P. 1
Tes Proyektif

Tes Proyektif

|Views: 23|Likes:
Published by Benny Prawira Siauw
Jenis2 tes proyektif
Jenis2 tes proyektif

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Benny Prawira Siauw on Apr 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/31/2014

pdf

text

original

Goudensia Annelly Gaesti Lintang P.

Susi Yulyana

13110029 13110034 13110035

Menyajikan kesenjangan yang menarik untuk di selidiki antara penelitian dan praktik ,dan di bab ini kita akan memperhatikan variasi utama dan teknik” semacam itu bersama dengan contoh” yang terkenal.

atau tidak sadar.teknik” proyektif biasanya di pandang oleh pendukungnya sebagai teknik yang amat efektif dalam penyikapan aspek kepribadian yang tertutup.stimulasi tes biasanya kabur atau ambigu. . karena alasan yang sama .laten.Ciri pembeda utama’a adalah pada penilaian atas tugas yang relatif tidak terstruktur.yaitu tugas yang memungkinkan variasi yang hampir tak terbatas dari respon” yang mungkin.pada akhirnya.

Pertama kali dideskripsikan pada tahun 1921 Oleh Rorschach .responden di minta untuk memberi tahu apa yg di tampakkan oleh noda tinta itu. .masing” kartu Rorschach memuat cetakan noda tinta simetris bilateral. Yang pertama menerapkan noda tinta pada penyelidikan diagnostik atas kepribadian secara keseluruhan.

Biasanya testee memberi jawaban dengan menggunakan bagian-bagian bercak itu secara terpisah. meskipun hanya warna merah saja. Reaksi pertama testee biasanya akan menggunakan keseluruhan bercak itu dan melihatnya sebagai mahkluk bersayap. kartu pertama yang mempunyai warna. termasuk kartu akromatik. 2.1. terdapat bercak besar yang berwarna hitam keabu-abuan dengan empat lubang putih yang menyolok di tengah. .

gorilla yang sedang duduk atau berjalan mendekat. Bercak tinta pada kartu ini menimbulkan kesan besar. massive. Di antara kedua bagian itu terdapat bercak merah yang cukup jelas. utuh. raksasa. sehingga sering membingungkan subjek. maka kartu ini disebut sebagai father card. kartu III ini tampak terpisah-pisah secara jelas dan lebih sugestif. kadang-kadang juga menakutkan dan ada unsur berkuasa. 4. . Karena bentuknya yang berkesan besar dan kuat. Berwarna hitam dengan shading yang kuat dan jelas bentuknya. Respon yang sering muncul adalah monster. sehingga lebih mudah untuk memberikan respon. berat. terdiri dari dua bagian berwarna hitam keabu-abuan yang terpisah dan dihubungkan oleh warna abu-abu muda. Kadang pula direspon sebagai hutan yang lebat dengan gunung dan danau-danau. Dibandingkan dengan kartu I dan II.3. Oleh karena itu kartu ini sering disebut sebagai “kartu penolong” (recovery card). namun ada juga unsur sebagai tempat bergantung.

5. Bentuk bercak dalam kartu ini sangat jelas dan hampir semua berwarna hitam pekat. 6. warnanya hitam rata. . Oleh karena itu kartu ini juga disebut sebagai “kartu penolong” (recovery card) seperti kartu III. shading tidak kuat. Kartu ini disebut sebagai sex card. juga bagian-bagian lain yang sangat memungkinkan menimbulkan kesan hal-hal yang berhubungan dengan sex. dengan kata lain banyak fasilitas sexual dalam kartu ini. terutama bagi yang mengalami kesulitan memberikan respon pada kartu sebelumnya. Kebanyakan testee akan mudah sekali memberikan respon. karena bagian atas sering dipersepsi sebagai alat kelamin pria dan di bagian bawah seperti alat kelamin wanita.

Kartu ini memungkinkan testee memberikan respon secara keseluruhan berupa awan dan asap. . yang sedang bergerak atau binatang yang mempunyai bulu lembut. Kartu ini adalah kartu pertama yang seluruhnya berwarna. tetapi juga ada warna-warna yang lain. Bercak tinta pada kartu ini mempunyai kesan ringan dan lembut. terutama wanita. Warnanya abuabu muda dengan sedikit bagian agak gelap di bagian tengah bawah. Bentuknya agak kecil dan menyatu dengan beberapa bagian yang jelas dan terpisah 8. warnanya tidak hanya merah saja seperti pada kartu II dan III.7. Respon yang sering muncul adalah figure manusia.

.9. Kalau tetee mempunyai kemampuan mengorganisasikan bercak dengan baik. Pada kartu ini warna-warna tersebar secara terpisah. sehingga sulit untuk dibedakan bagian-bagiannya. tetapi bentuk atau strukturnya tidak jelas. Bercak tinta pada kartu ini menimbulkan kesan besar dibandingkan dengan bercak pada kartu VIII maupun kartu-kartu yang lain. sehingga sulit bagi testee untuk melihat bercak sebagai suatu yang utuh. Tetapi pada umumnya testee memberikan jawaban secara terpisahpisah. 10. respon yang sering muncul adalah palet seorang pelukis atau pemandangan di bawah laut.

Alat tes terdiri dari 30 kartu bergambar dan satu kartu kosong. Pertama kali di kembangkan oleh Henry Munrray. . lebih kompleks dan terorganisasi dari tes noda tinta.Merupakan tes yang lebih tersruktur. dari 20 kartu 11 kartu untuk segala usia dan jenis kelamin termasuk kartu kosong sedangkan 9 kartu disesuaikan dengan usia dan jenis kelamin.

Biasa atau luar biasa.    Kejelasan struktur konteks/situasi orang dan objek tampak jelas Situasi kejadiannya. ditinjau dari pengalaman manusia pada umumnya Bermanusia atau tidak Sederhana dan rumitnya bentuk. tanpa memandang sederhana dan rumitnya isi .

.

.

.

.

serta pengalaman anak” lainnya .latihan buang air besar dan kecil .serta aktivitas oral .agresi.hubungan antara orang tua dan anak .Test yang di rancang khusus untuk anak berusia 3-10 tahun.persaingan sesama saudara. Kartu” di dlm CAT mengganti manusia dengan hewan atas dasar asumsi bahwa anak” kecil lebih mudah melakukan proyeksi pada hewan dari pada manusia. Gambar” itu di rancang untuk membangkitkan fantasi yang berhubungan dengan masalah makan.

.

terdiri dari sejumlah kalimat tidak lengkap yang disajikan untuk dilengkapi. Sacks Merupakan tes verbal yg materinya. atasan dan bawahan  Konsep diri: rasa takut. shg dlm tes ini dituntut suatu kemampuan berbahasa. masa lalu dan masa depan. dan unit keluarga  Seks : sikap thd wanita dan hubungan heteroseksual  Hubungan interpersonal : sikap thd teman & kenalan.  Terdiri dari 60 aitem  Penyajian : individu atau kelompok .  Mengungkap 4 area penyesuaian  Keluarga : sikap thd ibu. tujuan. reaksi subjek maupun instruksinya menggunakan bahasa. kolega. dan sikap thd kemampuan diri.Joseph M. perasaan bersalah. ayah.

Dengan demikian. .ingatan” autobiografis memories (Ems) memainkan peranan sentral pada pemahaman tes kepribadian. Early Memories Procedure (EMP) adalah instrumen menggunakan kertas dan pensil yang di jlnkan sendri.dalam teori kognitif perseptual Arnold R.secara khusus memegang kunci dalam pemahaman “gaya hidup” individu.pengembangan metode standar untuk mengumpulkan dan menginterprestasikan ingatan” tersebut merupakan salah satu prioritas Bruhn . Istrumen ini menjadika sempel 21 ingatan autobiografis dari keseluruhan rentan kehidupan. Bruhn .bukan hanya msa anak”.Merupakan ingatan paling awal.

.sekolah.ia diminta untuk menggambar orang dari jenis kelamin yang berbeda dari gambar yang pertama.Machover Dalm tes ini individu diberi pencil dan kertas untuk “menggambar orang” . Setelah menyelesaikan gambar yang pertama .penggamabran ini biasanya diikuti dengan rangkain pernyataan untuk mendapatkan informasi tertentu tentang umur.pekerjaan.dan fakta” lain yang berhubungan dengan karakter yang di gambar.

indikator ini jarang muncul di antara anak” normal dalam sempel itu dan.kepala kecil/besar sekali.Di rancang oleh Koppitz Merupakan 30 indikator emosional yang membedakan antara gambaran anak” dengan masalah emosional dengan anak” tanpa masalah emosional.yg mencangkup : bayangan pada wajah.berada dari rangkaian perkembangannya. .agaknya terkait dengan umur dan tingkat kematangan .seperti leher atau mata.

dalam keadaan sedang melakukan sesuatu.Tes ini meminta anak” untuk melukis gambar setiap orang di keluarga mereka. termasuk diri mereka sendiri. .

Tes proyektif merupakan alat tes yang banyak menggunakan imajinasi. . Terlihat dari alat-alat tes yang telah kita bahas. Meskipun tes proyektif terkadang hasilnya tidak maksimal. tetapi dari beberapa bidang klinis masih menggunakannya sampai sekarang. Kevaliditasan tes proyektif terlihat dari keberhasilan dari suatu alat tes tersebut dan tes proyektif bukan merupakan suatu tes langkah untuk mengambil suatu keputusan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->