MAKALAH HUKUM ISLAM TENTANG MUAMALAH

06.03 dudul blog's No comments

Tugas Agama Islam Kelas XI

MAKALAH HUKUM ISLAM TENTANG MUAMALAH

Dibuat untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Agama Islam

Oleh RA.Eflin Nawang Wulan XI IPA RSBI 4 Guru Pembimbing Drs. H. Darlen Darwis

SMA NEGERI 4 KOTA JAMBI TAHUN AJARAN 2011/2012

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL.................................................................................................i KATA PENGANTAR.............................................................................................ii DAFTAR ISI...........................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah..........................................................................................1 Rumusan Masalah....................................................................................................1 Tujuan Penulisan.....................................................................................................2 Manfaat Penulisan...................................................................................................2 BAB II PEMBAHASAN Muamalah................................................................................................................3 Asas-Asas Transaksi Ekonomi dalam Islam...........................................................3 Penerapan Transaksi Ekonomi dalam Islam............................................................5 Riba........................................................................................................................14 Hukum Islam tentang Kerja Sama Ekonomi (Syirkah).........................................17 Mudarabah (Bagi Hasil)........................................................................................19 Perbankan yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam...........................................22 Sistem Asuransi yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam.................................24 Sistem Lembaga Keuangan non Bang yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam..........................................................................................................26 J Perilaku yang Mencerminkan Kepatuhan terhadap Hukum Islam tentang Kerjasama..................................................................................................27 BAB III KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA

A. B. C. D. A. B. C. D. E. F. G. H. I.

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulisan makala yang berjudul “Hukum Islam tentang Muamalah” dapat terselesaikan tepat waktu . Ucapan terimakasih tak lupa penulis sampaikan kepada guru matapelajaran Agama Islam yang telah membimbing dalam penulisan ini . Makalah ini merupakan tugas individu dalam mata pelajaran AgamaIslam. Adapun tujuan wawasan diberikannya Hukum Islam tugas tentang makalah Muamalah ini dan yaitu yang untuk berhubungan menambah dengannya.

Walaupun dalam penyusunan dan penulisan makalah ini penulis menemukan beberapa kesulitan, namun akhirnya penyusunan dan penulisan makalah ini dapat terselesaikan.

baik seseorang itu pribadi tertentu maupun berbentuk badan hukum.Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat kekurangan. Amin………………. bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi penulis. seperti jual beli. Drs.. sepeti peresoan. H. firma. Dari pengertian muamalah tersebut ada yang berpendapat bahwa muamalah hanya menyangkut permasalahan hak dan harta yang muncul dari transaksi anatara seseorang dengan orang lain atau anatara . yayasan. Guru Pembimbing Jambi. Contoh hukum islam yang termasuk muamalah. sehingga kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan khususnya pada dari uru matapelajaran Harapan Agama kami Islam semoga untuk penulisan dijadikan makalah pedoman ini bisa penulisan berikutnya. Darlen Darwis Penulis BAB I PENDAHULUAN A. dan negara. perserikatan dibidang pertanian dan perdagangan.Latar Belakang Masalah Dalam buku Ensiklopedia Islam Jilid 3 halaman 245 dijelaskan bahwa muamalah merupakan bagian dari hukum islam yang mengatur hubungan antar seseorang dengan orang lain. serta usaha perbankan dan asuransi islami. sewa menyewa.

Bagaimana Perbankan yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam H.Tujuan 1. C. Apakah yang dimaksud dengan Mudarabah (bagi hasil) G. Apakah yang dimaksud dengan Muamalah B. B. Bagaimanakah Sistem Asuransi yang Sesuai dengan Prinsip Hukum Islam I.Tujuan umum Secara umum pembuatan makalah ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami Hukum Islam tentang Muamalah 2.seseorang dan badan hukum. Bagaimanakah Sistem Lembaga Keuangan non Bank yang sesuai dengan Prinsip Hukum Islam Bagaimanakah Perilaku yang Mencerminkan Kepatuhan Terhadap Hukum Islam tetang Kerjasama Ekonomi J.Manfaat .Rumusan Masalah A. D.Tujuan khusus Tujuan khusus pembuatan makalah ini yaitu untuk mengikuti prosedur pengajaran dalam mata pelajaran Agama Islam . atau antara badan hukum yang satu dan badan hukum yang lain. Apa saja asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam C. Bagaimanakah Hukum Islam tentang Kerja sama Ekonomi (Syirkah) F. Apakah yang dimakasud dengan Riba E. Bagaimanakah penerapan transaksi ekonomi dalam Islam D.

Menambah pengetahuan Hukum Islam tentang Muamalah. yaitu untuk mendapatkan kepuasan dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya. misalnya memperdagangkan barang haram. sewa menyewa. agama Islam memberikan peraturan yang sebaik-baiknya aturan. maka agar semuanya dapat berjalan dengan lancar dan teratur. (Lihat Q.MUAMALAH A. kerjasama di bidang pertanian dan perdagangan. AlMa’idah. upah mengupah. S. Contohnya transaksi jual beli. misalnya dalam jual beli. pinjam meminjam atau suatu usaha yang lain baik bersifat pribadi maupun untuk kemaslahatan umat. masing-masing berhajat kepada yang lain. BAB II PEMBAHASAN A. bertolong-tolongan. berserikat dan lain-lain. Setiap transaksi pada dasarnya mengikat orang (pihak) yang melakukan transaksi. muamalah ialah tukar menukar barang atau sesuatu yang memberi manfaat dengan cara yang ditentukan. urusan bercocok tanam. sewa-menyewa. Transaksi ekonomi maksudnya perjanjian atau akad dalam bidang ekonomi. pinjam meminjam. Agar hak masing-masing tidak sia-sia dan guna menjaga kemaslahatan umat. Dijelaskan bahwa dalam setiap transaksi ada beberapa prinsip dasar (asas-asas) yang diterapkan syara’. Yang termasuk dalam hal muamalah adalah jual beli. sewa menyewa. ASAS-ASAS TRANSAKSI EKONOMI DALAM ISLAM Ekonomi adalah sesuatu yang berkaitan dengan cita-cita dan usaha manusia untuk meraih kemakmuran. B. Pengertian Muamalah Menurut fiqih. Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain. tukar menukar keperluan dalam urusan kepentingan hidup baik dengan cara jual beli. Dengan demikian akan terjadi suatu kehidupan yang teratur dan menjadi ajang silaturrahmi yang erat. kecuali apabila transaksi itu menyimpang dari hukum syara’. yaitu: 1. 5: 1!) .

Setiap transaksi dilakukan secara sukarela. Hadis Nabi SAW menyebutkan: ”Nabi Muhammad SAW melarang jual beli yang mengandung unsur penipuan. Syarat-syarat transaksi dirancang dan dilaksanakan secara bebas tetapi penuh tanggung jawab. sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. 2.yaa ayyuhaa alladziina aamanuu awfuu bial'uquudi uhillat lakum bahiimatu al-an'aami illaa maa yutlaa 'alaykum ghayra muhillii alshshaydi wa-antum hurumun inna allaaha yahkumu maa yuriidu Artinya : [5:1] Hai orang-orang yang beriman.R. boleh digunakan untuk menentukan batasan atau kriteria-kriteria dalam . kecuali yang akan dibacakan kepadamu. tanpa ada paksaan dari pihak mana pun. Adat kebiasaan atau ’urf yang tidak menyimpang dari syara’. sehingga terhindar dari segala bentuk penipuan. dst. Dan janganlah kamu membunuh dirimu 287. Dihalalkan bagimu binatang ternak. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. janganlah kami saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. tidak menyimpang dari hukum syara’ dan adab sopan santun. dilandasi dengan niat yang baik dan ikhlas karena Allah SWT. 4. Muslim) 5. penuhilah aqad-aqad itu 388. Islam mewajibkan agar setiap transaksi. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji.S. (Lihat Q. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.” (H. 3. An-Nisa’ 4: 29!) yaa ayyuhaa alladziina aamanuu laa ta/kuluu amwaalakum baynakum bialbaathili illaa an takuuna tijaaratan 'an taraadin minkum walaa taqtuluu anfusakum inna allaaha kaana bikum rahiimaan Artinya : [4:29] Hai orang-orang yang beriman.

jual beli adalah penukaran harta (dalam pengertian luas) atas dasar saling rela atau tukar menukar suatu benda (barang) yang dilakukan antara dua pihak dengan kesepakatan (akad) tertentu atas dasar suka sama suka (lihat QS Az Zumar : 39. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil. hud : 93) 1. lihat Al-qur. C. Insya Allah jika asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam dilaksanakan. Allah berfirman. yakni memperoleh mardatillah (keridaan Allah SWT) akan terwujud. dalam akad sewa-menyewa rumah.an on line di gogle Artinya : “Hai orang-orang yang beriman. Hukum Jual Beli Orang yang terjun dalam bidang usaha jual beli harus mengetahui hukum jual beli agar dalam jual beli tersebut tidak ada yang dirugikan. PENERAPAN TRANSAKSI EKONOMI DALAM ISLAM 1. maka tujuan filosofis yang luhur dari sebuah transaksi. sesungguhnya aku akan bekerja (pula). manusia harus berusaha mencari karunia Allah yang ada dimuka bumi ini sebagai sumber ekonomi. maka kelak kamu akan mengetahui. (QS Az Zumar : 39) Jual beli dalam bahasa Arab terdiri dari dua kata yang mengandung makna berlawanan yaitu Al Bai’ yang artinya jual dan Asy Syira’a yang artinya Beli. baik dari pihak penjual maupun pihak pembeli. Allah SWT berfirman : qul yaa qawmi i'maluu 'alaa makaanatikum innii 'aamilun fasawfa ta'lamuuna Artinya : [39:39] Katakanlah: "Hai kaumku.transaksi. Jual Beli Manusia dijadikan Allah SWT sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu dengan yang lain. At Taubah : 103. Menurut istilah hukum Syara. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Misalnya. bekerjalah sesuai dengan keadaanmu. Jual beli hukumnya mubah. Artinya. hal tersebut diperbolehkan sepanjang suka sama suka. kecuali dengan .

si pembeli boleh memilih akan meneruskan jual beli tersebut atau tidak. a. jual beli tersebut tidak sah. Yang diperlukan ijab kabul adalah saling rela (ridha) yang direalisasikan dalam bentuk kata-kata. Penjual atau pembeli melakukan jual beli dengan kehendak sendiri. atau salah satu diantara keduanya. Rukun dan syarat Jual Beli Rukun dan syarat jual beli adalah ketentuan-ketentuan dalam jual beli yang harus dipenuhi agar jual belinya sah menurut syara’ (hukum Islam). biasanya telah terjadi proses tawar menawar terlebih dulu. dan aku terima. minimal ada tiga rukun yang perlu dipenuhi.”(QS An Nisa : 29 Hadis nabi Muhammad SAW menyatakan sebagai berikut. Pernyataan ijab kabul tidak harus menggunakan kata-kata khusus. aku jual. Kabul adalah ucapan si pembeli sebagai jawaban dari perkataan si penjual. ‫)ﺇﻨﻤﺎ ﺍﻟﺒﻴﻊ ﺗﺮﺍﺩ ) ﺮﻮﺍﻩ ﺍﻠﺒﺨﺎﺮﻯ‬ Artinya : “Sesungguhnya jual beli itu hanya sah jika suka suka sama suka. misalnya saya menjual mobil ini dengan harga 25 juta rupiah.jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu. kemudian salah satu dari mereka atau keduanya telah meninggalkan tempat akad. aku berikan. keduanya tidak boleh membatalkan jual beli yang telah disepakatinya.” (HR Bukhari) ‫)ﺃﻠﺒﻴﻌﺎﻥ ﺑﺎ ﻟﺨﻴﺎﺭ ﻣﺎ ﻟﻢ ﻴﺘﻔﺮﻗﺎ ) ﺮﻮﺍﻩ ﺍﻠﺒﺨﺎﺮﻯ ﻭ ﻤﺴﻠﻢ‬ Artinya : “ Dua orang jual beli boleh memilih akan meneruskan jual beli mereka atau tidak. Apabila akad (kesepakatan) jual beli telah dilaksanakan dan terjadi pembayaran. aku beli. b. misalnya saya membeli mobil ini dengan harga 25 juta rupiah.” (HR Bukhari dan Muslim) Dari hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa apabila seseorang melakukan jual beli dan tawar menawar dan tidak ada kesesuaian harga antara penjual dan pembeli. Sebelum akad terjadi. 2. Dalam pelaksanaan jual beli. Contohnya. Syarat Ijab dan Kabul Ijab adalah perkataan untuk menjual atau transaksi menyerahkan. Penjual atau pembeli harus dalam keadaan sehat akalnya Orang gila tidak sah jual belinya. selama keduanya belum berpisah dari tempat akad. Ijab kabul jual beli juga sah dilakukan dalam . tidak ada paksaan kepada keduanya. Apabila ada paksaan. aku ambil.

Orang yang tidak melaksanakan amanat dalam islam sangat dicela. jual beli dilakukan dengan cara memesan lewat telepon. Menepati Amanat Menepati amanat merupakan sifat yang sangat terpuji. Seorang muslim dituntut untuk berlaku benar. seperti dalam jual beli. Dusta dalam berdagang sangat dicela terlebih jika diiringi sumpah atas nama Allah. atau orang yang melakukan transaksi itu diwakilkan. salah satu karakter pedagang yang terpenting dan diridhai Allah adalah berlaku benar. “Empat macam manusia yang dimurkai Allah. . orang miskin yang congkak. c. Sebaliknya. As-Sir adalah modal barang yang seharusnya diterima para pedagang sebelum dijual ke konsumen. baik dari segi promosi barang atau penetapan harganya. Yang dimaksud amanat adalah mengembalikan hak apa saja kepada pemiliknya. barang yang dijadikan nilai tukar bukan barang yang diharamkan syara. dusta merupakan perilaku orang munafik. Bisa diserahkan waktu akad. Jual beli barter (muqayyadah). Harga yang disepakati harus jelas jumlahnya 2. Benda yang diperjualbelikan 1) Barang yang diperjualbelikan harus memenuhi sarat sebagai berikut. orang tua renta yang berzina. yaitu penjual yang suka bersumpah.bentuk tulisan dengan sarat bahwa kedua belah pihak berjauhan tempat.”(HR Nasai dan Ibnu Hibban) b. 3. Di zaman modern saat ini. 2) Suci atau bersih dan halal barangnya 3) Barang yang diperjualbelikan harus diteliti lebih dulu 4) Barang yang diperjualbelikan tidak berada dalam proses penawaran dengan orang lain 5) Barang yang diperjualbelikan bukan hasil monopoli yang merugikan 6) Barang yang diperjualbelikan tidak boleh ditaksir (spekulasi) 7) Barang yang dijual adalah milik sendiri atau yang diberi kuasa 8) Barang itu dapat diserahterimakan d. Oleh karena itu. sekalipun secara hukum 3. apabila si pemesan sudah tahu pasti kualitas barang pesanannya dan mempunyai keyakinan tidak ada unsur penipuan. Perilaku atau sikap yang harus dimiliki oleh penjual a. dan pemimpin yang zalim.Syarat Nilai Tukar (Harga Barang) As-samn adalah harga pasar yang berlaku di tengah-tengah masyarakat secara aktual. 1. Jula beli seperti itu sah saja. Berlaku Benar (Lurus) Berperilaku benar merupakan ruh keimanan dan ciri utama orang yang beriman.

Hal-hal yang harus disampaikan ketika berdagang adalah penjual atau pedagang menjelaskan ciri-ciri. kecuali Lawan sifat jujur adalah menipu atau curang.” saudaranya dan menemukan cacat. kuantitas. kualitas. dan harga barang dagangannya kepada pembeli tanpa melebih-lebihkannya. jangan menipu! . Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman. Jujur Selain benar dan memegang amanat. timbangan.” (QS Al A’raf : 85) Sikap jujur pedagang dapat dicontohkan seperti dengan menjelaskan cacat barang dagangan. Hadis lain meriwayatkan dari umar bin khattab r. Sikap jujur dalam hal timbangan. Ia berkata: “Hai kaumku. kualitas. dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Syu’aib. dan kuantitas barang yang diperjual belikan adalah perintah Allah SWT. seperti mengurangi takaran. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya. tidak boleh seorang muslim apabila ia berdagang dengan diterangkannya. Hal itu dimaksudkan agar pembeli tidak merasa tertipu dan dirugikan. sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. atau menonjolkan keunggulan barang tetapi menyembunyikan cacatnya. Sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya : “Muslim itu adalah saudara muslim. Kejujuran merupakan salah satu modal yang sangat penting dalam jual beli karena kejujuran akan menghindarkan diri dari hal-hal yang dapat merugikan salah satu pihak.a berkata seorang lelaki mengadu kepada rasulullah SAW sebagai berikut “ katakanlah kepada si penjual. sembahlah Allah. c. baik yang diketahui maupun yang tidak diketahui. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. seorang pedagang harus berlaku jujur. Firman Allah lihat Al-qur.an on line di gogle wa-ilaa madyana akhaahum syu'ayban qaala yaa qawmi u'buduu allaaha maa lakum min ilaahin ghayruhu qad jaa-atkum bayyinatun min rabbikum fa-awfuu alkayla waalmiizaana walaa tabkhasuu alnnaasa asyyaa-ahum walaa tufsiduu fii al-ardhi ba'da ishlaahihaa dzaalikum khayrun lakum in kuntum mu/miniina Artinya : Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan saudara mereka. ukuran kualitas.

Maka sejak itu apabila dia melakukan jual beli. Yang artinya : “Jika dua orang lakilaki mengadakan jual beli. 2) Khiar Syarat Khiar syarat adalah suatu pilihan antara meneruskan atau mengurungkan jual beli setelah mempertimbangkan satu atau dua hari. Masa khiar syarat selambat-lambatnya tiga hari 3) Khiar Aib (cacat) Khiar aib (cacat) adalah si pembeli boleh mengembalikan barang yang dibelinya. . Macam-macam Jual Beli a. kemudian mereka sepakat dengan khiar tersebut. maka jual beli yang demikian itu sah. selalu diingatkannya jangan menipu. namun tidak diketahui oleh si penjual maupun si pembeli. maka jual beli harus ditegaskan untuk dilanjutkan atau diurungkan. b.” (HR Mutafaqun alaih) 4. Hadis nabi Muhammad SAW. atau salah satu melakukan khiar. Ada tiga macam khiar yaitu sebagai berikut : 1) Khiar Majelis Khiar majelis adalah si pembeli an penjual boleh memilih antara meneruskan akad jual beli atau mengurungkannya selama keduanya masih tetap ditempat jual beli. maka masing-masing boleh melakukan khiar selama mereka belum berpisah dan mereka masih berkumpul. Khiar majelis ini berlaku pada semua macam jual beli. Jual beli yang sahih Adalah jual beli yang memenuhi rukun dan syarat yang ditentukan. Jual beli yang batil Adalah jual beli yang tidak terpenuhi salah satu atau seluruh rukun dan syarat yang ditentukan Macam-macam jual beli yang batil yaitu: 1. apabila barang tersebut diketahui ada cacatnya. Jual beli sesuatu yang tidak ada. Khiar Khiar artunya boleh memilih satu diantara dua yaitu meneruskan kesepakatan (akad) jual beli atau mengurungkannya (menarik kembali atau tidak jadi melakukan transaksi jual beli). Kecacatan itu sudah ada sebelumnya.”(HR Muslim) d. Setelah hari yang ditentukan tiba.

2. Jual beli ajal (al-ajl) 2. air danau. IJARAH . 3. Yang berpiutang (yang meminjami) dan yang berutang (peminjam). Jual beli buah-buahan atau padi-padian yang belum sempurna matangnya 4. Jual beli yang bergantung pada suatu syarat tertentu 9. Jual beli yang mengandung unsur penipuan 5. menurut hukum Islam adalah: a. Simpan Pinjam Rukun dan syarat utang piutang atau pinjam meminjam. Jual beli al-‘arbun (jual beli yang bentuknya melalui perjanjian. Jual beli benda-benda najis 6. Jual beli al-majhul (benda atau barangnya secara global tidak diketahui). b. Jual beli sebagian barang yang sama sekali tidak dapat dipisahkan dari satuannya 11. air laut dan air yang tidak boleh dimiliki seseorang 8. Menjual barang yang tidak bisa diserahkan kepada pembeli 3. jika barang yang sudah dibeli dikembalikan oleh pembeli. syaratnya sudah balig dan berakal sehat. dengan syarat kemajhulannya (ketidakjelasannya) itu bersifat menyeluruh 10. Jual beli air sungai. Barang (uang) yang diutangkan atau dipinajmakan adalah milik sah dari yang meminjamkan. maka uang yang telah diberikan kepada penjual menjadi hibah bagi penjual) 7.

3. Pengertian Berasal dari bahasa Arab yang artinya upah atau imbalan. dan sesuatu yang bernilai harta. Ijarah yang bersifat manfaat. bersifat mubah dan bisa dimanfaatkan dengan imbalan tertentu. An-Nisa’. Ijarah yang bersifat pekerjaan ialah dengan cara mempekerjakan seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan.S Al-Qasas. c. 28: 26. Objek ijarah bisa diserahkan dan dipergunakan secara langsung dan tidak bercacat. Upah/sewa dalam transaksi ijarah harus jelas. Barang yang akan disewakan (objek ijarah) diketahui kondisi dan manfaatnya oleh penyewa. 4. 5. 6. 2.a. b. Ex: tukang jahit. Kedua orang yang bertransaksi (akad) sudah balig dan berakal sehat. 7. Hal yang disewakan tidak termasuk suatu kewajiban bagi penyewa. Objek ijarah adalah sesuatu yang biasa disewakan. seperti sewa-menyewa. Az-Zukhruf. Definisi ijarah menurut ulama mazhab Syafi’i adalah transaksi tertentu terhadap suatu manfaat yang dituju. 2. 65: 6 dan Q. 8. Macam-macam ijarah 1. tertentu. e. Sifat Akad/Transaksi Ijarah .4: 29).dsb. d. Kedua belah pihak tsb bertransaksi dengan kerelaan (Q. Objek ijarah merupakan sesuatu yang dihalalkan syara’. Rukun dan Syarat Ijarah 1. 43: 32. At-Talaq.S.S. Dasar Hukum Ijarah Al-Qur’an yang dijadikan dasar hukum ijarah ialah Q.

Jumhur ulama berpendapat bahwa akad/transaksi ijarah bersifat mengikat. kecuali ada cacat.a ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : Akan tiba suatu zaman. Orang yang berakad b. ulama Mazhab Hambali dan Syafi’i tidak dapat dituntut ganti rugi. Berakhirnya Akad Ijarah Akan berakhir apabila: (1) Objek ijarah hilang/musnah. atau barang tersebut tidak bisa dimanfaatkan. Salah satu contoh perolehan harta yang haram adalah sesuatu yang berasal dari pekerjaan memungut riba. g.” (HR Ibnu Majah) . segala sesuatunya selalu dinilai dengan harta (materialisme). tidak ada seorang pun. Sigat/ijab kabul D. Zufar bin Hudailbin Qais al-Kufi (wafat 158 H/775 M). f. yaitu: a. Manusia berlomba-lomba untuk memperoleh harta kekayaan sebanyak mungkin. apakah dari sumber yang halal atau haram. Hadis nabi Muhammad SAW menyatakan sebagai berikut. Yang artinya : “Dari Abu Hurairah r. Sewa/imbalan c. Mereka tidak memperdulikan dari mana datangnya harta yang didapat. Rukun ijarah ada 4. Tanggung Jawab Orang yang Diupah/Digaji Ulama fikih sepakat bila objek yang dikerjakan rusak di tangan pekerja bukan karena kelalaiannya dan tidak ada unsur kesengajaan. kecuali ia memakan harta riba. maka pekerja tidak dapat dituntut ganti rugi. Penjual jasa bila melakukan suatu kesalahan sehingga benda orang yang sedang diperbaikinya mengalami kerusakan bukan karena kelalaian maka menurut Imam Abu Hanifah. Kalau ia memakannya secara langsung ia akan terkena debunya. Manfaat d. (2) Habisnya tenggang waktu yang disepakati dalam akad/transaksi ijarah. RIBA Bagi manusia yang tidak memiliki iman.

Riba dapat terjadi pada hutang piutang. dan urusannya (terserah) kepada Allah. Fauzi meminjam uang sebesar Rp 10. adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat). padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Allah SWT berfirman : . Contohnya. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya. Kelebihan atau tambahan ini disebut dengan riba. sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Disepakati dalam setiap satu hari keterlambatan. maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan). Jadi hari berikutnya Fauzi harus mengembalikan hutangnya menjadi Rp 10.000 pada hari senin.an on line di gogle alladziina ya/kuluuna alrribaa laa yaquumuuna illaa kamaa yaquumu alladzii yatakhabbathuhu alsysyaythaanu mina almassi dzaalika biannahum qaaluu innamaa albay'u mitslu alrribaa wa-ahalla allaahu albay'a waharrama alrribaa faman jaa-ahu maw'izhatun min rabbihi faintahaa falahu maa salafa wa-amruhu ilaa allaahi waman 'aada faulaa-ika ash-haabu alnnaari hum fiihaa khaaliduuna Artinya : Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka. Orang yang kembali (mengambil riba). mereka kekal di dalamnya. Riba menurut istilah syarak ialah suatu akad perjanjian yang terjadi dalam tukar menukar suatu barang yang tidak diketahui syaraknya. infak dan sedekah. Allah SWT berfirman. gadai.200. (QS Al Baqarah : 275) Allah telah melarang hamba-Nya untuk memakan riba. pinjaman. Atau dalam tukar menukar itu disyaratkan menerima salah satu dari dua barang apabila terlambat. Allah juga menjanjikan untuk melipatgandakan pahala bagi orang yang ikhlas mengeluarkan zakat. lalu terus berhenti (dari mengambil riba). Keadaan mereka yang demikian itu. Fauzi harus mengembalikan uang tersebut dengan tambahan 2 %.Kata riba (ar riba) menurut bahasa yaitu tambahan (az ziyadah) atau kelebihan. atau sewa menyewa. lihat Al-qur.

orang yang menuliskan. 2. Barang yang ditukarkan harus sama Timbangan atau takarannya harus sama Serah terima harus pada saat itu juga. dan ada kelebihan yang disyaratkan oleh yang menukarkan.a ia berkata : Rasulullah SAW telah melaknati orang-orang yang memakan riba. dan selalu berbuat dosa. dan (selanjutnya) nabi bersabda. janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah Supaya kamu mendapat keberuntungan. Ulama fikih membagi riba menjadi empat bagian. 1. orang yang menyaksikannya. orang yang menjadi wakilnya (orang yang memberi makan hasil riba). 3. 1. Riba fadal Riba fadal yaitu tukar menukar dua buah barang yang sama jenisnya. Supaya tukar menukar seperti ini tidak termasuk riba harus memenuhi tiga syarat sebagai berikut. Contohnya tukar menukar emas dengan emas atau beras dengan beras.” (QS Al Baqarah : 276) yaa ayyuhaa alladziina aamanuu laa ta/kuluu alrribaa mudaa'afatan waittaquu allaaha la'allakum tuflihuuna adh'aafan Artinya : “Hai orang-orang yang beriman.” (HR Muslim) Beberapa ayat dan hadis yang telah disebutkan menunjukan bahwa Islam sangat membenci perbuatan riba dan menganjurkan kepada umatnya agar didalam mencari rezeki hendaknya menempuh cara yang halal. namun tidak sama ukurannya yang disyaratkan oleh orang yang menukarnya. 2. mereka itu semua sama saja. yaitu sebagai berikut.yamhaqu allaahu alrribaa wayurbii alshshadaqaati waallaahu laa yuhibbu kulla kaffaarin atsiimin Artinya : “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran. Riba nasiah Riba nasiah yaitu tukar menukar barang yang sejenis maupun yang tidak sejenis atau jual beli yang pembayarannya disyaratkan lebih oleh .” (QS Ali Imran : 130) Hadis nabi Muhammad SAW yang artinya : “Dari Jabir r.

penjual dengan waktu yang dilambatkan. Riba merupakan salah satu bentuk penjajahan atau perbudakan dimana satu pihak mengeksploitasi pihak yang lain.000 3. Adapun sebab diharamkannya karena memiliki bahaya yang sangat besar antara lain sebagai berikut. demikian juga belahan dunia Islam (muslim world) lainnya telah menerapkan sistem perekonomian yang berbasis nilai-nilai dan prinsip syariah ( Islamic economic system) untuk dapat diterapkan dalam segenap aspek kehidupan bisnis dan transaksi . dan 3) timbang terima dalam akad (ijab kabul) sebelum meninggalkan majelis akad. a. Padahal. 1. yaitu: 1) tunai dan 2) timbang terima dalam akad (ijab kabul) sebelum meninggalkan majelis akad. b. membenci orang yang mengutamakan kepentingan diri sendiri atau egois. 4. Sifat riba sangat buruk sehingga Islam menyerukan agar manusia suka mendermakan harta kepada saudaranya dengan baik jika saudaranya membutuhkan harta. Riba dapat menimbulkan permusuhan antar pribadi dan mengikis habis semangat kerja sama atau saling menolong sesama manusia. HUKUM ISLAM TENTANG KERJA SAMA EKONOMI (SYIRKAH) Saat ini umat Islam Indonesia. serta orang yang mengeksploitasi orang lain. orang yang membeli suatu barang sebelum ia menerima barang tersebut dari penjual. 2. Menjual sesuatu yang sejenis ada tiga syarat. Contohnya. semua agama. Riba dapat menimbulkan tumbuh suburnya mental pemboros yang tidak mau bekerja keras dan penimbun harta di tangan satu pihak. Oleh penjualnya disyaratkan membayarnya tahun depan dengan harga Rp 525. Riba yad Riba yad yaitu berpisah dari tempat akad jual beli sebelum serah terima. yaitu: 1) serupa timbangan dan banyaknya 2) tunai. 3. salim membeli arloji seharga Rp 500. Misalnya. Jual beli ini dinamakan riba yad Berikut syarat-syarat jual beli agar tidak menjadi riba. penjual dan pembeli tersebut telah berpisah sebelum serah terima barang itu. E. Riba diharamkan oleh semua agama samawi. terutama Islam menyeru kepada manusia untuk saling tolong menolong. Islam menghargai kerja keras dan menghormati orang yang suka bekerja keras sebagai saran pencarian nafkah.000. Menjual sesuatu yang berlainan jenis ada dua syarat.

c. atau kondisi lainnya yang mengakibatkan pemilikan satu aset oleh dua orang atau lebih. Jenis-jenis musyarakah Ada dua jenis musyarakah yakni musyarakah pemilikan dan musyarakah akad (kontrak) 1) Musyarakah pemilikan tercipta karena warisan. wasiat. berbagi dalam sebuah aset nyata dan berbagi pula keuntungan yang dihasilkan oleh aset tersebut. atau pertanian dan lain-lain sepanjang sesuai dengan kesepakatan bersama dan hal tersebut hukumnya boleh. Keinginan ini didasari oleh kesadaran untuk menerapkan Islam secara utuh dan total. 1. Berdasarkan dalil-dalil diatas. musyarakah ( syirkah) dapat diartikan dua orang atau lebih yang bersekutu (berserikat) dimana uang yang mereka dapatkan dari harta warisan. kepemilikan dua orang atau lebih. Dasar Hukum Landasan hukum dari musyarakah ini antara lain : ‫ﻔﻫﻢ ﺸﺮﻛﺎﺀ ﻓﻲ ﺛﻠﺙ‬ Artinya : “… maka mereka berserikat pada sepertiga …” (QS An Nisa : 12) Bersabda Rasulullah yang artinya : “Dari Abu Hurairah. Pengertian Musyarakah Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana atau amal (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Dalam musyarakah ini. b. . industri. 1) Benda (harta dinilai dengan uang) 2) Harta-harta itu sesuai dalam jenis dan macamnya 3) Harta-harta dicampur 4) Satu sama lain membolehkan untuk membelanjakan harta itu 5) Untung rugi diterima dengan ukuran harta masing-masing. Rasulullah SAW bersabda : sesungguhnya Allah azza wajalla berfirman : Aku pihak ketiga dari dua orang yang berserikat selama salah satunya tidak menghianati lainnya. atau mereka kumpulkan diantara mereka.ekonomi umat. Syarat-syarat musyarakah Dalam bersyarikah ada 5 syarat ayng harus dipenuhi yaitu sebagai berikut.” (HR Abu Daud) Hadis tersebut menunjukkan kecintaan Allah kepada hambahambanya yang melakukan perkongsian atau kerja sama selama pihakpihak yang bekerja sama tersebut saling menjunjung tinggi amanat kebersamaan dan menjauhi pengkhianatan. kemudian diinvestasikan dalam perdagangan. a.

MUDARABAH (BAGI HASIL) Mudarabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (sahibul mal) menyediakan seluruh (100 %) modal. si pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. musyarakah diterapkan dalam skema modal ventura. sedangkan apabila rugi ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian itu bukan akibat kelalaian si pengelola. sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola. Setiap pihak memberikan dana yang jumlahnya sama dan berpartisipasi dalam kerja.2) Musyarakah akad tercipta dengan cara kesepakatan dimana dua orang atau lebih setuju bahwa tiap orang dari mereka memberikan modal musyarakah. 1. baik secara singkat maupun bertahap. Keuntungan dan kerugian dibagi berdasarkan jaminan yang disediakan masing-masing. wujuh. a’mal. Pada lembaga keuangan khusus yang dibolehkan melakukan investasi dalam kepemilikan perusahaan.Dasar Hukum Secara umum landasan dasar syariah mudarabah lebih mencerminkan anjuran untuk melakukan usaha. Keuntungan usaha secara mudarabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. Musyarakah akad terbagi menjadi ‘inan. Pada bidang perbankan misalnya. Penanaman modal dilakukan untuk jangka waktu tertentu dan setelah itu bank melakukan divestasi atau menjual bagian sahamnya. Mereka membeli barang secara kredit dari suatu perusahaan dan menjual barang tersebut secara tunai. Hal ini tampak dalam ayat dan hadis . Mereka pun sepakat berbagi keuntungan dan kerugian. nasabah mengembalikan dana tersebut bersama bagi hasil yang telah disepakati 2. Pembiayaan proyek. dan mudarabah a) Syirkah ‘inan adalah kontrak antara dua orang atau lebih. mufawadah. Modal ventura. penerapan musyarakah dapat berwujud hal-hal berikut ini. Setelah proyek itu selesai. Setiap pihak memberikan suatu porsi dari keseluruhan dana dan berpartisipasi dalam kerja. F. Misal dua orang arsitek menggarap sebuah proyek d) Syirkah wujuh adalah kontrak antara dua orang atau lebih yang memiliki reputasi dan prestise baik dalam bisnis. Musyarakah biasanya diaplikasikan untuk pembiayaan dimana nasabah dan bank sama-sama menyediakan dana untuk membiayai proyek tersebut. keuntungan dan kerugian yang dibagi sesuai dengan kesepakatan diantara mereka b) Syirkah mufawadah adalah kontrak kerja sama antara dua orang atau lebih. keuntungan dan kerugian dibagi secara sama besar c) Syirkah a’mal adalah kontrak kerjasama dua orang seprofesi untuk menerima pekerjaan secara bersama dan berbagi keuntungan dari pekerjaan itu. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalaian si pengelola. 1.

berikut ini. a. b. Adapun dari sisi pembiayaan. dan daerah bisnis. tabungan kurban. mudarabah biasanya diterapkan untuk bidang-bidang berikut. Allah berfirman dalam surat al-Muzammil yang artinya : “… dan dari orang-orang yang berjalan dimuka bumi mencari sebagian karunia Allah SWT…” (Al Muzammil : 20) Adanya kata yadribun pada ayat diatas dianggap sama dengan akar kata mudarabah yang berarti melakukan suatu perjalanan usaha. mudarabah terbagi menjadi dua jenis yakni mudarabah mutlaqah dan mudarabah muqayyadah. Mudarabah dan kaitannya dengan dunia perbankan biasanya diterapkan pada produk-produk pembiayaan dan pendanaan. Sisa penghimpunan dana mudarabah biasanya diterapkan pada bidang-bidang berikut ini. seperti modal kerja perdagangan dan jasa b. Mudarabah Muqayyadah Mudarabah muqayyadah adalah kebalikan dari mudarabah mutlaqah. seperti tabungan haji. Hadis nabi Muhammad yang artinya : “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Abbas bin Abdul Muthalib jika memberikan dana ke mitra usahanya secara mudarabah mensyaratkan agar dananya tidak dibawa mengarungi lautan. . Disampaikan syarat syarat tersebut kepada rasulullah SAW. menuruni lembah yang berbahaya. Jenis-jenis mudarabah Secara umum. yaitu dengan tabungan yang dimaksudkan untuk tujuan khusus. waktu. Dan rasulullah pun membolehkannya. atau membeli ternak. waktu. atau tempat usaha. Investasi khusus disebut juga mudarabah muqayyadah. yaitu sumbe investasi yang khusus dengan penyaluran yang khusus pula dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh sahibul mal. a. dan deposito berjangka. 1. Tabungan berjangka. Dalam pembahasan fikih ulama salafus saleh seringkali dicontohkan dengan ungkapan if’al ma syi’ta (lakukan sesukamu) dari sahibul mal ke mudarib yang memberi kekuasaan sangat besar. 1. Surah tersebut mendorong kaum muslim untuk melakukan upaya atau usaha yang telah diperintahkan Allah SWT. maka yang bersangkutan bertanggung jawab atas dana tersebut.”(HR Tabrani). Si Mudarib dibatasi dengan batasan jenis usaha. Adanya pembatasan ini seringkali mencerminkan kecenderungan umum si Sahibul Mal dalam memasuki jenis dunia usaha. Pembiayaan modal kerja. Mudarabah mutlaqah Mudarabah mutlaqah adalah bentuk kerjasama antara pemilik modal (sahibul mal) dan pengelola (mudarib) yang cakupannya sangat luas dan tidak dibatasi oleh spesifikasi jenis usaha. Jika menyalahi peraturan tersebut.

Kalau benih dari keduanya.” (HR Muslim) b. Muzaraah Muzaraah adalah kerjasama dalam pertanian berupa paroan sawah atau ladang seperdua atau sepertiga atau lebih atau kurang. Penghasilan yang didapat dari upah tidak wajib dibayar zakatnya. baik dari buah-buahan atau hasil petani (palawija). misalnya murabahah atau ijarah saja. yaitu dana dititipkan kepada nasabah untuk bisnis tertentu. Zakat hasil paroan ini diwajibkan atas orang yang punya benih. Sebaliknya. zakat wajib atas keduanya yang diambil dari jumlah pendapatan sebelum dibagi. Hukum kerja sama tersebut diatas diperbolehkan sebagian besar para sahabat. Muzaraah. Adapun pada mukhabarah. .2. Hadis menjelaskan sebagai berikut yang artinya : “Dari Ibnu Umar: Sesungguhnya nabi Muhammad SAW telah memberikan kebun beliau kepada penduduk khaibar agar dipelihara oleh mereka dengan perjanjian. tabi’in dan para imam . ada orang yang tidak mempunyai kebun. zakat diwajibkan atas yang punya tanah karena pada hakekatnya dialah yang bertanam. Mudaroban yang berkaitan dengan dunia Pertanian ialah : Musaqah. pada muzaraah zakat wajib atas petani yang bekerja karena pada hakekatnya dialah (si petani) yang bertanam. sedangkan petani hanya mengambil upah bekerja. Oleh karena itu. mereka akan diberi sebagian dari penghasilannya. tapi terampil bekerja. Deposito spesial (special investment). Mukhabarah Mukhabarah kerjasama dalam pertanian berupa paroan sawah atau ladang seperdua atau sepertiga atau lebih atau kurang. sedangkan pengantar dari sewaan tidak wajib mengeluarkan zakatnya. yang mempunyai tanah seolah-olah mengambil sewa tanahnya. tapi dia tidak dapat memeliharanya. c. Ada orang yang mempunyai kebun. Musaqah memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak yakni pemilik kebun dan pengelola sehingga samasama memperoleh hasil dari kerja sama tersebut. sedangkan benihnya dari pemilik sawah/ladang. Musaqah (paroan kebun) Yang dimaksud musaqah adalah bentuk kerja sama dimana orang yang mempunyai kebun memberikan kebunnya kepada orang lain (petani) agar dipelihara dan penghasilan yang didapat dari kebun itu dibagi berdua menurut perjanjian sewaktu akad Musaqah dibolehkan oleh agama karena banyak orang yang membutuhkannya. dan Mukhabarah a. sedangkan benih(bibit tanaman)nya dari pekerja (petani).

Bank Islam dapat memberikan tambahan modal kepada pengusaha untuk perusahaannya dengan perjanjian bagi hasil dan rugi yang perbandingannya sesuai dengan perjanjian misalnya. Dalam mudarabah ini. PERBANKAN YANG SESUAI DENGAN PRINSIP HUKUM ISLAM Lahirnya ekonomi Islam di zaman modern ini cukup unik dalam sejarah perkembangan ekonomi. Ekonomi Islam berbeda dengan ekonomiekonomi yang lain karena lahir atau berasal dari ajaran Islam yang mengharamkan riba dan menganjurkan sedekah.G. 2. Faisal Islamic Bank (1977) di Mesir 5. dengan cara menerima deposito berupa uang. baik perorangan atau badan usaha guna investasi dalam usaha-usaha yang produktif dan lain-lain dengan sistem bunga. tetapi Bank harus menjamin dapat mengembalikan dana itupada waktu pemiliknya (depositor) memerlukannya. kedua belah pihak . antara lain sebagai berikut. pihak Bank dan pihak pengusaha sama-sama mempunyai andil (saham) pada usaha patungan (joint ventura). Sedangkan Bank Islam yang dikenal dengan Bank Syariah adalah sebuah lembaga keuangan yang menjalankan operasinya menurut hukum (syariat) Islam dan tidak memakai sistem bunga karena bunga dianggap riba yang diharamkan oleh Islam. fifty-fifty. 3. Bank Islam menggunakan berbagai cara yang bersih dari unsur riba. Jordan Islamic Bank di Yordania (1978) Bank non Islam yang disebut juga bank konvensional adalah sebuah lembaga keuangan yang fungsi utamanya menghimpun dana untuk disalurkan kepada yang memerlukan dana. 1. Kesadaran tentang larangan riba telah menimbulkan gagasan pembentukan suatu bank Islam pada dasawarsa kedua abad ke-20 diantaranya melalui pendirian institusi sebagai berikut. Dengan mudarabah ini. Ahmad An Najjar 2. Islamic Development Bank (1975) di Saudi Arabia 4. 1. barang. Syirkah (perseroan). Mudarabah adalah kerjasama antara pemilik modal dengan pelaksana atas dasar perjanjian profit and loss sharing. Bank tidak mencampuri manajemen perusahaan. Kuwait House of Finance di Kuwait (1977) 6. Bank Pedesaan (Rural Bank) dan Bank Mir-Ghammar di Mesir tahun 1963 atas prakarsa seorang cendikiawan Mesir DR. dan surat-surat berharga sebagai amanat yang wajib dijaga keselamatannya oleh Bank Islam. Dibawah kerjasama syirkah ini. Wadiah atau titipan uang. Bank berhak menggunakan dana yang didepositokan itu tanpa harus membayar imbalannya. barang. Oleh karena itu. (QS Al Baqarah : 275-279) Sebagai pengganti sistem bunga. Dubai Islamic Bank (1973) di kawasan negara-negara Emirat Arab 3. Wadiah ini bisa diterapkan oleh Bank Islam dalam operasinya untuk menghimpun dana dari masyarakat. dan surat berharga atau deposito.

ialah si pemilik barang (dalam hal ini Bank) harus memberi informasi yang sebenarnya kepada pembeli tentang harga pembeliannya dan keuntungan bersih (profit margin) dari pada cost plus nya itu. perkembangan pesat Bank syariah tersebut membuktikan bahwa: (1) ajaran Islam menggerakkan ide sosial ekonomi. serta 89 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). Beliau memiliki gagasan membentuk lembaga amil (penghimpun dan pengelola zakat). Perkembangan pesat Bank-Bank Islam yang lazim disebut Bank syariah terjadi pada dasawarsa 70-an setelah terjadinya krisis minyak yang menimbulkan oil boom pada tahun 1971. Bank syariah pertama yang beroperasi di Indonesia adalah PT. Beberapa bank konvensional dalam negeri. maupun asing yang beroperasi di Indonesia juga telah mengajukan izin dan menyiapkan diri untuk segera beroperasi menjadi Bank Syariah. dan Bank minta tambahan harga atas harga pembeliannya.berpartisipasi mengelola usaha patungan ini dengan menanggung untung rugi bersama atas dasar perjanjian profit and loss sharing (PLS Agreement). Bukopin Syariah. Dengan sistem murabahah ini. Dengan murabahah ini. sedekah (ZIS). . hal ini juga pernah dipelopori oleh pemikiran dari KH. Ahmad Dahlan. Bank Umum Syariah 2 yaitu BMI dan Bank Syariah Mandiri. pada hakikatnya suatu pihak ingin mengubah bentuk bisnisnya dari kegiatan pinjam meminjam menjadi transaksi jual beli. Jabar Syariah. infak. Ide spirit yang bersumber pada ajaran Islam disebut juga modal masyarakat (Social Capital). terutama nasabah yang mempunyai deposito di Bank Islam itu sebagai slah satu pelayanan dan penghargaan Bank kepada para deposan karena mereka tidak menerima bunga atas depositonya dari Bank Islam. diantaranya sebagai berikut. dan larangan riba. BII Syariah dll. 5. Bank bisa membelikan atau menyediakan barang barang yang diperlukan oleh pengusaha untuk dijual lagi. Qard hasan (pinjaman yang baik atau benevolent loan). Sampai dengan tahun 1998 hanya terdapat 1 Bank Umum Syariah dan 78 BPRS (Bank Perkreditan Rakyat Syariah). Perkembangan perbankan syariah pada awalnya berjalan lebih lambat dibanding dengan Bank konvensional. (2) Peranan cendikiawan yang memiliki suatu konsep yang mengoperasionalkan ajaran agama yaitu zakat. Berdasarkan statistik perbankan syariah mei 2003 dari Bank Indonesia tercatat. Bank Muamalat Indonesia (BMI) berdiri pada tanggal 1 mei 1992. 8 Bank umum yang membuka unit atau kantor cabang syariah yaitu Danamon Syariah. Kehadiran Bank Syariah memiliki hikmah yang cukup besar. Syarat bisnis dengan murabahah ini. 4. ZIS dapat dijadikan modal Bank. Bank Islam dapat memberikan pinjaman tanpa bunga ( benevolent loan) kepada para nasabah yang baik. Murabahah adalah jual beli barang dengan tambahan harga atau cost plus atas dasar harga pembelian yang pertama secara jujur.

baik dengan cara deposito. tercatat sejumlah asransi konvensional yang membuka divisi Syariah yang terbukti mampu bersaing dengan asuransi lainnya. Asuransi pada umumnya. Membayar gaji para karyawan Bank yang melakukan pekerjaan untuk kepentingan nasabah dan sebagai sarana dan prasarana yang disediakan oleh Bank dan biaya administrasi pada umumnya.1. Imam Ahmad dan ulama mujtahidin lainnya yang semasa dengan mereka (abad II dan III H atau VIII dan IX M) tidak memberi fatwa hukum terhadap masalah asuransi karena hal tersebut belum dikenal pada waktu itu. masalah tersebut perlu dikaji hukumnya karena tidak ada penjelasan yang mendalam didalam Al Qur’an atau hadis secara tersurat. Kini umat Islam di Indonesia dihadapkan kepada masalah asuransi dalam berbagai bentuknya (asuransi jiwa. dan asuransi kesehatan) dan dalam berbagai aspek kehidupannya. Imam Syafi’i. sedangkan di dunia barat sudah dikenal sejak sekitar abad XIV M. Bank Islam dapat mengelola zakat di negara yang pemerintahannya belum mengelola zakat secara langsung. maka Bank Syariah menjadi alternatif untuk menyimpan uangnya. 5. Untuk menyelamatkan umat Islam dari praktik bunga yang mengandung unsur pemerasan (eksploitasi) dari si kaya terhadap si miskin atau orang yang kuat ekonominya terhadap yang lemah ekonominya. atau telex dalam memindahkan atau memberitahukan rekening nasabah. asuransi kecelakaan. Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap Bank non Islam yang menyebabkan umat Islam berada dibawah kekuasaan Bank sehingga umat Islam belum bisa menerapkan ajaran agamanya dalam kehidupan pribadi dan masyarakat. . telepon. baik dalam kehidupan bisnis maupun kehidupan keagamaannya. Para imam mazhab seperti Imam Hanafi. 3. terutama dalam kegiatan bsinis dan perekonomiannya 4. menurut pandangan Islam adalah termasuk masalah ijtihadiyah. Mengganti biaya-biaya yang langsung dikeluarkan oleh Bank dalam melaksanakan pekerjaan untuk kepentingan nasabah. SISTEM ASURANSI YANG SESUAI DENGAN PRINSIP HUKUM ISLAM Mengikuti sukses perbankan Syariah. Bank Islam juga boleh memungut dan menerima pembayaran untuk hal-hal berikut. misalnya biaya telegram. termasuk asuransi jiwa. Bank juga dapat menggunakan sebagian zakat yang terkumpul untuk proyek-proyek yang produktif dan hasilnya untuk kepentingan agama dan umum. Sistem asuransi di dunia Islam baru dikenal pada abad XIX M. Sampai dengan tahun 2002. dan sebagainya b. bagi hasil maupun yang lainnya 2. H. Imam Malik. asuransi Syariah juga mengalami pertumbuhan yang cukup pesat.. Artinya. a. Umat Islam yang berpendirian bahwa bunga Bank konvensional adalah riba.

wadi’ah dan murabahah. wakalah. Dalam buku Hukum Asuransi di Indonesia ditulis oleh Vide Wirjono Prodjodikoro. Pembebanan biaya operasional ditanggung pemegang polis. termasuk asuransi jiwa 2. yakni sebagai berikut. membolehkan semua asuransi dalam praktiknya sekarang ini. Membolehkan aasuransi yang bersifat sosial dan mengharamkan asuransi yang semata-mata bersifat komersial 4. sudah tentu harus dilakukan dengan menggunakan metode ijtihad yang lazim digunakan oleh mejtahidin dahulu. 1. 3. . Dana tersebut diinvestasikan sesuai dengan instrumen Syariah seperti mudarabah. menganggap syubhat Ketika mengkaji hukum Islam tentang asuransi. Mempunyai akad takafuli (tolong menolong) untuk memberikan santunan atau perlindungan atas musibah yang akan datang 2.” (HR Bukhari danMmuslim) Secara operasional. 3. diantaranya adalah hadis Nabi Muhammad SAW “Seorang mukmin dengan mukmin lainnya dalam suatu masyarakat ibarat satu bangunan. Premi memiliki unsur tabaru’ atau mortalita (harapan hidup) 4. menjelaskan. menurut pasal 246 Wet Boek Van Koophandel (Kitab Undang-undang perniagaan).Dikalangan ulama dan cendikiawan muslim ada empat pendapat tentang hukum asuransi. 1. asuransi yang sesuai dengan Syariah memiliki sistem yang mengandung hal-hal sebagai berikut. Adapun asuransi Syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang atau pihak melaui investasi dalam bentuk aset atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalu akad (perikatan) yang sesuai Syariah Ada beberapa sumber yang dijadikan rujukan bagi berlangsungnya sistem asuransi tersebut. terbatas pada kisaran 30 % dari premi sehingga pembentukan pada nilai tunai cepat terbentuk pada tahun pertama yang memiliki nilai 70 % dari premi. dimana tiap bangunan saling mengokohkan satu sama lain. bahwa asuransi pada umunya adalah suatu bentuk persetujuan dimana pihak yang menjamin berjanji kepada pihak yang dijamin untuk menerima sejumlah uang premi sebagai pengganti kerugian yang mungkin akan diderita oleh yang dijamin karena akibat dari suatu peristiwa yang belum jelas akan terjadi. Diantara metode ijtihad yang mempunyai banyak peranan di dalam mengistinbatkan (mencari dan menetapkan hukum) terhadap masalah-masalah baru yang tidak ada nasnya dalam Al Qur’an dan hadis adalah maslahah mursalah atau istislah ( public good) dan qyas (analogical reasoning). Mengharamkan asuransi dalam segala macam dan bentuknya sekarang ini. Dana yang terkumpul menjadi amanah pengelola dana.

anatara lain memberi keuntungan kepada . Sistem Lembaga Keuangan non Bank yang sesuai dengan Prinsip Hukum Islam Sistem lembaga keuangan non Bank yang sesuai dengan prinsipprinsip hukum Islam antara lain adalah sebagai berikut. Menurut mahmud syaltut. 8. misalnya bidang konsumsi.5. Dan ada pula koperasi yang meluaskan usahanya dalam berbagai bidang yang disebut koperasi serba usaha (multi purpose) seperti bidang pembelian dan penjualan Modal usaha koperasi diperoleh dari uang simpanan pokok. Mempunyai misi akidah. fungsi ekonomi dalam bentuk kegiatan-kegiatan usaha ekonomi yang dilakukan koperasi untuk meringankan beban hidup sehari-hari para anggotanya dan 2. koperasi sebagaimana diuarikan diatas adalah bentuk syirkah baru yang diciptakan oleh para ahli ekonomi dan banyak sekali memilki manfaat. bidang kredit atau bidang produksi. yakni : 1. uang simpanan wajid. uang simpanan sukarela yang merupakan deposito. dari rekening tabaru’ (dana kebajikan seluruh peserta) sejak awal sudah dikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong menolong bila terjadi musibah. 1. 6. misalnya untuk mendirikan sekolah atau tempat ibadah Koperasi dari segi bidang usahanya ada yang hanya menjalankan satu bidang usaha saja. Apabila terjadi musibah semua peserta ikut (saling) menanggung dan membantu 7. Koperasi Pengertian koperasi dari segi etimologi berasal dari bahasa inggris coorporation. yang artinya bekerja sama. Koperasi mempunyai dua fungsi. Ini disebut koperasi berusaha tunggal (single purpose). Mekanisme pertanggungan pada asuransi Syariah adalah sharing of risk. Pengertian koperasi dari segi etimologi ialah suatu perkumpulan atau organisasi yang beranggotakn orang-orang atau badan hukum yang bekerja sama denagn penuh kesadaran untuk meningkatkan kesejahteraan anggota atas dasar suka rela secara kekeluargaan. sosial serta mengangkat perekonomian umat Islam atau misi iqtisadi I.atau dalam akad tabarru’ dapat berbentuk hadiah kepada peserta dan ujrah (fee) kepada pengelola. uang pinjaman. penyisihan-penyisihan hasil usaha termasuk cadangan dan sumber lain yang sah. Keuntungan (profit) dibagi antara perusahaan dengan peserta sesuai prinsip bagi hasil (mudarabah). fungsi soisal dalam bentuk kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan secara gotong royong atau dalam bentuk sumbangan berupa uang yang berasal dari bagian laba koperasi disishkan untuk tujuan-tujuan sosial.

memberi lapangan kerja kepada para karyawannya. 2. 1. memberi bantuan keuangan dari sebagian hasil usaha koperasi untuk mendirikan tempat ibadah. Dan tolong menolong untuk memberikan santunan perlindungan atas musibah yang akan datang . banyaknya lembaga keuangan yang berorientasi Syariah serta semakin tingginya kesadaran masyarakat Indonesia dalam menerapkan kerjasama ekonomi berdasarkan Syariah. BMT di Indonesia tumbuh dari bawah (masyarakat berekonomi lemah) yang didukung oleh deposan-deposan kecil. Oelh karena itu. pengelolaannya demokratis dan terbuka (open management) serta membagi keuntungan dan kerugian kepada para anggota menurut ketentuan yang berlaku yang telah diketahui oleh seluruh anggota pemegang saham.para anggota pemilik saham. Sampai tahun 2003. Hal ini ditandai dengan maraknya kajian-kajian ekonomi Syariah. khusunya tentang kerja sama ekonomi Islam yaitu sebagai berikut. BMT-BMT sebagian besar berbadan hukum koperasi yang merupakan badan usaha berdasarkan azas kekeluargaan yang sesuai dengan Islam. sekolah dan sebagainya. BMT telah menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi yang mengelola dana dari. jumlah BMT sudah mendekati angka 4000 unit dimana proses operasionalnya tidak jauh beda dengan operasional BPRS atau Bank Syariah J. Tolong Menolong Saling menolong sesama peserta (nasabah) dengan hanya berhadapan keridaan Allah. Tanggung Jawab Dalam melaksanakan akad tanggung jawab yang berkaitan dengan kepercayaan yang diberikan kepada pihak yang dianggap memenuhi syarat untung memegang kepercayaan secara penuh dengan pihak yang masih perlu memenuhi kewajiban sebagai penjamin ( damin) harus dipertimbangkan 1. Koperasi tidak mempunyai unsur kezaliman dan pemerasan oleh manusia yang kuat atau kaya atas manusia yang lemah atau miskin. koperasi dapat diterima oleh kalangan Islam. PERILAKU YANG MENCERMINKAN KEPATUHAN TERHADAP HUKUM ISLAM TENTANG KERJASAMA Ekonomi Ekonomi Islam di Indonesia hingga saat ini mengalami perkembangan yang signifikan. Ada beberapa aspek perilaku yang harus mencerminkan kepatuhan terhadap hukum Islam di segala aspek kehidupan. untuk dan oleh masyarakat yang merupakan perwujudan demokrasi ekonomi. BMT (Baitul Mal wat Tamwil) Merupakan lembaga keuangan mikro yang sanagt sukses.

maka makalah yang sederhana ini banyak kekurangannya. 1. Demikianlah beberapa hal yang menyangkut Hukum Islam tentang Muamalah. Oleh karena itu. Saling melindungi Perekonomian Islam yang berdasarkan Syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang atau pihak melalui investasi. Islam mengharuskan untuk berbuat adil tanpa memandang bulu. termasuk kepada pihak yang tidak disukai. atau antara seseorang dengan badan hukum . Amanah/jujur Dalam menjalankan kerja sama ekonomi Syariah mengharuskan dipenuhinya semua ikatan yang telah disepakati. dan waktu yang sangat terbatas. saran-saran yang bersifat membangun dalam penyempurnaan makalah ini sangat diharapkan .1. atau antara badan hukum yang satu dengan badan hukum yang lainnya . Semoga asas-asas transaksi ekonomi Islam dapat diterapkan dalam jual beli serta kerja sama ekonomi yang Islami . Perubahan ikatan akibat perubahan kondisi harus dilaksanakan secara rida sama rida dan disepakati oleh semua pihak yang terkait BAB III KESIMPULAN Muamalah adalah Hukum Islam yang berkaitan dengan hak dan harta yang muncul dari transaksi antara seseorang dengan orang lain . . Oleh karena kurangnya literatur. Adil Dalam melakukan transaksi/ perniagaan. 1.

co. Hukum Islam tentang Muamalah .co. Erlangga : Jakarta www. Pendidikan Agama Islma untuk SMA kelas XI.id .id .DAFTAR PUSTAKA Syamsuri.yahoo. 2006.google. Hukum Islam tentang Muamalah www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful