KATA PENGANTAR

Assalamu Alaikum warahmatukkahi Wabarakatuh...... Syukur Alhamdulullah penulis ucapkan hanya atas perkenandan hidayah Allah SWT laporan ini dapat terselesaikan dan hadir di hadapan kita semua. Shalawat dan salam penulis haturkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW atas bimbingan dan kerja kerasnya dalam membuka mata batin dan mata hati umat manusia di masa lalu, peradaban kemanusiaan kini dapat hadir secara sempurna di muka bumi ini. Apabila terdapat kekurangan dan kekeliruan baik dari segi bahasa/tulisan dan dari segi materi, maka dari itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari teman-teman/rekan-rekan kesempurnaan makalah ini. Akhirnya penulis ucapkan banyak terima kasih kepada Dosen pembimbing yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan laporan sederhana ini. Mudah-mudahan laporan sederhana ini semua. Amin...... Wassalamu’Alaikum Warhmatullahi Wabarakatuh dapat bermanfaat bagi kita sekalian, maupun dari Dosen Pembimbing demi

Salam Penulis

.! BUAT BLOG Biokimia : Biomelekul Fisiologi Tumbuhan Millatfacebook.. IMBIBISI.. DA.. LAMPUNG GO GREEN 2010 ..... OSMOSIS.....com Situs Facebook Rasa Pakistan FISIOLOGI TUMBUHAN : DIFUSI.• • • • • • HOME KEGIATAN BEM ARTIKEL GALERY FOTO PROFIL DOSEN DAFTAR MAHASISWA BEM JURUSAN TADRIS BIOLOGI IAIN RADEN INTAN LAMPUNG BEM-J Tadris Biologi merupakan salah satu BEM JURUSAN yang ada di Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Intan Lampung Mengenai Saya BEM TADRIS BIOLOGI Lihat profil lengkapku Arsip Blog • o o                              ▼ 2010 (36) ► Agustus (1) ▼ Juni (31) LAMPUNG GO GREEN 2010 LAMPUNG GO GREEN 2010 LAMPUNG GO GREEN 2010 LAMPUNG GO GREEN 2010 LAMPUNG GO GREEN 2010 LAMPUNG GO GREEN 2010 LAMPUNG GO GREEN 2010 LAMPUNG GO GREEN 2010 LAMPUNG GO GREEN 2010 LAMPUNG GO GREEN 2010 SISTEM REGULASI SISTEM EKSKRESI SISTEM PERNAPASAN SISTEM PENCERNAAN Fisiologi Tumbuhan : Transport Via Floem Biokimia : Metabolisme FUNGI PROTISTA ARCHAEOBACTERIA DAN EUBACTERIA VIRUS BIOLOGI BAGI KEHIDUPAN METODOLOGI PENELITIAN LABORATORIUM TADRIS BIOLOGI YUK.

co.tvone.  o Puisi Ceria Ditemukan Bayi Matahari Baru di Tata Surya Kita ► Mei (4) Selamat Datang Di Blog BEM Tadris Biologi IAIN Raden Intan Lampung • CLOCK TV ONLINE jadwal acara dan situs resmi TV ONEwww.id Patners o o o o o o o o o o o o o o o o o o o Amin Tabin Blog HIMATABI Fery HIMATABI Beasiswa Belajar Beasiswa Depdiknas Beasiswa Terbaru Beasiswa Unggulan Info Beasiswa Darmajaya IAIN Raden Intan Malahayati Polteknik Lampung Teknokrat UM Metro UMITRA Universitas Bandar Lampung Universitas Lampung Universitas Tulang Bawang Info Beasiswa PT di Lampung READER READER PAGE RANK .

Gambar di atas menunjuk kan perpindahankonsentrasi larutan yang lebih tinggi ke konsentrasi larutan yang lebihrendah sampai terjadi ke seimbangan dinamis. Lambat laun cairan menja di manis. Difusi sederhana Difusi sederhana berarti bahwa gerakan kinetik molekuler dari molekul ataupun ion terjadi melalui celah membran atau ruang intermolekuler tanpa perlu berikatan dengan protein pembawa pada membran. OSMOSIS. Contoh peristiwa difusi yang sederhana adalah pemberian gulapada cairan teh tawar.Labels o o o o Artikel (3) Galery Foto (12) Karya Mahasiswa Tadris Biologi (1) Mata Kuliah Semester IV (5) FISIOLOGI TUMBUHAN : DIFUSI. DAN PERMEABILITAS MEMBRAN Diposkan oleh BEM TADRIS BIOLOGI | Label: Mata Kuliah Semester IV undefined undefined A. Difusi ini terjadi jikaterbentuk perpindahan dari sebuah lapisan (layer) molekul yang diamdari solid atau fluida. . Difusi Difusi adalah gerakan partikel dari tempat dengan potensial kimia lebih tinggi ke tempat dengan potensial kimia lebih rendah karena energi kinetiknya sendiri sampai terjadi keseimbangan dinamis. Contohlain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara. Difusi yang paling sering terjadi adalah difusi molekuler. IMBIBISI. 1.

molekul ini berjalan melalui saluran protein. pembukaan dan penutupan ini terjadi pada bagian luar saluran dari membran sel. Semakin besar ukurannya. kemampuan penetrasinya menurun secara cepat.gerbang natrium dibagian luar akan tertutup rapat.nitrogen. Saluran ini dapat dibuka dan ditutup oleh gerbang. Kecepatan zat-zat ini berdifusi melalui membran berbanding langsung dengan sifat kelarutan lipidnya. khususnya jika bahan berdifusi terlarut lipid. . Dalam hal saluran natrium. Salah satu contoh saluran yang paling penting yaitu saluran natrium. Saluran protein dibedakan atas dua sifat khas : a.gerbang ini akan akan terbuka secara tiba-tiba sehingga memungkinkan sejumlah besar ion natrium mengalir masuk melalui pori-pori natrium. Saluran ini berukuran lebih kecil dari pada saluran natrium dan tidak bermuatan negatif. karbon dioksida dan alkohol dalam lipid sangat tinggi. Melalui celah pada lapisan lipid ganda. Voltase gerbang Pada saat terdapat muatan negatif kuat pada bagian dalam membran sel. Difusi melalui lapisan lipid ganda Salah satu faktor paling penting yang menentukan kecepatan suatu zat melalui lapisan lipid ganda ialah kelarutan lipid dan zat terlarut. Saluran ini bersifat permeabel selektif terhadap zat. Sebagian besar saluran protein bersifat sangaet selektif untuk melakukan transpor satu atau lebih ion atau molekul spesifik. Molekul lain yang bersifat tidak larut dalam lipid dapat berjalan melalui saluran pori protein dengan cara yang sama seperti molekul air jika ukuran molekulnya cukup kecil. Pembukaan dan penutupan gerbang diatur dalam dua cara: 1. Muatan negatif ini menarik ion natrium kedalam saluran kemudian ion natrium ini berdifuisi kedalam sel. Gerbang kimiawi .sehingga tidak mempunyai daya tarik kuat untuk menarik ion-ion agar masuk kedalam saluran. terjadi pada bagian dalam ujung saluran. Sebaliknya terdapat serangkian saluran protein yang bersifat untuk transpor kalium. Gerbang saluran protein. Difusi sederhana ini dapat terjadi melalui dua cara: a.permukaan dalam saluran ini bermutan negatif kuat. Sedangkan pada saluran kalium. Pada gerbang kalium akan membuaka bila bagian dalam membran sel menjadi bermuatan positif. Difusi melalui saluran protein Air tidak dapat menembus lapisan lipid ganda.air dapat menembus membran sel dengan mudah . Saluran natrium ini secara spesifik bersifat selektif untuk jalannya ion-ion natrium. kecepatan gerak kinetik dan jumlah celah pada membran sel. Tujuan gerbang saluran protein ini untuk mengtur permeabitas saluran.sehingga semua zat ini langsung larut dalam lapisan lipid ganda dan berdifusi melalui membran sel sama seperti halnya dengan difusi yang teradi dalam cairan. Melalui saluran licin pada beberapa protein transpor.bentuknya dan jenis muatan listrik di sepanjang permukaan dalamnya. b. Karena ukurannya yang kecil hanya dapat dilalui oleh ion kalium.sehingga ion kalium dengan mudah berdifusi keluar sel. sebaliknya bila bagian dalam membran keilangan muatan negatifnya. 2. Seperti misalnya kelarutan oksigen.Kecepatan difusi ditentukan oleh : jumlah zat yang tersedia. Ini akibat dari ciri khas saluran itu sendiri seprti diameternya.

Faktor yang mempengaruhi difusi: 1. 2. makin cepat proses difusi yang terjadi.Gerbang saluran protein akan terbuka karena mengikat molekul lain dengan protein. Jarak tempat berlangsungnya difusi Makin dekat jarak tempat terjadinya difusi. dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri. Suhu. Osmosis merupakan suatu fenomena alami. 1. makin besar difusi makin cepat Perbedaan Konsentrasi Makin besar perbedaan konsentrasi antara dua bagian. Zat –zat paling penting yang melintasi proses difusi yang dipermudah ialah glukose dan sebagian besar asam-asan amino. . makin besar proses difusi yang terjadi. Insulin dapat meningkatkan kecepatan proses difusi ini sebesar 10 sampai 20 kali lipat. Difusi dipermudah Disebut juga dengan difusi diperantarai pembawa. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Osmosis Osmosis berasal dari kata os: lubang. 6. yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Area Tempat berlangsungnya Difusi Makin luas area difusi.(di bicarakan pada sistem saraf). makin tinggi difusi makin cepat BM makin besar difusi makin lambat Kelarutan dalam medium.hal ini akan menyebabkan perubahan pada molekul protein sehingga gerbang akan terbuka atau tertutup. 4. 2. 3. tapi tidak oleh zat terlarut. Ini adalah mekanisme dasar yang digunakan insulin untuk mengatur pemakian glukose dalam tubuh. Contohnya efek saluran asetilkolin. movea: berpindah jadi Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Molekul pembawa akan mentraspor glukose atau monosakarida lainya ke dalam sel. yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif. 5. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut. makin cepat proses difusi.artinya pembawa akan mempermudah difusi zat ke sisi lain.

konsentrasi zat terlarutnya lebih rendah daripada di dalam sel dikatakan sebagai larutan hipotonis. jika sel hewan atau sel darah merah dimasukkan dalam larutan hipotonis. sel tumbuhan akan mengembang dari ukuran normalnya dan mengalami peningkatan tekanan turgor sehingga sel menjadi keras. Jika larutan yang terdapat di luar sel.Jika di dalam suatu bejana yang dipisahkan oleh selaput semipermiabel ditempatkan dua larutan glukosa yang terdiri atas air sebagai pelarut dan glukosa sebagai zat terlarut dengan konsentrasi yang berbeda dan dipisahkan oleh selaput selektif permiabel. . sedangkan larutan yang konsentrasinya sama dengan larutan di dalam sel disebut larutan isotonis. sel darah merah akan mengembang dan kemudian pecah atau lisis. Pada larutan hipotonis. Apakah yang terjadi jika sel tumbuhan atau hewan. sel tumbuhan dan sel darah merah akan tetap normal bentuknya. Berbeda dengan sel tumbuhan. hal ini karena sel hewan tidak memiliki dinding sel. misalnya sel darah merah ditempatkan dalam suatu tabung yang berisi larutan dengan sifat larutan yang berbeda-beda? Pada larutan isotonis. Larutan yang konsentrasi zat terlarutnya lebih tinggi dibandingkan dengan larutan di dalam sel dikatakan sebagai larutan hipertonis. maka air dari larutan yang berkonsentrasi rendah akan bergerak atau berpindah menuju larutan glukosa yang konsentrainya tinggi melalui selaput permiabel. Jadi pergerakan air berlangsung dari larutan yang konsentrasi airnya tinggi menuju ke larutan yang konsentrasi airnya rendah melalui selaput selektif permiabel.

Pada peristiwa tersebut. artinya bagian-bagian yang menyusunnya akhirnya terlepas dan bercampur air menjadi koloid dalam fase sol. desalinasi air laut. sehingga minum air laut justru menyebabkan dehidrasi. 1.Pada larutan hipertonis. Misalnya roti yang direndam air akan mengembang dan akhirnya hancur dan larut dalam air tersebut .  Jika sel tanaman diletakkan dalam kondisi hypertonic (solut tinggi atau solvent rendah). Misalnya. yang berarti minum. Reverse osmosis adalah sebuah proses pemaksaan sebuah solvent dari sebuah daerah konsentrasi “solute” tinggi melalui sebuah membran ke sebuah daerah “solute” rendah dengan menggunakan sebuah tekanan melebihi tekanan osmotik. Benda yang pada waktu imbibisi mengembang dengan tidak terbatas. Dalam hubungannya dengan pengambilan zat oleh tumbuhan imbibisi berarti kemampuan dinding sel dan plasma sel untuk menyerap air dari luar sel. reverse osmosis adalah mendorong sebuah solusi melalui filter yang menangkap “solute” dari satu sisi dan membiarkan pendapatan “solvent” murni dari sisi satunya. Gerakan dari “solvent” berlanjut sampai sebuah konsentrasi yang seimbang tercapai di kedua sisi membran. maka sel akan menyusut (ter-plasmolisis) karena cairan sel keluar menuju larutan hypertonic. Membran RO memiliki ukuran pori < 1 nm. Karena ukuran porinya yang sangat kecil. Membran semipermeabel yang digunakan pada reverse osmosis disebut membran reverse osmosis (membran RO). Imbibisi Imbibisi berasal dari bahasa latin. dan pengolahan limbah cair. Proses perpindahan larutan terjadi melalui sebuah membran yang semipermeabel dan tekanan yang diberikan adalah tekanan hidrostatik (Shun Dar Lin. seperti pengolahan air minum.  Ikan air tawar yang ditempatkan di air laut akan mengalami penyusutan volume tubuh. sedangkan sel hewan atau sel darah merah dalam larutan hipertonis menyebabkan sel hewan atau sel darah merah mengalami krenasi sehingga sel menjadi keriput karena kehilangan air. molekul-molekul air terikat di antara molekul-molekul dinding sel atau plasma sel. imbibire. Contoh peristiwa osmosis :  Masuk dan naiknya air mineral dalam tubuh pepohonan merupakan proses osmosis. 2001). sehingga air masuk menuju xylem/sel tanaman. Air yang terserap disebut air imbibisi. Sehingga larutan akan mengalir dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Air dalam tanah memiliki kandungan solvent lebih besar (hypotonic) dibanding dalam pembuluh. membran RO disebut juga membran tidak berpori. a. Akibatnya plasma sel mengembang. Membran “semipermeable” ini menunjuk ke membran sel atau membran apa pun yang memiliki struktur yang mirip atau bagian dari membran sel. artinya setelah mencapai volume tertentu tidak dapat memembang lagi. Osmosis adalah sebuah fenomena alam dalm sel hidup di mana molekul “solvent” (biasanya air) akan mengalir dari daerah “solute” rendah ke daerah “solute” tinggi melalui sebuah membran “semipermeable”. Benda yang dapat mengadakan imbibisi dibedakan menjadi dua golongan berikut.  Air laut adalah hypertonic bagi sel tubuh manusia. Benda yang pada waktu imibibisi mengembang dengan terbatas. Dalam istilah lebih mudah. Membran RO biasanya digunakan untuk pengolahan air. kacang tanah yang direndam air akan mengembang sampai volume tertentu. Saat ini membran RO juga banyak digunakan pada proses pengolahan air isi ulang. Reverse osmosis dilakukan dengan cara memberikan tekanan pada bagian larutan dengan konsentrasi tinggi menjadi melebihi tekanan pada bagian larutan dengan konsentrasi rendah. sel tumbuhan akan kehilangan tekanan turgor dan mengalami plasmolisis (lepasnya membran sel dari dinding sel).  Kentang yang dimasukkan ke dalam air garam akan mengalami penyusutan Osmosis terbalik adalah sebuah istilah teknologi yang berasal dari osmosis. b.

bersifat hidrofil berupa protein. sedangkan bagian kepala bersifat hidrofilik (polar). 3. Komponen protein terletak pada membran dengan posisi yang berbeda-beda. Syarat imbibisi : 1. kedua lapis molekul tersebut saling berorientasi kedalam. 2. ataupun juga digunakan cara couple lewat proses antiport dan symport. Bagian ekor dengan asam lemak yang bersifat hidrofobik (non polar). benih akan membesar. mitokondria. Dalam hal ini protein aktifnya memerlukan energi berupa ATP. Membran seperti ini juga terdapat pada berbagai organel di dalam sel. Kedua cara pengangkutan ini disebut transpor pasif. dan molekul kecil hidrofobik secara bebas dapat melewati membran secara difusi sederhana. pati. dan polisakarida lain. selulose. Ion dan molekul polar yang tidak bermuatan harus dibantu oleh protein permease spesifik untuk dapat diangkut melalui membran dengan proses yang disebut difusi terbantu (fasilitated diffusion). pekecambahan ditandai oleh keluarnya radikula dari dalam benih. Ada tarik menarik yang spesifik antara air dengan benih. Untuk mengangkut ion dan molekul dalam arah yang melawan gradien konsentrasi. gas. dan kloroplas Komposisi lipid dan protein penyusun membran bervariasi. sedangkan yang lain tertanam integral dalam lapis ganda fosfolipid. Air. Permeabilitas Membran Sel Sel tumbuhan dibatasi oleh dua lapis pembatas yang sangat berbeda komposisi dan strukturnya. Permeabilitas . Lapisan terluar adalah dinding sel yang tersusun atas selulosa. yaitu bersifat selektif permeabel terhadap molekul-molekul. Benih memiliki partikel koloid yang merupakan matriks. Pada beberapa bagian. Beberapa protein terletak periferal. Benih kering memiliki ψ sangat rendah. Namun demikian membran mempunyai ciri-ciri yang sama. suatu proses transpor aktif harus diterapkan. D. 4.Contoh: Penyerapan air oleh benih Proses awal perkecambahan. Lubang ini disebut plasmodesmata. di mana ψ benih < ψ larutan. mengarah ke lingkungan yang berair. seperti vakuola. dinding sel tumbuhan terdapat lubang yang berfungsi sebagai saluran antara satu sel dengan sel lainnya. berdiameter sekitar 60 nm. Perbedaan ψ antara benih dengan larutan. bergantung pada jenis dan fungsi membran itu sendiri. lignin. Lapisan dalam sel tumbuhan adalah membran sel Membran sel terdiri atas dua lapis molekul fosfolipid. Dinding sel memberikan kekakuan dan memberi bentuk sel tumbuhan. kulit benih pecah. sehingga dapat dilalui oleh molekul dengan berat molekul sekitar 1000 Dalton.

Oleh karena itu.membran tergantung pada fluiditas inti hidrofobik membran dan aktivitas protein pengangkutnya. Designed by :EZwpthemes. • • • • • Diposkan oleh BEM TADRIS BIOLOGI 0 K O M E N TA R : P O S K A N K O M E N TA R LINK KE POSTING INI Buat sebuah Link Posting Lebih BaruPosting LamaBeranda Copyright 2010 BEM JURUSAN TADRIS BIOLOGI IAIN RADEN INTAN LAMPUNG. keadaan lingkungan yang dapat mengganggu keduanya akan mempengaruhi permeabilitas membran terhadap suatu solut. Blogger Template Brought to you by Anshul .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful