ARSIP KPKNL JEMBER www.kpknljember.djkn.or.

id

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176/PMK.06/2010 TENTANG BALAI LELANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 9 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 93/PMK.06/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Balai Lelang; 1. Undang-Undang Lelang (Vendu Reglement, Ordonantie 28 Februari 1908 Staatsblad 1908:189 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Staatsblad 1941:3); Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3687); Instruksi Lelang (Vendu Instructie, Staatsblad 1908:190 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Staatsblad 1930:85); Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2003 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Departemen Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 95, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4313); Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2008; Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal di Lingkungan Departemen Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2007; Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara; Keputusan Presiden Nomor 56/P Tahun 2010; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.01/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Keuangan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 143.1/PMK.01/2009;

Mengingat

:

2.

3. 4.

5.

6.

7. 8. 9.

http://ekolumajang.wordpress.com

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
-2-

10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 102/PMK.01/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara; 11. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 93/PMK.06/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang; 12. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK.01/2008 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I di Lingkungan Departemen Keuangan untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 218/KMK.01/2010; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG BALAI LELANG. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri Keuangan ini yang dimaksud dengan: 1. Balai Lelang adalah Badan Hukum Indonesia berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang khusus didirikan untuk melakukan kegiatan usaha di bidang lelang. Menteri adalah Menteri Keuangan Republik Indonesia. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, yang selanjutnya disingkat DJKN, adalah unit Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan yang mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang kekayaan negara, piutang negara dan lelang sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Direktur Jenderal adalah Direktur Jenderal Kekayaan Negara. Direktur Lelang, yang selanjutnya disebut Direktur, adalah salah satu Pejabat unit Eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara yang mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kegiatan, standardisasi dan bimbingan teknis, evaluasi serta pelaksanaan pembinaan perencanaan lelang, pemeriksaan, pengawasan, dan pembinaan kinerja di bidang lelang berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal.

2. 3.

4. 5.

http://ekolumajang.wordpress.com

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
-3-

6.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, yang selanjutnya disebut Kantor Wilayah, adalah instansi vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Jenderal. Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang, yang selanjutnya disingkat KPKNL, adalah instansi vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah. Pejabat Lelang Kelas I adalah Pejabat Lelang pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara yang berwenang melaksanakan Lelang Eksekusi, Lelang Noneksekusi Wajib, dan Lelang Noneksekusi Sukarela. Pejabat Lelang Kelas II adalah Pejabat Lelang swasta yang berwenang melaksanakan Lelang Noneksekusi Sukarela.

7.

8.

9.

10. Pindah alamat adalah perubahan alamat kantor Balai Lelang dalam satu kota atau kabupaten tempat kedudukannya. 11. Pindah tempat kedudukan adalah perubahan domisili Balai Lelang di luar kota atau kabupaten tempat kedudukan yang lama. 12. Denda adalah kewajiban untuk membayar sejumlah uang tertentu kepada negara karena pelanggaran terhadap ketentuan penyetoran Bea Lelang. Pasal 2 Balai Lelang dapat didirikan oleh: a. b. c. swasta nasional; patungan swasta nasional dengan swasta asing; atau patungan BUMN/D dengan swasta nasional/swasta asing;

sesuai peraturan perundang-undangan. BAB II PERIZINAN Pasal 3 Direktur Jenderal atas nama Menteri memberikan atau mencabut izin operasional Balai Lelang dengan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran I A dan Lampiran I B yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini.

Pasal 4

http://ekolumajang.wordpress.com

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
-4-

(1) Direksi Balai Lelang mengajukan permohonan izin operasional Balai Lelang secara tertulis kepada Direktur Jenderal dengan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran II yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. (2) Permohonan izin operasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dilengkapi dokumen persyaratan: a. b. c. d. akta pendirian Balai Lelang, yang dibuat di hadapan Notaris dan telah disahkan oleh instansi yang berwenang; bukti modal disetor paling kurang (dua miliar lima ratus juta rupiah); Rp.2.500.000.000,00

rekening koran atas nama Balai Lelang yang bersangkutan; proposal pendirian Balai Lelang memuat antara lain: 1) ruang lingkup kegiatan Balai Lelang; 2) struktur organisasi berikut personil, termasuk tenaga penilai, tenaga hukum, apabila tenaga penilai dan tenaga hukum bekerja sebagai karyawan Balai Lelang yang bersangkutan; dan 3) rencana kegiatan lelang selama 1 (satu) tahun;

e. f.

neraca awal Balai Lelang yang bersangkutan; sertifikat atau tanda bukti kepemilikan atau surat perjanjian sewa dengan jangka waktu sewa paling singkat 2 (dua) tahun serta foto sebagai data pendukung tersedianya fasilitas kantor dengan luas paling kurang 60 m2 dan gudang/tempat penyimpanan barang dengan luas paling kurang 100 m2; fotokopi identitas para pemegang saham dan direksi Balai Lelang dengan menunjukkan aslinya; fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Balai Lelang, para pemegang saham dan direksi dengan menunjukkan aslinya, khusus untuk pemegang saham berkewarganegaraan asing tunduk pada ketentuan perpajakan yang berlaku; Surat Pernyataan dari para pemegang saham dan direksi Balai Lelang bahwa yang bersangkutan tidak memiliki kredit macet di bank pemerintah/swasta dan tidak termasuk dalam Daftar Orang Tercela (DOT) dengan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran III yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini; Surat Keterangan Domisili kantor Balai Lelang dari kelurahan setempat; Surat Izin Tempat Usaha (SITU) atau surat izin/keterangan sejenis yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang;

g. h.

i.

j.

k.

http://ekolumajang.wordpress.com

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
-5-

l.

bukti tersedianya tenaga penilai berupa ijazah/sertifikat penilai dan surat perjanjian kerja, apabila tenaga penilai yang bersangkutan berasal dari luar Balai Lelang; dan

m. bukti tersedianya tenaga hukum berupa ijazah sarjana hukum dan surat perjanjian kerja, apabila tenaga hukum yang bersangkutan berasal dari luar Balai Lelang. (3) Izin operasional Balai Lelang diberikan setelah: a. b. dokumen persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dinyatakan lengkap; dan dilakukan peninjauan lokasi. BAB III PINDAH ALAMAT DAN PINDAH TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 5 (1) Balai Lelang yang pindah alamat wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kepala Kantor Wilayah setempat dengan tembusan kepada Direktur Jenderal, paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pindah alamat. (2) Balai Lelang yang pindah alamat wajib memberitahukan kepada khalayak umum melalui surat kabar harian setempat. (3) Pemberitahuan melampirkan: a. b. c. d. e. sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus

fotokopi risalah rapat direksi; surat pernyataan tersedianya fasilitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf f; surat keterangan domisili kantor Balai Lelang dari kelurahan setempat; SITU atau surat izin/surat keterangan sejenis yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang; dan bukti pengumuman pindah alamat.

(4) Setiap pindah alamat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditindaklanjuti dengan peninjauan lokasi yang dilakukan oleh Kantor Wilayah setempat.

Pasal 6 (1) Balai Lelang yang akan pindah tempat kedudukan wajib mengajukan permohonan izin secara tertulis disertai alasan pindah tempat

http://ekolumajang.wordpress.com

dalam hal tempat kedudukannya di luar wilayah kerja Kantor Wilayah yang lama. paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diumumkan. atau Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan lama dan Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan yang baru. b. (4) Direktur Jenderal memberikan izin pindah tempat kedudukan setelah persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) dinyatakan lengkap. Kepala Kantor Wilayah setempat dalam hal kedudukan masih dalam satu Kantor Wilayah. 3. BAB IV KANTOR PERWAKILAN http://ekolumajang. (2) Permohonan izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus melampirkan: a. (3) Permohonan izin pindah tempat kedudukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditindaklanjuti dengan peninjauan lokasi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal cq. Direktorat Lelang. (5) Balai Lelang yang telah mendapat izin pindah tempat kedudukan wajib: a. dan SITU atau surat izin/surat keterangan sejenis yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. fotokopi risalah rapat direksi. b. fotokopi akta notaris tentang perubahan tempat kedudukan Balai Lelang dan fotokopi surat keterangan penerimaan laporan Akta Perubahan Anggaran Dasar dari instansi yang berwenang. dengan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran IV yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. melengkapi dokumen-dokumen sebagai berikut: 1.com .wordpress. surat keterangan domisili kantor Balai Lelang dari kelurahan setempat. memberitahukan kepada khalayak umum melalui surat kabar harian setempat paling lama 5 (lima) hari kerja setelah pindah tempat kedudukan. dan surat pernyataan tersedianya fasilitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf f.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -6- kedudukan kepada Direktur Jenderal dengan tembusan kepada: a. 2. (6) Bukti pengumuman sebagaimana dimaksud pada ayat (5) huruf b disampaikan kepada Direktur Jenderal dengan tembusan kepada Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan yang lama dan/atau Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan yang baru. b.

(3) Direksi Balai Lelang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan kantor perwakilan.wordpress. Direktorat Lelang. b. c.com . (3) Permohonan izin pembukaan kantor perwakilan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditindaklanjuti dengan peninjauan lokasi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal cq. e.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -7- Pasal 7 (1) Balai Lelang dapat membuka kantor perwakilan. (2) Kantor perwakilan Balai Lelang tidak berstatus badan hukum tersendiri. sertifikat atau tanda bukti kepemilikan atau surat perjanjian sewa dengan jangka waktu sewa paling singkat 2 (dua) tahun dan foto sebagai data pendukung tersedianya fasilitas kantor dengan luas paling kurang 36 m2. wajib mengajukan permohonan izin secara tertulis kepada Direktur Jenderal dengan tembusan kepada Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan Balai Lelang dan/atau Kepala Kantor Wilayah tempat kantor perwakilan Balai Lelang. (2) Permohonan izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus melampirkan: a. dan SITU atau surat izin/surat keterangan sejenis yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. pernyataan dari direksi Balai Lelang yang bersangkutan bahwa Balai Lelang bertanggung jawab terhadap pelayanan jasa lelang oleh kantor perwakilannya. (4) Direktur Jenderal memberikan izin pembukaan kantor perwakilan setelah persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) dinyatakan lengkap. http://ekolumajang. d. (4) Pemimpin kantor perwakilan bertindak untuk dan atas nama direksi Balai Lelang. susunan pengurus kantor perwakilan Balai Lelang. Pasal 8 (1) Balai Lelang yang akan membuka kantor perwakilan. surat keterangan domisili kantor perwakilan Balai Lelang dari kelurahan setempat. dengan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran V yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini.

wajib memberitahukan kepada Direktur Jenderal dengan tembusan kepada Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan Balai Lelang.com . paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah keputusan perubahan pemegang saham. b. khusus untuk calon pemegang saham Asing. DIREKSI. (3) Balai Lelang yang telah memperoleh izin perubahan pemegang saham. akta pernyataan keputusan rapat yang dibuat di hadapan Notaris tentang perubahan pemegang saham Balai Lelang. http://ekolumajang. ketentuan mengenai hal tersebut tunduk pada ketentuan perpajakan yang berlaku. fotokopi identitas calon pemegang saham yang baru dengan menunjukkan aslinya. Pasal 10 Pengawasan kantor perwakilan Balai Lelang dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan kantor perwakilan Balai Lelang.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -8- Pasal 9 Balai Lelang yang menutup kantor perwakilan. wajib memberitahukan secara tertulis kepada Direktur Jenderal dengan tembusan kepada Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan Balai Lelang dan/atau Kepala Kantor Wilayah tempat kantor perwakilan Balai Lelang paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah penutupan kantor perwakilan Balai Lelang. paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pengesahan perubahan pemegang saham oleh instansi yang berwenang. Balai Lelang wajib mengajukan permohonan izin secara tertulis kepada Direktur Jenderal dengan tembusan kepada Kepala Kantor Wilayah setempat. DAN NAMA BALAI LELANG Pasal 11 (1) Dalam hal terjadi perubahan pemegang saham. bahwa yang bersangkutan tidak memiliki kredit macet di bank pemerintah/swasta dan tidak termasuk dalam DOT. dengan melampirkan: a.wordpress. (2) Direktur Jenderal memberikan izin perubahan pemegang saham setelah persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan lengkap. c. dan surat pernyataan dari para calon pemegang saham yang baru. BAB V PERUBAHAN PEMEGANG SAHAM. dengan melampirkan: a. fotokopi NPWP calon pemegang saham yang baru dengan menunjukkan aslinya. dengan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran VI yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini.

Lelang barang milik hukum/badan usaha. c. kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan. d. b. dan fotokopi NPWP direksi yang baru dengan menunjukan aslinya. Pasal 15 (1) Balai Lelang selaku kuasa pemilik barang dapat bertindak sebagai pemohon lelang atau Penjual hanya untuk jenis Lelang Noneksekusi Sukarela. fotokopi identitas direksi yang baru dengan menunjukkan aslinya. c. Lelang Barang Milik BUMN/D berbentuk Persero. b. Balai Lelang wajib memberitahukan secara tertulis kepada Direktur Jenderal dengan tembusan kepada Kepala Kantor Wilayah setempat. yaitu: a. Lelang Barang Milik Perwakilan Negara Asing. dengan melampirkan: a. surat pernyataan dari direksi yang baru bahwa yang bersangkutan tidak memiliki kredit macet di bank pemerintah/swasta dan tidak termasuk dalam DOT. Balai Lelang mengajukan permohonan lelang kepada Kepala KPKNL atau Pejabat Lelang Kelas II. fotokopi akta notaris tentang keputusan perubahan direksi. swasta. paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah keputusan perubahan direksi. Pasal 12 Dalam hal terjadi perubahan direksi. BAB VI WILAYAH KERJA DAN KEGIATAN USAHA Pasal 14 Wilayah kerja Balai Lelang meliputi seluruh wilayah Indonesia.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -9- b. c. Lelang harta milik bank dalam likuidasi. surat keterangan atau pengesahan dari instansi yang berwenang tentang perubahan pemegang saham Balai Lelang. berlaku ketentuan sebagaimana pengajuan permohonan untuk memperoleh izin operasional Balai Lelang baru. (2) Dalam pelaksanaan lelang sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pasal 13 Dalam hal terjadi perubahan nama Balai Lelang. dan fotokopi NPWP para pemegang saham yang baru dengan menunjukkan aslinya.wordpress. perorangan atau badan d.com . dan. http://ekolumajang.

dan/atau menyiapkan/menyediakan pelaksanaan lelang. dan terarah. Pasal 17 (1) Jasa pralelang oleh Balai Lelang termasuk tetapi tidak terbatas pada: a. c. e. (2) Imbalan Jasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibebankan kepada Balai Lelang selaku pemohon atau kuasa pemilik barang. (2) Pemberian jasa pralelang oleh Balai Lelang didasarkan pada perjanjian antara Balai Lelang dengan pemilik barang. f. cara pembayaran imbalan jasa. besaran imbalan jasa dari pemilik barang kepada Balai Lelang. Pasal 19 (1) Jasa pascalelang oleh Balai Lelang termasuk tetapi tidak terbatas pada: a. b.com . d. sarana dan prasarana dalam lelang dan h. memilah. katalog maupun cara pemasaran lainnya. menarik. meneliti legalitas formal subjek dan objek lelang. b. mengumpulkan. brosur.10 - Pasal 16 Kegiatan usaha Balai Lelang meliputi kegiatan jasa pralelang dan jasa pascalelang untuk semua jenis lelang. g. memberikan label. dan pembagian uang jaminan wanprestasi. Pasal 18 (1) Balai Lelang selaku pemohon atau kuasa pemilik barang dapat mengadakan perjanjian perdata dengan Pejabat Lelang Kelas II mengenai pelaksanaan lelang dan imbalan jasa Pejabat Lelang Kelas II. meningkatkan kualitas barang yang akan dilelang. dan/atau http://ekolumajang.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . menerima.wordpress. pengaturan pengiriman barang. pengurusan balik nama barang yang dibeli atas nama Pembeli. b. meneliti kelengkapan dokumen persyaratan dokumen barang yang akan dilelang. memasarkan barang dengan cara-cara efektif. dan menyimpan barang yang akan dilelang. baik dengan pengumuman. menguji kualitas dan menilai harga barang. c. mengatur asuransi barang yang akan dilelang. yang mengatur termasuk tetapi tidak terbatas pada: a.

sesuai dengan kesepakatan antara Pembeli dengan Balai Lelang. http://ekolumajang. e. d. Pembeli barang untuk menerima imbalan jasa pralelang dan/atau pascalelang yang diperjanjikan/disepakati. dan mengusulkan Pemandu Lelang. mengadakan perjanjian dengan pemilik barang untuk melaksanakan jasa pralelang. Pasal 20 Dalam jangka waktu 1 (satu) tahun. Balai Lelang harus melaksanakan kegiatan usaha Balai Lelang paling sedikit 2 (dua) kali jasa pralelang atau jasa pasca lelang atau 1 (satu) kali sebagai pemohon lelang atau Penjual untuk menjual melalui lelang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (1).11 - c. membayar imbalan jasa Pejabat Lelang Kelas II sesuai ketentuan. (2) Dalam memberikan jasa pascalelang sebagaimana dimaksud pada ayat (1). b. menerima Salinan Risalah Lelang dari KPKNL/ Pejabat Lelang Kelas II. c. mengadakan kesepakatan dengan melaksanakan jasa pascalelang. Balai Lelang berhak: a. Pasal 23 Dalam melakukan kegiatan usahanya. g. jasa lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. f. Pasal 21 Balai Lelang bertanggung jawab terhadap gugatan perdata dan/atau tuntutan pidana yang timbul akibat kegiatan usahanya. BAB VII HAK DAN KEWAJIBAN Pasal 22 Dalam melakukan kegiatan usahanya.wordpress.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . Balai Lelang berkewajiban: a. mengadakan perjanjian perdata dengan Pejabat Lelang Kelas II untuk melaksanakan jasa pelaksanaan lelang. Balai Lelang dapat memperoleh imbalan jasa dari Pembeli yang menginginkan pelayanan jasa pascalelang. menentukan cara penawaran lelang.com .

bukti setor Bea Lelang. dalam hal lelang dilaksanakan oleh Pejabat Lelang Kelas I. menyerahkan bukti pelunasan harga lelang berupa kuitansi. menyelenggarakan administrasi perkantoran dan pelaporan.12 - b. menyerahkan bukti pembayaran Uang Jaminan Penawaran Lelang dari peserta lelang dan salinan rekening koran Balai Lelang yang mencantumkan data penyetoran Uang Jaminan Penawaran Lelang sesuai dengan ketentuan kepada Pejabat Lelang yang melaksanakan lelang. dan menyerahkan hasil bersih lelang kepada pemilik barang paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah pembayaran diterima. j. mengembalikan Uang Jaminan Penawaran Lelang tanpa potongan kepada peserta lelang yang tidak disahkan sebagai Pembeli. dalam hal lelang dilaksanakan oleh Pejabat Lelang Kelas II. menyetorkan Uang Jaminan Penawaran Lelang dari Pembeli yang wanprestasi sebesar 50% (lima puluh persen) ke Kas Negara dalam waktu 1 (satu) hari kerja setelah pembatalan penunjukan Pembeli oleh Pejabat Lelang dan sebesar 50% (lima puluh persen) kepada yang berhak sesuai dengan perjanjian. kepada Pejabat Lelang pada saat meminta Salinan Risalah Lelang. bukti setor/transfer. PPh Final atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan. d. (1) Direktur Jenderal melakukan pembinaan dan pengawasan kepada Balai Lelang. BAB VIII PEMBINAAN DAN PENGAWASAN Pasal 24 c. (2) Pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Direktur. e. salinan rekening koran Balai Lelang yang mencantumkan data pelunasan harga lelang. f. g. menyetorkan Uang Jaminan Penawaran Lelang dari Pembeli yang wanprestasi kepada yang berhak sesuai dengan perjanjian.wordpress.com . menyetorkan Bea Lelang ke Kas Negara paling lama 1 (satu) hari kerja setelah Harga Lelang dibayar oleh Pembeli. menyerahkan Kutipan Risalah Lelang dan kuitansi pembayaran lelang kepada Pembeli setelah kewajiban Pembeli dipenuhi. i. h. menyerahkan barang dan dokumen kepemilikan objek lelang kepada Pembeli setelah kewajiban Pembeli dipenuhi.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . k. http://ekolumajang.

(2) Pengawasan secara langsung meliputi tetapi tidak terbatas pada pemeriksaan catatan/administrasi perkantoran/kinerja perusahaan dan laporan atau pengaduan dari sumber-sumber lainnya. Direktur dapat melakukan pengawasan langsung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 ayat (2) dengan menunjuk pejabat/pegawai Direktorat Lelang sebagai pengawas. Pasal 27 (1) Pengawasan Balai Lelang secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan Balai Lelang dilakukan paling kurang setiap 1 (satu) tahun sekali. Pasal 25 (1) Pembinaan terhadap Balai Lelang meliputi pembinaan teknis dan administrasi lelang. http://ekolumajang. Kepala Kantor Wilayah wajib menyampaikan hasil laporan pengawasan kepada Direktur Jenderal. dokumen atau memberikan keterangan yang diperlukan oleh pengawas. (2) Berdasarkan laporan pengawas. Pasal 28 (1) Balai Lelang wajib memperlihatkan buku. pengarahan dan pemeriksaan. (3) Dalam hal dipandang perlu.com . (2) Dalam melakukan pengawasan Balai Lelang sebagaimana dimaksud pada ayat (1).MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . (3) Pengawasan secara tidak langsung meliputi tetapi tidak terbatas pada melakukan verifikasi dan evaluasi laporan-laporan Balai Lelang.13 - (3) Pengawasan Balai Lelang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sebagian didelegasikan kepada Kepala Kantor Wilayah. (3) Pembinaan secara langsung meliputi tetapi tidak terbatas pada sosialisasi.wordpress. Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan Balai Lelang dapat menunjuk pejabat/pegawai Kantor Wilayah setempat sebagai pengawas. (4) Pembinaan secara tidak langsung meliputi tetapi tidak terbatas pada memberikan himbauan dan tanggapan secara tertulis. catatan. (2) Pembinaan teknis dan administrasi lelang terhadap Balai Lelang dapat dilakukan secara langsung dan/atau tidak langsung. Pasal 26 (1) Pengawasan terhadap Balai Lelang dapat dilakukan secara langsung dan/atau tidak langsung.

surat peringatan terakhir.14 - BAB IX LARANGAN DAN SANKSI Pasal 29 Dalam melakukan kegiatan usahanya. e. d.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . pembekuan izin operasional. termasuk tetapi tidak terbatas pada melakukan tindakan pemanggilan kepada debitor. (3) Pengenaan sanksi berupa pembekuan izin operasional dan pencabutan izin operasional dilakukan oleh Direktur Jenderal atas nama Menteri. f. Balai Lelang dilarang: a. d. termasuk tetapi tidak terbatas pada buyers premium. memungut biaya apapun dari Pembeli dan Penjual di luar ketentuan peraturan perundang-undangan. surat peringatan. melaksanakan lelang tidak di hadapan Pejabat Lelang. melakukan kegiatan usaha di luar izin yang diberikan. b. g. penagihan piutang (debt collector).com . melaksanakan Lelang Eksekusi dan/atau Lelang Noneksekusi Wajib. http://ekolumajang. h.wordpress. c. dan/atau menjadi kuasa sebagai Penjual dari Pemegang Hak Tanggungan. (4) Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak menutup kemungkinan gugatan perdata dan/atau tuntutan pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan. pencabutan izin operasional. bertindak selaku pengacara. berperan serta secara langsung dalam kegiatan pelaksanaan Lelang Eksekusi dan/atau Lelang Noneksekusi Wajib. dan/atau membeli sendiri baik langsung maupun tidak langsung barang yang dikuasakan kepadanya yang dijual secara lelang. b. c. menjual selain dengan cara lelang terhadap barang yang dikuasakan kepadanya untuk dijual secara lelang. dan/atau denda. (2) Pengenaan sanksi berupa surat peringatan. surat peringatan terakhir dan denda dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan Balai Lelang. e. Pasal 30 (1) Balai Lelang yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan ini dikenakan sanksi: a.

wordpress. tidak memenuhi fasilitas kantor dan gudang/tempat penyimpanan barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf f pada saat pindah alamat atau pindah tempat kedudukan. tidak meminta izin secara tertulis atas pembukaan kantor perwakilan dan tidak memberitahukan secara tertulis atas penutupan kantor perwakilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) dan Pasal 9. terlambat menyetorkan Uang Jaminan Penawaran Lelang dari Pembeli yang wanprestasi kepada yang berhak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf e dan Pasal 23 huruf f. e. http://ekolumajang. tidak menyerahkan barang. tidak mengajukan permohonan izin secara tertulis mengenai perubahan pemegang saham sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1).com . tidak memberitahukan secara tertulis mengenai kepindahan alamat atau tidak meminta izin secara tertulis mengenai pindah tempat kedudukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 6 ayat (1).15 - Pasal 31 Balai Lelang diberikan sanksi berupa surat peringatan dalam hal: (1) Tidak memenuhi kewajiban sebagai berikut: a. l. tidak memenuhi fasilitas kantor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (2) huruf c pada saat pembukaan kantor perwakilan. f. j. k.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . d. b. dokumen kepemilikan objek lelang. h. terlambat menyetorkan Bea Lelang dan PPh ke Kas Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf d dan Pasal 23 huruf g. tidak memberitahukan kepada khalayak umum melalui surat kabar harian mengenai pindah alamat atau pindah tempat kedudukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) dan Pasal 6 ayat (5) huruf b. terlambat menyerahkan Hasil Bersih Lelang kepada Pemilik Barang sesuai dengan perjanjian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf i. tidak menyampaikan kelengkapan dokumen pindah tempat kedudukan sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 ayat (5) huruf a. dan kuitansi pembayaran lelang kepada Pembeli Lelang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf j. g. c. tidak memberitahukan secara tertulis mengenai perubahan direksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12. i.

catatan. tidak memperlihatkan buku. termasuk tetapi tidak terbatas pada buyers premium sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 huruf a. b.com . diberikan surat peringatan terakhir oleh Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan Balai Lelang. Kepala Kantor Wilayah mengajukan usul pemberian sanksi pembekuan izin operasional Balai Lelang. n. dan/atau terlambat mengembalikan Uang Jaminan Penawaran Lelang kepada peserta lelang yang tidak ditunjuk sebagai Pembeli. berperan serta secara langsung dalam kegiatan pelaksanaan Lelang Eksekusi dan/atau Lelang Noneksekusi Wajib sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 huruf b. (2) Terhadap Balai Lelang yang tidak mengindahkan surat peringatan atas pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 ayat (2). dalam jangka waktu paling lama 14 (empat belas) hari kerja sejak tanggal surat peringatan terakhir. dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja sejak tanggal surat peringatan. p. terlambat menyetorkan denda atas keterlambatan penyetoran Bea Lelang. Pasal 32 (1) Terhadap Balai Lelang yang tidak memenuhi surat peringatan atas tidak dipenuhinya kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 ayat (1). memungut biaya apapun dari Pembeli dan Penjual di luar ketentuan peraturan perundang-undangan. (2) Melakukan pelanggaran sebagai berikut: a. c. diberikan surat peringatan terakhir oleh Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan Balai Lelang.wordpress.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . http://ekolumajang.16 - m. dokumen atau memberikan keterangan yang diperlukan oleh pengawas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1). Pasal 33 (1) Dalam hal Balai Lelang tidak memenuhi atau tidak mengindahkan surat peringatan terakhir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32. dan/atau bertindak selaku pengacara. o. tidak menyelenggarakan administrasi perkantoran dan terlambat atau tidak menyampaikan laporan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf k. dan/atau menjadi kuasa sebagai Penjual dari Pemegang Hak Tanggungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 huruf c.

(3) Direktur Jenderal melakukan pembekuan izin operasional Balai Lelang paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja sejak diterimanya usul pembekuan izin operasional dari Kepala Kantor Wilayah dengan menggunakan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran VII yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. e. Pasal 37 Izin operasional Balai Lelang dicabut tanpa didahului dengan surat peringatan. penagihan piutang (debt collector). dan/atau http://ekolumajang. pengalihan saham. termasuk tetapi tidak terbatas pada melakukan tindakan pemanggilan kepada debitor.wordpress. Balai Lelang harus menyelesaikan kewajibannya dan dilarang melakukan kegiatan usaha.com . setelah izin operasional diberikan ternyata keterangan/data yang tidak benar atau palsu. c. melakukan kegiatan usaha di luar izin yang diberikan. melaksanakan Lelang Eksekusi dan/atau Lelang Noneksekusi Wajib.17 - (2) Direktur Jenderal atas nama Menteri melakukan pembekuan izin operasional Balai Lelang yang melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berdasarkan usul dari Kepala Kantor Wilayah setempat dan pertimbangan dari Direktur.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . diperoleh menjual barang yang diserahkan kepadanya selain dengan cara lelang. b. Pasal 35 Pembekuan izin operasional Balai Lelang dicabut. Pasal 36 Pencabutan izin operasional Balai Lelang dilakukan. surat peringatan terakhir dan pembekuan izin operasional jika: a. Pasal 34 Selama masa pembekuan izin operasional. jika Balai Lelang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34. jika yang bersangkutan telah menyelesaikan kewajibannya. (5) Pembekuan izin operasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun. melaksanakan lelang tidak dihadapan Pejabat Lelang. dan perubahan manajemen. d. (4) Pembekuan izin operasional Balai Lelang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada para Kepala Kantor Wilayah untuk disebarluaskan.

18 - f. Pasal 39 (1) Balai Lelang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf d. Pasal 38 (1) Pencabutan izin operasional Balai Lelang bersifat final. Buku Register Permintaan Lelang dengan menggunakan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran VIII yang merupakan yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA .com . http://ekolumajang. Buku Penerimaan dan Penyerahan Barang dengan menggunakan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran X yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. (3) Dalam menghitung pengenaan denda. membeli sendiri barang yang dilelang baik langsung maupun tidak langsung. bagian dari bulan dihitung menjadi 1 (satu) bulan penuh. (4) Denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus disetorkan ke Kas Negara oleh Balai Lelang sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak. BAB X ADMINISTRASI PERKANTORAN DAN PELAPORAN Pasal 40 Balai Lelang dalam melaksanakan administrasi perkantoran wajib mempunyai: a. (2) Pembayaran denda dihitung sejak jatuh tempo penyetoran Bea Lelang ke Kas Negara paling lama 24 (duapuluh empat) bulan. c. melalui Mata Anggaran Penerimaan (MAP) Bea Lelang dan dilaporkan kepada Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan Balai Lelang dan/atau Kepala Kantor Wilayah tempat pelaksanaan lelang serta Direktur Jenderal. dan b. dikenakan denda sebesar 2% perbulan dari jumlah yang terlambat dibayar. Buku Kegiatan Pralelang dan Pascalelang dengan menggunakan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran IX yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. (2) Pemegang saham dan direksi Balai Lelang yang telah dicabut izin operasionalnya tidak dapat diberikan izin operasional Balai Lelang yang baru untuk jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun sejak izin operasional dicabut.wordpress.

Laporan Bulanan Realisasi Pelaksanaan Jasa Pralelang dan Pascalelang dengan menggunakan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran XIV yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini.q Direktur Lelang dan Kepala Kantor Wilayah setempat paling lambat tanggal 10 (sepuluh) sesudah bulan laporan. http://ekolumajang. Permohonan izin operasional Balai Lelang yang masih dalam proses penyelesaian tetap diproses sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.wordpress.07/2005 tentang Balai Lelang. Buku Penerimaan dan Penyetoran Harga Lelang dengan menggunakan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran XI yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini.com . d. c.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . Laporan Bulanan Kas/Bank dengan menggunakan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran XIII yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini dengan melampirkan bukti-bukti antara lain fotokopi Buku Kas Harian dan fotokopi Rekening Koran.19 - d. dan Izin operasional Balai Lelang yang telah diterbitkan dinyatakan tetap berlaku. BAB XI KETENTUAN PERALIHAN Pasal 42 Pada saat Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku: a. Laporan Bulanan Realisasi Pelaksanaan Lelang dengan menggunakan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran XII yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. dan Laporan Kegiatan Tahunan Balai Lelang dengan menggunakan format sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran XV yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. (2) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Direktur Jenderal c. b. kecuali Laporan Kegiatan Tahunan disampaikan paling lambat tanggal 10 Januari sesudah tahun laporan. b. Pasal 41 (1) Balai Lelang wajib menyampaikan: a.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 30 September 2010 MENTERI KEUANGAN. Agar setiap orang mengetahuinya.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA .W.wordpress. ttd. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. AGUS D. Pasal 44 Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku sejak tanggal diundangan. PATRIALIS AKBAR BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2010 NOMOR 476 http://ekolumajang. ttd.20 - BAB XII KETENTUAN PENUTUP Pasal 43 Pada saat Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku. MARTOWARDOJO Diundangkan di Jakarta pada Tanggal 30 September 2010 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA.com .07/2005 tentang Balai Lelang dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

c..).. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK.01/2010. sesuai dengan Akta Pendirian Perseroan Terbatas Nomor … tanggal … yang dibuat oleh Notaris …. bahwa PT Balai Lelang … telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan Pasal … Peraturan Menteri Keuangan Nomor …/PMK.. TENTANG PEMBERIAN IZIN OPERASIONAL PT BALAI LELANG .wordpress. Mengingat : 1. PERTAMA http://ekolumajang.. (NPWP : ....06/20. (NPWP : …) MENTERI KEUANGAN.LAMPIRAN IA PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK. Peraturan Menteri Keuangan Nomor … /PMK... bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b. : Memberikan Izin Operasional Balai Lelang kepada PT Balai Lelang … (NPWP : …) yang berkedudukan di … dengan alamat …. yang telah disahkan sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor: … tanggal … b. Menimbang : a..06/20..06/20. tentang Balai Lelang sehingga dapat diberikan izin operasional Balai Lelang. bahwa Saudara …. perlu menetapkan Keputusan Menteri Keuangan tentang Pemberian Izin Operasional PT Balai Lelang……. 2.com .01/2008 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I di Lingkungan Departemen Keuangan untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 218/KMK. tentang Balai Lelang. Direktur/Direktur Utama PT Balai Lelang … dengan surat Nomor: … tanggal … mengajukan permohonan izin operasional Balai Lelang.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Pemberian Izin Operasional Balai Lelang KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN NOMOR /KM. MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PEMBERIAN IZIN OPERASIONAL PT BALAI LELANG .

W. 4.wordpress.. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. 5.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA KEDUA : Ruang lingkup usaha PT Balai Lelang … adalah terbatas pada kegiatan jasa pralelang dan jasa pascalelang untuk semua jenis lelang serta sebagai kuasa pemilik barang dapat bertindak selaku pemohon lelang atau penjual hanya untuk Lelang Noneksekusi Sukarela yaitu lelang barang milik BUMN/D berbentuk Persero. lelang harta milik bank dalam likuidasi. 7. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal a. perseorangan -2atau badan hukum/badan usaha. Kementerian Keuangan.. kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan dan lelang barang milik swasta. : Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan Menteri Keuangan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.com . Kementerian Keuangan. Salinan Keputusan Menteri Keuangan ini disampaikan kepada: 1. 2. Kepala Biro Hukum.n. Kementerian Keuangan. : Keputusan Menteri Keuangan ini berlaku pada tanggal ditetapkan.. 8. ttd AGUS D. MENTERI KEUANGAN DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA. MARTOWARDOJO http://ekolumajang. Menteri Keuangan. (Tanda tangan dan cap jabatan) NAMA LENGKAP NIP KETIGA KEEMPAT KELIMA MENTERI KEUANGAN. Sekretariat Jenderal. Direktur Jenderal Pajak. 6. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. : Apabila dalam melaksanakan kegiatan usahanya Balai Lelang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan lelang yang berlaku akan dicabut Izin Operasionalnya. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Yang bersangkutan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya.. 3. Kepala Kantor Wilayah . Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang . Kementerian Keuangan.. yang sudah dapat dilakukan terhitung sejak terbitnya Keputusan Menteri Keuangan ini. Direktur Lelang. Kementerian Keuangan..

.06/20. MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PECABUTAN IZIN OPERASIONAL PT BALAI LELANG . yang melakukan kegiatan usaha sesuai Izin Operasional PT Balai Lelang .06/20.. Menimbang : a.wordpress. perlu menetapkan Keputusan Menteri Keuangan tentang Pencabutan Izin Operasional PT Balai Lelang …. PERTAMA http://ekolumajang.. Peraturan Menteri Keuangan Nomor ...06/20.. (NPWP : …). c. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK.. Peraturan Menteri Keuangan Nomor …/PMK. bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti-bukti pendukung PT Balai Lelang … telah terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal … Peraturan Menteri Keuangan Nomor …/PMK. 2.LAMPIRAN IB PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK. Mengingat : 1..06/20. b. tentang Balai Lelang.01/2008 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I di Lingkungan Departemen Keuangan untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 218/KMK. TENTANG PENCABUTAN IZIN OPERASIONAL PT BALAI LELANG … (NPWP : …) MENTERI KEUANGAN..01/2010. tentang Balai Lelang./PMK.. bahwa telah dilakukan pemeriksaan terhadap PT Balai Lelang … yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal ... Nomor . bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b..06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Pencabutan Izin Operasional Balai Lelang KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN NOMOR /KM. tentang Pemberian Izin Operasional PT Balai Lelang .../KM.. yang dapat menyebabkan pencabutan izin operasional Balai Lelang. : Mencabut Izin Operasional PT Balai Lelang … (NPWP: …) yang berkedudukan di … dengan alamat ….com . tentang Balai Lelang..06/20.

Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan. ttd AGUS D. Kementerian Keuangan.W. Yang bersangkutan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya.com . Kepala Kantor Wilayah .. Kementerian Keuangan. KETIGA KEEMPAT Ditetapkan di Jakarta pada tanggal a. Menteri Keuangan. Direktur Lelang. melakukan perubahan pengurus dan melakukan perubahan manajemen. 3. 2. Kementerian Keuangan.n.KEDUA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2: PT Balai Lelang … yang telah dicabut izin operasionalnya dilarang melakukan kegiatan usaha balai lelang.. (Tanda tangan dan cap jabatan) NAMA LENGKAP NIP MENTERI KEUANGAN. : Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan Menteri Keuangan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. 8. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. MENTERI KEUANGAN DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA.. Salinan Keputusan Menteri Keuangan ini disampaikan kepada: 1.. Direktur Jenderal Pajak. melakukan pengalihan kepemilikan pemegang saham. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. -2: Keputusan Menteri Keuangan ini berlaku pada tanggal ditetapkan. Sekretariat Jenderal. 5. MARTOWARDOJO http://ekolumajang. 7.. Kepala Biro Hukum. Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang . Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. 6. 4. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara..wordpress.

..LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK..06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Surat Permohonan Izin Operasional Balai Lelang Jakarta. fotokopi identitas para pemegang saham dan direksi Balai Lelang. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Gedung Syafrudin Prawiranegara. sertifikat atau surat tanda bukti kepemilikan atau surat perjanjian sewa dengan jangka waktu sewa minimal 2 (dua) tahun dan foto sebagai data pendukung tersedianya fasilitas: a. ruang lingkup kegiatan Balai Lelang.. Surat Pernyataan dari para pemegang saham dan direksi PT Balai Lelang .4 Jakarta Pusat Menunjuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor . 3.. fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) PT Balai Lelang .. gudang/tempat penyimpanan barang dengan luas sekurang-kurangnya 100 m2. 2.000.... 10.com .wordpress.. 5..00 (dua miliar lima ratus juta rupiah). para pemegang saham dan direksi. … Nomor : (sesuai Nomor korespondensi Balai Lelang) Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Permohonan Izin Operasional PT Balai Lelang … Yth. b... http://ekolumajang. 8.. neraca awal PT Balai Lelang ... kantor dengan luas sekurang-kurangnya 60 m2. tenaga hukum (apabila tenaga penilai dan tenaga hukum bekerja sebagai karyawan Balai Lelang yang bersangkutan).. rencana kegiatan lelang selama 1 (satu) tahun. bahwa yang bersangkutan tidak memiliki kredit macet di bank pemerintah/swasta dan tidak termasuk dalam Daftar Orang Tercela (DOT). 2 ../PMK.. Lantai 12 Jalan Lapangan Banteng Timur No. dari kelurahan setempat. 7. rekening koran atas nama PT Balai Lelang .. termasuk tenaga penilai. yang memuat antara lain: a. bukti modal disetor sekurang-kurangnya Rp2. 4..000... 6. struktur organisasi berikut personil.500. 9. Surat Keterangan Domisili kantor PT Balai Lelang .06/20. dengan ini kami mengajukan Permohonan Izin Operasional PT Balai Lelang … Adapun persyaratan yang kami lampirkan adalah sebagai berikut: 1. dan c. proposal pendirian PT Balai Lelang . akta Pendirian PT Balai Lelang . b. yang dibuat di hadapan Notaris dan telah disahkan oleh instansi yang berwenang. tentang Balai Lelang.

com .W.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -211. 12. Jabatan MENTERI KEUANGAN. bukti tersedianya tenaga penilai berupa ijazah/sertifikat penilai dan surat perjanjian kerja (apabila tenaga penilai yang bersangkutan berasal dari luar Balai Lelang). ttd AGUS D. bukti tersedianya tenaga hukum berupa ijazah sarjana hukum dan surat perjanjian kerja (apabila tenaga hukum yang bersangkutan-2berasal dari luar Balai Lelang). PT Balai Lelang . dan 13. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) atau surat izin/keterangan sejenis yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. atas perhatian Bapak diucapkan terima kasih.wordpress. Hormat kami. MARTOWARDOJO http://ekolumajang.. Demikian permohonan kami. Materai …………………………...

maka kami sebagai pengurus PT Balai Lelang … menyatakan bersedia untuk dicabut izin operasional perusahaan lelang tersebut. MARTOWARDOJO http://ekolumajang.. 3.LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK. Bahwa saya tidak termasuk dalam Daftar Orang Tercela. untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Bahwa saya baik atas nama pribadi maupun atas nama perusahaan tidak mempunyai kewajiban dan atau kredit macet kepada Bank Pemerintah atau Bank Swasta.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Surat Pernyataan Tidak Mempunyai Kredit Macet Pada Bank Pemerintah Atau Swasta dan Tidak Termasuk Dalam Daftar Orang Tercela SURAT PERNYATAAN TIDAK MEMPUNYAI KREDIT MACET PADA BANK PEMERINTAH ATAU SWASTA DAN TIDAK TERMASUK DALAM DAFTAR ORANG TERCELA Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Alamat : : : Dengan ini menyatakan: 1. Materai …………………………. tanpa melalui peringatan dan tanpa melalui proses eksekusi pengadilan. ttd AGUS D. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya.com . Jabatan MENTERI KEUANGAN.W. Bahwa saya tidak akan menggugat Kementerian Keuangan RI cq. Jakarta. Bahwa apabila dikemudian hari surat pernyataan yang kami buat tidak benar. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara sehubungan dengan pencabutan izin operasional balai lelang tersebut. 4.wordpress. 2. … Hormat kami.

Mengingat : 1.. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK.. (NPWP: .. (NPWP: .. tentang Balai Lelang.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Pemberian Izin Pindah Tempat Kedudukan Balai Lelang KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA NOMOR KEP/KN/20. mengajukan permohonan izin pindah tempat kedudukan Balai Lelang. bahwa Saudara .) DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA. Direktur Utama PT Balai Lelang ....... Peraturan Menteri Keuangan Nomor .. telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan Pasal .. c...06/20.01/2008 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I di Lingkungan Departemen Keuangan untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 218/KMK. TENTANG PEMBERIAN IZIN PINDAH TEMPAT KEDUDUKAN PT BALAI LELANG ./PMK.....wordpress.06/20... tanggal .LAMPIRAN IV PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK.. sehingga dapat diberikan izin pindah tempat kedudukan Balai lelang.. dengan surat Nomor: ./PMK.. 2. b. semula berkedudukan di: PERTAMA http://ekolumajang.. Menimbang : a..... bahwa PT Balai Lelang .com . perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara tentang Pemberian Izin Pindah Tempat Kedudukan PT Balai Lelang ... bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b... tentang Balai Lelang.01/2010. MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA TENTANG PEMBERIAN IZIN PINDAH TEMPAT KEDUDUKAN PT BALAI LELANG ..). : Memberikan izin pindah tempat kedudukan kepada PT Balai Lelang .. Peraturan Menteri Keuangan Nomor .

W. akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. : Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara ini. setelah mendapat izin pindah tempat kedudukan wajib memberitahukan kepada khalayak umum melalui surat kabar harian setempat paling lama 5 (lima) hari kerja setelah izin diberikan dan menyampaikan bukti pengumuman kepada Direktur Jenderal dengan tembusan Kepala Kantor Wilayah setempat atau Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan yang lama dan/atau Kepala Kantor Wilayah tempat kedudukan yang baru.. Yang bersangkutan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya.. ttd AGUS D. Kementerian Keuangan. 2.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2(tempat kedudukan yang lama) menjadi.. paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diumumkan. Kepala Kantor Wilayah . Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara... : Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Direktur Lelang. 4. Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang . Salinan Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara ini disampaikan kepada: 1. Kementerian Keuangan.. (tempat kedudukan yang baru). KETIGA KEEMPAT Ditetapkan di Jakarta pada tanggal DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA. MARTOWARDOJO http://ekolumajang.com . Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. KEDUA -2: PT Balai Lelang . (Tanda tangan dan cap jabatan) NAMA LENGKAP NIP MENTERI KEUANGAN. 3..wordpress.. Kementerian Keuangan.

. dengan alamat di ..... (NPWP: .. : Memberikan izin pembukaan kantor perwakilan kepada PT Balai Lelang .06/20.. telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan Pasal . 2.01/2008 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I di Lingkungan Departemen Keuangan untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 218/KMK.....01/2010.. PERTAMA http://ekolumajang. c. (NPWP: .. perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara tentang Pemberian Izin Pembukaan Kantor Perwakilan PT Balai Lelang . tentang Balai Lelang. tentang Balai Lelang. sehingga dapat diberikan izin pembukaan kantor perwakilan Balai Lelang.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Pemberian Izin Pembukaan Kantor Perwakilan Balai Lelang KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA NOMOR KEP/KN/20.. Peraturan Menteri Keuangan Nomor .LAMPIRAN V PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK..... TENTANG PEMBERIAN IZIN PEMBUKAAN KANTOR PERWAKILAN PT BALAI LELANG . selaku Direktur PT Balai Lelang .. b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b...../PMK.....wordpress....) yang berkedudukan di . mengajukan permohonan izin pembukaan kantor perwakilan Balai Lelang.). (NPWP: . bahwa Saudara . Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK. Peraturan Menteri Keuangan Nomor … /PMK. Menimbang : a. Mengingat : 1... dengan surat Nomor: .com .) DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA. tanggal .06/20. bahwa PT Balai Lelang .... MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA TENTANG PEMBERIAN IZIN PEMBUKAAN KANTOR PERWAKILAN PT BALAI LELANG ....

ttd AGUS D.. Kementerian Keuangan.. Yang bersangkutan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.wordpress... Salinan Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara ini disampaikan kepada: 1. 4. MARTOWARDOJO http://ekolumajang. akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. Kementerian Keuangan. 2. Kepala Kantor Wilayah .. : Dalam melakukan kegiatan usahanya. bertanggungjawab penuh terhadap kegiatan kantor perwakilan. (Tanda tangan dan cap jabatan) NAMA LENGKAP NIP MENTERI KEUANGAN.. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.... Kementerian Keuangan. -2: Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara ini. Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ..com . pimpinan Kantor Perwakilan bertindak untuk dan atas nama Direksi PT Balai Lelang . KETIGA KEEMPAT KELIMA Ditetapkan di Jakarta pada tanggal DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2KEDUA : Kantor Perwakilan PT Balai Lelang . Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.. bukan merupakan badan hukum tersendiri sehingga Direksi PT Balai Lelang . : Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. 3.W. Direktur Lelang..

com .) DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA. tentang Balai Lelang. bahwa PT Balai Lelang … telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan Pasal … Peraturan Menteri Keuangan Nomor …/PMK. sehingga dapat diberikan izin perubahan pemegang saham Balai Lelang. Mengingat : 1. bahwa Saudara ….. : Memberikan izin perubahan pemegang saham kepada PT Balai Lelang … (NPWP : …) semula terdiri: Pemegang Saham Lama: b./KN/20.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Pemberian Izin Perubahan Pemegang Saham KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA NOMOR KEP... TENTANG .. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK. perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara tentang Pemberian Izin Perubahan Pemegang Saham PT Balai Lelang .. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b. Menimbang : a. 2. tentang Balai Lelang..LAMPIRAN VI PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK. PERTAMA http://ekolumajang.06/20. MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA TENTANG PEMBERIAN IZIN PERUBAHAN PEMEGANG SAHAM PT BALAI LELANG … (NPWP : …). Direktur Utama PT Balai Lelang … dengan surat Nomor: … tanggal … mengajukan permohonan izin perubahan pemegang saham Balai Lelang. c.wordpress..06/20.01/2008 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I di Lingkungan Departemen Keuangan untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 218/KMK. PEMBERIAN IZIN PERUBAHAN PEMEGANG SAHAM PT BALAI LELANG … (NPWP : ..01/2010. Peraturan Menteri Keuangan Nomor … /PMK.

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. : Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Negara ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. Direktur Lelang. : Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara ini berlaku pada tanggal ditetapkan. Menteri Keuangan. kepada Direktur Jenderal Kekayaan Negara.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2… sebanyak … saham … sebanyak … saham menjadi. 3. KEDUA -2: PT Balai Lelang … yang telah memperoleh izin perubahan pemegang saham.W.. 2... 7. 6. Salinan Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara ini disampaikan kepada: 1. Kementerian Keuangan.wordpress. Kementerian Keuangan.. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah terjadinya pengesahan perubahan pemegang saham wajib menyampaikan dokumen akta perubahan pemegang saham PT Balai Lelang … dan Surat Keterangan atau Pengesahan dari Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia tentang perubahan pemegang saham Balai Lelang. Yang bersangkutan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Direktur Jenderal Pajak. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.. ttd AGUS D. 5. Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang . Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Kepala Kantor Wilayah . Ditetapkan di Jakarta pada tanggal DIREKTUR JENDERAL KEKAYAN NEGARA. Kementerian Keuangan. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.com . 4. Pemegang Saham Baru: … sebanyak … saham … sebanyak … saham. (Tanda tangan dan cap jabatan) NAMA LENGKAP NIP MENTERI KEUANGAN. Kementerian Keuangan.. MARTOWARDOJO KETIGA KEEMPAT http://ekolumajang.

.01/2008 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I di Lingkungan Departemen Keuangan untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 218/KMK.. TENTANG PEMBEKUAN IZIN OPERASIONAL PT BALAI LELANG … (NPWP : …) MENTERI KEUANGAN. Nomor: …/KW…/. c. MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PEMBEKUAN IZIN OPERASIONAL PT BALAI LELANG . tentang Balai Lelang.com . tanggal . Peraturan Menteri Keuangan Nomor …/PMK.06/20.06/20. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b./KM.. 2... perlu menetapkan Keputusan Menteri Keuangan tentang Pembekuan Izin Operasional PT Balai Lelang …... (NPWP : .). Mengingat : 1... bahwa berdasarkan surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara ….. tentang Pemberian Izin Operasional PT Balai Lelang … b.. yang melakukan kegiatan usaha sesuai Izin Operasional PT Balai Lelang .06/20. tentang Balai Lelang. : Membekukan Izin Operasional PT Balai Lelang … (NPWP : …).. yang dapat menyebabkan pembekuan izin operasional Balai Lelang... PERTAMA http://ekolumajang. oleh PT Balai Lelang ….wordpress.. Peraturan Menteri Keuangan Nomor …/PMK.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Pembekuan Izin Operasional Balai Lelang KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN NOMOR /KM. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK.06/20. tentang Balai Lelang.06/20. telah terjadi pelanggaran Pasal ….01/2010.. berkedudukan di … dengan alamat …. bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti-bukti pendukung PT Balai Lelang … telah terbukti melakukan pelanggaran sesuai ketentuan Pasal … Peraturan Menteri Keuangan Nomor …/PMK.LAMPIRAN VII PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK. Nomor . Menimbang : a..

Kepala Kantor Wilayah . 4. 7. 8. Direktur Jenderal Pajak. Kementerian Keuangan. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Yang bersangkutan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Kementerian Keuangan.n. telah menyelesaikan kewajibannya yang terkait dengan pembekuan izin operasional Balai Lelang. Kepala Biro Hukum. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.com .... : Pembekuan izin operasional -2-Balai Lelang ini berakhir. : Keputusan Menteri Keuangan ini berlaku pada tanggal ditetapkan. Sekretariat Jenderal. MENTERI KEUANGAN DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN NEGARA... Salinan Keputusan Menteri Keuangan ini disampaikan kepada: 1. Menteri Keuangan. Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang .wordpress. apabila PT Balai Lelang . : Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan Menteri Keuangan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. Kementerian Keuangan. (Tanda tangan dan cap jabatan) NAMA LENGKAP NIP KETIGA KEEMPAT KELIMA MENTERI KEUANGAN. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Kementerian Keuangan. 3. Direktur Lelang.. 6. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal a. ttd AGUS D. melakukan perubahan pengurus dan melakukan perubahan manajemen. 2.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2KEDUA : PT Balai Lelang … yang telah dibekukan izin operasionalnya harus menyelesaikan kewajiban yang terkait dengan pembekuan izin operasional Balai Lelang dan dilarang melakukan kegiatan usaha balai lelang. MARTOWARDOJO http://ekolumajang.W. Kementerian Keuangan. atau dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun. melakukan pengalihan kepemilikan pemegang saham.. 5..

wordpress.. Tahun .com .. Nomor Urut Register 1 Nomor dan Tanggal Surat Permintaan Lelang 2 Pemilik Barang 3 Tempat Lelang 4 Sifat Barang 5 Tanggal dan Alasan Pembatalan Lelang 6 Nomor Risalah Lelang 7 Nama Pejabat Lelang dan/atau KPKNL 8 Keterangan 9 http://ekolumajang...06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Buku Register Permintaan Lelang BUKU REGISTER PERMINTAAN LELANG PT BALAI LELANG .LAMPIRAN VIII PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK... Bulan .

ttd AGUS D. 6. 8.W. Cara Pengisian 2 Keterangan 3 Diisi nomor dan tanggal surat permintaan lelang Diisi nama/identitas pemilik barang Diisi tempat lelang Diisi sifat barang yang akan dilelang Diisi tanggal dan alasan pembatalan lelang Diisi nomor Risalah Lelang Diisi nama Pejabat Lelang dan KPKNL tempat kedudukannya Diisi keterangan lain/tambahan apabila ada MENTERI KEUANGAN. 9.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2BUKU REGISTER PERMINTAAN LELANG Buku Register Permintaan Lelang Balai Lelang merupakan buku permintaan lelang yang diselenggarakan oleh Balai Lelang setiap bulan. 3. Diisi nomor urut 2. 5. 4. MARTOWARDOJO http://ekolumajang. Kolom 1 1.wordpress. 7.com . CARA PENGISIAN: -2- Judul diisi Buku Register Permintaan Lelang Balai Lelang yang bersangkutan dan Bulan dan Tahun buku dibuat.

.. 1 Tanggal 2 Lelang Tempat 3 Pemohon 4 Jenis Lelang 5 Pelaksana Lelang 6 Barang yang Dilelang Jenis Jumlah 7 8 http://ekolumajang. Bulan ..06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Buku Kegiatan Pralelang dan Pascalelang BUKU KEGIATAN PRALELANG DAN PASCALELANG PT BALAI LELANG .wordpress...com . No.LAMPIRAN IX PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK. Tahun ..

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2BUKU KEGIATAN PRA LELANG DAN PASCA LELANG Buku Kegiatan Pralelang dan Pascalelang merupakan buku yang berisi catatan kegiatan pra lelang yang diselenggarakan oleh Balai Lelang setiap bulan. 4. Kolom 1 1. 6. CARA PENGISIAN: -2- Judul diisi Buku Kegiatan Pralelang dan Pascalelang Balai Lelang yang bersangkutan dan Bulan dan Tahun buku dibuat. Cara Pengisian 2 Diisi nomor urut Diisi tanggal pelaksanaanlelang Diisi tempat pelaksanaan lelang Diisi pemohon lelang Diisi jenis lelang Diisi nama KPKNL pelaksana lelang Diisi jenis barang yang dilelang Diisi jumlah barang yang dilelang Keterangan 3 MENTERI KEUANGAN. 8. 7. 5.wordpress. ttd AGUS D. 2.com . MARTOWARDOJO http://ekolumajang. 3.W.

No.com .06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Buku Penerimaan dan Penyerahaan Barang BUKU PENERIMAAN DAN PENYERAHAAN BARANG PT BALAI LELANG . 1 Barang Yang Diterima Bulan Ini Jenis 2 Jumlah 3 Nama dan Alamat Pemilik Barang 4 Risalah Lelang Tanggal 5 Nomor 6 Penyerahan Barang Kepada Pemenang Lelang Tanggal Nomor Bukti 7 8 Sisa Barang Yang Diterima s/d Bulan ini Jenis Jumlah 9 10 Ket 11 Jumlah Jumlah http://ekolumajang.LAMPIRAN X PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK..wordpress. Tahun ... Bulan ....

11.W. 5. 10. MARTOWARDOJO http://ekolumajang. 7. 6. 3. 4. CARA PENGISIAN : -2- Judul diisi Buku Register Permintaan Lelang Balai Lelang yang bersangkutan dan Bulan dan Tahun Laporan dibuat. Cara Pengisian 2 Keterangan 3 Diisi jenis barang yang diterima pada bulan ini Diisi jumlah barang yang diterima pada bulan ini Diisi nama dan alamat pemilik barang Diisi tanggal Risalah Lelang Diisi nomor Risalah Lelang Diisi tanggal penyerahan barang kepada Pemenang Lelang Diisi nomor bukti penyerahan barang kepada Pemenang Lelang Diisi jenis sisa barang yang diterima sampai dengan bulan ini Diisi jumlah sisa barang yang diterima sampai dengan bulan ini Diisi keterangan lain/tambahan apabila ada MENTERI KEUANGAN. Kolom 1 1. ttd AGUS D. Diisi nomor urut 2.wordpress. 8.com .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2BUKU PENERIMAAN DAN PENYERAHAN BARANG Buku Penerimaan dan Penyerahan Barang merupakan buku yang berisi catatan permintaan lelang yang diselenggarakan oleh Balai Lelang setiap bulan. 9.

. Urut 11 No & Tgl RL 12 Uraian Pengeluaran 13 Hasil Lelang 14 Harga Lelang Tgl Setor & No.. Bukti 15 PPh 16 Tgl Setor & No.com . Bukti 19 Uang Jaminan Lelang 20 Tgl Setor & No. Urut 1 No & Tgl RL 2 Uraian Penerimaan 3 Tanggal Penerimaan & No. Buki 4 Hasil Lelang 5 PPh 6 Bea Lelang 7 Uang Jaminan Lelang 8 Lainlain 9 Jumlah No.wordpress.LAMPIRAN XI PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK.. Bukti 21 Lainlain 22 Jumlah 10 23 Jumlah Penerimaan : Jumlah Pengeluaran : http://ekolumajang... Bukti 17 Bea Lelang 18 Tgl Setor & No.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Buku Penerimaan dan Penyetoran Harga Lelang BUKU PENERIMAAN DAN PENYETORAN HARGA LELANG PT BALAI LELANG . Tahun . Bulan . Harga Lelang No..

6. 4. MARTOWARDOJO http://ekolumajang.7. 3. 2.W. 16. 19.20. 10.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2BUKU PENERIMAAN DAN PENYETORAN HARGA LELANG Buku Penerimaan dan Penyetoran Harga Lelang merupakan buku yang berisi catatan kegiatan penerimaan dan penyetoran harga lelang atas lelang yang diselenggarakan oleh Balai Lelang setiap bulan. 17. Cara Pengisian 2 Diisi nomor urut Diisi nomor dan tanggal Risalah Lelang Diisi uraian penerimaan Diisi tanggal dan nomor bukti penerimaan Diisi jumlah bagian hasil lelang yang dipotong untuk pembayaran PPh atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan Diisi jumlah PPh atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan yang disetorkan Diisi jumlah Bea Lelang yang disetorkan Diisi jumlah uang jaminan lelang Diisi Penerimaan lain-lain apabila ada misalnya uang jaminan lelang dari pembeli yang Wanprestasi Diisi jumlah penerimaan kolom 5.16. 12.wordpress. 8. 5. 22. 23. 21. 13. Kolom 1 1. 8. ttd AGUS D. 7. CARA PENGISIAN: -2- Judul diisi buku kegiatan penerimaan dan penyetoran harga lelang atas lelang yang diselenggarakan oleh Balai Lelang yang bersangkutan serta Bulan dan Tahun buku dibuat. 15. 14.18.com . 20. 18. 9.22 Keterangan 3 MENTERI KEUANGAN. 11.9 Diisi nomor urut Diisi nomor dan tanggal Risalah Lelang Diisi uraian pengeluaran Diisi jumlah hasil lelang yang telah diserahkan kepada pemilik barang Diisi tanggal dan nomor bukti penyetoran hasil lelang Diisi jumlah bagian hasil lelang yang disetor untuk pembayaran PPh atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan Diisi tanggal dan nomor bukti penyetoran PPh atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan Diisi jumlah Bea Lelang yang disetor Diisi tanggal dan nomor bukti penyetoran Bea Lelang Diisi jumlah uang jaminan lelang Diisi tanggal dan nomor bukti penyetoran uang jaminan Diisi penyetoran lain-lain apabila ada misalnya uang jaminan lelang dari pembeli yang Wanprestasi Diisi jumlah pengeluaran kolom 14. 6.

Tahun ... 1 Risalah Lelang tanggal Nomor 2 3 Pejabat Lelang/KPKNL 4 Hasil Lelang (Rp) Tgl Setor 5 6 Bea Lelang (Rp) Tgl Setor 7 8 (Rp) 9 PPh Tgl Setor 10 (Rp) 11 BPHTB Tgl Setor 12 Keterangan 13 http://ekolumajang.wordpress.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Laporan Bulanan Realisasi Pelaksanaan Lelang LAPORAN BULANAN REALISASI PELAKSANAAN LELANG PT BALAI LELANG . No.LAMPIRAN XII PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK.. Bulan ....com .

12.7. 3.11 dan 12 dilampiri dengan Fotokopi kwitansi Hasil Lelang kepada pemilik barang. BPHTB dikenakan berdasarkan UU No. 10. 20 Tahun 2000 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah.W. ttd AGUS D. MENTERI KEUANGAN. 7. 4. MARTOWARDOJO http://ekolumajang. SSBP dan SSP (PPh atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan dan BPHTB). batal atau ditahan Keterangan 3 Catatan : 1. Pengisian Kolom 5. 11. 5. 13. Dalam hal yang dilelang tanah atau bangunan. 9.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2LAPORAN BULANAN REALISASI PELAKSANAAN LELANG Laporan Realisasi Pelaksanaan Lelang merupakan laporan kegiatan pelaksanaan lelang yang diselenggarakan oleh Balai Lelang setiap bulan.6. 2.9. CARA PENGISIAN: -2- Judul diisi Laporan Realisasi Penyelenggaraan Lelang Balai Lelang yang bersangkutan dan Bulan dan Tahun laporan dibuat. 8. 6.com .wordpress. 2.8.10. tidak ada penawar. Kolom 1 1. Cara Pengisian 2 Diisi nomor urut Diisi tanggal Risalah Lelang Diisi Nomor Risalah Lelang Diisi Pejabat Lelang dan KPKNL tempat kedudukan Pejabat Lelang Diisi jumlah hasil lelang Diisi tanggal penyetoran hasil lelang Diisi jumlah Bea Lelang Diisi tanggal penyetoran Bea Lelang Diisi jumlah PPh atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan Diisi tanggal penyetoran PPh atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan Diisi jumlah BPHTB Diisi tanggal penyetoran BPHTB Diisi lelang laku.

3. http://ekolumajang. dapat dikelompokkan dalam kelompok-kelompok penerimaan. 6. 2.com .LAMPIRAN XIII PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK. diisi dengan saldo kas awal sesuai dengan saldo awal bulan buku kas. diisi dengan menjumlahkan 2. 4. dapat dikelompokkan dalam kelompok-kelompok pengeluaran. diisi dengan menjumlah 1 dan 3 dan mengurangi dengan 5.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Laporan Bulanan Kas/Bank LAPORAN KAS BULANAN Bulan_____________ 1 Saldo Awal 2 Penerimaan Rp Rp 3 TOTAL PENERIMAAN 4 Pengeluaran Rp Rp 5 TOTAL PENGELUARAN 6 Saldo Akhir Rp Rp tanggal _____________________ Direksi Balai Lelang CARA PENGISIAN 1. diisi dengan penerimaan kas yang terjadi selama bulan yang dilaporkan. 5. diisi dengan pengeluaran kas yang terjadi selama bulan yang dilaporkan.wordpress. diisi dengan menjumlahkan 4.

Rek_____________ Bulan_____________ 1 Saldo Awal 2 Penerimaan -2Rp Rp 3 TOTAL PENERIMAAN 4 Pengeluaran Rp Rp 5 TOTAL PENGELUARAN 6 Saldo Akhir Rp Rp tanggal _____________________ Direksi Balai Lelang CARA PENGISIAN 1. diisi dengan saldo bank awal sesuai dengan saldo awal bulan buku bank. 4.W. diisi dengan penerimaan bank yang terjadi selama bulan yang dilaporkan. diisi dengan menjumlah 1 dan 3 dan mengurangi dengan 5. MENTERI KEUANGAN. 6. diisi dengan menjumlahkan 2. diisi dengan menjumlahkan 4. 3. dapat dikelompokkan dalam kelompok-kelompok penerimaan. diisi dengan pengeluaran bank yang terjadi selama bulan yang dilaporkan. ttd AGUS D.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2- LAPORAN BANK BULANAN Bank __________No. dapat dikelompokkan dalam kelompok-kelompok pengeluaran. 2. MARTOWARDOJO http://ekolumajang.com . 5.wordpress.

No..wordpress.06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Laporan Realisasi Pelaksanaan Jasa Pralelang dan Pascalelang LAPORAN REALISASI PELAKSANAAN JASA PRALELANG DAN PASCALELANG PT BALAI LELANG . 1 Tanggal 2 Lelang Tempat 3 Pemohon 4 Jenis Lelang 5 Pelaksana Lelang 6 Barang yang Dilelang Jenis Jumlah 7 8 http://ekolumajang..LAMPIRAN XIV PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK. Bulan .... Tahun ..com .

8. 7.com . 3. 5. 6. 4.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2LAPORAN REALISASI PELAKSANAAN JASA PRALELANG DAN PASCA LELANG Laporan Realisasi Pelaksanaan Jasa Pralelang dan Pascalelang merupakan buku yang berisi catatan kegiatan pralelang dan pascalelang yang diselenggaralan oleh Balai Lelang setiap -2bulan. MARTOWARDOJO http://ekolumajang. Diisi nomor urut Diisi tanggal pelaksanaan lelang Diisi tempat pelaksanaan lelang Diisi pemohon lelang Diisi jenis lelang Diisi nama KPKNL/Pejabat Lelang pelaksana lelang Diisi jenis barang yang dilelang Diisi jumlah barang yang dilelang Cara Pengisian 2 Keterangan 3 MENTERI KEUANGAN. 2. ttd AGUS D. CARA PENGISIAN : Judul diisi Laporan Realisasi Pelaksanaan Jasa Pralelang dan Jasa Pascalelang yang bersangkutan serta Bulan dan Tahun laporan dibuat.W. Kolom 1 1.wordpress.

.wordpress..LAMPIRAN XV PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176 /PMK. Tahun .06/2010 TENTANG BALAI LELANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Contoh Laporan Kegiatan Tahunan LAPORAN KEGIATAN TAHUNAN PT BALAI LELANG . Risalah Lelang No. Bulan ... 1 Tanggal 2 Nomor 3 Pejabat Lelang /KPKNL 4 Harga Lelang (Rp) 5 Tgl Setor 6 Hasil Bersih lelang (Rp) 7 Tgl Setor 8 Bea Lelang (Rp) 9 Tgl Setor 10 (Rp) 11 PPh Tgl Setor 12 (Rp) 13 BPHTB Tgl Setor 14 Keterangan 15 http://ekolumajang.com ...

15. Cara Pengisian 2 Diisi nomor urut Diisi tanggal Risalah Lelang Diisi Nomor Risalah Lelang Diisi nama Pejabat Lelang dan KPKNL tempat kedudukan Pejabat Lelang Diisi jumlah harga lelang Diisi tanggal setor harga lelang dari pembeli Diisi jumlah hasil lelang Diisi tanggal setor hasil lelang ke pemilik barang Diisi jumlah Bea Lelang Diisi tanggal setor Bea Lelang Diisi Jumlah PPh atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan Diisi tanggal setor PPh atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan Diisi jumlah BPHTB Diisi tanggal setor BPHTB Diisi Keterangan lain-lain/tambahan bila ada Keterangan 3 MENTERI KEUANGAN. ttd AGUS D. CARA PENGISIAN -2- Judul diisi Laporan Kegiatan Tahunan Balai Lelang yang bersangkutan dan Tahun laporan dibuat.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2LAPORAN KEGIATAN TAHUNAN Laporan Kegiatan Tahunan Balai Lelang merupakan laporan hasil penyelenggaraan lelang yang diselenggarakan oleh Balai Lelang selama 1 (satu) tahun. 10. 3. 8. 5. 6. Kolom 1 1. 4.wordpress. 7. 9. MARTOWARDOJO http://ekolumajang. 12. 2.W. 13. 11. 14.com .