Unit

1

KONSEP PENDIDIKAN IPS DAN KARAKTERISTIK PENDIDIKAN IPS DI SD
Hidayati Pendahuluan

ahan ajar ini merupakan unit pertama dari mata kuliah Pengembangan Pendidikan IPS SD. Tentunya Anda telah memiliki pengetahuan sosial baik melalui proses akademik maupun non akademik. Untuk memperkaya wawasan tentang IPS maka dalam unit ini Anda akan belajar tentang konsep, hakikat, dan karakteristik pendidikan IPS SD. Dengan mempelajari materi pada unit ini, Anda diharapkan dapat menjelaskan konsep-konsep IPS yang berpengaruh terhadap kehidupan masa kini dan masa yang akan datang secara kritis dan kreatif. Pembahasan materi ini menerapkan pendekatan antar disiplin yang mengintegrasikan ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Adapun media yang digunakan adalah bahan ajar cetak dan non cetak (web). Setelah mempelajari materi unit satu ini Anda diharapkan dapat menjelaskan: 1. Pengertian IPS 2. Sejarah IPS di Indonesia 3. Rasional mempelajari IPS di SD 4. Hakikat pengajaran IPS 5. Tujuan pembelajaran IPS di SD 6. Karakteristik pembelajaran IPS di SD Anda sebagai calon guru SD hendaknya menguasai materi IPS sebagai program pendidikan. Untuk membantu Anda menguasai materi tersebut maka dalam unit satu akan disajikan pembahasan hal-hal pokok dan latihan sebagai berikut : 1. konsep pendidikan IPS 2. hakikat pendidikan IPS 3. karakteristik pendidikan IPS di SD
Pengembangan Pendidikan IPS SD

B

1-1

Agar anda dapat lebih mudah memahami materi unit satu, ikutilah petunjuk belajar berikut ini. 1. Bacalah dengan cermat bagian pendahuluan, pahami betul isinya, apa tujuan mempelajari unit satu, dan bagaimana cara mempelajarinya. 2. Bacalah bagian demi bagian dan temukan kata kunci kemudian berilah tanda atau digaris bawahi 3. Pahami pengertian demi pengertian dari materi unit satu melalui pemahaman sendiri atau diskusi dengan teman sejawat. 4. Mantapkan pemahaman Anda melalui diskusi dengan teman atau tutor pada waktu tutorial tatap muka.

1-2

Unit 1

Subunit 1 Konsep Pendidikan IPS

H

akikat kehidupan manusia adalah suatu dinamika yang tetap tidak pernah berhenti, melainkan selalu aktif. Dinamika manusialah yang memadukan manusia dengan sesamanya dan dengan lingkungannya. Dinamika manusia merupakan ungkapan jiwa manusia sebagai makhluk yang berakal budi dan sebagai makhluk sosial. Hakikat inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Artinya bahwa manusia bukan semata-mata sebagai makhluk biologis, melainkan juga sebagai makhluk sosial, budaya, ekonomi, politik, hukum, dan sebagainya. Aspek-aspek tersebut terdiri dari interaksi sosial, budaya, kebutuhan materi, kehidupan, norma dan peraturan, serta sikap. Aspek-aspek inilah yang menghasilkan ilmu pengetahuan sosial, seperti ekonomi, sejarah, sosiologi, antropologi, geografi. Sebagian dari ilmu pengetahuan tersebut berkembang menjadi disiplin ilmu sesuai dengan perkembangan masyarakat dewasa ini. Sebagai guru SD, pengetahuan yang berhubungan dengan disiplin ilmu-ilmu sosial sangat diperlukan baik yang berhubungan dengan ruang lingkup bahasannya, obyek yang dipelajari, maupun metode/pendekatan dari tiap-tiap disiplin ilmu-ilmu sosial tersebut. Dengan menguasai konsep-konsep IPS yang bersumber dari masyarakat dan lingkungan dapat menambah wawasan yang lebih luas dan mendalam. Selanjutnya marilah kita mulai membahas mengenai konsep, hakikat, dan karakteristik pendidikan IPS di SD. Untuk memudahkan Anda dalam memahaminya kita akan membahasnya satu persatu secara rinci.

A. Pengertian IPS
Sampai saat ini, IPS merupakan suatu program pendidikan dan bukan sub-disiplin ilmu tersendiri, sehingga tidak akan ditemukan baik dalam nomenklatur filsafat ilmu, disiplin ilmu-ilmu sosial (social science), maupun ilmu pendidikan (Sumantri. 2001:89). Social Scence Education Council (SSEC) dan National Council for Social Studies (NCSS), menyebut IPS sebagai “Social Science Education” dan “Social Studies”. Nama IPS dalam Pendidikan Dasar dan Menengah di Indonesia muncul bersamaan dengan diberlakukannya kurikulum SD, SMP dan SMA tahun 1975.
Pengembangan Pendidikan IPS SD

1-3

antropologi mempelajari aspek budaya. Untuk memperjelas penggunaan istilah tersebut secara tepat. maka IPS sebagai bidang studi masih “baru“. antropologi. sosiologi. dan sebagainya. ilmu politik. Studi Sosial (Social Studies) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Perpaduan ini dimungkinkan karena mata pelajaran tersebut memiliki obyek material kajian yang sama yaitu manusia. berikut ini akan dijelaskan dari masing-masing istilah. kita mengenal banyak istilah yang kadangkadang dapat mengacaukan pemahaman. aspek budaya. Selanjutnya Nursid Sumaatmadja.h.1996. Istilah tersebut meliputi : Ilmu Sosial (Social Sciences). dan sebagainya. psikologi. aspek hubungan sosial. demikian pula 1-4 Unit 1 . sosiologi mempelajari aspek hubungan sosial. 1.Dilihat dari sisi ini. dan sebagainya. sosiologi. ilmu hukum. Ilmu Sosial merupakan disiplin intelektual yang mempelajari manusia sebagai makluk sosial secara ilmiah. psikologi. Dengan kata lain. ekonomi mempelajari aspek kebutuhan materi. psikologi mempelajari aspek kejiwaan. ilmu politik. ilmu hukum. Studi khusus tentang aspek-aspek tingkah laku manusia inilah yang menghasilkan Ilmu Sosial seperti ekonomi. memusatkan pada manusia sebagai anggota masyarakat dan pada kelompok atau masyarakat yang ia bentuk. makin lanjut makin ilmiah” Sedangkan menurut Gross (Kosasih Djahiri. Jadi setiap bidang keilmuan itu mempelajari salah satu aspek tingkah laku manusia sebagai anggota masyarakat. menyatakan bahwa Ilmu Sosial adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia baik secara perorangan maupun tingkah laku kelompok. aspek sikap. ekonomi. Ilmu Sosial (Sicial Science) Achmad Sanusi memberikan batasan tentang Ilmu Sosial (Saidihardjo. aspek mental. IPS mengikuti cara pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran seperti: geografi.1981. sejarah.2) adalah sebagai berikut: “Ilmu Sosial terdiri disiplindisiplin ilmu pengetahuan sosial yang bertarap akademis dan biasanya dipelajari pada tingkat perguruan tinggi. Oleh karena itu Ilmu Sosial adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan mempelajari manusia sebagai anggota masyarakat. antropologi.h. walaupun bahan yang dikaji bukanlah hal yang baru. Tingkah laku manusia dalam masyarakat itu banyak sekali aspeknya seperti aspek ekonomi. Disebut demikian karena cara pandang yang dianutnya memang dianggap baru.1). Dalam bidang pengetahuan sosial.

Sedangkan yang menjadi obyek materialnya sama yaitu manusia sebagai anggota masyarakat. Berbeda dengan Ilmu Sosial. melainkan merupakan pengetahuan praktis yang dapat diajarkan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Jadi dapat dikatakan bahwa Studi Sosial itu lebih memperlihatkan bentuknya sebagai gabungan Ilmu Sosial. Studi Sosial menggunakan bidang-bidang keilmuan yang termasuk Ilmu Sosial. Selanjutnya dapat berfungsi sebagai pengantar bagi lanjutan atau jenjang berikutnya kepada disiplin Ilmu Sosial. Pendekatan Studi Sosial bersifat interdisipliner atau multidisipliner dengan menggunakan berbagai bidang keilmuan. Dalam kerangka kerja pengkajiannya. Achmad Sanusi (1971:18) memberi penjelasan sebagai berikut : Sudi Sosial tidak selalu bertaraf akademis-universitas. Studi Sosial bersifat interdisipliner dengan menetapkan pilihan masalah-masalah tertentu berdasarkan suatu rangka referensi dan meninjaunya dari beberapa sudut sambil mencari logika dari hubungan-hubungan yang ada satu dengan lainnya. Pengembangan Pendidikan IPS SD 1-5 . Sedangkan Ilmu Sosial pendekatannya bersifat disipliner dari bidang ilmunya masing-masing. melainkan lebih kepada bidang praktis.bidang keilmuan yang lain. melainkan lebih merupakan suatu bidang pengkajian tentang gejala dan masalah sosial. Tentang Studi Sosial ini. 2. segi. Kerangka kerja Studi Sosial dalam mengkaji atau mempelajari gejala dan masalah sosial di masyarakat tidak menekankan pada bidang teoritis. aspek) kehidupan. tidak terlalu bersifat akademisteoritis. Jadi materi dan metode penyajiannya harus sesuai dengan misi yang diembannya. yaitu membina warga masyarakat yang mampu menyerasikan kehidupannya berdasarkan kekuatankekuatan fisik dan sosial serta mampu memecahkan masalah-masalah sosial yang dihadapinya. Studi Sosial bukan merupakan suatu bidang keilmuan atau disiplin akademis. Tugas Studi Sosial sebagai suatu bidang studi mulai dari tingkat sekolah dasar sampai ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Hal tersebut mengandung arti bahwa Studi Sosial dalam meninjau suatu gejala sosial atau masalah sosial dilihat dari berbagai dimensi (sudut. Studi Sosial (Social Studies). bahkan merupakan bahan-bahan pelajaran bagi siswa sejak pendidikan dasar.

Harus diakui bahwa ide IPS berasal dari literatur pendidikan Amerika Serikat. Pengetahuan Sosial (IPS) Bagi sekelompok kecil ahli pendidikan di Indonesia. political science. Namun sejak tahun 1976 nama IPS menjadi nama baku. Meskipun demikian nama “Social Studies” menjadi semakin terkenal pada tahun l960-an. mathematics. socisl studies provides coordinated. ketika pemerintah mulai memberikan dana untuk mengembangkan kurikulum tersebut. and sociology. democratic society in an interdependent world. Tujuan dari pendirian lembaga itu adalah sebagai wadah himpunan tenaga ahli yang berminat pada kurikulum Ilmu-ilmu Sosial di tingkat sekolah dan ahli-ahli Ilmu-ilmu Sosial yang mempunyai minat sama. Whitin the school program. as well as appropriate content from the humanities. psychology. geography. karena setiap ide yang datang dari luar. Definisi IPS menurut National Council for Social Studies (NCSS). economics. Harus diingat bahwa kondisi masyarakat Indonesia berbeda dengan kondisi masyarakat Amerika Serikat. 1-6 Unit 1 . The primary purpose of social studies is to help young people develop the ability to make informed and reasoned decisions for the public good as citizen of a culturally diverse. istilah IPS telah digunakan dalam kurikulum 1975. Bagi kelompok ini.3. mendifisikan IPS sebagai berikut: social studies is the integrated study of the science and humanities to promote civic competence. law. and natural sciences. pengertian dan tujuannya tidaklah persis sama dengan social studies yang ada di Amerika Serikat. Nama-nama yang dipergunakan dalam kesempatan itu bermacam-macam antara lain ada yang memakai istilah Studi Sosial yang dekat dengan istilah aslinya. Istilah tersebut pertama kali dipergunakan sebagai nama sebuah komite yaitu “Committee of Social Studies” yang didirikan pada tahun 1913. Pada waktu Indonesia memperkenalkan konsep IPS. Nama asli IPS di Amerika Serikat adalah “Social Studies”. history. dapat kita terima bila sesuai dengan kondisi masyarakat kita. religion. ada pula yang menyebutnya dengan Ilmu-ilmu Sosial dan ada yang menamakannya Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Nama komite itulah yang kemudian digunakan sebagai nama kurikulum yang mereka hasilkan. Sebenarnya keadaan ini sangat baik. philosophy. nama tersebut telah diungkapkan dalam berbagai pertemuan ilmiah. systematic study drawing upon such disciplines as anthropology. Ini mengisyaratkan adanya penyesuaianpenyesuaian tertentu.

dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial yang dilaksanakan pada pengajaran IPS. geografi. yang di negara asalnya disebut Social Studies. ilmu politik. Pertama kali Social Studies dimasukkan dalam kurikulum sekolah adalah di Rugby (Inggris) pada tahun 1827. Pengertian fusi disini adalah bahwa IPS merupakan bidang studi utuh yang tidak terpisah-pisah dalam kotak-kotak disiplin ilmu yang ada. sejarah. psikologi sosial. ekonomi. dan sebagainya. dengan pengertian bahwa teori. ekonomi. antropologi. (1980:8) memberi batasan IPS adalah merupakan suatu pendekatan interdsipliner (Inter-disciplinary Approach) dari pelajaran Ilmu-ilmu Sosial. Dalam kepustakaan kurikulum pendekatan terpadu tersebut dinamakan pendekatan “broadfielt”. seperti sosiologi. prinsip yang diterapkan pada IPS adalah teori.Pada dasarnya Mulyono Tj. sehingga dipadukan menjadi satu bidang studi yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). konsep. analisis. atau sekitar setengah abad setelah Revolusi Industri (abad 18). Sejarah Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Sosial Bidang studi IPS yang masuk ke Indonesia adalah berasal dari Amerika Serikat. sejarah. Ilmu Sosial dipergunakan untuk melakukan pendekatan. Dengan pendekatan tersebut batas disiplin ilmu menjadi lebur. dan prinsip yang ada dan berlaku pada Ilmu-ilmu Sosial. Revolusi Industri membawa perubahan yaitu mendatangkan kemakmuran bagi sebagian masyarakat Inggris. Di sisi lain Revolusi Industri menimbulkan faham kapitalisme dan dehumanisasi yaitu manusia tidak dihargai sebagai manusia atau tidak memanusiakan manusia. yang ditandai dengan perubahan penggunaan tenaga manusia menjadi tenaga mesin. sejarah secara terpisah. konsep. IPS merupakan integrasi dari berbagai cabang Ilmu-ilmu Sosial. ekonomi. sosiologi. melainkan semua disiplin tersebut diajarkan secara terpadu. antropologi budaya. Hal ini lebih ditegaskan lagi oleh Saidiharjo (1996:4) bahwa IPS merupakan hasil kombinasi atau hasil pemfusian atau perpaduan dari sejumlah mata pelajaran seperti: geografi. politik. B. artinya terjadi sintesis antara beberapa disiplin ilmu. Artinya bahwa bidang studi IPS tidak lagi mengenal adanya pelajaran geografi. Dengan demikian jelas bahwa IPS adalah fusi dari disiplin-disiplin Ilmu-ilmu Sosial. Mata pelajaran tersebut mempunyai ciri-ciri yang sama. Dengan demikian sebenarnya IPS itu berinduk kepada Ilmu-ilmu Sosial. karena para industrialis lebih menghargai faktor Pengembangan Pendidikan IPS SD 1-7 .

(2) dapat hidup bermasyarakat secara seimbang. dan uang dari pada tenaga manusia. pemasukan Social Studies ke dalam kurikulum sekolah juga dilatarbelakangi oleh keinginan para pakar pendidikan. Hal ini disebabkan mereka ingin agar setelah meninggalkan sekolah dasar dan menengah. Dengan tujuan agar siswa mempelajari masalah interaksi manusia serta ikut berperan aktif dalam kehidupan masyarakat. Pada awalnya penduduk Amerika Serikat yang multi ras itu tidak menimbulkan masalah. karena penduduk yang multi ras tersebut merasa sulit untuk menjadi satu bangsa. Para pakar kemasyarakatan dan pendidikan berusaha keras untuk menjadikan penduduk yang multi ras tersebut menjadi merasa satu bangsa yaitu bangsa Amerika. geografi dan civics. Latar belakang dimasukkannya Social studies dalam kurikulum sekolah di Amerika Serikat berbeda dengan di Inggris karena situasi dan kondisi yang menyebabkannya juga berbeda. Di samping sebagai reaksi para pakar Ilmu Sosial terhadap situasi sosial di Inggris dan Amerika Serikat. dengan cara memasukkan social studies ke dalam kuriklum di sekolahnya. dalam arti memperhatikan kepentingan pribadi dan masyarakat. Selain itu juga adanya perbedaan sosial ekonomi yang sangat tajam. Setelah memperhatikan situasi tersebut maka Thomas Arnold bermaksud menanggulangi proses dehumanisasi.produksi. dalam arti mengetahui dan menjalankan hak-hak dan kewajibannya. Untuk mencapai tujuan tersebut. para siswa: (1) menjadi warga negara yang baik. Setelah dilakukan penelitian. sebuah Komisi Nasional dari The National Education Association memberikan rekomendasi tentang perlunya social studies dimasukkan ke dalam kurikulum semua sekolah dasar dan sekolah menengah Amerika Serikat. modal. Baru setelah berlangsung perang saudara antara utara dan selatan atau yang dikenal dengan Perang Budak yang berlangsung tahun l861-1865 dimana pada saat itu Amerika Serikat siap untuk menjadi kekuatan dunia. (Poerwito. para siswa tidak perlu harus menunggu belajar Ilmu-ilmu Sosial di perguruan tinggi. ras kulit putih yang datang dari Eropa dan ras Negro yang didatangkan dari Afrika untuk dipekerjakan di perkebunan-perkebunan negara tersebut. Penduduk Amerika Serikat terdiri dari berbagai macam ras diantaranya ras Indian yang merupakan penduduk asli. maka pada awal abad 20. mulai terasa adanya kesulitan. Adapun wujud social studies ketika lahir merupakan semacam ramuan dari mata pelajaran sejarah. 1-8 Unit 1 . 1991/1992:7). tetapi sebenarnya mereka sudah mendapat bekal pelajaran IPS di sekolah dasar dan menengah. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memasukkan social studies ke dalam kurikulum sekolah di negara bagian Wisconsin pada tahun 1892.

Efektifitas sistem pendidikan dan efisiensi penggunaan sumber daya dan dana. yang memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menciptakan kurikulum sekolah secara lokal. Pembinaan generasi muda dalam rangka menyiapkan tenaga produktif bagi kepentingan pembangunan nasional. penggabungan mata pelajaran sejenis. sebagai akibat pemberontakan G30S/PKI. Pada masa Repelita I (1969-1974) Tim Peneliti Nasional di bidang pendidikan menemukan lima masalah nasional dalam bidang pendidikan. Hal ini akan lebih mudah dipahami karena mempunyai makna lebih besar bagi para siswa dari pada bahan pengajaran yang abstrak dan rumit dari Ilmu-ilmu Sosial.Pertimbangan lain dimasukkannya social studies ke dalam kurikulum sekolah adalah kemampuan siswa sangat menentukan dalam pemilihan dan pengorganisasian materi IPS. dan masyarakat sekitarnya. Kelima masalah tersebut antara lain: 1. 2. pemerintah membentuk Proyek Pembaharuan Kurikulum dan Metode Mengajar (PPKM). 5. salah satunya adalah menjadi bidang studi IPS. Kualitas. Latar belakang dimasukkannya bidang studi IPS ke dalam kurikulum sekolah di Indonesia sangat berbeda dengan di Inggris dan Amerika Serikat. termasuk dalam bidang pendidikan. Pengembangan Pendidikan IPS SD 1-9 . 4. menyangkut peningkatan mutu lulusan 3. Bahan atau materi yang diambil dari pengalaman pribadi. 2. berkaitan dengan kesesuaian sistem pendidikan dengan kebutuhan pembangunan. serta lingkungan alam. Pertumbuhan IPS di Indonesia tidak terlepas dari situasi kacau. berkenaan dengan perluasan dan pemerataan kesempatan belajar. bahan-bahannya diambil dari kehidupan nyata di lingkungan masyarakat. penggabungan sekolah dasar dengan sekolah menengah pertama menjadi sekolah dasar 8 tahun. Relevansi. Setelah keadaan tenang pemerintah melancarkan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). Pada awal masa Repelita I. Pembaharuan kurikulum tersebut dilaksanakan di Sekolah Laboratorium di IKIP Malang yang dikenal dengan Sekolah Ibu Pakasi. yang akhirnya dapat ditumpas oleh Pemerintahan Orde Baru. Agar materi pelajaran IPS lebih menarik dan lebih mudah dicerna oleh siswa sekolah dasar dan menengah. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah melakukan pembaharuan kurikulum sekolah. teman-teman sebaya. Kuantitas. Di sekolah ini diberlakukan kurikulum lokal yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1.

geografi. Pada kurikulum 1984. melainkan diajarkan secara terpisah. ekonomi. geografi dan ekonomi. geografi. yaitu: Padang. antropologi-sosiologi. dan tata negara yang berdiri sendiri. pemerintah memberlakukan kurikulum baru yaitu kurikulum l984. Untuk tingkat SMP. kependudukan. Untuk SD. untuk Sekolah Menengah Pertama sejarah. Dalam kurikulum sekolah tersebut tercantum bidang studi IPS. Secara singkat IPS diartikan sebagai bidang studi kemasyarakatan secara terpadu (integrasi). Maka muncullah mata pelajaran sejarah. geografi ditambah kependudukan dan koperasi. Sedangkan sejarah nasional adalah pengetahuan mengenai proses perkembangan masyarakat Indonesia dari masa lampau sampai dengan masa kini. IPS merupakan perpaduan mata pelajaran sejarah. sedangkan di Sekolan Menengah Pertama (SMP) digunakan pendekatan IPS Terkait (korelasi). Ujungpandang.3. pengajaran IPS terpadu hanya dilaksanakan di SD. dan ilmu politik yang mengupas tentang berbagai kenyataan dan gejala dalam kehidupan sehari-hari. IPS terpadu adalah pengetahuan yang bersumber dari geografi. ekonomi. Pada periode berikutnya. IPS hanya mencakup bahan kajian geografi. dan Manado. Malang. Khusus mata pelajaran sejarah mencakup materi yang lebih luas yaitu 1 . Surabaya. geografi dan ekonomi. dan sejarah.10 Unit 1 . Bandung. Belajar dari pengalaman implementasi kurikulum 1975 yang tidak memungkinkan penggunaan IPS terpadu untuk semua jenjang sekolah. ekonomi. Dalam kurikulum ini tercantum bidang studi IPS. maka dilakukan modifikasi kurikulum. antropologi. Yogyakarta. program pengajaran IPS di sekolah dasar terdiri dari IPS terpadu dan sejarah nasional. Langkah pemerintah selanjutnya adalah melakukan pembaharuan sistem pendidikan melalui Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP). pemerintah memberlakukan kurikulum baru lagi yaitu kurikulum l994. Dalam lingkup yang lebih luas. koperasi ditambah tata buku dan hitung dagang. Proyek ini menyelenggarakan sekolah percobaan di delapan IKIP. Jakarta. dan untuk SMA Atas tidak lagi dikenal IPS terpadu . sedangkan untuk SMA sejarah. yang merupakan perpaduan dari sejarah. menurut kurikulum 1994. Setelah kurikulum 1975 dilaksanakan selama hampir sepuluh tahun. mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). kemudian pemerintah memberlakukan kurikulum 1975 bagi semua sekolah dasar dan sekolah menengah. pelaksanaan sistem kredit yang memungkinkan siswa menyelesaikan pogram pendidikan tidak secara klasikal melainkan secara individu. ekonomi. mulai dari sekolah dasar sampai sekolah menengah. dan ekonomi. sosiologi.

kemudian diujicobakan di delapan IKIP di Indonesia dan diimplementasikan secara nasional sejak diberlakukannya Kurikulum 1975. dikembangkan dan diintegrasikan menjadi sesuatu yang lebih bermakna di sekolah. budaya. Sekolah bukanlah satusatunya wahana atau sarana untuk mengenal masyarakat. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan relevansi program pembelajaran Pengetahuan Sosial dengan keadaan dan kebutuhan setempat. dan teknologi. Rasional Mempelajari IPS. Para siswa dapat belajar mengenal dan mempelajari masyarakat baik melalui media massa. maka bahan atau informasi yang masih umum dan samar-samar tersebut perlu disistematisasikan. sesuai dengan tingkat perkembangan dan kematangan siswa. dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Sejak tahun 1975.11 . Pengenalan siswa melalui wahana luar sekolah mungkin masih bersifat umum terpisah-pisah dan samar-samar. dan kewarganegaraan sehingga tumbuh generasi yang kuat dan berakhlak mulia. sangat penting bagi jenjang pendidikan dasar dan menengah karena siswa yang datang ke sekolah berasal dari lingkungan yang berbeda-beda. Pada tahun 2004. pemerintah selalu melakukan peyempurnaan kurikulum. Pengajaran IPS (social studies). ekonomi. C. IPS tetap diajarkan secara terpisah atau berdiri sendiri. Dari uraian tersebut di atas dapat diambil kesimpulan bahwa untuk pertama kalinya mata pelajaran IPS muncul dalam Kurikulum Lokal yang dikembangkan olah sekolah Ibu Pakasi di Malang. Sedangkan untuk SMA. Pengembangan kurikulum Pengetahuan Sosial merespon secara positif berbagai perkembangan informasi. Dalam kurikulum SD. siaran radio. Sesuai dengan tingkat perkembangannya. IPS berganti nama menjadi Pengetahuan Sosial. misalnya melalui acara televisi. siswa SD belum mampu memahami keluasan Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . membaca koran. Pengenalan mereka tentang masyarakat tempat mereka menjadi anggota diwarnai oleh lingkungan mereka tersebut.mengenai proses perkembangan masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia sejak masa lampau hingga sekarang. penguasaan prinsip-prinsip sosial. Oleh karena itu agar pengenalan tersebut dapat lebih bermakna. pemerintah melakukan perubahan kurikulum kembali yang dikenal dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Dengan demikian sekolah mempunyai peran dan kedudukan yang penting karena apa yang telah diperoleh di luar sekolah. Kompetensi Pengetahuan Sosial menjamin pertumbuhan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. penguasaan kecakapan hidup. ilmu pengetahuan. media cetak maupun media elektronika.

karena dunia seakan-akan menjadi tetangga dekat. dan kepekaan untuk menghadapi hidup dengan tantangan-tantangannya. sikap. informasi. Jadi rasionalisasi mempelajari IPS untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah agar siswa dapat: 1. dan atau kemampuan yang telah dimiliki tentang manusia dan lingkungannya menjadi lebih bermakna. dibimbing. hal ini disebabkan kemajuan transportasi dan komunikasi. Untuk jenjang SD dan MI Pengetahuan Sosial memuat materi Pengetahuan Sosial dan Kewarganegaraan. Dalam hal ini IPS berperan sebagai pendorong untuk saling pengertian dan persaudaraan antar umat manusia. Oleh karena itulah Pengetahuan Sosial dirancang untuk membangun dan 1 . Untuk menjadi warga negara Indonesia dan warga dunia yang efektif merupakan tantangan berat.dan kedalaman masalah-masalah sosial secara utuh.12 Unit 1 . 3. Perlu disadari bahwa dunia sekarang telah mengalami perubahan-perubahan yang sangat cepat di segala bidang. atau dengan kata lain IPS mendorong kepekaan siswa terhadap hidup dan kehidupan sosial. IPS atau disebut Pengetahuan Sosial pada kurikulum 2004. Mensistematisasikan bahan. Selanjutnya diharapkan mereka kelak mampu bertindak secara rasional dalam memecahkan masalahmasalah yang dihadapi. Melalui pengajaran Pengetahuan Sosial. dan dibantu untuk menjadi warga negara Indonesia dan warga dunia yang efektif. karena masyarakat global selalu mengalami perubahan setiap saat. Melalui pengajaran IPS siswa dapat memperoleh pengetahuan. merupakan satu mata pelajaran yang diberikan sejak SD dan MI sampai SMP dan MTs. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi hubungan antar negara tetangga menjadi lebih luas. 2. keterampilan. Kemajuan teknologi dan informasi telah mengenalkan kita pada realitas lain dari sekedar realitas fisik seperti yang sebelumnya kita rasakan. Mempertinggi rasa toleransi dan persaudaraan di lingkungan sendiri dan antar manusia. Dengan demikian IPS dapat membangkitkan kesadaran bahwa kita akan berhadapan dengan kehidupan yang penuh tantangan. Dengan demikian seolah-olah dunia “dipindahkan” ke ruang di dalam rumah sendiri. siswa diarahkan. Lebih peka dan tanggap terhadap berbagai masalah sosial secara rasional dan bertanggung jawab. tetapi mereka dapat diperkenalkan kepada masalah-masalah tersebut. selain itu juga memusatkan perhatiannya pada hubungan antar manusia dan pemahaman sosial.

Coba Anda sebutkan ciri-ciri kurikulum lokal tersebut! Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . Siapa diri saya? 2. Persyaratan-persyaratan apa yang diperlukan diri saya untuk menjadi anggota suatu kelompok masyarakat dan bangsa? 4. Coba jelaskan! 3. Kurikulum ini telah dilaksanakan di Sekolah Laboratorium di IKIP Malang yang dikenal dengan Sekolah Ibu Pakasi. pengetahuan Sosial sebabagi suatu mata pelajaran yang menjadi wahana dan alat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan. Mengapa social study dimasukkan dalam kurikulum sekolah di Amerika Srikat? Jelaskan alasannya! 4. Bagaimanakah kehidupan manusia dan masyarakat berubah dari waktu ke waktu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus dijawab oleh setiap siswa. Pengetahuan Sosial diperlukan bagi keberhasilan siswa dalam kehidupan di masyarakat dan proses menuju kedewasaan. Pada masa Orde Baru ada 5 masalah pendidikan yang menyebabkan bidang studi IPS dimasukkan dalam kurikulum sekolah di Indonesia. Pada haikatnya. antara lain: 1. Dengan demikian. dan jawabannya telah dirancang dalam Pengetahuan sosial secara sistematis dan komprehensip.13 . Latihan Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi Sub Unit-1. Pada masyarakat apa saya berada? 3.merefleksikan kemampuan siswa dalam kehidupan bermasyarakat yang selalu berubah dan berkembang secara terus menerus. hasil pembaharuan berupa kurikulum local. Jelaskan perbedaan ilmu sosial dan ilmu pengetahuan sosial! 2. Apa artinya menjadi anggota masyarakat bangsa dan dunia? 5. Pada tahun 1975 dilakukan pembaharuan kurikulum. Coba Anda jelaskan 3 hal/alasan yang merupakan alasan mengapa bidang studi IPS diberikan kepada siswa pada jenjang pendidikan dasar dan menengah! 5. silahkan Anda mengerjakan latihan berikut ini! 1.

(1991/1992). dan atau kemampuan yang telah dimiliki menjadi lebih bermakna b. Ada bermacammacam aspek tingkah laku manusia itu di dalam masyarakat. Lebih jelasnya baca sejarah IPS di Indonesia pada materi Sub Unit-1. Masalah relevansi. aspek hubungan manusia. Masalah kuantitas. dan sebagainya. Ilmu Pengetahuan Sosial. b. Perbedaan ilmu sosial dan IPS adalah: Ilmu sosial adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia baik secara perorangan maupun secara kelompok. Dept. berkaitan dengan peningkatan mutu lulusan c. Masalah pendidikan pada masa Orde Baru antara lain: a. P&K Dikdasmen P3G IPS dan PMP 3. dan disesuaikan dengan jenjang pendididkan. Alasan mempelajari IPS untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah sebagai berikut: a. misalnya aspek ekonomi.Rambu-Rambu Jawaban 1. Sedangkan IPS adalah hasil integrasi atau perpaduan dari ilmu-ilmu social yang disederhanakan. 4. mereka mengharapkan lulusan sekolah dasar dan menengah dapat hidup bermasyarakat secara seimbang. berkaitan dengan kesesuaian sistem pendidikan dengan kebutuhan pembangunan d. Agar siswa menjadi lebih peka dan tanggap terhadap berbagai masalah sosial secara rasional dan bertanggungjawab 1 . aspek mental. Untuk lebih jelasnya baca tentang pengertian IPS. Apabila ingin jawaban yang lebih jelas baca bukunya Poerwito. para siswa menjadi warga negara yang baik. Agar siswa dapat mensistematisasikan bahan. berkaitan dengan perluasan dan pemerataan kesempatan belajar b. Masalah kualitas. Masalah pembinaan generasi muda dalam rangka menyiapkan tenaga produktif bagi kepentingan pembangunan nasional.14 Unit 1 . informasi. Malang. 2. dimodifikasi. dalam arti mengetahui dan menjalankan hak-hak dan kewajibannya. dalam arti memperhatikan kepentingan pribadi dan masyarakat. Dimasukannya Social Studies ke dalam kurikulum sekolah di Amerika Serikat disebabkan mereka ingin agar setelah meninggalkan sekolah dasar dan menengah: a. aspek budaya. Masalah efektifitas sistem pendidikan dan efisiensi penggunaan sumber daya manusia dan dana e.

Latar belakang dimasukkannya IPS ke dalam kurikulum sekolah karena munculnya masalah-masalah nasional sebagai akibat peristiwa G30S/PKI. di SD diajarkan IPS terpadu. pendidikan dasar menjadi 8 tahun. Bidang studi IPS berasal dari negara Amerika Serikat dengan nama aslinya Social Stuies. Agar siswa memiliki rasa toleransi dan persaudaraan yang tinggi baik di lingkungan sendiri maupun di masyarakat Selain itu lebih jelasnya baca kurikulum 1994 dan 2004. antropologi. Pelaksanaan sistem kredit yang memungkinkan siswa menyelesaikan pogram pendidikan tidak secara klasikal melainkan secara individu. karena siswa sebagai anggota masyarakat perlu mengenal masyarakat dan lingkungannya. Dengan pengajaran IPS. Untuk mengenal masyarakat siswa dapat beljar melalui media cetak. geografi. Penggabungan SD dengan SMP menjadi Sekolah Dasar 8 tahun. ekonomi. b. Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . Sejak itulah pemerintah selalu melakukan perubahan kurikulum tidak lain adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. 5. Pendidikan IPS penting diberikan kepada siswa pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Tahun 1984 pemerintah memberlakukan kurikulum baru.15 . Dikatakan baru karena cara pandangnya bersifat terpadu. penggabungan bidang studi yang serumpun. Ciri-ciri kurikulum lokal adalah: a. artinya bahwa IPS merupakan perpaduan dari sejumlah mata pelajaran sejarah.c. diharapkan siswa dapat memiliki sikap peka dan tanggap untuk bertindak secara rasional dan bertanggungjawab dalam memecahkan masalahmsalah sosial yang dihadapi dalam kehidupannya. maupun secara langsung melalui pengalaman hidupnya ditengahtengah msyarakat. salah satunya adalah menjadi bidang studi IPS. Penggabungan mata pelajaran sejenis. Adapun perpaduan ini disebabkan mata pelajaran-mata pelajaran tersebut mempunyai kajian yang sama yaitu manusia. SMP diajarkan IPS terkait.. karena dikenal sejak diberlakukan kurikulum 1975. media elektronika. salah satu masalah tersebut adalah rendahnya mutu pendidikan di Indonesia. c. sosiologi. Untuk itu pemerintah melakukan pembaharuan kurikulum. Rangkuman IPS merupakan bidang studi baru. dan SMA diajarkan IPS terpisah.

angka kriminalitas yang tinggi 6. A. A. Wujud social studies di Amerika Serikat pada awalnya merupakan perpaduan …. science society 2. menciptakan kehidupan yang aman dan tertib D. interdisipliner C. 3. A. A. maka dituntut mengajar IPS secara …. social studies B. munculnya kesenjangan social D. sains social D. Kehidupan manusia di masyarakat dijiwai oleh aspek sosiologi. memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mencari rejeki B. disipliner B. Faktor yang melatarbelakangi dimasukkannya social studies ke dalam kurikulum sekolah di Inggris adalah. Unit 1 1 . konfederatif D. terpisah Istilah yang paling tepat untuk menyebut mata pelajaran IPS adalah …. proses dehumanisasi C.Tes Formatif 1 1.16 . multicultural D. Pendekatan yang digunakan dalam IPS adalah …. melakukan interaksi dengan manusia lain C. …. A. social science C. proses diskrimanasi rasial B. mengembangkan pikirannya untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi Apabila Anda seorang guru IPS di SD. hal ini tercermin dalam perilaku manusia …. indislipiner 5. korelatif C. integratif B. 4.

sejarah. Salah satu tujuan pendidikan IPS adalah mengembangkan keterampilan sosial peserta didik. aspek psikologi D. aspek ekonomi B. ekonomi. dan kesejahteraan anggota keluarganya. kecakapannya D. sejarah. menggunakan alat-alat rumah tangga modern C. membiasakan anak untuk berderma B. A. Salah satu tindakan nyata yang dapat Anda lakukan adalah. A. Dalam proses pembelajarannya perlu diujudkan dalam kegiatan nyata seperti …. mencerminkan … A. geografi. membuat karya tulis tentang masalah social 10. C. Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . Perilaku demikian itu.A. nilai dan sikap 8. membuang sampah di tempatnya Pak Amir sebagai kepala keluarga. Seorang guru IPS yang memberi tugas kepada anak didiknya untuk membaca buku literatur tertentu sebagai pengayaan. penghematan penggunaan listrik B. geografi sejarah. geografi. aspek politik 9. D. membuat kliping tentang masalah-masalah sosial D. civics 7. B. kecuali …. keterampilan C. ia membuat aturan-aturan untuk menjamin keamanan. bertaman di halaman rumah D. Salah satu alasan mempelajari IPS adalah untuk menumbuhkan rasa peka dan tanggap terhadap masalah sosial. civics ekonomi. pengetahuan B. A. berdiskusi tentang masalah sosial di lingkungan anak C. geografi sosiologi. Dalam hal ini sebenarnya guru akan mengembangkan aspek …. aspek sosiologi C.17 . ketenteraman.

kemudian gunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap bahan ajar Unit-1. Anda harus mengulangi bahan ajar Unit-1. terutama mengenai bahan ajar yang belum Anda kuasai. Anda dapat meneruskan dengan bahan ajar selanjutnya.x 100% 10 Arti tingkat penguasaan : 90 – 100% = baik sekali 80 – 89% = baik 70 – 79% = cukup < 70% = kurang Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih. Hitunglah jawaban yang benar. Bagus! Jika masih di bawah 80%.Umpan Balik dan Tindak Lanjut Cocokkanlah jawaban Anda dengan kunci jawaban tes formatif 1 yang terdapat di bagian akhir unit ini. Jumlah Jawaban yang Benar Tingkat Penguasaan = ---------------------------------. 1 .18 Unit 1 .

misalnya dengan ibu yang melahirkannya. sebenarnya telah terbina pengetahuan sosial tersebut sejak kecil. IPS melihat bagaimana manusia hidup bersama dengan sesamanya. maka interaksi tersebut akan bertambah luas. sebagai anggota masyarakat harus mentaati aturan atau norma-norma yang berlaku. IPS memandang manusia dari berbagai sudut pandang. Bagaimana mereka melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. cara menghormati orang yang lebih tua.Subunit 2 Hakikat dan Tujuan Pendidikan IPS H akikat IPS. Coba Anda renungkan apa yang telah dibahas dimuka. dengan tetangganya dari lingkungan dekat sampai yang jauh. Selanjutnya setelah usia taman Kanak-kanak ia akan berinteraksi dengan teman-teman sekelasnya. Misalnya bagaimana cara seseorang memenuhi kebutuhan hidupnya. dan dengan gurunya. dan keluarganya. Bagaimana keserasian hidup dengan lingkungannya baik dengan sesama manusia maupun lingkungan alamnya. hanya namanya belum kita kenal dan dikenal setelah secara formal memasuki bangku sekolah.19 . Sesuai dengan bertambahnya umur. Dalam kehidupannya manusia harus mengahadapi tantangan-tantangan yang berasal dari lingkungannya maupun sebagai hidup bersama. Manusia sebagai makhluk sosial selalu hidup bersama dengan sesamanya. Dengan kata lain bahan kajian atau bahan belajar IPS adalah manusia dan lingkungannya. Semua pengetahuan yang telah melekat pada diri anak tersebut dapat dikatakan sebagai “pengetahuan sosial” Dengan demikian dalam diri kita masing-masing dengan kadar yang berbeda. ayahnya. adalah telaah tentang manusia dan dunianya. begitu juga ia akan mendapat pengalaman dan hubungan sosial dari kehidupan masyarakat disekitarnya. maupun benar dan salah. Dari pengalaman tersebut anak akan mengenal bagaimana seluk beluk kehidupan. Hakikat IPS Setiap manusia sejak lahir telah berinteraksi dengan manusia lain. mengenal hal-hal yang baik dan buruk. Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 .

SMP. Begitu juga tempat tinggal tidak sekedar sebagai tempat berteduh melainkan sudah merupakan istana tempat melakukan segala kegiatan. pizza. Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) merupakan ungkapan kemampuan manusia memanfaatkan akal. fungsi pakaian. Aspek kehidupan tersebut merupakan aspek kehidupan budaya. Sebagai anggota masyarakat. Walaupun aturan ini tidak tertulis tetap dipatuhi oleh semua anggota masyarakat. Dengan memakai pakaian yang mewah maka kedudukan sosial seseorang akan naik peringkatnya. Tidak kalah pentingnya manusia butuh rumah sebagai tempat berlindung. kita harus mentaati aturan atau norma. pakaian dinas. dan masing-masing aspek tersebut saling kait mengkait. Namun dengan adanya perkembangan jaman. makan. 1 . pakaian pesta.Selanjutnya Anda pahami pula dalam kehidupan bermasyarakat itu banyak kegiatan atau aspek yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya.20 Unit 1 . aspek ekonomi terkait dengan aspek psikologi dan sosialbudaya. Dengan teknologi. Apalgi Anda sebagai guru SD yang sekarang dituntut harus berpendidikan S-I. misalnya cara berpakaian kita harus sopan bahkan jenis pakaian ada aturan pemakaiannya. hutan. bagaimana jika anda hanya lulusan D-II PGSD atau bahkan hanya lulusan SPG? Jelas bahwa pengetahuan akan membantu manusia memanfaatkan sumber daya bagi kesejahteraan. sehingga kita tidak kedinginan dan kepanasan. roti. atau SMU. pakaian berkabung. Manusia butuh makan untuk mempertahankan hidup sehingga kita dapat melakukan kegiatan dan berhubungan dengan orang lain. Dengan bertindak seperti itu manusia merasa status sosialnya tinggi. misalnya kekayaan laut. Perkembangan Iptek yang sangat cepat nampak pada penggunaan komputer dan satelit. kentuky. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya manusia dibatasi oleh aturan-aturan yang berlaku di dalam lingkungannya. seperti yang Anda lakukan sekarang ini. dan rumah menjadi berubah karena hal itu tidak sekedar memenuhi kebutuhan pokok melainkan karena ada nilai sosialnya. misalnya pakaian sehari-hari. makan tidak sekedar makan nasi melainkan makan makanan produk instant. Tentu akan tersaing oleh mereka yang berpendidikan S1 dan S2 bahkan S3. Kebutuhan hidup manusia tidak sekedar memenuhi aspek ekonomi tetapi manusia juga perlu untuk menambah pengetahuan. sekarang orang dapat dengan cepat dapat menghimpun informasi dunia dengan rinci tentang segala hal. Tanpa penambahan pengetahuan kita akan tersisih oleh orang-orang yang berpengatahuan tinggi. Dari kenyataan di atas dapat kita ketahui bahwa antara aspek-aspek kehidupan itu saling ada keterkaitan. hamburger. coba hayati bagaimana jika Anda hanya lulusan SD. pikirannya dalam memenuhi kebutuhan hidup bermasyarakat.

propinsi. Cobalah amati keadaan lingkungan Anda baik lingkungan desa. jembatan. Dengan mengkaji peristiwa-peristiwa masa lalu kita dapat mengambil hikmahnya. urutan waktu dengan peristiwa sangat bermakna dalam menelaah perkembangan serta kemajuan. Selanjutnya kita dapat membuat keputusan untuk apa yang akan kita perbuat di masa sekarang dan yang akan datang. Dengan demikian maka arus informasi akan semakin cepat pula mengalirnya. antara negara satu dengan negara lainnya. Urutan waktu dan peristiwa di atas merupaka aspek sejarah yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. sumber daya air. Dengan kemajuan Iptek yang begitu kuat pengaruhnya sehingga dapat mengubah sikap. secara alamiah dicirikan oleh kondisi alamnya yang meliputi iklim dan cuaca. dan daerah pegunungan akan mempengaruhi terhadap pola kehidupan penduduk yang menempatinya.situasi politik suatu negara. Semua kegiatan manusia telah didominasi tenaga mesin. ketinggian dari permukaan laut. membangun rumah dan gedung. pandangan. dan peristiwa-peristiwa aktual lainnya. • Corak kehidupan masyarakat di tepi pantai utara Jawa yang bentuknya landai dengan laut yang tenang dan tidak begitu tinggi serta arus angin yang tidak begitu kencang. Coba bandingkan keadaan sekarang dengan ketika Anda masih kecil apa yang telah terjadi? Dalam kehidupan bermasyarakat.21 . maupun negara. misalnya kita bertemu dengan orang baru maka yang akan ditanyakan tentunya “siapa namanya?” kemudian “dimana tempat tinggalnya” Begitu juga jika terjadi peristiwa kerusuhan pasti yang akan ditanyakan adalah “kapan” dan “dimana” Ini menunjukkan bahwa antara waktu dan tempat mempunyai kaitan yang erat. mengambil hal-hal yang baik dan menguntungkan. Dengan kemajuan teknologi pula sekarang ini orang dapat berkomunikasi dengan cepat di manapun mereka berada melalui handphone dan internet. Oleh karena itu diyakini bahwa “orang yang menguasai informasi itulah yang akan menguasai dunia”. apa yang terjadi? Betapa cepatnya perubahan lingkungan sebagai akibat pemanfaatan dan penerapan Iptek. sebaliknya kita dapat menghindari pengalaman buruk yang mengakibatkan malapetaka bagi manusia. dataran tinggi. kelurahan. dan perilaku sesorang. Kemajuan Iptek menyebabkan cepatnya komunikasi antara orang yang satu dengan lainnya. dataran rendah. dan sifat-sifat alamiah lainnya. Suatu tempat atau ruang dipermukaan bumi. dan sebagainya. kabupaten. menebang pohon. misalnya bidang pertanian. Jadi bentuk muka bumi seperti daerah pantai. Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . kecamatan. Lebih jelasnya Anda dapat mencermati contoh berikut ini. Kehidupan manusia juga terkait dengan aspek tempat atau ruang. jalan. sangat menguntungkan bagi masyarakat untuk mencari ikan.

Subang dan sebagainya. pembeli 1 . mata pencaharian. Oleh karena itu mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Agar hubungan antar manusia di dalam suatu masyarakat terlaksana sebagaimana yang diharapkan. dan kemantapan kehidupan. Kondisi seperti ini tidak lain karena di dalam masyarakat tersebut ada norma. maka dirumuskanlah norma-norma yang mengatur pergaulan hidup dengan tujuan untuk mencapai suatu tata tertib. (kualitas. mengakibatkan pemukiman penduduk terpusat di lembah-lembah atau mendekati alur sungai. Berikutnya cobalah Anda cermati juga. atau yang lainnya.22 Unit 1 • . Bekasi.Hal ini disebabkan ikan banyak berkumpul di kawasan laut yang dangkal yang masih tertembus sinar matahari. • Dataran rendah yang meliputi daerah pantai sampai ketinggian 700 meter di atas permukaan laut merupakan kawasan yang cadangan airnya cukup. Hampir semua pelabuhan-pelabuhan besar di pulau Jawa sebagian besar terletak di pantai utara Jawa. Keadaan seperti itu dalam kehidupan manusia termasuk aspek geografi. Indramayu. dan penguasaan Iptek memberikan corak atau karakter kehidupannya masyarakat setempat. Ladang yang mereka usahakan biasanya terletak di lembah pegunungan. nilai. misalnya Karawang. Misalnya. merupakan potensi alam yang cocok untuk dikembangkan sebagai areal pertanian. namun lama-kelamaan norma tersebut dibentuk secara sadar. didukung oleh iklimnya yang cocok. tetapi mereka ada yang menjadi pegawai negeri. mengapa di masyarakat itu terjadi suatu keutuhan. apakah ungkapan tersebut tepat jika kita melihat perkembangan Iptek sekarang ini? Karena jika Anda amati masyarakat daerah pantai tidak tentu mata pencahariaanya sebagai nelayan. dahulu dalam jual beli seorang perantara tidak perlu diberi bagian dari keuntungan. Dataran tinggi yang beriklim sejuk. wiraswata. Mula-mula norma tersebut terbentuk tidak disengaja. dan kepemimpinan. da tanaman hias. buah-buahan. Hal ini dikarenakan mereka berusaha untuk mendapatkan sumber air yang relatif mudah. Karena sedikitnya persediaan air tanah. Dengan demikian hubungan keruangan antara keadaan alam dan faktor manusia. dengan cadangan air yang sudah semakin berkurang maka sistem pertanian yang dikembangkan adalah pertanian lahan kering dan holtikultura seperti sayuran. sekaligus ditetapkan siapa yang menanggung. Aspek ini dapat dijadikan petunjuk tentang karakteristik setempat yang berhubungan dengan kehidupan manusia yang terkait dengan kondisi setempat. Tetapi lama kelamaan terjadi kebiasaan bahwa perantara harus mendapat bagian keuntungan. Lain dengan daerah pegunungan yang memiliki corak tersendiri. Apabila Anda amati dengan cermat.

atau penjual? Contoh lain masalah utang piutang yang menggunakan perjanjian tertulis. Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . Di dalam keluarga terdapat pengembangan kebijakan yang mengatur keluarga untuk menciptakan keamanan. geografi: hubungan ruang dan tempat yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia dipelajari dalam ilmu geografi 7.23 . tidak lain karena ada norma-norma tertentu. meliputi aspek-aspek: 1. dan kesejahteraan keluarga. ekonomi: berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan manusia. mengapa keutuhan dapat tetap terjaga. hak dan kewajiban masing-masing anggota keluarga. barulah pendidik dapat menentukan usaha apa yang akan dilakukannya dan bahan pelajaran apa yang sebaiknya diberikan kepada anak didiknya. dan kepemimpinan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dipelajari dalam ilmu politik Tujuan Pendidikan IPS Setiap usaha pendidikan senantiasa memiliki tujuan tertentu yang hendak dicapai. politik: berhubungan dengan norma. Setelah kita pelajari ternyata kehidupan itu banyak aspeknya.. Walaupun norma tidak tertulis. perkembangan. Berdasarkan tujuan pendidikan yang jelas. hubungan sosial: semua hal yang berhubungan dengan interaksi manusia tentang proses. bagaimana jika terjadi dalam “pemerintahan” atau “negara”? Aspek pengaturan dan kebijakan ini termasuk aspek politik Marilah kita cermati kembali apa yang sudah kita pelajari di atas. dan permasalahannya dipelajari dalam ilmu sosiologi 2. Kebijakan mengatur seperti ini. nilai. psikologi: dibahas dalam ilmu psikologi 4. budaya: dipelajari dalam ilmu antropologi 5. dan permasalahannya dipelajari dalam ilmu ekonomi 3. hal ini dahulu tidak pernah dilakukan. namun menjadi aturan main dalam menggariskan kepemimpinan. terarah. faktor-faktor. Selanjutnya apabila Anda amati dalam kehidupan berkeluarga. tegas. Demikian juga di dalam negara kita telah dirumuskan tujuan pendidikan nasional dirumuskan berdasarkan pada falsafah negara Pancasila dan UUD 1945. sejarah: berhubungan dengan waktu dan perkembangan kehidupan manusia dipelajari dalam ilmu sejarah 6. seperti digariskan dalam GBHN. perkembangan. ketenteraman. Semuanya itu tidak lain bahwa norma sangat penting dalam hidup bermasyarakat untuk mencapai ketertiban. Ada nilai yang menjadi pegangan dan ada kepemimpinan yang dikendalikan oleh kepala keluarga (ayah atau suami).

yaitu: membentuk manusia pembangunan yang ber-Pancasila dan untuk membentuk manusia yang sehat jasmani dan rokhaninya. pedagogis. Berkaitaan dengan hal tersebut. 2. bertujuan untuk: 1. dan keterampilan sosial 3. Sebagai contohnya tradisi dan nilai-nilai dalam masyarakat. yaitu : (1) pengetahuan dan pemahaman. kurikulum 2004 untuk tingkat SD menyatakan bahwa. (4) keterampilan (Oemar hamalik. Berkaitan dengan tujuan pendidikan di atas. mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. membangun komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan 4. ekonomi. Sejalan dengan tujuan tersebut tujuan pendidikan IPS menurut (Nursid Sumaatmadja. (3) nilai-nilai sosial dan sikap. memiliki pengetahuan dan keterampilan. Pengetahuan Sosial (sebutan IPS dalam kurikulum 2004). memberikan informasi dan teknik-teknik sehingga mereka dapat ikut memajukan masyarakat sekitarnya. (2) sikap hidup belajar. sejarah. dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi dan disertai budi pekerti yang luhur. dan psikologis. inkuiri.24 Unit 1 . yang memiliki pengetahuan. dan mencintai sesama manusia sesuai ketentuan yang termaksud dalam UUD 1945. meningkatkan kemampuan bekerja sama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk. dapat menyuburkan sikap demokrasi dan penuh tenggang rasa. 2006) adalah “membina anak didik menjadi warga negara yang baik. maka telah dirumuskan tujuan pendidikan nasional.Berdasarkan pada falsafah negara tersebut. memecahkan masalah. mengajarkan konsep-konsep dasar sosiologi. geografi. baik secara nasional maupun global. dan kepedulian social yang berguna bagi dirinya serta bagi masyarakat dan negara” Sedangkan secara rinci Oemar Hamalik merumuskan tujuan pendidikan IPS berorientasi pada tingkah laku para siswa. mencintai bangsanya. Untuk lebih jelasnya akan dibahas satu persatu. keterampilan. dan kewarganegaraan. Selain itu juga mengembangkan rasa kontinuitas dan stabilitas. 1992 : 40-41). Pengetahuan dan Pemahaman Salah satu fungsi pengajaran IPS adalah mentransmisikan pengetahuan dan pemahaman tentang masyarakat berupa fakta-fakta dan ide-ide kepada anak. kebudayaan dari 1 . kemudian apa tujuan dari pendidikan IPS yang akan dicapai? Tentu saja tujuan harus dikaitkan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan tantangan-tantangan kehidupan yang akan dihadapi anak. dapat mengembangkan kreativitas dan tanggung jawab.

dan kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan data. Nilai-nilai sosial merupakan unsur penting di dalam pengajaran IPS. Mereka akan menyadari bahwa dalam hidup bersama itu akan menghadapi berbagai masalah. dan merumuskan kesimpulan. Guru dapat mengembangkan sikap anak. misalnya mencari bukti dengan berpikir ilmiah. Sikap belajar IPS juga bertujuan untuk mengembangkan sikap belajar yang baik. mengembangkan rasa tanggung jawab terhadap kesejahhteraan masyarakat. Dengan demikian IPS memperkenalkan kepada siswa bahwa manusia dalam hidup bersama dituntut rasa tanggung jawab sosial. mengklasifikasikan dan menafsirkan data-data sosial. kemampuan merumuskan masalah. masyarakat. kemiskinan. Nilai-nilai sosial dan sikap Anak membutuhkan nilai-nilai untuk menafsirkan fenomena dunia sekitarnya. kriminalitas. konsep-konsep baru sehingga mereka mampu melakukan perspektif untuk masa yang akan datang.berbagai lingkungan serta pengaruhnya terhadap hubungan dengan warga masyarakat lainnya. minat belajar. Berdasar nilai-nilai sosial yang berkembang dalam masyarakat. maka akan berkembang pula sikap-sikap sosial anak. mengenal. cekcok dengan tetangga. dan hipotesis pemecahannya. misalnya menghormati dan mentaati peraturan. bencana alam. Dalam konteks ini manusia dihadapkan pada masalah dalam skala kecil maupun besar. keterampilan mempelajari data masyarakat. sikap kritis dan analitis. dan sebagainya. misalnya masalah keluarga. diantaranya adalah masalah sosial. Semuanya itu akan Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . Keterampilan dasar IPS Anak belajar menggunakan keterampilan dan alat-alat studi sosial. dan pribadi/tingkah laku guru sendiri besar pengaruhnya terhadapa perkembangan nilai-nilai dan sikap anak. pengelolaan dan penggunaan sumber-sumber ekonomi oleh masyarakat. dan menggunakan sumbersumber alam dengan sebaik-baiknya. keinginan melanjutkan eksplorasi IPS sampai ke luar kelas. Sikap belajar tersebut diarahkan pada pengembangan motivasi untuk mengetahui. Apalagi jika sudah menyangkut masalah pemenuhan kebutuhan maka akan muncul masalah global. Artinya dengan belajar IPS anak memiliki kemampuan menyelidiki (inkuiri) untuk menemukan ideide. berimaginasi. Faktor keluarga.25 . dan sebagainya. sehingga mereka mampu melakukan perspektif. mempertimbangkan validitas dan relevansi data.

tentang tokohtokoh dan kejadian-kejadian yang besar. pakaian. b. 1986 : 21). komunikasi. sekolah.26 Unit 1 . produksi. c. Oleh karena itu. dapat dilihat dari berbagai pandangan. Anak sebagai sumber materi meliputi berbagai segi. Materi IPS Mempelajari IPS pada hakekatnya adalah menelaah interaksi antara individu dan masyarakat dengan lingkungan (fisik dan social-budaya). 1. dapat dikatakan bahwa IPS itu mempunyai ciri-ciri khusus atau karakterisitik tersendiri yang berbeda dengan bidang studi lainnya. (Menurut Mulyono Tjokrodikaryo. desa. dari makanan. permainan. d. teori-teori IPS 1 . Pengetahuan konsep. 1986:21). Materi IPS digali dari segala aspek kehidupan praktis sehari-hari di masyarakat. Berikut ini dikemukakan karakteristik IPS dilihat dari materi dan strategi penyampaiannya. Untuk membahas karakteristik IPS. Kehidupan masa lampau. keagamaan. Ada 5 macam sumber materi IPS antara lain: a.mendorong kepekaan sosial siswa dan selanjutnya ini merupakan tantangan bagi anak sampai pada taraf pemecahannya. e. perkembangan kehidupan manusia. Segala sesuatu atau apa saja yang ada dan terjadi di sekitar anak sejak dari keluarga. Kegiatan manusia misalnya: mata pencaharian. Pengertian terpadu. Karena IPS terdiri dari disiplin Ilmu-ilmu Sosial. pendidikan. transportasi. Lingkungan geografi dan budaya meliputi segala aspek geografi dan antropologi yang terdapat sejak dari lingkungan anak yang terdekat sampai yang terjauh. Dengan demikian masyarakat dan lingkungannya. bahwa bahan atau materi IPS diambil dari Ilmu-ilmu Sosial yang dipadukan dan tidak terpisah-pisah dalam kotak disiplin ilmu (Lili M Sadeli. pengajaran IPS yang melupakan masyarakat sebagai sumber dan objeknya merupakan suatu bidang ilmu yang tidak berpijak pada kenyataan. selain menjadi sumber materi IPS sekaligus juga menjadi laboratoriumnya. Karakteristik Pendidikan IPS SD Bidang studi IPS merupakan gabungan ilmu-ilmu sosial yang terintegrasi atau terpadu. keluarga. sejarah yang dimulai dari sejarah lingkungan terdekat sampai yang terjauh. kecamatan sampai lingkungan yang luas negara dan dunia dengan berbagai permasalahannya.

3. karena dengan memahami sifat-sifat siswa tersebut guru dapat menyusun. kemudian mengembangkan kemampuannya untuk menghadapai unsur-unsur dunia yang lebih luas. Selanjutnya secara bertahap dan sistematis bergerak dalam lingkungan konsentrasi keluar dari lingkaran tersebut. merupakan periode keserasian bersekolah. artinya anak sudah matang untuk besekolah. tidak boleh tergantung pada ibu. Anak memiliki kemampuan sineik-analitik. Secara jasmaniah anak sudah mencapai bentuk anak sekolah. 1. Anak harus dapat bekerjasama dalam kelompok dengan teman-teman sebaya. region. keluarga. Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . sebagaian besar adalah didasarkan pada suatu tradisi. dan dapat menyatukan kembali bagian-bagian tersebut. Tipe kurikulum tersebut. 2. masyarakat/tetangga. Strategi Penyampaian Pengajaran IPS Strategi penyampaian pengajaran IPS. negara. Secara psikologis. ayah atau anggota keluarga lain yang dikenalnya.yang diperoleh anak di dalam kelas dapat dicocokkan dan dicobakan sekaligus diterapkan dalam kehidupannya sehari-hari di masyarakat. yaitu materi disusun dalam urutan: anak (diri sendiri). Para pendidik masa tersebut sebagai “Masa Sekolah Dasar” sedangkan para psikolog menyebutnya sebagai “Masa Berkelompok” atau “Masa Penyesuaian Diri” Sebutan Masa Sekolah Dasar. artinya dapat mengenal bagianbagian dari keseluruhannya. 2. Karakteristik Siswa Sekolah Dasar Setelah Anda mengenal karakteristik pendidikan IPS SD. dan dunia. Di Indonesia pada saat ini. didasarkan pada asumsi bahwa anak pertama-tama dikenalkan atau perlu memperoleh konsep yang berhubungan dengan lingkungan terdekat atau diri sendiri. 1996:5). periode ini diktegorikan Masa Kanak-kanak Akhir. anak usia SD dimulai dari 6 tahun sampai dengan 12 tahun. Tipe kurikulum seperti ini disebut “The Wedining Horizon or Expanding Enviroment Curriculum” (Mukminan.27 . kota. bagaimana pembelajarannya kepada siswa SD? Pengenalan dan pemahaman terhadap sifat-sifat siswa tidak kalah pentingnya bagi guru. merencanakan. Adapun kriteria keserasian bersekolah adalah sebagai berikut. dan melaksanakan pembelajaran IPS dengan baik.

Setiap anak adalah pelajar yang unik. Anak ingin berbuat. berarti siswa kurang atau tidak ada perhatian. Tetapi jika terjadi hal yang sebaliknya. 2. Menurut Preston (dalam Oemar Hamalik.28 Unit 1 . belajar. mereka ingin aktif. Anak kaya akan imaginasi. Kemudian bagaimana perhatian anak itu sebenarnya? Maka tidak kalah pentingnya pula Anda sebagai guru atau calon guru mengenal sifat-sifat atau karakteristik anak usia SD.Sementara itu sebutan Masa berkelompok dan Masa Penyesuaian Diri dikaitkan dengan keinginan anak-anak untuk diterima teman-teman sebayanya sebagai anggota kelompok. Perhatian menjadi titik awal yang mengarah kepada belajar. misalnya anak-anak hanya main sendiri. latar belakang pengalaman. dan berbuat 4. Dengan uraian di atas berarti betapa pentingnya kedudukan perhatian dalam belajar. Untuk dapat menghadapi bahan belajar dengan baik. Anak mempunyai minat yang kuat terhadap hal-hal yang kecil atau terperinci yang seringkali kurang penting/bermakna 5.Anak secara spontan menaruh perhatian terhadap kejadiankejadian-peristiwa. memiliki kepribadian singular. Perhatian seseorang terhadap sesuatu dapat ditunjukkan dari gerak-geriknya. selanjutnya diharapkan akan terjadi peristiwa belajar. ternyata semua siswa tampak serius mencatat. Mereka memiliki minat yang laus dan tersebar di sekitar lingkungnnya. 3. benda-benda yang ada disekitarnya. dan cara belajar tertentu. perhatian merupakan prasarat dalam belajar. anak mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : 1. Sebagai contoh seorang guru memberi tugas kepada siswanya untuk mengamati lalu lintas di dekat sekolahnya. tidak mau mancatat dan berdiskusi. ciri khas anak adalah selalu ingin berbuat sesuatu. 1 . serta pentingnya penyesuaian diri di dalam kelompoknya. dorongan ini dapat dikembangkan dalam pengalaman-pengalaman seni yang dilaksanakan dalam pembelajaran IPS sehingga dapat memahami orang-orang di sekitarnya. 1992 : 42-44). Misalnya pula dapat dikembangkan dengan merumuskan hipotesis dan memecahkan masalah. berdiskusi dengan temannya dengan wajah ceria. Dengan perhatian akan timbul ketertarikan terhadap sesuatu yang dihadapi. Anak merespon (menaruh perhatian) terhadap bermacam-macam aspek dari dunia sekitarnya. Anda sebagai guru harus memahami ciri-ciri anak tersebut dalam rangka kesiapan suatu pembelajaran. siswa dituntut menunjukkan adanya perhatian. Hal ini menunjukkan bahwa siswa-siswa menjalankan tugas guru dengan baik dan penuh perhatian. Anak adalah seorang penyelidik. anak memiliki dorongan untuk menyelidiki dan menemukan sendiri hal-hal yang ingin mereka ketahui.

usia siswa SD (7-12 tahun) ada pada stadium operasional konkrit. dan yang tidak kalah pentingnya sajian harus dibuat menarik bagi siswa. Suka meremehkan orang lain 2. misalnya penggalan waktu belajar tidak terlalu panjang.5. Timbul minat pada pelajaran-pelajaran khusus d. Suka memuji diri sendiri c. akibatnya anak ingin mengetahui sebab-sebab terjadinya sesuatu.2. ada sejumlah karakteristik yang dapat diidentifikasi pada siswa SD berdasarkan kelas-kelas yang terdapat di SD. sajian TV dapat mendekatkan anak pada dunia yang lebih luas. hal itu dianggapnya tidak penting d.Berkaitan dengan atmosfir di sekolah. Anak memandang nilai sebagai ukuran yang tepat mengenai prestasi belajarnya di sekolah. tetapi waktu tertentu pula perhatian anak berpindah-pindah.Tindakan eksplorasi akan memacu anak untuk terus mencari sampai keingintahuannya terpuaskan. dan realistis c. Karakteristik pada Masa Kelas Rendah SD (Kelas 1. misalnya dalam melihat pesawat terbang akan lebih tertarik pada bentuk dan warnanya dari pada fungsinya. Apabila tidak dapat menyelesaikan sesuatu. Hal ini dilakukan karena perhatian anak pada tingkat usia tersebut masih mudah beralih. anak biasanya mempunyai Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . Ada hubungan kuat antara keadaan jasmani dan prestasi sekolah b. Oleh karena itu guru harus mampu merancang pembelajaran yang dapat membangkitkan siswa. ingin belajar. Karakteristik pada Masa Kelas Tinggi SD (Kelas 4. Menurut Jean Piagiet. 1. Suka membandingkan dirinya dengan anak lain dalam hal yang menguntungkan dirinya e.29 . dan 3) a. misalnya bahan bacaan atau ceritera. Rasa ingin tahu tersebut sebenarnya merupakan gerak awal untuk belajar dan dorongan untuk mengeksplorasi dunia sekitarnya. Kedekatan ini dapat bersifat langsung maupun tidak langsung. Bersifat langsung. artinya dalam memahami suatu konsep anak-anak lebih tertarik pada ujud benda konkritnya. a. Begitu juga pengalaman yang termediasipun akan membawa anak kepada perhatian. dan 6). peristiwa belajar harus bervariasi. Pada umumnya anak lebih tertarik kepada benda yang bergerak. artinya dalam jangka waktu tertentu perhatian anak dapat tertarik kepada banyak hal. Dengan sifat ini. Sifat lain bahwa perhatian anak sering berfokus pada lingkungan terdekat. Perhatianya tertuju pada kehidupan praktis sehari-hari b. Ingin tahu.

kemampuan tinggi dan mempunyai wawasan yang luas. 2. Anak usia SD mempunyai kecenderungan banyak bergerak. karena IPS mempunyai karakteristik (ciri khas). h . mengapa demikian? Jelaskan! 4. Ini sebenarnya anak mengalami keaktifan mentalnya. Tujuan pendidikan IPS membina warga negara yang mempunyai pengetahuan. dan negara. Coba Anda jelaskan mengenai ciri-ciri tersebut! 5. Sedangkan siswa yang sedang mengerjakan soal tidak perlu membaca dengan suara nyaring. Hakikat pendidikan IPS. Keaktifan berfikir dapat disertai gerak fisik dan juga disertai gerak berpikir. Agar gerak yang merupakan kebutuhan anak mencapai hasil sesuai dengan yang diharapkan. tetapi ia aktif berfikir dengan tenang. keterampilan. Oleh karena itu pengetahuan sosial sebenarnya tidak asing lagi bagi seseorang karena sebenarnya sudah melekat pada dirinya sejak ia dilahirkan. Dengan demikian keaktifan atau pengalaman sangat bermanfaat dalam belajar. Coba Anda jelaskan tentang hakikat pendidikan IPS! 2. Untuk jelasnya baca tentang tujuan pendidikan IPS dalam bukunya Umar Hamalik 1992. Latihan 1. Perlu diketahui bahwa gerak tidak hanya bersifat fisik saja tetapi gerak atau keaktifan pikiran merupakan hal yang penting pula. IPS itu berbeda dengan mata pelajaran atau mata kuliah lain. 1 . apakah tujuan pendidikan IPS itu? Jelaskan! 3. Untuk lebih jelasnya baca tentang hakikat pendidikan IPS pada uraian di atas. masyarakat. Bagaimana seharusnya pembelajaran IPS agar menarik bagi siswa SD? Jelaskan menurut pendapat Anda! Rambu-rambu Jawaban 1.40-43. nilai dan sikap yang baik yang berguna bagi dirinya. misalnya siswa yang sedang mencari data di lapangan memerlukan banyak gerak fisik. Agar tujuan pembelajaran IPS tercapai maka seorang guru harus mengetahui dan memahami karakteristik anak usia SD.30 Unit 1 . Menurut Anda. maka perlu perencanaan yang baik. Pengalaman merupakan persiapan dalam kehidupan yang sebenarnya di masyarakat. perkembangan hidup seseorang mulai sejak lahir hingga dewasa tidak lepas dari masyarakat.

mempunyai dorongan untuk menyelediki (inkuiri) terhadap sesuatu yang diinginkan. Lebih jelasnya dapat dibaca pada uraian buku ini pada karakteristik pendidikan IPS SD. budaya). apresiasi. Istilah Ilmu Pengetahuan Sosial sebenarnya sudah melekat pada diri masingmasing individu dengan kadar yang berbeda sejak lahir. geografi. dan negara. budaya. misalnya kegiatan observasi. Karakteristik anak usia SD. Coba Anda baca bukunya Siti patina. Rangkuman 1. mempunyai dorongan untuk menyelediki (inkuiri) terhadap sesuatu yang diinginkan. 3. Materinya digali dari segala aspek kehidupan praktis sehari-hari di masyarakat. dan menilai hasil kerja sendiri. Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . Ilmu Ekonomi. Ilmu Antropologi. dan politik. inkuiri. 2. seperti Ilmu Sosiologi. keterampilan. dan kaya akan imaginasi. 5. dan kaya akan imaginasi. 4. Kehidupan manusia itu banyak aspeknya meliputi aspek-aspek hubungan sosial. IPS merupakan integrasi dari Ilmu-ilmu Sosial. 5. dan Ilmu Politik. psikologi. sosial. Apabila aspek-aspek kehidupan tersebut dipelajari secara mendalam dan akademis maka akan melahirkan Ilmu-ilmu Sosial. masyarakat. Aspek-aspek tersebut dipelajari dalam Ilmu-ilmu Sosial.31 . Tujuan pendidikan IPS adalah membina anak didik menjadi warga negara yang baik yang memiliki pengetahuan. Namun secara formal baru dikenal setelah kita memasuki jenjang pendidikan formal. Pembelajaran IPS agar menarik bagi siswa SD. mengorganisasi. suka pada benda yang bergerak. Kajian IPS adalah manusia dan lingkungan (fisik.3. Ilmu Geografi. Ilmu Sejarah. Untuk lebih jelasnya Anda harus banyak membaca tentang PAKEM. Psikologi Perkembangan. yaitu guru harus merancang dan melaksanakan pembelajaran yang menarik dan menantang. ekonomi. 4. nilai dan sikap yang baik yang berguna bagi dirinya. sejarah. Karakteristik pendidikan IPS dapat dilihat dari dua sudut yaitu materi dan strategi. bahwa Siswa SD masih dalam tahap operaional konkrit dengan ciri: perhatian mudah beralih dan terfokus pada lingkungan terdekat. suka pada benda yang bergerak. Siswa SD masih dalam tahap operaional konkrit dengan ciri: perhatian mudah beralih dan terfokus pada lingkungan terdekat. Ilmu Psikologi.

32 Unit 1 . ketenteraman. artinya …. dan kesejahteraan keluarga. apabila melanggar adat istiadat setempat maka akan mendapatkan …. 2. tercermin pada perilaku manusia dalam …. A. dalam kehidupan sosial terdapat berbagai perilaku manusia yang beragam. aspek ekonomi B. mengembangkan pikirannya untuk memecahkan masalah yang dihadapi 4. melakukan hubungan dengan manusia lain C. aspek hubungan social 3. budaya B. Pada hakikatnya ini merupakan dorongan …. Kehidupan sosial manusia di masyarakat dijiwai oleh aspek ekonomi. A. A. kehidupan social melibatkan individu-individu sebagai anggota masyarakat B. sejarah D. perilaku ini mencerinkan aspek …. Dalam kehidupan suatu keluarga. berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya B. sanksi hokum 1 . Kehidupan manusia di masyarakat beraspek majemuk. sanksi adat B. politik 5. kedudukan ayah sebagai kepala keluarga yang menjamin keamana. menciptakan kehidupan yang aman. aspek politik C. A. ekonomi C. Seseorang yang bertempat tinggal di dalam masyarakat pedesaan dengan tradisi yang masih kuat.Tes Formatif 2 1. dalam masyarakat terdapat banyak masalah sosial yang harus dihadapi C. A. tertib. sanksi moral C. sanksi sosial D. kehidupan sosial meliputi berbagai aspek sang saling kait mengkait D. aspek budaya D. dan sejahtera D. Di dalam hidup bermasyarakat kita merasakan kehangatan karena biasa hidup bertetangga dengan orang lain.

mencari bukti-bukti ilmiah 9. A. operasi konkrit D. kepuasan dari pergaulan dengan orang lain D. Keinginan yang mendasari manusia untuk mengadakan hubungan sosial. operasi formal 10. Hal tersebut dapat diujudkan dalam kegiatan …. mendapatkan makanan. preoperasional C. A. timbul minat pada pelajaran khusus D. Keterampilan ini dapat diwujudkan dalam kegiatan siswa .6. masyarakat. A. merencanakan pembangunan daerahnya D. kritis dan peka terhadap lingkungan D. dan negara.33 . adalah keinginan untuk mendapatkan …. pertahanan hidup B. kecuali …. merumuskan kesimpulan C. dan tempat tinggal 7. mentaati norma-norma yang berlaku di masyarakat C. sensorimotor B. bantuan dari orang lain C. berpikir realistis C. menafsirkan data B. A. suka memuji diri sendiri B. Karakteristik anak usia SD masa kelas rendah adalah …. Menurut Jean Peaget anak SD usia 7s/d 11 tahun pola pemikirannya berada dalam tahap …. A. malakukan penelitian tentang masalah social di daerahnya Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . pakaian. Salah satu tujuan pendidikan IPS menurut Preston adalah mengembangkan siswa. menulis artikel di berbagai media massa B. perhatian tertuju pada kehidupan praktis 8. Salah satu fungsi pendidikan IPS adalah membekali peserta didik dengan pengetahuan yang berguna bagi dirinya.

Kemudian gunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap bahan ajar subunit 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%.Umpan Balik dan Tindak Lanjut Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang terdapat di bagian akhir unit ini.x 100% 10 Arti tingkat penguasaan : 90 – 100% = baik sekali 80 – 89% = baik 70 – 79% = cukup < 70% = kurang Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih. 1 . Jumlah Jawaban yang Benar Tingkat Penguasaan = ---------------------------------. Hitunglah jawaban yang benar. Anda harus mengulangi bahan ajar 2. terutama mengenai bahan ajar yang belum Anda kuasai.34 Unit 1 . Anda dapat meneruskan dengan bahan ajar selanjutnya.

Kunci Jawaban Tes Formatif Tes Formatif 1 1. 9. 4. 2. 2. 4. 10. 3. 7.35 . 8. 5. A B A D A C A C C B = kehidupan sosial meliputi berbagai aspek yang saling kait mengkait = aspek hubungan sosial = berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya = politik = sanksi adat = kepuasan dari pergaulan dengan orang lain = suka memuji diri sendiri = kritis dan peka terhadap lingkungan = operasi konkrit = mentaati norma-norma yang berlaku di masyarakat Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 . civics B = menggunakan alat-alat rumah tangga modern D = aspek politik A = membiasakan anak untuk berderma A = pengetahuan Tes Formatif 2 1. 6. 7. 6. 3. 8. 9. B = melakukan interaksi dengan manusia lain A = integratif C = socisl studies B = interdisipler C = proses dehumanisasi C = sejarah. 10. geografi. 5.

(1986) Buku Materi Pokok Konsep dasar IPS. Dt. John R. P&K. Konsep dasar IPS. P&K Dikdasmen P3G IPS dan PMP Mukminan. Yogyakarta : FIP IKIP. (1980).36 Unit 1 . (tt). (2006). dkk. (1991/1992). (1998). Bandung : Mandar Maju Poerwito. Teaching Social Studies in the Elementary School. Strategi Ilmu pengetahuan Sosial. Yogyakarta : FIP IKIP Yogyakarta Soerjono Soekanto. Jakarta : UT -------. Konsep dasar Ilmu pengetahuan Sosial. Jakarta : Karunika UT Saidihardjo & Sumadi HS. 1 . Tujuan Ilmu Pengetahuan Sosial.Daftar Pustaka Achmad Sanusi. Malang. London : Collier Macmillan Publisher Oemar Hamalik (1992). Sosiologi Suatu Pengantar. Psikologi Perkembangan. (1980). (1971). Jakarta : P3G Dept. (Buku 1). (1974). Siti partini. Pendidikan Ilmu Sosial. Bandung : IKIP Cheppy. Studi Sosial di Indonesia. Abduh M. (200). Mengajar Konsep Ilmu pengetahuan Sosial. (1995).HC. Yogyakarta : UNY Nursid Sumaatmadja. Modul 1-3. (1996). Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta : P3G Departemen P &K Lee. Dept. Studi Ilmu Pengetahuan Sosial. Surabaya : Karya Anda Kardiyono. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada Thamrin Thalaut.

Pengetahuan Kewargaan Negara Humaniora = ilmu pengetahuan yang mempelajari apa yang diciptakan atau diperhatiakan manusia Interdisipliner = antar cabang ilmu pengetahuan Monodisipliner = berkaitan/ditinjau dari satu disiplin limu pengetahuan Multidisipliner = berkaitan dengan berbagai ilmu pengetahuan atau ditinjau dari berbagai ilmu pengetahuan Norma = aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok di masyarakat. dipakai sebagai panduan.Glosarium = berdiri sendiri-sendiri secara terpisah. misalnya Ilmu Bumi. tatanan kendalian tingkah laku yang sesuai Pakem = Pembelajaran Aktif Kreatif Efisien dan Menyenangkan Broad-fielt Pengembangan Pendidikan IPS SD 1 .37 . Sejarah.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.