P. 1
Makalah Hukum Islam Tentang Muamalah

Makalah Hukum Islam Tentang Muamalah

|Views: 1,955|Likes:
Published by Darman Tanjung

More info:

Published by: Darman Tanjung on Apr 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2014

pdf

text

original

MAKALAH HUKUM ISLAM TENTANG MUAMALAH

06.03 dudul blog's No comments

Tugas Agama Islam Kelas XI

MAKALAH HUKUM ISLAM TENTANG MUAMALAH

Dibuat untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Agama Islam

Oleh RA.Eflin Nawang Wulan XI IPA RSBI 4 Guru Pembimbing Drs. H. Darlen Darwis

SMA NEGERI 4 KOTA JAMBI TAHUN AJARAN 2011/2012

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL.................................................................................................i KATA PENGANTAR.............................................................................................ii DAFTAR ISI...........................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah..........................................................................................1 Rumusan Masalah....................................................................................................1 Tujuan Penulisan.....................................................................................................2 Manfaat Penulisan...................................................................................................2 BAB II PEMBAHASAN Muamalah................................................................................................................3 Asas-Asas Transaksi Ekonomi dalam Islam...........................................................3 Penerapan Transaksi Ekonomi dalam Islam............................................................5 Riba........................................................................................................................14 Hukum Islam tentang Kerja Sama Ekonomi (Syirkah).........................................17 Mudarabah (Bagi Hasil)........................................................................................19 Perbankan yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam...........................................22 Sistem Asuransi yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam.................................24 Sistem Lembaga Keuangan non Bang yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam..........................................................................................................26 J Perilaku yang Mencerminkan Kepatuhan terhadap Hukum Islam tentang Kerjasama..................................................................................................27 BAB III KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA

A. B. C. D. A. B. C. D. E. F. G. H. I.

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulisan makala yang berjudul “Hukum Islam tentang Muamalah” dapat terselesaikan tepat waktu . Ucapan terimakasih tak lupa penulis sampaikan kepada guru matapelajaran Agama Islam yang telah membimbing dalam penulisan ini . Makalah ini merupakan tugas individu dalam mata pelajaran AgamaIslam. Adapun tujuan wawasan diberikannya Hukum Islam tugas tentang makalah Muamalah ini dan yaitu yang untuk berhubungan menambah dengannya.

Walaupun dalam penyusunan dan penulisan makalah ini penulis menemukan beberapa kesulitan, namun akhirnya penyusunan dan penulisan makalah ini dapat terselesaikan.

serta usaha perbankan dan asuransi islami. Darlen Darwis Penulis BAB I PENDAHULUAN A. seperti jual beli. firma.. Dari pengertian muamalah tersebut ada yang berpendapat bahwa muamalah hanya menyangkut permasalahan hak dan harta yang muncul dari transaksi anatara seseorang dengan orang lain atau anatara . yayasan. sewa menyewa. Guru Pembimbing Jambi.Latar Belakang Masalah Dalam buku Ensiklopedia Islam Jilid 3 halaman 245 dijelaskan bahwa muamalah merupakan bagian dari hukum islam yang mengatur hubungan antar seseorang dengan orang lain. bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi penulis. Amin………………. baik seseorang itu pribadi tertentu maupun berbentuk badan hukum. perserikatan dibidang pertanian dan perdagangan. Drs. sehingga kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan khususnya pada dari uru matapelajaran Harapan Agama kami Islam semoga untuk penulisan dijadikan makalah pedoman ini bisa penulisan berikutnya. H. sepeti peresoan.Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat kekurangan. Contoh hukum islam yang termasuk muamalah. dan negara.

Tujuan umum Secara umum pembuatan makalah ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami Hukum Islam tentang Muamalah 2.Tujuan 1. C.seseorang dan badan hukum.Tujuan khusus Tujuan khusus pembuatan makalah ini yaitu untuk mengikuti prosedur pengajaran dalam mata pelajaran Agama Islam . atau antara badan hukum yang satu dan badan hukum yang lain. Apakah yang dimaksud dengan Muamalah B.Manfaat . Bagaimanakah Sistem Lembaga Keuangan non Bank yang sesuai dengan Prinsip Hukum Islam Bagaimanakah Perilaku yang Mencerminkan Kepatuhan Terhadap Hukum Islam tetang Kerjasama Ekonomi J. Bagaimanakah penerapan transaksi ekonomi dalam Islam D.Rumusan Masalah A. Apa saja asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam C. Bagaimana Perbankan yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam H. B. Apakah yang dimaksud dengan Mudarabah (bagi hasil) G. D. Bagaimanakah Sistem Asuransi yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam I. Bagaimanakah Hukum Islam tentang Kerja sama Ekonomi (Syirkah) F. Apakah yang dimakasud dengan Riba E.

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Dijelaskan bahwa dalam setiap transaksi ada beberapa prinsip dasar (asas-asas) yang diterapkan syara’. AlMa’idah. Setiap transaksi pada dasarnya mengikat orang (pihak) yang melakukan transaksi. ASAS-ASAS TRANSAKSI EKONOMI DALAM ISLAM Ekonomi adalah sesuatu yang berkaitan dengan cita-cita dan usaha manusia untuk meraih kemakmuran. misalnya dalam jual beli. Transaksi ekonomi maksudnya perjanjian atau akad dalam bidang ekonomi. S. yaitu: 1. Contohnya transaksi jual beli. urusan bercocok tanam. (Lihat Q. agama Islam memberikan peraturan yang sebaik-baiknya aturan. Dengan demikian akan terjadi suatu kehidupan yang teratur dan menjadi ajang silaturrahmi yang erat. yaitu untuk mendapatkan kepuasan dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya. muamalah ialah tukar menukar barang atau sesuatu yang memberi manfaat dengan cara yang ditentukan.Menambah pengetahuan Hukum Islam tentang Muamalah. bertolong-tolongan. 5: 1!) . B. sewa menyewa. maka agar semuanya dapat berjalan dengan lancar dan teratur. kecuali apabila transaksi itu menyimpang dari hukum syara’. upah mengupah. Yang termasuk dalam hal muamalah adalah jual beli. masing-masing berhajat kepada yang lain. pinjam meminjam. tukar menukar keperluan dalam urusan kepentingan hidup baik dengan cara jual beli. sewa menyewa. kerjasama di bidang pertanian dan perdagangan.MUAMALAH A. sewa-menyewa. BAB II PEMBAHASAN A. Agar hak masing-masing tidak sia-sia dan guna menjaga kemaslahatan umat. Pengertian Muamalah Menurut fiqih. berserikat dan lain-lain. misalnya memperdagangkan barang haram. pinjam meminjam atau suatu usaha yang lain baik bersifat pribadi maupun untuk kemaslahatan umat.

