PARA FILOSOF KOSMOLOGIS

Kriteria dasar dalam menentukan seseorang sebagai filosof atau bukan adalah sarana dan pola kerja yang dipakainya dalam mengerti suatu obyek, orientasi dasar dan sasaran atau tujuan yang ingin diraih. Pada umumnya, permenungan filsafat bertumpu pada kekuatan akal budi murni sebagai senjata pertama, utama dan pamungkasnya, menggunakan pendekatan rasional yang bermaksud mencari dan menemukan akar, jiwa, sebab dan intisari dari suatu hal. Permenungan filosofis berorientasi pada penyingkapan kebenaran dan pengayaan khazanah pengetahuan manusia, yang kiranya dapat membantu setiap orang untuk lebih mengerti diri sendiri, sesama dan alam lingkungan. Kriteria-kriteria dasar ini digunakan untuk menentukan siapa saja yang masuk dalam kategori filosof atau bukan.

1. THALES Menurut perkiraan para ahli, Thales lahir di penghujung abad VII (610) SM dan meninggal dunia sekitar pertengahan abad VI SM[1]. Data yang pasti mengenai kapan filosof ini lahir dan hidup sampai sekarang masih menjadi perdebatan para ahli. Sedangkan mengenai pemikirannya seputar alam semesta, kita dapat mengetahui dengan lebih pasti berkat informasi-informasi yang diberikan oleh Aristoteles. Berikut adalah beberapa hal yang ditulis oleh Aristoteles tentang Thales. a) Thales adalah pemulai filsafat physis. Dia adalah orang pertama yang menegaskan bahwa segala sesuatu disebabkan oleh satu-satunya prinsip ada dan prinsip tersebut adalah air[2]. b) Thales mengatakan juga bahwa semesta raya dipenuhi oleh dewa-dewi[3]. c) Filosof ini juga mengemukakan bahwa magnet memiliki suatu jiwa, karena mampu bergerak. Dalam cara pandang demikian, tampak bahwa Thales ingin mengatakan bahwa jiwa merupakan prinsip gerak dari setiap ada[4]. Dalam pengertian Thales, istilah prinsip merujuk pada gagasan asal mula dari segala sesuatu. Segala sesuatu berasal dari air, hidup oleh air dan akan kembali kepada air. Air merupakan sebuah realitas yang stabil, tetap dan berada sebagaimana adanya meskipun telah melalui fasefase perkembangan dan perubahan. Air merupakan sebuah prinsip eksistensial, merujuk pada realitas pertama dan awali serta memiliki peran sebagai dasar atau fondasi dan roh dari setiap ada. Bagaimana Thales sampai pada kesimpulan bahwa air adalah sebab dari segala sesuatu? Seperti diungkapkan oleh Aristoteles, pernyataan Thales bertitik tolak dari kenyataan bahwa segala sesuatu mengambil sumber hidupnya dari kelembaban. “Thales, penggagas filsafat jenis ini [alam] mengatakan bahwa prinsip segala sesuatu adalah air (karena itu menegaskan bahwa bumi ini terapung di atas air) …”[5]. Kesimpulan demikian didasarkan pada pengamatan empiris atas realitas dan pengalaman hidup tentang keberadaan dan nilai penting air bagi segenap makhluk hidup.

Gagasan Thales mengenai air sebagai prinsip dari segala sesuatu merupakan sebuah karya ratio, logos murni. Tiada lagi pendekatan terhadap semesta raya dengan menggunakan bahasa dan gambaran yang bersifat imaginatif, puitis dan mitis. Thales langsung menusuk pada jantung persoalan itu sendiri dan mencoba menjelaskan serta menemukan jawaban dari realitas empiris semata. Thales telah membuka era baru: era logos, masa pemikiran rasional

2. ANAXIMANDROS Para ahli filsafat hampir semuanya sependapat bahwa Anaximandros adalah murid Thales. Anaximandros diperkirakan berusia 64 tahun pada tahun kedua dari Olimpiade LVIII (547-546 SM) dan meninggal beberapa waktu sesudah even tersebut. Jika perkiraan ini benar, maka Anaximandros lahir pada 611 SM. Berdasarkan kesaksian kuno, Anaximandros menulis sebuah karya yang diberi judul Pherì Physeos (Tentang Alam) dan peradaban dunia masih memiliki satu fragmen dari buku tersebut. Itulah tulisan filosofis pertama dalam sejarah pemikiran filsafat Yunani dan dunia Barat[6]. Anaximandros memperkenalkan istilah arché untuk menjelaskan realitas pertama dan terakhir dari segala sesuatu (physis). Namun demikian, Anaximandros mengambil jarak dari sang guru, Thales, dalam menemukan dan menjelaskan asal usul semesta raya. Atas kesaksian Teofrastus dalam Opini-opini tentang Fisikawan fragmen kedua, kita tahu bahwa “Anaximandros dari Miletus menegaskan bahwa prinsip dan unsur dari segala sesuatu adalah apeiron dan dia adalah orang pertama yang memperkenalkan istilah prinsip dan mengatakan bahwa prinsip dari segala yang ada bukanlah air maupun unsur-unsur lainnya, melainkan sebuah physis atau hakekat lain dari mana muncul langit dan semesta yang termuat di dalamnya”. Jadi, menurut Anaximandros, prinsip dari segala sesuatu adalah apeiron, infinitus, ketiadaberhinggaan, ketidakterbatasan. Apa arti apeiron? Dari terminologinya, orang dapat mengenal bahwa istilah ini merujuk pada sesuatu yang bukan peras. Peras berarti tanpa batasan dan ketertentuan baik pada tataran eksternal maupun internal. Dalam istilah apeiron tersebut terkandung makna ketiadaberhinggaan dalam pengertian kwantitas (tempat, keluasan) maupun ketidakterbatasan kwalitas. Kedua muatan makna di atas didasarkan pada persepsi orang Yunani klasik bahwa langit merupakan dunia atas, semesta raya, sehingga apeiron mengarah pada dimensi spasial dan semesta raya itu mempunyai sekian banyak muatan yang kerap kali secara kwalitatif tidak tertentu misalkan, air dan udara. Gagasan Anaximandros mengenai apeiron merujuk pada gagasan yang tiada berawal maupun berakhir, bukan dilahirkan dan bersifat kekal. Apeiron merupakan realitas tertinggi dari segala sesuatu, sebab pengadanya. Dengan demikian, tampak logis bila apeiron adalah tiada berhingga dan tak tertentu. Dalam artian tertentu, apeiron mengandung makna secara implisit mengenai sesuatu yang abadi dan selalu muda, karena tidak-dapat-binasa dan tidak-dapat-hancur. Apeiron adalah τò θεĩoν, divinitas; ia melingkupi dan merangkum, menyangga dan mengatur segala yang ada.

Dari kedua prose situ. Namun Anaximenes mengambil posisi yang berseberangan dengan sang guru berkenaan dengan prinsip dari segala sesuatu. Segala sesuatu lahir dari udara lewat dua proses berikut: a) proses perenggangan dan b) proses pemadatan. . Panas melepaskan diri dari dingin. melainkan udara. Anaximenes merupakan murid dan sekaligus penerus Anaximandros. lembab dan bergerak (dalam rupa angin). di mana terjadi pemisahan seturut keniscayaan. kelahiran di dunia melalui pemisahan diri dari kesatuan dan kedua sesudah pemisahan itu. orang dapat melihat bahwa yang dimaksud dengan ketidakadilan adalah pelampauan atas unsur oposisional dan sekaligus kelahiran tersebut. terlihat bahwa Anaximenen berupaya juga menjelaskan kejadian-kejadian alam dan memberikan solusi yang rasional. kering memisahkan diri dari lembab. kedua unsur tersebut memposisikan diri sebagai lawan atau musuh. kemunculan demikian mengandung makna perlawanan terhadap yang lain. Segala sesuatu berasal dari udara dan turunannya. yang menyangga dan menata kita. Prinsip dan realitas pertama dalam gagasan Anaximenes berciri determinatif-tuntas. udara tak-berhingga. Ada apa di balik pertentangan pendapat ini? Kesulitan utama yang mendorong Anaximenes menemukan prinsip lain adalah kenyataan bahwa pendapat sang maestro tentang cara unsurunsur yang saling bertentangan memunculkan segala sesuatu: bagaimana pemisahan itu berlangsung? Teofrastos mengatakan bahwa “sama seperti jiwa kita adalah udara. ANAXIMENES Menurut para ahli sejarah. lalu muncul petir dan kilat yang merupakan ungkapan lain dari api dan dari bumi/tanah muncul asap dan uap yang bergerak naik. Berdasarkan kesaksian Aristoteles dalam Fisika. prinsip dan realitas pertama bukanlah apeiron seperti yang diajarkan oleh Anaximandros. panas. Sedangkan waktu dipahami sebagai hakim yang menandakan batasan dan juga akhir dari dominasi terhadap yang lain dan sebaliknya. Hujan turun dari langit dan hujan adalah air. Anaximenes lahir di Miletus pada awal abad ke IV SM dan meninggal pada akhir abad tersebut pula. Dari pemahaman ini. Pendapat ini timbul dari pengamatan atas eksistensi makhluk hidup termasuk manusia itu sendiri yang hidup dari nafas dan berakhir dalam ketiadaan nafas. 3. Determinasi mengandaikan dinamika dan gerak itu sendiri. seturut tata aturan waktu[7].Bagaimana segala sesuatu lahir dari apeiron? Kelahiran segala yang ada disebabkan oleh pemisahan dari unsur yang berlawanan. Udara berciri kasat mata dan tercerapi hanya ketika terdeferensiasi menjadi dingin. hidup membebaskan diri dari mati. Sebab ketika sesuatu muncul. sedangkan pemadatan memunculkan air dan tanah. Udara merupakan syarat mutlak bagi semua makhluk hidup dan semasa masih bernafas. Anaximandros menguraikan demikian bahwa dari mana segala sesuatu bisa lahir. Jadi ada dua ketidakadilan yakni. kering. demikian pula nafas dan udara melingkupi se mesta seluruhnya”[8]. Yang pasti. Menurutnya. segala makhluk masih termasuk dalam kategori hidup. sesungguhnya segala sesuatu menanggung hukuman dan balasan dari ketidakadilan. Perenggangan menjadi asal usul api.

bergerak dan berganti tanpa henti dan pengecualian. dalam manual filsafat kerap disebut para pemikir Miletus. Siapa yang terjun ke sungai. di mana titik tolaknya berpangkal pada pengamatan dan pengalaman empiris atas kehakikian dari suatu unsur bagi hidup manusia. Nah. semuanya bersifat perkiraan. Anggapan demikian bisa diterima jika titik tolaknya dikaitkan dengan gagasan mengenai Allah dan prinsip-prinsip metafisik sesudahnya. karena untuk mencapainya ia harus menjadi sesuatu yang lain daripada sebelumnya. Berberapa pemikir kerap melihat bahwa solusi Anaximenes mengenai udara sebagai asal muasal. Namun. datang dan pergi. . dalam artian bahwa persoalan mengenai prinsip dan genesis alam semesta dipertajam. Gagasan dasar yang dapat dipetik dari permenungan para filosof Miletus adalah doktrin mengenai dinamisme universal dari segala sesuatu yang muncul dan lenyap. Dinamisme universal ini bersumber dari karakter dinamis secara abadi dari prinsip tersebut. Kekurangan dasar dari para filosof Miletus adalah bahwa permenungan mereka belum sampai pada tematika mengenai persoalan tetap dan berubah dan konsekwensi turunannya. Asal muasal dari segala sesuatu. jika ditinjau dari segi permenungan ilmiah dan rasional. Kalau kesaksian ini benar. Heraklitos hidup pada Olympiade ke 69. Perasaan bahwa kita melihat sungai yang sama merupakan suatu tampilan semata. Udara adalah Dewa. segalanya mengalir (πάντά ρεί). semua menjadi. Begitulah manusia tidak bisa menemukan suatu kepastian dan pegangan. Allah. sebab dalam kenyataannya. Ketiga filosof sebelumnya berasal dari Miletus dan karena itu. Karena itu. Namun hingga saat ini. 4. Heraklitos merupakan orang pertama yang membawa persoalan-persoalan kosmologis sebelumnya pada suatu status baru. Udara adalah Infinitus itu sendiri dan infinitus dalam pengertian ini merujuk pada karakter ilahi dan dewani. tiada yang tetap. kapan Heraklitos lahir dan wafat sulit sekali dipastikan dengan tepat. Anaximenes dalam artian tertentu merupakan peletak dasar empirisme klasik dan pioneer dari metode pengamatan empiris. sesuatu tercerai berai dan terpadu. HERAKLITOS Menurut kesaksian kronografis Apollodoros.Ciri kasat mata (invisibilis) memperlihatkan karakter ketidakberhinggaan. air yang datang selalu berbeda. solusi Anaximenes menunjukkan sebuah perkembangan berarti. Orang tidak dapat terjun dua kali ke sungai yang sama dan tiada seorang pun dapat menyentuh dua kali sebuah benda mati dalam status yang sama. prinsip pengada dan realitas pertama merupakan sebuah kemunduran dibandingkan dengan solusi yang diberikan oleh Anaximandros. Tiada suatu hal pun bersifat tetap. tetapi akibat kesolidan dan kecepatan perubahan. stabil dan tak bergeming. itu berarti bahwa Heraklitos lahir pada sekitar tahun 504-501 SM di Efesus. Heraklitos berpendapat bahwa realitas adalah adalah mobilitas abadi. selalu dialiri oleh air yang baru. Para filosof Miletus berkutat hanya seputar persoalan tentang prinsip dari segala sesuatu dan genesis alam semesta yang berawal dari suatu prinsip. diperdalam dan ditematiskan. Semuanya terus menerus berubah.

sebab dan unsur dasar ada-ada adalah api. Dewa. PITAGORAS & PITAGORISME . konflik. Jadi. hidup yang memuat kemampuan mematikan dengan membakar. adalah api dewani. rasa lapar menyebabkan kepuasan terasa manis dan letih lesu membuat istirahat terasa nyaman. tesis-antitesis. perubahan. peralihan. api akan mengadili dan menghukum segala sesuatu. perang dan pertentangan. Kesimpulannya. kilat memerintah setiap ada. realitas menjadi merupakan suatu konflik atau pertentangan dari hal-hal yang berlawanan dan pertentangan itu bersifat abadi. dari perang dan konflik. Begitu mencapai sesuatu. Menjadi merupakan proses saling berdamai di antara mereka yang terlibat peperangan dan aktivitas berdamai dari antara orang-orang yang saling bermusuhan. sehatsakit. Namun perang memuat di dalam dirinya damai dan harmoni. bergerak dan beralih dari sudut yang satu ke sudut yang lain. Pertukaran dan perubahan menjadi sebuahtata aturan yang ditimbulkan oleh api hidup yang abadi. Begitulah. yang lembab menjadi kering dan yang kering menjadi lembab. Dewa adalah siang-malam. Api adalah gerak abadi. Allah Heraklitos adalah api: kilat. kepuasan dan kelaparan. kenyang-lapar. pertentangan dan harmoni secara paradigmatis. lalu apa prinsip dari segala sesuatu? Apa peny(s)ebab dari segala yang ada dan unsur dasarnya? Heraklitos mengatakan bahwa prinsip. kesatuan dari oposisi 5. dari perbedaan dan penolakan muncul harmoni yang paling indah. Pertentangan antara hal-hal yang saling berlawanan selanjutnya memunculkan kesadaran mengenai makna kepada masing-masing pihak. yang seturut derajad tertentu padam dan ukuran tertentu menyala. Setelah menemukan hakekat dari segala sesuatu dalam realitas menjadi. Realitas menjadi secara universal yanh mengalir secara abadi dari segala sesuatu menyingkap diri sekaligus sebagai harmoni dan sintesis dari konflik dan pertentangan dari segala hal. Allah merupakan harmoni dari pertentangan. orang muda menjadi tua dan dari hidup menjadi mati. Allah adalah siang-malam. perubahan kontinyu menjadi asap dan abu. bila segala sesuatu memiliki realitas dalam menjadi semata dan menjadi dilihat sebagai ciri dasar dari segala yang ada lewat konflik. semua lahir dari pertentangan. sintesis itu adalah Yang Ilahi. Yang dingin menjadi panas dan yang panas menjadi dingin.Realitas menjadi dicirikan oleh peralihan segala sesuatu secara berkelanjutan dari pertentangan yang satu ke pertentangan yang lain. Dasar Heraklitos memilih api sebagai prinsip dan sebab ada terletak pada kenyataan bahwa api mengungkapkan karakter perubahan abadi. penyakit membuat sehat terasa nikmat. prinsip yang menjelaskan seluruh realitas berada dalam sintesis dari segala pertentangan. Nah. kepuasan dan kebutuhan. musim panas dan musim dingin. perang-damai. perang dan damai. Dengan demikian. Fondasi dari segala realitas ada adalah perang. Segala sesuatu adalah transformasi dari api semata dan transformasi dalam pengertian ini mesti dilihat sebagai suatu pertukaran. dingin-panas. Semuanya berubah.

Pitagoras telah diangkat ke tataran extra manusia. Karakter rahasia semacam ini menghalangi penyebarluasan doktrin-doktrin dan pengetahuan tentang hakekat dan pola hidup pitagorian. kita akan melihat hanya garis besar pemikiran pitagorisme dan bukan orang-perorangan. sedangkan Pitagoras sendiri melarikan di ke Locri. Yang pasti. Pitagoras berpindah dari Samo ke Italia. Sekolah diserbu dan dihancurkan serta beberapa guru terbunuh. Pitagoras bermaksud mempraktekkan suatu bentuk hidup tertentu dan mewujudkan kesejahteraan bersaman. Adapun karya berjudul “Hidup Pitagoras” merupakan suatu karangan yang melulu rekaan. tentu saja doktrin-doktrin pitagorian telah diperkaya oleh banyak hal. lebih baik melihatnya bukan secara sepotong-sepotong. lalu ke Taranto dan terakhir di Metaponto. Adapun ciri dasar dari pemikiran Pitagoras adalah sebuah visi baru tentang hidup yang berciri mistik dan asketis. ia mendirikan sebuah sekolah dan tidak berapa lama sekolah mengalami sukses besar serta mempunyai pengaruh kuat termasuk dalam bidang politik. Untuk dapat ambil bagian dalam confraternitas ini. sehingga sangat sulit memastikan apakah doktrindoktrin yang dipaparkan Philolao termasuk pada generasi pertama atau kedua. b) Sekolah yang didirikan Pitagoras di Italia selatan berada di luar konteks dan intensi untuk mengadakan penelitian ilmiah. dalam artian bahwa secara historis doktrin-doktrin pitagorian juga mengalami perkembangan dan perubahan. mengingat oleh para muridnya. orang harus terlebih dahulu menempuh tahap-tahap inisiasi. Namun. khususnya di kota Crotone. sulit sekali memastikan data yang persis mengenai kapan dia lahir dan wafat. tempat ia menghembuskan nafat terakhir. d) Pitagorian pertama yang mempublikasikan buah permenungannya adalah Philolao (hidup sejaman dengan Socrates. Lebih dari pada itu. c) Adapun doktrin sekolah Pitagorian dianggap sebagai sebuah rahasia. f) Aristoteles sendiri. Keadaan ini menimbulkan iri hati dan konflik kekerasan oleh kaum oposisi. semacam sekte keagamaan daripada sebuah sekolah yang berorientasi pada pengetahuan. Dalam pembahasan ini. sekolah Pitagoras lebih mirip sebagai suatu perkumpulan (confraternitas) yang berbau religius. e) Jika Philolao hidup sejaman dengan Sokrates. Di kota ini. Dalam konteks ini. Alasannya. Mereka hanya disebut secara bersama dan global dengan istilah “yang disebut kaum pitagorian”[9]. Hendaknya perlu diperhatikan konteks waktu. sehingga tidak mengherankan bila pengandaian-pengandaian dan dasar-dasar argumentasi secara substansial bersifat homogen. sebagai seorang pemikir besar dan berwawasan luas sama sekali buta terhadap para pemikir pitagorian orang per orang. karena terekam dalam dialog Platon di Fedon 61 e). Alasannya adalah sebagai berikut. a) Mustahil membuat sebuah pembedaan tegas antara Pitagoras dan murid-muridnya. Dengan Pitagorisme kita memiliki sebuah pola pemikiran yang sungguh-sungguh baru. ilmu dan pengetahuan menjadi sarana untuk membantu dan mempermudah praktek hidup demikian. Karena itu. Pitagoras tidak menulis apapun. . yang memungkinkan orang mengetahui secara tepat dan rinci doktrin-doktrinnya.Pitagoras lahir di Samo sekitar tahun 532/531 SM dan meninggal mungkin pada awal abad ke empat.

bilangan-bilangan secara hakiki merupakan prinsip-prinsip pertama dan mereka beranggapan sungguh bahwa mereka melihat dalam bilangan-bilangan banyak kemiripan dengan segala sesuatu lebih daripada dalam api. apeiron maupun api sebagaimana diutarakan oleh para filosof kosmologis sebelumnya. prinsip tertinggi dari semua ada adalah ketiadaberhinggaan. segala sesuatu dapat diasalkan dan diterjemahkan ke dalam bilangan-bilangan. tanah maupun air. buah abstraksi.Doktrin Pitagorisme a) Bilangan sebagai Prinsip Kita telah melihat bahwa bagi para pitagorian. . ketidak-terbatasan. Semesta raya seluruhnya adalah harmoni dan bilangan”[10]. Kiranya harus dicatat dan digarisbawahi mengenai perbedaan konsep dan konsepsi tentang bilangan antara para pemikir klasik khususnya kaum pitagorian dan para pemikir modern. Dari pendalaman di bidang ini. dan karena itu mereka bersikeras bahwa semua hal dalam realitas ini dibuat seturut gambaran bilangan-bilangan dan bilangan-bilangan merupakan realitas pertama dan berpendapat bahwa unsur-unsur bilangan merupakan unsur-unsur dari segala sesuatu. di sini ada dua hal yang perlu dihadirkan yakni. musim dan waktu. banyak fenomen alam yang dinyatakan dalam bilangan misalnya. Jadi. minggu. bulan. Dalam lingkup semesta raya. sehingga dikategorikan sebagai ada nalarian (ens rationis). bilangan genap dan ganjil belum menjadi unsur tertinggi. Bagi para pemikir pitagorian. kecuali angka 1 yang dapat menghasilkan bilangan genap bila ditambahkan pada bilangan ganjil maupun menghasilkan ganjil bila ditambahkan pada bilangan genap. hari. kemudian dibahas praksis hidupnya. realitas dasar dan sebab dari semua yang ada bukan terletak pada udara. Di sini kita akan mempresentasikan doktrin pitagorisme tentang ilmu pengetahuan terlebih dahulu. Menurut pitagorisme. bilangan bagi mereka dipandang sebagai prinsip dasar dari semua realitas ada. ungkapan. Suara dapat dibeda-bedakan seturut bobot ketukan dan ukuran dari suatu benda. prinsip dari segala sesuatu. bilangan merupakan hasil kegiatan pikiran manusia. Menurut Philolao dan para pitagorian. Aristoteles telah menggarisbawahi keyakinan pitagorisme tersebut dengan mengatakan bahwa “para pemikir pitagorian merupakan orang pertama yang berkecimpung dalam bidang matematika dan memajukan-nya. Bagi Aristoteles dan kita sekarang ini.. mereka yakin bahwa prinsipprinsip matematis merupakan prinsip-prinsip dari seluruh ada. Namun demikian.. bahkan lebih riil dari segala sesuatu. Prinsip dan realitas hakiki adalah bilangan dan unsur-unsur hakiki bilangan. Sedang para pemikir pra Aristoteles beranggapan bahwa bilangan merupakan hal yang riil. bilangan merupakan prinsip dari segala yang ada.] Mereka juga melihat bahwa not-not dan akord-akord musik memakai bilangan. gambaran bilangan-bilangan. ilmu pengetahuan bukanlah tujuan melainkan sarana untuk mewujudkan suatu bentuk hidup tertentu. Pertanyaan penting adalah apa yang dimaksud dengan unsur-unsur bilangan? Pitagorisme berpendapat bahwa bilangan dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis: bilangan genap dan bilangan ganjil. tahun. [. semua realitas ada adalah cetusan. Karena itu. Dan karena dalam matematika. gagasan pitagorisme tentang ilmu dan praksis hidup yang diupayakan.

sebagai sebuah massa. . . . . . . . Sebaliknya. . . wilayah tak bertuan. Karena itu. . . Baiklah kita lihat contoh-contoh berikut: . melainkan mengarah pada ketakberhinggaan. . semesta raya memperoleh makna baru yakni terdiri atas bilangan. . Maka. Gagasan mengenai keteraturan menandakan sebuah babak baru dalam pemahaman tentang semesta. Hal ini merupakan suatu hal yang cacat dan belum sempurna. bilamana bilangan genap dibagi dua. Dalam gagasan pitagorian. tetapi. figura. yang membuatnya menjadi bilangan dalam artian sebenarnya. semesta yang didominasi oleh bilangan disebut oleh pitagorisme sebagai kosmos. tak-tentu dan tertentu. kekuatan tak dikenal. . dalam setiap bilangan ganjil. dengan bilangan dan seturut bilangan pula baik dalam totalitas maupun dalam setiap bagian dan masing-masing hal. Tiada lagi kekuatan kegelapan. .infinitus dan batas atau pembatas dan akhir. . . akan tetap ada satu kesatuan di tengahnya. Titik dianggap sebagai hal yang menduduki suatu tempat. . dst. Genap dan ganjil sama dengan tak-tentu dan tertentu. . Dari pengelompokan ini tampak bahwa pembagian bilangan genap manapun tidak akan mendapatkan batas. . Pitagorisme merupakan aliran yang menggunakan kosmos dalam pengertian ini. . simpul dari ketidakberhinggaan dan kehinggaan adalah bilangan itu sendiri. Dengan kata lain. titik. yang berarti keteraturan. ketika bilangan ganjil dibagi dua. . Bilangan genap merupakan ungkapan unsur-unsur tak-tentu dan bilangan ganjil menjadi ekspresi elemen-elemen tertentu. . keterbagian menemukan titik berhenti dalam kesatuan. . Semuanya adalah kumpulan bilangan seturut tata aturan tertentu dan keteraturan memuat didalamnya . tersisa senantiasa ruang kosong tanpa ketertentuan dan tanpa bilangan. sehingga bilangan merupakan ketiadaberhinggaan dan keberhinggaan. . . Bilangan bagi pitagorisme dipandang sebagai suatu keseluruhan dari realitas. Pengelompok-an ini didasarkan pada pemahaman khas pitagorisme yang melihat bilangan sebagai keseluruhan titik yang tertera secara geometris. dst.

Pitagoras telah mengatakannya). arimatika dan geometri. Pitagoras mengambil doktrin ini dari orfisme dan selanjutnya menyempurnakannya. Artinya setiap orang mesti bertahan hidup dan hidup untuk melepaskan dan membebaskan diri dari ikatan dengan badan. Ketika diterima sebagai anggota. kehilangan taji-taji kejahatannya. kemampuan untuk dikenal dan ditelisik. Pada tahap akhir. ia telah mengatakannya (sang guru. Pengetahuan adalah jalan utama pembebasan jiwa dari kurungan badan dan sekaligus pengantar pada status keabadian. sama seperti orfisme. Ipse dixit merupakan suatu ekspresi tentang otoritas tertinggi. Jalan pemurnian diri ala pitagorisme berbeda dari kebiasaan dan tradisi-tradisi religius masyarakat pada umumnya. menjadikan diri suci dan murni kembali. Sesudah belajar diam dan mendengar. pengetahuan merupakan misteri teragung dan tertinggi dalam skala hidup manusia. berkeyakinan bahwa jiwa adalah immortal. Dengan kata lain. Kehadiran jiwa dalam badan merupakan suatu hukuman dan sekaligus penebusan atas dosa asal yang telah dilakukan. Rumusan kata yang diucapkan oleh maestro adalah ipse dixit. seperti pada status sebelum masuk dan terkurung dalam badan. . telah ada sebelum badan dan akan terus berada sesudah bereinkarnasi dalam badan. melainkan untuk kepentingan jiwanya. Untuk memurnikan diri tiada lagi kurban dan perayaan liturgis serta aneka ritual di kuil-kuil. Selama berlangsung proses pengajaran. Badan adalah penjara jiwa. Adapun praktek pemurnian jiwa mula-mula dengan mempelajari musik (kontak pertama dengan bilangan dan sistim aritmatika dan geometri). Jalan pemurnian pitagorian adalah pengetahuan: sebuah kultus terhadap rasionalitas dan pengetahuan. Dengan demikian. Matiraga merupakan sarana untuk membuat tubuh menjadi jinak.rasionalitas. Pitagorisme. Manusia. sementara badan secara kodrati dapat-binasa dan dapat-mati. mereka diijinkan bertanya seputar musik. Jiwa dan badan bukanlah pasangan kodrati sejak semula. Reinkarnasi yang berulang-ulang itu merupakan sebuah jalan untuk memulihkan dosa asal yang telah diperbuat oleh setiap orang selama hidupnya. Manusia harus hidup bukan dalam hubungannya dengan badan. karena kodrat jiwa adalah ilahi dan karena itu abadi. hidup merupakan suatu momen decisif bagi manusia untuk memurnikan diri. Jiwa dan Nasibnya Pitagoras bukanlan orang pertama yang memperkenalkan istilah metempsikosi atau suatu doktrin mengenai keterpaksaan jiwa untuk bereinkarnasi diri sekian banyak kali dalam berbagai rupa makhluk hidup (manusia maupun hewan-hewan). para pengikut pitagorisme harus memiliki suatu seni hidup yang penuh dengan berbagai macam aturan baik medis maupun asketis seputar pantang dan puasa (matiraga). para pengikut pitagorisme mula-mula harus diam dan mendengar saja. Dalam rangka memiliki akses pada pengetahuan. Praktek ini didasarkan pada anggapan bahwa pengetahuan an sich terpisah dari orang yang mengajarkannya. maestro berbicara dari tempat tersembunyi. Perlu diingat bahwa bagi pitagorisme. mereka belajar alam semesta seluruhnya. tidak perlu lagi berseru-seru kepada dewa-dewi. dominasi bilangan berarti dominasi rasionalitas dan kebenaran.

6. Xenophanes mengungkapkan sekian banyak kekeliruan prinsipil dalam pemahaman khalayak tentang dewa-dewi dan dari kekeliruan tersebut muncul sekian gambaran dan ungkapan yang terasa janggal. Sekitar tahun 545 SM ia terpaksa mengungsi ke Jonia dan dari tempat ini ke Sicilia serta daerah Italia meridional lainnya. siapa yang melanggar akan dihukum. pitagorisme merayakan misteri suci pengetahuan. Karena devosi dan adorasi terhadap pengetahuan. apa lagi sampai mempunyai kebiasaan dan kemampuan untuk melakukan perbuatan-perbuatan buruk dan jahat sebagaimana diyakini oleh kepercayaan publik. mereka dianggap sebagai pencetus bios theoretikos. khalayak ramai yakin bahwa lembayung adalah dewi Iris. Tiada seorang pun boleh menyebarluaskan pitagorisme secara publik terlepas dari komunitas.Karakter misterius dinyatakan dalam sikap diam para pengikut pitagorisme. pendapat dan keyakinan umum menggambarkan dewa-dewi dalam rupa. Dalam sejarah peradaban. Xenophanes menolak juga gambaran homerian yang mengatakan bahwa dewa-dewi bergerak dan pergi ke dari satu tempat ke tempat lain seperti seorang petualang. XENOPHANES Xenophaness lahir di Kolophon sekitar tahun 570 SM. semua data kelahiran tersebut tetap tinggal sebagai perkiraan alias dugaan semata. sebaliknya Xenophanes menganggapnya sebagai fenomen alam semata. Apa doktrin Xenophanes? a) Kritik atas Agama Tradisional Yunani Tema utama yang digagas Xenophanes adalah kritik terhadap konsepsi tentang dewa-dewi yang telah berakar dalam kepercayaan Yunani dan terutama yang ditegaskan secara paragdimatis oleh Homer dan Esiodos. Perbedaan antara dewa-dewi dan manusia hanya terletak pada kwantitas dan kwalitas semata. kekeliruan dasar itu terletak pada antropomorfisme. bentuk. hidup kontemplatif mencari kebenaran. Artinya. Ditolak pula keyakinan umum yang mengidentikkan fenomen-fenomen langit dan bumi dengan aneka macam divinitas. Namun. Itulah hidup pitagorian. Jadi. para pengikut pitagorisme merupakan kelompok pertama yang menjalankan sebuah pola hidup yang sangat mengagungkan pengetahuan. perasaan dan kecenderungan yang sama dengan manusia. Nah. Contohnya. Filosof kita ini mengatakan bahwa lembayung merupakan kombinasi dari awan gemawan. Semua doktrin dan praktek hidup selalu dirahasiakan dari orang biasa. Mereka berkontemplasi mencari kebenaran untuk pemurnian diri dan meraih kesempurnaan dewani. Xenophanes berusaha mengubah gambaran dan keyakinan itu dengan menegaskan bahwa tiada kesamaan antara dewa-dewi dan manusia. .

b) Allah dan Keilahian Lalu siapakah Allah menurut Xenophanes? Allah adalah Dia yang memiliki kekuasaan lebih tinggi daripada dewa-dewi dan manusia. Parmenides mendapat . Walaupun masih tetap mempertahankan makna religius. Xenophanes tidak memiliki suatu kepastian pendapat. ia menyebut tanah dan air sebagai asal muasalnya: “segala sesuatu yang tumbuh dan berkembang adalah (dari) tanah dan air”. PARMENIDES Parmenides lahir di kota Elea di daerah Italia Selatan. Dewa-kosmos itu selalu berada di tempatnya. yang masa itu berada dalam wilayah kekuasaan imperium Yunani pada awal abad VI (515?) SM dan wafat pada pertengahan abad IV SM. Secara filosofis. ada yang mengatakan bahwa pada permulaannya. 7. Pengertian dan penjelasan Xenophanes tentang prinsip dari segala sesuatu. Tampaknya. yaitu sebagai Dewa-Bumi. ide Xenophanes ini mesti dipahami dengan tepat. Allah Xenophanes adalah Allah-kosmos yang mengakui adanya sekian banyak dewa-dewi dan makhluk-makhluk ilahi lainnya. melainkan dimensi kosmologis. Di satu sisi ia melihat bahwa tanah adalah prinsip dari segala sesuatu. Yang pasti. Logos sedang menempatkan diri sebagai paradigma utama dalam memahami alam semesta. Karena itu. Namun demikian. “semua lahir dari tanah dan akan berakhir menjadi tanah”. mendengar dan berpikir tapi bukan dalam dimensi manusia. Xenophanes bermaksud menjelaskan makhluk hidup di semesta raya dan bukan keseluruhan ada. perlahan-lahan penjelasan rasional semakin mendapat tempat. pemikiran Yunani klasik ini sudah masuk fase naturalisme empiristik. meskipun agak kabur. Di kota kelahirannya ia mendirikan sebuah sekolah yang terkenal dengan sebutan “Sekolah Elea” dan sekolah ini mempunyai pengaruh besar dan luas dalam alam pemikiran Yunani klasik. gambaran Allah yang dia maksudkan tentu berbeda daripada gambaran yang hidup dalam kepercayaan agama-agama wahyu. Dia melihat. c) Kosmologi Mengenai prinsip kosmologis. gambarannya tentang Allah memang berbeda dari pendapat umum masa itu yang antropomorfistis dan berbeda pula dari keyakinan Yahudi dan Kristiani mengenai ketunggalan dan kemahakuasaannya sebagai sang Pencipta. di balik gagasan tentang air dan tanah. di sisi lain.Ditinjau dari sudut pengetahuan. Air dan tanah sebagai prinsip lebih merujuk pada konsepsi Gaia. beberapa penafsiran yang mengatakan bahwa Xenophanes berbicara tentang Allah yang satu dan sama (monoteisme) merupakan sebuah pendapat yang kurang mempertimbangkan alam kepercayaan Yunani klasik pada umumnya dan bersifat anakronistis. tetap memperlihatkan suatu perubahan cara pikir dan wawasan baru tentang semesta raya.

Fragmen 2. ada tidak mempunyai awal (ingenerabile) dan tidak dapat binasa (incorrutibile). a) Jalan Kebenaran Absolut Prinsip utama pemikiran parmenidean bertumpu pada kebenaran ontologis: ada adalah ada dan tidak dapat tidak ada. Jadi. Artinya. Tiada lagi rujukan pada sesuatu yang sepotong-sepotong atau anasir-anasir tertentu. oleh Parmenides ditransformasikan menjadi persoalan mengenai ada. Tiada kemungkinan bagi masing-masing untuk memuat salah satunya di dalam dirinya. (Bdk. ada merupakan positif murni dan tidak ada bermakna negatif semata dalam totalitas masing-masing. Parmenides merupakan seorang pembaharu radikal . kebenaran terletak pada pengakuan mengenai ada dan penyangkalan terhadap tidak ada. Apa doktrin prinsipil Parmenides? Tiga jalan permenungan Parmenidean Berkaitan dengan metode permenungan. . ada merupakan satu-satunya hal yang dapat dipikirkan dan diungkapkan. Persoalan seputar prinsip-prinsip dari segala sesuatu yang sebelumnya begitu menarik perhatian. Dari sudut pemikiran. Ada dan tidak ada dalam permenungan parmenidean mempunyai makna utuh dan univoc. Adapun makna ada dalam pengertian parmenidean adalah sebagai berikut. tidak ada adalah tidak ada dan mustahil dapat ada. tidak ada mustahil dipikirkan dan diungkapkan: tiada satu akses pun mampu menembus ketiadaan. Terakhir. Sementara itu. 1. sementara tidak ada disangkal. Berpikir berarti berpikir tentang ada. Para penafsir kemudian menyimpulkan dalam prinsip ontologis parmenidean sebagai formulasi pertama prinsip non-kontradiksi. Kontradiktoritas terungkap dalam dua sisi ektrim yang saling berseberangan : ada dan tidak ada. Ketiadaan adalah ketiadaan dan ketiadaan berada di luar jangkauan pikiran. 6. Prinsip ontologis ini secara jelas ingin mengatakan bahwa ada diterima dan diakui.revolusioner pada era pra-sokratesan. Parmenides adalah pemulai ontologi dalam pengertian yang sebenarnya. Jalan kedua dinamakan dengan jalan kekeliruan. Parmenides memperkenalkan tiga jalan atau kemungkinan. Kemungkinan pertama di sebut sebagai jalan kebenaran absolut. 8).pengajaran dari seorang pitagorian bernama Haminias dan hal ini ditunjukkan lewat puisi berjudul “Tentang Alam” yang sarat dengan semangat religius dan mistik. Menyangkal ada dan menerima tidak ada merupakan sebuah kekeliruan absolut. tiada pernah ada ketiadaan atau sebaliknya di mana ketiadaan takkan pernah ada ada apapun. persoalan seputar kosmos atau physis telah dilampaui dan pusat permenungan di fokuskan pada realitas itu sendiri. Artinya. jalan ketiga adalah jalan plausibilitas panca indera (doxa-opini). Berikut uraian singkat mengenai apa arti ketiga jalan yang dimaksud. Ada dan berpikir saling bertautan dan mengandaikan: tiada aktivitas pikiran tanpa ada dan tiada ada yang terlepas dari pikiran. Pada tempat pertama. Dalam kaitannya dengan gerak atau aktivitas pemikiran. Jika berada ada.

karena tidak memiliki turunan. sama dan identik.2. sferiforma (berbentuk bulat) dan satu. Jika orang mengatakan bahwa nullus est. nullus. selain kebenaran ontologis. 8. Sama seperti gurunya. Jadi. Dalam arti tertentu. diterima sebagai sebuah kebenaran lain (kebenaran inderawi). Sebaliknya panca indera dapat saja meyakini eksistensi menjadi dan gerak. immobile. Ada bukanlah prinsip dalam pengertian sebelumnya. sama dan tidak dapat dibeda-bedakan. ada parmenidean mempunyai karakter ambigu. 3. Zenon merupakan murid Parmenides dan sekaligus penerusnya di Sekolah Elea yang didirikan oleh Parmenides. jalan kekeliruan berakar dalam pengakuan bahwa ada berada bersama dengan ketiadaan. sama. lahir dan mati. yang berarti di luar akal sehat dan absurd. dalam arti tertentu. pernyataan tersebut bertentangan secara esensial dengan kenyataan sesungguhnya. c) Plausibilitas fenomen dan doxa Dalam fragmen 9. Secara singkat dapat disimpulkan bahwa ada parmenidean ialah ada tanpa asal muasal. Mengakui ada dan sekaligus ketiadaan secara substansial berarti mengakui keabsurdan. ada dan ketiadaan. ZENON Zenon lahir di Elea pada sekitar akhir abad ke VI atau awal abad ke V SM (490 SM?). Jika cahaya dan malam merupakan dua bagian dari ada. mengingat ada bukanlah kosmos maupun prinsip. immutabile. karena tidak satu pun dari keduanya adalah ketiadaan dan karena itu keduanya adalah ada. Logos semata dapat mengakui ada dan menyangkal ketiadaan. dan menegaskan bahwa terdapat ada dan ketiadaan secara bersamaan. sehingga memerlukan suatu penjelasan rinci dan lebih mendalam lagi. b) Jalan Kekeliruan (opini) Jalan kebenaran merupakan jalan nalar atau jalan logos. yang menjadi bahan pencerapan panca indera. tidak berubah dan tetap. Parmenides mengakui bahwa cahaya dan malam adalah sama. Ada tidak dapat berubah dan bersifat tetap secara absolut. Ada tidak dapat dibagi ke dalam bagian-bagian atau satuan-satuan apapun. Zenon terlibat dalam kehidupan politik dan pernah masuk . Ada tiada mengenal masa lalu maupun masa depan. Pernyataan demikian sama saja membuka suatu kemungkinan bagi kontradiksi negatif (ketiadaan). Ada adalah suatu kesatuan utuh. 4. Sayang sekali bahwa sebagian amat besar pendapat dan keyakinan manusia didasarkan pada panca indera. incorrutibile. itu berarti bahwa perubahan dan gerak.

Absurditas dan kemustahilan gerak dibuktikan dengan satu hipotesis yang menggambarkan pertandingan antara pelari tercepat masa itu. sebuah benda untuk sampai pada tujuan harus terlebih dahulu mencapai titik akhir dari jalan yang ditempuh. Menurut Zenon. Zenon adalah pemula argumentasi dialektis. Jadi pada setiap waktu tempuhnya. Pemikiran Parmenides tentu saja menyulut perdebatan besar di kalangan para pemikir Yunani masa itu. Zenon tampil untuk membela ajaran-ajaran sang guru dan menunjukkan kekeliruan argumentasi yang dimunculkan oleh pihak lawan. Argumentasi kontra kedua disebut penalaran Achilles. karena pada posisi demikian ia beristirahat dan tidak bergerak pada tempat di mana tidak berada. a) Argumen dialektis melawan gerak Argumen kontra pertama disebut argumentasi dikotomi. benda harus menempuh titik akhir dari titik akhir. Menurutnya. Namun sebelum mencapai titik akhir ini. Argumentasi kontra ketiga dinamakan pola berpikir anak panah. titik kedua. Achilles yang berlari di belakang kura-kura. Tapi siapa yang menempati ruang kosong sebenarnya berada dalam posisi istirahat. tidak bergerak di tempat di mana ia berada maupun di tempat di mana ia tidak berada”. Artinya. Zenon bertitik tolak dari prinsip-prinsip dasar argumentasi lawan dan kemudian memperlihatkan cacat dan kekeliruan serta kemudian menggiringnya pada absurditas pemikiran. “ia (Zenon) berbicara dengan suatu seni yang membuat sesuatu tampak sama dan tidak sama. tidak bergerak di tempat di mana berada. Platon memberikan sebuah kesaksian berikut. Achilles melawan kura-kura. Argumentasi ini bermaksud meluruskan pendapat umum yang berkeyakinan bahwa anak panah yang dilepas dari busur sedang bergerak. bergerak dan tidak bergerak kepada para pendengarnya pada saat bersamaan”[11]. Menurutnya dalam setiap detik di mana waktu tempuh dapat dibeda-bedakan nah anak panah tersebut selalu menempati ruang kosong yang sama. gerak dan kemajemukan. tujuan dari tujuan sebelumnya. tidak akan pernah mampu mencapainya. Jika kecepatan . anak panah sedang dalam posisi istirahat. Argumentasi ini hanya ingin membuktikan relativitas kecepatan. terutama karena menyangkal pengalaman dan panca indera yakni menolak sebagai benar perubahan. ia harus mencapai titik berangkat kura-kura. Alasannya. Berikut adalah beberapa argumentasi Zenon. sebelum mencapai titik akhir.penjara gara-gara menentang seorang Tiran. Ia berkata bahwa “apa yang bergerak. benda tersebut harus sampai pada titik akhir dari titik akhir itu dan begitu seterusnya secara tak berhingga. gerak merupakan hal yang absurd dan mustahil. Argumentasi kontra keempat dikenal dengan sebutan argumentasi stadion. tunggal dan banyak. Artinya. karena tidak ada tempat demikian. bernama Nearcus atau Diomedontes. Di tengah perdebatan semacam ini. karena sebelum menyejajarkan diri dengan kura-kura itu. Zenon mengatakan bahwa anak panah tersebut sesungguhnya tidak bergerak alias tetap. titik ketiga dst sampai titik tak berhingga. seperti terungkap dalam Epitome Satir. Pola berdialog secara demikian merupakan suatu kebaruan dalam pemikiran Yunani klasik.

setiap kemajemukan ini haruslah kecil secara tak berhingga dan besar secara tak terbatas. . ketebalan maupun massa (sebab jika memilikinya dapat dibeda-bedakan ke dalam bagianbagian). Berada dalam jumlah berhingga dan tidak berhingga sekaligus merupakan hal yang absurd. Nah jika pengalaman inderawi adalah benar. Tema tersebut adalah satu. untuk menjadi satu (utuh). Argumentasi ketiga didasarkan pada sifat kontradiktoris kemajemukan dibandingkan dengan bagian. Banyak atau sebiji tetap mempunyai gemuruh yang sama. plural. Argumentasi kedua menyatakan bahwa jika diakui kemajemukan ada. Akibatnya. Demikian pula. ia harus berada pada suatu tempat atau hal. harus tidak memiliki keluasan. ruang kosong mesti berada dalam ruang kosong tertentu dan begitu seterusnya. jika ada ruang kosong. Kemajemukan sama artinya dengan kemajemukan dari kesatuan. nah. Argumentasi dasar Zenon terletak pada preposisi berikut bahwa untuk menjadi banyak suatu hal mesti menjadi satu kesatuan yang majemuk. karena ditambahkan atau pun dikurangi dari sesuatu tanpa membawa pengaruh apa-apa. pasti akan menimbulkan suara gemuruh dibandingkan dengan jatuh sebiji saja. Apa sumbangan Zenon bagi permenungan filosofis kemudian? Yang pasti argumentasi untuk membela ajaran Parmenides mengenai ada dan tidak ada memunculkan sebuah tema baru yang tidak kalah penting secara metafisis. Nah hal yang memiliki bagian-bagian tak berhingga adalah ketakberhinggaan dalam keluasan. tunggal dan banyak. Argumentasi pertama membuktikan bahwa jika makhluk hidup dan benda-benda adalah jamak. Jika banyak buah durian jatuh. konsekwensinya adalah pengakuan bahwa benda/ada demikian berada dalam bilangan/jumlah berhingga dan tidak berhingga. c) Argumentasi dialektis menyangkal ruang kosong Menurut Zenon. Sesuatu yang berada pada posisi tertentu artinya berada dalam suatu ruang pula. b) Argumen dialektis menentang kemajemukan Argumentasi dialektis yang digunakan untuk menentang gerak digunakan juga untuk menentang kemajemukan. Jika ada satu yang memiliki kekecilan tak berhingga sampai tanpa keluasan apapun kiranya tidak berarti apa-apa. Jadi tidak ada ruang kosong apapun. Jadi gerak adalah mustahil. kemajemukan demikian merupakan suatu hal yang di luar akal sehat yakni menggiring pada kontradiksi. Artinya setiap makhluk dan benda.bersifat relatif dan kecepatan merupakan bagian dari gerak itu sendiri. kontradiksi demikian (antara banyak dan sebiji durian) semestinya tidak terjadi. kecepatan bukanlah sebuah hal yang obyektif dan bukan pula realitas gerak. suatu hal yang memiliki keluasan pasti dapat dibagi-bagi ke dalam bagian-bagian tak berhingga. Ada tiga argumentasi. majemuk. Namun.

Sifat-sifat ada Pemahaman Melissos tentang ada sejalan dengan gagasan Parmenides dan menurutnya ada bersifat tanpa awal dan tanpa akhir. tiada batas. ada adalah selalu sama baik dulu. Bagi Parmenides ketiadaberhinggaan merupakan tanda ketidaksempurnaan. maka niscaya bahwa sebelum dilahirkan. Melissos mengatakan bahwa “apa yang dulu selalu begitu dan yang akan datang akan tetap demikian. Alasannya. Pemikir satu ini merupakan seorang ahli dalam hal kelautan dan politikus ulung. Tiada gerak maupun proses apapun padanya. Melissos melawan anggapan itu dengan mengatakan bahwa “karena tidak diadakan. sebab ada berada dalam kepenuhan sebagai ada Unsur baru dalam gagasan Melissos adalah ketidakberhinggaan ada. Zenon tidak mengembangkan argumen-argumen filosofis Parmenides. 9. Unsur baru. Seperti telah dikemukakan sebelumnya bahwa argumen-argumen Parmenides menimbulkan sekian banyak kelemahan dan bahkan dalam artian tertentu membuat permenungan tentang ada menjadi mengambang dan kontradiktif. namun selalu berhingga (dari sudut ruang). ada tidak mempunyai awal maupun akhir. Sedangkan Zenon membuat pembelaan yang terbatas pada reduksi argumentasi contra dari pihak lawan pada posisi absurd tanpa meneruskan penalaran sampai pada tahap yang lebih rinci dan sistematis mengenai pengertian dan klasifikasi ada. ketiadaan. MELISSOS DARI SAMO Melissos lahir di Samo pada akhir abad ke VI atau pada awal abad ke V SM. seorang panglima perang terkenal dari Athena. tidak ada alasan apapun bahwa ia dilahirkan dari ketiadaan”. ia bukan ketiadaan dan bila bukan ketiadaan. selalu sama dulu dan nanti. Dari sudut filsafat filosof satu ini dapat disebut sebagai penata eleatisme. Melissos mengarang sebuah traktaf filsafat dengan judul Tentang Alam atau Tentang Ada. . Hal yang membanggakan adalah Melissos berhasil mengalahkan armada perang Perikles. utuh dan tetap (dari sudut waktu). Ada parmenidean memang bersifat sempurna. karena Melissos berbeda argumentasi dari Parmenides. tetap dan stabil. suatu hal yang mustahil dapat dipikirkan. Pada tahun 442 SM ia digelari ahli strategi perang oleh warganya sebagai akibat lanjutan dari persaingan dan pertempuran serta keberhasilannya membawa kemenangan Samo atas Athena. Sesungguhnya. Singkat kata. Ada adalah ada yang kekal-abadi dan tiada berhingga baik dalam ruang maupun dalam waktu. sekarang maupun nanti. Dalam fragmen 1. jika berhingga ada harus bersinggungan dengan kekosongan. kekal dan abadi. Singkatnya. pemikiran dialektis akan menjadi cikal bakal penalaran logis yang disebut dengan argumentasi absurd. jika sesuatu itu dilahirkan. gurunya sebagaimana seharusnya.Selain itu. utuh dan sempurna. melainkan berciri tak-berhingga (infinitus)”.

Eliminasi pengalaman dan tampilan Gagasan ada tunggal. ada melissosian berciri spiritual dan material (awali) sekaligus. Jadi kemajemukan dapat diterima sebagai kebenaran bila ia identik dengan ada-tunggal dan tak-berhinga. Selanjutnya. ada adalah satu. karena bukan sesuatu yang memiliki badan maupun bobot. Sebagai ada tunggal. Ada demikian tidak mengenal batasan apapun baik intern. kalau mempunyai bobot ada harus memiliki bagian-bagian. ada melissosian berciri tetap entah kwalitatif maupun kwantitatif. kita tahu bahwa sekian banyak hal yang tercerap tidak pernah tinggal tetap melainkan terus menerus berubah dan mengurai. tapi selalu penuh. jadi bukan lagi tunggal”. ada tetap sama baik kemarin maupun nanti. Melissos mengatakan bahwa “jika ada adalah takberhingga. Tiada perubahan apapun dalam ada.Selain berciri tak-berhingga. Itu berarti bahwa ada tetap sama. tetap. tunggal. Maka. bertitik tolak dari pengetahuan inderawi. yakni menolak secara radikal kemungkinan bagi panca indera untuk mencerap ada dan tampilan-tampilannya. Dari gagasan itu. karena jika mempunyai badan ada memiliki bobot. Dalam fragmen 6. namun karena tiada ruang kosong. tanpa awal.. ada tidak harus mempunyai badan. c) Ada kontradiksi antara apa yang diterima oleh nalar sebagai persyaratan absolut ada dan kebenaran dengan apa yang dihadirkan oleh panca indera dan pengalaman. ada secara niscaya adalah satu. sungguh-sungguh benar ada dan pengenalan inderawi kita benar adanya hanya dengan satu syarat: tiap benda tercerap akan tetap berada secara demikian seperti saat pencerapan berlangsung. kekal-abadi. seandainya ada dua ada adalah mustahil ada bersifat tidak berhingga. Mengurai. yang satu akan dibatasi oleh yang lain”. Eliminasi terhadap pengalaman empiris dan tampilan tertera dalam fragmen 8. Sebab. “Tiada ruang kosong: sesungguhnya ruang kosong bukanlah apa-apa dan sesuatu yang bukanlah apa-apa tidak dapat ada. Melissos mengatakan bahwa “jika ada adalah ada. tetap. Karakter ada berikutnya adalah nir-badani. ada demikian haruslah tunggal. tak-berhingga. ada haruslah satu. Dan dengan berada dalam ketunggalan. Seandainya kosong. Justru karena bersifat tiada berhingga. ada tanpa gerak apa pun. Di sini ada lima argumen yang dikemukakan oleh Melissos untuk meniadakan kebenaran empiris. a) Ada-ada majemuk yang dicerap oleh panca indera. b) Sebaliknya. ada tidak mempunyai badan. tiada berpindah ke tempat mana saja. ada mesti berpindah ke tempat kosong. berubah dan berpindah merupakan hal yang bertentangan dengan kebenaran ada. . abadi dan sempurna menggiring Melissos pada penegasan lain. ada tidak dapat bergerak. Secara singkat bisa dikatakan bahwa ada melissosian adalah tunggal dan tak-berhingga. ekstern maupun lingkaran.

tetap. lalu diperkirakan bahwa tahun kelahirannya berkisar pada 484-481 dan wafat pada 424-421 SM. keduanya ada dalam kesatuan integral. Sebagai kesimpulan: ada eleatis adalah ada kekal. Empedokles berasal dari keluarga bangsawan. PARA FILOSOF PLURALIS Pendapat para pemikir sebelumnya. Satu-satunya kebenaran dan ada adalah apa yang diungkapkan oleh nalar. Nah ada eleatis adalah ada ilahi dan ada dunia. abadi. Keberadaan pluralitas dapat diterima secara bersyarat hanya jika ada Ada-Tunggal ini. Jadi ada bukan sekedar tunggal (monisme) tetapi juga majemuk (plural). tetap. ia mesti ada secara demikian sebagai Tunggal”. Itu berarti terjadi pada tahun 444-441 SM. Dalam ada demikian terdapat sebuah distingsi amat tegas dan absolut. “Seandainya ada kemajemukan. Di seputar hidupnya berkembang sekian banyak . manusia menghidupi pula apa yang disodorkan oleh panca indera dan pengalamannya dalam berkontak dengan realitas yang terus berubah dan mengalir. Itulah ada sejati. tunggal. Di luar ada ilahi hanya ada ketiadaan.d) Kontradiksi ini dieliminasi oleh Melissos dengan menyangkal kesahihan panca indera dan segala sesuatu yang dimaklumkan olehnya. kekal dan abadi. sama. e) Realitas satu-satunya adalah Ada-Tunggal. EMPEDOKLES Empedokles lahir di Agrigento. Ada demikian hanya dapat diterapkan pada ada ilahi. Namun mereka berkeyakinan bahwa selain apa yang dapat dikenal dan dipahami nalar. orator dan politikus ulung dan militan-revolusioner. Para pemikir sesudah Melissos memang menerima pendapat para pemikir sebelumnya mengenai karakter tunggal (monisme). pujangga. Penegasan atas ada tersebut dengan sendirinya mengakui kesahihan absolut nalar dan ketidakmampuan panca indera untuk membawa subyek penahu kepada kebenaran. kekal-abadi dan spiritual ada. Dengan demikian. Kemudian Aristoteles mengatakan bahwa Empedokles mencapai umur 60 tahun. daerah Sisilia selatan. rohani. tetap. tak-berhingga. mulai dari Thales hingga Melissos mempunyai satu benang merah yang kurang lebih sama. sama. 10. Mengapa demikian? Karena baginya. tabib. mistikus. ada dan prinsip pengada serta pola keberadaan secara tersirat maupun tersurat menghadirkan ciri-ciri ada yang berubah dan bergerak dengan sekian banyak prinsip. Dari sudut pekerjaan dan status sosial. 1. Ada adalah ada yang tunggal. Diogenes Laertios mengatakan bahwa Empedokles muda hidup pada olimpiade ke 80. panca indera hanya mengatakan yang tidak ada. berwawasan luas dan berprofesi macam-ragam: filosof.

