.

.

.

.

Berbagai bentuk biji .

Embrio yang perkembangannya sempurna akan memiliki struktur sebagai berikut: epikotil (calon pucuk). Embrio 1 Embrio Embrio adalah suatu tanaman baru yang terjadi dari bersatunya gamet-gamet jantan dan betina pada suatu proses pembuahan. hipokotil (calon akar) dan kotiledon (calon daun). .A.Embrio Embrio adalah suatu tanaman baru yang terjadi dari bersatunya gamet-gamet jantan dan betina pada suatu proses pembuahan.

Cadangan makanan disebut biji eskalbumin. berdinding tipis. mengandung butir aleuron dan tetes minyak serta bahan cadangan tersimpan di dalam selnya. Perkembangan cadangan makanan umunya dimulai sebelum perkembangan embrio. yang disediakan bagi embrio yang sedang berkembang. Cadangan makanan tersebut kaya akan zat – zat makanan. Cadangan makanan berfungsi sebagai jaringan penyimpan. Cadangan makanan berkembang dari pembelahan mitosis inti endosperm yang dihasilkan dari peleburan salah satu gamet jantan dengan 2 inti kutub atau dengan inti sekunder. Biji yang sedikit atau bahkan tidak ada. Cadangan makanan memperkuat daya serap biji akan hara yang diperlukan tumbuhan dalam perkembangannya.Cadangan Makanan Cadangan makanan merupakan kandungan yang ada dalam biji. . baik dalam jumlah sedikit maupun banyak. Cadangan makanan bersel kecil berwarna putih agak kelabu.

semangka (Citrullus vulgaris Schrad). b. Kotiledon. misal pada kacang-kacangan (Legumes). labu (Cucurbita pepo L). Endosperm. misal pada jagung (Zea mays L). gandum (Triticum aestivum L) dan golongan cerealia lainnya.Pada biji ada beberapa struktur yang dapat berfungsi sebagai jaringan penyimpan cadangan makanan yaitu: a. Pada kelapa (Cocos nucifera bagian dalamnya yang berwama putih dan dapat dimakan adalah merupakan endospermnya .

.

Kulit biji (testa) berkembang dari jaringan integumen yang semula mengitari ovula (bakal biji). Biasanya kulit luar biji keras dan kuat berwama kecoklatan sedangkan bagian dalamnya tipis dan berselaput. Kulit biji ini berguna untuk menjaga lembaga (embrio) dari kekeringan dan kerusakan mekanis. Tatkala biji masak. Tetapi umumnya kulit biji (testa) berasal dari integument ovule yang mengalami modifikasi selama proses pembentukan biji berlangsung. bakteri dan insekta. endosperm dan kadang-kadang bagian dari buah. kerusakan mekanis atau serangan cendawan. kulit biji ini dapat setipis kertas (misalnya pada kacang tanah) atau tebal dan keras seperti pada kelapa. . Kulit biji berfungsi untuk melindungi biji dari kekeringan. sisa-sisa nucleus.Pelindung Biji Pelindung biji terdiri atas kulit biji.

.

Biji monokotil memiliki endosperma sehingga makanan untuk pertumbuhan embrio berasal dari endosperma. . Makanan untuk pertumbuhan embrio berasal dari kotiledon. Biji dikotil tidak memiliki endosperma.  2. Biji Monokotil  Tumbuhan berkeping biji tunggal (atau monokotil) adalah salah satu dari dua kelompok besar tumbuhan berbunga yang bijinya tidak membelah karena hanya memiliki satu daun lembaga. 1. Biji Dikotil  Tumbuhan berbiji belah atau tumbuhan berkeping biji dua adalah segolongan tumbuhan berbunga yang memiliki ciri khas yang sama dengan memiliki sepasang daun lembaga(kotiledon:daun yang terbentuk pada embrio) berbentuk sejak dalam tahap biji sehingga biji sebagian besar anggotanya bersifat mudah terbelah dua.

.

.

.Kecambah adalah tumbuhan yang masih kecil dan belum lama muncul dari bji serta masih hidup dari persediaan makanan yang terdapat di dalam biji. Kecambah memperlihatkan bagian-bagian seperti telah diuraikan mengenai lembaga. karena memang kecambah itu berasal dari lembaga. Hanya pada kecambah bagian-bagian tadi sudah lebih jelas dan mempunyai ukuran yang lebih besar.

.

Perkecamba han diatas tanah (epigaeis) b. Perkecamba han dibawah tanah (Hypogaeis) .a.

yaitu jika pada perkecambahan. muncul diatas tanah. dapat digunakan untuk asimilasi. . karena pembentangan ruas batang dibawah daun lembaga.1. Daun lembaga itu kemudian gugur. 2. Perkecambahan dibawah tanah (Hypogaeis). Perkecambahan diatas tanah (epigaeis). bila daun lembaga tetap tinggal didalam kulit biji. daun lembaganya lalu terangkat keatas. dan sememtara itu pada kecambah sudahterbentuk daun-daun normal yang dapat melakukan tugas asimilasi. daun lembaganya lalu berubah warnanya menjadi hijau. dan tetap didalam tanah. tetapi umurnya tidak panjang. seperti terdapat misalnya pada biji kacang kapri ( Pisum sativum). misalnya pada kacang hijau (Phaseolus radiates).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful