Pengertian Geografi Regional

Suatu studi tentang variasi penyebaran gejala dalam ruang pada suatu wilayah tertentu baik secara lokal, negara maupun wilayah yang luas seperti benua. Geografi Regional mempelajari hubungan yang bertautan antara aspek-aspek fisik dengan aspek manusia dan kaitan keruangan di suatu wilayah/region tertentu.
1. Regional Pengertian dari regional yaitu wilayah yang jelas teridentifikasi meskipun sebenarnya untuk wilayah tersebut relatif tergantung konteks waktu selain itu unsur yang mendorong identifikasi diri adalah secara sejarah dan juga geografisnya serta aktivitas yang dilakukan terutama di bidang ekonomi. (http://farizhp.blogspot.com/2008/04/region-regionalisme-regionalisasi.html) Berdasarkan pengertian geografi.suatu wilayah dengan karakteristik tertentu yang dapat dibedakan dengan wilayah lainnya disebut regional. (http://cezhar.wordpress.com/2008/01/24/konsep-wilayah/) Regional adalah sebuah daerah yang dikuasai atau menjadi teritorial dari sebuah kedaulatan. Pada masa lampau, seringkali sebuah wilayah dikelilingi oleh batas-batas kondisi fisik alam, misalnya sungai, gunung, atau laut. Sedangkan setelah masa kolonialisme, batas-batas tersebut dibuat oleh negara yang menduduki daerah tersebut, dan berikutnya dengan adanya negara bangsa, istilah yang lebih umum digunakan adalah batas nasional. (http://id.wikipedia.org/wiki/Wilayah) Suatu wilayah adalah daerah tertentu yang di dalamnya tercipta homogenitas struktur ekonomi dan sosial sebagai perwujudan kombinasi antara faktor lingkungan dan demografis. (Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd dalam Geografi Pengembangan Wilayah) Regional adalah wilayah tempat tinggal manusia berdasarkan kesatuan fisiografisnya. (N. Daljuni) 2. Geografi Geografi adalah ilmu tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gê ("Bumi") dan graphein ("menulis", atau "menjelaskan"). (http://id.wikipedia.org/wiki/Geografi) Istilah geografi untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Erastothenes pada abad ke-1. Menurut Erastothenes geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran

html) Menurut hasil SEMLOK (seminar dan lokakarya) di Semarang tahun 1988.html) Preston e James (1959) berpendapat bahwa. (http://www.html) Pada awal abad ke-2. Ahli geografi regional memfokuskan pada pengumpulan informasi deskriptif tentang suatu tempat. bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitra. menganalisis gejala alam dan penduduk serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu. (http://asysyuravoice. maka para ahli geografi (geograf) sependapat bahwa Erastothenes dianggap sebagai peletak dasar pengetahuan geografi.gexcess.com/id/pengertian/pengertian_geografi.gexcess. dalam bukunya yang berjudul Geography a Spatial Interaction.com/2007/09/geografi-sosial-sebagai-bagian-ilmu.mengenai bumi. (http://www. dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan.blogspot.com/materi/perkembangan-sejarah-geografi/) .html) Ekblaw dan Mulkerne mengemukakan.com/id/pengertian/pengertian_geografi.gexcess. bahwa geografi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi dan kehidupannnya. Berdasarkan pendapat tersebut. Geografi Regional Geografi regional menegaskan kembali topik bahasan geografi pada ruang dan tempat. (http://www. Jadi Claudius Ptolomaeus mementingkan peta untuk memberikan informasi tentang permukaan bumi secara umum. muncul tokoh baru yaitu Claudius Ptolomaeus mengatakan bahwa geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi. (http://djunijanto. (http://www. Konsep itu disebut Natural Attribute of Place.html) Bintarto (1977) mengemukakan.blogspot. menerangkan sifat bumi. mempengaruhi pandangan hidup kita. makanan yang kita konsumsi. rumah yang kita huni dan tempat rekreasi yang kita nikmati. juga metode yang sesuai untuk membagi bumi menjadi beberapa wilayah atau region. karakteristik tertentu. (http://asysyuravoice.html) Strabo (1970) Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi.com/id/pengertian/pengertian_geografi.com/id/pengertian/pengertian_geografi.wordpress. pakaian yang kita gunakan. “Geografi dapat diungkapkan sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan” karena banyak bidang ilmu pengetahuan selalu mulai dari keadaan muka bumi untuk beralih pada studinya masing-masing (http://www.com/id/pengertian/pengertian_geografi. Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.gexcess. Basis filosofi kajian ini diperkenalkan oleh Richard Hartshorne. Definisi ini dikemukakan oleh Ullman (1954).com/2007/09/geografi-sosial-sebagai-bagian-ilmu. dan peta menjadi alat yang sangat penting untuk menjawab pertanyaan “di mana” dari berbaga i aspek dan gejala geografi.html) “Geografi adalah interaksi antar ruang”.  James Fairgrive (1969) geografi memiliki nilai edukatif yang dapat mendidik manusia untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap kemajuan – kemajuan di dunia. 3. Kumpulan dari peta Claudius Ptolomaeus dibukukan. diberi nama „Atlas Ptolomaeus‟.g-excess.

Bisri.dependensi) unsur fisik dan manusia yang ada pada suatu region tertentu pada waktu tertentu. interakasi. misalnya criteria 12 region berdasarkan iklim matahari. dan yang paling penting secara hukum antar bagian wilayah Indonesia merupakan satu kesatuan hukum Negara yang berasal dari wilayah bekas jajahan Hindia Belanda ditambah dua daerah istimewa. inter. Asosiasi dan korelasi gejala geografi di permukaan bumi secara dinamik.1 Geografi Regional Geografi Regional merupakan deskripsi yang komprehensif-integratif aspek fisik dengan aspek manusia dalam relasi keruangannya di suatu wilayah. karakteristik suatu wilayah yang khas dapat ditonjolkan.2 Geografi Regional Indonesia Berdasarkan pengertian Geografi Regional di atas. sehingga perbedaan antar wilayah menjadi kelihatan jelas (Sumaatmadja. seluruh aspek dan gejala geografi ditinjau dan dideskripsikan secara bertautan dalam hubungan integrasi. melainkan pula meliputi kronologi berdasarkan urutan waktunya. 2. Tetapi geografi regional merupakan bagian dari geografi yang bertugas untuk menjelaskan secara komprehensif segala keterkaitan (asosiasi. Nama ―Indonesia‖ untuk kepulauan nusantara pertama kali diperkenalkan oleh JR. misalnya keamaan iklim.50 LU/LS). kecuali apabila kriteria pengklasifikasian region itu dibuat secara makro. tidak hanya meliputi proses keruangannya saja. 9. maupun continental. Bila dianalisis lebih lanjut menurut kriteria/konsep ideal sebuah region. Pada Geografi Regional. negara. 7. subtropik . 4. 8. kesamaan bahasa dan ideology. 6. Dapat pula dikatakan bahwa Geografi Regional sebagai suatu studi tentang variasi penyebaran gejala dalam ruang pada suatu wilayah teretentu. Derah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Indonesia sebagai bagian dari wilayah di permukaan bumi dianggap sebagai suatu region berdasarkan kenyataan bahwa antar bagian wialayah Indonesia mempunyai kesamaan-kesamaan tertentu. Inung Sektiyawan. Panji Pustaka:Yogyakarta) 2. kesamaan budaya. 3. 1988 Berdasarkan struktur keilmuan geografi. KAMUS LENGKAP GEOGRAFI. interelasi. 2008. Melalui interpretasi dan analisa geografis regional ini. Geografi Regional adalah suatu bagian atau keseluruhan bagian yang didasarkan atas aspek keseluruhan suatu wilayah. 5. yang membagi dunia menjadi iklim tropik (0 . (Mustofa. interelasi keruangannya. maka geografi regional bukanlah salah satu cabang dari geografi manusia ataupun geografi fisik. wilayah Indonesia bukanlah satu region. dapat dinyatakan bahwa Indonesia merupakan suatu region. keamaan letak. Geografi regional mempelajari hubungan yang bertautan antara aspek – aspek fisik dengan aspek – aspek manusia dan kaitan keruangan di suatu wilayah (region) tertentu. Logan pada tahun 1850. 2. baik local. tetapi menjadi beberapa region.Geografi regional yaitu studi tentang variasi penyebaran gejala dalam ruang pada suatu wilayah tertentu baik secara lokal negara maupun wilayah yang luas seperti benua. relasi.23.

