KEPRIBADIAN MUHAMMADIYAH

A.Latar Belakang Sejarah Perumusan Kepribadian Muhammadiyah Kepribadian muhammadiyah yang telah ditetapkan muktamar muhammadiyah ke 35 sebenarnya bukan hal/materi baru, tetapi merupakan rumusan atas kenyataan-kenyataan sikap dan tindakan yang berdasarkan pemikiran dan pertimbangan secara mendalam, yang telah ddimiliki dan dilaksanakan oleh K.H Ahmad dahlan dan pimpinan muhammadiyah pada masa lampau yang menurut ijtihad muhammadiyah adalah tepat untuk menjadi pegangan dan landasan perjuangan muhammmadiyah pada masa sekarang dan akan datang. Beberapa hal mendasar yang telah dilakukan oleh K.H Ahmad dahlan dan pimpinan muhammadiyah setelah beliau dalam menggerakkan muhammadiyah adalah bahwa dalam menggerakkan muhammadiyah senantiasa berpegang teguh kepada prinsip berfikir, berbicara dan bertindak. Berfikir dengan akal yang cerdas dan luas serta dan berpedoman kepada Al-Qur’an dan As-Sunah serta kebijaksanaan yang diijinkan atau tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip ajaran islam. Berbicara dengan tegas namun sopan untuk menyampaikan dakwa islam dan keberan serta amar ma’ruf nahi mungkar. Berkerja dan beribadah untuk kejayaan islam serta kebahagian rakyat. Bekerja untuk kemerdekan dan kedaulatan rakyat dan lain sebagainnya. Dengan berpegang pada nilai-nilai tersebut muhammadiyah didalam sejarahnya telah berhasil (terbukti) menyadarkan umat islam indonesia tentang apa arti Agama, baik untuk kehidupan pribadi ataupun bagi kehidupan masyarakat. Muhammadiyah telah mendirika beribu-ribu sekolah, mulai dari tingkat kanak-kanak smapai Perguruan Tinggi. Mendirikan beribu-ribu mushola dan masjid, dan banyak rumah sakit dan panti asuhan serta menirikan koprasi, dan lain sebagainya. Kesemuanya itu tentu saja secara otomatis juga merupakan darma bakti umat silam dalam membantu pemerintah untuk mengisi Kemerdekaan Negara Kesatuan Indonesia yang telah direbut oleh para pahlawan dari tangan kolonialis belanda yang selama 350 tahun telah menghisap kekayaan bumi nusantara dan membodohkan bangsa indonesia. Matan kepribadian muhammadiyah secara historis disusun ditengah kegalauan kondisi perpolotikan di indonesia pada waktu itu, yaitu sekitar tahun 1962. Sebagaimana kita ketahui bahwa sejak dikelurkannya dekrit presiden pada 5 juli 1959 (tentang kembalinya dasar Negara kepada UUD 1945) hingga terbitnya surat perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) indonesia memasuki era baru yang dikenal dengan zaman demokrasi terpimpin atau yang lebih populer lagi dikenal dengan periode NASAKOM. Pada periode ini presiden soekarno sebagai kepala pemerintahan membentuk kabinet atau dewan mentri yag anggotanya terdiri dari tiga kekuatan polotik pemenang pemilu tahun 1955 (kecuali

H Ahmad Dahlan itu sendiri. Selain itu PKI juga dikenal sebagai partai kader atau partai politik yang memiliki basis perkaderan yang kuat.Masyumi). dan memiliki visi kerakyatan (meskipun visi kerakyatan tersebut bertentangan dengan fitrah manusia dan ideologi negara) namun gerak langakh PKI pada masa itu telah mempengaruhi sebagian besar rakyat indonesia pada waktu itu. Wardan diponingrat. Salah seorang pemateri pad acara tersebut adalah kh. dan NU ( Nahdatul Ulama). muhammadiyah tentu saja tidak dapat terlepas dari perkembangan sosial politik kenegaraan yang terjadi pada periode NAASAKOM tersebut. Sebagai salah satu komponen bangsa dan sebagai Agent Of change ditengah masyarakat. Tetapi sebagai pendatang baru PKI justru menunjukan manuver-manuver politik yang sangat cemerlang.. H. Setelah melewati pengolah kembali akhirnya materi kepribadian muhammadiyah tersebut dijadikan salah astu materi pokok muktamar . DR. Hal ini menjadi salah satu sebab atau bahkan menjadi cassus bally (penyebab utama) yang mendesak muhammadiyah untuk segera merumuskan kepribadian muhammadiyah. Hasil rumusan materi “kepribadian muhammadiyah” itu kemudian dibahas sidang tanwir muhammadiyah pada tanggal 25-28 agustus 1962. KH.H Fakih Usman menyampaikan “apakah muhammadiyah itu ?” Didalam makalh ceramahnya tersebut K. Beliau adalah seorang tokoh PP Muhammadiyah dan sekaligus juga sebagai DPP Masyumi pada waktu itu. apa dan siapa muhammadiyah itu ?. Djarnawi Hadikusumo. H. Perumusan matan kepribadian muhammadiayh tersebut diawali ketika muhammadiyah mengadakan acara kursus pimpinan muhammadiyah seindonesia yang diselenggarakan pada tahun 1961 di yogyakarta (tempatnya di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta). Kader-kader PKI yang progresif revolusioner. Untuk itu PP muhammadiyah membentuk perumus “Kepribadian Muhammadiyah” yang terdiri dari prof.M Djindar Tamimy.. Hamka. PKI sebenarnya dalah pendatang baru di lembaga perpolitikan indonesia waktu itu. energik.M Saleh Ibrahim dan KH. Sebelum periode NASAKOM PKI tidak pernah duduk di parlemen. Fakih usman. Dalam ceramahnya K. Fakih usman sebagai narasumber (inisiator). PKI (Partai Komununis Indonesia). namun yang menjadi persoalan adalah peran politik muhammadiyah yang terlalu bersentuhan dengan politik praktis pada waktu itu yang menjadikan muhammadiyah berada pada posisi yang kuarng menguntungkan bahkan nyaris mengakibatkan muhammadiyah dibubarkan oleh rezim pemerintahan penguasa orde lama. sebuah lembaga pendidikan kader sejenis pesanteren yang didirikan dan dipersiapkan oleh K.H Fakih Usman secara historis menguraikan secara tepat mengenai jati diri muhammadiyah.H Fakih Usman mengguggah dan ditanggap secara positf oleh beberapa tokoh anggota pimpinan muhammadiyah yang hadir pada waktu itu. Nama ketiga partai itulah kemudian yang disingkat dengan istilah NASAKOM.. Ketga partai politik yang duduk didalam kabinet tersebut adalah PNI (Partai Nasionalis Indonesia). H. khususnya wong cilik (kaum dhuafa) yang senantiasa terabaikan khususnya dinegara-negara miskin atau belum berkembang. Materi pidato K.

Kesemuanya itu dilaksanaka bersam dengan bermusyawarah atas dasar taqwa dan mengharap keridhoan allah semata-mata. muktamar muhammadiyah menerima dan mensahkan matan Kepribadian Muhammadiyah sebagai rumusan resmi perserikatan. B. perseorangan dan masyarakat. Dakwah dan amar ma’ruf nahi mungkar ini ditujukan kapada dua : Pertama. Ittiba’ kepada langkah dan perjuangan nabi muhammad SAW . Muhammadiyah menggerakkan masyarakat menuju tujuannya adalah: “terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya”. Kepada yang telah islam bersifat pembaharuan (tajdid) yaitu mengembalikan kepada ajaran-ajaran agama islam yang murni. Hidup manusia bermasyarakat 3. Hidup manusia berdasar tauhid. amar ma’ruf nahi munkar kepada masyarakat. Menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam dalam masyarakat adalah kewajiban kapada allah SWT dan ihsan kepada kemanusiaan 5. kebaikan dan kebahagian luas merata. 2. bersifat seruan dan ajakan untuk memeluk gama islam. muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya atas prinsip-prinsip yang tersimpul dalam muqoddimah anggaran dasar yaitu: 1. bersifat perbaikan dan bimbingan serta peringatan. 4. Kedua.muhammadiyah ke 35 yang berlangsung pada tanggal 14-18 november 1962 di jakarta. Dengan melaksanakan dakwah islam dan amar ma’ruf nahi mungkar dengan caranya masing-masing yang sesuai. ibadah dan taat kepada allah 2. Dasar Amal Usaha Muhammadiyah Dalam perjuangan melaksanakn usahanya menuju tujuan terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya dimana kesejahteran. amar ma’ruf nahi munkar kepada perseorangan yang terdiri : 1. Dan setelah melalui perbincangan dan debat yang cukup menegangkan akhirnya dicapai kata sepakat. Maksud geraknya ialah dakwah islam dan amar ma’ruf nahi mungkar yang ditunjukan kepada dua bidang. Matan Perumusan Kepribadian Muhammadiyah Apakah muhammadiyah itu ? Muhammadiyah adalah perserikatn yang merupakan gerakan islam. Mematuhi ajaran-ajaran agama islam dengan berkeyakinan bahwa ajaran islam itu satu-satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama untuk kebahagian dunia dan akhirat. Kepada yang belum islam.

terutama yang terjalin dibawa ini : 1. peraturan serta dasar dan falsafah negara yang sah 6. luas pandangan dengan memegang teguh ajaran islam 4. Kerja sama dengan golongan islam manapun juga dalam usaha menyiarkan dan mengamalkan agama islam serta membela kepentinganya 9.6. Lapang dada. Melancarkan amal usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi. undang-undang. . Bersifat adil dak korektif kedalam dan keluar dengan bijaksana. bergerak membangun disegenap bidang dan lapangan dengan menggunkan cara serta menempuh jalan yang diridhoi oleh allah SWT” Sifat Muhammadiyah Memperhatikan uraian tersebut diatas tentang : a. Beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan 2. Bersifat keagamaan dan kemasyarakatan 5. Mengindahkan segala hukum. Pedoman amal usaha dan perjuangan muhammadiyah : maka muhammadiyah memiliki dan wajib memelihara sifat-sifatnya. Apakah muhammadiyah itu ? b. Membantu pemerintah serta bekerja sama dengan golongan lain dalam memihara dan membangun negara untuk mencapai masyarakat adil dan makmur yang diridhoi allah SWT 10. Dasar amal usaha muhammadiyah c. Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah islamiyyah 3. Amar ma’ruf nahi munkar dalam segala laopangan serta menjadi contoh tauladan yang baik 7. Aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud ishlah dan pembangunan sesuai dengan ajaran islam 8. Pedoman Amal Usaha dan Perjuangan Muhammadiyah Menilik dasar prinsip tersebut diatas apapun yangdiusahakan dan bagaimanapun cara perjuangan muhammadiyah untuk mencapai tujuan tunggalnya harus berpedoman : “berpegang teguh akan ajaran allah dan rasulnya.