MAKALAH HUKUM ISLAM TENTANG MUAMALAH

06.03 dudul blog's No comments

Tugas Agama Islam Kelas XI

MAKALAH HUKUM ISLAM TENTANG MUAMALAH

Dibuat untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Agama Islam

Oleh RA.Eflin Nawang Wulan XI IPA RSBI 4 Guru Pembimbing Drs. H. Darlen Darwis

SMA NEGERI 4 KOTA JAMBI TAHUN AJARAN 2011/2012

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL.................................................................................................i KATA PENGANTAR.............................................................................................ii DAFTAR ISI...........................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah..........................................................................................1 Rumusan Masalah....................................................................................................1 Tujuan Penulisan.....................................................................................................2 Manfaat Penulisan...................................................................................................2 BAB II PEMBAHASAN Muamalah................................................................................................................3 Asas-Asas Transaksi Ekonomi dalam Islam...........................................................3 Penerapan Transaksi Ekonomi dalam Islam............................................................5 Riba........................................................................................................................14 Hukum Islam tentang Kerja Sama Ekonomi (Syirkah).........................................17 Mudarabah (Bagi Hasil)........................................................................................19 Perbankan yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam...........................................22 Sistem Asuransi yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam.................................24 Sistem Lembaga Keuangan non Bang yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam..........................................................................................................26 J Perilaku yang Mencerminkan Kepatuhan terhadap Hukum Islam tentang Kerjasama..................................................................................................27 BAB III KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA

A. B. C. D. A. B. C. D. E. F. G. H. I.

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulisan makala yang berjudul “Hukum Islam tentang Muamalah” dapat terselesaikan tepat waktu . Ucapan terimakasih tak lupa penulis sampaikan kepada guru matapelajaran Agama Islam yang telah membimbing dalam penulisan ini . Makalah ini merupakan tugas individu dalam mata pelajaran AgamaIslam. Adapun tujuan wawasan diberikannya Hukum Islam tugas tentang makalah Muamalah ini dan yaitu yang untuk berhubungan menambah dengannya.

Walaupun dalam penyusunan dan penulisan makalah ini penulis menemukan beberapa kesulitan, namun akhirnya penyusunan dan penulisan makalah ini dapat terselesaikan.

perserikatan dibidang pertanian dan perdagangan. sehingga kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan khususnya pada dari uru matapelajaran Harapan Agama kami Islam semoga untuk penulisan dijadikan makalah pedoman ini bisa penulisan berikutnya. Dari pengertian muamalah tersebut ada yang berpendapat bahwa muamalah hanya menyangkut permasalahan hak dan harta yang muncul dari transaksi anatara seseorang dengan orang lain atau anatara . sewa menyewa. serta usaha perbankan dan asuransi islami. Amin………………. Darlen Darwis Penulis BAB I PENDAHULUAN A.. dan negara. baik seseorang itu pribadi tertentu maupun berbentuk badan hukum. firma. sepeti peresoan. Guru Pembimbing Jambi. seperti jual beli. H.Latar Belakang Masalah Dalam buku Ensiklopedia Islam Jilid 3 halaman 245 dijelaskan bahwa muamalah merupakan bagian dari hukum islam yang mengatur hubungan antar seseorang dengan orang lain.Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat kekurangan. bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi penulis. Contoh hukum islam yang termasuk muamalah. yayasan. Drs.

Tujuan khusus Tujuan khusus pembuatan makalah ini yaitu untuk mengikuti prosedur pengajaran dalam mata pelajaran Agama Islam . C.Tujuan umum Secara umum pembuatan makalah ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami Hukum Islam tentang Muamalah 2.Tujuan 1. Apakah yang dimaksud dengan Muamalah B. Bagaimana Perbankan yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam H. D. Bagaimanakah Hukum Islam tentang Kerja sama Ekonomi (Syirkah) F.Rumusan Masalah A.Manfaat . atau antara badan hukum yang satu dan badan hukum yang lain. Apakah yang dimaksud dengan Mudarabah (bagi hasil) G. Apakah yang dimakasud dengan Riba E. Apa saja asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam C. Bagaimanakah Sistem Asuransi yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam I. Bagaimanakah Sistem Lembaga Keuangan non Bank yang sesuai dengan Prinsip Hukum Islam Bagaimanakah Perilaku yang Mencerminkan Kepatuhan Terhadap Hukum Islam tetang Kerjasama Ekonomi J. B.seseorang dan badan hukum. Bagaimanakah penerapan transaksi ekonomi dalam Islam D.

MUAMALAH A. sewa-menyewa. 5: 1!) . (Lihat Q. Agar hak masing-masing tidak sia-sia dan guna menjaga kemaslahatan umat. muamalah ialah tukar menukar barang atau sesuatu yang memberi manfaat dengan cara yang ditentukan. kecuali apabila transaksi itu menyimpang dari hukum syara’. yaitu untuk mendapatkan kepuasan dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya. misalnya dalam jual beli. urusan bercocok tanam. tukar menukar keperluan dalam urusan kepentingan hidup baik dengan cara jual beli. masing-masing berhajat kepada yang lain. ASAS-ASAS TRANSAKSI EKONOMI DALAM ISLAM Ekonomi adalah sesuatu yang berkaitan dengan cita-cita dan usaha manusia untuk meraih kemakmuran. Dijelaskan bahwa dalam setiap transaksi ada beberapa prinsip dasar (asas-asas) yang diterapkan syara’. berserikat dan lain-lain. BAB II PEMBAHASAN A. B. Setiap transaksi pada dasarnya mengikat orang (pihak) yang melakukan transaksi. agama Islam memberikan peraturan yang sebaik-baiknya aturan. AlMa’idah. bertolong-tolongan. pinjam meminjam. Transaksi ekonomi maksudnya perjanjian atau akad dalam bidang ekonomi. upah mengupah. sewa menyewa. yaitu: 1. Contohnya transaksi jual beli. Yang termasuk dalam hal muamalah adalah jual beli. S. misalnya memperdagangkan barang haram. sewa menyewa. pinjam meminjam atau suatu usaha yang lain baik bersifat pribadi maupun untuk kemaslahatan umat. Pengertian Muamalah Menurut fiqih. Dengan demikian akan terjadi suatu kehidupan yang teratur dan menjadi ajang silaturrahmi yang erat.Menambah pengetahuan Hukum Islam tentang Muamalah. kerjasama di bidang pertanian dan perdagangan. maka agar semuanya dapat berjalan dengan lancar dan teratur. Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain.

Islam mewajibkan agar setiap transaksi. penuhilah aqad-aqad itu 388. 3. 2. boleh digunakan untuk menentukan batasan atau kriteria-kriteria dalam . Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. 4. dilandasi dengan niat yang baik dan ikhlas karena Allah SWT. Adat kebiasaan atau ’urf yang tidak menyimpang dari syara’. Hadis Nabi SAW menyebutkan: ”Nabi Muhammad SAW melarang jual beli yang mengandung unsur penipuan. sehingga terhindar dari segala bentuk penipuan. janganlah kami saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. (Lihat Q. Dihalalkan bagimu binatang ternak.S. Dan janganlah kamu membunuh dirimu 287.R. tanpa ada paksaan dari pihak mana pun. Setiap transaksi dilakukan secara sukarela. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji.yaa ayyuhaa alladziina aamanuu awfuu bial'uquudi uhillat lakum bahiimatu al-an'aami illaa maa yutlaa 'alaykum ghayra muhillii alshshaydi wa-antum hurumun inna allaaha yahkumu maa yuriidu Artinya : [5:1] Hai orang-orang yang beriman. kecuali yang akan dibacakan kepadamu. Muslim) 5. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.” (H. An-Nisa’ 4: 29!) yaa ayyuhaa alladziina aamanuu laa ta/kuluu amwaalakum baynakum bialbaathili illaa an takuuna tijaaratan 'an taraadin minkum walaa taqtuluu anfusakum inna allaaha kaana bikum rahiimaan Artinya : [4:29] Hai orang-orang yang beriman. tidak menyimpang dari hukum syara’ dan adab sopan santun. Syarat-syarat transaksi dirancang dan dilaksanakan secara bebas tetapi penuh tanggung jawab. dst.

manusia harus berusaha mencari karunia Allah yang ada dimuka bumi ini sebagai sumber ekonomi. Hukum Jual Beli Orang yang terjun dalam bidang usaha jual beli harus mengetahui hukum jual beli agar dalam jual beli tersebut tidak ada yang dirugikan. Allah berfirman. Jual beli hukumnya mubah. (QS Az Zumar : 39) Jual beli dalam bahasa Arab terdiri dari dua kata yang mengandung makna berlawanan yaitu Al Bai’ yang artinya jual dan Asy Syira’a yang artinya Beli. Jual Beli Manusia dijadikan Allah SWT sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu dengan yang lain. Allah SWT berfirman : qul yaa qawmi i'maluu 'alaa makaanatikum innii 'aamilun fasawfa ta'lamuuna Artinya : [39:39] Katakanlah: "Hai kaumku. baik dari pihak penjual maupun pihak pembeli. Menurut istilah hukum Syara.transaksi. yakni memperoleh mardatillah (keridaan Allah SWT) akan terwujud. Artinya. Misalnya. jual beli adalah penukaran harta (dalam pengertian luas) atas dasar saling rela atau tukar menukar suatu benda (barang) yang dilakukan antara dua pihak dengan kesepakatan (akad) tertentu atas dasar suka sama suka (lihat QS Az Zumar : 39. kecuali dengan .an on line di gogle Artinya : “Hai orang-orang yang beriman. sesungguhnya aku akan bekerja (pula). Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. dalam akad sewa-menyewa rumah. bekerjalah sesuai dengan keadaanmu. lihat Al-qur. Insya Allah jika asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam dilaksanakan. At Taubah : 103. PENERAPAN TRANSAKSI EKONOMI DALAM ISLAM 1. C. maka tujuan filosofis yang luhur dari sebuah transaksi. maka kelak kamu akan mengetahui. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil. hal tersebut diperbolehkan sepanjang suka sama suka. hud : 93) 1.

tidak ada paksaan kepada keduanya. misalnya saya menjual mobil ini dengan harga 25 juta rupiah. aku berikan. Penjual atau pembeli melakukan jual beli dengan kehendak sendiri. si pembeli boleh memilih akan meneruskan jual beli tersebut atau tidak. keduanya tidak boleh membatalkan jual beli yang telah disepakatinya. Sebelum akad terjadi. dan aku terima.” (HR Bukhari dan Muslim) Dari hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa apabila seseorang melakukan jual beli dan tawar menawar dan tidak ada kesesuaian harga antara penjual dan pembeli.jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu.”(QS An Nisa : 29 Hadis nabi Muhammad SAW menyatakan sebagai berikut. Contohnya. Apabila akad (kesepakatan) jual beli telah dilaksanakan dan terjadi pembayaran. jual beli tersebut tidak sah. aku jual. ‫)ﺇﻨﻤﺎ ﺍﻟﺒﻴﻊ ﺗﺮﺍﺩ ) ﺮﻮﺍﻩ ﺍﻠﺒﺨﺎﺮﻯ‬ Artinya : “Sesungguhnya jual beli itu hanya sah jika suka suka sama suka. Kabul adalah ucapan si pembeli sebagai jawaban dari perkataan si penjual. minimal ada tiga rukun yang perlu dipenuhi. selama keduanya belum berpisah dari tempat akad. Penjual atau pembeli harus dalam keadaan sehat akalnya Orang gila tidak sah jual belinya. atau salah satu diantara keduanya. aku ambil. a. misalnya saya membeli mobil ini dengan harga 25 juta rupiah. 2. Yang diperlukan ijab kabul adalah saling rela (ridha) yang direalisasikan dalam bentuk kata-kata.” (HR Bukhari) ‫)ﺃﻠﺒﻴﻌﺎﻥ ﺑﺎ ﻟﺨﻴﺎﺭ ﻣﺎ ﻟﻢ ﻴﺘﻔﺮﻗﺎ ) ﺮﻮﺍﻩ ﺍﻠﺒﺨﺎﺮﻯ ﻭ ﻤﺴﻠﻢ‬ Artinya : “ Dua orang jual beli boleh memilih akan meneruskan jual beli mereka atau tidak. aku beli. b. biasanya telah terjadi proses tawar menawar terlebih dulu. Rukun dan syarat Jual Beli Rukun dan syarat jual beli adalah ketentuan-ketentuan dalam jual beli yang harus dipenuhi agar jual belinya sah menurut syara’ (hukum Islam). kemudian salah satu dari mereka atau keduanya telah meninggalkan tempat akad. Apabila ada paksaan. Dalam pelaksanaan jual beli. Ijab kabul jual beli juga sah dilakukan dalam . Syarat Ijab dan Kabul Ijab adalah perkataan untuk menjual atau transaksi menyerahkan. Pernyataan ijab kabul tidak harus menggunakan kata-kata khusus.

Jula beli seperti itu sah saja. Dusta dalam berdagang sangat dicela terlebih jika diiringi sumpah atas nama Allah. Bisa diserahkan waktu akad. salah satu karakter pedagang yang terpenting dan diridhai Allah adalah berlaku benar. Menepati Amanat Menepati amanat merupakan sifat yang sangat terpuji. yaitu penjual yang suka bersumpah. barang yang dijadikan nilai tukar bukan barang yang diharamkan syara. Orang yang tidak melaksanakan amanat dalam islam sangat dicela. apabila si pemesan sudah tahu pasti kualitas barang pesanannya dan mempunyai keyakinan tidak ada unsur penipuan. Berlaku Benar (Lurus) Berperilaku benar merupakan ruh keimanan dan ciri utama orang yang beriman. dan pemimpin yang zalim. dusta merupakan perilaku orang munafik. sekalipun secara hukum 3. baik dari segi promosi barang atau penetapan harganya. Harga yang disepakati harus jelas jumlahnya 2. Yang dimaksud amanat adalah mengembalikan hak apa saja kepada pemiliknya. atau orang yang melakukan transaksi itu diwakilkan. Seorang muslim dituntut untuk berlaku benar. “Empat macam manusia yang dimurkai Allah. Perilaku atau sikap yang harus dimiliki oleh penjual a.”(HR Nasai dan Ibnu Hibban) b. orang tua renta yang berzina. Oleh karena itu. jual beli dilakukan dengan cara memesan lewat telepon. seperti dalam jual beli. Sebaliknya. c. orang miskin yang congkak. Benda yang diperjualbelikan 1) Barang yang diperjualbelikan harus memenuhi sarat sebagai berikut.Syarat Nilai Tukar (Harga Barang) As-samn adalah harga pasar yang berlaku di tengah-tengah masyarakat secara aktual. . As-Sir adalah modal barang yang seharusnya diterima para pedagang sebelum dijual ke konsumen. 1. 3. 2) Suci atau bersih dan halal barangnya 3) Barang yang diperjualbelikan harus diteliti lebih dulu 4) Barang yang diperjualbelikan tidak berada dalam proses penawaran dengan orang lain 5) Barang yang diperjualbelikan bukan hasil monopoli yang merugikan 6) Barang yang diperjualbelikan tidak boleh ditaksir (spekulasi) 7) Barang yang dijual adalah milik sendiri atau yang diberi kuasa 8) Barang itu dapat diserahterimakan d. Jual beli barter (muqayyadah).bentuk tulisan dengan sarat bahwa kedua belah pihak berjauhan tempat. Di zaman modern saat ini.

Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya. Hal itu dimaksudkan agar pembeli tidak merasa tertipu dan dirugikan. kecuali Lawan sifat jujur adalah menipu atau curang. Ia berkata: “Hai kaumku. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. sembahlah Allah. jangan menipu! . seorang pedagang harus berlaku jujur. Sikap jujur dalam hal timbangan. baik yang diketahui maupun yang tidak diketahui. seperti mengurangi takaran. Kejujuran merupakan salah satu modal yang sangat penting dalam jual beli karena kejujuran akan menghindarkan diri dari hal-hal yang dapat merugikan salah satu pihak. atau menonjolkan keunggulan barang tetapi menyembunyikan cacatnya. Firman Allah lihat Al-qur. kuantitas. dan harga barang dagangannya kepada pembeli tanpa melebih-lebihkannya. Jujur Selain benar dan memegang amanat. dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. dan kuantitas barang yang diperjual belikan adalah perintah Allah SWT. c. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman. ukuran kualitas. Sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya : “Muslim itu adalah saudara muslim. Hadis lain meriwayatkan dari umar bin khattab r. sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya.Hal-hal yang harus disampaikan ketika berdagang adalah penjual atau pedagang menjelaskan ciri-ciri. kualitas.a berkata seorang lelaki mengadu kepada rasulullah SAW sebagai berikut “ katakanlah kepada si penjual. kualitas.” (QS Al A’raf : 85) Sikap jujur pedagang dapat dicontohkan seperti dengan menjelaskan cacat barang dagangan. timbangan. tidak boleh seorang muslim apabila ia berdagang dengan diterangkannya. Syu’aib.” saudaranya dan menemukan cacat.an on line di gogle wa-ilaa madyana akhaahum syu'ayban qaala yaa qawmi u'buduu allaaha maa lakum min ilaahin ghayruhu qad jaa-atkum bayyinatun min rabbikum fa-awfuu alkayla waalmiizaana walaa tabkhasuu alnnaasa asyyaa-ahum walaa tufsiduu fii al-ardhi ba'da ishlaahihaa dzaalikum khayrun lakum in kuntum mu/miniina Artinya : Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan saudara mereka.

selalu diingatkannya jangan menipu. Setelah hari yang ditentukan tiba. Yang artinya : “Jika dua orang lakilaki mengadakan jual beli. Macam-macam Jual Beli a. Khiar Khiar artunya boleh memilih satu diantara dua yaitu meneruskan kesepakatan (akad) jual beli atau mengurungkannya (menarik kembali atau tidak jadi melakukan transaksi jual beli). atau salah satu melakukan khiar.Maka sejak itu apabila dia melakukan jual beli.” (HR Mutafaqun alaih) 4. . Hadis nabi Muhammad SAW. Khiar majelis ini berlaku pada semua macam jual beli. Jual beli sesuatu yang tidak ada. Jual beli yang batil Adalah jual beli yang tidak terpenuhi salah satu atau seluruh rukun dan syarat yang ditentukan Macam-macam jual beli yang batil yaitu: 1. Masa khiar syarat selambat-lambatnya tiga hari 3) Khiar Aib (cacat) Khiar aib (cacat) adalah si pembeli boleh mengembalikan barang yang dibelinya. Jual beli yang sahih Adalah jual beli yang memenuhi rukun dan syarat yang ditentukan. kemudian mereka sepakat dengan khiar tersebut. maka jual beli yang demikian itu sah.”(HR Muslim) d. b. apabila barang tersebut diketahui ada cacatnya. maka jual beli harus ditegaskan untuk dilanjutkan atau diurungkan. 2) Khiar Syarat Khiar syarat adalah suatu pilihan antara meneruskan atau mengurungkan jual beli setelah mempertimbangkan satu atau dua hari. maka masing-masing boleh melakukan khiar selama mereka belum berpisah dan mereka masih berkumpul. Kecacatan itu sudah ada sebelumnya. namun tidak diketahui oleh si penjual maupun si pembeli. Ada tiga macam khiar yaitu sebagai berikut : 1) Khiar Majelis Khiar majelis adalah si pembeli an penjual boleh memilih antara meneruskan akad jual beli atau mengurungkannya selama keduanya masih tetap ditempat jual beli.

air danau. maka uang yang telah diberikan kepada penjual menjadi hibah bagi penjual) 7. Jual beli sebagian barang yang sama sekali tidak dapat dipisahkan dari satuannya 11. Jual beli al-‘arbun (jual beli yang bentuknya melalui perjanjian. Jual beli yang bergantung pada suatu syarat tertentu 9. Simpan Pinjam Rukun dan syarat utang piutang atau pinjam meminjam. Jual beli benda-benda najis 6. 3. Jual beli yang mengandung unsur penipuan 5. Barang (uang) yang diutangkan atau dipinajmakan adalah milik sah dari yang meminjamkan. Menjual barang yang tidak bisa diserahkan kepada pembeli 3. menurut hukum Islam adalah: a. Jual beli ajal (al-ajl) 2. b. jika barang yang sudah dibeli dikembalikan oleh pembeli. Jual beli air sungai.2. IJARAH . dengan syarat kemajhulannya (ketidakjelasannya) itu bersifat menyeluruh 10. Jual beli buah-buahan atau padi-padian yang belum sempurna matangnya 4. air laut dan air yang tidak boleh dimiliki seseorang 8. syaratnya sudah balig dan berakal sehat. Yang berpiutang (yang meminjami) dan yang berutang (peminjam). Jual beli al-majhul (benda atau barangnya secara global tidak diketahui).

Kedua belah pihak tsb bertransaksi dengan kerelaan (Q. e. 65: 6 dan Q. 3. Definisi ijarah menurut ulama mazhab Syafi’i adalah transaksi tertentu terhadap suatu manfaat yang dituju. Objek ijarah bisa diserahkan dan dipergunakan secara langsung dan tidak bercacat. 6. Upah/sewa dalam transaksi ijarah harus jelas. 8. Rukun dan Syarat Ijarah 1. Ijarah yang bersifat pekerjaan ialah dengan cara mempekerjakan seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan. 7.S. At-Talaq. Pengertian Berasal dari bahasa Arab yang artinya upah atau imbalan.S. tertentu. Dasar Hukum Ijarah Al-Qur’an yang dijadikan dasar hukum ijarah ialah Q. 2. An-Nisa’. d.dsb.4: 29). Ex: tukang jahit. 4. Barang yang akan disewakan (objek ijarah) diketahui kondisi dan manfaatnya oleh penyewa. b.a. seperti sewa-menyewa. Macam-macam ijarah 1. Objek ijarah adalah sesuatu yang biasa disewakan. dan sesuatu yang bernilai harta.S Al-Qasas. Objek ijarah merupakan sesuatu yang dihalalkan syara’. Kedua orang yang bertransaksi (akad) sudah balig dan berakal sehat. Az-Zukhruf. 5. Sifat Akad/Transaksi Ijarah . 43: 32. Ijarah yang bersifat manfaat. bersifat mubah dan bisa dimanfaatkan dengan imbalan tertentu. Hal yang disewakan tidak termasuk suatu kewajiban bagi penyewa. c. 2. 28: 26.

Zufar bin Hudailbin Qais al-Kufi (wafat 158 H/775 M). Tanggung Jawab Orang yang Diupah/Digaji Ulama fikih sepakat bila objek yang dikerjakan rusak di tangan pekerja bukan karena kelalaiannya dan tidak ada unsur kesengajaan. segala sesuatunya selalu dinilai dengan harta (materialisme). (2) Habisnya tenggang waktu yang disepakati dalam akad/transaksi ijarah. maka pekerja tidak dapat dituntut ganti rugi.a ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : Akan tiba suatu zaman. Penjual jasa bila melakukan suatu kesalahan sehingga benda orang yang sedang diperbaikinya mengalami kerusakan bukan karena kelalaian maka menurut Imam Abu Hanifah. ulama Mazhab Hambali dan Syafi’i tidak dapat dituntut ganti rugi. Kalau ia memakannya secara langsung ia akan terkena debunya.Jumhur ulama berpendapat bahwa akad/transaksi ijarah bersifat mengikat. Hadis nabi Muhammad SAW menyatakan sebagai berikut. f. Manfaat d. Sewa/imbalan c. atau barang tersebut tidak bisa dimanfaatkan. Sigat/ijab kabul D. tidak ada seorang pun. kecuali ia memakan harta riba. apakah dari sumber yang halal atau haram. kecuali ada cacat. RIBA Bagi manusia yang tidak memiliki iman. Yang artinya : “Dari Abu Hurairah r. Orang yang berakad b. Manusia berlomba-lomba untuk memperoleh harta kekayaan sebanyak mungkin. Rukun ijarah ada 4. g. Salah satu contoh perolehan harta yang haram adalah sesuatu yang berasal dari pekerjaan memungut riba. yaitu: a. Berakhirnya Akad Ijarah Akan berakhir apabila: (1) Objek ijarah hilang/musnah. Mereka tidak memperdulikan dari mana datangnya harta yang didapat.” (HR Ibnu Majah) .

Allah SWT berfirman : . maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka. sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. (QS Al Baqarah : 275) Allah telah melarang hamba-Nya untuk memakan riba.000 pada hari senin. Orang yang kembali (mengambil riba).Kata riba (ar riba) menurut bahasa yaitu tambahan (az ziyadah) atau kelebihan. Keadaan mereka yang demikian itu. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya. pinjaman. Jadi hari berikutnya Fauzi harus mengembalikan hutangnya menjadi Rp 10. Riba menurut istilah syarak ialah suatu akad perjanjian yang terjadi dalam tukar menukar suatu barang yang tidak diketahui syaraknya. lihat Al-qur. gadai. Allah SWT berfirman. Contohnya. Kelebihan atau tambahan ini disebut dengan riba. adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat). Disepakati dalam setiap satu hari keterlambatan. atau sewa menyewa. maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan). mereka kekal di dalamnya. Atau dalam tukar menukar itu disyaratkan menerima salah satu dari dua barang apabila terlambat. lalu terus berhenti (dari mengambil riba).200. Fauzi harus mengembalikan uang tersebut dengan tambahan 2 %. Allah juga menjanjikan untuk melipatgandakan pahala bagi orang yang ikhlas mengeluarkan zakat. Riba dapat terjadi pada hutang piutang.an on line di gogle alladziina ya/kuluuna alrribaa laa yaquumuuna illaa kamaa yaquumu alladzii yatakhabbathuhu alsysyaythaanu mina almassi dzaalika biannahum qaaluu innamaa albay'u mitslu alrribaa wa-ahalla allaahu albay'a waharrama alrribaa faman jaa-ahu maw'izhatun min rabbihi faintahaa falahu maa salafa wa-amruhu ilaa allaahi waman 'aada faulaa-ika ash-haabu alnnaari hum fiihaa khaaliduuna Artinya : Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. dan urusannya (terserah) kepada Allah. Fauzi meminjam uang sebesar Rp 10. infak dan sedekah.

janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah Supaya kamu mendapat keberuntungan. Contohnya tukar menukar emas dengan emas atau beras dengan beras.” (HR Muslim) Beberapa ayat dan hadis yang telah disebutkan menunjukan bahwa Islam sangat membenci perbuatan riba dan menganjurkan kepada umatnya agar didalam mencari rezeki hendaknya menempuh cara yang halal. 2. Ulama fikih membagi riba menjadi empat bagian.yamhaqu allaahu alrribaa wayurbii alshshadaqaati waallaahu laa yuhibbu kulla kaffaarin atsiimin Artinya : “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran. dan selalu berbuat dosa. dan (selanjutnya) nabi bersabda. orang yang menuliskan. Riba nasiah Riba nasiah yaitu tukar menukar barang yang sejenis maupun yang tidak sejenis atau jual beli yang pembayarannya disyaratkan lebih oleh . Riba fadal Riba fadal yaitu tukar menukar dua buah barang yang sama jenisnya. yaitu sebagai berikut. namun tidak sama ukurannya yang disyaratkan oleh orang yang menukarnya. 1.” (QS Al Baqarah : 276) yaa ayyuhaa alladziina aamanuu laa ta/kuluu alrribaa mudaa'afatan waittaquu allaaha la'allakum tuflihuuna adh'aafan Artinya : “Hai orang-orang yang beriman.” (QS Ali Imran : 130) Hadis nabi Muhammad SAW yang artinya : “Dari Jabir r. 2. 3. orang yang menyaksikannya. 1. mereka itu semua sama saja. dan ada kelebihan yang disyaratkan oleh yang menukarkan. Barang yang ditukarkan harus sama Timbangan atau takarannya harus sama Serah terima harus pada saat itu juga. Supaya tukar menukar seperti ini tidak termasuk riba harus memenuhi tiga syarat sebagai berikut. orang yang menjadi wakilnya (orang yang memberi makan hasil riba).a ia berkata : Rasulullah SAW telah melaknati orang-orang yang memakan riba.

semua agama. membenci orang yang mengutamakan kepentingan diri sendiri atau egois. Oleh penjualnya disyaratkan membayarnya tahun depan dengan harga Rp 525. Riba dapat menimbulkan permusuhan antar pribadi dan mengikis habis semangat kerja sama atau saling menolong sesama manusia. serta orang yang mengeksploitasi orang lain. Padahal. yaitu: 1) tunai dan 2) timbang terima dalam akad (ijab kabul) sebelum meninggalkan majelis akad. 4. orang yang membeli suatu barang sebelum ia menerima barang tersebut dari penjual. Riba diharamkan oleh semua agama samawi. yaitu: 1) serupa timbangan dan banyaknya 2) tunai. Jual beli ini dinamakan riba yad Berikut syarat-syarat jual beli agar tidak menjadi riba. Contohnya. 1. Riba dapat menimbulkan tumbuh suburnya mental pemboros yang tidak mau bekerja keras dan penimbun harta di tangan satu pihak. Riba merupakan salah satu bentuk penjajahan atau perbudakan dimana satu pihak mengeksploitasi pihak yang lain. E.000 3. salim membeli arloji seharga Rp 500. b. demikian juga belahan dunia Islam (muslim world) lainnya telah menerapkan sistem perekonomian yang berbasis nilai-nilai dan prinsip syariah ( Islamic economic system) untuk dapat diterapkan dalam segenap aspek kehidupan bisnis dan transaksi . Islam menghargai kerja keras dan menghormati orang yang suka bekerja keras sebagai saran pencarian nafkah. Misalnya. 2. terutama Islam menyeru kepada manusia untuk saling tolong menolong. Menjual sesuatu yang berlainan jenis ada dua syarat. penjual dan pembeli tersebut telah berpisah sebelum serah terima barang itu. HUKUM ISLAM TENTANG KERJA SAMA EKONOMI (SYIRKAH) Saat ini umat Islam Indonesia.penjual dengan waktu yang dilambatkan. Riba yad Riba yad yaitu berpisah dari tempat akad jual beli sebelum serah terima. Sifat riba sangat buruk sehingga Islam menyerukan agar manusia suka mendermakan harta kepada saudaranya dengan baik jika saudaranya membutuhkan harta.000. 3. a. Adapun sebab diharamkannya karena memiliki bahaya yang sangat besar antara lain sebagai berikut. dan 3) timbang terima dalam akad (ijab kabul) sebelum meninggalkan majelis akad. Menjual sesuatu yang sejenis ada tiga syarat.

Jenis-jenis musyarakah Ada dua jenis musyarakah yakni musyarakah pemilikan dan musyarakah akad (kontrak) 1) Musyarakah pemilikan tercipta karena warisan. atau pertanian dan lain-lain sepanjang sesuai dengan kesepakatan bersama dan hal tersebut hukumnya boleh. b. wasiat. a. musyarakah ( syirkah) dapat diartikan dua orang atau lebih yang bersekutu (berserikat) dimana uang yang mereka dapatkan dari harta warisan. kepemilikan dua orang atau lebih. Dalam musyarakah ini. c. kemudian diinvestasikan dalam perdagangan. 1. atau mereka kumpulkan diantara mereka. Pengertian Musyarakah Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana atau amal (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Rasulullah SAW bersabda : sesungguhnya Allah azza wajalla berfirman : Aku pihak ketiga dari dua orang yang berserikat selama salah satunya tidak menghianati lainnya. 1) Benda (harta dinilai dengan uang) 2) Harta-harta itu sesuai dalam jenis dan macamnya 3) Harta-harta dicampur 4) Satu sama lain membolehkan untuk membelanjakan harta itu 5) Untung rugi diterima dengan ukuran harta masing-masing.” (HR Abu Daud) Hadis tersebut menunjukkan kecintaan Allah kepada hambahambanya yang melakukan perkongsian atau kerja sama selama pihakpihak yang bekerja sama tersebut saling menjunjung tinggi amanat kebersamaan dan menjauhi pengkhianatan. atau kondisi lainnya yang mengakibatkan pemilikan satu aset oleh dua orang atau lebih. Berdasarkan dalil-dalil diatas.ekonomi umat. berbagi dalam sebuah aset nyata dan berbagi pula keuntungan yang dihasilkan oleh aset tersebut. industri. Dasar Hukum Landasan hukum dari musyarakah ini antara lain : ‫ﻔﻫﻢ ﺸﺮﻛﺎﺀ ﻓﻲ ﺛﻠﺙ‬ Artinya : “… maka mereka berserikat pada sepertiga …” (QS An Nisa : 12) Bersabda Rasulullah yang artinya : “Dari Abu Hurairah. Syarat-syarat musyarakah Dalam bersyarikah ada 5 syarat ayng harus dipenuhi yaitu sebagai berikut. Keinginan ini didasari oleh kesadaran untuk menerapkan Islam secara utuh dan total. .

baik secara singkat maupun bertahap. wujuh. Mereka pun sepakat berbagi keuntungan dan kerugian. Pembiayaan proyek. Mereka membeli barang secara kredit dari suatu perusahaan dan menjual barang tersebut secara tunai. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalaian si pengelola. Setiap pihak memberikan suatu porsi dari keseluruhan dana dan berpartisipasi dalam kerja. Setelah proyek itu selesai.2) Musyarakah akad tercipta dengan cara kesepakatan dimana dua orang atau lebih setuju bahwa tiap orang dari mereka memberikan modal musyarakah. Keuntungan usaha secara mudarabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. si pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Pada bidang perbankan misalnya. nasabah mengembalikan dana tersebut bersama bagi hasil yang telah disepakati 2. sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola. Keuntungan dan kerugian dibagi berdasarkan jaminan yang disediakan masing-masing. dan mudarabah a) Syirkah ‘inan adalah kontrak antara dua orang atau lebih.Dasar Hukum Secara umum landasan dasar syariah mudarabah lebih mencerminkan anjuran untuk melakukan usaha. Misal dua orang arsitek menggarap sebuah proyek d) Syirkah wujuh adalah kontrak antara dua orang atau lebih yang memiliki reputasi dan prestise baik dalam bisnis. Pada lembaga keuangan khusus yang dibolehkan melakukan investasi dalam kepemilikan perusahaan. keuntungan dan kerugian yang dibagi sesuai dengan kesepakatan diantara mereka b) Syirkah mufawadah adalah kontrak kerja sama antara dua orang atau lebih. penerapan musyarakah dapat berwujud hal-hal berikut ini. Musyarakah biasanya diaplikasikan untuk pembiayaan dimana nasabah dan bank sama-sama menyediakan dana untuk membiayai proyek tersebut. Penanaman modal dilakukan untuk jangka waktu tertentu dan setelah itu bank melakukan divestasi atau menjual bagian sahamnya. a’mal. Modal ventura. mufawadah. 1. keuntungan dan kerugian dibagi secara sama besar c) Syirkah a’mal adalah kontrak kerjasama dua orang seprofesi untuk menerima pekerjaan secara bersama dan berbagi keuntungan dari pekerjaan itu. MUDARABAH (BAGI HASIL) Mudarabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (sahibul mal) menyediakan seluruh (100 %) modal. 1. Hal ini tampak dalam ayat dan hadis . Musyarakah akad terbagi menjadi ‘inan. F. sedangkan apabila rugi ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian itu bukan akibat kelalaian si pengelola. Setiap pihak memberikan dana yang jumlahnya sama dan berpartisipasi dalam kerja. musyarakah diterapkan dalam skema modal ventura.

mudarabah terbagi menjadi dua jenis yakni mudarabah mutlaqah dan mudarabah muqayyadah. b. waktu. Jika menyalahi peraturan tersebut. Disampaikan syarat syarat tersebut kepada rasulullah SAW. a.”(HR Tabrani). tabungan kurban. Adapun dari sisi pembiayaan. dan deposito berjangka. atau membeli ternak. Allah berfirman dalam surat al-Muzammil yang artinya : “… dan dari orang-orang yang berjalan dimuka bumi mencari sebagian karunia Allah SWT…” (Al Muzammil : 20) Adanya kata yadribun pada ayat diatas dianggap sama dengan akar kata mudarabah yang berarti melakukan suatu perjalanan usaha. Mudarabah mutlaqah Mudarabah mutlaqah adalah bentuk kerjasama antara pemilik modal (sahibul mal) dan pengelola (mudarib) yang cakupannya sangat luas dan tidak dibatasi oleh spesifikasi jenis usaha. seperti modal kerja perdagangan dan jasa b. Pembiayaan modal kerja. 1. Tabungan berjangka. Dan rasulullah pun membolehkannya. menuruni lembah yang berbahaya. Adanya pembatasan ini seringkali mencerminkan kecenderungan umum si Sahibul Mal dalam memasuki jenis dunia usaha. Dalam pembahasan fikih ulama salafus saleh seringkali dicontohkan dengan ungkapan if’al ma syi’ta (lakukan sesukamu) dari sahibul mal ke mudarib yang memberi kekuasaan sangat besar. 1. Surah tersebut mendorong kaum muslim untuk melakukan upaya atau usaha yang telah diperintahkan Allah SWT. seperti tabungan haji. Jenis-jenis mudarabah Secara umum. Mudarabah Muqayyadah Mudarabah muqayyadah adalah kebalikan dari mudarabah mutlaqah. maka yang bersangkutan bertanggung jawab atas dana tersebut.berikut ini. Mudarabah dan kaitannya dengan dunia perbankan biasanya diterapkan pada produk-produk pembiayaan dan pendanaan. Sisa penghimpunan dana mudarabah biasanya diterapkan pada bidang-bidang berikut ini. waktu. Investasi khusus disebut juga mudarabah muqayyadah. a. dan daerah bisnis. Hadis nabi Muhammad yang artinya : “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Abbas bin Abdul Muthalib jika memberikan dana ke mitra usahanya secara mudarabah mensyaratkan agar dananya tidak dibawa mengarungi lautan. yaitu dengan tabungan yang dimaksudkan untuk tujuan khusus. yaitu sumbe investasi yang khusus dengan penyaluran yang khusus pula dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh sahibul mal. atau tempat usaha. Si Mudarib dibatasi dengan batasan jenis usaha. . mudarabah biasanya diterapkan untuk bidang-bidang berikut.

Musaqah memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak yakni pemilik kebun dan pengelola sehingga samasama memperoleh hasil dari kerja sama tersebut. Hukum kerja sama tersebut diatas diperbolehkan sebagian besar para sahabat. baik dari buah-buahan atau hasil petani (palawija). sedangkan benih(bibit tanaman)nya dari pekerja (petani). Oleh karena itu. tabi’in dan para imam . tapi terampil bekerja. Muzaraah. Adapun pada mukhabarah. sedangkan petani hanya mengambil upah bekerja. Musaqah (paroan kebun) Yang dimaksud musaqah adalah bentuk kerja sama dimana orang yang mempunyai kebun memberikan kebunnya kepada orang lain (petani) agar dipelihara dan penghasilan yang didapat dari kebun itu dibagi berdua menurut perjanjian sewaktu akad Musaqah dibolehkan oleh agama karena banyak orang yang membutuhkannya. sedangkan benihnya dari pemilik sawah/ladang. yang mempunyai tanah seolah-olah mengambil sewa tanahnya. Zakat hasil paroan ini diwajibkan atas orang yang punya benih. Penghasilan yang didapat dari upah tidak wajib dibayar zakatnya. pada muzaraah zakat wajib atas petani yang bekerja karena pada hakekatnya dialah (si petani) yang bertanam. Hadis menjelaskan sebagai berikut yang artinya : “Dari Ibnu Umar: Sesungguhnya nabi Muhammad SAW telah memberikan kebun beliau kepada penduduk khaibar agar dipelihara oleh mereka dengan perjanjian.” (HR Muslim) b. misalnya murabahah atau ijarah saja.2. Deposito spesial (special investment). Mukhabarah Mukhabarah kerjasama dalam pertanian berupa paroan sawah atau ladang seperdua atau sepertiga atau lebih atau kurang. Sebaliknya. ada orang yang tidak mempunyai kebun. Mudaroban yang berkaitan dengan dunia Pertanian ialah : Musaqah. mereka akan diberi sebagian dari penghasilannya. Muzaraah Muzaraah adalah kerjasama dalam pertanian berupa paroan sawah atau ladang seperdua atau sepertiga atau lebih atau kurang. tapi dia tidak dapat memeliharanya. zakat wajib atas keduanya yang diambil dari jumlah pendapatan sebelum dibagi. . Kalau benih dari keduanya. zakat diwajibkan atas yang punya tanah karena pada hakekatnya dialah yang bertanam. sedangkan pengantar dari sewaan tidak wajib mengeluarkan zakatnya. yaitu dana dititipkan kepada nasabah untuk bisnis tertentu. c. dan Mukhabarah a. Ada orang yang mempunyai kebun.

Bank Islam dapat memberikan tambahan modal kepada pengusaha untuk perusahaannya dengan perjanjian bagi hasil dan rugi yang perbandingannya sesuai dengan perjanjian misalnya. Faisal Islamic Bank (1977) di Mesir 5. Bank Islam menggunakan berbagai cara yang bersih dari unsur riba. Sedangkan Bank Islam yang dikenal dengan Bank Syariah adalah sebuah lembaga keuangan yang menjalankan operasinya menurut hukum (syariat) Islam dan tidak memakai sistem bunga karena bunga dianggap riba yang diharamkan oleh Islam. fifty-fifty. dan surat-surat berharga sebagai amanat yang wajib dijaga keselamatannya oleh Bank Islam. Dalam mudarabah ini. baik perorangan atau badan usaha guna investasi dalam usaha-usaha yang produktif dan lain-lain dengan sistem bunga. 3. Ekonomi Islam berbeda dengan ekonomiekonomi yang lain karena lahir atau berasal dari ajaran Islam yang mengharamkan riba dan menganjurkan sedekah. 1. tetapi Bank harus menjamin dapat mengembalikan dana itupada waktu pemiliknya (depositor) memerlukannya. Bank Pedesaan (Rural Bank) dan Bank Mir-Ghammar di Mesir tahun 1963 atas prakarsa seorang cendikiawan Mesir DR. Ahmad An Najjar 2. Wadiah ini bisa diterapkan oleh Bank Islam dalam operasinya untuk menghimpun dana dari masyarakat. Kesadaran tentang larangan riba telah menimbulkan gagasan pembentukan suatu bank Islam pada dasawarsa kedua abad ke-20 diantaranya melalui pendirian institusi sebagai berikut. Mudarabah adalah kerjasama antara pemilik modal dengan pelaksana atas dasar perjanjian profit and loss sharing. Jordan Islamic Bank di Yordania (1978) Bank non Islam yang disebut juga bank konvensional adalah sebuah lembaga keuangan yang fungsi utamanya menghimpun dana untuk disalurkan kepada yang memerlukan dana. Kuwait House of Finance di Kuwait (1977) 6. kedua belah pihak . 1. dengan cara menerima deposito berupa uang. dan surat berharga atau deposito. (QS Al Baqarah : 275-279) Sebagai pengganti sistem bunga. Syirkah (perseroan). Dubai Islamic Bank (1973) di kawasan negara-negara Emirat Arab 3. Dengan mudarabah ini. Bank tidak mencampuri manajemen perusahaan. barang.G. 2. Dibawah kerjasama syirkah ini. pihak Bank dan pihak pengusaha sama-sama mempunyai andil (saham) pada usaha patungan (joint ventura). antara lain sebagai berikut. Bank berhak menggunakan dana yang didepositokan itu tanpa harus membayar imbalannya. PERBANKAN YANG SESUAI DENGAN PRINSIP HUKUM ISLAM Lahirnya ekonomi Islam di zaman modern ini cukup unik dalam sejarah perkembangan ekonomi. Islamic Development Bank (1975) di Saudi Arabia 4. Oleh karena itu. Wadiah atau titipan uang. barang.

perkembangan pesat Bank syariah tersebut membuktikan bahwa: (1) ajaran Islam menggerakkan ide sosial ekonomi. 4. ZIS dapat dijadikan modal Bank. Ide spirit yang bersumber pada ajaran Islam disebut juga modal masyarakat (Social Capital). Bank Umum Syariah 2 yaitu BMI dan Bank Syariah Mandiri. dan larangan riba. Bukopin Syariah. (2) Peranan cendikiawan yang memiliki suatu konsep yang mengoperasionalkan ajaran agama yaitu zakat. terutama nasabah yang mempunyai deposito di Bank Islam itu sebagai slah satu pelayanan dan penghargaan Bank kepada para deposan karena mereka tidak menerima bunga atas depositonya dari Bank Islam. Perkembangan perbankan syariah pada awalnya berjalan lebih lambat dibanding dengan Bank konvensional. maupun asing yang beroperasi di Indonesia juga telah mengajukan izin dan menyiapkan diri untuk segera beroperasi menjadi Bank Syariah. diantaranya sebagai berikut. . Murabahah adalah jual beli barang dengan tambahan harga atau cost plus atas dasar harga pembelian yang pertama secara jujur. Sampai dengan tahun 1998 hanya terdapat 1 Bank Umum Syariah dan 78 BPRS (Bank Perkreditan Rakyat Syariah). Bank Islam dapat memberikan pinjaman tanpa bunga ( benevolent loan) kepada para nasabah yang baik. Bank syariah pertama yang beroperasi di Indonesia adalah PT. BII Syariah dll.berpartisipasi mengelola usaha patungan ini dengan menanggung untung rugi bersama atas dasar perjanjian profit and loss sharing (PLS Agreement). Berdasarkan statistik perbankan syariah mei 2003 dari Bank Indonesia tercatat. 5. pada hakikatnya suatu pihak ingin mengubah bentuk bisnisnya dari kegiatan pinjam meminjam menjadi transaksi jual beli. hal ini juga pernah dipelopori oleh pemikiran dari KH. Bank Muamalat Indonesia (BMI) berdiri pada tanggal 1 mei 1992. ialah si pemilik barang (dalam hal ini Bank) harus memberi informasi yang sebenarnya kepada pembeli tentang harga pembeliannya dan keuntungan bersih (profit margin) dari pada cost plus nya itu. infak. Syarat bisnis dengan murabahah ini. Beberapa bank konvensional dalam negeri. Beliau memiliki gagasan membentuk lembaga amil (penghimpun dan pengelola zakat). sedekah (ZIS). Dengan murabahah ini. serta 89 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). 8 Bank umum yang membuka unit atau kantor cabang syariah yaitu Danamon Syariah. Dengan sistem murabahah ini. Perkembangan pesat Bank-Bank Islam yang lazim disebut Bank syariah terjadi pada dasawarsa 70-an setelah terjadinya krisis minyak yang menimbulkan oil boom pada tahun 1971. Ahmad Dahlan. Kehadiran Bank Syariah memiliki hikmah yang cukup besar. Jabar Syariah. Bank bisa membelikan atau menyediakan barang barang yang diperlukan oleh pengusaha untuk dijual lagi. dan Bank minta tambahan harga atas harga pembeliannya. Qard hasan (pinjaman yang baik atau benevolent loan).

atau telex dalam memindahkan atau memberitahukan rekening nasabah. Artinya. tercatat sejumlah asransi konvensional yang membuka divisi Syariah yang terbukti mampu bersaing dengan asuransi lainnya. Bank Islam juga boleh memungut dan menerima pembayaran untuk hal-hal berikut. SISTEM ASURANSI YANG SESUAI DENGAN PRINSIP HUKUM ISLAM Mengikuti sukses perbankan Syariah. 3. Imam Ahmad dan ulama mujtahidin lainnya yang semasa dengan mereka (abad II dan III H atau VIII dan IX M) tidak memberi fatwa hukum terhadap masalah asuransi karena hal tersebut belum dikenal pada waktu itu. Untuk menyelamatkan umat Islam dari praktik bunga yang mengandung unsur pemerasan (eksploitasi) dari si kaya terhadap si miskin atau orang yang kuat ekonominya terhadap yang lemah ekonominya. Sistem asuransi di dunia Islam baru dikenal pada abad XIX M. baik dalam kehidupan bisnis maupun kehidupan keagamaannya. menurut pandangan Islam adalah termasuk masalah ijtihadiyah. Sampai dengan tahun 2002. Asuransi pada umumnya. 5. asuransi kecelakaan. maka Bank Syariah menjadi alternatif untuk menyimpan uangnya.1. Umat Islam yang berpendirian bahwa bunga Bank konvensional adalah riba. Para imam mazhab seperti Imam Hanafi. bagi hasil maupun yang lainnya 2. misalnya biaya telegram. dan sebagainya b. baik dengan cara deposito. telepon. masalah tersebut perlu dikaji hukumnya karena tidak ada penjelasan yang mendalam didalam Al Qur’an atau hadis secara tersurat. Imam Syafi’i. a. dan asuransi kesehatan) dan dalam berbagai aspek kehidupannya. Bank Islam dapat mengelola zakat di negara yang pemerintahannya belum mengelola zakat secara langsung. Mengganti biaya-biaya yang langsung dikeluarkan oleh Bank dalam melaksanakan pekerjaan untuk kepentingan nasabah. sedangkan di dunia barat sudah dikenal sejak sekitar abad XIV M. termasuk asuransi jiwa.. H. asuransi Syariah juga mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Membayar gaji para karyawan Bank yang melakukan pekerjaan untuk kepentingan nasabah dan sebagai sarana dan prasarana yang disediakan oleh Bank dan biaya administrasi pada umumnya. Bank juga dapat menggunakan sebagian zakat yang terkumpul untuk proyek-proyek yang produktif dan hasilnya untuk kepentingan agama dan umum. Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap Bank non Islam yang menyebabkan umat Islam berada dibawah kekuasaan Bank sehingga umat Islam belum bisa menerapkan ajaran agamanya dalam kehidupan pribadi dan masyarakat. terutama dalam kegiatan bsinis dan perekonomiannya 4. Imam Malik. . Kini umat Islam di Indonesia dihadapkan kepada masalah asuransi dalam berbagai bentuknya (asuransi jiwa.

1. menganggap syubhat Ketika mengkaji hukum Islam tentang asuransi. Diantara metode ijtihad yang mempunyai banyak peranan di dalam mengistinbatkan (mencari dan menetapkan hukum) terhadap masalah-masalah baru yang tidak ada nasnya dalam Al Qur’an dan hadis adalah maslahah mursalah atau istislah ( public good) dan qyas (analogical reasoning). menjelaskan. Mempunyai akad takafuli (tolong menolong) untuk memberikan santunan atau perlindungan atas musibah yang akan datang 2. bahwa asuransi pada umunya adalah suatu bentuk persetujuan dimana pihak yang menjamin berjanji kepada pihak yang dijamin untuk menerima sejumlah uang premi sebagai pengganti kerugian yang mungkin akan diderita oleh yang dijamin karena akibat dari suatu peristiwa yang belum jelas akan terjadi. terbatas pada kisaran 30 % dari premi sehingga pembentukan pada nilai tunai cepat terbentuk pada tahun pertama yang memiliki nilai 70 % dari premi.” (HR Bukhari danMmuslim) Secara operasional. Premi memiliki unsur tabaru’ atau mortalita (harapan hidup) 4. asuransi yang sesuai dengan Syariah memiliki sistem yang mengandung hal-hal sebagai berikut. Dalam buku Hukum Asuransi di Indonesia ditulis oleh Vide Wirjono Prodjodikoro. Dana yang terkumpul menjadi amanah pengelola dana. Mengharamkan asuransi dalam segala macam dan bentuknya sekarang ini. membolehkan semua asuransi dalam praktiknya sekarang ini. Adapun asuransi Syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang atau pihak melaui investasi dalam bentuk aset atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalu akad (perikatan) yang sesuai Syariah Ada beberapa sumber yang dijadikan rujukan bagi berlangsungnya sistem asuransi tersebut. 1. wadi’ah dan murabahah. . sudah tentu harus dilakukan dengan menggunakan metode ijtihad yang lazim digunakan oleh mejtahidin dahulu. dimana tiap bangunan saling mengokohkan satu sama lain. 3.Dikalangan ulama dan cendikiawan muslim ada empat pendapat tentang hukum asuransi. termasuk asuransi jiwa 2. menurut pasal 246 Wet Boek Van Koophandel (Kitab Undang-undang perniagaan). 3. yakni sebagai berikut. Dana tersebut diinvestasikan sesuai dengan instrumen Syariah seperti mudarabah. Membolehkan aasuransi yang bersifat sosial dan mengharamkan asuransi yang semata-mata bersifat komersial 4. Pembebanan biaya operasional ditanggung pemegang polis. diantaranya adalah hadis Nabi Muhammad SAW “Seorang mukmin dengan mukmin lainnya dalam suatu masyarakat ibarat satu bangunan. wakalah.

atau dalam akad tabarru’ dapat berbentuk hadiah kepada peserta dan ujrah (fee) kepada pengelola. uang pinjaman. Koperasi mempunyai dua fungsi. Dan ada pula koperasi yang meluaskan usahanya dalam berbagai bidang yang disebut koperasi serba usaha (multi purpose) seperti bidang pembelian dan penjualan Modal usaha koperasi diperoleh dari uang simpanan pokok. Mekanisme pertanggungan pada asuransi Syariah adalah sharing of risk. yang artinya bekerja sama. Ini disebut koperasi berusaha tunggal (single purpose). Mempunyai misi akidah. Keuntungan (profit) dibagi antara perusahaan dengan peserta sesuai prinsip bagi hasil (mudarabah). anatara lain memberi keuntungan kepada . sosial serta mengangkat perekonomian umat Islam atau misi iqtisadi I. misalnya bidang konsumsi. fungsi ekonomi dalam bentuk kegiatan-kegiatan usaha ekonomi yang dilakukan koperasi untuk meringankan beban hidup sehari-hari para anggotanya dan 2. penyisihan-penyisihan hasil usaha termasuk cadangan dan sumber lain yang sah. uang simpanan wajid. misalnya untuk mendirikan sekolah atau tempat ibadah Koperasi dari segi bidang usahanya ada yang hanya menjalankan satu bidang usaha saja. dari rekening tabaru’ (dana kebajikan seluruh peserta) sejak awal sudah dikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong menolong bila terjadi musibah. Apabila terjadi musibah semua peserta ikut (saling) menanggung dan membantu 7. Sistem Lembaga Keuangan non Bank yang sesuai dengan Prinsip Hukum Islam Sistem lembaga keuangan non Bank yang sesuai dengan prinsipprinsip hukum Islam antara lain adalah sebagai berikut. Pengertian koperasi dari segi etimologi ialah suatu perkumpulan atau organisasi yang beranggotakn orang-orang atau badan hukum yang bekerja sama denagn penuh kesadaran untuk meningkatkan kesejahteraan anggota atas dasar suka rela secara kekeluargaan. Menurut mahmud syaltut. 6. 8. uang simpanan sukarela yang merupakan deposito. 1. koperasi sebagaimana diuarikan diatas adalah bentuk syirkah baru yang diciptakan oleh para ahli ekonomi dan banyak sekali memilki manfaat.5. fungsi soisal dalam bentuk kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan secara gotong royong atau dalam bentuk sumbangan berupa uang yang berasal dari bagian laba koperasi disishkan untuk tujuan-tujuan sosial. Koperasi Pengertian koperasi dari segi etimologi berasal dari bahasa inggris coorporation. bidang kredit atau bidang produksi. yakni : 1.

Hal ini ditandai dengan maraknya kajian-kajian ekonomi Syariah. pengelolaannya demokratis dan terbuka (open management) serta membagi keuntungan dan kerugian kepada para anggota menurut ketentuan yang berlaku yang telah diketahui oleh seluruh anggota pemegang saham. untuk dan oleh masyarakat yang merupakan perwujudan demokrasi ekonomi. PERILAKU YANG MENCERMINKAN KEPATUHAN TERHADAP HUKUM ISLAM TENTANG KERJASAMA Ekonomi Ekonomi Islam di Indonesia hingga saat ini mengalami perkembangan yang signifikan. Tanggung Jawab Dalam melaksanakan akad tanggung jawab yang berkaitan dengan kepercayaan yang diberikan kepada pihak yang dianggap memenuhi syarat untung memegang kepercayaan secara penuh dengan pihak yang masih perlu memenuhi kewajiban sebagai penjamin ( damin) harus dipertimbangkan 1. koperasi dapat diterima oleh kalangan Islam.para anggota pemilik saham. Tolong Menolong Saling menolong sesama peserta (nasabah) dengan hanya berhadapan keridaan Allah. BMT telah menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi yang mengelola dana dari. 2. BMT-BMT sebagian besar berbadan hukum koperasi yang merupakan badan usaha berdasarkan azas kekeluargaan yang sesuai dengan Islam. Oelh karena itu. Koperasi tidak mempunyai unsur kezaliman dan pemerasan oleh manusia yang kuat atau kaya atas manusia yang lemah atau miskin. 1. jumlah BMT sudah mendekati angka 4000 unit dimana proses operasionalnya tidak jauh beda dengan operasional BPRS atau Bank Syariah J. Dan tolong menolong untuk memberikan santunan perlindungan atas musibah yang akan datang . khusunya tentang kerja sama ekonomi Islam yaitu sebagai berikut. sekolah dan sebagainya. Sampai tahun 2003. memberi lapangan kerja kepada para karyawannya. BMT (Baitul Mal wat Tamwil) Merupakan lembaga keuangan mikro yang sanagt sukses. banyaknya lembaga keuangan yang berorientasi Syariah serta semakin tingginya kesadaran masyarakat Indonesia dalam menerapkan kerjasama ekonomi berdasarkan Syariah. memberi bantuan keuangan dari sebagian hasil usaha koperasi untuk mendirikan tempat ibadah. Ada beberapa aspek perilaku yang harus mencerminkan kepatuhan terhadap hukum Islam di segala aspek kehidupan. BMT di Indonesia tumbuh dari bawah (masyarakat berekonomi lemah) yang didukung oleh deposan-deposan kecil.

Oleh karena itu. dan waktu yang sangat terbatas. Saling melindungi Perekonomian Islam yang berdasarkan Syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang atau pihak melalui investasi. Oleh karena kurangnya literatur. maka makalah yang sederhana ini banyak kekurangannya. saran-saran yang bersifat membangun dalam penyempurnaan makalah ini sangat diharapkan . . termasuk kepada pihak yang tidak disukai. Adil Dalam melakukan transaksi/ perniagaan. 1. Islam mengharuskan untuk berbuat adil tanpa memandang bulu. atau antara seseorang dengan badan hukum . Semoga asas-asas transaksi ekonomi Islam dapat diterapkan dalam jual beli serta kerja sama ekonomi yang Islami . Demikianlah beberapa hal yang menyangkut Hukum Islam tentang Muamalah. Amanah/jujur Dalam menjalankan kerja sama ekonomi Syariah mengharuskan dipenuhinya semua ikatan yang telah disepakati. 1.1. atau antara badan hukum yang satu dengan badan hukum yang lainnya . Perubahan ikatan akibat perubahan kondisi harus dilaksanakan secara rida sama rida dan disepakati oleh semua pihak yang terkait BAB III KESIMPULAN Muamalah adalah Hukum Islam yang berkaitan dengan hak dan harta yang muncul dari transaksi antara seseorang dengan orang lain .

id .id . Hukum Islam tentang Muamalah .co. 2006.DAFTAR PUSTAKA Syamsuri. Pendidikan Agama Islma untuk SMA kelas XI.google.co. Hukum Islam tentang Muamalah www. Erlangga : Jakarta www.yahoo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful