Pembentukan Muka Bumi- Tenaga Endogen dan Eksogen Bentuk-bentuk permukaan bumi terbentuk lewat proses pembentukan

dan perombakan permukaan bumi yang berlangsung cukup lama. Perubahan permukaan bumi terjadi oleh tenaga geologi yang terdiri dari tenaga endogen dan tenaga eksogen. Tenaga Endogen Tenaga Endogen juga bisa disebut juga tenaga tektonik. Tenaga Endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Tenaga Endogen terdiri dari proses diatropisme dan proses vulkanisme. Tenaga Endogen sering menekan di sekitar lapisan-lapisan batuan pembentuk kulit bumi (litosfer) Proses Diastropisme Proses Diastropisme adalah proses struktural yang mengakibatkan terjadinya lipatan dan patahan tanpa dipengaruhi magma tapi tenaga dari dalam bumi. Proses lipatan Kalau tenaga endogen yang menekan litosfer arahnya mendatar dan bertumpukan yang mengakibatkan permukaan bumi melipat menyebabkan terbentuknya puncak dan lembah. Bentuk permukaan bumi dari hasil proses ini ada dua, yaitu : 1. puncak lipatan (antiklin) 2. lembah lipatan (sinklin) Proses Patahan Proses diatropisme juga dapat menyebabkan struktur lapisan-lapisan batuan retak-retak dan patah. Lapisan batuan yang mengalami proses patahan ada yang mengalami pemerosotan yang membentuk lembah patahan dan ada yang terangkat membentuk puncak patahan. Lembah patahan disebut slenk atau graben sedangkan puncak patahan dinamakan horst. Vulkanisme Tenaga tektonik dapat mengakibatkan gejala vulkanisme. Gejala vulkanisme berhubungan dengan aktivitas keluarnya magma di gunungapi. Proses keluarnya magma ke permukaan bumi disebut erupsi gunungapi. Proses vulkanisme terjadi karena adanya magma yang keluar dari zona tumbukan antarlempeng.. Istilah-Istilah vulkanisme : 1. Vulkanologi : ilmu kebumian yang mempelajari gunungapi 2. Magma : bahan silikat cair pijar yang terdiri atas bahan padat,cair,dan gas yang terdapat di lapisan litosfer bumi. Suhu normal magma berkisar 900 C-1200 C. 3. Erupsi : proses keluarnya magma dari lapisan litosfer sampai ke permukan bumi. Erupsi sebuah gunungapi dapat berupa lelehan (efusif) melalui retakan pada lapisan-lapisan batu. Dan ledakan semburan (eksplosif) melalui kepundan atau corong gunung api. 4. Intrusi magma : proses penerobosan magma melalui retakan-retakan lapisan batuan, tetapi tidak sampai ke permukaan bumi. Apabila intrusi magma membeku maka akan terbentuk batuan intrusive. 5. Lava : magma yang keluar sampai ke permukaan bumi. 6. Lahar : lava yang telah bercampur dengan bahan-bahan di permukaan bumi. 7. Eflata / bahan piroklastik : bahan-bahan yang lepas dari gunungapi ketika terjadi letusan eksplosif. 8. Kawah : lubang pada tubuh gunungapi sebagai tempat keluarnya magma. Kawah yang cukup besar disebut kaldera. Bila kaldera terisi air yang cukup banyak maka akan terbentuk danau kawah atau danau vulkanik. Kawah dan kaldera yang ada di Indonesia, antara lain Kawah Tangkubanperahu (Jawa Barat), Kawah Gunung Tengger (Jawa Tengah), dan Kaldera Gunung Batur (Bali). Bentuk-Bentuk Gunungapi Berdasarkan bentuk letusanya, gunung api dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yang berbeda yaitu : 1. Gunungapi Prisai : Gunungapi perisai berbentuk seperti perisai (shields) terbentuk oleh letusan yang sangat cair (efusief), yaitu berupa lelehan lava yang sangat luas dan landai. Ciri gunungapi perisai adalah lerengnya sangat landai bahkan hampir datar, Contohnya, Gunung Mauna Loa dan Gunung Mauna Kea di Hawai. 2. Gunungapi Maar :Gunungapi maar terbentuk dari letusan berupa ledakan (eksplosif) yang dahsyat yang terjadi sekali, dengan mengeluarkan bahan-bahan berupa eflata. Gunung maar biasanya punya dapur magma yang dangkal dan magma yang terdiri dari bahan-bahan padat dan gas yang padat. Contoh gunung maar adalah : Gunung Lamongan (Jawa Timur), Gunung Pinakate (Meksiko), Gunung Monte Muovo (Italia), Gunungapi Starto (Kerucut) 3. Gunung api Starto : Gunung api starto terbentuk akibat letusan yang berulang-ulang dan berselingseling antara bahan padat dan lelahan lava. Sebagian besar gunung di Indonesia adalah gunung starto seperti :Gunung Semeru, Gunung Merapi, Gunung Agung, Gunung Kerinci, Gejala Vulkanisme Gejala Vulakanik ada dua yaitu :  Pravulkanik Pravulkanik adalah tanda-tanda atau gejala di suatu daerah akan terjadi letusan gunungapi. Tanda-tanda akan terjadinya letusan gunungapi adalah : 1. Kenaikan suhu udara di sekitar gunungapi drastis (dari suhu rendah tiba-tiba naik jadi panas) 2. Banyak tumbuhan kering dan hewan turun dari gunung. 3. Meningkatnya bau belerang yang menyengat 4. Pascavulkanik (postvulcanic) 5. Pascavulkanik adalah gejala dimana gunungapi menampakan aktifitas atau sedang dalam fase istirahat. Gejalanya antara lain :

