P. 1
Merumuskan Masalah

Merumuskan Masalah

|Views: 19|Likes:
Published by Sopiyan Hadi Kasri
Go Head
Go Head

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Sopiyan Hadi Kasri on Apr 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

Masalah_ Merumuskan Masalah dan contoh Rumusan Masalaah

A. MASALAH Penelitian itu dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan data yang antara lain dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Masalah adalah kesenjangan (discrepancy) antara apa yang seharusnya (harapan) dengan apa yang ada dalam kenyataan sekarang. Kesenjangan tersebut dapat mengacu ke ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi, politik, sosial budaya, pendidikan dan lain sebagainya. Penelitian diharapkan mampu mengantisipasi

kesenjangan-kesenjangan tersebut.

B. SUMBER MASALAH Pertanyaan berikut untuk menolong mencari fokus permasalahan : 1. Apa yang sekarang sedang terjadi? 2. Apakah yang sedang berlangsung itu mengandung permasalahan ? 3. Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasinya ? 4. Saya ingin memperbaiki ? 5. Saya mempunyai gagasan yang ingin saya cobakan di kelas ? 6. Apa yang dapat saya lakukan dengan hal semacam itu ? Sumber masalahnya dari mana datangnya? Sumber masalah penelitian bisa muncul dari tiga hal (Ranjit Kumar, 1996): 1. Masalah Yang Ada di Manusianya Sendiri (People and Problem) 2. Masalah di Cara, Teknik dan Struktur Kerja (Program) 3. Fenomena yang Terjadi (Phenomenon) Fenomena yang ada di sekitar kita juga bisa menjadi masalah penelitian yang menarik. Contoh, fenomena bahwa situs portal yang dikembangkan di perusahaan-perusahaan ternyata sepi pengunjung.

Contoh rumusan masalah deskriptif : a. komparatif. Nah dari sini kita sudah dapat judul: "Mengembangkan situs portal traffic tinggi dengan teknik Search Engine Optimization (SEO)” C. karean setiap rumusan masalah penelitian harus didasarkan pada masalah. Seberapa baik kinerja Departemen Pendidikan Nasional ? b. D. Namun demikian terdapat kaitan erat antara masalah dengan rumusan masalah. Bagaimanakah sikap masyarakat terhadap perguruan tinggi negri Berbadan Hukum ? . dan mencari hubungan variable itu dengan variable yang lain. Penelitian semacam ini untuk selanjutnya dinamakan penelitian deskriptif. dan asosiatif : 1. RUMUSAN MASALAH Rumusan masalah berbeda dengan masalah. Kalau masalah merupakan kesenjangan antara yang di harapkan dengan yang terjadi. BENTUK-BENTUK RUMUSAN MASALAH PENELITIAN Bentuk masalah dapat dikelompokkan kedalam bentuk masalah deskriptif. Rumusan masalah Deskriptif Rumusan masalah deskriptif adalah suatu rumusan masalah yang berkenaan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variable atau lebih ( variable yang berdiri sendiri ).Nah ini adalah sebuah fenomena. misalnya bisa dengan memainkan bebrapa teknik supaya search engine mau menengok situs kita. untuk meningkatkan traffic. Jadi dalam penelitian ini penelitian tidak membuat pernamdingan variable itu pada sampel yang lain. ini sering disebut dengan Search Engine Optimization. maka rumusan masalah itu merupakan suatu pertanyaan yang akan dicarikan jawabannya melalui pengumpulan data.

Adakah perbedaan. Contoh rumusan masalah komparatif : a. Rumusan Masalah Komparatif Rumusan komparatif adalah rumusan masalah penelitian yang membandingkan keberadaan suatu variable atau lebih pada dua atau lebih sampel yang berbeda. Pegawai Swasta. Seberapa tinggi tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah daerah di bidang pendidikan ? e. Seberapa tinggi minat baca dan lama belajar rata-rata per hari murid-murid sekolah di Indonesia ? Dari beberapa contoh di atas terlihat bahwa setiap pertanyaan penelitian berkenaan dengan satu variable atau lebih secara mandiri ( bandingkan dengan masalah komparatif dan asosiatif ). efektifitas kebijakan MBS. dan Pedagang ? ( dua variable tiga sampel ) . 2. motivasi belajar dan hasil belajar antar murid yang berasal dari keluarga Guru. sikap masyarakat terhadap perguruan tinggi berbadan hokum. Adakah perbedaan disiplin kerja guru antara sekolah di Kota dan di Deasa ? ( satu variable dua sampel ) c. minat baca dan lama belajar rata-rata per hari murid-murid sekolah di Indonesia adalah contoh penelitian deskriptif. tingkat produktivitas dan keuntungan financial Unit Produksi pada Sekolah-sekolah Kejuruan.c. Peneliti yang bermaksud mengetahui kinerja Departemen Pendidikan Nasional. Adakah perbedaan prestasi belajar antara murid dari sekolah negeri dan swasta ? ( variable penelitian adalah prestasi belajar pada dua sampel yaitu sekolah negeri dan swasta ) b. atau pada waktu yang berbeda. Seberapa tinggi tingkat produktivitas dan keuntungan financial Unit Produksi pada Sekolah-sekolah Kejuruan ? f. Seberapa tinggi efektivitas kebijakan Manajemen Berbasis Sekolah di Indonesia ? d.

Rumusan Masalah Asosiatif Rumusan masalah asosiatif adalah rumusan masalah penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variable atau lebih. dan SLTA ? ( satu variable untuk dua kelompok. b. Adakah perbedaan daya tahan berdiri pelayan took yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Menengah Atas ? ( satu variable dua sampel ) f. Hubungan Simetris Hubungan simetris adalah suatu hubungan antara dua variable atau lebih yang kebetulan munculnya bersamaan. Terdapat tiga bentuk hubungan yaitu : 1. Contoh rumusan masalah adalah sebagai berikut : a. Hal ini berarti yang menyebabkan jumlah kejahatan bukan karena es yang terjual . Adakah hubungan anatara rumah yang dekat rel kereta api dengan jumlah anak ? . Adakah hubungan antara jumlah es yang terjual dengan jumlah kejahatan terhadap murud sekolah ? (variable pertama adalah penjual es dan ke dua adalah kejahatan). Adakah perbedaan kompetensi professional guru dan kepala sekolah antara SD.d. SMP. pada saat murid-murid banyak yang piknik ke tempat wisata. pada tiga sampel ) e. Jadi bukan hubungan kausal maupun interaktif. Karena banyak murid yang piknik maka di situ banyak kejahatan. Adakah perbedaan produktivitas karya ilmiah antara Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta ? ( satu variable dua sampel ) 3. mungkin logikanya adalah sebagai berikut : pada saat es banyak terjual itu pada musim liburan sekolah.

contoh : a. Hubungan antara mativasi dan prestasi belajar anak SD di Kecamatan A. Di sini dapat dinyatakan motivasi mempengaruhi prestasi tetapi juga prestasi dapat mempengaruhi motivasi. Jadi disini ada variabel independen t(variabel yang mempengaruhi) dan dependen (dipengaruhi). Hubungan anatara kecerdasan dengan kekayaan. Adakah hubungan antara jumlah payung yang terjual dengan jumlah murid sekolah ? 2. Di sini tidak diketahui mana variabel independen dan dependen. Hubungan interaktif/resiprocal/timbal balik Hubungan interaktif adalah hubungan yang saling mempengaruhi. Kecerdasan dapat menyebabkan kaya. Seberapa besar pengaruh tata ruang kelas terhadap efisiensi pembelajaran di SMA ? 3. . Seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala SMK terhadap kecepatan lulusan memperoleh dan pekerjaan? kecepatan (kepemimpinan variabel independen memperoleh pekerjaan variabel dependen) c. b. demikian juga orang yang kaya dengan meningkatkan kecerdasan karena gizi terpenuhi.c. Hubungan Kausal Hubungan kausal adalah hubungan yang bersifat sebab akibat. Contoh : a. Adakah pengaruh pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar anak ? (pendidikan orang tua variabel independen dan prestasi belajar variabel dependen) b.

lokakarya. effectiveness. Memberi petunjuk untuk pengumpulan datany . diskusi. c. CARA MERUMUSKAN MASALAH 1. Bekal kemampuan teknis 4. skripsi. dll. waktu. Telah memunculkan konsep-konsep tertentu. Seminar. laporan hasil penelitian. Misal: attitudes. Dalam perumusan masalah dapat dijelaskan defenisi. 3. tenaga. dll. Uraikan pendekatan konsep untuk menjawab masalah yang diteliti. Permasalah adalah kesenjangan (gap) antara das sollen (apa yang seharusnya) dan das sein ( apa yang ada) 2. Intuisi. Sumber permasalahan dapat diperoleh dari : Bacaan : jurnal. dll. b. sarana dan prasarana yang tersedia 3. asumsi. dll Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih permasalahan : 1. hipotesis yang akan diuji atau dugaan yang akan dibuktikan. credibility. Sebaiknya dalam bentuk kalimat tanya 2. social distence. Pengalaman f. Biaya. disertasi. 4. Pengamatan e.E. Hendaknya informasi (pada makna) 3. Masalah harus memberi sumbangan pada pengembangan ilmu atau untuk kepentingan praktis 2. a. dan lingkup yang menjadi batasan penelitian. internet. tesis. buku teks. Penguasaan metode yang diperlukan Rumusan masalah disusun dengan memperhatikan : 1. Pernyataan pemegang otoritas d.

Sedang dari sisi orisinalitas. waktu. dan perhatian terhadap masalah yang akan dipecahkan. kemampuan metodologi penelitian tindakan. Dari sisi aspek substansi atau isi yang terkandung. aspek formulasi. serta kegunaan teoritik dalam memperkaya atau mengoreksi teori pembelajaran yang berlaku. Pertimbangan yang dapat diajukan seperti kemampuan teoritik dan metodologik pembelajaran. Pada aspek formulasi. dan 3. Oleh karena itu. apakah pemecahan dengan model tindakan itu merupakan suatu hal baru yang belum pernah dilakukan guru sebelumnya. perlu dilihat dari bobot atau nilai kegunaan manfaat pemecahan masalah melalui tindakan seperti nilai aplikatifnya untuk memecahkan masalah serupa/mirip yang dihadapi guru. waktu. penguasaan materi ajar. tenaga. Jika sudah pernah berarti hanya merupakan pengulangan atau replikasi saja. Dan aspek teknis. tetapi lugas menyatakan secara eksplisit dan spesifik tentang apa yang dipermasalahkan. 2. aspek substansi. guru dapat melakukan di kelasnya dan tidak memerlukan biaya. Hendaknya dalam rumusan masalah tidak terkandung masalah dalam masalah. menyangkut kemampuan dan kelayakan peneliti untuk melakukan penelitian terhadap masalah yang dipilih. disarankan untuk berangkat dari permasalahan sederhana tetapi bermakna. seyogyanya masalah dirumuskan dalam bentuk kalimat interogatif (pertanyaan). kiranya peneliti perlu memperhatikan beberapa ketentuan yang biasanya berlaku yaitu dengan memperhatikan: 1. meskipun tidak dilarang dirumuskan dalam bentuk deklaratif (pernyataan).Dalam memformulasikan atau merumuskan masalah. aspek teknis. dan tenaga yang besar. kegunaan metodologik dengan diketemukannya model tindakan dan prosedurnya. kemampuan fasilitas untuk melakukan penelitian seperti dana. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->