3 Pembagian Wilayah Indonesia 14. 17.50LU/LS . Secara administratif wilayah Indonesia dibagi menjadi 33 region (tahun 1976 ada 27 region.833 km2).900 LU/LS). dan di antara dua samudra. 19. dengan luas daratan ± 2. Secara administrative luas wilayah Indonesia adalah 5. tersebar (scattered shape).50 LU/LS .000 km 2 berupa lautan. terpecah (broken shape). tahun 1999 dengan melepasnya Propinsi Timtim menjadi 26 region adminitratif.000. Region Indonesia merupakan kepulauan (archipelagic state). dan sejak tahun 1999 dengan lahirnya Undang-undang Nomor 22 tentang Otonomi Daerah sampai saat ini region propinsi telah menjadi 33 region).000 buah pulau dengan luas daratan 1. Sebagai sebuah region yang luas (lebih dari 5 juta km2.570 km2 dan luas perairan 3. Indonesia harus mempunyai batas-batas wilayah yang jelas dan dapat membedakan dengan wilayah lain. Indonesia merupakan region dalam skala besar yang dasar pengklasifikasian atau nomenclatur-nya lebih umum. dengan memiliki ± 17. yakni Propinsi Kepulauan Riau (Kepri). Region Geologis .833 km2 berupa daratan dan 3. Bentuk-bentuk wilayah negara dilihat dari fisiografisnya terdiri dari bentuk kompak(contigous shape) dan tidak kompak (non-contigous shape).922. Bentuk kompak terdiri dari bentuk membulat dan memanjang (sejajar pantai dan tegak lurus pantai). Secara geografis wilayah Indonesia sangat luas. maka negara kita dikenal sebagai Negara Kepualauan atau Negara Maritim. Propinsi Irian dipecah menjadi 3 (Irian Jaya Barat. Propinsi Banten.141 drjt BT. dan iklim polar (66. Batas wilayah diperlukan untuk keperluan pengelolaan. maka seluruh bagian wilayah Indonesia dapat dinyatakan sebagai suatu region iklim tropic. Ini terbukti dari luas wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang terdiri dari pulau-pulau. dan lingkar laut (sircum marine). 1. yang berarti region ini berbentuk tidak kompak (noncontigues shape).000 m2. terdiri dari 2. 15.206. Propinsi Sulawesi Tengah. Berdasarkan letak astronomisnya Indonesia berada diantara 6 drjt LU-11 drjt LS dan antara 95 drjt BT. dan lain-lain. pengawasan dan perlindungan negara. Region Administrasi 18.483 km2 16.257. 11. terdiri dari bentuk fragmental (kepulauan). misalnya region Indonesia dapat dibagimenjadi region/rezim iklim. Bentuk tidak kompak. yakni Asia dan Australia. region berdasarkan struktur geologisnya. Tengah. 2. 20. region persebaran binatang. Propinsi Maluku Utara. Menurut letak geografisnya Indonesia terletak di antara dua benua. Penambahan jumlah propinsi sebanyak 7 buah. 12. region budaya. 10.50 LU/LS). Propinsi Gorontalo. dan Timur) sehingga Pulau Papua bertambah 2 propinsi. tetapi terpisah-pisah oleh perairan.206. 13.000. Meski demikian perairan tersebut dalam konsep negara kesatuan tidak menjadi batas pemisah antar wilayah/pulau karena adanya kesamaan/keseragaman tertentu. yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. 2. sehingga apabila kita hendak membagi region Indonesia menjadi beberapa region yang lebih detail sangat dimungkinkan.66.(23.

Di bagian Indonesia timur kejadiannya hampir sama dengan bagian barat. Ada tiga (3) daerah fauna di Indonesia yang pembagiannya dibatasi oleh garis Wallace. 25. 27. maka tanah Indonesia menjadi tanah yang subur sehingga dapat memberi penghidupan/bahan pangan bagi penduduk. Dalam rangka mencari keseimbangan itulah berturut-turut bagianbagian dari muka bumi ini ada yang timbul kembali dan ada yang tenggelam secara perlahan-lahan dalam kurun waktu geologi tertentu (Sandy. yakni : gerakan dari sistem Sunda di barat. Tenggelamnya zone Anambas ini mengakibatkan wilayah di sekitarnya mencari keseimbangannya sendiri. Ia membatasi region berdasarkan tempat persebarannya. dan Lydeker. yang merupakan Kontinen Asal. disamping kadangkala membawa malapetaka. 1996). yakni dimuali dengan tenggelamnya Zone Anambas. Ada perbedaan yang nyata. Weber. perlu ditelusuri sejarah pembentukan awal kepulauan nusantara ini. Berdasarkan perkembangan geologi tersebut.21. konon Landas K ontinen Sunda (Indonesia bagian barat) telah mengalami delapan kali/tahap pembentukan daratan (orogenesa). Sesuai dengan nama . Region fauna menurut para ahli berkaitan dengan kondisi geologis. Ketiga gerakan tersebut menyebabkan Indonesia menjadi jalur vulkanisme (pada jalur luar/outer) dan gempa yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia Indonesia. Regionalisasi wilayah Indonesia berdasarkan kondisi geologisnya secara detail dapat dilihat kembali pada catatan kuliah Geologi Indonesia 29. sampai ke Kepulauan Sangihe dan talaud. Karena Indonesia merupakan jalur vulakanisme (terangkai melalui sebuah busur yang terbentang dari Pulau We sampai ke Indonesia bagian timur (Maluku) dan juga Sulawesi. 22. gerakan dari sistem pinggiran di Asia Timur.Untuk sampai pada bentuknya yang sekarang. yakni untuk wilayah Landas Kontinen Sunda (wilayah Indonesia bagian barat) yang dibedakan dari region fauna-flora di sebelah timurya. Rutten yang didukung oleh Van Bemellen menyatakan bahwa awal pembentukan kepulauan nusantara dapat ditelusuri dari buktibukti. 26. diperkirakan terjadi pada pada 300 juta tahun yang lalu (pada kurun geologi Devon). 24. 23. 3. 28. maka di Indonesia terdapat banyak vulkan (gunung api). antara dunia binatang dan dunia tumbuhan di berbagai wilayah kepulauan nusantara. Untuk dapat memahami karakteristik geologisnya Indonesia. Orang pertama yang melakukan regionalisasi flora dan fauna di Indonesia adalah Alfred Russel Wallace seorang ahli ilmu alam yang selama 8 tahun (1854-1862) melakukan penjelajahan di kepulauan nusantara. Region Fauna dan flora 30. Kontinen Asal di bagian timur oleh Van Bemmelen disebut Central Banda Basin atau yang kita kenal dengan nama Laut Banda—mengalami pembentukan sebanyak tujuh tahap. dapat dinyatakan bahwa wilayah Indonesia merupakan titik temu dari tiga gerakan lempeng bumi. kurang lebih berjumlah 129 vulkan. Akibat banyaknya vulkan. 31. gerakan dari sistem Sirkum Australia.

Fauna di Indonesia bagian timur ditempati oleh fauna Australis. 37. 39. region perdagangan. dengan musim yang berlawanan menyebabkan berhembusnya angin musim di . karena letaknya di sekitar garis katulistiwa. letak kepulauan Indonesia yang berada diantara posisi silang Benua Asia dan Australia. angin yang berhembus di Indonesia terasa nyaman. 35. Batas region flora-fauna di sebelah timur dibuat oleh Weber. yakni untuk membedakan flora-fauna yang berada di landas kontinen Sahul dengan flora-fauna di bagian timurnya. Region Budaya Melayu. 1996). adat-istiadat. garis tersebut dinamakan Garis Wallace. Indonesia mempunyai iklim yang panas (suhu rata-rata tahunan tinggi). Namun demikian. 5. mengakibatkan pula kelembaban udara selalu tinggi. mata pencaharian. ternyata di landas kontinen Sahul ini masih terdapat kekhasan lagi. dan lainlain. misalnya Region Budaya Jawa. misal: unsur bahasa. dan lain-lain.pemberi batasnya. 6. terutama di Maluku-Halmahera. 1. sehingga diberi batas dengan garis Lydeker. bahkan di daerah-daerah yang dianggap kering seperti di Nusa Tenggara Timur sekalipun kelembaban udara masih sekitar 70-80 %. Region iklim 38. Fauna di Indonesia bagian tengah merupakan fauna peralihan antara fauna Asiatis dengan fauna Australis. Fauna di Indonesia bagian barat dikenal dengan kelompok fauna asiatis. Sangat pentingnya kedudukan iklim ini didasarkan atas kenyataan bahwa manusia tidak dapat menghindarkan diri dari pengruhnya dan tidak dapat pula manusia mengendalikannya (Sandy. tidak kering dan panas sebagaimana di Negaranegara yang jauh dari laut atau negara-negara arid. 32. Region budaya Sunda. bentuk tempat tinggal. 41. Ada empat sifat dasar iklim di yang ditentukan oleh faktor-faktor letak dan sifat kepulauan. kesenian. Dengan demikian. Region budaya 34. misalnya ada region pertanian. makanan khas. 3. yang tentu saja diselingi laut dan selat yang menyelingi pulau-pulau tersebut menyebabkan perbedaan suhu harian (amplitudo) antara siang dan malam relative kecil. Iklim adalah unsur geografis yang sangat penting dalam mempengaruhi kehidupan manusia. Garis Lydeker membedakan flora fauna landas Kontinen Sahul dengan region Australis. Kedaan udara Indonesia yang selalu lembab/basah inilah maka iklim Indonesia disebut iklim tropic basah. kondisi Indonesia yang berupa kepulauan. yakni : 40. 4. Garis tersebut dinamakan garis Weber. Region budaya di Indonesia biasanya dibagi berdasar budaya suatu suku/ras yang besar. 42. Aktivitas utama penduduk suatu wilayah kemungkinan berbeda dengan aktivitas penduduk di wilayah lainnya. 2. Budaya mempunyai cakupan yang luas. 33. Oleh karena itu aktivitas penduduk yang biasanya diidentikkan dengan mata pencaharian dapat dijadikan dasar untuk melakukan regionalisasi. dan lain-lain. sehingga region budaya dapat dibuat berdasarkan unsure budaya tersebut. Region Aktivitas Penduduk 36. region nelayan.

dan temperatur. 44.50 LU/LS – 66. luas daratan sekitar 1. karena letak Indonesia yang berada diantara garis lintang yang menjadi tempat peredaran semu matahari (disebut peredaran semu karena sesungguhnya bukan posisi mataharinya yang berubah. terletak di antara 66. yakni 81. 50. 46. Pengaruh kondisi geomorfologis terhadap kehidupan penduduk 58. .50 LU/LS. serta membawa pergiliran musim hujan dan musim kemarau di kepulauan Indonesia. Kondisi Hidrologis 59. yakni : iklim tropis. Potensi geologis. karena wilayah Indonesia berada di bawah lintang 33. Kondisi Geologis 54. c. 2. Pembagian wilayah fisiografis Indonesia secara menyeluruh sulit dilakukan mengingat masing-masing pulau memiliki kompleksitas penampakan sendirisendiri. tetapi posisi buminya yang berubah terhadap matahari ketika bumi sedang berrevolusi mengitari matahari). karena angin siklon terjadi di daerah lintang ≥100 LU/LS. b. temperature bulan terdingin < 100 C. kedudukan letak semu matahari terhadap permukaan bumi. dan iklim kutub. yakni luas wilayah laut 5 juta km2.4 Fisiografis Wilayah Indonesia 51. Sejarah geologis wilayah Indonesia dalam kajian geografi regional. 1) Iklim tropic terletak diantara 23.5 baik di utara maupun di selatan.210 pulau memiliki kondisi fisiografis yang sangat kompleks. Secara umum. 2) Iklim sedang terletak diantara 23. a. rawa. 49. Indonesia bebas dari angin siklon dan anti siklon. a. Iklim Matahari Pembagian iklim yang didasarkan pada garis lintang dan atas 45. 53. 47. Danau. b. Air tanah 61.000 km2.50 C – 900 C. Pengaruh kondisi geologis terhadap kehidupan penduduk 55. 4. Berdasarkan klasifikasi iklim matahari ini Indonesia termasuk beriklim tropic. 3) Iklim Kutub. Di Indonesia hanya terdapat dua musim. dengan temperature bulan terdingin lebih besar dari 180 C.atasnya.50 LU/LS. Iklim ini dibagi menjadi 3. Sebagian wilayah Indonesia berupa laut. Indonesia sebagai Negara kepulauan (archipelagic state) fisigrafis wilayah Indonesia yang terdiri dari 18. dimana posisi matahari ini mempengaruhi sistem tekanan udara dan penguapan air laut yang merupakan bagian dari siklus hidrologi (hujan). pembahasan kondisi regional dapat dilakukan dengan satuan wilayah secara sempit maupun luas misalnya: Vulkanisme dan kegempaan. Sungai 60. Oleh karena itu beberapa ahli geologi acapkali membahas kondisi fisiografis indoenesia secara umum berdasarkan pulau-puau besar.9 juta km2 dan pantai tropical terpanjang di dunia. 43. Pembagian wilayah geomorfologis 57. iklim sedang. 48. dari bentuk fisiografis yang sederhana sampai bentuk yang kompleks. 52. Kondisi Geomorfologis 56.

4. Etnolinguistik antrologi adalah ilmu yang mempelajari suku-suku bangsa yang ada di dunia / bumi. berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Laut 63. Prehistori adalah ilmu yang mempelajari sejarah penyebaran dan perkembangan budaya manusia mengenal tulisan. . 76. Etnopsikologi adalah ilmu yang mempelajari kepribadian bangsa serta peranan individu pada bangsa dalam proses perubahan adat istiadat dan nilai universal dengan berpegang pada konsep psikologi. 65. Havilland: Antropologi adalah studi tentang umat manusia. 85.62.  David Hunter: anthropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia. Temperatur c. dan logos yang berarti "wacana" (dalam pengertian "bernalar". kebudayaan. 2. 81. 78. Curah hujan b. Paleoantrologi adalah ilmu yang mempelajari asal usul manusia dan evolusi manusia dengan meneliti fosil-fosil. 84. 66. yang terdiri dari aspek fisik dan nonfisik berupa warna kulit. 77. 69. Antropologi Fisik 1. Menurut para ahli definisi antropologi adalah sebagai berikut:  William A. 2. bentuk rambut. 82. yaitu sebuah ilmu yang mempelajari tentang segala aspek dari manusia. 73. B. Pengaruh kondisi hidrologis terhadap kehidupan penduduk 64. "berakal"). Somatologi adalah ilmu yang mempelajari keberagaman ras manusia dengna mengamati ciri-ciri fisik. Kondisi Meteorologis dan Klimatologis a. 75. 79. 3. dan berbagai pengetahuan tentang corak kehidupan lainnya yang bermanfaat. Dari definisi-definisi tersebut. 2. 80. Kelembaban e.2. bentuk mata. Antropologi Budaya 1. dapat disusun pengertian sederhana antropologi. 67. 68. bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan. Definisi Antropologi Anthropologi berasal dari kata Yunani άνθρωπος (baca: anthropos) yang berarti "manusia" atau "orang". Pengaruh Kondisi Meteorologis dan klimatologis terhadap kehidupan pendudu 70.  Koentjaraningrat: Anthropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna. 83. d. Anthropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial. Secara garis besar antropologi memiliki cabang-cabang ilmu yang terdiri dari: A. 72. 71. aspek politik. e. Etnologi adalah ilmu yang mempelajari asas kebudayaan manusia di dalam kehidupan masyarakat suku bangsa di seluruh dunia. Angin d. 74.

Dalam rangka membangun koloni-koloni tersebut. dan menganggap Eropa sebagai bangsa yang tinggi kebudayaannya Pada fase ini. Untuk itulah mereka mulai mempelajari bahan-bahan etnografi tentang suku-suku bangsa di luar Eropa. 87. 98.86. mulai hilang akibat terpengaruh kebudayaan bangsa Eropa. Mereka mencatat segala sesuatu yang berhubungan dengan suku-suku asing tersebut. bahan-bahan etnografi tersebut telah disusun menjadi karangan-karangan berdasarkan cara berpikir evolusi masyarakat pada saat itu.  Fase Keempat (setelah tahun 1930-an) 100. Mulai dari Afrika. 99. 93. Karena itu.  Fase Ketiga (awal abad ke-20) Pada fase ini.3. antropologi berkembang secara pesat. 89. .Koentjaraninggrat menyusun perkembangan ilmu Antropologi menjadi empat fase sebagai berikut:  Fase Pertama (Sebelum tahun 1800-an) Manusia dan kebudayaannya. mempelajari kebudayaan dan kebiasaannya. 92. Asia. kebudayaan. negara-negara di Eropa berlomba-lomba membangun koloni di benua lain seperti Asia. Bahan-bahan yang berisi tentang deskripsi suku asing tersebut kemudian dikenal dengan bahan etnografi atau deskripsi tentang bangsa-bangsa. Dalam penjelajahannya mereka banyak menemukan hal-hal baru. hingga ke Australia. 96. Kisah-kisah petualangan dan penemuan mereka kemudian mereka catat di buku harian ataupun jurnal perjalanan. Sekitar abad ke-15-16. 91. pemberontakanpemberontakan. Bahan etnografi itu menarik perhatian pelajar-pelajar di Eropa. Pada fase ini. Kemudian. timbul usaha-usaha untuk mengintegrasikan seluruh himpunan bahan etnografi. Dalam menghadapinya. 88. Kebudayaan-kebudayaan suku bangsa asli yang di jajah bangsa Eropa. masyarakat dan kebudayaan berevolusi secara perlahan-lahan dan dalam jangka waktu yang lama.  Fase Kedua (tahun 1800-an) Pada fase ini. menjadi sangat besar. Amerika. cuaca yang kurang cocok bagi bangsa Eropa serta hambatan-hambatan lain. Fase-fase Perkembangan Antropologi Seperti halnya sosiologi. sebagai bahan kajian Antropologi. 95. atau bahasa dari suku tersebut. mereka mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif dengan maksud untuk memperoleh pemahaman tentang tingkattingkat sejarah penyebaran kebudayaan manusia. Mereka juga banyak menjumpai suku-suku yang asing bagi mereka. muncul berbagai kendala seperti serangan dari bangsa asli. antropologi sebagai sebuah ilmu juga mengalami tahapantahapan dalam perkembangannya. 97. pada permulaan abad ke-19 perhatian bangsa Eropa terhadap bahan-bahan etnografi suku luar Eropa dari sudut pandang ilmiah. Amerika. 90. Mulai dari ciri-ciri fisik. Mereka menganggap bangsa-bangsa selain Eropa sebagai bangsa-bangsa primitif yang tertinggal. 2. Australia dan Afrika. bangsa-bangsa di Eropa mulai berlomba-lomba untuk menjelajahi dunia. pemerintahan kolonial negara Eropa berusaha mencari-cari kelemahan suku asli untuk kemudian menaklukannya. untuk kepentingan pemerintah kolonial. 94. Antopologi bertujuan akademis. susunan masyarakat.

Flam dan Lapp. 2. 113. 115.tetapi dengan hilangnya daerah-daerah jajahan Inggris. masyarakat. 1. maupun mengenai ketajaman dari metode-metode ilmiahnya. baik mengenai bertambahnya bahan pengetahuan yang jauh lebih teliti. 106. Namun pada saat itu juga. Kehancuran itu menghasilkan kemiskinan. serta kebudayaannya. Perang ini membawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia dan membawa sebagian besar negara-negara di dunia kepada kehancuran total. kedua. Austria dan swiss. 103. Tujuan akademikalnya adalah mencapai pengertian tentang makhluk manusiapada umumnya dengan mempelajari anekawarna bentuk fisiknya. di negara-negara Skandinavia. Di Eropa Utara. dan sesudah Perang Dunia II memang hampir tak ada lagi di muka bumi ini. dan 109. hingga hanya kira-kira 15 tahun yang lalu ilmu antropologi di sana masih bertujuan mempelajari bangsa-bangsa di luar Eropa untuk mencapai pengertian tentang sejarah. 104. Kecuali itu kita lihat adanya dua perubahan di dunia : 105. karena Uni Soviet hingga kira-kira sekitar tahun 1960 memang seolah-olah mengisolasikan diri dari dunia lainnya. 1. 108. ditambah dengan berbagai spesialisasi. Di Eropa Tengah seperti Jerman. Namun banyak masyarakatnya yang masih memendam dendam terhadap bangsa Eropa yang telah menjajah mereka selama bertahun-tahun. Tujuan praktisnya adalah mempelajari manusia dalam aneka warna masyarakat suku-bangsa guna membangun masyarakat suku-bangsa itu. 2. Tujuannya Ilmu Antropologi dalam fase perkembangannya yang keempat ini dapat dibagi dua. Uraian mengenai keempat fase perkembangan ilmu antropologi di atas tadi adalah perlu untuk suatu pengertian tentang tujuan dan ruang-lingkupnya. dan kesengsaraan yang tak berujung. 114. Sebagian dari bangsa-bangsa tersebut berhasil mereka. ketiga. . seperti Australia. 107. Di Inggris serta negara-negara yang ada di bawah pengaruhnya. 101. Cepat hilangnya bangsa-bangsa primitiaf (dalam arti bangsa-bangsa asli dan terpencil dari pengaruh kebudayaan Eropa-Amerika) yang sekitar tahun 1930 mulai hilang. 110. Di Uni Soviet perkembangan ilmu antropologi tidak banyak dikenal di pusatpusat ilmiah lain di dunia. 116. Timbulnya antipati terhadap kolonialisme sesudah Perang Dunia II. 102.  Antropologi Masa Kini Pebedaan-Perbedaan di Berbagai Pusat Ilmiah. 111. Ilmu antropologi dalam fase perkembangannya yang ketiga masih dilakukan. Di Amerika Serikat ilmu antropologi telah memakai dan mengintegrasikan seluruh warisan bahan dan metode dari ilmu antropologi dalam fasenya yang pertama. Dalam fase ini ilmu antropologi mengalami masa perkembangan yang paling luas. muncul semangat nasionalisme bangsa-bangsa yang dijajah Eropa untuk keluar dari belenggu penjajahan. Perang Dunia II. kesenjangan sosial. 117.Pada masa ini pula terjadi sebuah perang besar di Eropa. ilmu antropologi untuk sebagian bersifat akademikal seperti di Jerman dan Austria. 112. tetapi juga kepada suku bangsa di daerah pedalaman Eropa seperti suku bangsa Soami. dan tujuan praktisnya. Proses-proses perubahan tersebut menyebabkan perhatian ilmu antropologi tidak lagi ditujukan kepada penduduk pedesaan di luar Eropa. yaitu tujuan akademikal.

"berakal"). Kesimpulan Antropologi pada masa perkembangan awalnya tidak dapat dipisahkan dengan karya-karya para penulis yang mencatat gambaran kehidupan penduduk atau suku bangsa di luar Eropa.  Fase Keempat (setelah tahun 1930-an) 129.Koentjaraninggrat menyusun perkembangan ilmu Antropologi menjadi empat fase sebagai berikut: 125. atau para misionaris karena perbedaan cara hidup antara masyarakat Eropa dan masyarakat di luar Eropa. . 123. 121. 124. BAB III PENUTUP 3. 122.118. antropologi sebagai sebuah ilmu juga mengalami tahapan-tahapan dalam perkembangannya.1. para penjajah. Uraian mengenai keempat fase perkembangan ilmu antropologi di atas tadi adalah perlu untuk suatu pengertian tentang tujuan dan ruang-lingkupnya. 119.  Fase Pertama (Sebelum tahun 1800-an) 126. 120. Anthropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial. 131.  Fase Kedua (tahun 1800-an) 127. 133. Anthropologi berasal dari kata Yunani άνθρωπος (baca: anthropos) yang berarti "manusia" atau "orang". kehidupan penduduk di luar Eropa dipandang menarik oleh para penjelajah. 132. 130. Oleh karenanya.  Fase Ketiga (awal abad ke-20) 128. mereka bukan hanya menulis tentang perjalanan atau yang terkait dengan tugasnya tetapi juga melengkapinya dengan deskripsi tentang tata cara kehidupan masyarakat yang mereka temui. Pada saat itu.  Antropologi Masa Kini Pebedaan-Perbedaan di Berbagai Pusat Ilmiah. Deskripsi ini kemudian dikenal dengan sebutan Etnograf. dan logos yang berarti "wacana" (dalam pengertian "bernalar". Seperti halnya sosiologi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful