P. 1
BAB III Etika Profesional

BAB III Etika Profesional

|Views: 4|Likes:
Published by Tantri Rara
ok
ok

More info:

Published by: Tantri Rara on Apr 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2014

pdf

text

original

ETIKA PROFESIONAL

pemakai jasa akuntan dan rekan . integritas dan lain sebagainya. yang terefleksikan oleh sikap independen. Salah satu faktor yang berbengaruh terhadap kualitas audit adalah ketaatan auditor terhadap kode etik.Profesi akuntan publik juga memperhatikan kualitas audit sebagai hal yang sangat penting untuk memastikan bahwa profesi auditor dapat memenuhi kewajibannya kepada para pemakai jasanya. obyektivitas. Dalam makadimah Kode Etik IAI disebutkan bahwa “Prinsip Etika profesi dalam Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia menyatakan pengakuan profesi akan tanggungjawabnya kepada publik.

RERANGKA KODE ETIK IAI Terdiri dari tiga bagian yang disahkan dalam kongres IAI ke VIII di Jakarta sebagai berikut : .

Prinsip etika. 6. 5. 3. 7. 8.dalam kode etik akuntan indonesia terdapat delapan prinsip etika sbb : 1. 2. Tanggung jawab profesi Kepentingan publik Integritas Obyektivitas Kompetensi dan kehati-hatian profesional Kerahasiaan Perilaku profesional Standar teknis . 4.

INTEGRITAS DAN OBYEKTIVITAS  STANDAR UMUM DAN PRINSIP AKUNTANSI  TANGGUNGJAWAB KEPADA KLIEN  TANGGUNGJAWAB KEPADA REKAN SEPROFESI  TANGGUNGJAWAB DAN PRAKTIK LAIN  KOMISI DAN FEE REFERAL .ATURAN ETIKA  KETERTERAPAN  DEFINISI/PENGERTIAN  INDEPENDENSI.

KETERTERAPAN (APPLICABILITY) Aturan etika ini harus diterapkan oleh anggota IAI Kompartemen Akuntan Publik (IAI-KAP) dan staf profesional (baik yang anggota IAI-KAP maupn yang bukan anggota IAI-KAP)yang bekerja pada satu Kantor Akuntan Publik (KAP) .

Istilah pemberi kerja untuk tujuan ini tidak termasuk orang atau badan yang mempekerjakan anggota  IAI adalah wadah organisasi profesi akuntan indonesia yang diakui pemerintah  IAI-KAP adalah wadah organisasi para akuntan indonesia yang menjalan profesi sebagai akuntan publik atau bekerja di KAP  Anggota adalah semua anggota IAI-KAP  Anggota KAP adalah anggota IAI-KAP dan staf profesional  Akuntan publik adalah akuntan yang memiliki izin dari menteri keuangan atau pejabat yang berwenang lainnya untuk menjalankan praktik akuntan publik  Praktik akuntan publik adalah pemberi jasa profesional kepada klien yang dilakukan oleh anggota IAI-KAP yang dapat berupa jasa audit.DEFINISI/PENGERTIAN  Klien adalah pemberi kerja yang memperkerjakan atau menugaskan seseorang atau lebih anggota IAI-KAP atau KAP tempat anggota bekerja untuk melaksanakan jasa profesional. jasa atestasi dll .

anggota KAP harus selalu mempertahankan sikap mental independen di dalam memberikan jasa profesional sebagaimana diatur dalam SPAP yang ditetapkan oleh IAI. INTEGRITAS DAN OBYEKTIVITAS  Independensi. harus bebas dari benturan kepentingan (conflict of interest) dan tidak boleh membiarkan faktor salah saji material (material misstatement) yang diketahuinya atau mengalihkan (mensubordinasikan) pertimbangannya kepada pihak lain .INDEPENDENSI. dalam menjalankan tugasnya. Sikap mental independen tersebut harus meliputi independen dalam fakta (in fact) maupun dalam penampilan (in appearance)  Integritas dan obyektivitas. dalam menjalankan tugasnya. anggota KAP harus mempertahankan integritas dan obyektivitas.

Kompetensi profesional b.STANDAR UMUM DAN PRINSIP AKUNTANSI  STANDAR UMUM Anggota KAP harus mematuhi standar berikut ini beserta interpretasi yang terkait yang dikeluarkan oleh badan pengatur standar yang ditetapkan IAI : a. Data relevan yang memadai . Kecermatan dan kesamaan profesional c. Perencanaan dan supervisi d.

review. kompilasi. Kepatuhan terhadap standar Anggota KAP yang melaksanakan penugasan jasa auditing. atestasi. konsultasi manajemen. perpajakan atau jasa profesional lainya wajib mematuhi standar yang dikeluarkan oleh badan pengatur standar yang ditetapkan oleh IAI .

Menyatakan pendapat atau memberikan penegasan bahwa laporan keuangan atau data keuangan lain suatu entitas disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum atau 2. apabila laporan tsb memuat penyimpangan yang berdampak material terhadap laporan atau data secara keseluruhan dari prinsip2 akuntansi yang ditetapkan oleh badan pengatur standar yang ditetapkan IAI . Menyatakan bahwa ia tidak menemukan perlunya modifikasi material yang harus dilakukan terhadap laporan atau data tersebut agar sesuai dengan pabu. Prinsip-prinsip akuntansi Anggota KAP tidak diperkenankan : 1.

besaran fee .fee kontinjen .TANGGUNGJAWAB KEPADA KLIEN  Informasi klien yang rahasia anggota KAP Atidak diperkenankan mengungkapkan informasi klien yang rahasia. tanpa persetujuan dari klien  Fee profesional .

TANGGUNGJAWAB KEPADA REKAN SEPROFESI  Tanggungjawab kepada rekan seprofesi  Komunikasi antar akuntan publik  Perikatan atestasi .

TANGGUNGJAWAB DAN PRAKTIK LAIN  Perbuatan dan perkataan yang mendiskreditkan  Iklan. promosi dan kegiatan pemasaran lainnya .

KOMISI DAN FEE REFERAL  Komisi  Fee referal (rujukan)  Bentuk organisasi dan KAP .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->