dilandasi dengan niat yang baik dan ikhlas karena Allah SWT.R. tanpa ada paksaan dari pihak mana pun. Dan janganlah kamu membunuh dirimu 287. janganlah kami saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. 2. tidak menyimpang dari hukum syara’ dan adab sopan santun. kecuali yang akan dibacakan kepadamu. 3. sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. dst. Muslim) 5. Dihalalkan bagimu binatang ternak. Islam mewajibkan agar setiap transaksi. sehingga terhindar dari segala bentuk penipuan. Adat kebiasaan atau ’urf yang tidak menyimpang dari syara’. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji. An-Nisa’ 4: 29!) yaa ayyuhaa alladziina aamanuu laa ta/kuluu amwaalakum baynakum bialbaathili illaa an takuuna tijaaratan 'an taraadin minkum walaa taqtuluu anfusakum inna allaaha kaana bikum rahiimaan Artinya : [4:29] Hai orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. Setiap transaksi dilakukan secara sukarela.yaa ayyuhaa alladziina aamanuu awfuu bial'uquudi uhillat lakum bahiimatu al-an'aami illaa maa yutlaa 'alaykum ghayra muhillii alshshaydi wa-antum hurumun inna allaaha yahkumu maa yuriidu Artinya : [5:1] Hai orang-orang yang beriman. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Hadis Nabi SAW menyebutkan: ”Nabi Muhammad SAW melarang jual beli yang mengandung unsur penipuan. 4.” (H. (Lihat Q. penuhilah aqad-aqad itu 388.S. boleh digunakan untuk menentukan batasan atau kriteria-kriteria dalam . Syarat-syarat transaksi dirancang dan dilaksanakan secara bebas tetapi penuh tanggung jawab.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. PENERAPAN TRANSAKSI EKONOMI DALAM ISLAM 1. Jual beli hukumnya mubah. baik dari pihak penjual maupun pihak pembeli. Artinya. yakni memperoleh mardatillah (keridaan Allah SWT) akan terwujud. maka kelak kamu akan mengetahui. hal tersebut diperbolehkan sepanjang suka sama suka. bekerjalah sesuai dengan keadaanmu. dalam akad sewa-menyewa rumah. jual beli adalah penukaran harta (dalam pengertian luas) atas dasar saling rela atau tukar menukar suatu benda (barang) yang dilakukan antara dua pihak dengan kesepakatan (akad) tertentu atas dasar suka sama suka (lihat QS Az Zumar : 39. lihat Al-qur. sesungguhnya aku akan bekerja (pula). kecuali dengan . Insya Allah jika asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam dilaksanakan. Allah SWT berfirman : qul yaa qawmi i'maluu 'alaa makaanatikum innii 'aamilun fasawfa ta'lamuuna Artinya : [39:39] Katakanlah: "Hai kaumku. maka tujuan filosofis yang luhur dari sebuah transaksi. Allah berfirman. C. (QS Az Zumar : 39) Jual beli dalam bahasa Arab terdiri dari dua kata yang mengandung makna berlawanan yaitu Al Bai’ yang artinya jual dan Asy Syira’a yang artinya Beli.transaksi. Hukum Jual Beli Orang yang terjun dalam bidang usaha jual beli harus mengetahui hukum jual beli agar dalam jual beli tersebut tidak ada yang dirugikan. At Taubah : 103.an on line di gogle Artinya : “Hai orang-orang yang beriman. manusia harus berusaha mencari karunia Allah yang ada dimuka bumi ini sebagai sumber ekonomi. Menurut istilah hukum Syara. hud : 93) 1. Jual Beli Manusia dijadikan Allah SWT sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu dengan yang lain. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil. Misalnya.

Penjual atau pembeli melakukan jual beli dengan kehendak sendiri. ‫)ﺇﻨﻤﺎ ﺍﻟﺒﻴﻊ ﺗﺮﺍﺩ ) ﺮﻮﺍﻩ ﺍﻠﺒﺨﺎﺮﻯ‬ Artinya : “Sesungguhnya jual beli itu hanya sah jika suka suka sama suka. Apabila ada paksaan.” (HR Bukhari) ‫)ﺃﻠﺒﻴﻌﺎﻥ ﺑﺎ ﻟﺨﻴﺎﺭ ﻣﺎ ﻟﻢ ﻴﺘﻔﺮﻗﺎ ) ﺮﻮﺍﻩ ﺍﻠﺒﺨﺎﺮﻯ ﻭ ﻤﺴﻠﻢ‬ Artinya : “ Dua orang jual beli boleh memilih akan meneruskan jual beli mereka atau tidak. Pernyataan ijab kabul tidak harus menggunakan kata-kata khusus. Sebelum akad terjadi. atau salah satu diantara keduanya. misalnya saya menjual mobil ini dengan harga 25 juta rupiah. aku beli.” (HR Bukhari dan Muslim) Dari hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa apabila seseorang melakukan jual beli dan tawar menawar dan tidak ada kesesuaian harga antara penjual dan pembeli. aku ambil. misalnya saya membeli mobil ini dengan harga 25 juta rupiah. a. Contohnya. kemudian salah satu dari mereka atau keduanya telah meninggalkan tempat akad. aku jual. selama keduanya belum berpisah dari tempat akad. Dalam pelaksanaan jual beli. Rukun dan syarat Jual Beli Rukun dan syarat jual beli adalah ketentuan-ketentuan dalam jual beli yang harus dipenuhi agar jual belinya sah menurut syara’ (hukum Islam). Apabila akad (kesepakatan) jual beli telah dilaksanakan dan terjadi pembayaran. si pembeli boleh memilih akan meneruskan jual beli tersebut atau tidak. Yang diperlukan ijab kabul adalah saling rela (ridha) yang direalisasikan dalam bentuk kata-kata. dan aku terima. 2. jual beli tersebut tidak sah.jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu. tidak ada paksaan kepada keduanya. Ijab kabul jual beli juga sah dilakukan dalam . aku berikan. biasanya telah terjadi proses tawar menawar terlebih dulu. keduanya tidak boleh membatalkan jual beli yang telah disepakatinya. Penjual atau pembeli harus dalam keadaan sehat akalnya Orang gila tidak sah jual belinya. Syarat Ijab dan Kabul Ijab adalah perkataan untuk menjual atau transaksi menyerahkan.”(QS An Nisa : 29 Hadis nabi Muhammad SAW menyatakan sebagai berikut. b. minimal ada tiga rukun yang perlu dipenuhi. Kabul adalah ucapan si pembeli sebagai jawaban dari perkataan si penjual.

baik dari segi promosi barang atau penetapan harganya. c. atau orang yang melakukan transaksi itu diwakilkan. Benda yang diperjualbelikan 1) Barang yang diperjualbelikan harus memenuhi sarat sebagai berikut. yaitu penjual yang suka bersumpah. 1. Jula beli seperti itu sah saja. Yang dimaksud amanat adalah mengembalikan hak apa saja kepada pemiliknya. barang yang dijadikan nilai tukar bukan barang yang diharamkan syara. Orang yang tidak melaksanakan amanat dalam islam sangat dicela. Di zaman modern saat ini. jual beli dilakukan dengan cara memesan lewat telepon. 3. Bisa diserahkan waktu akad. . sekalipun secara hukum 3. Seorang muslim dituntut untuk berlaku benar. dan pemimpin yang zalim. Harga yang disepakati harus jelas jumlahnya 2. apabila si pemesan sudah tahu pasti kualitas barang pesanannya dan mempunyai keyakinan tidak ada unsur penipuan. Dusta dalam berdagang sangat dicela terlebih jika diiringi sumpah atas nama Allah. seperti dalam jual beli. “Empat macam manusia yang dimurkai Allah. Sebaliknya. dusta merupakan perilaku orang munafik. Perilaku atau sikap yang harus dimiliki oleh penjual a. Oleh karena itu.Syarat Nilai Tukar (Harga Barang) As-samn adalah harga pasar yang berlaku di tengah-tengah masyarakat secara aktual. salah satu karakter pedagang yang terpenting dan diridhai Allah adalah berlaku benar. 2) Suci atau bersih dan halal barangnya 3) Barang yang diperjualbelikan harus diteliti lebih dulu 4) Barang yang diperjualbelikan tidak berada dalam proses penawaran dengan orang lain 5) Barang yang diperjualbelikan bukan hasil monopoli yang merugikan 6) Barang yang diperjualbelikan tidak boleh ditaksir (spekulasi) 7) Barang yang dijual adalah milik sendiri atau yang diberi kuasa 8) Barang itu dapat diserahterimakan d. orang tua renta yang berzina. orang miskin yang congkak. Menepati Amanat Menepati amanat merupakan sifat yang sangat terpuji.bentuk tulisan dengan sarat bahwa kedua belah pihak berjauhan tempat. As-Sir adalah modal barang yang seharusnya diterima para pedagang sebelum dijual ke konsumen. Berlaku Benar (Lurus) Berperilaku benar merupakan ruh keimanan dan ciri utama orang yang beriman. Jual beli barter (muqayyadah).”(HR Nasai dan Ibnu Hibban) b.

kecuali Lawan sifat jujur adalah menipu atau curang. kualitas. Firman Allah lihat Al-qur. kuantitas.a berkata seorang lelaki mengadu kepada rasulullah SAW sebagai berikut “ katakanlah kepada si penjual. Syu’aib.an on line di gogle wa-ilaa madyana akhaahum syu'ayban qaala yaa qawmi u'buduu allaaha maa lakum min ilaahin ghayruhu qad jaa-atkum bayyinatun min rabbikum fa-awfuu alkayla waalmiizaana walaa tabkhasuu alnnaasa asyyaa-ahum walaa tufsiduu fii al-ardhi ba'da ishlaahihaa dzaalikum khayrun lakum in kuntum mu/miniina Artinya : Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan saudara mereka. atau menonjolkan keunggulan barang tetapi menyembunyikan cacatnya. dan kuantitas barang yang diperjual belikan adalah perintah Allah SWT. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman.Hal-hal yang harus disampaikan ketika berdagang adalah penjual atau pedagang menjelaskan ciri-ciri. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. seorang pedagang harus berlaku jujur. ukuran kualitas. tidak boleh seorang muslim apabila ia berdagang dengan diterangkannya. Hadis lain meriwayatkan dari umar bin khattab r. Jujur Selain benar dan memegang amanat. c. Sikap jujur dalam hal timbangan. Ia berkata: “Hai kaumku. baik yang diketahui maupun yang tidak diketahui.” saudaranya dan menemukan cacat. timbangan. dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. seperti mengurangi takaran. jangan menipu! . kualitas. sembahlah Allah. sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya : “Muslim itu adalah saudara muslim. Kejujuran merupakan salah satu modal yang sangat penting dalam jual beli karena kejujuran akan menghindarkan diri dari hal-hal yang dapat merugikan salah satu pihak. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya. dan harga barang dagangannya kepada pembeli tanpa melebih-lebihkannya. Hal itu dimaksudkan agar pembeli tidak merasa tertipu dan dirugikan.” (QS Al A’raf : 85) Sikap jujur pedagang dapat dicontohkan seperti dengan menjelaskan cacat barang dagangan.

Jual beli yang sahih Adalah jual beli yang memenuhi rukun dan syarat yang ditentukan. Khiar Khiar artunya boleh memilih satu diantara dua yaitu meneruskan kesepakatan (akad) jual beli atau mengurungkannya (menarik kembali atau tidak jadi melakukan transaksi jual beli). atau salah satu melakukan khiar. Kecacatan itu sudah ada sebelumnya. Yang artinya : “Jika dua orang lakilaki mengadakan jual beli. Setelah hari yang ditentukan tiba. Jual beli sesuatu yang tidak ada. Khiar majelis ini berlaku pada semua macam jual beli. namun tidak diketahui oleh si penjual maupun si pembeli. maka masing-masing boleh melakukan khiar selama mereka belum berpisah dan mereka masih berkumpul.”(HR Muslim) d. kemudian mereka sepakat dengan khiar tersebut. Jual beli yang batil Adalah jual beli yang tidak terpenuhi salah satu atau seluruh rukun dan syarat yang ditentukan Macam-macam jual beli yang batil yaitu: 1. 2) Khiar Syarat Khiar syarat adalah suatu pilihan antara meneruskan atau mengurungkan jual beli setelah mempertimbangkan satu atau dua hari. Macam-macam Jual Beli a. maka jual beli harus ditegaskan untuk dilanjutkan atau diurungkan. b. Masa khiar syarat selambat-lambatnya tiga hari 3) Khiar Aib (cacat) Khiar aib (cacat) adalah si pembeli boleh mengembalikan barang yang dibelinya. maka jual beli yang demikian itu sah. Ada tiga macam khiar yaitu sebagai berikut : 1) Khiar Majelis Khiar majelis adalah si pembeli an penjual boleh memilih antara meneruskan akad jual beli atau mengurungkannya selama keduanya masih tetap ditempat jual beli. apabila barang tersebut diketahui ada cacatnya. . selalu diingatkannya jangan menipu. Hadis nabi Muhammad SAW.Maka sejak itu apabila dia melakukan jual beli.” (HR Mutafaqun alaih) 4.

Yang berpiutang (yang meminjami) dan yang berutang (peminjam). 3. Jual beli al-majhul (benda atau barangnya secara global tidak diketahui). Jual beli ajal (al-ajl) 2. Jual beli buah-buahan atau padi-padian yang belum sempurna matangnya 4. IJARAH . maka uang yang telah diberikan kepada penjual menjadi hibah bagi penjual) 7. air danau. Simpan Pinjam Rukun dan syarat utang piutang atau pinjam meminjam. jika barang yang sudah dibeli dikembalikan oleh pembeli. air laut dan air yang tidak boleh dimiliki seseorang 8. menurut hukum Islam adalah: a. Menjual barang yang tidak bisa diserahkan kepada pembeli 3. Jual beli al-‘arbun (jual beli yang bentuknya melalui perjanjian.2. dengan syarat kemajhulannya (ketidakjelasannya) itu bersifat menyeluruh 10. Jual beli air sungai. Jual beli benda-benda najis 6. Jual beli sebagian barang yang sama sekali tidak dapat dipisahkan dari satuannya 11. Barang (uang) yang diutangkan atau dipinajmakan adalah milik sah dari yang meminjamkan. Jual beli yang mengandung unsur penipuan 5. Jual beli yang bergantung pada suatu syarat tertentu 9. syaratnya sudah balig dan berakal sehat. b.

Ijarah yang bersifat pekerjaan ialah dengan cara mempekerjakan seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan. Rukun dan Syarat Ijarah 1. 28: 26. Definisi ijarah menurut ulama mazhab Syafi’i adalah transaksi tertentu terhadap suatu manfaat yang dituju.S. Ijarah yang bersifat manfaat. Objek ijarah merupakan sesuatu yang dihalalkan syara’. 43: 32. e.S. tertentu. 8. 3. dan sesuatu yang bernilai harta. 7. Dasar Hukum Ijarah Al-Qur’an yang dijadikan dasar hukum ijarah ialah Q. 65: 6 dan Q. Kedua belah pihak tsb bertransaksi dengan kerelaan (Q. Barang yang akan disewakan (objek ijarah) diketahui kondisi dan manfaatnya oleh penyewa. c. 2. Ex: tukang jahit. d. At-Talaq. Sifat Akad/Transaksi Ijarah . Objek ijarah adalah sesuatu yang biasa disewakan. seperti sewa-menyewa. An-Nisa’. bersifat mubah dan bisa dimanfaatkan dengan imbalan tertentu. 5. b.dsb. Upah/sewa dalam transaksi ijarah harus jelas. 6. Macam-macam ijarah 1.a. Kedua orang yang bertransaksi (akad) sudah balig dan berakal sehat. Hal yang disewakan tidak termasuk suatu kewajiban bagi penyewa. 4. Objek ijarah bisa diserahkan dan dipergunakan secara langsung dan tidak bercacat. Pengertian Berasal dari bahasa Arab yang artinya upah atau imbalan. 2.4: 29).S Al-Qasas. Az-Zukhruf.

” (HR Ibnu Majah) .Jumhur ulama berpendapat bahwa akad/transaksi ijarah bersifat mengikat. tidak ada seorang pun. kecuali ada cacat. Zufar bin Hudailbin Qais al-Kufi (wafat 158 H/775 M). Berakhirnya Akad Ijarah Akan berakhir apabila: (1) Objek ijarah hilang/musnah. apakah dari sumber yang halal atau haram. Kalau ia memakannya secara langsung ia akan terkena debunya. Manusia berlomba-lomba untuk memperoleh harta kekayaan sebanyak mungkin. f. Mereka tidak memperdulikan dari mana datangnya harta yang didapat. Tanggung Jawab Orang yang Diupah/Digaji Ulama fikih sepakat bila objek yang dikerjakan rusak di tangan pekerja bukan karena kelalaiannya dan tidak ada unsur kesengajaan. Penjual jasa bila melakukan suatu kesalahan sehingga benda orang yang sedang diperbaikinya mengalami kerusakan bukan karena kelalaian maka menurut Imam Abu Hanifah. Salah satu contoh perolehan harta yang haram adalah sesuatu yang berasal dari pekerjaan memungut riba. Rukun ijarah ada 4.a ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : Akan tiba suatu zaman. RIBA Bagi manusia yang tidak memiliki iman. Sigat/ijab kabul D. Hadis nabi Muhammad SAW menyatakan sebagai berikut. Manfaat d. Yang artinya : “Dari Abu Hurairah r. yaitu: a. g. atau barang tersebut tidak bisa dimanfaatkan. Orang yang berakad b. segala sesuatunya selalu dinilai dengan harta (materialisme). kecuali ia memakan harta riba. ulama Mazhab Hambali dan Syafi’i tidak dapat dituntut ganti rugi. maka pekerja tidak dapat dituntut ganti rugi. (2) Habisnya tenggang waktu yang disepakati dalam akad/transaksi ijarah. Sewa/imbalan c.

000 pada hari senin. Contohnya. Orang yang kembali (mengambil riba). pinjaman.200. lalu terus berhenti (dari mengambil riba). infak dan sedekah. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya. (QS Al Baqarah : 275) Allah telah melarang hamba-Nya untuk memakan riba. maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka. atau sewa menyewa. Fauzi harus mengembalikan uang tersebut dengan tambahan 2 %. Jadi hari berikutnya Fauzi harus mengembalikan hutangnya menjadi Rp 10. Riba menurut istilah syarak ialah suatu akad perjanjian yang terjadi dalam tukar menukar suatu barang yang tidak diketahui syaraknya. Riba dapat terjadi pada hutang piutang. padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.Kata riba (ar riba) menurut bahasa yaitu tambahan (az ziyadah) atau kelebihan.an on line di gogle alladziina ya/kuluuna alrribaa laa yaquumuuna illaa kamaa yaquumu alladzii yatakhabbathuhu alsysyaythaanu mina almassi dzaalika biannahum qaaluu innamaa albay'u mitslu alrribaa wa-ahalla allaahu albay'a waharrama alrribaa faman jaa-ahu maw'izhatun min rabbihi faintahaa falahu maa salafa wa-amruhu ilaa allaahi waman 'aada faulaa-ika ash-haabu alnnaari hum fiihaa khaaliduuna Artinya : Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan). Fauzi meminjam uang sebesar Rp 10. Disepakati dalam setiap satu hari keterlambatan. adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat). dan urusannya (terserah) kepada Allah. mereka kekal di dalamnya. gadai. Keadaan mereka yang demikian itu. Allah SWT berfirman. lihat Al-qur. Atau dalam tukar menukar itu disyaratkan menerima salah satu dari dua barang apabila terlambat. sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Allah SWT berfirman : . Allah juga menjanjikan untuk melipatgandakan pahala bagi orang yang ikhlas mengeluarkan zakat. Kelebihan atau tambahan ini disebut dengan riba.

Riba nasiah Riba nasiah yaitu tukar menukar barang yang sejenis maupun yang tidak sejenis atau jual beli yang pembayarannya disyaratkan lebih oleh . 3.” (QS Ali Imran : 130) Hadis nabi Muhammad SAW yang artinya : “Dari Jabir r. 1. 2.a ia berkata : Rasulullah SAW telah melaknati orang-orang yang memakan riba. dan ada kelebihan yang disyaratkan oleh yang menukarkan. orang yang menyaksikannya. yaitu sebagai berikut.yamhaqu allaahu alrribaa wayurbii alshshadaqaati waallaahu laa yuhibbu kulla kaffaarin atsiimin Artinya : “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran. Barang yang ditukarkan harus sama Timbangan atau takarannya harus sama Serah terima harus pada saat itu juga. Ulama fikih membagi riba menjadi empat bagian. Contohnya tukar menukar emas dengan emas atau beras dengan beras. 1. 2. mereka itu semua sama saja. orang yang menjadi wakilnya (orang yang memberi makan hasil riba). janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah Supaya kamu mendapat keberuntungan. Supaya tukar menukar seperti ini tidak termasuk riba harus memenuhi tiga syarat sebagai berikut. orang yang menuliskan. Riba fadal Riba fadal yaitu tukar menukar dua buah barang yang sama jenisnya.” (HR Muslim) Beberapa ayat dan hadis yang telah disebutkan menunjukan bahwa Islam sangat membenci perbuatan riba dan menganjurkan kepada umatnya agar didalam mencari rezeki hendaknya menempuh cara yang halal. dan (selanjutnya) nabi bersabda.” (QS Al Baqarah : 276) yaa ayyuhaa alladziina aamanuu laa ta/kuluu alrribaa mudaa'afatan waittaquu allaaha la'allakum tuflihuuna adh'aafan Artinya : “Hai orang-orang yang beriman. namun tidak sama ukurannya yang disyaratkan oleh orang yang menukarnya. dan selalu berbuat dosa.

2. yaitu: 1) tunai dan 2) timbang terima dalam akad (ijab kabul) sebelum meninggalkan majelis akad. salim membeli arloji seharga Rp 500. penjual dan pembeli tersebut telah berpisah sebelum serah terima barang itu. Riba dapat menimbulkan permusuhan antar pribadi dan mengikis habis semangat kerja sama atau saling menolong sesama manusia. Islam menghargai kerja keras dan menghormati orang yang suka bekerja keras sebagai saran pencarian nafkah. Jual beli ini dinamakan riba yad Berikut syarat-syarat jual beli agar tidak menjadi riba. Menjual sesuatu yang sejenis ada tiga syarat. Riba yad Riba yad yaitu berpisah dari tempat akad jual beli sebelum serah terima. Oleh penjualnya disyaratkan membayarnya tahun depan dengan harga Rp 525.penjual dengan waktu yang dilambatkan. membenci orang yang mengutamakan kepentingan diri sendiri atau egois. a.000 3. serta orang yang mengeksploitasi orang lain. demikian juga belahan dunia Islam (muslim world) lainnya telah menerapkan sistem perekonomian yang berbasis nilai-nilai dan prinsip syariah ( Islamic economic system) untuk dapat diterapkan dalam segenap aspek kehidupan bisnis dan transaksi . 4. Sifat riba sangat buruk sehingga Islam menyerukan agar manusia suka mendermakan harta kepada saudaranya dengan baik jika saudaranya membutuhkan harta.000. 3. dan 3) timbang terima dalam akad (ijab kabul) sebelum meninggalkan majelis akad. Misalnya. orang yang membeli suatu barang sebelum ia menerima barang tersebut dari penjual. Adapun sebab diharamkannya karena memiliki bahaya yang sangat besar antara lain sebagai berikut. Contohnya. yaitu: 1) serupa timbangan dan banyaknya 2) tunai. E. Riba merupakan salah satu bentuk penjajahan atau perbudakan dimana satu pihak mengeksploitasi pihak yang lain. Padahal. b. Menjual sesuatu yang berlainan jenis ada dua syarat. Riba dapat menimbulkan tumbuh suburnya mental pemboros yang tidak mau bekerja keras dan penimbun harta di tangan satu pihak. terutama Islam menyeru kepada manusia untuk saling tolong menolong. semua agama. 1. Riba diharamkan oleh semua agama samawi. HUKUM ISLAM TENTANG KERJA SAMA EKONOMI (SYIRKAH) Saat ini umat Islam Indonesia.

Dalam musyarakah ini. a. 1. Keinginan ini didasari oleh kesadaran untuk menerapkan Islam secara utuh dan total.ekonomi umat. b. atau mereka kumpulkan diantara mereka. Pengertian Musyarakah Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana atau amal (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Berdasarkan dalil-dalil diatas. Jenis-jenis musyarakah Ada dua jenis musyarakah yakni musyarakah pemilikan dan musyarakah akad (kontrak) 1) Musyarakah pemilikan tercipta karena warisan. berbagi dalam sebuah aset nyata dan berbagi pula keuntungan yang dihasilkan oleh aset tersebut. Dasar Hukum Landasan hukum dari musyarakah ini antara lain : ‫ﻔﻫﻢ ﺸﺮﻛﺎﺀ ﻓﻲ ﺛﻠﺙ‬ Artinya : “… maka mereka berserikat pada sepertiga …” (QS An Nisa : 12) Bersabda Rasulullah yang artinya : “Dari Abu Hurairah. kepemilikan dua orang atau lebih. Syarat-syarat musyarakah Dalam bersyarikah ada 5 syarat ayng harus dipenuhi yaitu sebagai berikut. kemudian diinvestasikan dalam perdagangan.” (HR Abu Daud) Hadis tersebut menunjukkan kecintaan Allah kepada hambahambanya yang melakukan perkongsian atau kerja sama selama pihakpihak yang bekerja sama tersebut saling menjunjung tinggi amanat kebersamaan dan menjauhi pengkhianatan. . Rasulullah SAW bersabda : sesungguhnya Allah azza wajalla berfirman : Aku pihak ketiga dari dua orang yang berserikat selama salah satunya tidak menghianati lainnya. atau kondisi lainnya yang mengakibatkan pemilikan satu aset oleh dua orang atau lebih. atau pertanian dan lain-lain sepanjang sesuai dengan kesepakatan bersama dan hal tersebut hukumnya boleh. wasiat. industri. c. 1) Benda (harta dinilai dengan uang) 2) Harta-harta itu sesuai dalam jenis dan macamnya 3) Harta-harta dicampur 4) Satu sama lain membolehkan untuk membelanjakan harta itu 5) Untung rugi diterima dengan ukuran harta masing-masing. musyarakah ( syirkah) dapat diartikan dua orang atau lebih yang bersekutu (berserikat) dimana uang yang mereka dapatkan dari harta warisan.

mufawadah. Keuntungan usaha secara mudarabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. Mereka membeli barang secara kredit dari suatu perusahaan dan menjual barang tersebut secara tunai.Dasar Hukum Secara umum landasan dasar syariah mudarabah lebih mencerminkan anjuran untuk melakukan usaha. sedangkan apabila rugi ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian itu bukan akibat kelalaian si pengelola. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalaian si pengelola. 1. Pada lembaga keuangan khusus yang dibolehkan melakukan investasi dalam kepemilikan perusahaan. nasabah mengembalikan dana tersebut bersama bagi hasil yang telah disepakati 2. Misal dua orang arsitek menggarap sebuah proyek d) Syirkah wujuh adalah kontrak antara dua orang atau lebih yang memiliki reputasi dan prestise baik dalam bisnis. keuntungan dan kerugian dibagi secara sama besar c) Syirkah a’mal adalah kontrak kerjasama dua orang seprofesi untuk menerima pekerjaan secara bersama dan berbagi keuntungan dari pekerjaan itu. sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola. Musyarakah biasanya diaplikasikan untuk pembiayaan dimana nasabah dan bank sama-sama menyediakan dana untuk membiayai proyek tersebut. penerapan musyarakah dapat berwujud hal-hal berikut ini. 1. dan mudarabah a) Syirkah ‘inan adalah kontrak antara dua orang atau lebih. Penanaman modal dilakukan untuk jangka waktu tertentu dan setelah itu bank melakukan divestasi atau menjual bagian sahamnya. Keuntungan dan kerugian dibagi berdasarkan jaminan yang disediakan masing-masing. Pembiayaan proyek. baik secara singkat maupun bertahap. Pada bidang perbankan misalnya. Hal ini tampak dalam ayat dan hadis . Setiap pihak memberikan dana yang jumlahnya sama dan berpartisipasi dalam kerja. musyarakah diterapkan dalam skema modal ventura. Setelah proyek itu selesai. Mereka pun sepakat berbagi keuntungan dan kerugian. si pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Musyarakah akad terbagi menjadi ‘inan. a’mal. Modal ventura. keuntungan dan kerugian yang dibagi sesuai dengan kesepakatan diantara mereka b) Syirkah mufawadah adalah kontrak kerja sama antara dua orang atau lebih. MUDARABAH (BAGI HASIL) Mudarabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (sahibul mal) menyediakan seluruh (100 %) modal.2) Musyarakah akad tercipta dengan cara kesepakatan dimana dua orang atau lebih setuju bahwa tiap orang dari mereka memberikan modal musyarakah. Setiap pihak memberikan suatu porsi dari keseluruhan dana dan berpartisipasi dalam kerja. F. wujuh.

. tabungan kurban. mudarabah biasanya diterapkan untuk bidang-bidang berikut. a. Mudarabah Muqayyadah Mudarabah muqayyadah adalah kebalikan dari mudarabah mutlaqah. Jenis-jenis mudarabah Secara umum. Sisa penghimpunan dana mudarabah biasanya diterapkan pada bidang-bidang berikut ini. Adanya pembatasan ini seringkali mencerminkan kecenderungan umum si Sahibul Mal dalam memasuki jenis dunia usaha. Jika menyalahi peraturan tersebut. yaitu dengan tabungan yang dimaksudkan untuk tujuan khusus. Mudarabah dan kaitannya dengan dunia perbankan biasanya diterapkan pada produk-produk pembiayaan dan pendanaan. Disampaikan syarat syarat tersebut kepada rasulullah SAW. Hadis nabi Muhammad yang artinya : “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Abbas bin Abdul Muthalib jika memberikan dana ke mitra usahanya secara mudarabah mensyaratkan agar dananya tidak dibawa mengarungi lautan. Pembiayaan modal kerja. waktu. dan deposito berjangka. mudarabah terbagi menjadi dua jenis yakni mudarabah mutlaqah dan mudarabah muqayyadah.berikut ini. 1. 1. Si Mudarib dibatasi dengan batasan jenis usaha. Mudarabah mutlaqah Mudarabah mutlaqah adalah bentuk kerjasama antara pemilik modal (sahibul mal) dan pengelola (mudarib) yang cakupannya sangat luas dan tidak dibatasi oleh spesifikasi jenis usaha. dan daerah bisnis. waktu. yaitu sumbe investasi yang khusus dengan penyaluran yang khusus pula dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh sahibul mal. a. Investasi khusus disebut juga mudarabah muqayyadah.”(HR Tabrani). Dan rasulullah pun membolehkannya. maka yang bersangkutan bertanggung jawab atas dana tersebut. Allah berfirman dalam surat al-Muzammil yang artinya : “… dan dari orang-orang yang berjalan dimuka bumi mencari sebagian karunia Allah SWT…” (Al Muzammil : 20) Adanya kata yadribun pada ayat diatas dianggap sama dengan akar kata mudarabah yang berarti melakukan suatu perjalanan usaha. seperti modal kerja perdagangan dan jasa b. Adapun dari sisi pembiayaan. Surah tersebut mendorong kaum muslim untuk melakukan upaya atau usaha yang telah diperintahkan Allah SWT. Tabungan berjangka. Dalam pembahasan fikih ulama salafus saleh seringkali dicontohkan dengan ungkapan if’al ma syi’ta (lakukan sesukamu) dari sahibul mal ke mudarib yang memberi kekuasaan sangat besar. atau tempat usaha. atau membeli ternak. menuruni lembah yang berbahaya. b. seperti tabungan haji.

Hukum kerja sama tersebut diatas diperbolehkan sebagian besar para sahabat. tapi dia tidak dapat memeliharanya. Mudaroban yang berkaitan dengan dunia Pertanian ialah : Musaqah. Adapun pada mukhabarah. zakat wajib atas keduanya yang diambil dari jumlah pendapatan sebelum dibagi. Kalau benih dari keduanya. sedangkan benih(bibit tanaman)nya dari pekerja (petani). Penghasilan yang didapat dari upah tidak wajib dibayar zakatnya. Muzaraah Muzaraah adalah kerjasama dalam pertanian berupa paroan sawah atau ladang seperdua atau sepertiga atau lebih atau kurang. tapi terampil bekerja. ada orang yang tidak mempunyai kebun. Musaqah (paroan kebun) Yang dimaksud musaqah adalah bentuk kerja sama dimana orang yang mempunyai kebun memberikan kebunnya kepada orang lain (petani) agar dipelihara dan penghasilan yang didapat dari kebun itu dibagi berdua menurut perjanjian sewaktu akad Musaqah dibolehkan oleh agama karena banyak orang yang membutuhkannya. baik dari buah-buahan atau hasil petani (palawija). Ada orang yang mempunyai kebun.2. mereka akan diberi sebagian dari penghasilannya. sedangkan petani hanya mengambil upah bekerja. Zakat hasil paroan ini diwajibkan atas orang yang punya benih. Hadis menjelaskan sebagai berikut yang artinya : “Dari Ibnu Umar: Sesungguhnya nabi Muhammad SAW telah memberikan kebun beliau kepada penduduk khaibar agar dipelihara oleh mereka dengan perjanjian. Sebaliknya. Muzaraah. pada muzaraah zakat wajib atas petani yang bekerja karena pada hakekatnya dialah (si petani) yang bertanam. c. yang mempunyai tanah seolah-olah mengambil sewa tanahnya. dan Mukhabarah a. Oleh karena itu. Deposito spesial (special investment). Musaqah memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak yakni pemilik kebun dan pengelola sehingga samasama memperoleh hasil dari kerja sama tersebut. misalnya murabahah atau ijarah saja. tabi’in dan para imam . . zakat diwajibkan atas yang punya tanah karena pada hakekatnya dialah yang bertanam. sedangkan benihnya dari pemilik sawah/ladang. sedangkan pengantar dari sewaan tidak wajib mengeluarkan zakatnya.” (HR Muslim) b. yaitu dana dititipkan kepada nasabah untuk bisnis tertentu. Mukhabarah Mukhabarah kerjasama dalam pertanian berupa paroan sawah atau ladang seperdua atau sepertiga atau lebih atau kurang.

1. Kesadaran tentang larangan riba telah menimbulkan gagasan pembentukan suatu bank Islam pada dasawarsa kedua abad ke-20 diantaranya melalui pendirian institusi sebagai berikut. Jordan Islamic Bank di Yordania (1978) Bank non Islam yang disebut juga bank konvensional adalah sebuah lembaga keuangan yang fungsi utamanya menghimpun dana untuk disalurkan kepada yang memerlukan dana. tetapi Bank harus menjamin dapat mengembalikan dana itupada waktu pemiliknya (depositor) memerlukannya. Bank Pedesaan (Rural Bank) dan Bank Mir-Ghammar di Mesir tahun 1963 atas prakarsa seorang cendikiawan Mesir DR. Bank Islam menggunakan berbagai cara yang bersih dari unsur riba. Dengan mudarabah ini. Faisal Islamic Bank (1977) di Mesir 5. Dubai Islamic Bank (1973) di kawasan negara-negara Emirat Arab 3. dan surat berharga atau deposito. barang. Kuwait House of Finance di Kuwait (1977) 6. kedua belah pihak . Ekonomi Islam berbeda dengan ekonomiekonomi yang lain karena lahir atau berasal dari ajaran Islam yang mengharamkan riba dan menganjurkan sedekah. Wadiah atau titipan uang. Mudarabah adalah kerjasama antara pemilik modal dengan pelaksana atas dasar perjanjian profit and loss sharing. Bank tidak mencampuri manajemen perusahaan. dengan cara menerima deposito berupa uang. PERBANKAN YANG SESUAI DENGAN PRINSIP HUKUM ISLAM Lahirnya ekonomi Islam di zaman modern ini cukup unik dalam sejarah perkembangan ekonomi. Dibawah kerjasama syirkah ini. Bank Islam dapat memberikan tambahan modal kepada pengusaha untuk perusahaannya dengan perjanjian bagi hasil dan rugi yang perbandingannya sesuai dengan perjanjian misalnya. (QS Al Baqarah : 275-279) Sebagai pengganti sistem bunga. pihak Bank dan pihak pengusaha sama-sama mempunyai andil (saham) pada usaha patungan (joint ventura). dan surat-surat berharga sebagai amanat yang wajib dijaga keselamatannya oleh Bank Islam. Wadiah ini bisa diterapkan oleh Bank Islam dalam operasinya untuk menghimpun dana dari masyarakat. 2. Ahmad An Najjar 2. Islamic Development Bank (1975) di Saudi Arabia 4. Bank berhak menggunakan dana yang didepositokan itu tanpa harus membayar imbalannya. fifty-fifty. Syirkah (perseroan).G. baik perorangan atau badan usaha guna investasi dalam usaha-usaha yang produktif dan lain-lain dengan sistem bunga. 1. Sedangkan Bank Islam yang dikenal dengan Bank Syariah adalah sebuah lembaga keuangan yang menjalankan operasinya menurut hukum (syariat) Islam dan tidak memakai sistem bunga karena bunga dianggap riba yang diharamkan oleh Islam. antara lain sebagai berikut. 3. Oleh karena itu. Dalam mudarabah ini. barang.

Perkembangan pesat Bank-Bank Islam yang lazim disebut Bank syariah terjadi pada dasawarsa 70-an setelah terjadinya krisis minyak yang menimbulkan oil boom pada tahun 1971. Kehadiran Bank Syariah memiliki hikmah yang cukup besar. . Jabar Syariah. Bank Muamalat Indonesia (BMI) berdiri pada tanggal 1 mei 1992. (2) Peranan cendikiawan yang memiliki suatu konsep yang mengoperasionalkan ajaran agama yaitu zakat. Ahmad Dahlan. Bank Umum Syariah 2 yaitu BMI dan Bank Syariah Mandiri. Murabahah adalah jual beli barang dengan tambahan harga atau cost plus atas dasar harga pembelian yang pertama secara jujur. serta 89 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). pada hakikatnya suatu pihak ingin mengubah bentuk bisnisnya dari kegiatan pinjam meminjam menjadi transaksi jual beli. maupun asing yang beroperasi di Indonesia juga telah mengajukan izin dan menyiapkan diri untuk segera beroperasi menjadi Bank Syariah. Beliau memiliki gagasan membentuk lembaga amil (penghimpun dan pengelola zakat). Bank bisa membelikan atau menyediakan barang barang yang diperlukan oleh pengusaha untuk dijual lagi. Ide spirit yang bersumber pada ajaran Islam disebut juga modal masyarakat (Social Capital). Perkembangan perbankan syariah pada awalnya berjalan lebih lambat dibanding dengan Bank konvensional. 8 Bank umum yang membuka unit atau kantor cabang syariah yaitu Danamon Syariah. ZIS dapat dijadikan modal Bank. Berdasarkan statistik perbankan syariah mei 2003 dari Bank Indonesia tercatat. 5. hal ini juga pernah dipelopori oleh pemikiran dari KH. Dengan sistem murabahah ini. Beberapa bank konvensional dalam negeri. Dengan murabahah ini.berpartisipasi mengelola usaha patungan ini dengan menanggung untung rugi bersama atas dasar perjanjian profit and loss sharing (PLS Agreement). perkembangan pesat Bank syariah tersebut membuktikan bahwa: (1) ajaran Islam menggerakkan ide sosial ekonomi. Bank Islam dapat memberikan pinjaman tanpa bunga ( benevolent loan) kepada para nasabah yang baik. dan Bank minta tambahan harga atas harga pembeliannya. 4. sedekah (ZIS). Bukopin Syariah. Bank syariah pertama yang beroperasi di Indonesia adalah PT. diantaranya sebagai berikut. dan larangan riba. BII Syariah dll. infak. ialah si pemilik barang (dalam hal ini Bank) harus memberi informasi yang sebenarnya kepada pembeli tentang harga pembeliannya dan keuntungan bersih (profit margin) dari pada cost plus nya itu. Sampai dengan tahun 1998 hanya terdapat 1 Bank Umum Syariah dan 78 BPRS (Bank Perkreditan Rakyat Syariah). Qard hasan (pinjaman yang baik atau benevolent loan). terutama nasabah yang mempunyai deposito di Bank Islam itu sebagai slah satu pelayanan dan penghargaan Bank kepada para deposan karena mereka tidak menerima bunga atas depositonya dari Bank Islam. Syarat bisnis dengan murabahah ini.

misalnya biaya telegram. atau telex dalam memindahkan atau memberitahukan rekening nasabah. . termasuk asuransi jiwa. dan asuransi kesehatan) dan dalam berbagai aspek kehidupannya. Asuransi pada umumnya. Kini umat Islam di Indonesia dihadapkan kepada masalah asuransi dalam berbagai bentuknya (asuransi jiwa. Bank Islam dapat mengelola zakat di negara yang pemerintahannya belum mengelola zakat secara langsung. maka Bank Syariah menjadi alternatif untuk menyimpan uangnya. asuransi kecelakaan.. Bank Islam juga boleh memungut dan menerima pembayaran untuk hal-hal berikut. masalah tersebut perlu dikaji hukumnya karena tidak ada penjelasan yang mendalam didalam Al Qur’an atau hadis secara tersurat. Artinya. Umat Islam yang berpendirian bahwa bunga Bank konvensional adalah riba. a. sedangkan di dunia barat sudah dikenal sejak sekitar abad XIV M. Imam Ahmad dan ulama mujtahidin lainnya yang semasa dengan mereka (abad II dan III H atau VIII dan IX M) tidak memberi fatwa hukum terhadap masalah asuransi karena hal tersebut belum dikenal pada waktu itu. terutama dalam kegiatan bsinis dan perekonomiannya 4. Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap Bank non Islam yang menyebabkan umat Islam berada dibawah kekuasaan Bank sehingga umat Islam belum bisa menerapkan ajaran agamanya dalam kehidupan pribadi dan masyarakat. bagi hasil maupun yang lainnya 2. Membayar gaji para karyawan Bank yang melakukan pekerjaan untuk kepentingan nasabah dan sebagai sarana dan prasarana yang disediakan oleh Bank dan biaya administrasi pada umumnya. Imam Syafi’i. dan sebagainya b. H. 5. Imam Malik. baik dengan cara deposito. asuransi Syariah juga mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Para imam mazhab seperti Imam Hanafi. menurut pandangan Islam adalah termasuk masalah ijtihadiyah. Untuk menyelamatkan umat Islam dari praktik bunga yang mengandung unsur pemerasan (eksploitasi) dari si kaya terhadap si miskin atau orang yang kuat ekonominya terhadap yang lemah ekonominya.1. baik dalam kehidupan bisnis maupun kehidupan keagamaannya. Sistem asuransi di dunia Islam baru dikenal pada abad XIX M. telepon. SISTEM ASURANSI YANG SESUAI DENGAN PRINSIP HUKUM ISLAM Mengikuti sukses perbankan Syariah. tercatat sejumlah asransi konvensional yang membuka divisi Syariah yang terbukti mampu bersaing dengan asuransi lainnya. Bank juga dapat menggunakan sebagian zakat yang terkumpul untuk proyek-proyek yang produktif dan hasilnya untuk kepentingan agama dan umum. Sampai dengan tahun 2002. 3. Mengganti biaya-biaya yang langsung dikeluarkan oleh Bank dalam melaksanakan pekerjaan untuk kepentingan nasabah.

” (HR Bukhari danMmuslim) Secara operasional. . Membolehkan aasuransi yang bersifat sosial dan mengharamkan asuransi yang semata-mata bersifat komersial 4. 1. wadi’ah dan murabahah. menurut pasal 246 Wet Boek Van Koophandel (Kitab Undang-undang perniagaan). 3. 3. menjelaskan. yakni sebagai berikut. bahwa asuransi pada umunya adalah suatu bentuk persetujuan dimana pihak yang menjamin berjanji kepada pihak yang dijamin untuk menerima sejumlah uang premi sebagai pengganti kerugian yang mungkin akan diderita oleh yang dijamin karena akibat dari suatu peristiwa yang belum jelas akan terjadi. asuransi yang sesuai dengan Syariah memiliki sistem yang mengandung hal-hal sebagai berikut. termasuk asuransi jiwa 2. diantaranya adalah hadis Nabi Muhammad SAW “Seorang mukmin dengan mukmin lainnya dalam suatu masyarakat ibarat satu bangunan. Pembebanan biaya operasional ditanggung pemegang polis. Mempunyai akad takafuli (tolong menolong) untuk memberikan santunan atau perlindungan atas musibah yang akan datang 2. Dana yang terkumpul menjadi amanah pengelola dana. 1. Dana tersebut diinvestasikan sesuai dengan instrumen Syariah seperti mudarabah. Diantara metode ijtihad yang mempunyai banyak peranan di dalam mengistinbatkan (mencari dan menetapkan hukum) terhadap masalah-masalah baru yang tidak ada nasnya dalam Al Qur’an dan hadis adalah maslahah mursalah atau istislah ( public good) dan qyas (analogical reasoning). wakalah. Adapun asuransi Syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang atau pihak melaui investasi dalam bentuk aset atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalu akad (perikatan) yang sesuai Syariah Ada beberapa sumber yang dijadikan rujukan bagi berlangsungnya sistem asuransi tersebut. sudah tentu harus dilakukan dengan menggunakan metode ijtihad yang lazim digunakan oleh mejtahidin dahulu. membolehkan semua asuransi dalam praktiknya sekarang ini. Premi memiliki unsur tabaru’ atau mortalita (harapan hidup) 4. Dalam buku Hukum Asuransi di Indonesia ditulis oleh Vide Wirjono Prodjodikoro. dimana tiap bangunan saling mengokohkan satu sama lain. menganggap syubhat Ketika mengkaji hukum Islam tentang asuransi. Mengharamkan asuransi dalam segala macam dan bentuknya sekarang ini.Dikalangan ulama dan cendikiawan muslim ada empat pendapat tentang hukum asuransi. terbatas pada kisaran 30 % dari premi sehingga pembentukan pada nilai tunai cepat terbentuk pada tahun pertama yang memiliki nilai 70 % dari premi.

6. Menurut mahmud syaltut. misalnya untuk mendirikan sekolah atau tempat ibadah Koperasi dari segi bidang usahanya ada yang hanya menjalankan satu bidang usaha saja. 1. Keuntungan (profit) dibagi antara perusahaan dengan peserta sesuai prinsip bagi hasil (mudarabah). dari rekening tabaru’ (dana kebajikan seluruh peserta) sejak awal sudah dikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong menolong bila terjadi musibah.5. anatara lain memberi keuntungan kepada . uang pinjaman. uang simpanan wajid. 8. sosial serta mengangkat perekonomian umat Islam atau misi iqtisadi I. uang simpanan sukarela yang merupakan deposito. penyisihan-penyisihan hasil usaha termasuk cadangan dan sumber lain yang sah. misalnya bidang konsumsi. Mekanisme pertanggungan pada asuransi Syariah adalah sharing of risk. yang artinya bekerja sama. fungsi ekonomi dalam bentuk kegiatan-kegiatan usaha ekonomi yang dilakukan koperasi untuk meringankan beban hidup sehari-hari para anggotanya dan 2. Sistem Lembaga Keuangan non Bank yang sesuai dengan Prinsip Hukum Islam Sistem lembaga keuangan non Bank yang sesuai dengan prinsipprinsip hukum Islam antara lain adalah sebagai berikut. Ini disebut koperasi berusaha tunggal (single purpose). Koperasi Pengertian koperasi dari segi etimologi berasal dari bahasa inggris coorporation. Koperasi mempunyai dua fungsi.atau dalam akad tabarru’ dapat berbentuk hadiah kepada peserta dan ujrah (fee) kepada pengelola. Pengertian koperasi dari segi etimologi ialah suatu perkumpulan atau organisasi yang beranggotakn orang-orang atau badan hukum yang bekerja sama denagn penuh kesadaran untuk meningkatkan kesejahteraan anggota atas dasar suka rela secara kekeluargaan. Dan ada pula koperasi yang meluaskan usahanya dalam berbagai bidang yang disebut koperasi serba usaha (multi purpose) seperti bidang pembelian dan penjualan Modal usaha koperasi diperoleh dari uang simpanan pokok. fungsi soisal dalam bentuk kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan secara gotong royong atau dalam bentuk sumbangan berupa uang yang berasal dari bagian laba koperasi disishkan untuk tujuan-tujuan sosial. Mempunyai misi akidah. koperasi sebagaimana diuarikan diatas adalah bentuk syirkah baru yang diciptakan oleh para ahli ekonomi dan banyak sekali memilki manfaat. bidang kredit atau bidang produksi. Apabila terjadi musibah semua peserta ikut (saling) menanggung dan membantu 7. yakni : 1.

memberi lapangan kerja kepada para karyawannya. khusunya tentang kerja sama ekonomi Islam yaitu sebagai berikut.para anggota pemilik saham. PERILAKU YANG MENCERMINKAN KEPATUHAN TERHADAP HUKUM ISLAM TENTANG KERJASAMA Ekonomi Ekonomi Islam di Indonesia hingga saat ini mengalami perkembangan yang signifikan. koperasi dapat diterima oleh kalangan Islam. sekolah dan sebagainya. jumlah BMT sudah mendekati angka 4000 unit dimana proses operasionalnya tidak jauh beda dengan operasional BPRS atau Bank Syariah J. Tolong Menolong Saling menolong sesama peserta (nasabah) dengan hanya berhadapan keridaan Allah. 1. pengelolaannya demokratis dan terbuka (open management) serta membagi keuntungan dan kerugian kepada para anggota menurut ketentuan yang berlaku yang telah diketahui oleh seluruh anggota pemegang saham. banyaknya lembaga keuangan yang berorientasi Syariah serta semakin tingginya kesadaran masyarakat Indonesia dalam menerapkan kerjasama ekonomi berdasarkan Syariah. BMT telah menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi yang mengelola dana dari. Ada beberapa aspek perilaku yang harus mencerminkan kepatuhan terhadap hukum Islam di segala aspek kehidupan. Dan tolong menolong untuk memberikan santunan perlindungan atas musibah yang akan datang . untuk dan oleh masyarakat yang merupakan perwujudan demokrasi ekonomi. BMT di Indonesia tumbuh dari bawah (masyarakat berekonomi lemah) yang didukung oleh deposan-deposan kecil. 2. BMT (Baitul Mal wat Tamwil) Merupakan lembaga keuangan mikro yang sanagt sukses. memberi bantuan keuangan dari sebagian hasil usaha koperasi untuk mendirikan tempat ibadah. Sampai tahun 2003. Tanggung Jawab Dalam melaksanakan akad tanggung jawab yang berkaitan dengan kepercayaan yang diberikan kepada pihak yang dianggap memenuhi syarat untung memegang kepercayaan secara penuh dengan pihak yang masih perlu memenuhi kewajiban sebagai penjamin ( damin) harus dipertimbangkan 1. BMT-BMT sebagian besar berbadan hukum koperasi yang merupakan badan usaha berdasarkan azas kekeluargaan yang sesuai dengan Islam. Hal ini ditandai dengan maraknya kajian-kajian ekonomi Syariah. Oelh karena itu. Koperasi tidak mempunyai unsur kezaliman dan pemerasan oleh manusia yang kuat atau kaya atas manusia yang lemah atau miskin.

termasuk kepada pihak yang tidak disukai.1. maka makalah yang sederhana ini banyak kekurangannya. Adil Dalam melakukan transaksi/ perniagaan. Islam mengharuskan untuk berbuat adil tanpa memandang bulu. Semoga asas-asas transaksi ekonomi Islam dapat diterapkan dalam jual beli serta kerja sama ekonomi yang Islami . Oleh karena kurangnya literatur. Saling melindungi Perekonomian Islam yang berdasarkan Syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang atau pihak melalui investasi. Perubahan ikatan akibat perubahan kondisi harus dilaksanakan secara rida sama rida dan disepakati oleh semua pihak yang terkait BAB III KESIMPULAN Muamalah adalah Hukum Islam yang berkaitan dengan hak dan harta yang muncul dari transaksi antara seseorang dengan orang lain . atau antara badan hukum yang satu dengan badan hukum yang lainnya . 1. saran-saran yang bersifat membangun dalam penyempurnaan makalah ini sangat diharapkan . atau antara seseorang dengan badan hukum . Oleh karena itu. 1. dan waktu yang sangat terbatas. Demikianlah beberapa hal yang menyangkut Hukum Islam tentang Muamalah. Amanah/jujur Dalam menjalankan kerja sama ekonomi Syariah mengharuskan dipenuhinya semua ikatan yang telah disepakati. .

id .yahoo.google. Pendidikan Agama Islma untuk SMA kelas XI. 2006. Erlangga : Jakarta www. Hukum Islam tentang Muamalah .DAFTAR PUSTAKA Syamsuri.co.co.id . Hukum Islam tentang Muamalah www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->