P. 1
Leaflet Cara Mendeteksi Dini Tumbuh Kembang Anak

Leaflet Cara Mendeteksi Dini Tumbuh Kembang Anak

|Views: 158|Likes:
Published by Aminudin Harahap

More info:

Published by: Aminudin Harahap on Apr 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/07/2013

pdf

text

original

CARA MENDETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK Ada 3 jenis deteksi dini tumbuh kembang anak yang dapat

dikerjakan oleh tenaga kesehatan di tingkat puskesmas dan jaringannya,berupa:

1. Deteksi Dini Penyimpangan Pertumbuhan  Dilakukan di semua tingkat pelayanan  Di keluarga/masyarakat pelaksananya: ortu, kader kes, petugas PADU, TPA, gutu TK  Alat yang digunakan: KMS, timbangan dacin  Di puskesmas pelaksananya: dokter, perawat, bidan, ahli gizi  Alat yang digunakan: tabel BB/TB, grafik LK, timbangan, alat ukur TB, pita pengukur L  Kehamilan normal ≥ 37 minggu

2. Deteksi Dini Penyimpangan Perkembangan • KPSP • DDST • TDD, TDL • KMEE • GPPH • Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) Tujuan : untuk mengetahui perkembangan anak normal atau ada penyimpangan • Jadwal rutin adalah pada umur : 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60, 66 dan 72 bulan • Jika anak belum mencapai umur skrining tersebut, minta ibu datang kembali pada umur skriniing yang terdekat untuk pemeriksaan rutin. Misalnya bayi umur 7 bulan diminta kembali untuk skrining KPSP pada umur 9 bulan • Jika orangtua datang dengan keluhan anaknya mempunyai masalah tum-bang, sedangkan umur anak bukan umur skrining, maka menggunakan KPSP untuk umur skrining terdekat yang lebih muda

• •

Alat yang digunakan Formulir KPSP menurut umur. Berisi 9-10 pertanyaan tentang kemampuan perkembangan yang telah dicapai anak Alat bantu pemeriksaan berupa : pensil, kertas, bola sebesar bola tenis, kerincingan, kubus berukuran sisi 2,5 cm sebanyak 6 buah, kismis, kacang tanah, potongan biskuit kecil berukuran 0,5-1 cm

3. Deteksi Dini Penyimpangan Mental Emosional Kegiatan/pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya masalah mental emosional, autisme dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak agar dapat dilakukan tindakan intervensi

Jenis alat yang digunakan untuk mendeteksi a. KMME : Kuesioner Masalah Mental Emosional, Umur 36-72 bulan Mendeteksi secara dini adanya penyimpangan/masalah mental emosional pada anak pra sekolah • Jadwal deteksi: setiap 6 bulan pada anak umur 36-72 bulan

kemudian hitung jumlah jawaban YA b. TPA atau ada kecurigaan dari tenaga kesehatan. Keluhan tersebut berupa: – Keterlambatan berbicara – Gangguan komunikasi/interaksi sosial – Perilaku yang berulangulang • Alat yang digunakan : CHAT • Mendeteksi secara dini adanya Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas pada anak usia 36 bulan ke atas • Jadwal deteksi dilakukan atas indikasi bila ada laporan dari ibu. Deteksi dini Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) MENDETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK • Jadwal deteksi dilakukan atas indikasi bila ada laporan dari ibu. Deteksi Dini Autis: • Mendeteksi secara dini adanya autis pada usia 18-36 bulan c. guru PUD. jelas dan nyaring. satu persatu perilaku yang tertulis pada KMME kepada orangtua/pengasuh anak • Catat jawaban YA. guru PUD.• Terdiri dari 12 pertanyaan Cara Mendeteksi : • Tanyakan setiap pertanyaan dengan lamat. TPA atau ada kecurigaan dari tenaga kesehatan. Keluhan tersebut berupa: – Anak tidak bisa duduk tenang – Anak selalu bergerak tanpa tujuan dan tidak kenal lelah – Perubahan suasana hati yang mendadak/impulsif Alat yang digunakan : ACRS • OLEH: YULINA FITRI FITRIYANI MERA RAMADHANI FEBRINA SALSABILA PRODI DIII KEBIDANAN STIKES PIALA SAKTI PARIAMAN 2013 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->