BAB VII.

FUNGI (CENDAWAN)
Di sekitar kita terdapat aneka makanan yang terbuat dari fungi atau cendawan, contohnya ialah tempe, oncom, keripik jamur merang dan sop jamur kuping. Selain sebagai sumber bahan pangan, cendawan juga mempunyai peranan penting dalam bidang pertanian. Apa saja peranan fungi dalam bidang pertanian ? Kalian akan dapat menjawab pertanyaan tersebut setelah memahami materi tentang cendawan dan sifat-sifatnya yang akan dijelaskan pada bab ini. Kompetensi Mengetahui fungi (cendawan) bagi kehidupan. Kompetensi Dasar 7.1. Mempelajari ciri dan sifat fungi (cendawan). 7.2. Mempelajari sistematika, keragaman dan peranan fungi (cendawan) dalam bidang pertanian. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari fungi dan peranannya, kalian diharapkan dapat: • Mengenal fungi (cendawan) dengan pengamatan morfologi dan anatomi serta penafsiran gambar. • Mendeskripsikan perbedaan fungi (cendawan). • Memahami peranan fungi dalam bidang pertanian dan dalam kehidupan sehari -hari. Kata-Kata Kunci Artrospora Askokarp Basidiospora Blastospora Plasmogami Septa Senositik Sterigma Zigospora 7.1. Hifa Khamir Konidium Basidium Piknidium bersekat Kariogami Kitin Klamidospora Standar dan peranannya

Ciri dan sifat fungi (cendawan) Fungi dalam bahasa Indonesia disebut cendawan. Ciri-ciri cendawan secara umum ialah makhluk hidup eukariotik, heterotrofik (tidak memiliki klorofil), memperoleh nutrisi melalui absorbsi dan enegi simpanannya berupa glikogen. Cendawan mempunyai struktur somatik bersel satu atau banyak (multiseluler), kebanyakan berupa hifa dengan komponen utama dinding selnya ialah zat kitin, serta berkembang biak secara seksual dan aseksual dengan membentuk spora. Dalam definisi ini, cendawan mencakup jamur, kapang, dan khamir. Jamur (mushroom) ialah cendawan yang tubuh buahnyaberukuran besar dan sebaliknya kapang (moulds) ialah cendawan yang berukuran renik. Khamir (yeast) ialah cendawan bersel tunggal. Cendawan bukanlah tumbuhan atau hewan. Cendawan tidak memiliki klorofil seperti tumbuhan sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis dan menyimpan karbohidratnya dalam bentuk glikogen bukan pati seperti pada tumbuhan. Cendawan tidak menelan dan mengunyah makanan seperti pada hewan, melainkan merombak makanannya di luar tubuh secara enzimatik dan diserap melalui hifa. Cendawan termasuk makhluk hidup eukariotik karena sudah memiliki inti sel yang terbungkus membran. Hidupnya bersifat heterotrof dengan menggunakan bahan organik yang sudah tersedia. Bahan

Gambar 7. hewan.1. Struktur somatik cendawan multiseluler tersusun atas benangbenang yang disebut hifa. Sebaliknya. Adapun hifa yang tidak memiliki sekat dinamakan asepta atau senositik (Gambar 7.2). Cendawan simbiosis mutualistik antara cendawan endomikoriza dan akar tanaman hortikultura. Selain menyerap makanan. Gambar 7. Kumpulan hifa akan membentuk jalinan yang disebut miselium. Hifa senositik memiliki banyak inti.organik yang digunakan dapat berupa bahan organik mati (saprotrof) atau bahan organik hidup (simbiosis). Cendawan Ustilago maydis parasit pada jagung yang menyebabkan penyakit gosong. dan mikroorganisme termasuk cendawan.3). .2. Hifa merupakan tabung-tabung kecil berisi sitoplasma dan nukleus. Haustoria adalah hifa yang berfungsi sebagai organ penyerap makanan atau menempel pada inang. cendawan yang membentuk simbiosis mutualistik menguntungkan baik inang maupun cendawannya itu sendiri. Inang untuk cendawan ialah tumbuhan. Simbionsis dapat bersifat antagonistik (Gambar 7. Pada cendawan yang hidup sebagai parasit terdapat hifa yang mengalami modifikasi menjadi haustoria.1) dan mutualistik (Gambar 7. hifa dapat berkembang membentuk struktur reproduksi. Cendawan yang melakukan simbioisis antagonistik dapat menyebabkan penyakit parasitik yang merugikan makhluk hidup inangnya. Hifa yang memiliki sekat dinamakan hifa bersekat atau bersepta. Beberapa jenis cendawan memiliki hifa dengan sekat-sekat melintang yang dinamakan septa. Dinding sel hifa umunya tersusun atas kitin.

biokimia dan molekuler untuk kriteria pembentukan takson maka kingdom (dunia) fungi ditata ulang. bukan kitin seperi pada cendawan sejati. hifaseptat (b) dan hifa aseptat (c). kariogami dan meiosis. Cendawan dapat berproduksi secara aseksual dan seksual dengan membentuk spora. Cendawan yang dahulunya menempati satu kingdom yaitu fungi sekarang terpisah menjadi 3 kingdom.4). Kingdom Chromista disebut cendawan semu atau pseudofungi. Protoctista dan Fungi. Cendawan Oomycota . Bahasan dalam buku ini utamanya mencakup cendawan anggota kingdom Fungi atau cendawan sejati dan sebagian anggota kingdom Chromista yang mempunyai peranan penting dalam bidang pertanian. ultrastruktur. dan kingdom Fungi disebut cendawan sejati atau eufungi. Kingdom Chromista terdiri dari 2 filum yaitu Hyphochytridiomycota dan filum Oomycota. dan Phythium sebagai penyebab penyakit lapuk berbulu atau rebah semai (Gambar 7. keragaman. Contohnya ialah Phytophthora faberi hidup sebagai parasit pada tanaman karet. Selanjutnya zoospora akan tumbuh menjadi hifa baru yang diploid.2. Setelah mengalami masa dorman. Cendawan sejati terdiri atas 5 filum yaitu Chytridiomycota. oospora berkecambah membentuk zooosporangium yang menghasilkan zoospora diploid. Ketiga kingdom ini ialah Chromista. Berdasarkan ciri reproduksi sebagai pembeda utama. Oomycota merupakan cendawan yang tersusun atas hifa bercabang yang tidak bersekat. filum Zygomycota. filum Ascomycota.Gambar 7. kingdom Protoctista disebut cendawan protozoa. Oomycota meliputi sejumlah makhluk hidup yang patogen pada tanaman (Gambar 7. Proses peleburan sel telur dan anteridium menghasilkan oospora yang diploid. Pembentukan spora seksual melibatkan proses perkawinan. dan peranan fungi (cendawan) dalam bidang pertanian Berdasarkan perkembangan sistematika cendawan terkini yang menggunakan ciri-ciri seperti evolusi. Kingdom Chromista (Cendawan semu) Filum Oomycota Oomycota atau cendawan air dikatakan sebagai cendawan yang memiliki telur. antara lain ialah konidium (jamak: konidia). dan klamidospora. Anggota oomycota lainnya yang bersifat parasit pada tanaman ialah Plasmopara viticola menyebabkan penyakit pada tanaman anggur. Zoospora akan tumbuh membentuk hifa-hifa baru. 7. Peranan fungi (cendawan) dalam bidang Pertanian 7. Polisakarida penyusun utama dinding selnya ialah selulosa. Terdapat bermacam-macam spora aseksual yang dibentuk oleh cendawan. Oomycota berproduksi secara aseksual dan seksual.2. Sementara itu. sporangiospora (spora). Ciri-ciri dari spora seksual digunakan dalam pengelompokan cendawan ke tingkat filum.3. Struktur somatik cendawan berupa sel tunggal (a). kingdom Chromista atau cendawan semu dan kingdom Fungi atau cendawan sejati dibagi dalam beberapa filum.1 Sistematika. Reproduksi secara aseksual dilakukan dengan cara pembentukan zoospora berflagel 2 di dalam zoosporangium pada ujung hifa.5) yang menyerang pangkal kecambah beberapa tanaman pertanian. Phytophthora infestans menyebabkan penyakit karat putih pada tanaman kentang dan Phytophthora nicotinae menyerang tanaman tembakau. filum Basidiomycota dan form-filum Deuteromycota. reproduksi seksual dilakukan dengan cara peleburan sel telur haploid dengan inti sel dari anteridium.

6. Reproduksi seksual dilakukan dengan membentuk spora rehat. Kapang air tumbuh pada hewan dalam air. Sumber: Moore–Landecker Gambar 7. Kingdom Fungi (Cendawan sejati) 1. vegetablemdonline. Sebagian kitrid hidup di air tawar. Synchytrium endobiotricum . (b) Zoosporangium.edu Gambar 7. Filum ini merupakan nenek moyang dari cendawan sejati lainnya.5. dan lingkungan yang lembab.juga ada yang bersifat saprotrof yaitu Saprolegnia yang hidup pada bangkai hewan atau tumbuhan mati dalam air tawar (Gambar 7. Salah satu kitrid yang bersifat parasit pada tumbuhan ialah genus Synchytrium. (a) Kentang yang terserang Phytophtora.ppath. Zoosporangium dan vesikel Pythium 1996 Gambar 7. Filum Chytridiomycota Cendawan ini merupakan cendawan sejati yang paling sederhana dan sering disebut kitrid.4. (c) Oogonium. Sumber: www. air laut.cornell. Reproduksi aseksualnya dilakukan dengan cara membentuk zoospora berflagela tunggal berbentuk whiplash.6).

oryzae dilakukan dengan cara membentuk sporangium yang di dalamnya terdapat sporangiospora.8). Mengapa tapai yang dibuka sebelum fermentasi selesai tidak akan terbentuk? Anggota cendawan Zygomycota lainnya diantaranya ialah Pilobolus yang hidup pada kotoran ternak (Gambar 7. Reproduksi secara seksual dilakukan dengan fusi hifa (+) dan hifa (-) membentuk progamentangium. stolonifer. Filum Zygomycota Cendawan anggota filum Zygomycota banyak yang mempunyai nilai ekonomi penting. dan bersifat parasitik pada tanaman. Sumber: Alexopoulos 1996 Gambar 7. marilah kita pelajari ciri-ciri reproduksi kapang tempe. Coba ambil tempe yang dibungkus dengan daun. Mengapa demikian? Bandingkan dengan proses pembuatan tapai. Cunninghamella parasit pada pohon pinus.7. Progamentangium akan membentuk gametangium. yaitu dengan menguraikan senyawa organik. hidup sebagai saprotrof. akan terjadi penyatuan plasma yang disebut plasmogami. Jelaskan hasil pengamatan kalian! Dalam pembuatan tempe kedelai. Amati bagian tersebut menggunakan mikroskop. Choaneophora parasit pada tanaman Curcubitaceae. Zigospora yang telah tumbuh akan melakukan penyatuan inti yang disebut kariogami dan akhirnya berkembang menjadi sporangium kecambah. yaitu hifa yang terletak di antara dua kumpulan sporangiofor (tangkai sporangium). Glomus dan Gigaspora ialah cendawan yang membentuk simbiosis mutualistik mikoriza dengan berbagai macam tanaman termasuk tanaman . Glomus dan Gigaspora. Pembuatan tempe dilakukan secara aerobik. oryzae secara umum. Cendawan ini ada yang digunakan untuk produksi makanan. tempe yang belum jadi apabila dibuka cendawannya masih dapat melangsungkan fermentasi atau kedelai tersebut tetap menjadi tempe.dapat menyebabkan penyakit pada tanaman kentang. oryzae terdapat stolon. Reproduksi aseksual cendawan R. 2. Daur hidup R. Untuk lebih mengenal cendawan Zygomycota.7). antara lain ialah hifa tidak bersekat (senositik). Ciri-ciri R. Di dalamsporangium kecambah setelah meiosis akan terbentuk spora (+) dan spora (-) yang masing-masing akan tumbuh menjadi hifa (+) dan hifa (-) (Gambar 7. industri asam organik. Pada R. Setelah terbentuk gamentangium. ambillah bagian yang berwarna hitam dengan menggunakan tusuk gigi. Zygomycota yang digunakan untuk produksi makanan dan umum kita kenal ialah Rhizopus oryzae atau kapang tempe. Hasil peleburan plasma akan membentuk cigit yang kemudian tumbuh menjadi zigospora.

reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. Marilah kita bahas lebih lanjut ciri-ciri. Prosesnya diawali dengan plasmogami antara elemen jantan (antheridium) dengan gametangium betina (askogonium). Filum Ascomycota Kalian pernah makan tapai singkong atau tapai ketan? Tapai singkong atau tapai ketan yang dibuat dari bahan dasar singkong atau beras ketan merupakan hasil fermentasi khamir Saccharomyces cerevisiae. simbiotik antagonistik. yang disebut khamir.pertanian yang mempunyai nilai ekonomi penting.8. Askospora yang matang akan keluar dari askus dan askokarp. Apabila ditulis dengan rumus kimia. Inti diploid pada askus muda akan mengalami meiosis membentuk 4 inti haploid yang setelahnya dapat mengalami proses mitosis berkalikali. dan ada yang bersel banyak dengan hifa bersekat. Askus dapat dibentuk dalam suatu wadah yang disebut askokarp. Pilobolus pada kotoran ternak. Struktur somatik cendawan Ascomycota ada yang bersel satu misalnya Saccharomyces sp. cara reproduksi. Reproduksi secara seksual dilakukan dengan membentuk askokarp. Selain itu. Setelah semua bagian sel terbentuk. dan peranan cendawan Ascomycota. Gambar 7. Saccharomyces (khamir) merupakan cendawan bersel satu yang tidak memiliki hifa dan tubuh buah makroskopis. dan roti. Saccharomyces dimanfaatkan untuk membuat tapai. Konidium ialah spora tunggal yang dihasilkan dalam kantung (sporangium). Reproduksi khamir secara seksual dilakukan dengan cara persatuan dua sel yang akan membentuk askus menjadi askospora. 3. khamir akan mengubah karbohidrat menjadi glukosa. Cendawan yang memiliki sel banyak yang bersekat ada yang membentuk tubuh buah mikroskopis misalnya Talaromyces. Kemudian mengubah glukosa tersebut menjadi alkohol. Cendawan Ascomycota hidup sebagai saprotrof. bir. dan simbiotik mutualistik. Inti tersebut akan diselubungi dinding dan berkembang menjadi askospora matang. dan ada yang membentuk tubuh buah makroskopis misalnya Morchella dan Nectria. tunas melepaskan diri dari induknya. Setelah terjadi fertilisasi akan terbentuk askus yang mengandung inti diploid. Tunas terbentuk dari percabangan sel. C6H12O6 --> 2C2H5OH + 2CO2 . Oleh karena itu kedua cendawan tersebut digunakan sebagai pupuk hayati. Morchella ialah cendawan pangan dari Ascomycota. Cendawan kelompok ini melakukan reproduksi secara aseksual degan cara membentuk konidium. Dalam proses pembuatan bir. beberapa Ascomycota berkembang biak dengan tunas.

dapat juga bersifat parasit terutama pada tanaman kelapa sawit yang sulit dikendalikan. Adonan yang sudah jadi tidak langsung diolah. .9). dan kuping ialah jamur kayu yang sering dijumpai tumbuh pada batang pohon yang sudah lapuk. Selain digunakan sebagai jamur pangan.11). jamur shiitake (Lentinula edodes). shiitake.10) yang sering disebut LingZhe. dan jamur kuping (Auricularia auricula) (Gambar 7. Filum Basidiomycota Pernahkah kalian makan keripik jamur merang yang terkenal dari daerah Karawang atau jamur kancing yang berasal dari Dieng Wonosobo di Jawa Tengah? Keripik jamur merang ini dibuat dari bahan dasar jamur yang termasuk ke dalam filum Basidiomycota. (Gambar 7. Hal ini berfungsi untuk memberikan kesempatan pada khamir untuk melakukan proses fermentasi yang menghasilkan gas CO2. Ganoderma yang digunakan sebagai jamur obat. jamur merang (Volvariella volvaceae). Khamir juga digunakan dalam industri alkohol. tetapi dibiarkan beberapa saat. Gas CO2 yang terperangkap dalam adonan membuat teksturnya menjadi berongga dan mengembang. Proses akhir untuk mendapatkan alkohol ialah dengan cara penyulingan. sedangkan jamur merang tumbuh pada jerami padi. Jamur tiram (Gambar 7. 4. filum Basidiomycota juga ada yang dimanfaatkan untuk pengobatan. misalnya kue apem atau roti tawar.Saccharomyces juga dimanfaatkan untuk mengembangkan adonan roti. contohnya Ganoderma sp. Selain kripik. Di alam. pernahkah kalian memakan jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Jamur tersebut merupakan jamur pangan yang telah umum dibudidayakan.

Aspegillus flavus menghasilkan mikotoksin yang disebut aflatoksin. dan asam oksalat.Reproduksi seksual dimulai setelah terjadinya peleburan 2 miselium haploid atau 2 basidiospora yang serasi (n+n). Cendawan bermitospora Kelompok cendawan ini memiliki hifa bersekat dan melakukan reproduksi secara aseksual dengan konidium. Cendawan ini banyak yang sudah digunakan untuk industri diantaranya ialah antibiotik. Kelompok cendawan bermitospora yang digunakan dalam industri ialah Aspegillus (Gambar 7.12). asam sitrat. Monilia sitophila membentuk reproduksi seksual dengan askospora sehingga cendawan seksualnya masuk ke dalam filum Ascomycota. Struktur yang menyangga basidiospora pada basidium disebut sterigma. Aspergillus sp dapat hidup pada makanan. buku. Contoh dari cendawan yang berperan dalam industri antibiotik dan pangan ialah Penicillium. Setiap inti diploid mengalami meiosis menghasilkan 4 inti haploid yang kemudian berkembang menjadi basidiospora yang dibentuk di ujung basidium. Beberapa anggota cendawan ini ada yang membentuk tubuh buah yang berisi spora aseksual yang disebut piknidium. simbiotik antagonistik. Setiapbasidium dewasa biasanya menyangga 4 basidiospora. oncom merupakan makanan yang sangat digemari. Penicillium chrysogenum dan Penicillium notatum digunakan sebagai penghasil antibiotik penisilin. Beberapa sel yang terdapat pada bagian fertil dari basidiokarp berkembang membentuk basidium muda yang kemudian melakukan kariogami menghasilkan inti diploid (2n). Penicillium roqueforti dan Penicillium camemberti sering digunakan dalam pembuatan keju. Aspegillus niger digunakan untuk produksi asam sitrat atau pupuk hayati. Cendawan cendawan bermitospora banyak yang bermanfaat dan juga merugikan manusia. sake. Spora aseksual lainnya dapat berupa blastospora (spora yang dibentuk secara bertunas) atau artrospora (spora yang dibentuk dari bagian-bagian hifa). Hifa haploid dikariotik (n+n) terus tumbuh membentuk basidiokarp. 5. Antibiotik penisilin pertama kali ditemukan oleh Alexander Fleming. dan pupuk hayati. Di dalam basidiokarp terdapat basidium yang menyangga spora yang disebut basidiospora. (cendawan oncom) yang memiliki konidia berwarna merah jingga. Basidiomycota umumnya membentuk tubuh buah makroskopis yang disebut basidiokarp. pangan. Di daerah Bandung. dan simbiotik mutualistik pada tumbuhan. Bila cendawan ini membentuk reproduksi seksual maka akan berubah mejadi filum Ascomycota jika membentuk askospora dan filum Basidiomycota jika membentuk basidiospora. Sel hifa haploid yang berinti 2 yang serasi disebut hifa haploid dikariotik. Anggota genus Aspergillus juga ada yang bersifat merugikan. Cendawan ini digunakan untuk pembuatan oncom merah. Contoh lain cendawan bermitospora ialah Monilia sitophila. tauco. Adapun reproduksi secara seksualnya belum diketahui. Aspergillus wentii dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kecap. pakaian. .Basidiomycota hidup sebagai saprotrof. Aspergillus fumigatus dapat menimbulkan penyakit paruparu pada burung.

Peningkatan pertumbuhan tanaman Pinus yang bersimbiosis dengan cendawan membentuk ektomikoriza. Curvularia. Dalam bidang pertanian peranan cendawan dapat merugikan dan menguntungkan.2 Peranan fungi (cendawan) lainnya dalam bidang pertanian Keberadaan fungi atau cendawan sangat berlimpah dan mempunyai peranan yang sangat penting di alam termasuk dalam bidang pertanian. Sumber: Moore-Landecker 19 Gambar 7.2. dan Basidiomycota. Hifa cendawan mengkolonisasi akar sampai korteks dan tidak menembus endodermis.13. . sedangkan tumbuhan mendapatkan air dan mineral dari cendawan. Cendawan mikoriza termasuk ke dalam filum Zigomycota. sedangkan cendawan simbiotik mutualistik sangat menguntungkan.13). Cendawan bermitospora banyak yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan diantaranya ialah Fusarium. 7. Kolonisasi cendawan terbentuk secara interseluler dan membentuk hifa pada permukaan luar akar inangnya yang disebut mantel. dan Cladosporium. Mikoriza Mikoriza ialah simbiosis mutualistik antara cendawan dengan akar tumbuhan. Ascomycota. Cendawan yang membentuk ektomikoriza ialah Ascomycota dan Basidiomycota. Selain tumbuh di dalam akar hifa cendawan juga tumbuh di dalam tanah yang berfungsi untuk menyerap air dan zat hara terutama fosfat sehingga mikoriza berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan akar.dan kayu yang lembab. Berdasarkan tipe kolonisasinya. Hampir semua tumbuhan di dunia bersimbiosis membentuk mikoriza. Dalam simbiosis mikoriza. cendawan mendapatkan unsur karbon dari tumbuhan. mikoriza dibedakan menjadi ektomikoriza dan endomikoriza. Cendawan yang membentuk simbiosis mikoriza disebut cendawan mikoriza. Simbiotik mutualistik cendawan yang mempunyai peran dalam pertanian diantaranya ialah mikoriza dan liken. Ektomikoriza Salah satu contoh ektomikoriza ialah simbosis mutualistik antara cendawan dengan akar pohon Pinus sp (Gambar 7. Cendawan simbiotik antagonistik atau sering disebut cendawan parasit merugikan produksi pertanian. terutama fosfat.

alpukat. Lumut kerak merupakan simbosis mutualistik antara cendawan dari kelompok Ascomycota atau Basidiomycota dengan ganggang hijau atau ganggang hijau biru (sianobakteri). melon. Usnea menghasilkan asam usnin yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit TBC. logam berat. selain dengan spora dan membelah diri. namun makhluk hidup ini tidak termasuk ke dalam kelompok lumut. Sisik tersebut sebenarnya ialah lumut kerak (lichens/liken). Liken (lumut kerak) Di tembok-tembok. dan pestisida. sedangkan ganggang memperoleh air dan mineral dari cendawan. sering ditemukan struktur seperti tepung. Hal inimembantu siklus nitrogen yang ada di alam. Liken dapat melekat pada batu atau tembok yang tidak dapat ditempati oleh makhluk hidup lain. Simbiosis mutualistik endomikoriza terbentuk antara cendawan dengan tanaman pertanian. perkebunan. Liken yang hidup melekat pada batu-batuan diantaranya ialah Graphis sp sedangkan yang tumbuh melekat pada batang pohon ialah Usnea dasipoga. dan tanaman hias. Misalnya fluorid. Meskipun disebut lumut kerak. jagung.14). bahan kimia pertanian. zat radioaktif. Seperti halnya pada ektomikoriza. Liken sangat sensitif terhadap beberapa jenis polutan yang berbahaya. cendawan memperoleh makanan dari hasil fotosintesis ganggang. Anggrek. Habitat liken sangat bervariasi dan dapat hidup pada daerah yang ekstrim. . pada endomikoriza kolonisasi cendawan hanya sampai pada korteks. Perubahan cuaca. genting atau pada batang pohon sering kita temukan struktur seperti sisik berwarna-warni. Liken membantu proses pembentukan tanah dengan cara menghancurkan batuan dengan unsur likenik (Gambar 7. Dengan simbosis ini. coklat. Soredium berfungsi untuk pembiakan secara vegetatif (fragmentasi). dan kunyit merupakan contoh tanaman yang bersimbiosis membentuk endomikoriza.Endomikoriza Endomikoriza ialah mikoriza yang kolonisasi cendawannya terjadi secara intraseluler. Tepung itu adalah beberapa sel ganggang yang terbungkus hifa dan terdapat di permukaan lumut kerak yang disebut soredium (jamak: soredia). Pada liken. Cendawan yang membentuk endomikoriza termasuk ke dalam filum Zigomycota. Dengan demikian liken tidak dapat hidup di lingkungan yang sudah tercemar. Cendawan mikoriza tidak mengkolonisasi endodermis akar seperti pada cendawan parasit. tanaman dari hutan tanaman industri. Liken yang bersimbiosis dengan sianobakteri dapat melkukan fiksasi nitrogen dari udara. sengon. Sifat inilah yang membuat liken sering dipakai sebagai indikator pencemaran lingkungan. kelembaban dan pelepasan zat kimiawi oleh liken menyebabkan permukaan batuan melapuk yang kemudian dipakai sebagai media tumbuh untuk hidup tanaman dan hewan-hewan kecil. Oleh karena itu liken disebut juga makhluk hidup pioner atau perintis.

Zygomycota merupakan cendawan yang memiliki hifa tidak bersekat (senositik). . Bentuk simbiosis mutualistik antara fungi dan akar tumbuhan disebut mikoriza. Kingdom Chromista terdiri atas 2 filum diantaranya ialah Oomycota (cendawan air). Ganoderma sp. reproduksi seksual (dengan membentuk zigospora) dan aseksual (dengan membentuk sporangiospora). Contoh cendawan ini yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan ialah Fusarium. Ascomycota merupakan cendawan yang memiliki hifa bersekat. Curvularia. dan form filum Deutromycota. Dapat bersifat saprotrof. dan bir. dan jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Memiliki struktur somatik dan struktur reproduktif. Liken yang melekat pada batu. dan simbiotik mutualistik. Reproduksi aseksual membentuk konidium. Berdasarkan perkembangan sistematika cendawan terkini. Sedangkan kingdom fungi terdiri atas 5 filum yaitu Chytridiomycota.Sumber: Biology: Concept and Connection 5th edition tahun 2006 Gambar 7. Hifa cendawan mikoriza memperluas bidang penyerapan air dan nutrisi yang dilakukan oleh akar tumbuhan. Rangkuman Cendawan termasuk makhluk hidup eukariotik (inti sel bermembran). Contoh Basidiomycota yang digunakan sebagai jamur pangan ialah jamur merang (Volvariela volvaceae). antibiotik dan pangan ialah Aspergillus sp. dan Fungi (cendawan sejati). Ascomycota. Basidiomycota merupakan cendawan yang memiliki hifa bersekat. dan Usnea dasipoga. dan Monilia sitophila. Reproduksi aseksual dengan membentuk konidium sedangkan reproduksi seksual dengan askospora. dan Nectria. merupakan contoh Basidiomycota yang digunakan sebagai jamur obat. Hidupnya bersifat heterotrof. Form filum Deutromycota merupakan kelompok cendawan yang belum diketahui proses reproduksi seksualnya. Contoh lain Ascomycota ialah Morchella. simbiotik antagonistik. Basidiomycota. roti. Protoctista (cendawan protozoa). Mikoriza terdiri atas atas ektomikoriza dan endomikoriza. bersel satu atau banyak (multiseluler) dengan dinding sel umumnya dari zat kitin dan tidak berklorofil. Reproduksi secara aseksual dengan membentuk konidium dan seksual membentuk basidiospora.14. kingdom (dunia) Fungi ditata ulang menjadi 3 kingdom yaitu Chromista (cendawan semu). Lumut kerak (likens) merupakan simbiosis mutalistik antara fungi (cendawan) dan algae (ganggang). Contoh cendawan ini ialah Rhizopus oryzae (kapang tempe). Zygomycota. Sedangkan yang digunakan dalam industri asam organik. Penicillium sp. dan Cladosporium. jamur kuping (Auricularia auricula). Contoh lumut kerak ialah Graphis sp. Contohnya Ascomycota ialah Sacharomyces cerevisiae yang dimanfaatkan dalam pembuatan tapai.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful