Character Building Pemimpin Via Kualitas Pendidikan

29 Juli 2012 21:30 Oleh: Osy Yostia Utami, S.Si *)

Bulan Mei ini tepat 14 tahun Indonesia memasuki era Reformasi, dimana cita-cita Reformasi yang di elu-elukan tahun 1988 yaitu menginginkan perubahan dan pembaharuan di semua aspek kehidupan bernegara. Kasus-kasus yang pada masa orde baru di tekan dan di tutup-tutupi kini mulai muncul ke permukaan atas nama keadilan dan sikap transparansi pemerintah terhadap rakyat. Banyak kasus-kasus kekerasan, korupsi, bahkan tindakan asusila muncul ke permukaan, namun bukanya berkurang tapi malah marak akhir-akhir ini media massa memberitakan hal tersebut setiap hari. Ada empat kesalahan mendasar dari bangsa ini, yang mungkin kalau kesalahan ini tidak cepat diperbaiki kondisi tersebut tidak akan pernah selesai bahkan akan lebih besar, yaitu: Pertama, Tidak meletakan Ahlak /karakter sebagai indikator tertinggi dalam dalam Sistem Pendidikan Nasional, tetapi nilai dan angka-angka; Kedua, Tidak mau belajar dari pengalaman; Ketiga, Segala sesuatu bersifat instan. Sistem pendidikan kita lebih sibuk mengurusi standarisasi berapa angka dan jumlah mata pelajaran yang akan diujiankan pada UAN daripada mencari solusi yang tepat untuk mencegah tawuran antar pelajar, perbuatan asusila, tindakan yang sudah menghinggapi dikalangan para remaja kita serta sikap-sikap yang sudah mengarah kepada perbuatan kriminal. Perbuatan kriminal tersebut tidak berhenti sampai di sana, tapi bagaikan efek domino yang terbawa sampai dewasa dan menjalar ke berbagai elemen di masyarakat, mulai dari kasus kekerasan oleh oknum aparat sampai korupsi di tingkat pemerintah. Peran pendidikan seharusnya menjadi problem solver untuk memutus efek tersebut. Tujuan pendidikan semestinya sama seperti tujuan penciptaan manusia, sebagaimana Allah SWT sampaikan dalam Surat Al-Anbiya ayat 107, ”Dan tidaklah kami mengutus kamu melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam”. Bercermin dari perjalanan Rasulullah SAW sebagai seorang pemimpin, dimana pendidikan semestinya berdasarkan pada ahlak yang berkarakter, memiliki falsafah keilmuan yang kuat, membangun jiwa kepemimpinan (leadership), dan membangun pribadi yang mandiri. Ahlak yang berkarakter Ahlak yang berkarakter haruslah menjadi fokus utama pendidikan karena Ahlak ini akan menjadi tolok ukur bagi komponen yang lain, “Dalam tubuh terdapat sepotong daging, apabila ia rusak, maka rusaklah badan itu seluruhnya, Sepotong daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadist lain Bukhori dan Muslim menjelaskan “Dan tidaklah aku diutus kecuali untuk memperbaiki ahlak manusia; „Sebaik-baiknya kamu adalah yang lebih berbudi pekerti luhur diantara kamu (HR. Bukhari dan Muslim). DANIEL GOLEMAN menyebutkan bahwa keberhasilan seseorang dimasyarakat, termasuk di dunia kerja sebagian besar ditentukan oleh kecerdasan emosi (80%) dan hanya 20% ditentukan oleh faktor kecerdasan kognitif (IQ).

Pembentukan ahlak tidak selesai dengan hanya teori, hafalan, atau bahkan dengan menulis pernyataan di lembar soal ujian bahwa ”saya berjanji untuk menjawab pertanyaan soal ujian dengan jujur”, tapi harus membentuk karakter. Pembentukan karakter ini tidak cukup secara instan dan dilakukan individu oleh seseorang. Karakter terbentuk dari teladan, pembiasaan yang terus-menerus sehingga membentuk kepribadian seseorang. Teladan ini penting, karena sifat anak pada usia bersifat meniru, dan pada usia remaja bersifat kritis, sehingga tujuan pembentukan karakter tersebut akan terganggu. Pembiasaan yang terus-menerus memerlukan lingkungan yang mendukung untuk mengingatkan dan membentuk budaya bersama, sehingga proses tersebut membentuk kepribadian yang menjadi budaya yang berkarakter. Analoginya sama seperti budaya Indonesia yang terkenal dengan batiknya, hal tersebut hanya akan menjadi sejarah belaka bila warga negaranya hanya sedikit yang mencintai dan mengenakan batik. Setiap perubahan perlu proses, dan setiap proses perlu ada indikator tingkat keberhasilan. Lalu apa indikator keberhasilan pendidikan ahlak yang berkarakter? Yaitu ketika seseorang melakukan sesuatu karena kesadaranya, bukan karena pengaruh lingkungan. Seorang anak membuang sampah bukan karena takut dimarahi orang tua, tapi karena sadar akan akibat dia membuang sampah sembarangan. Seseorang tidak menolak menerima uang sogokan bukan karena takut di periksa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), tapi karena dia tau akibat dari korupsi tersebut dapat merugikan orang lain. Siswa akan mengerjakan soal ujian dengan jujur dengan atau tanpa pengawasan guru. Ahlak yang berkarakter ini akan sangat menunjang proses selanjutnya, yaitu kognitif. Memiliki falsafah keilmuan yang kuat Sudah merupakan sunatullah bahwa siapa yang berusaha lebih keras maka dia akan memperoleh lebih setara dengan usahanya. Allah SWT menciptakan jagat raya ini dengan hamparan ilmu bagi manusia yang mau memikirkanya, oleh karena itu manusia yang mau maju dan memberi manfaat untuk orang lain harus memiliki falsafah keilmuan yang kuat, seperti yang di ungkapkan Alloh SWT pada surat Ar-Rahman ayat 33 ... ”Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah)”. Bila kita perhatikan negara-negara yang menjadi negara adikuasa di dunia adalah negara-negara yang menguasai IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Namun kembali lagi kepada karakter, ketika penguasaan IPTEK itu tidak diimbangi oleh karakter yang baik, maka bukan menjadikan manusia yang memberikan rahmat bagi semesta alam, tapi justru menimbulkan kehancuran bagi bumi ini, seperti firman Alloh SWT dalam surat Ar-Rum ayat 21 “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. Untuk mencegah kebinasaan bumi di mana kita hidup, kita harus bekerja sama untuk mengembangkan suatu metoda pendidikan yang baik, moralitas yang baik, nilai-nilai baik dan sikap baik. Cinta dan Kebijaksanaan adalah dasar untuk membangun hari depan kita bersama

dalam rangka mewujudkan gagasan untuk Kebaikan kepada bumi dan umat manusia untuk menciptakan perdamaian, kesejahteraan dan kelanjutan Alam semesta ini. Maka sangat penting bila penguasaan IPTEK itu beriringan ahlak yang berkarakter. Membangun jiwa kepemimpinan dan kemandirian Allah SWT menciptakan manusia untuk menjadi "pemimpin" di muka bumi dan memberi "rahmat" bagi sekalian alam. Pemimpin di sini di mulai dari menjadi pemimpin untuk diri sendiri. Seorang pemimpin harus mengenali potensi dirinya, dan mengembangkan diri serta menjadi pribadi yang mandiri. Sistem pendidikan harus mampu mengembangkan kemandirian siswa dan tidak bergantung pada keadaan tertentu. Setelah itu, seorang pemimpin harus peka terhadap lingkungan dan mengenali potensi lingkunganya. Oleh karena itu, institusi pendidikan hendaknya tidak memisahkan proses pembelajaran siswa dari lingkunganya, karena mereka adalah bagian dari lingkungan dan pendidikan adalah proses pembentukan calon-calon pemimpin yang akan menjadi pemberi solusi terhadap lingkungan (baik alam maupun sosial). Sehingga ahlak yang berkarakter dan falsafah keilmuan yang kaut harus dimiliki oleh manusia sebagai pemimpin, untuk menjadi problem solver atau memberi rahmat (menyebarkan kebaikan) bagi orang lain, lingkungan dan alam semesta. PKPU sebagai Lembaga Kemanusiaan Nasional yang juga konsentrasi pada bidang pendidikan merasa mempunyai tanggungjawab terhadap masa depan pendidikan bangsa ini. Program Pendayagunaan bidang pendidikan PKPU telah melakukan beberapa program yang menuju ke arah perubahan tersebut, diantaranya adalah program Sekolah Berbasis Komunitas (SBK). Sekolah Berbasis Komunitas adalah sekolah yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh komunitas, dimana sekolah dan masyarakat sinergi dalam proses pendidikan. Visi SBK ini bukanlah membangun dan mendidik anak, tetapi membangun dan mengembangkan karakter, leadership dan kemandirian melalui komunitas. Pola pembelajaran lebih diarahkan pada penyelesaian sebuah masalah, sehingga siswa dapat menerapkan dan mengkaji falsafah keilmuanya melalui proses tersebut (learning by doing). Di harapkan program pendidikan SBK menjadi alternatif solusi dalam membangun karakter pemimpin untuk masa depan bangsa ini.

Pemimpin Berkarakter
Oleh Yuswohady Rabu, 6 Juni 2012 Dicetak 30 kali

Dibaca 307 kali Tweet

Mother Teresa misalnya memiliki karakter yang kuat sebagai pemimpin yang peduli. Martin Luther King dikenal memiliki karakter kuat sebagai pemimpin yang memiliki keteguhan dalam memegang prinsip. juga Enron. Karakter terbentuk melalui ucapan. empati. Karakter tak cukup dibentuk melalui ucapan-ucapan. Pemimpin hebat selalu memiliki kualitas karater yang baik dan kuat. Sebaliknya Richard Nixon gagal menjadi pemimpin yang baik karena tidak memiliki kejujuran pada rakyatnya yang berakibat dia dilengserkan dari kursi kepresidenan. Worldcom . keterpercayaan. Pilihan dan tindakan itu diambil berdasarkan nilai-nilai moral dan etis yang ia yakini. dan tindakan riil yang akhirnya menentukan siapa si pemimpin itu sesungguhnya ("who he is"). Bahkan saya berani mengatakan esensi dasar sukses kepemimpinan adalah karakter-karakter utama yang dimiliki si pemimpin. dan kasih pada orang lain . Sukses seorang pemimpin sangat diwarnai oleh karakter dari si pemimpin. Character is the foundation for leader\'s all true success. dan lain-lain. dan bertindak mengikuti nilai-nilai inti universal yang baik seperti seperti kejujuran. tanggungjawab. Tokoh kulit hitam ini juga memiliki keberanian luar biasa dalam menghadapi tantangan berat yang harus dihadapi. Para pemimpin lembaga-lembaga keuangan bergengsi seperti AIG. bersikap. kepedulian kepada negara. Sementara Steve Jobs memiliki kepemimpinan yang unik karena ideidenya yang inovatif dan kemampuannya melihat tren masa depan. Apa itu pemimpin yang memiliki kualitas karakter baik dan kuat? Yaitu pemimpin yang berpikir. Jack Welch adalah pemimpin berkarakter karena memiliki kemampuan dalam mengambil keputusankeputusan berat dan pelik. Apa itu karakter kepemimpinan? Saya mendefinisikannya sebagai "kualitas personal dari seorang pemimpin yang terbentuk melalui akumulasi tindakan-tindakan yang mengacu kepada nilai-nilai moralitas dan etik" yang diyakini oleh seorang pemimpin.Sukses seorang pemimpin ditentukan oleh pilihan-pilihan dan tindakan-tindakan yang ia ambil dalam menyikapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi organisasi. pikiran. Lehman Brothers.

even if everyone is doing it. Right is still right. ungkapan ini ingin menegaskan bahwa karakter terbentuk hanya jika nilai-nilai yang diyakini si pemimpin "bermuara" pada tindakan-tindakan. Dalam situasi apapun. maka kita tak akan bisa mengidentifikasi karakter seorang pemimpin dengan hanya sekali saja mendengar ucapannya. lasting. Ketika ia menempati posisi jabatan yang basah bukan berarti kemudian ia bisa melakukan korupsi seenaknya. ia tak akan melakukan korupsi. dan tindakan seorang pemimpin akhirnya akan membentuk ciri dan identitasnya di mata para followers.gagal mengemban tanggung-jawab kepemimpinan karena tamak dan hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli kepentingan lingkungan di sekitarnya. Karena itu karakter bisa juga diartikan sebagai ciri-ciri khusus yang membedakan seseorang dengan orang lain." Kata kuncinya adalah "mark" atau ciri. Dalam kurun waktu yang panjang tindakan-tindakan itu membentuk kebiasaan yang kemudian menjadi ciri khas dan keunikan seorang pemimpin. Artinya. Ketika nilainilai kejujuran dan etika ia pegang. Bahkan kata "character" berasal dari bahasa Yunani yang makna lugas "enduring. Intinya. Seorang pakar yang menyebutkan "character is values in action". Lawrence Pervin." Namanya konsistensi. atau sekali saja melihat tindakannya. sekali saja memahami pikiran. ucapan. Pemimpin berkarakter tak mengenal yang namanya aji mumpung. baik maupun buruk. filsuf dan pendiri Negara Bagian Pennsylvania. Pemimpin berkarakter selalu punya identitas kuat dan mulia. basah maupun kering." Karakter dicerminkan oleh perilaku dan tindakan konsisten yang dilakukan seseorang tak peduli situasi seperti apa yang ia hadapi. Nilai-nilai. Karakter pemimpin baru bisa dikenali setelah kita merasakan kepemimpinannya ratusan bahkan ribuan kali dalam kurun waktu yang panjang. tak cukup hanya sampai di pola pikir atau ucapan-ucapan. pemimpin berkarakter akan selalu mempraktekkan nilai-nilai yang ia yakini. maka tak peduli bagaimana posisinya. Dimensi penting lain dari karakter kepemimpinan adalah konsistensi. Mungkin seseorang pemimpin bisa menyembunyikan karakternya dalam waktu seminggu atau sebulan di . pikiran. William Penn. menggambarkan dengan sangat pas konsistensi ini dengan ungkapan: "What is wrong is wrong. karakter adalah nilainilai yang mewujud dalam bentuk tindakan-tindakan riil sehari-hari. seorang psikolog mendefinisikan karakter sebagai: "a disposition to express behavior in consistent patterns of functions across a range of situations. even if no one else is doing it. atau indelible mark.

dalam pidato-pidato. Namun dari interaksi dengan anak buah (di rapat-rapat. Redaksi mengajak Pembaca untuk menyimak uraian selengkapnya tentang bagaimana kita bisa menjadi pemimpin Kristen yang ideal dalam kolom Artikel. Redaksi Tamu e-Leadership. apakah betul demokratis atau justru sebaliknya. tak bisa dipalsukan. dan selalu mendengar aspirasi dari anak buah. Idealnya. tidak bisa bohong. Di awal kepemimpinan Anda bisa mengatakan bahwa Anda adalah pemimpin yang egaliter. pikiran.awal kepemimpinannya. dari praktek kepemimpinan yang dijalankan) ujung-ujungnya akan ketahuan "potret" Anda yang sesungguhnya. maka keterampilanketerampilan teknis lainnya untuk menjadi pemimpin ideal dapat dipelajari lebih lanjut. Potret itu jujur. Selamat membaca dan kiranya menjadi berkat bagi kita semua.org > . tidak bisa mengelabuhi. Kepemimpinan Ideal (II) ===========MILIS PUBLIKASI E-LEADERSHIP EDISI JUNI 2012=============== KEPEMIMPINAN IDEAL (II) e-Leadership 121 -. atau lima tahun. Karakter pemimpin tercermin dari akumulasi ucapan. dan tindakan yang akan konsisten polanya dalam kurun waktu panjang. Davida Welni Dana < http://lead. seorang pemimpin Kristen harus memiliki kualitas dan karakter seperti pribadi Kristus. Potret itu adalah karakter Anda sebagai pemimpin. demokratis. jika tidak lebih dahulu mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus dan mengalami proses pertumbuhan iman maupun karakter setelahnya. Namun. tiga tahun. Jangan lewatkan pula kolom Jelajah Buku yang akan memberikan informasi mengenai isi buku "Self Improvement 101". Jika secara rohani dan karakter ia telah mengalami transformasi.sabda. tidak ada seorang pemimpin pun yang dapat memenuhi kualifikasi tersebut. namun pada akhirnya karakter itu akan gamblang di mata anak buahnya setelah ia memimpin setahun.25/06/2012 DAFTAR ISI ARTIKEL: MENJADI PEMIMPIN KRISTEN JELAJAH BUKU: SELF IMPROVEMENT 101 Shalom.

tapi ada juga yang besar karena dipaksa oleh keadaan. hikmat. Ia senantiasa menjadikan diri dan kehidupan-Nya sebagai teladan moralitas. Hidup-Nya transparan. memberikan teladan kehidupan ketimbang memberikan perintah dan aturan-aturan yang memaksa. Krisis kepemimpinan yang rohani. melemahkan potensi untuk bertahan melawan si jahat. Ada juga yang berpendapat bahwa pemimpin itu dibentuk. harus memiliki kuasa. Shakespeare pernah mengatakan. dan lingkungan lainnya di mana kita berada. gereja. keluarga. Saya percaya. atau dengan kata lain kepemimpinan Kristen adalah perpaduan antara bakat alami dan pemberian spiritual. yaitu kekurangan pemimpin berkualitas seperti pribadi Kristus. Berbicara kepemimpinan. kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari. sementara para pemimpin sering kali tampil seperti "si buta yang memimpin orang buta".sabda. kita dapat mencapai kesuksesan di dalam memimpin. ada tiga pandangan yang secara umum mengatakan pemimpin itu dilahirkan. baik dalam kehidupan diri sendiri." Buku-buku manajemen selalu berbicara tentang kualitas dasar pemimpin alami yang memiliki intelektual. "kita ini bagaikan kawanan domba tanpa gembala". dan penyertaan Tuhan. Gereja saat ini sedang mengalami masalah yang sangat serius. Dan terakhir ("Great Event Theory") mengatakan bahwa pemimpin itu terbentuk oleh situasi dan kondisi khusus yang menekan. ada juga pemimpin yang digembleng serta dilatih Tuhan melalui proses kehidupan maupun pembelajaran. ada yang besar karena usaha sendiri. efektif dan kuat. tetapi minim dalam hikmat dan kearifan." (Ayub 11:17) < http://alkitab. Teladan Kepemimpinan Tuhan Yesus dan Rasul Paulus Yesus menunjukkan teladan kepemimpinan dengan jalan menjadi panutan. watak. namun dari tekanan masalah itu akan keluar kualitas kepemimpinan seseorang.org/?Ayub+11:17 > ARTIKEL: MENJADI PEMIMPIN KRISTEN Pendahuluan John Stott mengatakan dunia masa kini ditandai kelangkaan pemimpin gereja yang berkualitas. namun juga disertai dengan hikmat dan wibawa ilahi. "Ada yang besar karena dilahirkan besar. Kepemimpinan yang ditunjukkan Yesus juga bukan hanya sekadar melalui kata-kata."Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari. semua orang dapat menilai dan menganalisis diri-Nya. Tidak ada kesalahan maupun kejahatan di dalam hidup-Nya. terutama bagi orang Kristen. Demikian juga kepemimpinan kristiani merupakan "perpaduan antara kualitas alami dan kualitas spiritual". Saat ini kita dihadapkan kepada permasalahan yang berat. Hal inilah yang harus diperhatikan setiap orang yang ingin meniru teladan kepemimpinan Yesus. . Kita memiliki keterampilan dan pengetahuan. masyarakat. Menjadi seorang pemimpin. Dengan demikian. Hal ini sama dengan metafora Tuhan Yesus. pemimpin ada yang dilahirkan dengan bakat yang luar biasa. dan kepribadian yang kuat sebagai bawaan. Salah satu peranan utama dari seorang pemimpin adalah menunjukkan teladan yang baik dan kemudian melatih orang lain untuk mengikutinya.

Pada waktu itu Ted sedang mengalami frustrasi. sebelum mengharapkan mereka mencalonkan diri dengan sukarela untuk memegang peranan sebagai pemimpin. Ted menjelaskan bahwa dengan melatih anggota-anggota gereja kami tentang cara memimpin. Pertama kalinya saya menjumpai Ted beberapa tahun lalu. saya memunyai kesempatan untuk berbicara lama dengan Ted dan menanyakan kunci keberhasilan pertumbuhan gerejanya itu. Ia menumpahkan isi hatinya kepada saya mengenai masalah untuk mendapatkan pemimpin-pemimpin yang memenuhi syarat di dalam gerejanya. "Jadilah pengikutku. Ia mengatakan kepada saya mengalami kesukaran menerima calon-calon pemimpin baru untuk memimpin di dalam gerejanya. Timotius pun kemudian menghasilkan pemimpin-pemimpin baru di dalam gereja yang digembalakannya. Dalam kitab 1 Korintus 11:1 ia menulis. Myron Rush. gereja Ted akan bergumul untuk mempertahankan kelanjutan hidupnya. Kualifikasi Pemimpin . seorang pakar kepemimpinan Kristen terkemuka menceritakan pengalaman seorang rekan gembalanya. Multiplikasi Pemimpin Pertumbuhan dan perluasan kekristenan terjadi sesuai dengan tersedianya para pemimpin yang berhasil guna.Paulus adalah seorang pemimpin besar dari gereja Tuhan di abad pertama." Tahun lalu. Ia berhasil mendidik Timotius menjadi pemimpin dan gembala yang andal. Mereka baru saja menyelesaikan tempat kebaktian yang baru dan merencanakan sebuah bangunan untuk pendidikan. Setelah kebaktian berakhir. Tetapi begitu mereka mulai membina para pemimpin yang efektif atau berhasil guna. Gereja itu telah jauh berbeda dari tahun sebelumnya. maka gerejanya menjadi sebuah organisasi yang sangat berhasil. saya mendapat kehormatan untuk mengunjungi gereja yang dipimpin oleh Ted. Ia dan timnya mengajar orang-orang cara untuk menjadi pemimpin. Ted Grant ialah seorang gembala jemaat dari sebuah gereja besar dan berkembang pesat di barat daya Amerika Serikat. dan cara mereproduksi diri mereka pada orang lain. Lebih dari 3000 orang menghadiri dua kebaktian pagi setiap hari Minggu. Selama percakapan berlangsung Ted mengatakan. mengingatkan saya akan pentingnya peranan para pemimpin dalam mencapai keberhasilan organisasi apa pun. kecuali hanya duduk di kursi gereja dan menonton selagi beberapa orang dari kami melaksanakan seluruh pekerjaan. Melatih para pemimpin yang berhasil adalah rahasia keberhasilan mereka. Tidak mungkin untuk membina sebuah gereja yang kuat tanpa adanya para pemimpin. Mendengarkan pembicaraan Ted pada hari itu. maka saya tidak memunyai masalah lagi menemukan orang-orang memenuhi syarat kepemimpinan yang diperlukan oleh gereja. Ia mengatakan bahwa sejak perjumpaan dengan saya. cara mengajar. gerejanya menghadapi berbagai masalah." Ia berhasil memultiplikasikan kepemimpinannya dengan mencetak pemimpin-pemimpin baru yang andal. sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus. termasuk bergumul untuk mempertahankan jumlah kehadiran jemaat sekitar dua ratus setiap kebaktian Minggu pagi. "Tampaknya saya tak dapat menemukan seseorang yang ingin berbuat sesuatu. Tanpa kepemimpinan yang tepat. ia mulai mengadakan program pelatihan kepemimpinan di gereja.

ia harus bertumbuh secara karakter. sasaran. 1. disiplin. Konsistensi (Consistency) Konsistensi merupakan salah satu kualitas kepemimpinan yang paling utama. Musa tidak menyerah. Akan tetapi. ada beberapa faktor utama yang menentukan keberhasilan seorang pemimpin. menyatukan. Berkali-kali dalam hidupnya bangsa Israel "menggerutu" terhadap kepemimpinannya dan menentang wibawanya. Samaan dan Dunnam. 2. Musa merupakan salah satu pemimpin besar yang mengerti benar mengenai visi. karena ia mendapat visi yang jelas tentang "Tanah Perjanjian". ketekunan. bila ia tidak lebih dulu berjumpa secara pribadi dengan Yesus dan menjadi ciptaan baru (2 Korintus 5:17). namun mereka konsisten mempertahankan kualitas kerja dan kepemimpinannya sampai akhir. Karakter dan Integritas (Character and Integrity) Kepemimpinan Kristen merupakan kepemimpinan yang berpusatkan Kristus. Tidak cukup bagi Musa untuk memimpikan suatu negeri yang berlimpah-limpah madu dan susunya. mengarungi padang gurun selama puluhan tahun. 4. Ia menghimpun. wahyu. gol.Dalam konsep kepemimpinan Kristiani. Yohanes pembaptis. John Stott mengatakan bahwa visi adalah suatu ihwal melihat. Tidak ada seorang manusia pun di muka bumi ini yang akan mampu menjadi pemimpin Kristen yang andal. yang memadu pemahaman yang mendasar tentang situasi masa kini dengan pandangan yang menjangkau jauh ke depan. pakar kepemimpinan mengatakan. menjadi liarlah rakyat." (Amsal 29:18) Visi adalah tujuan. dan perilaku/perbuatan. dan mengatur orang Israel menjadi suatu bangsa. Daud. Daniel. Ia berjuang keras memimpin bangsanya melawan penindasan Mesir. Ia berusaha mewujudkannya. Ia menggunakan pengetahuan yang didapatnya selama pendidikan di Mesir dan pengalaman bersama Tuhan untuk memimpin mereka melintasi gurun yang penuh bahaya dan kesukaran sebelum akhirnya mencapai tanah Kanaan. Visi (Sense of Mission) "Bila tidak ada wahyu. "Pemimpin Kristen menerima kehidupan Kristus dengan iman dan menerapkannya dalam komitmen. arah. dan fokus yang tidak pernah berkurang atau pudar dalam meraih tujuan kepemimpinan. di mana kehidupannya . Pengetahuan dan Keterampilan (Knowledge and Skill) Visi harus dibarengi dengan pengetahuan yang cukup dan keterampilan. mendapat persepsi tentang sesuatu yang imajinatif. 3. Ketika seorang menghendaki untuk menjadi pemimpin yang efektif. Konsistensi berbicara tentang ketahanan. Ia tidak lupa akan panggilan Allah kepadanya untuk memimpin bangsa itu. Ia konsisten melakukan perintah Tuhan untuk membawa bangsa itu keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan. Kepemimpinan mereka tidak hanya "sukses" di awal saja. Musa lagi-lagi merupakan teladan konsistensi yang luar biasa. mimpi yang hendak dicapai. Yosua merupakan teladan kehidupan lainnya berkenaan dengan faktor konsistensi. Lynn E.

bukan paksaan melainkan persuasif. korupsi dsb. tetapi juga melakukan dengan tepat semua yang dikatakannya. Pemimpin Kristen bukanlah pemimpin-penguasa. inovatif. Mereka hanya menjadi macan kertas atau macan panggung. baik karakter.. sehingga bawahan akan bersemangat menopang pemimpinnya. maupun mau bekerja keras untuk memimpin orang-orang. Panggilan kita adalah untuk melayani. baik kepada kepada Allah." Tujuan utama pengembangan karakter adalah "kualitas hidup". melainkan pemimpin hamba. tanpa harus dipusingkan akan persoalan makan. dan bukannya iri atau takut tersaingi bila bawahannya sukses. Dia tidak saja menjadi teladan dalam perkataan dan kepemimpinan. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memerhatikan bawahannya. Mencukupi kebutuhan hidupnya. seorang pemimpin yang sukses adalah seseorang yang kehidupannya "transparan". Dengan kata lain. Pemimpin harus melayani dan memerhatikan kebutuhan bawahannya. akan tetapi menjadi teladan hidup. minum. pelayanan. akan membuat pelayanan pemimpin itu semakin efektif dan berhasil mencapai visi yang ingin diraihnya. terjadi karena para pemimpin gagal melakukan prinsip-prinsip yang diajarkannya. luar dalam sama. serta respons atau komitmen (sikap) terhadap peristiwa dan pengalaman hidup tersebut. bukan untuk dilayani dan menguasai. pengikutnya. serta memiliki tujuan hidup yang jelas (sense of mission) yang memberi motivasi dan dinamika bagi hidup dan pelayanannya. Salah satu karakter pemimpin Kristen yang diinginkan Yesus terlihat dalam Markus 10:42-45. Kesimpulan Umat membutuhkan pemimpin yang dapat diteladani dalam segala segi. Otoritas memimpin dilakukan bukan dengan kekuasaan melainkan kasih. Wujud serta kualitas pemimpin Kristen yang ideal diharapkan terlihat dalam kenyataan berikut: Memiliki karakter Kristus (Christlike). agar mereka dapat berkonsentrasi melakukan tugas pelayanan yang dibebankan. Integritas berbicara tentang "apa yang dikatakan sama dengan perbuatan".setiap waktu mengungkapkan Kristus yang hidup di dalamnya sebagai kesaksian kepada dunia. sementara buah daging makin terkikis. . memiliki pengetahuan yang komprehensif–kemampuan serta keterampilan (knowledge-skill) yang bersifat sosial (hubungan dengan orang) dan teknis (yang berhubungan dengan kerja). Kualitas hidup ini dipengaruhi oleh pekerjaan Roh Kudus dalam semua aspek dan peristiwa hidup. Pemimpin sukses adalah orang yang mampu mencetak pemimpin baru. seperti Yesus yang mencukupi kesejahteraan murid-murid-Nya dengan menunjuk bendahara untuk mengelola keuangan. Dengan demikian. dan terus mengembangkan diri merupakan kualitas yang harus diperhatikan juga. bukan kekerasan melainkan teladan. diri pribadi dan dunia. Kepemimpinan Kristen bukanlah mau memerintah. Banyak kasus moralitas. pakaian. Pantang menyerah. Memberi kesejahteraan pada mereka. manajemen. gereja. Buah Roh akan makin terpancar dalam kehidupan. Memiliki konsistensi dan integritas dalam hidup dan kepemimpinannya. yaitu kualitas hidup rohani yang berpusatkan Kristus. namun ternyata ompong dalam melakukan perkataannya.

wordpress. John Stott.com Alamat URL: http://psbobby.wordpress. bagaimana bertumbuh dalam karier." (James L. Pemimpin yang Handal. pesan dari John C.com/2008/04/24/menjadi-pemimpin-kristen/ Penulis: Ps. Referensi: 1. kesuksesan tidak mungkin datang secara instan dan ajaib tanpa ketekunan dan kerja keras. bagaimana mengatasi hambatan untuk mengembangkan diri. bagaimana memfokuskan waktu dan energi. Menantang Kepemimpinan Kristiani. Yakob Tomatala. Padahal. Masing-masing bagian dipaparkan dengan urut dan terperinci.Th Tanggal akses: 4 April 2012 KUTIPAN "Pujian tertinggi yang dapat diterima pemimpin adalah pujian yang diberikan oleh orang-orang yang bekerja baginya. Maxwell Penerjemah: Marlene T. hingga bagaimana memiliki kesediaan diri untuk terus bertumbuh. Kepemimpinan Kristen. tidak semua orang bersedia mengembangkan diri dan memaksimalkan potensi untuk meraihnya. Tanuadji Penerbit: PT. Mempelajari teknik kepemimpinan disertai hati dan karakter Kristus. Untuk mendorong Anda mengembangkan potensi diri meraih sukses. Editor: Esther M. Jakarta: YKBK. Dengan demikian. YTLF. Maxwell bisa mendarat ke pemahaman pembaca dengan mudah. YTLF. 2. Dalam buku ini. dengan menjadi orang-orang yang memberi pengaruh positif kepada dunia. Yakob Tomatala. YTLF. tidak ada seorang pun yang ingin gagal. menangkap peran orang lain bagi pertumbuhan kita. Surabaya 2009 Ukuran buku: 11 X 16 cm Tebal: 150 halaman Apakah Anda ingin menjadi orang sukses? Tentu jawabannya iya. Maxwell juga banyak menyebut dan mengutip perkataan orang- . Yakob Tomatala. Apa saja yang bisa dipelajari dari buku "Self Improvement 101"? Mulai dari pelajaran tentang risiko yang diambil untuk mengembangkan diri. bagaimana peranan pengalaman. Menuju Insan Cemerlang. Isu-Isu Global. Barksdale) JELAJAH BUKU: SELF IMPROVEMENT 101 Judul buku: Self Improvement 101 -Hal-Hal yang Harus Diketahui oleh Para Pemimpin Judul asli: Self Improvement 101 Penulis/Penyusun: John C. serta menggunakan ilustrasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. 3. 4. mengembangkan sikap mau belajar. Alkitab. John C. Diambil dan disunting seperlunya dari: Nama situs: psbobby. Semua orang pasti ingin sukses. Akan tetapi. 5. Maxwell menulis buku "Self Improvement 101". Ada harga yang harus dibayar. Bobby M. akan menjadikan setiap kita pemimpin yang baik. Marilah menjadikan dunia ini lebih baik. Kepemimpinan yang Dinamis.Menjadi pemimpin yang baik sesungguhnya dapat dipelajari.

Kalau toh ia tidak menjadi pemimpin besar. Bob Buford. anak memerlukan stimulasi intelektual sejak balita. smga keturunan kita kelak bisa menjadi seorang pemimpin. Published by Ervin Yulianita at 2:49 pm under myarticle Sebuah artikel bagus untuk bahan bacaan kita sebagai orangtua. Misalnya. Inilah esensi kepemimpinan. dan masih banyak lagi. Jadi. Kualitas kepemimpinan tentu saja tidak datang begitu saja. Ingin sukses? Kembangkanlah area kekuatan Anda dan kembangkan potensi yang Anda miliki! Buku ini bisa menolong Anda untuk mengambil tindakan. kualitas karakter juga harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang dapat ditumbuhkembangkan sejak dini di samping kualitas intelektual di atas. Rasulullah dalam sebuah hadits sahih bersabda. Di samping itu. yang akan mempertajam sel-sel otaknya dan memberikan tradisi intelektual yang baik dalam diri anak seperti keingintahuan besar (curiosity) . minimal lebih pintar dari yang dipimpin. Inisiatif: kepedulian membangkitkan inisiatif untuk memperbaiki situasi yang dianggapnya dapat diperbaiki. Ia harus dibangun melalui proses yang panjang Penanaman karakter kepemimpinan idealnya dilakukan sejak dini. Dan di sinilah peran orang tua sangat vital. dan lain-lain. Napoleon Hill. yakni keinginan dan kemauan untuk memimpin atau berada di depan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. yuuk kita mulai didik dan bangun karakter anak kita sejak dini menjadi seorang pemimpin. Rick Warren. Berikut beberapa karakter penting yang harus dipupuk dan disemai sehingga menjadi bagian inheren dari keperibadian anak:  Peduli: karakter kepemimpinan dimulai dari rasa peduli pada orang atau hal lain di luar dirinya. minimal bagi dirinya sendiri dan keluarganya. Yakni sejak masa anak-anak. Kalau tidak lebih cerdas. Pada banyaknya pengangguran. Salah satu yang terpenting yang harus dimiliki seorang calon pemimpin adalah kualitas intelektual.. setiap individu muslim diwajibkan untuk memiliki kualitas kepemimpinan. minimal ia dapat menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Ia harus cerdas dan pintar. Allen Neuharth. “Setiap dari kalian adalah penggembala. Pada anak-anak muda yang putus sekolah. seperti Robert Browning. peduli pada orang miskin dan kemiskinan. Dan setiap penggembala bertanggung jawab atas gembalaannya. Pablo Casals. Isi buku ini sangat praktis dan mudah dipahami.orang yang berhasil di bidangnya.” Penggembala adalah metafor dari pemimpin.  . Untuk menuju ke arah ini.. dan lain-lain.

kejujuran dan integritas. dia harus mengakui kesalahan itu. ia harus berani untuk mencapainya apapun yang terjadi. Fatih Syuhud (http://www. Malang (Jatim) Makalah Manajemen Kepemimpinan adalah makalah yang membahas tentang manajemen kepemimpinan dimana dalam makalah ini medefinisikan apa itu manajemen dn apa itu kepemimpinan serta definisi dari berbagai tokoh. melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. Oleh karena itu hanya orang tua yang dapat memberi contoh hidup pada anak-anak mereka tentang karakter yang baik. Percaya diri: siapapun harus percaya diri apabila ingin mencapai sesuatu dalam hidup. Nyali: kita butuh nyali dan keberanian untuk mencapai target dan tujuan. Selain itu. Orang tua harus mengajarkan anak bahwa begitu dia memutuskan untuk melakukan sesuatu. Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang.fatihsyuhud. Jelaskan soal ini pada anak sejak awal.com/about/ Ditulis untuk Buletin SANTRI Pondok Pesantren Alkhoirot Karangsuko.fatihsyuhud. Untuk lebih jelasnya silakan anda simak baca makalahnya di bawah ini.wordpress.com/seo) http://www. Pemimpin Manajemen selalu bertindak proaktif yang bersifat preventif dan an-tisipatif.com/about/fatihsyuhud. tanpa percaya diri. Orang tua boleh mensyukuri saat mencapai tujuan yang dicapai dengan tanpa berbangga yang berlebihan     sumber : http://afatih. kita tidak akan dapat menyampaikan apapun pada orang lain. BAB I PENDAHULUAN A. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar.com/2010/11/01/membangun-karakter-kepemimpinan-anak/ Oleh A. Latar belakang . Pimpinan yang proaktif selalu bertindak untuk mencegah munculnya masa-lah dan kesulitan di masa yang akan datang. Berakhlak: taat pada syariah Islam dan tunduk pada etika sosial yang disepakati bersama menjadi keharusan untuk mendapat respek dari lingkungan yang dipimpin. Rasa tanggung jawab: Apabila orang tua melakukan kesalahan. Integritas dan karakter: Anak selalu melihat dan meniru orang tua mereka. Pemimpin Manajemen tidak hanya bertindak reaktif yang mulai mengambil tindakan bila su-dah terjadi masalah.

Pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (encourager). Kepemimpinan lahir dari proses internal Justru seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui keberadaannya oleh mereka yang dipimpinnya. melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. tanpa kedamaian diri. Sehingga dia menjadi manusia yang rendah hati dan mau memaafkan mereka yang telah membuatnya menderita selama bertahun-tahun. dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya. tanpa kerendahan hati. dan maximizer. tanpa adanya integritas yang kokoh. motivator.Pelajaran mengenai kerendahan hati dan kepemimpinan sejati dapat kita peroleh dari kisah hidup Nelson Mandela. Semakin dipuji bahkan dikultuskan. ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh. Seorang pemimpin besar Afrika Selatan. seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati. justru melahirkan perubahan dalam dirinya. daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Tanpa perubahan dari dalam. bagaimana Nelson Mandela menceritakan bahwa selama penderitaan 27 tahun dalam penjara pemerintah Apartheid. Saya menyaksikan sendiri dalam sebuah acara talk show TV yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey. semakin tinggi hati dan lupa dirilah seorang pemimpin. maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang melakukannya sendiri. yang membawa bangsanya dari negara yang rasialis. menjadi negara yang demokratis dan merdeka. bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal. Justru kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati. Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. inspirator. dan visi serta misi yang jelas. Konsep pemikiran seperti ini adalah sesuatu yang baru dan mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (honor and praise) dari mereka yang dipimpinnya. ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya. Dia mengalami perubahan karakter dan memperoleh kedamaian dalam dirinya. Kenneth Blanchard. Bahkan ketika misi atau tugas terselesaikan. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar. .

Baginya kekayaan dan kemakmuran adalah untuk dapat memberi dan beramal lebih banyak. . Pemimpin sejati senantiasa mau belajar dan bertumbuh dalam berbagai aspek. Pemimpin sejati fokus pada hal-hal spiritual dibandingkan dengan sekedar kesuksesan duniawi. Dalam salah satu artikel di economist. yaitu: Kepemimpinan yang efektif dimulai dengan visi yang jelas. dibandingkan dengan status dan kekuasaan semata. Dan dia lebih mengutamakan hubungan atau relasi yang penuh kasih dan penghargaan.com ada sebuah ulasan berjudul Can Leadership Be Taught. TUJUAN Membahas tentang    Seorang pemimpin yang sesuai dengan karaktenya Kepemimpinan Pengaruh kepada lingkungannya. dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya C. Apapun yang dilakukan bukan untuk mendapat penghargaan.B. keuangan. Karena hal ini tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah formal. relasi.Visi ini merupakan sebuah daya atau kekuatan untuk melakukan perubahan. Rumusan Masalah Makalah ini membahas tentang    Bagaimanakah kepemimpinan itu Apasajakah Ruang lingkup kepemimpinan Bagai mana menjadi pemimpin BAB II PEMBAHASAN Banyak pemimpin yang memiliki kemampuan metoda kepemimpinan ini. dan sebagainya. Bahkan dikatakan bahwa nothing motivates change more powerfully than a clear vision. tetapi untuk melayani sesamanya. baik pengetahuan. Oleh karena itu seringkali kami dalam berbagai kesempatan mendorong institusi formal agar memperhatikan ketrampilan seperti ini yang kami sebut dengan softskill atau personal skill. yang mendorong terjadinya proses ledakan kreatifitas yang dahsyat melalui integrasi maupun sinergi berbagai keahlian dari orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut. Ada tiga hal penting dalam metoda kepemimpinan. Jelas dalam artikel tersebut dibahas bahwa kepemimpinan (dalam hal ini metoda kepemimpinan) dapat diajarkan sehingga melengkapi mereka yang memiliki karakter kepemimpinan. kesehatan.

yaitu visionary role dan implementation role. Hal ini karena mereka tidak memiliki metoda kepemimpinan yang diperlukan untuk mengelola mereka yang dipimpinnya. salah satu tolok ukur kecerdasan spiritual adalah kepemimpinan yang melayani (servant leadership). penulis buku Spiritual Intelligence: SQ the Ultimate Intelligence. Kepala Yang Melayani (Metoda Kepemimpinan) Seorang pemimpin sejati tidak cukup hanya memiliki hati atau karakter semata. Ada dua aspek mengenai visi. Visi inilah yang mendorong sebuah organisasi untuk senantiasa tumbuh dan belajar. mampu menerima kritik. Banyak sekali pemimpin memiliki kualitas dari aspek yang pertama. yaitu memiliki visi yang jelas kemana organisasinya akan menuju. prayer (doa) dan scripture (membaca Firman Tuhan). Melalui solitude (keheningan). Abdurrahman Wahid.Setiap hari senantiasi menselaraskan (recalibrating) dirinya terhadap komitmen untuk melayani Tuhan dan sesama. kepemimpinan tidak ada artinya sama sekali. Tanpa visi. Mereka biasanya adalah orang-orang yang memiliki integritas. Artinya seorang pemimpin tidak hanya dapat membangun atau menciptakan visi bagi organisasinya tetapi . Bahkan menurut Danah Zohar. Seorang pemimpin sejati selalu dalam keadaan tenang. Visi yang jelas dapat secara dahsyat mendorong terjadinya perubahan dalam organisasi. Nelson Mandela. Contoh adalah para pemimpin karismatik ataupun pemimpin yang menjadi simbol perjuangan rakyat. Bahkan dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Gay Hendrick dan Kate Luderman. tetapi juga harus memiliki serangkaian metoda kepemimpinan agar dapat menjadi pemimpin yang efektif. penuh pengendalian diri dan tidak mudah emosi. Kepemimpinan secara sederhana adalah proses untuk membawa orang-orang atau organisasi yang dipimpinnya menuju suatu tujuan (goal) yang jelas. justru tidak efektif sama sekali karena tidak memiliki metoda kepemimpinan yang baik. yaitu karakter dan integritas seorang pemimpin. tetapi ketika menjadi pemimpin formal. menunjukkan bahwa pemimpin-pemimpin yang berhasil membawa perusahaannya ke puncak kesuksesan biasanya adalah pemimpin yang memiliki SQ yang tinggi. Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang dapat mengendalikan ego dan kepentingan pribadinya melebihi kepentingan publik atau mereka yang dipimpinnya. Demikian kepemimpinan yang melayani menurut Ken Blanchard yang menurut kami sangat relevan dengan situasi krisis kepemimpinan yang dialami oleh bangsa Indonesia. Mengendalikan ego berarti dapat mengendalikan diri ketika tekanan maupun tantangan yang dihadapi menjadi begitu berat. mengenal dirinya sendiri dengan baik. bahkan mungkin Mahatma Gandhi. seperti Corazon Aquino. Seorang pemimpin adalah inspirator perubahan dan visioner. terinspirasi oleh visi. mampu memahami orang lain dengan baik. serta berkembang dalam mempertahankan survivalnya sehingga bisa bertahan sampai beberapa generasi. memiliki spiritualitas yang tinggi. terbuka. rendah hati. dan masih banyak lagi menjadi pemimpin yang tidak efektif ketika menjabat secara formal menjadi presiden. dan selalu mengupayakan yang terbaik bagi diri mereka sendiri maupun bagi orang lain.

Artinya dia selalu tanggap terhadap setiap persoalan. Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi. 1957. dan sebagainya). antara lain: 1. Dalam buku Ken Blanchard tersebut disebutkan ada empat perilaku seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang pelatih atau pendamping bagi orang-orang yang dipimpinnya (performance coach). melakukan kegiatan sehari-hari (monitoring dan pengendalian). Dia memiliki misi untuk senantiasa memuliakan Tuhan dalam setiap apa yang dipikirkan. 5. dan mengevaluasi kinerja dari anak buahnya. 46) 4. Apakah arti kepemimpinan? Menurut sejarah. 1990. Dalam kasus ini. mendorong dan memampukan anak buahnya dalam menyusun perencanaan (termasuk rencana kegiatan. 24). 281). Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas kelompok yang diatur untuk mencapai tujuan bersama (Rauch & Behling. Banyak definisi kepemimpinan yang menggambarkan asumsi bahwa kepemimpinan dihubungkan dengan proses mempengaruhi orang baik individu maupun masyarakat. tetapi sungguh-sungguh memiliki kerinduan senantiasa untuk memuaskan Tuhan. Artinya dia memiliki kemampuan untuk menginspirasi. Kepemimpinan adalah sikap pribadi. Kepemimpinan adalah kemampuan seni atau tehnik untuk membuat sebuah kelompok atau orang mengikuti dan menaati segala keinginannya. Hemhiel & Coons. tetapi dia harus menunjukkan perilaku maupun kebiasaan seorang pemimpin. (Shared Goal. dengan sengaja mempengaruhi dari orang ke orang lain dalam susunan aktivitasnya dan hubungan dalam . Tangan Yang Melayani (Perilaku Kepemimpinan) Pemimpin sejati bukan sekedar memperlihatkan karakter dan integritas. 3. 2. dikatakan dan diperbuatnya. yaitu: Pemimpin tidak hanya sekedar memuaskan mereka yang dipimpinnya. 7). rencana kebutuhan sumber daya. Artinya dia hidup dalam perilaku yang sejalan dengan Firman Tuhan. kebutuhan. masa “kepemimpinan” muncul pada abad 18. 1984. Selain itu selalu aktif dan proaktif dalam mencari solusi dari setiap permasalahan ataupun tantangan yang dihadapi organisasinya. harapan dan impian dari mereka yang dipimpinnya. 1961. yang memimpin pelaksanaan aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Ada beberapa pengertian kepemimpinan. Weschler and Nassarik. Kepemimpinan adalah suatu proses yang memberi arti (penuh arti kepemimpinan) pada kerjasama dan dihasilkan dengan kemauan untuk memimpin dalam mencapai tujuan (Jacobs & Jacques.memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan visi tersebut ke dalam suatu rangkaian tindakan atau kegiatan yang diperlukan untuk mencapai visi itu. target atau sasaran. Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang yang sangat responsive. dalam situasi tertentu dan langsung melalui proses komunikasi untuk mencapai satu atau beberapa tujuan tertentu (Tannebaum. serta memiliki kemampuan dalam metoda kepemimpinan.

dan negosiator.dan menyelesaikan masalah secara efektif. Seorang pemimpin harus menjadi seorang pemikir yang analitis dan konseptual. untuk mencapai outcome yang terbaik. penanganan gangguan. Peran hubungan antar perorangan. berfungsi sebagai pengusaha. Seorang pemimpin bertanggungjawab untuk menyusun tugas menjalankan tugas. tugas utama seorang pemimpin adalah:  Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk bekerja dengan orang lain. sumber alokasi. sebagai paradigma terdiri dari beberapa ide utama berdasarkan motivasi pribadi dan sikap serta mempunyai pengaruh yang kuat untuk membangun dirinya atau organisasi. Oleh karena itu. staf. Fungsi Peran informal sebagai monitor. Peran Pembuat keputusan.       Menurut Henry Mintzberg. pemimpin harus dapat menjadi seorang mediator (penengah) Seorang pemimpin harus mampu mengajak dan melakukan kompromi. direktur. Konflik selalu terjadi pada setiap tim dan organisasi. Sebagai seorang diplomat. John C. Prinsip. seorang pemimpin harus dapat mewakili tim atau organisasinya. Menurut Stephen R. teman sekerja atau atasan lain dalam organisasi sebaik orang diluar organisasi. pelatih. Selanjutnya dapat mengidentifikasi masalah dengan akurat. dalam kasus ini fungsinya sebagai pemimpin yang dicontoh. mengadakan evaluasi. . realisasi dan konsekuensi. Seorang pemimpin harus dapat memecahkan masalah. Dalam upaya pencapaian tujuan pemimpin harus dapat mendelegasikan tugas-tugasnya kepada staf. penyebar informasi dan juru bicara. Kemudian pemimpin harus dapat mengatur waktu secara efektif. Pemimpin bertanggung jawab untuk kesuksesan stafnya tanpa kegagalan Proses kepemimpinan dibatasi sumber. Maxwell mengatakan bahwa inti kepemimpinan adalah mempengaruhi atau mendapatkan pengikut. prinsip adalah bagian dari suatu kondisi. salah satu dengan atasannya. mentor konsultasi. jadi pemimpin harus dapat menyusun tugas dengan mendahulukan prioritas. pembangun tim. Peran Pemimpin adalah : 1. Pemimpin harus dapat menguraikan seluruh pekerjaan menjadi lebih jelas dan kaitannya dengan pekerjaan lain. Covey (1997). 3. 2.F Stonen.kelompok atau organisasi. Menurut James A.

keselamatan. organisasi atau bangsa tersebut akan berkembang dan menjadi kuat. Mau mendengar setiap kebutuhan. Kepemimpinan menuntut suatu transformasi dari dalam hati dan perubahan karakter. karena apa yang diucapkan dan dijanjikan ketika kampanye dalam Pemilu tidak sama dengan yang dilakukan ketika sudah duduk nyaman di kursinya. Hati Yang Melayani (Karakter Kepemimpinan) Kepemimpinan yang melayani dimulai dari dalam diri kita. pikiran dan tindakannya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik atau kepada setiap anggota organisasinya. Ciri keempat seorang pemimpin yang memiliki hati yang melayani adalah akuntabilitas (accountable). yang jelas pemimpin yang mengutamakan kepentingan publik amat jarang kita temui di republik ini. Entah hal ini sebuah impian yang muluk atau memang kita tidak memiliki pemimpin seperti ini. justru tidak memiliki integritas sama sekali. impian dan harapan dari mereka yang dipimpinnya. Kembali betapa banyak kita saksikan para pemimpin yang mengaku wakil rakyat ataupun pejabat publik. impian dan harapan dari mereka yang dipimpinnya. kepentingan.Mungkin prinsip menciptakan kepercayaan dan berjalan sebagai sebuah kompas/petunjuk yang tidak dapat dirubah. . karena keberhasilan sebuah organisasi sangat tergantung pada potensi sumber daya manusia dalam organisasi tersebut. Hal ini sejalan dengan buku yang ditulis oleh John Maxwell berjudul Developing the Leaders Around You. Istilah akuntabilitas adalah berarti penuh tanggung jawab dan dapat diandalkan. Pemimpin yang melayani memiliki kasih dan perhatian kepada mereka yang dipimpinnya. sikap yang bijaksana. Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang mau mendengar. bimbingan. Orientasinya adalah bukan untuk kepentingan diri pribadi maupun golongannya tetapi justru kepentingan publik yang dipimpinnya. Prinsip merupakan suatu pusat atau sumber utama sistem pendukung kehidupan yang ditampilkan dengan 4 dimensi seperti. Jika sebuah organisasi atau masyarakat mempunyai banyak anggota dengan kualitas pemimpin. Paling tidak menurut Ken Blanchard dan kawan-kawan. Artinya seluruh perkataan. Keberhasilan seorang pemimpin sangat tergantung dari kemampuannya untuk membangun orang-orang di sekitarnya. Seorang pemimpin sejati justru memiliki kerinduan untuk membangun dan mengembangkan mereka yang dipimpinnya sehingga tumbuh banyak pemimpin dalam kelompoknya. Disinilah pentingnya karakter dan integritas seorang pemimpin untuk menjadi pemimpin sejati dan diterima oleh rakyat yang dipimpinnya. yaitu: Tujuan paling utama seorang pemimpin adalah melayani kepentingan mereka yang dipimpinnya. ada sejumlah ciri-ciri dan nilai yang muncul dari seorang pemimpin yang memiliki hati yang melayani. Kasih itu mewujud dalam bentuk kepedulian akan kebutuhan. Kepemimpinan sejati dimulai dari dalam dan kemudian bergerak ke luar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. dan kekuatan.

tetapi juga diluar sekolah. Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.ANALISA KEPEMIMPINAN A. atau memberi pelayanan yang sebaik mungkin kepada pelanggan itu adalah suatu keharusan yang mulia. belajar melalui membaca. Dalam proses tersebut pimpinan membimbing. mengkoordinasi. Contohnya. dan mendengar. yaitu Mempengaruhi perilaku orang lain. Kepemimpinan Pemimpin adalah inti dari manajemen. agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. yaitu motivasi ekstrinsik dan motivasi intrinsik. Motivasi orang untuk berperilaku ada dua macam. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin. Mempunyai pengalaman yang baik maupun yang buruk sebagai sumber belajar. Perasaan dan emosi orang perlu disentuh dengan tujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai baru. Dalam ilmu pendidikan ini masuk dalam kawasan affective. Semua yang dilakukan pimpinan harus bisa dipersepsikan oleh orang lain dalam organisasinya sebagai bantuan kepada orang-orang itu untuk dapat meningkatkan mutu kinerjanya. B. Sedang motivasi intrinsik daya dorong untuk berperilaku tertentu itu berasal dari dalam diri orang itu sendiri. misalnya bekerja itu harus bermutu. observasi. Kepe-mimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya. Jadi semacam ada kesadaran kemauan sendiri untuk berbuat sesuatu. Dengan nilai-nilai baru yang dimiliki itu orang akan tumbuh kesadarannya untuk berbuat yang lebih bermutu. Definisi itu mengandung dua pengertian pokok yang sangat penting tentang kepemimpinan. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuannya jika ada pemimpin. Dalam hal motivasi ekstrinsik perlu ada faktor di luar diri orang tersebut yang mendorongnya untuk berperi-laku tertentu. dan lain sebagainya. Dalam hal ini usaha mempengaruhi perasaan mempunyai peran yang sangat penting. . Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. Dalam hal semacam itu kepemimpinan adalah faktor luar. menulis. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin. memfasilitasi serta menggerakkan orang lain untuk bekerja menuju sasaran yang diingini bersama. misalnya memperbaiki mutu kerjanya. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama. memberi pengarahan. mempengaruhi perasaan dan perilaku orang lain. Pandangan Kepemimpinan  Seorang yang belajar seumur hidup Tidak hanya melalui pendidikan formal. mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasanalasannya.

Oleh karena itu.  Membawa energi yang positif Setiap orang mempunyai energi dan semangat.  Percaya pada orang lain Seorang pemimpin mempercayai orang lain termasuk staf bawahannya. Untuk itu dibutuhkan energi positif untuk membangun hubungan baik. seorang pemimpin harus dapat menunjukkan energi yang positif. pemimpin seharusnya lebih berprinsip pada pelayanan yang baik. sebab prinsip pemimpin dengan prinsip melayani berdasarkan karir sebagai tujuan utama. seperti . Oleh karena itu. Menurut The New Brolier Webster International Dictionary. Mereka selalu mengatasi kelemahannya sendiri dan lainnya. Menggunakan energi yang positif didasarkan pada keikhlasan dan keinginan mendukung kesuksesan orang lain. dinamisasi dan kebebasan. mempunyai rasa aman yang datang dari dalam diri sendiri. Sebab kehidupan adalah suatu tantangan yang dibutuhkan. ketrampilan. keberanian. kepercayaan harus diikuti dengan kepedulian.  Keseimbangan dalam kehidupan Seorang pemimpin harus dapat menyeimbangkan tugasnya. Dalam hal ini tantangan berarti kemampuan untuk menikmati hidup dan segala konsekuensinya. kemauan. . sehingga mereka mempunyai motivasi dan mempertahankan pekerjaan yang baik. Keseimbangan juga berarti seimbang antara kehidupan dunia dan akherat. Berorientasi pada pelayanan Seorang pemimpin tidak dilayani tetapi melayani.  Melihat kehidupan sebagai tantangan Kata „tantangan‟ sering di interpretasikan negatif. Seorang pemimpin harus dapat dan mau bekerja untuk jangka waktu yang lama dan kondisi tidak ditentukan. Sinergi adalah kerja kelompok dan memberi keuntungan kedua belah pihak. Berorientasi kepada prinsip kemanusiaan dan keseimbangan diri antara kerja dan olah raga. istirahat dan rekreasi.  Sinergi Orang yang berprinsip senantiasa hidup dalam sinergi dan satu katalis perubahan. kreatifitas. Rasa aman tergantung pada inisiatif. Dalam memberi pelayanan.

Peningkatan diri dalam pengetahuan. Menambahkan pengetahuan baru yang diperlukan materi. Kekuatan dan kewenangan bertujuan untuk melegitimasi kepemimpinan dan seharusnya tidak untuk menciptakan ketakutan. staf. Langkah melatih pendengaran adalah bertanya. membuka diri. Hukum alam tidak dapat dihindari dalam proses pengembangan pribadi. Mengaplikasikan prinsip-prinsip. misalnya: 1. Dalam proses melatih tersebut. sehingga akan menjadi faktor pengendali dalam kemampuan intelektual. teman sekerja.Sinergi adalah satu kerja kelompok. Pemahaman baru. Proses daalam mengembangkan diri terdiri dari beberapa komponen yang berhubungan dengan:          Pemahaman materi.  Latihan mengembangkan diri sendiri Seorang pemimpin harus dapat memperbaharui diri sendiri untuk mencapai keberhasilan yang tinggi. 2. Kemauan dan keinginan sepihak. memberi alasan. memerlukan latihan dan pengalaman yang terus-menerus. Seorang pemimpin harus dapat bersinergis dengan setiap orang atasan. Ambisi pribadi. Latihan dan pengalaman sangat penting untuk mendapatkan perspektif baru yang dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu. Merefleksikan kepada hasil. Mendengarkan berarti sabar. Pelatihan emosional dimulai dari belajar mendengar. Untuk mengatasi hal tersebut. yang mana memberi hasil lebih efektif dari pada bekerja secara perorangan. karena beberapa kendala dalam bentuk kebiasaan buruk. diikuti dengan memenuhi keinginan orang. dan Kembali menjadi diri sendiri lagi. memberi penghargaan. Kebanggaan dan penolakan. Latihan ini tidak dapat dipaksakan. Mencapai kepemimpinan yang berprinsip tidaklah mudah. Perkembangan intelektual seseorang seringkali lebih cepat dibanding perkembangan emosinya. sangat disarankan untuk mencapai keseimbangan diantara keduanya. mengancam dan mendorong. Mengembangkan kekuatan pribadi akan lebih menguntungkan dari pada bergantung pada kekuatan dari luar. dan berkeinginan memahami orang lain. Memonitoring hasil. seseorang memerlukan pengontrolan diri. . Memperluas materi melalui belajar dan pengalaman Mengajar materi kepada orang lain. Jadi dia tidak hanya berorientasi pada proses. dan 3.

Bagaimana visi itu akan dapat diwujudkan ? Tugas-tugas pokok apakah yang harus dilakukan oleh organisasi agar visi atau kondisi masa depan organisasi tadi dapat diwujudkan. misalnya 10 tahun atau 25 tahun ke dapan.ketrampilan dan sikap sangat dibutuhkan untuk menciptakan seorang pemimpin yang berpinsip karena seorang pemimpin seharusnya tidak hanya cerdas secara intelektual. tetapi juga emosional (IQ. a. V i s i : Akan menjadi organisasi yang bagaimanakah organisasi itu di masa depan ? Orang-orang yang memegang kepemimpinan perlu memiliki pandangan jauh ke depan tentang organi-sasinya. Tanpa menguasai jawabannya secara baik diragukan apakah mereka akan mampu mengarahkan orang-orang lain dalam organisasi itu ke tujuan yang seharusnya. c. serta untuk dapat disajikan kepada siapa ? Visi ini seharusnya berjangka panjang. Organisasi : Mengapa organisasi yang dipimpinnya ini ada dan untuk apa ? Jawaban ter-hadap pertanyaan yang sangat mendasar ini perlu dikuasai secara baik oleh semua orang yang memegang tampuk kepemimpinan dari suatu organisasi. Nilai-nilai . d. yang mampu berfungsi apa dan bagaimana. b. apakah itu dalam bentuk produk atau jasa. agar dapat memfasilitasi usaha-usaha perbaikan mutu kinerja yang berkelanjutan. C Hal Mendasar Yang Perlu Untuk Kepemimpinan Manajemen dilaksanakan dalam suatu organisasi atau institusi tertentu yang pada tahap awal implementasinya organisasi itu digerakkan oleh kepemimpinan yang sangat peduli pada mutu dan bertekad kuat untuk membuat organisasinya itu selalu dan terus menerus meningkatkan mutu kiner-janya. Kepemimpinan untuk MMT itu memerlukan modal dasar dalam bentuk penguasaan tujuh mendasar yang menyangkut kehidupan organisasinya. mereka ingin mengembangkan organisasinya itu menjadi organisasi yang bagaimana. yang mampu memproduksi benda dan jasa apa dan yang bagaimana. EQ dan SQ). Rumusan tentang misi organisasi ini juga seharusnya dapat dikuasai dengan baik dan jelas oleh orang-orang yang memegang kepemimpinan agar mereka dapat memberi arahan yang benar dan jelas kepada orang-orang lain. M i s i : Mengapa kita ada dalam organisasi ini ? Apa tugas yang harus kita lakukan ? Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini berkaitan dengan visi tersebut di atas.

Manajemen Kepemimpinan Kepemimpinan lebih diarahkan kepada kelompok-kelompok kerja yang memiliki tugas atau fungsi masing-masing. Kepemimpinan Manajemen tidak selalu membuat keputusan sendiri dalam segala hal. sulit bagi orang-orang itu untuk mewujudkan mutu seperti yang diinginkan. Tujuan-tujuan organisasi itu perlu dirumuskan secara kongkrit dan jelas. dan ingin agar orang lain dalam organisasi juga mengadopsi prinsip-prinsip tersebut. kalau perlu dengan menarik-narik teman sekelompoknya yang kurang benar kerjanya. disiplin. Metodologi ini terbatas pada garis-garis besar yang perlu dilakukan dan bukan detil-detil teknik kerja. bukan individu. D. f. Tujuan-tujuan Organisasi Ialah hal-hal yang perlu dicapai oleh organisasi dalam jangka panjang dan jangka pendek agar memungkinkan orang-orang dalam organisasi memenuhi misinya dan mewujudkan visi mereka. fokus pada pelanggan. Karena pimpinan selalu menilai kinerja kelompok. e. Metodologi : Adalah rumusan tentang cara-cara yang dipilih secara garis besar dalam bertindak menuju pewujudan visi dan pencapaian tujuan-tujuan organisasi. tidak memfokus kepada individu. jadi kelompok kerja menjadi sumber motivasi bagi setiap anggota dalam kelompok. Tanpa kemampuan merumuskan ketujuh hal itu secara spesifik dan mengkomunikasikannya kepada orang-orang dalam organisasi. Motivasi individu akan menjadi tugas semua orang dalam kelompok. Orang-orang yang memegang kepemim-pinan harus mampu merumuskan kebijakan-kebijakan semacam itu agar orang-orang dapat menyajikan mutu seperti yang diinginkan oleh organisasi. tetapi hanya melakukannya dalam hal-hal yang akan lebih baik kalau dia yang memutuskannya. Hal ini akan berakibat tumbuh berkembangnya kerjasama dalam kelompok-kelompok. kepelayanan adalah nilai-nilai yang seharusnya dianut oleh orang-orang yang memegang kepemimpinan MMT. Sisanya diserahkan wewenangnya kepada ke-lompok-kelompok yang ada di bawah .Prinsip-prinsip apa yang diyakini sebagai kebenaran yang berfungsi sebagai pedoman dalam menjalankan tugas organisasi. Ketujuh hal yang sangat mendasar itu perlu dikuasai dan dalam implementasi MMT hal itu akan dituangkan dalam merumuskan rencana strategis untuk mutu. Kebijakan Ialah rumusan-rumusan yang akan disampaikan kepada orang-orang dalam organisasi sebagai arahan agar mereka mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menyediakan pelayanan dan barang kepada para pelanggan. maka ma-sing-masing kelompok akan berusaha memacu kerjasama yang sebaik-baiknya. Misalnya mutu. g.

dan orang yang terbukti menghasilkan ide yang bagus harus diberi pengakuan dan penghargaan. Setiap rencana tindakan sudah difikirkan akibat dan konsekuensi yang bakal muncul. minat dan kemampuan masingmasing orang. Pemimpin Manajemen selalu bertindak proaktif yang bersifat preventif dan an-tisipatif. pada dasarnya selalu diperlukan adanya perubahan cara kerja. sebab kemampuan pemimpinpun terbatas. Perubahan bisa diciptakan oleh pemimpin. Setiap upaya meningkatkan mutu kinerja. tetapi tidak perlu harus selalu berasal dari pimpinan. Manajemen selalu mengupayakan adanya kerjasama dalam tim. Seorang pimpinan Manajemen selalu mendambakan pembaharuan. Pemimpin Manajemen tidak hanya bertindak reaktif yang mulai mengambil tindakan bila su-dah terjadi masalah. Oleh karena itu pemimpin justru perlu merangsang timbulnya kreativitas di kalangan orang-orang yang dipimpinnya guna menciptakan hal-hal baru yang sekiranya akan menghasilkan kinerja yang lebih bermutu. kelompok atau unit itu harus selalu menjadi pemikiran para pimpinan Manajemen. Sebaliknya seo-rang pimpinan tidak sepatutnya mempertahankan kebiasaankebiasaan kerja lama yang sudah terbukti tidak menghasilkan mutu seperti yang diharapkan olah organisasi maupun oleh para pe-langgannya. Orang-orang yang ada dalam kelompok-kelompok kerja yang sudah mendapatkan pelatihan dan sehari-hari melakukan pekerjaan itulah yang lebih tahu bagaimana melakukan pekerjaan dan karenanya menjadi lebih kompeten untuk membuat keputusan dari pada sang pimpinan. Jadi kalu diinginkan adanya mutu yang lebih baik jangan takut menghadapi perubahan. Oleh karena itu dia harus selalu mendorong semua orang dalam organisasinya untuk berani melakukan inovasiinovasi. apakah itu dalam mengha-silkan barang atau menghasilkan jasa. sebab dia tahu bahwa hanya dengan pembaharuan akan dapat dihasilkan mutu yang lebih baik. Pimpinan yang proaktif selalu bertindak untuk mencegah munculnya masa-lah dan kesulitan di masa yang akan datang.pengawasannya. Tentu semua itu dilakukan melalui proses uji coba dan evaluasi secara ketat sebelum diadopsi secara luas dalam organisasi. atau dalam unit-unit organisasi. Dasarnya adalah pengikut-sertaan semua orang dalam kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan ba-kat. kelompok. Hal ini dilakukan terutama untuk hal-hal yang menyangkut cara melaksanakan pekerjaan secara teknis. Orang adalah aset terpenting dalam organisasi dan karena itu setiap orang yang ada harus dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan penca-paian tujuan organisasi. Program-program mulai dari tahap peren-canaan sampai ke pelaksanaan dan evaluasinya dilaksanakan melalui kerjasama. Dengan demikian kehidupan organisasi selalu dalam pengendalian pimpinan dalam arti semua sudah dapat diperhitungkan sebelumnya. dan bukan pro-gram sendiri-sendiri yang bersifat individual. Orang-orang dalam organisasi harus dibuat tidak takut untuk berkreasi. dan bukannya memungkinkan munculnya masalah-masalah secara me- . Setiap ide baru yang dimaksudkan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih bermutu dari manapun asalnya patut disambut baik. baik itu menyangkut cara kerja maupun barang dan jasa yang dihasilkan. se-bab tanpa perubahan tidak akan terjadi peningkatan mutu kinerja. Adanya sistem kerja yang didasari oleh kerjasama dalam tim. Seorang pemimpin tidak selayaknya memaksakan ideide lama yang sudah terbukti tidak dapat menghasilkan mutu kinerja seperti yang diharap-kan. dan kemudian difikirkan bagaimana cara untuk mengeliminasi hal-hal yang bersifat negatif atau sekurang berusaha meminimalkannya.

Oleh karena itu SDM harus selalu mendapat perhatian yang besar dari pimpinan Manajemen dalam arti selalu diupa-yakan untuk lebih diberdayakan agar kemampuan-kemampuannya selalu meningkat dari waktu ke waktu. Manajemen dikembangkan untuk memenangkan persaingan. Sudah dikatakan sebelumnya bahwa orang adalah sumberdaya yang paling utama dan paling berharga dalam setiap organisasi. Artinya mutu tentang segala sesuatu itu sifatnya relatif. kepelayanan. Pemimpin Manajemen tidak berusaha memusatkan kepemimpinan pada dirinya. Misalnya dalam lembaga pendidikan perlu dikembangkan budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai belajar. pendidikan dan lain-lain kegiatan yang bersifat memberdayakan SDM harus dilembagakan dalam arti selalu direncanakan dan dilaksa-nakan bagi setiap orang secara bergiliran sesuai keperluan dan situasi Bila berbicara tentang mutu tentu akan terlintas adanya mutu yang tinggi dan mutu yang rendah. Tindakan yang reaktif biasanya sudah terlambat atau setidaknya sudah sempat menimbulkan kerugian atau akibat negatif lainnya. dan hanya me-nyisakan pada dirinya . membandingkan mutu organisasinya dengan mutu organisasi lain yang sejenis. Oleh karena itu pimpinan Manajemen selalu harus menyadari adanya persaingan dan berbicara tentang itu dengan orangorang dalam organisasinya. kejujuran. Misalnya dengan menciptakan dan melaksanakan sistem penghargaan yang mendorong orang untuk bekerja dan berprestasi lebih baik. Nilai-nilai yang merupakan bagian dari budaya organisasi itu harus menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku dalam organisasi. Dengan kemampuan yang meningkat itulah SDM itu dapat diharapkan untuk mening-katkan mutu kinerjanya. Kegiatan ini disebut benchmarking. bukan absolut. Bila pimpinan berbicara tentang mutu organisasi lain dan kemudian ingin menyamai atau melebihi mutu organisasi lain itu. Demikian pula budaya organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai tertentu yang relevan dengan mutu yang diinginkan oleh organisasi itu juga perlu dibina. dan sebagainya. tetapi akan menyebarkan kepemimpinan itu pada orang-orang lain. Pimpinan Manajemen selalu berusaha menya-mai mutu kinerja organisasi lain dan kalau bisa bahkan berusaha melampaui mutu organisasi lain. berarti pmpinan itu berbicara tentang persaingan. Ini persaingan. Bila dikatakan bahwa kinerja suatu organisasi itu tinggi tentu karena dibandingkan dengan mutu organisasi lain yang kenyataannya lebih rendah. Namun demikian ka-rakter dan budaya organisasi itu hanya akan tumbuh dan berkembang bila iklim organisasi itu menunjang. Pimpinan dalam Manajemen dianjurkan melakukan pem-bandingan dengan organisasi lain. Usaha ini hanya akan berhasil kalau organisasi itu mampu berkinerja yang mutunya lebih tinggi dari organisasi lain.ngejutkan dan menimbulkan kepanikan dalam organisasi. Setiap organisasi berusaha mendapatkan pelanggan yang lebih banyak dan yang berciri lebih baik. Setidaknya begitulah pengertian mutu menurut Manajemen. Atau pimpinan yang selalu berusaha berperilaku sedemikian rupa hingga dapat menjadi model yang selalu dicontoh oleh orang-orang lain. Olah karena itu pimpinan juga harus selalu membina iklim organisasinya agar kon-dusif bagi tumbuh dan berkembangnya karakter dan budaya organisasi tadi. Programprogram pelatihan. Sikap dan perilaku organsasi yang cenderung menim-bulkan rasa senang dan puas pada fihak pelangganpelanggannya perlu dibina oleh pimpinan. Karakter suatu organisasi tercermin dari pola sikap dan perilaku orang-orangnya.

Kesepuluh hal tersebut perlu dihayati dan di-praktekkan oleh semua pimpinan . dan lainnya yang bersifat operasional atau bersifat teknis disebarkan kepada orang-orang lain sesuai dengan kedudukan dan tugasnya. Dalam banyak hal bahkan pengambilan keputusan itu diserahkan kepada tim atau kelompok kerja tertentu. Cara Berfikir Kelompok Pimpinan tentang Mutu Dari pengalaman organisasi-organisasi yang telah menerapkan Manajemen dapat ditarik pelajaran bahwa agar organisasi itu berhasil dalam meningkatkan mutu kinerjanya secara terusmenerus diperlukan adanya kelompok pimpinan atau manajemen yang memiliki cara berfikir tentang mutu yang berbeda dengan cara berfikir pimpinan organisasi yang tidak menerapkan MMT. Pekerjaan adalah sistem terpadu dari beberapa proses. tetapi sebagian besar dari orang-orang dalam organisasi itu memiliki kemandirian yang tinggi. . atau memerlukan perbaikan peralatan dan fasilitas kerja. MMT diterapkan untuk jangka panjang. Cara berfikir semacam itu berbeda dengan cara berfikir konvensional yang biasa mengatakan bahwa perbaikan mutu selalu memerlukan uang dan waktu. sehingga akhirnya akan menjelma menjadi pola tindak yang normatif dari semua unsur pimpinan. 1. Perbaikan mutu pada awalnya mungkin memerlukan dana. sebab untuk mencapai mutu yang lebih baik mungkin diperlukan pelatihan bagi orang-orang tertentu. Dengan demikian ketergantungan organisasi pada pimpinan akan sangat kecil. dari yang tertinggi sampai yang terrendah. Sesudah investasi awal itu kemudian tidak diperlukan lagi penge-luaran ekstra. Makin banyak dari kesepuluh ciri itu yang diterapkan oleh pimpinan Manajemen semakin baiklah mutu kepemimpinannya. bahkan dalam jangka yang agak panjang perbaikan mutu itu malah akan menghasilkan penghematan uang dan waktu. Perbaikan mutu menghemat waktu dan uang. meski inipin tidak selalu harus demikian. Kondisi semacam ini tentu saja akan tercapai melalui penerapan Manajemen yang baik dan benar. Kepemimpinan yang dimaksudkan adalah pengambilan keputusan dan pengaruh pada orang lain. 2. atau bekerja dengan biaya lebih rendah tetapi dengan hasil yang lebih baik.nisasinya untuk meningkatkan mutu kinerjanya. Tujuan utama diterapkannya MMT selain memuaskan pelanggan adalah efisiensi. Pengambilan tentang kebijaksanaan organisasi tetap ditangan pimpinan-atas. dan setelah melalui proses pembinaan yang panjang. dan makin kuatlah dorongan yang diberikan kepada orang-orang dalam orga. dalam arti makin baiklah suasana kerja yang kondusif untuk terciptanya mutu. Berikut ini butir-butir yang menggambarkan cara berfikir pimpinan MMT tentang mutu. tetapi tidak selalu harus demikian. dan perbaikan mutu tidak untuk sesaat tetapi untuk seterusnya dan selamanya. E. Ini berarti penghematan dari cara-cara sebelumnya.yang memang harus dipegang oleh seorang pimpinan.

sebab hasil akhir dari perguruan tinggi itu adalah totalitas dari pekerjaan semua bagian dan semua orang itu. Mutu hasil kinerja yang berupa barang atau jasa adalah hasil dari cara kerja yang diterapkan dalam pekerjaan. Namun dalam implementasinya bila tidak mungkin meningkatkan semua jenis pekerjaan secara simultan. 4. saling melayani. Tidak cukup bila hanya salah satu atau beberapa bagian saja yang bermutu. Salah satu kunci penting untuk keberhasilan meningkatkan mutu secara berkelanjutan adalah pelatihan yang relevan dan efektif. Dalam dunia pendidikan hal itu jelas sekali. Jika orang melihat pekerjaan sebagai suatu sistem yang terpadu berarti masih tetap mengakui adanya bagian-bagian dari pekerjaan yang terpisah. 5. Ini berarti bahwa kualitas atau mutu pekerjaan lebih penting dari kuantitas atau jumlah. melainkan menyatu dengan cara kerja dari awal hingga akhir. tetapi mereka harus bekerjasama. memiliki banyak jenis pekerjaan dan kegiatan. Pekerjaan betapapun besar dan banyaknya bila tanpa kualitas tidak ada artinya. Mutu dapat dicapai melalui pelatihan yang lebih baik bagi karyawan yang telah ada plus kepemimpinan yang bermutu. Oleh karena itu cara kerja yang berupa prosedur dan proses kerja menjadi sangat penting untuk menghasilkan kinerja yang bermutu. Jelas mereka tidak cukup hanya dengan bekerja sendiri-sendiri secara terpisah. Semua karyawan dapat diharapkan meningkatkan mutu .Persepsi semacam ini jelas sangat berbeda dengan cara berfikir kovensional yang melihat pekerjaan tidak sebagai suatu sistem yang terpadu tetapi sebagai rangkaian peristiwa. semua bagian. berinteraksi satu sama lain. Mutu menyatu dengan cara kerja dari awal. Prosedur dan proses kerja sejak awal hingga akhir perlu dirancang dan ditentukan sedemikian rupa hingga menjamin tercapainya mutu kinerja yang baik seperti yang diinginkan untuk dapat memu-askan semau pelanggannya. Pendidikan yang tidak bermutu betapapun banyaknya lulusan yang dikeluarkan kiranya tidak ada artinya bagi kemajuan suatu bangsa dan negara. maka bisa ditempuh cara bertahap. serta memiliki banyak orang yang bekerja di dalam-nya. yang dengan cermat dipilih jenis-jenis pekerjaan mana yang secara strategis perlu ditingkatkan mutunya lebih dahulu. Mutu barang atau jasa bukan sekedar hasil dari pemeriksaan pada akhir proses kerja. Perguruan tinggi memiliki bagian-bagian atau unit-unit. Suatu perguruan tinggi memiliki banyak dosen dan mahasiswa tetapi yang pada umumnya tidak bermutu sebenarnya tidak banyak artinya bagi perguruan yang mendambakan perguruan yang bermutu. tolong menolong. 3. Bahkan mutu pekerjaan satu bagian sering sangat tergantung pada mutu pekerjaan bagian lain yang merupakan masukan bagi bagian yang pertama. semua fungsi dan semua pekerjaan perlu diupayakan agar bermutu sebagai satu sistem. namun bagian-bagian itu tetap berkaitan satu dengan lainnya dan memiliki hubungan saling mempengaruhi dan saling bergantung (interdependent). Jadi agar suatu perguruan tinggi bermutu.

Tanpa memper-timbangkan . Sudahkah perguruan tinggi memperlakukan sekolah-sekolah menengah itu sebagai mitra kerjanya? 9. Kedua cara berfikir itu tidak perlu dianggap berbeda bila pekerjaan dibagi-bagi menjadi beberapa tahapan dan untuk setiap tahap ditentukan tujuannya yang selalu meningkat dari awal sampai akhir. mahasiswa adalah masukan yang dipasok oleh lembaga-lembaga pendidikan menengah. Jadi jangan pernah berhenti berusaha meningkatkan mutu kinerja. ia dapat mengharap mendapatkan mutu pasokan (masukan) yang baik. Sebaliknya bila pemasok itu diperlakukan sebagai pesaingnya atau lawan usahanya. selalu dapat ditingkatkan. 6. Kalau organisasi itu memperlakukan para pemasok sebagai mitra kerjanya. Jadi tidak benar bahwa mutu kinerja itu tidak ada kaitannya dengan pemasok. Mengapa demikian ? Karena sejak awal pekerjaan organisasi itu direncanakan antara lain dengan mempertimbangkan kebutuhan-kebu-tuhan dan harapan-harapan pelanggan. dan karena itulah mereka dikatakan merupakan bagian integral dari organisasi. demikian pula semua pemimpin dapat memimpin penyelenggaraan MMT dengan berhasil bila mendapatkan pelatihan un-tuk itu. Jadi para pelanggan (eksternal) itu sejak awal diharapkan memberi masukan kepada organisasi. Mutu kinerja organisasi itu dipengaruhi oleh mutu masukannya. Pimpinan konvensional berfikir kalau 90% peker-jaan sudah baik adalah sudah cukup. Inipun pada waktunya dapat disempurnakan lagi sehingga sebenarnya usaha perbaikan mutu tidak pernah ada akhirnya. Dalam bidang pendidikan tinggi. Ini berbeda dengan konsep management by objective yang mengartikan mutu sebagai pencapaian tujuan yang ditentukan sebelumnya. 7. Para pemasok adalah mitra kerja. Cara berfikir semacam itu berbeda dengan cara berfikir konvensional yang mengatakan bah-wa untuk mendapatkan mutu perlu (perekrutan) karyawan yang lebih baik. yang dalam jangka yang agak panjang akan bisa mencapai mutu yang sempurna. Pekerjaan dalam suatu organisasi selalu bersifat mengolah atau memroses masukan (barang. Ini adalah cara berfikir sebagai kelanjutan dan konsekuensi pemikiran tersebut pada butir ke-6 di atas. Mutu se-macam itu memang tidak mungkin dicapai dengan sekali usaha tetapi melalui usaha yang terus menerus yang setiap kali diusahakan bisa mencapai perbaikan sedikit demi sedikit.kinerjanya bila telah mendapatkan pelatihan yang tepat. 8. maka para pemasok itu sulit diharapkan mau memasok masukan yang bermutu. Mutu berarti perbaikan yang berkelanjutan. Mutu memang tidak berbatas. Mutu yang cukup hanyalah bila semua pekerjaan menghasilkan yang terbaik. Pelanggan adalah bagian integral dari organisasi. jasa dan/atau orang) yang dipasok oleh orang lain. Di bidang pendidikan dan akademis standar mutu itu jelas selalu bergerak ke atas dan harus selalu dikejar.

Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. artinya standar itu selalu bisa ditingkatkan. Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. dan kalau kinerja sudah sesuai standar maka bereslah segalanya. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama. Kepemimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya. Manajemen diterapkan dalam organisasi yang melihat tugas organisasinya tidak sekedar melaksanakan tugas rutin. tidak pernah diketahui apakah hasil kerja itu akan bisa memuaskan pelanggan atau tidak. mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasanalasannya. Untuk itu Manajemen memerlukan kepemimpinan yang mempu-nyai ciri-ciri yang agak khusus seperti yang akan dibahas berikut ini. mengkoordinasi. Jadi agar organisasi dapat merencanakan kerja yang bermutu perlu para pimpinan organisasi itu melihat para pelanggan sebagai bagian integral dari organisasi. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin. Sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan mutu secara berkelanjutan. KESIMPULAN Pemimpin adalah inti dari manajemen. Cara berfikir tentang mutu semacam itu akan menjadi bagian dari kepribadian pemimpin yang mendambakan mutu. Untuk menerapkan Manajemen dalam suatu organisasi diperlukan adanya kepemimpinan yang ciri-cirinya berbeda dengan kepemimpinan yang tidak untuk meraih mutu. Definisi itu mengandung dua pengertian pokok yang sangat penting tentang kepemimpinan. Manajemen juga mengenal standar kinerja. BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. dan bukan sebagai orang-orang luar yang akan ditawari produk kerja organisasi. tetapi bedanya standar ini bersifat dinamis. Cara berfikir seperti digambarkan pada sembilan butir di atas sangat perlu untuk diadopsi oleh para pimpinan yang organisasinya menerapkan Manajemen untuk selalu bisa menggerakkan orang-orang dan organisasinya meningkatkan mutu kerjanya secara berkelanjutan. yang sama saja dari hari ke hari berikutnya. B. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuannya jika ada pemimpin. SARAN . agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. Semua sudah ditentukan standarnya.kebutuhan dan harapan para pelanggan. yaitu Mempengaruhi perilaku orang lain. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin.

dan hanya me-nyisakan pada dirinya yang memang harus dipegang oleh seorang pimpinan. makalah: Manajemen PT. Cendekia Informatika. 1973. Kualitas kepribadian seseorang berbanding lurus dengan integritas dirinya. Maka untuk menjadi seorang pemimpin haruslah mempunyai pengetahuan dan jiwa pemimpin Pemimpin Manajemen tidak berusaha memusatkan kepemimpinan pada dirinya. berorientasi pada pelayanan dan membawa energi positif.html W. Karakteristik seorang pemimpin didasarkan pada prinsip-prinsip belajar seumur hidup. Brown steven.Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana. 2001. Van Fleet. mengkoordinasi. . 22 Manajemen Kepemimpinan.blogspot. Manajemen Kepemipinan. melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama. dan lainnya yang bersifat operasional atau bersifat teknis disebarkan kepada orang-orang lain sesuai dengan kedudukan dan tugasnya DAFTAR PUSTAKA James K. Kepemimpinan yang dimaksudkan adalah pengambilan keputusan dan pengaruh pada orang lain. Jakarta http://artikelrande.</p> Integritas Diri By Ahmad Dawamul Muthi Menurut saya integritas merupakan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Jakarta:Mitra Usaha Purwanto. Pengambilan tentang kebijaksanaan organisasi tetap ditangan pimpinan-atas.com/2010/07/manajemen-kepemimpinan_6811. Jakarta: Profesional Books <p>Your browser does not support iframes. 1998. Yadi. tetapi akan menyebarkan kepemimpinan itu pada orang-orang lain.

padahal dia sendiri makan sesuka hatinya terkadang di meja makan. Dikarenakan kita akan memberikan kompromi sedikit demi sedikit kepada diri yang akan berdampak semakin buruk kepada integritas diri kedepannya. seperti: memberlakukan peraturan bawahan tidak boleh datang telat dalam rapat yang telah dijadwalkan bersama. karena hukum sebab akibat senantiasa terjadi. maka akan kita rasakan juga.Seseorang yang memiliki visi besar tanpa integritas. maka visi tersebut hanya sekadar retorika belaka. Atasan kepada bawahan juga harus menjaga wibawanya dengan tidak serta merta memberikan instruksi yang ternyata dirinya sendiri belum melakukannya. Sebagai contoh: orang tua berusaha mendidik anak agar dapat makan di meja makan. Jika kita meyakini hukum sebab akibat maka dengan sendirinya kita terdorong untuk terus memperbaiki diri sendiri dahulu sebelum memimpin atau mendidik orang lain. sedangkan dirinya sendiri tidak melakukannya. di depan tv. Oleh karenanya Allah berfirman dalam surat Al-Ahzab: 21 “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”. Sekali saja diri ini merusak integritas. tetapi fakta yang sering terjadi justru bawahan yang menunggu atasannya datang baru rapat dimulai. Apa yang orang lain rasakan disebabkan oleh diri kita. dan Mulai dari sekarang. tidak akan pernah tereksekusi untuk diwujudkan. Mulai dari Hal yang kecil. Kita telah diberikan . Anda tetap memiliki integritas tetapi perlu diingat dalam hal ini Anda hanya “terlihat” memiliki integritas di mata orang lain tetapi tidak kepada diri sendiri. tidak terasa pengaruhnya bagi yang mendengarkan jika semua yang dikatakannya ternyata belum pernah dilakukannya. maka godaan untuk terus melanjutkan praktik perusakan integritas diri akan terus berlanjut. Seorang guru atau motivator dalam setiap kata yang diucapkannya bisa terasa sangat hambar. dalam hal ini integritas dapat dikatakan juga sebagai wibawa. Jika kita tidak ingin mengalami kegiatan menunggu. Ketika terlambat sebenarnya kita sedang menghancurkan integritas diri kita sendiri. mungkin permasalahannya ialah orang tua belum memberikan teladan terlebih dahulu kepada anak sehingga anak belum melihat teladan yang baik dari orang tua. Saya sangat setuju dengan konsep memperbaiki diri yang diutarakan AA Gym tersebut. Jika hal seperti ini terus terjadi. Anak akan melihat orang tua hanya bisa menyuruh saja. Jika ternyata ketika telat bertepatan dengan diundurnya suatu agenda sehingga kita menjadi tidak terhitung telat bagaimana?Apakah kita bisa dikatakan tetap memiliki integritas? Jawabnya ya. maka antara bawahan dengan atasan akan terjadi perasaan saling tidak percaya. Salah satu kegiatan yang paling membosankan adalah menunggu. Teringat perkataan AA Gym yang menjadi sangat logis jika beliau mengatakan prinsip 3M: Mulai dari diri sendiri. maka jangan pernah membuat orang lain menunggu kita. Maka anak memandang orang tuanya tidak berwibawa. atau bahkan di kamar. Orang tua dalam mendidik anak sering mengalami kesulitan.

teladan yang terbaik dari panutan kita Rasulullah SAW, semoga kita termasuk dalam barisan umat beliau di akhirat kelak. Dapat disimpulkan dengan menjaga integritas diri dapat memberikan dampak bagi orang lain. Memperbaiki dari hal yang kecil, yaitu diri sendiri maka dapat memberikan teladan bagi lingkungan sekitar kita. Dimulai dari lingkungan yang kecil, yaitu keluarga akan dapat memberikan teladan bagi lingkungan yang lebih besar, yakni masyarakat. Lingkungan masyarakat dapat memberikan teladan bagi lingkungan aktivitas sehari-hari kita seperti tempat kita kerja. Sistem perbaikan terus bergerak seperti itu untuk saling memberikan teladan sampai kepada tataran yang terbesar, negara kita. Maka jika proses ini berjalan dengan baik, akan menjadi semakin nyata terlihat kebangkitan negara Indonesia ini. Mari kita menjaga integritas diri agar saling memberikan teladan yang baik kepada lingkungan sekitar kita, karena setiap kita adalah pemimpin minimal bagi diri kita sendiri. (3 Rajab 1431 H5 Juni 2011. Kelapa Dua, Depok) MEMBANGUN INTEGRITAS DIRI Kamis, 26 April 2012 MEMBANGUN INTEGRITAS DIRI Home next>>> Dalam kehidupan, sering kita mendengar apa yang di sebut integritas..... mudah sekali kalimat integritas itu di ucapkan dan dilontarkan namun untuk menjalankannya tidak semudah di ucapkan..... Kira-kira apa sebenarnya integritas itu, Menurut bahasa integritas merupakan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Kualitas kepribadian seseorang berbanding lurus dengan integritas dirinya. Seseorang yang memiliki visi besar tanpa integritas, maka visi tersebut hanya sekadar retorika belaka, tidak akan pernah tereksekusi untuk diwujudkan Seorang guru atau motivator dalam setiap kata yang diucapkannya bisa terasa sangat hambar, tidak terasa pengaruhnya bagi yang mendengarkan jika semua yang dikatakannya ternyata belum pernah dilakukannya. istilahnya kalo dalam bahasa jawa adalah " Jarkoni " ( iso ujar tapi ora iso nglakoni) Orang tua dalam mendidik anak-anaknya kadang mengalami kesulitan....., hal ini mungkin permasalahannya ialah orang tua tersebut belum pernah memberikan teladan terlebih dahulu kepada anak sehingga anak belum melihat teladan yang baik dari orang tua..... Anak akan melihat orang tua hanya bisa bicara saja, sedangkan dirinya sendiri tidak melakukannya. Maka ada kemungkinan anak tersebut memandang orang tuanya kurang berwibawa.......dalam hal ini integritas dapat dikatakan juga sebagai wibawa. Sebagai contoh: orang tua berusaha mendidik anak agar dapat makan di meja makan, padahal dia sendiri makan sesuka hatinya terkadang di meja makan, di depan tv, atau bahkan di kamar. Seorang motivator meminta kepada orang yang diberi motivasi untuk bertindak jujur, berperilaku yang baik, menjaga sikap, menjaga wibawa, menjaga ucapan dan harga dirinya, atau menjalankan pekerjaan dengan sepenuh hati tetap fokus pada pekerjaan, namun actualnya seorang motivator tersebut malah bertindak sebaliknya....maka motivasi yang diberikan tidak bisa mengenai sasaran. dan situasi menjadi kurang kondusif... muncul rasa saling tidak percaya sehingga motivasi yang diberikan menjadi sia-sia dan tidak mengenai sasaran....... Sekali saja diri kita merusak integritas maka godaan untuk terus melakukan praktik perusakan integritas akan terus berlanjut, dikarenakan kita akan memberikan kompromi sedikit demi sedikit kepada diri yang akan berdampak semakin buruk kepada integritas diri kedepannya.....memang melihat kelemahan orang lain lebih mudah dari pada melihat kelemahan dari diri sendiri. Didalam suatu organisasi

kecil misalnya apabila anggota komunitasnya sulit diatur atau diarahkan, biasanya pemimpinnya sudah memberikan contoh terlebih dahulu untuk sulit diatur dan diarahkan. Dalam mengarahkan sesuatu, kita bukan hanya sebagai pengamat, memberikan komentar saja namun perlu juga lepaskan baju sebagai pengamat untuk terjun membantu apa yang menjadi kesulitan dalam team. Jika kita meyakini hukum sebab akibat tersebut maka dengan sendirinya kita terdorong untuk terus-menerus memperbaiki diri sendiri dahulu sebelum memimpin, mendidik, mengarahkan ataupun memberikan motivasi kepada orang lain. Teringat perkataan seseorang tokoh yang menjadi sangat logis yaitu prinsip 3M: prinsip yang pertama adalah Mulai dari diri sendiri, prinsip yang kedua adalah Mulai dari Hal yang kecil, prinsip selanjutnya adalah Mulai dari sekarang. Dapat disimpulkan dengan menjaga integritas diri, maka kita akan dapat memberikan dampak bagi orang lain. Memperbaiki dari hal yang kecil, yaitu diri sendiri maka dapat memberikan teladan bagi lingkungan sekitar kita. Dimulai dari lingkungan yang kecil, yaitu keluarga akan dapat memberikan teladan bagi lingkungan yang lebih besar, yakni masyarakat. Lingkungan masyarakat dapat memberikan teladan bagi lingkungan aktivitas sehari-hari kita seperti tempat kita kerja. Sistem perbaikan akan terus bergerak seperti itu untuk saling memberikan teladan sampai kepada tataran yang terbesar dalam organisasi kita. Maka jika proses ini berjalan dengan baik, akan menjadi semakin nyata terlihat kemajuan. Mari kita bersama-sama saling menjaga integritas diri agar saling memberikan teladan yang baik kepada lingkungan sekitar kita, lingkungan pekerjaan kita, Lingkungan organisasi kita menuju tujuan ataupun goalgoal yang harus kita capai bersama-sama. Karena setiap dari kita adalah Pemimpin minimal bagi diri kita sendiri. Walaupun kita tidak harus punya jabatan. (The Leader who has no Tittle) Sumber: http://dianwisata.blogspot.com/2012/04/membangun-integritas-diridalam.html#.USIie1aWSF4 Konten adalah milik dan hak cipta dianwisata.blogspot.com

INTEGRITAS
Integritas dalam bahasa saya adalah jati diri. Integritas adalah cara kita memandang atau menilai diri kita sendiri. Siapakah saya menurut diri saya sendiri. Integritas inilah yang membuat tiap – tiap orang berbeda. Masing – masing mempunyai penilaian sendiri mengenai diri mereka. Ada yang menganggap dirinya baik, ada juga yang menganggap bahwa dirinya benar. Tetapi tidak ada yang menganggap bahwa dirinya jahat, kejam, penipu, sadis, atau raja tega. Yang ada adalah orang lain yang memandang mereka jahat, kejam, penipu, sadis dan raja tega.

Jadi, ada dua sudut pandang mengenai seorang manusia. Yang pertama adalah dari sudut pandang diri kita sendiri. Berikutnya dari sudut pandang orang lain, dan ini saya sebut sebagai imej. Bagaimana orang lain memandang kita, atau siapakah saya menurut pandangan orang lain. Lalu, mana yang benar. Integritas atau imej kita ? Manakah jati diri kita sebenarnya ? Mana yang lebih penting ? Susah sekali untuk menjawab pertanyaan ini. Karena kedua – duanya penting bagi kita. Tetapi integritas dan imej seringkali bertentangan, satu benar dan satu salah. Jika integritas benar, berarti orang lain salah menilai kita. Pertanyaan berikutnya yang muncul dalam kepala saya adalah mengapa orang bisa salah menilai kita ! Hmm...berarti saya harus tahu cara orang lain menilai kita. Atas dasar apa ? Dan bagaimana ? Fakta dan kata-kata Inilah pertamakali dinilai orang. Apakah omongan atau kata – kata kita sesuai dengan perbuatan kita. Jika kata – kata kita sesuai dengan realita yang terjadi, maka orang memberi kita nilai positif. Sebaliknya jika bertentangan maka nilanya adalah negatif. Waktu Manusia memang berubah. Berubah menjadi baik atau kebalikannya. Yang bisa menilai adalah waktu. Ming (rekan kerja saya di EO) yang saya kenal 8 tahun yang lalu tetap sama hingga hari ini. Berarti dia mempunyai integritas.

INTEGRITAS SEBAGAI MANUSIA Integritas adalah nilai – nilai yang kita percayai, kita yakini, kita perjuangan, kita pegang. Dan teman – teman kita mengenal kita berdasarkan integritas ini. Semakin kuat integritas kita,

semakin besar kepercayaan mereka kepada kita. Dan kepercayaan adalah syarat untuk hidup di dunia ini. Salah satu nilai yang saya pegang dalam hidup saya adalah kejujuran dan kesetiaan. Apa yang saya katakan itulah keadaan yang sebenarnya dan selengkapnya, dan teman – teman saya menilai diri saya sebagai orang yang jujur. 8 Tahun yang lalu, si Ming tahu kalau saya orangnya lurus...dan saat ini juga dia menilai saya sebagai orang yang sama seperti 8 tahun yang lalu. Imej Ming sesuai dengan integritas saya. Dan saya senang karena saya bisa mempertahankan integritas saya. Saya seorang manusia, dan saya dikenali karena saya mempunyai jati diri. Nama saya Wapan, ciri – ciri saya jujur dan setia. Jika orang lain membicarakan saya, maka mereka membicarakan ciri – ciri saya. Jika sama, berarti mereka membicarakan seorang manusia yang sama. Itulah integritas kita sebagai manusia. Jati diri kita.

INTEGRITAS YANG BERGOYANG Integritas tidak muncul dalam sehari. Integritas dibentuk oleh waktu, dan dimulai waktu kita mengenal benar dan salah. Kabar buruknya....integritas selalu bergoyang – goyang. Karena saya baru belajar mengenai online Forex, maka saya pingin menganalogikan kasus ini dengan Forex. Ha...ha...ha....sekalian mengingat – ingat kembali pelajaran dari guru saya.

TEORI SUPPORT DAN RESISTANCE Pergerakan mata uang, entah itu naik atau turun, selalu berada di kisaran titik support dan titik resistance. Titik support adalah titik terendah dari pergerakan mata uang hari itu. Titik resistance adalah titik tertinggi dari pergerakaan mata uang. Jika mata uang bergerak naik maka selalu berada di bawah titik resistance, sebaliknya jika bergerak turun maka selalu berada di atas titik support.

Lalu, teori berikutnya mengatakan bahwa jika pergerakan mata uang menembus titik support (S) atau titik resistance (R) maka dia akan bergerak menembus titik S & R level berikutnya. Lalu kemudian stabil tergantung kekuatan pasar. Titik support yang tertembus akan menjadi titik resistance berikutnya, demikian pula dengan titik resistance yang tertembus akan menjadi titik support level baru. Demikian pula dengan integritas kita! Tiap hari integritas kita naik dan turun. Yang menjadi titik support dan resistancenya adalah titik benar dan titik salah. Kadang kita bergerak melawan integritas kita, tetapi sering juga bergerak mengikuti integritas kita. Teori berikutnya mengatakan bahwa jika kita sudah menembus titik pertama maka kita juga akan menembus titik kedua, ketiga, dst. Lalu kemudian stabil sesuai dengan kekuatan pasar. Jika perjalanan atau keputusan kita sesuai dengan integritas kita, atau menembus titik benar, maka kita akan menembus titik benar berikutnya...sehingga semakin lama integritas kita akan semakin kuat. Sebaliknya jika titik salah yang kita tembus, maka kita akan menembus titik salah beriktunya....dan akhirnya kita kehilangan integritas atau jati diri kita. Sesuai dengan kekuatan pasar ? Kalau berhubungan dengan integritas, maka kekuatan pasar yang saya maksud di sini adalah konflik internal antara hati nurani dengan nafsu. Antara baik dan jahat, benar dan salah. Mana yang lebih dominan, yang lebih kuat ?

INTEGRITAS ADALAH PILIHAN Salah satu, atau mungkin bisa saya katakan hadiah terbesar Tuhan kepada kita adalah pilihan. Kita bisa memilih....iya saya katakan sekali lagi...kita bebas memilih, tanpa paksaan, tanpa tekanan, tanpa pertimbangan siapa – siapa selain diri kita sendiri untuk memilih yang terbaik

Mari saya perjelas pemikiran saya... nilai-nilai kehidupan positif sebagai sistem pendukung moral yang kuat.. A atau B..” ~ Djajendra Ketika seseorang tidak merasa memiliki harga diri.. yaitu Y dan Z Jika kita memilih A lalu C. maka hasil berikutnya adalah K Jika kita memilih A lalu D. b. suasana hati. tetapi Tuhan tahu hasil akhir setiap langkah yang akan kita pilih. Jadi. Dan sebaliknya. maka akan ada pilihan berikutnya. atau juga nilai-nilai kehidupan positif. maka dia sangat berpotensi untuk bertindak dan bersikap tanpa integritas. maka akan ada pilihan berikutnya. maka dia sangat berpotensi untuk hidup dengan integritas pribadi yang tinggi.tetap maju. tidak ada kepalsuan dari pikiran.. yaitu C dan D Jika kita memilih B. maka hasil berikutnya adalah L Demikian seterusnya... Apakah anda memilih mempertahankan integritas anda atau membiarkan nafsu anda mengubah jati diri anda.. Integritas pribadi seseorang menyampaikan arti keutuhan dan kekuatan dari jati diri yang asli. dan kemampuan dirinya hidup dalam keseimbangan pribadi dan sosial yang kuat. tindakan. Artinya. Saya tidak tahu pilihan anda. seseorang dengan harga diri yang tinggi. Jika kita mempunyai pilihan A dan B. c. Sesungguhnya Sedang Berkata Bahwa Diri Anda Sangat Lemah Dan Tidak Pantas Untuk Menerima Tanggung Jawab Yang Lebih Besar. e.bagi diri kita sendiri. rasa syukur dengan keadaan keuangan. Jati diri .. Tuhan yang tahu hal ini. Yang diketahui Tuhan adalah: a.ada upahnya looh! Dan yang bayarin kita adalah Tuhan pencipta semesta ini INTEGRITAS ADALAH PILIHAN BUKAN KEWAJIBAN DAN ETIKA ADALAH KEWAJIBAN BUKAN PILIHAN INTEGRITAS ADALAH PILIHAN BUKAN KEWAJIBAN DAN ETIKA ADALAH KEWAJIBAN BUKAN PILIHAN “Anda Yang Suka Menyalahkan Sistem Dan Realitas Atas Kurang Berintegritasnya Diri Anda. Integritas yang kita pertahankan dengan hidup kita akan dibalas setimpal sesuai dengan perjuangan kita. Tuhan tidak tahu langkah mana yang akan kita pilih. ucapan. stabilitas keuangan. Yang saya ketahui (selain kemaha tahuan Tuhan) adalah keadilanNya. d. Jika kita memilih A. maka Tuhan tidak tahu mana yang akan kita pilih. dan sikap.untuk teman – teman yang berjuang untuk tetap berintegritas di tengah dunia ini. Akan Memiliki Keselarasan Luar Dalam Untuk Menjalani Kehidupan Berkualitas Yang Etis. persahabatan.”~Djajendra “Orang-Orang Dengan Integritas Pribadi Yang Tinggi Dan Kemampuan Moral Untuk Menjalankan Etika Dengan Sempurna.

Integritas adalah apa yang menyediakan nilai kehidupan dari dalam diri untuk mengubah kesadaran ke dalam tindakan. kedewasaan. Orang – orang yang hidup dengan integritas pribadi yang kuat adalah mereka yang dipandu oleh seperangkat prinsip inti. untuk kehidupan profesional di tempat kerja. dan kode etik. Integritas pribadi selalu akan diuji oleh realitas sosial. diri yang unggul dengan integritas pribadi adalah diri yang secara internal pribadi telah memiliki sebuah sistem kejujuran diri sendiri terhadap nilai-nilai yang diyakini. dan kebijaksanaan. Sering sekali realitas kehidupan sosial. Dampaknya. integritas pribadi yang kuat harus menjadi sangat bermoral dan berkualitas tinggi. Jadi. Integritas pribadi adalah dasar bagi implementasi etika perilaku dan etika bisnis yang sempurna. ketergantungan. dan ekonomi kepentingan. Untuk itu. Dan pada umumnya. Hubungan yang saling memperkuat antara integritas dan etika. kepercayaan. menghormati pandangan yang berbeda dengan integritas pribadi untuk kemanusiaan dan cinta. akan menjadi dasar yang sangat kuat untuk menghasilkan kehidupan kerja yang harmonis dalam kinerja maksimal. kedermawanan. keadilan. dan Anda harus dapat menjadi pribadi yang dibutuhkan banyak orang untuk mengekspresikan kejujuran. hukum. kehormatan.djajendra-motivator. Etika itu sendiri adalah sebuah sistem eksternal melalui aturan. yang memberdayakan kepribadian dan karakter mereka. politik. kejujuran. maka kekuatan di luar diri bisa saja tidak memiliki integritas. untuk berperilaku secara konsisten dengan standar nilai-nilai yang menjadi dasar dari integritas. Anda yang mampu mengembangkan standar integritas pribadi yang tinggi pasti akan menjadi pribadi teladan. prinsip-prinsip inti dari integritas adalah nilai-nilai kehidupan yang membawa makna untuk kebajikan. anti korupsi.com About these ads . diri akan memiliki kekuatan untuk membangkitkan keberanian agar memenangkan integritas pribadi dari ujian realitas sosial. kesetiaan. kemanusiaan. anti kekerasan.selalu konsisten bertindak dengan integritas diri untuk melakukan apa yang benar melalui kejujuran diri sendiri. kebaikan. Perilaku kerja yang etis akan mendorong kesempurnaan integritas pribadi. Anda wajib memiliki keberanian agar dapat mengalahkan tantangan dari realitas integritas di luar diri. kepedulian. yang selalu berpotensi untuk mentransfer prinsip-prinsip kehidupan yang penuh integritas. kasih sayang. anti kolusi. anti manipulasi. Bila integritas dilengkapi dengan panduan etika yang unggul dan konsisten. Keberanian Anda untuk menerima tanggung jawab pribadi. Mengingat integritas pribadi adalah sesuatu yang dihasilkan dari dalam diri. haruslah diikuti dengan kemampuan untuk memperkuat integritas pribadi. maka orang-orang dengan integritas tinggi akan memiliki kepatuhan sempurna terhadap etika bisnis dan kode etik. Oleh karena itu. objektifitas. Untuk training hubungi www. yang lemah dan tak berdaya. ekonomi selalu mempersembahkan integritas yang sangat miskin dan lemah. maka saat ada ujian dari luar diri. anti nepotisme. politik. saat panduan etika bisnis dan kode etik perilaku kerja diterapkan.

Sebab. Namun menjadikan fenomena yang faktual tersebut sebagai alibi dan justifikasi bagi Pemerintah dan DPR untuk „mengeliminasi‟ independensi (politik) personal dalam persyaratan anggota penyelenggara Pemilu. Sementara sejumlah anggota penyelenggara Pemilu/KPU(D) yang berasal dari kalangan independen (non parpol) justru masuk bui dan terkena sanksi kode etik. Sebagaimana diberitakan sejumlah media. Sejumlah pejabat yang berlatar belakang Partai Politik (Parpol). dalam berbagai bentuk. yakni tetap eksploitatif dan koruptif. Dalam Pilkada kita menemukan kandidat perseorangan/independen lebih banyak yang kalah daripada menang. Terjadinya krisis independensi (politik). Di bagian lain. krisis independensi (politik) sedang menjadi fenomena dalam panggung politik kita dalam aneka bentuk. kesepakatan tersebut dilatari dinamika politik kontemporer yang makin banyak mempertontonkan krisis Independensi (politik). Dalam praktik kekuasaan kita menemukan sejumlah pejabat berlatar belakang independen yang watak dan perilaku politiknya ternyata juga tidak beda dengan pejabat non independen. tak sedikit kalangan dan institusi yang seharusnya independen namun belakangan justru sangat dependen dan partisan ketika berinteraksi dengan ruang kekuasaan politik formal. Independensi (politik) adalah sesuatu yang berdimensi relasional. Hal itu tertuang dalam salah satu bagian revisi UU 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu yang baru saja disahkan. Krisis Independensi (Politik) Sepintas kesepakatan tersebut memang terlihat rasional. bukan semata karena independensi (politik) personal itu sendiri tidak relevan lagi. bahkan inter-relasional. kuatnya pragmatisme politik telah membuat independensi (politik) mengalami krisis akut. ternyata terbukti tetap bisa „independen‟. dan berintegritas menjalankan tugasnya. Dengan kata lain Independensi (politik) hanya . Cara mereka (meraih kekuasaan) politiknya pun tidak berbeda dengan cara kandidat non independen yang dilawannya.Menyoal Independensi Pemilu (2014) Oleh : Benget Silitonga. Patut digarisbawahi independensi (politik) bukanlah sesuatu yang given hadir. jelas bukanlah logika politik yang tepat dan cerdas. kredibel. Setelah menjadi polemik yang cukup lama. alias tidak independen. Krisis Independensi (politik) terjadi karena memang ia (by design) dibuat tidak relevan. Mereka bukan hanya banyak yang kalah. Krisis independensi (politik) merujuk pada fenomena bahwa diffrensiasi (perbedaan khas) antara mereka yang menyebut diri independen dan non independen semakin tidak relevan lagi. yakni tetap mengandalkan pendekatan mobilitatif daripada pendekatan transformatif. Hal itu misalnya bisa ditemukan pada sejumlah kinerja Hakim Konstitusi yang berlatar belakang parpol di Mahkamah Konstitusi (MK). Itu misalnya terjadi kinerja independensi lembaga survey politik yang belakangan menuai kritik dan polemik. Independensi (politik) adalah sesuatu yang bersifat inter-personal. Pemerintah dan DPR akhirnya menyepakati keterlibatan anggota Partai Politik dalam lembaga penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu). Sebagaimana telah disinggung di atas. (Nyaris) tidak ada lagi perbedaan yang signifikan antara mereka yang „independen‟ dengan mereka yang „tidak independen‟. bagaimanapun krisis independensi (politik) tidak bisa dilihat hanya dalam spektrum politik tunggal dan personal. Singkatnya. dan bahkan tak sedikit yang menghianati independensinya dengan bergabung menjadi anggota parpol tertentu.

independensi (politik) bukan semata syarat adminsitratif bagi anggota penyelenggara Pemilu. fenomena krisis independensi (politik). Permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini juga bukan hanya pada rendahnya akuntabilitas dana kampanye peserta Pemilu. Sebab (hanya) dengan kesimpulan salah tersebutlah mereka (akan) memiliki legitimasi membunuh independensi lembaga penyelenggara Pemilu secara prematur dan sistemik. bisa menjadi kandidat. Celakanya. Dengan kata lain. atau lazim disebut struktur politik. Patut dicatat. lembaga penyelenggara Pemilu. anggota penyelenggara Pemilu berlatar independen namun kemudian menciderai dan bahkan menghianati independensinya. Independensi (politik) adalah salah satu . Permisifitas Pemilu Selain berpotensi membunuh independensi (politik) secara prematur dan sistemik. krisis independensi (politik) seharusnya menginspirasi Pemerintah dan DPR untuk memperkuat rancang bangun independensi struktural kelembagaan penyelenggara Pemilu. mereka yang bersepakat di Senayan sepertinya (sengaja) mengambil kesimpulan yang salah menyikapi krisis independensi (politik) ini. independensi (politik) personal tidak relevan lagi. Pemerintah dan DPR yang harusnya menghentikan permisifitas politik. Respon terhadap krisis independensi (politik) seharusnya bermuara pada kesimpulan akan pentingnya penguatan independensi (politik) personal dengan memfasilitasi dan memperkuat independensi inter-relasional penyelenggara Pemilu. permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini justru sudah menghunjam „jantung‟ Pemilu itu sendiri yakni. yang membuatnya tidak bisa diinfiltrasi penguasa. struktur lembaga penyelenggara Pemilu harus didesain sedemikian rupa agar bisa memfasilitasi dan memproteksi independensi (politik) personilnya! Itu artinya. bukan semata disebabkan independensi (personal)nya yang tidak relevan namun justru karena lemahnya independensi inter-relasi. Permisifitas penyelenggaraan Pemilu kini juga bukan lagi hanya pada nihilnya sanksi yang jelas dan berat bagi pelaku kejahatan Pemilu. dalam perkembangan politik elektoral di banyak negara. Argumennya jelas. yang memfasilitasi tumbuh kembangnya independensi (politik) personal. atau struktur lembaga penyelenggara Pemilu itu sendiri. kesepakatan tersebut juga akan menciptakan sistem penyelenggara Pemilu kita yang makin permisif.mungkin tumbuh bila ia dibuat relevan. Pemisifitas penyelenggaraan Pemilu kini bukan hanya pada level kepesertaan Pemilu dimana semua orang. harus dicermati secara kritis dan lebih mendalam. sekaligus melegitimasi syahwat politik mereka untuk masuk ke lembaga penyelenggara Pemilu 2014. Independensi (politik) hanya mungkin lahir pada ketersediaan inter-relasi politik. Seorang hakim konstitusi yang berlatar parpol namun bisa tetap independen bukan semata karena independensi (personal) yang dimilikinya namun justru karena ketersediaan independensi inter-personal. dan kekuatan asing yang berpotensi menciderai Pemilu. dengan hanya memenuhi syarat administratif verbal. ironisnya justru menjadi promotor permisifitas politik. peserta. Lebih mengerikan. Deskripsi ini ingin menegaskan bahwa fenomena krisis independensi (politik) dalam panggung panggung politik kita tidak seharusnya bermuara dan berakhir pada kesimpulan simplistis. dan bahkan inter-relasional dalam struktur MK itu sendiri. mulai dari orang baik sampai dengan bandit. Dalam konteks itu. Sebaliknya.

Kebebasan. tetapi juga merambah pada sektor ekonomi. Independensi Politik dan Kebebasan Perempuan Indonesia: Implikasi Logis dari Islam dan Demokrasi untuk Menegakkan Demokrasi Islam di Indonesia* Leave a comment January 23. dan budaya. Kata Kunci: Perempuan. partisipasi perempuan dalam ruang privat (keluarga) dan ruang publik (politik) berimplikasi pada penegakan dan penguatan Gerakan Kebangkitan Islam. Dewasa ini. *** Penulis adalah Analis Politik Perhimpunan BAKUMSU. Koordinator Kelompok Kerja Jaringan Demokrasi (KKJD) Sumut. Pengewajantahan independensi politik perempuan mengharuskan adanya “kebebasan”. Anggota Perhimpunan Politica Institute di Medan. Adapun solusi yang dipilih oleh penulis adalah partisipasi perempuan dalam politik (indendensi politik). Atas dasar itu. Kebebasan dapat terwujud dengan mengimplementasikan nilai-nilai Islam dan demokrasi. dan politik (bahkan . jadi pemberdayaan perempuan Indonesia dapat terealisasi.indikator tranparansi dan akuntabilitas lembaga penyelenggara Pemilu. Pada akhirnya. perempuan Indonesia masih menghadapi berbagai masalah berkaitan dengan sosial. termasuk Indonesia. Politik. Dalam konteks ini. Islam dan Demokrasi. Semoga masih ada „muzijat politik‟ untuk mengembalikan independensi Pemilu 2014 sehingga Pemilu 2014 terhindar dari petaka dan bencana politik!. isu gender merupakan isu kontroversial yang terkemuka dalam kancah perkembangan global. ekonomi. Ini adalah salah satu jalan untuk menegakkan Pemerintahan Demokrasi Islam yang berdasarkan pada Pancasila. Itu diindikasikan dengan ditetapkannya isu gender sebagai salah satu dari delapan target “Sasaran Pembangunan Milenium” (Millennium Development Goals/ MDGs) yang disepakati oleh beberapa Negara di dunia. 2013 by zainabzilullah Oleh: Wa Ode Zainab Zilullah Toresano Independensi Politik dan Kebebasan Perempuan Indonesia: Implikasi Logis dari Islam dan Demokrasi untuk Menegakkan Demokrasi Islam di Indonesia* By: Wa Ode Zainab Zilullah Toresano ABSTRAKSI Hingga kini. pemberdayaan perempuan tidak hanya terbatas pada tataran psikologi dan moral. Pemberdayaan harus mengafirmasi fitrah perempuan. yakni kesadaran dalam pengembangan keluarga karena itu merupakan aspek inheren yang penting pada diri perempuan. Dalam perspektif tersebut. kita harus menemukan solusi signifikan untuk menghadapi permasalahan tersebut. Isu gender berkaitan erat dengan persoalan universal di mana “pemberdayaan perempuan” sebagai inti (center of gravity) dari isu tersebut. politik. upaya mengeliminasi independensi dan mem-permisif-kan Pemilu 2014 patut ditolak. sosial.

Dalam platform pembangunan Indonesia. serta pertahanan dan keamanan). pengetahuan. keterwakilan perempuan dalam kancah politik berbanding terbalik. Itu dapat berimplikasi pada rendahnya tingkat kesejahteraan rumah tangga. penetapan anggaranpembiayaan. Dalam hal ini. sebenarnya Indonesia sudah memulai partisipasi aktif perempuan dalam institusi/lembaga politik dan pembuat keputusan (pemangku kebijakan). menurut hemat penulis. terutama dalam optimalisasi pemanfaatan aset . persyaratan 30 persen kursi parlemen bagi perempuan belum terpenuhi. kita masih menyaksikan rendahnya kualitas pendidikan Ibu (serta anak-anak. keadilan dan kesetaraan gender telah menjadi perhatian. dan juga pengawasan implementasi hukum. Terlebih lagi sistem upah/gaji yang berbeda antara laki-laki dan perempuan menunjukkan ketidakadilan pada sektor ekonomi. Keterpurukan itu diperparah dengan pandangan kultural tertentu yang tidak memberikan ruang kondusif bagi peningkatan peran perempuan. dan pertanggungjawaban. politik. jumlah (kuantitas) populasi perempuan melebihi laki-laki. juga menyempitnya kesempatan bagi perempuan untuk melakukan mobilitas horisontal dan vertikal Sementara itu. termasuk dalam sektor tradisional. baik dari segi sumber daya. integritas atau komitmen. Diharapkan kehadiran perempuan dalam kancah politik dapat menjadikan dunia politik sebagai tempat untuk merealisasikan pemberdayaan perempuan. Dari pemaparan di atas mengindikasikan bahwa perempuan harus menemukan solusi atau memilih salah satu jalan untuk menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi perempuan. dan menengah (UMKM). Kesempatan dalam kiprah politik dan peran kepemimpinan perempuan sangat penting untuk ditingkatkan. di mana semua itu dibalut dalam bingkai nilainilai keadilan dan hak asasi manusia. Sayangnya. Lalu. terutama perempuan) dan juga berlaku pada kesehatan yang terkait dengan fungsi reproduksi perempuan. kecil. ekonomi. keterampilan. Itu tercermin dengan kelahiran Undang-Undang No. baik dalam kualitas maupun kuantitas. Dalam bidang sosial. perempuan Indonesia masih menghadapi banyak permasalahan. 31 Tahun 2002 tentang Partai Politik yang mempertegas arahan partisipasi politik perempuan pada jalur-jalur lembaga politik. Di Indonesia. Selain itu. Itu dapat terwujud karena dunia politik sangat strategis dalam pembuatan hukum-hukum. secara facktual. peran perempuan dalam pembuatan keputusan di parlemen (salah satu aspek dalam dunia politik) dapat berpengaruh besar pada kemajuan perempuan. merebaknya perdagangan anak dan perempuan dewasa ini menambah deretan permasalahan perempuan. pengetahuan para pemangku kebijakan tentang politik yang berkeadilan dan bermartabat masih rendah. Selanjutnya. partisipasi perempuan dalam aktivitas ekonomi masing rendah karena lebih dikonsentrasikan pada sektor konsumtif dan pelayanan jasa yang lebih mengandalkan otot dan keringat. Jadi. dalam bidang politik. Padahal. menurut data statistik. khususnya dalam dunia politik. penulis memilih independensi politik sebagai jalan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.kebudayaan. Itu karena perempuan tidak memiliki kesiapan untuk menyambut tawaran tersebut. kurangnya dukungan pemerintah dalam partisipasi perempuan dalam sektor usaha-usaha mikro. pada faktanya. Kemudian. moralitas. yaitu dalam sektor sosial. dalam bidang ekonomi. Tetapi sangat disayangkan. dan lainnya.

rusaklah Negara itu”. maka maka baiklah negara itu. Hal itu mengingat dasar Negara Indonesia (Pancasila) berdasarkan pada nilai-nilai Islam. akan mendorong peningkatan peran aktif perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. baik disebabkan oleh sistem maupun individu. seperti Iran. Hal ini mengindikasikan bahwa sejak awal perempuan mengafirmasi posisinya sebagai subordinat. kebebasan adalah unsur yang terkandung atas sintesis antara “demokrasi” dan “Islam”. “Perempuan itu ibarat tiang Negara. salah satunya Ketuhanan Yang Maha Esa (sila pertama). di mana “Ibu” mengambil peranan penting di dalamnya. Kebebasan perempuan dalam kedua hal tersebut dapat merealisasikan Pemerintahan Demokrasi Islam dalam menyokong pemberdayaan perempuan. Seperti termaktub dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. Itu karena nilai-nilai Islam adalah nilainilai universal yang menekankan pada keadilan. Kesadaran pada akhirnya akan mengarahkan pada pemberdayaan perempuan karena mereka yang lebih mengetahui permasalahan yang berhubungan dengan dirinya. Berdasarkan kaca mata penulis. Seperti dinyatakan oleh Imam Khomeini bahwa aksi yang terpenting untuk menolong perempuan untuk keluar dari sistem sosial dan ekonomi yang tidak berpihak kepada mereka. terutama dalam ranah politik. Menurut hemat penulis. kebebasan perempuan Indonesia dalam dunia politik merupakan jalan untuk merealisasikan Pemerintahan yang bernafaskan “demokrasi” dan “nilai-nilai Islam”. yakni dengan memperbaiki dan menyediakan hak-hak bagi perempuan dalam ranah privat (keluarga) dan publik (masyarakat). Dalam perspektif Islam.masyarakat (modal sosial) yang dapat memberdayakan masyarakat. dan Kuba. bahkan kedatangan Islam telah mangangkat harkat dan martabat perempuan Arab pada masa jahiliyah. kondisi negeri ini tidak kondusif untuk menjadi Republik Islam karena Indonesia merupakan negara majemuk yang terdiri dari berbagai latar belakang. Oleh karena itu. apabila perempuan menuntut hak berarti perempuan merasa ada hak yang dirampas oleh pihak lain di luar dirinya. kebebasan perempuan. kepercayaan. perempuan sendiri yang . Jadi. suku. peran perempuan itu ditempatkan sangat strategis. Selain itu. salah satu implikasi kiprah perempuan Indonesia dalam ranah privat dan publik adalah perwujudan Pergerakan Kebangkitan Islam. agama. hal itu dilakukan oleh perempuan. Telah terbukti di berbagai Negara. Jadi. Manakala rusak kaum perempuannya. Dalam pemberdayaan perempuan. Islam sangat concern terhadap perubahan sosial. manakala baik (berkualitas) perempuan di suatu negara. Italia. Dalam kaca mata penulis. langkah paling bijaksana adalah mencoba untuk mensintesikan antara “nilai-nilai” Islam dan demokrasi (sistem politik yang digunakan di Indonesia). Adapun hal esensial yang harus diperjuangkan oleh perempuan sesungguhnya bukanlah menuntut hak perempuan. bangsa. dan keragaman lainnya. Namun. kita jangan melupakan unit terkecil dalam kelambagaan masyarakat adalah “keluarga”. Karena penuntutan hak bertentangan dengan kaidah logika. titik temu antara demokrasi dan Islam adalah “kebebasan”. kualitas Ibu dalam memerankan “pembimbing” dan “pendidik” dalam keluarga akan memengaruhi kualitas rasa saling percaya dalam masyarakat yang kemudian akan melahirkan kemampuan pemberdayaan diri dan karya-karya konstruktif. Dengan demikian. tapi membangun “kesadaran”. terutama yang berkiprah di dunia politik.

jawaban ada di tangan anda. Pemilihan umum dewasa ini menjadi suatu parameter dalam mengukur demokratis tidaknya suatu negara. Dari prinsip-prinsip pemilu tersebut dapat kita pahami bahwa pemilu merupakan kegiatan politik yang sangat penting dalam proses penyelenggaraan kekuasaan dalam sebuah negara yang menganut prinsip-prinsip demokrasi. di Iran. bahkan pengertian demokrasi sendiri secara sedehana tidak lain adalah suatu system politik dimana para pembuat keputusan kolektif tertinggi didalam system itu dipilih . Menurut Robert Dahl. masyarakat secara individu memiliki hak dipilih sebagai pemimpin atau wakil rakyat maupun memilih pemimpin dan wakilnya di lembaga legislatif. pemilihan umum adalah lembaga sekaligus praktik politik yang memungkinkan terbentuknya sebuah pemerintahan perwakilan (representative government). Pemilu dan Proses Demokratisasi di Indonesia OPINI | 29 June 2012 | 15:44 Dibaca: 6710 Komentar: 0 Nihil Pemilu dalam negara demokrasi Indonesia merupakan suatu proses pergantian kekuasaan secara damai yang dilakukan secara berkala sesuai dengan prinsip-prinsip yang digariskan konstitusi. Karena dengan pemilihan umum.seharusnya menentukan apakah mau “berdaya” atau “diperdaya”. bahwa pemilihan umum merupakan gambaran ideal dan maksimal bagi suatu pemerintahan demokrasi di zaman modern. Prinsip-prinsip dalam pemilihan umum yang sesuai dengan konstitusi antara lain prinsip kehidupan ketatanegaraan yang berkedaulatan rakyat (demokrasi) ditandai bahwa setiap warga negara berhak ikut aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan kenegaraan. para perempuan Indonesia. *Artikel tersebut merupakan intisari dari makalah yang dikirim kepada panitia Konferensi Islamic Awakening Movement 2012. Sebagai syarat utama dari terciptanya sebuah tatanan demokrasi secara universal.

Jadi pemilihan umum adalah satu cara untuk memilih wakil rakyat. tidak hanya memiliki otoritas untuk berkuasa. Dengan begitu. melainkan juga memberikan sanksi berupa hukuman dan ganjaran bagi siapapun yang melanggarnya. pemilihan umum merupakan salah satu unsur yang sangat vital. Didalam negara demokrasi. Pertama. maupun pergantian dari kelas elit yang lebih rendah yang kemudian naik ke kelas elit yang lebih tinggi. Pemilu memfasilitasi sirkulasi elit. jujur dan berkala. Menurut Ginsberg. Pemilihan umum mempunyai beberapa fungsi yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. sebagai sarana legitimasi politik. Melalui pemilu. begitu pula program dan kebijakan yang dihasilkannya. karena salah satu parameter mengukur demokratis tidaknya suatu negara adalah dari bagaimana perjalanan pemilihan umum yang dilaksanakan oleh negara tersebut. Fungsi legitimasi ini terutama menjadi kebutuhan pemerintah dalam system politik yang mewadahi format pemilu yang berlaku. pemilihan umum dapat dikatakan sebagai sebuah aktivitas politik dimana pemilihan umum merupakan lembaga sekaligus juga praktis politik yang memungkinkan terbentuknya sebuah pemerintahan perwakilan. . yaitu untuk mengubah suatu keterlibatan poltik massa dari yang bersifat sporadic dan dapat membahayakan menjadi suatu sumber utama bagi otoritas dan kekuatan politik nasional. Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan oleh rakyat. keabsahan pemerintahan ayng berkuasa dapat ditegakkan. fungsi legitimasi politik ini merupakan konsekuensi logis yang dimiliki oleh pemilu. baik antara elit yang satu dengan yang lainnya.melalui pemilihan umum yang adil. berdasarkan hukum yang disepakati bersama. Implementasi dari pemerintahan oleh rakyat adalah dengan memilih wakil rakyat atau pemimpin nasional melalui mekanisme yang dinamakan dengan pemilihan umum. Di dalam studi politik. pemerintah. Sikulasi ini akan berjalan dengan sukses dan tanpa kekerasan jika pemilu diadakan dengan adil dan demokratis.

maka penting untuk mewujudkan pemilu yang memang benar-benar mengarah pada nilai-nilai demokrasi dan mendukung demokrsi itu sendiri. 171. Pertama. Dan ketiga. dalam dunia modern para pengusa dituntut untuk mengandalkan kesepakatan dari rakyat ketimbang pemaksaan (coercion) untuk mempertahankan legitimasinya. pemilu bisa menjadi alat kooptasi bagi pemerintah untuk meningkatkan respon rakyat terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuatnya. Pemilihan akan system pemilu adalah salah satu yang sangat penting dalam setiap Negara demokrasi. 1966). Gramsci bahkan menunjukkan bahwa kesepakatan (consent) yang diperoleh melalui hegemoni oleh penguasa ternyata lebih efektif dan bertahan lama sebagai sarana control dan pelestarian legitimasi dan otoritasnya ketimbang penggunaan kekerasan dan dominasi. 1965. pemerintah dapat pula mempengaruhi perilaku rakyat tau warganegara. Pemilu di Indonesia Perubahan politik besar yang terjadi pada tahun 1998 yang ditandai oleh lengsernya Presiden Soeharto mempunyai implikasi yang luas. Terkait dengan pentingnya pemilu dalam proses demokratisasi di suatu Negara. dan pada saat yang sama memperkecil tingkat oposisi terhadapnya (Edelman. Kedua. melalui pemilu pemerintah sebenarnya bisa meyakinkan atau setidaknya memperbaharui kesepakatan-kesepakatan politik dengan rakyat. kebanyakan dari system pemilu yang ada sebenarnya bukan tercipta karena dipilih. melainkan karena kondisi yang ada didalam masyarkat serta sejarah yang mempengaruhinya. Shils 1962. Zolberg. Tak mengherankan apabila menurut beberapa ahli politik aliran fungsionalisme.Paling tidak ada tiga alasan mengapa pemilu bisa menjadi sarana legitimasi politik bagi pemerintah yang berkuasa. melalui pemilu. salah satu diantaranya adalah kembalinya . Easton.

Tidak adanya legitimasi dari para anggota legislative produk pemilu 1997 pada mas Orde Baru mengakibatkan banyaknya tuntutan untuk segera melaksanakan pemilu pada saat itu. Disini dicoba dilansir suatu model atau format politik yang tidak lagi executive heavy ( atau bahkan dominan ) seperti pada masa Orde Baru. begitu pula pada era reformasi telah diselenggarakan pemilihan umum yang diikuti oleh multipartai tanggal 7 Juni 1999 dan pemilu berikutnya pada tanggal 5 April 2004. Demokratisasi ini membawa konsekuensi pola relasi antara Presiden dan DPR mengalami perubahan cukup mendasar. BJ Habiebie sebagai pengganti Soeharto secara konstitusional kemudian memiliki tugas utama yakni menyelenggarakan pemilu. tahun 1992 dan tahun 1997. Selain itu juga. langkah awal Habiebie pada saat itu adalah membentuk Tim Tujuh yang bertugas untuk mempersiapkan pemilu secara segera. Golkar yang merupakan produk kekuasaan Orde Baru kemudian memepersiapkan diri menjadi partai politik baru. tahun 1987. tahun 1977. tahun 1982. diawali dari tahun 1966 hingga tahun 1997 telah diadakan 6 (enam) kali pemilihan umum secara berkala. Selama pemerintahan Orde Baru bangsa Indonesia telah menjalakan Pemilihan Umum.demokrasi dalam kehidupan politik nasional. masa kini mereka bertindak mengawasi presiden. Jatuhnya rezim Soeharto pada tahun 1998 yang kemudian digantikan oleh Wakilnya BJ Habiebie memulai babak baru dalam proses demokratisasi di Indonesia. serta perpecahan PPP menjadi banyak partai pada saat itu merupakan langkah awal dari proses demokratisasi di Indonesia. Pemilu yang betul-betul LUBER berlangsung pada tahun 1999 dan diikuti oleh 48 parpol. tetapi juga tidak terlalu legislative heavy seperti pada masa orde lama atau masa Demokrasi Parlementer yang sudah menjadi stigma negatif. Jika pada masa lalu DPR hanya menjadi tukang stempel. Terkait dengan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 1999 rakyat hanya memilih . yakni berturut-turut dari tahun 1971.

System pemilu dan pelembagaan pemilu juga berlangsung transparan dan dapat mencerminkan langkah awal menuju Negara yang demokratis. dengan adanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang di dalamnya mempresentasikan golongan pemerintahan dan partai politik. setelah itu barulah anggota MPR yang memilih Presiden dan Wakil Presiden. Dari segi kelembagaan pelaksanaan pemilu 1999 mengawali sebuah pemilu yang mendekati demokratis. partai-partai yang sudah ada hanya mempertahankan status quo saja. Munculnya banyak partai politik dengan segmen dan ideologi yang beragam membuktikan bahwa rakyat Indonesia sebenarnya tidak buta politik meskipun sistem pemilunya masih proporsional tanpa menyertakan nama calegnya dalam kartu suara. termasuk dalam soal penyelenggara pemilu tahun 1999. akan tetapi pada tahun 1999 begitu banyak partai politik yang ikut serta. Bergulirnya gerakan reformasi telah melahirkan beberapa perubahan.mereka di lembaga parlemen. Selain itu. karena mengingat sebelumnya yakni pada masa orde baru partai politik yang menjadi kontestan pemilu hanya 3 partai saja. hal ini merupakan cerminan dari keinginan masyarakat akan terwujudnya pemilu yang jujur. . karena dalam perjalanannya partai politik yang sudah ada tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat. akuntabel serta memunculkan pemimpin sesaui dengan harapan masyarakat. Satu hal juga bahwa dalam pemilu 1999 terdapat lembaga pengawasan pemilu yang walaupun dengan kekurangannya. tetapi pemilu pada masa reformasi menjadi ajang kompetisi yang cukup sehat bagi para kontestan pemilu. Sistem multi partai pemilu 1999 ternyata benarbenar membuktikan bahwa rakyat Indonesia sebelumnya terbelenggu aspirasi politiknya. Dari pelaksanaan pemilu tahun 1999 ini dapat dikatakan merupakan langkah awal meunuju proses demokratisasi di Indonesia. adil. terdapat juga lembaga pengawas pemilu dan lembaga pemantau pemilu non partisan yang bertujuan untuk mengawasi pelaksanaan pemilu.

tegaknya pemerintahan yang bersih serta bebas korupsi.Pemilu selanjutnya dilaksanakan adalah pada tahun 2004. komposisi Komisi Pemilihan Umum tidak lagi seperti pemilu 1999. Komisi Pemilihan Umum berdasarkan Undang. Komisi Pemilihan Umum memiliki kewenangan yang sangat besar baik kewenangan menyiapkan dan melaksanakan pemilu dari segi prosedur juga harus menyediakan logistik pemilu. dan berakhirnya krisis bersegi-banyak yang dialami bangsa Indonesia. pemilu pada tahun 2004 dari segi kelembagaan pemilu ada perubahan. Berbeda dengan pemilu pada tahun 1999. Sistem kepartaian pada pemilu tahun 2004 memang menawarkan banyak pilihan pada rakyat dan rakyat cukup kritis dalam menjatuhkan pilihannya. meskipun pemilu tahun 2004 diwarnai oleh berbagai kerumitan. calon Presiden dan Wakil Presidennya dapat menciptakan kontrol yang kuat dari rakyat terhadap wakilnya di lembaga legislatif maupun eksekutif. kewenangan yang besar itu sebenarnya dalam praktiknya dapat berakibat pada terganggunya kinerja Komisi Pemilihan Umum. sehingga nantinya wakil yang dipilih secara langsung oleh rakyat akan mampu menjalankan fungsi kekuasaan pemerintahan negara . maka pemilu tahun 2004 diharapkan menjadi momentum pulihnya kedaulatan rakyat. sistem pemilihan dengan memilih partai. tetapi secara umum sistem pemilu tahun 2004 lebih baik dibandingkan pemilu sebelumnya. Pemilu tahun 2004 ini mempunyai makna yang sangat strategis bagi masa depan bangsa Indonesia karena merupakan momentum ujian bagi kelanjutan agenda reformasi dan demokratisasi. selain juga tugas menyiapkan daftar pemilih yang tidak di dapatkan dari Departemen Dalam Negeri. Apabila pemilu sistem multipartai pada 1999 menandai berlangsungnya transisi demokrasi.Undang Nomor 12 Tahun 2003 tidak lagi menyertakan wakil-wakil dari partai politik dan pemerintah. Pemilih dapat menentukan sendiri pilihannya baik pilihan partainya maupun pilihan wakil-wakilnya. calon legislatif. Selain itu.

Dengan suksesnya pelaksanaan pemilihan umum tahun 2004 dan terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden yang merupakan hasil dari pemilu yang dilaksanakan secara langsung oleh masyarakat. Pemilu 2004 lah menurut saya merupakan tonggak demokratisasi di Indonesia yang kemudian tinggal diteruskan melalui pemilu-pemilu selanjutnya dengan penyempurnaan disana-sini yang dianggap masih kurang. bahwa pemilihan langsung pada pemilu kali ini merupakan perkembangan politik yang sangat besar. Pemilihan umum tahun 2009 merupakan pemilihan umum kedua yang tetap menerapkan pemilihan langsung terhadap presiden dan wakil presiden. Maka dapat dikatakan bahwa bangsa ini dalam konteks pemilu telah sukses berdemokrasi melalui pelaksanaan pemilu tahun 2004.Pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 setelah perubahan maupun dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 merupakan masalah yang benar-benar baru bagi bangsa Indonesia. Aspek actor-aktor politik yang ada pada saat itu serta aspek kelembagaan pada pemilu 2004 yang oleh banyak pihak akan gagal menyelenggarakan pemilu pada saat itu terbantah dengan suksesnya pemilu 2004 dilaksanakan. mengingat Indonesia pada saat itu masih berada dalam transisis demokrasi. Pelaksanaan pemilu tahun 2004 yang sangat sulit dan rumit. Pemilu tahun 2004 telah membawa Indonesia memasuki babak baru dalam perpolitikan nasional. yang bahkan mungkin saja tersulit yang pernah ada di dunia dapat dilaksanakan di Indonesia dengan tanpa ada konflik serta perpecahan. Secara kualitatif pilpres 2009 memang . maka Presiden secara politik tidak akan bertanggungjawab lagi kepada MPR melainkan akan bertanggungjawab langsung kepada rakyat yang memilih Presiden. merupakan wujud dari berhasilnya proses demokratisasi di Indonesia. Dengan adanya pemilihan langsung oleh rakyat pasca pemilu tahun 2004.

padahal sebenarnya DPT yang dipakai masih merupakan lanjuta data dari Pemilu 2004. KPU sebagai penyelenggara pemilu presiden terlalu mudah dipengaruhi oleh tekanan publik. sehingga pengawasan tidak berjalan efektif. Sehingga. Pemilihan umum tahun 2009 sebagai pemilu ke tiga setelah reformasi memang menjadi harapan terbesar masyarakat Indonesia untuk menyeleksi pemimpin yang memang benar-benar berkualitas dengan melibatkan seluruh kepentingan masyarakat.masih banyak kelemahan.. Kemudian kelemahan terakhir. Namun banyak pihak memandang bahwa dibanding . kelemahan berada pada Undang-Undang Nomor 42 tahun 2008 yang mengatur Pilpres. UU itu dinilai terlalu cepat mengakomodasi penggunaan Nomor Induk Kependudukan sebagai salah satu persyaratan penyusunan daftar pemilih. dan ketidaksempurnaan yang disebabkan oleh berbagai factor. Sehingga wajar jika semua pihak menaruh harapan bahwa pemilu 2009 akan jauh lebih berkualitas dan lebih baik daripada pemilu-pemilu sebelumnya. Selain itu. termasuk mengurus terdaftar dan tidaknya dalam DPT dan DPS. kekurangan. UU Pilpres ini juga dinilai tidak memberikan kekuatan kepada Badan Pengawas Pemilu beserta jajarannya. Kelemahan kedua. Pertama. budaya „siap menang dan siap kalah‟ dalam pemilu secara elegan belum dihayati oleh peserta pemilu beserta para pendukungnya. sehingga jumlah warga negara yang mempunyai hak pilih dan bahkan terdaftar dalam DPT namun tidak menggunakan hak pilihnya masih cukup banyak. yang tujuannya menurut KPU adalah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekacauan dalam DPT. UU Pilpres juga tidak mengakomodasi kemungkinan penggunaan Kartu Tanda Penduduk dan paspor bagi warga negara yang memenuhi persyaratan hak pilih. Sementara administrasi kependudukan masih belum tertib. termasuk oleh peserta pemilu. Kelemahan ketiga. terkesan kurang kompatibel dan kurang professional serta kurang menjaga citra independensi dan netralitasnya. datang dari kesadaran hukum warga negara untuk menggunakan hak pilihnya.

Tercatat warga negara yang memiliki hak pilih tetapi tidak menggunakan haknya mencapai 49. . 677. 076 orang atau 29. Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat keberhasilan pemilu 2004 seharusnya dapat menjadi modal awal bagi suksesnya pelakasanaan pemilu 2009. Kemunduran ini dapat dilihat dari pelembagaan. Jumlah tersebut di luar warga Negara yang terpaksa tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena kekacauan administratif DPT. kebijakan. Indonesia sebagai sebuah bangsa yang telah melaksanakan pemilu yang didorong demokratis sebanyak 3 kali setelah bergulirnya reformasi ternyata dalam praktiknya mengalami kemunduran yang signifikan pada pemilu ketiga yang dilaksanakan pada tahun 2009. bukan malah kemudian menjadikan pemilu serta pelembagaan pemilu itu sendiri tempat bertarung para elit politik yang dapat mengakibatkan kemunduran bagi proses demokratisasi di Indonesia.01% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap ( DPT). pemilu kali ini justru menurun kualitasnya baik dilihat dari banyaknya kasus maupun angka partisipasinya. serta manajemen pemilu yang terlihat kirang professional.penyelenggaraan pemilu tahun 1999 dan tahun 2004. Jumlah kasus dalam pemilu legislatif 2009 meningkat 128% dibandingkan dengan tahun 2004 yang hanya tercatat 273 kasus. Kesimpulan Pemilu sebagai sebuah lembaga dan praktik politik didalam Negara demokratis memang menjadi sebuah keharusan. Peran elit politik bangsa ini tentu sangat dibutuhkan dalam konteks yang positif untuk menjaga lancarnya proses demokratisasi di Indonesia melalui pemilu. Padahal salah satu tujuan pendidikan politik dalam konteks pemilu yang lebih bersifat nyata dan rasional adalah meningkatnya partisipasi rakyat dalam pemilihan (electoral participation ).

1982) Harris. cetakan pertama. 1993) Benyamin Ginsberg.Pada tingkat aktor politik. 1998). 2003) Mashudi. Syamsudin Harris: “Menggugat Pemilihan Umum Orde Baru”. Yogyakarta 2009. (Jakarta: pustaka Utama Grafiti. (Jakarta. Mandar Maju. (Jakarta. (Jakarta. Hal 8 . Semua ini tentu saja berdampak pada tertundanya kembali konsolidasi demokrasi. 1998). partai dan kelompok. 1995) Ronald H chilcote. PT Raja Grafindo Persada. Pustaka Pelajar. 1998) Goerge Sorensen. hlm. (Bandung. Teori Perbandingan Politik: Penelusuran Paradigma. (Mass: Addison-Wesley Publishing. Pengertian-pengertian Mendasar Tentang Kedudukan Hukum Pemilihan Umum di Indonesia Menurut UUD 1945. syamsudin: “menggugat pemilihan umum orde baru”. yayasan obor Indonesia. sehingga cenderung mengarah pada pelestarian status quo politik ketimbang menuju suatu demokrasi yang lebih baik serta pemerintahan yang bersih dan lebih bertanggung jawab. 1992). yayasan obor Indonesia. Total Media. Perspektif konstitusi. Dengan begitu transisi demokrasi masih akan berlangsung dalam tarik-menarik kepentingan pribadi. 2004) Haris S. konsolidasi demokrasi tidak cukup hanya dengan terselenggaranya pemilu secara prosedural. kepentingan elite politik dan kepentingan partai yang bersifat jangka pendek masih mendominasi arah transisi demokrasi di Indonesia. Gelombang Demokratisasi Ketiga. Robert A Dahl. Citizen control and Popular Acquisecence. Menggugat Pemilihan Umum Orde Baru: Sebuah Bunga Rampai. (Jakarta. Demokrasi dan Para Pengkritiknya. yayasan obor Indonesia. 98. Demokrasi dan Demokratisasi. (Yogyakarta. Yayasan Obor Indonesia dan PPW-LIPI. (Jakarta. Seperti dikemukakan oleh Larry Diamond (1999). melainkan juga melembaganya komitmen demokrasi pada partai-partai dan parlemen yang dihasilkannya. Ketatanegaraan Indonesia. Dahlan Thaib. The Consequences of consent: Elections. P Huntington. Samuel.

Melalui Pemilu. tanggal 4 Februari 2004 di Jakarta HUBUNGAN ERAT DEMOKRASI DENGAN PEMILU Sudah menjadi mafhum bahwa demokrasi yang berkembang sekarang ini adalah merupakan penyempurnaan konep demokrasi JJ. Translation by Q Hoare and N Smith. 2009) Hal .Antonio Gramsci. Dahlan Thaib. 2001) Hal. 14 Jurnal POLITIKA Vol. 12 Agustus 2009.Cit. Rabu. tanggal 4 Februari 2004 di Jakarta Op. 2004) Hal.1.I. sebab melalui lembaga masyarakat ikut menentukan kebijaksanaan . (New York. Hal 101-102 Ibid. Si.Demokrasi Perwakilan tidak bisa dilepaskan dari penyelenggaraan Pemilu. Pidato Ilmiah Disampaikan Dalam Rangka Dies Natalis XXX STIA . Perspektif konstitusi. (New York: International Publisher.AAN YOGYAKARTA 13 Juni 2009. Democracy in Divided Societies: Electoral Engineering for Conflict Management. Marita Ahdiyana. Hal.( Yogyakarta Total Media. M. 1978) Benjamin Reilly. Selection from the Prison Notebook. 98 Syamsuddin Haris dalam Pengantar seri diskusi publik Propatria. SIP. 116 Maruarar Siahaan. Pallgrave Macmillan. 499 Dahlan Thaib. April 2010. Rousseau Dimana untuk menjalankan roda pemerintahan perlu ditunjuk para penyelenggara pemerintahan Penunjukkan para penyelenggara pemerintahan inilah dalam demokrasi biasanya melalui sistem PEMILU (election) Pemilu merupakan salah satu prinsip demokrasi yang harus dijalankan. Keikutsertaan rakyat dalam Pemilu. No. (Cambridge: Cambridge University Press. Hal 63 Josep M Colomer. (Hakim Konstitusi) dalam wawancara dengan Vivanews. rakyat memunculkan para calon pemimpin dan menyaring calon-calon tersebut berdasarkan nilai yang berlaku. Handbook Of Electoral System Choice. dapat dipandang juga sebagai wujud partisipasi dalam proses Pemerintahan.Rakyat dapat menyampaikan aspirasinya secara aktif dan keikutsertaannya dalam pemerintahan melalui mekanisme PEMILU Pemilu (Pemilihan Umum) sering disebut sebagai pesta Demokrasi yang dilakukan sebuah Negara. Syamsuddin Haris dalam Pengantar seri diskusi publik Propatria. Ketatanegaraan Indonesia.

Pemilihan umum merupakan perwujudan nyata demokrasi dalam praktek bernegara masa kini (modern) karena menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyatakan kedaulatan rakyat atas Negara dan Pemerintah. Sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat atau yang lebih dikenal sebagai pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. fungsi utama bagi rkayat adalah “untuk memilih dan melakukan pengawasan terhadap wakil-wakil mereka”. ditandai dengan adanya kesempatan untuk memilih pemerintahannya denga interval yang teratur dan ada aturan yang mengatur pemilu. Demokrasi permukaan (fade) merupakan gejala yang umum di dunia ketiga. 2. Sehingga setiap pemerintahan suatu Negara yang hendak menyelenggarakan pemilu selalu menginginkan pelaksanaanya benar-benar mencerminkan proses demokrasi. Pemilu merupakan saran legitimasi bagi sebuah kekuasaan. Pemilu yang teratur dan berkesinambungan saja tidak cukup untuk menghasilkan kepemimpinan yang benar-benar menedekati kehendak rakyat. Pemilu merupakan wujud yang paling nyata dari demokrasi. Pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk ikut serta menentukan figure dan arah kepemimpinan Negara dalam periode waktu tertentu. Hakikat Demokrasi Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. dan untuk rakyat. Hakikat Pemilihan Umum dan Demokrasi Dari berbagai sudut pandang. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata yaitu demos yang berarti rakyat. . Tetapi intinya adalah pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan asas kedaulatan di tangan rakyat sehingga pada akhirnya akan tercipta suatu hubungan kekuasaan dari rakyat. oleh rakyat. yaitu : 1. Salah satu perwujudan keterlibatan rakyat dalam proses politik adalah Pemilihan Umum. Karena itu. Demokrasi formal. bersamaan dengan perkembangan system “demokrasi” di berbagai Negara. Namun. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. Maka selain teratur dan berkesinambungan. Pemilu menjadi kunci terciptanya demokrasi.dasar yang akan dilaksanakan pemimpin terpilih. Pernyataan kedaulatan rakyat tersebut dapat diwujudkan dalam proses pelibatan masyarakat untuk menentukab siapa-siapa saja yang harus menjalankan dan di sisi lain mengawasi pemerintahan Negara. Dalam sebuah Negara yang menganut paham Demokrasi. Menurut Jeff Hayness (2000) membagi pemberlakuan demokrasi ke dalam tiga model berdasarkan penerapannya. Tampak luarnya memang demokrasi. Tak ada demokrasi tanpa diikuti Pemilu. Ide demokrasi yang menyebutkan bahwa dasar penyelenggaraan Negara adalah kehendak rakyat merupakan dasar bagi penyelenggaraan pemilu. Demokrasi sebuah bangsa hampir tidak terpahamkan tanpa Pemilu. Setiap penguasa betapapun otoriternya pasati membutuhkan dukungan rakyat secara formal untuk melegitimasi kekuasaanya. masalah system atau mekanisme dalam penyelenggaraan pemilu adalah hal penting yang harus diperhatikan. dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan. Peran pemerintah adalah mengatur pemilu dengan memperhatikan proses hukumnya. banyak pengertian mengenai Pemilihan Umum. tetapi sama sekali tidak memiliki substansi demokrasi.

Dalam tatanan demokrasi. Yaitu bagaimana menjadikan perilaku pengambilan keputusan untuk dan atas nama orang banyak bisa berjalan sesuai dengan norma-norma demokrasi.Pemilu diadakan sekadar para os inglesses ver artinya “supaya dilihat oleh orang inggris”. perempuan. Dengan demikian. Karena diyakini bahwa dengan demikian kesejahteraan yang sesungguhnya baru dapat dicapai saat individu terlindungi hak-haknya bahkan dibantu oleh Negara untuk dapat teraktualisasikan. Demokrasi substantive menempati ranking paling tinggi dalam penerapan demokrasi. Pemilihan Umum Pemilihan umum dalam sebuah Negara yang demokratis menjadi kebutuhan yang tidak terelakan. Pemilu juga menjadi mekanisme atau cara untuk memindahkan konflik kepentingan dari tataran masyarakat ke tataran badan perwakilan agar dapat diselesaikan secara damai dan adil sehingga kesatuan masyarakat tetap terjamin. Demokrasi substantive memberi tempat kepada rakyat jelata. dan legislative) adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif. yudikatif. melainkan melalui musyawarah .tugas para wakil pemerintahan yang berkuasa adalah melakukan control atau pengawasan terhadap pemerintah tersebut. Hal ini didasarkan pada prinsip bahwa dalam system demokrasi segala perbedaan atau pertentangan kepentingan di masyarakat tidak boleh diselesaikan caracara kekerasan atau ancaman kekerasan. Untuk melembagakan demokrasi diperlukan hokum dan perundang-undangan dan perangkat structural yang akan terus mendorong terpolanya perilaku demokratis sampai bisa menjadi pandangan hidup. saat setiap individu berhubungan dengan individu lain sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. Dengan kata lain. Melalui pemilihan umum. rakyat yang berdaulat memilih wakil-wakilnya yang diharapakan dapat memperjuangkan aspirasi dan kepentingannya dalam suatu pemerintahan yang berkuasa. kaum miskin. Pemerintahan yang berkuasa sendiri merupakan hasil dari pilihan maupun bentukan para wakil rakyat tadi untuk menjalankan kekuasaan Negara. umumnya yang harus diatasi adalah merubah lemabaga feodalistik (perilaku yang terpola feodal. golongan minoritas keagamaan dan etnik untuk dapat benar-benar menempatkan kepentingannya dalam agenda politik suatu Negara. Hasilnya adalah demokrasi dengan intensitas rendah yang dalam banyak hal tidak jauh dari sekadar polesan pernis demokrasi yang melapisi struktur politik. lembagalembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan yudikatif dan lemabag-lembaga perwakilan rakyat (DPR untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. kaum muda. melalui pemilihan umum rakyat akan dapat selalu terlibat dalam proses politik dan secara langsung maupun tidak langsung menyatakan kedaulatan atas kekuasaan Negara dan pemerintah melalui para wakil-wakilnya. Ketiga jenis lembaga-lembaga Negara tersebut (eksekutif. 3. Persoalan utama dalam Negara yang tengah melalui proses transisi menuju demokrasi seperti Indonesia saat ini adalah pelembagaan demokrasi. demokrasi substantive menjalankan dengan sungguh-sungguh agenda kerakyatan bukan sekadar agenda demorasi atau agenda politik partai semata. bahwa ada kedudukan pasti bagi orang-orang berdasarkan kelahiran atau profesi sebagai bangsawan politik dan yang lain sebagai rakyat biasa) menjadi lembaga yang terbuka dan mencerminkan keinginan orang banyak untuk mendapatkan kesejahteraan.

serta bebas dari kecurangan pihak manapun. Pemilu yang LUBER dan JURDIL mengandung pengertian bahwa pemilihan umum harus diselenggarakan secara demokratis dan transparan berdasarkan pada asas-asas pemilihan yang bersifat langsung. Untuk mewujudkan Pemilu yang LUBER dan JURDIL dibutuhkan persyaratan minimal. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”. Panitia pemilu di tingkat Nasional maupun daerah harus bersifat mandiri dan independent. Badan/lembaga penyelenggara pemilu harus bersifat mandiri dan independent. Adil berarti dalam menjalankan pemilu setiap pemilih dan partai politik peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama. 4. Umum berate pada dasarnya semua warganegara yang memenuhi persyaratan minimal dalam usia 17 tahun atau telah/pernah kawun berhak iktu memilih dalam pemilihan umum. pemerintah dan partai politik peserta pemilu. agama. penyelenggaraan/pelaksana. bebas dan rahasia serta jujur dan adil:       Langsung berarti rakyat pemilih mempunyai hak untuk secara langsung memberikan suaranya sesuai dengan kehendak hati nuraninya tanpa perantara. Peraturan pelaksanaan pemilu yang memuat petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan pemilu harus tidak membuka peluang bagi terjadinya tindak kecurangan maupun menguntungkan satu atau beberapa pihak tertentu. Serta semua pihak yang telibat secara tidak langsung harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Jujur berarti dalam menyelenggarakan pemilu. 3. Terdapat dalam Qs:Asy-syura:38: ”Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhan-nya dan mendirikan shalat. Peraturan perundangan yang mengatur Pemilu harus tidak membuka peluang terjadinya tindak kecurangan maupun menguntungkan satu atau beberapa pihak tertentu. jenis kelamin. pengawas dan pemantau pemilu. Warganegara yang sudah berumur 21 tahun berhak dipilih. kedaerahan dan status social. Jadi. Bebas berarti setiap warganegara berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapapun.(deliberation). golongan.bebas dari campur tangan pemerintah atau partai politik peserta pemilu baik dalam hal kebijakan maupun operasionalnya serta terdiri dari tokoh-tokoh yang . ras. umum. pemilihan yang bersifat umum mengandung makna menjamin kesempatan yang berlaku menyeluruh bagi semua warganegara yang telah memenuhi persyaratan tertentu tanpa diskriminasi (pengecualian) berdasar acuan suku. sehingga dapat memilih sesuai dengan kehendak hati nurani dan kepentingannya. bebas dari campur tangan pemerintah atau partai politik peserta pemilu baik dalam hal kebijakan maupun operasionalnya serta terdiri dari tokoh-tokoh yang kredibilitasnya tidak diragukan. Rahasia berarti dalam memberikan suaranya pemilih dijamin bahwa pemilihnya tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan jalan apapun. Di dalam melaksanakan haknya setiap warganegara dijamin keamanannya. diantaranya : 1. 2.

mereka melakukan gol put (abstain) itu adalah salah satu cara mereka mempergunakan hak Demokrasi yang di berikan Pemerintah kepada seluruh warga Indonesia. tetapi bagaimana pun pemilu memiliki arti yang sangat penting dalam proses demokrasi dalam dinamika ketatanegaraan. pemilu juga menjadi mekanisme atau cara untuk memindahkan konflik kepentingan dari tataran masyarakat ke tataran badan perwakilan . 3. Sudah jelas bahwa dalil tersebut mengatakan kita dapat memilih pemimpin yang menurut kita semua pilihannya kurang baik tapi kita pilih mana yang terbaik dari para calon pemimpin tersebut. Dan yang tidak boleh kita lupakan pemilu adalah peristiwa perhelatan rakyat yang paling akbar yang hanya terjadi lima tahun dan hanya pemilulah rakyat secara langsung tanpa kecuali benar-benar menunjukkan eksistensinya sebagai pemegang kedaulatan dalam Negara berdasarkan itulah agaknya tidak berlebihan bila ditegaskan bahwa pemilu sebagai wujud paling nyata dari demokrasi.K FIS UNJ yang di bawakan langsung oleh bu sari dalam materi Kepemimpinan. Khususnya yang berkaitan dengan kepanitiaan pemilu serta kemampuan mempersiapkan saksi-saksi ditempat-tempat pemungutan suara.311C Ged. Pemilu adalah sarana pelaksanaan asas demokrasi (sarana bagi penjelmaan rakyat menjadi MPR) dan sendi-sendi demokrasi bukan hanya terletak pada pemilu. yaitu : 1. Dalam tatanan demokrasi. Pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan asas kedaulatan di tangn rakyat sehingga pada akhirnya akan tercipta suatu hubungan kekuasaan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.kredibilitasnya tidak diragukan. jika masih ada yang melakukan gol put sendiri itu adalah memang kepercayaan yang mereka lakukan. Keterlibatan aparat pemerintahan dalam kepanitiaan pmilu sebatas pada dukungan teknis operasional dan hanya bersifat administratif. Saya bertanya kepada mahasiswa jurusan ISP dan pendapatnya adalah “Sebenarnya system Demokrasi tidak salah tetapi pelaksanaannya belum maksimal di karenakan banyak pihak yang tidak sepadan dengan system ini. Tapi. Hubungan Pemilu dengan Sistem Demokrasi Pemilu memang bukanlah segala-segalanya menyangkut demokrasi. Masalah Kontemporer Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia belum dapat berjalan maksimal karena pada kenyataannya lebih banyak rakyat untuk memilih gol put (abstain) dalam proses pemilihan pemimpin di Indonesia??????? Saya mencoba mencari jawaban yang belum sepenuhnya terjawab ketika presentasi. 5. Salah jika orang menganggap ini adalah sebuah kegagalan dalam system Demokrasi. Kesimpulan Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan maka dapat ditarik beberpa kesimpulan. Terdapat sebuah dalil yang berbunyi “Amtsal fa amtsal” (Memilih yang terbaik dari yang kurang baik). Sesuai dengan perkulihan tanggal 12-02-2009 di R. Partai politik peserta pemilu memiliki kesiapan yang memadai untuk terlibat dalam penyelenggaraan pemilu. 2. Pemilihan umum merupakan perwujudan nyata demokrasi dalam praktek berbegeara masa kini (modern) karena menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyatakan kedaulatannya atas Negara dan pemerintah.

mereka mulai membangun kembali kekuatannya melalui Pemilu 1999. melaksanakan amanat konstitusi dan bekerja untuk kepentingan publik tanpa membedakan latar belakang mereka. perilaku dan praktik harian sebagai mereka yang bersih dan punya integritas tinggi. . sementara penantian rakyat akan peningkatan fasilitas infrastruktur. Tidak lama. SBY tersandera olehnya dalam suatu koalisi yang mirip tonil. Pemilu di sisi lain mengundang risiko bahwa yang terpilih menjadi pemenangnya adalah justru orang dan sekelompok orang yang jauh dari karakter. gender. ideologi politik. saat ini Golkar merupakan suatu kekuatan politik yang luar biasa besar pengaruhnya dalam setiap penentuan kebijakan nasional. istilah populernya. Sejumlah pimpinan Golkar praktis juga ikut mendapatkan berbagai manfaat tidak sah itu. Diakui bahwa pemilu merupakan salah satu prasyarat atau bahkan pilar sebelum suatu negara bisa dikatakan mempunyai sistem integritas nasional. budaya. infrastruktur politik sampai ke tingkat grass-root. baik agama. 2004 dan 2009 yang dianggap paling demokratis sedunia dan menjadi contoh bagi bangsa manapun untuk membangun kembali semua fondasi kelembagaan yang hancur karena penindasan rezim-rezim represif. dan birokrasi serta kekuasaan kehakiman yang terlatih selama puluhan tahun di bawah rezim Suharto. Dengan uang. etnis.com/2012/02/hubungan-erat-demokrasi-denganpemilu.com/2011/04/03/pemilu-demokrasi/#more-103 Sumber : http://wawasanfadhitya. mereka secara sengaja tiarap sambil menunggu angin baik berhembus ke arah mereka. Pemilu juga karenanya tidak menjamin bahwa orang-orang terpilih itu akan menjalankan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN. dan korupsi yang secara jahat memperkaya dan memberi manfaat bagi keluarga dan kroninya. pengucilan kehidupan politik yang demokratis. sumber:http://andirafi92. serta kehandalalan politisi mereka memainkan sejumlah isu nasional untuk di satu sisi mengguncang dan di sisi lain meningkatkan posisi tawar mereka.agar dapat diselesaikan secara damai dan adil sehingga kesatuan masyarakat tetap terjamin. Ketika rezim Suharto jatuh pada tahun 1998. suatu simbiose parasitis yang wajar diharapkan terjadi dalam situasi demikian. dan kebijakan nasional pro-reform seringkali terbajak sehingga reformasi hampir di segala sektor hanya mampu dilakukan setengah hati atau setengah efektif.wordpress. sosial. Golkar ikut terperosok sejenak.blogspot. Golkar dipersepsikan sebagai memberikan semua legitimasi yang diperlukan oleh rezim Suharto untuk melakukan berbagai macam praktik penyimpangan konstitusi. Negara dan bangsa ini menjadi bandul yang melayang dari ujung satu kutub ke ujung kutub lainnya tanpa henti. pelanggaran HAM. Ketika Golkar masih menjadi partai pendukung utama kekuasaan rezim Suharto selama sekitar 30 tahun. dan warna kulit.html#ixzz2LFuW2mHh Pemilihan umum (pemilu) yang bebas dan terbuka semula diharapkan menjadi satu fondasi penting yang menjamin kehidupan bernegara yang demokratis. di atas penderitaan bangsa ini.

dan memimpin suatu daerah. Calon independen yang tidak punya sumber dana kampanye yang berlimpah. dan tidak menyuap rakyat untuk memenangkan pilkada. integritas tinggi dan didukung oleh publik adalah suatu fakta baru yang mengubah peta dan struktur politik kita. serta merta saya menyatakan kesediaan untuk mendukungnya dengan sepenuh hati. praktik pemerintahan di banyak daerah bisa bebas KKN.pelayanan publik. Saya ingin melihatnya dari kepentingan terbesar bangsa ini saja. Itukah harga sebuah demokrasi? Rupanya kita terpaksa musti menelannya mentah-mentah saat ini. Ini bisa saja berarti bahwa reform di banyak sektor bisa berjalan di mayoritas daerah kita. dan dia menyatakan akan mengajukan diri dalam Pilkada Gubernur DKI Jakarta sebagai calon independen. Artinya tanpa dukungan satu partai politikpun seseorang bisa memimpin negeri ini pada tingkat daerah. kesejahteraan. walaupun ada sedikit nuansa itu. pencalonan calon independen memberi harapan besar perubahan struktur politik kita sebagaimana saya coba gambarkan di atas sebagai terbelenggu kekuatan-kekuatan lama. Ketiga. Kedua. Kalau kemudian Faisal bisa memenangkan pemilihan dan terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta. pendidikan dan kesehatan masih terus berada di-awang-awang. serta alhasil tingkat . atau karena saya percaya dia adalah tokoh yang tepat dan punya kemampuan sebagai administrator untuk memimpin dan memajukan Jakarta? Tidak juga. dan secara bersih menggalang dana publik. Ketika saya berjumpa Faisal Basri tahun lalu. maka harapan membesar bahwa kemenangan buat calon independen sangat dimungkinkan. hal ini memberikan harapan bahwa pencalonan kandidat independen dimungkinkan. Hutang uang dan budi pada para pendukung dana banyak menyebabkan kegagalan pemimpin daerah untuk berlaku fair dan transparan dalam memimpin daerahnya atau menerapkan kebijakan publiknya. atau semata karena pengaruh lingkungan dan budaya politiknya serta pembinaan kader banyak parpol yang menganggap bahwa korupsi adalah suatu hal yang bukan cela. Lebih lagi. maka ini mutlak memberi harapan bahwa calon independen yang mempunyai kualitas pemimpin. kekuasaan dan uang. kalau saja semua daerah mencontoh pola ini. begitu banyak contoh yang kita dapatkan bahwa calon dari jalur politik kemudian terlibat dalam berbagai kasus korupsi karena beban masa lalu atau karena ia harus membayar hutang budi dan uangnya kepada para pendukung dananya. walaupun tidak selalu begitu. Bila Faisal berhasil mengikuti proses pemilihan sampai babak akhir dengan sedikit kandidat terunggul. Saya akan mencoba menjauhkan nuansa pribadi dan romantik demikian serta harapan-harapan yang masih harus dibuktikan. adalah mereka yang bebas dari tekanan politik. Kenapa? Apakah karena Faisal teman saya sejak lama. maka bukan tidak mungkin mayoritas daerah bisa dipimpin oleh pemenang-pemenang dari calon independen. Kalau Faisal bisa berhasil mencalonkan diri dengan memenuhi semua prasyarat pemilihan bagi calon independen. kita sudah lelah karena dipaksa untuk menerima kenyataan bahwa selama ini hanya calon dari jalur politik yang bisa memenangi pilkada. Pertama. pengelolaan APBD bisa efektif. dimana pemimpin daerah bisa dipimpin oleh pemenang dari jalur independen. Calon independen sangat boleh jadi. serta terbebas dari beban masa lalu orde baru yang kelam. transparan dan bebas korupsi. karenanya sangat dimungkinkan memimpin suatu daerah.

sehingga putera-puteri terbaik bangsa ini bisa memimpin negara ini tanpa tergantung pada partai politik. menurut Ketua KPU. Pada saat bersamaan. Amidhan. Husni Kamil Manik. dan membuka selubung kain bertuliskan “9 April 2014”. secara simbolis menekan sirine. kalau hal ini bisa bergulir terus. Tanribali Lamo. disaksikan oleh para tamu undangan yang hadir. tetapi merupakan suatu percobaan mengubah sejarah yang patut dilakukan oleh setiap warga negara yang betanggung jawab. sehingga publik bisa merasakan manfaat besar dari kepemimpinan para pemimpin daerah yang berasal dari jalur independen. Dengan ditetapkannya 9 April 2014 sebagai hari pemungutan suara. Wakil Ketua Komisi II DPR. akan dimulai besok (Sabtu. sehingga akan sangggup memimpin bangsa ini dengan kepala tegak. 08 Juni 2012 14:29 Jakarta. maka tekanan tuntutan untuk mengubah konstitusi yang memungkinkan pemilihan calon presiden dan wakil presiden dari calon independen akan semakin membesar. telah dikonsultasikan sebelumnya dengan pihak DPR dan Pemerintah. dan bisa melakukan pendanaan kampanye dalam jumlah yang masuk akal dan dengan cara-cara yang bersih. Komjen (Pol) Nanan Sukarna. Komisi Pemilihan Umum (KPU) me-launching Tahapan Penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. KPU juga menetapkan Rabu. Dirjen Kesbangpol Kemendagri. perwakilan Bawaslu. penuh percaya diri dan terhormat. mediacenter. dan tentunya tidak punya beban hutang politik dan finansial kepada siapapun juga. Wakil Kepala POLRI. Jumat.kpu. . dan sejumlah tokoh agama lainnya. Ketua MUI. Mendukung Faisal dalam proses pemilihan Gubernur DKI Jakarta bukan semata mendukung secara emosional atau romantik teman atau calon yang bersih. maka kita bisa membuat sejarah baru dan peta politik baru tingkat nasional.kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik dapat ditingkatkan. Ganjar Pranowo. Penetapan 9 April 2014 sebagai hari pemungutan suara Pemilu 2014.go. antara lain. dan bukan tidak mungkin bisa direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Ketua KPU.idJumat (8/6) siang. Kalau ini terjadi. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam undang-undang. 9/6). Lebih dahsyat lagi. sebagai hari-H pemungutan suara Pemilu 2014. 9 April 2014. maka rangkaian tahapan Pemilu 2014.

jujur. dan DPRD. dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Hal itu. “Semoga Pemilu 2014 menjadi Pemilu yang paling berkualitas dan paling berhasil dalam sejarah Pemilu di Indonesia. terang Husni. menurut Ketua KPU.“Berdasarkan amanat Undang-Undang No. pelaksanaan konsultasi tersebut lebih pada upaya untuk membangun sinergi memastikan pemilu yang berkualitas.” ujar Husni Kamil Manik dalam pidato sambutannya. DPD. Pengertian Pemilihan Umum Pemilihan umum secara langsung merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung. dan harus terdaftar sebagai pemilih. Menyangkut berbagai regulasi penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. (dd/red) A. umum. atau sudah/pernah kawin mempunyai hak memilih.” harap Husni menutup sambutannya. untuk memilih secara langsung anggota Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dewan Perwakilan Daerah (DPD). lanjut Husni. rahasia. dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rakyat Daerah provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota. dan adil. rahasia. serta melakukan penyusunan peraturan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu. dan jadwal Pemilu 2014. dan DPRD) tahun 2014 tersebut. minggu depan kita sudah bisa menyelesaikan penyusunan tahapan. tahapan penyelenggaraan Pemilu dilaksanakan paling lambat 22 (dua puluh dua) bulan sebelum hari pemungutan suara (pasal 4 ayat (5)). jujur. bebas. guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis. bebas. bahwa penyelenggaraan Pemilu 2014 juga menyertakan masyarakat Indonesia yang masih kukuh mempertahankan adatistiadat dan kebudayaan. program. sehingga nilai-nilai ke-Bhinneka-an tidak pupus dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. DPD. selanjutnya akan ditetapkan dikemudian hari dengan berkonsultasi dengan Pemerintah dan DPR. Selain karena amanat regulasi. Dengan di-launching-nya tahapan penyelenggaraan pemilu tersebut. “Insya Allah. dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Acara yang dilakukan di Ruang Sidang Utama KPU itu juga diisi dengan pemotongan tumpeng. merupakan simbol. Pemilu merupakan hak setiap warga Kabupaten/Kota yang telah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun pada saat hari pemungutan suara. . Penetapan hari dan tanggal pemungutan suara Pemilu Legislatif (Pemilu Anggota DPR. tertuang dalam Keputusan KPU Nomor: 111/Kpts/KPU/TAHUN 2012 . KPU secara resmi akan menyusun perencanaan program dan anggaran. Pemilu dilaksanakan secara efektif dan efisien berdasarkan asas langsung. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR. umum. sebagai penyalur aspirasi politik rakyat di wilayah Kabupaten/Kota bersangkutan.

adalah penyelenggara Pemiludi provinsi dan kabupaten/kota. yang selanjutnya disebut kecamatan. yang selanjutnya disebut desa/kelurahan. Lembaga Penyelenggara Pemilu dan Beberapa Pengertian Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU). dan DPRD kabupaten/kota dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka. Pemilu untuk memilih anggota DPD dilaksanakan dengan sistem distrik berwakil banyak. adalah lembaga penyelenggara Pemilu yang bersifat nasional. Panitia Pemungutan Suara (PPS). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). adalah badan yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. tetap.Pemilu untuk memilih anggota DPR. adalah panitia yang dibentuk oleh Panwaslu kabupaten/kota untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah kecamatan. adalah panitia yang dibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu di tingkat desa atau sebutan lain/kelurahan. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). adalah panitia yang dibentuk oleh Bawaslu untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di provinsi dan kabupaten/kota. adalah panitia yang dibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu di tingkat kecamatan atau sebutan lain. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten/Kota. Pengawas Pemilu Lapangan adalah petugas yang dibentuk oleh Panwaslu kecamatan untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di desa/kelurahan. B. Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah tempat dilaksanakannya pemungutan suara. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN). Bilangan Pembagi Pemilihan (BPP) bagi kursi DPRD. adalah bilangan yang diperoleh dari pembagian jumlah suara sah dengan jumlah kursi di suatu daerah pemilihan untuk menentukan jumlah perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dan terpilihnya anggota kabupaten/kota. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota. adalah kelompok yang dibentuk oleh PPLN untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara di luar negeri. . adalah kelompok yang dibentuk oleh PPS untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara. DPRD provinsi. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan. dan mandiri.

dan diselesaikan paling lama 3 (tiga) bulan setelah diterimanya data kependudukan. dan DPRD kabupaten/kota. tanggal lahir. jenis kelamin. dan Pengucapan sumpah/janji anggota DPR. PPS dibantu oleh petugas pemutakhiran data pemilih yang terdiri atas perangkat desa/kelurahan. 10. Pemungutan dan penghitungan suara. Penyusunan Data Pemilih Pemerintah dan pemerintah daerah menyediakan data kependudukan. Tahap Penyelenggaraan Pemilu 1. dan sudah tersedia dan diserahkan kepada KPU paling lambat 12 (dua belas) bulan sebelum hari/tanggal pemungutan suara. 9. Penetapan hasil Pemilu. 11. dan alamat Warga Negara Indonesia yang mempunyai hak memilih. dan warga masyarakat. 5. Pemuktahiran Data Pemilih KPU kabupaten/kota melakukan pemutakhiran data pemilih berdasarkan data kependudukan dari Pemerintah dan pemerintah daerah. dan DPRD kabupaten/kota. Penyusunan Daftar Pemilih Sementara Daftar pemilih sementara disusun oleh PPS berbasis rukun tetangga paling lambat 1 (satu) bulan sejak berakhirnya pemutakhiran data pemilih.C. DPD. Masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu diterima PPS paling lama 14 (empat belas) hari . DPRD provinsi. DPRD provinsi. rukun warga. KPU kabupaten/kota dibantu oleh PPS dan PPK. 1. Masa kampanye. E. rukun tetangga atau sebutan lain. Daftar pemilih sekurang-kurangnya memuat nomor induk kependudukan. Penetapan Peserta Pemilu.2. 4. KPU kabupaten/kota dibantu oleh PPS. Petugas pemutakhiran data pemilih diangkat dan diberhentikan oleh PPS. 2. Daftar pemilih sementara diumumkan selama 7 (tujuh) hari oleh PPS untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat. Dalam pemutakhiran data pemilih. Tahapan penyelenggaraan Pemilu meliputi: Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih. DPD. E. 7. Hasil pemutakhiran data pemilih digunakan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih sementara. Dalam penyusunan daftar pemilih. Dalam pemutakhiran data pemilih. E. Salinan daftar pemilih sementara harus diberikan oleh PPS kepada yang mewakili Peserta Pemilu di tingkat desa/kelurahan sebagai bahan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan. 3. Pencalonan anggota DPR. nama. 8. 6. Pendaftaran Peserta Pemilu. Penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan. KPU kabupaten/kota menggunakan data kependudukan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih. Masa tenang.

Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap di kabupaten/kota. Dan PPS wajib memperbaiki daftar pemilih sementara berdasarkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu. KPU provinsi melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap di provinsi. seseorang harus menunjukkan bukti identitas diri dan bukti yang bersangkutan telah terdaftar sebagai pemilih dalam daftar pemilih tetap di TPS asal. Daftar pemilih tetap tersebut digunakan KPPS dalam melaksanakan pemungutan suara. Daftar pemilih tetap ditetapkan paling lama 20 (dua puluh) hari sejak diterimanya daftar pemilih sementara hasil perbaikan dari PPS. Peserta dan Persyaratan Mengikuti Pemilu Peserta Pemilu untuk memilih anggota DPR.sejak hari pertama daftar pemilih sementara diumumkan. tetapi karena keadaan tertentu tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar. PPS wajib melakukan perbaikan terhadap daftar pemilih sementara hasil perbaikan berdasarkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu paling lama 3 (tiga) hari setelah berakhirnya pengumuman. KPU kabupaten/kota harus memberikan salinan daftar pemilih tetap kepada Partai Politik Peserta Pemilu di tingkat kabupaten/kota. Penyusunan Daftar Pemilih Tetap KPU kabupaten/kota menetapkan daftar pemilih tetap berdasarkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan dari PPS. KPU provinsi. Daftar pemilih sementara hasil perbaikan akhir disampaikan oleh PPS kepada KPU kabupaten/kota melalui PPK untuk menyusun daftar pemilih tetap. Untuk dapat dimasukkan dalam daftar pemilih tambahan. PPS harus memberikan salinan daftar pemilih sementara hasil perbaikan kepada yang mewakili Peserta Pemilu di tingkat desa/kelurahan. dan KPU melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap secara nasional. PPK. Daftar pemilih tambahan terdiri atas data pemilih yang telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap di suatu TPS. F. Partai politik dapat menjadi Peserta Pemilu setelah memenuhi persyaratan: . dan disusun dalam besaran satuan TPS. DPRD provinsi. dan disampaikan oleh KPU kabupaten/kota kepada KPU. dan DPRD kabupaten/kota adalah partai politik. PPS mengumumkan daftar pemilih tetap sejak diterima dari KPU kabupaten/kota sampai hari/tanggal pemungutan suara. E. Daftar pemilih sementara hasil perbaikan diumumkan kembali oleh PPS selama 3 (tiga) hari untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat dan Peserta Pemilu. Daftar pemilih tetap dapat dilengkapi dengan daftar pemilih tambahan paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari/tanggal pemungutan suara.4.3. E. dan PPS.

pengurus tingkat provinsi. nama atau gambar seseorang. 3. Keputusan pengurus pusat partai politik tentang pengurus tingkat provinsi dan pengurus tingkat kabupaten/kota. memiliki kepengurusan di 2/3 (dua pertiga) jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat diatur dengan peraturan KPU. nama. Jadwal waktu pendaftaran Partai Politik Peserta Pemilu ditetapkan oleh KPU. Pendaftaran diajukan dengan surat yang ditandatangani oleh ketua umum dan sekretaris jenderal atau sebutan lain pada kepengurusan pusat partai politik. dan 7. Pendaftaran Partai Politik sebagai Calon Peserta Pemilu Partai politik dapat menjadi Peserta Pemilu dengan mengajukan pendaftaran untuk menjadi calon Peserta Pemilu kepada KPU. mengajukan nama dan tanda gambar partai politik kepada KPU. mempunyai kantor tetap untuk kepengurusan sebagaimana pada nomor 2 dan nomor 4. 5. memiliki kepengurusan di 2/3 (dua pertiga) jumlah provinsi. Dokumen persyaratan :    Berita Negara Republik Indonesia yang memuat tanda terdaftar bahwa partai politik tersebut menjadi badan hukum. atau yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan nama.000 (satu perseribu) dari jumlah Penduduk pada setiap kepengurusan partai politik sebagaimana dimaksud pada nomor 2 dan nomor 3 yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu tanda anggota. Partai Politik Peserta Pemilu pada Pemilu sebelumnya dapat menjadi Peserta Pemilu pada Pemilu berikutnya. 2. atau tanda gambar partai politik lain. dan pengurus tingkat kabupaten/kota. menyertakan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) keterwakilan perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat. bendera. Surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang kantor dan alamat tetap pengurus tingkat pusat. dan dilengkapi dengan dokumen persyaratan. berstatus badan hukum sesuai dengan Undang-Undang tentang Partai Politik. bendera.000 (seribu) orang atau 1/1.1. F. . KPU melaksanakan penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat. nama.1. KPU melaksanakan penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat sebagaimana dimaksud di atas. memiliki anggota sekurang-kurangnya 1. 4. lambang lembaga negara atau lambang pemerintah. Nama dan tanda gambar partai politik dilarang sama dengan:       bendera atau lambang negara Republik Indonesia. 6. simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penelitian dan penetapan keabsahan syarat-syarat tersebut diatur dengan peraturan KPU. lambang negara lain atau lembaga/badan internasional. lambang.

F. Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu KPU melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan kebenaran persyaratan. Cakap berbicara. KPU provinsi. lambang. Verifikasi harus selesai dilaksanakan paling lambat 9 (sembilan) bulan sebelum hari/tanggal pemungutan suara. F. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan dan waktu verifikasi diatur dengan peraturan KPU. F. dan Panwaslu kabupaten/kotamenyampaikan temuan tersebut kepada KPU. Warga Negara Indonesia yang telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih.   Surat keterangan dari pengurus pusat partai politik tentang penyertaan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan Surat keterangan mengenai perolehan kursi partai politik di DPR. dan menulis dalam bahasa Indonesia.2. KPU provinsi. dan Panwaslu kabupaten/kota. KPU. 2. Penetapan nomor urut partai politik sebagai Peserta Pemilu dilakukan secara undi dalam sidang pleno KPU terbuka dan dihadiri oleh wakil seluruh Partai Politik Peserta Pemilu. Hasil penetapan diumumkan oleh KPU. dan DPRD kabupaten/kota dari KPU. setelah memenuhi persyaratan. membaca. KPU provinsi. dan Panwaslu kabupaten/kota menemukan kesengajaan atau kelalaian yang dilakukan oleh anggota KPU. Surat keterangan tentang pendaftaran nama. 4. Panwaslu provinsi. dan KPU kabupaten/kota dalam melaksanakan verifikasi sehingga merugikan dan/atau menguntungkan partai politik calon Peserta Pemilu. dan KPU kabupaten/kota wajib menindaklanjuti temuan Bawaslu.1. Dalam hal Bawaslu. dan KPU kabupaten/kota. Pengawasan atas Pelaksanaan Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu Bawaslu. dan KPU kabupaten/kota. dan Panwaslu kabupaten/kota melakukan pengawasan atas pelaksanaan verifikasi partai politik calon Peserta Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU. KPU provinsi.1. Penetapan partai politik sebagai Peserta Pemilu dilakukan dalam sidang pleno KPU. F. 3. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan tanda gambar partai politik dari Departemen.1. DPRD provinsi. Panwaslu provinsi. Panwaslu provinsi. Panwaslu provinsi. Peserta Pemilu Anggota DPD Peserta Pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. .2. maka Bawaslu.1. Penetapan Partai Politik sebagai Peserta Pemilu Partai politik calon Peserta Pemilu yang lulus verifikasi ditetapkan sebagai Peserta Pemilu oleh KPU.3. Persyaratan peserta Pemilu anggota DPD : 1.

notaris.000. 15. atau bentuk lain yang sederajat. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. 14. Dukungan tersebar di paling sedikit 50% (lima puluh perseratus) dari jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan. wewenang. dan p.000 (tiga ribu) pemilih. advokat/pengacara.000 (lima ribu) pemilih.5. yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri dan yang tidak dapat ditarik kembali. Seorang pendukung tidak dibolehkan memberikan dukungan kepada lebih dari satu orang calon anggota DPD. Berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA).000.000 (satu juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 1.000 (lima belas juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 4. 13. Tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.      provinsi yang berpenduduk sampai dengan 1. Dicalonkan hanya di 1 (satu) daerah pemilihan. dan badan usaha milik daerah. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.000 (lima juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 2. 6.000. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. 10. dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara. pengurus pada badan usaha milik negara.000 (sepuluh juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 3. Dicalonkan hanya di 1 (satu) lembaga perwakilan. provinsi yang berpenduduk lebih dari 10.000. 9. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). atau provinsi yang berpenduduk lebih dari 15.000 (sepuluh juta) sampai dengan 15.000 (empat ribu) pemilih. Jadwal waktu pendaftaran Peserta Pemilu calon anggota DPD ditetapkan oleh KPU. 7. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Persyaratan dibuktikan dengan daftar dukungan yang dibubuhi tanda tangan atau cap jempol dan dilengkapi fotokopi kartu tanda penduduk setiap pendukung.000. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. anggota Tentara Nasional Indonesia. Madrasah Aliyah (MA). . provinsi yang berpenduduk lebih dari 1. 8. 12.000. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). mendapat dukungan minimal dari pemilih dari daerah pemilihan yang bersangkutan.000. Bersedia bekerja penuh waktu.000 (lima belas juta) orang harus mendapatkan dukungan dari paling sedikit 5.000 (lima juta) sampai dengan 10.000 (dua ribu) pemilih. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat-negara lainnya.000. 11. provinsi yang berpenduduk lebih dari 5. Sehat jasmani dan rohani. dan hak sebagai anggota DPD sesuai peraturan perundangundangan.000 (seribu) pemilih.000 (satu juta) sampai dengan 5. Terdaftar sebagai pemilih. Bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. Mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil. Dukungan yang diberikan kepada lebih dari satu orang calon anggota DPD dinyatakan batal.

000 (sembilan juta) jiwa memperoleh alokasi 75 (tujuh puluh lima) kursi. 4.000 (tiga juta) sampai dengan 5. dilakukan penataan daerah pemilihan di provinsi induk sesuai dengan jumlah penduduk berdasarkan alokasi kursi. Jumlah kursi anggota DPRD provinsi yang dibentuk setelah Pemilu ditetapkan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ini. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPR Jumlah kursi anggota DPR ditetapkan sebanyak 560 (lima ratus enam puluh). 6. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 1.000.000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 35 (tiga puluh lima) kursi. Alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas).000.000. 3. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 11. Penentuan daerah pemilihan anggota DPR dilakukan dengan mengubah ketentuan daerah pemilihan pada Pemilu 2004.000.000 (tujuh juta) sampai dengan 9. Ketentuan lebih lanjut mengenai alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan dalam peraturan KPU. Dalam hal terjadi pembentukan provinsi baru setelah Pemilu.000. Daerah pemilihan anggota DPR adalah provinsi atau bagian provinsi.000.G. Daerah pemilihan anggota DPRD provinsi adalah kabupaten/kota atau gabungan kabupaten/kota. Jumlah kursi DPRD provinsi didasarkan pada jumlah Penduduk provinsi yang bersangkutan dengan ketentuan: 1.000 (sembilan juta) sampai dengan 11. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Provinsi Jumlah kursi DPRD provinsi ditetapkan paling sedikit 35 (tiga puluh lima) dan paling banyak 100 (seratus).000 (tiga juta) jiwa memperoleh alokasi 45 (empat puluh lima) kursi.000.000. Penataan daerah pemilihan di provinsi induk dan pembentukan daerah pemilihan di provinsi baru dilakukan untuk Pemilu berikutnya.000.000.000 (lima juta) sampai dengan 7.000. 2.000 (sebelas juta) jiwa memperoleh alokasi 100 (seratus) kursi.000 (satu juta) sampai dengan 3. . 7. 5. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 9. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 7. Provinsi dengan jumlah Penduduk sampai dengan 1. H.000 (lima juta) jiwa memperoleh alokasi 55 (lima puluh lima) kursi. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 3. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPR paling sedikit 3 (tiga) kursi dan paling banyak 10 (sepuluh) kursi.000.000 (tujuh juta) jiwa memperoleh alokasi 65 (enam puluh lima) kursi.000 (sebelas juta) jiwa memperoleh alokasi 85 (delapan puluh lima) kursi. Provinsi dengan jumlah Penduduk lebih dari 5.

000 (seratus ribu) sampai dengan 200.000 (lima ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 40 (empat puluh) kursi. Alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas). daerah pemilihan tersebut dihapuskan.000 (tiga ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 30 (tiga puluh) kursi.000 (tiga ratus ribu) sampai dengan 400. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 300.000 (dua ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 25 (dua puluh lima) kursi.000 (empat ratus ribu) sampai dengan 500.000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 45 (empat puluh lima) kursi. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten/Kota Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota ditetapkan paling sedikit 20 (dua puluh) dan paling banyak 50 (lima puluh).000.000. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 500.H. Daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota adalah kecamatan atau gabungan kecamatan. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 100. Jumlah kursi anggota DPRD kabupaten/kota yang dibentuk setelah Pemilu ditetapkan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ini. 2. 3.000 (empat ratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 35 (tiga puluh lima) kursi. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya. Ketentuan lebih lanjut mengenai alokasi kursi dan daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan dalam peraturan KPU.000 (satu juta) jiwa memperoleh alokasi 50 (lima puluh) kursi. dilakukan penataan daerah pemilihan di kabupaten/kota induk sesuai dengan jumlah penduduk berdasarkan alokasi kursi ditentukan paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 12 (dua belas). 4. Dalam hal terjadi bencana yang mengakibatkan hilangnya daerah pemilihan. Dalam hal terjadi pembentukan kabupaten/kota baru setelah Pemilu. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 1. 5. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 200. Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota didasarkan pada jumlah Penduduk kabupaten/kota yang bersangkutan dengan ketentuan: 1. Alokasi kursi akibat hilangnya daerah pemilihan diperhitungkan kembali sesuai dengan jumlah Penduduk. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk lebih dari 400.000 (dua ratus ribu) sampai dengan 300. Penataan daerah pemilihan di kabupaten/kota induk dan pembentukan daerah pemilihan di kabupaten/kota baru dilakukan untuk Pemilu berikutnya. kabupaten/kota dengan jumlah Penduduk sampai dengan 100.000 (seratus ribu) jiwa memperoleh alokasi 20 (dua puluh) kursi. Penambahan jumlah kursi diberikan kepada daerah pemilihan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak secara berurutan. 7.000 (lima ratus ribu) sampai dengan 1. 6. .

14. dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. wewenang. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). DPRD provinsi. 9. DPRD Provinsi. J. setia kepada Pancasila sebagai dasar negara. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. 12. 10. anggota Tentara Nasional Indonesia. 13. dan DPRD kabupaten/kota harus memenuhi persyaratan: 1. cakap berbicara. advokat/pengacara. 15. dan DPRD Kabupaten/Kota Bakal calon anggota DPR. sehat jasmani dan rohani. DPRD provinsi. Jumlah Kursi dan Daerah Pemilihan Anggota DPD Jumlah kursi anggota DPD untuk setiap provinsi ditetapkan 4 (empat). mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil. bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat-negara lainnya. pengurus pada badan usaha milik negara. dan menulis dalam bahasa Indonesia. notaris. dan DPRD kabupaten/kota sesuai peraturan perundang-undangan. 3. 4. terdaftar sebagai pemilih. dan dicalonkan hanya di 1 (satu) daerah pemilihan. 5. yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri dan yang tidak dapat ditarik kembali. dicalonkan hanya di 1 (satu) lembaga perwakilan. 7. tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih. 11. menjadi anggota Partai Politik Peserta Pemilu.I. 8. berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). dan DPRD kabupaten/kota dibuktikan dengan: . 16. membaca. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Daerah pemilihan untuk anggota DPD adalah provinsi. bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). bersedia bekerja penuh waktu. Madrasah Aliyah (MA). anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. dan hak sebagai anggota DPR. 6. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). DPRD provinsi. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas. bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. Persyaratan Bakal Calon Anggota DPR. serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. atau bentuk lain yang sederajat. Kelengkapan administrasi bakal calon anggota DPR. dan badan usaha milik daerah. Warga Negara Indonesia yang telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih.

DPRD provinsi. atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Di dalam daftar. DPRD provinsi. Daftar bakal calon anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat kabupaten/kota. surat tanda bukti telah terdaftar sebagai pemilih. pengurus pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah. dan hak sebagai anggota DPR. sertifikat. Seleksi bakal calon dilakukan secara demokratis dan terbuka sesuai dengan mekanisme internal partai politik. anggota Tentara Nasional Indonesia. bukti kelulusan berupa fotokopi ijazah. kartu tanda anggota Partai Politik Peserta Pemilu. pengurus pada badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. surat penyataan tentang kesediaan hanya dicalonkan oleh 1 (satu) daerah pemilihan yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. dan DPRD Kabupaten/Kota Partai Politik Peserta Pemilu melakukan seleksi bakal calon anggota DPR.           kartu tanda Penduduk Warga Negara Indonesia. atau surat keterangan lain yang dilegalisasi oleh satuan pendidikan atau program pendidikan menengah. Daftar bakal calon anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat provinsi. dalam setiap 3 (tiga) orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu) orang perempuan bakal calon. surat pernyataan kesediaan untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik. Bakal calon disusun dalam daftar bakal calon oleh partai politik masing-masing. . syahadah. Daftar bakal calon anggota DPR ditetapkan oleh pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat pusat. surat keterangan berbadan sehat jasmani dan rohani. advokat/pengacara. surat pernyataan tentang kesediaan untuk bekerja penuh waktu yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. Daftar bakal calon memuat paling banyak 120% (seratus dua puluh perseratus) jumlah kursi pada setiap daerah pemilihan. K. Daftar bakal calon disertai dengan pas foto diri terbaru. dan DPRD kabupaten/kota yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. Tata Cara Pengajuan Bakal Calon Anggota DPR. Nama-nama calon dalam daftar bakal calon disusun berdasarkan nomor urut. surat pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali sebagai pegawai negeri sipil. STTB. wewenang. pejabat pembuat akta tanah (PPAT). dan DPRD kabupaten/kota. Daftar bakal calon memuat paling sedikit 30% (tiga puluh perseratus) keterwakilan perempuan. DPRD Provinsi. notaris. surat penyataan tentang kesediaan hanya dicalonkan oleh 1 (satu) partai politik untuk 1 (satu) lembaga perwakilan yang ditandatangani di atas kertas bermeterai cukup. surat keterangan tidak tersangkut perkara pidana dari Kepolisian Negara Republik Indonesia setempat. dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas.

calon anggota DPR. dan diikuti oleh peserta kampanye. calon dan/atau Peserta Pemilu yang lain. dan KPU kabupaten/kota. Kampanye Pemilu dilakukan dengan prinsip bertanggung jawab dan merupakan bagian dari pendidikan politik masyarakat. dan DPRD kabupaten/kota. serta didukung oleh petugas kampanye. dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. suku. dan/atau Peserta Pemilu yang lain. menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye. ras.L. . merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye Peserta Pemilu. juru kampanye. melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. penyebaran bahan kampanye kepada umum. rapat umum. DPRD provinsi. dan 10. Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 8. Larangan dalam Kampanye Pelaksana.1. pertemuan tatap muka. agama. mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang. 2. Pelaksana kampanye Pemilu anggota DPD terdiri atas calon anggota DPD. 6. DPRD provinsi. membawa atau menggunakan tanda gambar dan/atau atribut lain selain dari tanda gambar dan/atau atribut Peserta Pemilu yang bersangkutan. dan organisasi yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu anggota DPR. mempersoalkan dasar negara Pancasila. Masa tenang berlangsung selama 3 (tiga) hari sebelum hari/tanggal pemungutan suara. peserta. DPRD provinsi. menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat. Panwaslu provinsi. pemasangan alat peraga di tempat umum. orang-seorang. DPRD kabupaten/kota. 5. Kampanye Pemilu dapat dilakukan melalui: pertemuan terbatas. dan tempat pendidikan. L. dan DPRD Kabupaten/kota terdiri atas pengurus partai politik. dan organisasi yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu anggota DPD. mengganggu ketertiban umum. Kampanye Pemilu Kampanye Pemilu dilaksanakan oleh pelaksana kampanye. Pelaksana kampanye Pemilu anggota DPR. dan petugas kampanye dilarang: 1. 9. KPU provinsi. media massa cetak dan media massa elektronik. Kampanye Pemilu dilaksanakan selama 21 (dua puluh satu) hari dan berakhir sampai dengan dimulainya masa tenang. golongan. menggunakan fasilitas pemerintah. Kampanye Pemilu dilaksanakan sejak 3 (tiga) hari setelah calon Peserta Pemilu ditetapkan sebagai Peserta Pemilu sampai dengan dimulainya masa tenang. dan Panwaslu kabupaten/kota. 7. 4. Pendaftaran pelaksana kampanye ditembuskan kepada Bawaslu. Pelaksana kampanye didaftarkan pada KPU. tempat ibadah. dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan peraturan perundang-undangan. 3. menghina seseorang. orang-seorang. sekelompok anggota masyarakat.

Ketua. dan DPRD kabupaten/kota di TPS dilaksanakan oleh KPPS. dan hakim pada semua badan peradilan di bawahnya. DPD.1. DPRD provinsi. DPRD provinsi. DPD. dan pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tambahan. perangkat desa. dan DPRD kabupaten/kota di TPS dipantau oleh pemantau Pemilu dan masyarakat. dan Deputi Gubernur Bank Indonesia. anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Hari. anggota badan permusyaratan desa. dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. DPD. Gubernur. DPRD provinsi. DPRD provinsi. tanggal. Penghitungan Suara di TPS Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPD. Pemilih dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS lain/TPSLN dengan menunjukkan surat pemberitahuan dari PPS untuk memberikan suara di TPS lain/TPSLN. hakim agung pada Mahkamah Agung. Wakil Ketua. KPPS melakukan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. dan Warga Negara Indonesia yang tidak memiliki hak memilih. pejabat BUMN/BUMD. Perhitungan Suara N. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di TPS diawasi oleh Pengawas Pemilu Lapangan.    Pemilih yang berhak mengikuti pemungutan suara di TPS meliputi: pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tetap pada TPS yang bersangkutan. N. ketua muda. dan DPRD kabupaten/kota di TPS disaksikan oleh saksi Peserta Pemilu. DPRD provinsi.Pelaksana kampanye dalam kegiatan kampanye dilarang mengikutsertakan:           Ketua. dan hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi. DPRD provinsi. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota diselenggarakan secara serentak. dan waktu pemungutan suara pemilihan anggota DPR. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota untuk semua daerah pemilihan ditetapkan dengan keputusan KPU. Deputi Gubernur Senior. M. Pemungutan Suara Pemungutan suara Pemilu anggota DPR. DPD. Penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. Wakil Ketua. Saksi menyaksikan dan mencatat pelaksanaan penghitungan suara Partai . pegawai negeri sipil. kepala desa.

DPD. N. Panwaslu kecamatan. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan . DPRD provinsi. N. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota PPK dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kabupaten/kota.3. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU kabupaten/kota dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara di Kabupaten/Kota KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. DPRD provinsi. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kecamatan. DPRD provinsi. Pemantau Pemilu memantau pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPD. Warga masyarakat menyaksikan pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. PPK menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota di tempat umum. DPD. DPRD provinsi. Rekapitulasi Perhitungan Suara PPK melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. DPD. PPK mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. DPRD provinsi. Pengawas Pemilu Lapangan mengawasi pelaksanaan penghitungan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota di luar TPS. DPD. dan DPRD kabupaten/kota di dalam TPS. DPRD provinsi. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di PPK dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. DPD. DPD. dan DPRD kabupaten/kota dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tersebut kepada saksi Peserta Pemilu. DPD. dan KPU kabupaten/kota. dan DPRD kabupaten/kota di luar TPS.2.Politik Peserta Pemilu dan suara calon anggota DPR.

dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD provinsi. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota. DPD. provinsi dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU kabupaten/kota dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. DPD. DPD. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara di Provinsi KPU provinsi melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Panwaslu kabupaten/kota. Panwaslu provinsi. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. menjaga dan mengamankan keutuhan kotak suara setelah pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. KPU kabupaten/kota menyimpan. DPD. DPRD provinsi.4.5. KPU kabupaten/kota mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPD. DPD. KPU provinsi mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU provinsi dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu. DPD. DPD. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. DPRD provinsi. dan KPU provinsi. DPRD provinsi. N. Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Secara Nasional KPU melakukan rekapitulasi hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. N. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD kabupaten/kota. dan DPRD kabupaten/kota. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU provinsi dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu. DPRD provinsi. DPRD provinsi.perolehan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU. DPRD. DPD. dan KPU. . DPD. dan DPRD kabupaten/kota dalam rapat yang dihadiri saksi Peserta Pemilu. DPRD provinsi. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR.

Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara. KPU mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR dan DPD. DPRD provinsi. DPD. KPU kabupaten/kota menetapkan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota paling lambat 12 (dua belas) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara. serta menyerahkan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. DPRD provinsi. Partai Politik Peserta Pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara sekurangkurangnya 2. Penetapan Hasil Perolehan Suara Pemilu Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPR dan perolehan suara untuk calon anggota DPD ditetapkan oleh KPU dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. dan DPRD kabupaten/kota ditandatangani oleh seluruh anggota KPU dan saksi Peserta Pemilu yang hadir. Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu kabupaten/kota. Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR. O. KPU menetapkan hasil Pemilu secara nasional dan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPR dan perolehan suara untuk calon anggota DPD paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara. dan menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR dan DPD. Perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi dalam sidang pleno terbuka yang dihadiri oleh para saksi Peserta Pemilu dan Panwaslu provinsi. DPD. dan DPRD kabupaten/kota dengan menggunakan format yang ditetapkan dalam peraturan KPU.Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di KPU dituangkan ke dalam berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR.5% (dua koma lima perseratus) dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi DPR. dan DPRD kabupaten/kota kepada saksi Peserta Pemilu dan Bawaslu. Ketentuan tidak berlaku dalam penentuan perolehan kursi DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. tidak disertakan pada penghitungan perolehan kursi DPR di masing-masing daerah pemilihan. DPRD provinsi. DPD. KPU provinsi menetapkan hasil perolehan suara partai politik untuk calon anggota DPRD provinsi paling lambat 15 (lima belas) hari setelah hari/tanggal pemungutan suara. Suara untuk penghitungan perolehan kursi DPR di suatu daerah pemilihan ialah jumlah suara sah .

Dari hasil penghitungan seluruh suara sah ditetapkan angka BPP DPR.2.1. BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan ditetapkan dengan membagi jumlah sisa suara sah seluruh Partai Politik Peserta Pemilu dengan jumlah sisa kursi. P. Penetapan perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dilakukan dengan cara memberikan kursi kepada partai politik yang mencapai BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dialokasikan berdasarkan BPP DPRD. P. maka perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu dilakukan dengan cara membagikan sisa kursi berdasarkan sisa suara terbanyak satu persatu sampai habis. Dari hasil penghitungan suara sah yang diperoleh partai politik peserta pemilu di suatu daerah pemilihan ditetapkan angka BPP DPR dengan cara membagi jumlah suara sah Partai Politik Peserta Pemilu dengan jumlah kursi di satu daerah pemilihan. BPP DPRD ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah Partai Politik Peserta Pemilu untuk`anggota DPRD provinsi dengan jumlah kursi anggota DPRD provinsi di daerah pemilihan masing-masing. Setelah ditetapkan angka BPP DPR dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap pertama dengan membagi jumlah suara sah yang diperoleh suatu Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan dengan BPP DPR.seluruh Partai Politik Peserta Pemilu dikurangi jumlah suara sah Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara. Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dilakukan penghitungan tahap kedua. Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPRD Provinsi Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD provinsi ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah yang telah ditetapkan oleh KPU provinsi dengan angka BPP DPRD di daerah pemilihan masing-masing. P. Dalam hal masih terdapat sisa kursi dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap kedua dengan cara membagikan jumlah sisa kursi yang belum terbagi kepada Partai Politik Peserta Pemilu yang memperoleh suara sekurangkurangnya 50% (lima puluh perseratus) dari BPP DPR. . Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilu Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPR ditetapkan oleh KPU. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPR Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPR Partai Politik Peserta Pemilu didasarkan atas hasil penghitungan seluruh suara sah dari setiap Partai Politik Peserta Pemilu di daerah pemilihan yang bersangkutan. maka dilakukan penghitungan perolehan kursi tahap ketiga dengan cara seluruh sisa suara Partai Politik Peserta Pemilu dikumpulkan di provinsi untuk menentukan BPP DPR yang baru di provinsi yang bersangkutan.

dalam hal terdapat dua calon atau lebih yang memenuhi ketentuan poin 1 dengan perolehan suara yang sama. DPRD provinsi. maka calon terpilih ditetapkan berdasarkan nomor urut. ketiga. dalam hal calon yang memenuhi ketentuan poin 1 jumlahnya kurang dari jumlah kursi yang diperoleh partai politik peserta pemilu. dan DPRD kabupaten/kota dari Partai Politik Peserta Pemilu didasarkan pada perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan.P. ketujuh. DPRD Provinsi. BPP DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah Partai Politik Peserta Pemilu untuk pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota dengan jumlah kursi anggota DPRD kabupaten/kota di daerah pemilihan masing-masing. keenam. Penetapan calon terpilih anggota DPD didasarkan pada nama calon yang memperoleh suara terbanyak pertama. Dalam hal perolehan suara calon terpilih keempat terdapat jumlah suara yang sama. Calon terpilih anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh KPU Penetapan calon terpilih anggota DPR. Penetapan Calon Terpilih 1. 2. kecuali bagi calon yang memperoleh suara 100% (seratus perseratus) dari BPP. maka kursi yang belum terbagi diberikan kepada calon berdasarkan nomor urut. maka penentuan calon terpilih diberikan kepada calon yang memiliki nomor urut lebih kecil di antara calon yang memenuhi ketentuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. Penentuan perolehan jumlah kursi anggota DPRDKabupaten/Kota Perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu untuk anggota DPRD kabupaten/kota ditetapkan dengan cara membagi jumlah perolehan suara sah yang telah ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota dengan angka BPP DPRD di daerah pemilihan masing-masing. Calon terpilih anggota DPR dan anggota DPD ditetapkan oleh KPU. maka kursi diberikan kepada calon yang memiliki nomor urut lebih kecil di antara calon yang memenuhi ketentuan sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. dan DPRD kabupaten/kota ditetapkan berdasarkan calon yang memperoleh suara sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. Calon terpilih anggota DPRD provinsi ditetapkan oleh KPU provinsi. dan keempat di provinsi yang bersangkutan. maka perolehan kursi partai politik peserta pemilu dilakukan dengan cara membagikan sisa kursi berdasarkan sisa suara terbanyak satu persatu sampai habis. calon yang memperoleh dukungan pemilih yang lebih merata penyebarannya di seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut ditetapkan sebagai calon terpilih. Q. dalam hal calon yang memenuhi ketentuan huruf a jumlahnya lebih banyak daripada jumlah kursi yang diperoleh partai politik peserta pemilu. dan kedelapan di provinsi yang bersangkutan. dengan ketentuan:       calon terpilih anggota DPR. KPU menetapkan calon pengganti antar waktu anggota DPD dari nama calon yang memperoleh suara terbanyak kelima.3. Dalam hal masih terdapat sisa kursi setelah dialokasikan berdasarkan BPP DPRD. kedua. 3. dalam hal tidak ada calon yang memperoleh suara sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari BPP. .

.Sidang Pembunuhan Mahasiswa IAIN Ditunda Surabaya. Majelis hakim meminta agar terdakwa mencari penasihat hukum atau didampingi .Sidang perdana perkara pembunuhan mahasiswa IAIN Sunan Ampel dengan agenda pembacaan dakwaan harus ditunda. Read more ..

.

       1 2 3 4 5 6 7 Demi Menciptakan Pemilu Yang Berkualitas. AMBANG Turun Jalan Wednesday. 26 September 2012 14:49 .

Setelah berdemo di PN Bangkalan. bukan tidak mungkin. mereka terus melanjutkan aksinya menuju ke KPUD Bangkalan. 23 Mei 2012 Oleh: Humas Pemilihan umum (pemilu) 2014 harus menjadi agenda bersama. bahwasanya ada salah satu bakal calon Bupati yang terindikasi korupsi. serta pertautan publik yang kuat. partai politik yang berkualitas. Menciptakan pemilu yang berkualitas bukan hanya menjadi agenda KPU (Komisi Pemilihan Umum) saja. karena melihat pemilu 2009 yang banyak memiliki catatan kurang memuaskan. demi tercapainya pemilu yang berkualitas. Harus ada sinergi antara penyelenggara pemilu yang jurdil (jujur adil).Penjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bangkalan. Dalam Aksinya mereka memberika seekor bebek kepada pihak pengadilan sebagai symbol lambanya proses hokum di Kota ini. kegagalan pemilu di 2014 akan menimbulkan banyak dampak yang negatif di masyarakat.Bangkalan . demi terciptanya pemilu yang berkualitas. Ia menambahkan Seharusnya Pengadilan lebih tanggap menyikapi berita yang sudah meluas di masyarkat. “ kimi akan terus menekan Pengadilan Bangkalan untuk segera menyelesaikan masalah tersebu. Pemilu Berkualitas Adalah Agenda Bersama Rabu. . Guna menciptakan Pesta Demokrasi dan mampu menghasilkan seorang pemimpin Kepala Daerah yang berkualitas serta mampu membangun Bangkalan dan mampu mensejahterakan Rakyat. yang sempat tersandung kasus Korupsi. namun seharusnya juga menjadi agenda partai dan masyarakat sipil. Pencapaian pemilu 2014 yang berkualitas ini penting.” tambah Slamet. masa juga mendorong KPUD Bangkalan agar jangan segan-segan untuk tidak meloloskan nama bakal calon yang bermasalah.” ungkap Slamet Riyadi Koordinator Aksi.dan mengajak semua msyarakat bangkalan untuk bersama-sama mengawal Pilkada ini. Masa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Bangkalan (AMBANG) mengelar aksi unjuk rasa menuntut sekaligus menggugat Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan terkait kebijakannya menguluarkan keterangan bebas tunggaan Negara Terhadap salah satu bakal calon Bupati Bangkalan. “ Kami mendesak PN Bangkalan agar mengkroscek kembali surat tesebut .

kandidat dengan rekam jejak yang positif. Fachruddin B Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pemilu yang berkualitas juga penting agar dapat menjadi legitimasi kemenangan aktor-aktor politik pemenang pemilu. harus ada indikator-indikator sebagai panduan agar pemilu berjalan secara berkualitas. di Ruang Seminar Gedung AR. dampak yang mungkin terjadi bila pemilu 2014 mendatang tidak berkualitas cukup mengkhawatirkan. 28 January 2009 07:14 1 TAHAP PENDAFTARAN PEMILIH Penyerahan Data Kependudukan 5 April 2008 Pemuktahiran Data Pemilih 6 April – 6 Juli 2008 Penyusunan dan Pengesahan DPS 7 Juli 7 Agustus 2008 Pengumuman DPS 8 -14 Agustus 2008 Penyusunan dan Penetapan DPT 11 – 30 September 2008 2 TAHAP PENCALONAN . Independen artinya penyelenggara mampu menjaga jarak yang sama dengan berbagai aktor politik. serta pemerintah baik pusat mau pun daerah. Tahapan PDF | Print | Pemilu Wednesday. dan kredibel. menambahkan bahwa sebuah pemilihan umum selalu memiliki stakeholder yang harus bersinergi satu sama lain agar semua berjalan dengan baik.Hal tersebut disampaikan oleh Sigit Pamungkas. serta kompetisi yang fair. peradilan pemilu yang cepat dan independen. partai dengan program yang kuat. tingkat literasi (melek) politik masyarakat yang baik.” ungkapnya. MA. media massa dengan berbagai kepentingannya. “Bila pemilu nantinya tidak berkualitas. Selain itu. Bambang Eka Cahya. baik yang sedang berkuasa mau pun yang tidak. yang ke semuanya harus bersinergi dan saling mendukung. Menutur Sigit.PARTAI POLITIK . “Antara lain dengan dilaksanakannya pemilu tersebut oleh penyelenggara yang profesional. dan akhirnya berpotensi menurunkan partisipasi pemilih di pemilu. (Anggota Komisi Pemilihan Umum 2012-2017) dalam Seminar Nasional bertajuk “Menyongsong Pemilu 2014 Yang Berkualitas” (Sosialisasi UU No 8 Tahun 2012 Tentang Pemilihan Anggota DPR. Pembicara yang lain.” terangnya. konversi suara yang tepat. Selasa (22/5). Msi (Ketua Bawaslu 2010-2012) serta Dr. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Korps Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (Komap) ini juga hadir Bambang Eka Cahya Widodo. Kalau sampaipemilu 2014 gagal lagi. independen. maka pemilu yang seharusnya meredakan konflik justru akan menjadi pemicu konflik. “Stakeholder pemilu yaitu peserta pemilu baik pasangan calon mau pun perseorangan. maka rakyat akan semakin sentimentil terhadap demokrasi yang sedang terjadi di Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut.” terangnya. SIP. beberapa indikator yang lainny adalah hak pilih bagi setiap warga negara yang memenuhi syarat. dan DPRD. Inu Kencana Syafei (Rektor Universitas Pandanaran sekaligus Dosen Ilmu Pemerintahan UMY). masyarakat pemilih. SIP. lanjut Sigit. DPD.

DPR/DPRD Pengambilan Formulir Calon Anggota DPR. media massa cetak atau elektronik.5 April 2009 1. DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota) serta anggota DPD kepada KPU.DPD Pendaftaran Calon Anggota DPD 27 Juni . 10-12 Juli 2008 Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum. 13 Juli 2008-5 April 2009 3. tatap muka. penyebaran bahan kampanye kepada umum. Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum. Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas. penyebaran bahan kampanye kepada umum. KPU Provinsi dan KPU Kabupaten:   Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas. Penyerahan Tim Pelaksana Kampanye (Pemilu anggota DPR. tatap muka.Pengumuman Pendaftaran Peserta Pemilu 5 – 6 April 2008 Pendaftran Parpol Peserta Pemilu 7 April – 12 Mei 2008 Penelitian Administrasi dan Pengumuman 10 April – 30 Mei 2008 Verifikasi Faktual 3 Juni – 2 Juli 2008 Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2009 29 Juni – 3 Juli 2008 Pengumuman Parpol Peserta Pemilu 2009 5 Juli 2008 . 1-10 Maret 2009 2. 16 Maret-5 April 2009 Masa Tenang 6 – 8 April 2009 . DPRD 5 – 9 Agustus 2008 Pengajuan Bakal Calon oleh Parpol 10 – 15 Agustus 2008 Verifikasi kelengkapan Administratif 11 Agustus -3 Sept 2008 Penyampaian hasil verifikasi kepada Parpol 12 Agustus – 5 Sept 2008 Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008 Pengumuman DCT anggota DPR/DPRD 27 Oktober 2008 . media massa cetak atau elektronik.10 Juli 2008 Penelitian Administratif 2 – 15 Juli 2008 Verifikasi Faktual 18 Juli – 18 Agustus 2008 Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008 Pengumuman DCT anggota DPD 27 Oktober 2008 3 TAHAP KAMPANYE Persiapan Kampanye 2 Januari 2008 – 28 Feb 2009 Pelaksanaan Kampanye 12 Juli 2008 .

Distribusi DPT Luar Negeri dan Daftar Pemilih Tambahan Luar Negeri untuk TPSLN oleh PPLN.4 TAHAP PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA Persiapan menjelang Pemungutan Suara: 1. 19 April 2009 2. 1 Nov 2008-29 Maret 2009 3. 24 April 2009 3./Kota. Pidato Ketua KPU menjelang pemungutan suara. DPRD Provinsi. Penyiapan TPS/TPSLN. DPRD Provinsi dan DPRD Kab. 19 Maret-8 April 2009 6. Proses pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD. 8 April 2009 11. 19 Maret-8 April 2009 7. DPD. Monitoring persiapan pemungutan suara di Daerah. 8 April 2009 Pemungutan Suara 9 April 2009 PPS mengumumkan salinan hasil dari TPS 10 – 11 April 2009 Rekapitulasi di PPK 11 – 15 April 2009 Rekapitulasi di KPU Kab. KPU Provinsi Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Provinsi. Pengumuman dan pemberitahuan tempat & waktu pemungutan suara kepada pemilih & saksi oleh KPPS/KPPSLN. 14 Maret-4 April 2009 9. Simulasi penyampaian hasil perhitungan suara dengan menggunakan sistem informasi/elekttronik./Kota 15 – 19 April 2009 Rekapitulasi di KPU Provinsi 11 – 15 April 2009 Rekapitulasi di KPU Pusat 26 April – 9 Mei 2009 5 TAHAP PENETAPAN HASIL Penetapan Hasil Pemilu 1. KPU Menetapkan hasil pemilu DPR. 10-12 Mei 2009 . DPRD Provinsi dan DPRD Kab. 1 Jan-18 Maret 2009 5. 15-21 Januari 2009 2. Distribusi DPT dan Daftar Pemilih Tambahan. KPU Kabupaten/Kota Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota. Pengadaan dan distribusi surat suara. 31 Maret-7 April 2009 10./Kota. DPRD Provinsi dan DPRD Kab. Pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD. 19 Maret-8 Maret 2009 8. DPRD Kabupaten/Kota secara nasional. 9 Mei 2009 4. Distribusi DCT Anggota DPR dan DPD./Kota. Peserta Pemilu dapat mengajukan permohonan pembatalan penetapan hasil perhitungan perolehan suara oleh KPU kepada MK paling lama 3x24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil Pemilu secara nasional oleh KPU. 11 Okt-10 Des 2008 4.

/Kota. Perjalanan pemilu pascareformasi membawa pasang surut partai politik di parlemen. DPRD Kab. Juni 2009 2.Penetapan Perolehan kursi dan Calon terpilih 1. Anggota DPRD Kabupaten/Kota 17 – 18 Mei 2008 2. Lantas seperti apa dan bagaimana supaya Pemilu 2014 lebih berkualitas? Pemilu Berkualitas . Anggota DPR dan DPD 19-20 Mei Peresmian keanggotaan 1. Penandatanganan MoU itu diperlukan guna menyamakan persepsi dalam menyikapi persoalan yang mungkin timbul berkaitan dengan Pemilu 2014. Kejaksaan Agung (Kejakgung) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Polri. Anggota DPR dan DPD. DPR dan DPD. 17-18 Mei 2009 3. Pemilu 2009 diikuti 38 parpol dan 6 parpol lokal Aceh. DPRD Kabupaten/Kota. DPRD Kab. Juli 2009 2. dan Bawaslu. September 2009 Pengucapan sumpah/janji Juli – 1 Oktober 2009 1. Kemudian. DPRD Provinsi. 15-17 Mei 2009 2. Harapannya adalah nota kesepahaman itu bisa digunakan membangun pola tindakan dan pencegahan keberulangan karut-marut Pemilu 2009 yang tidak berkualitas./Kota. 1 Oktober 2009 Pemilu 2014 yang Berkualitas o Oleh FS Swantoro 0 0 SESUDAH Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 10 partai politik menjadi peserta Pemilu 2014. DPR dan DPD. DPRD Provinsi. Juli-Agustus 2009 3. 9 parpol meraih kursi di parlemen. Agustus 2009 3. Keempat institusi itu akan mengawal pesta demokrasi tersebut supaya bisa terselenggara secara berkualitas. KPU. Pemilu 1999 diikuti 48 parpol dan 21 parpol lolos ke parlemen. DPRD Provinsi. 21-24 Mei 2009 Penetapan dan pengumuman calon terpilih 1. Anggota DPRD Provinsi 17-18 Mei 2008 3. Pemilu 2004 diikuti 24 parpol dan 16 parpol melenggang ke Senayan.

Seluruh institusi itu harus . Berbagai kegaduhan itu berisiko menimbulkan gesekan politik yang adakalanya menimbulkan korban jiwa. Bukankah berlaku adagium dalam politik. Di sini pentingnya MoU antarinstitusi penegak hukum agar penegakan hukum bisa berjalan terpadu. terkait perekrutan caleg. Karena itu. Kedua. proses dan tahapan pemilu harus berjalan sesuai jadwal yang disiapkan KPU. Salah satu kegaduhan politik yang sulit dihindari dan pasti muncul adalah ketika kampanye pemilu berlangsung. berbagai pelanggaran pemilu akan sulit dihindari. seluruh penyelenggara dan ‟‟wasit‟‟ pemilu harus siap bekerja ekstrakeras dan solid supaya pesta demokrasi itu lebih berkualitas. Salah satu sumber tidak berkualitasnya Pemilu 2009 adalah DPT yang bermasalah secara masif hampir pada semua provinsi. Padahal sekarang ini masyarakat telah sadar berdemokrasi dan melek politik. serta menjamin kelancaran pencairannya. dan institusi penegak hukum seperti Kejagung dan Polri. pentingnya data pemilu yang valid. Pengalaman selama ini. membutuhkan beberapa komitmen. Ada kesan sejumlah politikus di DPR lebih senang kegaduhan ketimbang menyuarakan nilai-nilai demokrasi atau nilai keutamaan (more noise than voice). Rakyat akan menyeleksi partai politik atau kader partai yang menjadi caleg. partai politik. yang tak kalah penting adalah KPU harus mengelola anggaran pemilu secara transparan dan akuntabel. terkait kampanye pemilu. Bawaslu. keprofesionalan dan independensi KPU dan Bawaslu menjadi penentu kualitas Pemilu 2014. dapat dipastikan muncul kegaduhan yang bisa membuat cacat hukum penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut. jual beli suara. kata kuncinya ada pada KPU. Ketiga. baik di parlemen maupun di luar parlemen. pemilu. manipulasi data. kegaduhan politik sulit dihindari. dan rasanya sulit menghindari kemunculan semua itu. maupun pemerintah yang diwakili Kemendagri. baik KPU. Pasalnya. Intinya. partai-partai politik peserta pemilu. Bawaslu.Keterjaminan Pemilu 2014 bisa berlangsung tertib. baik data untuk DPS maupun DPT. Karena itu. Sekali tahapan pemilu molor. Dalam negara demokrasi. partai yang akan berlaga dalam Pemilu 2014 harus menciptakan suasana politik yang kondusif. Kejagung. tahapan pemilu yang tepat waktu menjadi unsur penting. akan banyak godaan bagi peserta pemilu yang berisiko pada pelanggaran. dan serangan fajar. Bisa diprediksi bahwa Bawaslu akan menemukan bermacam pelanggaran seputar Pemilu 2014. Pertama. damai. Karena itu. Jadwal dan tahapan pemilu tidak boleh molor supaya tidak terjadi kegaduhan politik. Terkait dengan hal itu. suara rakyat adalah suara Tuhan? Kata Kunci Keempat. seperti praktik politik uang. ataupun kampanye pilpres. Lihat saja. kegaduhan ketika kampanye pilkada. banyak pelanggaran pemilu tidak diproses secara tuntas. partai-partai harus lebih selektif dan mau mendengarkan aspirasi rakyat. dan Polri. Kelima. Ada sejumah aturan (UU) yang harus ditaati semua pihak. Karena itu. dan berkualitas. keberpihakan pejabat pemerintah.

Kejagung. tapi perlu diwaspadai dan ditempuh komponen penyelenggara pemilu.com Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m. yaitu rakus. Itu harapan kita semua.suaramerdeka. Masyarakat telah lama merindukan pemilu yang berkualitas dan lebih sedikit kegaduhannya. Ini penting mengingat bila pemilu mendatang masih amburadul seperti Pemilu 2009.suaramerdeka. Kelima hal itu hanya contoh kecil. nota kesepahaman antara KPU. (10) – FS Swantoro. hasilnya mudah ditebak: kualitas parlemen sama seperti periode sekarang. Bawaslu.komit agar Pemilu 2014 bisa lebih berkualitas. Karena itu. dan Polri menjadi penting dan harus bisa menjadi garansi supaya Pemilu 2014 lebih berkualitas. ikuti kami di Twitter dan Facebook Bagi Anda pengguna ponsel. peneliti dari Soegeng Sarjadi Syndicate Jakarta (/) Untuk berita terbaru.com/bb/bblauncher . dan korup. serakah. nikmati berita terkini lewat http://m.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful