P. 1
DESAIN PRODUK 1

DESAIN PRODUK 1

|Views: 56|Likes:
Published by -a' Setyo Utomo

More info:

Published by: -a' Setyo Utomo on Apr 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2014

pdf

text

original

DESAIN PRODUK

1. Pendahuluan Salah satu karakteristik manusia adalah mereka selalu berusaha menciptakan sesuatu, baik alat atau benda lainnya untuk membantu kehidupan mereka. Untuk mewejudkan benda tersebut diperlukan suau rancangan atau desain. Hal itu tidak dilakukan oleh masyrakat tradisional, pada masa lalu, dapat dikatakan tidak ada kegiatan penggambaran ataupun pemodelan sebelum kegiatan suatu benda dilakukan. Pada saat sekarang , pada masyarakat industri khususnya, kegiatan merancang dan pembuatan benda merupakan kegiatan yang terpisah. Proses pembuatan tidak akan berjalan baik sebelum kegiatan perancangan diselesaikan. Dari hasil perancangan akan diketahui deskripsi dari benda yang akan dibuat. Hal ini akan sangat memudahkan proses pembuatannya, Maka dari itu, kegiatan perancangan adalah hal yang penting dan mutlak dilakukan sebelum proses produksi suatu benda. Menghasilkan produk sesuai dengan yang dibutuhkan manusia adalah hal yang ingin dicapai dari proses perancangan. Salah satu caranya adalah dengan merancang dengan berorientasi terhadap keinginan dan kebutuhan pelanggan. Keinginan setiap manusia tersebut dibuat dalam perancangan produk melalui pengembangan secaa komputer dan analisa teknik , yang dapat diproses secara teratur, penentuan waktu untuk mengkomsumsikannya, dan termasuk dalam memasarkannya. Perancangan produk berarti sudah termasuk didalamnya setiap aspek teknikal dari produk, mulai dari pertukaran atau penggantian komponen dalam pembuatan, perakitan, pelayanan sampai pada

kekurangannya. Sebuah produk seharusnya dikerjakan lebih dari operasi biasa untuk meningkatkan market place – nya, yaitu mempertimbangkan seluruh harga – harga, seluruh kelengkapan dan target segmen pasar yang terdiri dari dua elemen yaitu visualisasi dan fungsionalnya. Disain produk baru merupakan hal yang sangat penting sekali bagi kelangsungan hidup sebagian besar perusahaan. Sementara beberapa perusahaan mengalami sedikit perubahan produk, sebagian besar perusahaan harus secara kontinu memperbaiki produk mereka. Keputusan tentang produk mempengaruhi keempat bidang pengambilan keputusan operasi, sehingga keputusan produk harus dikoordinasikan secara teliti dengan operasi untuk memastikan bahwa operasi diintegrasikan dengan desain

Siklus Hidup Produk Perancangan atau pengembangan produk dibutuhkan oleh produsen dalam rangka mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar dengan cara mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan konsumen akan manfaat produk. Definisi produk adalah hasil dari pengembangan suatu strategi bisnis. Dengan demikian biaya yang dikeluarkan akan lebih besar dibandingkan pendapatan yang diperoleh. sampai ke tingkat perencanaan pembuatan produk tersebut. Pada tahap ini suatu produk baru diperkenalkan kepada konsumen melalui uji coba pemasaran. Karenanya perancangan yang baik membutuhkan input dari berbagai sisi dengan melibatkan berbagai disiplin imu.produk.strategi pasar dan produk dapat diintegrasikan dengan keputusan tentang proses. persediaan dan kualitas. Spesifikasi ini merumuskan karakteristik produk dan memungkinkan pelaksanaan produksi. mendesainnya. Tahap I adalah tahap pengenalan. Perancangan yang baik akan menghasilkan produk unggulan yang sesuai dengan keinginan atau kebutuhan customer. Desain produk merupakan prasyarat untuk produksi bersama dengan prakiraan volume produksi. .1. Hal ini berkaitan erat pula dengan Siklus Hidup Produk tersebut. kapasitas. Hal ini berkaitan erat pula dengan siklus hidup produk tersebut. Melalui kerjasama yang teliti antara operasi dan pemasaran. Berbagai promosi dilakukan untuk memperkenalkan produk tersebut. Hasil keputusandesain produk ditransmisikan ke operasi spesifikasi produk. 2. seperti terlihat pada Gambar 3.

2.Pada Tahap II. Pada tahap ini penjualan produk akan mencapai titik kejenuhan di mana penjualan produk hanya berkisar pada suatu titik tertentu. karena pada tahap ini produk akan mengalami tingkat penjualan yang pesat dan produsen akan memperoleh keuntungan yang sangat besar. Tahap III merupakan tahap pendewasaan. Jika dilihat dari Siklus Hidup Produk tersebut maka perancangan produk harus dilakukan pada saat produk berada pada Tahap II. Hal ini disebabkan oleh respon konsumen terhadap produk tersebut sudah semakin positif. Jika produsen tidak berupaya melakukan inovasi maka produk tersebut akan mati begitu saja. sebagai berikut : . Tahap IV merupakan tahap kemunduran dan akhir dari produk tersebut. yaitu tahap pertumbuhan dengan percepatan. Tahap perancangan produk pada Siklus Hidup Produk dapat dilihat pada Gambar 3. Dengan demikian pada saat produk berada pada Tahap IV maka produk baru siap untuk diluncurkan guna menggantikan produk yang lama sehingga kelangsungan hidup produk tetap terjaga. Umumnya cara-cara promosipun tidak akan bisa untuk mendongkrak tingkat penjualan. Pada tahap ini pendapatan yang diperoleh juga sangat besar. yang merupakan tahap pertumbuhan dengan percepatan. Dari Siklus Hidup Produk tersebut terlihat bahwa perancangan produk memang sangat diperlukan untuk menjaga agar produk tersebut tetap eksis di pasaran. Maka sebaiknya sebagian keuntungan tersebut dialokasikan untuk keperluan proses perancangan. penjualan produk akan meningkat pesat.

Pengembangan Ide dapat dikembangkan dari pasar atau dari teknologi. 4. Antarfungsional (Interfunctional in nature) Dalam pandangan ini. yaitu : 1. operasi. Pada sisi lain. Mendorong-teknologi (Technology-Push) Pendekatan ini menyarankan bahwa “anda harus menjual apa yang anda dapat buat” Dengan demikian produk baru diperoleh dari teknologi produksi. Ide pasar diperoleh dari kebutuhan pelanggan. 3. Dalam hal ini produk baru ditentukan oleh pasar dengan sedikit perhatian terhadap kebradaan teknologi dan proses operasi. Kebutuhan pelanggan merupakan dasar utama untuk pengenalan produk baru. 2. Menarik-pasar (Market Pull). ide dapat timbul dari teknologi yang ada atau yang baru. Strategi Pengenalan Produk Baru Terdapat tiga cara mencasar untuk meninjau proses pengenalan produk baru. Menurut pandangan ini “anda harus membuat apa yang dapat dijual”. pengenalan produk baru adalah bersifat antar fungsional dan membutuhkan kerjasama diantara pemasaran. Ini merupakan pekerjaan pemasaran untuk menciptakan pasar dan ernjal produk yang dibuat.3. Proses pengembagan produk baru tidak dilakukan dengan menarik pasar ataupun mendorong-teknologi tetapi ditentukan oleh usaha antar fungsi yang terkoordinasi. Disain Produk . Hasilnya merupakan produk yang memenuhi kebutuhan pelanggan dengan penggunaan teknologi yang memberikan keuntungan terbaik. 2. Pendayagunaan teknologi merupakan sumber yang kaya akan ide-ide untukproduk baru. yaitu : 1. teknik dan fungsi lainnya. dengan sedikt perhatian terhdap pasar. Identifikasi dari kebutuhan pasar ini akan menghasilkan pengembangan teknologi dan produk baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Proses Pengembangan Produk Baru Langkah – langkah dalam mengembangkan produk baru antara lain.

perubahan-perubahan tertentu dapat digabungkan menjadi disain akhir. tata cara pengujian performansi produk dan sejenisnya. Dalam disain awal. Satu cara untuk menilai performansi pasar adalah membuat sejumlah prototype yang cukup untuk mendukung uji pasar dari produk baru tersebut. Jika terdapat perubahan. Prototipe juga diuji untuk mengetahui performansi teknis produk yang bersangkutan. Selanjutnya pada penyelesaian spesifikasi disain sehingga produksi dapat dilaksanakan. Sesuai dengan hasi pengujian prototype. dapat dibuat sebuah atau beberapa prototype untuk pengujian dan nalisis lebih lanjut. Akan tetapi bagian penelitian dan pengembangan tidak hanya mengembangkan spesifikasi desain untuk operasi. . tetapi juga harus dapat memastikan bahwa produk memungkinkan untuk diproduksi. produk dapat diuji lebih lanjut untuk memastikan performansi produk akhir. Informasi ini harus berisi rincian mengenai teknologi. merupakan model ideal dari proses pengembangan produk baru. Proses disain produk pada tahan ini berkaitan dengan pengembangan disain terbaik dari ide produk baru. Prototype Produk Pegujian prototype bertujuan untuk mengesahkan penampilan pemasaran dan teknis. Hasilnya merupakan suatu rancangan produk yang memiliki daya saing dalam pasar dan dapat diproduksi. Selama tahap disain akhir. kualitas dan performansi produk. data pengendalian kualitas. Maksud dari pengujian pasar adalah untuk mengumpulkan data kuantitatif dari tanggapan pelanggan mengenai produk tersebut. 3.Tahapan ini memperhatikan terhadap fisik produk baru. Jika disain awal ini disetujui.3. Gambar 3. banyak sekali dipertimbangkan akan tradeoff antara biaya. gambar dan spesifikasi produk dikembangkan.

tetapi fungsi yang lain juga memiliki peranan. menggambarkan suatu proses pengembangan yang concurrent.5. Desain Produk Cross-Fungsional Kemajuan perencanaan. Ketidaksesuaian teknologi terjadi apabila produk yang didesain oleh litbang (R&D) tidak dapat dibuat oleh bagian operasi. Hal ini terjadi bila teknologi adalah baru atau tidak terbukti (secara teori) atau tidak dimengerti dengan baik. Setelah produk dirancang.4. litbang mengurangi . Dalam tingkat pertama. system pengendalian. infrastruktur dan system imbalan. Akhirnya system imbalan mungkin akan menekankan penggunaan teknologi yang ada daripada kebutuhan proses yang baru. a. Pelaksanaan pendekatan tradisional dalam tingkatan atau tahapan terlihat pada gambar 3. diasumsikan bahwa teknologi akan ditransfer dalam tingkatan seperti pengambilalihan atara litbang. Bagian operasi juga dapat memliki infrastruktur yang tidak sesuai dengan produk baru dalam hal ketrampilan tenaga kerja.4. operasi dan pemasaran.b. seringkali dengan membentuk suatu tim pengembangan produk baru. Semua fungsi terlibat sejak awal. Ini merupakan proses berurutan. Berdasarkan atas riset terhadap 10 kasus komprehensif. atau teknologi ketidakseiringan antara desain produk dan operasi adalah hal yang biasa terjadi. Leonard-Barton menemukan tiga jenis ketidaksesuaian :ketidaksesuaian dalam teknologi. setiap fungsi menyelesaikan pekerjaannya sebelum memulai fungsi berikutnya. jaminan kualitas dan organisasi. litbang memiliki usaha yang pokok. Gambar 3. segera setelah pengembangan dimulai.

usahana. dalam perjalanannya tentunya mengalami tahapan seperti yang sesuai siklus hidupnya. sedangkan operasi memiliki peran utama. Peluang Penciptaan Produk Baru Keadaan yang memberikan peluang munculnya produk baru diantaranya adalah: 1. A. Perubahan yang lain seperti: a. PENCIPTAAN PRODUK BARU Produk yang dihasilkan perusahaan. Supplier d. pendefinisian produk maupun desain produk perlu secara terus menerus diperbaharui. Standar profesi c. Perubahan Sosiologis dan demografis 4. sehingga pemilihan produk. Perubahan Politik/Peraturan 6. Perubahan Teknologi 5. Akhirnya bagian penjualan mengambilalih pimpinan ketika produk baru diluncurkan ke pasar. Praktek di pasar b. Pemahaman Konsumen 2. Oleh karenanya mengetahui bagaimana menciptakan dan mengembangkan produk baru dengan berhasil sudah merupakan suatu kewajiban perusahaan yang ingin terus hidup. Distributor B. tetapi tidak sampai nol. Perubahan Ekonomi 3. 6. Pentingnya Produk Baru Perusahaan perlu terus menerus melakukan upaya penciptaan produk baru atau pembaharuan produk karena untuk dapat mengimbangi persaingan yang dihadapi .

Kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk merealisasikan ide. SISTEM PENGEMBANGAN PRODUK Sistem pengembangan produk bukan hanya untuk keberhasilan produk pada pejualan. akan tetapi usaha yang terus-menerus untuk memperkenalkan produk baru harus tetap dilakukan. tetapi juga untuk kepentingan masa depan perusahaan. Dan harus menampung banyak produk baru. sementara aktifitas yang dijalankan tetap dilakukan. C. kemungkinan dibandingkan dengan produk dari pesaing . d. Oleh karena itu melakukan pengembangan produk memerlukan tahapan sebagai berikut: 1. Walaupun pada kenyataannya seringkali produk baru gagal untuk dipasarkan. pekerja. teknologi. Dengan melakukan kordinasi dari berbagai bagian yang terkait di perusahaan yang bersangkutan. c. b. Permintaan konsumen untuk menang dalam bersaing dengan cara mengidentifikasi posisi dan manfaat produk yang diinginkan konsumen melaului atribut tentang produk. persediaan. dari dalam perusahaan (Internal) misalnya bagian riset dan pengembangan dan dari luar (Eksternal) melalui pemahaman perilaku konsumen. Ide. pendefinisian produk maupun desain produk sangat penting dilakukan terus menerus sehingga manajer operasi dan organisasinya harus memahami resiko kegagalan yang mungkin terjadi. persaingan. Tahapan ini menjadi dasar untuk memasuki pasar dan biasanya mengikuti strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan. Spesifikasi fungsional: Bagaimana suatu produk bisa berfungsi? Dengan melalui identifikasi karakteristik engineering produk. bisa berasal dari berbagai sumber. produk palsu maupun perubahan kebutuhan dan keinginan konsumen.diantaranya produk substitusi. Seleksi produk. Tahapan Pengembangan Produk a.

Evaluasi: untuk mengukur sukses atau gagal. dilanjutkan departemen produksi yang memproduksi secara masal produk tersebut. Pengorganisasian Pengembangan Produk Banyak perusahaan yang membuat departemen tersendiri untuk bagian penelitian dan pengembangan produk. karena apabila gagal secara cepat bisa diganti produk lain. dimensi.yang lebih menguntungkan. 2. Ada juga pendekatan yang terbaru yaitu dengan menggunakan tim yang dikenal sebagai: a. i. b. Spesifikasi produk : Bagaimana produk dibuat? Melaui spesifikasi fisik seperti ukuran. Tim Pengembangan Produk yang bertanggung jawab untuk menerjemahkan permintaan pasar menjadi sebuah produk yang dapat mencapai keberhasilan produk dalam arti dapat dipasarkan. dapat diproduksi dan mampu memberikan pelayanan. kemudian departemen rekayasa manufaktur untuk merancang produk. Tes pasar: Apakah produk memenuhi harapan konsumen ? Untuk memastikan prospek ke depannya melalui perjualan dalam jumlah besar. . Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menugaskan seorang manajer produk untuk “memenangkan” produk melalui system pengembangan produk dan organisasi terkait. Tim Rekayasa Nilai yang biasanya terbentuk dari gabungan semua unsur yang terpengaruh yang dikenal dengan lintas fungsional sehingga pengembangan produk yang lebih cepat dilakukan melalui kinerja simultan dari aspek yangberagam. Tim Desain yang bertanggung jawab dalam membuat desain produk sesuai keinginan konsumen dan sesuai dengan kemampuan perusahaan untuk memproduksinya.e. Perkenalan di pasar dengan memproduksi secara masal untuk dipasarkan. f. Cara seperti itu mempunyai kelebihan yaitu adanya tugas dan tanggung jawab yang tetap tetapi mempunyai kelemahan yaitu kekurangan pemikiran ke masa depan. h. c. Review desain: Apakah spesifikasi produk sudah yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan konsumen ? g.

d. Menggunakan komponen yang tidak membahayakan. 4. Teknologi Virtual Realitas (Realty Virtual Technology) Adalah bentuk komunikasi secara tampilan dimana gambar menggantikan kenyataan dan biasanya pengguna dapt menanggapi secara interaktif. 6. Desain Modular (Modular Design) Adalah bagian atau komponen sebuah produk dibagi menjadi komponen yang dengan mudah dapat ditukar atau digantikan. Computer Aided Design (CAD) Adalah penggunaan sebuah computer secara interaktif untuk mengembangkan dan mendokumentasikan sebuah produk. . Menggunakan bahan baku yang lebih sedikit. 2. 3. Desain yang tangguh (Robust Design) Adalah sebuah desain yang dapat diproduksi sesuai dengan permintaan walaupun pada kondisi yang tidak memadai pada proses produksi. Menggunakan komponen yang lebih ringan. e. ISU-ISU YANG BERKAITAN DENGAN DESAIN PRODUK Untuk mengembangkan system dan struktur organisasi yang efektif. Desain yang ramah lingkungan (Environtmentally Friendly Design) Merupakan perancangan produk yang telah memasukkan unsur kepekaan terhadap permasalahan lingkungan yang sangat luas pada proses produksi. Analisis Nilai (Value Analysis) Merupakan kajian dari produk sukses yang dilakukan selama proses produksi. maka ada beberapa isu penting yang harus dipahami yaitu antara lain: 1.3. Menggunakan bahan baku yang dapat di daur ulang. Computer Aided Manufacturing (CAM) Adalah penggunaan teknologi informasi untuk mengendalikan mesin. Cara yang bisa dilakukan antara lain dengan: a. c. Menggunakan energi yang lebih sedikit. Membuat produk yang dapat didaur ulang b. 7. 5. f.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->