P. 1
saponin

saponin

|Views: 185|Likes:
Published by Vina Yulia Anhar
apa itu saponin
apa itu saponin

More info:

Published by: Vina Yulia Anhar on Apr 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/15/2015

pdf

text

original

PENDAHULUAN Tanaman mempunyai kemampuan dalam menghasilkan senyawa kimia (PHYTOCHEMICALS) yang bertanggung jawab dalam mekanisme pertahanan

tanaman terhadap predator, memberikan zat warna, rasa dan bau tanaman. Beberapa tanaman menghasilkan senyawa kimia yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan pengobatan. Istilah fitokimia biasanya digunakan untuk menunjukkan senyawa yang terdapat pada tanaman yang tidak dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh tetapi mempunyai pengaruh terhadap kesehatan atau peran aktif melawan penyakit. Salah satu senyawa kimia yang dihasilkan tanaman adalah SAPONIN. Saponin merupakan senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan spesies tanaman yang berbeda, terutama tanaman dikotil dan berperan sebagai bagian dari sistem pertahanan tanaman dan termasuk kedalam kelompok besar molekul pelindung tanaman yang disebut PHYTOANTICIPINS atau PHYTOPROTECTANS. Saponin diketahui mempunyai efek

sebagai antimikroba, menghambat jamur dan melindungi tanaman dari serangan serangga. Saponin pada awalnya dianggap sebagai senyawa yang mempunyai pengaruh negatif pada ternak dan manusia yang mengkonsumsinya. Pada ternak ruminansia dan ternak domestikasi lain, saponin pakan mempunyai pengaruh terhadap semua fase metabolisme, mulai dari konsumsi pakan hingga pengeluaran kotoran. Saponin dapat menghambat kerja enzim proteolitik yang menyebabkan penurunan kecernaan dan penggunaan protein. Saponin dianggap sebagai senyawa yang berperan dalam pembentukan buih dalam ingesta rumen yang merangsang timbulnya BLOAT. Perkembangan terakhir, saponin disamping mempunyai sifat yang merugikan ternyata banyak juga yang bersifat menguntungkan terhadap ternak. Saponin dapat menurunkan kolesterol, mempunyai sifat sebagai antioksidan, antivirus dan anti karsinogenik dan manipulator fermentasi rumen.

SUPARJO
jatayu66@yahoo.com LABORATORIUM MAKANAN TERNAK FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS JAMBI

1

rhamnosa atau methilpentosa yang berikatan dengan suatu aglikon hidrofobik (SAPOGENIN) berupa triterpenoid. Avenocosides. Saponin larut dalam air tetapi tidak larut dalam eter. Saponin pakan sulit diserap oleh jaringan sehingga pengaruh biologis saponin umumnya terjadi didalam saluran pencernaan. sifat dasar rantai dan posisi penempelan gugus gula pada aglikon. Pengaruh Terhadap Konsumsi dan Pertumbuhan Ternak. Kerusakan struktur dan peningkatan turnover sel mukosa usus halus menyebabkan peningkatan kehilangan energi dan protein. anti-jamur dan anti serangga. Saponin dapat meningkatkan permeabilitas sel mukosa intestin. seperti sterol. kolesterol. Saponin dapat menurunkan konsumsi pakan. lucerne. tetapi beberapa saponin mempunyai gugus gula tambahan pada C26 atau C28 (BIDESMOSIDIC). Pengaruh negatif ini disebabkan oleh beberapa sifat saponin. terutama usus halus. aubergine. Peningkatan kehilangan zat makanan merupakan sebagain penyebab penurunan perumbuhan akibat saponin. penurunan motilitas intestinal. Beberapa contoh saponin triterpenoid adalah Asiaticoside (C48H78O18). Panaxadiol and panaxatriol. Steroid saponin tersusun atas inti steroid (C27) dengan molekul karbohidrat. Beberapa faktor seperti umur fisiologis. Beberapa contoh steroid saponin adalah Asparagosides. antimikroba. Hidrolisis saponin triterpenoid akan memberikan aglikon yang dikenal sebagai sapogenin. Penurunan konsumsi pakan yang mengandung saponin disebabkan oleh rasa saponin. Saponin terdapat pada berbagai spesies tanaman. Saponin mempunyai pengaruh yang lebih menguntungkan pada ternak ruminansia dibanding pada ternak non ruminansia. Saponin triterpenoid selain ditemukan pada beberapa kacang-kacangan seperti kedelai. Ecdysterone (C27H44O7). menghambat transpor aktif zat makanan dan memudahkan masuknya substansi yang dalam kondisi normal tidak dapat diserap. Saponin steroid ditemukan pada oat. disintesis dari asam mevalonik melalui jalur isoprenoid. serta menurunkan Ca dan Zn pada plasma. biji tomat. kacang polong. Saponin pada ternak unggas dapat menekan pertumbuhan karena ANOREXIA yang terjadi akibat penghambatan enzim pencernaan. Saponin triterpenoid tersusun atas suatu triterpen (C30) dengan molekul karbohidrat. baik tanaman liar maupun tanaman budidaya. Saponin triterpenoid. bayam. Sponin lucerne dapat meningkatkan ekskresi Fe dan Mg. yucca dan ginseng. Saponin mengandung gugus gula terutama glukosa. galaktosa. Saponin mempunyai pengaruh yang beragam terhadap jenis ternak yang beda. PENGARUH SAPONIN PADA TERNAK DAN MANUSIA Para ahli nutrisi secara umum sepaham bahwa saponin merupakan senyawa yang dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan ternak. Bagi ternak saponin dapat menjadi racun bagi ternak monogastrik yang bekerja sebagai antipalatabilitas dan menurunkan kecernaan hijauan pada ternak ruminansia.II. suatu tanaman yang mengandung saponin digunakan sebagai sabun untuk mencuci. Rantai oligosakarida umumnya terikat pada posisi C3 (MONODESMOSIDIC). produksi telur dan menekan pertumbuhan. KARAKTERISTIK UMUM SAPONIN Saponin merupakaan senyawa glikosida kompleks dengan berat molekul tinggi yang dihasilkan terutama oleh tanaman. sterol membran sel mukosa dan zat makanan ataupun antinutrisi. Saponin dapat menekan konsentrasi Fe hati melalui penyerapan Fe yang tidak sempurna dengan membentuk kompleks Saponin-Fe. Peningkatan permeabilitas saluran pencernaan memungkinkan masuknya makro molekul seperti ALLERGEN yang menyebabkan reaksi alergi. penurunan kecernaan protein dan kerusakan membran intestinal dan penghambatan pengangkutan nutrien. xylosa. diambil dari kata SAPONARIA VACCARIA. capsicum pepper. kondisi agronomi dan lingkungan dapat mempengaruhi kandungan saponin dalam tanaman. Tipe saponin ini merupakan derivat dari βamyrine. Langkah-langkah biosintesis saponin belum dapat dijelaskan sampai tingkat molekuler. Saponin dapat mengganggu penyerapan mineral dan vitamin dalam tubuh. Mekanisme kerja saponin pada usus halus belum sepenuhnya dipahami. steroid atau steroid alkaloid. Struktur saponin yang sangat kompleks terjadi akibat bervariasinya struktur aglikon. sedangkan saponin steroid umum terdapat pada tanaman yang digunakan sebagai tanaman obat. Hidrolisis steroid saponin akan memberikan aglikon yang dikenal sebagai sarsaponin. Disogenin (C23H22O6). juga pada teh. saponin juga berperang dalam bidang pengobatan dan kesehatan. Istilah saponin diturunkan dari bahasa Latin ‘SAPO’ yang berarti sabun. gula bit. III. Aglikon dapat mengandung satu atau lebih ikatan C-C tak jenuh. saponin triterpenoid merupakan jenis yang utama. Bacoside Cyclamin (C58H94O27). yang semuanya dapat menurunkan atau menghambat efektifitasnya. Pengaruh negatif penurunan konsumsi pakan berhubungan langsung dengan penurunan produksi berupa pertambahan bobot badan dan produksi telur. buncis. Tigogenin (C27H44O3). Pada tanaman budidaya. Glychyrhizin (C42H62O16). Disamping berpengaruh (positif atau negatif) terhadap ternak. 2 . umbi rambat. Peran saponin pada tanaman sebagai bagian sistem pertahanan dapat menunjukkan aktivitas ALLELOPHATIC. Tanaman muda dalam suatu spesies mempunyai kandungan saponin lebih tinggi dibanding dengan tananam dewasa. Saponin juga mempengaruhi morfologi sel saluran pencernaan dan penyerapan asam empedu. Saponin yang terkonsumsi bertemu dengan ligand potensial di dalam usus halus seperti garam empedu. asparagus. bunga matahari dan ginseng. hewan laut tingkat rendah dan beberapa bakteri.

Bebarapa saponin dan sapogenin menunjukan kemampuan menonaktifkan virus. 3 . mengandung gugus antioksidan yang melekat pada atom C23 (Yoshiki dkk. Kasus bloat juga terkait dengan laju aliran (RATE OF PASSAGE) fase cair isi rumen yang dipengaruhi oleh konsentrasi buih dalam rumen. Keberadaan kolesterol pada membran sel eukariotik (termasuk protozoa). Mekanisme penekanan perkembang biakan sel hampir mirip dengan mekanisme perkembangan sel tumor yang dirangsang oleh saponin. Metabolisme Kolesterol. triterpenoid dan steroid. Pengaruh ini dilakukan melalui penstabilan membran seperti pengambatan saluran Na+ dan Ca+. Konsentrasi buih yang tinggi dapat menurunkan laju aliran isi rumen. Penurunan populasi protozoa dapat meningkatkan aliran N bakteri rumen ke duodenum. Sapogenin triterpenoid asam oleanolic menghambat penggandaan virus HIV-1 dengan menghambat avtivitas protase HIV-1. Residu gula khas ini memmungkinkan saponin untuk mengacaukan superoksida melalui pembentukan intermediate hidroperoksida.3 mg/ml Aktivitas Antifungi. Mekanisme kerja saponin sebagai antifungi berhubungan dengan interaksi saponin dengan sterol membran. Sumber utama kolesterol telur adalah kolesterol sintesis endogenous di dalam ovarium. Ginseng mampu meningkatakan kemampuan belajar dan fungsi kognitif pada tikus yang mengalami kerusakan otak dan meningkatkan penampilan tikus normal. terutama dijumpai pada ternak yang dipelihara pada pastura. Penyebab Bloat. 1998). Saponin mempunyai pengaruh yang saling positif dan negatif pada daya hidup sel sperma manusia. efisiensi pakan dan kesehatan ternak. Aktivitas fungisida terhadap Trichoderma viride telah digunakan sebagai metode untuk mengindtifikasikan saponin. Saponin didegradasi oleh sejumlah bakteri yang menghasilkan lendir yang dianggap bertanggung jawab terhadap pembentukan buih dalam rumen. Aktivitas Antivirus. sel lisis dan mati. tanaman dan mikroba. sehingga penurunan kadar kolesterol darah pada ayam petelur tidak menyebabkan penurunan kolesterol telur. Saponin ginseng dapat meningkatkan motilitas sperma sedang-kan saponin dari tanaman turi bersifat spermicidal pada dosis 1. Saponin dapat menurunkan tingkat kolesterol darah dan jaringan ternak unggas dan mamalia tetapi belum dapat berhasil menurunkan kolesterol telur. Sumber utama protein bagi ternak ruminansia adalah protein pakan yang lolos dari degradasi di dalam rumen (UDP) dan protein mikroba rumen. Kelompok saponin yang dihasilkan legum. Peningkatan sintesis protein mikroba rumen dan protein BY-PASS berarti meningkatkan pasokan nutrien ke dalam intestin. karena mengandung saponin. memungkinkan protozoa rumen lebih rentan terhadap saponin karena saponin mempunyai daya tarik menarik terhadap kolesterol. Populasi bakteri rumen tidak mengalami gangguan karena disamping bakteri tidak mempunyai sterol yang dapat berikatan dengan saponin. terutama kelompok B soyasaponin. sehingga mencegah kerusakan biomolekul oleh radikal bebas. Kemampuan saponin ini dapat diaplikalasikan pada ternak yang mendapat pakan jerami amoniasi. tetapi tidak terdapat pada sel bakteri prokariotik. menyebabkan steril dan penghentian proses kebuntingan. Ekstrak ginseng menunjukkan pengaruh neurotrophic dan neuoprotective (Rudakewich dkk. Saponin dapat mengganggu perkembangan protozoa dengan terjadinya ikatan antara saponin dengan sterol pada permukaan membran sel protozoa. bakteri mempunyai kemampuan untuk memetabolisme faktor antiprotozoa tersebut yang menghilangkan rantai karbohidrat. menyebabkan membran pecah. Saponin mempunyai pengaruh yang lebih menguntungkan pada ternak ruminansia dibandingkan pada ternak non ruminansia. spesies ternak. Saponin mempunyai tingkat toksisitas yang tinggi melawan fungi. Saponin. Antioksidan. Penurunan degradasi protein dalam rumen dapat terjadi karena terbentuknya kompleks protein-saponin yang sedikit tercerna dan terkait dengan kemampuan saponin sebagai agen defaunasi yang menyebabkan penurunan total populasi protozoa rumen. Bloat berasal dari interaksi yang kompleks antara faktor lingkungan.0-1.Pengaruh Terhadap Kecernaan Protein Pakan dan Agen Defaunasi. Pengaruh Terhadap Reproduksi. Saponin dapat meningkatkan sintesis protein mikroba rumen dan menurunkan degradabilitas protein dalam rumen. Mekanisme ini membantu suplai NH4 yang terus menerus dalam jumlah cukup untuk sintesis protein mikroba. memungkinkan peningkatan aktivitas mikroba dan produksi gas yang berperan dalam pembentukan buih yang stabil. 2001). Saponin berperan besar dalam pengeluaran hormon luteinizing. Saponin mempunyai pengaruh negatif terhadap reproduski ternak seperti aborsi atau kematian. merupakan bahan pembentuk buih di dalam rumen. karena disamping dapat meningkatkan persediaan nutrien bagi bakteri rumen juga mengurangi kerusakan lingkungan dengan mengurangi pelepasan NH4 ke udara. Pengaruh Terhadap Fungsi Sistem Syaraf. Beberapa tanaman leguminosa ditenggarai merupakan penyebab terjadinya bloat. Bloat merupakan salah satu abnormalitas rumen ternak ruminansia. Reaksi oksidasi memberikan pengaruh biologi yang merugikan. Saponin ekstrak tanaman Yucca mempunyai kemampuan untuk mengikat NH4 jika konsentrasi NH4 rumen meningkat dan melepaskannya kembali pada saat konsentrasinya menurun. karena pemangsaan protozoa terhadap bakteri menurun tajam. Saponin steroid secara langsung menghambat kerja gen yang bertanggungjawab dalam proses steroidogenesis dan menekan perkembangan sel granula yang diatur oleh hormon perangsang folikel dalam ovarium. Pemberian bahan yang mengandung saponin dapat meningkatkan pertumbuhan.

1997. 1999. In vitro antiHIV activity of oleanolic acid on infected human mononuclear cells. M. Chen and T. Effect of Quillaja saponin on in vitro rumen fermentation. In: SAPONIN USED IN FOOD AND AGRICULURE pp. Namun perlu diperhatikan bahwa penurunan konsentrasi kolesterol serum darah hanya dapat terjadi jika terjadi hiperkolesterol dalam pakan. PHYTOMEDICINE 5:289-292. Z. MICROBIOLOGICAL AND MOLECULAR BIOLOGY REVIEW 63:708-724..H. BRITISH JOURNAL OF NUTRITION 88:587-605. J. Morrissey. JOURNAL OF AGRICULTURAL AND FOOD CHEMISTRY 41:1287-1291. and availability of vitamins A and E in the chick. J. Fenton. 1993. PLANTA MEDICA 68:111-114. V. JOURNAL OF ANIMAL SCIENCE 65:9-15.. Johnson.X. Makkar and K.M. M. Effect of feeding sarsasaponin in cattle and swine diets. J. Berber-Jimenez.R.D. Atwal.G. 1996. Becker. Fungal Resistance to plant antibiotics as a mechanism of pathogenesis. Chen. New York. G. F. Faure. Gee. DAFTAR PUSTAKA Chen. C.M. G.S. Makkar H. Vullo and G. Battinelli. APPLED AND ENVIRONMENTAL MICROBIOLOGY 64(4):1485-1490. Saponin juga dapat menguras kolesterol darah dengan membatasi penyerapan kembali dan meningkatkan ekskresi. D. Oleszek W. and A. Yamasaki) Plenum Press.T. Francis. Saponin dapat mengganggu pertumbuhan ternak unggas tetapi memberikan pengaruh sedikit lebih menguntungkan pada ternak ruminansia.L and M. 2002. 1994. Jimenez-Flores. Johnson.M. JOURNAL OF THE SCIENCE OF FOOD AND AGRICULTURE 65:35-39. Klita.C. 1987. Price. Riguera.. J.R. S. P.377-386 (Editors: Waller. Mazzanti. Xu.M. 1986.S.W. 1998. Marzi. Nowacka. Influence of saponins on gut permeability and active nutrient transport in vitro. JOURNAL OF NUTRITION 116:2270-2277. JOURNAL OF MARINE BIOTECHNOLOGY 5:187-193 4 . JOURNAL OF NUTRITIONAL BIOCHEMISTRY 5:134-138.N. Effect of dietary saponin on fecal bile acids and neutral sterol.. R.P.T. Curl and G. Pollack. L. Becker. Effect of Panax notoginseng saponins on sperm motility and progression in vitro. Kerem. T. J.. C. JOURNAL OF ANIMAL SCIENCE 74:1144-1156. 1996. Mengoni. P. Absorbsi kolesterol yang rendah menurunkan konsentrasi kolesterol serum darah dan memaksa meningkatnya metabolisme kolesterol dalam hati. M.. Osbourn.T. Mathison and T. G. Potter.A.C.P. Brumm. The family-3 glycoside hydrolises: from housekeeping function to host-microbe interction. Lichtner. Protein saponin interaction and its influence on blood lipids. anti virus dan anti kanker. The Biological action of saponins in animal system: review. 2002.W.E.Saponin mampu menurunkan konsentrasi kolesterol serum darah dengan mengikat dan mencegah absorbsi kolesterol karena interaksi saponin-kolesterol merupakan kompleks yang tidak larut. L. 1994. Fenwick.P. Isolating bioactive compounds from amrine organism. I. Y. H. PENUTUP Saponin sebagai senyawa sekunder metabolit tanaman mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap ternak dan manusia. Mader T.D. Wortley and I. Saponin mempunyai aktivitas farmakologis yang sangat berguna seperti sebagai anti kolesterol. Mastroianni. and A. 2002. Chiu. and Y. G. Gee. and K. Effect of Alfalfa root saponin on digestive function in sheep. Lone and M.S. Effect of some purified difference in mammalian small intestine. G. K. Jenkins. R.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->