KELOMPOK 8

Cucu Widaty Doni Jatnika Farida Aryani Winda Kania Wildan Nurhamdi .

2008.Menurut Baron. Branscombe. & Byrne. 380 : Kelompok adalah sekumpulan orang yang merasa terikat bersama dalam unit koheren pada beberapa tingkatan. . p.

Sekelompok orang (dua atau lebih) Mempersepsi dan dipersepsi sebagai satu kesatuan Ada Interaksi antaranggota Ada saling ketergantungan satu sama lain Memiliki tujuan bersama Anggota kelompok merasa dirinya sebagai bagian dari kelompok . 5. 6. 3.1. 4. 2.

Kelompok sebagai sumber informasi tentang dunia dan tentang diri kita. . 3.1. 2. Kelompok sebagai sumber identitas diri. Kelompok memiliki kebutuhan individu untuk merasa lebih berarti dan dimiliki.

1. 6. 4. 3. Proksimitas Kesamaan minat. sikap. atau keyakinan Saling tergantung untuk mecapai suatu tujuan tertentu Dukungan timbal balik yang positif dan kenikmatan berafilisasi Dukungan emosional Identitas sosial . 2. 5.

Peran Status Jejaring Komunikasi Sosialisasi Komunikasi Norma Kohesivitas Kelompok . 5. 4. 6.1. 3. 2.

Kelompok membuat motivasi dan usaha individu berkurang. Individu menjadi malas ketika berada dalam kelompok.Pemalasan sosial (Social Loafing) Karau dan Williams (1993) “Reduction in motivation & effort when individuals work collectively in a group compared to when they work individually or as co-actors” Jadi.  .

2005). Evaluation apprehension 3. Matching to standard Selain itu Latane (1981) mengemukakan penyebab pemalasan sosial adalah besarnya kelompok (Vaughan dan Hogg. 1991) 1.Penyebab Pemalasan Sosial (Geen. semakin besar pula kecenderungan pemalasan sosial. Semakin besar kelompok. Output equity 2. .

. 2005). namun tidak mau berkontribusi merawatnya (Vaughan & Hogg. Free-rider effect Free-rider adalah orang yang mengambil untung dengan menggunakan fasilitas atau sumber daya milik umum. Free-rider effect biasanya dikaitkan dengan penggunaan fasilitas umum.

bukan sekedar ‘pengulangan’ atau hal yang serupa tetapi dikerjakan oleh orang lain. 2. 1. Membentuk pandangan bahwa yang dikerjakan setiap orang adalah unik. Menegaskan nilai pentingnya tugas yang dikerjakan. 3.Membuat hasil kerja individual dapat segera dikenali. . Meningkatkan komitmen orang untuk sukses bersama. 4.

.Kelompok adalah dua atau lebihorang yang mempersepsi dan dipersepsi sebagai suatu kesatuan . ada interaksi dan saling ketergantungan untuk mencapai tujuan bersama serta merasa sebagai satu kelompok. Kajian tentang kelompok dalam psikologi sosial sangat penting karena kelompok sangat berpengaruh pada tingkah laku kita dan dan tingkah laku orang lain terhadap diri kita.