Struktur dan Fungsi Tubuh Tumbuhan

Maret 26, 2010 · Disimpan dalam Uncategorized

Pendahuluan
Salam sejahtera semua. Terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Kami, Christy, Evan. Gerry, dan Jodry dari kelas 8D dari SDH-DM, ingin berbagi ilmu mengenai struktur & fungsi tubuh tumbuhan melalui situs kami ini. Selain itu, ada juga dari kelompok lain yang membuat blog tentang ilmu biologi lain seputar pelajaran biologi kelas 2 SMP. Selamat membaca.

Pada tumbuhan terdapat akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.

A. Struktur dan Fungsi Akar
Akar tumbuhan merupakan struktur tumbuhan yang terdapat di dalam tanah. Akar adalah tempat masuknya mineral atau zat-zat hara. Akar merupakan kelanjutan sumbu tumbuhan. Tumbuhan dikotil dan monokotil ada perbedaan sistem perakaran. Pada akar tumbuhan monokotil terususun sistem akar serabut.

1. Struktur Akar
Struktur akar dapat dilihat secara morfolgi dan anatomi. a. Morfologi (Struktur Luar) Akar

Panjang akar dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti porositas tanah. Morfologi akar terdiri dari rambut akar. Anatomi (Struktur Dalam) Akar Anatomi akar terdiri dari epidermis. Fungsi tudung akar adalah untuk melindungi ujung akar terhadap kerusakan mekanis. dan stele. tersedianya air dan mineral. ujung akar. dan kelembapan tanah. Dinding sel epidermis tipis sehingga dapat dilalui air. b. Rambut akar hanyu tumbuh di dekat ujung akar dan pada umumnya relatif pendek. batang akar. Rambut akar merupakan perluasan permukaan dari sel-sel epidermis akar yang berguna untuk memperluas daerah penyerapan. Ujung akar tersusun dari jaringan meristem yang sel-selnya berdinding tipis dan aktif membelah diri. endodermis. Epidermis (kulit/lapisan luar akar) terdiri dari sel yang trersusun rapat. . 1. korteks. dan tudung akar.

Peran korteks adalah sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. air dan mineral diangkut ke daun melalui pembuluh kayu (xilem) pada batang cabang. 4. Fungsi Akar Apakah akar itu? Akar adalah organ tumbuhan. Ada juga empulur yang hanya terdapat pada tumbuhan dikotil. xilem (pembuluh kayu). Dan mengapa akar itu penting? Karena akar memiliki fungsi yang penting bagi tumbuhan. Proses Penyerapan Air dan Mineral serta Pengangkutannya Air dan mineral diserap oleh ujung akar dan rambut-rambut akar (secara osmosis) masuk ke dalam tubuh tumbuhan.2. yaitu. Di dalam perisikel terdapat xilem dan floem yang merupakan berkas pengangkut. Dari xilem. sistem transpor ion dan molekul melalui membran sel dengan menggunakan energi. 2. Kemudian ada stele (silinder pusat) yang terdiri dari perisikel (perikambium). Osmosis adalah perpindahan zat dari larutan yang berkonsentrasi rendah (kurang pekat) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (lebih pekat) melalui selaput semipermeabel. Lalu. Menunjang dan memperkokoh berdirinya tumbuhan. air dan mineral mengalir dengan arah horizontal melalui epidermis. Pada tumbuhan tertentu. akar juga berperan sebagai tempat penyimpanan makanan atau sebagai alat perkembangbiakan vegetatif. penyerapan air dan mineral dapat dilakukan dengan transpor aktif. 2. Akar sebagai Alat Pernapasan pada Tumbuhan . yaitu. Selaput semipermeabel adalah selaput pemisah yang hanya dapat dilalui oleh air dan zat tertentu. Sebagian besar sel-sel endodermis memiliki pita kaspari yang mengandung zat suberin atau zat lignin. sebagai berikut. 3. Koteks memiliki ruang-ruang antarsel yang berfungsi untuk pertukaran gas. korteks dan endodermis sampai ke xilem. Apakah turgor itu? Turgor adalah keadaan tegang antara dinding sel dengan isi sel setelah menyerap air. 3. Pada beberapa jenis tumbuhan berperan. Tetapi selain secara osmosis. Pengangkutan ini disebut pengangkutan vaskuler. 4. Untuk menyerap air dan mineral/zat-zat hara dari tanah. Kemudian. akar berperan sebagai alat respirasi. air yang masuk ke dalam sel tumbuhan menyebabkan turgor. dan daun sebagai bahan fotosintesis. dan floem (pembuluh tapis). Korteks/kulit pertama yang tersusun dari lapisan-lapisan sel yang berdinding tipis. 3. 1. Perisikel adalah lapisan terluar dari stele yang berperan dalam pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan akar ke samping. Endodermis akar yang terbentuk dari selapis sel yang tebal. Fungsi endodermis adalah mengatur jalannya larutan yang diserap ke silinder pusat. dari rambut-rambut akar.

Tetapi ketika bagian akar yang masuk ke dalam tanah. pada beberapa tumbuhan tertentu. menyerap air dan mineral.  Pada umumnya. seperti suhu. yaitu. Struktur dan Fungsi Batang Kita sering berpikir bahwa batang itu selalu di atas tanah dan akar ada di bawah tanah. Struktur Batang Struktur batang dapat dilihat dari struktur luar (morfologi) dan struktur dalamnya (anatomi). berwarna hijau. tumbuhan herba (tumbuhan lunak) dan tumbuhan berkayu. Akar gantung tumbuh dari bagian batang di atas tanah ke arah tanah. dan kesuburan tanah. Sisik itu akan gugur ketika batang sudah terbentuk. a. Itu dipengaruhi oleh sifat genetis dan kondisi lingkungan. Pada batang terdapat nodus/buku (tempat meletaknya daun) dan internodus (daerah di anatara 2 buku). B. memiliki jaringan kayu yang sedikit atau tidak ada sama sekali. Jadi. Tetapi. kangkung. bayam. Pada kedua tumbuhan tersebut ada daun-daun di seluruh batangnya. Berdasarkan keadaan batang. ukuran batangnya kecil. Akar napas terdapat pada tumbuhan yang ada di hutan bakau. dan umurnya relatif pendek. Ada juga batang yang tumbuh mendatar di dalam tanah dengan ruas yang pendek dan daun-daun yan berbentuk sisik. selain memiliki akar napas. 1. Contoh tanaman yang memiliki rizoma adalah jahe. bunga matahari. yang bertmbuh tegak pada pangkal batangnya. Kuncup adalah adalah titik tumbuh batang yang dilindungi oleh sisik. Tetapi ada juga kuncup yang tidak dilindungi oleh sisik. yaitu. Yaitu. lengkuas. dan kencur. Kuncup. Kuncup dapat dibedakan menjadi 2. Kuncup terminal terdapat pada ujung batang yang masih dalam pertumbuhan. Batang ini disebut rizoma. Rizoma berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan.Akar juga digunakan sebagai alat pernapasan yang disebut akar napas. dan kacang. cara untuk membedakan akar dengan batang adalah dengan mencari kuncup-kuncupnya. Kemudian. tumbuhan dengan jenis yang sama akan memiliki panjang batang yang berbeda karena kondisi lingkungan yang berbeda.Morfologi (Struktur Luar) Batang Morfologi batang setiap tumbuhan berbeda-beda. ada 2 kelompok tumbuhan tingkat tinggi. Ada yang panjang dan ada yang pendek. . Contohnya adalah jagung. kunyit. Tetapi ada beberapa jenis tumbuhan yang batangnya berada di bawah tanah. batang tumbuhan herba itu lunak. Seperti panjang batang yang tidak sama. Pada akar napas ada banyak celah agar udara dapat masuk. Jadi. ada juga akar gantung. bagian akar tersebut memiliki fungsi seperti akar biasa. tapi dapat bertumbuh lagi ketika kondisi lingkungan sudah baik. Fungsi akar gantung ketika masih menggantung adalah untuk menyerap udara. akan dorman jika kondisi lingkungannya buruk. kuncup ujung batang (kuncup terminal) dan kuncup ketiak (kuncup aksilar). oksigen yang diserap oleh akar digunakan untuk proses penyerapan air dan mineral. cahaya. sedangkan kuncup aksilar terdapat pada ketiak daun dan pada ruas tertentu di batang.

yang terdiri dari sel yang selalu . Floeterma adalah lapisan terdalam pada korteks yang memiliki bentuk dan susunan khas. adalah penyebab batang tumbuhan herba mampu menopang daun-daun dan berdiri tegak. sedangkan tumbuhan monokotil tidak memiliki kambium. 3. Dinding sel epidermis yang dilapisi kutikula itu tebal. Lalu. serta mengandung butir-butir pati. terdapat stomata. Fungsi korteks pada sebagian besar tumbuhan adalah sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Stele/Silinder pusat merupakan bagian terdalam batang. Jaringan kambium ini. tetapi memiliki jaringan penyokong. terdapat kulit kayu yang tebal dan lubang-lubang kecil (lentisel) pada permukaannya agar oksigen dapat masuk ke dalam sel-sel batang secara difusi. korteks. Pada tumbuhan dikotil terdapat kambium di antara xilem dan floem. yang merupakan sel-sel epidermis yang tipis. 2. dan stele. Kambium ini yang menyebabkan batang tumbuhan dikotil bertambah besar. Korteks memiliki rongga-rongga/ruangruang antarsel yang berfungsi untuk pertukaran udara. yaitu kolenkim dan sklerenkim. Jaringan penyokong. Lapisan epidermis ini berperan sebagai lapisan pelindung bagi lapisan-lapisan yang ada di dalamnya. Korteks batang adalah jaringan parenkim yang terdiri dari beberapa lapisan sel berdinding tipis yang memiliki vakuola besar. Batang tumbuhan herba ini tidak memiliki jaringan kayu dan tidak mengandung gabus. di bawah epidermis ada sel-sel korteks. Pada batang tumbuhan berkayu epidermis. 1. Edpidermis batang terdiri dari satu lapisan sel yang tersusun rapat dan tidak berongga. Anatomi (Struktur Dalam) Batang Ada perbedaan anatomi batang antara tumbuhan herba dan tumbuhan berkayu. Pada batang yang tua. b. Sedangkan batang tumbuhan berkayu biasanya keras dan umurnya relatif panjang. Oksigen itu berfungsi untuk proses pernapasan. Dalam korteks terdapat floeterma. Penyebab korteks tidak terlihat jelas pada batang tumbuhan monokotil adalah tersebarnya ikatan pembuluhnya secara tidak teratur.   Pada bagian luar batang tumbuhan herba. Pada stele terdapat xilem (pembuluh kayu) di bagian dalam dan floem (pembuluh tapis) di bagian luar. Fotosintesis dapat berlangsung dalam batang karena sel-sel korteks tersebut memiliki klorofil.

terdapat batas-batas yang menunjukkan kegiatan kambium selama musim hujan dan musim kemarau pada kayu tumbuhan dikotil. 2. Berfungsi sebagai organ lintasan air dan mineral ke daun dari akar. Kegiatan kambium terpengaruh oleh tersedianya air dan mineral. C. kemudian fungsi daun. Empulur ini sulit dibedakan dengan jarijari empulur pada tumbuhan monokotil. Ada juga garis-garis radial yang tampak dari pusat ke arah kulit kayu yang disebut jari-jari empulur. Bagian kayu pada batang lebih tebal dari pada bagian kulit karena kegiatan kambium yang membentuk sel xilem (kayu) ke arah dalam lebih besar daripada kegiatan membentuk sel-sel floem (kulit kayu) ke arah luar. Struktur dan Fungsi Daun Apakah anda pernah melihat daun dengan bermacam bentuk? Sudah bukan? Ya memang daun itu bermacam-macam jenis dan tidak ada satupun daun yang sama. 2. memisahkan kulit kayu dari bagian batang lain. 3. dan selanjutnya sistem pengangkutan pada daun. Lalu. Struktur Daun . Batas-batas ini disebut lingkaran tahun yang menunjukkan umur tumbuhan tersebut. Berperan sebagai organ pembentuk dan penyagga daun 3. Tumbuhan dikotil memiliki kambium yang memperbesar batang tumbuhan tersebut. sehingga pembuluh-pembuluh kayu yang dihasilkan pada musim hujan lebih besar dan lebih banyak daripada yang dihasilkan pada musim kemarau. 3. Letak pembuluh angkut tumbuhan dikotil teratur dalam bentuk lingkaran. sedangkan tumbuhan monokotil tidak memiliki kambium. batang merupakan tempat untuk menyimpan makanan dan alat perkembangbiakan vegetatif. 1. Fungsi Batang Batang memiliki beberapa fungsi sebagai berikut. Perbedaan Batang Dikotil dan Monokotil Perbedaan antara batang tumbuhan dan monokotil adalah sebagai berikut: 1.membelah diri. sedangkan batang tumbuhan monokitl tidak bercabang dan lurus. Batang tumbuhan dikotil bercabang-cabang. Pada beberapa tumbuhan tertentu. sedangkan letak pembuluh angkut pada tumbuhan monokotil tersebar. bagian dalam pada stele adalah empulur yang merupakan bagian paling luas pada batang. Jadi. 1. Meskipun daun tersebut berasal dari pohon yang sama tetap daun tersebut memiliki perbedaan dengan daun yang lain. dan lintasan zat makanan dari daun ke seluruh bagian tumbuhan sebagai hasil fotosintesis. Kita akan melihat strukur daun mulai dari luar ke dalam. Jari-jari empulur ini dilalui oleh air dan zat-zat makanan yang bergerak ke arah samping. 2.

jaringan bunga karang (spons) dan berkas pembuluh angkut daun. Sedangkan tembuhan monokotil memiliki daun dengan tulang daun sejajar atau melengkung. b. tangkai daun. Anatomi (Struktur Dalam) Daun Pada dasarnya. . contoh daun mangga dan daun yang memiliki lebih dari satu helai daun pada tangkainya disebut daun mejemuk. Warna hijau daun itu disebabkan oleh kandungan kloroplas di dalam sel-sel daun. jaringan tiang (palisade). Daun yang memiliki ketiga bagian daun yaitu pelepah daun. contoh daun belimbing. anatomi daun dengan batang itu sama jika diamati dibawah mikrosop akan tampak bagian-bagian mulai dari atas yaitu epidermis. Di dalam kloroplas terdapat klorofil. dan helaian daun disebut juga daun sempurna. Contoh pelepah daun terdapat pada tumbuhan pisang dan talas. Daun mejemuk ada yang menyirip dan ada pula yang menjari. Secara morfologi. a. Coba anda bandingkan antara daun mangga dan daun belimbing apakah ada perbedaan yang mencolok? Tentunya perbedaan yang mencolok adalah susunan helai daun pada tangkainya bukan? Daun yang hanya memiliki satu helai daun disebut daun tunggal. Tangkai daun terdapat bagian yang menempel dengan batang yag disebut pangkal tangkai daun. Tetapi daun yang tidak memiliki 1 bagian daun atau lebih disebut daun tidak sempurna.Morfologi (Struktur Luar) Daun Pada umumnya daun berwarna hijau. pangkal daun berbentuk pipih dan lebar serta membungkus batangnya. pada umunya daun memiliki bagian-bagian antara lain helaian daun (lamina) dan tangkai daun (petiolus).Struktur daun dapat kita bedakan menjadi dua yaitu morfologi (strktur luar) daun dan anatomi (struktur dalam) daun. Daun majemuk menyirip ada yang menyirip tunggal dan ganda. Pada umumnya tumbuhan dikotil memiliki tulang daun menyirip atau menjari. Pangkal daun itu disebut juga pelepah daun. Pada daun tubuhan monokotil.

Stomata umumnya terdapat pada bagian bawah daun tetapi letak stomata tumbuhan air terdapat di bagian atas daun.1.dan sebagai alat pernapasan. dan mengandung kloroplas. Jaringan bunga karang (spons) adalah jaringan yang berbentuk tidak teratur dan ada ruang antarsel. Jaringan tiang (palisade) adalah kumpulan sel-sel berbentuk silindris. Peristiwa penetesan air itu disebut juga gutasi atau penetesan. Kecepatan transpirasi pada tumbuhan dipengaruhi oleh faktor internal(dalam) dan eksternal(luar). tersusun rapat. ada todaknya lapisan lilin pada permukaan daun. Daun juga berperan penting dalam transpirasi. dan banyak sedikitnya bulu-bulu (trikoma) pada permukaan daun. Berawal dari air diserap oleh akar dan berlanjut sanpai daun. Oksigen dikeluarkan melalui stomata daun dan sebagian dipakai untuk respirasi sel-sel di daun. 1. Epidermis daun berfungsi untuk melindungi bagian atas maupun bawah daripada sel tersebut. Berkas pembuluh angkut terdapat di dalam tulang-tulang daun. tranpirasi. Jaringan palisade terletak dibawah epidermis dan pada jaringan tiang ini terjadi fotosintesis. Sistem tulang daun merupakan lanjutan dari sistem jaringan pembuluh angkut batang atau cabang dan pembuluh angkut akar. kelembapan udara. Pada beberapa jenis tumbuhan daun juga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan vegetatif. Faktor-faktor dalam yang mempengaruhi antara lain ukuran daun. umumnya dan memiliki lapisan lilin atau rambut-rambut halus. Melalui transpirasi. batang. Tempat fotosintesis. Faktor luar yang mempengaruhi antara lain suhu. Epidermis daun terdiri dari saru lapis sel-sel epidermis yang tidak memiliki ruang antarsel. . dan keadaan air di dalam tanah. Bagian tersebut merupakan cabang dari silinder pusat yang merupakan cabang dari silinder pusat batang. Untuk mencegah penguapan airyang berlebihan. Jaringan yang tidak rapat ini berfungsi untuk menampung karbon dioksida untuk proses fotosintesis. tegak. Fungsi utama dari daun adalah sebagai tempat fotosintesis. tapi pada umumnya terjadi di daun. Dalam keadaan tersebut tumbuhan mengeluarkan kelebihan air tersebut dalam bentuk tetesan-tetesan air yang dapat kita pada saat pagi hari. transpirasi juga berfungsi sebagai pengatur suhu tumbuhan. Adanya transpirasi menyebabkan air dan mineral dari akar. Hasil fotosintesis berupa gula (glukosa) dan oksigen. dan tangkai daun terjadi terus menerus. Transpirasi dapat berlangsung di batang. Diantara sel-sel epidermis terdapat stomata (mulut daun) yang berfungsi sebagai pertukaran gas. Saat udara lembab transpirasi pada tumbuhan terganggu. 2. Transpirasi adalah peristiwa penguapan pada tumbuhan. jumlah stomata. Fungsi Daun Daun merupakan salah satu bagian penting pada tumbuhan karena fungsi-fungsinya seperti tempat terjadinya fotosintesis. Air dan mineral kemudian masuk ke jaringan mesofil daun terutama ke jaringan palisade. 4. Tempat tranpirasi tumbuhan. 3. air dan tumbuhan dalam bentuk uap air akan dikeluarkan melalui stomata ke udara. Epidermis daun merupakan lapisan terluar dari daun bagian atas dan bawah. Air digunakan untuk fotosintesis dan sebagian lagi untuk proses penguapan. Glukosa hasil fotosintesis akan diangkut oleh pembuluh tapis dan diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan. Selain itu. 2. 2. intensitas cahaya.

Oksigen yang masuk digunakan tumbuhan untuk melakukan respirasi. semuanya itu bisa diangga pipa kepiler. Melalui proses itu juga tumbuhan menghasilkan karbon dioksida dan uap air yang dikeluarkan melalui stomata daun. 2. Tekanan akar timbul karena pergerakan air yang secara osmosis dari sel ke sel pada akar. Disebabkan adanya penguapan air dari daun yang sebenarnya peristiwa transpirasi. dapat menghasilkan individu baru sehingga daun ini berfungsi sebagi alat perkembangbiakan vegetatif. Daya isap daun. 3. D. Kapilaritas batang. Tekanan akar. Struktur dan Fungsi Bunga . apakah anda pernah melihat tumbuhan cocor bebek? tumbuhan ini sering dipakai menjadi tanaman hias dan yang menarik perhatian adalah daunnya yang menjadi alat perkembangbiakan vegetatif.3. Kapilaritas pembuluh kayu dari akar menuju batang menyebabkan air dan mineral yang terlarut. Pembuluh kayu dari akar dan batang sampai menuju daun. 3. Adanya tekana akar itu akan mendorong air naik ke pembuluh kayu batang. Pada daun tumbuhan seperti cocor bebek ini. Sistem Pengangkutan pada Tumbuhan Apakah anda pernah melihat pohon-pohon yang tinggi? Apakah anda pernah membayangkan bagaimana air dan mineral hasil penyerapan oleh akar itu dapat naik sampai daun yang tertinggi? Hal tersebut dapat terjadi karena adanya kekuatan tertentu yaitu tekanan akar. Besarnya tekanan dipengaruhi oleh besar kecil dan tinggi rendahnya tumbuhan. Alat respirasi (pernapasan). naik ke batang sampai daun. 1. 4. Respirasi bertujuan untuk mendapatkan energi yang terkandung dalam makanan. Jadi daya isap daun adalah tenaga yang ditimbulkan melalui proses transpirasi. Melalui stomata oksigen dari luar masuk ke dalam tumbuhan. kapilaritas batang dan daya isap daun. Alat perkembangbiakan vegetatif.

bakal buah (ovarium). tangkai putik (stilus) dan. Putik merupakan alat perkembangbiakan betina karena menghasilkan sel telur. Jika dilihat. Putik (Pistillum) Putik terletak pada bagian tengah bunga. Tetapi setiap jenis bunga memiliki struktur dasar yang sama. Letak benang sari umumnya mengelilingi putik. 2. Bunga merupakan ujung cabang yang mengalami perubahan. 3. benang sari penghasil sel kelamin jantan. Bagian-bagian pada benang sari antara lain tangkai sari (filamen). Di dalam ovarium terdapat bakal biji (ovulum) dan didalam ovulum terdapat sel telur. kotak sari (antera). mahkota bunga. Benang Sari (Stamen) Benang sari merupakan organ perkembangbiakan jantan pada tumbuhan. 1. Bila diamati.Bunga merupakan organ yang penting bagi tumbuhan karena dalam bunga terdapat alat-alat perkembangbiakan. putik. Kelopak Bunga (Calix) Kelopak bunga merupakan bagian terluar dari bunga. bunga yang lengkap memiliki bagian-bagian antara lain kelopak bunga. serbuk sari (polen). bunga mempunyai beraneka ragam bentuk dan warna. benang sari dan. Bagian-bagian putik antara lain kepala putik (stigma). Biasanya bewarna hijau dan fungsinya adalah untuk melindungi kuncup bunga. .

contohnya mangga. mahkota bunga. dan buah majemuk. Buah Umumnya buah dapat kita bedakan menjadi 3 yaitu buah tunggal. Buah sejati adalah buah yang terbentuk dari bakal buah sedangkan buah semu adalah buah yang terbentuk dari bakal buah dan bagian-bagian lain dari bunga tersebut. Dari asal terbentuknya buah dapat dibedakan menjadi 2 yakni buah sejati dan buah semu. Buah yang terakhir yaitu buah majemuk adalah buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah dari banyak bunga. benang sari. Bunga yang tidak memiliki putik disebut bunga jantan dan bunga yang tidak memiliki benang sari adalah bunga betina sedangkan bunga yang memiliki putik dan benang sari dalam satu bunga adalah bunga hermafrodit. akan diikuti dengan pembuahan. Pembuahan adalah proses penyatuan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. bakal buah akan berkembang menjadi buah dan bakal biji menjadi biji. E. dan putik. Bunga yang lengkap adalah bunga yang memiliki bagian-bagian yaitu kelopak bunga. Biasanya setelah penyerbukan. 1.Tidak semua bunga memiliki bagian-bagian yang lengkap. Sedangkan bunga yang tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki salah satu atau lebih dari bagian-bagian bunga tersebut. dan buah nenas. contohnya buah sirsak. buah agregat. contohnya buah nangka. . dan buah arbei. Buah agregat adalah buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah dari 1 bunga. Struktur dan Fungsi Buah serta Biji yang kita tahu bahwa pada saat serbuk sari melekat di kepala putik maka akan terjadi yang namanya penyerbukan. Di bagian bawah putik terdapat bakal buah dan didalamnya terdapat bakal biji yang bila terjadi penyerbukan. Buah tunggal adalah buah yang dibentuk oleh 1 bakal buah.

Penyebaran penyakit tanaman dapat terjadi melalui angin. Pada biji umumnya terdapat kulit biji. dan cacing mematoda. terutama aktivitas untuk mendapatkan makanan. Hama berupa burung adalah burung gelatik dan burung pipit. tali pusat. Tetapi di antara ketiga hama tanaman ini. jamur. merupakan bagian yang menghubungkan biji denga papan biji (plasenta). 2. Lapisan luar tebal berdaging. Yang termasuk hama berupa serangga adalah wereng.daun lembaga merupakan daun pertama pada tumbuhan yang tumbuh. dan inti biji. dan . dan lapisan dalam. dan putih lembaga sebagai cadangan makanan tersimpan dalam daun lembaga. serangga. bakteri. dan burung. Jika kita mengetahui kapan atau pada stadium apa serangga tersebut akan menyerang. protozoa. Tetapi ada cara untuk mengatasi serangga hama ini. serangga. belalang. babi hutan. adalah semua bagian biji yang terdapat di dalam kulit ari. Contoh hama berupa mamalia adalah tikus. Di dalam biji terdapat calon individu baru yang disebut embrio. Yang termasuk hama tanaman adalah hewan mamalia. Yaitu dengan mengetahui siklus hidupnya. dan kumbang. Jika biji sudah dimasak. Hama dan Penyakit pada Tanaman Pasti kalian pernah dengar kan ada petani yang gagal panen? Gagal panen biasanya disebabkan karena tanaman terserang hama atau penyakit. isi biji terdiri dari lembaga yang merupakan calon individu baru. 3. ulat. 1. Penyakit Tanaman Gangguan pada tanaman yang disebabkan oleh mikroorganisme disebut penyakit tanaman. kulit luar tipis tetapi keras sedangkan kulit dalam seperti selaput dan sering disebut kulit ari. lapisan tengah. Mikroorganisme yang menyebabkan penyakit tanaman ini adalah virus. Biji Biji yang bermula dari bakal biji merupakan alat perkembangbiakan generatif. Inti Biji. 1. Pada biji tumbuhan angeospermae (tumbuhan berbiji tertutup). bijinya memiliki dua lapisan yaitu kulit luar (testa). walang sangit. yang menimbulkan kerusakan paling besar adalah serangga. lapisan tengah lapisan kuat. kita dapat memberantasnya pada sasaran yang tepat. 2. Hama dan penyakit pada tanaman ini yang menurunkan kualitas dan produksi hasil pertanian. dan kulit dalam (tegmen). dan kera. Kulit Biji (spermodermis). dan berkayu. keras. F. Hama Hama adalah hewan yang merusak tanaman/hasil tanaman karena aktivitas hidupnya. Tali Pusat. tali pusat putus sehingga pada biji hanya terlihat bekasnya sebagai pusat biji (hilus). sedangkan lapisan dalam tipis seperti selaput. kutu daun. Sedangkan pada tumbuhan gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka) bijinya memiliki tiga lapisan yaitu lapisan luar.2.

letak serta ciri khusus sistem jaringan pada setiap organ akan berbeda-beda. et al. Penyakit pada tanaman jagung disebabkan oleh Ustilago avenae. jaringan dasar dan jaringan pembuluh. Perhatikan gambar berikut. sehingga kecambah rebah ke tanah. Penyakit ini menyebabkan pembusukan akar dan kecambah/bibit tanaman pada tanaman budidaya. dan sistem jaringan dasar (Campbell. 4. yaitu sistem jaringan epidermis (jaringan pelindung). Pyricularia oryzae (sejenis jamur) adalah salah satu penyebab penyakit ini. 7. Setiap organ pada tumbuhan terdiri atas tiga sistem jaringan. sistem jaringan pembuluh. Penyakit ini menyebabkan daun tanaman jeruk menjadi warna kuning dan kecil. 6. serta melambatkan pertumbuhan kuncupnya. Ketiga sistem jaringan ini saling berhubungan pada setiap organnya. Penyakit tanaman juga terpengaruh oleh fakotr lingkungan. 3. seperti kelembapan dan suhu. Macam-macam fungsi system jaringan pada tumbuhan Macam-macam Fungsi Sistem Jaringan pada Tumbuhan. dan menyebabkan daun berkerut dna bercak-bercak kuning. Satu unit sistem jaringan tersebut akan tersusun menjadi sebuah unit yang memiliki suatu fungsi. Lalu. epidermis bawah. jaringan epidermis. Ustilago ini dikenal sebagai jamur apa yang menyebabkan penyakit pada tanaman budidaya. daun akan gugur dan tanaman tersebut menjadi tidak produktif dan mati. Penyakit pada tanaman padi adalah penyakit yang ymenyerang ruas-ruas batang dan butir padi. Contoh penyakit pada tanaman adalah sebagai berikut. CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) pada jeruk adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang merusak floem tanaman jeruk. Penyakit pada anggrek adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri. . Penyakit pada tanaman kentang adalah penyakit yang disebabkan oleh Phytopthora infestans (protista yang menyerupai jamur).Sebuah sistem jaringan pada tumbuhan mengandung satu atau lebih jaringan. Penyakit rebah kecambah disebabkan oleh protista yang menyerupai jamur. pada stadium berikut. Penyakit mosaik pada tembakau adalah penyakit yang disebabkan oleh virus TMV (Tobacco Mosaic Virus). yaitu Pythium debaryanum. 1.air. 2006: 630). Namun. 5. Contoh lain dari Ustilago adalah Ustilago scitaminea yang menyebabkan penyakit pada pucuk tebu. 2. yaitu Pseudomonas cattleyas.

Seperti pada hewan. Fungsi utama jaringan epidermis adalah sebagai pelindung jaringan-jaringan lain yang berada di bawahnya. Modifikasi membentuk stomata pada permukaan daun (Gambar 2.8). Epidermis dapat diartikan sebagai kulit terluar. Lapisan sel epidermis tersusun rapat tanpa ruang antarsel. lapisan epidermis pada tumbuhan berada di bagian luar organ yang dilapisinya. 1. Lapisan lilin tersebut dinamakan kutikula. 1. Pada jenisjenis tumbuhan tertentu. Modifikasi membentuk rambut akar. kelenjar. duri. . Setiap organ tumbuhan terdiri dari tiga sistem jaringan. yaitu daerah di lapisan gabus dengan susunan sel yang cukup renggang. Sistem Jaringan Epidermis. Rambut akar adalah perluasan sel epidermis yang berfungsi mengoptimalkan penyerapan air dan mineral dari dalam tanah. ada beberapa bentuk modifikasi sel-sel epidermis yang tidak berkaitan dengan fungsi perlindungan. Modifikasi membentuk lentisel. Epidermis pada beberapa jenis tumbuhan juga menyekresikan lapisan lilin untuk mencegah penguapan air yang berlebihan. Stomata sangat penting untuk menunjang proses respirasi dan fotosintesis. atau serat. Namun demikian. Epidermis berasal dari kata epi yang artinya luar atau tepi dan dermis yang artinya kulit atau lapisan. Lentisel berperan dalam pertukaran gas di batang. 3.Gambar 2.7 Tiga sistem jaringan tumbuhan. misalnya sebagai berikut. selsel pada epidermis dapat bermodifikasi membentuk rambut. 2.

Pada tumbuhan air (hidrophita). Epidermis merupakan sel hidup karena masih mengandung protoplas. seperti stomata. misalnya isodiametris yang memanjang. bunga. trikoma. lapisan epidermis mengandung stomata paling banyak pada daun. umumnya penebalan semakin tebal karena adanya lapisan kutikula sehingga sel-sel epidermisnya menjadi sulit untuk dilalui air dan penguapan menjadi terbatas. Equistinae. membran selnya tidak mengandung zat kitin maupun kutikula. lapisan epidermis selain mengandung kutikula juga mengandung lapisan lilin yang tidak dapat ditembus air. sel tetangga. dan ruang udara dalam. Stomata merupakan modifikasi epidermis daun. kadang-kadang mengandung lemak dan damar. Pada tanaman kering (xerophita). Cyperaceae. Epidermis tersusun atas satu lapisan sel saja. Pada tumbuhan Ficus elastica terdapat hidrodermis yang bisa berfungsi sebagai tempat penyimpanan air. buah. Sel . Penebalan-penebalan yang terjadi pada membran sel epidermis biasanya merupakan penebalan sekunder yang terdiri atas selulosa yang berwujud sebagai garis-garis lamela. Bentuknya bermacammacam. Ini disebabkan adanya zat-zat karbonat dan kersik pada sel-sel epidermis. memiliki permukaan yang keras dan kaku. Epidermis tersusun sangat rapat sehingga tidak terdapat ruangan-ruangan antarsel. atau menampakkan bentuk lain. Selain itu. 1) Stomata Stomata adalah celah yang terdapat pada epidermis organ tumbuhan. penebalan tidak hanya mengandung selulosa saja. pada membran sel yang saling berhadapan dengan udara lingkungannya. Terdapat vakuola yang besar di tengah dan tidak mengandung plastida. tetapi juga mengandung zat kitin. Jaringan epidermis ini berada paling luar pada alat-alat tumbuhan primer seperti akar. Pada semua tumbuhan yang berwarna hijau. dan sel kipas.Gambar 2. bagian celah.8 Stomata pada daun. dan biji. batang daun. walaupun dalam jumlah sedikit. Stomata terdiri atas bagian-bagian yaitu sel penutup. Pada tumbuhan golongan Gramineae. Sel-sel initial epidermis sebagian dapat berkembang menjadi alat-alat tambahan lain yang sering disebut derivat epidermis. berlekuk-lekuk. Pada tumbuhan tertentu.

tetapi tidak besar dan terbentuk dari jaringan epidermis atau di bawah epidermis disebut emergensia. sistem jaringan dasar tidak dibedakan atas empulur dan korteks (Gambar 2. terdapat sistem jaringan pembuluh berupa pembuluh daun.7). 2) Trikoma Trikoma terdiri atas sel tunggal atau banyak sel. sistem jaringan pembuluh membentuk silinder pusat yang berisi jaringan pembuluh. seluruhnya berupa korteks. Sistem Jaringan Dasar. Pada daun tumbuhan monokotil maupun dikotil. Struktur yang menyerupai trikoma. Sel penutup dapat terletak sama tinggi dengan permukan epidermis (panerofor) atau lebih rendah dari permukaan epidermis (kriptofor) dan lebih tinggi dari permukaan epidermis (menonjol). Sistem Jaringan Pembuluh. Mesofil mengandung sel parenkim dengan banyak kloroplas. Sistem jaringan pembuluh terdiri atas jaringan xilem dan floem. a) Trikoma yang terdapat pada epidermis daun berfungsi untuk mengurangi penguapan. Jaringan endodermis membatasi korteks dengan silinder pusat. Jaringan yang tidak termasuk sistem jaringan epidermis dan sistem jaringan pembuluh. Bagian paling dalam korteks berupa endodermis. Sistem jaringan dasar pada akar. Mesofil berada di antara epidermis atas dan epidermis bawah. Sistem jaringan dasar ini banyak mengisi bagian dalam tumbuhan muda di antara epidermis dan sistem jaringan pembuluh. sistem jaringan dasar yang berada di bagian dalam jaringan pembuluh disebut empulur. Pada tumbuhan dikotil. antara lain sebagai berikut. membentuk sistem jaringan dasar. Sistem jaringan dasar pada daun disebut mesofil. Pada akar. 2. sedangkan di bagian luar disebut korteks. Masih ingatkah Anda fungsi xilem dan floem? 3. sedangkan apabila terbentuk dari jaringan stele disebut spina. Penjelasan mengenai xilem dan floem telah Anda pelajari sebelumnya. Namun. . Sistem jaringan ini mengangkut zat-zat ke seluruh bagian tumbuhan. Pada batang. b) Menyerap air serta garam-garam mineral. c) Mengurangi gangguan hewan. pada batang monokotil. Peranan trikoma bagi tumbuhan. sel penutup biasanya berbentuk seperti ginjal bila dilihat dari atas. Sedangkan pada tumbuhan rumput-rumputan memiliki struktur khusus dan seragam dengan sel penutup berbentuk seperti halter dan dua sel tetangga terdapat masing-masing di samping sebuah sel penutup.tetangga berperan dalam perubahan osmotik yang menyebabkan gerakan sel penutup yang mengatur lebar celah.

Bunga yang diamati ada yang termasuk bunga lengkap yaitu bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis). bunga padi (Oryza sativa). Bunga yang memiliki putik dan benang sari disebut bunga sempurna. 2. bunga jagung (Zea mays) dan bunga kelapa (Cocos nucifera). bunga kacang panjang (Vigna sinensis). Bunga tak Lengkap : Bunga ini tidak memiliki salah satu bagian bunga seperti bunga lengkap. benang sari (androecium) dan putik (gynaecium). Yang termasuk bunga tidak lengkap yaitu bunga pepaya (Carica papaya). 3. sedangkan bunga yang hanya memiliki satu organ kelamin disebut bunga tidak sempurna. Bunga yang memiliki 4 bagian utama yaitu korola. Bunga Sempurna : Hanya terbatas bahwa bunga ini memiliki benang sari(androecium) dan putik (gynaecium). sedangkan bunga yang tidak memiliki salah satunya atau lebih disebut bunga tidak lengkap. Bunga Lengkap : Bunga ini terdiri dari kelopak (calyx). mahkota(corolla). bunga dapat dibedakan menjadi (Tjitrosoepomo. putik dan benang sari disebut bunga lengkap. bunga cabai (Capsium frutescens) dan bunga kakao (Theobromo cacao). 2005): 1.Dilihat dari bagian-bagian penyusunnya. 4. Bunga tak Sempurna : Bunga ini tidak memiliki benang sari (androecium) atau tidak memiliki putik (gynaecium). L). bunga tomat (Solanum melongena. Bunga sepatu Bunga tomat Bunga cabai Bunga kakao . misalnya tidak memiliki kelopak. calyx.

Bunga papaya Bunga jagung .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful