P. 1
AKUNTANSI ORGANISASI NIRLABA

AKUNTANSI ORGANISASI NIRLABA

|Views: 116|Likes:
Published by Sata Zeva

More info:

Published by: Sata Zeva on Apr 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/19/2015

pdf

text

original

AKUNTANSI ORGANISASI NIRLABA Karakteristik dan Ruang Lingkup Organisasi Nirlaba

Organisasi nirlaba berbeda dengan organisasi bisnis, perbedaan itu terletak pada cara organisasi memperoleh sumber daya yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas operasinya. Yaitu dari para anggota dan para penyumbang lain yang tidak mengharapkan imbalan apapun dari organisasi tersebut. Dari karakteristik tersebut makan mengakibatkan dalam organisasi nirlaba timbul transaksi tertentu yang jarang terjadi dalam organisasi bisnis yaitu misalnya penerimaan sumbangan. Dalam praktiknya sering tampil dalam berbagai bentuk, sehingga sering sulit dibedakan dengan organisasi bisnis pada umumnya. Meskipun organisasi nirlaba tidak aa kepemilikan, organisasi tersebut mendanai kebutuhan modalnya dari utang dan keburuhan operasinya dari pendapatan atas jasa yang diberikan kepada pihak publik. Hal ini mengakibatkan, pengukuran jumlah, saat, dan kepastian aliran pemasukan kas menjadi ukuran kinerja penting bagi para pengguna laporan keuangan. Para pengguna laporan keuangan organisasi nirlaba mempunyai kepentingan yang sama dengan organisasi bisnis yaitu untuk : a. Jasa yang doberikan organisasi nirlaba dan kemampuannya untuk terus memberikan jasa tersebut. Kepentingan ini meliputi memberikan jasa dikomunikasikan melalui laporan posisi keuanganyang menyediakan informasi mengenai asset, kewajiban, aset bersih dan informasi mengenai hubungan diantara unsur-unsur tersebut. Laporan yang disajikan harus terpisah asset bersih baik yang terikat maupun yang tidak terikat penggunaannya. b. Cara manajer melakukan tanggung jawabnya dan aspek kinerja manajer. Hal ini mencakup kemampuan mengelola sumber daya organisasi yang diterima dari para penyumbang disajikan melalui melalui laporan aktivitas yang harus menyajikan informasi mengenai perubahan yang terjadi dalam kelompok asset bersih. Jenis pemisahan asset bersih dijelaskan dalam pembatasan permanen dan temporer serta sumbangan terikat dan tidak terikat. Dan laporan arus kas. Pembatasan permanen merupakan pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh penyumbang agar sumber daya tersebut dipertahankan secara permanen, tetapi organisasi diijinkan untuk menggunakan sebagian atau semua penghasilan atau manfaat ekonomi lainnya yang berasal dari sumber daya tersebut. Pembatasan temporer merupakanpembatasan pengguna sumber daya oleh penyumbang yang menetapkan agar sumberdaya tersebut dipertahankan sampai dengan periode tertentu, atau sampai dengan terpenuhinya keadaan tertentu.

dengan harapan organisasi nirlaba dapat membuat laporan keuangan organisasi nirlaba yang lebih mudah dipahami. serta pemakai dan calon pemakai lainnya dalam menilai . memiliki relevansi dan memiliki daya banding yang tinggi. laporan aktivitas. dalam arti bahwa kepemilikan dalam organisasi nirlaba tidak dapat dijual. Karakteristik yang berlaku bagi laporan keuangan organisasi nirlaba yang ditentukan oleh PSAK No. b. 1. Dari sisi pemakai eksternal. atau kepemilikan tersebut tidak mencerminkan proporsi pembagian sumber daya entitas pada saat likuidasi atau pembubaran entitas. FASB mengeluarkan SFAC mengenai tujuan laporan keuangan untuk organisasi nonbisnis/nirlaba. Tidak ada kepemilikan seperti lazimnya pada organisasi bisnis. Laporan keuangan nonbisnis hendaknya dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi penyedia dan calon penyedia sumber daya. dan catatan atas laporan keuangan. Tujuan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba Ada beberapa alasan mengapa perlu dibuat laporan keuangan. Memberikan informasi untuk membantu para penyedia dan calon penyedia sumber daya. Sebagai bagian dari usaha untuk membuat kerangka konseptual. Menghasilkan barang dan/atau jasa tnpa bertujuan memupuk laba.45 mengatur tentang pelaporan keuangan organisasi nirlaba yang menyatakan bahwa tujuan adanya standar tersebut adalah untuk menatur pelaporan keuangan organisasi nirlaba. serta pemakai dan calon pemakai lainnya dalam pembuatan keputusan yang rasional mengenai alokasi sumber daya organisasi. c. dan kalau suatu entitas menghassilkan laba. dialihkan atau ditebus kembali. maka jumlahnya tidak pernah dibagikan kepada para pendiri atau pemilik entitas tersebut. laporan keuangan merupakan alat pengendalian dan evaluasi kinerja manajerial dan organisasi. Sedangkan sumbangan tidak terikat adalah sumber daya yang penggunaannya tidak dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang. PSAK No. Laporan keuangan organisasi nirlaba terdiri atas laporan posisi keuangan. 2. laporan arus kas. Sumber daya entitas berasal dari para penyumbang yang tidak mengharapkan pembayarankembali atau manfaat ekonomi yang sebanding dengan jumlah sumber daya yang diberikan. Dari sisi manajemen perusahaan.45 sebagai berikut : a.Sumbangan terikat adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang. laporan keuangan merupakan salah satu bentuk mekanisme tanggung jawabdan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan. Laporan keuangan tersebut berbeda dengan laporan keuangan organisai bisnis pada umumnya.

Pihak pengguna laporan keuangan organisasi nirlaba memiliki kepentingan bersama dalam rangka menilai : 1. kewajiban. 2. adalah untuk menyajikan informasi mengenai : 1. 5. dan aset bersih suatu organisasi. 6. mengenai utang dan pembayaran kembali utang. 3. 5. peristiwa dan kejadian ekonomi yang mengubah sumber daya dan kepentingansumber daya tersebut. peristiwa dan situasi lainnya yang mengubah nilai dan sifat aset bersih. serta pengaruh dari transaksi. Tujuan laporan keuangan. 4. memperoleh pinjaman dan melunasi pinjaman. termasuk laporan keuangan. Jumlah dan sifat asset. Memberikan penjelasan dan interpretasi untuk membantu pemakai dalam memahami informasi keuangan yang diberikan. dan faktor lainnya yang berpengaruh pada likuiditasnya. anggota organisasi. Memberikan informasi mengenai kinerja organisasi selama satu periode. mengenai faktor-faktor lain yang dapat menmpengaruhi likuidasi organisasi. Jasa yang diberikan oleh organisasi nirlaba dan kemampuannya untuk terus memberikan jasa tersebut. 7. serta pemakai dan calon pemakai lainnya dalam meniali kinerja manajer organisasi nonbisnis atau pelaksanaan tanggung jawab pengelola serta aspek kinerja lainnya. Cara suatu organisasi mendapatkan dan membelanjakan kas. 4. dan kekayaan bersih organisasi. 2. laporan aktivitas serta laporan arus kas untuk suatu periode pelaporan dan catatan atas laporan keuangan. Usaha jasa suatu organisasi. . Tujuan utama menurut PSAK No. Memberikan informasi mengenai sumber daya ekonomi. Memberikan informasi yang bermanfaat bagi penyedia dan calon penyedia sumberdaya. Pengaruh transaksi. dan pihak lain yang dapat menyediakan sumber daya organisasi nirlaba. Jenis dan jumlah arus masuk dan arus keluar sumber daya dalam satu periode dan hubungan antara keduanya. pelayanan yang diberikan oleh organisasi nonbisnis serta kemampuan untuk melanjutkan memberikan pelayanan tersebut. kreditur. Memberikan informasi mengenai bagaimana organisasi memperoleh dan membelanjakan kas atau sumber daya kas. kewajiban.45 yaitu menyediakan informasi yang relevan untuk memenuhi kepentingan para penyumbang. Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba Laporan keuangan organisasi nirlaba meliputi laporan posisi keuangan pada akhir periode laporan. Cara manajer melaksanakan tanggung jawabnya dan aspek lainnya dari kinerja mereka.3.

Mengungkapkan informasi mengenai likuiditas aset atau saat jatuh temponya kewajiban termasuk pembatasan penggunaan aset. Sumbangan berupa aktivitas tertentu Investasi jangka waktu tertentu Penggunaan selama periode tertentu dimasa depan Pemerolehan aset tetap Laporan Aktivitas Tujuan utama laporan aktivitas : a. Asset. Tidak menggunakan ekuitas karena dalam organisasi nirlaba karena tidak ada unsur kepemilikan modal oleh [ihak tertentu dalam organisasi. seperti tanah atau karya seni. Bagaimana penggunaan sumber daya dalam pelaksanaan berbagai program atau jasa . Likuiditas. Kemampuan organisasi untuk memberikan jasa secara berkelanjutan.Laporan Posisi Keuangan Perbedaan laporan posisi keuangan organisasi nirlaba dengan organisasi bisnis yaitu istilah aset bersih pada laporan keuangan merupakan ekuitas pada neraca. 2. Pengaruh transaksi dan peristiwa lain yang mengubah jumlah dan sifat aset bersih b. Pembatasan permanen terhadap : 1. Mengelompokkan aset kedalam lancar dan tidak lancar dan kewajiban kedalam jangka pendek dan jangka panjang. Pembatasan temporer : 1. 3. 3. 4. Informasi likuiditas diberikan dengan cara : 1. Hubungan antar transaksi dan peristiwa lain c. 2. Asset yang disumbangkan untuk investasi yang mendatangkan pendapatan secara permanen dapat disajikan sebagai unsur terpisah dalam kelompok aset bersih yang penggunaannya dibatasi secara permanen. fleksibilitas keuangan. untuk dirawat dan tidak untuk dijual. yang disumbangkan untuk tujuan tertentu. Ini untuk menilai : 1. kemampuan untuk memenuhi kewajibannya. pada catatan atas laporan keuangan. dan pendanaan eksternal. Tujuan laporan posisi keuangan adalah untuk menyediakan informasi mengenai aset. Menyajikan aset berdasarkanurutan likuiditas. 2. kewajiban dan aset bersih dan informasi mengenai hubungan diantara unsruunsur tersebut pada waktu tertentu. dan kewajiban berdasarkan tanggal jatuh tempo. 2.

Mengevaluasi kinerja dalam suatu periode 2. kecuali jika penggunaanya dibatasi oleh penyumbang. Pengungkapan informasi mengenai aktivitas investasi dan pendanaan nonkas: sumbangan berupa bangunan atau aset investasi. Laporan ini berguna untuk menilai kemampuan organisasi dalam menghasilkan kas dan setara kas danmemungkinkan para penguna mengembangkan model untuk menilai dan membandingkan nilai sekarang dari arus kas masa depan dair berbagai organisasi. kemampuan. Aktivitas pendanaan. 3. b. 2. Penerimaan kas dari penyumbang yang penggunaannya dibatasi untuk jangka panjang. Laopran aktivitas menyajikan pendapatan sebagai penambah aset bersih tidak terikat. atau peningkatan dana abadi(endowment) c.Informasi laporan aktivitas digunakan untuk : 1. . 2. Laporan aktivitas menyajikan jumlah pendapatan dan beban secara bruto. 4. kecuali penggunaannya dibatasi. Penerimaan kas dari sumbangan dan penghasilan investasi yang penggunaannya dibatasi untuk pemerolehan.. Menilai upaya. pembangunan dan pemeliharaan aset tetap. Laporan aktivitass mencakup organisasi secara keseluruhan dan menyajikan perubahan jumlah aset bersih selama suatu periode. Menilai pelaksanaan tanggung jawab dan kinerja manajer Informasi yang disajikan dalam laporan aktivitas adalah : 1. Sumbangan disajikan sebagai penambah aset bersih tidak terikat. Laporan aktivitas menyajikan keuntungan dan kerugian yang diakui dari investassi dan aset lain (atau kewajiban) sebagai penambah atau pengurang aset bersih tidak terikat. seperti menurut kelompok program jasa utama dan aktivitas pendukung. 5. Tambahan PSAK 2 tentang laporan arus kas : 1. Laporan aktivitas menyajikan jumlah neto keuntungan dan kerugian yang berasal dari transaksi insidental atau peristiwa lain yang berada diluar pengendalian organisasi dan manajemen. a. atau terikat temporer tergantung pada ada tidaknya pembatasan. Bunga dan dividen yang dibatasi penggunaannya untuk jangka panjang. trikat permanen. 7. Laporan aktivitas atau catatan atas laporan keuangan harus menyajikaninformasi mengenai beban menurut klasifikaasi fugnsional. 6. Laporan Arus Kas Tujuan utamanya adlah menyajikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas dalam suatu periode. dan kesinambungan organisasi dan memberikan jasa 3. dan menyajikan beban sebagai pengurang aset bersih tidak terikat.

pengurus dan pengawas. 2. memperoleh pinjaman dan melunasi pinjaman. dan pertanggung jawaban horizontal yang merupakan pertanggungjawaban atas pengelolaan dana kepada masyarakat luas sebagai salah satu elemen penting dalam proses akuntabilitas publik. Formal. c. sumber pembiayaan yayasan berasal dari sejumlah kekayaan yang dipisahkan dalam bentuk uang atau barang. Jasa yang diberikan oleh yayasan dan kemampuannya untuk terus memberikan jasa tersebut. Pola pertanggung jawaban yayasan bersifat vertikal yang merupakan pertanggung jawaban atas pengelolaan dana kepada otoritas yang lebih tinggi. dan situasi lainnya yang mengubah nilai serta sifat aset bersih. e. Tujuan laporan keuangan yayasan adalah untuk menyajikan informasi mengenai : a.Akuntansi Yayasan Yayasan adalah badan hukum yang kekayaannya terdiri dari kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu dibidang sosial. Yayasan juga menyusun laporan keuangan sesui PSAK No. Tujuan yayasan adalah melakukan aktivitas-aktivitas yang bersifat sosial keagamaan dan kemanusiaan . yaitu secara organisasi bersifat permanen serta mempunyai kantor dengan seperangkat aturan dan prosedur. 4. Cara seuatu yayasan mendapatkan dan membelanjakan kas. Pihak pemakai laporan keuangan yayasan memiliki kepentingan bersama dalam rangka menilai : a. Rencana anggaran yayasan bersifat terbuka yaitu harus dipublikasikan kepada masyarakat agar dapat dikritisi dan didiskusikan. yaitu kelembagaan yang berada diluar atau terpisah dari pemerintah. b. Suka rela . dan kemanusiaan. peristiwa. 5. keagamaan. Swasta. Menjalankan organisasinya sendiri dan tidak dikontrol oleh pihak luar. Usaha jasa suatu yayasan. Akuntansi LSM Ciri-ciri LSM : 1. 45. Jenis dan jumlah arus masuk dan arus keluar sumber daya selama 1 periode dan hubungan diantara keduanya. kewajiban. Selain itu juga berasal dari sumbangan atau bantuan. Tidak mencari keuntungan. serta faktor lain yang berpengaruh terhadap likuiditasnya. d.serta aset bersih lainnya suatu yayasan. Jumlah dan sifat aset. Yayasan mempunyai organ yang terdiri dari pembina. Pengaruh transaksi. b. Cara pengelola melaksanakan tanggung jawabnya dan aspek lain dari kinerja yayasan. 3.

Menyediakan informasi mengenai bagaimana organisasi LSM mendanai aktivitasnya dan memenuhi persyaratan kasnya. Nonreligius 7. alokasi. Para pengguna laporan keuangan LSM memiliki kepentingan bersama yang tidak berbeda dengan organisasi bisnis. Non politik Penerapan akuntansi dalam LSM sedikit berbeda apabila dibandingakan dengan lembaga publik lainnya. efisien. Menyediakan informasi yang berguna dalam mengevaluasi kemampuan organisasi LSM untuk mendanai aktivitasnya dan untuk memenuhi kewajiban serta komitmennya. 2. 3. Memberikan informasi yang memeungkinkan pengelola organisasi untuk melaporkan pelaksanaan tanggungjawabnya mengelola secara tepat dan efektif program berserta penggunaan sumberdaya yang menjadi wewenangnya. Perbedaan sifat dan karakteristik LSM yang tergolong dalam organisasi nirlaba dapat dilihat dari : 1. antara lain : 1. Standar pelaporan keuangan LSM mengacu pada PSAK NO. Aspek kinerja pengelola. 4. Tujuan akuntansi LSM adalah : 1. 2. 2. pengendalian pengelolaan. Jasa yang diberikan oleh LSM dan kemampuannya untuk terus memberikan jasa tersebut. Menyediakan informasi mengenai sumber-sumber. dan penggunaan sumber daya keuangan. Tujuan organisai Sumber oendanaan Pola pertanggung jawaban Sturktur organisasi Anggaran Akuntansi LSM terkait dengan tiga hal pokok yaitu penyediaan informasi. dan akuntabilitas.efisiensi. 4. 3. 2. dan ekonomis atas suatu kegiatan serta alokasi sumber daya yang dipercayakan kepada organisasi. Disamping untuk pengambilan keputusan. 5. 5. . 3. Memberikan informasi yang diperlukan dalam mengelola secara tepat . Cara pengelola pelaksanaan dan pertanggungjawaban. laporan keungan LSM juga untuk menunjukkan akuntabilitas organisasi terhadap sumber daya terpercaya dengan : 1. dan pencapaian tujuan. 45.6. Menyediakan informasi menyeluruh yang berguna dalam mengevaluasi kinerja organisasi LSM dari segi biaya jasa. Menyediakan informasi mengenai kondisi keuangan suatu organisasi LSM dan perubahan di dalamnya.

Laporan arus kas Akuntansi Partai Politik Pelaporan keuangan partai politik di Indonesia diatur dalam UU No.2 1999 tentang partai politik yang menyatakan : a. tertera secara khusus di dalam : 1. 45 yaitu : 1. Pertanggungjawaban keuangan partai politik ditetapkan melalui kewajibana partai politik untuk memelihara sumbangan yang terbuka untuk diaudit serta mencatat secara detil penyumbang. 11. 3.3 1999 tentang pemilu : a. b. Melaporkan keuangan berserta daftar sumbangan kepada mahkamah agung. yaitu sebesar 15juta untuk individu dan 150 juta untuk perusahaan. Pelarangan untuk membentuk badan usahan dan menanamkan saham di badan usaha karena merupakan organisasi nirlaba. 10.yayasan atau perorangan. termasuk atas pelanggaran terhadap ketentuan keuangan partai politik. Partai politik wajib melaporkan daftar penyumbang beserta laporan keuangannya. 8. Dana kampanye tidak boleh berasal dari pihak asing. Dalam UU dan peraturan ini telah diatur : 1.aporkan dana kampanye pemili 15hari sebelum hari pemungutan suara dan 25 hari setelah hari pemungutan suara. 2.3 tahun 1999 dan dalam keputusan KPU No.1999b. Dasar hukum pelaporna dan audit partai politik. 9. Kewajiban melaporkan laporan keuangan tahunan setiap akhir tahun.masing penyumbang. perusahaan. 2 tahun 1999 dan UU tentang Pemilihan Umum yaitu UU No. Pembatasan jumlah maksimum dana kampanye lewat aturan yang dikeluarkan oleh komisi pemilihan umum (KPU) yaitu sebesar 110miliar. dan pihak-pihak lain yang tidak mengikat yang melipuit badan-badan swasta. 6. Pembatasan terhadap sumber dana kampanye yaitu dari partai politik yang bersangkutan . Pembatasan jumlah sumbangan untuk masing. 4.Laporan keuangan yang dihasilkan LSM sesuai dengan PSAK No. Laporan aktivitas 3. semuanya dalam kurun waktu 1tahun.2. Laporan posisi keuangan 2. 7. . Laporan sebagaimana dimaksud ayat (1) sewaktu-waktu dapat diaudit oleh akuntan publik. Pasal 15 UU No. 5. 2. baik sanksi administrasi maupun sanksi pidana. Menetapkan mekanisme pengawasan dan penjatuhan sanksi. pemerintah (APBN dan atau APBD). Kewajiban me. Kewajiban menyampaikan daftar sumbangan beserta laporan keuangan kepada Mahkamah Agung. baik perorangan maupun perusahaan. Pasal 49 UU No. Dana kampanye pemilihan umum diaudit oleh akuntan publik dan hasilnya dilaporkan oleh partai politik peserta pemilu kepada KPU.

7. badan usaha milik desamatau dengana sebutanlainnya. Mendirikan badan usaha dan/atau memiliki saham suatau badan usaha. Meminta dan menerima dana dari badan usaha milik negara. Laporan Keuangan Parpol Susunan lengkap dari laporan keuangan partai politik terdiri dari : . dilatarbelakangi aroma KKn dalam partai. 6.badan usaha milik daerah. 5. Partai apapun yang menang pemilu tertarik untuk berkolaborasi dalam kabinet baru dengan partai-partai yang telah berhasil menjalankan partainya. baik berupa uang maupun barang. sehingga bila suatu hari nanti menjadi birokrat. Iuran anggota 2. sponsor dan donatur tidak ragu mengalirkan dana kepartai tersebut. 3. Keuangan paarti politik dapat bersumber dari banyak dana : 1.untuk membiasakan diri ber-corporate governance. 4.kasus keuangan dalam partai yang dikelola dengan baik. Bantuan dari anggaran negara. Tak ada kasus. dapat diharapkan menjadi agen pembaharuan menuju Indonesia Baru. 2. yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Stakeholder yang ragu memilih diantara beberapa partai yang disukainya menjadi mantap dan memilih partai yang telah berhasil mencapai butir pertama tadi. Menunjukkan pada stakeholder bahwa corporate governance telah berjalan baik dalam partai politik tersebut. 5. dari pihak manapun tanpa mencantumkan identitas yang jelas. Perpecahan pengurus partai secara teoritis dapat pula disebabkan oleh kegusaran finansial sebagai pengurus partai yang hengkang dan mendirikan partai baru. Tak ada bukti statistik. Beberapa larangan bagi partai politik terkait secara khusus dengan pengelolaan keuangan yaitu : 1. Menerima sumbangan. Menerima sumbangan dari perorangn dan/atau perusahaan/ badan usaha melebihi batas yang ditetapkan.Keuntungan partai politik menyusun akuntansi dan membuat laporan keuangan dan mendapat opini dari KAP yaitu : 1. 3. 4. Partai politik dilarang menerima dari atau memberikan kepada pihak asing sumbangan dalam bentuk apapun. Partai menjadi lahan latihan bagi para kader partai. 2. namun boleh diduga ada koreksi kuat kualitas par simpatisan partai dengan kualitas manajemen dan corporate governance partai tersebut. Dukungan nasional dan internasional. Sumbangan yang sah menurut hukum 3. 8.

Catatan atas laporan dana kampanye peserta pemilu 3. Pihak eksternal a. 3. laporan arus kas. Pihak internal a. 5. 3.dan catatan atas laporan keuangan. Laporan keuangan parpol adalah laporan keuangn gabungan dari stuktur kepengurusan parpol. Laporan aktivitas Laporan perubahan dalam asset neto/ekuitas Laporan arus kas Catatan atas laopran keuangan. 1.1. Asumsi dasar : basis akrual 6. Sistem pencatatan double entry sistem 7.dan pembukuan sudah dipisahkan dalam fungsi-fungsi di parpol. laporan aktivitas. Konstituen/basis masa . 8. Unit laporan adalah tunggal. Ketua partai politik b. Supplier/pemasok c. 2. Hal-hal khusus akuntansi parpol adalah sebagai berikut : 1. Sudah diperkenalkan segregation of function dimana unit-unit pencatatan. Dll Jenis Laporan dana kampanye : 1. 4. 2. 5. Donatur b. Laporan keuangan terdiri dari laopran posisi keuangan. Akuntansi parpol tidak bertujuan untuk mengukur laba/profit. Laporan posisi keuangan. Staf 2. Informasi tambahan Peran dan fungsi akuntansi dalam lingkungan partai. Laporan dana kampanye peserta pemilu 2. 4.

AKUNTANSI ORGANISASI NIRLABA Bayu Faqikhudin 14210002788 Whylda Pramita Dikma 142100290 Annas Fauzan Hakim 142110118 UPN “VETERAN” YOGYAKARTA 2012 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->