BAB

II
Tujuan Pembelajaran

MATRIKS

Setelah mempelajari materi bab ini, Anda diharapkan dapat: 1. menggunakan sifat-sifat dan operasi matriks untuk menunjukkan bahwa suatu matriks persegi merupakan invers dari matriks persegi yang lain, 2. menentukan determinan dan invers matriks, 3. menggunakan determinan dan invers matriks dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel.

Pengantar

Gambar 2.1 Kantor kelurahan

Jika Anda pergi ke kantor kelurahan atau desa, Anda pasti akan menjumpai data statistik penduduk yang menyajikan data tentang jumlah penduduk berdasarkan pekerjaan, tingkat pendidikan, agama, umur, dan lain-lain. Data tersebut pasti disajikan secara rapi dan jelas dibaca. Tampilan data tersebut dinamakan matriks. Anda akan mempelajari pengertian matriks dan sifat-sifatnya di dalam bab ini.
BAB II ~ Matriks

Sumber: jakartawater.org

33

Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan dapat menggunakan sifat-sifat dan operasi-operasi matriks untuk menentukan invers matriks persegi dan untuk menyelesaikan sistem persamaan linear. Selanjutnya dapat juga menyelesaikan persoalan-persoalan sehari-hari yang melibatkan matriks. Untuk memahami materi bab ini, Anda perlu memahami lagi operasi dan sifat-sifat aljabar pada sistem bilangan real dan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan menggunakan eliminasi dan substitusi. Untuk menunjang pencapaian tujuan di atas, di dalam bab ini akan dibahas berturut-turut pengertian matriks, kesamaan matriks, jenis-jenis matriks, transpose matriks, operasi aljabar pada matriks, determinan matriks, invers matriks, dan aplikasinya pada penyelesaian sistem persamaan linear.

2.1

Pengertian, Notasi, dan Ordo Matriks
Dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai suatu informasi yang terdiri dari susunan bilangan-bilangan yang diatur dalam baris dan kolom dalam bentuk persegi panjang. Berikut ini beberapa contoh tentang hal ini. Contoh 2.1.1 Di dalam kelas sering dijumpai papan presensi kehadiran siswa dalam seminggu, seperti tampak pada tabel berikut. Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Hadir 42 44 45 43 45 44 Absen 3 1 0 2 0 1 Banyak Siswa 45 45 45 45 45 45

W Contoh 2.1.2 Bagi siswa yang tertarik pada sepak bola liga Inggris, berikut sebuah data tentang hasil klasemen sementara 4 besar liga Inggris.
Klub Chelsea Everton Arsenal Man. United Main 17 17 17 16 Menang 12 11 10 8 Seri 4 3 5 6 Kalah 1 3 2 2 Nilai 40 36 35 30

Contoh 2.1.3 Harga karcis masuk pameran pembangunan adalah: Hari Biasa (Rp) Anak-anak Dewasa 2.000 3.000 Hari Minggu (Rp) 2.500 4.000

W

W
34
Matematika SMA/MA Kelas XII - Bahasa

Masih banyak lagi contoh informasi seperti di atas yang dapat dijumpai di dalam kehidupan sehari-hari. Sekarang kita perhatikan Contoh 2.1.3, jika kepala lajur dan kepala baris dihilangkan, maka akan tampak sebagai berikut. 2.000 2.500 3.000 4.000 Susunan bilangan berbentuk persegi atau persegi panjang seperti di atas dikatakan membentuk suatu matriks, dan selanjutnya matriks ini sering dinotasikan sebagai berikut.
⎛ 2000 2500 ⎞ ⎡ 2000 2500 ⎤ ⎜ 3000 4000 ⎟ atau ⎢ 3000 4000 ⎥ ⎣ ⎦ ⎝ ⎠

Secara umum, pengertian matriks didefinisikan sebagai berikut. Definisi 2.1 Sebuah matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang diatur dalam baris dan kolom dalam bentuk persegi panjang. Bilangan-bilangan dalam susunan tersebut disebut elemen atau entri atau unsur dalam matriks. Contoh 2.1.4 Susunan-susunan berikut adalah suatu matriks.
⎛ 1 3 0⎞ ⎜ ⎟ ⎜ −2 4 7 ⎟ , ⎜ 1 0 − 6⎟ ⎝ ⎠ ⎛ 2⎞ ⎜ 3⎟ ⎜ ⎟ , (1 –3 0), (8) ⎜7 ⎟ ⎜ ⎜ −5 ⎟ ⎟ ⎝ ⎠

Seperti ditunjukkan pada Contoh 2.1.4, terdapat berbagai macam ukuran matriks. Ukuran (ordo) matriks dijelaskan dengan menyatakan banyaknya baris dan banyaknya kolom yang ada dalam matriks tersebut. Jika sebuah matriks mempunyai m baris dan n kolom, maka dikatakan bahwa ukuran (ordo) dari matriks tersebut adalah m × n. Ordo m × n berbeda dengan ordo n × m. Matriks pertama dalam Contoh 2.1.4 mempunyai ordo 3 × 3, matriks ke-2 mempunyai ordo 4 × 1, matriks ke-3 mempunyai ordo 1 × 3, dan matriks yang terakhir mempunyai ordo 1 × 1. Untuk matriks ordo 1 × 1 sering dituliskan tanpa tanda kurung. Jadi, matriks (8) biasa ditulis dengan 8 saja. Nama matriks akan diberikan dengan notasi huruf besar dan elemen-elemennya akan dilambangkan dengan huruf kecil, sebagai contoh

⎛ 3 0 6⎞ ⎛a b c ⎞ ⎜ ⎟ A = ⎜ 1 2 4 ⎟ atau B = ⎜ ⎟ ⎝d e f ⎠ ⎜ −4 5 1 ⎟ ⎝ ⎠
Dari matriks A diperoleh keterangan-keterangan sebagai berikut. • Ordo matriks A adalah 3 × 3 karena mempunyai 3 baris dan 3 kolom. • Elemen-elemen pada baris ke-1 adalah 3, 0, dan 6. • Elemen-elemen pada baris ke-2 adalah 1, 2, dan 4. • Elemen-elemen pada baris ke-3 adalah –4, 5, dan 1.

BAB II ~ Matriks

35

000 2. Bentuklah matriks dari keterangan-keterangan yang ada di dalam tabel berikut. Bahasa Indonesia. 2.800 Gula (Rp) 4. • Elemen-elemen pada kolom ke-2 adalah 0. a. dan Bahasa Inggris. dan -4. 4. Mata Pelajaran Agama Bahasa Indonesia Matematika Bahasa Inggris c. • Elemen-elemen pada kolom ke-3 adalah c dan f.500 4. • Elemen-elemen pada kolom ke-1 adalah a dan d. dan kemudian tentukan ordo dari matriks yang Anda peroleh. W Latihan 2. • Elemen-elemen pada kolom ke-3 adalah 6. dan 1. + 0 1 2 3 4 0 0 1 2 3 4 1 1 2 3 4 0 2 2 3 4 0 1 3 3 4 0 1 2 4 4 0 1 2 3 b. dan f.250 6. b.• Elemen-elemen pada kolom ke-1 adalah 3. • Elemen-elemen pada baris ke-1 adalah a. • Ordo matriks B adalah 2 × 3 karena mempunyai 2 baris dan 3 kolom. dan 5. Amir Tugas 90 85 90 75 Ujian 85 90 85 85 Tugas 90 80 70 85 Ani Ujian 75 85 75 80 Tabel berikut menunjukkan harga jual tiga kebutuhan pokok pada bulan Januari.400 36 Matematika SMA/MA Kelas XII . Dari matriks B diperoleh keterangan-keterangan sebagai berikut.500 6. Tabel berikut menunjukkan hasil operasi penjumlahan pada jam limaan. Matematika.1 1. dan c.Bahasa . Februari. dan Maret dalam satuan kilogram.300 4.750 2.250 Minyak Goreng (Rp) 6. e. untuk mata pelajaran Agama. Bulan Januari Februari Maret Beras (Rp) 3. • Elemen-elemen pada kolom ke-2 adalah b dan e. • Elemen-elemen pada baris ke-2 adalah d. Tabel berikut menyajikan nilai tugas dan nilai ujian dari Amir dan Ani. 1.

Berapakah ordo dari matriks yang Anda peroleh? 3. jika kedua matriks tersebut mempunyai ordo yang sama dan elemen-elemen yang bersesuaian (seletak) sama. c. Ordo matriks B sama dengan ordo matriks D dan elemen-elemen yang seletak dari kedua matriks ini juga sama.2. Penyelesaian: Dari A = B diperoleh hubungan: ⎛ 2b 0 ⎞ ⎛ a 0⎞ ⎜ −1 b ⎟ = ⎜ c 3 c ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ Berdasarkan sifat kesamaan dua buah matriks.2 Kesamaan Dua Matriks Dua buah matriks. Diberikan matriks: ⎛ 8 0 −2 ⎜ A= ⎜ ⎜3 5 4 ⎝ a. maka A ≠ C. kemudian buatlah daftar matriksnya. Karena ordo matriks A tidak sama dengan ordo matriks C. diperoleh: a = 2b. Tentukan elemen pada baris pertama dan kolom kelima. diperoleh: c = –1. dan tentukan ordo matriks yang Anda peroleh.2. ditulis A = B.2. maka A ≠ B. maka B = D. b = 3c Dari persamaan-persamaan ini. dikatakan sama. A dan B. kemudian buatlah daftar matriknya. Contoh 2. Carilah informasi atau keterangan di sekitar lingkungan Anda yang dinyatakan dalam bentuk tabel bilangan. e. dan c. d. Jika A = B. b. 2 −5 1⎞ ⎟ 1⎟ ⎟ 2⎠ Tentukan ordo matriks A. Tentukan elemen pada baris kedua dan kolom keempat. 2. 1 ⎞ ⎛ 1 D= ⎜ ⎟ ⎜2 −2 ⎟ 9⎠ ⎝ Walaupun ordo matriks A dan ordo matriks B sama juga elemen-elemennya sama.2 ⎛ 3 1⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ 0 1⎠ ⎛ 1 1⎞ B= ⎜ ⎟ ⎝ 0 3⎠ ⎛ 2 1 1⎞ C= ⎜ ⎟ ⎝0 3 3⎠ ⎛ 2b 0 ⎞ ⎛ a 0⎞ Diketahui matriks A = ⎜ dan B = ⎜ ⎟ . Tentukan elemen-elemen pada baris pertama. b = 3c = 3(-1) = –3. b. –1 = c. Buatlah daftar penjumlahan dan perkalian dalam jam empatan. dan a = 2b = 2(–3) = -6 W BAB II ~ Matriks 37 .1 Tinjaulah matriks-matriks berikut. Tentukan elemen-elemen pada kolom ketiga. W Contoh 2. 4. tentukan nilai-nilai dari ⎟ ⎝ c 3c ⎠ ⎝ −1 b ⎠ a. tetapi tidak semua elemen-elemen yang seletak sama.

dan q? 2. Apakah ada nilai x dan y sedemikian hingga ⎜ =⎜ ⎟? x − 2y⎟ ⎝ 1 ⎠ ⎝1 0⎠ ⎛ cos α 8. Jika matriks A sama dengan matriks B. n. jelaskan. Matriks Persegi Jika suatu matriks mempunyai banyak baris sama dengan banyak kolom. Diketahui matriks A = ⎜ ⎝ sin α − sin α ⎞ dan B = cos α ⎟ ⎠ ⎛1 3 ⎜2 ⎜ 1 ⎜ ⎜ ⎝ 2 1 ⎞ 2 ⎟ ⎟ . apa yang Anda ketahui tentang hubungan antara m dan n? ⎛ 2 x − 3 y ⎞ ⎛ 15 ⎞ 5. Jika banyaknya baris pada matriks persegi adalah n. tentukan nilai α.2 1. a. Jika A = B. Jika A = B. Jika A = B. diperoleh nilai α = 0 + 2kπ . ⎝ 4x + 5y ⎠ ⎝ ⎠ 2 ⎞ ⎛ 11 2 ⎞ ⎛ 3x + 4 y 6. maka cos α = 1 dan sin α = 0. Tentukan nilai x dan y sedemikian hingga ⎜ ⎟ = ⎜ −7 ⎟ . Tentukan nilai x dan y sedemikian hingga ⎜ = ⎜ ⎟. Dari hubungan cos α = 1. Diketahui ordo matriks A adalah m × n dan ordo matriks B adalah p × q. α = 0 + 2kπ. Dari hubungan sin α = 0. Jadi. ⎟ ⎝ 0 1⎠ ⎝ − sin α cos α ⎠ Penyelesaian: Karena A = B. p. 38 Matematika SMA/MA Kelas XII .3 Jenis-Jenis Matriks Berikut ini diberikan jenis-jenis matriks yang mempunyai sifat-sifat khusus.2. diperoleh α = 0 + kπ. 3. apakah ordo matriks A sama dengan ordo matrik B? Berikan penjelasan.3 ⎛1 0⎞ ⎛ cos α sin α ⎞ dan B = ⎜ Diketahui matriks A = ⎜ ⎟ . Jika ordo dari matriks A sama dengan ordo matriks B. Jika matriks A dan matriks B mempunyai ordo m × n dan A = B. tetapi jika tidak berikan contohnya. maka matriks tersebut disebut matriks persegi ordo n × n atau sering disebut matriks persegi ordo n. 1 3⎟ ⎟ ⎠ 2 − 2. apa yang Anda ketahui tentang hubungan antara m.Contoh 2. tentukan nilai α. x − 5y ⎟ ⎝ 5 ⎠ ⎝ 5 −8 ⎠ 0 ⎞ ⎛ 3 1⎞ ⎛x+ y 7. apakah A = B? Jika jawaban Anda ya.Bahasa . 4. W Latihan 2. maka matriks demikian disebut matriks persegi.

Matriks identitas sering dilambangkan dengan I n. Matriks identitas juga sering dinotasikan dengan I saja. BAB II ~ Matriks 39 . dan p disebut elemen-elemen yang terletak pada diagonal utama matriks A. jika semua elemen di atas elemen diagonal utama adalah nol. jika semua elemen di bawah elemen diagonal utama adalah nol. Matriks Identitas Sebuah matriks diagonal dinamakan matriks identitas atau matriks satuan. jika semua elemen di luar diagonal utama adalah nol. Matriks Diagonal Jika diberikan matriks persegi ⎛ a b c d⎞ ⎜ e f g h⎟ ⎟ A = ⎜ ⎜ i j k l⎟ ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ ⎝ m n o p⎠ maka elemen-elemen a. ⎛ −2 0 0 ⎞ ⎜ ⎟ S = ⎜ 4 −1 0 ⎟ ⎜ 3 0 5⎟ ⎝ ⎠ ⎛ 4 ⎜7 T = ⎜ ⎜ 8 ⎜ ⎜ −2 ⎝ 0 2 0 3 0 0⎞ 0 0⎟ ⎟ 1 0⎟ ⎟ 0 −5 ⎟ ⎠ c. Sebuah matriks persegi dinamakan matriks diagonal. Berikut ini diberikan beberapa contoh matriks diagonal. jika setiap elemen pada diagonal utama dari matriks diagonal tersebut adalah 1. Berikut ini beberapa contoh matriks segitiga bawah. dengan n melambangkan ordo dari matriks identitas tersebut. ⎛ 1 4⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ −3 0 ⎠ matriks persegi ordo 2 ⎛ 3 0 4⎞ ⎜ ⎟ 5 5⎟ B= ⎜ 2 ⎜ −4 −2 1 ⎟ ⎝ ⎠ matriks persegi ordo 3 b. Berikut ini beberapa contoh matriks segitiga atas. ⎛2 0⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ 0 1⎠ ⎛1 0 0⎞ ⎜ ⎟ B = ⎜ 0 −1 0 ⎟ ⎜0 0 0⎟ ⎝ ⎠ ⎛4 0 ⎜ 0 −2 C= ⎜ ⎜0 0 ⎜ ⎜0 0 ⎝ 0 0⎞ 0 0⎟ ⎟ 3 0⎟ ⎟ 0 −5 ⎟ ⎠ Suatu matriks disebut matriks segitiga atas. ⎛ 3 −1 ⎞ P= ⎜ ⎟ ⎝0 2 ⎠ ⎛5 0 2 ⎞ ⎜ ⎟ Q = ⎜0 1 3 ⎟ ⎜ 0 0 −4 ⎟ ⎝ ⎠ Suatu matriks disebut matriks segitiga bawah.Berikut ini diberikan beberapa contoh matriks persegi. f. k.

Matriks Nol Sebuah matriks dikatakan matriks nol jika setiap elemen dari matriks tersebut adalah nol. ⎛ 1⎞ ⎛ −1 ⎞ ⎜ ⎟ ⎛ 2 ⎞ .Berikut ini diberikan contoh matriks identitas.Bahasa . Berikut ini diberikan beberapa contoh matriks nol. dan (9 0 8 –5 7 6 4) f. Apakah matriks nol merupakan matriks diagonal? 5. Apakah matriks nol selalu merupakan matriks persegi? 2. ⎛1 0⎞ I2 = ⎜ ⎟ ⎝0 1⎠ ⎛1 0 0⎞ ⎜ ⎟ I3 = ⎜ 0 1 0 ⎟ ⎜0 0 1⎟ ⎝ ⎠ d. dan ⎟ 0⎟ ⎟ 0⎟ ⎠ (0 0 0 0) e. Matriks Kolom Sebuah matriks yang hanya mempunyai satu kolom disebut matriks kolom. Berikut ini beberapa contoh matriks kolom. ⎜ ⎟ . Apakah matriks diagonal selalu matriks persegi? 4. ⎛0 ⎛0 0 0⎞ ⎜ ⎛0 0⎞ . Matriks Baris Sebuah matriks yang hanya mempunyai satu baris disebut matriks baris. ⎜0 0 0 0 ⎜0 0⎟ ⎜ ⎟ ⎜0 ⎝ ⎠ ⎜0 0 0⎟ ⎜ ⎝ ⎠ ⎜0 ⎝ 0 0 0 0 0 0 0 0 0⎞ 0 ⎟ . Matriks nol sering dituliskan dengan O.3 1. Berikut ini beberapa contoh matriks baris. Apakah matriks identitas merupakan matriks diagonal? 6. ( 1 2 3). Apakah matriks nol persegi merupakan matriks diagonal? 40 Matematika SMA/MA Kelas XII . ⎜ ⎟ . (–1 4 7 8). Apakah matriks identitas selalu merupakan matriks persegi? 3. dan ⎜ 6 ⎟ 1 ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ ⎜ −3 ⎟ ⎝0⎠ ⎜ 0 ⎟ ⎜ ⎜ −7 ⎟ ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ Latihan 2.

13.7. Apakah matriks identitas merupakan matriks segitiga atas? Apakah matriks identitas merupakan matriks segitiga bawah? Apakah ada matriks yang merupakan matriks segitiga atas sekaligus juga merupakan matriks segitiga bawah? Apakah matriks nol yang persegi juga merupakan matriks segitiga atas? 2. tetapi jika A matriks berordo m × n. dapat disimpulkan bahwa transpose matriks mempunyai sifat (At)t = A. Selanjutnya. sedangkan sebuah matriks yang mempunyai sifat At = –A disebut matriks skew-simetris.1 Jika diberikan matriks-matriks: ⎛ 1 0 −7 ⎞ A= ⎜ ⎟. dengan –A adalah matriks yang entri-entrinya adalah negatif dari entri-entri matriks A. sebuah matriks yang mempunyai sifat At = A disebut matriks simetris.4. ditulis dengan At. Berikan contoh matriks nol yang juga merupakan matriks baris? 8. Berikut ini diberikan cara menentukan transpose suatu matriks. ⎝ 2 −3 4 ⎠ ⎛1 2 0 ⎞ ⎜ ⎟ B = ⎜ 2 3 −1 ⎟ . 9. ⎜ 0 −1 5 ⎟ ⎝ ⎠ dan ⎛ 0 −1 ⎞ C= ⎜ ⎟ ⎝1 0 ⎠ maka transpose dari matriks-matriks tersebut adalah: 2⎞ ⎛ 1 ⎜ ⎟ A = ⎜ 0 −3 ⎟ . Contoh 2. 12.4 Transpose Matriks Transpose matriks A. 11. BAB II ~ Matriks 41 . adalah matriks yang elemen-elemennya diperoleh dari elemen-elemen matriks A dengan mengubah setiap elemen baris ke-n dari matriks A menjadi elemen kolom ke-n dari matriks At dan setiap elemen kolom ke-m matriks A menjadi elemen baris ke-m dari matriks At. Adakah matriks yang sekaligus merupakan matriks baris dan juga matriks kolom? 10. Berikan sebuah contoh matriks nol yang juga matriks kolom. ⎜ ⎟ ⎝ 0 −1 5 ⎠ t dan ⎛ 0 1⎞ Ct = ⎜ ⎟ ⎝ −1 0 ⎠ W Dengan memperhatikan definisi transpose matriks di atas. Jika A merupakan matriks persegi ordo n. maka matriks At merupakan matriks berordo n × m. ⎜ ⎟ ⎝ −7 4 ⎠ t ⎛1 2 0 ⎞ ⎜ ⎟ B = ⎜ 2 3 −1 ⎟ . maka matriks At juga matriks persegi ordo n.

5. 42 Matematika SMA/MA Kelas XII . Adakah matriks simetris yang sekaligus matriks skew-simetris? Jika ada berikan contohnya. ⎜ 3 0 5⎟ ⎝ ⎠ ⎛ 3 0 4⎞ ⎟ D= ⎜ 5 5⎟ . dan perkalian dua matriks. 0⎟ ⎟ 0⎟ ⎠ ⎛5 0 2 ⎞ ⎜ ⎟ B = ⎜0 1 3 ⎟ . Tentukan transpose dari matriks-matriks berikut. Berikan beberapa contoh matriks skew-simetris. ⎛ −2 0 0 ⎞ ⎜ ⎟ A = ⎜ 4 −1 0 ⎟ .5.4 1. ⎛1 0 0⎞ ⎜ ⎟ H = ⎜0 1 0⎟ ⎜0 0 1⎟ ⎝ ⎠ 2. perkalian skalar dengan matriks. 3. Berikan beberapa contoh matriks yang menunjukkan bahwa (At)t = A. 2. 4.5 Operasi Aljabar Dua Matriks Untuk mengoptimalkan peranan matriks dalam berbagai persoalan. dalam subbab ini akan dibahas “ilmu hitung matriks” yang meliputi penjumlahan dua matriks. Budi. ⎜ 0 0 −4 ⎟ ⎝ ⎠ ⎛ −5 −4 −3 ⎞ E= ⎜ ⎟.Bahasa . ⎝ 0 −7 1 ⎠ ⎛ 1 ⎞ ⎜ 6 C=⎜ . Apakah matriks simetris harus merupakan matriks persegi? 9. ⎜ −3 ⎜ ⎜ −7 ⎝ ⎠ F = (–1 4 7 8). Apakah matriks skew-simetris harus merupakan matriks persegi? 10. dan Siti) pada bulan Januari dan bulan Februari. Berikan beberapa contoh matriks simetris. 2. Apakah matriks nol yang persegi merupakan matriks simetris? 7.Latihan 2. 8. pengurangan dua matriks. Apakah (–At) = (–A)t? Berikan beberapa contoh.1 Penjumlahan dan Pengurangan Dua Matriks Berikut ini diberikan daftar penerimaan tiga barang dagangan dari sebuah toko bahan kebutuhan pokok yang diperoleh dari tiga orang penyalur (penyalur Amir. ⎜ 2 ⎜ ⎟ ⎝ −4 −2 1 ⎠ ⎛0 ⎜0 G=⎜ ⎜0 ⎜ ⎜ ⎝0 0 0 0 0 0 0 0 0 0⎞ 0⎟ ⎟. Apakah matriks identitas merupakan matriks simetris? 6.

BAB II ~ Matriks 43 . sehingga diperoleh daftar penerimaan barang sebagai berikut. pemilik toko membuat daftar penerimaan barang total dua bulan dari tiga penyalur tersebut. Berikut ini diberikan definisi penjumlahan dua buah matriks yang mempunyai ordo sama. Dari persoalan tersebut muncul ide untuk menjumlahkan dua buah matriks.Daftar Penerimaan Barang Bulan Januari Nama Barang Beras Gula Minyak Penyalur Amir 100 50 75 Budi 150 75 50 Siti 125 60 80 Daftar Penerimaan Barang Bulan Februari Nama Barang Beras Gula Minyak Penyalur Amir 75 75 100 Budi 100 50 80 Siti 100 150 75 Dari dua daftar penerimaan barang tersebut. Untuk dua matriks yang mempunyai ordo berbeda tidak dapat dijumlahkan. Daftar Penerimaan Barang Bulan Januari dan Februari Nama Barang Beras Gula Minyak Penyalur Amir 175 125 175 Budi 250 125 130 Siti 225 210 155 Perhatikan bahwa tabel ketiga diperoleh dengan menjumlahkan elemenelemen pada sel yang seletak dari tabel pertama dan tabel kedua.

Contoh 2.3 Jika A dan B adalah sembarang dua matriks yang mempunyai ordo sama. maka jumlah dua matriks A + B adalah matriks yang diperoleh dengan menambahkan bersama-sama elemen-elemen yang bersesuaian dari kedua matriks tersebut. maka selisih dua buah matriks.1 Jika diketahui matriks-matriks: ⎛ 1 0 −7 ⎞ ⎛5 4 3 ⎞ A= ⎜ .2 Jika diketahui matriks-matriks: ⎛ 1 0 −7 ⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ 2 −3 4 ⎠ ⎛5 4 3 ⎞ B= ⎜ ⎟ ⎝ 0 7 −1 ⎠ dan 44 Matematika SMA/MA Kelas XII . B= ⎜ ⎟ ⎟ . Contoh 2. sebagai contoh jika ⎛5 4 3 ⎞ B = ⎜ ⎟ ⎝ 0 7 −1 ⎠ maka ⎛ −5 −4 −3 ⎞ –B = ⎜ ⎟ ⎝ 0 −7 1 ⎠ W Definisi 2.5. ⎜ 0 −1 5 ⎟ ⎝ ⎠ maka −7 + 3 ⎞ ⎛ 6 4 −4 ⎞ ⎛ 1+ 5 0 + 4 A+B= ⎜ =⎜ ⎟ + − + + ( −1) ⎟ 2 0 3 7 4 ⎝ ⎠ ⎝2 4 3 ⎠ sedangkan A + C dan B + C tidak dapat dijumlahkan atau tidak didefinisikan karena matriks A dan C serta matriks B dan C tidak mempunyai ordo yang sama.2 Jika A dan B adalah sebarang dua matriks yang mempunyai ordo sama. Jika B merupakan sebarang matriks. A – B adalah matriks yang merupakan jumlah dari matriks A dan (–B) atau A – B = A + (–B). dan C = ⎝ 2 −3 4 ⎠ ⎝ 0 7 −1 ⎠ ⎛1 2 0 ⎞ ⎜ ⎟ ⎜ 2 3 −1 ⎟ . maka –B adalah matriks yang elemenelemennya adalah negatif dari elemen-elemen matriks B yang seletak.Bahasa .Definisi 2.5.

sehingga: A + (–A) = (–A) + A = O Berikut ini diberikan contoh untuk memberikan gambaran dari teorema di atas. Teorema 2. Terdapat matriks (–A). A + B = B + A (sifat komutatif terhadap penjumlahan) b.3 Jika diberikan matriks: ⎛ 1 0 −7 ⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ 2 −3 4 ⎠ ⎛5 4 3 ⎞ B= ⎜ ⎟ ⎝ 0 7 −1 ⎠ dan maka ⎛ 1 0 −7 ⎞ ⎛ 5 4 3 ⎞ A+B= ⎜ ⎟ +⎜ ⎟ ⎝ 2 −3 4 ⎠ ⎝ 0 7 −1 ⎠ ⎛ 6 4 −4 ⎞ =⎜ ⎟.1 Jika A. BAB II ~ Matriks 45 . A + (B + C) = (A + B) + C (sifat asosiatif terhadap penjumlahan) c. sehingga: A+O=O+A=A d. Terdapat matriks nol O. B. ⎝2 4 3 ⎠ sedangkan ⎛ 5 4 3 ⎞ ⎛ 1 0 −7 ⎞ B+A= ⎜ ⎟ +⎜ ⎟ ⎝ 0 7 −1 ⎠ ⎝ 2 −3 4 ⎠ ⎛ 6 4 −4 ⎞ =⎜ ⎟ ⎝2 4 3 ⎠ Dari contoh ini jelas bahwa A + B = B + A. maka berlaku: a. W Para siswa diharapkan dapat menunjukkan sifat-sifat yang lain dengan memberikan contoh-contoh.5. Contoh 2. Berikut ini diberikan sifat-sifat operasi penjumlahan dua buah matriks.maka A – B = A + (–B) ⎛ 1 0 −7 ⎞ ⎛ −5 −4 −3 ⎞ =⎜ ⎟ +⎜ ⎟ ⎝ 2 −3 4 ⎠ ⎝ 0 −7 1 ⎠ ⎛ −4 −4 −10 ⎞ =⎜ 5 ⎟ ⎝ 2 −10 ⎠ Perhatikan bahwa A – B dapat diperoleh secara langsung dengan mengurangkan elemen-elemen B dari elemen-elemen A yang seletak. dan C merupakan matriks-matriks dengan ordo yang sama.

(–A) q. Nyatakan data-data pada tabel di atas sebagai penjumlahan matriks. A + (B + C) i. A + C l. ⎝8 9 ⎠ ⎛ 2 −3 ⎞ B= ⎜ ⎟. b. A – C b. Diberikan matriks: ⎛ 5 12 ⎞ A= ⎜ ⎟. ⎝ −3 0 ⎠ ⎛ −2 10 6 ⎞ ⎛2 0 4⎞ . A – B s. D + E p.1 1. E + (-E) g. Berikan sebuah contoh penyajian data yang ada di sekitar Anda. dan Maret disajikan dalam tabel berikut. ⎝0 5 ⎠ ⎛ −5 2 ⎞ C= ⎜ ⎟. Perusahaan “Adi Prabowo” mempunyai dua anak cabang perusahaan. A + E o. c. a. Februari. yang menunjukkan adanya operasi penjumlahan matriks. masing-masing mempunyai produk mesin jenis S. Nyatakan data banyaknya produksi anak cabang perusahaan “Adi Prabowo I” sebagai matriks A. D – E c. yaitu “Adi Prabowo I” dan “Adi Prabowo II”. 3. B – C t. T. A + B k. A + (C + B) 46 Matematika SMA/MA Kelas XII . (A + B) + C h. 2.5.Latihan 2. Bulan Januari Februari Maret Adi Prabowo I S 200 100 150 T 150 75 125 U 175 125 100 Adi Prabowo II S 250 100 125 T 100 100 150 U 50 75 125 Adi Prabowo S 450 200 275 T 250 175 275 U 225 200 225 a. Banyaknya produksi pada bulan Januari.Bahasa . (A + C) + B j. dan U. E – D e. E= ⎜ D= ⎜ ⎟ ⎟ ⎝ 8 5 1⎠ ⎝ 1 5 3⎠ Tentukan matriks-matriks berikut jika mungkin. (–B) r. C – A d. Nyatakan data banyaknya produksi anak cabang perusahaan “Adi Prabowo II” sebagai matriks B. Berapa ordo matriks A dan berapa ordo matriks B? d. B + C m. dan berikan alasan jika tidak mungkin. D – A f. B + A n.

(A – B)t = At – Bt dan ⎛ −2 10 6 ⎞ B= ⎜ ⎟ ⎝ 8 5 1⎠ 10. ⎛ 8 −1 ⎞ ⎜ ⎟ –B= ⎜5 0 ⎟ ⎜7 4 ⎟ ⎝ ⎠ ⎛ 2 5⎞ ⎜ ⎟ ⎜ 4 3⎟ ⎜6 0⎟ ⎝ ⎠ 9. maka matriks (A + At) juga matriks simetrik. BAB II ~ Matriks 47 . dan c jika diketahui: ⎛ b −b⎞ ⎛ a a⎞ ⎛ 10 6 ⎞ ⎜ c b⎟ + ⎜ 0 c ⎟ = ⎜ ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ 1 3⎠ 7.4. y. b. Apakah terdapat nilai a. b. ⎛ a+ c a+ b a− c⎞ ⎛ 2 3 2⎞ ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ ⎜ a + 1 b+ 1 c + 1⎟ = ⎜ 3 2 1 ⎟ ⎜ ⎟ ⎜ 1 1 1⎟ 1 0 ⎠ ⎝ 1 ⎝ ⎠ 8. (A + B)t = At + Bt b. Buktikan bahwa jika A matriks simetrik (At = A). ⎛ 2 0 5⎞ ⎜ −1 3 4 ⎟ + A = ⎝ ⎠ ⎛6 4 0 ⎞ ⎜ ⎟ ⎝ 1 2 −3 ⎠ b. dan z jika diketahui: ⎛ 2 x ⎞ ⎛ z 5⎞ ⎛ y 2⎞ ⎜ ⎟ +⎜ ⎟=⎜ ⎟ ⎝ y −1 ⎠ ⎝ x 4 ⎠ ⎝ 1 3 ⎠ 6. Buktikan bahwa jika B matriks skew-simetrik (At = -A). O + P f. a. P + O e. b. maka matriks (B – Bt) juga skew-simetrik. Tentukan nilai x. Jika diketahui matriks: ⎛2 0 4⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ 1 5 3⎠ maka perlihatkan bahwa: a. dan c yang memenuhi persamaan berikut. a. Diberikan matriks-matriks: ⎛3 4 0 ⎞ ⎜1 6 1⎟ ⎟ P= ⎜ ⎜ 2 0 −3 ⎟ ⎜ ⎜ 5 −2 8 ⎟ ⎟ ⎝ ⎠ ⎛0 ⎜0 O= ⎜ ⎜0 ⎜ ⎜0 ⎝ 0 0 0 0 0⎞ 0⎟ ⎟ 0⎟ ⎟ 0⎟ ⎠ dan Tentukan matriks-matriks berikut. (–P) + P d. (–P) b. Tentukan matriks A dan matriks B sedemikian hingga berlaku: a. O – P g. P + (–P) c. P – O 5. Tentukan nilai a.

4 Jika diberikan matriks ⎛ 1 0 −7 ⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ 2 −3 4 ⎠ maka ⎛ 2 0 −14 ⎞ 2A = ⎜ ⎟ ⎝ 4 −6 8 ⎠ dan ⎛ −3 0 21 ⎞ –3A = ⎜ ⎟ ⎝ −6 9 −12 ⎠ W Berikut ini diberikan beberapa sifat perkalian skalar dengan matriks. maka hasil kali cA adalah matriks yang diperoleh dengan mengalikan masing-masing elemen dari A dengan c. maka aturan-aturan perkalian skalar berikut berlaku.2 Perkalian Skalar dengan Matriks Jika c suatu skalar yang merupakan elemen dari bilangan real dan A suatu matriks. (km)A = k(mA) (k dan m sebarang skalar) b. 1A =A e. Definisi 2. Teorema 2. a.2. k(A + B) = kA + kB (k sebarang skalar) d. (k + m)A = kA + mA (k dan m sebarang skalar) c. maka kita dapat melakukan operasi perkalian cA yang didefinisikan sebagai berikut.Bahasa .4 Jika A suatu matriks dan c suatu skalar.5. Contoh 2. 0A = O (O matriks nol) 48 Matematika SMA/MA Kelas XII .5.2 Dengan menganggap bahwa operasi-operasi penjumlahan berikut terdefinisi.

⎝ 1 2 −3 ⎠ ⎛3 5 ⎞ ⎜ ⎟ F = ⎜1 2 ⎟ ⎜ 0 −4 ⎟ ⎝ ⎠ Tentukan matriks-matriks berikut jika mungkin dan berikan penjelasan jika tidak mungkin. Diberikan matriks: ⎛ 5 12 ⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝8 9 ⎠ dan ⎛ 2 −3 ⎞ B= ⎜ ⎟ ⎝0 5 ⎠ Perlihatkan bahwa: a. ⎝ −1 3 4 ⎠ ⎛ 2 1⎞ B= ⎜ ⎟. B= ⎜ C= ⎟ . a(B + C) = aB + aC f. –5F n. (4 + 5)F h. 2C l. 0F b. tunjukkan bahwa: a. ⎝ 2 −3 4 ⎠ ⎛6 4 0 ⎞ C= ⎜ ⎟. 1E j. a(bC) = (ab)C b. 2A – 3B s. Dengan menghitung matriks-matriks berikut. Tentukan nilai x. –3D m. 6C + 2D q. 10A d. ⎛2 x ⎞ ⎛ z 5⎞ ⎛ y 2 ⎞ 3⎜ – 2⎜ ⎟ ⎟ =⎜ ⎟ ⎝ y −1 ⎠ ⎝ x 4 ⎠ ⎝ 1 −11 ⎠ 4. 7C – 4D 2. 0A = O ⎛0 6 ⎞ ⎜ 4 −1 ⎟ ⎝ ⎠ 3.5. 1A = A c. y.2 1. 9F i. ⎝ 5 3⎠ ⎛ 1 0 −7 ⎞ E= ⎜ ⎟. a. (a – b)C = aC – bC e. 3E + F r. 5B + 2C p. Diketahui matriks-matriks: ⎛ 2 −3 ⎞ A= ⎜ ⎟. 3(A + B) e. (5A)t = 5At b. 3A + 3B f. 2(C – D) g. Diketahui matriks-matriks: ⎛ 4 1⎞ ⎛ 3 2⎞ A= ⎜ . 5(2A) c. 5A k. 4A + 3B o. b = –3. ⎟ ⎝ 0 5⎠ ⎝ −1 3 ⎠ dan skalar: a = 2. (3A – 2B)t = 3At – 2Bt BAB II ~ Matriks 49 . (a + b)C = aC + bC d.Latihan 2. dan z jika persamaan matriks berikut benar. ⎝0 5 ⎠ ⎛ 2 0 5⎞ D= ⎜ ⎟.

000. Uang yang dikeluarkan ibu Yuli adalah 50 × Rp4.000 ⎞ ⎛ 215. maka cukup beralasan jika ada orang yang memikirkan bahwa perkalian dua buah matriks didefinisikan sebagai perkalian entri-entri yang seletak.n (baris ke-1 atau baris ke-2) dari matriks pertama dikalikan dengan elemen-elemen pada kolom matriks kedua.00 Jika permasalahan tersebut disajikan dalam bentuk matriks. Dengan memperhatikan permasalahan tersebut.000. tunjukkan bahwa: c⎞ ⎟ d⎠ dan 2. Daftar pertama menunjukkan daftar pembelian gula yang dilakukan oleh ibu Ani dan ibu Yuli dalam bulan Januari dan bulan Februari.000 ⎟ = ⎜ ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ 385.000 ⎟ = ⎜ 50 × 4. Tetapi.Bahasa . (mA)t = mAt b. kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan matriks yang baru.00 = Rp385. Berikut ini diberikan gambaran yang dapat memotivasi pendefinisian perkalian dua buah matriks.5. Daftar Pertama Januari Ibu Ani Ibu Yuli 30 kg 50 kg Februari 20 kg 40 kg Januari Februari Daftar Kedua Harga Rp4.500.3 Perkalian Dua Matriks Di dalam subbab sebelumnya telah didefinisikan perkalian antara skalar dengan matriks.000.000.000 ⎠ Perhatikan bahwa setiap elemen baris ke.00 Rp4.000.00 + 20 × Rp4.500 ⎞ ⎛ 30 × 4.00 Dari daftar di atas.00 = Rp215.500. para matematikawan mendefinisikan perkalian matriks sebagai berikut. Perhatikan dua buah daftar berikut. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana definisi perkalian antara dua buah matriks? Dengan memperhatikan definisi penjumlahan dua buah matriks. diperoleh informasi bahwa: 1.500. Daftar kedua menunjukkan harga gula per kg dalam bulan Januari dan Februari. Jika diketahui: ⎛a A= ⎜ ⎝b serta m dan n merupakan sebarang a. Uang yang dikeluarkan ibu Ani adalah: 30 × Rp4.5. 50 Matematika SMA/MA Kelas XII . diperoleh bentuk sebagai berikut.500 + 20 × 4.00 + 40 × Rp4.000 ⎞ ⎜ 50 40 ⎟ ⎜ 4.00 2. (mA + nB)t = mAt + nBt ⎛s t⎞ B= ⎜ ⎟ ⎝ u v⎠ skalar. definisi ini ternyata tidak begitu berguna untuk berbagai masalah.500 + 40 × 4. ⎛ 30 20 ⎞ ⎛ 4.

maka matriks hasil kali AB adalah matriks berordo 2 × 1. Elemen dalam baris ke-i dan kolom ke-j dari matriks AB diperoleh dengan menjumlahkan hasil kali elemen-elemen baris ke-i dari matriks A dengan elemen-elemen kolom ke-j matriks B. maka AB merupakan matriks berordo 3 × 4.5. matriks hasil kali AB adalah ⎛ −26 ⎞ AB = ⎜ ⎟ ⎝ 17 ⎠ Karena matriks B mempunyai ordo 3 × 1 dan matriks A mempunyai ordo 2 × 3. Contoh 2. berikut diberikan contoh perkalian dua buah matriks. Ø Elemen baris pertama dan kolom pertama adalah: 1(2) + (–3)(1) = 2 – 3 = –1 Ø Elemen baris pertama dan kolom kedua adalah: 1(0) + (–3)(–3) = 0 + 9 = 9 Ø Elemen baris pertama dan kolom ketiga adalah: 1(7) + (–3)(2) = 7 – 6 = 1 BAB II ~ Matriks 51 . berdasarkan definisi di atas. Untuk memperjelas definisi di atas.Definisi 2. Contoh 2. kita dapat mengalikan elemen-elemen baris kedua dari matriks A dengan elemenelemen kolom pertama matriks B.6 Diberikan dua buah matriks: A= ⎜ ⎜2 ⎛ 1 −3 ⎞ ⎟ 5⎟ ⎜ 0 −1 ⎟ ⎝ ⎠ dan ⎛2 0 7 4⎞ B= ⎜ ⎟ ⎝ 1 −3 2 0 ⎠ Karena A merupakan matriks berordo 3 × 2 dan B matriks berordo 2 × 4. sehingga diperoleh 1(2) + 0(1) + (–7)(4) = 2 + 0 – 28 = –26 Untuk menentukan elemen dalam baris kedua dan kolom pertama dari AB. maka perkalian matriks BA tidak terdefinisi.5 Jika A adalah matriks berordo m × r dan B adalah matriks berordo r × n. Elemen-elemen dari matriks AB dapat ditentukan sebagai berikut. kita dapat mengalikan elemenelemen baris pertama dari matriks A dengan elemen-elemen kolom pertama matriks B.5 Diberikan dua buah matriks: ⎛ 1 0 −7 ⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ 2 −3 4 ⎠ dan ⎟ B= ⎜ ⎜ 1⎟ ⎜4⎟ ⎝ ⎠ ⎛2⎞ Karena A merupakan matriks berordo 2 × 3 dan B matriks berordo 3 × 1. Untuk menentukan elemen dalam baris pertama dan kolom pertama dari AB. maka hasil kali AB adalah matriks berordo m × n yang elemen-elemennya ditentukan sebagai berikut. sehingga diperoleh: 2(2) + (–3)(1) + 4(4) = 4 – 3 + 16 = 17 Jadi.5.

maka perkalian matriks BA tidak terdefinisikan. Contoh 2. diperoleh: ⎛3 5 ⎞ ⎛ 2 0 3⎞ ⎜ ⎟ ⎛ 6 + 0 + 0 10 + 0 − 12 ⎞ = ⎛ 6 −2 ⎞ AB = ⎜ 1 2⎟ =⎜ ⎟ ⎟ ⎜ 7 −7 ⎟ ⎜ 3 + 4 + 0 5 + 8 − 20 ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ 1 4 5⎠ ⎜ ⎟ ⎝ ⎝ 0 −4 ⎠ dan 34 ⎞ ⎛ 6 + 5 0 + 20 9 + 25 ⎞ ⎛ 11 20 ⎛3 5 ⎞ ⎟ ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ ⎛ 2 0 3⎞ ⎜ BA = ⎜ 1 2 ⎟ ⎜ 8 13 ⎟ ⎟ = ⎜ 2 + 2 0 + 8 3 + 10 ⎟ = ⎜ 4 1 4 5 ⎝ ⎠ ⎜ 0 −4 ⎟ ⎜ 0 − 4 0 − 16 0 − 20 ⎟ ⎜ −4 −16 −20 ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ Tampak bahwa AB tidak sama dengan BA. Dengan perhitungan seperti contoh sebelumnya.Elemen baris pertama dan kolom keempat adalah: 1(4) + (–3)(0) = 4 + 0 = 4 Ø Elemen baris kedua dan kolom pertama adalah: 2(2) + 5(1) = 4 + 5 = 9 Ø Elemen baris kedua dan kolom kedua adalah: 2(0) + 5(–3) = 0 – 15 = –15 Ø Elemen baris kedua dan kolom ketiga adalah: 2(7) + 5(2) = 14 + 10 = 24 Ø Elemen baris kedua dan kolom keempat adalah: 2(4) + 5(0) = 8 + 0 = 8 Ø Elemen baris ketiga dan kolom pertama adalah: 0(2) + (–1)(1) = 0 – 1 = –1 Ø Elemen baris ketiga dan kolom kedua adalah: 0(0) + (–1)(–3) = 0 + 3 = 3 Ø Elemen baris ketiga dan kolom ketiga adalah: 0(7) + (–1)(2) = 0 – 2 = –2 Ø Elemen baris ketiga dan kolom keempat adalah: 0(4) + (–1)(0) = 0 + 0 = 0 Jadi. W Matematika SMA/MA Kelas XII . Penyelesaian: Karena matriks A berordo 2 × 3 dan matriks B berordo 3 × 2 maka matriks AB berordo 2 × 2.7 Diketahui matriks: ⎛ 2 0 3⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ 1 4 5⎠ dan ⎛3 5 ⎞ ⎟ B= ⎜ ⎜1 2 ⎟ ⎜ 0 −4 ⎟ ⎝ ⎠ Tentukan matriks AB dan matriks BA.5.Bahasa 52 . sedangkan matriks BA berordo 3 × 3. matriks AB adalah: 1 4⎞ ⎛ −1 9 ⎜ ⎟ AB = ⎜ 9 −15 24 8 ⎟ ⎜ −1 3 −2 0 ⎟ ⎝ ⎠ Ø Dengan alasan yang sama dengan contoh sebelumnya.

sebagai contoh jika matriks A berukuran 3 × 2 dan B berukuran 2 × 3. Terdapat tiga kemungkinan matriks AB tidak sama dengan matriks BA. Definisi perkalian matriks A dan B menyaratkan bahwa banyaknya kolom matrik A harus sama dengan banyaknya baris matriks B. Diketahui A = ⎜ ⎟ ⎝ 5 3⎠ ⎝ y⎠ Penyelesaian: ⎛ 2 1 ⎞ ⎛ x ⎞ ⎛ 2x + y ⎞ AB = ⎜ ⎟⎜ ⎟ =⎜ ⎟ ⎝ 5 3 ⎠ ⎝ y ⎠ ⎝ 5x + 3 y ⎠ W Catatan: 1.5. Am × r Br × n = ABm × n Jika syarat tersebut tidak dipenuhi. AB tidak selalu sama dengan BA. maka matriks AB berukuran 3 × 4 sedangkan matriks BA tidak terdefinisi. sebagai contoh jika matriks A berukuran 3 × 2 dan B berukuran 2 × 4. Diberikan matriks A dan B: ⎛ −1 0 ⎞ ⎛1 2⎞ A= ⎜ ⎟ dan B = ⎜ ⎟ 2 3 ⎝ ⎠ ⎝3 0⎠ Dengan mengalikan kedua matriks tersebut. diperoleh: ⎛ −1 −2 ⎞ AB = ⎜ ⎟ ⎝ 11 4 ⎠ Jadi.Contoh 2. maka matriks AB berukuran 3 × 3 sedangkan matriks BA berukuran 2 × 2.8 ⎛ 2 1⎞ ⎛ x⎞ dan B = ⎜ ⎟ . untuk mendapatkan matriks AB. Tidak seperti perkalian pada bilangan real yang berlaku sifat komutatif. Tentukan matriks AB. sedangkan matriks BA tidak terdefinisi. tetapi mempunyai ukuran (ordo) yang berbeda. Matriks AB terdefinisi. AB ≠ BA. 2. Ø Kemungkinan II. Matriks AB dan matriks BA terdefinisi dan mempunyai ukuran (ordo) yang sama. perkalian matriks tidak bersifat komutatif. tetapi elemen-elemen dari matriks AB dan BA berbeda. Ø Kemungkinan I. Ø Kemungkinan III. maka operasi perkalian tersebut tidak terdefinisi. yaitu untuk sebarang matriks A dan B. Matriks AB dan matriks BA terdefinisi. Berikut ini sebuah contoh yang menggambarkan hal ini. dan ⎛ 3 6⎞ BA = ⎜ ⎟ ⎝ −3 0 ⎠ BAB II ~ Matriks 53 .

AC g. AI = IA = A (I matriks identitas) f. ⎝ 2 −3 4 ⎠ Tentukan matriks-matriks berikut jika mungkin dan berikan penjelasan jika tidak mungkin. baris ketiga matriks BA 2. a. AB e. maka aturan-aturan perkalian matriks berikut berlaku. FE 54 Matematika SMA/MA Kelas XII . AO = OA = O (O matriks nol) Para siswa diharapkan mencoba membuktikan beberapa sifat di atas dengan memberikan contoh beberapa matriks yang berbeda-beda. Diketahui matriks-matriks: ⎛ 2 −3 ⎞ A= ⎜ ⎟ .5. EF d. ⎝ −1 3 4 ⎠ e. baris pertama matriks BA c. CD c. CA h. f.3 Dengan menganggap bahwa operasi-operasi perkalian berikut terdefinisi. ⎝ 5 3⎠ kolom kedua matriks AB kolom kedua matriks BA baris ketiga matriks AA kolom ketiga matriks BB ⎛6 4 0 ⎞ C= ⎜ ⎟. A2 b. Teorema 2. g. Latihan 2. a. baris ketiga matriks AB d. Diketahui matriks: ⎛ −2 3 1 ⎞ ⎜ ⎟ A = ⎜ 4 −1 2 ⎟ ⎜ 3 2 5⎟ ⎝ ⎠ dan ⎛ 3 0 4⎞ ⎜ ⎟ B = ⎜ 2 5 5⎟ ⎜ ⎟ ⎝ −4 −2 1 ⎠ Tentukan: a. ⎛ 2 1⎞ B= ⎜ ⎟ . A(B + C) = AB + AC (sifat distributif kanan) d. BA f. A(BC) = (AB)C (sifat asosiatif terhadap perkalian) c.3 1. baris pertama matriks AB b. (B + C)A = BA + CA (sifat distributif kiri) e. k(AB) = (kA)B (k sebarang skalar) b. ⎝ 1 2 −3 ⎠ ⎛3 5 ⎞ ⎜ ⎟ F = ⎜1 2 ⎟ ⎜ 0 −4 ⎟ ⎝ ⎠ ⎛ 1 0 −7 ⎞ E= ⎜ ⎟.Berikut ini diberikan sifat-sifat perkalian dua buah matriks. h.Bahasa . ⎝0 5 ⎠ ⎛ 2 0 5⎞ D= ⎜ ⎟.

a.i. AO d. k. O A 4. 3 ⎜ +A= ⎜ ⎟ ⎟ ⎝ 5 3⎠ ⎝3 0⎠ ⎛ 2 0 5⎞ ⎛ 1 0 −7 ⎞ b. 2 ⎜ – 3B = ⎜ ⎟ ⎟ ⎝ −1 3 4 ⎠ ⎝ 2 −3 4 ⎠ c. nyatakan persamaan matriks tersebut sebagai sistem persamaan linear. ⎧ 2x + 3y − z = 5 ⎪ ⎨ x − 2 y + 5z = 8 ⎪ 3x + 4 y − 5z = 10 ⎩ BAB II ~ Matriks 55 . ⎛ 3 5 ⎞ ⎛ 2 5⎞ ⎜ ⎟ ⎟ 5C + 3 ⎜ 1 2 ⎟ = ⎜ ⎜ 4 3⎟ ⎜ 0 −4 ⎟ ⎜ 6 0 ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ 5. 5(AB) (5A)B A(D + E) AD + AE 3. ⎜ ⎟ ⎝ z⎠ dan ⎛ 1⎞ ⎜ ⎟ C = ⎜2⎟ ⎜ 3⎟ ⎝ ⎠ a. ⎧2 x + 3 y = 8 ⎨ ⎩ x − 5 y = 10 ⎧ x + 5 y = −2 ⎨ ⎩ 2x − 5y = 6 c. 6. ⎝0 1⎠ ⎛0 0⎞ O= ⎜ ⎟ ⎝0 0⎠ c. n. IA ⎛1 0⎞ I= ⎜ ⎟ . l. ⎛ 2 1⎞ ⎛1 2⎞ a. Jika AB = C. dan C sedemikian hingga persamaan matriks berikut benar. b. Tentukan matriks AB. ⎜ 3 2 5⎟ ⎝ ⎠ ⎛ x⎞ ⎜ ⎟ B = ⎜ y⎟ . a. AI b. j. o. ⎝0 5 ⎠ Tentukan matriks-matriks berikut. Diketahui matriks-matriks: ⎛ −2 3 1 ⎞ ⎜ ⎟ A = ⎜ 4 −1 2 ⎟ . Nyatakan sistem persamaan linear berikut sebagai persamaan matriks. Diketahui matriks-matriks: ⎛ 2 −3 ⎞ A= ⎜ ⎟. Carilah matriks A. b. B. A(BC) (AB)C (A + B)C AC + BC m. p.

7. Diberikan matriks:
⎛ 5 12 ⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝8 9 ⎠

dan

⎛ 2 −3 ⎞ B= ⎜ ⎟ ⎝0 5 ⎠

Perlihatkan bahwa: a. (AB)t = BtAt b. (BA)t = AtBt 8. Buktikan bahwa jika B merupakan matriks simetrik (Bt = B), maka BBt juga merupakan matriks simetrik.

2.5.4 Perpangkatan Matriks
Seperti halnya di dalam operasi bilangan, di dalam matriks pun kita juga mengenal operasi perpangkatan. Karena perpangkatan merupakan operasi perkalian yang diulang-ulang, maka untuk melakukan perpangkatan syarat yang ada di dalam perkalian matriks harus dipenuhi pada operasi perpangkatan, yaitu banyaknya kolom matriks pertama harus sama dengan banyaknya baris matriks kedua. Di dalam perpangkatan, matriks pertama sama dengan matriks kedua, sehingga untuk melakukan perpangkatan harus dipenuhi bahwa banyaknya baris sama dengan banyaknya kolom. Ini berarti, untuk melakukan operasi perpangkatan, matriknya harus merupakan matriks persegi. Untuk matriks persegi A, perpangkatan matriks A didefinisikan sebagai berikut:
An = 1 AAA A L 4 24 3
n faktor

Untuk n = 0, didefinisikan A = I, dengan I adalah matriks identitas.
0

Contoh 2.5.9
⎛1 2⎞ Diketahui matriks A = ⎜ ⎟. ⎝3 0⎠ a. Tentukan A2. b. Jika f(x) = 3x2 + 5x – 2, tentukan f(A).

Penyelesaian: a. A2 = AA
⎛1 2⎞ ⎛1 2⎞ = ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ ⎝3 0⎠ ⎝3 0⎠ ⎛ 1⋅1 + 2 ⋅ 3 1⋅ 2 + 2 ⋅ 0 ⎞ = ⎜ ⎟ ⎝ 3 ⋅1 + 0 ⋅ 3 3 ⋅ 2 + 0 ⋅ 0⎠ ⎛7 2⎞ =⎜ ⎟ ⎝3 6⎠

56

Matematika SMA/MA Kelas XII - Bahasa

b. f(A) = 3A2 + 5A – 2I
⎛1 0⎞ ⎛1 2⎞ ⎛7 2⎞ + 5⎜ – 2 ⎜ 0 1⎟ = 3⎜ ⎟ ⎟ ⎝ ⎠ ⎝3 0⎠ ⎝3 6⎠
⎛ 21 6 ⎞ ⎛ 5 10 ⎞ ⎛ 2 0 ⎞ =⎜ ⎟ +⎜ ⎟ –⎜ ⎟ ⎝ 9 18 ⎠ ⎝ 15 0 ⎠ ⎝ 0 2 ⎠ ⎛ 24 16 ⎞ =⎜ ⎟ ⎝ 24 16 ⎠

W

Catatan: Dalam hal ini digunakan aturan bahwa jika f(x) = ax2 + bx + c, dengan a,b,c bilangan real, maka untuk sebarang matriks persegi A berlaku: f(A) = aA2 + bA2 + cI, dengan I matriks identitas dengan ordo sama dengan ordo dari A.

Latihan 2.5.4
1. Diketahui matriks:
⎛ 2 −3 ⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝0 5 ⎠

dan

⎛1 0⎞ I= ⎜ ⎟ ⎝0 1⎠

Hitunglah: a. A2 b. A3 c. A2 + 2A + I 2. Diketahui matriks: B = ⎜ 1 −1 2 ⎟
⎜3 ⎝ 2 ⎛2 ⎜ 3 1⎞ ⎟ 1⎟ ⎠

dan

I = ⎜0 1 0⎟ ⎜ ⎟

⎛1 0 0⎞ ⎜0 0 1⎟ ⎝ ⎠

Hitunglah: a. B2 b. B3 3. Jika diketahui:

c. f(B), jika f(x) = x2 + 2x + 3 d. g(B), jika g(x) = x3 – x2 + x – 1

⎛ 2 −3 ⎞ ⎛1 0⎞ dan I = ⎜ A= ⎜ ⎟ ⎟ ⎝0 1⎠ ⎝0 5 ⎠ tentukan nilai m dan n sedemikian hingga berlaku A2 = mA + nI.

BAB II ~ Matriks

57

4. Buktikan bahwa jika
⎛ 1 3⎞ B= ⎜ ⎟ ⎝0 1⎠ ⎛ 1 3n ⎞ dan n sebarang bilangan nonnegatif, maka berlaku Bn = ⎜ ⎟. ⎝0 1 ⎠

5. Jika A merupakan matriks persegi dan n bilangan bulat nonnegatif, apakah benar bahwa (An)t = (At)n? Apakah pernyataan tersebut juga benar untuk matriks A yang bukan matriks persegi?

2.6

Determinan Matriks
Kita semua sudah cukup mengenal fungsi f(x) = x + 2, g(x) = x2 – 5x + 6, dan lainlain, yaitu suatu fungsi yang mengawankan bilangan real x dengan bilangan real f(x). Fungsi demikian disebut fungsi bernilai real dari sebuah variabel real. Di dalam subbab ini, kita akan mengkaji fungsi bernilai real dari sebuah variabel matriks . Ini berarti bahwa daerah asal (domain) fungsinya adalah himpunan semua matriks persegi dan daerah kawan ( kodomain) fungsinya adalah himpunan bilangan real. Fungsi ini selanjutnya akan disebut determinan. Berikut ini diberikan definisi determinan matriks persegi ordo 2 × 2. Definisi 2.6 Jika A merupakan matriks persegi ordo 2 × 2, misalkan:
⎛ a b⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ c d⎠ maka yang dimaksud dengan determinan dari A adalah bilangan real yang didefinisikan dengan det(A) = ad – bc.

Untuk memudahkan mengingat rumus determinan matriks ordo 2 × 2, perhatikan bentuk berikut. a b

c (-)

d (+)

Rumus determinan matriks A, det(A) diperoleh dengan mengalikan elemen-elemen pada panah yang mengarah ke kanan dan mengurangkan hasil kali elemen-elemen pada panah yang mengarah ke kiri. Determinan matriks A sering dituliskan dengan det(A) atau |A|. Jika det(A) = 0, maka matriks A disebut matriks singular, dan jika det(A) ≠ 0, maka matriks A disebut matriks nonsingular. Untuk memahami definisi determinan, berikut ini diberikan beberapa contoh menghitung nilai determinan suatu matriks.

58

Matematika SMA/MA Kelas XII - Bahasa

a12⋅a21⋅a33. ditulis dengan det(A). det(C) = (7)(0) – (5)(0) = 0 – 0 = 0. k− 4⎟ ⎝ 1 ⎠ W Penyelesaian: det(A) = 0 ⇔ (k – 1)(k – 4) – (–2)(1) = 0 ⇔ k2 – 5k + 4 + 2 = 0 ⇔ k2 – 5k + 6 = 0 ⇔ (k – 3)(k – 2) = 0 ⇔ k – 3 = 0 atau k – 2 = 0 ⇔ k = 3 atau k = 2 Sekarang kita berikan definisi determinan matriks persegi berordo 3 × 3. misalkan: W ⎛ a11 ⎜ A = ⎜ a21 ⎜a ⎝ 31 a12 a22 a32 a13 ⎞ ⎟ a23 ⎟ a33 ⎟ ⎠ maka yang dimaksud dengan determinan dari A. b. adalah bilangan real yang didefinisikan dengan: det(A) = a11⋅a22⋅a33 + a12⋅a23⋅a31 + a13⋅a21⋅a32 .2 ⎛ k − 1 −2 ⎞ Tentukan semua nilai k sedemikian hingga det(A) = 0. B = ⎜ ⎟ k− 3⎠ ⎝ 4 c.Contoh 2. Definisi 2. ⎛3 1 ⎞ a.6.6. A = ⎜ ⎟ ⎝ 4 −2 ⎠ 2 ⎞ ⎛ k− 1 b. det(A) = (3) ⋅ (–2) – (1) ⋅ (4) = –6 – 4 = –10.7 Jika A merupakan matriks persegi ordo 3 × 3. BAB II ~ Matriks 59 . c. Contoh 2. ⎛7 5⎞ C= ⎜ ⎟ ⎝0 0⎠ Penyelesaian: a.a11⋅a23⋅a32 . jika A = ⎜ . det(B) = (k – 1)(k – 3) – (2)(4) = k2 – 4k + 3 – 8 = k2 – 4k – 5.1 Tentukan determinan dari matriks-matriks berikut.a13⋅a22⋅a31 .

dan diletakkan pada sisi sebelah kanan dari matriks seperti tampak pada gambar di atas.Untuk memudahkan mengingat rumus determinan matriks ordo 3 × 3. Hasil tersebut adalah determinan yang dimaksud. det(A) = −4 5 6 −4 5 7 −8 9 7 −8 = (1)(5)(9) + (2)(6)(7) + (3)(–4)(–8) – (3)(5)(7) – (1)(6)(–8) – (2)(–4)(9) = 45 + 84 + 96 – 105 + 48 + 72 = 240 1 0 3 b. a11 a21 a31 (-) (-) a12 a22 a32 (-) a13 a23 a33 (+ ) a11 a21 a31 (+ ) a12 a22 a32 (+) Langkah pertama kita menyalin kolom pertama dan kolom kedua. B = ⎜ 4 0 5 ⎟ ⎜ ⎟ ⎝3 0 9⎠ Penyelesaian: 1 2 3 1 2 a. ⎛ 1 2 3⎞ ⎜ ⎟ a. Langkah kedua menjumlahkan hasil kali elemen-elemen pada panah yang mengarah ke kanan dan mengurangkan hasil kali elemen-elemen pada panah-panah yang mengarah ke kiri.Bahasa . Contoh 2. det(B) = 4 0 5 3 0 9 1 0 4 0 3 0 = (1)(0)(9) + (0)(5)(3) + (3)(4)(0) – (3)(0)(3) – (1)(5)(0) – (0)(4)(9) = 0+0+0–0–0–0 = 0 W 60 Matematika SMA/MA Kelas XII . perhatikan bentuk berikut. A = ⎜ −4 5 6 ⎟ ⎜ ⎟ ⎝ 7 −8 9 ⎠ ⎛ 1 0 3⎞ ⎜ ⎟ b.3 Tentukan determinan matriks-matriks berikut.6.

Buktikan bahwa jika matriks A berordo 2 × 2 mempunyai baris yang elemen-elemennya bilangan nol. Tentukan nilai k sedemikian hingga det(A) = 0. jika: 0 ⎞ ⎛ k− 6 0 ⎜ ⎟ A= ⎜ 0 k −1 ⎟ ⎜ ⎟ 4 k− 2⎠ ⎝ 0 6. ⎛1 8 6 ⎞ ⎜ ⎟ b. ⎛ k − 2 −4 ⎞ E= ⎜ ⎟ ⎝ −6 k + 5 ⎠ ⎛ 5 10 ⎞ C= ⎜ ⎟ ⎝ −3 −6 ⎠ 2. maka det(A) = 0. B = ⎜ ⎟ ⎝3 4 ⎠ e. ⎛ k + 3 −2 ⎞ A= ⎜ ⎟ k− 5⎠ ⎝ 8 3. B = ⎜ 4 0 −1 ⎟ ⎜2 0 3 ⎟ ⎝ ⎠ 5. maka det(kA) = k2 det(A). jika: 2 ⎞ ⎛ k− 1 A= ⎜ ⎟ 4 k 3⎠ − ⎝ 4.Latihan 2. D = ⎜ 4 k 3⎟ − ⎝ ⎠ ⎛ 6 −2 ⎞ b. 7. Tentukan nilai k sedemikian hingga det(A) = 0. Buktikan bahwa jika matriks A berordo 3 × 3 mempunyai kolom yang elemen-elemennya bilangan nol. Tentukan nilai k sedemikian hingga det(A) = 5. Hitunglah determinan matriks ordo 3 × 3 berikut ini. Dengan memberikan contoh. Buktikan bahwa jika matriks A berordo 2 × 2 mempunyai baris kedua yang elemenelemennya dua kali baris pertama. A = ⎜ ⎟ ⎝1 3⎠ 2 ⎞ ⎛ k− 1 d. Dengan memberikan contoh. tunjukkan bahwa det(A) = det(At). ⎛1 3 1 ⎞ ⎜ ⎟ a. jika: c. ⎛1 2 ⎞ a. maka det(A) = 0. BAB II ~ Matriks 61 . 8. A = ⎜ 2 2 −1 ⎟ ⎜ ⎟ ⎝4 0 3 ⎠ 0 1 ⎞ ⎛ k− 4 ⎜ ⎟ C= ⎜ 2 k + 2 −1 ⎟ ⎜ ⎟ 4 k− 5⎠ ⎝ 3 c. tunjukkan bahwa jika matriks A berordo 2 × 2. Hitunglah determinan dari matriks-matriks ordo 2 × 2 berikut ini. 10. maka det(A) = 0. 9.6 1.

maka dituliskan bahwa B-1 = A. maka B juga merupakan invers matriks A. Penyelesaian: Akan ditunjukkan bahwa AB = BA = I. sebab (2) ⎛ ⎜ ⎟ = 1. Sekarang kita akan memperhatikan invers 3 ⎝ 5⎠ ⎝3⎠ 5 dari suatu matriks persegi. Demikian juga kebalikan (invers) 2 ⎝2⎠ 5 ⎛ 3⎞ ⎛5⎞ 3 adalah sebab ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ = 1. kita mengenal bahwa kebalikan (invers) bilangan 2 terhadap perkalian yaitu bilangan bilangan 1 1⎞ .8 Matriks A disebut invers matriks B. Perhatikan bahwa: ⎛ 3 1 ⎞ ⎛ 2 −1 ⎞ AB = ⎜ ⎟ ⎟ ⎜ ⎝ 5 2 ⎠ ⎝ −5 3 ⎠ ⎛ 6 − 5 −3 + 3 ⎞ = ⎜ ⎟ ⎝ 10 − 10 −5 + 6 ⎠ ⎛1 0⎞ = ⎜ ⎟ ⎝0 1⎠ 62 Matematika SMA/MA Kelas XII . 4.2. 3. Jika A merupakan invers matriks B.Bahasa .7 Invers Matriks Dalam teori bilangan. Jika A invers matriks B. Catatan: 1. Pembahasan invers matriks hanya dibatasi pada matriks persegi. 2. jika berlaku AB = BA = I. Invers matriks B dituliskan dengan B-1. Definisi 2. dengan I merupakan matriks identitas. tidak ada definisi invers matriks yang tidak persegi.7. Contoh 2.1 Jika diketahui: ⎛ 2 −1 ⎞ ⎛ 3 1⎞ A= ⎜ dan B = ⎜ ⎟ ⎟ ⎝ −5 3 ⎠ ⎝5 2⎠ tunjukkan bahwa A merupakan invers matriks B.

dan ⎛ 2 −1 ⎞ ⎛ 3 1 ⎞ BA = ⎜ ⎟⎜ ⎟ ⎝ −5 3 ⎠ ⎝ 5 2 ⎠ 2−2 ⎞ ⎛ 6−5 = ⎜ ⎟ ⎝ −15 + 15 −5 + 6 ⎠ ⎛1 0⎞ = ⎜ ⎟ ⎝ 0 1⎠ Jadi. c d ad − bc ⎝ −c a ⎠ ⎝ ⎠ B u k t i: Akan ditunjukkan bahwa AA-1 = A-1A = I. bagaimana menentukan invers suatu matriks persegi? Berikut ini diberikan teorema yang dapat digunakan untuk menentukan invers suatu matriks berordo 2 × 2. Ini berarti bahwa A merupakan invers matriks B dan sebaliknya B merupakan invers matriks A. asalkan ad – bc ≠ 0. Teorema 2. terbukti bahwa AB = BA = I. maka A-1 = ⎜ ⎟ .4 ⎛ a b⎞ 1 ⎛ d −b⎞ Jika A = ⎜ ⎟ . W Pertanyaan berikutnya. Perhatikan bahwa: AA-1 ⎛ a b⎞ 1 ⎛ d −b⎞ = ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ ⎝ c d⎠ ad − bc ⎝ −c a ⎠ = = = 1 ⎛ a b ⎞ ⎛ d − b⎞ ⎜ c d⎟ ⎜ ⎟ ad − bc ⎝ ⎠ ⎝ −c a ⎠ ⎛ ad − bc −ab + ba ⎞ 1 ⎜ cd − dc −bc + da ⎟ ad − bc ⎝ ⎠ 0 ⎞ ⎛ ad − bc 1 ⎜ ⎟ ad − bc ⎠ ad − bc ⎝ 0 ⎛1 0⎞ = ⎜ ⎟ ⎝0 1⎠ BAB II ~ Matriks 63 .

dan A-1A = = = 1 ⎛ d − b⎞ ⎛ a b ⎞ ⎜ ⎟⎜ ⎟ ad − bc ⎝ −c a ⎠ ⎝ c d⎠ 1 ⎛ da − bc db − bd ⎞ ⎟ ad − bc ⎜ ⎝ −ca + ac −cb + ad⎠ 0 ⎞ 1 ⎛ ad − bc ⎜ ⎟ ad − bc ⎠ ad − bc ⎝ 0 ⎛1 0⎞ = ⎜ ⎟ ⎝0 1⎠ Karena AA-1 = A-1A = I. Dari Teorema 2. Contoh 2. jika A merupakan matriks nonsingular atau det(A) ≠ 0. maka invers matriks A tidak ada. maka invers matriks A ada. ⎝ c d⎠ 2. A = ⎜ ⎟ ⎝7 3⎠ ⎛ 3 −1 ⎞ b. Ingat kembali bahwa bilangan “ad – bc “ adalah determinan matriks A.Bahasa .2 Tentukan invers matriks-matriks berikut (jika ada). maka terbuktilah bahwa A-1 merupakan invers dari matriks A. tetapi jika matriks A merupakan matriks singular atau det(A) = 0. W Catatan: 1. B = ⎜ ⎟ ⎝ 6 −2 ⎠ c. atau ⎛ a b⎞ det(A) = ad –bc. ⎛ cos α C= ⎜ ⎝ − sin α sin α ⎞ cos α ⎟ ⎠ 64 Matematika SMA/MA Kelas XII .4. jika A = ⎜ ⎟. ⎛ 5 2⎞ a.7.

Karena det(B) = (3)(–2) – (–1)(6) = –6 + 6 = 0.7. a. berlaku det(C) = cos2 α + sin2 α = 1 ≠ 0. maka diperoleh: ⎛ 2 −1 ⎞ ⎛ 3 1 ⎞ ⎛ 2 −1 ⎞ ⎛ 2 2⎞ ⎜ −5 3 ⎟ ⎜ 5 2 ⎟ A = ⎜ − 5 3 ⎟ ⎜ ⎟ ⎠ ⎝ ⎠⎝ ⎝ ⎠ ⎝ −4 −3 ⎠ ⇔ ⇔ ⎛1 0⎞ ⎜0 1⎟ A = ⎝ ⎠ 7 ⎞ ⎛ 8 ⎜ −22 −19 ⎟ ⎝ ⎠ 7 ⎞ ⎛ 8 A =⎜ ⎟ ⎝ −22 −19 ⎠ b. c.Penyelesaian: a. Perhatikan persamaan matriks: ⎛ 3 1⎞ ⎜ 5 2⎟ A = ⎝ ⎠ ⎛ 2 2⎞ ⎜ ⎟ ⎝ −4 −3 ⎠ (i) ⎛ 2 −1 ⎞ ⎛ 3 1⎞ . Karena untuk sebarang sudut α. Dengan menggunakan rumus untuk mencari invers. ⎟ ⎝ −5 3 ⎠ ⎝ 5 2⎠ Akibatnya. diperoleh: A-1 = C-1 = ⎛ cos α ⎜ cos 2 α + sin 2 α ⎝ sin α 1 − sin α ⎞ ⎛ cos α =⎜ cos α ⎟ ⎠ ⎝ sin α − sin α ⎞ cos α ⎟ ⎠ W Contoh 2. maka matriks A tidak mempunyai invers. maka invers matriks A ada. jika persamaan (i) dikalikan dari kiri dengan P-1. maka P-1 = ⎜ Jika dimisalkan P = ⎜ ⎟. Dengan menggunakan rumus untuk mencari invers.3 Tentukan matriks A dan matriks B yang memenuhi persamaan matriks berikut. Karena det(A) = (5)(3) – (2)(7) = 15 – 14 = 1 ≠ 0. diperoleh: 1 ⎛ 3 −2 ⎞ ⎛ 3 −2 ⎞ ⎜ ⎟=⎜ ⎟ 15 − 14 ⎝ −7 5 ⎠ ⎝ −7 5 ⎠ b. B ⎜ ⎟= ⎜ ⎟ ⎝7 3⎠ ⎝ 2 4⎠ Penyelesaian: a. maka invers matriks C ada. Perhatikan persamaan matriks: ⎛ 5 2⎞ ⎛2 3⎞ B⎜ ⎟=⎜ ⎟ ⎝7 3⎠ ⎝ 2 4⎠ (ii) BAB II ~ Matriks 65 . 2⎞ ⎛ 3 1⎞ ⎛ 2 ⎜ 5 2⎟ A = ⎜ ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ −4 −3 ⎠ ⎛ 5 2⎞ ⎛2 3⎞ b.

invers matriks AB atau (AB)-1 c.4 Jika diketahui: ⎛ 3 1⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝5 2⎠ 2⎞ ⎛ 2 B= ⎜ ⎟. maka diperoleh: ⎛ 5 2 ⎞ ⎛ 3 −2 ⎞ ⎛ 2 3 ⎞ ⎛ 3 −2 ⎞ B⎜ ⎟⎜ ⎟ ⎟⎜ ⎟ =⎜ ⎝ 7 3 ⎠ ⎝ −7 5 ⎠ ⎝ 2 4 ⎠ ⎝ −7 5 ⎠ ⇔ ⇔ ⎛ 1 0 ⎞ ⎛ −15 11 ⎞ B⎜ ⎟= ⎜ ⎟ ⎝ 0 1 ⎠ ⎝ −22 16 ⎠ B ⎛ −15 11 ⎞ = ⎜ ⎟ ⎝ −22 16 ⎠ W Teorema 2.Bahasa . 7 3 ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ Akibatnya. maka matriks AB juga mempunyai invers dan (AB)-1 = B-1A-1 B u k t i: Harus ditunjukkan bahwa (AB)( B-1A-1) = (B-1A-1)(AB) = I. matriks A-1 d. matriks A-1B-1 f. W Contoh 2. matriks B-1 e. matriks B-1A-1 Penyelesaian: 2 ⎞ ⎛ 2 3⎞ ⎛ 3 1⎞ ⎛ 2 a.⎛ 5 2⎞ ⎛ 3 −2 ⎞ -1 Jika dimisalkan Q = ⎜ ⎟ . AB = ⎜ ⎜ −4 −3 ⎟ = ⎜ ⎟ ⎟ ⎠ ⎝2 4⎠ ⎝5 2⎠ ⎝ 66 Matematika SMA/MA Kelas XII .5 Jika matriks A dan B mempunyai invers.7. ⎝ −4 −3 ⎠ dan tentukan: a. matriks AB b. maka Q = ⎜ −7 5 ⎟ . terbukti bahwa (AB)-1 = B-1A-1. jika persamaan (ii) dikalikan dari kanan dengan Q-1. Perhatikan bahwa: (AB)( B-1A-1) = A(BB-1)A-1 = AIA-1 = AA-1 = I dan ( B-1A-1)(AB) = B-1(A-1A)B= B-1IB= B-1B= I Jadi.

f. 2 ⎞ ⎛ 2k a. jika determinannya tidak sama dengan nol). A-1 = 1 ⎛ 2 −1 ⎞ ⎛ 2 −1 ⎞ ⎟ ⎜ ⎟ =⎜ 6 − 5 ⎝ −5 3 ⎠ ⎝ −5 3 ⎠ −1 ⎞ ⎟ ⎟ 1⎠ −3 ⎞ ⎟ 8⎟ ⎠ 3 1 ⎛ −3 −2 ⎞ ⎛ − ⎜ d. ⎛ cos x sin x ⎞ F= ⎜ ⎟ ⎝ sin x − cos x ⎠ 2. B = ⎜ ⎟ ⎝ −3 −2 ⎠ ⎛ 1 3⎞ C= ⎜ ⎟ ⎝2 6⎠ ⎛ −2 3 ⎞ d. ⎛ 2 −1 ⎞ ⎛ 2 − 3 ⎞ −1 ⎞ ⎟⎜ ⎟=⎜ 2⎟ ⎟ −5 3 ⎠ ⎜ ⎜ −1 1 ⎟ ⎟ 1⎠⎝ ⎝ ⎠ Dari contoh ini tampak bahwa (AB)-1 = B-1A-1 dan (AB)-1 ≠ A-1B-1. D = ⎜ ⎟ ⎝ −1 4 ⎠ e. A = ⎜ 2 ⎟ + 1⎠ k k ⎝ c. Tentukan nilai k sedemikian hingga matriks-matriks berikut punya invers. B = ⎜ k+ 3⎟ ⎝ 1 ⎠ (Ingat bahwa suatu matriks punya invers. W Latihan 2. 3 ⎛ 2 −1 ⎞ ⎛ − ⎜ 2 A-1B-1 = ⎜ ⎟ ⎝ −5 3 ⎠ ⎜ 2 ⎝ ⎛− 3 B-1A-1 = ⎜ 2 ⎜ ⎝ 2 ⎛ −5 −1 ⎞ ⎟ =⎜ ⎟ ⎜ 27 1⎠ ⎝ 2 f. ⎛ 3 2⎞ a.7 1. Carilah invers dari matriks-matriks berikut (jika ada).3⎞ ⎛ 1 ⎛ 4 −3 ⎞ ⎜ 2 − ⎟ 2 b. ⎛ k2 C= ⎜ 3 ⎝k k ⎞ ⎟ 2 k2 ⎠ 5 ⎞ ⎛ k− 1 b. A = ⎜ ⎟ ⎝ 4 3⎠ ⎛ 5 4⎞ b. ⎛ 1 ⎜ 2 E= ⎜ 1 ⎜ ⎜− ⎝ 3 1 − ⎞ 2⎟ ⎟ 1 ⎟ ⎟ ⎠ c. BAB II ~ Matriks 67 . B = 2 ⎜ ⎟ = −6 + 8 ⎝ 4 2 ⎠ ⎜ 2 ⎝ -1 e. (AB) = ⎜ ⎟ = 8 − 6 ⎝ −2 2 ⎠ ⎜ −1 1 ⎟ ⎝ ⎠ -1 c.

B-1 c. tentukan inversnya. l.3. 3. 5⎞ ⎛ 3 B= ⎜ ⎟ 2 4⎠ − − ⎝ At (At)-1 (A-1)t 2A (2A)-1 (A + B) (A + B)-1 A-1 + B-1 4. a. Apakah (At)-1 = (A-1)t? e. Tentukan matriks X sedemikian hingga persamaan-persamaan matriks berikut benar. A-1A h. o. 1 -1 A 3 g. Diketahui matriks-matriks: ⎛ 2 1⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝ 3 2⎠ Tentukan matriks-matriks berikut. AB d. k. a. A-1 b. 3A d. Apakah (AB)-1 = A-1B-1? b. m. ⎛ 2 1⎞ ⎜ ⎟X = ⎝ 3 2⎠ ⎛2⎞ ⎜ ⎟ ⎝ 5⎠ c. (A + B) (A + B) i.Bahasa . Apakah matriks identitas (I) berordo 2 × 2 mempunyai invers? Jika ya. A-1 b. 7. (3A)-1 e. a. (A-1)-1 c. B-1A-1 g. (A + B) h. X ⎜ ⎟ = ( −1 3 ) ⎝ −2 −4 ⎠ ⎛ 3 2 ⎞ ⎛ −2 3 ⎞ d. AA + 2AB + BB j. a. 4⎞ ⎛ 5 ⎜ −3 −2 ⎟ X = ⎝ ⎠ ⎛ 1 3⎞ ⎜ ⎟ ⎝2 6⎠ 5⎞ ⎛ 3 b. AA-1 dan i. dan 4⎞ ⎛ 5 B= ⎜ ⎟ ⎝ −3 −2 ⎠ a. 3 A-1 f. Diketahui: ⎛ 5 3⎞ A= ⎜ ⎟ ⎝6 4⎠ Tentukan matriks-matriks berikut. jawablah pertanyaan berikut ini. Dengan menggunakan hasil-hasil dari No. A-1B-1 f. j. Apakah (A + B)-1 = A-1 + B-1? 5. Apakah (AB)-1 = B-1A-1? c. Apakah (2A)-1 = 2A-1? f. (AB)-1 e. X ⎜ ⎟ =⎜ ⎟ ⎝ 4 3 ⎠ ⎝ −1 4 ⎠ 6. AA + AB + BA + BB 68 Matematika SMA/MA Kelas XII . p. n. Apakah A-1A = AA-1 = I? d. Apakah matriks nol (O) berordo 2 × 2 mempunyai invers? b.

⎛ a b⎞ ⎛ x ⎞ ⎛ e ⎞ ⎜ ⎟⎜ ⎟ =⎜ ⎟ ⎝ c d⎠ ⎝ y ⎠ ⎝ f ⎠ (*) Misalkan: ⎛ a b⎞ ⎛ x⎞ ⎛ e⎞ A = ⎜ c d⎟ . ax + by = e bx + dy = f. dan B = ⎜ f ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ Jika det(A) = ad – bc ≠ 0. X = ⎜ y ⎟ . maka B = C. jika det(A) ≠ 0. BAB II ~ Matriks 69 . maka sistem persamaan linear di atas mempunyai penyelesaian. maka (A + B)2 = A2 + 2AB + B2. maka diperoleh: 1 ⎛ d − b⎞ ⎛ a b ⎞ ⎛ x ⎞ 1 ⎛ d − b⎞ ⎛ e ⎞ ⎜ −c a ⎟ ⎜ c d⎟ ⎜ y ⎟ = ⎜ ⎟⎜ ⎟ ad − bc ⎝ ad − bc ⎝ −c a ⎠ ⎝ f ⎠ ⎠⎝ ⎠ ⎠⎝ ⇔ ⇔ ⎛1 0⎞ ⎛ x⎞ 1 ⎛ d − b⎞ ⎛ e ⎞ ⎜ 0 1 ⎟ ⎜ y⎟ = ⎜ ⎟⎜ ⎟ ad − bc ⎝ −c a ⎠ ⎝ f ⎠ ⎝ ⎠⎝ ⎠ ⎛ x⎞ 1 ⎛ d − b⎞ ⎛ e ⎞ ⎜ y⎟ = ⎜ ⎟⎜ ⎟ ad − bc ⎝ −c a ⎠ ⎝ f ⎠ ⎝ ⎠ Jadi. 2.8 Aplikasi Invers Matriks pada Sistem Persamaan Linear Invers matriks dapat digunakan untuk menyelesaikan sistem persamaan linear. 9. Diketahui: ⎛ 2 1⎞ ⎛1 0⎞ A= ⎜ ⎟ dan I = ⎜ 0 1 ⎟ 3 2 ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ a. 10. b. maka matriks A mempunyai invers dan inversnya adalah: A-1 = 1 ⎛ d −b⎞ ⎜ ⎟ ad − bc ⎝ −c a ⎠ Jika persamaan matriks (*) dikalikan A-1 dari kiri. Tunjukkan bahwa jika B dan C merupakan invers dari matriks A.8. Perhatikan sistem persamaan linear dengan dua persamaan dan dua variabel berikut ini. Tunjukkan bahwa jika AB = BA. Di dalam subbab ini akan dibahas aplikasi invers matriks pada penyelesaian sistem persamaan linear dengan dua persamaan dan dua variabel. Kita dapat menyatakan sistem persamaan linear ini dengan persamaan matriks sebagai berikut. Tentukan bilangan real k sedemikian hingga matriks kI – A mempunyai invers. Tentukan bilangan real k sedemikian hingga matriks kI – A tidak mempunyai invers. dengan A2 = AA.

Ini berarti. (Perhatikan: Jika grafik dari kedua persamaan tersebut berimpit. Jika kedua persamaan dari sistem persamaan linear di atas masing-masing digambarkan pada sistem koordinat. matriks A ⎝ ⎠ mempunyai invers dengan: 70 Matematika SMA/MA Kelas XII . sedangkan jika grafik dari kedua persamaan linear tersebut saling sejajar. Akibatnya.1 Dengan menggunakan invers matriks. berarti sistem persamaan linear tersebut mempunyai penyelesaian yang banyaknya tak hingga. Tugas Kelompok Bagaimana jika diketahui ad – bc = 0? Berikan beberapa contoh untuk kasus ini dan gambarkan masing-masing pada sistem koordinat. Contoh 2. 2. ⎧ 3x + 2 y = 8 ⎨ ⎩4 x + 3 y = 15 Penyelesaian: Perhatikan bahwa sistem persamaan linear: ⎧ 3x + 2 y = 8 ⎨ ⎩4 x + 3 y = 15 dapat disajikan dalam bentuk persamaan matriks: ⎛ 3 2⎞ ⎛ x⎞ ⎛ 8 ⎞ ⎜ 4 3 ⎟ ⎜ y ⎟ = ⎜ 15 ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ ⎛ 3 2⎞ Jika matriks A = ⎜ 4 3 ⎟ .Bahasa . maka sistem persamaan linear tersebut tidak mempunyai penyelesaian). maka det (A) = (3)(3) – (2)(4) = 9 – 8 = 1. maka grafik garis lurusnya akan berpotongan tepat pada satu titik. Berikut ini diberikan contoh cara menyelesaikan sistem persamaan linear dengan menggunakan invers matriks. tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear berikut.Catatan: 1.8. maka grafiknya berupa garis lurus. Jika dari sistem persamaan linear tersebut diketahui ad – bc ≠ 0. sistem persamaan linear tersebut mempunyai tepat satu penyelesaian.

Penyelesaian: Sistem persamaan linear di atas dapat disajikan dalam bentuk persamaan matriks sebagai berikut. ⎟ 20 − 18 ⎝ −6 5 ⎠ 2 ⎝ −6 5 ⎠ ⎝6 4⎠ Jika persamaan matriks di atas dikalikan A-1 dari kiri. maka diperoleh: 1 2 ⎛ 4 −3 ⎞ ⎛ 5 3 ⎞ ⎛ x ⎞ 1 = ⎜ −6 5 ⎟ ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ 2 ⎝ ⎠ ⎝ 6 4 ⎠ ⎝ y⎠ ⎛ 4 −3 ⎞ ⎛ k ⎞ ⎜ −6 5 ⎟ ⎜ ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ m⎠ ⎛ 4 k − 3m ⎞ ⎜ −6 k + 5 m ⎟ ⎝ ⎠ ⇔ ⇔ ⎛1 0⎞ ⎛ x⎞ 1 ⎜0 1⎟ ⎜ ⎟ = 2 ⎝ ⎠ ⎝ y⎠ 1 ⎛ 4 k − 3m ⎞ ⎛ x⎞ ⎜ y ⎟ = 2 ⎜ −6 k + 5 m ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ Jadi.⎛ 3 −2 ⎞ A-1 = ⎜ ⎟ ⎝ −4 3 ⎠ Jika persamaan matriks di atas dikalikan A-1 dari kiri.8.13)}. maka A-1 = ⎜ ⎟= ⎜ ⎟. maka akan diperoleh: ⎛ 3 −2 ⎞ ⎛ 3 2 ⎞ ⎛ x ⎞ ⎛ 3 −2 ⎞ ⎛ 8 ⎞ ⎜ −4 3 ⎟ ⎜ 4 3 ⎟ ⎜ y ⎟ = ⎜ −4 3 ⎟ ⎜ 15 ⎟ ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠⎝ ⎝ ⎠⎝ ⎠ ⇔ ⇔ ⎛ 24 − 30 ⎞ ⎛1 0⎞ ⎛ x⎞ ⎜ 0 1 ⎟ ⎜ y ⎟ = ⎜ −32 + 45 ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠⎝ ⎠ ⎛ x⎞ ⎛ −6 ⎞ ⎜ y⎟ = ⎜ ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ 13 ⎠ ⇔ x = –6 dan y = 13 Jadi. W Contoh 2. ⎛ 5 3⎞ ⎛ x⎞ ⎛ k ⎞ ⎜ 6 4 ⎟ ⎜ y ⎟ = ⎜ m⎟ ⎝ ⎠⎝ ⎠ ⎝ ⎠ ⎛ 4 −3 ⎞ 1 ⎛ 4 −3 ⎞ 1 ⎛ 5 3⎞ Jika A = ⎜ . himpunan penyelesaian sistem persamaan linear di atas adalah {(–6. penyelesaian sistem persamaan linear di atas adalah: x= 1 1 (4k – 3m) dan y = (–6k + 5m) 2 2 BAB II ~ Matriks 71 .2 Diketahui sistem persamaan linear: ⎧ 5x + 3 y = k ⎨ ⎩6 x + 4 y = m Nyatakan penyelesaian untuk x dan y dalam k dan m.

apakah sistem persamaan linear tersebut mempunyai penyelesaian? Jika ada. X= ⎝ 2 1⎠ tentukan nilai-nilai dari x dan y. 4. X = ⎝2 4⎠ tentukan nilai-nilai dari x dan y. sebutkan penyelesaiannya. Diskusikan dengan teman Anda. apakah sistem persamaan linear tersebut mempunyai penyelesaian? Jika ada.8 1. ⎧ x + 2y = 3 ⎨ ⎩2 x + 4 y = 5 a. sebutkan penyelesaiannya. dan B = ⎝ y⎠ ⎛4⎞ ⎜2⎟ ⎝ ⎠ ⎛ x⎞ ⎜ y ⎟ . a. Jika AX = B. tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear berikut. Dengan menggunakan invers matriks. ⎛ x⎞ ⎜ ⎟ . b. dengan: ⎛ 5 3⎞ A= ⎜ ⎟. ⎧ 3x + 2 y = 8 ⎨ ⎩6 x + 4 y = 16 a. dengan: ⎛5 9⎞ A= ⎜ ⎟. 72 Matematika SMA/MA Kelas XII . f. Jika AX = B.Latihan 2. Gambarkan masing-masing persamaan linear di atas dalam sistem koordinat Cartesius? c. Diskusikan dengan teman Anda. selesaikan sistem persamaan linear berikut. Dengan menggunakan invers matriks. ⎧3x + 2 y = 5 ⎨ ⎩ x+ y= 2 ⎧ 2x + 4y = 1 ⎨ ⎩ 2 x + 3 y = −2 ⎧x + 2 y = 4 ⎨ ⎩5x + y = 2 d. c. b. Gambarkan masing-masing persamaan linear di atas dalam sistem koordinat Cartesius? c. a. dan B = ⎝ ⎠ ⎛ −1 ⎞ ⎜ ⎟ ⎝ −2 ⎠ 3. ⎧5 x + 6 y = 15 ⎨ ⎩ 2x + 3y = 6 ⎧x + 2 y + 3 = 0 ⎨ ⎩ x− y−1= 0 ⎧ 4 x + 5 y − 15 = 0 ⎨ ⎩ 3x + y + 8 = 0 2.Bahasa . Apakah sistem persamaan linear di atas dapat diselesaikan dengan invers matriks? b. e. Dengan menggunakan invers matriks. Apakah sistem persamaan linear di atas dapat diselesaikan dengan invers matriks? b. selesaikan sistem persamaan linear berikut.

⎧ 3x + 2 y = 8 ⎨ ⎩4 x + 3 y = 15 Penyelesaian: Dari sistem persamaan linear di atas.9. dan mempunyai penyelesaian yang banyaknya tak hingga.1 Sistem Persamaan Linear dengan Dua Variabel Sebelum kita menggunakan cara determinan. 2.9 Penyelesaian Sistem Persamaan Linear dengan Determinan Di dalam Buku Matematika Kelas X telah dibahas penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dan tiga variabel dengan menggunakan cara eliminasi. selesaikan sistem persamaan linear berikut.5. b. penyelesaian sistem persamaan linear di atas adalah x = –6 dan y = 13. W BAB II ~ Matriks 73 . tidak mempunyai penyelesaian. c. ⎧x + 2 y = 3 ⎨ ⎩2 x − y = 4 ⎧ x+ y= 3 ⎨ ⎩3x + 3 y = 9 ⎧ x− y= 4 ⎨ ⎩5 x − 5 y = 15 2. Dari sistem persamaan linear berikut ini.1 Dengan menggunakan cara eliminasi. diperoleh: 3x + 2y = 8 | × 3 | ⇒ 9x + 6y = 24 8x + 6y = 30 _ 4x + 3y = 15 | × 2 | ⇒ x = –6 Dari x = –6 dan 3x + 2y = 8. Pada subbab ini akan dibahas penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dan tiga variabel dengan cara determinan.9. Untuk ini perhatikan contoh berikut. a. diperoleh: (3)(–6) + 2y = 8 ⇔ 2y = 8 + 18 ⇔ 2y = 26 ⇔ y = 13 Jadi. Contoh 2. tentukan mana sistem persamaan linear yang mempunyai tepat satu penyelesaian. sebagai penyegaran kita ingat sekilas penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan menggunakan cara eliminasi.

penyelesaian bentuk umum sistem persamaan linear dengan dua variabel adalah: x= kd − bm am − ck dan y = ad − bc ad − bc Sekarang akan dibahas cara penyelesaian untuk sistem persamaan linear dua variabel dengan cara determinan.Bahasa . ax + by = k | × c | ⇒ acx + bcy = kc acx + ady = ma _ cx + dy = m | × a | ⇒ (bc – ad)y = kc – ma Jika bc – ad ≠ 0. maka diperoleh: y= dan ax + by = k cx + dy = m |×d| |×b| ⇒ ⇒ kc − ma am − ck = bc − ad ad − bc adx + bdy = kd bcx + bdy = bm _ (ad – bc)x = kd – bm x= kd − bm ad − bc Jadi. dan Δy = = am – ck c m c d m d kd − bm Δ x = Δ ad − bc am − ck Δ y = ad − bc Δ maka penyelesaian sistem persamaan linear di atas adalah: x= dan y = Cara penyelesaian yang terakhir ini yang disebut dengan penyelesaian cara determinan. ⎧ ax + by = k ⎨ ⎩cx + dy = m Dengan menggunakan cara eliminasi. Perhatikan lagi bentuk umum sistem persamaan linear dengan dua variabel berikut.Sekarang perhatikan bentuk umum sistem persamaan linear dengan dua variabel berikut. diperoleh sebagai berikut. ⎧ ax + by = k ⎨ ⎩cx + dy = m Jika dimisalkan: Δ= a k a b k b = ad – bc. 74 Matematika SMA/MA Kelas XII . Δx= = kd – bm.

dengan pendekatan aljabar dan c d ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ pendekatan geometri. X = ⎜ y ⎟ . kemungkinan pertama sistem persamaan linear tersebut tidak mempunyai penyelesaian dan kemungkinan kedua mempunyai penyelesaian yang banyaknya tak hingga. maka terdapat dua kemungkinan. Berikan beberapa kemungkinan penyelesaian untuk soal No. 2. 1. Jika pada sistem persamaan linear di atas didapat Δ ≠ 0.9. Jika pada sistem persamaan linear di atas didapat Δ = 0. tentukan penyelesaian sistem persamaan linear berikut. dan det( A ) = 0. Tugas Mandiri 1. ⎧6 x + 7 y = 9 ⎨ ⎩3x + 4 y = 6 Penyelesaian: Kita hitung lebih dahulu: Δ= Δx = Δy = sehingga: x= 6 7 = 24 – 21 = 3 3 4 9 7 = 36 – 42 = –6 6 4 6 9 = 36 – 27 = 9 3 6 Δy Δx = –2 dan y = =3 Δ Δ W Catatan: 1.2 Dengan menggunakan cara determinan. Berikan penjelasan lebih detail untuk sistem persamaan linear AX = b . BAB II ~ Matriks 75 . b = ⎜ m⎟ . 2. dengan ⎛ a b⎞ ⎛ k⎞ ⎛ x⎞ A=⎜ ⎟ . maka sistem persamaan linear tersebut mempunyai penyelesaian dan penyelesaiannya tunggal.Contoh 2.

00.y) yang memenuhi persamaan 2 x + 3y = 5 dan sekaligus persamaan 2x + 3y = 6 tidak ada. Ini berarti. a. maka sistem tersebut mempunyai penyelesaian yang banyaknya tak hingga.9. Perhatikan bahwa untuk sistem persamaan linear ini diperoleh Δ = (4)(3) – (6)(2) = 12 – 12 = 0. Pasangan (x.4 Seorang siswa ingin membeli kue dan es krim.00. b. sedangkan jika ia membeli 2 kue dan 4 es krim. Ini berarti bahwa himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear tersebut adalah: HP = {(x.500 2x + 4y = 8. Berapakah harga sebuah kue dan sebuah es krim? Penyelesaian: Misalkan: harga sebuah kue adalah x rupiah harga sebuah es krim adalah y rupiah Dari informasi yang diberikan dalam soal di atas. W Di dalam kehidupan sehari-hari banyak dijumpai suatu persoalan yang model matematikanya berupa sistem persamaan linear.Bahasa . b.3 Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear berikut (jika ada).500. perhatikan contoh berikut Contoh 2. Perhatikan bahwa untuk sistem persamaan linear ini diperoleh Δ = (2)(6) – (3)(4) = 12 – 12 = 0.9. maka ia harus membayar Rp7.y) | 2x + 3y = -1}. Semua pasangan berurutan (x. Jika ia membeli 3 kue dan 3 es krim.ini.y) yang memenuhi persamaan 2x + 3y = –1 pasti juga memenuhi persamaan 4x + 6y = –2.y) yang memenuhi persamaan tersebut banyaknya tak hingga. Berikut sebuah contoh tentang hal ini. Jika persamaan 4x + 6y = 10 dibagi dua.000.000 sehingga: Δ= 3 3 2 4 = 12 – 6 = 6 76 Matematika SMA/MA Kelas XII . sistem persamaan linear tersebut tidak mempunyai penyelesaian. Untuk memberikan penjelasan catatan kedua. maka diperoleh 2x + 3y = 5. Contoh 2. Karena banyaknya pasangan ( x. maka ia harus membayar Rp8. ⎧ 2 x + 3 y = −1 ⎨ ⎩ 4 x + 6 y = −2 ⎧ 4 x + 6 y = 10 ⎨ ⎩ 2x + 3y = 6 Penyelesaian: a. diperoleh model matematika: 3x + 3y = 7.

2 Sistem Persamaan Linear dengan Tiga Variabel jika Kita ingat kembali definisi determinan matriks persegi ordo 3 × 3.000 8.500 Δ Δ Jadi.000– 15.500.000 = 6. kita akan menyelesaikan sistem persamaan linear dengan tiga persamaan dan tiga variabel.a11⋅a23⋅a32 .000 4 3 7. W x= 2. ⎛ a11 ⎜ A = ⎜ a21 ⎜ ⎝ a31 a12 a22 a32 a13 ⎞ ⎟ a23 ⎟ ⎟ a33 ⎠ maka determinan dari A adalah bilangan real yang didefinisikan dengan det(A) = a11⋅a22⋅a33 + a12⋅a23⋅a31 + a13⋅a21⋅a32 .500 = 24.Δx = Δy = Akibatnya.a13⋅a22⋅a31 .000 Δy Δx = 1.9. harga sebuah kue adalah Rp1.000 2 8. 7.000 = 9. kita perhatikan bentuk berikut. Untuk mengingat rumus determinan matriks ordo 3 × 3 ini.000. Bentuk umum dari sistem persamaan linear ini adalah: ⎧ a11 x + a12 y + a13 z = p ⎪ ⎨ a21x + a22 y + a23 z = q ⎪a x + a y + a z = r 32 33 ⎩ 31 Jika dimisalkan: a11 Δ = a21 a31 BAB II ~ Matriks a12 a22 a32 a13 a23 a33 a11 a21 a31 a12 a22 a32 77 .500 3 = 30.00 dan harga sebuah es krim adalah Rp1.00.000 – 24. a11 a12 a13 a11 a12 a21 a31 (–) (–) a22 a32 (–) a23 a33 (+) a21 a31 (+) a22 a32 (+) Dengan menggunakan rumus determinan matriks ordo 3 × 3.000 dan y = = 1.a12⋅a21⋅a33.

x= Contoh 2.Bahasa . y= . dan z = Δ Δ Δ Cara penyelesaian sistem persamaan linear dengan cara di atas disebut penyelesaian cara determinan atau sering disebut juga cara aturan Cramer.5 Dengan menggunakan cara determinan.p a12 Δx = q a22 r a32 a11 Δy = a21 a31 a11 Δz = a21 a31 a13 a23 a33 p a12 q a22 r a32 a11 a21 a31 a11 a21 a31 p q r a12 a22 a32 p a13 q a23 r a33 a12 a22 a32 p q r maka penyelesaian sistem persamaan linear dengan tiga persamaan dan tiga variabel di atas adalah: Δy Δx Δx . ⎧ x + 2 y + 2 z = −1 ⎪ ⎨ x + 3 y+ z = 4 ⎪ x + 3y + 2z = 3 ⎩ Penyelesaian: Kita hitung lebih dahulu: 1 2 2 Δ= 1 3 1 1 3 2 −1 2 2 Δx = 4 3 1 3 3 2 1 −1 2 Δy = 1 4 1 1 3 2 1 2 1 3 =6+2+6–6–3–4=1 1 3 −1 2 4 3 = –6 + 6 + 24 – 18 + 3 – 16 = –7 3 3 1 −1 1 4 = 8 – 1 + 6 – 8 –3 + 2 = 4 1 3 78 Matematika SMA/MA Kelas XII .9. selesaikan sistem persamaan linear berikut.

00.500 3 11.000 b. dan 2 mangga.000 + 60. 4 apel.000 + 22. dan mangga. diperoleh model matematika yang berupa sistem persamaan linear dengan tiga variabel dan tiga persamaan. dan z = =1 Δ Δ Δ W Contoh 2. Jika dia membeli 1 jeruk. Dengan menggunakan cara determinan. sedangkan jika dia membeli 3 jeruk.1 2 −1 Δz = 1 3 4 1 3 3 1 2 1 3 = 9 + 8 – 3 + 3 – 12 – 6 = –1 1 3 Jadi.500. y = = 4. dan 2 mangga. c.000 2 = 68. Buatlah model matematika untuk persoalan di atas dalam bentuk sistem persamaan linear. selesaikan sistem persamaan linear yang telah diperoleh. Dari informasi pada soal di atas.000 4 2 10.00. harga satu buah apel adalah y rupiah. b. dan 1 buah mangga? Penyelesaian: a.000.000 3x + 2y + 2z = 10. maka dia harus membayar Rp11.6 Seorang anak ingin membeli buah jeruk.000 – 34. Misalkan: harga satu buah jeruk adalah x rupiah. Dari sistem persamaan linear yang diperoleh.00. Berapakah harga 1 buah jeruk.500 3 1 Δx = 11.000 – 66. Dengan menggunakan cara determinan. a. penyelesaian dari sistem persamaan linear di atas adalah: x= Δy Δx Δx = –7.000 – 40. Jika dia membeli 2 jeruk.000. 3 apel.500 x + 4y + 2z = 11. apel. 2x + 3y + z = 8.9.000 4 10. maka dia harus membayar Rp8.000 BAB II ~ Matriks 79 . 1 buah apel. dan harga satu buah mangga adalah z rupiah. dan 1 mangga. sistem persamaan linear ini dapat diselesaikan sebagai berikut. maka dia harus membayar Rp10. 2 apel. sebagai berikut.000 2 2 8.000 = 10. diketahui: 2 3 1 Δ = 1 4 2 3 2 2 2 3 1 4 3 2 = 16 +18 + 2 – 12 – 8 – 6 = 10 8.

00.500 Δz = 1 4 11.000 = 15.00.500. dan harga satu buah mangga adalah Rp2.000 + 17.000 2 3 1 4 3 2 = 80. ⎧x − 2 y = 3 ⎪ ⎨x y + =1 ⎪ ⎩3 2 ⎧x y − =8 ⎪ ⎪4 3 ⎨ ⎪x + y = 3 ⎪ ⎩2 5 a.000. x= c.00.000 + 10.000 Jadi.Bahasa . dan z = = 2. 80 Matematika SMA/MA Kelas XII . W Latihan 2.000 2 3 8. ⎧x + 2 y = 3 ⎨ ⎩ x + 3y = 1 d.000 + 99. a.000 – 33. adalah: Δy Δx Δx = 1.000 – 17.000 – 44.000 + 51.500 1 Δy = 1 11. tentukan penyelesaian sistem persamaan linear berikut.000 – 30.000 = 20. harga satu buah apel adalah Rp1. penyelesaian dari sistem persamaan linear di atas.500 1 11.000 – 102. Dengan menggunakan cara determinan.9 1.000 3 2 10.000 – 40. selesaikan sistem persamaan linear berikut. b. Dengan menggunakan cara determinan. b.2 8. ⎧ 5 x + 3 y = 18 ⎨ ⎩ −2 x − 3 y = 9 ⎧ 3 x + 2 y + 14 = 0 ⎨ ⎩ 2x − y − 7 = 0 ⎧ 2 x − 4 y = −1 ⎨ ⎩ x + 3 y = −2 ⎧ x + 2y = 6 ⎨ ⎩2 x + 6 y = 10 ⎧ 4 x + 5 y − 12 = 0 ⎨ ⎩ 3x + 5 y + 8 = 0 2. e.500.000 = 44.000 Δ Δ Δ Jadi. c.000 2 2 8.000 2 3 10. harga satu buah jeruk adalah Rp1.000 3 10. f. y = = 1.000.000.

⎧ x − 5 y+ 3 z − 12 = 0 ⎪ ⎨ 2 x + 3 y − 3 z+ 10 = 0 ⎪ 3 x − 3 y − 6 z − 15 = 0 ⎩ ⎧ 5 x − 2 y− 4 z − 15 = 0 ⎪ ⎨ 4 x + 3 y + 2 z− 8 = 0 ⎪ 2 x + 3 y − 3 z − 12 = 0 ⎩ b. sedangkan jika dia mempekerjakan 4 tukang batu dan 3 tukang kayu. a. 3. c.000. Jika dia mempekerjakan 3 tukang batu dan 2 tukang kayu. Dengan menggunakan cara determinan. ⎧x−1 + y+ 2 + = 2 0 ⎪ ⎪ 3 5 ⎨ ⎪ x + 3 + y−1 +1 = 0 ⎪ 5 ⎩ 2 ⎧x+1 y− 2 + +1= 0 ⎪ ⎪ 3 4 ⎨ ⎪x− 2 + y− 2 −1= 0 ⎪ ⎩ 2 2 d. b. BAB II ~ Matriks 81 . Dengan menggunakan cara determinan. selesaikan sistem persamaan linear yang telah diperoleh. Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linear berikut (jika mungkin) dan berikan penjelasan jika tidak mungkin. d. Jumlah dua buah bilangan adalah 37. maka dia harus membayar Rp135. ⎧x y − −6 = 0 ⎪ ⎪3 5 ⎨ ⎪x + y − 3 = 0 ⎪ ⎩4 5 ⎧x y + +1= 0 ⎪ ⎪2 9 ⎨ ⎪x + y + 2 = 0 ⎪ ⎩2 3 e. ⎨ ⎩4 x − 2 y = 0 4.00. Buatlah model matematika untuk persoalan ini dalam bentuk sistem persamaan linear.000. b. a. Buatlah model matematika untuk persoalan ini dalam bentuk sistem persamaan linear. Dengan menggunakan cara determinan. Seorang pemborong bangunan mempekerjakan beberapa tukang batu dan beberapa tukang kayu. maka dia harus membayar Rp190. ⎧ 2 x − 3 y+ z = 6 ⎪ ⎨ −3 x + 4 y+ z = 3 ⎪ 2 x + 3 y − 5z = 7 ⎩ ⎧2 x − 4 y − 3 z = 5 ⎪ ⎨ 5 x + 2 y+ 4 z = 8 ⎪ 2 x + 6 y − 5 z = 12 ⎩ c.c. c. sedangkan selisih dua buah bilangan tersebut adalah 13. a. selesaikan sistem persamaan linear yang telah diperoleh. b. f. Berapakah bilangan-bilangan tersebut? 5. ⎧ x + 2y = 3 ⎨ ⎩3x + 6 y = 9 ⎧ 2 x − y = −1 .00 setiap hari. Berapakah upah tukang batu dan tukang kayu setiap hari? 6. selesaikan sistem persamaan linear dengan tiga variabel dan tiga persamaan berikut ini. a.

b. Jenis-jenis Matriks a. Jumlah tabungan Budi dan Hasan adalah Rp500. 2. Budi. yaitu matriks yang mempunyai banyak baris sama dengan banyaknya kolom. yaitu matriks yang mempunyai satu kolom saja. 82 Matematika SMA/MA Kelas XII .000. b.Bahasa . Selanjutnya matriks dinotasikan dengan huruf besar (kapital).00. a. b. selesaikan sistem persamaan linear yang telah diperoleh. 8. Dengan menggunakan cara determinan. Hasan. 2) Matriks kolom. a. Pengertian matriks Matriks adalah susunan dari bilangan-bilangan yang berbentuk persegi panjang dan disusun dalam bentuk baris dan kolom. 2) Matriks identitas. yaitu matriks persegi yang semua entri pada diagonal utamanya bernilai 1 dan entri yang lain bernilai nol. Buatlah model matematika untuk persoalan ini dalam bentuk sistem persamaan linear. Jumlah tabungan ketiga anak tersebut adalah Rp1. sedangkan jumlah tabungan Hasan dan Alia adalah Rp800.000.000. jika matriks A mempunyai m baris dan n kolom. Berdasarkan elemen-elemen penyusunnya 1) Matriks nol.000.7. 3) Matriks diagonal. dan Alia? Rangkuman 1. Ordo matriks Matriks A dikatakan mempunyai ordo atau ukuran m × n. Berapakah masing-masing tabungan Budi. yaitu matriks yang entri-entri di luar diagonal utama bernilai nol. yaitu matriks yang mempunyai satu baris saja.00. Selanjutnnya matriks dengan ordo m × n dinotasikan dengan Amxn. ⎧ x + y+ z = 6 ⎪ ⎨ 2 x + 2 y + 2 z = 12 ⎪ 3 x + 3 y + 3 z = 18 ⎩ ⎧ x + y+ z = 5 ⎪ ⎨ 2 x + 2 y+ 2 z = 8 ⎪ 2 x + 2 y − 5z = 10 ⎩ b. Berdasarkan banyaknya baris dan kolom penyusunnya 1) Matriks baris. c.00. 3) Matriks persegi. dan Alia menabung uang di sebuah bank. yaitu matriks yang semua entrinya nol. Hasan. Pengertian dan Ordo Matriks a. Apakah sistem persamaan linear berikut mempunyai penyelesaian? Berikan alasannya.

jika ordo matriks A sama dengan ordo matriks B dan entri-entri yang seletak nilainya sama. Perkalian matriks Dua buah matriks dapat dikalikan. dengan A−1 = 1 ⎛ d −b⎞ ⎜ ⎟. yaitu matriks yang entri-entri di bawah diagonal utama bernilai nol. Invers Matriks Matriks A dikatakan mempunyai invers. ad − bc ⎝ −c a ⎠ 7... Selanjutnya notasi dari transpose matriks A adalah At. 5) Matriks segitiga bawah. selanjutnya jika matriks A mempunyai invers A-1.4) Matriks segitiga atas. jika terdapat matriks B sedemikian hingga ⎛ a b⎞ AB = I = BA. Operasi Aljabar pada Matriks a. Kesamaan Dua buah Matriks Matriks A dikatakan sama dengan matriks B. c. maka jumlah kedua matriks dinotasikan dengan A + B adalah suatu matriks baru C = (cij) juga berodo m × n dangan cij = aij + bij untuk setiap i dan j. Transpose Matriks Transpose suatu matriks A adalah matriks baru yang diperoleh dengan menukar baris dengan kolom. 3. 6. yaitu matriks yang entri-entri di atas diagonal utama bernilai nol. maka matriks A dikurangi matriks B dinotasikan dengan A – B adalah suatu matriks baru C = (cij) juga berodo m × n dengan cij = aij – bij untuk setiap i dan j. Jika A matriks berordo 2 × 2 dengan A = ⎜ ⎟ . BAB II ~ Matriks 83 . Pengurangan matriks Jika matriks A = (aij) dan matriks B = (bij) adalah dua buah matriks yang berordo sama m × n. maka matriks C = AB adalah matriks berordo m × q dengan: cij = ai1b1j + ai2b2j + ai3b3j + . Jika matriks A = (aij) berodo m × n dan matriks B = (bij) berordo n × q. + ainbnj untuk setiap i dan j. Aplikasi Matriks pada Sistem Persamaan Linear Suatu sistem persamaan linear dapat diubah menjadi persamaan matriks berbentuk AX = B. Penjumlahan matriks Jika matriks A = (aij) dan matriks B = (bij) adalah dua buah matriks yang berordo sama m × n. 4. maka invers matriks A ⎝ c d⎠ dilambangkan dengan A-1. jika banyaknya kolom matriks pertama sama dengan banyaknya baris matriks kedua. maka penyelesaian sistem persamaan linearnya dapat dinyatakan dengan X = A-1B. b. 5.

2 Arthur Cayley 84 Matematika SMA/MA Kelas XII . Inggris pada tanggal 16 Agustus 1821.org di Richmond.wikipedia. Tetapi setelah beliau meninggal. Di bidang matematika. Gambar 2.Math Info Arthur Cayley merupakan salah satu ilmuwan yang terkenal pada abad 19 yang berasal dari Inggris. salah satunya pada bidang fisika kuantum. beliau sangat terkenal karena pengembangan teori matriksnya. Surrey. Ia lahir Sumber: nl. Di awal perkem-bangannya matriks hanya dianggap sebagai suatu permainan karena tidak mempunyai aplikasi. selanjutnya teori matriks mempunyai perkembangan yang cukup pesat dan mempunyai aplikasi pada berbagai bidang. teori matriks banyak mempunyai aplikasi.Bahasa .

dan –4 BAB II ~ Matriks 85 . 4.. −1 1 ⎜ ⎜2 1 ⎝ ⎠ 4.. 7 B. A. dan –4 C. . 4. 4.. 1 E. dua belas 2. A. 4. y. maka nilai dari x. 5 C. Banyaknya kolom dari matriks: ⎛1 2 3 1⎞ ⎜ ⎟ A = ⎜0 5 4 2⎟ ⎜3 7 2 4⎟ ⎝ ⎠ adalah .. Elemen yang terletak pada baris ke-3 kolom ke-2 pada matriks A di atas adalah . ⎜ 2 0 ⎜ −1 1 ⎝ ⎠ ⎛2 0⎞ ⎜ D. 4. 7. dan 4 B. 4. pilihlah satu jawaban yang paling tepat! Kerjakan di buku tugas Anda! 1. dan –4 D.. ⎜ −1 5 ⎜ −1 −1 ⎠ ⎝ E. dan H = ⎜ 1 2 z ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ y 5⎠ ⎝ z w⎠ Jika 2F = G + H. ⎛ −1 5 ⎞ ⎜ A.Uji Kompetensi A. z. 7. –4. G =⎜ . ⎛ −1 −1 ⎞ ⎜ ⎟ ⎜ −1 5 ⎟ ⎜2 0⎟ ⎝ ⎠ ⎛ −1 5 ⎞ ⎜ ⎟ B. dan –4 E. maka matriks C tersebut adalah . 7. lima E. –7. –4. ⎜ −1 −1 ⎟ ⎜2 0⎟ ⎝ ⎠ ⎛ −1 5 ⎞ ⎜ C. . –7. 4. tiga B. Diketahui matriks-matriks: ⎛1 1 2 ⎞ ⎛1 2⎞ ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ A = ⎜ 0 3 1 ⎟ dan B = ⎜ 0 −1 ⎟ ⎜ ⎟ ⎜ ⎟ ⎝ 1 0 −1 ⎠ ⎝ −1 2 ⎠ Jika matriks C = AB. A. Untuk soal nomor 1 sampai dengan nomor 15.. . –4. .. lima belas D. empat C. 6 3.. dan w masing-masing adalah . Diketahui matriks-matriks: ⎛y 5 ⎞ ⎛ 4 x⎞ ⎛x 3 ⎞ F= ⎜ . 4 D.

⎜ ⎟ ⎝ 0 −3 ⎠ ⎛2 4⎞ ⎜ 5 6 ⎟ . Misalkan A dan B adalah matriks berukuran 2 × 2 dan masing-masing mempunyai invers A-1 dan B-1... .. A. dan 1 C. ⎜ 12 −8 ⎟ ⎝ ⎠ ⎛ −8 −4 ⎞ ⎛8 4⎞ D. .. 63. dan 1 ⎛1 0⎞ 7. dan 67 6. dan 57 C. 63. dan 57 B. . c. D. A. Jika diketahui invers dari matriks A adalah: ⎛ 2 1⎞ A−1 = ⎜ ⎝ 3 2⎠ maka matriks B = 4A adalah . 5.. 7.. 63. −4 ⎞ ⎛ 8 ⎜ −12 8 ⎟ ⎝ ⎠ ⎛ −8 4 ⎞ 86 Matematika SMA/MA Kelas XII . 67.. ⎝ ⎠ ⎛ −1 −8 ⎞ D. (A-1)-1 = A B. maka matriks 5P – 2Q adalah . (kA)-1 = A k 9. dan 45 D. dan 1 E. AB = BA A.. dan 14 E. Jika P = ⎜ ⎟ dan Q = ⎝2 3⎠ ⎛ −1 8 ⎞ A. 57. 5. dan d dari persamaan matriks di atas adalah . ⎜ ⎟ ⎝ 12 −8 ⎠ E. (AB)t = Bt At E. ⎛ 1 −8 ⎞ ⎜0 3 ⎟ ⎝ ⎠ ⎛ −1 −8 ⎞ C. 4. 0. Pernyataan berikut bernilai benar. . ⎜ ⎟ ⎝ 12 8 ⎠ B. b. ⎜ ⎟ ⎝ 0 −3 ⎠ B. dan –1 B. 5. –3. kecuali . 4. 11. Misalkan: A = ⎜6 ⎛ 3 −2 7 ⎞ ⎜ ⎟ 5 4 ⎟ dan B = ⎜0 4 9⎟ ⎝ ⎠ ⎛ 6 −2 4 ⎞ ⎜ ⎟ ⎜0 1 3⎟ ⎜7 7 5⎟ ⎝ ⎠ Entri-entri baris ketiga dari matriks AB adalah . ⎛1 8⎞ ⎜0 3 ⎝ ⎠ E. Diketahui persamaan matriks: b+ c ⎞ ⎛ 8 1 ⎞ ⎛ a− b ⎜ 3d + c 2 a − 4 d ⎟ = ⎜ 7 6 ⎟ ⎠ ⎝ ⎠ ⎝ Nilai a. 67. A. 5.5.. –3. 4. –4. 3. 28. . –3. ⎜ ⎟ ⎝ −12 −8 ⎠ ⎛ −8 −4 ⎞ C. (AB)-1 = B-1A-1 1 −1 C. 4. dan –1 D. 5. ⎜ 3⎟ ⎝0 ⎠ 8.. –3.Bahasa .

D.. 2. ⎛ 3 x⎞ 12. x1 = –1 atau x2 = –3 E. Diketahui matriks A = ⎜ ⎟ dan B = ⎝ y 5⎠ masing-masing adalah . . .. Nilai a agar matriks A = ⎜ a − 1 a − 3 ⎟ merupakan matriks singular adalah . x1 = –2 atau x2 = 3 ⎛ 2 y + 3z 2 x + 4 ⎞ ⎛ x 4⎞ Diketahui matriks A = ⎜ dan B = ⎜ . A. dan 8 E. –2 atau 3 D. 2. x1 = 1 atau x2 = –3 A. –3 dan –5 C. dan 5 C. y. 1 atau 4 BAB II ~ Matriks 87 .. 5. –1 atau 4 B. 2.. 5. 3 dan 5 E. 5 dan 3 D. A. maka nilai x dan y ⎝ ⎠ 11. A.. .10. dan z masing-masing adalah . 2 atau –3 E. 3 dan 5 C. 8. Diketahui persamaan garis g1: 2x – y – 5 = 0 dan g2: 3x – y – 7 = 0 . 8. x1 = 1 atau x2 = 3 C. Diketahui persamaan berikut.–1) 2 ⎞ ⎛a+ 2 15.. ⎝ ⎠ A. (–2. –4 dan –4 13. Kedua garis tersebut berpotongan di titik . x 1 x + 5 −x = x − 2 2x x 1 Nilai x yang memenuhi persamaan di atas adalah . Jika A = B-1. –3 dan 5 { 14.. . maka ⎟ y+7 ⎟ ⎝ x ⎠ ⎝ 2 y 3z ⎠ nilai x. (2. Jika 2A = Bt. 4 dan –2 B. (2.. . 5. x1 = –1 atau x2 = 3 B.. dan 2 ⎛ −3 −4 ⎞ ⎜ −4 −5 ⎟ . 1 atau –4 C. Diketahui sistem persamaan linear: x+y=8 2x – y = 1 Nilai x dan y dari sistem persamaan linear di atas adalah . (–2.1) D. 5. 4 dan 4 D. . dan 2 B.. 8.. dan 8 D.3) C. A. (2.1) E. –2 dan 4 E..–1) B. –5 dan –3 B.

a.00. Tentukan harga dari sebuah boneka dan sebuah bola.000. dan Ani? Soal Analisis 1. Diketahui sistem persamaan linear: 2x + 3 y = 3 3x + 5 y = 4 a. Wisnu membeli 5 buah boneka dan 2 buah bola. Rp10. Rp3. Tentukan: 5⎟ ⎠ A-1 B-1 B-1 A-1 19. Mereka masing-masing membayar Rp360. (AB)-1 ⎛3 ⎜4 ⎝ c.00. sedangkan jumlah tabungan Ali dan Ani adalah Rp21. c. Berapa karcis yang terjual untuk masing-masing kelas agar diperoleh pemasukan Rp350. 2. Nyatakan sistem persamaan linear ini dalam bentuk persamaan matriks. 20. dan kelas super VIP seharga Rp100. masing-masing adalah kelas biasa seharga Rp20. 25 kg buah mangga.000. Budi.00. 4⎞ .000.000. selesaikan sistem persamaan linear yang telah diperoleh dari a. Untuk soal nomor 16 sampai dengan nomor 20. selesaikan dengan matriks untuk memperoleh jumlah uang yang harus dibayarkan oleh pedagang buah tersebut.00. Diketahui matriks A = ⎜ 3 3 ⎟ dan B = ⎝ ⎠ a. Ali. kelas VIP seharga Rp50.B. { ⎛6 2⎞ 18.00.000. Suatu panitia pertunjukkan akan mengadakan pertunjukan spektakuler yang menampilkan artis ibukota di gedung itu dengan menjual 3 jenis karcis.000.000 kursi. b. b. Berapakah besar masing-masing tabungan dari Ali. a.00. Susunlah sistem persamaan linear dari persoalan di atas. sedangkan Yuli membeli 3 buah boneka dan 3 buah bola.000. dan 15 kg buah pepaya.000. c. 30 kg buah apel. kerjakan dengan langkahlangkah yang tepat! 16.000. dan Ani menabung di sebuah bank. b. Budi. Buatlah model matematika untuk persoalan ini. a.00 dan Rp270. Dengan menggunakan cara determinan. Jika harga per kg berturut-turut Rp7. Jumlah tabungan ketiga anak tersebut adalah Rp30.00.500. yaitu boneka dan bola.000.000. Sebuah gedung pertunjukan mempunyai tempat duduk 10.Bahasa 88 . Nyatakan sistem persamaan linear yang diperoleh dalam bentuk persamaan matriks.00. dan Rp1500. Jumlah tabungan Ali dan Budi dikurangi tabungan Ani adalah Rp15. Seorang pedagang buah-buahan membeli 20 kg buah jeruk. AB b. d. Berikan syarat pada matriks A dan B sedemikian hingga berlaku: (A + B)2 = A2 + 2AB + B2 17. Wisnu dan Yuli membeli 2 jenis mainan.00? Matematika SMA/MA Kelas XII . Selesaikan persamaan matriksnya dengan menggunakan invers matriks.00.00. Berikan contoh matriks A dan B berukuran 2 × 2 sehingga: (A + B)2 ≠ A2 + 2AB + B2 b.00.000.

..................................... Tentukan x dan y dengan menggunakan invers dari A........ Buatlah kelompok yang terdiri dari 4 atau 5 siswa........ Misalkan x adalah jumlah siswa laki-laki dan y adalah jumlah siswa perempuan. kelas A..... 2... Tentukan rerata untuk setiap kategori dan rerata kelas (bulatkan).. 4. Nyatakan model yang Anda peroleh dengan notasi matrik........... dan kelas B.. tentukan model matematika dari data yang Anda peroleh.... Catat hasil wawancara Anda..... dan bedakan untuk setiap kelas antara laki-laki dan perempuan....... Buku catatan 3..... BAB II ~ Matriks 89 . Tentukan rerata waktu belajar untuk siswa laki-laki... 2....... 3. 3.... Kemudian isikan ke dalam daftar isian berikut.. Alat dan bahan yang digunakan 1........ Semester : 1 (satu) : Survei tentang data waktu belajar di luar sekolah : Menentukan rerata waktu jam belajar di luar sekolah A... siswa perempuan...... Analisis 1............. Kelas yang disurvei B.. Tanggal : ... Misalkan A adalah matriks lamanya waktu belajar.... : XII Materi Pokok : Matriks : . Daftar isian 4.... Lamanya Belajar Laki-laki Kelas A Kelas B Perempuan Jumlah C...... Cara kerja 1............ Jumlahkan lamanya waktu belajar untuk setiap kategori (laki-laki dan perempuan) untuk setiap kelas..Aktivitas Proyek Aktivitas Nama Kelas Kelompok Kegiatan Tujuan : ..... Ambillah dua kelas di sekolah Anda untuk disurvei tentang lamanya belajar di luar sekolah. Alat tulis 2. Lakukan wawancara dengan siswa dari kelas yang telah Anda pilih tentang lamanya belajar di luar sekolah.

2. ⎟ = ⎜ ⎝ 1 16 ⎠ ⎝ 3 4 ⎠ ⎝ 49 66 ⎠ Karena 46. C. 74. Z berturut-turut (boleh juga berlainan). Setelah ia melakukan pengurangan itu maka 46. 26 untuk hurufhuruf A. 22. dan 66 tidak terdapat di antara nomor-nomor kode huruf itu dan karena paling besar nomor kode huruf itu 26. . Sekarang coba buatlah kode rahasia dari kata ”Awas”. agen rahasia 007 itu menyampaikan (tertulis) ”TXWN” yang artinya ”siap”.. Kode 20. 9. 49. dan 66 itu dengan kelipatan 26 sehingga sisanya masing-masing kurang dari 26. 16.. sehingga huruf-huruf pada perkataan “siap” menjadi 19.Teka-Teki Matematika Kode Rahasia dengan Menggunakan Matriks Misalkan agen rahasia 007 mengirimkan informasi “siap”. 23. . ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ 1 16 ⎠ ⎛ 19 9 ⎞ ⎛ 1 2 ⎞ ⎛ 46 74 ⎞ Hasilnya ⎜ ⎟ ⎜ ⎟. Untuk menghindarkan orang lain dapat menerka perkataan yang ⎝ 1 16 ⎠ ⎛1 2⎞ ⎛ 19 9 ⎞ ditulis dengan ⎜ . Kemudian 19. 1. 90 Matematika SMA/MA Kelas XII . 1.Bahasa . dan 16 ditulis dalam bentuk ⎛ 19 9 ⎞ matriks ⎜ ⎟ . Ia memberi nomor kepada huruf alphabet Latin 1. dan 14 diubah lagi ke dalam huruf menjadi TXWN. . 3. yang maksudnya siap untuk menyerang. dan 14.. 49. B. 9. dan 66 itu menjadi 20. 74. 22. ia kurangi 46.. maka matriks tersebut dikalikan dengan matriks kode ⎜ 3 4 ⎟ . Jadi. Perlu diingat bahwa huruf berulang pada kata yang sudah dikodekan bukan merupakan huruf berulang pada kata asal dan sebaliknya. 74. 23. 49. .

. 7 B. . pilihlah satu jawaban yang paling tepat! Kerjakan di buku tugas Anda! 1. Banyaknya baris dari matriks: ⎛ 1 2 3 −1 ⎞ ⎜ ⎟ A = ⎜ 5 −5 4 2 ⎟ ⎜3 7 2 4 ⎟ ⎝ ⎠ adalah .2) D.. (–2.. dua belas 5. (–6.6) 3. A. ⎛ 6 20 ⎞ ⎜ 40 −2 ⎟ ⎝ ⎠ E..10) dan (8. . . Elemen yang terletak pada baris ke-3 kolom ke-2 pada matriks A di atas adalah . trapesium D. ⎛ 6 20 ⎞ ⎜ 40 0 ⎟ ⎝ ⎠ ⎛ 24 16 ⎞ C. ⎜ 9 18 ⎟ ⎝ ⎠ ⎛ 24 24 ⎞ D.2) E. Bangun datar yang menggambarkan penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear: 3x + 2y ≤ 30. empat persegi panjang B. 1 E. A. A. 2x + 3y ≤ 30. lima E. Titik potong garis 3x – 4y = 10 dan x + y = 8 adalah . ⎜ ⎟ ⎝ 16 16 ⎠ B. (–6. lima belas D. 4 D. x ≥ 0.0) adalah . ⎝3 0⎠ ⎛ 21 6 ⎞ A.. 5y = 4x – 40 B.. segi empat E. A. Untuk soal nomor 1 sampai dengan nomor 30.Latihan Ulangan Umum Semester 1 A. 6 ⎛ 1 2⎞ 6. 4y = –5x + 40 E. Persamaan garis yang melalui titik (0.. 5 C.. tiga B.. (6. segitiga C. . ..–2) C. .. (2.. maka f(A) adalah .6) B. A. ⎜ ⎟ ⎝ 24 16 ⎠ Latihan Ulangan Umum Semester 1 91 . dan y ≥ 0 berbentuk . Jika diketahui matriks A = ⎜ ⎟ dan f(x) = 3x2 + 5x – 2. empat C. 4y = 5x – 40 2. segi lima 4. 5y = –4x + 40 C. 4y = 5x + 40 D.

. Jika A dan B dapat dibalik. Seorang penjahit ingin membuat 2 jenis pakaian yaitu jenis A dan jenis B. 40 C. masingmasing memerlukan dua bahan kain. 26 D. 45 ⎛ 1 0⎞ Diketahui matriks A = ⎜ ⎟ . 1⎞ ⎛ 1 A.Bahasa . ⎜ ⎟ ⎝ −2 2 ⎠ 92 Matematika SMA/MA Kelas XII . 30 E. yaitu bahan I dan bahan II. maka pernyataan berikut benar. maka matriks X adalah . 1 45 1 40 10. ⎛ 1 1⎞ ⎜2 2⎟ ⎝ ⎠ ⎛ −1 1 ⎞ C. Untuk pakaian jenis B memerlukan kain bahan I sebanyak 1 m dan kain bahan II sebanyak 0. A..25 m.5 m. Jika A serupa dengan B dan B serupa dengan C. . dan X adalah matriks berordo 2 × 2... ⎜ ⎟ ⎝1 4⎠ D. jika terdapat matriks P yang dapat dibalik sedemikian hingga B = P-1AP. ⎜ ⎟ ⎝ −2 −2 ⎠ ⎛ 1 0⎞ ⎜ −1 4 ⎟ . Jika A matriks berukuran 3 × 3 dan det(A) = 5.. . Matriks B dikatakan serupa dengan matrik A. maka nilai dari det((2A)-1) adalah . B. A. Matriks A sama dengan matriks B E. ..7. Untuk pakaian jenis A memerlukan kain bahan I sebanyak 2 m dan kain bahan II sebanyak 0. kecuali . A. maka A serupa dengan C 9. Bila ⎝ ⎠ ⎛1 0⎞ D. ⎛ 1 −1 ⎞ ⎜ −2 −2 ⎟ ⎝ ⎠ E. 24 C. maka A-1 dan B-1 serupa D. 15 B. Kain bahan I tersedia 30 m dan kain bahan II tersedia 12 m. At dan Bt serupa B.. 48 8.. 10 B. E. Jika A dan B merupakan matriks-matriks yang serupa. Jumlah kedua pakaian yang dapat dibuat sebanyak-banyaknya adalah . A dapat dibalik jika dan hanya jika B dapat dibalik C. .B= ⎝ −2 1 ⎠ AX = B.

x + 2y ≤ 16. 3 B. A. dan y ≥ 0 adalah . x+ y≥4 x + 2y ≥ 4 x – 2y ≤ –4 2x – y ≤ 4 E. 36 ⎛5+ a a ⎞ ⎛ 9 −a ⎞ dan B = ⎜ Jika diketahui matriks A = ⎜ ⎟ ⎟ serta det(A) = det(B). A. . .. 3 atau 4 D. 2 C. Nilai maksimum fungsi objektif f(x. –3 atau 4 E.. 3 atau –5 C. maka ⎟ y+7 ⎟ ⎝ x ⎠ ⎝ 2 y 3z ⎠ nilai z adalah . 40 B. Y 4 (4. 8 E. x + y ≤ 4 x + 2y ≤ 4 x – 2y ≤ –4 2x – y ≤ 4 12. 12 D. 24 E.4) 2 0 2 4 X x+ y≤4 x + 2y ≥ 4 x – 2y ≤ –4 2x – y ≥ 4 B... . D. maka nilai 3a ⎠ ⎝ 5 ⎝7 4 ⎠ a adalah .y) = 2x + 5y pada himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear: x + y ≤ 12. x ≥ 0. Daerah yang diarsir pada diagram Cartesius di bawah ini merupakan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan . –4 atau 5 B.11. A. x + y ≤ 4 x + 2y ≥ 4 x – 2y ≥ 4 2x – y ≤ 4 C. 3 atau –4 14. x + y ≤ 4 x + 2y ≥ 4 x – 2y ≥ –4 2x – y ≤ 4 ⎛ 2z − 3y 2x + 1⎞ ⎛ x 4⎞ Jika diketahui matriks A = ⎜ dan B = ⎜ serta A = 2Bt... A.. Latihan Ulangan Umum Semester 1 93 . .. 5 13. 52 C. 10 D.

3 dan 5 E. –4 dan –4 C.1) E. (2. (A + At) juga simetrik C. A.Bahasa . x + 2y ≥ 24. 2.15. dan 8 C. 72 C. 38 D. A. 5. Jika 2A = Bt. Diketahui persamaan garis g1: 2x – y – 5 = 0 dan g2: 3x – y – 7 = 0. 3 dan 5 E. x + y ≤ 9. y+7 ⎟ ⎝ ⎠ 16. .y) = 8 x + 6 y pada daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linear: 2x + y ≥ 30. . A. (2. . 5. –5 dan –3 B.–1) 94 Matematika SMA/MA Kelas XII .. 5. . A. Jika A = B-1. 18. dan 2 ⎛ 2 y + 3z 2 x + 4 ⎞ ⎜ x . dan 5 19.. (A – At) juga simetrik Nilai x dan y yang memaksimumkan fungsi tujuan: f(x. 2. 192 D. 180 E... maka pernyataan berikut benar. At juga simetrik D. dan 8 B.1) D. 45 E.. 8. dan y ≥ 0 adalah . ⎛ −3 −4 ⎞ ⎛ 3 x⎞ Diketahui A = ⎜ dan B = ⎜ −4 −5 ⎟ . 60 Nilai minimum fungsi f(x. maka nilai x. D. Jika A matriks simetrik (At = A). 4 dan 4 20.–1) B.3) C.y) = 5x + 4y pada daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan: 3x + y ≤ 15... 8. 5 dan 3 D. Kedua garis tersebut berpotongan di titik . 5. (–2. 25 C. .. –A juga simetrik E. 4 dan –2 D. 17. –2 dan 4 B.. A.. 142 ⎛ x 4⎞ Diketahui matriks A = ⎜ ⎟ dan B = ⎝ 2 y 3z ⎠ y.. A mempunyai invers B. A. kecuali . 8. –3 dan –5 C. –3 dan 5 { 21. A.. Diketahui sistem persamaan linear: x+y= 8 2x – y = 1 Nilai x dan y dari sistem persamaan linear di atas adalah . x ≥ 0. dan z masing-masing adalah . x ≥ 0. dan y ≥ 0 adalah . .. 132 B. (2.. maka nilai x dan y masing⎟ ⎝ ⎠ ⎝ y 5⎠ masing adalah . dan 2 E. . 36 B. 2. (–2.

maka nilai x. 2 atau –6 25. yaitu bahan I dan bahan II. dan 2 ⎛ 2 y + 3z 2 x + 4 ⎞ . 2.. 2. 2. dan 5 27. 5. maka det(2A) = . 2 atau 6 B. –2.920 Nilai k agar matriks A berikut merupakan matriks singular adalah . 2 atau –3 E. x1 = –2 atau x2 = 3 26. − − a 1 a 3⎟ ⎝ ⎠ A. 1 atau –4 C. 8. dan 8 B.. ⎜ 7 −8 9 ⎟ ⎝ ⎠ A. 5. D. D. –1 atau 4 B. Diketahui persamaan berikut. 5. 2 ⎞ ⎛a+ 2 Nilai a agar matriks A = ⎜ merupakan matriks singular adalah ... 480 C.. 5. 720 E. Jika 2A = Bt.22. 240 B. –2 atau 3 D. 24 E.5 satuan. dan 8 C. 8. Untuk mesin jenis B memerlukan bahan I sebanyak 1 satuan dan bahan II sebanyak 0. atau 6 Nilai x yang memenuhi persamaan di atas adalah .. x1 = –1 atau x2 = 3 B. 15 D. 8. dan 2 E. ⎜ x y+7 ⎟ ⎝ ⎠ D. Untuk mesin jenis A memerlukan bahan I sebanyak 2 satuan dan bahan II sebanyak 0. Perusahaan “Beta Perkasa” memproduksi 2 jenis mesin yaitu jenis A dan jenis B. . A. x1 = –1 atau x2 = –3 E. x1 = 1 atau x2 = –3 A. –2 atau –6 E. A. . 1 atau 4 ⎛ 1 2 3⎞ ⎜ ⎟ 23. . . ⎛ x 4⎞ Diketahui matriks A = ⎜ ⎟ dan B = ⎝ 2 y 3z ⎠ y.. Bahan I tersedia 30 satuan dan bahan II tersedia 12 satuan.25 m. –2 atau 6 C. .. 30 B. x1 = 1 atau x2 = 3 C... 1. 0 ⎞ ⎛ k− 6 0 ⎜ ⎟ A=⎜ 0 k −1 ⎟ ⎜ 0 4 k− 2 ⎟ ⎝ ⎠ A. dan z masing-masing adalah . Jika matriks A = ⎜ −4 5 6 ⎟ . . Jumlah kedua mesin yang dapat dibuat sebanyak-banyaknya adalah .. masing-masing memerlukan dua bahan. x 1 x + 5 −x = x − 2 2x x 1 D. 2. –240 24.. 26 C. 28 Latihan Ulangan Umum Semester 1 95 .

000. Rp300. A. x = ( −4 p + 3q) dan y = ( −6 p + 5q) 2 2 B.00 per kg.00 C. C.000.000.000 kg..00 D. 1 1 A. Rp240. Rp96.000.Bahasa .000.000.28. yaitu makanan jenis M1 dan M2. 1 1 x = (4 p − 3q) dan y = ( −6 p + 5q) 2 2 1 1 x = (4 p − 3q) dan y = (6 p + 5q) 2 2 1 1 x = (4 p + 3q) dan y = ( −6 p + 5q) 2 2 1 1 x = (4 p + 3q) dan y = (6 p + 5q) 2 2 96 Matematika SMA/MA Kelas XII ..000. Besarnya biaya minimal yang harus dikeluarkan orang tersebut agar kebutuhan zat kimia tersebut terpenuhi adalah .. Makanan jenis M2 setiap 1 kg mengandung 2 satuan zat kimia jenis A dan 1 satuan zat kimia jenis B. Harga makanan jenis M1 adalah Rp8.000.. 29. 30. Rp150.00 E.. Setiap bulan seseorang membutuhkan bahan makanan yang mengandung zat kimia jenis A tidak kurang dari 30 satuan dan jenis B tidak kurang dari 24 satuan.. .00 B. sedangkan penumpang kelas ekonomi bagasinya dibatasi 20 kg.000.000.00 dan tiket untuk kelas ekonomi Rp500.000. Rp120. Rp60. Rp93. . D.00 B. Bila tiket untuk setiap penumpang kelas eksekutif Rp800.000.00. maka banyaknya penumpang masing-masing kelas tersebut agar diperoleh pendapatan sebanyak-banyaknya adalah .000.00 Diketahui sistem persamaan linear dengan dua variabel: ⎧5x + 3 y = p ⎨ ⎩6x + 4 y = q Penyelesaian dari sistem persamaan linear ini adalah . Rp195.000.00 E. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut terdapat 2 macam jenis makanan.000. Rp75.000. A.00 Sebuah pesawat udara mempunyai tempat duduk tidak lebih dari 300 penumpang.00 C.00 D.000. Pesawat itu hanya dapat membawa bagasi tidak lebih dari 12. Makanan jenis M1 setiap 1 kg mengandung 2 satuan zat kimia jenis A dan 2 satuan zat kimia jenis B.00 per kg dan harga makanan jenis M2 adalah Rp5. Rp160. Setiap penumpang kelas eksekutif boleh membawa barang di bagasi maksimum 60 kg. . E.000.000.

sedangkan jumlah kelereng Althof dan Nadia adalah 50.00 dan Rp5.y) = 4x + 3y serta x. hitunglah banyaknya mobil dan bis masing-masing harus parkir agar diperoleh pendapatan maksimum dan tentukan pendapatan maksimum tersebut. Nyatakan sistem persamaan linear ini dalam bentuk persamaan matriks. b. tanaman tersebut harus diberi pupuk yang mengandung unsur kimia jenis U. dan 1 satuan. Althof. b.000. B A 34. Selesaikan persamaan matriksnya dengan menggunakan invers matriks. kerjakan dengan langkah-langkah yang tepat! 31. 5x + 2y ≤ 10. Jumlah kelereng ketiga anak tersebut adalah 75. dan Nadia bermain kelereng. A-1 B-1 t b. dan W masing-masing paling sedikit 24. 2x + 5y ≤ 20. { 33. V. Tentukan: ⎝ ⎠ ⎝ ⎠ a. 1. Satu kg pupuk jenis P mengandung unsur kimia jenis U. selesaikan sistem persamaan linear yang telah diperoleh dari a. 1. a. 2x + 3y ≤ 12. Sedangkan satu kg pupuk jenis Q mengandung unsur kimia jenis U. dan Nadia? 35. dan 36 satuan unsur kimia tersebut. B-1 A-1 t t c. 36. dan W masing-masing sebesar 2. x ≥ 0. Seorang petani menginginkan tanamannya tidak terserang hama. Daerah parkir tersebut tidak boleh menampung lebih dari 8 kendaraan. ⎛ 5 4⎞ ⎛ 3 5⎞ Diketahui matriks A = ⎜ 4 3 ⎟ dan B = ⎜ 4 5 ⎟ . Untuk soal nomor 31 sampai dengan nomor 40.00. Jika f(x. Jika tarif parkir untuk mobil dan bis masing-masing adalah Rp3. Dengan menggunakan cara determinan. (AB) e. y adalah bilangan-bilangan real nonnegatif. c. dan 2 satuan. x ≥ 0. Buatlah model matematika untuk persoalan ini. AB d.000. x + 6y ≤ 12. Rizqa.00.000. Latihan Ulangan Umum Semester 1 97 . V. 32. 22. Luas daerah parkir adalah 100 m2. Tentukan biaya minimum yang dikeluarkan petani agar keinginannya tercapai. Harga satu kg pupuk jenis P dan Q masing-masing adalah Rp8.00 dan Rp6. Berapakan masing-masing kelereng Althof.B. y ≥ 0 b. tentukan nilai maksimum dan nilai minimum dari fungsi f dan g pada masing-masing sistem pertidaksamaan linear berikut. Dua jenis pupuk P dan Q diberikan pada tanaman tersebut. Agar keinginannya tersebut terlaksana.000. Rizqa. dan W masing-masing sebesar 1.y) = 3x + 4y dan g(x. Jumlah kelereng Althof dan Rizqa dikurangi kelereng Nadia adalah 45. y ≥ 0 Diketahui sistem persamaan linear: 3x + 5 y = 3 2x + 4y = 4 a. V. Luas rata-rata untuk sebuah mobil 10 m2 dan untuk sebuah bis 20 m2. a.

38. b. b.Bahasa .y) = 5x + 4y pada daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan: 3x + y ≤ 15. Tentukan nilai x dan y yang memaksimumkan fungsi tujuan: f(x. x ≥ 0. b. sedangkan jika dia membeli 3 buku. dan 1 buah pensil? Agus. dan pensil.00. dan y ≥ 0.00. 98 Matematika SMA/MA Kelas XII .500. dan 2 bolpoin. Jika dia membeli 1 buku. Seorang anak ingin membeli buku. dan Endra? Diketahui: ⎛1 0⎞ ⎛ 3 4⎞ A= ⎜ dan I = ⎜ 0 1 ⎟ ⎟ ⎝ ⎠ ⎝ 2 3⎠ a.000. Berapakah harga 1 buah buku.000. x + y ≤ 9. Aulia. 39. Buatlah model matematika untuk persoalan di atas dalam bentuk sistem persamaan linear.000. Jumlah tabungan Agus dan Aulia adalah Rp1. c.000. Dengan menggunakan cara determinan. maka dia harus membayar Rp12. 40. maka dia harus membayar Rp11.00. Berapakah masing-masing tabungan Agus. dan 1 pensil. dan Endra menabung uang di sebuah bank. Buatlah model matematika untuk persoalan ini dalam bentuk sistem persamaan linear. Tentukan bilangan real k sedemikian hingga matriks kI – A tidak mempunyai invers. maka dia harus membayar Rp15. Jika dia membeli 2 buku. selesaikan sistem persamaan linear yang telah diperoleh. dan 2 pensil. selesaikan sistem persamaan linear yang telah diperoleh. 1 buah bolpoin. 4 bolpoin.000. 3 bolpoin.500. bolpoin. Tentukan bilangan real k sedemikian hingga matriks kI – A mempunyai invers. a.00. c. Jumlah tabungan ketiga anak tersebut adalah Rp2. Aulia. a.00.000.00. Dengan menggunakan cara determinan. sedangkan jumlah tabungan Aulia dan Endra adalah Rp1.37. 2 pensil.500.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.