'Erosi 'parit. atau gletser. Proses pelapukan dapat dikatakan sebagai proses penghancuran massa batuan melalui media penghancuran. adanya semburan air panas (geyser) yang keluar darirekahan batuan seperti di Cisolok Sukabumi (Jawa Barat) Tenaga Eksogen Proses eksogenmerupakan tenaga dari luar. Ciri khas erosi alur adalah adanya alur-alur pada tanah sebsgai tempat mengalirnya air 4. angin. Erosi lembar. dan Paleoantropologi. pembentukan gua 4. Gas karbondioksida (mofet) 11. reaksi kimiawi 5. Air 3. Masa praaksara dikenal juga sebagai masa prasejarah. Pelapukan Pelpukan merupakan tenaga perombak (pengkikisan) oleh media penghancur. Erosi gelombang laut (abarasi / erosi marin ). Antropologi. yaitu proses oksidasi dan proses hidrolisis. batu layar B. Gas belerang (sulfatar) 10. Bentuk permukaan bumi yang terbentuk antara lain : 1. Bila erosi parit terus berlanjut. yaitu proses pengkikisan oleh percikan air hujan yang jatuh ke bumi. yaitu : Pelapukan Mekanik Pelapukan mekanik (fisik) adalah proses pengkikisan dan penghancuran bongkahan batu jadi bongkahan yang lebih kecil. kegiatan makhluk hidup (organisme) Peroses pelapukan terbagi jadi tiga. berupa: 1. memperbesar badan sungai Erosi angin biasanya terjadi di gurun. yaitu proses pengkikisan lapisan tanah paling atas sehingga kesuburannya berkurang. seperti pelapukan oleh akar tanaman (lumut dan paku-pakuan) dan aktivitas haewn (cacing tanah dan serangga). 1. gelombang laut. gua pantai 4. Ditemukannya mata air panas. dan pembekuan air pada celha batu Pelapukan Kimiawi Pelapukan adalah penghcuran dan pengkikisan batuan dengan mengubah susunan kimiaai batu yang terlapukkan. Erosi dibedakan oleh jenis tenaga perombaknya yaitu :Erosi air. Sinar matahari 2. arkeologi ialah ilmu yang mempelajari peninggalan-peninggalan sejarah dan purbakala untuk menyusun kembali kehidupan manusia dan masyarakat masa lampau. membentuk : 1. Dalam lapisan-lapisan kulit bumi ini. Jenis pelapukan kimiawi terdiridari dua macam. sebbagai berikut. dan pada tingkat ini tanah sudah rusak. . lembah semakin curam 3. Geologi. Ilmu yang menyelidiki segala hal ikhwal manusia pada masa lampau sebelum adanya sumber-sumber tulisan disebut ilmu prasejarah. Tapi yang membedakan erosi dengan pelapukan adalah erosi adalah pengkikisan oleh media yang bergerak. Pelapukan Organik Pelapukan organik dihasilkan oleh aktifitas makhluk hidup. Batu jamur 2. Pengkikisan lembar ditandai oleh : 1. adalah lanjutan dari erosi lembar. Ngarai Abrasi biasanya terjadi di pantai. 2. Erosi angin (deflasi). Erosi gletser (glasial)'  Tahapan dalam Erosi Air Proses pengkikisan oleh air yang mengalir terjadi dalam empat tingkatan yang berbeda sesuai dengan kerusakan tanah atau batuan yang terkena erosi. perubahan suhu tiba-tiba. aksara = huruf). Proses ini disebabkan oleh sinar matahari. relung ( lekukan pada dinding tebing) 3. Masa Praaksara di Indonesia Masa praaksara (pra = sebelum. seperti air sungai.6. yang bisa dijadikan obat kulit. Gletser 4. Inilah yang dikenal sebagai fosil. Ilmu-ilmu yang terkait dengan masa prasejarah ialah Arkeologi. Sebagian dari sisa-sisa kehidupan itu telah berubah menjadi keras seperti batu karena proses kimia.  Bentuk Permukaan Bumi Akibat Erosi Pengkikisan oleh air dapat mengakibatkan : 1. Erosi percik. terdapat sisa-sisa kehidupan. adalah terbentuknya parit-parit atau lembah akibat pengkikisan aliran air. warna air yang mengalir berwarna coklat 2. tebing sungai semakin dalam 2. Dinding pantai yang curam 2.tetapi tidak mengubah unsur kimianya. maka luas lahan kritis dapat meluas. kesuburan tanah berkurang 3. seperti mata air di Banten (Jawa Tangah) dan di Ciatar (Jawa Barat) 7. Ahli arkeologi disebut arkeolog. Manusia yang hidup pada masa ini dikenal sebagai manusia purba. warna air yang terkikis menjadi lebih pucat 3. Ditmuaknya gas gunungapi berupa : 8. Uap air (fumarola) 9. Paleontologi. Erosi Erosi seperti pelapukan adalah tenaga perombak (pengkikisan). Erosi alur.

terutama beberapa daratan yang berdekatan dengan Kutub Utara tertutup es. Masa ini dibagi menjadi dua seperti berikut. Mereka mulai membuat kalung dari kulit kerang dan gelang dari batubatu yang indah. kayu. Mereka mengumpulkan makanan yang disediakan oleh alam tanpa harus menanam atau mengolah tanah. dan udara saat ini masih sangat panas sehingga belum tampak tanda-tanda kehidupan. Mereka selalu berpindahpindah (nomaden) mencari daerah baru yang dapat memberikan makanan yang cukup. Tanda-tanda kehidupan manusia telah ditemukan pada masa ini. Atlantosaurus 30 meter. burung dan binatang menyusui sudah ada. Di daerah yang berjauhan dari Kutub. Masa bercocok tanam ditandai dengan berkembangnya kemahiran mengasah alat-alat batu dan pembuatan gerabah (benda pecah-belah dari tanah liat yang dibakar). beliung persegi. Berdasarkan Keadaan Geologi Pembagian masa praaksara adalah seperti berikut. misalnya kebutuhan akan makanan dan pakaian. Kehidupan makin berkembang dan beraneka ragam. (2)Alat serpih. Mesozoikum disebut juga Zaman Sekunder.500 juta tahun yang lalu ini. maupun tulang-tulang hewan dalam bentuk yang sederhana. kulit bumi masih dalam proses pembentukan. Masa ini dibagi ke dalam dua bagian. yaitu dengan menebangi hutan dan menanaminya (bercocok tanam sederhana). terjadi musim hujan. Akibatnya. merimbas kayu. Alat yang diasah antara lain kapak lonjong. digunakan untuk menggali ubi dan memotong binatang hasil. keadaan alam masih belum stabil. Monyet dan kera sudah ditemukan pada masa ini. bumi lambat laun menjadi dingin. Berdasarkan Perkembangan Kebudayaan Berdasarkan perkembangan kebudayaan dan peralatan yang digunakannya. 3) Mesozoikum Masa ini berlangsung 140 juta tahun yang lalu. Pada masa ini. Untuk memenuhi kebutuhan makanan. Pada masa ini. 2) Palaeozoikum Masa ini berlangsung 340 juta tahun yang lalu. kehidupan berkembang dengan sangat cepat.Artefak ialah benda-benda. Pada masa ini.000 tahun yang lalu. Pada masa bercocok tanam. Masa ini berlangsung 600. Pada masa ini. Pada masa ini. (3) Kapak genggam awal. Fosil yang ditemukan antara lain Dinosaurus panjangnya 12 meter. Peralatan yang digunakan oleh manusia untuk berburu pada waktu itu dibuat dari batu.000 tahun yang lalu. (1) Kapak perimbas. yaitu: • Pleistosen yang berlangsung 600. Sudah ada tanda-tanda kehidupan yang makin jelas. Reptil mencapai bentuk yang luar biasa besarnya. Alat transportasi yang pertama digunakan adalah rakit. Lukisan berwarna pun ditemukan di dalam gua-gua. dan reptil makin banyak. Manusia hidup secara berkelompok dan jumlahnya tidak terlalu banyak. b. 1) Arkaeozoikum Inilah masa tertua dalam sejarah perkembangan bumi. dan memecah tulang. masa ini dikenal juga sebagai masa food producing karena manusia pada masa itu sudah mampu memproduksi makanannya. muncul manusia cerdas (homo sapiens) yang merupakan nenek moyang dari manusia modern. Jumlah ikan. kesenian pun mulai dikenal. Pada masa ini. binatang-binatang menyusui berkembang dengan baik. seperti Dinosaurus dan Atlantosaurus. Oleh sebab itu. (2) Zaman Kuarter. mata panah. amfibi. gerabah. terjadi penurunan suhu bumi. penusuk. perhiasan yang menunjukkan kecakapan kerja manusia terutama pada zaman dahulu yang ditemukan melalui penggalian arkeologi. Alat-alat yang digunakan manusia purba pada saat itu adalah sebagai berikut. seperti alat. Kebutuhan mereka juga makin luas. Fosil reptil raksasa ini banyak ditemukan hampir di seluruh dunia. mereka bercocok tanam dengan cara berhuma. reptil raksasa lambat laun lenyap. . Pada masa ini. Pada masa yang berlangsung kira-kira 2. dan masa perundagian. (1) Zaman Tersier. dan primat sudah ada. 2) Masa Bercocok Tanam Sistem kehidupan manusia pada masa bercocok tanam sudah mulai tinggal menetap di suatu perkampungan. • Holosen yang dimulai 20. masa praaksara dibagi menjadi tiga masa. keadaan bumi belum stabil. digunakan sebagai gurdi. dan sebagai pisau. Banyak air yang berubah menjadi es. masa bercocok tanam. keadaan bumi sudah mulai stabil. yakni munculnya makhluk bersel satu seperti bakteri dan sejenis amfibi dan reptil. kehidupan manusia mulai ada dan terjadi perubahan suhu yang memengaruhi keadaan kehidupan. manusia purba juga sudah mengenal atau menemukan api dan sudah mengembangkan alat transportasi air. namun masih rendah tingkatannya. digunakan untuk menguliti binatang hasil berburu. Pada masa ini. 1) Masa Berburu dan Meramu Pada masa berburu dan meramu. Pengelompokan Masa Praaksara Pengelompokan masa praaksara dapat dilakukan berdasarkan keadaan geologi dan perkembangan kebudayaannya a.000 tahun hingga dewasa ini. a. Kehidupan manusia purba pada masa berburu dan meramu disebut sebagai masa food gathering (mengumpulkan makanan). yaitu masa berburu dan meramu. 4) Neozoikum Masa ini diperkirakan berusia 60 juta tahun yang lalu. Palaeozoikum disebut juga Zaman Primer. dan perhiasan dari batu dan kerang.

000 sampai 1. . Manusia dengan tinggi badan antara 130-210 cm ini hidup antara 25. gunung. Oleh sebab itu. kapak. Oleh sebab itu. Manusia purba jenis ini telah mampu membuat alat-alat dari batu dan tulang untuk berburu. dan Pithecanthropus erectus. bangunan serupa candi yang terbuat dari susunan batu bertingkat. patung. Pithecanthropus soloensis. Kekuatan gaib itu terdapat di dalam benda-benda seperti keris. Mereka telah mampu mengolah logam. misalnya pohon. Di Indonesia.3) Masa Perundagian Pada masa perundagian. b.500. pemberian sesaji. b. selain jenazah. Manusia purba percaya bahwa roh nenek moyang masih berpengaruh terhadap kehidupan di dunia. ada pula yang berbentuk kubus dan memiliki tutup dari batu bergambar (disebut juga waruga). atau upacara ritual lainnya. mata sabit. Jenis-jenis Pithecanthropus di Indonesia antara lain Pithecanthropus mojokertensis. Manusia purba tertua di Jawa ini diperkirakan hidup antara 2. Untuk mendapatkan pertolongan kekuatan gaib tersebut. mata pisau. rahang dan gerahamnya besar. manusia purba membuat berbagai bangunan dari batu. Di dalamnya. Roh-roh itu mendiami semua benda. (1) Peti kubur batu. atau ritual lainnya. Pithecanthropus hidup berburu dan mengumpulkan makanan. (2) Menhir. Sistem Kepercayaan Manusia Praaksara Sistem kepercayaan telah berkembang pada masa manusia praaksara. Sarana upacara ritual manusia purba antara lain seperti berikut. Jenis Manusia Praaksara di Indonesia Manusia yang hidup pada masa praaksara biasa disebut manusia purba. pohon besar. cangkul. manusia mulai mengenal teknologi pertukangan. juga terdapat „bekal kubur‟. Peti kubur ada yang berbentuk kotak persegi panjang. terutama perunggu dan besi. a. Pada masa ini.000 sampai 1. Mereka juga memercayai adanya roh di luar roh manusia yang dapat berbuat jahat dan berbuat baik. c.000 tahun yang lalu.500. Jawa Tengah. dll. c. mereka melakukan upacara pemberian sesaji. Dinamisme Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup. bejana. Kemampuan mengolah logam hanya dapat dikerjakan oleh orang yang ahli (undagi). Masa perundagian merupakan masa perkembangan pesat dari berbagai kemahiran membuat alat. Mereka menyadari bahwa ada kekuatan lain di luar mereka. Alat-alat dari besi yang dihasilkan antara lain mata kapak. Merupakan tempat melakukan upacara pemujaan.250. serta ada pula yang berbentuk menyerupai mangkuk (disebut juga sarkofagus). Mereka juga telah mampu memasak makanannya walau dengan cara sederhana. Meganthropus Fosil jenis Meganthropus. Totemisme Totemisme adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. ditemukan oleh Von Koenigswald pada tahun 1936 dan 1941 di Sangiran. bangunan berupa tiang atau tugu batu sebagai tanda peringatan dan lambang arwah nenek moyang. Sistem ini berkembang pada awalnya untuk mendapatkan timah putih. Kemahiran membuat gerabah dan manik-manik pun makin baik. Hewan yang dianggap suci antara lain sapi. Bangunanbangunan tersebut masih dapat ditemui saat ini. Jenisnya antara lain Homo Soloensis (manusia purba dari Solo). (4) Dolmen. tongkat. dan harimau. gunung. Homo Manusia jenis homo lebih sempurna dari kedua jenis manusia purba di atas.000-40.000 tahun yang lalu ini berbadan tegak sekitar 165-180 cm. Diperkirakan perawakannya sudah tegap. Dalam melaksanakan upacara penyembahannya. c. mereka memberikan sesaji kepada roh-roh tersebut. Manusia purba yang diperkirakan hidup 2. ular. seperti pemujaan. bangunan yang berfungsi sebagai peti jenazah. Alat-alat dari perunggu yang dihasilkan pada masa ini ialah nekara. Beberapa sistem kepercayaan manusia purba adalah seperti berikut. Mereka percaya terhadap kekuatan gaib dan kekuatan itu dapat menolong mereka. yaitu Meganthropus Palaeojavanicus. dan Homo Sapiens (manusia cerdas). Mereka tinggal di padang terbuka dan hidup secara berkelompok. (3) Punden berundak.250. Animisme Animisme adalah kepercayaan terhadap roh yang mendiami semua benda. Pithecanthropus Fosil Pithecanthropus paling banyak ditemukan di Indonesia. mata pedang. Kabupaten Sragen. serta tidak berdagu sehingga menyerupai kera. Mereka masih menyerupai kera dengan tulang tengkorak yang cukup tebal dan berbentuk lonjong. batu.000 tahun yang lalu. b. telah dikenal sistem perdagangan. Manik-manik sudah dibuat dari kaca. Masa ini disebut sebagai kebudayaan Megalithik atau Megalithikum (kebudayaan batu besar). dan arca-arca. Jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia adalah seperti berikut. masa ini dikenal dengan masa perundagian. dsb. a. banyak ditemukan berbagai fosil manusia purba. mereka berusaha mendekatkan diri dengan kekuatan tersebut. bangunan barupa meja batu tempat meletakkan sesaji dalam memuja roh nenek moyang. bahan utama pembuatan alat-alat perunggu. Caranya ialah dengan mengadakan berbagai upacara. mata tembilang. Pithecanthropus tidak setegap Meganthropus. Agar mereka tidak diganggu roh jahat. Homo Wajakensis (manusia purba dari Wajak).

KOERSI (coercion) → bentuk akomodasi yang dilaksanakan karena adanya paksaan dari salah satu pihak yang lebih kuat terhadap pihak lain yang lebih lemah kedudukannya Contoh: ketidakberdayaan pekerja ketika berhadapan dengan majikannya yang tidak mau memenuhi tuntutannya. yaitu bentuk interaksi sosial yang menghasilkan kerjasama (Asosiatif). Bentuk Bentuk Interaksi Sosial Secara umum bentuk interaksi sosial dapat dibedakan menjadi dua. Komunikasi dengan menggunakan kata-kata ini disebut dengan komunikasi verbal. memperbaiki bendungan. Hampir setiap pekerjaan besar umumnya dikerjakan secara bergotongroyong. telegram. b. STALEMATE → bentuk akomodasi di mana masing-masing pihak yang bertikai berhenti pada satu titik tertentu karena kedua belah pihak memiliki kekuatan yang seimbang. Akomodasi adalah proses penyesuaian sosial untuk meredakan pertentangan. dan lain-lain. B. masih dibutuhkan syarat lain yaitu: adanya komunikasi. MEDIASI (mediation) → hampir sama dengan arbitrasi. Interaksi sosial terjadi antara individu dengan individu. Contoh: “perang dingin” AS dan Uni Sovyet yang berakhir dengan sendirinya 8.BAB III INTERAKSI SOSIAL DAN SOSIALISASI 1. seperti handphone. Akulturasi adalah proses sosial di mana suatu kebudayaan menerima unsur-unsur dari suatu kebudayaan lain tanpa menyebabkan hilangnya bentuk kepribadian sendiri. Kontak sosial dapat berlangsung melalui dua bentuk. telepon rumah. melainkan hanya sebagai penasihat. TOLERANSI (tolerantion) → bentuk akomodasi di mana masing-masing pihak yang berbeda paham menghindarkan diri dari perselisihan dengan cara menghargai dan menghormati pihak lain. (tidak ada yang menang atau kalah). KOMPROMI (compromise) → bentuk akomodasi yang masing-masing pihak yang bertentangan saling mengurangi tuntutannya sehingga terdapat suatu penyelesaian yang baik di antara pihak-pihak yang bertentangan Contoh: terjadinya kesepakatan antara buruh dengan perusahaan bahwa kenaikan upah akan diberikan sebesar 50% dari tuntutan buruh. internet. antara individu dengan kelompok. Kontak sosial terjadi bila melibatkan antarmanusia dan antarmanusia tersebut saling memberikan aksi dan reaksi. Bentuk-bentuk akomodasi: 1. Syarat terjadinya kontak sosial A. hanya saja pihak ketiga yang diundang untuk mendamaikan kedua pihak tidak memiliki wewenang dalam pengambilan keputusan. Dalam akomodasi masing-masing kelompok yang betentangan berusaha berakomodasi menghilangkan gap atau jarak yang menjadi pangkal pertentangan. Keduanya mundur. Agar orang lain mengerti dan memahami pesan yang disampaikan dibutuhkan apa yang disebut dengan komunikasi. Buruh menerima penjelasan bahwa perusahaan kemampuan perusahaan dan buruh merasakan kesulitan yang terjadi di masyarakat. Kontak sosial tidak dapat terjadi antara manusia dengan benda mati. akhirnya pekerja tersebut menghentikan tuntutannya 2. dan antara kelompok dengan kelompok. yang mengandung arti bersama dan bersifat standar. Pada zaman modern seperti sekarang orang menjalin kontak sosial dengan orang lain tidak harus dilakukan secara langsung (face to face). Komunikasi dengan menggunakan bahasa-bahasa isyarat tersebut disebut dengan komunikasi nonverbal. membuat rumah. Karena takut diberhentikan. 7. Interaksi Sosial Agar interaksi dapat berlangsung dibutuhkan dua syarat yaitu: adanya kontak sosial dan komunikasi. KONSILIASI (consiliation) → bentuk akomodasi dengan cara mempertemukan keinginankeinginan dari pihak yang bertikai untuk mencaai penyelesaian yang terbaik. 2. ARBITRASI (arbitration) → bentuk kompromi yang menggunakan pihak ketiga. Dalam komunikasi kalian juga menggunakan kata-kata. surat. Misalnya : Prosesi . melainkan bisa memanfaatkan media sebagai perantara. Pengertian : Interaksi sosial adalah proses di mana orang-orang yang menjalin kontak dan berkomunikasi saling pengaruh mempengaruhi dalam pikiran dan tindakan. Dalam menjalin kontak sosial diharapkan orang lain mengerti dan memahami pesan yang disampaikan. Kontak sosial saja belum cukup untuk menjalin interaksi sosial dengan orang lain. c. Bentuk Interaksi Sosial yang Menghasilkan Kerjasama a. bahkan orang. AJUDIKASI (adjudication) → bentuk akomodasi di mana penyelesaian pertikaian dilakukan melalui badan peradilan karena semua cara musyawarah yang ditempuh tidak menghasilkan penyelesaian yang dapat diterima semua masyarakat. 4. di antara pihak buruh dan perusahaan diundang pihak Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam proses pengambilan keputusan. Contoh: dalam penyelesaian konflik di Myanmar (etnis Rohingya) yang dimediasi oleh tim PMI (Yusuf Kalla) dan BSMI 5. yaitu: kontak sosial secara langsung (face to face) dan secara tidak langsung (melalui media perantara). Yang terpenting dalam interaksi sosial adalah pengaruh timbal balik. 6. Contoh: dalam contoh sebelumnya. dan bentuk interaksi sosial yang menghasilkan perpecahan (Disasosiatif) 1. 3. Kerjasama adalah bentuk utama proses interaksi sosial. seperti memperbaiki jalan.

atau bahkan yang lebih muda atau lebih rendah „derajat‟nya dari orang tersebut. ibu. Proses sosialisasi tanpa sengaja terjadi jika seorang individu yang disosialisasi menyaksikan apa-apa yang dilakukan oleh orang-orang di lingkungan sekitarnya di dalam interaksi antar mereka. sehingga menimbulkan jarak yang tas di antara mereka yang berkonflik. c. Proses Sosial yang terjadi di masyarakat didasarkan atas beberapa faktor yaitu imitasi. IMITASI → suatu proses yang terjadi dengan cara mencontoh. atau larangan. Di keluarga inilah seorang anak mengenal lingkungan sosial dan budayanya. atau pemimpin dari orang tersebut. dan simpati a. kemudian dengan menyaksikan tingkah laku mereka individu melakukan internalisasi pola-pola tingkahlaku dan pola-pola interaksi tersebut beserta norma-norma sosial yang mendasarinya ke dalam mentalnya. IDENTIFIKASI → suatu proses pada diri seseorang yang memiliki keinginan atau kecenderungan untuk menjadi sama (identik) dengan orang lain. Paling tidak ada tiga media sosialisasi. SIMPATI → ialah perasaan suka ataupun tertarik yang timbul pada diri seseorang pada diri orang lain. tidak tertib selama mengikuti pelajaran. untuk mengucapkan salam kepada setiap guru. d. dan lingkungan bermain. c. a. Dalam hal ini orang yang melakukan identifikasi mengenal betul orang yang menjadi idolanya. tidak mengerjakan pekerjaan rumah. cara hidup orang yang menjadi idolanya (orang yang dikagumi) sangat dia sukai dan menjiwai dirinya sehingga ia ingin menjadi seperti orang itu. Bentuk interaksi sosial yang menghasilkan perpecahan. Kepribadian seseorang dibentuk setelah ia dilahirkan ke dunia. a. Guru memberi hukuman kepada kalian bila datang terlambat. rasa tidak senang. b. Media Sosialisasi Media sosialisasi merupakan tempat di mana sosialisasi itu terjadi. taat dan patuh. sopan dan santun. SUGESTI → suatu proses dalam interaksi sosial dengan memberikan pandangan atau pengaruh oleh seseorang kepada orang lain sehingga dapat menggerakkan atau mempengaruhi hati orang tersebut untuk mengikuti pandangan atau pengaruh yang diberikannya. kesedihan. Persaingan adalah bentuk usaha yang dilakukan agar memperoleh kemenangan atau hasil yang lebih tanpa menimbulkan benturan fi sik. Simpati juga berbentuk kepedulian atas sesuatu yang menimpa diri orang lain (musibah. Pengaruh sugesti lebih mudah terjadi bila yang memberi sugesti adalah orang yang berpengaruh. Selain itu. berdoa sebelum dan setelah pelajaran. sugesti. 2. Guru di sekolah mengajak kepada kalian semua untuk menjadi anak yang pandai. kebencian. identifikasi. Sekolah . Proses sosialisasi yang disengaja terjadi apabila seorang individu (yang disosialisasi) mengikuti pengajaran dan pendidikan yang dilakukan dengan sengaja oleh pendidik-pendidik yang mewakili masyarakat. sugesti dapat pula terjadi dari teman-teman dekat. Sosialisasi Sosialisasi adalah suatu proses belajar yang seseorang menghayati (internalisasi) norma-norma sosial di mana ia hidup sehingga menjadi individu yang baik. dengan tujuan yang disadari agar norma-norma sosial bisa dipahami individu yang disosialisasi tersebut dan bisa tertanam baik-baik dalam batinnya. Contoh sosialisasi : Di sekolah kalian diajari oleh guru untuk mentaati semua peraturan sekolah. kakek. Keluarga Keluarga merupakan tempat pertama seorang anak yang baru lahir mengalami proses sosialisasi. atau mengikuti perilaku orang lain. perintah. hormat kepada orangtua dan guru. Proses identifikasi dapat berlangsung tanpa disadari ataupun dilakukan secara sengaja oleh orang tersebut. C. proses sosialisasi yang dilakukan secara sengaja melalui proses pendidikan dan pengajaran. Atau sosialisasi adalah suatu proses mempelajari kebiasaan dan tata kelakukan untuk menjadi bagian dari suatu masyarakat."Grebeg Suro" pada masyarakat Yogyakarta setiap tanggal 1 Syura /1 Muharam merupakan bentuk akulturasi lokal 2. Pembentukan kepribadiannya melalui dua proses. dan sebagainya. perilaku. Wujudnya antara lain. harus berbakti kepada orangtua. manusia sangat tergantung pada orang lain atau kelompoknya. b. proses sosialisasi yang dilakukan tanpa sengaja melalui interaksi sosial. dll). Proses belajar dengan imitasi (meniru) ada yang bersifat positif. b. Pembentukan kepribadian anak sangat dipengaruhi oleh bagiamana keluarga itu memberikan pendidikan kepada anak-anaknya baik melalui kebiasaan. Konflik adalah interaksi sosial akibat adanya perbedaan paham dan kepentingan yang mendasar. dan kedua. dan sebagainya. yaitu: keluarga. teguran. dan nenek. yaitu: Pertama. nasihat. Sikap. berwibawa. menghormati guru. meniru. dan juga mengenal anggota keluarganya: ayah. D. kakak. Kontroversi merupakan bentuk interaksi sosial yang berada di antara persaingan dan konflik. Arti Penting Sosialisasi Dalam pembentukan kepribadian. ada pula yang bersifat negatif (tergantung dari apa yang ditiru dalam interaksi sosial tersebut). Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian 1. sekolah.

sedangkan alat pemuasnya jumlahnya terbatas  Kebutuhan adalah keinginan terhadap barang dan jasa yang menuntut dipenuhi manusia untuk mencapai keinginannya Kebutuhan manusia dipengaruhi oleh : * sifat alami manusia * faktor alam * pengetahuan * pendapatan * selera Alat pemuas kebutuhan berdasarkan berbagai cara pengelompokan Ø Alat pemenuhan kebutuhan manusia terdiri dari barang dan jasa Ø Macam barang terbagi menjadi :  Berdasar hubungan dengan barang lain. suka menolong. raut wajah. Pengertian Kepribadian Kepribadian adalah ciri atau watak yang khas dan konsisten sebagai identitas seorang individu. Faktor Pembentuk Kepribadian Kepribadian seseorang terbentuk melalui sebuah proses yang panjang. sekolah akan memberikan hadiah kepada siswa yang mempunyai prestasi. 3. terbagi menjadi : barang konsumsi ( langsung dapat digunakan) dan barang produksi ( tidak langsung dapat digunakan )  Berdasar jaminan kredit. KEHIDUPAN BEREKONOMI MANUSIA SEBAGAI MAHKLUK SOSIAL DAN EKONOMI Pengertian manusia sebagai makhluk sosial adalah manusia akan sulit menjalani kehidupan tanpa adanya orang lain. Motif dan Prinsip Ekonomi Motif ekonomi adalah . kelompok dan kebudayaan. 3) Kelompok Kelompok dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. budaya. karena lingkungan fisdiknya yang keras menjadikan mereka cenderung bersifat rakus. Kelompok bermain ini dapat membawa pengaruh yang positif maupun negatif 4) Kebudayaan Kebudayaan suatu daerah dapat membawa pengaruh terhadap pembentukan kepribadian seseorang. tenang dan sabar. Faktor ini menjadi fondasi bagi terbentuknya kepribadian seseorang. KEBUTUHAN Inti dari masalah ekonomi adalah kelangkaan  yaitu : kebutuhan manusia tidak terbatas.Selama di sekolah juga dididik dan dibimbing oleh guru-guru agar kalian menjadi anak yang baik dan pandai. postur tubuh. terbagi menjadi : barang bergerak dan tidak bergerak  Berdasar cara mengerjakan.sehingga manusia menghendaki adanya kehidupan bersama orang lain. seorang anak mempelajari norma. terikat pada tradisi. terbagi menjadi : barang subtitusi ( pengganti ) dan barang komplementer ( pelengkap )  Berdasar pengorbanan untuk mendapat . Sekolah akan menjatuhkan hukuman kepada siswa yang melanggar peraturan sekolah. terbagi menjadi : barang bebas ( tanpa pengorbanan ) dan barang ekonomi ( dengan pengorbanan )  Berdasar tujuan penggunaan. Paling tidak ada 4 faktor yang membentuk kepribadian seseorang. suka bekerja keras. Orang yang tinggal di daerah tandus dan gersang. Disamping sebagai makhluk sosial manusia juga dikenal sebagai makhluk ekonomi. Di dalam kelompok bermain. dan sebagainya. Faktor pembawaan ini dapat berupa bentuk fisik. kerja keras. yang tidak didapatkannya di keluarga maupun sekolah. Misalnya. 2) Lingkungan fisik Faktor lingkungan fisik juga dpat membawa pengaruh terhadap kepribadian seseorang. seperti memakai seragam. serakah. menghormati guru. dan peran yang dibutuhkan individu untuk memungkinkan keterlibatannya dalam kelompok permainannya. BAB . b. Di sekolah kalian diminta untuk mentaati seluruh peraturan sekolah. terbagi menjadi barang setengah jadi dan barang jadi BAB . disiplin. jujur. mengerjakan tugas-tugas dan pekerjaan rumah. karakter. 1) Pembawaan Faktor pembawaan adalah faktor yang dibawa sejak lahir. sederhana. tamak. yaitu manusia ingin memenuhi semua kebutuhannya dengan cara yang rasional untuk mencapai kesejahteraannya. Masyarakat pedesaan umumnya memiliki kebudayaan sederhana. dan sebagainya. lingkungan fisik. ambisius. datang ke sekolah tepat waktu. bentuk rambut. Di sekolah kalian juga dididik untuk rajin belajar. kelompok bermain. Pembentukan Kepribadian a. Kelompok Bermain Di dalam kelompok bermain seorang anak memperoleh berbagai pengetahuan dan pengalaman. Hukuman tersebut bisa berupa teguran hingga seorang siswa dikeluarkan dari sekolah. Masyarakat yang tinggal di derah pedesaan yang subur umumnya memiliki sifat ramah. Dalam memenuhi kebutuhannya manusia harus secara bijaksana memanfaatkan sumber daya alam yang tersediA BAB . warna kulit. tidak ambisius. Sementara masyarakat perkotaan umumnya suka kemewahan. bakat dan IQ. yaitu pembawaan. egois. c. sabar. nilai.

Distribusi Adalah : Kegiatan yang tugasnya menyalurkan barang dari produsen ke konsumen Penyaluran barang dari produsen ke konsumen dapat dilakukan dengan beberapa cara. Ø Factor yang mempengaruhi konsumsi seseorang /masyarakat :  selera  penghasilan  sikap hidup  lingkungan sekitar  status sosial  tingkat peradaban Ø Tujuan konsumsi : terpenuhinya kepuasan maksimum terhadap barang dan jasa dalam mencapai kemakmuran Ø Perbedaan pola konsumsi dipengaruhi :  tingkat kebutuhan  Pendapatan  Pendidikan Anggaran rumah tangga adalah rencana yang dinyatakan dengan angka untuk menyatakan kegiatan ekonomi rumah tangga pada periode tertentu. C.yaitu  Dilihat dari ada tidaknya perantara § distribusi langsung ( tanpa perantara perdagangan ) § distribusi tidak langsung  Dilihat dari banyak sedikitnya perantara § distribusi intensif ( banyak penyalur ) § distribusi selektif ( beberapa penyalur) § distribusi eklusif ( satu / sedikit penyalur ) Ø Lembaga distribusi  Pedagang ( Pedagang besar dan pedagang kecil )  Agen  Makelar ( bekerja atas nama orang lain )  Komisioner ( bekerja atas nama sendiri )  Eksportir  Importir . BAB . KEGIATAN POKOK EKONOMI Kegiatan ekonomi meliputi : A.Segala sesuatu yang mendorong manusia melakukan tindakan ekonomi Motif ekonomi meliputi :  meningkatkan kemakmuran  dorongan membentuk modal sendiri  menguasai sektor-sektor ekonomi Biasanya motif ekonomi diikuti oleh motif non ekonomi seperti  memperoleh penghargaan di masyarakat  untuk melakukan tindakan social  untuk mendapatkan pendidikan Tindakan Ekonomi adalah Tindakan manusia yang dilakukan secara rasional dalam rangka memenuhi kebutuhan Prinsip ekonomi adalah Berusaha dengan alat/kemampuan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu atau berusaha memperoleh hasil sebesar-besarnya dengan alat/kemampuan tertentu.)  Ekstensif ( dilakukan dengan cara menambah faktor produksi yang telah ada ) B. Produksi Ø Adalah : Kegiatan menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang Ø Nilai Guna terdiri dari :  nilai guna tempat  nilai guna bentuk  nilai guna waktu  nilai guna kepemilikan Ø Bidang produksi meliputi :  ekstraktif ( langsung mengambildari alam )  agraris ( kegiatan mengolah tanah )  industri ( mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi )  perdagangan ( kegiatan jual beli )  jasa ( memberikan pelayanan ) Ø Perluasan produksi dilakukan dengan cara :  Intensif ( dengan cara meningkatkan kemampuan produksi dari masing masing faktor produksi tanpa menambah jumlahnya. Konsumsi Adalah : Kegiatan yang menghabiskan / mengurangi nilai suatu barang baik secara langsung atau berangsur – angsur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful