SELASA, 15 NOVEMBER 2011 Ischialgia/iskhialgia

Iskhialgia adalah nyeri pada daerah tertentu sepanjang tungkai yang merupakan manifestasi rangsangan saraf sensoris perifer dari nervus iskhiadikus (Sidharta,1999). Ahli lain berpendapat bahwa iskialgia merupakan salah satu manifestasi dari nyeri punggung bawah yang dikarenakan adanya penjepitan nervus iskiadikus. Iskialgia atau sciatika adalah nyeri yang menjalar (hipoestesia, parestesia atau disastesia) ke bawah sepanjang perjalanan akar saraf iskidikus (Cailliet,1981). Menurut Sidharta (1999) iskhialgia dibagi menjadi tiga yaitu: 1. Iskhialgia sebagai perwujudan neuritis iskhiadikus primer

Iskhialgia akibat neuritis iskhiadikus primer adalah ketika nervus iskhiadikus terkena proses radang. Tanda dan gejala utama neuritis iskhiadikus primer adalah nyeri yang dirasakan bertolak dari daerah sakrum dan sendi panggul, tepatnya di foramen infra piriformis atau incisura iskhiadika dan menjalar sepanjang perjalanan nervus iskhiadikus dan lanjutannya pada nervus peroneus dan tibialis. Nyeri tekan ditemukan pada incisura iskhiadika dan sepanjangspasium poplitea pada tahap akut. Juga tendon archiles dan otot tibialis anterior dan peroneus longus terasa nyeri pada penekanan. Kelemahan otot tidak seberat nyeri sepanjang tungkai. Karena nyeri itu maka tungkai di fleksikan, apabila diluruskan nyeri bertambah hebat. Tanda-tanda skoliosis kompensatorik sering dijumpai pada iskhialgia jenis ini. Diagnosa neuritis iskhiadikus primer ditetapkan apabila nyeri tekan pada otot tibialis anterior dan peroneus longus. Dan pada neuritis sekunder nyeri tekan disepanjang nervus iskhiadikus, tetapi di dekat bagian nervus iskhiadikus yang terjebak saja. Timbul nyerinya akut dan tidak disertai adanya nyeri pada punggung bawah merupakan ciri neuritis primer berbeda dengan iskhialgia yang disebabkan oleh problem diskogenik. Reflek tendon archiles dan tendon lutut biasanya tidak terganggu.

2.

Iskhialgia sebagai perwujudan entrapment radikulitis atau radikulopati

Pada iskhialgia radikulopati merupakan akibat dari jebakan oleh tumor, nukleus pulposus yang menjebol ke dalam kanalis vertebralis maupun osteofit atau peradangan (rematois spondilitis angkilopoetika, herpes zoster, tuberkulosa) yang bersifat menindihi, menjerat dan sebagainya terjadi radikulopati. Pola umum iskhialgia adalah nyeri seperti sakit gigi atau nyeri hebat yang dirasakan bertolak dari vertebra lumbosakralis dan menjalar menurut perjalanan nervus iskhiadikus dan lanjutannya pada nervus peroneus atau nervus tibialis. Makin jauh ke tepi nyeri makin tidak begitu hebat, namun parestesia atau hipoastesia sering dirasakan.

Data anamnestik dan diagnostik fisik yang bersifat spesifik berarti informasi yang mengarahkan ke suatu jenis proses patologik atau yang mengungkapkan lokasi di dalam vertebra lumbosakralis atau topografi radiks terhadap lesi yang merangsangnya. Dan pada trayek itu juga. Di garis persendian sakroiliaka komponen-komponen pleksus lumbosakralis sedang membentuk nervus iskhiadikus dapat terlibat dalam proses radang (sakroilitis). . atau menggambarkan kondisi terjadinya kerusakan. Di situ pleksus melintasi garis sendi sakroiliaka dan sedikit lebih distal membentuk nervus iskhiadikus. Dalam trayek selanjutnya nervus iskhiadikus dapat terlibat dalam bursitis di sekitar trochantor major femoris. vertebra lumbosakral memperlihatkan fiksasi. nyeri tekan pada salah satu ruas vertebra lumbosakralis hampir selalu ditemukan. karsinoma uteri atau sarkoma retroperineal. bradikinin dan substansi P dari ujung saraf setempat. histamin. Jaringan yang mengalami inflamasi akan melepaskan substansi-substansi kalium. kegiatan yang menimbulkan peninggian tekanan intra spinal seperti batuk. yang merupakan saraf perifer terbesar. Nyeri timbul karena adanya stimulus yang mengaktifkan nosiseptor yang ada dikulit. 2006). Di foramen infra piriformis nervus iskhiadikus dapat terjebak oleh bursitis otot piriformis.Pada data anamnestik yang bersifat umum antara lain : nyeri pada punggung bawah selalu mendahului iskhialgia. S1. kecuali kalau proses neoplasmik atau infeksi yang bertanggung jawab. tesr naffziger dan valsava hampir selalu positif. Selanjutnya dalam perjalanannya ke tepi nervus iskhiadikus dapat terjebak dalam bangunanbangunan yang dilewatinya. Stimulus yang dapat mengaktifkan nosiseptor adalah stimulus mekanik. test lasegue hampir selalu positif pada derajat kurang dari 70. L5. faktor trauma hampir selamanya dapat ditelusuri. 3. S2 dan S3 menyusun pleksus lumbosakralis yang berada di fasies pelvina os sakri. Menurut Taxonomi Committee International Association for Study of Pain (IASP) dikutip oleh Basuki (2009). nervus iskhiadikus dapat terganggu oleh adanya penjalaran atau metastase karsinoma prostat yang sudaj bersarang pada tuber iskhii. asetilkolin. jaringan di bawah kulit dan organ visera. bersin dan mengejan memprofokasi adanya iskhialgia. Iskhialgia sebagai perwujudan entrapment neuritis Unsur-unsur nervus iskhiadikus yang dibawakan oleh nervi L4. Zat-zat tersebut akan mengaktifkan nosiseptor dan nosiseptor akan berhubungan dengan serabut saraf A-δ bermielin yang menghantarkan nyeri yang tajam. serotonin. Adapun data diagnostik non fisik yang bersifat umum adalah : kurva lordosis pada lumbosakral yang mendatar. Patofisiologi Nyeri Iskhialgia Nyeri merupakan suatu mekanisme perlindungan yang menyadarkan seseorang untuk membuat tanggap rangsang yang memadai guna mencegah kerusakan lebih lanjut dari jaringan yang bersangkutan (Parjoto. Pada pleksus lumbosakral dapat diinfiltrasi oleh sel-sel karsinoma ovarii. menusuk dan jelas terlokalisir. Simtomatologi entrapment neuritis iskhiadika sebenarnya sederhana yaitu pada tempat proses patologik yang bergandengan dengan iskhiagia. prostalglandin. kimiawi maupun termal. nyeri adalah suatu pengalaman sensoris subyektif dan emosional yang tidak menyenangkan yang berkaitan dengan kerusakan jaringan baik yang aktual maupun potensial.

tidak mengenakkan. mesensefalon. (3) nyeri idiopatik. 2007 ). korteks serebri dan korteks asosiasinya untuk kemudian disadari baik mengenai sifat.Widiastuti (1996) mengelompokkan nyeri menjadi . dan tidak terlokalisir. (2) nyeri nosiseptif atau nyeri inflamasi. menghilangkan faktor perangsang reseptor misal dengan memperlancar proses pembuangan melalui peredaran darah. (2) Teori pola (pattern). Melzack dan Wall (1965) yang dikutip oleh Kuntono (2006) mengemukakan bahwa teori gerbang kontrol (gate control) merupakan teori yang dikembangkan dari segi neuro fisiologi tentang penggolongan nyeri dari perifer maupun sentral. Pola aksi potensial yang timbul oleh adanya suatu stimulus pada tingkat saraf perifer dan stimulus tertentu menimbulkan pola aksi potensial tertentu. batang otak. Konsep dasarnya menggabungkan teori spesifik dan teori pola ditambah dengan interaksi antra afferen perifer dan sistem modulasi yang berbeda di medulla spinalis (substansia gelatinosa). Modulasi diperoleh dengan cara menurunkan ekstabilitas reseptor. maupun berat ringannya ( Widiastuti. 2000). (4) nyeri disfungsional ( Kuntono. (2) nyeri neuropatik. Pada tingkat reseptor ini sasaran modulasi pada reseptor di perifer. 1996 ). Berdasarkan teori gerbang control noleh Melzak . (4) nyeri psikogenik. (3) nyeri neuropatik. lokasi. yang selanjutnya dihantarkan melalui serabut A delta dan serabut tipe C di perifer dan traktus spinothalamikus di medulla spinalis menuju ke pusat nyeri di thalamus. Teori spesifikasi ini mengemukakan bahwa reseptor dikhususkan untuk menerima suatu stimulus yang spesifik.Serabut saraf tipe C tidak bermielin sehingga menghantarkan rasa terbakar . Nyeri bisa terjadi bila ada stimulus yang memenuhi syarat yang dimediasi atau difasilitasi oleh bahan kimia tertentu seperti leukotrin. Selain itu juga mengemukakan sistem modulasi descenden (dari pusat ke perifer). prostalglandin. Ada beberapa tingkat dalam afferent dimana nyeri dapat dimodulasi yaitu: (1) tingkat reseptor. interleukin dan tromboksan sehingga menimbulkan impuls nyeri atau impuls nosiseptif di nosiseptor yang dikenal dengan proses tranduksi yang kemudian medulla spinalis. Menurut Kuntono (2006) teori mekenisme nyeri ada 3 yaitu: (1) teori spesifikasi. (5) sindroma nyeri kronik. Teori ini tidak mengemukakan komponen psikologis. Pada tingkat spinal ini sasaran modulasi pada substantia gelatinosa (SG) dengan tujuan memberikan inhibisi terhadap transmisi stimulus nyeri. Berdasarkan klasifikasinya nyeri dapat dikelompokan menjadi 4 tipe yaitu (1) nyeri fisiologis. (3) tingkat supraspinal. Pola aksi potensial untuk nyeri berbeda dengan pola untuk rasa sentuhan. serta menurunkan aktifitas gamma motor neuron misal dengan pemanasan. (3) teori gerbang kontrol (gate control). Teori pola ( pattern ) ini menyatakan bahwa elemen utama pada nyeri adalah pola informasi sensoris. (1) nyeri nosiseptif. dan (4) tingkat sentral (Kuntono. (2) tingkat spinal.

Pada tingkat supraspinal. dan fibrotik atau retreksi serabut saraf). Melalui locus cerulus (LC) dan medial lateral para branchial nukleus PAG juga memodulasi nyeri enchepalin di PHC. NRM akan menghambat afferent A delta. lalu terjadi oedema dan gumpalan darah terjadi pada interface topis lesi dan selanjutnya letak cedera pada intraneural atau ekstraneural. Perubahan molekuler dapat menyebabkan aktifitas serabut saraf aferen (SSA) menjadi tidak normal dengan timbulnya ektopik (aktifitas yang terjadi di luar nosiseptor). Pada penderita iskialgia nyeri umumnya disebabkan oleh iritasi atau kompresi radiks dorsalis di daerah lumbal. Pada selaput pembungkus saraf Selaput pembungkus saraf yang kaya akan nosiseptor bila mengalami iritasi akan menimbulkan nyeri inflamasi. oedema dan deterioration pada kapiler endothelium. Menurut Kuntono (2009) patofisiologis nyeri neuropatik terhadap sistem saraf tepi adalah serabut saraf akan terjadi injuri/cedera. Kompresi atau iritasi juga menyebabkan nyeri inflamasi yang kemudian diikuti oleh penekanan akson dan berakibat munculnya nyeri neuropatik (Meliala. Misal seorang tentara yang sedang perang tidak merasa nyeri yang hebat meskipun menderita luka berat. akumulasi saluran ion natrium dan saluran ion-ion lainnya di daerah lesi.dan Wall maka untuk dapat menghilangkan atau mengurangi nyeri. 2005). PAG mengirim stimulus ke nucleus raphe magnus (NRM) hyang selanjutnya ke tanduk belakang medulla spinalis (PHC).2001). SG harus diaktifkan sehingga gerbang menutup. Pada tingkat sentral ini komponen kognitif dan psikologis berperan didalam memodulasi nyeri. Hal ini menunjukkan bahwa nyeri meliputi dua aspek yaiti aspek sensoris dan aspek psikologis. Hal ini ditentukan oleh sikap seorang terhadap nyeri dan emosi yang mengendalikan. Penumpukan ion-ion tersebut menyebabkan timbulnya mechano hot spot yang sangat peka terhadap rangsang mekanis maupun temperatur. Selain itu NRM juga memacu timbulnya serotonin PAG juga memodulasi nyeri melalui produksi endorphin di PHC dengan perantaraan NRM. Nyeri bisa dirasakan di sepanjang distribusi serabut saraf tersebut. penguluran dan sebagainya. Hiperalgesia yang terjadi pada nyeri neuropatik juga . Fungsi dari serabut saraf akan terganggu oleh karena kerusakan sistem vaskuler (hipoksia pada akson. Nyeri bertambah bila ada peregangan serabut saraf. yang letak kerusakan atau gangguannya bisa terjadi baik pada selaput pembungkus saraf maupun pada serabut sarafnya (Meliala . Dengan demikian susunan saraf pusat juga berperan dalam memodulasi nyeri. Aktifitas ektopik juga menyebabkan timbulnya gangguan neuropatik spontan seperti paraestesia. Penekanan pada serabut saraf Penekanan pada serabut saraf bisa mengakibatkan terjadinya keseimbangan neuron sensorik melalui perubahan molekuler. misalnya karena pergerakan. Nyeri neuropatik adalah nyeri yang berhubungan dengan lesi yang terjadi pada serabut saraf. kontrol nyeri dilakukan oleh peri aquaductal gray matter (PAG) di mid brain. disestesia dan nyeri seperti kesetrum.

Fraktur pelvis. Ischialgia mekanik 1.disebabkan oleh fenomena wind-up. S2. 2001). Etiologi Ischialgia timbul karena terangsangnya serabut-serabut sensorik dimana nervus ischiadicus berasal yaitu radiks posterior L4. Nyeri daerah pinggang pada dasarnya dapat berupa: 1. biasanya terjadi pada penderita hernia nukleus pulposus (HNP) 2.maka ischialgia adalah nyeri yang terasa sepanjang N. S1. L5. Ischialgia diskogenik. Nyeri radikuler (sering) 2. Spondiloarthrosis defermans 2.ischiadicus. Metastasis carsinoma di corpus vertebrae lumbosakral 5.com/2011/11/ischialgiaiskhialgia.blogspot.alat dalam rongga panggul sehingga menimbulkan . LTP. Ditinjau dari arti katanya. 11 Juli 2011 Label: Medis Neuro | 0 komentar Ischialgia merupakan nyeri yang terasa sepanjang tungkai. Jadi ischialgia didefinisakan sebagai nyeri yang terasa sepanjang nervus ischiadivus dan lanjutannya sepanjang tungkai. Spondilolistetik 3. Penyebab ischialgia dapat dibagi dalam : 1. Nyeri tidak menjalar Penderita dengan nyeri radikuler memperlihatkan low back pain serta nyeri radikuler sepanjang nervus ischiadicus. dan perubahan fenotip A-β. http://fisioterapishartanto. Fraktur corpus lumbosakral 6. Nyeri neuropatik juga mengakibatkan penurunan reseptor opioid di neuron kornu dorsalis dan peningkatan cholecystokinin (CCK) yang menghambat kerja reseptor opioid (Meliala.html ISCHIALGIA Senin. Nyeri alih (referet pain) 3. radang atau neoplasma pada alat. Tumor cauda 4. S3.

Neuropati rematik. dll). Lokasi nyeri. bersin dan mengedan memprivakasi terasanya ischialgia diskogenik 3. penjalaran nyeri. Bagian vertebre yang membentuk punggung bagian bawah adalah lumbal 1-5 denagn discus intervertebralis dan pleksus lumbalis serta pleksus sakralis. dan ini dapat terjadi pada setiap bagian nervus ischiadicus sebelum sampai pada permukaan belakang tungkai Gambaran klinis Yang harus di perhatikan dalam anamnesa antara lain : 1. diabetik dan neuropati lainnya Patologi Vertebrae manusia terdiri dari cervikal. 3. nervus ilioinguinalis. Nervus ischiadicus adalah berkas saraf yang meninggalkan pleksus lumbosakralis dan menuju foramen infrapiriformis dan keluar pada permukaan tungkai di pertengahan lipatan pantat. Ischialgia timbul akibat perangsangan serabut-serabut sensorik yang berasal dari radiks posterior lumbal 4 sampai sakral 3. nervus pudendus. Pada apeks spasium poplitea nervus ischiadicus bercabang menjadi dua yaitu nervus perineus komunis dan nervus tibialis. Ischailgia non mekanik (medik) 1.tekanan pada pleksus lumbosakralis. Inspeksi Perhatikan keadan tulang belakang. hiperlordosis atau lordosis lumbal yang mendatar . dan nervus obturatorius. nervus genitofemoralis. thorakal. pinggang terfiksir. nervus kutaneus femoris superior. nervus ischiadicus. Kegiatan yang menimbulkan peninggian tekanan didalam subarachnoid seperti batuk. misalnya skoliosis. Selanjutnya pleksus sakralis keluar dari lumbal4-sakral4 yang terdiri dari nervus gluteus superior. dan koksigis. menekan. dan faktor yang memperberat rasa nyeri 2. intensitas nyeri. lumbal. nervus femoralis. nervus gluteus inferior. Penyuntikan obat-obatan dalam nervus ischiadicus 5. sudah berapa lama. Pleksus lumbalis keluar dari lumbal 1-4 yang terdiri dari nervus iliohipogastrika. dan ramus muskularis. Faktor trauma hampir selalu ditemukan kecuali pada proses neoplasma atau infeksi Pemeriksaan fisik 1. mula nyeri. Radikulitis tuberkulosa 2. sakral. jenis nyeri (menyayat. Adhesi dalam ruang subarachnoidal 4. faktor pencetus. Radikulitas luetika 3.

NSAID .Rehabilitasi (Mobilisasi) 2. CT scan 5.2. Foto rontgen lumbosakral 2. Reflek . Elektromielografi 3. Myelografi 4.Istirahat lebih kurang 2-3 minggu .html . patrick. Perkusi Rasa nyeri bila prosesus diketok 4.Laseque.Analgetik . antipatrick.blogspot. MRI http://adikmuthmainnah. Penatalaksanaan umum . Penatalaksanaan khusus Diberikan sesuai dengan etiologi ischialgia Pemeriksaan penunjang 1. naffziger Penatalaksanaan 1.com/2011/07/ischialgia.KPR ↓ dan atau APR ↓ . Palpasi Nyeri tekan pada tulang belakang atau pada otot-otot di samping tulang belakang 3.

pelatihan fungsi dan komunikasi ( SK Menkes RI No. antara lain bidang pertanian. Apa yang di maksud dengan ischialgia? . Fisioterapi adalah pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu atau kelompok untuk mengembangkan. memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dan menggunakan penanganan secara manual. Ischialgia merupakan penyebab terbanyak terjadinya terbatasnya gerak dan gangguan berjalan. Gangguan fungsi terjadi akibat keterlibatan sendi sebagai penumpu yang menyebabkan nyeri dan menghambat gerak dalam aktivitas. elektris dan mekanis. Latar Belakang Seiring dengan era yang semakin maju seperti saat ini ilmu pengetahuan dan teknologi mengalami perkembangan yang cukup pesat. Tetapi dewasa ini dampak krisis multidimensi sangat berpengaruh pada pelayanan kesehatan dan kemampuan untuk meningkatkan kesehatan bagi seluruh warga Negara Indonesia. 2001 ). peralatan fisik. sehingga mencakup upaya peningkatan kesehatan. B. penyembuhan dan pemulihan. Pada kondisi ischialgia yang ditandai dengan nyeri menjalar sepanjang tungkai dan gangguan dalam berjalan. RUMUSAN MASALAH Sendi hip merupakan sendi besar yang menopang berat badan dan rawan terkena ischialgia. Gangguan tersebut dapat terjadi oleh karena kelainan neuromuskuloskletal termasuk ischialgia. Kemudian berangsur – angsur berkembang. bidang teknologi dan bidang kesehatan.BAB I PENDAHULUAN A. 136/XI/XXI. Salah satu diantara upaya pelayanan kesehatan tersebut adalah fisioterapi. Upaya pelayanan kesehatan awalnya hanya difokuskan pada penyembuhan saja. Gangguan akibat keterbatasan fungsi dan gerakan merupakan masalah utama bagi fisioterapi. pencegahan. Dalam kasus ini di temukan rumusan masalah sebagai berikut: a. Krisis multidimensi tersebut mengakibatkan perubahan pola hidup dan perilaku yang efektif dan efisien pada masyarakat. peningkatan gerak.

masalah metabolisme. Hal ini dapat terjadi karena proses beberapa penyakit seperti trauma fisik. keterbatasan LGS. Nyeri alih (referet pain) 3. Gejala yang di timbulkan akibat ischialgia? C. Ischialgia meningkat frekuensinya seiring dengan banyaknya aktivitas yang dikerjakan. nyeri. Orang awam pada umumnya menginterpretasikanischialgia dengan rasa sakit dan nyeri pada pantat. Nyeri radikuler (sering) Penderita dengan nyeri radikuler memperlihatkan low back pain serta nyeri radikuler sepanjang nervus ischiadicus. Bagaimanakah cara penyembuhan penyakit ischialgia? d.b. BAB II PEMBAHASAN A. dan permasalahan aktivitas sehari-hari. kimiawi. dan elektris. dalam kasus itu yang terjepit adalah Saraf Ischiadikus sebelah kanan. Nyeri daerah pinggang pada dasarnya dapat berupa: 1. Pada kondisi ini mengalami penurunan kekuatan otot. TUJUAN Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui cara mendiagnosa dan mengelola secara komprehensif pasien nyeri punggung bawah khususnya penyakit ischialgia. dan autoimun. infeksi. 2. Nyeri tidak menjalar . Faktor – faktor apa yang menyebabkan ischialgia? c. adanya spasme otot. PENGERTIAN Ischialgia yaitu suatu kondisi dimana Saraf Ischiadikus yang mempersarafi daerah bokong sampai kaki terjepit. Ischialgia biasanya terkait dengan faktor usia dan riwayat trauma. Ischialgia juga merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan adanya nyeri yang menjalar di sepanjang radiks ischiadikus. Jadi ischialgia didefinisakan sebagai nyeri yang terasa sepanjang nervus ischiadivus dan lanjutannya sepanjang tungkai.

gluteus maksimus. Tulang vertebrae merupakan struktur komplek yang secara garis besar terbagi atas 2 bagian. dapat merupakan nyeri lokal maupun nyeri radikuler maupun keduanya. dapat menyebabkan. Bagian posterior vertebra antara satu dan lain dihubungkan dengan sendi apofisial (faset). Penyebab lain nyeri pinggang yang agak jarang adalah metastase kanker atau infeksi. abdominal. es. Bila nyeri punggung akut telah menghilang. . menyertai fraktur vertebra bila menekan syaraf tulang belakang. Bagian anterior tersusun atas korpus vertebra. dan istrahat. lamina. kekambuhan dapat di cegah dengan memulai program latihan otot pinggang. Sedangkan bagian posterior tersusun atas pedikel. dan ditopang oleh ligamnetum longitudinale anterior dan posterior. mengakibatakan nyeri berat yang menyebar ke tungkai (skiatika). dan hamstring. serta prosesus tranversus dan spinosus yang menjadi tempat otot penyokong dan pelindung kolumna vertebrale. spasme otot yang banyak penyebab ketidaknyamanan dapat di kurangi dengan kompres panas. B. Untuk menahan beban yang besar terhadap kolumna vertebrale ini stabilitas daerah pinggang sangat bergantung pada gerak kontraksi volunter dan reflek otot-otot sakrospinalis. Nyeri ini terasa diantara sudut iga terbawah sampai lipat bokong bawah yaitu di daerah lumbal atau lumbo-sakral dan sering disertai dengan penjalaran nyeri ke arah tungkai dan kaki. Nyeri pinggang dapat merupakan tanda osteoporosis. kanalis vertebralis. diskus intervertebralis (sebagai artikulasi). ANATOMI DAN FISIOLOGI TULANG BELAKANG Anatomi tulang belakang perlu diketahui agar klinisi dapat menentukan elemen apa yang terganggu pada timbulnya keluhan nyeri punggung bawah.Keluhan umum nyeri punggung dapat menyertai berbagai masalah kronis yang memerlukan perhatian medis.Stabilitas vertebrae tergantung pada integritas korpus vertebra dan diskus intervertebralis serta dua jenis jaringan penyokong yaitu ligamentum (pasif) dan otot (aktif). NPB yang lebih dari 6 bulan disebut kronik. Nyeri punggung bawah (NPB) adalah rasa nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah.

Pertama. kimiawi). penekanan hanya terjadi pada selaput pembungkus saraf yang kaya nosiseptor dari nervi nevorum yang menimbulkan nyeri inflamasi. Fasia dan otot C.Dari gambar di atas. termal. Mekanisme nyeri merupakan proteksi yang bertujuan untuk mencegah pergerakan sehingga proses penyembuhan dimungkinkan. tampak bahwa yang merupakan bagian peka nyeri adalah:       Lig. FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB ISCHIALGIA Penyebab terjepitnya saraf ini ada beberapa faktor. Untuk mengetahui penyebab pasti perlu dilakukan pemeriksaan fisik secara seksama oleh dokter. Salah satu bentuk proteksi adalah spasme otot. yaitu antara lain: kontraksi/ radang otot-otot daerah bokong.Diskus intervertebralis. Longitudinale posterior Corpus vertebra dan periosteumnya Articulatio zygoapophyseal Lig. Longitudinale anterior Lig. yang selanjutnya dapat menimbulkan iskemia. Stimulus ini akan direspon dengan pengeluaran berbagai mediator inflamasi yang akan menimbulkan persepsi nyeri. Iritasi neuropatik pada serabut saraf dapat menyebabkan 2 kemungkinan. adanya perkapuran tulang belakang atau adanya keadaan yang disebut dengan Herniasi Nukleus Pulposus (HNP). atau nyeri neuropatik yang diakibatkan lesi primer pada sistem saraf. baik anulus fibrosus maupun nucleus pulposusnya adalah bangunan yang tidak peka nyeri. D. Nyeri yang timbul dapat berupa nyeri inflamasi pada jaringan dengan terlibatnya berbagai mediator inflamasi. PATOFISIOLOGI NYERI PUNGGUNG BAWAH Bangunan peka nyeri mengandung reseptor nosiseptif (nyeri) yang terangsang oleh berbagai stimulus lokal (mekanis. Nyeri dirasakan sepanjang serabut saraf dan . Supraspinosum. jika perlu dilakukan pemeriksaan tambahan radiologi/ Rontgen pada tulang belakang.

ETIOLOGI Ischialgia timbul karena terangsangnya serabut-serabut sensorik dimana nervus ischiadicus berasal yaitu radiks posterior L4. penekanan mengenai serabut saraf. Ischialgia mekanik terbagi atas :  Spondiloarthrosis defermans. S2.  Tumor caud. CARA PENYEMBUHAN PENYAKIT ISCHIALGIA Penatalaksanaan penyakit ischialgia yaitu sebagai berikut : .  Fraktur corpus lumbosakral. diabetik dan neuropati lainnya. E. Ischialgia diskogenik. F. L5. Penyebab ischialgia dapat dibagi dalam : 1. Pada kondisi ini terjadi perubahan biomolekuler di mana terjadi akumulasi saluran ion Na dan ion lainnya. Penumpukan ini menyebabkan timbulnya mechano-hot spot yang sangat peka terhadap rangsang mekanikal dan termal. Ischailgia non mekanik (medik) terbagi atas:  Radikulitis tuberkulosa  Radikulitas luetika  Adhesi dalam ruang subarachnoidal  Penyuntikan obat-obatan dalam nervus ischiadicus  Neuropati rematik. radang atau neoplasma pada alat. Kemungkinan kedua.bertambah dengan peregangan serabut saraf misalnya karena pergerakan. 2.  Metastasis carsinoma di corpus vertebrae lumbosakral. biasanya terjadi pada penderita hernia nukleus pulposus (HNP). S3.alat dalam rongga panggul sehingga menimbulkan tekanan pada pleksus lumbosakralis. S1. 3.  Spondilolistetik. Hal ini merupakan dasar pemeriksaan Laseque.  Fraktur pelvis.

menggunakan kursi kecil untuk menumpu kedua kaki. Ortotik Prostetik: Pemberian korset lumbal. c). Terapi manipulasi. Program Rehabilitasi Medik bagi penderita adalah: a). b). Program Rehabilitasi Medik.  Lakukan Back Exercise secara rutin.1.  Jika hendak mengambil barang dilantai.  Segera istirahat jika telah merasakan nyeri saat berdiri atau berjalan. Terapi Okupasi: Mengajarkan proper body mechanic. usahakan punggung tetap lurus. NSAID.  Saat duduk lama diusahakan kaki disila bergantian kanan dan kiri atau Exercise. 2. alat bantu jalan. dsb. . Terapi Fisik: Diatermi. dsb. Obat – obatan : analgetik. Operasi : di lakukan pada kasus yang berat/ sangat mengganggu aktifitas dimana dengan obat – obatan dan Program Rehabilitasi Medik tidak membantu. 3. Elektroterapi. Traksi lumbal. muscle relaxan. dsb. tapi tekuk kedua lutut untuk menggapai barang tersebut. dsb. Advis:  Hindari banyak membungkukkan badan.  Hindari sering mengangkat barang-barang berat.  Saat menyapu atau mengepel lantai pergunakan gagang sapu atau pel yang panjang. untuk memperkuat otot-otot punggung sehingga mampu menyanggah tulang belakang secara baik dan maksimal. d). sehingga saat menyapu atau mengepel punggung tidak membungkuk.

yang diringankan dengan menekuk punggung atau duduk. dan meluruskan kaki memperburuk nyeri tersebut. betis bahkan sampai kaki. lumbal. nervus ilioinguinalis. dan ramus muskularis. dan koksigis. H. . atau nyeri seperti ditembak. thorakal. menaiki tangga. Pleksus lumbalis keluar dari lumbal 1-4 yang terdiri dari nervus iliohipogastrika. nervus kutaneus femoris superior. dan nervus obturatorius. Kekakuan kemungkinan dirasakan pada kaki. Selanjutnya pleksus sakralis keluar dari lumbal4-sakral4 yang terdiri dari nervus gluteus superior. Gejala yang sering ditimbulkan akibat Ischialgia adalah:  Nyeri punggung bawah  Nyeri daerah bokong  Rasa kaku/ terik pada punggung bawah  Nyeri yang menjalar atau seperti rasa kesetrum. Bagian vertebrae yang membentuk punggung bagian bawah adalah lumbal 1-5 denagn discus intervertebralis dan pleksus lumbalis serta pleksus sakralis. tergantung bagian saraf mana yang terjepit.G. Pada apeks spasium poplitea nervus ischiadicus bercabang menjadi dua yaitu nervus perineus komunis dan nervus tibialis. nervus pudendus. berlari. PATOLOGI Vertebrae manusia terdiri dari cervikal. nervus genitofemoralis. Ischialgia timbul akibat perangsangan serabutserabut sensorik yang berasal dari radiks posterior lumbal 4 sampai sakral 3. sakral. nervus gluteus inferior. Berjalan. Yang bisa menyebabkan rasa seperti ditusuk jarum. sakit nagging. nervus ischiadicus. GEJALA YANG DI TIMBULKAN ISCHIALGIA Sciatica atau ischialgia biasanya mengenai hanya salah satu sisi. nervus femoralis. dan ini dapat terjadi pada setiap bagian nervus ischiadicus sebelum sampai pada permukaan belakang tungkai. yang di rasakan daerah bokong menjalar ke daerah paha. Nervus ischiadicus adalah berkas saraf yang meninggalkan pleksus lumbosakralis dan menuju foramen infrapiriformis dan keluar pada permukaan tungkai di pertengahan lipatan pantat.

 Nyeri bertambah dengan batuk. jenis nyeri (menyayat. terutama banyak membungkukkan badan atau banyak berdiri dan berjalan. dll). sudah berapa lama. intensitas nyeri.  Rasa nyeri juga sering diprovokasi karena mengangkat barang yang berat.  Dapat timbul gejala kesemutan atau rasa baal. pinggang terfiksir. bersin dan mengedan memprivakasi terasanya ischialgia diskogenik 3. penjalaran nyeri. dan faktor yang memperberat rasa nyeri 2. Faktor trauma hampir selalu ditemukan kecuali pada proses neoplasma atau infeksi . mengangkat I.  Bila mengenai konus atau kauda ekuina dapat terjadi gangguan defekasi.  Pada kasus berat dapat timbul kelemahan otot dan hilangnya refleks tendon patella (KPR) dan Achilles (APR). faktor pencetus. Rasa nyeri sering di timbulkan setelah melakukan aktifitas yang berlebihan. Lokasi nyeri. bersin. menekan. mula nyeri. Keadaan ini merupakan kegawatan neurologis yang memerlukan tindakan pembedahan untuk mencegah kerusakan fungsi permanen. Kegiatan yang menimbulkan peninggian tekanan didalam subarachnoid seperti batuk. miksi dan fungsi seksual. MANIFESTASI KLINIK Yang harus diperhatiakan dalam anamnesa antara lain: 1.  Jika dibiarkan maka lama kelamaan akan mengakibatkan kelemahan anggota badan bawah/ tungkai bawah yang disertai dengan mengecilnya otot-otot tungkai bawah tersebut.

menggunakan obat-obatan OTC anti peradangan nonsteroidal (NSAID). Meluruskan otot yang lumpuh secara pelan-pelan setelah pemanansan bisa membantu. dalam kasus itu yang terjepit adalah Saraf Ischiadikus sebelah kanan. Seringkali. Modalitas yang digunakan bisa efektif dengan heating yakni SWD (short Wave Diathermi). Untuk banyak orang.BAB III PENUTUP A. Orang awam pada umumnya menginterpretasikan ischialgiadengan rasa sakit dan nyeri pada pantat. tidur pada sisi mereka dengan lutut ditekuk dan sebuah bantal diantara lutut menghadirkan keringanan.bisa juga ditambah TENS untuk membantu memblokir nyerinya. dan elektris. nyeri tersebut hilang dengan sendirinya. Ischialgia merupakan suatu kondisi dimana Saraf Ischiadikus yang mempersarafi daerah bokong sampai kaki terjepit. Istirahat. Peran fisioterapi pada kasus ini dapat membantu meringankan nyeri yang dirasakan. Ischialgia meningkat frekuensinya seiring dengan banyaknya aktivitas yang dikerjakan. Nyeri daerah bokong.   Gejala yang sering ditimbulkan akibat Ischialgia adalah Nyeri punggung bawah. infeksi. kimiawi. dan autoimun. masalah metabolisme. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan di atas maka kami dapat menyimpulkan sebagai berikut : Ischialgia adalah istilah kedokteran untuk merujuk pada keadaan jaringan yang abnormal pada saraf ischiadicus. . Penyebab terjepitnya saraf ini ada beberapa faktor. yaitu antara lain: kontraksi/ radang otot-otot daerah bokong. tidur diatas kasur yang keras. Hal ini dapat terjadi karena proses beberapa penyakit seperti trauma fisik. dan mengompres panas dan dingin kemungkinan pengobatan yang cukup. adanya perkapuran tulang belakang atau adanya keadaan yang disebut dengan Herniasi Nukleus Pulposus (HNP).

 Rasa nyeri sering di timbulkan setelah melakukan aktifitas yang berlebihan. Jika dibiarkan maka lama kelamaan akan mengakibatkan kelemahan anggota badan bawah/ tungkai bawah yang disertai dengan mengecilnya otot-otot tungkai bawah tersebut.blogspot.  Rasa kaku/ terik pada punggung bawah. Nyeri yang menjalar atau seperti rasa kesetrum. http://tutytitien. yang di rasakan daerah bokong menjalar ke daerah paha.com/2011/11/makalah-ischialgia. tergantung bagian saraf mana yang terjepit.html . terutama banyak membungkukkan badan atau banyak berdiri dan berjalan. betis bahkan sampai kaki.   Rasa nyeri juga sering diprovokasi karena mengangkat barang yang berat.

com/sciatica/page12_em.nih. Philadelphia: W. AmericanAcademy of Orthopaedic Surgeons http://orthoinfo. eds. & allied health dictionary (6th ed. FACP. Last Reviewed – 16 November 2012 http://www. J. 2003. Marc C.A. Shiel Jr.M.ncbi. Shaun. Vroomen.co.423. et al. Ruddy. Arnold. nursing. Patrick.emedicinehealth.aaos.Farmington Hills. MI.) St. W. FACR http://www. Thompson Gale.org/fact/thr_report.. Louis: Mosby-Year Book.medicinenet..southerncross.com/sciatica/page4.F.B.T. Clinical Primer of Rheumatology. Longe. Wilmink.BAHAN DARI INTERNET http://www. L. D. MD Medical Editor: William C.. "Lack of Effectiveness of Bed Rest for Sciatica.cfm?Thread_ID=167&topcategory=Spine Anderson.J. K. In Pubmed Health (2012) Sciatica.N. C. Third Edition. (eds.M. et al. A>D>A>M> Medical Encyclopedia. eds. William.. Saunders Co.aspx References American Academy of Orthopaedic Surgeons (2000) Sciatica.E.nz/AboutTheGroup/HealthResources/MedicalLibrary/tabid/178/vw /1/ItemID/121/Sciatica-symptoms-pain-relief-treatment-prevention. Kelley's Textbook of Rheumatology. Anderson. Kester. Illinios. (2006) Sciatica.htm REFERENCES: Koopman.. and Andre Knottnerus.govpubmedhealth/PMH0001706/ Barrett.htm#sciatica_prognosis Medical Author: Catherine Burt Driver. & Glanze. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.) (2006) Mosby’s medical.nlm. J. The Gale Encyclopaedia of Medicine. Jacqueline L. MD. Editor. 2000 . Jan T. de Krom. www." N Engl J Med 340 (1999): 418.D.

Accessed Aug. Philadelphia. Accessed Aug. 2012.mdconsult.uptodate.http://www. 2003.com/index. Minn.com/back-pain/guide/sciatica-symptoms Reviewed by Varnada Karriem-Norwood.mayoclinic. Neurology in Clinical Practice.uptodate. http://nccam. clinical features and diagnosis. 5th ed. Marx JA. 9. 4. 2010. Accessed Aug. 9.0-B978-0-7506-7525-3. Barbara Woodward Lips Patient Education Center. Hsu PS.. Pa.com/index.: Mayo Foundation for Medical Education and Research.mdconsult. 2012. http://www. et al. http://www.do?about=true&eid=4-u1. Pa.htm.X5001-8--TOP&isbn=978-0-75067525-3&uniqId=230100505-57. 2008. 2008. Frontera WR. 2. 6. All rights reserved. and Rehabilitation. 2.com/books/about. 2012. Acupuncture for pain. 3. Accessed Aug.: Mosby Elsevier. National Center for Complementary and Alternative Medicine.do?about=true&eid=4-u1. Accessed Aug. Acute lumbosacral radiculopathy: Prognosis and treatment. 2. Essentials of Physical Medicine and Rehabilitation: Musculoskeletal Disorders. Knight CL. http://www. Accessed Aug.: Butterworth-Heinemann Elsevier. 2012. et al.html.mdconsult. Levin K.nih. 2012 © 2012 WebMD.com/index.com/health/sciatica/DS00516/DSECTION=prevention References 1. Lumbosacral radiculopathy: Pathophysiology. http://www. 9. 2nd ed. et al.0-B978-0-323-05472-0. 2012. Rochester.uptodate.com/books/about. 7. Philadelphia. Pa.com/index. http://www. MD on February 12. http://www.uptodate. 9. 2.gov/health/acupuncture/acupuncture-for-pain. 2012. Bradley WG. http://www. et al. http://www. Rosen's Emergency Medicine: Concepts and Clinical Practice. 2. Shekelle P. Spinal manipulation in the treatment of musculoskeletal pain. Accessed Aug.. Accessed Aug. Philadelphia.com/das/book/body/208746819-6/0/1678/0. LLC. 2012. Pain. Radiculopathy.X0001-1--TOP&isbn=978-0323-05472-0&uniqId=230100505-57. . 7th ed. et al.: Saunders Elsevier. Treatment of acute low back pain. 5. et al. 2. 2012.webmd. 8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful