Makalah Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Populasi Manusia

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Kerusakan lingkungan hidup akibat populasi manusia dan perkembangan zaman pada awal abad 21 ini. Populasi manusia mempengaruhi keadaan alam. Semakin banyak manusia tinggal di suatu daerah maka kebutuhan hidup juga bertambah. Dengan bertambahnya manusia yang berperan sebagai konsumen, para produsen memproduksi produk mereka agar memenuhi kebutuhan konsumen mereka. Sedangkan semakin banyak produk yang dikeluarkan oleh industri mengeluarkan limbah yang dibuang ke lingkungan. Limbah inilah yang mengakibatkan kerusakan alam khususnya pada lingkungan hidup. B. 1) 2) 3) 4) 5) 6) Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas maka dapat diambil kesimpulan atau rumusan masalah sebagai berikut : Apa pengertian lingkungan hidup ? Apa yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup ? Siapa yang menanggung akibat kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh ulah manusia ? Kapan manusia mulai merusak lingkungan hidup ? Apa bentuk-bentuk kerusakan lingkungan hidup dan faktor-faktor penyebabnya ? Bagaimana usaha untuk melestarikan lingkungan hidup ?

.” Lingkungan hidup sebagaimana yang dimaksud dalam undang-undang tersebut merupakan suatu sistem yang meliputi lingkungan alam hayati. langit yang biru yang disinari matahari. yang mempengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. pegunungan. bukit-bukit. dataran. keadaan. saling memberi dan menerima kehidupan. Pada ruang ini berlangsung ekosistem. semuanya merupakan lingkungan alam. Keadaan yang bersifat positif dapat terjadi apabila terjadi keadaan yang mendorong dan membantu kelancaran berlangsungnya proses kehidupan lingkungan. lingkungan buatan. 23 tahun 1997 pasal 1 menyebut pengertian lingkungan hidup sebagai berikut. daya. “Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. Semua komponen-komponen lingkungan hidup seperti benda. Undang-Undang Lingkungan Hidup No. Pengertian Lingkungan Hidup Hamparan laut biru yang luas. dan lingkungan sosial. 4 tahun 1982 yang disempurnakan dengan Undang-Undang Lingkungan Hidup No. daya.BAB II PEMBAHASAN A. Interaksi antara berbagai komponen tersebut ada kalanya bersifat positif dan tidak jarang pula yang bersifat negatif. Lingkungan hidup mencakup lingkungan alam yang meliputi lingkungan fisik. lingkungan alam nonhayati. biologi. termasuk manusia dan perilakunya. dan makhluk hidup berhimpun dalam satu wadah yang menjadi tempat berkumpulnya komponen itu disebut ruang. keadaan. dan budaya. dan makhluk hidup. yaitu suatu susunan organisme hidup dimana diantara lingkungan abiotik dan organisme tersebut terjalin interaksi yang harmonis dan stabil.

B.Cara mengambil hasil hutan agar tetap terjaga kelesteriannya misalnya dengan sistem tebang pilih yaitu pohon yang ditebang hanya pohon yang besar dan tua. C. Kebutuhan tersier telah menyebabkan perubahan yang besar terhadap pola hidup manusia menjadi konsumtif. masyarakat di Indonesia sudah membentuk suatu bagian yang bertugas mengawasi hutan. Dari catatan sejarah diketahui bahwa pada abad ke-7. rumah. semua kebutuhan dapat dipenuhi sekaligus. Masyarakat jaman dahulu telah menyadari benar bahwa lingkungan hidup merupakan bagian kehidupannya. akan cepat menjadi besar menggantikan pohon yang ditebang tersebut. Adanya gangguan terhadap satu komponen di dalam lingkungan hidup. kesehatan. dan masyarakatnya percaya bahwa hutan inilah yang menjaga wilayah mereka dari segala bencana alam. Bila sebelumnya kebutuhan manusia hanya terbatas pada kebutuhan primer dan sekunder. pakaian. Kawasan hutan mereka bagi menjadi beberapa bagian. Kawasan hutan ini sering disebut hutan masyarakat yang berfungsi sebagai hutan produksi. Akan tetapi. akan membawa pengaruh yang negatif bagi komponen-komponen lainnya karena keseimbangan terhadap komponen-komponen tersebut tidak harmonis lagi. dan kebutuhan sekunder seperti kebutuhan terhadap pendidikan. Kawasan hutan adat ini sangat tertutup. Kebutuhan manusia tidak hanya sekedar kebutuhan primer untuk dapat melangsungkan kehidupan seperti makan dan minum. Nenek moyang kita telah menjaga dan memeliharanya bagi kita sebagai pewaris bumi selanjutnya. pohon boleh ditebang untuk keperluan masyarakat. telah mengubah pola hidup manusia. Interaksi yang bersifat negatif terjadi apabila proses interaksi lingkungan yang harmonis terganggu sehingga interaksi berjalan saling merugikan. Arti Penting Lingkungan Hidup Bagi Kehidupan Bumi ini diwariskan dari nenek moyang kita dalam keadaan yang sangat berkualitas dan seimbang. ada pula hutan yang tidak boleh digarap sama sekali. akan tetapi sebelum ditebang harus menanam terlebih dahulu pohon yang sama jenisnya di samping pohon yang akan ditebang sehingga mereka tetap mewariskan lingkungan alam yang sama terhadap anak cucunya. Perkembangan jumlah penduduk yang cepat serta perkembangan teknologi yang makin maju. dan bagi yang memiliki kemampuan terbatas harus memilih sesuai kemampuannya. Akan tetapi. sehingga kita berhak dan harus mendapatkan kualitas yang sama persis dengan apa yang didapatkan nenek moyang kita sebelumnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut tidak sekedar terpenuhi akan tetapi selalu berubah-ubah sesuai dengan perkembangan. menjaga alam dan keseimbangannya menjadi kewajiban kita semua secara mutlak tanpa syarat. yang hampir sama fungsinya dengan jabatan sekarang yang disebut dengan Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (PHPA). Hutan yang tidak boleh digarap ini merupakan hutan adat. Pada hutan masyarakat. ada yang boleh digarap yang disebut hutan rakyat. Masyarakat seperti ini sering kita sebut masyarakat tradisional. Bagi yang mampu. Hal ini menunjukkan betapa baiknya mereka menjaga lingkungan untuk diteruskan kepada generasi yang akan datang. kini kebutuhan manusia telah meningkat kepada kebutuhan tersier yang tidak terbatas. agar pohon-pohon kecil yang sebelumnya terlindungi oleh pohon besar. akan tetapi telah meningkat menjadi kebutuhan tersier yang memungkinkan seseorang untuk memilih kebutuhan yang tersedia. Oleh karena itu. semua orang yang telah tersentuh oleh kemajuan jaman akan berusaha mendapatkannya. Bentuk-bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup dan Faktor Penyebabnya . Bumi adalah anugerah yang tidak ternilai harganya dari Tuhan Yang Maha Esa karena menjadi sumber segala kehidupan. ada pula yang boleh diambil hasil hutannya dengan syarat harus terlebih dahulu menggantinya.

akan tetapi juga memerlukan kebutuhan tersier dalam jumlah besar. akan tetapi berakibat pula terhadap perubahan iklim global (dunia secara menyeluruh). Rumah ini bukan untuk tempat tinggal tetapi digunakan oleh petani di daerah dingin atau subtropik untuk bercocok tanam. air. Sebagai akibatnya. .Meningkatnya jumlah penduduk serta kebutuhan tersier yang semakin banyak sebagai akibat perkembangan teknologi yang pesat. Suhu udara yang hangat di dalam rumah kaca walaupun pada musim gugur dan musim dingin dapat dijelaskan sebagai berikut. terutama di negara-negara miskin dan negara berkembang. Perkembangan industri yang pesat. akan berdampak pula pada negara lain bahkan dunia. Konferensi juga menetapkan tanggal 5 Juni sebagai “Hari Lingkungan Hidup Sedunia”. Konferensi yang diadakan pada tanggal 5-16 Juni 1972 di Stockholm. merupakan pertemuan besar dan sangat penting bagi masa depan lingkungan hidup manusia. Untuk itu selalu diperlukan kerja sama yang baik antara negara-negara di dunia untuk menangani masalah lingkungan. Pencemaran lingkungan yang terjadi di suatu negara. menyebabkan industri-industri berkembang dengan pesat. Demikian pula kebutuhan tersier yang terus mengalami peningkatan. Peningkatan karbon dioksida (CO2) di udara menyebabkan efek rumah kaca. dan sebagainya. hanya rangkanya terbuat dari besi atau kayu. Efek rumah kaca adalah alih bahasa dari Greenhouse effect. Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia tahun 1972 di Stockholm (Swedia). tetapi di dalam rumah kaca udaranya tetap hangat sehingga tanaman di dalamnya tetap hijau. dibentuklah satu badan PBB yang menangani masalah-masalah lingkungan yang disebut “United Nations Environment Programme” atau UNEF. Pertumbuhan penduduk dalam jumlah besar. Hal ini mengakibatkan luas lahan hutan terus mengalami penyusutan dari tahun ke tahun. sumber-sumber bahan baku dan energi terus dikuras dalam jumlah besar. pertanian. hutan-hutan semakin rusak karena banyaknya pohon yang diambil untuk kebutuhan bahan baku industri. telah menyebabkan tekanan terhadap sumber daya alam dan lingkungan semakin berat. telah banyak mengubah lahan hutan menjadi lahan permukiman. baik dalam jumlah maupun kualitasnya. Cadangan sumber daya alam di alam semakin merosot. telah mengangkat masalah lingkungan hidup tidak hanya menyangkut masalah suatu negara akan tetapi merupakan masalah dunia. membutuhkan sumber daya alam berupa bahan baku dan sumber energi yang sangat besar pula. Kerusakan hutan di Indonesia tidak hanya berpengaruh terhadap keadaan iklim di Indonesia. Dari salah satu hasil konferensi Stockholm itu. dan tanah. tidak hanya memerlukan kebutuhan primer dan sekunder. yang akhirnya menganggu kehidupan manusia. apalagi bila tidak diimbangi dengan usaha reboisasi akan menimbulkan bencana pencemaran terhadap udara. Jumlah penduduk dunia yang sekarang telah lebih dari 6 miliar jiwa. industri. Walaupun suhu di luar sangat dingin pada musim gugur dan musim dingin. diikuti oleh 113 negara dan puluhan peninjau. Greenhouse adalah rumah atau bangunan yang atap dan dindingnya terbuat dari kaca.

bensin. Selain itu. Kenaikan suhu sebesar ini akan menyebabkan perubahan iklim yang cukup berarti. ozon (O3). gas nitrogen. Kita harus ingat istilah “Hanya Satu Bumi”. mencairnya es di puncak-puncak gunung dan es di kutub. yang disebut dengan bahan bakar fosil dan menggantikannya dengan bahan bakar yang dapat diperbarui. batu bara. pembakaran lahan dan kebakaran hutan. yang berarti bumi tidak membedakan apakah emisi gas karbon dioksida itu berasal dari negara A atau B. yang lebih bersih terhadap lingkungan. Pertemuan Kyoto merupakan langkah awal untuk mengurangi polusi karbon dioksida di udara dengan mengurangi penggunaan bahan bakar seperti minyak bumi. Menurut hasil penelitian para ahli. diramalkan 100 tahun yang akan datang suhu bumi akan naik antara 3°-4°C. Hal ini berpengaruh pula terhadap iklim global yaitu iklim di seluruh permukaan bumi. naiknya permukaan laut. Atmosfer bumi mengandung berbagai macam gas dan partikel-partikel berupa benda-benda padat seperti debu. diadakan “Konvensi Perubahan Iklim” (United Nations Frame Work Convention on Climate Change) di Kota Kyoto (Jepang) pada tahun 1997 yang dihadiri oleh 170 negara untuk membahas pembatasan-pembatasan gas-gas penyebab efek rumah kaca. Radiasi sinar matahari yang diterima benda dan permukaan rumah kaca dipantulkan kembali berupa sinar infra merah. yaitu menyerap dan memantulkan kembali sinar matahari. Di permukaan bumi yang berfungsi sebagai atap kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfer. misalnya sumber energi yang berasal dari tenaga surya dan angin. dan sebagainya. Kenaikan suhu di permukaan bumi menyebabkan lapisan es yang berada di kutub banyak yang mencair. Gas rumah kaca sebenarnya sangat diperlukan dalam mengatur suhu di permukaan bumi. Permasalahannya sekarang adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan pengurangan gas rumah kaca tersebut sangat besar sekali. dan pulau-pulau yang rendah. Pembakaran minyak tanah. dan lain-lain. para ilmuwan PBB melaporkan bahwa pemanasan global akan meningkatkan penyakit. Tetapi pantulan tersebut tertahan oleh dinding dan atap kaca sehingga panas yang dapat keluar dari rumah kaca itu hanya sebagian kecil sedangkan sebagian besar terkurung di dalam rumah kaca. solar. mengakibatkan kegagalan panen. dan akan berdampak negatif pada kehidupan di muka bumi. telah menambah jumlah karbon dioksida di udara. pabrik-pabrik yang menggunakan energi fosil perlu diganti dengan pabrik-pabrik baru yang berteknologi tinggi. punahnya flora dan fauna yang tidak tahan terhadap perubahan. dan pada siang hari sangat panas sekali seperti di bulan sehingga tidak dapat dijadikan tempat tinggal. tetapi yang jelas peningkatan gas karbon dioksida terjadi di bumi. metana (CH4). Pada sidang tersebut. dari negara maju atau negara berkembang. Bila gas ini tidak ada di udara beserta dengan gas-gas lainnya yang berfungsi sebagai gas rumah kaca maka sinar matahari yang diterima bumi akan di pantulkan semuanya ke ruang angkasa sehingga pada malam hari suhu di permukaan bumi sangat dingin. Klorofluorokarbon (CFC). Untuk membicarakan hal ini.Radiasi sinar matahari pada siang hari menembus kaca masuk ke dalam rumah kaca. dan tanpa ada tindakan manusia untuk menguranginya. terutama karbon dioksida. dan pada akhirnya dapat menenggelamkan kawasan-kawasan yang rendah seperti datarandataran pantai. Permasalahan pemanasan global seperti diuraikan di atas. Peningkatan gas karbon dioksida yang terus berlangsung. dan akan disertai pula dengan berbagai bencana alam seperti angin badai. Di antara gas-gas tersebut yang paling dominan berfungsi sebagai rumah kaca adalah karbon dioksida (CO2) yang disebut pula dengan gas rumah kaca. tentunya sangat mengkhawatirkan dunia Internasional. dan meningginya permukaan laut. Kenaikan suhu di permukaan bumi akan mempengaruhi iklim di bumi. Suhu global (secara keseluruhan) rata-rata meningkat 0. gas alam. akan semakin mempercepat kenaikan suhu di permukaan bumi. Demikian pula kendaraan bermotor yang menggunakan bensin atau solar sebagai bahan bakar. Perkembangan industri yang begitu pesat. Di antara berbagai gas di udara. yang berfungsi sebagai gas rumah kaca antara lain karbon dioksida (CO2). . Pada waktu kebakaran hutan secara meluas di Indonesia beberapa waktu yang lalu telah terjadi emisi gas karbon dioksida terbesar yang dihasilkan dari kebakaran tersebut. batu bara. semakin banyak gas karbon dioksida dilepaskan ke udara dari hasil kegiatan manusia. Masalah gas rumah kaca muncul karena kegiatan manusia semakin banyak menghasilkan gas rumah kaca. Akibatnya udara di dalam rumah kaca menjadi hangat walaupun di luar udaranya sangat dingin. untuk menggerakkan pabrik-pabrik.6 °C. mencapai ratusan bahkan ribuan miliar dollar. dan tain-lain. telah mengganggu keseimbangan gas karbon dioksida di udara. Suatu nilai yang sangat menakjubkan.

Sulawesi. hutan-hutan yang rusak perlu direhabilitasi. banjir. kepiting. Permasalahan lingkungan hidup cukup kompleks. Ancaman banjir setiap musim hujan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. akan semakin sulit akibat rusaknya lingkungan hutan mangrove. tidak hanya diperlukan penataan di dalam kota seperti pembuatan saluran pembuangan air dan tempat penampungan air. serta tempat hidup dan bertelur berbagai jenis ikan laut. semburan debu yang menimbulkan polusi udara. seperti flora dan fauna yang tertimbun arus lumpur (lahar). Kalimantan. Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia yaitu sekitar 3. Luas hutan di Jawa Barat (termasuk Provinsi Banten) hanya tinggal 21%. rata-rata luas hutan di Pulau Jawa tinggal 23%. merupakan ancaman bagi kehidupan manusia. pencemaran terhadap tanah. akan tetapi daerah tangkapan air hujan di daerah hulu sungai perlu di tata kembali. abrasi. Penanggulangan banjir seperti di Jakarta dan kota-kota lainnya. abrasi dan banjir sulit dihindari. Tindakan-tindakan manusia di atas telah menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi lingkungan.Untuk mengurangi gas rumah kaca. meningkatnya penyakit pada manusia. D. Demikian pula kegiatan masyarakat pantai yang menangkap udang. diperlukan dana yang sangat besar. Penebangan hutan yang menyebabkan banjir. dan sebagainya. pencemaran terhadap air oleh limbah-limbah industri. ikan. Kendaraan-kendaraan bermotor yang selama ini menggunakan bahan bakar minyak atau gas. Indonesia sebagai salah satu zona gunung api dunia. Luas hutan di Pulau Jawa telah berada jauh di bawah luas hutan yang ideal yaitu ± 40% dari luas wilayah. dan lain-lain. . yaitu program yang menjadikan udara bersih dari polusi. Akibatnya kerusakan hutan bakau yang terus meningkat tidak terhindarkan. penurunan hasil panen. kemarau yang berkepanjangan. Berbagai wilayah di Indonesia setiap musim hujan dilanda banjir dan tanah longsor. rusaknya terumbu karang. sering mengalami letusan gunung api akan tetapi pada umumnya letusannya tidak begitu kuat sehingga kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya terbatas di daerah sekitar gunung api tersebut. masih jauh dari harapan. kerusakan hutan terus bertambah luas karena faktor manusia. Kerusakan lingkungan yang disebabkan berbagai faktor sebagaimana yang telah diuraikan sebelumnya. dan sebagainya. demikian pula halnya pada pantai-pantai lainnya walaupun belum seberat kerusakan hutan bakau di Pantai Utara Jawa. pembuangan sampah ke dalam sungai (termasuk sampah rumah tangga). dan sebagainya. Keserakahan yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup harus dibayar dengan sangat mahal. Hutan mangrove yang berfungsi sebagai benteng terhadap abrasi (kikisan air laut). Di pantai utara Pulau Jawa diperkirakan 90% telah rusak. angin puting beliung. Kayu-kayu di hutan mangrove ditebangi untuk dijual dan dijadikan kayu arang. Masalah lingkungan hidup sebenarnya tidak hanya pada emisi gas karbon dioksida. Penataan ruang kota yang kurang memperhatikan dampak lingkungan. Jawa Tengah 20%. kekeringan air pada musim kemarau. curah hujannya sangat tinggi yang menimbulkan banjir besar. Hal ini merupakan kendala utama untuk menuju program langit biru. bila diganti dengan energi lain menyebabkan harga kendaraan menjadi sangat mahal sehingga konsumen akan keberatan. dan lain-lain. awan panas yang mematikan. akan menimbulkan berbagai dampak yang sangat merugikan dan mengganggu kehidupan manusia. adalah akibat dari perbuatan manusia sendiri yang menebang hutan untuk mengejar keuntungan sesaat. Kerusakan Lingkungan Hidup oleh Faktor Alam Kerusakan lingkungan yang disebabkan faktor alam pada umumnya merupakan bencana alam seperti letusan gunung api. banyak yang telah berubah fungsi menjadi tambak-tambak ikan. Tetapi luasnya terus mengalami kemerosotan karena telah berubah fungsi. tsunami.5 juta hektar dari total luas hutan mangrove dunia sebesar 15 juta hektar. baik kota maupun luar kota. serta kehancuran hutanhutan di daerah tangkapan air. dan sebagainya. Flora dan fauna akan banyak yang punah. Demikian pula halnya hutan di pulau-pulau lainnya seperti di Sumatera. dan kepentingan-kepentingan lainnya. Jawa Timur 28%. menjadi penyebab utama banjir di Jakarta. Satwa-satwa yang ada di dalam hutan hidupnya semakin terancam dan merana karena habitat mereka yang merupakan tempat hidupnya telah dirusak oleh manusia untuk memperoleh keuntungan. dan pada akhirnya akan memberikan dampak buruk pula terhadap manusia sendiri. Bentuk-bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup yang Disebabkan oleh Proses Alam dan Kegiatan Manusia 1. Atau sebaliknya. Manusia harus sadar betapa pentingnya arti lingkungan hidup bagi kehidupan. Malapetaka alam seperti intrust (penyusupan) air laut ke daratan. gempa bumi.

Penebangan pohon harus dilakukan secara bijaksana. jaringan listrik yang putus. Gempa bumi adalah kekuatan alam yang berasal dari dalam bumi. bijih besi. Beberapa usaha yang perlu dilakukan antara lain : Penebangan pohon dan penanaman kembali agar dilakukan dengan seimbang sehingga hutan tetap lestari. Melakukan reboisasi (penanaman hutan kembali) pada kawasan-kawasan yang hutannya telah gundul. 2. 1. timah. fauna dan kekeringan. Kerusakan Lingkungan Hidup yang Disebabkan oleh Kegiatan Manusia Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia jauh lebih besar dibandingkan dengan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh proses alam. dan merehabilitasi kembali hutan-hutan yang telah rusak. akan menimbulkan kerusakan lingkungan seperti tumbangnya pohon-pohonan. dan kebutuhan-kebutuhan lainnya telah menimbulkan kerusakan lingkungan kehidupan yang luar biasa. dan sejenisnya sehingga fungsi hutan sebagai pengatur air. c. Pengerukan yang dilakukan oleh perusahaan pertambangan seperti pertambangan batu bara. Untuk menyelamatkan pantai dari kerusakan akibat abrasi.Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi. akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang besar. . menyebabkan getaran terjadi di permukaan bumi. dan lain-lain telah menimbulkan lubang-lubang dan cekungan yang besar di permukaan tanah sehingga lahan tersebut tidak dapat digunakan lagi sebelum direklamasi. tempat perlindungan flora dan fauna dapat tetap terpelihara dan lestari. Kebocoran-kebocoran pada kapal-kapal tanker dan pipa-pipa minyak yang menyebabkan tumpahan minyak ke dalam perairan. Memperketat pengawasan terhadap penebangan-penebangan liar. taman nasional. Kasus-kasus pencemaran perairan telah sering terjadi karena pembuangan limbah industri ke dalam tanah. termasuk pengaruh buruk pada manusia. dan sebagainya. Ratusan orang meninggal karena memakan hasil laut yang ditangkap dari Teluk Minamata yang telah tercemar unsur merkuri (air raksa). banyak ikan-ikan yang mati. Salah satu contoh kasus pencemaran terhadap air yaitu “Kasus Teluk Minamata” di Jepang. Banjir yang sering pula disertai dengan tanah longsor telah menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan kehidupan. Kerusakan lingkungan hidup di tepi pantai disebabkan oleh adanya abrasi yaitu pengikisan pantai oleh air laut yang terjadi secara alami. a. menyebabkan kehidupan di tempat itu terganggu. pengawetan tanah. e. sungai. b. perlu diantisipasi dengan berbagai upaya. perlu dibangun tanggul-tanggul pemecah ombak yang berfungsi sebagai penahan abrasi di tepi pantai. d. dan memberikan hukuman yang berat kepada mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut. akan menimbulkan kerusakan pada lingkungan. Merkuri tersebut berasal dari limbah-limbah industri yang dibuang ke perairan Teluk Minamata sehingga kadar merkuri di teluk tersebut telah jauh di atas ambang batas. Bidang Kehutanan Kerusakan hutan yang semakin parah dan meluas. penebangan hutan untuk berbagai keperluan. pengerukan. dan laut. dan sebagainya. Penebangan-penebangan hutan untuk keperluan industri. pencegah erosi. Bidang Pertanian E. Gempa bumi yang lemah tidak menimbulkan kerusakan pada lingkungan. 2. diikuti pula dengan kerusakan hutan yang semakin meluas. lahan pertanian. Gempa bumi sering terjadi di berbagai belahan dunia. Pohon yang ditebang hendaknya yang besar dan tua agar pohon-pohon yang kecil dapat tumbuh subur kembali. Limbah-limbah yang dibuang dapat berupa limbah cair maupun padat. danau. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan manusia berlangsung secara terus menerus dan makin lama makin besar pula kerusakan yang ditimbulkannya. bila telah melebihi ambang batas. Memperluas hutan lindung. tetapi bila gempa yang terjadi sangat kuat. Usaha-usaha Pelestarian Lingkungan Hidup Beberapa usaha yang dilakukan untuk pelestarian lingkungan hidup antara lain yaitu sebagai berikut. banyak rumah-rumah dan tanaman yang rusak. termasuk di Indonesia. tumbuh-tumbuhan yang terkena genangan minyak pun akan musnah pula. Angin tornado di Amerika Serikat. Kerusakan lingkungan kehidupan yang terjadi menyebabkan timbulnya lahan kritis. Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia terjadi dalam berbagai bentuk seperti pencemaran. ancaman terhadap kehidupan flora.

Mengubah sistem pertanian berladang (berpindah-pindah) menjadi pertanian menetap seperti sawah. Pengambilan karang di laut yang menjadi tempat berkembang biak ikan-ikan harus dilarang. Melakukan daur ulang (recycling) terhadap barang-barang bekas yang tidak terpakai seperti kertas.a. pemakaian pukat harimau di laut yang dapat menjaring ikan sampai sekecil-kecilnya. b. dan benda-benda lainnya ke sungai maupun laut karena sungai dan laut bukan tempat pembuangan sampah. perkebunan. supaya dibuat teras-teras (sengkedan) sehingga bahaya erosi dapat diperkecil. tegalan. Mengurangi pemakaian bahan bakar minyak bumi dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan seperti energi listrik yang dihasilkan PLTA. a. dan sebagainya. 4. c. Perlu dibuat aturan-aturan penangkapan ikan di sungai/laut seperti larangan penggunaan bom ikan. aluminium. Oleh karena itu. d. energi panas bumi. Menciptakan teknologi yang hemat bahan bakar. sampah-sampah. Bidang Perairan Melarang pembuangan limbah rumah tangga. . Menemukan jenis-jenis tanaman yang tahan hama sehingga dengan demikian penggunaan pestisida dapat dihindarkan. Dengan demikian selain memanfaatkan limbah barang bekas. Penghijauan yaitu menanami lahan atau halaman-halaman dengan tumbuhan hijau. Bidang Industri Limbah-limbah industri yang akan dibuang ke dalam tanah maupun perairan harus dinetralkan terlebih dahulu sehingga limbah yang dibuang tersebut telah bebas dari bahan-bahan pencemar. setiap industri diwajibkan membuat pengolahan limbah industri. Perlu dibuat aturan-aturan yang ketat untuk penggalian pasir di laut sehingga tidak merusak lingkungan perairan laut sekitarnya. keperluan bahan baku yang biasanya diambil dari alam dapat dikurangi. d. dan sebagainya. best. Untuk mengurangi pencemaran udara yang disebabkan oleh asap industri yang berasal dari pembakaran yang menghasilkan CO (Karbon monooksida) dan CO2 (karbon dioksida). Mengurangi penggunaan pestisida yang banyak digunakan untuk pemberantasan hama tanaman dengan cara memperbanyak predator (binatang pemakan) hama tanaman karena pemakaian pestisida dapat mencemarkan air dan tanah. b. dan ramah lingkungan. c. a. f. d. dan sebagainya. diwajibkan melakukan penghijauan di lingkungan sekitarnya. e. c. 3. Pertanian yang dilakukan pada lahan tidak rata (curam). b. sinar matahari. dan sebagainya. plastik. Menetapkan kawasan-kawasan industri yang jauh dari permukiman penduduk.

. dan memberikan sanksi hukuman yang berat bagi pelanggar-pelanggar lingkungan hidup sesuai dengan tuntutan undang-undang. beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain : a. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. dan lain-lain. b. Cagar Alam. Perundang-undangan Melaksanakan dengan konsekuen UU No. Menetapkan kawasan perlindungan bagi flora dan fauna langka seperti Taman Nasional.5. Suaka Marga Satwa. Flora dan Fauna Untuk menjaga kepunahan flora dan fauna langka. 6. Menghukum yang seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang bagi mereka yang mengambil flora dan memburu fauna yang dilindungi.

........ 2 Arti Penting Lingkungan Hidup Bagi Kehidupan........ ............................ ........................i HALAMAN PENGESAHAN.......................... dan sepeda motor membuat udara tercemar dan lapisan ozon berlubang karena asap kendaraan.........................2 Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Populasi Manusia Pengertian Lingkungan Hidup.. ........ 3 Bentuk-Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup dan Faktor Penyebabnya... penyuluhan tentang pentingnya lingkungan hidup bagi kehidupan manusia.......................................................................................1 LATAR BELAKANG.......... pabrik.v BAB I PENDAHULUAN..........................ii MOTTO.. A........... 1 RUMUSAN MASALAH................. 1 BAB II PEMBAHASAN................................... ........................ Saran Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan kelestarian lingkungan hidup.BAB III PENUTUP A................................................................................................. B.. Karena suhu di bumi naik es di kutub utara mulai mencair........................................... C.................................... penebangan liar yang mengakibatkan hutan gundul......................................................... Hal tersebut membuat permukaan air laut meningkat..................... Pemerintah harus tegas dalam menentukan tindakan untuk menanggulangi kerusakan lebih lanjut seperti kerusakan hutan................ Oleh karena itu.............................................................................................................................................i v DAFTAR ISI......iii KATA PENGANTAR.4 A.............. Diantaranya kebakaran hutan....................................................... manusia harus segera menanggulangi kerusakan ini sebelum kerusakan semakin meluas....................... Lapisan ozon yang berlubang membuat sinar matahari langsung ke bumi yang menyebabkan suhu di bumi naik..... asap pabrik yang membuat lapisan ozon berlubang dan banyak kerusakan lain yang disebabkan oleh manusia dengan cara reboisasi............ Kesimpulan Kerusakan lingkungan hidup banyak diakibatkan oleh manusia. Selain menanggulangi manusia harus sadar dan mengintrospeksi diri mereka agar tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti merusak lingkungan.......... kebakaran............ Karena pada saat ini pemerintah masih berpangku tangan atas apa yang terjadi dengan lingkungan... Majunya teknologi seperti mobil...... DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...................................... B......... B.. .............................

.......................................13 4....16 B............... Bidang Kehutanan......... Bidang Industri................................... Bidang Perairan............................ 10 E................................... Perundang-Undangan.. Bidang Pertanian.......... Bentuk-Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup yang Disebabkan oleh Proses Alam dan Kegiatan Manusia..............................................................................................................................................................................15 6..................................... Saran-saran...............................................................16 A. ..................13 3...........................13 2...................................... Flora dan Fauna......D.........15 BAB III PENUTUP..... Usaha-Usaha Pelestarian Lingkungan Hidup...........................................................................17 LAMPIRAN ............................................ Kesimpulan.16 DAFTAR PUSTAKA..................................................... 12 1................................................................................14 5..............

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful