Perkembangan Teori Manajemen

Kelompok 2 Dwi Wahyuni Renita Ayu Putri Tiara Putri Handayani

Mengapa mempelajari perkembangan teori manajemen? • agar memahami lebih baik teori dan praktik manajemen • mengetahui bahwa manajemen sudah dipraktikkan sejak lama. contoh: tembok cina dan piramida mesir .

Adam Smith • Mempublikasi “The Wealth of Nations” di tahun 1776 • Pendukung konsep pembagian/spesialisasi kerja (division of labor: job specialization) untuk meningkatkan produktivitas pekerja • Kejadian penting REVOLUSI INDUSTRI .

Para manager harus mengerjakan tugas yg memang lebih cocok dikerjakan oleh pihak manajemen perusahaan. Publikasi: Principles of Scientific Management (1911).KLASIK Manajemen Ilmiah Fredrick Winslow Taylor. “Bapak” manajemen ilmiah. Menggunakan metoda ilmiah untuk menentukan “satu cara terbaik” untuk suatu tugas • Mengembangkan pendekatan ilmiah dalam sebuah pekerjaan • Memilih dan melatih pekerja yg tepat • Bekerja sama dan menjalankan tugas sesuai aturan kerja secara ilmiah • Membagi beban kerja dan tamggumgjawab secara hampir merata. .

Lanjutan Ilmiah Frank dan Lillian Gilbreth mengurangi gerak yang sia-sia agar lebih produktif dan tidak mudah lelah. CONTOH: dari menulis dengan tangan menjadi dengan komputer .

.Teori Administrasi Umum • Pendekatan yang menekankan pada hal-hal yang dikerjakan oleh manager dan bagaimana praktik manajemen yg baik.

Lanjutan Adm Umum HENRY FAYOL manajemen merupakan suatu aktivitas yang secara garis besar sama di dalam organisasi. baik bisnis maupun pemerintahan. 14 Prinsip Manajemen ala Fayol: • Pembagian kerja • Kewenangan • Disiplin • Kesatuan komando • Kesatuan arah • Mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan individu • Remunerasi • Sentralisasi • Rantai Skalar • Tatanan • Kesamaan • Stabilitas personalia • Inisiatif • Semangat kebersamaan .

Lanjutan. hubungan antar individu secara profesional . suatu bentuk organisasi dengan adanya pembagian kerja. Max Weber mengembangkan teori hubungan kewenangan. yang disebut birokrasi. aturan. hierarki kepemimpinan..

Pendekatan Kuantitatif Pengertian: • Solusi matematika dan statistika untuk memecahkan masalah masalah dalam organisasi • Memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktifitas • Pemanfaatan hasil pengolahan data .

Lanjutan kuantitatif. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. namun juga tetap mempertahankan kualitas/mutu. • dalam membuat schedule jadwal.. perusahaan dapat menggunakan sebuah software dari pengaplikasian pendekatan kuantitatif kelemahan: • menggunakan simbol yang sulit dimengerti • tidak melihat persoalan dan psikologi manusia dalam organisasi . Aplikasi metode kuantitatif: • Perusahaan dapat menekan biaya produksi seefisien mungkin.

Kajian-kajian hawthorne (howthorne studies) Norma norma sosial atau aturan kelompok adalah faktor penentu (determinan) terpenting bagi perilaku kerja seseorang .Perilaku Organisasi Pengertian: tindakan tindakan (perilaku) orang yang bekerja di sebuah organisasi.

Kontemporer Pendekatan sistem SISTEM Pengertian: Seperangkat bagian yang saling berhubungan dan bergantung disusun menurut tatakelola untuk menghasilkan kelengkapan Manajemen dianggap sebuah SISTEM .

• Sistem dibagi menjadi 2.Lanjutan. yakni TERBUKA dan TERTUTUP 1.. SISTEM TERBUKA Berinteraksi secara dinamis dg lingkungannya menggunakan input-input dan mentransformasikannya ke dalam output yg didistribusikan ke dalam lingkungan mereka. .

SISTEM TERTUTUP • Tidak dipengaruhi oleh dan tidak berinteraksi dengan lingkungannya (semua input dan output sistem adalah internal).2. .

menghadapi situasi yg berbeda (variable kontingensi). • Organisasi-organisasi secara individu berbeda. .KONTINGENSI • Disebut juga SITUASIONAL APPROACH • Tidak ada seperangkat prinsip/aturan manajemen yg baku yg bisa diaplikasikan secara universal dalam mengelola organisasi. dan memerlukan cara pengelolaan yg berbeda pula.