P. 1
Makalah FIQIH

Makalah FIQIH

|Views: 29|Likes:
Published by Qurrota A'yunin
Tentang Ibadah
Tentang Ibadah

More info:

Published by: Qurrota A'yunin on Apr 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2013

pdf

text

original

ALAT-ALAT THAHARAH DAN CARA-CARANYA Secara bahasa, thaharah berarti bersuci.

Sedangkan menurut istilah, berarti membersihkan diri dari hadats dan najis pada pakaian, badan, dan tempat. Adapun media atau alat bersuci dalam bersuci adalah dengan menggunakan air dan tanah yang baik atau debu (Sha’id). Adapun air yang dapat digunakan bersuci adalah air yang bersih (suci dan mensucikan) yaitu air yang turun dari langit atau keluar dari bumi yang belum dipakai untuk bersuci. Air yang suci mensucikan adalah air hujan, air sumur, air laut, air sungai, air salju, air telaga, dan air embun. Macam-macam air ada 4, yakni Air mutlak, Air musyammas, Air musta’mal, Air mutanajis. Perihal alat bersuci selain air yakni sha’id yang berarti tanah. Ada yang berpendapat ia adalah tanah yang baik adapula yang mengatakan ia adalah setiap debu yang yang baik. Menurut pendapat jumhur ulama, bahwa yang di maksud dengan sha’id adalah yang berada dipermukaan tanah, baik itu debu atau yang lain. Thaharah haqiqiyah yaitu thaharah dari al-hubts. Yakni najis. Najis ini terdapat pada tubuh, pakaian dan tempat. Najis, adalah suatu benda kotor yang menyebabkan seseorang tidak suci. Bersuci dari najis dapat dilakukan dengan cara mencuci, membasuh, menyiram, menyiprati dan mengusap dengan air. Thaharah hukmiyah yaitu thaharah dari hadats. Hal ini khusus pada badan. Bersuci dari najis dapat dilakukan dengan cara berwudhu, mandi, dan tayamum.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->