PERBEDAAN ANTARA SISTEM NEGARA KESEJAHTERAAN DENGAN SISTEM EKONOMI KEMANUSIAAN ISLAM

Oleh: Mas Lukito Pakusadewo

1. Pendahuluan Dewasa ini kesejahteraan dalam masyarakat menjadi polemik besar yang ada di sekitar kita. Para ahli ekonom dunia mengatakan bahwasanya kesejahteraan berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi yang terjadi di suatu Negara tersebut, kenyataannya pertumbuhan ekonomi yang baik tidak dapat menjamin apakah Negara tersebut memiliki penduduk yang sejahtera apa tidak. Coba kita lihat saja contohnya negeri kita sendiri, Indonesia, bisa dibilang Indonesia mempunyai pertumbuhan ekonomi yang cukup menjanjikan dalam 5 tahun belakang ini, tapi seperti yang kita ketahui sendiri kenyataannya Indonesia adalah Negara yang, menurut saya, sangat tidak sejahtera. Buktinya saja banyak masyarakat yang tidak bisa mengenyam pendidikan hanya karena keadaan ekonominya tidak mencukupi. Tidak sedikit pula banyak rakyat yang menderita penyakit tanpa bisa mengobatinya hanya karena keadaan ekonominya yang tidak bisa memenuhi biaya pengobatannya, malah muncul suatu tagline yang mengatakan bahwa, “Kalau miskin jangan sakit”, sedangkan orang miskin cendurung rentan terhadap penyakit, karena kurangnya cakupan gizi yang diterima sehari-harinya seta lingkungan dimana mereka tinggal jauh dari kata bersih, apakah itu yang dinamakan sejahtera? Padahal definisi dari sejahtera itu sendiri adalah menunjuk ke keadaan yang baik, kondisi manusia di mana orang-orangnya dalam keadaan makmur, dalam keadaan sehat dan damai, apa Indonesia sudah

kepada keluarganya. dan manusia secara umum. 2. Sebagian orang menganggap bahwa aspek kemanusiaan bertentangan dengan aspek Ilahiah. Maka pada makalah ini saya mencoba membahas Ekonomi Kemanusiaan guna menuju kesejahteraan umum menurut Islam. padahal kepentingan bersama lah yang seharusnya diutamakan terlebih dahulu. Padahal menurut Dr. Hal tersebut menunjukkan bahwa aspek Ilahiah berbanding lurus dengan aspek kemanusiaan. berkreasi. Lalu. Zat yang tidak akan menyiakan pahala orang yang melakukan kebajikan. dan juga tidak boleh menunggu pertolongan. yang merupakan landasan dari ekonomi Islam itu sendiri. ekonomi Islam juga adalah ekonomi yang berwawasan kemanusiaan. . seperti yang dituliskan dalam al-Qur’an dan as-Sunnah.mencapai keadaan yang makmur dimana penduduknya dalam keadaan sehat dan damai? Memang ada penduduk Indonesia yang dalam keadaan sejahtera. muncul lagi suatu system ekonomi yang baru yang dibuat oleh kaum kapitalis. karena itu manusia sebagai Khalifah wajib beramal dan bekerja keras. Bayangkan ketimpangan tersebut.yaitu Negara Kesejahteraan. ialah sistem Kapitalis. seperti yang Islam ajarkan. Walaupun hamper sama dengan ekonomi Islam tetapi terdapat kelemahan yang fundamental yang belum bisa mengatasi kelangkaan dan kemiskinan. bagai minyak dengan air. dan berinovasi. kecuali dari Allah. Yusuf Qardhawi. dirinya. tapi kira-kira hanya 15% dari total penduduk Indonesia saja. menghargai kemanusiaan adalah bagian dari prinsip Ilahiah yang telah memuliakan manusia dan menjadikannya sebagai Khalifah-Nya di muka bumi ini. Keduanya sangat bertentangan. Menurut Wikipedia Kapitalis adalah system ekonomi dimana para pemilik modal bisa melakukan usaha untuk meraih keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa memperhitungkan kepentingan bersama. serta mampu melaksanakan kewajibannya kepada Tuhannya. Ekonomi Kemanusiaan Menurut Islam Ekonomi Islam adalah ekonomi Ilahiah dan berakhlak. apakah benar pertumbuhan ekonomi berbanding lurus dengan kesejahteraan? Biang keladi dari semua masalah kesejahteraan yang kita alami adalah system ekonomi yang kita anut selama ini.

Dari 3 tatanan ekonomi diluar dari ekonomi Islam. dunia saat ini memiliki 4 sistem tatanan ekonomi. Spicker. Ekonomi Islam juga mempunyai suatu system yang dapat menyelaraskan antara maslahat individu dengan maslahat umum. sehingga jika masyarakat diuntungkan individu tersebut juga merasa untung. yaitu merealisasi kehidupan yang baik bagi umat islam. menyatakan bahwa negara kesejahteraan “… stands for a developed ideal in which welfare is provided comprehensively by the state to the best possible standards. Negara Kesejahteraan. Kegagalan Negara Kesejahteraan Menurut Dr. sebuah win-win solution yang sangat baik bagi semua umat di dunia. Hal tersebut merupakan keistimewaan dan karektiristik dari ekonomi Islam yang sangat bertentangan dengan ekonomi kapitalis yang bermaksud untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa memikirkan kepentingan orang lain. Kapitalis. dan mereka cenderung mengenai zero-sum solution. Yaitu Sosialis. Konsep ini dipandang sebagai bentuk keterlibatan negara dalam memajukan kesejahteraan rakyat setelah mencuatnya bukti-bukti empirik mengenai kegagalan pasar (market failure) pada masyarakat kapitalis dan kegagalan negara (state failure) pada masyarakat sosialis. Umer Chapra. M. Negara Kesejahteraan adalah system yang paling mendekati dengan system ekonomi Islam. . Negara kesejahteraan adalah sebuah model ideal pembangunan yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan melalui pemberian peran yang lebih penting kepada negara dalam memberikan pelayanan sosial secara universal dan komprehensif kepada warganya. Tetapi dibalik itu semua terdapat tujuan kemanusiaan. 3.Di antara makna kemanusiaan yang paling menonjol dalama ekonomi Islam adalah peranannya dalam mewujudkan kehidupan yang baik bagi manusia. misalnya. serta Syariah. Islam dengan system ekonominya telah mendorong manusia untuk bekerja dan aktif berbuat bahkan memandangnya sebagai ibadah dan jihad.” Negara kesejahteraan mengacu pada peran pemerintah yang responsif dalam mengelola dan mengorganisasikan perekonomian sehingga mampu menjalankan tanggungjawabnya untuk menjamin ketersediaan pelayanan kesejahteraan dasar dalam tingkat tertentu bagi.

Negara Kesejahteraan juga gagal menghadapi kelangkaan sumber daya yang sama seperti Negara-negara lain. sistem perpajakan dan asuransi. bukan saja dalam pendapatan riil tetapi juga dalam akses kepada kesehatan. itu semua dikarenakan banyaknya klaim terhadap sumber-sumber daya yang mengatasnamakan tujuan-tujuan social. Sementara gaya hidup kapitalis. negara memperlakukan penerapan kebijakan sosial sebagai “penganugerahan hak-hak sosial” (the granting of social rights) kepada warganya (Triwibowo dan Bahagijo. para analis politik telah gagal mencapai suatu kesepakatan yang dapat diterima secara umum mengenai definisinya yang tepat. Memang Negara Kesejahteraan terlihat seperti pintu keluar dari segala permasalahan yang dihadapi dunia. Dengan demikian. padahal sumber-sumber daya tersebut dipakai untuk kepentingan individu dan kelompoknya sendiri. dan mengganti kegagalan pasar yang mengahalanginya mencapai hasil-hasil yang diinginkan dalam penggunaan sumber-sumber daya. 2006). Dapat dikatakan. mesinmesin produktif. dan pendidikan tinggi. serta investasi sumber daya manusia (human investment) yang terencana dan melembaga. Negara Kesejahteraan tidak mampu mengatasi kepercayaan akan system pasar. Semua perlindungan sosial yang dibangun dan didukung negara tersebut sebenarnya dibiayai oleh masyarakatnya melalui produktifitas ekonomi yang semakin makmur dan merata. Namun demikian. Namun. tetapi persoalan kemiskinan dan ketidakberuntungan tetap menonjol. perumahan. negara kesejahteraan merupakan jalan tengah dari ideologi kapitalisme dan sosialisme. sehingga Negara Kesejahteraan tidak dapat mencegah penggunaan sumber-sumber daya langka bagi tujuantujuan realisasi sasaran-sasaran humanitariannya. Negara Kesejahateraan berasumsi bahwa alokasi sumber daya dapat dikelola secara efisien oleh system pasar dengan bantuan intervensi pemerintah yang ditujukan mengurangi ketidaksempurnaan. bukan di negara-negara sosialis.Dalam konteks ini. Karena itu. banyak contoh praktis Negara Kesejahteraan yang setengah-setengah seperti Amerika Serikat sampai pada bentuk yang lebih konkret yaitu Swedia. Dan juga. konsep negara kesejahteraan justru tumbuh subur di negara-negara demokratis dan kapitalis. Negara Kesejahteraan juga tidak memperkenalkan perubahan fundamental apa pun dalam pandangan dunia. yang menyebabkan inefesiensi operasi pasar. Negara Kesejahteraan malah memperburuk kondisi keadaan tanpa . Meskipun Negara Kesejahteraan sedikit banyak telah memperbaiki kondisi ekonomi kelompok miskin di Negara-negara industry. Jarak antara kemakmuran dan si miskin terus menganga lebar. Banyak terjadi ketidakseimbangan terjadi di Negara Kesejahteraan. dan semua kelembagaan kapitalis yang berperan penting dalam melebarkan kesenjangan antara si kaya dan si miskin terus berjalan. dan ini yang menarik.

Tentu kepaduan antra sasaran dan pandangan dunia tidak mencukupi. yang diperlukan adalah sebuah reformasi menyeluruh dalam struktur sosioekonomi dan nilai-nilai kehidupan. Karena itu. kendati telah ada sosialisme dan Negara Kesejahateraan. Mereka bukanlah elemen gado-gado dari perjuangan untuk mempertahankan hidup dan dominasi antara kelompok pluralis atau kelas-kelas social. keresahan social yang terus mengahantui masyarakat. bukan sakibat-akibatnya yang harus diobati. ketidakstabilan ekonomi. Kekuatan-kekuatan yang diciptakan Negara Kesejahteraan yang melenggangkan kemiskinan ini. dimana kapitalisme dan versi reformasinya. Umer Chapra . diperlukan strategi untuk menghadapinya. Islam mempunyai sasaransaran bersifat mutlak dan logis dari flasafah yang mendasarinya. 4. yaitu:  Mekanisme Filter Kelangkaan sumber daya relative dibandingkan dengan kalim-klaim yang tidak terbatas. Negara Kesejahteraan ditegakkan. Tidak seperti Kapitalis yang hanya melakukan filter dengan cara menggunakan system pasar. Sebelum melalui filter .secara nyata dapat memperbaiki kondisi kaum miskin. Strategi Islam Menyamaratakan Alokasi Sumber Daya Untuk Kesejahteraan Umum Untuk menjadikan suatu Negara sejahtera menurut Islam. Dengan cara ini akan membantu memecahkan sejumlah problem social lain seperti pengangguran. diperlukan adanya suatu strategi untuk menyamaratakn alokasi sumber-sumber daya yang dimiliki. Islam mempunyai dua filter di dalam mekanisme filter tersebut. meniscayakan adanya suatu perangkat penyaringan. agar tidak terjadi ketimpangan yang kita alami ini. Jadi. Perlu adanya kesadaran moral bagi kita semua unutk mendapatkan perubahan fundamental di dunia. Menurut Dr. factor-faktor harus dipangkas dari sumber-sumbernya. M. Semua klaim sumber daya harus melewati filter ini untuk menyamakan dengan ketersediaan sumbersumber daya dan untuk merealisasikan sasaran-sasaran sosio ekonomi. sebenarnya terlalu kuat untuk dapat di hapuskan hanya dengan tindakan-tindaka acak oleh pelayanan social Negara Kesejahteraan. mereka sangat menyatu dalam system islam sehingga realisasinya merupakan criteria untuk mengukur tingkat Islamisasi sebuah masyrakat muslim.

melainkan juga akan mencoba menjamin kepentingan jangka panjangnya dengan bekerja untuk kemashalatan orang lain lewat reduksi dalam konsumsinya yang tidak penting dan mubazir. alokasi sumber daya terlebih dahulu diberi filter yaitu filter moral.karena itu.  Motivasi yang Benar Efesiensi dan pemerataan tidak dapat direalisasikan hanya dengan mekanisme filter saja. Manusia tidak akan pernah ikhlas membantu sesama jika berbuat demikian tersebut memberikan keuntungan duniawi bagi mereka. Kapitalisme menganggap kepentingan sendiri akan mendorong individu untuk bertindak lebih produktif dan efisien.system pasar. hal tersebut dapat merusak kepentingan umum dimana jika semua orang berpikir tentang kepentingan diri sendiri maka kepentingan social pasti akan ditelantarkan. . dimana factor tersebut adalah sumber dari kelangkaan yang terjadi di dunia saat ini.jika ia memang benar-benar rasional dan mencari apa yang menjadi kepentingan terbaiknya. Selain wajib hukumnya untuk mementingkan diri sendiri. sementara kompetisi akan berfungsi sebagai batasan kepentingannya dan membantu kepentingan social. serta tidak akan ada habisnya untuk memnuhi kepentingan diri sendiri. Filter Moral menyaring kesadaran individu yang paling mendalam. Dengan cara ini kalim-klaim sumber daya yang tidak menyumbang secara positif kepada ralisasi kesejahteraan manusia dapat dihilangkan di sarangnya sebelum memasuki filter kedua. mengingat bagaiman Islam mengajarkan kehidupan setelah mati nanti. dimana individu tersebut untuk memenuhi kepentingan diri sendiri cenderung akan merusak. maka ia tidak akan bertindak hanya untuk memenuhi kebutuhan jangak pendek duniawinya saja. individu juga patut diberi sebuah motivasi yang baik agar dirinya terpacu unutk memenuhi kepentingan umatnya dan diri sendiri.Islam mewajibkan kaum muslim untuk mengetes klaim-klaim potensialnya dan sumber-sumber daya melalui filter nilai-nilai islam sehingga sebagian dapat dieliminasi sebelum dapat diekspresikan dalam pasar. Sedangkan Islam memotivasi umatnya untuk mementingkan bersama pula seperti yang tercantum dalam al-Qur’an dan as-Sunnah. umat Islam juga dituntut untuk melakukan kepentingan untuk orang lain juga. Memang tidak salah memenuhi kepentingan diri sendiri untuk memaksimalkan efisiensi tetapi ini akan berbanding terbalik dengan oemenuhan kepentingan umum.

Untuk mencegah kepemilikan materiil dan konsumsi pamer menjadi sumber prestise. memelihara roda perekonomian pada rel yang tepat. peran Negara dalam ekonomi Islam tidak seperti “intervensi” pemerintah yang tetap komitmen kepada kapitalisme laissez-faire. ekonomi. Restrukturisasi Sosio-Ekonomi dan Finansial Mekanisme filter dan system motivasi tidak akan berdaya jika tidak dilengkapi oleh sebuah lingkungan sosio-ekonomi dan politik yang kondusif untuk merealisasikan tujuan. serta restrukturisasi lembaga politik. Namun restrukturasi tidak dapat dicapai lewat tindakan-tindakan acak atau ad ahoc. Sudah banyak solusi yang baik oleh Negara barat sendiri. suatu kewajiban moral untuk membantu mewujudkan kesejahteraan semua orang dengan menjamin keseimbangan antara kepentingan privat dan kepentingan social. yaitu Negara Kesejahteraan. dari pemerataan hingga ketidak seimbangan. Negara Kesejahteraan tidak dapat . jelas. Namun. tetapi nama hanyalah nama. dan berorientasi kepada tujuan. dan mencegah pengalihan arahnya oleh kelompok berkuasa yang berkepentingan. serta dilakukan dengan sungguh-sungguh dengan program reformasi jangka panjang. kepemilikan sarana-sarana produksi. dan social. Hal ini disebabkan karena dalam sebuah lingkungan yang bermuatan moral sekalipun. Ia harus memberikan ekspresi praktis kepada tujuan dan nilai-nilai islam. dan juga untuk mencegah timbulnya manusia-manusia ekonomi yang baru. ia harus dimainkan dalam batas-batas syariah dan melalui saluran demokratis serta konsultasi. atau persoalan-persoalan kelangkaan dan prioritas social terhadap pengguanaan sumber-sumber daya. Kesimpulan Permasalahan yang dialami dunia semakin kompleks. apa pun peran pemerintah. Ia adalah sebuah peran positif. Dan yang diperlukan adalah sebuah reformasi manusia.  Peran Negara Restrukturisasi dan reformais demikian tidak dapat diwujudkan kecuali jika Negara berperan aktif dalam perekonomian. Namun. investasi. maka haruslah diberlakukannya restrukturisasi serta reformasi sosio-ekonomi dan financial. 5. ia tidak boleh dimainkan secara acak. Ia harus sistematis dan koheren. dan restrukturisasi total dalam pola konsumsi. masih ada individu yang tidak menyadari kebutuhan urgen orang lain.

maka ekonomi kemanusiaan Islam adalah solusi satu-satunya untuk mencapai kesejahteraan umat. Prinsipprinsip Islam diyakini dapat menjadi obat penawar segala penyakit moral yang diderita. Yang miskin menjadi makin miskin. Perlu adanya perubahan fundamental yang didasari oleh perubahan moral oleh masyarakat. .membuat penduduk suatu Negara tersebut sejahtera. dan kaya menjadi semakin kaya. tetapi langsung pada akar permasalahan yang dihadapi oleh sebagian besar penduduk dunia. yaitu permasalahan moral. dimana system ekonomi kemanusiaan islam ini tidak hanya menawarkan perubahan pada cabangcabangnya saja. dimana tidak adanya lagi kepedulian terhadap sesama. Permasalahan moral yang dihadapi penduduk dunia sudah memasuki tahap puncak. malah makin memperkeruh keadaan. kecuali kepedulian tersebut menguntungkan bagi individu. System ekonomi kemanusiaan islam adalah suatu solusi tepat.

dkk.com/attachment/0/ Sqc7AQoKCjsAACV8gHY1/Pengantar%20Ekonomi%20Islam. Ikhwan Abidin Basri. Wawasan Islam dan Ekonomi (sebuah bunga rampai). 1997 Lombard. Umer.policy.com/doc/25136196/Sistem-Ekonomi-Islam http://stain-samarinda.net/data/ARTIKEL/Ekonomi%20Islam%20%20Ekonomi%20Be rbasis%20Moral%20!.ac. Yusuf.hu/suharto/Naskah%20PDF/IslamNegaraKesejahteraan.pdf http://www. The Golden Age of Islam Sinaga. Jakarta: Gema Insani Press.pdf http://badilag.DAFTAR PUSTAKA Chapra. Hotbonar. Islam dan Tantangan Ekonomi. Java Media Network. Membangun Jaminan Sosial Menuju Negara Kesejahteraan.id/news/file/5%20Iswadi-ekonomi%20islam. Michael. 2009 Qardhawi.pdf?key=pengantarek onomiis:journal:2&nmid=281798729 .ac. Peran Nilai dan Moral Dalam Perekonomian Islam. Jakarta: Robbani Press.multiplycontent.mercubuana. terj. Fikriali.pengantarekonomiis. Jakarta: CV.id/proceeding/EKONOMI-ISLAM-SEBUAHALTERNATIF.multiply. 1997 http://www. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.scribd. 2000. M.pdf http://research.pdf http://images.

hu/suharto/Naskah%20PDF/ReinventingDepsos.pdf .policy.http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times