PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN CITRA MEREK TERHADAP MINAT BELI IPAD DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

Gusti Putu Bagus Yogiswara Institut Manajemen Telkom yogiswarabagus@gmail.com ABSTRAK Persaingan bisnis telekomunikasi khususnya produk digital yang semakin ketat antara berbagai kegiatan dalam menghasilkan dan menjual produknya, memberikan pengaruh yang cukup berarti terhadap pandangan bahwa perusahaan harus memberitahukan dan memperkenalkan produknya agar konsumen terdorong untuk membeli produk yang mereka promosikan. Banyaknya produk tablet PC dipasar baik di dalam negeri atau di luar negeri memengaruhi sikap seseorang terhadap pembelian dan pemakaian barang, ditinjau dari segi kualitas produk, harga, dan citra merek. Hal itu berpengaruh pada volume penjualan produk per-tahun. Salah satu tablet PC yaitu iPad, dimana iPad selalu menjadi market leader sejak peluncuran perdananya pada tahun 2010 meski jumlah pesaingnya semakin meningkat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas produk, harga, dan citra merek iPad di Kota Bandung serta bagaimana minat belinya. Penelitian ini juga bertujuan untuk melihat besarnya pengaruh kualitas produk, harga, dan citra merek terhadap minat beli iPad di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dan kausal, dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat kota Bandung yang mengetahui produk iPad sebanyak 400 orang. Penentuan jumlah sampel dengan menggunakan rumus Bernoulli. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, citra merek, dan minat beli iPad di Kota Bandung berada dalam kategori baik, dimana secara simultan minat beli iPad dipengaruhi sebesar 52,8% oleh variabel kualitas produk, harga, dan citra merek. Berdasarkan pengujian hipotesis secara parsial variabel kualitas produk yang memengaruhi minat beli sebesar 35,9%, variabel harga yang memengaruhi minat beli sebesar 7,1%, dan variabel citra merek yang memengaruhi minat beli sebesar 40,2%. Kata Kunci : Kualitas Produk, Harga, Citra Merek, dan Minat Beli. Pertumbuhaan produk komputer tablet memang luar biasa di dunia termasuk di Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi, masyarakat Indonesia khususnya yang hidup di wilayah perkotaan mulai mengalami perubahan gaya hidup. Saat ini produk komputer yang mulai banyak diperkenalkan oleh beberapa perusahaan adalah Komputer Tablet ( Tablet PC). Komputer tablet dapat didefinisikan sebagai komputer berlayar sentuh dan bersifat portabel berbentuk seperti buku dengan

Most Importance Hardware Features When Considering a Tablet PC RankFeature 1. 2. 3. (%)

Battery Life58% Price 56%

Processor 40%

Sumber : Morgan Stanley Research Global Indonesia Brand Champion Award Survey Markplus Insight Tahun 2013 Product Category Tablet PC Samsung Galaxy iPad Acer Iconia Tab Tab 1. 2. 3.

Sumber : the-marketeers.com diakses 22 Januari 2013 dukungan sistem operasi yang adapftif terhadap portablitias dan interface sentuhnya (sumber : Majalah Mobile Guide, Edisi Mei 2012). “Kategori PC Tablet Ukuran 10” RankTablet PC Total Index (%)

1. 2. 3.

Samsung Galaxy Tab40,7% iPad Lenovo 38,4% 4,1%

Sumber : Majalah ( Sumber : Majalah Marketing Hal

id diakses 25 September 2012 Berdasarkan hasil pada penghargaan Digital Marketing Award. RankTablet PC 1.5 – Rp 3 juta yang dinilai oleh banyak pengamat IT bahwa jika iPad tidak perlu menciptakan iPad 7 inchi meskipun banyaknya permintaan pasar akan tablet PC 7 inchi karena akan menghilangkan kesan (citra) ke-ekslusifan dari produk iPad.Bagaimana tanggapan responden terhadap harga iPad di kota Bandung tahun 2012 ? 3. 3. akan tetapi jika dilihat dari hasil survei majalah Kontan iPad masih menjadi pilihan nomor 1 untuk pilihan Tablet PC yang akan dibeli oleh masyarkat Indonesia. dilihat dari sisi kualitas produk untuk kategori tablet PC.Bagaimana tanggapan responden terhadap minat beli iPad di kota Bandung tahun 2012 ? . penulis menentukan rumusan masalah dalam penelitian ini.co. dapat dilihat bahwa merek iPad kembali berada pada urutan kedua setelah Samsung Galaxy Tab. 2.Bagaimana tanggapan responden terhadap citra merek iPad di kota Bandung tahun 2012 ? 4. iPad 2 Galaxy Tab (%) 49% 25% Playbook Blackberry14% Acer Iconia iPad 1 6% 6% Sumber : www.2. Lalu berdasarkan hasil survei Majalah Marketeers dengan mengadakan Indonesia Brand Champion Award. Edisi.45. kualitas iPad dinilai masih kalah daripada kualitas tablet PC kompetitornya yaitu Galaxy Tab. antara lain : 1.Bagaimana tanggapan responden terhadap kualitas produk iPad di kota Bandung tahun 2012 ? 2. 5. Merek Tablet PC yang Mungkin Akan Dibeli. 4. Berdasarkan latar belakang tersebut. Dari sisi harga yang sangat memengaruhi penjualan iPad dimana pada akhir tahun 2012 iPad akan mengeluarkan iPad Mini 7 Inchi dengan kisaran harga Rp.12/XII/DESEMBER 2012).pembacakontan.

Menurut Kotler & Armstrong. Dalam arti luas harga adalah jumlah nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. dan Aesthetics. Harga. Durability. “Secara operasional. 2009:72). (2008:345) menyebutkan. harga dan citra merek terhadap minat beli iPad di kota Bandung tahun 2012 TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Kualitas Produk. Reliability. (Kotler & Keller. Performance. dimana konsumen akan mempertimbangkan atau dari dimensi – dimensi produk yang ada untuk membeli produk tersebut. . harga dalam arti sempit adalah jumlah yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa. Indikator yang Penulis gunakan untuk mengukur harga adalah harga referensi. Citra Merek dan Minat Beli. kesesuaian harga dengan kualitas.5. Produk harus memiliki tingkat kualitas tertentu karena produk dibuat untuk memenuhi selera konsumen atau memuaskan pemakainya” Sebelum konsumen melakukan pembelian produk. dan kesesuaian harga dengan manfaat.Seberapa besar pengaruh secara simultan dan parsial kualitas produk. produk berkualitas adalah produk yang memenuhi harapan pelanggan. Wijaya (2011:11) juga menyebutkan. Features. salah satunya adalah dimensi kualitas produk yang terdiri dari .

Evaluasi.Hsun Ho & Wenchieh Wu. Menurut. Vol. minat membeli menunjukkan pada kecenderungan untuk lebih menyukai produk dengan merek tertentu (Kotler & Keller.1 2011.Kualitas-Evaluasi -Percobaan Harga . Vol. yang sama – sama meneliti tentang minat beli produk iPad. sehingga penulis mengadopsi dari jurnal tersebut yang menggunakan indikator minat beli yaitu . menyebutkan bahwa “ Atribut produk (Product Attributes).” Minat beli merupakan pernyataan mental dari konsumen yang merefleksikan rencana pembelian sejumlah merek tertentu yang menjadi dasar pemilihan sesuatu. Kotler (2012) didalam International Journal of Electronic Business Management. manfaat atau konsekuensi dari menggunakan merek (Benefits/Consequence of Using Brand).45 No.9 No. dan kepribadian merek (Brand Personality) adalah tiga komponen kunci daripada citra merek dalam pengaruhnya terhadap minat beli (purchase intention).3 tahun 2011.Citra merek merupakan serangkaian asosisasi yang ada dalam benak konsumen terhadap suatu merek. Kesadaran. biasanya terorganisasi menjadi suatu makna. Plummer (2000) didalam Europian Journal of Marketing. Berdasarkan teori – teori tersebut.Manfaat-Adopsi Citra Merek (X3) . Pengaruh terhadap suatu merek akan semakin kuat jika didasarkan pada pengalaman dan mendapat banyak informasi. 2009:5). Minat. Menurut. penelitian yang dilakukan oleh Cheng. maka dapat digambarkan kerangka pemikiran pada penelitian ini adalah sebagai berikut : Kualitas Produk (X1) Performansi Fitur Daya Tahan Kehandalan Estetika Minat Beli (Y) Harga (X2) -Kesadaran Harga Referensi -Minat Harga . Percobaan. dan Adopsi.

tidak terdapat pengaruh antara Kualitas Produk (X1). dan biaya maka pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik sampling Bernoulli sehingga didapat jumlah sampel sebanyak 400 orang. terhadap Brand Attitude (Y) . Hipotesis penelitian ini terdiri dari hipotesis simultan dan parsial. masing-masing hubungan yang bertindak sebagai variabel bebas. Dalam penelitian ini. serta Minat BEli (Y) sebagai variabel terikat. dan Citra Merek (X3). yaitu Kualitas Produk (X1) Harga (X2). (2010:57) “penelitian kausal merupakan riset yang dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan sebab dan akibat”. Dikarenakan adanya keterbatasan dan kesulitan penulis dalam mendapatkan data jumlah para konsumen yang mengetahui produk komputer tablet iPad dan tidak diketahui secara pasti maka untuk menghemat waktu. Menurut Zikmund et al. Harga (X2). penulis menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling adalah merupakan teknik pengambilan sampel populasi yang tidak diketahui dimana sampel dipilih oleh peneliti berdasarkan karakteristik yang sesuai dengan yang dibutuhkan (Zikmund. 2010:396). Pada penelitian ini. 2010:16). Berdasarkan latar belakang. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat kota Bandung yang mengetahui produk iPad. kelompok atau gejala sosial yang terjadi di masyarakat (Martono. penelitian ini jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kusal. tujuan penelitian. Hipotesis simultan pada penelitian ini adalah : H0 : ρYX = 0 .Atribut Produk Manfaat Kepribadian Merek METODE PENELITIAN Tujuan studi deskriptif adalah untuk menggambarkan karakter suatu variabel. tenaga. dan Citra Merek (X3. rumusan masalah. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui persentase tanggapan responden terhadap item-item pernyataan pada kuesioner dan analisis regresi berganda untuk perhitungan yang didasarkan pada hubungan fungsional ataupun kausal satu variabel independen dengan satu variabel dependen.

Harga (X2). tidak terdapat pengaruh yang signifikan Kualitas Produk terhadap Minat Beli. H1 : ρYX1 0. yang berprofesi sebagai mahasiswa / pelajar sebanyak 155 orang. tidak terdapat pengaruh yang signifikan Citra Merek terhadap Minat Beli. dengan pendapatan per-bulan sebesar kurang .Pengaruh Citra Merek (X3) terhadap Minat Beli (Y) H0 : ρYX1 = 0. 3. terhadap Brand Attitude (Y) Sedangkan hipotesis parsial pada penelitian ini antara lain : 1. H1 : ρYX1 0. terdapat pengaruh yang signifikan Citra Merek terhadap Minat Beli. 2. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Didapat informasi bahwa responden yang mengisi kuesioner ini didominasi oleh wanita sebanyak 242 orang dengan usia diantara 21 – 25 tahun sebanyak 184 orang.Pengaruh Harga (X2) terhadap Minat Beli (Y) H0 : ρYX1 = 0.H1 : ρYX 0 . dan Citra Merek (X3). H1 : ρYX1 0. tidak terdapat pengaruh yang signifikan Harga terhadap Minat Beli. terdapat pengaruh antara Kualitas Produk (X1).Pengaruh Kualitas Produk (X1) terhadap Minat Beli (Y) H0 : ρYX1 = 0. terdapat pengaruh yang signifikan Kualitas Produk terhadap Minat Beli. terdapat pengaruh yang signifikan Harga terhadap Minat Beli.

Untuk item-item pernyataan variabel Citra Merek. Untuk item-item pernyataan variabel Kualitas Produk.650 : 17.620 : 16.000.002 : 14. Untuk item-item pernyataan variabel Minat Beli.sebanyak 93 orang. mendekati normal atau tidak.1.400) x 100% = 76. persentase skor yang diperoleh adalah (11. persentase skor yang diperoleh adalah (12. variabel independen atau keduanya berdistribusi normal.000) x 100% = 78. Untuk item-item pernyataan variabel Harga.500.dari Rp.400) x 100% = 62. .75% atau termasuk kategori “Baik”.59% atau termasuk kategori “Baik”. persentase skor yang diperoleh adalah (13.40% atau termasuk kategori “Baik”.006 : 6. dan memperoleh informasi mengenai iPad dari internet sebanyak 134 orang.55% atau termasuk kategori “Baik”. Uji Asumsi Klasik 1.Uji Normalitas Uji Normalitas untuk mengetahui apakah variabel dependen..600) x 100% = 77. Analisis Deskriptif Analisis deskriptif dilakukan dengan membandingkan skor perolehan pada jawaban kuesioner dengan skor tanggapan yang diharapkan. persentase skor yang diperoleh adalah (4.

Hasil uji Normalitas menggunakan analisis grafik Normal Q-Q Plot di atas menunjukkan bahwa titik-titik berada tidak jauh dari sebaran data (garis diagonal). hal tersebut menunjukkan bahwa model regresi berdistribusi normal.05. Sedangkan untuk analisis statistiknya digunakan uji statistik non-parametrik KolmogorovSmirnov (K-S) pada tingkat signifikansi (α) sebesar 0. Berdasarkan hasil uji Kolmogorov.0.Uji Heterokedastisitas . 2.05 yang diolah dengan SPSS 20.153 > 0.05 berarti data berdistribusi normal.Smirnov di atas menunjukkan nilai signifikansi 0. maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal dengan kata lain Ho diterima. Jika nilai signifikansi lebih besar dari 0.

856Bebas Multikolinearitas 1. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi heterokedastisitas pada model regresi.Bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual pada satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Hal ini berarti bahwa variabel. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi heterokedastisitas.775Bebas Multikolinearitas Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua variabel yang digunakan sebagai prediktor model regresi menunjukkan nilai VIF yang cukup kecil. 4. tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas. VariabelToleranceVIF Keterangan X1 X2 X3 . .563 1. apakah bersifat linear atau tidak.Uji Multikolinearitas Suatu variabel menunjukkan gejala multikolinieritas bisa dilihat dari VIF (Variance Inflantion Factor) yang tinggi pada variabelvariabel bebas suatu model regresi.Uji Linearitas Uji linieritas digunakan untuk mengetahui hubungan diantara variabel.10. jadi model regresi ini layak digunakan untuk memprediksi minat beli berdasarkan masukan dari variabel bebasnya. dimana semuanya berada dibawah 5 dan nilai tolerance lebih dari 0.539 .291Bebas Multikolinearitas 1.variabel bebas yang digunakan dalam penelitian tidak menunjukkan adanya gejala multikoliniearitas. 3. Nilai VIF yang lebih besar dari 10 menunjukkan adanya gejala multikoliniearitas dalam model regresi. yang berarti bahwa semua variabel tersebut dapat digunakan sebagai variabel yang saling independen.775 . Terlihat titik-titik menyebar secara acak baik dibagian atas angka 0 atau dibawah angka 0 dari sumbu vertikal atau sumbu Y.

harga. maka dilakukan dengan perhitungan dengan menggunakan SPSS 20. Artinya nilai ini lebih besar daripada 0.137>0.( Kualitas Produk thdp Minat Beli ) nilai signifikansi pada Deviation from Linearity sebesar 0.05). yaitu dengan melihat angka R Square pada tabel berikut : Model Summaryb ModelR R Adjusted Std. Predictors: (Constant). ( Harga thdp Minat Beli ) nilai signifikansi pada Deviation from Linearity sebesar 0.365>0. ( Citra Merek thdp Minat Beli ) nilai signifikansi pada Deviation from Linearity sebesar 0. sehingga dpat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel harga (X2) dan variabel minat beli (Y). Kualitas_Produk . Artinya nilai ini lebih besar daripada 0.05). Citra_Merek.365. sehingga dpat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel kualitas produk (X1) dan variabel minat beli (Y).05 (0.05). Harga.727a. Error SquareR Squareof the Estimate .05 (0.37965 1 . Analisis Regresi Berganda Untuk melihat besarnya pengaruh kualitas produk.05 (0.524 .228>0. dan citra merek terhadap minat beli iPad di Kota Bandung secara keseluruhan.528 a. sehingga dpat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel citra merek (X3) dan variabel minat beli (Y). Artinya nilai ini lebih besar daripada 0.228.137.0 dalam model summary.

528. Angka tersebut digunakan untuk melihat besarnya pengaruh kualitas produk.528 x 100% KD = 52.727 dan R Square adalah 0. dan citra merek terhadap minat beli secara simultan. harga.Dapat dilihat bahwa angka R sebesar 0. Cara untuk menghitung R square menggunakan Koefisien Determinasi (KD) dengan menggunakan rumus sebagai berikut : KD = 0.8% .

582) > F_tabel (2.97 dengan angka Sig sebesar 0. Artinya variabel kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Artinya variabel harga tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli.359 atau 35.000 < 0.Variabel Kualitas Produk Berdasarkan perhitungan SPSS 20. dan citra merek secara simultan dan signifikan memengaruhi minat beli. Hal tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Akan tetapi.Variabel Citra Merek .05.070 > 0. 2. harga.9%.000 < α = 0. harga.05.2% dijelaskan oleh variabel lain di luar variabel bebas yang diteliti. maka dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan data hasil pengolahan SPSS dapat dilakukan dengan membandingkan antara F_hitung dengan F_tabel yang tertera pada tabel Anova berikut : Dari hasil perhitungan.05.000 < α = 0.1%.621 > ttabel 1. maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya kualitas produk. dan citra merek dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap minat beli sebesar 52.8%. responden di Kota Bandung menyadari dan mengakui bahwa harga yang ditawarkan sudah sesuai dengan kualitas dan manfaat yang dirasakan jika sudah membelinya. 3. didap at F_hitung (147. Pengujian Hipotesis Secara Parsial 1. Pengujian Hipotesis Secara Simultan Untuk mengetahui pengaruh kualitas produk.Variabel Harga Berdasarkan perhitungan SPSS 20. sedangkan sisanya 47.582) > F_tabel (2. didapat F_hitung (147. harga. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari kualitas produk. Besarnya pengaruh antara variabel kualitas produk (X1) dengan minat beli sebesar 0. Hal tersebut menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak.Angka tersebut dapat menunjukkan angka Koefisien Determinasi (KD) sebesar 52.8%. dan citra merek terhadap minat beli iPad di Kota Bandung secara simultan.0 diperoleh thitung dari variabel X1 adalah 1.63) dan Sig F = 0.071 atau 7. Hal ini dikarenakan dari nominal angka atau harga iPad yang ditawarkan kepada konsumen masih dirasa mahal dan belum terjangkau untuk sebagian besar responden.0 diperoleh thitung dari variabel X1 adalah 7. Besarnya pengaruh antara variabel harga (X2) dengan minat beli sebesar 0.816 < ttabel 1.05.63) dan Sig F 0. maka H0 ditolak dan Ha diterima yan Dari hasil perhitungan.97 dengan angka Sig sebesar 0.

Besarnya pengaruh antara variabel citra merek (X3) dengan minat beli sebesar 0. Tanggapan responden mengenai harga iPad yang dilihat dari harga referensi. dan desain elegan. Sehingga para responden yang sudah mengisi kuesioner ini mengakui bahwa iPad merupakan merek yang terkenal dan sudah dianggap bisa memberikan kesan ekslusif bagi yang akan menggunakannya. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan 1. serta sudah dinilai mempunyai citra yang baik bagi konsumen. fitur.000. dan kesesuaian harga dengan manfaat yang dirasakan mendapatkan persentase sebesar 62. 3.2%. bentuknya lebih tipis yang membuat iPad lebih ringan untuk dijinjing / dibawa. serta respon touchscreen yang jauh lebih cepat dan lebih sensitif yang sudah dirasakan oleh responden yang sudah pernah mencoba menggunakannya. kehandalan.. 2. dan estetika mendapatkan persentase sebesar 77.Berdasarkan perhitungan SPSS 20.000. akan tetapi dengan harga yang rata – rata masih berada pada kisaran Rp.75% yang termasuk dalam kategori “baik”.7.000. daya tahan.371 <ttabel 1.97 dengan angka Sig sebesar 0. manfaat. Ini dikarenakan Apple adalah perusahaan yang bergerak dibidang elektronik digital yang pertama kali menciptakan produk yang bernama “Tablet” yang sudah menjadi perintis / pionir untuk produk jenis ini.s/d Rp.Tanggapan responden mengenai citra merek iPad yang dilihat dari atribut produk. Ini dikarenakan responden sudah menyadari dan mengakui bahwa iPad dengan harga yang masih tinggi atau masih mahal memang sudah sesuai dengan kualitas serta manfaat yang diberikan untuk para pembelinya. meskipun sampai tahun 2013 ini sudah banyak Tablet PC dari perusahaan pesaing yang bermunculan untuk memperebutkan pangsa pasar dari Apple . Artinya variabel citra merek berpengaruh signifikan terhadap minat beli.000 <0. terutama dari hasil tanggapan yang dilihat dari layar lebar iPad.55% yang termasuk dalam kategori “baik”.402 atau 40. dan kepribadian mendapatkan persentase sebesar 78.000. serta dengan desain yang elegan ini dikarenakan Apple sudah pasti menyempurnakan kekurangan dari produk yang terdahulu dengan berbagai inovasi dan peningkatan kinerja dari waktu ke waktu seiring dengan produk – produk terbarunya dan tentu juga termasuk dari layar yang lebar dengan resolusi warna yang lebih tinggi.59% yang termasuk dalam kategori “baik”. Tanggapan responden mengenai kualitas produk iPad yang dilihat dari performansi. Hal tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. bentuknya yang tipis. respon touchscreen cepat iPad .5.05. kesesuaian harga dengan kualitas.responden masih belum berminat untuk membeli iPad karena harga yang ditawarkan masih belum terjangkau dari kemampuan mereka untuk membayar / membeli iPad.0 diperoleh thitung dari variabel X1 adalah 8.

Akan tetapi. sebagian besar sudah menilai bahwa kualitas produk iPad sudah baik. Terutama dari kesadaran responden akan iPad yang didukung dari berbagai sumber informasi yang didapatkan mengenai iPad yang akhirnya menimbulkan minat membeli iPad di Kota Bandung.Berdasarkan hasil penelitian. dan variabel citra merek (X3) terhadap minat beli (Y) sebesar 52. b. Hal ini dikarenakan sudah banyak inovasi tablet PC selain iPad yang menggunakan keyboard eksternal serta menggunakan stylus (pensil tablet) dalam satu paket pembelian produknya. akan tetapi jika Apple ingin memasuki pangsa pasar tablet PC ukuran 7 inchi. Berdasarkan perhitungan dengan analisis regresi berganda dapat disimpulkan bahwa pengaruh kualitas produk. Hendaknya. Hal ini dikarenakan dari nominal angka atau harga iPad yang ditawarkan kepada konsumen masih dirasa mahal dan belum terjangkau untuk sebagian besar responden. minat. Saran Saran Bagi Perusahaan a. 5. dan adopsi mendapatkan persentase sebesar 76.2%.Secara parsial dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kualitas produk (X1) .40% yang termasuk dalam kategori “baik”. Apple sebaiknya membuat lini baru untuk pasar tablet PC baru tetapi tidak menggunakan nama iPad. . Apple dapat memberikan fitur tambahan yang lebih beragam untuk iPad agar konsumen menjadi lebih tertarik.Sedangkan. responden di Kota Bandung menyadari dan mengakui bahwa harga yang ditawarkan sudah sesuai dengan kualitas dan manfaat yang dirasakan jika sudah membelinya. Ini ditujukan untuk tetap menjaga ke-eksklusifan dari iPad itu sendiri. evaluasi. harga. secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel harga (X2) terhadap minat beli (Y) iPad di Kota Bandung.Tanggapan dari minat beli iPad dilihat dari kesadaran. percobaan. c. dan citra merek terhadap minat beli iPad di Kota Bandung Tahun 2012 adalah sebagai berikut: a.4. maka iPad tidak menjadi produk yang superior atau ekslusif lagi. akan tetapi pada keragaman produknya yang masih monoton dan masih mempertahankan makna dari sebuah “tablet” itu sendiri dengan kontrol sepenuhnya atas penggunaan layar sentuh baik itu seperti mouse dan keyboard disemua produk iPad.Menurunkan harga memang salah satu cara untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar. variabel harga (X2).8% sedangkan pengaruh dari variabel lain yang tidak diamati adalah sebesar 47. dan variabel citra merek (X3) terhadap minat beli (Y) iPad di Kota Bandung. Jika iPad dengan harga yang murah. b.Secara simultan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara variabel kualitas produk (X1).

2009. harga. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. daya tarik iklan. dan citra merek masih menjadi faktor – faktor yang dominan terhadap minat beli ulang. Consumer Behaviour International Edition : Building Marketing Strategy. Penelitian selanjutnya agar dapat meneliti tentang minat beli ulang pada produk iPad sehingga dapat dilihat apakah pengaruh kualitas produk. Buchari. Measuring. atribut produk. 2009. 2008. b. Daftar Pustaka Alma. 2008. Prinsip – Prinsip Pemasaran. Strategic Brand Management : Building. Best. Kevin Lane. harga. Penelitian selanjutnya sebaiknya meneliti faktor-faktor lain seperti . Bandung : Alfabeta. New Jersey : Pearson Education. ----------------------------------------------. dan citra merek karena masih ada faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini sehingga dapat memaksimalkan pengaruh faktor-faktor yang memengaruhi minat beli. Inc Kotler. Manajemen Pemasaran. kelas sosial dll yang dapat mempengaruhi minat beli iPad di Kota Bandung selain kualitas produk. Jakarta : Erlangga. Kotler. Gary. gaya hidup. Mothersbaugh. Philip & Keller. Edisi Kedua Belas. (2007). Kevin Lane. and Managing Brand Equity. New York : McGrawHill Keller. Hawkins. Jakarta : Erlangga. Philip & Armstrong. (2008). Edisi Ketiga Belas Jilid 1. .Saran Bagi Penelitan Selanjutnya a.

Manajemen Pemasaran. The Mc. Edisi Ketujuh.Graw. Aplikasi untuk Riset. Komunikasi. Schiffman. Consumer Behavior & Marketing Strategy.Paul & Olson. Sosial.Hill Companies. New Jersey : Pearson Education Martono. Marketing Management. Research Methods for Business. Jakarta : Salemba Empat. dan Bisnis. New York. Jakarta : PT. SPSS vs LISREL : Sebuah Pengantar. Kevin Lane 2012. Leon G & Kanuk. A Skill Building Approach. Jerry C. Leslie L. Sarjono. Peter. Nanang. Edisi Ketiga Belas Jilid 2. (2010). Nugroho J. Perilaku Konsumen : Konsep dan Implikasi Untuk Strategi Dan Penelitian Pemasaran. (2011). Bandung : Alfabeta. Setiadi. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif : Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Kotler. (2009) Pengantar Statistika Untuk Penelitian : Pendidikan. Bandung : Alfabeta. Inc: America. 2008. (2010). Haryadi & Winda Julianita. (2010). . Jakarta : Kencana. Philip & Keller. Ekonomi. Sekaran. USA : John Wiley & Sons. Jakarta : Rajawali Pers. J. Riduwan & Sunarto. Riduwan & Kuncoro. Cara Menggunakan dan Memakai Path Analysis Cetakan Ketiga. (2008). 14th Edition.Indeks. Jakarta : Erlangga. Perilaku Konsumen. Uma & Bougie Roger. Edisi 1.

Husein. William. Jakarta : Elex Media Komputindo. Fandy. Eddy. Bian. (2008). (2009). and Knowledge in Explaining Consumer . Tony. Jakarta: Rajawali Press. Metode Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis Bisnis Edisi Kedua.Setiadi.1. 2008. The Role of Brand Image. Begona Alvarez & Casielles Rodolfo Vazquez (2008). Sumber Jurnal Alvarez. Sugiyono. Strategi Pemasaran. Jakarta : Kencana. Yogyakarta : UAJY Zikmund. Xuemei & Moutinho. Bandung : CV Alfabeta. Umar. Yogyakarta. Product Inovolvement. Tujuan. Business Research Method 8th Edition. Tjiptono. Marketing Research The Smart Way to Solve A Problem. 2010. dan Keinginan Konsumen. Canada : Cengange Learning. ANDI Offset. Trihendradi. 2009. Wijaya. Yogyakarta: Andi. Perilaku Konsumen : Perspektif Kontemporer Pada Motif. PT. Asia Pacific Journal of Marketing and Logistics. Step by Step SPSS 16 Analisis Data Statistik. 2009. Luiz (2011). Vol 20 No. Soegoto. Metode Penelitian Bisnis Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. 2010. Nugroho J. Analisis Data Penelitian Menggunakan SPSS. Effect of Price Decisions on Product Categories and Brands. (2008).

National Taipei University. (2011). The Impact of Brand Class. Online Word of Mouth. Vol. Hui Chiu.1 Campo. Omar. (2012). Hassan. Chen & Wu.3. Chen. Role of Innovativeness of Consumer in Relationship Between Perceived Attributes of New Products And Intention to Adopt. Kuang. International Journal of Electronic Business Management. Kambiz Heidarzadeh & Yazd Ronak Mirzai. Shih-Ting. Wan Suhadi. Jalivad. (2002). Yi-Ting. African Journal of Business Management.17. Shu-Hui. Customer Value and Behavioral Intentions. Marketing Intellegence & Planning. Anita Abu. Vol.4. Rose & Tamimi. and Price on Two Important Consumer Behaviour Factor . Mohammad Reza & Samiei Neda. Sara & Yague. Mansor. Shaharudin. Cheng. an Empirical Study in the Automobile Industry in Iran.3 Hsun Ho. Wenchieh. Hsun Ho. Chang. Brand Awareness. How Product Quality Dimensions Relate to Defining Quality. Maria (2007). Hanzaee. Hung. and Price Discount on Consumer’s Purchase Intention – Mobile Phone as The Example. International Journal of Service Industry Management. Effect of Price Promotions on The Perceived Price. & Harun. (2010). International Journal of Quality & Reliability Management Vol.9 No. Vol 30 No. Nabil. No. (2011). The .19 No.Purchase Behaviour of Counterfeits : Direct and Indirect Effects. Vol 18 No. Vol 4. (2010) Effects of Brand Image.45 No. European Journal of Marketing.4 Sebastianelli. The Effect of Electronic Word of Mouth on Brand Image and Purchase Intention. Maznah Wan. Rizaimy Mohd. Etty Harniza.

5 No. Does Country-of-Origin Matter in The Relationship Between Brand Personality and Purchase Intention in Emerging Economies : Evidence from China’s Auto Industry. Jun-Wan. International Journal of Emerging Markets. Aggrawal.20. The Moderating Role of Brand Awareness and Brand Image. Hung & Chien Hsiung. (2000).23. Xuehua & Zhilin Yang. No. Wang. A Study on The Effect of Enterprise Brand Strategy on Purchase Intention.4 Convert PDF to HTML . The Effect of Brand Credibility on Consumer’s Brand Purchase Intention in Emerging Economies. Journal of Product & Brand Management. Simon & Lee. Stem Jr. U. Vaidyanathan. Vol. International Journal of Organizational Innovation. Vol 25. Determinants of Product Quality Perceptions and Their Application to Marketing Standardisation : The Case of The Automobile in Kazakthan.3. African Journal of Business Management.N.No. Vol. Tseng. Donald E. (2012). Praveen. International Marketing Review.9 No. Lin.3. Yu Lin. W. Vol. Journal of Global Marketing. Deal Evaluation and Purchase Intention : The Impact of Aspirational and Market Based Internal Reference Price. Xuehua & Zhilin Yang.4 No. Vol 4. (2008).Relationship Between Product Quality and Purchase Intention : The Case of Malaysia’s National Motorcycle/Scooter Manufacturer. Vol. Rajiv. Ji-Shou.3. & Umesh.Tai. Wang. Muehelling. Darrel D. (2009). (2010). No 2.