APPENDIKS 1) Pembuatan Larutan Standart K2Cr2O7 Contoh : K2Cr2O7 1000 ppm 1000 ppm = Untuk pembuatan dalam 250

ml : =

1000 ppm . X gram = 250 ppm . 1 gram X= = 0,25 gram Menimbang sebanyak 0,25 gram K2Cr2O7 dilarutkan dalam 250 ml aquades. Perhitungan tersebut berlaku juga untuk variabel lainnya.

2) Pengenceran Variabel dari Larutan Stock ppm yang diinginkan (M1) = 110 ppm ppm yang diketahui (M2) = 1000 ppm Volume yang diinginkan (V1)= 250 ml Volume yang dicari (V2) = x ml
M1  V1  M2  V2 110ppm  20ml  1000ppm xml xml  2,2ml Jadi mengambil sebanyak 2,2 ml larutan standart K2Cr2O7 kemudian ditambahkan 17,8ml aquadest.

ppm yang diinginkan (M1) = ppm yang diketahui (M2) = Volume yang diinginkan (V1)= Volume yang dicari (V2) =

220 ppm 1000 ppm 250 ml x ml

M1  V1  M2  V2 220ppm  20ml  1000ppm xml xml  4,4ml Jadi mengambil sebanyak 4,4 ml larutan standart K2Cr2O7 kemudian ditambahkan 15,6ml aquadest.

ppm yang diinginkan (M1) = ppm yang diketahui (M2) = Volume yang diinginkan (V1)= Volume yang dicari (V2) =

330 ppm 1000 ppm 250 ml x ml

M1  V1  M2  V2 330ppm  20ml  1000ppm xml xml  6,6ml

Pembuatan NaOH 8 % Mengambil 8 gram NaOH. ppm yang diinginkan (M1) = 440 ppm ppm yang diketahui (M2) = 1000 ppm Volume yang diinginkan (V1)= 250 ml Volume yang dicari (V2) = x ml M1  V1  M2  V2 440ppm  20ml  1000ppm xml xml  8.8 ml larutan standart K2Cr2O7 kemudian ditambahkan 11. 3) 4) Pembuatan Diphenil Carbazid Mengambil 0.8ml Jadi mengambil sebanyak 8. ppm yang diinginkan (M1) = 550 ppm ppm yang diketahui (M2) = 1000 ppm Volume yang diinginkan (V1)= 250 ml Volume yang dicari (V2) = x ml M1  V1  M2  V2 550ppm  20ml  1000ppm xml xml  11ml Jadi mengambil sebanyak 11 ml larutan standart K2Cr2O7 kemudian ditambahkan 9ml aquadest.2ml aquadest.Jadi mengambil sebanyak 6.4ml aquadest. Memasukkan 8 gram NaOH ke dalam labu ukur yang berisi 100ml aquadest. Mengambil 50 ml aceton dengan gelas ukur.25 gram diphenil carbazid ke dalam labu ukur yang berisi 50 ml aceton. 5) Perhitungan konsentrasi Cr  ppm yang diketahui = 110 ppm BM Cr = 52 BM K2Cr2O7 = 294 x ppm yang diketahui = x 110 = 29. Memasukkan 0. Memasukkan 100 ml aquadest ke dalam labu ukur 100 ml.6 ml larutan standart K2Cr2O7 kemudian ditambahkan 13.7 ppm . Menambahkan aquadest ke dalam labu ukur hingga batas ukur.25 gram diphenil carbazid. Memasukkan 50 ml aceton ke dalam labu ukur.

5 ppm 6) % Kesalahan Konsentrasi sebenarnya .4 ppm  ppm yang diketahui = 330 ppm BM Cr = 52 BM K2Cr2O7 = 294 x ppm yang diketahui = x 330 = 89. ppm yang diketahui = 220 ppm BM Cr = 52 BM K2Cr2O7 = 294 x ppm yang diketahui = x 220 = 59.8 ppm  ppm yang diketahui = 550 ppm BM Cr = 52 BM K2Cr2O7 = 294 x ppm yang diketahui = x 550 = 148.1 ppm  ppm yang diketahui = 440 ppm BM Cr = 52 BM K2Cr2O7 = 294 x ppm yang diketahui = x 440 = 118.Konsentrasi hasil x 100% Konsentrasi sebenarnya =110 ppm – 29.7 ppm x 100 % 110 ppm =73 % .