KESEIMBANGAN PASAR (MARKET EQUILIBRIUM

)

Disusun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan

Di susun oleh : RATNA INTANNINGRUM 3215076839

Pendidikan Fisika NR 2007

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2011

Keseimbangan Pasar (Market Equilibrium)

Keseimbangan ekonomi adalah keadaan dunia di mana kekuatan ekonomi yang seimbang dan tidak adanya pengaruh eksternal, (keseimbangan) nilai dari variabel ekonomi tidak akan berubah. Ini adalah titik di mana kuantitas yang diminta dan kuantitas yang ditawarkan sama. Kesetimbangan pasar, misalnya, mengacu pada suatu kondisi dimana harga pasar yang dibentuk melalui kompetisi seperti bahwa jumlah barang atau jasa yang dicari oleh pembeli adalah sama dengan jumlah barang atau jasa yang dihasilkan oleh penjual. Pasar suatu macam barang dikatakan berada dalam keseimbangan (equilibrium) apabila jumlah barang yang diminta di pasar tersebut sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Secara matematik dan grafik hal ini ditunjukkan dengan kesamaan Qd = Qs, yakni pada perpotongan kurva permintaan dengan kurva penawaran. Pada posisi keseimbangan pasar ini tercipta harga keseimbangan (equilibrium price) dan jumlah keseimbangan (equilibrium quantity). Keseimbangan Pasar : Qd = Qs Keterangan: Qd : jumlah permintaan Qs : jumlah penawaran E : Titik keseimbangan Pe : harga keseimbangan Qe : jumlah keseimbangan
0 Qe Qd Q E Pe Qs P

Gambar 1. Kurva keseimbangan pasar Harga Keseimbangan (equilibrium price) dan jumlah keseimbangan suatu komoditi ditentukan oleh permintaan dan penawaran pasar dari komoditi yang bersangkutan dalam suatu sistem bebas usaha. Harga keseimbangan adalah tingkat harga dimana jumlah suatu komoditi yang ingin dibeli oleh konsumen dalam suatu saat tertentu tepat sebanding atau sama dengan jumlah penawaran yang ingin ditawarkan oleh para produsen. Pada tingkat harga yang lebih tinggi jumlah barang yang diminta akan lebih sedikit daripada jumlah yang ditawarkan. Akibatnya terjadi kelebihan (surplus) yang akan menekan harga ke arah tingkat keseimbangan. Ditingkat harga yang berada dibawah tingkat keseimbangan, jumlah barang yang diminta melebihi jumlah yang ditawarkan. Maka akibat yang ditimbulkan yakni kekurangan (shortage) akan mendorong harga naik menuju tingkat keseimbangan. Jadi harga keseimbangan, sekali dicapai akan cenderung bertahan.

500 6. penawaran. Pada saat harga menurun.000 11. tingkat harga $ 1 per kati akan memperbanyak permintaan menjadi 11. penawaran.000 kati. dan keseimbangan.500 kati/bulan.000 8. jumlah yang diminta meningkat dan jumlah penawaran berkurang sampai keseimbangan tercapai lagi.000 + 2.000 kati beras setiap bulannya.500 4. pada tingkat harga yang tinggi yaitu $ 5 per kati.Contoh 1 : Mengkombinasikan skedul permintaan dan penawaran di pasar dan menunjukkan tekanan pada harga beras ke tingkat keseimbangan.500 kati sehingga menimbulkan surplus 4. Jadi harga keseimbangan adalah $ 3 per kati dan jumlah 6 2 4 8 10 1 s) keseimbangan 6. dan keseimbangan digambarkan seperti di bawah ini : P ($) S 5 4 A H Gambar memperlihatkan bahwa pada suatu harga tinggi sebesar $ 5.000 -10.500 0 -4. Hanya pada harga $ 3 lah terjadi kesamaan antara permintaan dan penawaran dan tidak ada tekanan-tekanan terhadap harga yang berubah. Jumlah ini lebih sedikit dari penawaran yang ada yaitu sebanyak 7.000 Surplus (+) / Kurang (-) + 4.000 4.500 7. pada tingkat harga $ 1 timbullah kekurangan GR yang akan mendorong meningkatnya Q (1000 harga sampai tingkat keseimbangan. Surplus dari beras yang tidak terjual ini menekan harga kebawah menuju tingkat keseimbangan.000 kati yang selanjutnya akan mendorong harga naik menuju tingkat keseimbangan.000 Jumlah penawaran (kati / bulan) 7.000 kati. Pada ekstrim yang berlawanan.000 6. Contoh 2 : Berdasarkan tabel pada contoh 1 diatas dapat digambarkan menjadi kurva permintaan. sedang penawaran 1000 kati dan kekurangan 10.000 4. Di pihak 1 D R G lain. Kurva permintaan.000 Tekanan pada harga Ke bawah Ke bawah Imbang Ke atas Ke atas Dilihat dari tabel diatas. jumlah yang diminta adalah 3. Harga ($ / kati) 5 4 3 2 1 Jumlah Permintaan (kati / bulan) 3. terjadi surplus Titik keseimbangan 3 AH yang akan menekan turunnya2harga. 2 .

sedangkan penawarannya P = 3 + 0.Contoh 3 : Fungsi permintaan akan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan P = 15 – Q. Berapa harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan yang tercipta di pasar ? Penyelesaian : Permintaan : P = 15 – Q Penawaran : P = 3 + 0. Pe = 7 Qe = 8 7 E 3 0 8 Qd 15 Q Perubahan Permintaan Pasar dan Harga Keseimbangan Kurva permintaan dapat bergeser ke kanan (kenaikan) karena beberapa alasan: 1.5Q. Mengubah selera konsumen dan preferensi dalam mendukung produk .5Q P Qs Q = 15 – P Q = -6 + 2P Keseimbanga n Pasar : Qd = Qs 15 15 – P = -6 + 2P 21 = 3P P=7 Q = 15 – P = 15 – 7 = 8 Jadi. Kenaikan harga pengganti atau jatuh pada harga pelengkap 2. Peningkatan pendapatan konsumen 3.

Kenaikan umum dalam keyakinan konsumen atau optimisme Pergeseran luar dalam kurva permintaan menyebabkan gerakan (ekspansi) sepanjang kurva penawaran dan kenaikan harga keseimbangan dan kuantitas. Dua contoh ini ditunjukkan dalam diagram berikut: . Perubahan Penawaran Pasar dan Harga Keseimbangan Kurva penawaran mungkin beralih ke arah luar jika ada : 1. Kondisi iklim yang menyebabkan hasil yang diharapkan lebih tinggi dari komoditas pertanian 4. Penurunan biaya produksi (misalnya penurunan tenaga kerja atau biaya bahan baku) 2.4. kita bergerak bersama (atas atau bawah) kurva permintaan ke posisi keseimbangan baru. Perusahaan di pasar akan menjual lebih banyak pada harga yang lebih tinggi dan karena itu menerima lebih dalam total pendapatan. Harga keseimbangan dan kuantitas di pasar yang akan berubah bila ada pergeseran di kedua penawaran pasar dan permintaan. Penurunan pasokan juga mungkin disebabkan oleh keluarnya perusahaan dari sebuah industri mungkin karena mereka tidak membuat cukup tinggi tingkat pengembalian oleh beroperasi di pasar tertentu. Pergeseran pasokan menyebabkan perluasan sepanjang kurva permintaan. Masuknya pemasok baru (perusahaan) ke dalam pasar yang mengarah ke peningkatan pasokan pasar tersedia bagi konsumen Pergeseran luar dari kurva penawaran meningkatkan pasokan yang tersedia di pasar dengan harga masing-masing dan dengan kurva permintaan yang diberikan. Perbaikan dalam teknologi produksi menuju produktivitas yang lebih tinggi dan efisiensi dalam proses produksi dan biaya yang lebih rendah untuk bisnis 6. Sebaliknya. Pergeseran kurva penawaran tidak menyebabkan pergeseran dalam kurva permintaan. Penurunan harga pengganti dalam produksi 5. Sebuah subsidi pemerintah untuk produsen yang mengurangi biaya mereka untuk setiap unit yang disediakan 3. Penurunan suku bunga 5. ada penurunan harga keseimbangan pasar dari P1 ke P3 dan peningkatan jumlah output dibeli dan dijual dari Q1 ke Q3.

peningkatan serupa dalam penawaran digambarkan . Jadi pergeseran luar permintaan (tergantung pada kondisi pasokan) menyebabkan kenaikan harga dalam jangka pendek dan penurunan stok yang tersedia. Harga tinggi kemudian bertindak sebagai insentif bagi pemasok untuk meningkatkan produksi mereka (disebut sebagai perluasan dari pasokan) menyebabkan gerakan Facebook kurva penawaran jangka pendek menuju titik keseimbangan baru. tapi kenaikan biaya pasukan Facebook harga pasar. Kita cenderung menggunakan diagram untuk menggambarkan pergerakan harga pasar dan kuantitas . Dalam diagram tangan kanan. Kedua faktor menyebabkan penurunan dalam jumlah yang diperdagangkan. kita melihat sebuah pergeseran ke dalam pasokan (mungkin disebabkan oleh meningkatnya biaya atau keputusan produsen untuk memotong kembali pada output pada setiap tingkat harga) bersama dengan penurunan (pergeseran batin) dalam permintaan (mungkin hasilnya dari penurunan keyakinan konsumen dan pendapatan). Bergerak dari satu ekuilibrium pasar ke pasar lain Perubahan harga keseimbangan dan kuantitas tidak terjadi secara instan! Pergeseran pasokan dan permintaan yang digariskan dalam diagram di halaman sebelumnya mencerminkan perubahan dalam kondisi di pasar. Kenyataan di pasar paling dan industri adalah jauh lebih kompleks.Dalam diagram kiri atas.ini dikenal sebagai analisis statik komparatif. Hal ini digambarkan dalam dua diagram berikutnya. Dalam diagram tangan kiri di bawah ini kami telah menarik kurva permintaan sangat elastis.mereka tidak tahu persis bagaimana permintaan bereaksi terhadap perubahan harga atau tingkat sebenarnya permintaan pada setiap tingkat harga. membangun kurva penawaran yang akurat memerlukan informasi yang rinci tentang biaya produksi dan ini mungkin tidak tersedia. Kita melihat pergeseran luar pasokan . . Hasil akhirnya adalah penurunan harga ekuilibrium (dari P1 ke P3) dan peningkatan kuantitas ekuilibrium diperdagangkan di pasar.yang menyebabkan kenaikan besar dalam harga keseimbangan dan kuantitas dan hanya perubahan yang relatif kecil dalam harga pasar. Pentingnya elastisitas harga permintaan Elastisitas harga dari permintaan akan mempengaruhi efek dari pergeseran dalam pasokan pada harga keseimbangan dan kuantitas di pasar. Untuk memulai. Demikian juga. banyak perusahaan memiliki pengetahuan sempurna tentang kurva permintaan mereka . Contoh kedua di sebelah kanan menunjukkan kenaikan permintaan dari D1 ke D3 tetapi peningkatan yang lebih besar pasokan dari S1 ke S2.

Ada beberapa pengaruh terhadap keseimbangan pasar. Jika sebelum pajak persamaan penawarannya P = a + bQ.bersama dengan kurva permintaan inelastis. yaitu pengaruh pajak-spesifik terhadap keseimbangan pasar dan pengaruh pajak-proporsional terhadap keseimbangan pasar. Pengaruh pajak-spesifik terhadap keseimbangan pasar Pajak yang dikenakan atas penjualan suatu barang menyebabkan harga jual barang tersebut naik. Sebab setelah dikenakan pajak.5Q. Pengenaan pajak sebesar t atas setiap unit barang yang dijual menyebabkan kurva penawaran bergeser ke atas. Berikut efek lebih pada hargaAda penurunan tajam dalam harga dan hanya sebuah ekspansi yang relatif kecil dalam kuantitas ekuilibrium. dengan penggal yang lebih besar (lebih tinggi) pada sumbu harga. produsen akan berusaha mengalihkan (sebagian) beban pajak tersebut kepada konsumen. dan berapa pula harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan sesudah pajak ? . yaitu dengan jalan menawarkan harga jual yang lebih tinggi. Dengan kurva penawaran yang lebih tinggi. Contoh 4 : Fungsi permintaan akan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan P = 15 – Q. titik keseimbangan pun akan bergeser menjadi lebih tinggi. maka sesudah pajak ia akan menjadi P = a + bQ + t = (a + t) + bQ. sedangkan penawarannya P = 3 + 0. ceteris paribus. Berapa harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan sebelum pajak. a. di lain pihak jumlah keseimbangannya menjadi lebih sedikit. Terhadap barang tersebut dikenakan pajak sebesar 3 per unit. Akibatnya harga keseimbangan yang tercipta di pasar menjadi lebih tinggi daripada harga keseimbangan sebelum pajak.

Penawaran sebelum pajak : P = 3 + 0. sesudah pajak : P’e = 9 dan Q’e = 6 P Qs’ 15 9 7 6 3 0 6 8 Qd 15 Q E’ E Keterangan : Qs Q’s : sesudah pajak Qs : sebelum pajak Beban pajak yang ditanggung oleh konsumen. melalui harga jual yang lebih tinggi. P = 9 Qd = 15 – P Qs = -12 + 2P Q = 15 – P = 15 – 9 = 6 Jadi. Besarnya bagian dari beban pajak yang ditanggung oleh konsumen (tk) adalah selisih antara harga keseimbangan sesudah pajak (P’) dan harga keseimbangan sebelum pajak (P).5Q Penawaran sesudah pajak : P = 3 + 0.Penyelesaian : Sebelum pajak. Berarti dari setiap unit barang yang dibelinya konsumen menanggung beban (membayar) pajak sebesar 2.5Q Sedangkan persamaan permintaannya tetap : P = 15 – Q Keseimbangan pasar : Qd = Qs 15 – P = -12 + 2P 27 = 3P. Dengan perkataan lain. dari . Sesudah pajak. pada akhirnya beban pajak tersebut ditanggung bersama oleh baik produsen maupun konsumen. Pe = 7 dan Qe = 8 (dilihat dari contoh 3). Karena produsen mengalihkan sebagian beban pajak tadi kepada konsumen. tk = 9 – 7 = 2. tk = P’e Pe Dalam contoh 4 diatas.5Q + 3 P = 6 + 0. harga jual yang ditawarkan oleh produsen menjadi lebih tinggi. persamaan penawarannya berubah dan kurvanya bergeser ke atas.

lebih sedikit daripada yang ditanggung oleh konsumen. T = 6 × 3 = 18. dengan kata lain lereng kurvanya tetap. menaikkan harga keseimbangan dan mengurangi jumlah keseimbangan. Jadi. dalam bentuk lain. b. Jika pengenaan pajak spesifik menyebabkan kurva penawaran bergeser ke atas sejajar dengan kurva penawarn sebelum pajak.pajak sebesar 3 per unit barang. tp = 3 – 2 = 1. persamaan penawaran yang baru akan menjadi : a b 1 b . tp = t tk Dalam contoh 4 diatas. Meskipun pengaruhnya serupa dengan pengaruh pajak spesifik. Jika persamaan penawaran semula P = a + bQ (atau Q = − + P ) Maka. Pengaruh pajak-proporsional terhadap keseimbangan pasar Pajak proporsional ialah pajak yang besarnya ditetapkan berdasarkan persentase tertentu dari harga jual bukan ditetapkan secara spesifik (misalnya 3 rupiah) per unit barang. membangun proyek-proyek sarana publik seperti rumah sakit dan sekolah juga membeli perlengkapan pertahanan. membangun prasarana publik seperti jalan dan jembatan. pajak yang disetorkan oleh rakyat kepada pemerintah akhirnya kembali ke rakyat lagi. Beban pajak yang ditanggung oleh produsen. Besarnya bagian dari beban pajak yang ditanggung oleh produsen (tp) adalah selisih antara besarnya pajak per unit barang (t) dan bagian pajak yang menjadi tanggungan konsumen (tk). maka pajak proporsional menyebabkan kurva penawaran memiliki lereng yang lebih besar daripada kurva penawaran sebelum pajak. Berarti setiap unit barang yang diproduksi dan dijualnya produsen menanggung beban (membayar) pajak sebesar 1. Jadi meskipun pajak tersebut dipungut oleh pemerintah melalui pihak produsen. Penerimaan dari pajak merupakan salah satu sumber pendapatan pemerintah. sebesar 2 (atau 67 %) pada akhirnya menjadi tanggungan konsumen. membayar cicilan hutang pada negara lain. membiayai pegawai-pegawainya. Dihitung dalam satuan persen. Dengan inilah pemerintah menjalankan roda kegiatannya sehari-hari. bahkan merupakan sumber pendapatan utama. beban pajak yang ditanggung oleh pihak produsen ini hanya sebesar 33 %. namun sesungguhnya pihak konsumenlah yang justru lebih berat menanggung bebannya. T = Q’e ×t Dalam kasus ini. dengan dikenakannya pajak proporsional sebesar t % dari harga jual. Besarnya jumlah pajak yang diterima oleh pemerintah (T) dapat dihitung dengan mengalikan jumlah barang yang terjual sesudah pengenaan pajak (Q’e) dengan besarnya pajak per unit barang (t). Jumlah pajak yang diterima oleh pemerintah. namun analisisnya sedikit berbeda.

...........P = a + bQ + tP P – tP = a + bQ (1 – t)P = a + bQ P= a b + Q (1 − t ) (1 − t ) atau Q=− a (1 − t ) + P b b Keterangan : t : pajak proporsional dalam % Qdx = f(Px........... sementara itu permintaan akan barang Y ditunjukkan oleh persamaan Qdy = 9 – 3Py + 4Px....(1) Keseimbangan pasar barang Y : ......... Berapa harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan yang tercipta di pasar untuk masing-masing barang tersebut ? Penyelesaian : Keseimbangan pasar barang X : Qdx = Qsx 10 – 4Px + 2Py = -6 + 6Px 10Px – 2Py = 16... sedangkan penawarannya Qsx = -6 + 6Px...................... Px) Keterangan : Qdx : jumlah permintaan akan X Qdy : jumlah permintaan akan Y Px : harga X per unit Py : harga Y per unit Oleh karena permintaan akan masing-masing barang merupakan fungsi dari harga dua macam barang............... Contoh 5 : Permintaan akan barang X ditunjukkan oleh persamaan Qdx = 10 – 4Px + 2 Px. sedangkan penawarannya Qsy = -3 + 7 Py................. Py) Qdy = g(Py........... maka keseimbangan pasar yang tercipta adalah keseimbangan pasar untuk kedua macam barang tersebut............ Harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan untuk tiap macam barang dapat dianalisis sekaligus.

Qdy = Qsy 9 – 3Py + 4Px = -3 + 7Px 4Px – 10Py = -12.... diperoleh Qx = 6. Px equilibrium = 2 Qx equilibrium = 6 Py equilibrium = 2 Qy equilibrium = 11 Model analisis “keseimbangan pasar kasus dua macam barang” ini dapat pula diterapkan pada kasus-kasus lebih dari dua macam barang................ Dengan memasukkan Px = 2 dan Py = 2 kedalam persamaan Qdx.......5 10Px – 2Py = 16 10Px – 25Py = -30 (-) 23Py = 46 Py = 2 Py = 2 masuk (1) atau (2)... Latar Belakang Scrubadub Auto Wash........ Studi Kasus Kasus VII : Scrubadub Auto Wash A.. diperoleh Px = 2 Selanjutnya Qx dan Qy dapat dihitung dengan memasukkan nilai Px dan Py yang telah diperoleh kedalam persamaan permintaannya atau persamaan penawarannya.... membebankan biaya lebih besar dari para pesaing demi mempertahankan pangsa pasar dan profit margin yang lebih .. Massachusetts.......... bertempat di Natick.............(2) Dari (1) dan (2) : 10Px – 2Py = 16 4Px – 10Py = -12 ×1 × 2........ Kemudian jadi......................... atau Px = 2 kedalam persamaan Qsx..............

Yogyakarta : BPFE Yogyakarta. Proses Pemecahan Masalah Scrubadub menggabungkan keahlian ilmu membersihkan mobil dengan kepandaian menggunakan seni pemasaran. Feed Back / Evaluasi Para manajer tidak selalu memulai dari awal dalam menemukan cara untuk memperbaiki pelayanan konsumen dan pemasaran mereka. Justin G. memastikan bahwa konsumen puas dengan hasil kerja mereka. Longenecker. Perusahaan yang memiliki keseimbangan terbaik dalam pertumbuhan jangka panjang adalah mempertahankan ide-ide baru dalam perusahaannya. Scrubadub kemudian mendukung pekerjaannya tersebut dengan penyediaan jaminan. Dengan delapan lokasi pencucian mobil dan penjualan lebih dari $ 5 juta. Output / Hasil Konsumen merasa puas dengan pelayanan perusahaan dan perusahaan tersebut terus bertumbuh memasukkan penjualan tahunan yang meningkat sebesar 10 % pada tahuntahun belakangan ini walaupun terjadi resesi yang lama dan memperburuk keadaan. Daftar Pustaka Dumairy. Perusahaan sebaliknya berubah dari pekerjaan yang biasa saja mencuci mobil orang lain menjadi selingan pelayanan dan menyenangkan. dan perusahaan melacak (para konsumen) perilaku pembelian untuk memperbaiki pelayanan pada konsumen dan memperbesar penjualan. Staf Scrubadub melihat diluar waktu pelayanan untuk mengantisipasi bagaimana para konsumen akan merasakan pelayanan perusahaan dan peranan jangka panjang dalam komunitas dari jaminan kerja sampai dengan peristiwa amal Hallowen. 1997. B. Bagaimana perusahaaannya bisa terus bertumbuh walaupun terjadi resesi yang lama dan memperburuk keadaan di negaranya. D. Para karyawan mendefinisikan pengalaman bagi para konsumen. C. Jakarta : Salemba 4. Para manajer dan karyawan ScrubaDub berpikir dari sudut pandang konsumen. Poin terpenting adalah untuk mengangkat keingintahuan dan keinginan yang konstan untuk memperbaiki diantara para karyawan sebuah tujuan yang baik untuk dicapai dalam suatu perusahaan kecil.tinggi. E. Input / Masalah Tahun 1992 adalah tahun yang benar-benar membawa malapetaka bagi perekonomian. Kewirausahaan : Manajemen usaha kecil. Matematika Terapan untuk Bisnis dan Ekonomi. . Scrubadub adalah rangkaian pencucian mobil terbesar di daerah Boston. Selain itu mereka bisa mengambil ide dari industri lain untuk diterapkan pada mereka. 2001.

D dan Eugene A Diulio. Teori dan soal-soal prinsipprinsip Ekonomi.net/economics/revision-notes/as-markets-equilibrium-price. dalam ilmu ekonomi disebut harga keseimbangan atau . Ph. Hasil tawar menawar antara pembeli dengan penjual dinamakanharga pasar. http://tutor2u. sedangkan penjual mempunyai kecenderungan untuk mendapatkan keuntungan banyak.Kesepakatan harga pasar terbentuk melalui tawar menawar antara pembelidan penjual. Jakarta : Erlangga. Ph.html Pengertian dan Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan 1. Dominick.Konsep Harga Keseimbangan Kecenderungan pembeli ialah menginginkan harga murah dengan kualitasbarang yang bagus.D.Salvatore. Kecenderungan berlawanan ini tidak akanmenghasilkan transaksi jika tidak ada kesepakatan harga. 1991.

2. P e n u r u n a n permintaan menyebabkan penurunan harga dan j u m l a h keseimbangan serta kurva permintaan bergeser ke kiri. Interaksi antara permintaan dan penawaran sangat dipengaruhi olehhukum permintaan dan penawaran karena hal berikut.1 .b . makaberlaku hal berikut. maka pada titik keseimbangan E . jumlah barang yangdiminta maupun jumlah barang yang ditawarkan sebanding. permintaan bergeserke D D 2 .taan/penawaran sebesar OQ bilap e n a w a r a n t e t a p . Pada tingkat harga tertentu. yang merupakan titik pertemuana n t a r a h a r g a O P d a n p e r m i n . makat i t i k k e s e i m b a n g a n a d a l a h E l dengan tingkat harga naik sebesarOP 1 . H u k u m p e n a w a r a n m e n y a t a k a n b a h w a p e n a w a r a n c e n d e r u n g a k a n bertambah jika harga berangsur naik Perubahan Harga Keseimbangan Dalam mekanisme harga di pasar.dengan bergesernya kurva per-mintaan dari D menjadi D 1 .imbangan ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran. perubahan harga akan terjadi apabilaada perubahan permintaan dan penawaran yang dinyatakan dalam hukumharga (hukum permintaan dan penawaran). Harga kese. H u k u m p e r m i n t a a n m e n y a t a k a n b a h w a p e r m i n t a a n c e n d e r u n g a k a n bertambah apabila harga berangsur turun.Pada pihak lain bila permintaan turun sebesar OQ 2 .Harga keseimbangan atau harga pasar adalah suatu harga yang meng-gambarkan keseimbangan antara jumlah barang yang diminta dengan jumlahbarang yang ditawarkan.Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan Proses terbentuknya harga keseimbangan berawal dari adanya interaksiantara pembeli (permintaan) dan penjual (penawaran) yang dilakukan secara wajar.equilibrium .a .Diagram berikut ini melukiskan pergeseran kurva permintaanKita anggap harga keseim-bangan mulamula pada titik E. K e n a i k a n p e r m i n t a a n m e n y e b a b k a n k e n a i k a n h a r g a d a n j u m l a h keseimbangan serta kurva permintaan bergeser ke kanan. S e d a n g k a n permintaan naik sebesar OQ 1 . Apabila penawaran tetap.2 .

Pada kenaikan penawaran dari OQm e n j a d i O Q .2 .1.terlihat titik keseimbangan E ikut berubahmenjadi E l . tingkat harga turun menjadi OP 2 .2 . Apabila permintaan tetap. QPPE 1 D 2 P 2 QOQ 1 SE 2 EQ 2 b e r i k u t i n i m e l u k i s k a n pergeseran kurva penawaran.P e r g e s e r a n k u r v a p e r m i n t a a n d a n kurva penawaran mengakibatkan peruba-han posisi equilibrium. maka berlaku hal berikut. P e n u r u n a n p e n a w a r a n m e n y e b a b k a n k e n a i k a n h a r g a d a n p e n u r u n a n jumlah keseimbangan.Kenaikan penawaran menyebabkan penurunan harga dan kenaikan jumlah keseimbangan. karena harga dari OP turunmenjadi OP 1 . kurva S bergeser ke S l . kurva penawaran bergeser ke kanan. Perubahan posisi equilibrium (keseimbangan) dapat jugadisebabkan oleh perubahan permintaan dan penawaran sekaligus. seperti tampak pada diagram di atas. kurva penawaran bergeser ke kiri. Sebaliknya dengan berku-r a n g n y a p e n a w a r a n d a r i O Q k e O Q 2 .harga akan naik menjadi OP 2 dan titik keseimbangan terjadi pada E 2 .D i a g r a m 1 .

D 1 DPPE 1 P 1 S E 2 EP 2 S 2 S 1 QQ0Q 1 Q 2 SP 1 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful