P. 1
MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (3).docx

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (3).docx

|Views: 52|Likes:
Published by Alif Fian

More info:

Published by: Alif Fian on Apr 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/24/2013

pdf

text

original

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

PELAKSANAAN DEMOKRASI DI INDONESIA

Disusun oleh : 1. Auria Dityanindya 2. Etika Dewi N. W 3. Lismania Sita Devi 4. Amalina I 5. Umar Syarif H 7312312024 7101412110 4301412025 4401412107 4201412123

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG 2013

1

Kata Pengantar

Assalamu alaikum Wr Wb

Puji syukur kami ucapkan atas berkah dan hidayah Allah SWT, kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia” ini tanpa hambatan yang berarti. Makalah ini dibuat sebagai bahan pembelajaran pada mata kuliah “Pendidikan Kewarganegaraan” tentang paham demokrasi serta bagaimana praktek demokrasi tersebut di Indonesia dan sebagai bentuk pemenuhan tugas untuk mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan diampu oleh Dr Eko Handoyo M.Si dan Iwan Hardi Saputra. Harapan kami semoga makalah yang sederhana ini bisa memberikan pembelajaran dan pengetahuan bagi pembaca khususnya mengenai Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia, tidak lupa kami selaku penyusun mengharapkan kritik dan saran dalam penyusunan makalah ini demi perbaikan penyusun dalam menyusun makalah selanjutnya.

Wassalamu alaikum Wr Wb

Semarang, 23 Maret 2013 Penyusun

2

1 Kata Pengantar ...Pelaksanaan Demokrasi Orde Baru 1966 – 1998 ....... Rumusan Masalah .....................................................................................................8 1.....21 2......................Pelaksanaan Demokrasi Pada Masa Revolusi ( 1945 – 1950 ) .........5 3........................................................................................................................................................................................................................................22 3 ............................................................................................................................14 2......................2.......2....................7 1........................................Sejarah Demokrasi .....................................................................5 Bab II Pembahasan 1................................... Tujuan .........................5......................................................Pelaksanaan Demokrasi Pada Masa Orde Lama .........................3 Bab I Pendahuluan 1............................................................6 1...................................................................1.........Prinsip-prinsip Demokrasi ......................................4...............................13 2..........3................4......Pelaksanaan Demokrasi Orde Reformasi 1998 – Sekarang ..............................................................3...............................16 3.......15 2.................................................................................8 1................Daftar Isi Halaman Judul ........13 2...................Asas pokok Demokrasi ......... Latar Belakang Masalah ......................................... Kesimpulan ..21 Daftar Pustaka ................................................ Demokrasi ......................................................................................16 4.................................. Pelaksanaan Demokrasi Di Indonesia.6 1...................Jenis – Jenis Demokrasi ..18 Bab II Penutup 1........................................ Saran ............................................................Ciri-ciri Pemerintahan Demokratis ......................2 Daftar Isi .................... Demokrasi Di Indonesia Saat Ini ...9 2........1.........................4 2...................................................................................... Tantangan dan Harapan ........................................................................

dan untuk rakyat (government of the people. by the people. Menurut Lincoln Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat.F Strong Suatu sistem pemerintahan di mana mayoritas anggota dewasa dari masyarakat politik ikut serta atas dasar sistem perwakilan yang menjamin bahwa pemerintahan akhirnya mempertanggungjawabkan tindakan-tindakan kepada mayoritas itu. Hal itu menunjukan bahwa rakyat di letakkan pada posisi penting walau pun secara operasional implikasinya di berbagai negara tidak selalu sama. pengertian Demokrasi adalah 1. Menurut Internasional Commision of Jurits Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan oleh rakyar dimana kekuasaan tertinggi ditangan rakyat dan di jalankan langsung oleh mereka atau oleh wakil-wakil yang mereka pilih dibawah sistem pemilihan yang bebas. and for the people). Tidak ada negara yang ingin dikatakan sebagai negara yang tidak demokratis atau negara otoriter. Menurut pakar-pakar lain. yang di utamakan dalam pemerintahan demokrasi adalah rakyat. demokrasi dinyatakan sebagai nama yang paling baik dan wajar untuk semua sistem organisasi politik dan sosial yang di perjuangan oleh para pendukungnya yang berpengaruh” (UNISCO 1949). 4 . 3.BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.” Kenyakina bahwa kehendak rakyat adalah dasar utama kewenangan pemerintah menjadi basis bagi tegak kokohnya sistem politik demokrasi. Hasil Penelitian menyatakan “mungkin untuk pertama kali dalam sejarah. 2. oleh rakyat. Hampir semua negara di dunian menyakini demokrasi sebagai “tolok ukur tak terbantah dari ke absahan politik. Jadi. Menurut C.

Bagaimanakah pelaksanaan demokrasi di Indonesia saat ini ? 4. 2. Paham akan pelaksanaan demokrasi di Indonesia dari masa ke masa. dengan rumusan masalah sebagai berikut : 1. Mengingat begitu komplek dan menariknya kajian tentang demokrasi khususnya demokrasi di Indonesia maka penulis tertarik untuk membuat sebuah tulisan yang berjudul “Demokrasi di Indonesia”. B. orde baru. Apakah tantangan dan harapan kedepannya untuk demokrasi di Indonesia ? C. Tujuan 1. 4. 5 . Dalam Pelaksanaan demokrasi di Indonesia terkadang mengalami kegagalan. Di setiap perkembangan demokrasi di Indonesia terdapat pedoman dan aturan yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan atau tujuan yang hendak dicapai dari pemerintahan yang berkuasa saat itu. 3. Bagaimanakah pelaksanaan demokrasi di Indonesia dari masa ke masa ? 3. Mengetahui pengertian dan sejarah dari demokrasi. Mengetahui pelaksanaan demokrasi di Indonesia saat ini. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah tersebut diatas maka agar pembahasan tidak melebar atau meluas penulis membatasi kajian-kajiannya.Di Indonesia demokrasi dari masa ke masa mengalami perkembangan baik pada saat revolusi. Mengetahui dan paham tantangan dan harapan untuk demokrasi di Indonesia. salah satunya disebabkan karena ketidakkonsistenannya penguasa sehingga peraturan yang dibuat hanya menguntungkan golongan tertentu. reformasi hingga sekarang. Bagaimanakah pengertian dan sejarah demokrasi ? 2. orde Lama.

Konsep dasar demokrasi dberarti “rakyat berkuasa” (government of rule by the people). bentuk sederhana dari demokrasi telah ditemukan sejak 4000 SM di Mesopotamia Ketika itu. seorang bangsawan Athena. negara kota yang mencoba sebuah model pemerintahan yang baru masa itu yaitu demokrasi langsung. seorang penyair dan negarawan. Yunani kala itu terdiri dari 1. Paket pembaruan konstitusi yang ditulisnya pada 594 SM menjadi dasar bagi demokrasi di Athena namun Solon tidak berhasil membuat perubahan. Walaupun begitu. istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani. monarki. bangsa Sumeria memiliki beberapa negara kota yang independen. Demokrasi baru dapat tercapai seratus tahun kemudian oleh Kleisthenes.1 Demokrasi Sejarah Demokrasi Sebelum istilah demokrasi ditemukan oleh penduduk Yunani. “demos” berarti rakyat dan“kratos” atau “kratein” berarti kekuasaan. Gagasan demokrasi Yunani Kuno lenyap ketika bangsa Romawi dikalahkan oleh suku Eropa Barat dan Benua Eropa memasuki abad pertengahan (600-1400). 1. tirani dan juga demokrasi. Secara etimologis. Diantaranya terdapat Athena. hanya seperlimanya yang dapat menjadi rakyat dan menyuarakan pendapat mereka. tidak ada perwakilan dalam pemerintahan sebaliknya setiap orang mewakili dirinya sendiri dengan mengeluarkan pendapat dan memilih kebijakan.BAB II PEMBAHASAN 1. Penggagas dari demokrasi tersebut pertama kali adalah Solon. ada sesuatu 6 .500 negara kota (poleis) yang kecil dan independen. ada yang oligarki. Namun dari sekitar 150. Dalam demokrasi tersebut. Istilah demokrasi secara singkat diartikan sebagai pemerintahan atau kekuasaan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. penduduk Athena di Yunani membentuk sistem pemerintahan yang merupakan cikal bakal dari demokrasi modern. Negara kota tersebut memiliki sistem pemerintahan yang berbeda-beda.000 penduduk Athena. Di setiap negara kota tersebut para rakyat seringkali berkumpul untuk mendiskusikan suatu permasalahan dan keputusan pun diambil berdasarkan konsensus atau mufakat. Barulah pada 508 SM.

Eropa kemudian masuk ke dalam Aufklarung (Abad Pemikiran) dan Rasionalisme yang mendorong mereka untuk memerdekakan pikiran dari batasbatas yang ditentukan gereja untuk mendasarkan pada pemikiran atau akal (rasio) yang pada gilirannya kebebasab berpikir ini menimbulkan lahirnya pikiran tentang kebebasan politik. yaitu suatu system pemisahan kekuasaan dalam Negara ke dalam kekuasaan legislative. Menurutnya. kekuasaan Raja harus dibatasi. Dari piagam tersebut. Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah. dapat ditinjau dari pendapat Almadudi yang kemudian dikenal dengan "soko guru demokrasi". 2. yaitu lahirnya Magna Charta. yaitu terjadinya Raissance dan Reformasi. Dari dua peristiwa penting di atas. eksekutif. Prinsip-prinsip demokrasi. Akibat pemikiran tentang hak-hak politik rakyat dan pemisahan kekuasaan. Kedua. Kekuasaan mayoritas. 4. 1. property). Prinsip demokrasi dan prasyarat dari berdirinya negara demokrasi telah terakomodasi dalam konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sedangkan Montesquieu (1689-1955) menjamin hak-hak politik menurut “Trias Politika”.yang penting yang menjadi tonggak baru berkenaan dengan demokrasi abad pertengahan.2 Prinsip-prinsip demokrasi Rakyat dapat secara bebas menyampaikan aspirasinya dalam kebijakan politik dan sosial. Ada dua peristiwa penting yang mendorong timbulnya kembali “demokrasi” yang sempat tenggelam pada abad pertengahan. ada dua prinsip dasar: Pertama. hak-hak poitik rakyat mencakup hak hidup. Kedaulatan rakyat. Sedangkan Reformasi yang terjadi adalah revolusi agama yang terjadi di Eropa Barat abad 16. muncullah kembali ide demokrasi. Menurut John Locke (1632-1704). kebebasan dan hak memiliki (live. 3. Dua filsuf besar yaitu John Locke (Inggris) dan Montesquieu (Perancis) telah menyumbangkan gagasan mengenai pemerintahan demokrasi. 7 . liberal. HAM lebih penting daripada kedaulatan Raja. Hak-hak minoritas. dasarnya adalah kebebasan berpikir dan nertindak bagi manusia tanpa boleh ada orang lain yang membatasi dengan ikatan-ikatan. prinsip-prinsip demokrasi adalah: 1. Raissance adalah aliran yang menghidupkan kembali minat pada sastra dan budaya Yunani Kuno. dan yudikatif yang masing-masing harus dipegang organisai sendiri yang merdeka.

Pembatasan pemerintah secara konstitusional. 6. Adanya persamaan hak bagi seluruh warga negara dalam segala bidang. 1. 4. Nilai-nilai toleransi. penghargaan. Pemilihan yang bebas dan jujur. yaitu: 1. 9.5. dan mufakat. 11. dan politik. misalnya adanya tindakan pemerintah untuk melindungi hak-hak asasi manusia demi kepentingan bersama. Jaminan hak asasi manusia. dan rahasia serta jujur dan adil. Proses hukum yang wajar. demokrasi menjadi suatu tatanan yang diterima dan dipakai oleh hampir seluruh negara di dunia. ekonomi. Persamaan di depan hukum. 8. umum. 1. 7. Pluralisme sosial. 8 . pragmatisme. 3. 2. kerja sama. Berdasarkan gagasan dasar tersebut terdapat dua asas pokok demokrasi. bebas. baik langsung maupun tidak langsung (perwakilan). Adanya keterlibatan warga negara (rakyat) dalam pengambilan keputusan politik.4 Ciri-ciri pemerintahan demokratis Pemilihan umum secara langsung mencerminkan sebuah demokrasi yang baik Dalam perkembangannya. Adanya lembaga peradilan dan kekuasaan kehakiman yang independen sebagai alat penegakan hukum 5. Adanya pengakuan. Ciri-ciri suatu pemerintahan demokrasi adalah sebagai berikut: 1. dan 2. dan perlindungan terhadap hak-hak asasi rakyat (warga negara). misalnya pemilihan wakil-wakil rakyat untuk lembaga perwakilan rakyat secara langsung. Pengakuan hakikat dan martabat manusia. Adanya kebebasan dan kemerdekaan bagi seluruh warga negara. Pengakuan partisipasi rakyat dalam pemerintahan. yaitu pada dasarnya manusia mempunyai kemampuan yang sama dalam hubungan sosial. 10.3 Asas pokok demokrasi Gagasan pokok atau gagasan dasar suatu pemerintahan demokrasi adalah pengakuan hakikat manusia.

5. Adanya pemilihan umum yang bebas. Adanya pengakuan terhadap perbedaan keragamaan (suku. demokrasi dibedakan atas : a. b. golongan.5 Jenis – Jenis Demokrasi 1. Di era modern sistem ini menjadi tidak praktis karena umumnya populasi suatu negara cukup besar dan mengumpulkan seluruh rakyat dalam satu forum merupakan hal yang sulit. sistem ini menuntut partisipasi yang tinggi dari rakyat sedangkan rakyat modern cenderung tidak memiliki waktu untuk mempelajari semua permasalahan politik negara. Dalam sistem ini. 9. seluruh rakyat berkumpul untuk membahasnya. 7. adil untuk menentukan (memilih) pemimpin negara dan pemerintahan serta anggota lembaga perwakilan rakyat.1 Menurut cara penyaluran kehendak rakyat. Sistem demokrasi langsung digunakan pada masa awal terbentuknya demokrasi di Athena dimana ketika terdapat suatu permasalahan yang harus diselesaikan. Demokrasi Langsung Demokrasi langsung merupakan suatu bentuk demokrasi dimana setiap rakyat memberikan suara atau pendapat dalam menentukan suatu keputusan. 8.6. 9 . setiap rakyat mewakili dirinya sendiri dalam memilih suatu kebijakan sehingga mereka memiliki pengaruh langsung terhadap keadaan politik yang terjadi. jujur. 1. Adanya pers (media massa) yang bebas untuk menyampaikan informasi dan mengontrol perilaku dan kebijakan pemerintah. agama. Adanya pemilihan umum untuk memilih wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat. seluruh rakyat memilih perwakilan melalui pemilihan umum untuk menyampaikan pendapat dan mengambil keputusan bagi mereka. dan sebagainya). Demokrasi perwakilan Dalam demokrasi perwakilan. Selain itu.

Berdasarkan kenyataan yang dilematis tersebut.2 Menurut dasar prinsip ideologi. ekonomi. hal ini sesuai dengan analisis P. Oleh karena itu dalam system demokrasi ini kebebasan individu sebagai dasar fundamental dalam pelaksanaan demokrasi. sosial. Akibatnya terjadilah penindasan di antara satu dengan yang lainnya. maka kaum kapitalislah yang berkuasa 10 . Menurut Held (2004:10).Oleh karena itu individu-individu dalam suatu masyarakat itu membentuk suatu persekutuan hidup bersama yang disebut Negara. Lockedan Rousseaue bahwa Negara terbentuk karena adanya perbenturan kepentingan hidup mereka dalam hidup bermasyarakat dalam suatu natural state. Berger bahwa dalam era globalisasi dewasa ini dengan semangat pasar bebas yang dijiwai oleh filosofi demokrasi liberal. Akibatnya kekuasaan kapitalislah yang menguasai kehidupan Negara. demokrasi dibedakan atas : a.L. Atas dasar kepentingan ini dalam kenyataanya muncullah kekuasaan yang kadangkala menjurus ke otoriterianisme. maka muncullah pemikiran ke arah kehidupan demokrasi perwakilan liberal. Demokrasi Konstitusional (Demokrasi Liberal) Prinsip demokrasi ini didasarkan pada suatu filsafat kenegaraan bahwa manusia adalah sebagai makhluk individu yang bebas. Rakyat harus diberikan jaminanan kebebasan secara individual baik di dalam kehidupan politik.1. Konsekuensi dari implementasi sistem dan prinsip demokrasi ini adalah berkembang persaingan bebas. dengan tujuan untuk melindungi kepentingan dan hak individu dalam kehidupan masyarakat Negara. bahwa demokrasi perwakilan liberal merupakan suatu pembaharuan kelembagaan pokok untuk mengatasi problema keseimbangan antara kekuasaan memaksa dan kebebasan. terutama dalam ekonomi sehingga akibatnya individu yang tidak mampu menghadapi persaingan tersebut akan tenggelam.5. Individu dalam suatu Negara dalam partisipasinya disalurkannya melalui wakil yang dipilih melalui proses demokrasi. dan hal inilah yang sering dikenal dengan demokrasidemokrasi libera. Pemikiran tentang Negara demokrasi sebagaimana dikembangkan oleh Hobbe. keagamaan bahkan kebebasan anti agama.

Akan tetapi.Demokrasi rakyat mencita-citakan kehidupan yang tidak mengenal kelas sosial. 1. Pertama. untuk mencapai masyarakat tersebut dapat dilakukan dengan cara paksa atau kekerasan. Meskipun sistem ini dapat berjalan dengan memuaskan di beberapa negara Asia lain. Negara adalah alat untuk mencapaikomunisme yaitu untuk kepentingan kolektifisme. Demokrasi ini tidak mengakui hak asasi warga negaranya.3 Menurut dasar wewenang dan hubungan antara alat kelengkapan negara. karena hamper semua elemen demokrasi dapat kita temukan perwujudannya dalam kehidupan politik di Indonesia. badan eksekutif terdiri dari Presiden sebagai kepala negara konstitusional (constitutional head) dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Demokrasi Rakyat (Proletar) disebut juga adalah demokrasi yang berlandaskan ajaran komunisme danmarxisme. akuntabilitas (pertanggungjawaban) pemegang jabatan dan politis pada umumnya sangat tinggi.b. Hal ini ditunjukkan dengan melemahnya persatuan bangsa. Sistem parlementer ini mulai berlaku sebulan setelah kemerdekaan diproklamasikan. Demokrasi ini mencita-citakan kehidupantanpa kelas sosial dan tanpa kepemilikan pribadi.5. demokrasi dibedakan atas : a. sistem ini ternyata kurang cocok diterapkan di Indonesia. Dalam UUDS 1950. 11 . Masa demokrasi parlementer merupakan masa kejayaan demokrasi di Indonesia. Manusia dibebaskan dari keterikatannya kepada pemilikan pribadi tanpa ada penindasan atau paksaan. Sistem ini kemudian diperkuat dalam Undang-Undang Dasar 1949 (Konstitusi RIS) dan UndangUndang Dasar Sementara (UUDS) 1950. lembaga perwakilan rakyat atau parlemen memainkan peranam yang sangat tinggi dalam proses politik yang berjalan. Kedua. Demokrasi inibertentangan dengan demokrasi konstitusional. Demokrasi Sistem Parlementer Periode 1945-1959 Demokrasi Parlementer Demokrasi pada masa ini dikenal dengan sebutan demokrasi parlementer. Demokrasi Rakyat (Demokrasi Proletar) Demokrasi rakyat disebut juga demokrasi proletar yang berhaluan Marxisme- Komunisme.

masa demokrasi Pancasila era Orde Baru yang merupakan demokrasi konstitusional yang menonjolkan system presidensial. rekruitmen politik bersifat tertutup. Ketiga. masyarakat pada umumnya dapat merasakan bahwa hak-hak dasar mereka tidak dikurangi sama sekali. daerah-daerah memperoleh otonomi yang cukup bahkan otonomi yamg seluas-luasnya dengan asas desentralisasi sebagai landasan untuk berpijak dalam mengatur hubungan kekuasaan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. nama pancasila hanya digunakan sebagai legistimasi politis penguasa saat itu sebanya kenyataannya yang dilaksanakan tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila.  Pertama. Demokrasi Sistem Presidensial Periode 1966-1988. sehingga membawa konsekuensi terhadap pengelolaan konflik. UUD 1945 dan ketetapan MPRS/MPR dalam rangka untuk meluruskan kembali penyelewengan terhadap UUD 1945 yang terjadi di masa demokrasi terpimpin. Melihat praktek demokrasi pada masa ini. Keenam. Dewan Konstituante mengalami jalan buntu untuk mencapai kesepakatan merumuskan ideologi nasional.  Kedua. dakam masa pemerintahan Parlementer.Ketiga. dominannya politik aliran. sekalipun Pemilihan Umum hanya dilaksanakan satu kali yaitu pada 1955. Landasan formal periode ini adalah pancasila. Kelima. Keempat. b. Basis social ekonomi yang masih sangat lemah. Keempat. 12 . tetapi Pemikihan Umum tersebut benar-benar dilaksanakan dengan prinsip demokrasi. munculnya usulan presiden yang dikenal dengan konsepsi presiden untuk membentuk pemerintahan yang bersifat gotong-royong. Pertama. ada beberapa hal yang dinilai tepat untuk menjawab pertanyaan tersebut. kehidupan kepartaian boleh dikatakan memperoleh pelung yang sebesar-besarnya untuk berkembang secara maksimal. rotasi kekuasaan eksekutif boleh dikatakan hamper ridak pernah terjadi. Kedua. Dari sekian banyak jawaban. Namun dalam perkembangannya peran presiden dan semakin dominan terhadap lembaga-lembaga Negara yang lain. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah mengapa demokrasi perlementer mengalami kegagalan? Banyak sekali para ahli mencoba menjawab pertanyaan tersebut. sekalipun tidak semua warga Negara dapat memanfaatkannya dengan maksimal.

KNIP berubah menjadi lembaga legislatif.  Keempat. Maklumat Pemerintah tanggal 3 Nopember 1945 tentang Pembentukan Partai Politik. Pemilihan umum memiliki arti penring sebagai berikut:  Untuk mendukung atau mengubah personel dalam lembaga legislative.  Rakyat melalui perwakilannya secara berkala dapat mengoreksi atau mengawasi kekuatan eksekutif. DPR dan DPA dibentuk menurut UUD ini segala kekuasaan dijalankan oleh Presiden denan dibantu oleh KNIP. Pada awal kemerdekaan masih terdapat sentralisasi kekuasaan hal itu terlihat Pasal 4 Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbunyi sebelum MPR. X tanggal 16 Oktober 1945. Salah satu ciri Negara demokratis dibawa rule of law adalah terselenggaranya kegiatan pemilihan umum yang bebas. Pemilihan Umum. Indonesia masih berjuang menghadapi Belanda yang ingin kembali ke Indonesia. Ketiga. Tahun 1945 – 1950. Pada saat itu pelaksanaan demokrasi belum berjalan dengan baik. Hal itu disebabkan oleh masih adanya revolusi fisik. Pemilihan umum merupakan sarana politik untuk mewujudkan kehendak rakyat dalam hal memilih wakil-wakil mereka di lembaga legislatif serta memilih pemegang kekuasaan eksekutif baik itu presiden/wakil presiden maupun kepala daerah. 2 Pelaksanaan Demokrasi Di Indonesia Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia dibagi menjadi beberapa periodesasi: 2. Pemilihan umum bagi suatu Negara demokrasi berkedudukan sebagai sarana untuk menyalurkan hak asasi politik rakyat.  Membentuk dukungan yang mayoritas rakyat dalam menentukan pemegang kekuasaan eksekutif untuk jangka tertentu.1 Pelaksanaan demokrasi pada masa revolusi ( 1945 – 1950 ). pelaksanaan hak dasar waega Negara. Untuk menghindari kesan bahwa negara Indonesia adalah negara yang absolut pemerintah mengeluarkan :   Maklumat Wakil Presiden No. 13 .

akuntabilitas politik sangat tinggi dan berkembangnya partai-partai politik. Namun demikian praktik demokrasi pada masa ini dinilai gagal disebabkan :       Dominannya partai politik Landasan sosial ekonomi yang masih lemah Tidak mampunya konstituante bersidang untuk mengganti UUDS 1950 Atas dasar kegagalan itu maka Presiden mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 : Bubarkan konstituante Kembali ke UUD 1945 tidak berlaku UUD S 1950 Pembentukan MPRS dan DPAS 2. Masa demokrasi ini peranan parlemen.2 Pelaksanaan demokrasi pada masa Orde Lama Masa demokrasi Liberal 1950 – 1959 2. Maklumat Pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 tentang perubahan sistem pemerintahn presidensil menjadi parlementer 2.2.1 Masa demokrasi liberal yang parlementer presiden sebagai lambang atau berkedudukan sebagai Kepala Negara bukan sebagai kepala eksekutif. VII/MPRS/1965 adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang berintikan musyawarah untuk mufakat secara gotong royong diantara semua kekuatan nasional yang progresif revolusioner dengan berporoskan nasakom dengan ciri:      Dominasi Presiden Terbatasnya peran partai politik Berkembangnya pengaruh PKI Penyimpangan masa demokrasi terpimpin antara lain: Mengaburnya sistem kepartaian.2. pemimpin partai banyak yang dipenjarakan Peranan Parlemen lembah bahkan akhirnya dibubarkan oleh presiden dan presiden membentuk DPRGR 14 .2 Masa demokrasi Terpimpin 1959 – 1966 Pengertian demokrasi terpimpin menurut Tap MPRS No.

1982. Namun demikian perjalanan demokrasi pada masa orde baru ini dianggap gagal sebab:          Rotasi kekuasaan eksekutif hampir dikatakan tidak ada Rekrutmen politik yang tertutup Pemilu yang jauh dari semangat demokratisPengakuan HAM yang terbatas Tumbuhnya KKN yang merajalela Sebab jatuhnya Orde Baru: Hancurnya ekonomi nasional ( krisis ekonomi ) Terjadinya krisis politik TNI juga tidak bersedia menjadi alat kekuasaan orba Gelombang demonstrasi yang menghebat menuntut Presiden Soeharto untuk turun jadi Presiden Pelaksanaan demokrasi pada masa Reformasi 1998 s/d sekarang. Awal Orde baru memberi harapan baru pada rakyat pembangunan disegala bidang melalui Pelita I. 1977. 1992. IV. III. II. 2. V dan pada masa orde baru berhasil menyelenggarakan Pemilihan Umum tahun 1971. 15 .3 Pelaksanaan demokrasi Orde Baru 1966 – 1998 Pelaksanaan demokrasi orde baru ditandai dengan keluarnya Surat Perintah 11 Maret 1966. 1987. dan 1997. Orde Baru bertekad akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekwen.    Jaminan HAM lemah Terjadi sentralisasi kekuasaan Terbatasnya peranan pers Kebijakan politik luar negeri sudah memihak ke RRC (Blok Timur) Akhirnya terjadi peristiwa pemberontakan G 30 September 1965 oleh PKI. Berakhirnya masa orde baru ditandai dengan penyerahan kekuasaan dari Presiden Soeharto ke Wakil Presiden BJ Habibie pada tanggal 21 Mei 1998.

yang dengan tidak dengan penyempurnaan pelaksanaannya perbaikan peraturan-peraturan demokratis. Demokrasi yang berjalan di Indonesia saat ini dapat dikatakan adalah Demokrasi Liberal. tetapi demokrasi akan mencapai sesuatu yang ideal. yaitu mencapai sebuah demokrasi. Komunis bahkan Islamis hampir semua mengatakan bahwa demokrasi itu adalah sesuatu yang ideal. kita mengenal beberapa model demokrasi.4 Pelaksanaan demokrasi Orde Reformasi 1998 – sekarang Demokrasi demokrasi yang dikembangkan pada masa reformasi pada dasarnya adalah mendasarkan pada dan Pancasila dan UUD 1945. VII/MPR/1998 tentang pencabutan tap MPR tentang Referandum Tap MPR RI No. legislatif dan yudikatif. orang makin menyukai demokrasi. kita mendapati peran demokrasi yang makin luas. XIII/MPR/1998 tentang pembatasan Masa Jabatan Presiden dan Wakil Presiden RI Amandemen UUD 1945 sudah sampai amandemen I. X/MPR/1998 tentang pokok-pokok reformasi Ketetapan No. III. Masa reformasi berusaha membangun kembali kehidupan yang demokratis antara lain:      Keluarnya Ketetapan MPR RI No. IV Pada Masa Reformasi berhasil menyelenggarakan pemiluhan umum sudah dua kali yaitu tahun 1999 dan tahun 2004 3 Demokrasi Di Indonesia Saat Ini Demokrasi Indonesia pasca kolonial. Dalam sistem Pemilu mengindikasi sistem demokrasi liberal di Indonesia antara lain sebagai berikut: 16 . Demokrasi Indonesia saat ini telah dimulai dengan terbentuknya DPR – MPR hasil Pemilu 1999 yang telah memilih presiden dan wakil presiden serta terbentuknya lembaga-lembaga tinggi yang lain. Bebas dari penjajahan dan mencapai kemerdekaan adalah tujuan saat itu. dengan meningkatkan peran lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi negara dengan menegaskan fungsi. II. wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga-lembaga eksekutif. Oleh karena itu. demokrasi bukan hanya merupakan sarana. XI/MPR/1998 tentang penyelenggaraan Negara yang bebas dari KKN Tap MPR RI No.2. Di zaman Soekarno. Bahkan bagi mereka. Partai-partai Nasionalis.

1. 4. 2. hanya obyek yang dipilih berupa pasangan calon. paling banyak 48 Partai (Pemilu 1999). untuk mendapatkan legitimasi suara yang kuat. yaitu KPU sebagai panitia. 5. proses pemilihan. lembaga pooling. pra pelaksanaan. dan Panwaslu sebagai pengawas proses pemilu. juga memilih anggota DPD (senat). kampanye. Pemilu diikuti oleh 24 partai (Pemilu 2004). tetapi miskin harta. dan bupati. dll. walikota. Paling sedikit sejak reformasi. Pemilu bebas berdiri sesuka hati. Adanya lembaga surve. asal memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan KPU. yang aktif melakukan riset seputar perilaku pemilih atau calon pemilih dalam Pemilu.Akhirnya. hal itu juga mencontoh sistem di Amerika yang mengenal kedudukan para anggota senat (senator). Konsekuensinya. pihak-pihak yang berkantong tebal. daripada orang-orang idealis. Termasuk adanya media-media yang aktif melakukan pemantauan proses pemilu. Belum lagi tim pengamat independen yang dibentuk secara swadaya. bisa muncul ratusan sampai ribuan partai. 3. lembaga riset. Kadang. dilakukan pemilu putaran kedua. Lagi-lagi polanya persis seperti pemilu Partai atau pemilu Presiden. mekanisme nyaris serupa dengan pemilu partai. Demokrasi di Indonesia amat sangat membutuhkan modal (duit). 6. 17 . Disana ada penjaringan calon. Disini dibutuhkan birokrasi tersendiri untuk menyelenggarakan Pemilu. meskipun pada dasarnya birokrasi itu masih bergantung kepada Pemerintah juga. dsb. Pemilihan pejabat-pejabat birokrasi secara langsung (Pilkada). mereka lebih berpeluang memenangkan Pemilu. yaitu pilkada gubernur. Adanya badan khusus penyelenggara Pemilu. Pemilu multi partai yang diikuti oleh sangat banyak partai. 7. Banyak sekali biaya yang dibutuhkan untuk memenangkan Pemilu. Untuk Pilpres ini. Hanya sosok yang dipilih dan level jabatannya berbeda. maupun paca pelaksanaan. tetapi juga wakil presidennya. hitam-putihnya politik tergantung kepada tebal-tipisnya kantong para politisi. saat pelaksanaan. Selain anggota DPD ini nyaris tidak ada guna dan kerjanya. kalau dalam sekali Pilpres tidak diperoleh pemenang mutlak. Pemilihan Presiden secara langsung sejak 2004. Kalau semua partai diijinkan ikut Pemilu. Pemilu selain memilih anggota dewan (DPR/DPRD). Bukan hanya sosok presiden.

Pesta demokrasi yang kita gelar setiap 5 tahun ini haruslah memiliki visi kedepan yang jelas untuk membawa perubahan yang fundamental bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini. Demokrasi di Indonesia terkesan hanya untuk mereka dengan tingkat kesejahteraan ekonomi yang cukup. sinkronisasi antara demokrasi dengan pembangunan nasional haruslah sejalan bukan malah sebaliknya demokrasi yang ditegakkan hanya merupakan untuk pemenuhan kepentingan partai dan sekelompok tertentu saja. Sayangnya. Aturan main tersebut sesuai dengan nilai-nilai Islam dan sekaligus yang terdapat dalam undang-undang maupun peraturan pemerintah. Dengan demikian ia merupakan fitrah yang harus dikelola agar menghasilkan output yang baik. Ini adalah salah satu tantangan terberat yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. demokrasi pada dasarnya memerlukan aturan main. 18 . demokrasi belum memberikan dampak ekonomi yang positif buat mereka. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem demikian telah menjadi realitas politik legal dan memiliki posisi sangat kuat dalam kehidupan politik nasional. demokrasi yang kita terapkan sekarang haruslah mengacu pada sendi-sendi bangsa Indonesia yang berdasarkan filsafah bangsa yaitu Pancasila dan UUD 1945. Demokrasi dalam arti sebenarnya terkait dengan pemenuhan hak asasi manusia. dalam masa transisi ini. Setiap manusia memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Sedangkan bagi golongan ekonomi bawah.Semua ini dan indikasi-indikasi lainnya telah terlembagakan secara kuat dengan payung UU Politik yang direvisi setiap 5 tahunan. dan persaiangan tingkat global. berserikat dan bermasyarakat. Inilah tantangan yang harus dihadapi dalam masa transisi. Jadi. penerima nobel bidang ekonomi menyebutkan bahwa demokrasi dapat mengurangi kemiskinan. Oleh karena itu. pertahanan. berkumpul. Dengan demikian. hal itu belum terjadi secara signifikan. Demokrasi masih terkesan isu kaum elit. baik dari segi perekonomian. Pernyataan ini akan terbukti bila pihak legislatif menyuarakan hak-hak orang miskin dan kemudian pihak eksekutif melaksanakan program-program yang efektif untuk mengurangi kemiskinan. sementara ekonomi adalah masalah riil kaum ekonomi bawah yang belum diakomodasi dalam proses demokratisasi. 4 Tantangan dan Harapan Amartya Sen.

Padahal anarkisme justru bertolak belakang dengan hak asasi manusia dan nilai-nilai Islam. Harapan rakyat banyak tentunya adalah pada masalah kehidupan ekonomi mereka serta bidang kehidupan lainnya. Harapan dari adanya demokrasi yang mulai tumbuh adalah ia memberikan manfaat sebesarbesarnya untuk kemaslahatan umat dan juga bangsa. Dan ini sangat merugikan bangsa dan negara. demokrasi diharapkan mampu menjadikan negara kuat. Standar ganda pihak asing juga akan menjadi penyebab mandulnya demokrasi di Indonesia. Dominannya pengaruh asing justru mematikan demokrasi itu sendiri karena tidak diperbolehkannya perbedaan pendapat yang seharusnya menguntungkan Indonesia.Di masa transisi. Demokrasi di negara kuat (seperti Amerika) akan berdampak positif bagi rakyat. Anarkisme ini merupakan bom waktu era Orde Baru yang meledak pada saat ini. Untuk itu orang memerlukan pemahaman yang utuh agar mereka bisa menikmati demokrasi. berdemonstrasi. Sedangkan demokrasi di negara berkembang seperti Indonesia tanpa menghasilkan negara yang kuat justru tidak akan mampu mensejahterakan rakyatnya. demokrasi bisa memaksimalkan pengumpulan zakat oleh negara dan distribusinya mampu mengurangi kemiskinan. Misalnya saja. Tidak sedikit fakta yang memperlihatkan adanya pengrusakan ketika terjadinya demonstrasi menyampaikan pendapat. Demokrasi membuka celah berkuasanya para pemimpin yang peduli dengan rakyat dan sebaliknya bisa melahirkan pemimpin yang buruk. sebagian besar orang hanya tahu mereka bebas berbicara. Tidak hanya itu. Ini adalah tantangan yang cukup berat juga dalam demokrasi yang tengah menapak. Harapan rakyat akan 19 . Anarkisme yang juga menggejala pasca kejatuhan Soeharto juga menjadi tantangan bagi demokrasi di Indonesia. Disamping itu demokrasi diharapkan bisa menghasilkan pemimpin yang lebih memperhatikan kepentingan rakyat banyak seperti masalah kesehatan dan pendidikan. Namun aspirasi yang tidak sampai akan menimbulkan kerusakan. beraspirasi. Demokrasi di negara yang tidak kuat akan mengalami masa transisi yang panjang. dan bahkan kehidupan sehari-hari. Pengaruh asing tersebut jelas akan menguntungkan mereka dan belum tentu menguntungkan Indonesia. Negara yang kuat tidak identik dengan otoritarianisme maupun militerisme. Anarkisme pada saat ini seolah-olah merupakan bagian dari demonstrasi yang sulit dielakkan. Demokrasi di masa transisi tanpa adanya sumber daya manusia yang kuat akan mengakibatkan masuknya pengaruh asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

seperti masalah sumber daya manusia. bahkan justru bisa memperlemah demokrasi. Maka muncul kepincangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. berserikat.adanya pemimpin yang peduli di masa demokrasi ini adalah harapan dari implementasi demokrasi itu sendiri. Sumber daya manusia yang lemah jelas tidak bisa memperkuat demokrasi. berpolitik dimana masyarakat mengharap adanya iklim ekonomi yang kondusif. Semakin rendahnya tingkat kehidupan ekonomi rakyat akan berdampak buruk bagi demokrasi karena kuatnya bidang politik ternyata belum bisa mengarahkan kepada perbaikan ekonomi. Di masa transisi ini. implementasi demokrasi masih terbatas pada kebebasan dalam berpolitik. berumpul. Melemahnya ekonomi akan berdampak luas kepada bidang lain. Untuk menghadapi tantangan dan mengelola harapan ini agar menjadi kenyataan dibutuhkan kerjasama antar kelompok dan partai politik agar demokrasi bisa berkembang ke arah yang lebih baik. sedangkan masalah ekonomi masih terpinggirkan. Politik dan ekonomi adalah dua sisi yang berbeda dalam sekeping mata uang. Demokrasi di Indonesia memberikan harapan akan tumbuhnya masyarakat baru yang memiliki kebebasan berpendapat. maka masalah ekonomi pun harus mendapat perhatian yang serius dalam implementasi demokrasi agar terjadi penguatan demokrasi. 20 .

B. Kesimpulan Demokrasi diartikan sebagai pemerintahan atau kekuasaan dri rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. 21 . Dengan diadakannya Pemilihan Umum baik legislatif maupun presiden dan wakil presiden terutama di era reformasi ini. kita kadang-kadang mengalami kegagalan disana-sini. Indonesia sendiri menganut demokrasi pancasila di mana demokrasi itu dijiwai dan diintegrasikan oleh nilai-nilai luhur Pancasila sehingga tidak dapat diselewengkan begitu saja. Suatu hari nanti. Istilah demokrasi ini memberikan posisi penting bagi rakyat sebab dengan demokrasi. lazimnya sangat dipengaruhi oleh ciri khas masyarakat sebagai rakyat dalam suatu negara. Adanya niat untuk memahami nilai-nilai demokrasi.BAB III PENUTUP A. Penerapan demokrasi di berbagai Negara di dunia memiliki ciri khas dan spesifikasi masingmasing. Saran Mewujudkan budaya demokrasi memang tidak mudah. Memahami nilai-nilai demokrasi memerlukan pemberlajaran. kita berharap bahwa demokrasi telah benar-benar membudaya di tanah air kita. tetapi itu tidak mengendurkan niat kita untuk terus berusaha memperbaikinya dari hari kehari. aspirasi rakyat dan hak-hak politik rakyat dapat disalurkan secara langsung dan benar serta kedaulatan rakyat yang selama ini hanya ada dalam angan-angan akhirnya dapat terwujud. maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. tentu saja. 2. Mempraktekanya secara terus menerus. bermasyarakat. Perlu ada usaha dari semua warga negara. atau membiasakannya. Yang paling utama. Implementasi demokrasi pancasila terlihat pada pesta demokrasi yang diselenggarakan tiap lima tahun sekali. hak-hak rakyat untuk menentukan sendiri jalannya organisasi Negara dijamin. yaitu belajar dari pengalaman negara-negara yang telah mewujudkan budaya demokrasi dengan lebih baik dibandingkan kita. adalah: 1. Dalam usaha mempraktekan budaya demokrasi. baik dalam kehidupan berkeluarga.

com/2012/09/makalah-demokrasi-di-indonesia_23.alabik.wikipedia. http://e-dukasi.blogspot.DAFTAR PUSTAKA Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT. Gramedia Dasar-Dasar Ilmu Tata Negara.com/demokrasi_dan_Konstitusi.blogster.html http://www.com/2012/12/pengertian-demokrasi-di-indonesia.org/ http://dondsor.html 22 .net/ http://id.html http://makalahcyber.html“ http://www.sarjanaku. Jakarta: Erlangga.net/contoh-makalah-indonesia/contoh-makalah-demokrasi-indonesiayang-benar-dan-baik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->