Satuan Acara Penyuluhan (S.A.

P)

Pokok Bahasan Sub pokok bahasan Sasaran Hari/Tanggal Waktu Tempat Penyuluh

: Gagal Jantung : Terapi Diet bagi Pasien Gagal Jantung : Keluarga An. F : 1 Maret 2013 : 1 x 30 menit : Kamar 13 Bed 2 Ruang Kenanga RSUP Hasan Sadikin Bandung : Rissa Fatmala

A. Tujuan 1. Tujuan Instruksional Umum (TIU) Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit, Tn. D dapat memahami terapi diet gagal jantung. 2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK) Setelah mengikuti proses penyuluhan 1 x 30 menit dapat: 1. 2. 3. Menjelaskan tujuan terapi diet Menjelaskan makanan yang dianjurkan bagi pasien gagal jantung Menjelaskan makanan yang tidak dianjurkan bagi pasien gagal jantung

B. Materi penyuluhan Tujuan terapi diet, makanan yang dianjurkan bagi pasien gagal jantung, makanan yang tidak dianjurkan bagi pasien gagal jantung

Perkenalan c. Kontrak waktu e. Menjelaskan tujuan pertemuan d. Apersepsi  Apakah terapi diet ?  Apa makanan sajakah yang dianjurkan bagi pasien jantung ?  Apa makanan dihindari pasien jantung ? sajakah yang bagi gagal gagal . Salam Kegiatan peserta Media Menjawab salam Pembukaan 5 menit b. Kegiatan Penyuluhan No 1 Tahap Waktu Kegiatan penyuluh a. Mengkondisikan pasien keluarga dan untuk Menjawab tujuan dari Mendengarkan berkonsentrasi f.C.

Pasien dan Menjawab keluarga diberikan pertanyaan kesempatan untuk menyimpulkan materi keseluruhan secara bertahap b. Menyebutkan makanan dianjurkan pasien jantung yang bagi gagal Memperhatikan c. Menyebutkan makanan dihindari pasien jantung yang bagi gagal Memperhatikan 3 Penutup 5 menit a.2 Isi materi 20 menit a. Mengevaluasi ulang materi disampaikan c. Mengakhiri dengan salam penutup tentang yang Memperhatikan Menjawab salam . Menjelaskan terapi diet Memperhatikan penjelasan perawat Leaflet b.

: Lisan. c. VII. Bentuk : Setelah penjelasan materi.I.meningkatkan kreativitas. 4. Metode 1. Keperawatan Medikal Bedah. Ceramah 2. Jakarta: EGC . : Uraian kegiatan. Demonstrasi II. b. Media 1. Sumber Apakah tujuan terpai diet ? Apakah makanan yang dianjurkan bagi pasien gagal jantung ? Apa sajakah makanan yang tidak dianjurkan bagi pasien gagal jantung ? Smeltzer & Bare (2002). praktis. Jenis 3. Tanya jawab 3. Prosedur 2. VI. Leaflet Alasan saya menggunakan media leaflet yaitu lebih efisien. Alat evaluasi : a. Evaluasi 1. serta agar sasaran lebih memahami dan mengerti tentang penkes yang diberikan dan lebih menarik dalam penyampaian materi.

Penyakit ini terjadi ketika plak yang berisikan lipoprotein. dan terjadi resorpsi natrium. Terjadi kelainan fungsi ginjal. disebut dalam keadaan tidak terkompensasi . Biasanya plak yang disebutkan di atas terbungkus oleh jaringan ikat yang di namakan fibrous cap. sirkulasi darah tidak normal menyebabkan sesak napas (dyspnea).plak tersebut mungkin bisa di samakan dengan polisi tidur yang ada di jalan untuk memperlambat arus kendaraan. Penyakit koroner merupakan penyakit yang insidensinya semakin meningkat dalam masyarakat modern dengan adanya perubahan pada pola makan dan aktivitas sehari-hari.karena sel-sel darah merah tidak bisa di kurangi kecepatannya pada saat berjalan di dalam pembuluh darah. Penanganan gagal jantung kongestif meliputi penanganan penyebabnya. rasa sakit di daerah jantung. maka polisi tudur atau plak tersebut akan menimbulkan aliran turbulensi yang membuat sel-sel darah merah saling berbenturan.debris jaringan dan kalsium terbentuk dalam permukaan interior pembuluh darah koroner sehingga terjadi pengerasan dan penyempitan pembuluh koroner yang memperdarahi otot jantung tersebut.maka timbunan unsur-unsur di atas akan telepas ke dalam aliran darah. serta tekanan darah. hati toak. Kebanyakan obat yang digunakan untuk hipertensi dapat juga diberikan dalam pengobatan gagal jantung kongestif. Jika jaringan ikatnya tipis dan kemudian pecah. shg terjadi odema. Obat inhibitor ACE dan vasodilator lainnya serta diuretik( untuk mengurangi volume air tubuh yang . rasa lelah.sel-sel darah merah yang pecah karena benturan akan membentuk bekuan darah (embolus) yang turut mengalir dalam sirkulasi darah.kolesterol.timbunan yang terlepas ini bersama bekuan darah akan menyumbat pembuluh darah di sebelah distal yang kemudian akan menyebabkan iskemia dan kematian otot jantung (infark miokard).Lampiran MATERI PENYULUHAN PENGERTIAN Penyakit jantung yaitu Keadaan jantung tidak dapat melakukan fungsi secara normal. Istirahat fisik maupun mental diperlukan untuk mengurangi beban kerja jantung.

faktor genetik. Etiologi Terjadi Gangguan sejak masa embrio Penyebab: Rubela/ virus lain pada masa kehamilan. miokarditis. Digitalis diresepkan doyer untu mengurangi frekuensi jantung dan memperkuat kerjaotot jantung. Kelainan jantung bawaan: Yaitu penyakit jantung yang dialami sejak lahir artinya kelainan yang didapat sejak lahir.berlebihan agar beban preload pada jantung dapat dikurangi ) acap kali digunakan dalam pengobatan gagal jantung kongestif. Terapi oksigen mungkin diperlukan . . Etiologi: . penyakit jantung rematik. B.Infeksi saluran napas atau oleh beta streptokokus dan hemolitikus. 2. Penyakit digolongkan menjadi 2: 1. .Interaksi individu terhadap penyakit lain dan faktor lingkungan (pen. Penyakit jantung didapat: Yaitu penyakit jantung yang Disebabkan Demam rematik. Pada anak – anak yang menderita gagal jantung kongestif sering terjadi ganguan tumbuh kembang dan berat badan nya tidak mau naik. Keadaan ini dapat disebabkan sejumlah seperti serangan sesak . sedangkan preskripsi diet digunakan terutama untuk mengurangi retensi cairan serta natrium dan meminimalkan beban kerja jantung. gangguan absropsi makanan karena penurunan perfusi darah ke usus dan infeksi yang menyertai gagal jantung kongestif.jantung rematik dan peny lain).

karditis}jntg. Gejala 1. Istirahat 3. Pemantauan status kalium jika pasien mendapatkan terapi deuretik. Diet. artritis. Bawaan.C. Gangguan pertumbuhan. hipertensi: jantung didapat. Diet rendah natrium merupakan kontraindikasi pada saltdepleting renal diseases seperti pielenofritis yang menggangu fungsi tubulus ginjal dalam menyerap natrium.Demam. 2. A.Bedah (jntg bawaan). bwaan 2. pada hipokalemia. a) b) c) Penyusuain pembatasan cairan dilakukan menurut : Respons pasien terhadap pengobatan Kepatuhan terhadap pembatasan natrium Intensitas / prorestifitas penyakit . Peranan gizi pada penyakit jantung 1. } jntg. Prinsip diet Terapi gizi bagi pasien –pasien gagal jantung kongestif (decompensasi jantung) harus berfokos pada keseimbangan status cairan dan elektrolit : 1. 2. Tindakan: 1. kalium dapat diberikan dalam bentuk makanan yang banyak mengandung kalium seperti kacang hijau atau suplemen kalium. Pembatasan asupan garam (natrium) hingga 2-3 g natrium perhari (konsumsi garam yang berlebihan dapat menyebabkan retensi cairansehingga menambah berat gejala edema yang biasa terjadi pada decompensasi jantung ). 3. 3.Odema.

hipermetabolisme yang berhubungan dengan kargiomegali. Pasien gagal jantung kongestif yang lanjut dapat menderita kakeksia ( cardiac cahexia ) berat dan penurunan masa lemak maupun otot. Obat – obatan juga dapat mengandung natrium dalam jumlah yang berarti ( barbiturat.5 LDL-kolesterol <100 mg/dL (bila pasien pernah mengalami serangan jantung koroner atau menderita penyakit diabetes) .Pasien gagal jantung kongestif harus dianjurkan untuk membaca label pada kemasan makanan sehingga mengetahui adanya natrium yang tersembunyi dlam bentuk bahan – bahan aditif / pengawet makanan. maltodekstrin dan minyak rantai sedang (MCT) agar kalori yang cukup dapat diberikan tanpa memboroskan banyak energi untuk menyerap unsur – unsur tersebut. alkalires lambung. dll ) dan dengan demikian pasien harus berkonsultasi dengan dokter tentang kandungan natrium dalam obat – obatan yang digunakan . Kalau perlu .kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini: 1. Mempertahankan kadar kolestrol total <200 mg/dL rasio kolesterol total:HDL kolesterol <4. 2. furmula enteral bagi keperluan ini mengandung unsur – unsur gizi elemental seperti peptida . antibiotik. Terapi kakeksia jantung memerlukan dukungan gizi yang agresif yang umumnya mencakup enteral feeding untuk membantu asupan oral. Daftar makanan yang tinggi natrium dan kalium dapat ditemukan masing – masing dalam tabel 3-14 dan 3-15. Etiologi kakeksia jantung ini mencakup anoreksia. Nutrisi preventif Untuk mencegah penyakit koroner/ kardiovaskuler. dan kehilangan nitrogen yang berhubungan dengan hipoksia / malabsorpsi.

7.seperti minyak zaitun.dan makanan manis lainnya.hindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh seperti tercantum dalam tabel 3-2.cincau).1999).buah. 4. Makan makanan yang banyak mengandung nutrient antioksidan seperti vitamin E.gula aren. Dalam penelitian diet jantung di Lyon (Lyon Diet Heart Study). Tingkatkan asupan serat pangan hingga 35 gram/ hari dengan konsumsi jenis-jenis makanan seperti di sebutkan di atas (lihat pula tabel 3-19) 8. 6. . Jika kadar homosistein dalam darah tinggi.diet yang dapat di lakukan untuk menurunkannya adalah dengan meningkatkan konsumsi makanan nabati yang kaya akan asam folat dan vitamin B6 seperti sayuran hijau serta biji-bijian atau kacang-kacangan yang utuh.3-7.2.dan 3-18) yang akan mengurangi kadar LDL teroksidasi.dan sereal/ bijian yang utuh serta makanan berserat lainnya (agar-agar.mengukus.memanggang. Mengurangi asupan lemak penuh hingga kurang dari 5% dari total kalori atau gunakan hanya 2-3 sendok makan minyak( khususnya minyak nabati yang mengandung asam lemak tak-jenuh) per hari.kurang konsumsi hidratarang sederhana seperti gula pasir.et al. 5.terhadap 600 orang responden dengan riwayat serangan jantung koroner ternyata diet mediteranian yang terdiri atas menu sayuran.buah.menumis.ikan dan minyak zaitun atau kanola sebagai sumber ternyata menghasilkan angka insidensi serangan jantung ulang yang lebih kecil bila di bandingkan dengan kelompok sama yang makan biasa(Lorgeril M. LDL teroksidasi lebih sukar difagositosis oleh sel-sel fagosit seperti makrofag dari pada LDL biasa sehingga bentuk teroksidasi ini lebih bertahan dalam serum.madu.minyak kacang dan alpukat.perbanyak konsumsi hidratarang kompleks seperti sayuran. Makan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti ikan laut (lihat tabel 3-3) dan minyak tak jenuh-ganda (PUFA) dalam jumlah sekitar 10% dari total kalori per hari.prancis. Tingkatkan asupan lemak tak-jenuh tunggal (MUFA). menanak.minyak kanola.rumput laut.hingga sekitar 20% dari total kalori per hari.C dan beta-karoten (tabel 3-4. Jika kadar trigliserida tinggi.kolang-kaling.selasih.sereal utuh. cara memasak yang baik untuk mengurangi asupan lemak ini adalah merebus.membakar dan memepes.3-13. Mempertahankan IMT agar kurang dari 23 dan lingkaran perut kurang dari 80cm (pada wanita) serta kurang dari 90cm (pada laki-laki) jika hal ini di mungkinkan (lihat Bab 5) 3.

2. asupan kolesterolnya harus dikurangi hingga di bawah 200 mg/ hari. Syarat diet 1. 6. 4. 2. Tingkatkan konsumsi ikan. Pertimbangkan suplementasi 500 mg vitamin C dan 200 IU vitamin E per hari. Perhatikan konsumsi Lemak jenuh antara 7-10% dari energi total. Tingkatkan asupan serat. 5. Lakukan penimbangan berat badan dengan memperhatikan lingkaran perut (Bab 5). Nutrisi Kuratif Terapi nutrisi harus di tujukan kepada hal-hal berikut ini: 1.khususnya ikan laut yang kaya akan asam lemak omega-3.) 8. Kurangi asupan total lemak hingga kurang-lebih 20% dari total kalori. Lakukan olahraga aerobic selama 30 menit per hari. Terapi diet dan olahraga harus di coba terlebih dahulu sebelum menggunakan obat-obat penurun kolesterol 4. bila kegemukan diturunkan. 10. Energi sesuai dengan kebutuhan. khususnya serat larut. Lemak: <30%. Ganti konsumsi daging merah dengan daging putih seperti ayam kampung dan ikan atau dengan protein nabati seperti tempe atau tahu (kedelai mengandung soya-lecithine dan isoflavon yang dapat menurunkan kadar LDL kolesterol. 4. Pada pasien diabetes dengan dislipidemia. Protein 10-20% kebutuhan total energi.9.hingga 25-35 gram per hari untuk mengikat kolesterol yang di hasilkan oleh tubuh sendiri dalam bentuk garam empedu sehingga kolesterol ini tidak di serap kembali oleh usus. Kurangi asupan kolesterol hingga <300 mg/dL.paling tidak 2-3 kali seminggu. . 3. 3. 7. Kolesterol <300mg. 3. Kurangi asupan lemak jenuh hingga di bawah 5% dari total kalori.

7. sardin. kambing. pastries. Vitamin dan mineral cukup. Menurunkan berat badan bila terlalu gemuk. 3. 3. Kolesterol rendah. kuning telur 3 butir/minggu. Perlu suplemen vitamin bila konsumsi makanan ≤ 1200 kkal/hari Bahan makanan yang tidak dianjurkan 1. 6. Vitamin dan mineral cukup.5. 4. 0. Serat cukup untuk hindari konstipasi. 10% lemak jenuh. 2. otak. Daging berlemak. 4. Nabati dimasak dengan santan. jerohan. jika diserta hipertensi atau odema. KH sedang 50-60% kebutuhan total energi. sayuran dan buah diawet Mayones. Energi cukup Protein cukup.8 g/kg BB Lemak sedang. susu whole. Mencegah atau menghilangkan penimbunan garam atau air. 2-3 g/hari. B) Jenis Diet . A) Syarat diet 1. Produk makanan jadi: cake. 5. 25-30% kebutuhan energi total. jika diserta dislipidemia. TUJUAN DIET Tujuan diet 1. minyak. 6. 2. salad dressing dari telur. biskuit. keju. Garam rendah. 10-15% lemak tidak jenuh. es krim. 2. kue-kue berlemak. babi. pie. 3. mentega dll. sosis. Memberikan makanan secukupnya tanpa memeberatkan kerja jantung.

Keadaan baik. simpanlah buah dalam lemari es. 5. Gunakan roti dari biji gandum yang utuh (whole wheatbread). Tanpa menggunakan sirup yang berlebihan (kalau perlu. 6. . lunak dan biasa. Perpindahan dari DJ III. Preskripsi diet 1. RG bila ada odema dan hipertensi. 7. Diet jantung II: bentuk makanan saring atau bubur.selasih.1. 4.jambu.ketimun.5 l/hari. Manajemen diet Diet stroke I: bentuk cair unt keadaan akut. Diberikan beberapa hari. 2.khususnya buah yang dapat di makan bersama kulitnya seperti apel. Kondisi tidak berat.bawang bomby. 2. Diet jantung I: unt ps jantung akut spt MCI ( Myocardium infarc) atau dekompensasi kordis berat. Diet stroke II: peralihan dari diet stroke I bentuk cair jernihm kental. 3.dll. 3. Bila ada odema diberikan rendah garam.selada pada hamburger/sandwich yang anda makan. Bentuk makanan berupa cairan 1-1.gunakan sirup diet seperti Tropikana Slim). Diet jantung III: bentuk makanan lunak atau biasa. Disesuaikan dengan penyakitnya.softdrink) dan bahkan pula gula diet yang mengandung fruktosa dapat meningkatkan kadar trigliserida. Sering memakan lalapan atau tambahkan sayuran seperti tomat. lemari makan atau laci mobil anda.kolangkaling. Setelah masa akut terlewati. Makan makanan sereal berserat tinggi seperti havermout pada waktu sarapan. Sering mengonsumsi buah dan sayuran. Buatlah minuman dari rumput laut. 4. RG bila ada odema dan hipertensi.cincau.peach.belimbing. Diet jantung IV: bentuk makanan biasa.ingat konsumsi secara berlebihan gula pasir (sirup. saring. Biasanya cair kental dan cair bening. Pemberian peroral atau perNGT.

Gunakan susu skim.dll.satu sendok minyak untuk menumis). Kaldu ayam yang berminyak sebaiknya disaring dengan menggunakan saringan halus yang kalau perlu alasnya bisa di lapisi dengan kapas steril untuk menahan minyak tersebut. Usakan agar asupan kalori sesuai dengan kebutuhan pasien (yang ditentukan oleh dokter). Pasien kegemukan harus diturunkan berat badanya secara bertahap. Jangan menggoreng makanan dengan banyak minyak atau dengan jelantah. Sekali seminggu cobalah makan makanan alternatif yang rendah seperti kecap Tropicana Slim. . 9. Kalau dapat. 14. sup tanpa garam.pilih minyak tak-jenuh tunggal seperti minyak zaitun dan minyak kacang yang di konsumsi sebagai dressing salad atau steak. Ganti daging merah dengan daging putih seperti ayam kampung. bawang putih. 12.atau yogurt non-fat dari pada susu fullcream. Pilih jenis-jenis ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 (tabel 3-3) 6. 7. rendam dahulu sayuran tersebut selama 2 menit didalam air mengalir sebelum dimasak. 10. Bagilah makanan sehari menjadi 5 hingga 6 kali makan dengan porsi kecil. 8. Lebih baik gunakan bumbu seperti kunyit.ekor.minyak tak-jenuh seperti minyak jagung atau kedelai akan berubah menjadi minyak jenuh jika dimasak dengan panas yang tinggi atau jika dipakai berkali-kali untuk menggoreng. Untuk memepes ikan dari pada menggorengnya dengan mentega atau margarine.susu kedelai.0 (lazimnya formola enteral memberikan 1kcal / ml ). Gunakan bumbu kacang/mete yang disangrai (jangan digoreng dengan minyak) jika anda ingin membuat gado-gado. 11. Jangan mengonsumsi bagian kepala.dan kulit.5. Gunakan sayuran yang segar dan bukan sayuran dalam kaleng.5 kcal / ml seperti Nutren 2. Gunakan minyak dalam jumlah sedikit sekali pakai (misalnya. dll. Jika dipaksa memakai sayuran kaleng atau sayuran yang diasinkan . Tentukan hari-hari saat anda sekeluarga dapat melakukan pesta ikan. Sebaliknya pada pasien dengan cardiac cachexia harus diberikan formola enteral yang memberikan energi 1. Makan dengan porsi kecil lebih dapat ditolerir oleh pasien yang sesak. 13. krekers diet yang baik mengandung garam.

18. Pada gagal jantung akut diperlukan diet rendah sisa / serat agar pasien tidak sampai mengalami buang air besar yang membuatnya mengejan.15. Mulailah setiap hari dengan botol yang berisi air yang baru. Pengurangan natrium dapat pula dilakukan menggunakan garam diet yang terbuat dari kalium klorida sebagai pengganti garam dapur ( jika fungsi ginjalnya normal). menggunakan tangga dari pada lift/elevator dan biasakan melakukan olahraga aerobik secara teratur seperti berenang. Anda harus menuang air dalam botol tersebut dengan jumlah yang sama dengan jumlah air minum atau makanan cair yang diminum / dimakan. .senam. Biasakan jalan kaki dari pada naik kendaraan. Jika fase akut sudah terlampaui .berlari kecil (jogging). Makanlah buah – buahan yang banyak mengandung kalium 1-2 kali / hari. Gunakan botol air minum dengan ukuran menurut kebutuhan cairan yang sudah ditentukan selama sehari. 17. Kurangi asupan natrium hingga 2 gram per hari bagi orang dewasa dan 45-70 mg / BB / hari untuk anak – anak. Botol air yang kosong menunjukkan bahwa pasien sudah mengonsumsi cairan dengan jumlah yang telah ditentukan untuk hari ini.bersepeda. preparat laksan dan pelunak feses kadang – kadang diresepkan dokter untuk mencegah sembelit dan defikasi yang sulit. 16.dll.