SOAL BIOMEDIK II ( KIMIA) Tipe I : 1. Diantara besaran berikut yang merupakan fungsi keadaan adalah a. kalor b. kerja c.

entopi d. kalor dan kerja e. entropi dan kalor 2. Pada sistem adiabatik berlaku hal berikut: a. materi dapat keluar masuk system b. materi dan kerja dapat keluar masuk system c. energi dapat keluar masuk sistem d. energi dan materi dapat keluar masuk system e. kerja dapat keluar masuk system 3. Hitung berapa harga ΔH dari reaksi berikut bila diketahui energi pemutusan Ikatan C-H = 410 kJ/mol dan energi pemutusan Cl-Cl = 243,6 kJ/mol serta Energi pembentukan ikatan C-Cl = 330 kJ/mol dan energi pembentukan ikatan H-Cl = 432 kJ/mol. CH4(g) + 3 Cl2 → CHCl3(g) b. + 327 kJ e. 337 kJ + 3HCl c. -237 kJ

a. -327 kJ d. +237 kJ

4. Diantara reaksi berikut yang merupakan reaksi pembentukan adalah: a. SO2 + ½ O2 —→ SO3 b. C + O2 —→ CO2 c. HCOH + H2O2 —→ HCOOH + H2O d. CO + ½ O2 —→ CO2 e. semua salah 5.Suatu reaksi kimia akan berlangsung secara spontan bila: a. entropi total berharga positif b. entropi total berharga negatif c. energi bebas berharga positif d. entropi sistem = 0 e. entropi sistem berharga negatif 6. Reaksi berikut merupakan reaksi kompresi ,kecuali : 1. C (s) + H2O (g) —→ CO (g) + H2 (g) 2. CH4 (g) + 2 O2 (g) —→ CO2(g) + 2 H2O (g) 3. C (s) + 1/2 O2 (g) —→ CO (g) 4. N2 (g) + 3H2(g) —→ 2 NH3(g) 7. Spontanitas suatu reaksi dapat ditentukan berdasarkan harga dari : 1.energi bebas reaksi 3. entalpi total reaksi 2. energi bebas sistem 4. entalpi system 8. Pernyataan yang benar untuk entropi suatu reaksi adalah : 1. entropi reaksi dapat berharga positif,negatif dan nol 2. entropi reaksi total untuk reaksi yang bersifat spontan berharga positif 3. entropi reaksi dipengaruhi keadaan awal dan akhir system 4. entropi reaksi merupakan fungsi keadaan 9. ΔS gas > ΔS cairan > ΔS padat SEBAB Derajat keteraturan molekul sisterm gas > cairan > padatan.

5 213.Diketahui reaksi Fe2O3 (s) + 3 CO (g) → 2 Fe(s) o Hitung berapa harga ΔG . ΔG reaksi = 0 18. ΔG reaksi < 0 e.Pada reaksi setimbang berlaku hal berikut : a. Entalpi d.2 87. ΔGo reaksi > 0 d. 11.Pada reaksi yang bersifat eksergonik terjadi pelepasan panas SEBAB . nilai entropi suatu sistem b. SO2 + 1/2O2 → SO3 e.6 2 Fe(s) 0 27. C + O2 → CO2 b.Reaksi berikut yang merupakan reaksi oksidasi tapi bukan reaksi pembakaran adalah : a. nilai entalpi suatu sistem c. Δ U = q + w b.3 + 3 CO2 (g) 3 CO2 (g) -393. 17600 J 16. Pada proses reversibel ΔS system = 0 SEBAB ΔS total juga 0 12. SEBAB Kalor pembentukan suatu senyawa selalu dihitung berdasar harga entalpi unsur-unsur pembentuknya dalam keadaan standar. nilai energi bebas suatu reaksi e. 14600 J d.10. energi dalam b. nilai energi dalam suatu sistem d. Δ U = q .4 3 CO (g) -110.Rumusan Hukum Thermodinamika yang betul adalah : a.6 b.ΔU = Δq + w d. nilai entalpi suatu reaksi 17. entropi c. bila diketahui data-data berikut : ΔHf(kj/mol) ΔSo (J/K mol) a. Δ U = q + Δw e. kalor e. Kalor pembentukan dari suatu reaksi kimia dapat dinyatakan sebagai kalor yang terlibat dalam pembentukan satu mol suatu senyawa dari unsur-unsur pembentuknya dalam keadaan standar. Harga konstanta kesetimbangan = 0 c. Diantara besaran berikut yang bukan termasuk fungsi keadaan adalah : a. 13900 J Fe2O3 (s) 824. 29300 J e. energi bebas dan kerja 13. 19300 J c.Spontanitas suatu reaksi kimia dapat ditentukan berdasarkan : a.5 197.Δw 14. Δ U = q w c. ½ N2 + 2H2 + ½ Cl2 → NH4Cl d. HCOH + H2O2 → HCOOH + H2O c. CO + ½ O2 → CO 15. ΔGo reaksi = 0 b.

Reaksi eksergonik mempunyai energi bebas yang berharga positif .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful