Makalah Hakikat Agama

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di dalam hidup bermasyarakat banyak kita mengenal agama. Di Indonesia saja ada 5 agama yang kita kenal. Agama merupakan hak asasi yang dimiliki oleh diri setiap individu yang diatur dalam undang- undang yang ada di Negara. 1.2 Rumusan Masalah Dalam penyusunan makalah ini penulis mencoba mengidentifikasi beberapa pertanyaan yang akan dijadikan bahan dalam penyusunan dan penyelesaian makalah. Diantaranya yaitu : 1. Apa- apa saja pengertian agama dan unsur- unsure pokoknya 2. Apa- apa saja klasifikasi agama 3. Apa- apa itu islam rahmatan lil’alamin 1.3 Tujuan Penulisan Tujuan dari penyusunan makalah ini selain untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Pendidikan Agama, juga bertujuan antara lain : 1. Mengetahui apa pengertian agama dan unsur- unsur pokok yang terdapat di dalam agama Islam 2. Mengetahui apa- apa saja klasifikasi agama dan 3. Mengetahui islam sebagai rahmatan lil’alamin 1.4 Manfaat Penulisan Makalah ini bermanfaat agar kita bisa mengetahui apa- apa saja lingkup dalam agama Islam yang mencakup apa itu pengertian agama, unsur pokok dalam agama, klasifikasi agama dan agama islam sebagai rahmatan lil’alamin.

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Definisi Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem atau prinsip kepercayaan kepada Tuhan, atau juga disebut dengan nama Dewa atau nama lainnya dengan ajaran kebhaktian dan kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan tersebut. Kata "agama" berasal dari bahasa Sansekerta āgama yang berarti "tradisi". Sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti "mengikat kembali". Maksudnya dengan bereligi, seseorang mengikat dirinya kepada Tuhan. Sedangkan kaum agamawan berpendapat bahwa agama diturunkan TUHAN Allah kepada manusia. Artinya, agama berasal dari Allah. Ia menurunkan agama agar manusia menyembah-Nya dengan baik dan benar; ada juga yang berpendapat bahwa agama adalah tindakan manusia untuk menyembah TUHAN Allah yang telah mengasihinya. Dan masih banyak lagi pandangan tentang agama, misalnya:

utusanutusan itu adalah orang-orang yang dipilih secara khusus oleh TUHAN sebagai pembawa agama. Sementara Maulana Muhammad Ali mengatakan bahwa agama islam adalah agama perdamaian dua ajaran pokoknya yaitu Keesaan ALLAH dan kesatuan dan persatuan umat manusia yang menjadi bukti bahwa agama islam selaras dengan namanya.W. Agama dan semua peraturan serta hukum-hukum keagamaan diturunkan TUHAN [kepada manusia] untuk kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat Jadi. Ia mengatakan bahwa islam menurut istilah ( islam sebagai agama ) adalah agama yang ajaran. Islam pada hakikatnya mengajarkan banyak aspek bukan hanya dari satu aspek saja. Agama ialah percaya adanya TUHAN Yang Maha Esa dan hukum-hukum-Nya. serta melaksanakan berbagai macam atau bentuk kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan tersebut 2. dapat ditarik kesimpulan bahwa kata Islam dari segi kebahasaan mengandung arti patuh.T dalam mencari keselamatan hidup di dunia maupun di akhirat. Pengertian Agama Pengertian agama islam dapat kita lihat melalui dua aspek yaitu aspek kebahasaan dan peristilahan. maka Ia menyatakan Diri-Nya dengan berbagai cara agar mereka mengenal dan menyembah-Nya. secara umum. dewa. Unsur. Makna yang khusus inilah yang merupakan pemahaman iman Kristen mengenai Agama. manusia tidak mampu mengenal TUHAN Allah. Adapun dari segi istilah banyak para ahli yang mengatakan salah satunya Prof.1. 2. Dari uraian tersebut. cara-cara tersebut bervariasi sesuai dengan sikon hidup dan kehidupan masyarakat yang menganutnya atau penganutnya 3.ajarannya diwahyukan Tuhan kepada masyarakat manusia melalui nabi Muhammad S.A. dan manusia yang percaya tersebut. Dari segi kebahasaan islam bersal dari bahasa Arab yaitu dari kata salima yaitu selamat. Secara khusus. Hukumhukum TUHAN tersebut diwahyukan kepada manusia melalui utusan-utusan-Nya. agama datang dari manusia. dan taat dan berserah diri kepada ALLAH S.W sebagai rasul. bukan TUHAN Allah.2 Pembahasan Masalah 1. Agama adalah cara-cara penyembahan yang dilakukan manusia terhadap sesuatu Yang Dipercayai berkuasa terhadap hidup dan kehidupan serta alam semesta. Harun Nasution. Dari kata salima selanjutnya dilanjutkan ke kata aslama yang berarti berserah diri masuk dalam kedamaian. Jadi.unsur dalam agama Setiap agama pada dasarnya terdiri dari empat unsur. patuh dan taat kepada ALLAH adalah orang muslim. agama adalah upaya manusia untuk mengenal dan menyembah Ilahi [yang dipercayai dapat memberi keselamatan serta kesejahteraan hidup dan kehidupan kepada manusia] upaya tersebut dilakukan dengan berbagai ritus [secara pribadi dan bersama] yang ditujukan kepada Ilahi. Dalam keterbatasannya. Ilahi. menyembah serta berbhakti kepada-Nya. yaitu: . tunduk. 2. sentosa dan damai. Dr. Agama ialah [sikon manusia yang] percaya adanya TUHAN. Oleh sebab itu orang yang berserah diri. agama adalah tanggapan manusia terhadap penyataan TUHAN Allah.

Pada masa Rasulullah jelas bahwa syahadat (syahãdah) adalah sebuah ‘upacara’ (ritus) untuk menyatakan sumpah setia seseorang terhadap dïnul-islãm. Ajaran (= teori. yakni Al-Qurãn. Al-Qurãn sebagai qadr atautaqdïr adalah sisi gaib (abstract level) dari dïnul-islãm. tawaran) Allah melalui rasulNya. misalnya dalam hadis riwayat Ibnu Majah: ‫ الميمان عقد بالفلب و إقراكر باللسان و عمل بالكركان‬. interaksi itu berlangsung intensif melalui penghayatan si mu’min terhadap Al-Qurãn. dan Praktik ( = amal) sebagai perwujudan konsep dalam segala segi kehidupan individu dan masyarakat. Ajaran Allah yang dimaksud adalah Al-Qurãn. pada hakikatnya melambangkan kesediaan setiap mu’min yang mampu untuk mendanai organisasi dan memperkuat jama’ah. Lebih lanjut. 3. Ritus sebagai sistem lambang Dalam dïnul-islãm ada sejumlah ritus yang dalam Hadis Jibril disebut dengan nama AlIslãm pula. Selanjutnya. yang mencakup butir-butir di bawah ini. mulai dari zakat harta sampai zakat fitrah. setelah organisasi menjelma menjadi sebuah sistem . 2. 2. untuk mencapai tujuan akhir (kehidupan yang baik di dunia dan akhirat). yang selanjut meledak dan membanjir keluar melalui indra pengucapan (al-lisãnu). teori nilai) baikburuk menurutNya. Syahãdah sebagai sumpah setia (bay’ah). 3. melalui shalat jama’ah. Ritus (= upacara) sebagai sistem lambang. Tepat seperti dinyatakan Rasulullah. 4. Orang-orang yang menyatakan diri (bersyahadat) sebagai anggota organisasi Islam tentu harus memahami dan menghayati konsep organisasinya. konsep) sebagai sisi gaib Iman sebagai interaksi antara pelaku dan konsep. Dalam dïnul-islãm (‘agama Islam’) keempat unsur itu terungkap melalui Hadis Jibril. yaitu: 1. 3. 2. 1. Zakat sebagai sistem ekonomi. Shalat sebaga sarana pembatinan nilai-nilai Al-Qurãn. sehingga Al-Qurãn menjadi satu-satunya konsep hidup yang tumbuh subur dalam ‘organ kesadaran’ (al-qalbu) si mu’min. dalam bentuk kitab-kitab. Ajaran Allah sebagai konsep hidup Dalam dialog tentang iman. Îmãn sebagai interaksi Iman pada hakikatnya adalah interaksi (aksi timbal balik) antara Allah sebagai pemberi konsep hidup dengan si mu’min yang menyambut da’wah (ajakan. Rasulullah menegaskan tentang masalah terpenting dari dïnul-islãm. dengan menjadikan ajaran Allah sebagai qadar (ukuran. Hal itu dilakukan melalui shalat. yang bacaan pokoknya adalah surat Al-Fãtihah (ummul-qurãn) ditambah dengan surat-surat lain yang terus dipelajarinya. alias untuk meresmikan rekrutmen seseorang atau sejumlah orang sebagai anggota bun-yãnul-islãm (organisasi Islam). sekaligus pembinaan jama’ah/korp Islam.1. dan akhirnya menjelma menjadi berbagai bentuk tindakan dan kretifitas (al-‘amalu). yang disampaikan (diajarkan) melalui malaikat-malaikatNya. yang merupakan “teori nilai” untuk menentukan baik buruknya segala sesuatu menurut pandangan Allah. Selain itu. Zakat. mereka juga belajar untuk membangun sebuah jama’ah atau korp yang rapi dan kompak. yaitu adanya interaksi antara seorang mu’min dengan ajaran Allah. standard. yang diterima rasul-rasulNya.

Tapi supaya praktiknya tidak dilakukan sembarangan. mulai dari yang bersifat individu sampai pada yang bersifat kemasyarakatan. supaya menjadi anggota-anggota yang militan dan tangguh. Tepatnya. maka bisa disimpulkan bahwa ihsan adalah sistem kendali (kontrol) atas setiap pelaksanaan ajaran Allah. dan 10 tahun dalam Periode Madinah. Melalui hajilah umat Islam sedunia berkumpul. mampu menegaskan bahwa persatuan para mu’min adalah mutlak wajib. pribadi Rasulullah adalah contoh sempurna dari individu mu’min. menjalin persahabatan. seperti terlihat pada Piagam Madinah). Tegasnya. Sebuah masyarakat yang mewakili Al-Qurãn sebagai konsepnya. ihsan bisa diterjemahkan sebagai “kecermatan. Suatu makna yang pertama-tama. plus bukubuku sejarah. 4. Ihsãn sebagai sistem kendali Seperti ditegaskan Rasulullah dalam Hadis riwayat Muslim. kitab-kitab Hadits.yang dipercaya untuk menata kehidupan umat (jama’ah mu’min plus komunitas-komunitas lain. persaudaraan. merupakan bentuk masyarakat yang ideal. jama’ah. Studi ini harus mengarah pada“ditemukannya makna Al-Qurãn yang utuh dan murni”. dan perpecahan mereka adalah mutlak haram. maka zakat itu pun dikembangkan menjadi sistem ekonomi masyarakat secara umum. Bagi kita sekarang. sã’ah yang dimaksud adalah waktu yang dibentangkan Allah sebagai wilayah da’wah hingga mencapai hasil. Dalam konteks Nabi Muhammad pada masanya. sikap ihsan harus diterapkan pertama-tama dalam konteks studi ajaran Allah itu sendiri. Yang kedua (Periode Madinah) adalah masa pembangunan konsep Allah itu menjadi sebuah sistem pemerintahan. 5. waktu yang dimaksud adalah 13 tahun dalam Periode Makkah. tapi waktu di sini bukanlah sembarang waktu. harfiah. dan keseksamaan dalam melaksanakan ajaran Allah”. Allah menempatkan rasulNya sebagai tokoh sentral untuk memimpin dan memberikan contoh penerapan setiap aspek ajaran Islam. sampai pada urusan menyembelih hewan. ketelitian. dan lain-lain yang berkaitan. Sã’ah sebagai peluang da’wah Harfiah. Seluruh anggota organisasi jelas membutuhkan pembinaan mental dan fisik. dan masyarakat yang dibangun beliau bersama jama’ahnya juga. 6. Praktik sebagai perwujudan konsep Dïnul-islãm pada dasarnya adalah agama yang berorientasi pada praktik (amal). sã’ah berarti waktu. Dengan demikian. Shaum Ramadhan adalah sarana yang tepat untuk itu. yaitu suatu makna yang mampu merekonstruksi pribadi-pribadi (tokoh-tokoh). yang mencakup musshaf Al-Qurãn. Shaum Ramadhan sebagai pembina ketahanan mental dan fisik dalam menerapkan nilainilai Al-Qurãn. otomatis. Yang pertama (Periode Makkah) merupakan masa perjuangan untuk memperkenalkan konsep Allah dan membangun jama’ah. 4. bahwa Allah menentukan al-ihsãn(u) pada setiap urusan. Haji sebagai sarana pemersatu umat Islam sedunia . Ibadah haji merupakan ritus yang paling istimewa di antara kelima ritus dalam dïnul-islãm. dan persatuan berdasar kesamaan iman. 5. dan umat yang dulu dibangun Rasulullah bersama para sahabat beliau. Tanda-tanda sã’ah sebagai gambaran tujuan .

Ciri-cirinya adalah: a. 2. . Agama Islam dengan kitab sucinya Alquran yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW. masa dan keadaan. Konsep ketuhanannya monotheisme mutlak (tauhid) f. Feodalisme dan kapitalisme adalah musuh Al-Qurãn pada masa Rasulullah. Ciri-cirinya adalah: Tumbuh secara komulatif dalam masyarakat penganutnya Tidak disampaikan oleh utusan Tuhan (Rasul) Umumnya tidak memiliki kitab suci Ajarannya dapat berubah-ubah. c. Agama Kristen (nasrani) dengan kitab sucinya “Injil” diturunkan Allah kepada Isa AS. Ajarannya serba tetap. Agama budaya (cultural religion ) disebut juga dengan agama bumi yang artinya bersandar semata-mata kepada ajaran seorang manusia yang dianggap memiliki pengetahuan tentang kehidupan dalam berbagai aspeknya secara mendalam. untuk seluruh manusia dan semesta alam. Secara pasti dapat ditentukan lahirnya. 3. Lenyapnya diskriminasi kelas dan gender. d. dengan kitab sucinya “Taurat” diturunkan kepada nabi Musa AS. masa dan keadaan. sesuai dengan perubahan akal pikiran penganutnya Konsep ketuhanannya: dinamisme. Kebenarannya adalah universal yaitu berlaku bagi setiap manusia. yang merupakan produk feodalisme dan antekanteknya. animisme. f. dan 2. 2. b. melalui malaikat Jibril kepada untuk Kaum Bani Israil. walaupun tafsirnya dapat berubah sesuai dengan kecerdasan dan kepekaan manusia e. yaitu tidak berlaku bagi setiap manusia. dan juga pada masa sekarang. Klasifikasi Agama dan Agama Islam Ditinjau dari sumbernya. agama dibagi 2 yaitu: 1. Agama wahyu (revealed religion) disebut juga dengan agama langit yang artinya agama yang diterima oleh manusia dari Allah Sang Pencipta melalui malaikat jibril dan disampaikan serta disebarkan oleh Rasul-Nya kepada umat manusia. Lenyapnya kemiskinan struktural. Agama Yahudi. melalui malaikat Jibril. melainkan diturunkan kepada masyarakat. Memiliki kitab suci yang bersih dari campur tangan manusia d. 3. Disampaikan oleh manusia yang dipilih Allah sebagai utusan-Nya c.Melalui Hadis Jibril kita mendapat gambaran bahwa tujuan penegakan ajaran Allah pada dasarnya adalah demi mencapai target-target: 1. politheisme. yang merupakan produk kapitalisme dan antek-anteknya. Yang termasuk dalam kelompok agama wahyu adalah sebagai berikut : 1. b. e. dan paling tinggi adalah onotheisme nisbi Kebenaran ajarannya tidak universal. dan bukan tumbuh dari masyarakat. a. melalui malaikat Jibril untuk kaum Bani Israil.

sedangkan yang lemah akan semakin tertindas. Ajaran agama wahyu jelas dan tegas. sedangkan agama budaya tidak Agama wahyu sumber utamanya adalah kitab suci yang diwahyukan. sedangkan agama budaya kabur dan elastis. patung (berhala). Yang termasuk agama non wahyu yaitu Zoroasterianisme. Kata “Alalamin” adalah kata bahasa Arab yaitu “alam” yang dijama’kan menjadi “alamin” yang artinya alam semesta yang mencakup bumi beserta isinya. 2. Pengertian lil’alamin. Konfusionisme. matahari. 3. Manusia yang hidup dimasa itu tidak lagi mempunyai rasa kemanusiaan dan keadilan. 5. sedangkan agama budaya lahir di luar itu Agama wahyu lahir di daerah-daerah yang berada di bawah pengaruh ras simetik Agama wahyu memberikan arah yang jelas dan lengkap baik spiritual maupun material.1. sedangkan agama budaya tidak demikian Agama wahyu beriman kepada Nabi. 7. 4. bahkan ada yang menyembah sesama manusia yang mana kesemuanya itu adalah ciptaan Allah SWT. Perbedaan ke2 agama ini dikemukakan Al Masdoosi dalam Living Religious of the World sebagai berikut: Agama wahyu berpokok pada konsep keesaan Tuhan. sedangkan agama budaya kitab suci tidak penting Semua agama wahyu lahir di Timur Tengah. Keadaan bumi sebelum masuknya Islam merupakan keadaan yang amat buruk dan menggenaskan dimana sebagian dari manusia ada menyembah pohon. bulan dan bintang. Bahkan mereka tega untuk mengubur hidup-hidup anak . Keadaan Bumi Sebelum Islam Islam merupakan agama yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW yaitu pada saat Rasulullah SAW berumur 14 tahun. Thaoisme. Maka yang dimaksud dengan islam rahmatan lil’alamin adalah islam yang kehadirannya ditengah kehidupan masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam. batu. 6. sedangkan agama budaya lebih menitik beratkan aspek spiritual saja. Islam rahmatan lil’alamin Pengertian rahmatan. Kata ‘rahmatan” kata bahas Arab yaitu “rohima” yang didasarkan menjadi “ rahmatan’ yang artinya kasih sayang. 4. Shintoisme. Kebiasaan-kebiasaan manusia pada saat itu tidak lagi mencerminkan manusia yang mempunyai akal seperti yang telah diberikan Allah SWT untuk berfikir dan merenungkan karunia dan ni’mat Allah SWT melainkan akal mereka telah ditundukkan oleh hawa nafsu. Kezaliman terjadi dimana-mana. Yang kuat akan semakin berdiri tegak dan ditakuti. Budhisme.

ia dan sekelompok kecil sahabat meadapatkan siksaan dari orang-orang kafir. jujur. Tidak lama setelah ia mulai membacakan Al-Qur'an dan menyebarkan kebenaran yang telah di turunkan Allah SWT kepadanya. Dari Makkah ke kota Madinah yang berjarak 260 mil utara. Islam hanya mengajak beriman kepada Allah SWT Yang Maha Esa Dialah Tuhan Yang Patut di Sembah. Yang menjadi tanda di mulainya permulaan. dimana mereka memberi maaf pada musuh-musuhnya. kalender bagi umat Islam. dapat dipercaya. besar dalam. Ketika ia menginjak. malaikat Jibril. Karna ayahnya meninggal sebelum ia dilahirkan dan ibunya meninggal dalam waktu yang tidak lama setelah ayahnya. diantara faktor-faktor yang menjadikan Islam berkembang dengan cepat dan damai adalah karena kebenaran dan kejelasan. Sebelum Muhammad SAW wafat pada umur 63 tahun.adalah buta huruf. Islam Dibawa Oleh Nabi Muhammad Muhammad SAW lahir di Makkah pada tahun 570 M. Islam Agama Rahmatan Lil’alamin . maka ia di besarkan oleh pamannya yang berasal dari suku Quraisy yang terhormat. Islam telah tersebar ke Spayol dibagian barat dan timur sampai ke Cina. tidak dapat membaca dan menulissampai ia wafat. Pada umur 40 tahun. Wahyu-wahyu itu turun selama 23 tahun. Setelah beberapa tahun. ia dikenal sebagai orang yang berkata benar. Karena mereka menganggap anak perempuan itu adalah aib bagi mereka. Muhammad SAW menerima Wahyu yang pertama. la. Karena siksaan itu semakin bertambah hebat maka pada tahun 622M Allah SWT memerintahkan mereka untuk berhijrah. keadaan buta huruf. dari Allah SWT dengan perantaraan. dan kurnpulan wahyu itu disebut Al-Qur'an. Dan ia sangat membenci kerusakan moral dan penyembahan berhala yang dilakukan masyarakatnya. Muhammad SAW adalah orang yang taat beragama. dewasa. adalahmasyarakat yang tidak memperdulikan pengetahuan dan kebanyakan dari mereka. dermawan dan berhati mulia. sebagian besar orang-orang sememjung Arab telah memeluk agarna Islam dan pada abad kemangkatannya.perempuan yang baru saja dilahirkan oleh ibunya. Dia sangat dapat dipercaya sehingga ia mendapat julukan al-amin (orang yang dapat dipercaya). Muhammad SAW dan para sahabatnya dapat kembali ke Makkah. Masyarakatnya. sebelum ia mendapatkan risalah kenabian.

Banyak system yang krusial seperti Aljabar. maka mereka tidak akan mendapatkan hasilnya. Rahmat dalam konteks rahman dan rahmat dalam konteks rahim. BAB III PENUTUP 3. Serta pemikiran yang baru dengan yang lama menghasilkan kemajuan dalam bidang medis. geografi. rahman dan rahim allah akan turun semuanya. terutama dalam pengembangan i1mu. Dengan demikian berlaku hukum Sunnatullah. Apabila islam dilakukan secara benar. Misalnya orang islam tidak melakukan kegiatan belajar maka tidak bisa dan tidak akan menjadi pintar. Itulah sebabnya Islam disebut agama yang rahmat dan al'amin karena Islam hadir ke dunia mambawa karma yang amat berarti bagi manusia bukan saja umat Muslim tapi seluruh ciptaan Allah SWT di jagad raya termasuk non mislim. pets navigasi yang " juga dikembangkan oleh umat Islam.Hadirnya Islam di dunia membuat perubahan besar dalam kehidupan manusia. Banyak sekali sumbangan Islam terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bumi. seni sastra dan sejarah. 1 Kesimpulan . Angka Arab. maka mereka akan mendapatkan hasilnya. Karma Islam memerintalikan untuk menggunakan kekuatan intelegasinya dan obsesinya. sehingga orang-orang non Muslim mempunyai hak kerahmanan. Peralatan-peralatan yang canggih memungkinkan orang-orang Eropa melakukan perjalanan untuk penemuan seperti astrolabe. beberapa diantaranya : Rahmat adalah karunia yang dalam ajaran agama terbagi dua. Baik muslim maupun non muslim kalau mereka melakukan hal-hal yang diperlukan kerahmanan. Rahmat dalam konteks rahman adalah bersifat amma kulla syai’ meliputi segala hal. kuadran. dan konsep angka nol (bilangan yang amat dipadukan dalam kemajuan ilmu eksakta) yang disebarkan ke Eropa pada abad pertengahan berasal dan duma Islam. pengetahuan. arstektur. astronomi. fisika. dalam beberapa tahun penyebaran agama Islam peradaban dan universitas-universitas berkembang dengan pesat. Rahim adalah kerahmatan Allah yang hanya diberikan kepada orang islam. Sementara orang yang melakukan ikhtiar kerahmanan meski dia non muslim mereka akan mendapatkan pengetahuan. Dengan kata lain. karunia rahman itu berlaku hukum kompetitif. Kendati mereka muslim tetapi mereka tidak melakukan iktiar kerahmanan. matematika. Jadi rahim itu adalah Khoshshun lil Muslim.

dengan sendirinya akan mendatangkan rahmat untuk orang Islam maupun untuk seluruh alam. Islam berarti damai.Anbiya' ayat 107: Dan tiadalah kami mengutus kamu. sedangkan rahmatan lil `alamin berarti `kasih sayang bagi semesta alam'. Secara etimologis. implementasi rahmat bagi semesta alam sudah meluas hampir ke berbagai belahan dunia. Ayat tersebut menegaskan bahwa kalau Islam dilakukan secara benar. melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. yaitu sebagaimana firman Allah dalam Surat Al.Selama 15 abad-Islam di muka bumi ini. 3. Maka yang dimaksud dengan Islam Rahmatan lil'alamin adalah Islam yang kehadirannya di tengah kehidupan masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam.2 Saran Dalam kehidupan beragama harus ditanamkan sikap saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Dan Agama Islam sangat cinta perdamaian. Karena sesama muslim atau manusia adalah bersaudara. Rahmatan lil'alamin adalah istilah qurani dan istilah itu sudah terdapat dalam Alquran. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful