggota DPR. kecuali bagi calon yang memperoleh suara 100% (seratus perseratus) dari BPP. dan keempat di provinsi yang bersangkutan.3. dalam hal calon yang memenuhi ketentuan poin 1 jumlahnya kurang dari jumlah kursi yang diperoleh partai politik peserta pemilu. calon yang memperoleh dukungan pemilih yang lebih merata penyebarannya di seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut ditetapkan sebagai calon terpilih. DPRD Provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dari Partai Politik Peserta Pemilu didasarkan pada perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan. . Q.P.

Majelis hakim meminta agar terdakwa mencari penasihat hukum atau didampingi .Sidang Pembunuhan Mahasiswa IAIN Ditunda Surabaya...Sidang perdana perkara pembunuhan mahasiswa IAIN Sunan Ampel dengan agenda pembacaan dakwaan harus ditunda. Read more .

.

       1 2 3 4 5 6 7 Demi Menciptakan Pemilu Yang Berkualitas. 26 September 2012 14:49 . AMBANG Turun Jalan Wednesday.

Setelah berdemo di PN Bangkalan. demi terciptanya pemilu yang berkualitas. Pencapaian pemilu 2014 yang berkualitas ini penting. serta pertautan publik yang kuat. yang sempat tersandung kasus Korupsi. mereka terus melanjutkan aksinya menuju ke KPUD Bangkalan. demi tercapainya pemilu yang berkualitas. .” tambah Slamet. 23 Mei 2012 Oleh: Humas Pemilihan umum (pemilu) 2014 harus menjadi agenda bersama. bukan tidak mungkin. Guna menciptakan Pesta Demokrasi dan mampu menghasilkan seorang pemimpin Kepala Daerah yang berkualitas serta mampu membangun Bangkalan dan mampu mensejahterakan Rakyat. Masa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Bangkalan (AMBANG) mengelar aksi unjuk rasa menuntut sekaligus menggugat Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan terkait kebijakannya menguluarkan keterangan bebas tunggaan Negara Terhadap salah satu bakal calon Bupati Bangkalan. partai politik yang berkualitas. Menciptakan pemilu yang berkualitas bukan hanya menjadi agenda KPU (Komisi Pemilihan Umum) saja. Pemilu Berkualitas Adalah Agenda Bersama Rabu. “ kimi akan terus menekan Pengadilan Bangkalan untuk segera menyelesaikan masalah tersebu. bahwasanya ada salah satu bakal calon Bupati yang terindikasi korupsi. “ Kami mendesak PN Bangkalan agar mengkroscek kembali surat tesebut . Ia menambahkan Seharusnya Pengadilan lebih tanggap menyikapi berita yang sudah meluas di masyarkat. Harus ada sinergi antara penyelenggara pemilu yang jurdil (jujur adil).Penjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bangkalan. namun seharusnya juga menjadi agenda partai dan masyarakat sipil. masa juga mendorong KPUD Bangkalan agar jangan segan-segan untuk tidak meloloskan nama bakal calon yang bermasalah.” ungkap Slamet Riyadi Koordinator Aksi.dan mengajak semua msyarakat bangkalan untuk bersama-sama mengawal Pilkada ini. Dalam Aksinya mereka memberika seekor bebek kepada pihak pengadilan sebagai symbol lambanya proses hokum di Kota ini. karena melihat pemilu 2009 yang banyak memiliki catatan kurang memuaskan. kegagalan pemilu di 2014 akan menimbulkan banyak dampak yang negatif di masyarakat.Bangkalan .

Selain itu. dampak yang mungkin terjadi bila pemilu 2014 mendatang tidak berkualitas cukup mengkhawatirkan. “Stakeholder pemilu yaitu peserta pemilu baik pasangan calon mau pun perseorangan. independen. maka pemilu yang seharusnya meredakan konflik justru akan menjadi pemicu konflik. maka rakyat akan semakin sentimentil terhadap demokrasi yang sedang terjadi di Indonesia.Hal tersebut disampaikan oleh Sigit Pamungkas. “Bila pemilu nantinya tidak berkualitas. Fachruddin B Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. MA. Msi (Ketua Bawaslu 2010-2012) serta Dr. SIP. konversi suara yang tepat. tingkat literasi (melek) politik masyarakat yang baik. SIP. beberapa indikator yang lainny adalah hak pilih bagi setiap warga negara yang memenuhi syarat. Bambang Eka Cahya. Inu Kencana Syafei (Rektor Universitas Pandanaran sekaligus Dosen Ilmu Pemerintahan UMY). kandidat dengan rekam jejak yang positif.” terangnya. partai dengan program yang kuat. Untuk mengatasi hal tersebut. dan akhirnya berpotensi menurunkan partisipasi pemilih di pemilu. serta kompetisi yang fair. harus ada indikator-indikator sebagai panduan agar pemilu berjalan secara berkualitas. peradilan pemilu yang cepat dan independen. Selasa (22/5). baik yang sedang berkuasa mau pun yang tidak. Menutur Sigit. (Anggota Komisi Pemilihan Umum 2012-2017) dalam Seminar Nasional bertajuk “Menyongsong Pemilu 2014 Yang Berkualitas” (Sosialisasi UU No 8 Tahun 2012 Tentang Pemilihan Anggota DPR. media massa dengan berbagai kepentingannya. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Korps Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (Komap) ini juga hadir Bambang Eka Cahya Widodo. menambahkan bahwa sebuah pemilihan umum selalu memiliki stakeholder yang harus bersinergi satu sama lain agar semua berjalan dengan baik. di Ruang Seminar Gedung AR. Pemilu yang berkualitas juga penting agar dapat menjadi legitimasi kemenangan aktor-aktor politik pemenang pemilu. masyarakat pemilih. yang ke semuanya harus bersinergi dan saling mendukung. Pembicara yang lain. Tahapan PDF | Print | Pemilu Wednesday.” ungkapnya. lanjut Sigit. Independen artinya penyelenggara mampu menjaga jarak yang sama dengan berbagai aktor politik. Kalau sampaipemilu 2014 gagal lagi.PARTAI POLITIK . dan kredibel. 28 January 2009 07:14 1 TAHAP PENDAFTARAN PEMILIH Penyerahan Data Kependudukan 5 April 2008 Pemuktahiran Data Pemilih 6 April – 6 Juli 2008 Penyusunan dan Pengesahan DPS 7 Juli 7 Agustus 2008 Pengumuman DPS 8 -14 Agustus 2008 Penyusunan dan Penetapan DPT 11 – 30 September 2008 2 TAHAP PENCALONAN . “Antara lain dengan dilaksanakannya pemilu tersebut oleh penyelenggara yang profesional. dan DPRD. DPD. serta pemerintah baik pusat mau pun daerah.” terangnya.

DPD Pendaftaran Calon Anggota DPD 27 Juni .Pengumuman Pendaftaran Peserta Pemilu 5 – 6 April 2008 Pendaftran Parpol Peserta Pemilu 7 April – 12 Mei 2008 Penelitian Administrasi dan Pengumuman 10 April – 30 Mei 2008 Verifikasi Faktual 3 Juni – 2 Juli 2008 Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2009 29 Juni – 3 Juli 2008 Pengumuman Parpol Peserta Pemilu 2009 5 Juli 2008 .5 April 2009 1. KPU Provinsi dan KPU Kabupaten:   Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas.DPR/DPRD Pengambilan Formulir Calon Anggota DPR. DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota) serta anggota DPD kepada KPU. Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas. penyebaran bahan kampanye kepada umum. 1-10 Maret 2009 2. 10-12 Juli 2008 Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum. DPRD 5 – 9 Agustus 2008 Pengajuan Bakal Calon oleh Parpol 10 – 15 Agustus 2008 Verifikasi kelengkapan Administratif 11 Agustus -3 Sept 2008 Penyampaian hasil verifikasi kepada Parpol 12 Agustus – 5 Sept 2008 Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008 Pengumuman DCT anggota DPR/DPRD 27 Oktober 2008 . tatap muka. Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum. tatap muka. penyebaran bahan kampanye kepada umum.10 Juli 2008 Penelitian Administratif 2 – 15 Juli 2008 Verifikasi Faktual 18 Juli – 18 Agustus 2008 Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008 Pengumuman DCT anggota DPD 27 Oktober 2008 3 TAHAP KAMPANYE Persiapan Kampanye 2 Januari 2008 – 28 Feb 2009 Pelaksanaan Kampanye 12 Juli 2008 . 16 Maret-5 April 2009 Masa Tenang 6 – 8 April 2009 . media massa cetak atau elektronik. 13 Juli 2008-5 April 2009 3. Penyerahan Tim Pelaksana Kampanye (Pemilu anggota DPR. media massa cetak atau elektronik.

DPRD Provinsi dan DPRD Kab. 19 Maret-8 Maret 2009 8./Kota. DPRD Provinsi dan DPRD Kab./Kota. 19 April 2009 2. DPRD Provinsi.4 TAHAP PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA Persiapan menjelang Pemungutan Suara: 1. Proses pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD. Pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD. Pidato Ketua KPU menjelang pemungutan suara. Simulasi penyampaian hasil perhitungan suara dengan menggunakan sistem informasi/elekttronik. 10-12 Mei 2009 . 15-21 Januari 2009 2. Pengadaan dan distribusi surat suara. KPU Provinsi Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Provinsi. 11 Okt-10 Des 2008 4. Distribusi DPT dan Daftar Pemilih Tambahan. Monitoring persiapan pemungutan suara di Daerah. 8 April 2009 Pemungutan Suara 9 April 2009 PPS mengumumkan salinan hasil dari TPS 10 – 11 April 2009 Rekapitulasi di PPK 11 – 15 April 2009 Rekapitulasi di KPU Kab./Kota. Penyiapan TPS/TPSLN. 31 Maret-7 April 2009 10. 9 Mei 2009 4. DPD. Distribusi DPT Luar Negeri dan Daftar Pemilih Tambahan Luar Negeri untuk TPSLN oleh PPLN. 8 April 2009 11. 19 Maret-8 April 2009 6. Peserta Pemilu dapat mengajukan permohonan pembatalan penetapan hasil perhitungan perolehan suara oleh KPU kepada MK paling lama 3x24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil Pemilu secara nasional oleh KPU./Kota 15 – 19 April 2009 Rekapitulasi di KPU Provinsi 11 – 15 April 2009 Rekapitulasi di KPU Pusat 26 April – 9 Mei 2009 5 TAHAP PENETAPAN HASIL Penetapan Hasil Pemilu 1. DPRD Kabupaten/Kota secara nasional. 1 Nov 2008-29 Maret 2009 3. Distribusi DCT Anggota DPR dan DPD. DPRD Provinsi dan DPRD Kab. 19 Maret-8 April 2009 7. KPU Menetapkan hasil pemilu DPR. 24 April 2009 3. KPU Kabupaten/Kota Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota. Pengumuman dan pemberitahuan tempat & waktu pemungutan suara kepada pemilih & saksi oleh KPPS/KPPSLN. 1 Jan-18 Maret 2009 5. 14 Maret-4 April 2009 9.

Juli-Agustus 2009 3. Anggota DPR dan DPD. DPRD Provinsi. Harapannya adalah nota kesepahaman itu bisa digunakan membangun pola tindakan dan pencegahan keberulangan karut-marut Pemilu 2009 yang tidak berkualitas. 21-24 Mei 2009 Penetapan dan pengumuman calon terpilih 1. DPRD Kab. Penandatanganan MoU itu diperlukan guna menyamakan persepsi dalam menyikapi persoalan yang mungkin timbul berkaitan dengan Pemilu 2014. DPRD Kab. 17-18 Mei 2009 3. 15-17 Mei 2009 2. Anggota DPRD Kabupaten/Kota 17 – 18 Mei 2008 2. Perjalanan pemilu pascareformasi membawa pasang surut partai politik di parlemen. DPRD Provinsi. 1 Oktober 2009 Pemilu 2014 yang Berkualitas o Oleh FS Swantoro 0 0 SESUDAH Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 10 partai politik menjadi peserta Pemilu 2014. Agustus 2009 3. 9 parpol meraih kursi di parlemen. DPRD Provinsi. Lantas seperti apa dan bagaimana supaya Pemilu 2014 lebih berkualitas? Pemilu Berkualitas ./Kota./Kota. Anggota DPR dan DPD 19-20 Mei Peresmian keanggotaan 1. Anggota DPRD Provinsi 17-18 Mei 2008 3. Pemilu 2004 diikuti 24 parpol dan 16 parpol melenggang ke Senayan. Keempat institusi itu akan mengawal pesta demokrasi tersebut supaya bisa terselenggara secara berkualitas. DPR dan DPD. dan Bawaslu. DPRD Kabupaten/Kota. September 2009 Pengucapan sumpah/janji Juli – 1 Oktober 2009 1. Kemudian. Pemilu 1999 diikuti 48 parpol dan 21 parpol lolos ke parlemen. DPR dan DPD. Kejaksaan Agung (Kejakgung) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Polri. Juli 2009 2. KPU. Juni 2009 2.Penetapan Perolehan kursi dan Calon terpilih 1. Pemilu 2009 diikuti 38 parpol dan 6 parpol lokal Aceh.

kata kuncinya ada pada KPU. Seluruh institusi itu harus . dan berkualitas. Pertama. dan Polri. Terkait dengan hal itu. partai yang akan berlaga dalam Pemilu 2014 harus menciptakan suasana politik yang kondusif. Ketiga. Karena itu. dan rasanya sulit menghindari kemunculan semua itu. Pasalnya. Padahal sekarang ini masyarakat telah sadar berdemokrasi dan melek politik. damai. seluruh penyelenggara dan ‟‟wasit‟‟ pemilu harus siap bekerja ekstrakeras dan solid supaya pesta demokrasi itu lebih berkualitas. suara rakyat adalah suara Tuhan? Kata Kunci Keempat. maupun pemerintah yang diwakili Kemendagri. Jadwal dan tahapan pemilu tidak boleh molor supaya tidak terjadi kegaduhan politik. baik data untuk DPS maupun DPT. baik KPU. Dalam negara demokrasi. pentingnya data pemilu yang valid. Ada sejumah aturan (UU) yang harus ditaati semua pihak. dan serangan fajar. Bisa diprediksi bahwa Bawaslu akan menemukan bermacam pelanggaran seputar Pemilu 2014. banyak pelanggaran pemilu tidak diproses secara tuntas. manipulasi data. Ada kesan sejumlah politikus di DPR lebih senang kegaduhan ketimbang menyuarakan nilai-nilai demokrasi atau nilai keutamaan (more noise than voice). Lihat saja. Karena itu. Kejagung. yang tak kalah penting adalah KPU harus mengelola anggaran pemilu secara transparan dan akuntabel. tahapan pemilu yang tepat waktu menjadi unsur penting. dapat dipastikan muncul kegaduhan yang bisa membuat cacat hukum penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut. Kedua. Sekali tahapan pemilu molor. Salah satu kegaduhan politik yang sulit dihindari dan pasti muncul adalah ketika kampanye pemilu berlangsung. Karena itu. Bawaslu. seperti praktik politik uang. membutuhkan beberapa komitmen. Bukankah berlaku adagium dalam politik. berbagai pelanggaran pemilu akan sulit dihindari. proses dan tahapan pemilu harus berjalan sesuai jadwal yang disiapkan KPU. kegaduhan politik sulit dihindari. kegaduhan ketika kampanye pilkada. serta menjamin kelancaran pencairannya. Karena itu. Rakyat akan menyeleksi partai politik atau kader partai yang menjadi caleg. keprofesionalan dan independensi KPU dan Bawaslu menjadi penentu kualitas Pemilu 2014. Bawaslu. Intinya. Berbagai kegaduhan itu berisiko menimbulkan gesekan politik yang adakalanya menimbulkan korban jiwa. Di sini pentingnya MoU antarinstitusi penegak hukum agar penegakan hukum bisa berjalan terpadu. Kelima.Keterjaminan Pemilu 2014 bisa berlangsung tertib. terkait perekrutan caleg. ataupun kampanye pilpres. keberpihakan pejabat pemerintah. partai-partai harus lebih selektif dan mau mendengarkan aspirasi rakyat. dan institusi penegak hukum seperti Kejagung dan Polri. pemilu. baik di parlemen maupun di luar parlemen. partai-partai politik peserta pemilu. akan banyak godaan bagi peserta pemilu yang berisiko pada pelanggaran. jual beli suara. partai politik. terkait kampanye pemilu. Salah satu sumber tidak berkualitasnya Pemilu 2009 adalah DPT yang bermasalah secara masif hampir pada semua provinsi. Pengalaman selama ini.

suaramerdeka. nikmati berita terkini lewat http://m. dan korup. Masyarakat telah lama merindukan pemilu yang berkualitas dan lebih sedikit kegaduhannya. Itu harapan kita semua.suaramerdeka. yaitu rakus. Karena itu. ikuti kami di Twitter dan Facebook Bagi Anda pengguna ponsel. dan Polri menjadi penting dan harus bisa menjadi garansi supaya Pemilu 2014 lebih berkualitas. serakah. Bawaslu. Kejagung.komit agar Pemilu 2014 bisa lebih berkualitas. Kelima hal itu hanya contoh kecil. tapi perlu diwaspadai dan ditempuh komponen penyelenggara pemilu. nota kesepahaman antara KPU. Ini penting mengingat bila pemilu mendatang masih amburadul seperti Pemilu 2009.com/bb/bblauncher . hasilnya mudah ditebak: kualitas parlemen sama seperti periode sekarang. peneliti dari Soegeng Sarjadi Syndicate Jakarta (/) Untuk berita terbaru.com Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m. (10) – FS Swantoro.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->