Ada adalah ada. Hal pertama berkaitan dengan kemunculan istilah akar (unsur-anasir) sebagai sesuatu yang awali dan tetap secara kwalitatif. Empat akar (anasir awali) dari segala sesuatu Empedokles merupakan orang pertama yang mencoba memecahkan persoalan antara tetap dan berubah. saya tahu bahwa empat hal adalah akar dari setiap benda…”.legenda dan mengenai akhir hidupnya terdapat dua versi: Empedokles menghilang setelah mempersembahkan sesajen kepada Dewa dan ia meloncat ke kawah Etna. argumentasi para filosof eleatis tetap menyisakan suatu plausibilitas mengenai realitas hidup dari dan kembali ke pada sesuatu. berpadu dan bercerai berai. Itulah keempat anasir kekal semesta raya. Datang dan pergi. ada dan fenomen-fenomen. Heraklitos (api) dan Xenophanes (tanah). Yang pasti. tidak dilahirkan maupun tak-dapat binasa. Gagasan empedoklean ini memunculkan beberapa hal baru. api dan udara. sedangkan dalam Empedokles keempat akar itu tetap tinggal sebagaimana adanya secara kwalitatif tanpa berubah maupun menjelma menjadi sesuatu. bergerak dan berubah menjadi sesuatu merupakan pengalam-an yang tidak dapat dibantah. Perbedaan pemikiran Empedokles dengan keempat filosof sebelumnya terletak dalam anggapan mengenai karakter tetap dan berubah dari keempat akar dan prinsip dari segala sesuatu. Hölderlin. Pengakuan atas keempat unsur tersebut menunjukkan bahwa Empedokles mencoba memadukan ajaran dari keempat filosof sebelumnya Thales (air). Adapun benda-benda yang tidak dapat binasa tersebut adalah air. Anaximenes (udara). Kedua timbul pula gagasan mengenai konsepsi pluralistis yang melampaui secara definitif konsepsi monistis.percampuran dan pemisahan-penghancuran dari benda-benda tertentu yang selalu sama dan tetap. Tentang Alam dan Syair Suci (Katharmoi). Empedokles auf dem Ätna). pluralisme merupakan sebuah perspektif baru yang dapat dipertanggungjawabkan secara ontologis sebagai prinsip ada. Cinta dan Benci Persoalan yang muncul dan menjadi bahan permenungan seluruh filosof adalah bagaimana dan mengapa realitas ada dapat lahir dan dapat mati. empat akar (trizomata) atau prinsip dari segala sesuatu. kesahihan nalar dan kebenaran pengalaman empiris. Prinsip ada dan akar dari segala sesuatu bukanlah tunggal tetapi secara struktural adalah bermacam-ragam. “Karena itu. Persoalan mengenai “muncul dari ketiadaan dan kembali kepada ketiadaan” adalah hal yang mustahil dan di luar akal sehat. (Bdk. tanah. Siapa yang melakukannya atau dalam bahasa tekhnis Aristotelian. filosof ini meninggalkan dua karya yakni. Namun demikian. Bagi keempat filosof sebelumnya unsur-unsur yang menjadi prinsip dari segala sesuatu berubah diri dan menjelma secara kwalitatif dengan menjadi benda-benda material-korporal. Der Tod des Empedokles. apa causa efisiennya? Filosof satu ini . Anasir ini memiliki dua kemampuan dasar yakni berpadu dan bercerai berai secara spasial dan mekanis. Kelahiran dan kematian merupakan padanan dari perpaduan.

Ada kelahiran dan ada kematian. mencerai-beraikan. api mengenal api. unsur-unsur disatupadukan sehingga terbentuk suatu kesatuan. persahabatan dan perseteruan. menyatukan. benci berhasil menaklukkan cinta dan memaklumkan diri sebagai penguasa tunggal. Dominasi benci menghancurkan setiap hal yang telah dipadukan oleh cinta. Fase keempat. Fase pertama. ketika cinta berhasil menguasai secara total seluruh semesta. Semasa peralihan tersebut. Pada fase ini tiada satu pun dapat bertahan dan dapat berada sebagaimana adanya. melebur dan terurai-burai. ada perpaduan dan ada penguraian atas segala sesuatu.mengatakan bahwa causa efisien dari setiap perpaduan dan peleburan. Epistemologi Prinsip dasar epistemologi empedoklesian adalah “hal yang sama mengenal hal yang sama. Alhasil. segala sesuatu kembali berada dalam satu kesatuan. mengharmoniskan. Semua anasir tercerai-berai. Kesatuan dan Kosmos Empedokles berpendapat bahwa kosmos lahir dari hubungan dialektis antara cinta dan benci dalam suatu siklus waktu yang berbeda-beda. lahir dan mati adalah cinta (philotes) dan benci (neikos). Fase ketiga. Gagasan mengenai bulatan ini mempunyai kemiripan dengan gagasan ada parmenidean. sebaliknya bila benci berhasil mengalahkan cinta. unsur yang sama mengenal unsur yang sama dengannya”: air mengenal air. Fase kedua merupakan fase peralihan dari cinta menuju benci. muncul kembali segala sesuatu sebagai kombinasi dari cinta dan benci. Cinta dan benci merupakan dua kekuatan utama kosmis yang menjadi sebab dari setiap gerak dan perubahan dalam alam semesta serta dipahami sebagai dua kekuatan kosmis-ilahi: ilah. Ketika cinta berkuasa. Fase kedua terulang kembali. kosmos dan seluruh isinya lahir dan hidup pada fase kedua ini. menguraikan. ketika cinta menguasai seluruhnya. semua anasir bersatu-padu dan membentuk suatu kesatuan yang disebut Tunggal atau Bulatan. Nah. Demikianlah. Perpaduan dari kedua kekuatan kosmis ini memunculkan realitas yang saling bertolak belakang. cinta berhasil menguasai kembali semesta raya. perlahan-lahan. semua adalah sama. Tiada perbedaan apapun di antara anasiranasir tersebut. Ada empat siklus waktu tersebut. Sebagai prinsip keduanya memiliki kecenderungan untuk saling mengalahkan dan menguasai satu sama lain dalam suatu siklus yang terus berubah-ubah secara abadi. tanah . jika keduanya saling bertemu dan saling mempengaruhi lahirlah segala sesuatu. Benci merupakan suatu prinsip ada yang meleburkan. sedangkan cinta memadukan. semua hal dicerai-beraikan.

pikiran adalah pengetahuan. “Dalam gelora detak darah [jantung] terasup.mengenal tanah. Ilah-ilah itu akan menjelma menjadi pohon. Dalam syair tersebut Empedokles memperkenalkan diri sebagai salah satu dari ilah yang terhukum akibat dosa asal. meskipun banyak ahli berpendapat bahwa keduanya saling bertentangan. Dari segala sesuatu dan dari pori-porinya mengalir keluar uap dan sinar yang mengenai organ-organ inderawi atau sebalikya. Jika siklus hidup dan mati tergantung pada perpaduan dan pertarungan antara Cinta dan Benci. Sebagai kesimpulan dapat kita katakan bahwa gagasan Empedokles mengenai keempat anasir dan proses reinkarnasi jiwa berada dalam garis argumentasi yang logis. Maka. udara mengenal udara. ikan-ikan. seperti terungkap dalam fragmen 105. terbuang ke dalam badan dan terikat pada lingkaran kelahiran. dari laut dimuntahkan ke bumi dan dari bumi ke panas terik matahari. Manusia akan kembali lagi ke dalam kahyangan menjadi ilah-ilah. Mereka dilemparkan dari udara ke laut. Kelogisan tersebut dapat dibaca terutama karena keempat anasir dipahami Empedokles sebagai ilahi dan bahkan disebutnya Numi. demikian pula siklus reinkarnasi bergantung pada perbuatan jahat dan perbuatan baik. karena bagi manusia darah yang mengalir lagi dalam batin adalah pikiran”. di mana yang maksimum adalah apa yang dikatakan nalar kepada orangorang fana. Tiada perbedaan antara ragawi dan rohani. Menurutnya jiwa adalah ilah yang karena dosa asal telah diasingkan dari dunia para suci (Olympos). Dengan kata lain. Keempat anasir itu bersifat ilahi sama seperti Cinta dan Benci. binatang darat dan burung-burung di udara dan kemudian menjadi manusia. Salah satu hal yang amat menarik adalah kenyataan bahwa Anaxagoras pergi . cinta dengan cinta dan benci dengan benci. Upaya keluar dari lingkaran kelahiran berantai ini [reinkarnasi] hanya dapat terjadi jika manusia mampu menyucikan diri. Jiwa dan Yang ilahi Dalam “Syair Suci” Empedokles membela pengertian orfisme-pitagorisme tentang jiwa manusia. Pikiran adalah darah yang menghidupkan manusia. Akibat kesalahan tersebut para ilah (termasuk Empedokles) harus menjalani hukuman tiga kali sepuluh musim dan akan lahir kembali dalam bentuk makhluk hidup yang fana. 2. ANAXAGORAS Anaxagoras lahir di kota Klazomenai sekitar tahun 500 SM dan meninggal dunia sekitar tahun 428 SM. Penyucian diri yang terus menerus akan membuat manusia terlahir ke dalam bentuk yang selalu lebih sempurna hingga akibat dosa asal tersebut lunas terbayar. baik fisika maupun doktrin mengenai jiwa empedoklesian senantiasa berada dalam dimensi mistik. salah satu cara penyucian diri itu adalah dengan berpantang makan daging. Proses “yang sama mengenal yang sama” berlaku juga dalam pikiran dan pengetahuan.

. Sejarah Filsafat Yunani). (Untuk lebih detil mengenai hidup dan karya filosof satu ini. Segala sesuatu tetap tinggal sebagaimana adanya dalam kesamaannya. dari karakter yang demikian. Dari buku tersebut masih ada beberapa fragmen yang diwarisi oleh dunia peradaban. Kebalikkan dari Melissos. Doktrin mengenai Benih Anaxagoras mencoba membela ajaran kelompok eleatis mengenai ketetapan ada. Kemajemukan bukan hal ihwal fenomenis yang muncul dan menghilang. Artinya benihbenih itu secara kwantitatif tak berhingga dan tidak dapat habis serta setiap benih dapat dipilahpilah secara tak berhingga. seperti diuraikan dalam fragmen 4. asal usul kwalitatif tanpa perubahan apa pun. benih-benih tersebut dinamakan homoeomeria. prinsip eleatis tentang kwalitas maupun kwantitas. terang dan gelap. baca K. Anaxagoras memberikan sebuah rumusan positif untuk menegaskan ketetapan ada. Dari sudut karya. Prinsip ini tetap abadi meskipun dalam tampilan tampak bahwa benda-benda memiliki unsur-unsur yang ber-beda-beda. Istilah benih menunjuk pada asal usul. Dengan demikian. yang lahir lewat pemaduan diri dan mati dengan pencerai-beraian diri? Hal yang ada tersebut tiada lain adalah benih-benih (σπέρματα) yang tiada berhingga dalam jumlah dan bobot. dalam setiap benda tetap terwarisi unsur-unsur yang saling bertentangan. warna dan rasa. Anaxagoras mengarang sebuah buku berjudul Tentang Alam. Pendekatan argumentatif yang dilakukan oleh Anaxagoras tentu semakin menunjukkan kemajuan dalam permenungan filosofis pada waktu itu. Anaxagoras mengatakan bahwa “orang-orang Yunani kurang memahami persoalan mengenai lahir dan mati: tiada hal yang lahir dan mati. Nah. panas dan dingin. Dengan demikian dapat dikatakan secara tepat bahwa lahir berarti memadukan diri dan mati sama dengan mencerai-beraikan diri. Homoeomeria ini pada awalnya saling berpadu: lembab dan kering.meninggalkan kota kelahirannya dan ia menjadi filosof pertama yang membawa permenungan filosofis ke Athena. Namun satu prinsip yang kiranya penting diingat bahwa dari ada tidak akan pernah muncul tidak ada dan sebaliknya. sedangkan bentuk (ide) mengungkapkan perbedaan kwalitas awali kemajemukan. Dalam fragmen 17. Karena perpaduan awali tersebut. tetapi bertitik tolak dari hal yang ada dihasilkan suatu proses pemaduan dan pemilahan. Bertens. tetapi benih-benih yang memuat segala macam bentuk. yang berarti ketika setiap benih dipisah-pisahkan setiap bagian secara kwalitatif selalu identik. tetapi sekaligus juga memberikan ruang bagi kebenaran empiris. Dia tinggal di Athena selama kurang lebih 30 tahun. Benih-benih itu tidak memiliki batasan dalam keluasan maupun dalam kekecilan. Apa yang dimaksudkan dengan hal yang ada. Dari perpaduan yang kaotis semacam ini muncullah segala sesuatu yang disebabkan oleh intelek ilahi. Sejak saat itu Athena perlahan-lahan menjadi pusat permenungan filosofis. Benih-benih ini merupakan suatu kwalitas asal-usul dari hal.

11. Bahkan ada yang beranggapan bahwa Leukippos adalah murid Anaxagoras dan Empedokles. besar maupun kecil. Secara filosofis. sehingga ia dapat dikategorikan sebagai pendahulu Aristoteles. ATOMISME: LEUCIPPOS & DEMOKRITOS Doktrin atomis didirikan oleh Leukippos dan doktrin ini menjadi termashyur berkat muridnya Demokritos. Meski tidak tercampur. namun setiap satu adalah ada dan terdiri dari segala fenomen yang ambil bagian di dalamnya. Identifikasi semacam ini kiranya amat dipaksakan dan dari segi waktu adalah anakronistis. Dari situ muncul distingsi antara makhluk hidup dan makhluk tak hidup. misalnya ke Mesir. Ia berada dalam kesendirian. Nous itu merupakan bagian dari setiap benda. Nous bersifat tak terbatas. Maka diperkirakan bahwa ia lahir di antara tahun 480-475. badan dan jiwa. Gagasan dasar Leukippos merupakan konklusi dan pengembangan atas premis dasar Melissos yang mengatakan bahwa seandainya terdapat kemajemukan. Pemisahan yang tegas belum muncul. segala sesuatu membentuk diri lewat proses pemaduan diri dan pemisahan diri dari berbagai unsur. Data mengenai kelahirannya tidak dapat diketahui dengan pasti. Seperti kaum Yunani klasik pada umumnya. Ia adalah murid Leukippos dan sekaligus menjadi penggantinya di sekolah yang didirikan Leukippos. Demokritos lahir di Abdera ± 460 SM. bersifat sangat halus (leptos) dan murni (katharos) melebihi segala sesuatu dan yang paling penting: Nous memiliki suatu pengetahuan sempurna atas segala sesuatu dan mempunyai kekuasaan dan daya yang sangat besar. Demokritos mengadakan banyak perjalanan ke luar negeri. keduanya berusaha untuk terus mempertahankan ajaran eleatis dan sekaligus mengakui keberadaan fenomen-fenomen material. karena sering dikutip dan dirujuk olehnya. mandiri dan tidak tercampur dengan segala sesuatu. Adapun karya yang dialamatkan kepada Leukippos adalah Magna Cosmologia dan De Intellecto. Anaxagoras tetap masih menganut pola pemikiran yang memadukan antara materi dan rohani. Bahkan ada yang beranggapan (Zeller) bahwa ketajaman pemikiran dan keluasan wawasan Demokritos sedemikian tinggi. Nous adalah sama. Satu hal mesti diingat bahwa Nous anaxagorian tidak dapat diidentikkan dengan roh ilahi dalam pengertian platonis-aristotelian. Selanjutnya. Namun proses pemaduan dan pemisahan hanya terjadi karena Nous semata.Nous atau Nalar Ilahi Segala sesuatu muncul dari perpaduan awali yang disebabkan oleh gerak yang berasal dari sebuah Nalar. sementara itu ketiadaak tidak tiada terbandingkan dengan apapun. Leukippos merupakan murid Zenon dan Melissos. Segala sesuatu yang hidup memiliki nous tetapi ada juga yang tidak memilikinya. Asia Kecil dan Persia guna memperluas wawasan keilmuan atau pengetahuan. kemajemukan demikian adalah . Beberapa ahli menduga bahwa Leukippos lebih muda daripada Anaxagoras dan mungkin seusia atau lebih muda sedikit daripada Empedokles. Lalu apa hakekat dan fungsi nalar? Fragmen 12 memberikan beberapa ciri dan fungsi Nous.

pembahasan tentang atomisme lebih banyak merujuk pada doktrin demokritean. ada dan tidak ada. melainkan pada intelek. Leukippos membalik premis Melissos dengan mengatakan bahwa pluralitas adalah ada. Atom berbeda dari atom-atom yang lain hanya dalam figura. Gagasan dasar atomisme yang dipelopori oleh Leucippos kemudian dikembangkan diharumkan oleh Demokritos muridnya. Atom-atom dapat terus menerus bergerak justru karena da ruang kosong. tatanan dan posisi. secara kwalitatif atom-atom adalah sama. Dari persoalan ruang kosong dan ruang penuh melissosian. Atom adalah ide yang dapat dilihat. Atom sebagai Asal Usul Ada . Forma adalah yang dapat tampak secara geometris baik pada intelek maupun pada penginderaan. Konsepsi tentang Atom Berkaitan dengan atom. Itu berarti bahwa pluralitas adalah absurd dan absurditas itu timbul dari kenyataan bahwa untuk berada sebagai ada. Dalam kenyataan. idea. Jadi. sehingga bukanlah ada. Oleh sebab itu. Atom para atomis menjadi obyek nalar dan panca indera. penyamaan ruang kosong dengan non essere adalah sesuatu yang logis. Maka ketiadaan. mengingat distingsi dan separasi yang tegas mengenai materia dan immateria belum ada. pluralitas haruslah abadi tanpa berubah. Bila dikaji secara teliti. Perbedaan ini menandakan bahwa atom adalah gagasan yang tunduk pada pikiran. Pluralitas merupakan ratio essendi dari keberagaman fenomen yang berbeda-beda secara kwalitatif. Materi dan immateri berada dalam tataran yang sama. Leukippos menggagas suatu ide brilian tentang atom sebagai asal usul segala yang ada dan menghubungkannya dengan kemungkinan gerak. melainkan forma. pluralitas itu terus berubah-ubah. nalar. Di luar hal-hal yang konkrit material ini terdapat suatu ketiadaan dan ketiadaan tersebut adalah keabsenan atom. sehingga dapat memunculkan hal-hal konkritinderawi. maka gagasan dapat dilihat bukan merujuk pada panca indera semata. sebagai ada. perlulah dicatat tentang perbedaan makna atom dalam konsepsi Yunani klasik dan pemikiran semi-modern yang diawali oleh Galileo hingga sekarang. Mengingat bahwa atom tidak dapat dibagi. dalam banyak manual filsafat. Atom dalam gagasan atomis Yunani klasik merujuk pada makna atom-forma. idea (atomos-genus femininum)[12].genus masculinum). dalam pengertian atomis adalah ruang kosong. bukanlah benda atau substansi (to atomon . Kenyataan ini menimbulkan kesulitan dalam menentukan secara ketat mana doktrin yang sungguh-sungguh berasal dan khas Leucippos dan mana yang diolah oleh Demokritos.tunggal. tetapi berbeda-beda secara kwantitatif dan geometris. kekal-abadi tanpa perubahan. Kesimpulan tersebut mungkin cukup mengganggu karena menyamakan ruang kosong dengan ketiadaan (non essere). materialitas murni sejauh berada dalam keutuhan tertentu dan keutuhan demikian sekaligus menandai perbedaannya dengan yang lain. sebab dapat berada sebagai ada melissosian. Atom adalah forma.

Elemen yang lebih berat tertumpuk di sekitar pusat pusaran. Lalu apa yang mendorong agregasi dan disgregasi atom-atom? Leukippos maupun Demokritos mencari penjelasan tentang perubahan tersebut bukan pada suatu entitas atau sebab-prinsip yang berada di luar atom-atom. atom-atom dari berbagai bentuk dan bobot terus bergerak dan bersinggungan. tetapi semuanya mempunyai alasan dan bersifat harus. Bagaimana gerak itu terjadi? a) Gerak awali atom-atom atau gerak prakosmis dapat dipahami sebagai suatu migrasi atau perpindahan dan perpencaran ke segala arah. b) Sementara gerak kosmogonis atau pembentukan dunia merupakan suatu gerak berputar. misalnya hidup dan mati. Agregasi dan disgregasi atom-atom yang telah terbentuk secara demikian berarti kembali ke status awalinya sebagai atom-atom yang otonom.Segala sesuatu yang berada secara demikian. sedangkan kwalitas sekunder adalah manifestasi fenomenis yang berawal dari pertemuan atom-atom atau hubungan segala sesuatu dengan penginderaan. Dunia itu muncul. semua . Tiada sesuatu berlangsung dan ada tanpa motif apapun. Jadi. Bagaimana fenomen tentang perubahan yang saling bertolak belakang. Baik fenomen hidup dan mati. Mengingat bahwa atom-atom berjumlah tak-berhingga maka dunia yang terbentuk dari perpaduan atom-atom tersebut berjumlah tak-berhingga pula. abadi dan awali memang terus menerus bergerak. maka dunia yang terbentuk oleh atomatom tersebut adalah sama dan berbeda. sementara yang lebih ringan tersebar ke ruang kosong di luarnya. Karena secara kodrati atom-atom mempunyai kecenderungan tertarik dengan atom-atom yang sejenis dengannya. Gerak berputar tersebut mungkin terjadi karena terdapat suatu ruang kosong yang begitu luas. seperti pada Empedokles ( Cinta dan Benci) dan Anaxagoras (Nous – Intelek Ilahi). Bagi mereka. Semua determinasi kwalitatif fenomenis berasal dari determinasi kwantitatif geometris. Atom-atom melepaskan diri dari perpaduan atomis dan kemudian mengambil bentuk butiran-butiran uap. Dalam ruang kosong tersebut. kelahiran-kemunculan maupun kematian-kehancuran bukan berasal dari ketiadaan maupun kembali kepada ketiadaan. Itulah gerak abadi atom-atom. baik yang berukuran besar maupun kecil merupakan buah atau hasil dari atom-atom dan geraknya. kemunculan dan kehancuran dapat dijelaskan? Kemunculan sesuatu merupakan perpaduan dari atom-atom dan kehancuran (mati) berarti perceraiberaian atom-atom. c) Lalu ada gerak atom-atom dalam kosmos yang sudah terbentuk. Kwalitas primer merujuk pada kwalitas geometris-mekanis yang mencirikan atom-atom. gerak atau perubahan itu berasal dari atom-atom itu sendiri yang secara hakiki. semesta raya dan segala sesuatu yang ada di dalam semua dan setiap benda. Eksistensi semesta dan benda-benda berawal dari perpaduan dan gerak mekanis dan niscaya atom-atom secara terus menerus. Sesuai dengan ciri atom yang sama secara kwalitatif dan sekaligus berbeda secara kwantitatif. dalam bentuk dan posisi tertentu berasal dari atomatom. Dengan demikian. Aliran atom-atom dan persinggungannya menimbulkan suatu gerak berputar yang membuat atom-atom tersebut tersebar ke segala arah. berkembang dan akhirnya hancur. Dari gagasan ini muncul distingsi mengenai kwalitas primer dan kwalitas sekunder dalam pemikiran modern. maka terjadilah suatu perpaduan dan terbentuklah kosmos.

bahkan jiwa manusia merupakan hasil pertemuan dan perpaduan dari atomatom. Demokritos menganggap bahwa penampakan benda-benda dan kesan-kesan inderawi bersifat gelap dan subyektif serta berada pada tataran opini semata: kesan tentang manis. Karena itu. tubuh kita merupakan perpaduan dan kumpulan dari sekian banyak atom. butiran-butiran atau uap-uap dan kemudian berkontak dengan alat-alat pengindera manusia. Seperti benda konkrit lainnya. “principia mentis quae sunt in eodem universo deos esse dicit“. atom-atom jiwani mendapat kedudukan khusus dan bahkan disebut ilahi. jiwa manusia sehakikat dengan badannya. Jiwa sebagai unsur pemberi hidup dan sumber dari segala gerak badani terbentuk dari atom-atom yang sedemikian halus. Dari setiap benda konkrit memancar gelembung-gelembung. dingin. panas. Jadi. Gerak keluar atom-atom ini tidak membawa dampak besar karena disatupadukan lagi ke dalam tubuh melalui pernafasan. atom-atom yang berada di luar memberikan kesan dengan atom-atom sejenis yang berada dalam manusia. Lebih jauh lagi. warna. Kontak antara atom-atom dan panca indera memunculkan sensasi dan pengenalan. Memang atom-atom jiwani mempunyai bentuk yang lebih sempurna dan halus. Pengetahuan yang sesuai dengan kebenaran obyektif berada dalam atom-atom dan ruang kosong. Maka. pengetahuan yang intelektif lebih tinggi daripada pengetahuan inderawi. Dalam struktur atom-atom secara keseluruhan. pahit. terjadilah kematian dan semua atom berbahan api lalu menghilang. Cicero dalam “Hakekat Dewata” menjelaskan bahwa atom-atom jiwani berbahan api merupakan sebuah prinsip pengada semesta raya dan diperlakukan sebagai yang ilahi. . karena sebab dari keterbentukan segala sesuatu adalah gerak berputar yang disebut necesitas. atom-atom demikian juga mempunyai kecenderungan untuk keluar dari tubuh. Pengetahuan Proses pengetahuan manusia disebabkan dan ditentukan pula oleh atom-atom dan geraknya. yakni melalui panca indera dan melalui intelek. karena lewat intelek terdapat kredibilitas untuk menguji dan memastikan kebenaran. Menurut para atomis. Jiwa dan Yang Ilahi Gagasan atomisme tentang manusia dijelaskan seturut kerangka berpikir yang berpusat pada atom-atom. Dalam konteks jenis pengetahuan. meski demikian mereka tetap sama secara kwalitatif dengan atom-atom lainnya. uap-uap dan butiran-butiran itu. Lewat gelembung-gelembung. ada dua jalan pengetahuan. Itu berarti bahwa pengetahuan intelektif merupakan pengetahuan yang benar dan menuntun orang pada dasar dari segala sesuatu.dihasilkan sesuatu dengan suatu keniscayaan. Atom-atom tersebut menyebar di seluruh tubuh dan menghidupinya. tubuh manusia terbentuk dari atom-atom yang tak terkira jumlahnya. Berkat kehalusannya. Manusia. mulus dan bundar (sferiforma) dan berbahan api. tatkala nafas berhenti.

plural dan secara hakiki setiap hal berbeda-beda. intan-berlian. Kebahagiaan dan kemalangan berada dalam jiwa manusia. Sebab terdapat banyak orang yang menguasai kota. Setiap orang harus malu di hadapan sesama dan terutama terhadap dirinya sendiri. Jika unsur-unsur adalah majemuk. Karena itu. barang siapa mengutamakan kebaikan-kebaikan jiwani. untuk musim panas maupun musim dingin. Agar perpaduan itu mungkin. melainkan karena seharusnya memang demikian dan bila orang mampu menguasai diri (autodominio). sebab tanah airnya adalah seluruh semesta raya. Orang yang berbudi bukan hanya dia yang sanggup menaklukkan musuh. Walaupun masih jauh dari suatu diskursus tentang filsafat moral.Etika Demokritos Ada beberapa fragmen yang mengungkapkan gagasan-gagasan Demokritos tentang hidup etis. pandangan Demokritos tentang hidup etis memperlihat suatu dimensi baru dalam permenungan filsafat pada umumnya dan menjadi salah satu faktor penting untuk mengerti dan memahami filsafat moral yang dikembangkan oleh kaum sofis dan terutama Socrates. memilih apa yang bernilai secara dewani. Demokritos memuji orang-orang yang mampu menguasai diri dan dorongandorongan yang tidak teratur. Setiap negeri di seluruh bumi selalu terbuka bagi orang bijak. persenjataan. Bahkan jiwa . kekayaan dan bakat-bakat fisik. sehingga terhindar dari keinginan untuk berbuat jahat karena tiada seorang pun mengetahuinya. Dikatakannya bahwa udara tidak dapat memenuhi semesta raya jika tanpa nalar. DIOGENES DARI APOLLONIA Diogenes menolak pluralisme dan kembali lagi kepada paham monisme. banyak. Lebih daripada itu. Karena itu. Demokritos beranggapan bahwa tujuan hidup manusia ialah kebahagiaan. melainkan berada dalam tatanan batin. 12. sehingga terdapat ukuran bagi setiap benda. melainkan udara takberhingga. melainkan juga yang dapat menguasai nafsu. Jadi. siang atau malam. orang harus menghindari perbuatan jahat bukan karena takut. orang hendaknya mencari akar dari perbuatan-perbuatan baik dan adil (kebaikan dan keadilan). Kebahagiaan itu bukan terletak pada kesenangan badani. maka ia menjadi warga semesta alam. berpadu dan bercerai membawa konsekwensi bahwa mustahil dari tanah akan lahir tanaman dan hewan. Jiwa adalah keresidenan atau kediaman takdir kita. yakni kehendak yang murni demi martabat diri sebagai manusia. hujan. Prinsip awali tersebut bukanlah perpaduan dari udara dan air atau api. ada beberapa alasan yang dikemukakan oleh Diogenes untuk menolak pluralisme. Gagasan-gagasan tersebut menunjukkan bahwa Demokritos cukup memberi atensi pada hidup bersama dalam polis. Kemustahilan untuk saling mempengaruhi. Prinsip udara-takberhingga ini memiliki intelek. sedangkan yang mengedepankan kebaikan-kebaikan ragawi memilih kebaikan-kebaikan manusiawi. bukan berasal dari yang lain maupun dapat diubah menjadi yang lain lagi. maka prinsip awali haruslah tunggal dan setiap hal harus berasal dari perubahan dan pergantian prinsip yang sama. tetapi kemudian menjadi budak wanita. Berdasarkan kesaksian Aristoteles. angin dan tenang. maka benda-benda demikian tidak dapat bercampur-baur atau berpadu satu sama lain maupun saling mempengaruhi.

. 23-986 a 3.. Menyangkut binatang-binatang. Ia adalah orang pertama yang membawa dari Ionia dan memperkenalkan filsafat alam di Athena. 1. [6]Giovanni Reale. 6. Udara bergerak ke atas dan tanah menuju ke bawah. [7]Aristoteles.. 20. fr. 187 a. [4]Ibid. 1997. Jadi logislah bila sesudah refleksi tentang alam. Panas berada dalam gerak. 405 a. A 5. 9. 261 d. A 3. IV. 8. 19. 983 b. 23. [10]Aristoteles. khususnya menyangkut tingkah laku manusia dalam semesta alam dan relasi-interaksinya dengan sesama seturut nilai-nilai etis-moral (arête). Begitulah terlahir manusia dan hewan-hewan yang mempunyai nafkah yang sama. Metafisica. 13. A 5. Menurut doktrin ini Archelao mengajarkan bahwa materia itu bercampur dan berpadu. Karena itu. air mengalir ke tengah-tengah di mana udara dan tanah lahir. Archelao disebut juga naturalistis sejauh filsafat alam berakhir padanya. makan lumpur. 1992. Kemudian manusia dibedakan dari binatang dan menciptakan pemimpin. Peralihan ini tentu masuk akal. sedangkan dingin dalam diam. A 2. A 5. Storia della Filosofia Antica. ARCHELAO DARI ATHENA Archelao adalah murid Anaxagoras dan guru Socrates. 985 b. dalam intelek terdapat suatu campuran. Artinya. Sedari permulaan. Metafisica. Anima. [5]Id. 59 pada catatan kaki no. [3]Id. kota dan institusi-institusi lainnya. [11]Platone. Fedro. I. fase pergulatan dan permenungan kosmologis ditutup dan perlahan-lahan pokok perhatian beralih kepada manusia itu sendiri.manusia juga adalah kombinasi dari udara-nalar Di sini ada suatu upaya untuk memadukan gagasan udara anaximenean dan Nous anaxogoran. hukum. 2. Storia della Filosofia Antica. Milano: Vita e Pensiero. Sumber lain memperkenalkan doktrin filosofis Archelao. Fisika. Yang mengatur dan memerintah segala sesuatu adalah udara. ada yang cepat dan ada yang lambat. 985b. Setiap makhluk menggunakan nalar. fokus perhatian dan studi adalah semesta raya yang tampil sebagai sebuah totalitas dan kemudian perlahan-lahan intelek mulai menggarap hal-hal partikular. Opini-opini para Fisikawan. Dengan mencari. Prinsip gerak adalah sekresi atau gerak keluar dingin dan panas secara bersamaan. [2]Aristoteles. karena manusia adalah bagian dari kosmos itu sendiri. A 3. Karena itu. . Metafisica. 983 b. seni. kini nalar mencoba mengerti manusia sebagai subyek dan pelaku utama dalam seluruh aktivitas hidupnya [1] Lihat Giovanni Reale. [9]Aristoteles. Milano: Vita e Pensiero. [8] Teofrastus. Dengan kedua filosof ekletis ini. 53. Metafisica. 411 a. tanah bersifat tak-bergerak dan lahir dari gerak udara dan tanah. A 4. Archelao mengajarkan bahwa pada permulaan tanah menjadi panas pada bagian inferiornya dan di situ terjadi percampuran panas dengan dingin.

175.. op cit.[12] Giovanni Reale. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful