Modul Ekosistem

Standar Kompetensi :  Siswa mampu menganalisis hubungan antara komponen ekosistem.  Siswa mampu menganalisis hubungan antara perubahan materi dan energi.  Siswa mampu menganalisis hubungan antara peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem Kompetensi Dasar :  Menguraikan komponen penyusun ekosistem dan perubahan melalui pengamatan.  Mendeskripsikan peran komponen ekosistem dalam aliran energi dan daur biogeokimia. Indikator :  Membedakan istilah habitat, nisisa, populasi, komunitas, ekosistem, faktor biotik dan abiotik.  Menjelaskan proses suksesi berdasarkan hasil pengamatan dalam kehidupan sehari-hari.  Mengaitkan hubungan antara tipe ekosistem dengan kondisi lingkungan biotik dan abiotik.  Membandingkan piramida ekologi.  Mengatasi masalah lingkungan dan menggunakan konsep rantai makanan.  Menjelaskan aliran energi.  Membuat bagan daur biogeokimia (Karbon, Nitrogen, Sulfur, dan Fosfor)

Pendahuluan
Setiap makhluk hidup yang hidup di suatu lingkungan akan berinteraksi dengan lingkungannya tersebut. Interaksi terjadi baik dengan makhluk hidup lain maupun dengan benda yang ada di sekitarnya. Jenis interaksinya dapat dalam hal mendapatkan makanan, suhu yang tepat untuk hidup, ataumendapatkan pasangan untuk berkembang biak. Bagaimana antarmakhluk hidup berinteraksi dan makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungannya akan dibahas di modul ini. Makhluk hidup dan lingkunagn fisiknya selalu saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Masing-masing secara terus-menerus

berpengaruh terhadap yang lain. Hubungan yang terus-menerus antara komunitas makhluk hidup dan lingkungan fisiknya dapat menimbulkan suatu kesatuan organisasi kehidupan yang disebut ekosistem.

Ruang Lingkup
Ekosistem
tersusun atas

Komponen abiotik

Komponen biotik
terdiri dari

Produsen

Konsumen
membentuk

Dekomposer dan detritivor

Aliran energi
menentukan

Rantai makanan

Daur materi
berupa membentuk

Daur biogeokimia

Jaring-jaring makanan

Uraian Materi
A. Konsep Ekosistem Hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lain, serta dengan benda tak hidup di lingkungannya, membentuk ekosistem. Ekosistem merupakan salah satu bidang kajian yang dipelajari dalam cabang biologi, yaitu ekologi. Ekologi (Yunani, oikos = rumah; logy = ilmu, berasal dari kata logikos = masuk akal) adalh ilmu yang mempelajari interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lain dan dengan lingkungan fisik. Hal tersebut diungkapkan oleh ahli zoology Jerman, Ernst Haeckel (1866). Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relative baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologi lainnya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antarmakhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam hidupnya atau lingkungannya. Para ahli ekologi mempelajari hal-hal berikut. 1. Perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain dan ke dalam lingkungannya dan factorfaktor yang menyebabkannya. 2. Perubahan populasi suatu spesies pada waktu yang berbeda dan factor-faktor yang menyebabkannya. 3. Terjadinya hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Komponen yang menyusun lingkungan dapat dibedakan menjadi komponen abiotik (benda tak hidup) dan biotik (makhluk hidup).

Di dalam ekosistem terdapat beberapa macam. tanah. Beberapa populasi yang berbeda dari tumbuhan dan hewan yang hidup bersama di lingkungan tertentu akan membentuk komunitas. Setiap makhluk hidup yang memiliki peran khusus di dalam habitatnya. Tempat hidup yang spesifik tersebut dikenal dengan istilah habitat (Latin. Perubahan populasi dipengaruhi oleh factor kelahiran. Komponen Biotik Komponen biotik meliputi komunitas makhluk hidup. kematian. 2. 1) Suhu Suhu atau temperature adalah derajat energi panas.B. komunitas hutan. Sumber utama energi panas adalah radiasi matahari. yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Populasi dapat berubah setiap saat. Komponen Ekosistem Ekosistem terdiri atas dua komponen utama. Komponen Abiotik Komponen abiotik meliputi benda-banda tak hidup. komunitas. dan komunitas pantai. Peran atau cara hidup yang khusus dari setiap makhluk hidup di dalam habitatnya disebut relung ekologi (nisia). Misalnya. Setiap makhluk hidup dalam ekosistem menempati suatu tempat hidup yang spesifik. dan air. Suhu sangat diperlukan oleh setiap makhluk hidup. komunitas kolam. Sekelompok makhluk hidup dari spesies yang sam pada waktu yang sama disebut populasi. rerumputan di halaman rumah (populasi rumput) atau sekawanan sapi di lapangan (populasi sapi). misalnya. . Suhu merupakan komponen abiotik di udara. dan migrasi. habitare = bertempat tinggal). 1.

berkaitan dengan reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup. sedangkan kandungan ion natrium dan klorida di air menentukan tingkat salinitas (kadar garam). kalsium. Oksigen digunakan makhluk hidup untuk bernapas.03%). Reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup memerlukan enzim. dan lama penyinaran cahaya matahari berperan dalam kehidupan organisme. Komposisi garam mineral tertentu menentukan sifat tanah dan air. Sebagai contoh. 4) Kelembapan Kelembapan merupakan salah satu komponen abiotik di udara dan tanah. Karbon dioksida diperlukan tumbuhan untuk fotosintesis. dan gas. Kelembapan diperlukan oleh makhluk hidup agar tubuhnya tidak cepat kering karena penguapan. Contohnya kandungan ion-ion hydrogen menentukan tingkat keasaman. misalnya es dan kristel es (salju). 6) Garam-garam Mineral Garam-garam mineral antara lain ion-ion nitrogen. Nitrogen diperlukan makhluk hidup untuk membentuk protein. intensitas cahaya. Cahaya matahari terdiri dari beberapa macam panjang gelombang. air dapat berbentuk padat. 2) Cahaya Cahaya merupakan salah satu energi yang bersumber dari radiasi matahari. jamur dan cacing memerlukan habitat yang sangat lembab.09%). dan natrium. Kerja suatu enzim dipengaruhi oleh suhu tertentu. Di alam. 5) Udara Udara terdiri dari berbagai macam gas. air dapat berbentuk padat. tumbuhan memerlukan cahaya matahari dengan panjang gelombang tertentu untuk proses fotosintesis. sedangkan kelembapan di tanah berarti kandungan air dalam tanah. Jenis panjang gelombang. cair. Kelembapan yang diperlukan setiap makhluk hidup berbedabeda. oksigen (20. Kelembapan di udara berarti kandungan uap air di udara. 7) Tanah . air sangat siperlukan oleh makhluk hidup karena sebagian besar tubuhnya mengandung air. 3) Air Air terdiri dari molekul-molekul H2O. Dalam kehidupan. fosfat.93%). Misalnya. serta berbentuk gas berupa uap air. Tumbuhan mengambil garam-garam mineral (unsure hara) dari tanah dan air untuk proses fotosintesis. karbon dioksida (0. dan gas-gas lain. yaitu nitrogen (78. sulfur.

dan interaksi antar ekosistem. Topografi berkaitan dengan kelembapan. suhu. Interaksi berbagai factor itu membentuk lingkungan yang khas. Topografi juga mempengaruhi penyebaran makhluk hidup. cahaya. atau interaksi. Hubungan timbal balik dikenal pula dengan istilah interaksi. antar-populasi. keanekaragaman hayati di daerah perbukitan berbeda dengan di derah datar. C. Sebagai contoh. dapat melakukan perkawinan silang . Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungannya Antara makhluk hidup yang satu dengan yang lain terjadi hubungan. Organisme yang hidup di derah yang berbukit berbeda dengan di daerah datar. Contoh populasi adalah populasi itik. Tanah yang subur sangat diperlukan oleh organisme untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tumbuhan akan tumbuh dengan baik pada tanah yang subur 8) Topografi Topografi artinya tinggi rendahnya permukaan bumi di suatu daerah.Tanah merupakan hasil pelapukan batuan yang disebabkan oleh iklim atau lumut. baik antara komponen biotik maupun antara komponen abiotik. baik antara sesame spesies maupun antarspesies. antara komunitas dan faktor biotik. Interaksi Antar-Individu Membentuk Populasi Sekumpulan makhluk hidup dari spesies yang sama yang hidup pada suatu waktu dan kawasan tertentu serta saling berinteraksi mambentuk populasi. dan pembusukan bahan organik. Dalam bagian ini. 1. tekstur. memiliki kesamaan fungsi fisiologi c. Tanah memiliki sifat. maka individu di dalam populasi mempunyai potensi melakukan kawin silang yang akan menghasilkan keturunan yang fertile (mampu bereproduksi). dan populasi sapi. Oleh karena barasal dari spesies yang sama. serta keadaan tanah di suatu daerah. akan dibahas mengenai interaksi antar-individu. Suatu populasi dapat dikenali dengan adanya ciri-ciri : a. populasi padi. memiliki kesamaan morfologi b. dan kandungan garam mineral tertentu.

populasi rumput meningkat. Populasi dapat bertambah atau berkurang. Oleh karena itu. air. dan ruangan. Interaksi Antar-Populasi Membentuk Komunitas Interaksi antara populasi yang satu dengan yang lain dalam suatu areal tertentu membentuk komunitas. Antarindividu tersebut akan terjadi persaingan atau kompetisi untuk memenuhi kebutuhan oksigen. air. Banyaknya individu per satuan luas disebut kepadatan populasi atau kerapatan populasi. Banyaknya individu dalam populasi dapat dihitung sehingga dapat diketahui ukuran populasi per satuan luas. makanan.diburu. Sebaliknya. semakin banyak kebutuhan makanannya. Demikian pula dengan kebutuhan oksigen. karena alasan-alasan tertentu (misalnya. tergantung dari kondisi lingkungannya. Misalnya. Contoh komunitas adalah komunitas hutan hujan tropik yang di dalamnya terdapat berbagai populasi tumbuhan. dapat menghasilkan keturunan yang fertile Dengan demikian.d. bencana alam). Beberapa kategori umum tentang interaksi dan hasil akhir yang didapat oleh makhluk hidup yang terlibat dapat dilihat dalam tabel berikut. populasi memiliki sifat dapat tumbuh dan berkembang. mamalia. dan cahaya matahari. mikroorganisme. 2. Kemungkinan Interaksi Beberapa Makhluk Hidup Dalam Sebuah Komunitas Macam Interaksi Kompetisi Predasi Parasitisme Komensalisme Mutualisme Makhluk Hidup 1 Dirugikan Diuntungkan Diuntungkan Diuntungkan Diuntungkan Makhluk Hidup 2 Dirugikan Dirugikan Dirugikan Tidak Berpengaruh Diuntungkan . ruangan. ukuran populasi bisa menjadi lebih kecil dari semula. Pada musim hujan. Semakin besar populsi. populasinya menurun. ledakan populasi akan akan menimbulkan persaingan dan persaingan menimbulkan masalah lingkungan. cacing moluska. Sebaliknya. burung. terkena penyakit. kepadatan populasi pohon kelapa 3 pohon / 10. reptilian. Interaksi antarmakhluk hidup biasanya akan membentuk hubungan khusus yang berpengaruh secara nyata terhadap persebaran dan kepadatannya. pada musim kemarau.000 m2. dari populasi berukuran kecil menjadi populasi yang berukuran besar.

kehidupan ikan mutiara pada timun laut. Dalam hal ini. sedangkan hewan yang memakan produser disebut herbivor. Suatu parasit dapat memperoleh makanan atau sumber-sumber yang diperlukan dari tubuh makhluk hidup lain. Contohnya. . konsumernya disebut predator. sedangkan pihak yang lain menderita kerugian. persaingan antarindividu dalam spesies penting arinya untuk mengatur populasi spesies tersebut. Kompetisi Kompetisi adalah bentuk interaksi dua makhluk hidup yang mengakibatkan kedua makhluk hidup tersebut mengalami kerugian. Interaksi simbiotik meliputi bentuk parasitisme. tempat berlindung. Selain menggunakan inang sebagai sumber nutrisi beberapa parasit juga menggunakan inang mereka untuk perlindungan bagi predator yang akan memangsanya. disebut inang atau hospes. Simbiosis Hubungan yang dekat antara dua spesies makhluk hidup berbeda disebut simbiosis yang berarti hidup bersama. komensalisme. Interaksi tersebut dapat terjadi. yaitu kompetisi di antara anggota yang berbeda spesies. Kebutuhan hidup yang sering diperebutkan tersebut. dan mutualisme. sumber air. Bentuk kompetisi yang terjadi dapat berupa kompetisi intraspesifik. Berkut ini adalah beberapa bentuk interaksi antarspesies dalam suatu komunitas. a) Parasitisme Parasitisme merupakan bentuk interaksi yang dapat menyebabkan satu pihak mendapat keuntungan. praeda = mangsa) adalah makhluk hidup yang memperoleh sumber-sumber yang diperlukan dengan memakan makhluk hidup lain. Bentuk interaksi tersebut dapat berupa saling merugikan. tempat bersarang. dan pasangan untuk kawin. sedangkan spesies yang dimakan dikenal sebagai mangsa. Predasi Di dalam sebuah interaksi antarmakhluk hidup terdapat hubungan satu spesies memakan yang lain. baik antarindividu dalam populasi ataupun antarindividu berbeda populasi atau barbeda jenis (spesies). antara lain makanan. yaitu kompetisi di antara anggota spesies yang sama dan kompetisi interspesifik. saling menguntungkan. maka bentuk interaksi itu disebut herbivori. atau hanya salah satu saja yang diuntungkan.Ada beberapa macam interaksi antarsesama makhluk hidup. Jika yang dimangsa adalah produser. Predator (Latin.

luas sempitnya ekositem tidak dapat ditentukan secara pasti. Komunitas yang mampu memulihkan dirinya dikatakan memiliki daya lenting yang tinggi. c) Mutualisme Mutualisme (Latin. Komunitas yang demikian itu biasanya lebih stabil. Sekin beraneka ragam spesies penyusun suatu komunitas. komunitas mampu memulihkan diri apabila mandapatkan “gangguan”. Jadi. Ada ekosistem sawah yang cukup luas dan ada pula ekosistem lautan yang sangat luas.b) Komensalisme Komensalisme merupakan bentuk interaksi yang menyebabkan satu pihak mendapatkan keuntungan. Interaksi tersebut dapat berupa proses memakan dan dimakan sehingga terjadi pemanfaatan energi dan daur ulang materi. Gangguan itu berupa penambahan atau pengurangan materi atau energi. seluruh . Bahkan. burung. atau kelelawar. semakin tinggi organisasinya. Contoh interaksi komensalisme adalah kehidupan ikan remora dengan hiu. dan ini berarti semakin dewasa komunitas tersebut. mutuus = penukaran) merupakan bentuk interaksi yang menyebabkan kedua spesies sama-sama mendapat keuntungan. Pada beberapa proses penyerbukannya dapat berlangsung oleh bantuan beberapa serangga khusus. Interaksi mutualisme kadang-kadang disebut juga simbiosis obligat. Dalam arti. Salah satu ciri dari komunitas adalah adnya keanekaragaman spesies dan pola penyebarannya. asalkan masih dalam batas toleransi. sedangkan yang lain tidak terpengarug (tidak diuntungkan maupun dirugikan). Interaksi Antara Komunitas dengan Komponen Abiotik Membentuk Ekosistem Interaksi antara komunitas dengan faktor abiotik membentuk suatu system yang dikenal sebagai lingkungan atau ekosistem. 3. Contohnya adalah pada proses penyerbukan bunga (polinasi). Luas ekositem itu tidak dapat ditentukan.

Umat manusia sendiri akan terancam kelestariannya. sedangkan sebagian lagi disimpan di dalam tubuh tumbuhan. 4. dapat dipandang sebagai ekosistem raksasa. perusakan. untuk tumbuh. ada makhluk hidup yang berperan sebagai produser.permukaan bumi beserta segala makhluk hidup di dalamnya yang disebut sebagai biosfer. mulai dari dasar samudera hingga puncak pegunungan yang tinggi serta beberapa ratus meter lapisan udara di atasnya. Jika ekosistem di bumi mengalami kerusakan. Lapisan permukaan bumi ini dikenal sebagai biosfer atau ekosfer. maka akibat kerusakan itu akan berangkai karena antar-komponen terjadi interaksi sebagaimana diuraikan sebelumnya. para pakar lingkungan prihatin dengan pencemaran. . Misalnya. dan bergerak. konsumer. Interaksi Antar-Ekosistem Membentuk Biosfer Di permukaan bumi. Ini merupakan lapisan permukaan bumi yang dihuni organisme yang saling berinteraksi. dan perubahan iklim yang terjadi akibat kegiatan manusia. Sebagian produk materi organic tersebut digunakan sebagai bahan baker bagi respirasi selularnya. atau dekomposer. Jumlah total produktivitas ini dikenal sebagai produktivitas primer kotor (PPK). D. Dalam hal ini. Bumi merupakan satu kesatuan sebagai hasil dari interaksi berbagai faktor penyusun yang terdapat di dalamnya. a) Produser Produser merupakan makhluk hidup yang mampu menangkap energi cahaya matahari untuk kegiatan fotosintesis sehingga dapat menghasilkan materi organic yang berasal dari materi anorganik. Bagian materi organik yang disimpan itulah yang dikenal sebagai produktivitas primer bersih (PPB). Melalui produser tersebut energi yang berasal dari matahari mengalir ke makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu. terdapat berbagai macam ekosistem yang saling berinteraksi. Dalam pemenuhan kebutuhan energi tersebut terjadi hubungan saling ketergantungan energi di antara makhluk hidup yang berbeda. bereproduksi. Aliran Energi Setiap makhluk hidup memerlukan energi untuk kelangsungan hidupnya. PPB merupakan keseimbangan terhadap produktivitas primer kotor dikurangi energi yang digunakan oleh produser untuk respirasi (Rs). Banyaknya energi cahaya yang dapat diubah menjadi energi kimia oleh produser disebut produktivitas primer. Contoh produser adalah tumbuhan hijau dan makhluk hidup fotosintesis lainnya.

Seluruh hewan tergolong consumer. dan konsumen tersier. PBB dimanfaatkan sebagai bahan pangan oleh consumer atau makhluk hidup heterotrof (manusia dan hewan).PPB = PPK – Rs Perhatikan keseimbanga reaksi antara fotosintesis dengan respirasi berikut. consumer dan detritus akan menyintesus kembali materi organic yang diperoleh dan menyimpannya di dalm jaringan tubuh dalam bentuk energi kimia. Konsumer tersier atau karnivor puncak adalah consumer yang memakan konsumen sekunder. Misalnya. Consumer sekunder atau karnivor adalah consumer yang memakan consumer primer. konsumen sekunder. Selanjutnya. Produser dan berbagai karnivor di dalam ekosistem dalam pemenuhan kebutuhan makanan dikenal dengan istilah tingkat trofik. Mereka dapat ditempatkan ke dalam tingkat trofik berbeda bergantung pada materi yang dimakan pada saat itu. Berdasarkan tingkatnya. Tingkatan Trofik di Dalam Ekosistem respirasi C6H12O6 + 6 O2 . Pada umumnya. consumer dapat dibedakan atas konsumen primer. dengan cara memakan makhluk hidup lainnya. b) Konsumer Konsumer merupakan makhluk hidup yang memperoleh energi dalam bentuk materi organic. fotosintesis 6 CO2 + 6 H2O Produktivitas primer diwujudkan dalam istilah energi per satuan luas per satuan waktu (J/m2/tahun) atau sebagai biomassa yang ditambahkan ke ekosistem per satuan luas per satuan waktu (g/m2/tahun). Produk itulah yang disebut dengan produktivitas sekunder. Biomassa merupakan berat kering dari sejumlah materi organic yang berada pada satu tingkat trofik kehidupan. Consumer primer atau herbivore adalah consumer yang secara langsung memakan tumbuhan. Hewan demikian disebut omnivor. Beberapa hewan ada yang berperan sebagai karnivor pada suatu waktu dan herbivore pada saat yang lain.

dan ekosistem buatan.Tingkat Trofik Pertama Tingkatan Makhluk Hidup Kedua Ketiga Keempat - Sumber Energi Kimia (Makanan) Produser Membuat makanan sendiri dari bahan anorganik dengan menggunakan energi cahaya matahari. ekosistem terestrial (darat). yaitu ekosistem akuatik (air). decomposer berperan mengembalikan materi ke lingkungan abiotik dan digunakan kembali oleh tumbuhan hijau. Tipe-Tipe Ekosistem Pada umumnya. Konsumer Sekunder (karnivor) Memakan herbivor. dikenal tiga tipe ekosistem utama. siput. Dalam hal ini. Konsumer Primer (herbivor) Memakan tumbuhan atau produser lainnya. Organisme detrivor antara lain cacing tanah. . puncak) Pengurai Menguraikan senyawasenyawa organik yang berasal dari makhluk hidup yang telah mati (bangkai). c) Dekomposer Dekomposer (pengurai) merupakan makhluk hidup yang memperoleh makanannya dengan cara menguraikan senyawa-senyawa organik yang berasal dari makhluk hidup yang telah mati (bangkai). d) Detritivor Detritivor adalah organisme yang memakan partikel-partikel organik atau detritus. Detritus merupakan serpihan hancuran jaringan hewan atau tumbuhan. bintang laut. Contoh decomposer adalah jamur dan bakteri. Konsumen Tersier (karnivor Memakan predator. E. keluwing. dan kutu kayu.

Rata-rata salinitas (kadar garam) laut adalah 3%. Sebaliknya.7%. Ekosistem danau dan kolam terdiri dari tiga wilayah horizontal. temperatur. dan jumlah material terlarut. rawa gambut. 1) Air Tawar Ekosistem air tawar dibagi menjadi dua. Organisme yang hidup pada ekosistem ini dapat menyesuaikan diri dengan arus air. Ekosistem air tawar lentik memiliki cirri airnya tidak berarus. pada geografi yang lebih tinggi. Vegetasi didominasi oleh tumbuhan bakau. substrat. yaitu penetrasi cahaya matahari. maka disebut ekosistem air tawar. factor penentu utama dari ekosistem perairan adalah jumlah garam terlarut di dalam air. 2) Laut Hampir 71% dari permukaan bumi tertutup oleh laut. tetapi angka ini bervariasi dari satu wilayah ke wilayah yang lain sesuai dengan kedalaman dan geografinya. Esturi mamiliki cirri berair payau dengan tingkat salinitas di antarsa air tawar dan laut. Pada daerah tropis suhu yang tinggi menyebebkan laju penguapan berlangsung cepat sehingga salinitas laut menjadi tinggi. Akan tetapi.Ekosistem Akuatik Ekosistem akuatik (perairan) adalah tipe ekosistem yang sebagian lingkungan fisiknya didominasi oleh air. dan danau. kolam. Jika perairan tersebut sedikit mengandung garam terlaryt. Contohnya adalah sungai. Salinitas tertinggi terdapat di daerah tropis. limnetik. Ekosistem air tawar lotik memiliki ciri airnya berarus. Rawa didominasi oleh lumut Spaghnum. Muara sungai disebut juga pantai Lumpur. maka disebut ekosistem laut. Contohnya. Akan tetapi. Laut Baltik dengan salinitas 0. yaitu lotik dan lentik. 3) Estuari Ekosistem estuary terdapat pada wilayah pertemuan antara sungai dan laut atau disebut muara sungai. jika mengandung kadar garam tinggi. Sebaliknya. Ekosistem air tawar lentik meliputi rawa air tawar. Ekosistem akuatik dipengaruhi oleh empat factor. Contohnya. dan profundal. yaitu litoral. Produsen utama pada ekosistem ini adalah ganggang. umunya organisme lotik memakan detritus yang berasal dari ekosistem darat di sekitarnya. Beberapa . proses penguapan berkurang sehingga salinitasnya rendah. Laut Merah memiliki salinitas 4%.

Ekosistem Terestrial Ekosistem terestrial (darat) adalah suatu tipe ekosistem yang sebagian besar lingkungan fisiknya berupa daratan. produsen utama di ekosistem ini merupakan organisme kemoautotrof.organisme laut melakukan perkembangbiakan di wilayah ini seperti ikan. sehingga tidak ada lagi cahaya matahari. Ekosistem terumbu karang antara lain terdapat di perairan Nusa Tenggara dan Maluku. dan moluska yang dap-at dimakan. Oleh karena itu. 6) Laut Dalam Ekosistem laut dalam merupakan zona pelagic laut. Ekosistem terrestrial memiliki . Ekosistem pantai batu antara lain terdapat di Pantai Selatan Jawa. Pada ekosistem pantai batu terdapat organisme seperti ganggang Eucheuma dan Sargassum. berbagai jenis ikan. Terumbu karang terbentuk dari rangka hewan kelompok Coelenterata. Coelenterata. dan Maluku. berupa batubatuan kecilmaupun bongkahan batu yang besar. udang. serta udang. serta beberapa jenis moluska yang dapat melekat di batu. Ekosistem ini berada pada kedalaman 76. Nusa Tenggara.000 m dari permukaan laut. Bali. ganggang. 4) Pantai Batu Ekosistem pantai batu tersusun dari komponen abiotik. Pada ekosistem ini terdapat berbagai jenis organisme laut dari kelompok Porifera. Pantai Barat Sumatera. 5) Terumbu Karang Ekosistem terumbu karang hanya dapat tumbuh di dasar perairan ynag jernih.

yaitu kurang dari 25 cm per tahun. Hewan yang ditemukan di daerah tersebut antara lain bison. dan ular. gurun Sahara di Afrika. disebut bioma. dan maple (Acer saccharinum). 4) Taiga Taiga terdapat di wilayah utara hutan gugur subtropics dan juga di pegunungan tropis. dan gurun Anzo Borrego di Amerika. juga pada dataran tinggi di . Taiga terdapat di Amerika Utara. Kehidupan organisme di gurun beradaptasi dengan lingkungannya yang kering. Hujan turun hanya pada musim panas.bagian daerah yang luas dengan habitat dan komunitas tertentu. Curah hujan bioma padang rumput tidak banyak memberikan dukungan bagi pertumbuhan tumbuhan. Vegetasinya terdiri dari berbagai balukar akasia. belalang. Tumbuhannya terdiri atas rumput dan pohon-pohon yang menyebar. Pemberian nama bioma tersebut adalah berdassarkan ciri-ciri umum dari ekosistem atau berdasarkan vegetasi yang dominant. Hewan yang banyak terdapat di gurun antara lain belalang. dan kadal. Umunya hewan-hewan gurun melakukan kegiatan pada malam hari (nokturnal). 1) Hutan Musim Bioma daratan yang berada di belahan timur Amerika Utara dikenal dengan bioma hutan musim atau hutan gugur. yang menggugurkan daunnya pada musim gugur. anjing padang rumput. beach. Sabana adalah tipa bioma yang banyak teradapat di Amerika Selatan. Tipe bioma ini memiliki musim kering dan musim basah. antelope. dan kaktus. Penyebabnya adalah pada daerah tersebut terdapat aliran sungai yang panjang sehingga air tersedia dalam jumlah yang besar. Curah hujan di gurun rendah. 2) Padang Rumput Di sebelah barat dari hutan musim di Amerika Utara terdapat bioma padang rumput. Vegetasi dominan dalam bioma padang rumput adalh bermacam-macam spesies rumput-rumputan. Soatu bioma yang mirip dengan sebutan sabana. tumbuhan sukulen.30° lintang utara dan lintang selatan. musang. Adapun jenis hewan yang menghuni bioma tersebut antara lain rusa. Contoh bioma gurun adalah gurun Gobi di Asia. buurung pemangsa serangga. 3) Gurun Gurun terdapat di belahan bumi sekitar 20° . Taiga merupakan hutan pinus (koifer) yang selalu hijau.). dan salamander. Cirri iklim taiga adalah musim dingin yang panjang. Pada bioma hutan musim ditemukan tumbuhan bercirikan pohon keras seperti oak (Quercus sp.

dan memiliki ribuan spesies tumbuhan dan hewan. 5) Tundra Di sebelah utara dari bioma taiga terdapat suatu wilayah yang dikenal sebagai bioma tundra. 7) Savana Savana terdapat di wilayah sekitar khatulistiwa. Hewan yang hidup di savana adalah berbagai jenis serangga seperti belalang. Vegetasi savanna didominasi oleh rumput dengan semak dan pohon yang tumbuh terpencar. bagian selatan Asia. Di Kenya (Afrika) terdapat savanna yang di dalamnya hidup gajah.berbagai wilayah. Hewan yang hidup di taiga antara lain beruang hitam dan serigala. Bioma hutan hujan tropic. rayap. dengan curah hujan lebih rendah daripada hutan hujan tropis (sekitar 90 – 150 cm per tahun). Di Indonesia. yaitu lama musim dinginnya lebih panjang daripada musim panas. Hewan yang menghuni bioma tundra antara lain rusa kutub (karibu). Bioma hutan hujan tropic ditandai dengan suhu yang tinggi. serigla. dan beberapa jenis serangga 6) Hutan Hujan Tropik Bioma hutan hujan tropik adalah akhir dari spectrum iklim bioma tundra. Karakteristik bioma tundra sangat ekstrem. Afrika. . terutama terdapat dekat ekuator di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. tikus. jerapah. Tumbuhan yang terutama berupa lumut (liken). dan karnivora. Tumbuhan tumbuh subur dengan cabang-cabang berdaun lebat sehingga membentuk tudung atau kanopi. Dalam kondisi demikian sangat sedikit ditemukan jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di sana. zebra. serta pulau di kepulauan Pasifik. hujan turun hamper setiap hari. herbivore. savana terdapat di Sumbawa (NTB). burung hantu salju. dan singa. ajag. kumbang. dan tumbuhan semusim yang tumbuh cepat selama musim tumbuh.

Melalui proses fotosintesis energi tersebut diubah dan disimpan dalam tubuh makhluk hidup produser dalam bentuk energi kimia. Contoh ekosistem buatan misalnya bendungan. sawah irigasi. perkebunan kopi. serta pemukiman seperti ekosistem kota dan desa. Misalnya. Selanjutnya. Rantai Makanan Aliran energi kimia di dalam ekosistem dapat diperlihatkan melalui beberapa cara. melalui rantai makanan dan jaring-jaring makanan. F. Jaring-Jaring Makanan Rantai makanan merupakan gambarahn sederhana dari proses makandimakan yang terjadi di alam. Kedua cara tersebut dapat memperlihatkan makhluk hidup pemangsa dan dimangsa. masing-masing cara tersebut tidak dapat memperlihatkan jumlah energi kimia yang dipindahkan. Rantai makanan merupakan sebuah aliran energi makanan melalui sebuah ekosistem. energi tersebut mengalir ke konsumer pada berbagai tingkat trofik dalam ekosistem. perkebunan sawit. hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus. G. agroekosistem berupa sawah tadah hujan. Akan tetapi. Semua energi yang masuk ke dalam rantai makanan umumnya berasal dari cahaya matahari.Ekosistem Buatan Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Sebenarnya. Energi tersebut mengalir dalam satu arah melalui sejumlah makhluk hidup. proses makan-dimakan yang .

Piramida ekologi dapat dibedakan menjadi piramida jumlah individu. . Semakin kompleks jaring-jaring makanan. Piramida itu disebut piramida ekologi. Coba bayangkan jika jaring-jaring makanan itu sederhana. jumlah produser yang berada di tingkat trofik I merupakan jumlah terbesar. Piramida Ekologi Telah diuraikan sebelumnya bahwa di dalam ekosistem alami. Jika digambarkan akan berbentuk piramida dengan ujung yang semakin meruncing. Jika salah satu populasi spesies hilang. menunjukkan semakin kompleksnya aliran energi dan aliran makanan. dan apabila disusun secara lengkap akan diperoleh jarring-jaring makanan. and demikian seterusnya sehingga jumlah karnivor puncak merupakan jumlah terkecil. Itulah pentingnya keanekaragaman hayati yang berinteraksi dalam menjaga kestabilan suatu komunitas. Jarring-jaring yang menggambarkan hubungan makan-dimakan itu terbentuk agar kelangsungan hidup tiap populasi terjamin. jaring-jaring makanan masih tetap berjalan. piramida biomassa. jika salah satu populasi spesies hilang. Artinya. Jumlah consumer yang berada di tingkat trofik II lebih kecil. H. maka aliran energi dan aliran makanan di dalam ekosistem tersebut akan kacau. dan piramida energi. Jarring-jaring makanan memperlihatkan hubungan populasi yang satu dengan populasi yang lain.terjadi di dalam ekosistem adalah proses yang kompleks. Hal inilah yang mengakibatkan terjadinya kestabilan komunitas dan kestabilanekosistem.

Piramida Jumlah Individu Piramida jumlah menggambarkan jumlah individu dalam populasi yang menempati tingkat trofik tertentu. digunakan piramida energi. Piramida Biomassa Biomassa adalah berat total komponen biotik suatu area tertentu pada suatu waktu tertentu. Biomassa tumbuhan diukur dari berat akar.sebagaimana disinggung sebelumnya. piramida biomassa hanya menggambarkan keadaan ekosistem dalam waktu tertentu. dilakukan dengan teknik sampling (cuplikan) guna memperkirakan keseluruhannya. jumlah organisme yang menempati trofik I memiliki jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan organisme yang menempati tingkat trofik II. dan daun tumbuhan yang menempati areal tertentu. 2. Piramida biomassa lebih memberikan gambaran yang sesungguhnya tentang aliran energi ekosistem. Piramida Energi Piramida biomassa hanya menggambarkan keadaan ekosistem pada waktu tertentu. Jumlah organisme yang menempati tingkat trofik II juga lebih besar dibandingkan dengan jumlah organisme yang menempati tingkat trofik III. batang.1. Piramida energi menggambarkan banyaknya energi yang tersimpan dalam bentuk senyawa organik yang dapat digunakan sebagai bahan makanan. Jadi. Individu yang menempati puncak piramida jumlahnya paling sedikit. Dalam membuat piramida jumlah. hanya sekitar 10% energi dari tingkat trofik sebelumnya yang termanfaatkan. untuk menentukan biomassa hutan yang luas dapat diambil sebagian areal sebagai sampel untuk memperkirakan biomassa seluruhnya. jumlah produser lebih banyak daripada konsumer I (herbivor). Biasanya dihitung sebagai berat kering per m2 (g/m2). Energi yang tersimpan itu dikenal sebagai energi primer. Kelemahannya. kita menghitung jumlah individu dalam populasi pada suatu waktu tertentu per m2. Di dalam ekosistem normal terjadi penurunan energi akibat pemborosan energi. Piramida energi dapat memberikan gambaran lebih akurat tentang aliran energi pada suatu ekosistem. dan konsumer I lebih banyak daripada konsumer II (karnivor). Sebagaimana diuraikan di atas. demikian seterusnya. Jadi. Untuk dapat menggambarkan keadaan ekosistem dalam jangka waktu lebih lama. 3. Energi itu disetarakan dengan mengubah satuan berat kering ke satuan energi yang dinyatakan . Untuk mengukur biomassa seluruhnya. di dalam ekosistem normal. Piramida biomassa dibuat berdasarkan berat total populasinya pada suatu waktu.

Protein merupakan senyawa yang berguna sebagai penyusun tubuh. daur karbon dan oksigen. Dengan demikian. dan sebagai penggiat reaksi-reaksi metabolisme tubuh. Oleh karena itu. dan daur fosforus. Daur biogeokimia mendukung proses berlangsungnya kahidupan. Asam amino merupakan persenyawaan pembentuk molekul protein. Siklus atau daur unsur-unsur kimia tersebut berputar melewati tubuh makhluk hidup. Daur Biogeokimia Pernahkah terlintas dalam pikiranmu bahwa molekul zat penyusus tubuh kita berasal dari molekul hewan purba yang telah punah? Atau unsure yang kita makan berasal dari dalam tubuh kita sendiri beberapa tahun sebelumnya? Hal yang demikian mungkin terjadi karena molekul dan unsure yang masuk ke dalam tubuh kita menglami siklus di dalam ekosistem. Atmosfer bumi mengandung ±79% nitrogen. Ketika tumbuhan dimakan consumer. I.dalam kalori ayau Joule. serta membuang zat-zat yang tidak berguna ke lingkungannya. daur materi atau mineral ini berlangsung di dalam ekosistem (biosfer). proses kehidupan juga berhenti. mengalir melalui komponen : biotik  abiotik  reaksi kimia  dan seterusnya. tanah. Makhluk hidup dapat memperoleh zat-zat dari lingkungannya. kelancaran daur biogeokimia penting bagi kelangsungan hidup makhluk hidup. Nitrogen merupakan salah satu unsure pembentuk asam amino. 1. nitrogen berpindah ke tubuh hewan. Jadi. biomassa energi dinyatakan dalam kalori per m2 satuan waktu (kal/m2/tahun). Jadi. siklus materi tersebut disebut sebagai daur biogeokimia. Tumbuhan menyerap nitrat dari tanah untuk dijadikan protein. Daur Nitrogen Nitrigen diperlukan oleh setiap organisme. Urin. dan tumbuhan mati akan diuraikan oleh pengurai menjadi ammonium dan ammonia. bakteri nitrat Nitrobacter akan mengubah nitrit . Nitrogen diperlukan tidak dalam bentuk unsure. Jika daur ini terhenti. Daur biogeokimia yang akan dibahas meliputi daur nitrogen. Bakteri nitrit Nitrosomonas mengubah ammonium menjadi nitrit. bangkai hewan. melakukan pertukaran zat. Berikut akan dibahas daur-daur tersebut satu per satu. misalnya enzim pencernaan untuk mencerna makanan. Daur biogeokimia terjadi sejak munculnya makhluk hidup pertama kali di bumi. daur belerang (sulfur). melainkan dalam bentuk persenyawaan. Selanjutnya. misalnya otot. Petir menyebebkan nitrogen di atmosfer bersenyawa dengan oksigen membentuk nitrat (NO3). dalam bentuk persenyawaan-persenyawaan kimia.

yaitu glukosa. Peristiwa pengubahan ammonium menjadi nitrit dan nitrat disebut sebagai nitrifikasi. Ada pula bakteri yang mampu mengubah nitrat atau nitrit menjadi nitrogen bebas di udara. Tanah yang kekurangan bakteri Rhizobium dapat ditaburi dengan lagin. Selanjutnya. dihasilkan lagi CO2 dan oksigen. membahas daur karbon pada dasarnya juga membahas daur oksigen. Pada proses pernafasan tumbuhan. Daur Karbon dan Oksigen Unsur C (karbon) diserap tumbuhan dalam bentuk CO2. ada pula yang dapat memanfaatkannya. karena dapat menyediakan nitrogen bagi tumbuhan inangnya dan juga dapat menyuburkan tanah. tumbuhan tidak dapat menyerap unsure C dalam bentuk gula atau zat tepung. Unsure C dan O selalu terlibat dalam proses respirasi dan fotosintesis. Daur karbon ini diawali oleh penyerapan CO2 oleh tumbuhan.menjadi nitrat. yaitu dalam bentok CO2 dan O2. melalui proses fotosintesis. . protein. lemak. yaitu biakan bakteri pengikat nitrogen yang saat ini sudah banyak diperjualbelikan. dan vitamin. Contohnya. Bakteri tersebut sangat menguntungkan petani. Akan tetapi. kemudian amilum diubah menjadi senyawa gula yang lain. Nitrat akan diserap lagi oleh tumbuhan. makhluk hidup tidak mampu memanfaatkan nitrogen secara langsung dari udara. oleh karena itu. Pada umumnya. Dengan demikian. daur karbon terpendek terjadi pada tumbuhan-lingkungan-tumbuhan. hewan hanya dapat memanfaatkan karbon dalam bentuk persenyawaan organic. Sebaliknya. Demikian pula daur oksigen. bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan kacang-kacangan (kelompok Leguminosae) membentuk bintil akar dan mampu mengikat nitrogen dari udara. dan dijadikan persenyawaan organic. 2. glukosa disusun menjadi amilum. Prosesnya disebut sebagai denitrifikasi.

dan sebagian lagi menguap menjadi uap air yang akan turun kembali bersama air hujan. terjadi keseimbangan antara daur karbon dan oksigen. dan mineral oleh pengurai. . danau. pengatur tekanan osmotic sel. Akibat tiupan angina. 3. Pengaruh suhu yang rendah mengakibatkan terjadinya kondensasi uap air menjadi titik-titik air hujan. Di dalam terjadi daur air yang dapat diuraikan sebagai berikut. Air hujan yang turun di permukaan bumi sebagian meresap ke dalam tanah. Oksigen diserap hewan dan tumbuhan untuk oksidasi dan hasilnya. yaitu karbon dioksida silepaskan ke udara. Dalam ekosistem normal. air. Air laut. pengatur suhu tubuh.Hewan mendapatkan karbon setelah memakan tumbuhan. Karbon dioksida ini digunakan oleh tumbuhan untuk fotosintesis. Karbon dioksida yang terbentuk dilepaskan ke udara. Kemudian. tubuh hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan menjadi karbon dioksida. dan sungai yang terkena cahaya matahari akan menguap. Demikian seterusnya daur karbon itu berlangsung. Daur Air Air sangat penting bagi makhluk hidup karena air berfungsi sebagai pelarut kation dan anion. sebagian dimanfaatkan tumbuhan dan hewan. awan akan bergerak menuju ke permukaan daratan. Daur karbon ini merupakan daur karbon terpanjang yang berlangsung melalui : tumbuhan  hewan  pengurai  karbon dioksida di udara  tumbuhan. sebagian yang lain mengalir di permukaan tanah menjadi sungai-sungai. Tumbuhan dan hewan juga mengeluarkan uap air. dan bahan baku untuk fotosintesis. Uap air akan membubung ke atmosfer dan berkumpul membentuk awan.

dalam bentuk SO2. jasad renik akan menguraikannya menjadi gas H2S. misalnya Gunung Arjuno di Jawa Timur. Selanjutnya. mengeluarkan belerang yang kemudia ditambang menjdai batangan belerang. atau lautan. 5. gas SO2 banyak dihasilkan oleh asap kendaraan dan pabrik. atau menjadi SO2 dan SO42-. yang jatuh di tanah. Tumbuhan mendapatkan belerang dari dalm tanah dalam bentuk sulfat (SO42-). Hewan dan manusia mendapatkan belerang dengan jalan memakan tumbuhan. sulfat dapat dimanfaatkan oleh tumbuahn atau alga air. Di dalam tubuh tumbuhan. Beberapa gunung berapi. Jika tumbuhan dan hewan mati. belerang digunakan sebagai bahan penyusun protein. belerang terkandung di dalam tanah dalam bentuk mineral tanah. belerang di udara juga berasal dari sisa pembakaran minya bumi dan batu bara.4. Jika bereaksi dengan uap air hujan. Selain itu. Secara alami. sungai. gas tersebut berubah menjadi sulfat. Daur Fosforus . Daur Belerang (Sulfur) Sulfur merupakan unsure penyusun protein.

Di dalam air. Oleh bakteri. Suatu klimaks adalah kondisi yang seimbang. J. RNA. Tumbuhan dan hewan yang mati. Pertumbuhan dominasi itu dikenal sebagai suksesi. energi (ATP). Demikianlah daur fosforus. Inilah salah satu alasan semakin kurusnya ekosistem air dalam yang tidak mempunyai arus air. protein. Selama pertumbuhan itu terjadi pergantian jenis-jenis organisme yang dominant atau menguasai. juga terjadi daur fosforus : yakni tumbuhan  hewan air  bakteri  fosfat anorganik. dan urinnya akan terurai menghasilkan fosfat organic. Penimbunan fosforus dapat terjadi misalnya karena penumpukan kotoran burung atau kelelawar. dan senyawa organic lainnya. Suksesi dan Klimaks Ekosistem tidak diam dan statis. Semua makhluk hidup memerlukan fosforus untuk digunakan sebagai pembentuk DNA. Kotoran burung atau kelelawar ini dapat dijadikan pupuk guano yang mengandung fosforus tinggi. terkandung fosfat organic yang dapat diserap tumbuhan. feses.Fosforus (P) merupakan bahan pembentuk tulang pada hewan. Lautan yang memiliki arus air mengakibatkan endapan fosforus teraduk dan menyuburkan ekosistem laut. Suksesi terus berlangsung hingga tercapai suatu klimaks atau bioma. Daur fosforus terjadi melalui proses berikut. . Ekosistem tumbuh dari komunitas sederhana menuju ke komunitas yang kompleks. tidak terjadi pergantian dominasi lagi. melainkan selalu berubah (dinamis). fosfat organic akan diubah menjadi fosfat anorganik yang dapat diserap tumbuhan. Di dalam tabah. Bagian tumbuhan yang jatuh ke dasar danau yang dalam atau lautan dalam akan membentuk endapan fosforus (batuan fosforus) yang tidak dapat dimanfaatkan kembali.

misalnya hingga 75 . 1. misalnya akibat penebangan hutan yang dilakukan terus-menerus. letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 mengakibatkan permukaan Pulau Krakatau ditutupi batu-batu gunung. Seratus tahun .alga biru yang hidup pertama kali itu dukenal sebagai organisme perintis (pionir). terjadi keseimbangan antara energi yang didimpan dan energi yang digunakan oleh berbagai komponen penyusun ekosistem itu. Klimaks dan keseimbangan ekosistem tidak diam atau statis. Kerusakan yang melebihi batas kelentingan. Jika dibiarkan terus beberapa tahun kemudian.Sebagai contoh. Hasil pelapukan oleh alga biru dan lumut kerak membentuk tanah. Sampai dua bulan berikutnya. misalnya satu pohon tumbang karena penyakit. suksesi ekologi terhenti. Eosistem dikatakan memiliki daya pulih kembali. sawah yang dibiarkan. Tujuh tahun setelah itu. muncul alga biru yang menempel pada batu yang lembab. Tiga tahun kemudian. Suksesi ekologi akan terus berlangsung hingga mencapai suatu keadaan seimbang. melainkan berproses atau dinamis. Ini bukan berarti proses pemanfaatan energi juga berhenti. Proses pemanfaatan energi terus berlanjut. Biji-biji yang terbawa burung atau kelelawar yang berjatuhan di sana juga akan tumbuh. Ditinjau dari asal terjadinya. Hanya saja. muncul tumbuhan pantai yang tumbuh dari biji-biji yang terbawa air laut dari Pulau Jawa atau Sumatera. Ini dikenal sebagai keseimbangan ekosistem. mengakibatkan ekosistem tersebut sulit untuk kembali ke kondisi semula dalam waktu yang singkat. Jika hutan klimaks mendapat gangguan. Tidak ada makhluk hidup dijumpai di atasnya. biawak. Jika terjadi klimaks. yang disebut dengan istilah komunitas kimaks (atau disebut klimaks saja). terjadi keseimbangan ekosistem. Jadi dalam klimaks.. dan laba-laba. Misalnya. maka dengan cepat akan diganti dengan pohon baru yang tumbuh menggantikan pohon yang tumbang.150 tahun. Tahun berikutnya. yang dikenal sebagai daya lenting lingkungan. Suksesi Primer Suksesi primer berlangsung pada permukaan erbuka yang kosong sehingga muncul ekosistem baru. akan ditumbuhi rumput. Sembilan bulan kemudian. Ika terus dibiarkan. suksesi dibedakan menjadi suksesi primer dan suksesi sekunder. Dikatakan bahwa keseimbangan ekosistem terganggu dan daya lenting ekosistem juga terganggu. mungkin akan menjadi hutan yang lebat. keadaan batu-batuan di sana masih panas. ular. dijumpai bermacam-macam serangga. muncul lumut kerak. yang memungkinkan tumbuhan lain hidup di atasnya. akan ditumbuhi semak belukar.

dan padang alag-alnag. disebut relung (niche) Makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungannya. Simbiosis tersebut dapat berupa parasitisme. yaitu predasi. Di dalam suksesi sekunder tidak dijumpai organisme perintis. proses dari batuan hingga menjadi hutan belantara memerlukan waktu 100 – 150 tahun. jaringjaring makanan. Jenis organisme yang mendominasi tergantung pada lingkungannya. tanah rawa yang dikeringkan. Contohnya. 2. Di Negara beriklim sedang. komensalisme. Di Negara kita. interaksi antara komunitas dengan komponen abiotik membentuk ekosistem.      . dan simbiosis. Suksesi sekunder tidak dimulai dari kondisi ekosistem yang kosong. telah terdapat hutan di tereng-lereng Gunung Krakatau. waktunya mencapai 500 tahun atau lebih. disebut habitat. Rangkuman     Hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lain dan dengan benda tak hidup di lingkungannya membentuk ekosistem Ekologi secara umum didefinisikan sebagai ilmu yang mepelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya Komponen penyusun ekosistem adalah komponen abiotik (berupa komponen fisik dan kimia) dan komponen biotik (seluruh makhluk hidup) Setiap makhluk hidup di dalam suatu komunitas menempati satu tempat yang spesifik.kemudian. dan mutualisme Pemanfaatan energi dalam ekosistem menimbulkan rantai makanan. Interaksi antar makhluk hidup dapat dibedakan atas beberapa kategori. dan aliran energi Energi dapat mengalir melalui lintasan rantai makanan dan jaring-jaring makanan Cahaya matahari diubah oleh produsen menjadi energi kimia melalui jalur rantai makanan. dan interaksi antarekositem membentuk biosfer. Mereka juga memiliki fungsi dan peran yang khas. kompetisi. Bentuk interaksi tersebut dapat berupa interaksi antar-individu membentuk populasi. interaksi antar-populasi membentuk komunitas. Suksesi Sekunder Suksesi sekunder berlangsung di bekas ekosistem yang tidak mengalami kerusakan total. Energi kimia tersebut sebagian digunakan dan sebagian lagi disimpan. suksesi yang terjadi di bekas sawah. Energi kimia mengalir dari produsen ke konsumen.

Suksesi sekunder diawali dari komunitas lanjutan di lingkungan bakas ekosistem yang rusak . Dengan demikian terjadi pemborosan energi. Oleh karena itu.       Penyimpanan energi dalam suatu ekosistem disebut produktivitas ekosistem Peristiwa makan dan dimakan antar-organisme dalam suatu ekosistem membentuk struktur trofik Energi yang dilepaskan ke lingkungan dalam setiap tingkat trofik mencapai 90% dan hanya 10% yang digunakan untuk kehidupan. piramida jumlah biomassa. semakin kecil aliran energinya Semakin kompleksnya jaring-jaring makanan menunjukkan semakin kompleksnya aliran energi dan aliran materi. Suksesi dibedakan menjadi suksesi primer dan suksesi sekunder. dan semakin stabil ekosistem itu Piramida ekologi menggambarkan perbandingan jumlah makhluk hidup yang menepati setiap tingkat trofik pada suatu ekosistem. dan piramida energi Aliran materi dalam ekosistem melibatkan faktor biotik dan abiotik membentuk daur materi (daur biogeokimia) Daur biogeokimia diperlukan untuk kelestarian makhluk hidup dan ekosistem. maka kelestarian makhluk hidup dan ekosistem terancam Suksesi adalah pergantian dominasi dari komunitas perintis menuju komunitas klimaks. Suksesi primer diawali dari komunitas perintis di lingkungan batuan. Jika daur ini terhenti. yang terdiri dari piramida jumlah individu. semakin jauh jarak transfer energi dari matahari.

batu.Evaluasi A. ekosistem b. suhu. tumbuhan. berkembang biak b. bernapas d. spesies b. komunitas . lumut. Dengan demikian. Ekologi adalah ilmu yang mempelajari ekosistem. siput. cahaya matahari c. habitat terrestrial d. daur materi dan arus energi 3. Di dalam suatu ekosistem. Komponen biotik memiliki ciri yang berbeda dengan komponen abiotik dalam suatu ekosistem. iritabilita e. air. interaksi antara komponen biotic dan abiotik d. ruang lingkup kajian ekologi adalah sebagai berikut … a. Plihlah jawaban yang paling tepat. plankton. kingdom c. suksesi makhluk hidup e. 1. komunitas e. keanekaragaman makhluk hgidup c. oksigen 5. Berikut ini adalah ciri komponen biotik. ikan d. komponen abiotik b. garam mineral. kecuali … a. plankton. air. membutuhkan makanan 4. Koloni lebah madu terdiri dari bermacam-macam individu yang masing-masing mempunyai tugas tertentu. bakteri. bakteri. Kesatuan antara makhluk hidup dengan factor abiotik pada suatu lingkungan disebut … a. siput. Komponen biotik yang membentuk ekosistem kolam adalah … a. nisia (nische) 2. koloni lebah madu tersebut merupakan suatu … a. ganggang hijau. suhu e. suksesi c. oksigen. air b. mengalami siklus c. populasi d. ikan.

4. decomposer e. kompetisi e. jinak b. dan 3 b. Kekhasan peran individu atau populasi dalam suatu ekosistem disebut … a. dan 5 d. predasi 11. Predasi merupakan salah satu jenis interaksi antar-populasi. 3. consumer c. 1. 1. lalat dengan nyamuk 13. tumbuhan paku dengan lumut d. dan 5 c. a. predasi Seorang petani berhasil membasmi hama tikus dengan menggunakan kucing. komensalisme c. biosfer 12. kompetisi c. masyarakat Interaksi antar-individu sejenis yang paling dominan dalam memperoleh makanan adalah … a. Dengan kata lain. 2. mutualisme d. simbiosis komensalisme d. Interaksi yang terjadi antara nyamuk dan kulit manusia seperti gembar di bawah ini adalah … a. habitat c. nisia (niche) b. parasitisme b. predator Berikut ini adalah jenis interaksi antar-populasi :  predasi  kompetisi  mutualisme  komensalisme  parasitisme Jenis interaksi yang menguntungkan salah satu populasi adalah … a. parasitisme b. netral b. 4. komensalisme c. kambing dengan sapi b. 4.. produser d. komunitas d. dan 5 Tumbuhan paku tanduk rusa yang hidup menempel pada suatu pohon menunjukkan interaksi … a. nyamuk dengan harimau c. Contoh predasi adalah . 7. simbiosis mutualisme e. ekosistem e. mutualisme 10. 2. petani ini memanfaatkan hewan … a. Berapa banyakkah rantai makanan yang terdapat pada jaring-jaring makanan di bawah ini … .. serangga dengan katak e. e. 9. kompetisi d. 1.6. 2. predasi e. 8. dan 5 e.

Secara alami. kesamaan kebutuhan makanan b. hutan hujan tropis b. Dua proses yang dilakukan organisme berkaitan dengan siklus karbon adalah … a. lebih tepat digunakan piramida … a. kesamaan kebutuhan ruangan d. Dikawasan tertentu masih banyak orang yang disebut sebagai peladang berpindah. ekologi dan energi c. transpirasi dan respirasi b. kesamaan kebutuhan karbon dioksida 16. tundra e. Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang hubungan antar-organisme pada masing-masing tingkat trofik. Suatu bioma memiliki ciri-ciri :  Curah hujan tinggi  Spesies pepohonan beraneka ragam  Pohon berbentuk kanopi  Memiliki iklim mikro Berdasarkan ciri-ciri tersebut dapat diasumsikan sebagai bioma … a. 17 e. Jika semua mikroorganisme pengurai dimatikan. adanya topografi 15. fotosintesis dan respirasi d. kesamaan siklus reproduksi e. sampah-sampah bertimbunan c. Cara pertanian semacam itu adalah dengan membuka hutan untuk ditanami dalam jangka waktu tertentu kemudian ditinggalkan . jumlah dan energi e. fotosintesis dan transpirasi c. padang rumput 17. consumer akan semakin banyak d. predator semakin banyak e. biomassa dan energi d. air hujan d. 18 14. jumlah dan biomassa 18. Berikut merupakan pemicu terjadinya kompetisi antarspesies hewan. kkesamaan kebutuhan air c. kecuali … a. jumlah dan ekologi b. taiga d. ekskresi dan transpirasi e.a. cahaya matahari c. petir e. tumbuhan semakin subur b. 15 c. tanah mendapatkan nitrogen dalam bentuk nitrit atau nitrat melalui … a. 16 d. kemungkinan yang akan terjadi ialah … a. angin b. 14 b. ekskresi dan respirasi 19. hutan gugur c. bakteri 20.

Apa sajakah hal-hal yang dipelajari oleh ahli ekologi? 2. suksesi sekunder c. Apakah perbedaan antara habitat dengan nisia (nische)? 4. Jenis suksesi yang terjadi adalah … a. Apa yang dimaksud dengan produktivitas ekosistem? . 1. suksesi tertier d. suksesi primer dan sekunder e. Jelaskan komponen biotik berdasarkan tingkat trofiknya? 3. Bekas lading yang ditinggalkan kemudian akan mengalami suksesi sehingga akhirnya menjadi hutan kembali. Apakah perbedaan antara piramida jumlah individu. suksesi sekunder dan tertier B. piramida biomassa dan piramida energi? 5.untuk membuka lahan baru ditempat lain. suksesi primer b. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas.

C 6.  Perubahan populasi suatu spesies pada waktu yang berbeda dan factorfaktor yang menyebabkannya.Piramida jumlah menggambarkan jumlah individu dalam populasi yang menempati tingkat trofik tertentu. Komponen biotik berdasarkan tingkat trofiknya dapat dibedakan menjadi dua. E 20. 4. B 4. 2. B 3. . B 7.Piramida biomassa lebih memberikan gambaran yang sesungguhnya tentang aliran energi ekosistem. . E 8. . D 13.Kunci Jawaban PG 1. sedangkan nisia (niche) adalah peranan khusus suatu organisme di dalam habitatnya. 5. B 10. C 5. C 9.Piramida energi menggambarkan banyaknya energi yang tersimpan dalam bentuk senyawa organik yang dapat digunakan sebagai bahan makanan. A 11. E 16.  Perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain dan ke dalam lingkungannya dan factor-faktor yang menyebabkannya. B Essay 1. C 14. 3. Penyimpanan energi dalam suatu ekosistem disebut produktivitas ekosistem . Para ahli ekologi mempelajari hal-hal berikut. Habitat adalah tempat hidup organisme.  Terjadinya hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. B 15. C 17. A 12. yaitu yang bersifat autotrof dinamakan produsen dan yang bersifat heterotrof dinamakan konsumen. C 19. A 2. E 18.