P. 1
Makalah Tentang Kepemimpinan Dalam Manajemen Pendidikan

Makalah Tentang Kepemimpinan Dalam Manajemen Pendidikan

|Views: 340|Likes:
Published by Anugrah Terindah

More info:

Published by: Anugrah Terindah on Apr 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2015

pdf

text

original

Makalah Tentang Kepemimpinan Dalam Manajemen Pendidikan

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Menurut kodrat serta irodatnya bahwa manusia dilahirkan untuk menjadi pemimpin. Sejak Adam diciptakan sebagai manusia pertama dan diturunkan ke Bumi, Ia ditugasi sebagai Khalifah fil ardhi. Sebagaimana termaktub dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 30 yang berbunyi : “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat”; “Sesungguhnya Aku akan mengangkat Adam menjadi Khalifah di muka Bumi”. Menurut Bachtiar Surin yang dikutif oleh Maman Ukas bahwa “Perkataan Khalifah berarti penghubung atau pemimpin yang diserahi untuk menyampaikan atau memimpin sesuatu”. Dari uraian tersebut jelaslah bahwa manusia telah dikaruniai sifat dan sekaligus tugas sebagai seorang pemimpin. Pada masa sekarang ini setiap individu sadar akan pentingnya ilmu sebagai petunjuk/alat/panduan untuk memimpin umat manusia yang semakin besar jumlahnya serta komplek persoalannya. Atas dasar kesadaran itulah dan relevan dengan upaya proses pembelajaran yang mewajibkan kepada setiap umat manusia untuk mencari ilmu. Dengan demikian upaya tersebut tidak lepas dengan pendidikan, dan tujuan pendidikan tidak akan tercapai secara optimal tanpa adanya manajemen atau pengelolaan pendidikan yang baik, yang selanjutnya dalam kegiatan manajemen pendidikan diperlukan adanya pemimpin yang memiliki kemampuan untuk menjadi seorang pemimpin. B. Pembatasan Masalah Dalam penulisan makalah ini, penulis membatasi masalahnya sebagai berikut : 1. Hakikat pemimpin 2. Tipe-tipe kepemimpinan 3. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan.dalam manajemen pendidikan. C. Tujuan Penulisan Makalah Sesuai dengan permasalah yang telah dikemukakan di atas, maka tujuan penulisan ini diarahkan untuk : a. Untuk mengetahui hakikat pemimpin b. Untuk mengetahui tipe-tipe kepemimpinan c. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan dalam manajemen pendidikan. d. Sistematika Penulisan

Bab III : Merupakan bab terakhir dalam penulisan makalah ini yang berisikan tentang kesimpulan. R. tipe-tipe kepemimpinan. Hakikat Pemimpin “Pemimpin pada hakikatnya adalah seorang yang mempunyai kemampuan untuk memepengaruhi perilaku orang lain di dalam kerjanya dengan menggunakan kekuasaan. hal sebagaimana menurut G. agar bawahan dalam melaksanakan tugasnya dapat dengan mudah dan hasil yang dicapai sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Tipe-Tipe Kepemimpinan Dalam setiap realitasnya bahwa pemimpin dalam melaksanakan proses kepemimpinannya terjadi adanya suatu permbedaan antara pemimpin yang satu dengan yang lainnya. B. maka klasifikasi sistematikan penulisannya sebagai berikut : Bab I : Pendahuluan yang berisikan tentang latar belakang masalah. yang akhirnya tejadi suatu hubungan timbal balik. BAB II TINJAUAN PUSTAKA KEPEMIMPINAN DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN A. Terry yang dikutif Maman Ukas. Sehingga terjalin suatu hubungan sosial yang saling berinteraksi antara pemimpin dengan bawahan. Pemimpin mempunyai wewenang untuk mengarahkan anggota dan juga dapat memberikan pengaruh. yaitu : . Dengan demikian kepemimpinan mencakup distribusi kekuasaan yang tidak sama di antara pemimpin dan anggotanya. Bab II : Dibahas tentang tinjauan hakikat pemimpin.”[2] Dalam kegiatannya bahwa pemimpin memiliki kekuasaan untuk mengerahkan dan mempengaruhi bawahannya sehubungan dengan tugas-tugas yang harus dilaksanakan. maka tujuan yang ingin dicapai tidak akan dapat tercapai secara maksimal.Sebagai langkah akhir dalam penulisan makalah ini. dan sistematika penulisan. dengan kata lain para pemimpin tidak hanya dapat memerintah bawahan apa yang harus dilakukan. pembatasan masalah. tetapi juga dapat mempengnaruhi bagaimana bawahan melaksanakan perintahnya. Oleh sebab itu bahwa pemimpin diharapakan memiliki kemampuan dalam menjalankan kepemimpinannya. Pada tahap pemberian tugas pemimpin harus memberikan suara arahan dan bimbingan yang jelas. kareana apabila tidak memiliki kemampuan untuk memimpin. tujuan penulisan. dan faktorfaktor yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan dalam manajemen pendidikan. bahwa pendapatnya membagi tipe-tipe kepemimpinan menjadi 6.

[4] . penyelenggaraan. penyelenggaraan. pemimpin yang demokratis menganggap dirinya sebagai bagian dari kelompoknya dan bersama-sama dengan kelompoknya berusaha bertanggung jawab tentang pelaksanaan tujuannya. Tipe kepemimpinan menurut bakat (indogenious leadership). teliti dan tertib. Pemimpin yang demokratis menganggap dirinya sebagai bagian dari kelompoknya dan bersama-sama dengan kelompoknya berusaha bertanggung jawab tentang terlaksananya tujuan bersama. sehingga bisa menimbulkan klik-klik dari kelompok yang bersangkutan dan biasanya akan muncul pemimpin yang mempunyai kelemahan di antara yang ada dalam kelempok tersebut menurut bidang keahliannya di mana ia ikur berkecimpung. pengawasan dan penilaian. Tipe kepemimpinan non pribadi (non personal leadership). pemimpin yang demikian bekerja kerang. Demokratis. 6. Petunjuk itu dilakukan secara lisan atau langsung dilakukan secara pribadi oleh pemimpin yang bersangkutan. Kepemimpinan ini dicirikan oleh suatu pengaruh yang bersifat kebapakan dalam hubungan pemimpin dan kelompok. Otokratis. semua pekerjaan itu tergantung pada inisiatif dan prakarsa dari para bawahannya. dan penilaian. Pemimpin otoriter biasanya bekerja keras. 4.[3] Selanjutnya menurut Kurt Lewin yang dikutif oleh Maman Ukas mengemukakan tipe-tipe kepemimpinan menjadi tiga bagian. untuk menyerahkan sepenuhnya pada para bawahannya untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. yaitu : 1. Segala sesuatu kebijaksanaan yang dilaksanakan melalui bawahan-bawahan atau media non pribadi baik rencana atau perintah juga pengawasan. sehingga dengan demikian dianggap cukup dapat memberikan kesempatan pada para bawahannya bekerja bebas tanpa kekangan. pengawasan. 3. Tujuannya adalah untuk melindungi dan untuk memberikan arah seperti halnya seorang bapak kepada anaknya. 3. 2. Tipe kepemimpinan paternalistis (paternalistis leadership). Dalam system kepemimpinan ini. Setiap anggota dianggap sebagai potensi yang berharga dalam usahan pencapaian tujuan. teliti dan tertib. Ia bekerja menurut peraturan yang berlaku dengan ketat dan instruksi-instruksinya harus ditaati. 5. perencanaan. segera setelah tujuan diterangkan pada bawahannya. Biasanya timbul dari kelompok orang-orang yang informal di mana mungkin mereka berlatih dengan adanya system kompetisi. Laissezfaire. Agar setiap anggota turut serta dalam setiap kegiatan-kegiatan. Tipe kepemimpinan demokratis (democratis leadership). Ia bekerja menurut peraturan-peraturan yang berlaku secara ketat dan instruksi-instruksinya harus ditaati. pemimpin yang bertipe demikian. segala sesuatu tindakan itu dilakukan dengan mengadakan kontak pribadi. 2. sungguh-sungguh. Ia hanya akan menerima laporan-laporan hasilnya dengan tidak terlampau turut campur tangan atau tidak terlalu mau ambil inisiatif. maka seluruh anggota ikut serta dalam segala kegiatan.1. Tipe kepemimpinan pribadi (personal leadership). Agar setiap anggota turut bertanggung jawab. perencanaan. Setiap anggota dianggap sebagai potensi yang berharga dalam usaha pencapaian tujuan yang diinginkan. sungguh-sungguh. TIpe kepemimpinan otoriter (autoritotian leadership).

latar belakang dan pengalamannya akan mempengaruhi pilihan akan gaya kepemimpinan. maka pemimpin di bidang pendidikan diharapkan memiliki tipe kepemimpinan yang sesuai dengan harapan atau tujuan. dan laissezfaire. Bentindak sebagai wasit dan penengah (arbitrator and mediator) . oleh sebab itu suatu tujuan akan tercapai apabila terjadinya keharmonisan dalam hubungan atau interaksi yang baik antara atasan dengan bawahan. Sebagai seorangahli (expert) 4. banyak diterapkan oleh para pemimpinnya di dalam berbagai macama organisasi. Iklim dan kebijakan organisasi mempengaruhi harapan dan perilaku bawahan. setiap tugas bawahan juga akan mempengaruhi gaya pemimpin. yang pada akhirnya gaya atau tipe kepemimpinan yang dipakai oleh para pemimpin. Selanjutnya peranan seorang pemimpin sebagaimana dikemukakan oleh M. di samping dipengaruhi oleh latar belakang yang dimiliki pemimpin. Sebagai mewakili kelompok dalam tindakannya ke luar (external group representative) 5. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Pemimpin Dalam Manajemen Pendidikan Dalam melaksanakan aktivitasnya bahwa pemimpin dipengaruhi oleh berbagai macam faktor.[5] Berdasarkan faktor-faktor tersebut. 6. 4. atau dari atasan yang lebih tinggi. posisinya. C. seperti motivasi diri untuk berprestasi. 3. Bertindak sebagai pemberi gambaran/pujian atau hukuman (purveyor of rewards and punishments) 7. Kebutuhan tugas. Kepribadian (personality). Jodeph Reitz (1981) yang dikutif Nanang Fattah. Karakteristik. Dengan melihat hal tersebut. Sebagai mengawasi hubungan antar anggota-anggota kelompok (controller of internal relationship) 6. 2. harapan dan perilaku bawahan mempengaruhi terhadap apa gaya kepemimpinan. terutama dalam bidang pendidikan benar-benar mencerminkan sebagai seorang pemimpinan yang profesional. baik itu harapan dari bawahan. maka jelaslah bahwa kesuksesan pemimpin dalam aktivitasnya dipengaruhi oleh factor-faktor yang dapat menunjang untuk berhasilnya suatu kepemimpinan. Ngalim Purwanto. hal ini mencakup nilainilai. 5. Sebagai pelaksana (executive) 2. kedewasaan dan keleluasaan dalam hubungan social dengan sikap-sikap hubungan manusiawi. pengalaman masa lalu dan harapan pemimpin. Harapan dan perilaku atasan. sebagai berikut : 1. bahwa pada kenyataannya tipe kepemimpinan yang otokratis. sebagai berikut : 1. Sebagai perencana (planner) 3. Harapan dan perilaku rekan. yang salah satunya adalah dalam bidang pendidikan. Faktor-faktor tersebut sebagaimana dikemukakan oleh H. demokratis.Berdasarkan dari pendapat tersebut di atas.

tipe kepemimpinan menurut bakat. Di samping itu pemimpin harus menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan bawahan. membimbing. di samping itu juga bahwa pemimpin memiliki tugas yang embannya. Demokratis. Sebagai pencipta/memiliki cita-cita (ideologist) 12. Bertindak sebagai seorang aya (father figure) 13.[6] Berdasarkan dari peranan pemimpin tersebut. dan Laisezfaire. di mana ia memahami akan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pemimpin. tipe kepemimpinan otoriter. perasaan-perasaan atau tingkah laku orang lain. sehingga terciptanya suasana kerja yang membuat bawahan merasa aman. Dalam kegiatannya bahwa pemimpin memiliki kekuasaan untuk mengerahkan dan mempengaruhi bawahannya sehubungan dengan tugas-tugas yang harus dilaksanakan. serta melaksanakan peranannya sebagai seorang pemimpin. KESIMPULAN Pemimpin pada hakikatnya adalah seorang yang mempunyai kemampuan untuk memepengaruhi perilaku orang lain di dalam kerjanya dengan menggunakan kekuasaan. Merupakan bagian dari kelompok (exemplar) 9. Untuk keberhasilan dalam pencapaian suatu tujuan diperlukan seorang pemimpian yang profesional. Dari keinginan itu dapat dipetiknya kehendak-kehendak yang realistis dan yang benar-benar dapat dicapai. 3. tentram. kepribadian . sebagai berikut : 1.[7] Tugas pemimpin tersebut akan berhasil dengan baik apabila setiap pemimpin memahami akan tugas yang harus dilaksanaknya. Pemegang tanggung jawab para anggota kelompoknya (surrogate for individual responsibility) 11. Oleh sebab itu kepemimpinan akan tampak dalam proses di mana seseorang mengarahkan. dan memiliki suatu kebebsan dalam mengembangkan gagasannya dalam rangka tercapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. 2. mana yang realistis dan mana yang sebenarnya merupakan khayalan. tipe kepemimpinan paternalistis. Disamping tipe-tipe kepemimpinan tersebut juga ada pendapat yang mengemukakan menjadi tiga tipe antara lain : Otokratis. Tipe-tipe kepemimpinan pada umumnya adalah tipe kepemimpinan pribadi. Sebagai kambing hitam (scape goat). mempengaruhi dan atau menguasai pikiran-pikiran. sebagaimana menurut M. jelaslah bahwa dalam suatu kepemimpinan harus memiliki peranan-peranan yang dimaksud.8. Merupakan lambing dari pada kelompok (symbol of the group) 10. tipe kepemimpinan demokratis. Ngalim Purwanto. BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. Tipe kepemimpinan non pribadi. Menyelami kebutuhan-kebutuhan kelompok dan keinginan kelompoknya. Meyakinkan kelompoknya mengenai apa-apa yang menjadi kehendak mereka. Faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas pemimpin meliputi .

1981). Tugas pemimpin dalam kepemimpinannya meliputi . meyakinkan kelompoknya mengenai apa-apa yang menjadi kehendak mereka. dari keinginan itu dapat dipetiknya kehendak-kehendak yang realistis dan yang benar-benar dapat dicapai. Dalam membuat suatu rencana atau manajemen pendidikan hendaknya para pemimpin memahami keadaan atau kemampuan yang dimiliki oleh para bawahannya.Nyoman Bertha. (Bandung : IKIP Bandung. 2004). 1983). 1986). (Bandung : FIP IKIP Bandung. Saran-saran Berdasarkan pada uraian tersebut di atas. 1983). (Malang : Bumi Aksara. (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. maka penulis mengemukakan saran-saran sebagai berikut : 1. Manajemen dalam Pengertian dan Pendidikan Berpikir. iklim dan kebijakan organisasi. tentram. menyelami kebutuhan-kebutuhan kelompok. kebutuhan tugas. . dan memiliki suatu kebebsan dalam mengembangkan gagasannya dalam rangka tercapai tujuan bersama yang telah ditetapkan.(personality). mana yang realistis dan mana yang sebenarnya merupakan khayalan. Pengantar Penelitian dalam Pendidikan. Dadang Sulaeman dan Sunaryo. (Jakarta : Karunia. 2. Psikologi Pendidikan. Analisis Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan. I. karakteristik. Filsafat dan Teori Pendidikan. Pengembangan Sarana Belajar. 3. dan dalam pembagian pemberian tugas sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Dalam melaksanakan akvititasnya baik pemimpin ataupun yang dipimpin menjalin suatu hubungan kerjsama yang saling mendukung untuk tercapainya tujuan organisasi atau instnasi. M. khususnya pemimpin dalam bidang pendidikan dalam melaksanakan aktivitasnya kepemimpinannya dalam mempengaruhi para bawahannya berdasarkan pada kriteriakriteria kepemimpinan yang baik. 4. dan harapan dan perilaku rekan. Prinsip. Marsetio Donosepoetro. (Bandung : Ossa Promo. serta dapat menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan bawahan. Administrasi Pendidikan. Burhanuddin. DAFTAR PUSTAKA Arief Furchan. Maman Suherman. Hendaknya para pemimpin. Maman Ukas. 1994). 1999). harapan dan perilaku atasan. dan Aplikasi. B. Ngalim Purwanto.Pemimpin yang professional adalah pemimpin yang memahami akan tugas dan kewajibannya. (Jakarta : Mutiara Sumber-Sumber Benih Kecerdasan. Manajemen Konsep. Pemimpin hendaknya memahami betul akan tugasnya sebagai seorang pemimpin. (Surabaya : 1982). Yang selanjutnya bahwa factor-faktor tersebut dapat mempengaruhi kesuksesan pemimpin dalam melaksanakan aktivitasnya. sehingga terciptanya suasana kerja yang membuat bawahan merasa aman.

[2] Nanang Fattah. (Bandung : Ossa Promo. Administrasi Pendidikan Dasar Teoritis untuk Praktek Profesional. [3] Maman Ukas. (Jakarta : Mutiara Sumber-Sumber Benih Kecerdasan. Op. Op. Oteng Sutisna.. … [7] Ibid. 1981) h. Landasan Manajemen Pendidikan.. Prinsip. cit. Administrasi Pendidikan Konteporer. 253. [6] M. [5] Nanag Fattah. 38-39. h.. (Bandung : Rosdakarya. (Jakarta : Raja Grafindo Persada. (Bandung : Angkasa. 2005). 1995. Landasan Manajemen Pendidikan. 102.Nanang Fattah. h. [1] Maman Ukas. 262-263. (Bandung : Rosdakarya. Manajemen Konsep. 1996) h. Kepemimpinan Kepala Sekolah (Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. dan Aplikasi. 261-262. Wahjosumidjo. h. Administrasi Pendidikan. Ngalim Purwanto. h. [4] Ibid. (Bandung : Alfabeta. 1996). 88. . Syaiful Sagala. 1999) h. 1983). cit.

Salah satu trend yang mendasarinya adalah beralihnya kepada site-based management dalam pengelolaan intitusi pendidikan. Bahwa organisasi pendidikan yang tinggi melembagakan. Bagaimanapun juga manajemen dipandang sebagai konsep yang lebih luas dan kepemimpinan merupakan pasangannya. Pada tingkat lokal. Akan tetapi dalam penggunaanya sehari hari semuanya itu cukup sulit dikatakan mana yang kepemimpinan dan mana yang disebut sebagai manajemen. jam belajar dan lain-lain dengan tujuan mengontrol. Kebijakan ini akan memberi dampak terhadap kurikulum sekolah baik masalah mata pelajaran. kunci utama dari buku ini adalah pentingnya pembelajaran bagi semua: siswa. Di Amerika Utara istilah adiministrasi cendrung sama dengan kepemimpinan. Semenjak pembelajaran merupakan tujuan utama dalam pendidikan. pengembangan pegawai dan pertumbuhan institusional yang didasari atas dua keyakinan: 1. Kepemimpinan lebih sering dikatakan sebagai aspek dari manajemen. 2. Theories and Praktice of Leadership: An Introduction Teori-teori dan Praktek Kepemimpinan: Sebuah Pengantar Tiga konsep (kepemimpinan. di negara berbeda dan diberbagai budaya profesional. dengan pemimpin sesungguhnya dicirikan dengan individu yang . dan administrasi) cendrung tumpang tindih (overlap) dimana pemakaiannya beragam pada waktu tertentu. sebuah bentuk perubahan yang dihubungkan dengan peningkatan dan konteks akuntabilitas yang tinggi dan budaya performatif. membagi dan mamaksimalkan pembelajaran. kebijakan ini bisa disejalankan dengan kepentingan institusi secara pribadi. Pada masa ini di Britania Raya ‘kepemimpinan’ cendrung dilihat sebagai hal yang paling penting diantara konsep-konsep tersebut. guru dan pemimpin pendidikan dan pengelola. Ada juga permasalahan yang berkaitan dengan apa yang terjadi dalam intitusi dengan apa yang terjadi diluarnya dalam sistem pendidikan tingkat regional ataupun nasional. Buku ini menggali cara kepemimpinan dan manajemen berkontribusi untuk pengembangan dan peningkatan pembelajaran siswa. Perubahan dan Konteks Oleh Marianne Coleman dan Peter Earley (ditranslate oleh Nofel Nofiadri) Buku ini membahas tentang kepemimpinan dan manajemen pendidikan yang memfokuskan kajian pada hubungan antara kepemimpinan dan pengelolaan (manajemen) untuk memaksimalkan proses pembelajaran dan peningkatannya secara individu dalam institusi pendidikan. ‘manajemen’ cendrung berhubungan hal-hal yang sifatnya lebih operasional dan ‘administrasi’ berhubungan dengan tugas-tugas yang bersifat rutin. manajemen. Hal ini berkaitan dengan kebijakan dari pemerintah atau departemen yang mengurus pendidikan. Bahwa organisasi pendidikan yang memberikan prioritas utama untuk pembelajaran dan yang memelihara kebudayaan guna mendukung pendidikan disegala lini merupakan hal yang sangat mungkin untuk dilakukan dan menghadapi tantangan dunia yang tidak menentu.Kepemimpinan dan Manajemen dalam Pendidikan Budaya. seperti kebijakan dari badan legislatif.

Beberapa bentuk dimana kepemimpinan diteorikan termasuk: 1. Melihat kepemimpinan sebagai sesuatu yang kontekstual. Kepemimpinan lebih erat kaitannya dengan orang seperti guru dan kepala sekolah. 5. 3. 4. dan akuntabilitas. dengan kata lain bahwa kepemimpinan merupakan dua proses yang tergantung kepada pengikut seperti halnya pemimpin yang bekerja pada konteks tertentu. Kadang-kadang style diidentikkan dengan gender dan juga secara umum sepertinya merupakan sebuah kepercayaan yang tidak terukur bahwa pria dan wanita memimpin dengan cara yang berbeda. Secara umum. Setelah membandingkan 100 pemimpin perusahaan dan 100 kepala sekolah yang sukses. Teamwork dan mengembangkan orang lain Berjalan dan percaya diri Visioner dan akuntabilitas Taktik mempengaruhi dan politik Gaya berfikir Theorising Leadership Ada beberapa jumlah bahan tentang kepemimpinan secara umum dan kempemimpinan secara terperinci. kepemimpinan dilihat sebagai sesuatu yang istimewa dan tidak secara langsung berkaitan dengan pekerjaan. Menurut Gronn (1999) bahwa kepemimpinan. atau cara keputusan dihasilkan. 3. 5. 6. yang ditekankan pada pentingnya kisaran terperinci tentang kecakapan yang dibutuhkan pemimpin jika mereka betul-betul efektif dan lebih menekan afektif daripada aspek rasional kepemimpinan. Maksudnya adalah seorang pemimpin bisa sesuai dengan situasi tertentu dan tidak sesuai dengan situasi yang lainnya. 2. aspek kepemimpinan yang sekarang dipahami merupakan arti pentingnya kepemimpinan terhadap emosi dan emotion inteliigence. kepemimpinan dan pengelolaan.kharismatik yang memiliki bakat visionaris serta kemampuan memotivasi dan menyemangati yang lainnya. . Teori-teori kepemimpinan dan manajemen sering didasari atas dimensi pokok seperti sejauh mana pemimpin fokus terhadap orang-orang atau pencapaian tugas. leadership. Menurutnya kepemimpinan sebagai sebuah kwalitas tidak secara otomatis berkaitan dengan status. 4. pengajaran dan pembelajaran. secara kualitatif memiliki fungsi berbeda dengan manajemen dan administrasi. Seperti contohnya di Inggris dan Wales ada beberapa sifat kepemimpinan yang wajib harus dimiliki: rencana strategis dan pengembangan sekolah. Baru-baru ini telah terjadi peralihan dari melihat kepemimpinan yang identik dengan seseorang dan ketertarikan yang tumbuh pada ide dari kepemimpinan itu yang disalurkan melalui organisasi dan kemudian dibagi kepada semua anggota. penyebaran tenaga dan pegawai yang efisien dan efektif. Hay Group (2000) menyimpulkan lima ciri-ciri keefektifan pada diri pemimpin: 1. Fokus kepada kualitas individu yang memiliki status kepemimpinan. 2. Terakhir. melihat kepemimpinan sebagai orang besar atau memiliki sifat yang istimewa atau kualitas yang membuat dia berbeda.

dan cendrung berkolaborasi. Kepemimpinan Transformasional. Kunci fokus bagi pemimpin untuk dunia pendidikan adalah pembelajaran siswanya. situasional dan kemungkinan. seperti halnya Churchil yang lebih sukses dikala perang dari pada masa damai. Kepemimpinan yang ditularkan. regulasi diri. Dimensi dasar teori kepemimpinan. Harris (2002) menyatakan bahwa kepemimpinan yang dibagi atau ditularkan dengan kepemimpinan kolektif guru-guru dan bekerjasama untuk meningkatkan praktek di dalam kelas dan begitu juga outcome dari siswa. tegas. 3. Untuk teori kontekstual dipakai pendapat Hersey dan Bankcard (1988) yang mempertimbangkan hubungan pemimpin dengan dua variable (pengalaman dan tingkat komitmen). Karakter yang baik itu streotype nya adalah seorang yang memiliki jiwa pahlawan dan yang begitu biasanya adalah laki-laki. Teori kontekstual. analitik. Sehingga kecendrungan secara kultural laki-laki diharapkan menjadi menejer dan pemimpin. 4. intuitif. 1973) sentralitas orang atau produksi/tugas. 2.1. Bagaimana seorang pemimpin mengalami emosi yang negatif sangat berkaitan dengan marah. Kualitas individual. Kepemimpinan ini menekankan akan pentingnya nilai dalam kepemimpinan dan bertujuan untuk membenarkan tindakan dan sekolah demokratis secara moral. dan apa hasilnya. Kwalitas individu sangat dikaitkan dengan kepemimpinan. lemahlembut. 2. Laki-laki cendrung agresif. Hal yang perlu dicermati adalah dua gaya kepemimpinan autokratik (menyuruh orang untuk bekerja) dan demokratik (memberi otoritas lewat pengambilan keputusan) 5. toleran. Teori kemungkinan dipakai teori Fieldler (1967) yang menyatakan bahwa gaya pemimpin akan lebih atau kurang sukses tergantung konteks yang disukai atau tidak disukainya. Streotipenya adalah perempuan itu peduli. Sehingga dapat dikategorikan menjadi beberapa gaya berikut ini: 1. . kegelisahan dan keterasingan. Kecerdasan Emosi. sehingga pengaruh pemimpin cendrung didasari oleh pengetahuan ahlinya dan bermaksud meningkatkan keefektifan guru dalam mengajar di kelas. memperdayakan dan bekerjasama dalam kelompok. Hal yang penting diperhatikan adalah latihan yang diberikan oleh middle managers. Dalam konteks kepemimpinan gender dibagi mejadi dua binari yaitu feminim dan maskulin. Lima wilayah kecerdasan emosi adalah: kesadaran diri. empati dan kecakapan sosial. Gender dan Kepemimpinan. contohnya kepala bagian akademik. menentukan dan cendrung bertindak mandiri. Sifat merupakan sesuatu yang dibawa dari lahir sedangkan kompetensi merupakan sesuatu yang dapat dilatih. Gaya Kepemimpinan Masing-masing gaya kepemimpinan memiliki fokus yang berbeda. Decision Making (Tannenbaum dan Schmidt. 6. Gaya kepemimpinan ini cendrung dilatih oleh pemimpin yang bukan formal dan hasilnya adalah kapasitas yang besar dan peningkatan yang berkesinambungan. Kepemimpinan Instruksional. motivasi. Tentang kwalitas indidual ini sangat erat kaitannya dengan teori the great man dan teori sifat (trait theories). Gaya kepemimpinan ditentukan oleh pengaruh: siapa yang mengerahkan. Seorang pemimpin akan dipengaruhi oleh lingkungannya. 3. emosional. Kepemimpinan ini sangat berhubungan dengan pembangunan kapasitas anggota organisasi. untuk apa dikerahkan. Kepemimpinan Moralis. penderitaan.

Keterampilan dan pengembangan kepemimpinan dapat berada pada berbagai tingkat. 3. 6. 4. Consultant: Mampu dan Berpengalaman serta sanggup memberi tranning. 5. Ada lima tahapan kepemimpinan: 1. . mentoring dan perlatihan. bertujuan pencapaian hasil yang efisien. Emergent: Ketika guru baru saja memangku tanggung jawab kepemimpinan Established: Buat mereka yang telah berpengalaman tapi tidak bermaksud menjadi kepala Entri to Headship: termasuk persiapan guru untuk dilantik pada jabatan yang senior di sekolah Adavance: Tahapan dimana terlihat memperluas pengalamannya dan memperbaharui keterampilan kepemimpinannya. Latihan dan Pengembangan Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan gambaran yang sulit dan kompleks pada tataran pemahaman. Kepemimpinan ini menitik beratkan pada variasi-variasi respon pemimpin keberagam situasi kepemimpinan dengan tujuan peningkatan kapasitas organisasi untuk menanggapi secara produktif kebutuhan untuk perubahan. teknikal atau organisasional. Kepemimpinan Manegerial. yang mana tipe ini ditularkan diantara anggota kelompok dan organisasi agar lebih demokratis. 2. Kepemimpinannya formal. 5. Kepemimpinan Kontingen. Kepemimpinan Partisipatif. Kepemimpinan ini juga disebut kepemimpinan transaksional. Kepemimpinan ini difokuskan pada pembagian keputusan yang telah ditetapkan pada institusi pendidikan.4. Kwalitas kepemimpinan dalam dunia pendidikan secara konsisten merupakan elemen yang vital demi kesuksesan sebuah sekolah atau kampus.

R Pengelolaan adalah proses mengkoordinasikan dan mengintegrasikan semua sumber daya. Bila pengelolaan terjadi bila terdapat kerjasama dengan orang pribadi maupun kelompok. Berikut ini adalah pengertian dan definisi pengelolaan: # ROBERT T. satu yang perlu diingat bahwa pengelolaan berbeda dengan kepemimpinan. Tapi disini kami akan lebih menekankan arti dari tugas-tugas tersebut bagi manajer pemasaran # KAMUS DEWAN (19940 Pengelolaan merupakan pengarahan dan pengawalan atau pengurusan dan penyelenggaraan. dan dana untuk mencapai tujuan tertentu # AA DANI SALISWIJAYA Pengelolaan merupakan upaya untuk mengurangi terjadinya kemungkinan risiko terhadap lingkungan hidup berupa terjadinya pencemaran atau perusakan lingkungan hidup. dan terutama pengelolaan informasi # JAZIM HAMIDI & MUSTAFA LUTFI Pengelolaan merupakan pengertian yang lebih sempit daripada kepemimpinan # PGRI Pengelolaan adalah suatu keahlian yang diperlukan untuk memimpin. mengatur. # MURNIATI A. sumber daya. orang. KIYOSAKI & SHARON L Pengelolaan adalah sebuha kata yang besar sekali. ruang. Pengelolaan merupakan sebuah bentuk bekerja dengan orang-orang secara pribadi dan kelompok demi tercapainya tujuan organisasi lembaga. yang mencakup pengelolaan uang. baik manusia maupun teknikal. untuk mencapai berbagai tujuan khusus yang ditetapkan dalam suatu organisasi .Definisi Pengertian dan Definisi Pengelolaan Tidak sedikit orang yang mengartikan pengelolaan sama dengan arti manajemen. maka seorang pemimpin bisa mencapai tujuan yang diharapkan tanpa perlu menjadi seorang manajer yang efektif. manusia. mengingat bahan berbahaya dan beracun mempunyai potensi yang cukup besar untuk menimbulkan efek negatif # PERREAULT / MCVHARTY Pengelolaan merupakan tugas-tugas dasar seorang manajer. menggerakkan waktu. waktu. Karena antara manajemen dan pengelolaan memiliki tujuan yang sama yaitu tercapainya tujuan organisasi lembaga.

Arti pengolahan. Makalah pengolahan informasi. Definisi pengelolaan sampah. Pengertian pengelolaan informasi. Makalah pengelolaan sumber daya manusia. Pengertian dan definisi pengelolaan. Pengertian penanganan. Pengertian pengelolaan sampah. Apa itu pengelolaan. Arti mengelola. Makalah mengelola informasi. Maksud pengelolaan. Pengertian pengolahan. Pengertian pgri. Pengelolaan. Mengelola adalah. Pengertian pengelolaan dalam manajemen. Defenisi pengelolaan. Makalah pengelolaan sdm. Pengertian pengelolaan organisasi. Arti pengelolaan sumber daya manusia. Konsep pengelolaan lingkungan. Pengelolaan adalah. Manajer dan pengelolaannya. Pengertian pengelolaan sumber daya manusia. Maksud pengelola. Manajer dan pengelolaan. Makna pengelolaan. Penertian pengelolaan. Pengelolaan manajemen. Definisi penanganan. Arti pengelola. Pengertian pengolahan informasi. Pengertian pengelolaan lingkungan. Pengertian pengolahan sampah. Pengertian pengelolaan adalah. Arti penanganan. penyusunan dan pelaksanaan perancangan yang dibuat dan melibatkan penggemblengan semua elemen yang ada di sekolah Pencarian Terbaru (100) Pengertian pengelolaan. Arti kata pengelolaan. Manajemen pengelolaan. Pengertian manajemen pengelolaan. Pengertian pengelolaan sdm. Arti dari pengelolaan.# WOLLENBERG Pengelolaan merupakan suatu proses yang digunakan untuk menyesuaikan strategi pengelolaan supaya mereka dapat mengatasi perubahan dalam interaksi antar manusia # IBRAHIM MAMAT Pengelolaan adalah pengaturan. Definisi manajemen pengelolaan. Definisi pengelola. Definisi pengolahan sampah. Makalah pengelolaan informasi. Definisi pengelolaan. Pengertian mengelola. Definisi pengolahan. Pengertian pengelolahan. Pengertian manajemen lingkungan. Definisi pengelolaan lingkungan. Pengertian pengolahan menurut para ahli. Pengertiaan pengelolaan. Arti pengelolaan. Mengelola informasi. Definisi mengelola informasi. Makalah pengelolaan sampah. Pengertian pengelolaan limbah. Defenisi pengolahan. Pengertian mengelolah informasi. Pengertian pengolahan limbah. Teori manajemen pengelolaan. Pengertian dari pengelolaan. Pengertian penanganan menurut para ahli. Pengertian pengelola. Devinisi pengelolaan. Pengertian mengelola informasi. . Definisi mengelola.

Pengertian mengelola waktu. Pengertian mengolah informasi. Pengetian pengelolaan. Apa itu pengolahan. Pengertian dari pengolahan. Apa yang dimaksud dengan pengolahan. Makalah tentang pengelolaan sampah. Mengelola lingkungan organisasi. Pengertian penanganan limbah. Arti kata sampah. Mengelolah informasi. Apa yang dimaksud dengan pengelolaan. Definisi manajemen lingkungan. Pengertian pengelolaan dan pengolahan. Apa yang dimaksud dengan pengolahan informasi. Pengertian mengolah sampah. Definisi pengolahan informasi. Definisi penanganan menurut para ahli. Makna pengelola. Pengertian pengelola informasi. Makalah pengelolaan lingkungan.Pengertian pengelolaan waktu. Arti pengelolaan sdm. Pengertian mengelolah. Pengertianpengelolaan. Pengelolaan definisi. Pengertian manajemen dan pengelolaan. . Pengertian pengolahan dan pengelolaan. Pengertian tentang pengelolaan. Definisi pengolahan menurut para ahli.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->