P. 1
PENGAMBIL KEPUTUSAN STRATEGIS

PENGAMBIL KEPUTUSAN STRATEGIS

|Views: 12|Likes:
Published by Angky Anggraeni

More info:

Published by: Angky Anggraeni on Apr 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2014

pdf

text

original

PENGAMBIL KEPUTUSAN STRATEGIS : MANAJER STRATEGIS DAN PEMERIKSAAN STRATEGIS Pengambil keputusan strategis adalah orang-orang dalam

perusahaan yang secara langsung terlibat dalam proses manajemen strategis. Mereka adalah menajer strategis (dengan bantuan beberapa staff) yang mengamati lingkungan internal dan eksternal, merumuskan dan mengimplementasikan tujuan, strategi dan kebijakan, dan mengevaluasi dan mengendalikan hasil-hasilnya. Orang-orang yang bertanggung jawab langsung terhadap proses tersebut adalah dewan komisaris dan manajemen puncak. 2.1 Dewan Komisaris Perusahaan Tanggung Jawab Dewan Hukum dan standar yang menetapkan tanggung jawab dewan komisaris, berbedabeda dari satu negara dengan negara lainnya. Syarat-syarat khusus untuk direktur sangat beragam, tergantung negara tempat aturan perusahaan dikeluarkan. Namun demikian, konsensus seluruh warga dunia setuju bahwa tanggung jawab utama dewan perlu dikembangkan. Wawancara yang dilakukan terhadap 200 direktur dari delapan negara (Kanada, Perancis, Jerman, Finlandia, Swiss, Belanda, Inggris dan Venezuela), mengungkapkan lima perjanjian utama tanggung jawab dewan komisaris, didaftar urut dari yang paling penting : 1. 2. 3. 4. 5. Menentukan strategi perusahaan, seluruh arah, misi, atau visi Suksesi memilih dan memberhentikan CEO dan manajemen puncak Mengendalikan, memonitori, atau mengawasi manajemen puncak Meninjau dan menyetujui penggunaan sumber daya Memperhatikan kepentingan pemegang saham

Secara hukum, dewan dibutuhkan untuk mengatur urusan-urusan perusahaan dan bukan mengelolanya. Dewan diikat oleh hukum untuk dapat mengatur dengan hati-hati (kadang-kadang disebut juga dengan tekun). Jika direktur atau dewan secara keseluruhan gagal bertindak hati-hati dan akibatnya perusahaan dalam beberapa hal akan mengalami kerugian, maka direktur yang berhati-hati dapat menanganinya dengan tanggung jawab pribadi untuk mengatasi kerugian tersebut. Peran Dewan dalam Manajemen Strategis Bagaimanakah dewan komisaris memenuhi banyak tanggung jawab yang dibebankan ? dalam hal manajemen strategis, dewan komisaris dapat melakukannya dengan menyelesaikan 3 tugas dasar.  Memonitor. Dengan melakukan tindakan melalui komite, dewan dapat terus mengikuti perkembangan di luar dan di dalam perusahaan. Dengan demikian, manajemen dapat memberikan perhatian pada pengembangan perusahaan yang mungkin terlupakan. Minimal dewan harus dapat menyelesaikan tugas tersebut. Mengevaluasi dam mempengaruhi : dewan dapat memeriksa proposal, keputusan, dan tindakan manajemen, setuju atau tidak setuju dengan mereka, memberikan nasihat dans aran, dan garis besar berbagai alternatif. Banyak para dewan aktif yang juga melakukan ini sebagai tambahan dari tugas memonitor aktivitas manajemen. Memulai dan menetapkan : dewan dapat menggambarkan misi perusahaan dan menetapkan pilihan-pilihan strategis kepada manajemen. Hanya para dewan aktif yang akan melakukan hal ini sebagai tambahan dari dua tugas sebelumnya.

mengevaluasi dan memepngaruhi dan memprakarsai dengan serius. Kita dapat menggolingkan dewan menjadi suatu rangkaian kesatuan khusus berdasarkan tingkat keterlibatan dalam urusan strategis perusahaan. .Sekalipun setiap manajemen terdiri dari orang-orang dengan berbagai tingkat komitmen kepada perusahaan. Direktur luar mungkin adalah eksekutif yang berasal dari perusahaan lain dan bukan karyawan perusahaan. Direktur-direktur lain biasanya teman atau anggota keluarganya. Secara umum. hanya 23 persen dari direktur-direktur dalam penelitian itu yang memiliki pengaruh kuat dalam hal ini. Sekalipun direktur setuju bahwa perencanaan strategis adalah isu paling penting yang dihadapi oleh dewan pada saat ini dan dalam waktu dekat. Sebagian besar perusahaan besar milik publik memiliki dewan yang dalam rangkaian kesatuan berada di antara pertisipasi aktif dan nominal. merger. Meskipun demikian. survai terakhir terhadap 450 perusahaan milik publik di 24 industri menunjukkan bahwa 55 persen dari dewan mengadakan pertemuan-pertemuan khusus yang disediakan untuk perancanaan strategis. Direktur dalam (biasa disebut direktur manajemen) biasanya karyawan dan para eksekutif yang dipekerjakan oleh perusahaan. yakni dalam usahanya untuk menyelesaikan ketiga tugas tersebut. Dewan yang sangat terlibat akan menjadi sangat aktif. menunjukkan dewan yang pasif yang tidak pernah memprakarsai atau menentukan strategi. Mereka akan melakukan tugas untuk memonitor. Dengan demikian bertumbuhnya perusahaan dan menjadi go public. dewan komisaris perusahaan yang lebih kecil kurang aktif. Beberapa perusahaan dengan dewan katalisator memiliki beberapa masalah utama (bangktut yang tertunda. Tipe dewan dibagi :   Dewan fiktif : yang tidak terlibat secara nyata sampai dengan Dewan katalisator : yang terlibat secara aktif. kita dapat menyamaratakan dewan komisaris secara keseluruhan. atau akuisisi). mereka akan memberikan nasihat ketika diperlukan dan menjaga manajemen tetap siaga. kecuali jika terjadi krisis. Jika dewan menjadi kurang terlibat dalam urusan perusahaan. dewan secara umum menjadi lebih aktif dalam peran dan tanggung jawab. Dewan aakn cenderung didominasi oleh direktur yang berfungsi sebagai pemilik dan manajer sekaligus. Keanggotaan Dewan Dewan komisaris dari sebagian besar perusahaan milik publik terdiri dari direktur dalam dan luar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->