P. 1
Biologi Dasar (Unit I)

Biologi Dasar (Unit I)

|Views: 23|Likes:
Published by Gabriella Natalika
Biologi Dasar Unit I. FMIPA Univeritas Negeri Makassar. 2011.
Biologi Dasar Unit I. FMIPA Univeritas Negeri Makassar. 2011.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Gabriella Natalika on Apr 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $4.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

01/17/2014

$4.99

USD

pdf

text

original

HALAMAN PENGESAHAN

Laporan lengkap praktikum biologi dasar dengan judul “ Cara Menggunakan Mikroskop “ disusun oleh: Nama NIM : Gabriella Natalika Purnaningrum : 1114140052

Kelas/ kelompok : B / 4 (empat) Jurusan : Biologi

Telah diperiksa secara seksama oleh asisten dan Koordinator asisten, maka dinyatakan diterima.

Makassar, 28 Oktober 2011

Koordinator Asisten

Asisten

( Muh. Rizwan Ramli) NIM. 081404038

( Ahmad Syarif ) NIM.061404066

Leewenhoek menggunakan mikroskopnya yang sangat sederhana . tidak mudah terlihat oleh mata. dan kata mikroskopik berarti sangat kecil. semua laboratorium tersebut pemeriksaan yang di lakukan menggunakan mikroskop. hampir semua laboratorium seperti Hematologi. Dalam melakukan suatu praktikum diperlukan beberapa peralatan sebagai unsur pendukung. Kimia dan lainnya. Bakteriologi.BAB I PENDAHULUAN A. Parasitologi. Belanda. Dengan adanya masalahmasalah tersebut itulah biologi berkembang. tetapi juga pengetahuan dalam bentuk praktikum. Mikroskop (bahasa Yunani : micros = kecil dan scopein = melihat) adalah sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata kasar. Antony van Leeuwenhoek sebenarnya bukan peneliti atau ilmuwan yang profesional. mendorongnya untuk mengenal dirinya sendiri dan alam lingkungannya bahkan bumi sebagai tempat tinggalnya. Manusia mempunyai rasa keingintahuan (kuriositas) yaitu salah satu sifat manusia yang menonjol jika dibanding makhluk hidup lainnya. Dalam mempelajari biologi yang dibutuhkan tidak hanya pengetahuan secara teori. Keinginan untuk mengetahui itulah merupakan tonggak kewujudan manusia. Ia biasa menggunakan kaca pembesar untuk mengamati serat-serat pada kain. Sebagai seorang yang ingin berkerja di laboratorium ilmu pertama yang harus dipelajari dan wajib bisa adalah menggunakan Mikroskop. salah satu alat yang digunakan adalah mikroskop. Latar Belakang Sejak permulaan kehidupan di bumi. manusia telah dihadapkan pada berbagai masalah yang menyangkut hidupnya. Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut mikroskopi. Profesi sebenarnya adalah sebagai „wine terster‟ di kota Delf.

Mahasiswa dapat mengetahui cara menggunakan mikroskop biologi dengan cepat dan aman. Ia menyebut benda-benda bergerak tadi dengan „animalcule‟ yang menurutnya merupakan hewan-hewan yang sangat kecil. ludah. C. air hujan. B. mahasaiswa dapat diharapkan terampil menggunakan mikroskop biologi dengan cepat dan aman untuk melihat sediaan sederhana. sekarang ini telah ada berbagai macam jenis mikroskop. Tujuan Dengan dilaksanakan pratikum ini. Manfaat 1. Mahasiswa dapat mengetahui secara mendasar tentang mikroskop. . Dalam menggunakan mikroskop terlebih dahulu harus mengetahui cara menggunakan mikroskop dan mengenal bagian-bagian dari mikroskop serta mengetahui cara merawat mikroskop dengan baik. Ia tertarik dengan banyaknya benda-benda kecil yang dapat bergerak yang tidak terlihat dengan mata biasa. Penemuan ini membuatnya lebih antusias dalam mengamati bendabenda tadi dengan lebih meningkatkan mikroskopnya.yaitu dengan menumbuk lebih banyak lensa dan memasangnya di lempengan perak untuk mengamati air sungai. feses dan lain sebagainya. bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya masing-masing. Hal ini sangat mendukung perkembangan ilmu khususnya ilmu biologi. Namun terkadang masih ada mahasiswa yang belum terampil dalam menggunakan mikroskop. 2. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Maka dengan dilakukannya praktikum “ Cara Menggunakan Mikroskop” mahasiswa diharapkan dapat mengenal tentang mikroskop dan mengetahui cara menggunakan mikroskop dengan baik dan benar.

Mikroskop monokuler merupakan mikroskop yang hanya memiliki 1 lensa okuler dan binokuler memiliki 2 lensa okuler. mikroskop dibagi menjadi dua. Berdasarkan sumber cahayanya.BAB II TINJAUAN PUSTAKA Mikroskop merupakan salah satu alat yang penting pada kegiatan laboratorium Biologi. Jenis atau macam mikroskop beraneka ragam. yaitu. Berdasarkan kegiatan pengamatannya. dari yang sederhana sampai dengan yang cukup canggih untuk keperluan penelitian. Mikroskop ini merupakan alat optik yang terdiri dari satu atau lebih lensa yang memproduksi gambar yang diperbesar dari sebuah benda yang ditaruh di bidang fokal dari lensa tersebut. Mikroskop cahaya atau dikenal juga dengan nama (Compound Light Microscope) adalah sebuah mikroskop yang menggunakan cahaya lampu sebagai pengganti cahaya matahari sebagaimana yang digunakan pada . yaitu mikroskop sederhana dan mikroskop riset. Jenis paling umum dari mikroskop adalah mikroskop optis. Dalam perkembangannya mikroskop mampu mempelajari organisme yang berukuran sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang sehingga mikroskop memberikan kontribusi penting dalam penemuan mikroorganisme dan perkembangan sejarah mikrobiologi. Berdasarkan kerumitan kegiatan pengamatan yang dilakukan. mikroskop cahaya dibedakan menjadi mikroskop diseksi untuk mengamati bagian permukaan dan mikroskop monokuler dan binokuler untuk mengamati bagian dalam sel. mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Mikroskop merupakan alat optik utama yang terdiri dari susunan beberapa lensa pembesar yang digunakan dalam mempelajari struktur benda-benda kecil (renik). mikroskop dibagi menjadi 2 bagian.

Mikroskop ini memungkinkan kemudahan dan kenyamanan pengamatan data. mikroskop elektron yang memiliki perbesaran paling tinggikali. sehingga visualisasi pengamatan preparat mikroskop dapat ditampilkan melalui layar televisi. sehingga obyek kelihatan lebih besar bersinar dengan latar belakang yang gelap. Mikroskop cahaya mempunyai perbesaran maksimum 1000 kali .005 nm) yang dihasilkan oleh electron dari tabung hampa udara yang menggantikan sumber cahaya sehingga memungkinkan dicapainya perbesaran sampai hampir jutaan kali. terutama untuk pengamatan yang melibatkan banyak pengamat dalam waktu bersamaan. Dari berbagai mikroskop. Mikroskop ini baru terutama dalam hal penampilan dan penyimpanan data dalam bentuk data elektronik. Mikroskop Kamera merupakan inovasi baru dalam mengamati preparat. atau komputer dan dapat disimpan sebagai gambar atau movie. LCD/ DLP proyektor. Mikroskop ini menggunakan elektron sebagai ganti cahaya pada mikroskop cahaya. tapi sebaliknya menyebabkan cahaya merefleksikan bahan pda saat sudut teretentu. mikroskop jenis ini digunakan untuk memeriksa bahan dan kultur dari sediaan basah atau sediaan yang diwarnai. Mikroskop Elektron (Electron Microscopy-EM) memiliki berkas gelombang sinar sangat pendek (0. dan Mikroskop Medan Gelap (Darktfield Microscopy). Mikroorganisme dapat diamati dalam keadaan hidup sehingga geraknya juga dapat diamati. Mikroskop cahaya dibedakan menjadi dua yaitu Mikroskop Medan Terang (Brightfield Microscopy). .mikroskop konvensional. mikroskop ini mempunyai kondensor yang mencegah cahaya`ditransmisikan melalui bahan.

Mikroskop ini banyak digunakan dalam mikrobiologi dan imunologi dan telah dikembangkan untuk mendeteksi antigen mikroba pada bahan pemeriksaan dengan jalan mewarnainya dengan antibody spesifik yang telah diberi tanda/label dengan zat warna fluoresen (immunofluorescence) Ada dua macam tipe lensa pada mikroskop. Lensa bikonkaf. yaitu: a. Lensa ini lebih tebal dibagian tengahnya daripada bagian tepinya. sehingga menghasilkan gambaran yang lebih kontras daripada yang terlihat pada mikroskop medan terang. mempunyai dua permukaan yang cekung. Beberapa substansi biologi memang pada dasarnya berfluoresen dan diamati dengan mikroskop yang memakai sumber cahaya sinar ultraviolet. b. mempunyai dua permukaan yang cembung. . Mikroskop Fluoresen (Fluorescence Microscopy). Lensa bikonveks. yang berfungsi adalah yang menghadap tegak lurus pada meja sediaan.Kemudian disebutkan juga Mikroskop Fase Kontras dan Mikroskop Fluoresen. Bagian optik :  Lensa objektif. Mikroorganisme hidup sulit dilihat karena masing –masing partikelnya mempunyai indeks bias cahaya yang berbeda dan mempunyai ketebalan yang berbeda. menerima bayangan sediaan kemudian membesarkannya. mikroskop ini sekarang sudah jarang digunakan dalam laboratorium diagnostic. Mikroskop terdiri atas dua bagian besar yaitu: a. Mikroskop Fase Kontras (Phase-contras Microscopy). Mikroskop fase kontras adalah suatu tipe mikroskop cahaya yang memungkinkan terjadi kontras yang lebih besar dalam indeks refraksi dan kepadatahingga menghasilkan gambaran antara sel hidup dengan cairan dimana organism berada. mikroskop ini telah menjadi prosedur dan banyak digunakan di laboratorium klinis. Lensa ini lebih tebal bagian tepinya daripada bagian tengahnya.

yang berfungsi mengumpulkan berkas cahaya dari cermin masuk ke lubang meja sediaan. alat yang dapat ditutup dan dibuka.  Sengkeling. berfungsi mengatur banyaknya sinar cahaya yang masuk ke kondensor.  Tubus atau tabung okuler. . bila diputar akan menaikkan atau menurunkan kondensor. yang dipergunakan untuk memegang mikroskop pada saat memindah mikroskop.  Lubang meja sediaan. yang berfungsi menopang dan memperkokoh kedudukan mikroskop.  Meja sediaan. lubang di tengah-tengah meja sediaan tempat lewatnya cahaya dari kondesor masuk ke objek glass terus ke lensa objektif. pada ujung atasnya terdapat lensa okuler. b. alat penangkap dan pemantul cahaya dari sumber sinar.  Lengan atau pegangan mikroskop.  Cermin. Cermin mempunyai dua sisi yaitu sisi cermin datar dan sisi cermin cekung. tempat meletakkan kaca benda (objek glass) atau preparat yang akan dilihat. dengan pembesaran tertentu (5X. Cermin datar digunakan bila sumber sinar cukup terang dan cermin cekung digunakan bila sumber sinar kurang. 10X dan 15X). yang diintip oleh mata pengamat.  Diagfragma. penjepit atau mengatur letak sediaan (objek glass) atau preparat yang akan diliat.  Pengatur kondesor. menerima bayangan dari objektif dan membearkannya  Kodensor tersusun dari lensa gabungan. Lensa okuler. Bagian non-optik (mekanik) :  Kaki mikroskop.

 Revolver atau pemutar objektif.  Mikrometer. pengatur kasar. pengatur halus. alat penggerak tubus ke atas atau ke bawah halus.  Makrometer. cakram tempat melekatnya lensa objektif berbagai ukuran. . alat penggerak tubus ke atas atau ke bawah kasar.

Buku gambar dan pensil e. Waktu dan Tempat Hari/Tanggal Waktu Tempat B. Kain planel baru c. Daun kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis) . Kotak peralatan berisi : 1) Kaca benda 2 buah 2) Kaca penutup 2 buah 3) Cawan petri 4) Pinset 5) Pipet tangan 2. Mikroskop biologi b. Kertas saring atau kertas hisap c. Kapas atau kapuk 4. Alat yang disediakan oleh mahasiswa : a. Bahan yang disediakan oleh laboratorium : a. Air suling b. 21 Oktober 2011 : 13. Tusuk gigi 3. Lap katun d. Alat yang disediakan oleh laboratorium : a. Bahan yang disediakan oleh mahasiswa : a.BAB III METODE PRATIKUM A. Pisau silet baru b.00 : Laboratorium Biologi Lantai 2 FMIPA UNM Alat dan Bahan 1. : Jumat.00 – 15.

2. Membersihkan kaca benda dengan kain katun atau kertas saring. Untuk mikroskop tanpa kondensor menggunakan cermin cekung. Mikroskop yang memiliki kondensor diatur posisinya mendekati meja sediaan dan menggunakan cermin datar. Mengatur Masuknya Cahaya ke Dalam Tubus 2.3 Membuka kotak peralatan. Membuka diafragma atau memutar lempeng pada posisi lubang sedang. 2.b. 2. Daun waru (Hibiscus tiliaceus) c.1 Meletakkan mikroskop di atas meja kerja tepat di hadapan kita. Bawang merah (Allium cepa) C. darimana datangnya cahaya yang lebih terang. Cara Kerja 1. . akan nampak medan bundar putih (medan pandang). mengeluarkan cawan petri yang berisi kaca benda dan kaca penutup.2 Mengatur posisi revolver sehingga lensa objektif paling pendek menghadap kemeja lensa sediaan sampai bunyi klik. 1. Tidak menggosok lensa dengan kain selain kain planel. Apabila terangnya tidak merata.2 Membersihkan badan mikroskop dengan kain planel. 2. Menyiapkan Mikroskop 1.1 Memperhatikan keadaan ruangan praktikum. Mengarahkan cermin mikroskop ke sumber cahaya tersebut.3 Menurunkan tubus sampai jarak ujung objektif paling pendek menghadap meja maksimal. 1.4 Meneropong lewat okuler dengan mata kiri tanpa sediaan 5-10 mm atau tubus turun memicingkan mata kanan. Daun labu (Cucurbita muschata) d.

menjepit kaca benda dengan sekeling sehingga tidak goyang. Ketika tubus telah diangkat. Cara Mengatur Jarak Lensa dengan Sediaan 3. maka mempersempit diafragma atau lubang pada lempeng. Mikroskop model lain yang tubusnya miring atau tidak bisa naik turun.2. maka membuka diafragma dan menggunakan lubang lebih besar pada lempeng. Jika silau. Jika medan pandang masih kabur berarti cahaya kurang. jika makrometer dan mikrometernya diputar maka meja sediaan yang akan bergerak naik turun. menaikkan tubus perlahan-lahan. setengah putaran makrometer belum juga menunjukkan bayangan. maka memutar mikrometer naik atau turun sampai bayangan jelas garis atau batasan-batasannya. tubus turun. Jika jarak itu besar. bayangan masih kabur. Memasang kaca benda yang berisi sediaan awetan di atas meja sediaan sehingga bahan yang diamati berada di tengah lubang meja. maka melewatkan bayangan. . maka memutar makrometer untuk menurunkan tubus dilihat dari samping ujung objektif mendekati kaca benda sampai maksimum 5-10 mm.3. 3. Meneropong lewat okuler sambil tangan memutar makrometer. Memutar pengatur kasar (makrometer) kearah empu jari. kemudian mengamati medan pandang sampai muncul bayangan.menggerakkan sedikit cermin sampai terangnya merata. Jika saat memutar makrometer. 3.1. Memperhatikan jarak objektif dengan kaca benda tidak lebih dari 10 mm. jarak objektif dengan meja sediaan mengecil. 3.4. 3.

4.3 Meneropong sambil memutar mikrometer sampai muncul bayangan yang lebih besar.2 Memutar sedemikian rupa sampai lensa objektif yang lebih panjang (kuat) tegak lurus pada meja sediaan dan bunyi klik. Mengamati Perbesaran 5.5 Sisi dengan kaca penutup disentuhkan pada kaca benda dekat tetesan air dengan kemiringan 45° kemudian dilepaskan hingga tepat menutupi tetesan air. Membuat Preparat Sederhana 4. Kemudian mengamati bayangan yang ada.3 Mengambil satu bahan yang akan diamati dan meletakkannya di tengah tetesan air dengan menggunakan pinset. 5.1 Mengambil kaca benda yang sudah dibersihkan.5. 4. Setelah preparat selesai diamati. memegang serata mungkin. Posisi preparat atau tubus tidak bisa disentuh. 5. sudah berhasil. 5. Kelebihan air yang merembes di tepi kaca diserap dengan kertas saring. 4. 5.4 Tangan yang lainnya memegang kaca penutup antara empu jari dengan telunjuk pada sisi atau pinggir yang berlawanan 4. 4. 4. kemudian menghitung perbesaran yang dilihat.6 Memasang preparat buatan pada meja sediaan kemudian mengamati benda tersebut.4 Apabila gagal menemukan bayangan yang lebih besar. maka preparat dikeluarkan.6. bayangan yang nampak akan diperbesar lagi. Memeriksa perbesaran okuler dan perbesaran objektif.2 Meneteskan air jernih atau air suling satu tetes di tengah – tengah.3.1 Apabila pengamatan 4. menaikkan tubus dengan memutar makrometer berlawanan .

Semua peralatan yang sudah dipakai dibersihkan dengan lap katun dan disimpan dalam kotaknya.arah empu jari. b.7. Menyimpan peralatan sendiri untuk digunakan pada kegiatan berikutnya. d.5 Apabila masih akan mengamati bahan yang lain. perlu memerhatikan hal-hal berikut ini: a. c. Menyimpan mikroskop dalam kotak mikroskop. Tubus diturunkan serendah mungkin.1.6. Preparat tidak boleh tersimpan diatas meja sediaan. Sisa bahan yang tidak digunakan lagi dibuang di tempat sampah . 5. 5. f. e. Memutar kembali revolver untuk mendapatkan posisi lensa objektif lemah (pendek) pada posisi semula. g. 5. sampai dengan 4.6 Membuat sediaan baru sesuai langkah 4. kemudian mengeluarkan preparat yang sudah diamati dan membersihkan kaca benda serta kaca penutup. Pada akhir kegiatan yang menggunakan mikroskop. maka naikkan tubus. Membersihkan badan mikroskop dengan kain planel. Preparat basah harus dibersihkan dengan kertas saring atau lap katun (kaca benda + kaca penutup). Disimpan dalam cawan petri dan memasukkannya kedalam kotak perlengkapan. harus dikeluarkan.

Hasil Gambar Mikroskop Fungsi .BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A.

Pada pengamatan terlihat jelas stomata seperti kembang yang tersusun atas jaringan tiang dan sel tangga.B. bagian tersebut dikenal sebagai trikoma bintang. dimana selnya . Daun bunga kembang sepatu(Hibiscus rosasinensis) Yang diamati pada daun bunga kembang sepatu adalah stomatanya. b. Daun waru(Hibiscus tiliaceus) Pada pengamatan daun waru didapatkan hasil seperti bentuk bintang. Pembahasan Adapun hasil yang diperoleh setelah melakukan pengamatan dengan menggunakan mikroskop adalah sebagai berikut: a.

Bentuk ini disebut sebagai rambut gatal berbentuk tanduk pada daun labu. d. c.mempunyai beberapa lengan dan ada lengan yang saling menyentuh sehingga terlihat seperti tersambung. Daun labu(Cucurbita muscatha) Pada pengamatan ini terlihat jelas bentuknya seperti tanduk. Bawang merah(Allium cepa) Pada pengamatan bawang merah. Sel bawang merah ini termasuk sel gabus. bentuk selnya menyerupai susunan batu bata. Bagian paling luar merupakan epidermis yang berfungsi sebagai proteksi dan bagian dalam adalah sitoplasma .

Saran 1. Kesimpulan Mikroskop adalah alat bantu yang digunakan untuk mengamati bendabenda yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. macam tipe lensa pada mikroskop yaitu lensa bikonveks dan bikonfaks. 2. Untuk laboran Diharapkan alat-alat yang disediakan laboratorium lebih diperhatikan. Untuk praktikan Meningkatkan kerja sama antar anggota kelompok.BAB V PENUTUP A. Untuk asisten dapat memperhatikan praktikan dan memberikan Diharapkan petunjuk-petunjuk yang lengkap kepada praktikan. mikroskop elektron. mikroskop fluoresen. mikroskop cahaya. Penggunaan mikroskop harus diperhatikan agar tidak terjadi kerusakan pada mikroskop. mikroskop kamera. sehingga praktikan tidak menggunakan alat yang kurang baik yang dapat menyebabkan praktikum tidak berlangsung dengan baik. . B. berhati-hati dalam melakukan praktikum dan menjaga alat-alat yang digunakan terutama alat-alat gelas/kaca. sehingga kegiatan praktikum dapat terlaksana dengan baik dan benar. mikroskop fase kontras. mikroskop. Ada beberapa macam mikroskop seperti mikroskop optis. 3.

1988. Mikroskop.wikipedia.org/wiki/mikroskop. Bandung: Jica. Volk. Dkk. Wheeler. 2011. 2003. Kamus Lengkap Biologi. Jurusan Biologi FMIPA UNM. Jakarta : Erlangga. Diakses tanggal 24 Oktober 2011. Kusnadi. . Penuntun Praktikulum Biologi Dasar. Tim Pengajar. Surabaya: Reality Publisher. 2011.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Tim Reality. Makassar. http://id. Mikrobiologi Dasar . 2009. Mikrobiologi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->